PERS RILIS: UCAPAN SELAMAT KEPADA AKBP ZULFIKAR TARIUS.S.sos

KAMI SEGENAP DARI MEDIA 
PROTEKSIGRESIK.BLOGSPOT.COM dan PROTEKSIONLINE.CO.CC
MENGUCAPKAN SELAMAT ATAS DILANTIKNYA
 BAPAK AKBP. ZULFIKAR TARIUS S.sos 
SEBAGAI KAPOLRES GRESIK PADA TANGGAL 29 OKTOBER 2011
YANG DIMANA PELANTIKAN DILAKUKAN OLEH KAPOLDA JATIM
BAPAK IRJEN POL.DRS.HADIATMOKO.SH
PADA TANGGAL 28 OKTOBER 2011
BERTEMPAT DI MAPOLDA JATIM

PERBUATAN YANG TIDAK MENYENANGKAN DILAKUKAN OLEH OKNUM GURU SDN PONGANGAN UNGGULAN MANYAR GRESIK

Gresik| GresikNews1 - guru merupakan publik figur bagi murid dan juga masyarakat, bahkan juga disebut sebagai pahlawan tanpa tanda jasa. namun semua pujian yang melekat didalam guru tersebut hanya isapan jempol belaka, nama guru kini harus tercoreng oleh ulah segelintir oknum guru.
seperti yang dialami murid kelas V SDN Pongangan,kabupaten Gresik,Wahyu Nur Faizi yang beberapa hari yang lalu di hajar oleh oknum guru berinisial ARW gurunya sendiri.akibat perbuatannya korban mengalami luka lebam,setelah dipukul oleh ARW. bukan hanya itu, korban juga sering di teror sama ARW.

Informasi yang berhasil dihimpun proteksigresik.blogspot.com, peristiwa ini terjadi Kamis ( 19/10/2011 ) pada saat jam sekolah. " Entah setan apa yang merasuki ARW, tiba-tiba melakukan pemukulan terhadap korban paha sebelah kanan yang mengakibatkan memar," menurut sumber yang tidak mau disebutkan namanya, Sabtu (29/10/2011).

Sementara itu,sumber dari Mapolsek Manyar, Gresik membenarkan kejadian tersebut. kedua belah pihak yang bermasalah kini sudah di damaikan oleh Mapolsek Manyar."pasalnya kejadian itu,dilakukan di lingkungan sekolah,jadi pihak kepolisian tidak bisa berbuat apa-apa, biar Dinas Pendidikan yang menyelesaikan kasus itu,"terangnya.
sesuai data yang dimiliki proteksigresik.blogspot.com kejadian itu bermula saat jam belajar sekolah hampir setiap hari kepada para murid dan teman-teman korban selalu di hina dan dilecehkan dengan mengeluarkan kata-kata yang menyakitkan bahkan kepala sekolah yang bernama Abd.Hafid sudah sering memberikan teguran kepada semua guru agar ditingkatkan kedisiplinan dan mengajar anak didik dengan baik. tetapi oknum guru ARW sering mengabaikan perintah Atasanya. 
ketika waktu dikonfirmasi dari anggota Polsek Manyar bahwa guru tersebut mempunyai unsur dendam yang tidak tahu duduk permasalahannya apa yang menjadi timbulnya kekejaman yang dilakukan terhadap murid. Arz.
Bersambung.

Pers Rilis Proteksi Online MERALAT Pemberitaan Media Memo

Gresik| GresikNews1 - Terkait pemberitaan Memo tanggal 20 Oktober 2011, yang mana dalam pemberitaan harian Memo yang sudah kami amati dari Media Proteksi Online / TIM. Bahwa isi pemberitaan mengenai perjanjian penunjukan pengurusan permohonan sertifikat induk yang telah ditandatangani oleh kedua belah pihak antara Drs. Buqhori, SH.MH. sebagai Ketua Koperasi TKBM dengan Saudara Yanuar Ischak (Konsultan PT.Kharisma Widya Cipta) pada tanggal 26 Januari 2009 yang seharusnya tertanggal 21 Desember 2009. Sedangkan pada tanggal 24 Oktober 2011, bahwa harian Memo telah menyudutkan dalam pemberitaan mengenai Notaris S. Anggraenie Hapsari,SH yang berkedudukan di JL. Ngagel 179-183 Surabaya melempar masalah ke pihak Kantor Wilayah Badan Pertanahan Nasional, bahwa sertifikat tersebut yang diajukan oleh pihak pemohon dari PT.Kharisma Widya Cipta tidak ada masalah masih dalam proses di BPN Surabaya Barat.

Pada tanggal 25 Oktober 2011 penerbitan harian Memo mengatakan bahwa saudara Yanuar Ischak (Konsultan PT.Kharisma Widya Cipta) dituduh telah bersekongkol dengan Drs. Buqhori, SH.MH. telah menggelapkan uang senilai 1,4 Milyar Rupiah.

Pada tanggal 26 Oktober 2011 Saudara Yanuar Ischak (Konsultan PT.Kharisma Widya Cipta) dituduh sebagai calo / makelar dalam pengurusan sertifikat di BPN. Dan dalam anggaran dasar koperasi yang disesuaikan Kep. Men. No.98 Tahun 2004 diserahkan ke pihak BPN tanggal 26 Agustus 2011, tapi isi pemberitaan Memo ditulis tanggal 6 Agustus 2011.

Sedangkan dari pemberitaan Memo tertanggal 20 Oktober 2011, 24 Oktober 2011, 25 Oktober 2011, 26 Oktober 2011 tidak benar, kami atas nama Media Proteksi Online mengconter isi pemberitaan Memo yang mana telah menyudutkan pihak Koperasi TKBM maupun pihak Konsultan yang menanganinya. Karena dari pihak Memo tidak pernah konfirmasi secara langsung kepihak terkait, terutama dari pihak PT  Kharisma Widya Cipta (konsultan), maupun kepihak Koperasi TKBM hanya melalui kontak telephone.

Apa yang diberitakan Oleh Wartawan Memo yang bernama Hanif terkesan mengada-ada dan untuk menyudutkan pihak PT. Kharisma Widya Cipta sebagai Konsultan.

Hasil konfirmasi dan investigasi Media Proteksi Online / TIM, kepihak terkait terutama PT. Kharisma Widya Cipta yang dituduhkan oleh pihak Memo tidak benar, bahwa PT. Kharisma Widya Cipta  mempunyai tanda bukti legalitas secara administrasi dengan jelas dan pelunasan dari BPN (Badan Pertanahan Nasional) wilayah Surabaya Barat. Arz/TIM.
Bersambung.

Pers Rilis Proteksi Online MERALAT Pemberitaan 5X Penerbitan

Pemberitaan Memo Randum terkait saudara Yanuar Ischak sebagai konsultan yang dituduh dan disudutkan menggelapkan oleh Nara Sumber terkait kepengurusan sertifikat di BPN ( Badan Pertanahan Nasional ) bertempat di Surabaya Barat yang seakan-akan pemberitaan dari media MemoRandum sebagai penulis berita bernama Mas Hanip bahwa berita tersebut menurut hasil pemantauan dan konfirmasi dari Media Proteksi Online bahwa nara sumber tersebut memberikan informasi acak-acakan kepada harian MemoRandum.
pada tanggal 27 oktober 2011 hari kamis jam 15.00 dari team media proteksi mingguan dan Online dapat berkonfirmasi kepada narasumber terkait beberapa kali pemberitaan diakui bahwa keterangan - keterangan tersebut dari narasumber yang diduga mempunyai kepentingan untuk mencari sebagai papan atas di wilayah  desa Sememi Baru Kecamata Benowo surabaya. bisa mengakibatkan berita-berita tersebut seakan-akan mencemarkan nama baik dan bisa dituntut dengan dasar UU KUHP 3310 dan 335 tentang pencemaran nama baik. 
menurut keterangan dari konsultan atau pengurus dari pihak koperasi apabila berita tersebut tetap dimuat maka kami akan melaporkan sebagai mana mestinya UU yang berlaku menurut pengakuan dan keterangan dari para pengurus dan pihak PT. Kharisma Widya Cipta  dan Notaris S.Anggraenie Hapsari,SH. karena sudah mempunyai kekuatan dasar hukum dan kelengkapan Administrasi surat Obyek tanah dan ke BPN. GresikNews1 team

Video Tertangkapnya Muamar Khadafi

Cemburu, Desy Dibunuh Pacar

Mojokerto| GresikNews1 - Pelaku pembunuhan Desy (14), warga Desa Watugolong, Kecamatan Krian, Kabupaten Sidoarjo tak lain adalah pacar korban, Gibal Prasetyo Putranto (16). Pelajar warga Desa Kaligoro RT 05 RW 06, Kecamatan Kutorejo, Kabupaten Mojokerto, membunuh korban karena cemburu.

Kasat Reskrim Polres Mojokerto, AKP Effendi Lubis mengatakan, pengungkapan motif setelah diketahui identitas korban. "Korban dibunuh pacarnya sendiri karena cemburu," ungkapnya, Kamis (26/10/2011) siang tadi.

Dari tangan pelaku, petugas mengamankan barang bukti berupa motor Honda Supra nopol W 4506 XG milik pelaku, helm warna putih dan handphone merk Samsung. Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya, pelaku langsung diamankan ke Mapolres Mojokerto.

Identitas korban sendiri terungkap atas nama Desy sesuai dengan liontin yang dikenakan di leher korban. Sementara umur korban, 14 tahun dan masih berstatus pelajar. Korban merupakan warga Desa Watugolong, KecamaKrian, Kabupaten Sidoarjo.

Sebelumnya, seorang pemulung menemukan mayat perempuan di anak Sungai Ngrame, Kecamatan Pungging, Kabupaten Mojokerto, Rabu (26/10/2011) sekitar pukul 04.00 WIB terikat pada pohon pisang. Dari tubuh mayat perempuan lengkap dengan baju yang masih melekat di tubuhnya tidak ditemukan identitas.

Mayat perempuan tanpa identitas tersebut memakai celana panjang warna abu-abu dengan baju atasan warna merah berlengang panjang. Di leher perempuan tersebut ada kalung dengan liontin bertulis nama Desy. Pada leher dan pergelangan tangan kiri ada luka memar diduga jeratan tali dan kepala bagian belakang luka memar bekas hataman benda tumpul. Arz/TIM

Gubernur: Hentikan Pembagian Susu Jenius di Kediri!

Surabaya| GresikNews1 - Gubernur Jatim Soekarwo meminta Pemkab Kediri menghentikan peredaran susu merek Jenius untuk sementara. Ini karena diduga telah membuat keracunan siswa sekolah dasar (SD). Sejak 2006 hingga saat ini, sudah 168 anak yang mengalami keracunan di Kediri.

"Untuk soal susu di Kediri, saya sudah meminta Pemkab Kediri untuk menghentikan produksinya (susu Jenius, red) dan perlu ditarik dari pasaran. Ini karena expired (masa kadaluarsa, red) susu dua hari setelah produksinya," tegas Pakde kepada wartawan di kantor gubernur, Kamis (27/10/2011).

Pakde juga telah memperintahkan tim Dinas Kesehatan (Dinkes) Provinsi Jatim untuk turun dan melakukan pemeriksaan sampel susu di Kediri. "Tapi sebelum tim Dinkes turun, produksi dan peredaran susu harus dihentikan dulu. Harus dicek dulu di laboratorium, apakah gara-gara susu itu yang membuat keracunan siswa," tukasnya.

Pakde Karwo memerintahkan pemberian susu merek Jenius untuk siswa sekolah dasar dihentikan hingga hasil penelitian laboratorium keluar. "Saya sudah meminta tim kesehatan turun ke lapangan. Nanti kami cek kandungannya, kalau berbahaya ya harus dihentikan," imbuhnya.

Untuk mengecek kandungan susu tersebut, Pemprov Jatim telah menurunkan tim ke Kabupaten Kediri. Jika hasil penelitian menemukan kandungan berbahaya,maka pemberian susu akan dihentikan. Langkah Pemprov Jatim ini harus didukung. Pasalnya, kasus keracunan susu terjadi beruntun selama satu bulan terakhir.

Menurut Pakde yang juga Ketua DPD Partai Demokrat Jatim ini, langkah tersebut sebagai bentuk perlindungan kesehatan masyarakat yang harus dilindungi. "Yang terpenting sekarang adalah kesehatan masyarakat harus dilindungi," tuturnya.

Sebelumnya, ratusan siswa SD di Kabupaten Kediri mengalami keracunan susu pemberian dari sekolah yang merupakan program Pemerintah Kabupaten Kediri. Bahkan, akibat keracunan susu merek Jenius itu, beberapa diantaranya harus menjalani perawatan instensif di rumah sakit. Arz/TIM

Disambar Petir, 3 Petani Tewas, 3 Lainnya Luka-Luka

Gresik| GresikNews1 - Tiga petani tewas seketika akibat tersambar petir saat sedang bekerja di sawah, Desa Tanjung Awan, Kecamatan Ujung Pangkah, Gresik. Selain menewaskan ketiga petani, tiga petani lainnya juga mengalami luka-luka akibat kaget terkena percikan petir.

Kejadian ini bermula saat ketiga korban berada di sawah sedang mrontok padi di tengah cuaca mendung. Secara tiba-tiba petir menyambar sehingga keenam petani yang berada di tengah sawah tersambar petir.

Ketiga petani yang tewas adalah Ahmad Yusuf (41), Solikan (30) dan Yasri (45). Sedangkan tiga orang yang mengalami luka ringan adalah Tasmiah (50), Kasmilah (43), Tasri (43).

Kapolsek Ujung Pangkah AKP Sutopo membenarkan kejadian tersebut. "Memang benar ada kejadian enam orang tersambar petir. Untuk sementara kasus ini masih dalam penyelidikan," katanya kepada wartawan, Kamis (27/10/2011). Arz/TIM

Bayi Berusia 1 Hari Dibuang di Plasa

Pasuruan| GresikNews1 - Warga Kelurahan Kidul Dalem, Kecamatan Bangil digegerkan dengan penemuan bayi perempuan, di area pertokoan Plaza Bangil bagian barat, Kamis (27/10/2011). Untungnya saat ditemukan, kondisi bayi dalam keadaan sehat wal afiat.

"Saya temukan ketika dalam perjalanan ke pasar Bangil, sekitar pukul 5:00 WIB. Saat itu, bayi malang ini nyaris dilemparkan ke bak sampah oleh petugas sampah. Sebab, bayi perempuan ini ada di dalam kardus dengan terbungkus mukena, mas," terang Husnawiyah, penemu bayi kepada wartawan.

Begitu mengetahui yang ada di dalam kardus adalah bayi, Husnawiyah pun langsung mengambilnya. Karena jika saja, bayi dengan panjang 49 cm dan berat 2900 gram ini, tak dipergokinya. Bisa jadi, dia akan menjadi mayat karena tak tertolong. Paska kejadian, bayi tersebut kemudian dirujuk ke Puskesmas Bangil.

"Kondisi bayi sehat, cantik, tapi tali pusarnya terpotong tidak teratur. Bayi ini diperkirakan baru lahir dan usianya sekitar 1 hari. Bayi tersebut, kedinginan karena begitu dilahirkan dia langsung dibuang oleh orang tuanya," ujar Ugik Setyo Darmoko, Kepala Puskesmas Bangil. Arz/TIM.

Tolak Anggaran Mobdin, PMII Galang Koin Untuk DPRD

Tuban| GresikNews1 - Belasan aktivis dari Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Kabupaten Tuban melakukan unjuk rasa dengan penggalangan koin yang akan diserahkan ke anggota dewan sebagai bentuk protes penolakan anggaran APBD untuk mobil Dinas, Kamis (27/10/2011).

Dari pantuan beritajatim.com dilapangan, pengunjuk rasa berjalan kaki yang dimulai dari kantor Sekretariat PMII yang berada di jalan Dr Wahiddin Sudirohusodo, dengan berorasi sekaligus menggalang koin kepada sejumlah warga yang berada di jalan mereka lewati.

Sambil membawa sepanduk bertuliskan penolakan terhadap anggaran APDB Kabupaten Tuban untuk pembelian mobil dinas, mereka berjalan kaki melewati jalan Pramuka dan jalan Sunan Kalijogo, Tuban untuk menuju ke kantor DPRD yang berada di jalan Teuku Umar.

"Kita sangat prihatin dengan anggota DPRD, mereka hanya menuntut hak-hak mereka tetapi kewajiban dari mereka tidak pernah dipenuhi. Seharusnya mereka untuk bisa menggunakan APBD untuk kepentingan rakyat bukan untuk kepentingan pribadi," teraik Ghufron, koordinator unjuk rasa penggalangan koin untuk DPRD tersebut.

Setelah koin yang digalang berhasil dikumpulkan, mereka kemudian menuju kantor DPRD untuk menyerahkan sebagai bentuk penolakan untuk pembelian mobil dinas.

"Masih banyak permasalah yang harus diselesaikan oleh anggota DPRD Tuban, namun mereka justru berfoya-foya dengan uang rakyat untuk membeli mobil dinas. Ini sangat tidak sesuai dengan kinerja mereka, seharusnya APBD lebih dipentingkan untuk rakyat," tambahnya saat berada di gedung DPRD yang diterima Wakil Ketua DPRD Kabupaten Tuban. Arz/TM

Desy Dihabisi Sang Kekasih Pencemburu

Mojokerto| GresikNews1 - Gerakan cepat dilancarkan jajaran Polres Mojokerto. Setelah semalam, mengungkap identitas mayat perempuan bernama Desy, aparat jajaran Polres Mojokerto mengungkap motif dibalik meninggalnya korban.
Motif tersebut tidak lain ialah cemburu. Lantaran cemburu, kekasih korban menghabisi nyawa pelajar warga Desa Watugolong, Kecamatan Krian, Kabupaten Mojokerto tersebut.

Kasat Reskrim Polres Mojokerto, AKP Effendi Lubis mengatakan, motif dibalik meninggalnya korban karena cemburu. "Pacar korban sendiri yang dibalik meninggalnya korban. Korban dibunuh di Desa Bangun, Kecamatan Pungging," ungkapnya, tadi pagi.

Seperti diberitakan, seorang pemulung menemukan mayat perempuan di anak Sungai Ngrame, Kecamatan Pungging, Kabupaten Mojokerto, Rabu (26/10/2011) sekitar pukul 04.00 WIB terikat pada pohon pisang. Dari tubuh mayat perempuan lengkap dengan baju yang masih melekat di tubuhnya tidak ditemukan identitas.

Mayat perempuan tanpa identitas tersebut memakai celana panjang warna abu-abu dengan baju atasan warna merah berlengang panjang. Di leher perempuan tersebut ada kalung dengan liontin bertulis nama Desy. Pada leher dan pergelangan tangan kiri ada luka memar diduga jeratan tali dan kepala bagian belakang luka memar bekas hataman benda tumpul.

Identitas korban sendiri terungkap atas nama Desy sesuai dengan liontin yang dikenakan di leher korban. Sementara umur korban, 14 tahun dan masih berstatus pelajar. Korban merupakan warga Desa Watugolong, KecamaKrian, Kabupaten Sidoarjo.

Sebelumnya, seorang pemulung menemukan mayat perempuan di anak Sungai Ngrame, Kecamatan Pungging, Kabupaten Mojokerto, Rabu (26/10/2011) sekitar pukul 04.00 WIB terikat pada pohon pisang. Dari tubuh mayat perempuan lengkap dengan baju yang masih melekat di tubuhnya tidak ditemukan identitas.

Mayat perempuan tanpa identitas tersebut memakai celana panjang warna abu-abu dengan baju atasan warna merah berlengang panjang. Di leher perempuan tersebut ada kalung dengan liontin bertulis nama Desy. Pada leher dan pergelangan tangan kiri ada luka memar diduga jeratan tali dan kepala bagian belakang luka memar bekas hataman benda tumpul. Arz/TIM

Pers Rillis Acara Jumpa Pisah

Kapolres Gresik
AKBP Jakub Prajogo

Gresik| GresikNews1 - Perpisahan AKBP Jakub Prajogo dan kedatangan AKBP Drs. Zulfikar Tarius S.Sos. dengan penyambutan di halaman Mapolres Gresik dan di Polda Jatim JL. A. Yani 116 Surabaya dengan upacara sambutan dari Kapolda Jatim Irjen Polisi Hadiatmoko pada tanggal 28 Oktober 2011 Pukul:14.00wib dengan sambutan Pedang Pora dengan beberapa hiburan dan kata sambutan serta ramah tamah dari ibu-ibu Bhayangkari.
Kapolres Probolinggo
AKBP Zulfikar Tarius S.Sos.


Untuk hari berikutnya pada hari Sabtu tanggal 29 Oktober 2011,  selesai Pisah-Sambutan yang dilaksanakan di GOR PT.Petrokima Gresik, perpisahan dan kedatang Kapolres yang baru dari Mapolres Probolinggo AKBP Drs. Zulfikar Tarius S.Sos. dari Kabupaten Probolinggo Jatim. Dan tidak ketinggalan kata-kata sambutan dari tokoh-tokoh masyarakat dan pemerintahan Pemda Gresik Bapak Dr. Haji Sambari Halim Radianto selaku Bupati Gresik. Dan selama menjalankan tugas AKBP Jakub Prajogo bertindak tegas tata-tertib menjalankan tugasnya diwilayah Kabupaten Gresik, kurang lebih masa tugas sebagai Kapolres Gresik 1,5 Tahun dapat mengungkap kasus pelanggaran tindak pidana yang dilakukan para anggotanya, baik dari unit Reskrim dan Lakalantas serta para Unit-unit anggota Polres Gresik yang bekerjasama kepada masyarakat dan pelayanan sangat diperhatikan apabila ada pengaduan dan laporan apapun permasalahan diwilayah Kab. Gresik.

Dan menurut pengamatan dari Proteksi Media Online, bahwa Kepolisian jajaran Polres Gresik dapat bekerjasama dengan baik. Arz.

Polri: Pasukan di Papua Belum Perlu Ditambah

Polda Papua masih bisa mengendalikan situasi keamanan di Papua.

Korban penembakan di Jayapura, Papua

 

Papua| GresikNews1 - Delapan orang tewas dalam rentetan penembakan oleh orang tidak dikenal di Papua dalam dua minggu belakangan. Namun demikian, hingga saat ini Mabes Polri belum berniat menambah pasukannya di Papua.

"Untuk sementara, personel yang sudah ada di sana masih bisa mmengamankan," kata Kepala Biro Penerangan Masyarakat Brigjen Pol Ketut Untung Yoga Ana saat berbincang dengan VIVAnews.com, Selasa 25 Oktober 2011.

Namun demikian, lanjut dia, Mabes Polri siap menambah pasukan apabila ada permintaan dari Polda Papua. "Yang mengetahui kondisi persis itu Kapolda. Kalau dianggap perlu ya ditambah, tapi sejauh ini belum ada permintaan. Jadi masih kondusif," kata dia.

Sebelumnya, telah terjadi peristiwa empat penembakan di Papua. Pada Senin 10 Oktober terjadi penembakan karyawan PT Freeport. Satu orang tewas. Kemudian, Jumat 14 Oktober kembali terjadi penembakan terhadap karyawan PT Freeport. Tiga orang tewas dalam kejadian itu.

Selanjutnya pada Jumat 21 Oktober juga terjadi penembakan misterius di kilometer 38 daerah Abepura, Timika. Tiga orang tewas dalam kasus ini. Terakhir, pada Senin 24 Oktober, giliran Kapolsek Mulia, Puncak Jaya, AKP Dominggus Oktavianus Awes, yang menjadi korban penembakan itu.

Menurut Yoga, hingga kini kepolisian masih memburu para pelaku penembakan itu. "Kami belum tahu apakah pelaku rentetan penembakan itu saling terkait satu sama lainnya," kata dia. GresikNews1/TIM.

Polri Kirim 1 Batalion Brimob ke Papua

Namun, Polri menganggap situasi Papua masih bisa dikendalikan.

Kerusuhan pacsa Kongres Rakyat Papua III

 

Papua| GresikNews1 -- Rentetan penembakan misterius membuat Mabes Polri menambah jumlah personilnya di Papua. Untuk memperkuat barisan pengamanan itu, Mabes Polri mengirimkan pasukan ke Papua pada Selasa 25 Oktober 2011.

"Hari ini juga akan dikirimkan pasukan 300 personil lebih ke Papua. Satu batalion Brimob, yaitu tadi ada sekitar 300-an," kata Kepala Badan Reserse Kriminal Polri, Komjen Pol Sutarman di Mako Brimob, Kelapa Dua, Depok, Jawa Barat.

Namun demikian, Polri belum meningkatkan status pengamanan di Papua. Polri menyatakan masyarakat tak perlu terlalu mengkhawatirkan keamanan di bumi papua. "Sampai saat ini masih bisa dikendalikan," kata dia.

Sutarman menambahkan, hingga saat ini Polri belum bisa menyimpulkan apakah rangkaian penembakan yang telah menewaskan delapan orang dalam dua minggu belakangan berkaitan dengan kongres Papua atau tidak. "Kita masih belum tahu juga, masih dalam penyelidikan karena tim kita baru turun," kata dia.

Empat penembakan yang menewaskan delapan orang itu masing-masing terjadi pada Senin 10 Oktober yang menewaskan satu karyawan PT Freeport. Pada Jumat 14 Oktober kembali terjadi penembakan dan menewaskan tiga karyawan PT Freeport.

Selanjutnya pada Jumat 21 Oktober di kilometer 38 daerah Abepura, Timika yang menyebabkan tiga orang tewas. Terakhir, Senin 24 Oktober penembakan dilakukan oleh dua orang tak dikenal di Puncak Jaya. Akibatnya, Kapolsek Mulia, Puncak Jaya, AKP Dominggus Oktavianus Awes tewas.

Sementara itu, terkait Kongres Rakyat Papua III, polisi telah menetapkan enam tersangka. Mereka dituduh melakukan tindakan makar karena mendeklarasikan berdirinya sebuah negara. GresikNews1/TIM.

Kapolri: Keamanan di Papua Berstatus Siaga

Papua memanas sejak serentetan penembakan dan pembubaran Kongres Rakyat Papua III.

Kerusuhan pacsa Kongres Rakyat Papua III

 

Papua| GresikNews1 -- Mabes Polri tidak menganggap remeh status keamanan di Papua. Mabes Polri bahkan menginstruksikan para personel untuk meningkatkan pengamanan setelah terjadi serentetan penembakan.

"Semua dalam kegiatan siaga, terutama pada lokasi Puncak Jaya," kata Kapolri, Jenderal Timur Pradopo, di Jakarta Selasa 24 Oktober 2011.

Dalam dua minggu terakhir, terjadi empat kali peristiwa penembakan misterius yang menwaskan delapan orang. Korban terakhir adalah Kapolsek Mulia, Puncak Jaya, AKP AKP Dominggus Oktavianus Awes. Dia tewas ditembak oleh orang tak dikenal setelah merebut senjata yang dibawanya.

Menurut Timur, peningkatan keamanan itu dilakukan mulai dari tingkat Polda hingga ke tingkat paling bawah. "Di polsek-polsek Papua ada peningkatan keamanan," kata dia.

Dia menambahkan, hingga kini polisi masih mencari orang-orang yang menembak kapolres Mulia itu. "Kita aktifkan tim pemburu," kata dia.

Sebelumnya, Kepala Badan Reserse Kriminal Polri, Komjen Pol Sutarman mengatakan Mabes Polri mengirimkan satu batalion pasukan Brimob ke Papua. Selain itu, mabes Polri juga mengirimkan tim untuk mengusut kematian kapolres Mulia.

Selain penembakan misterius, situasi di Papua juga memanas akibat pembubaran paksa Kongres Rakyat Papua III. Dalam peristiwa itu, ditemukan enam orang tewas. Hingga saat ini belum terungkap siapa yang bertanggungjawab atas tewasnya orang-orang tersebut.

Kontras: Ada yang Hilang Pasca Kongres Papua

Ada warga yang belum diketahui rimbanya, mereka hilang sejak kongres bubar. 

Kerusuhan pacsa Kongres Rakyat Papua III

Papua| GresikNews1 -- Selain menelan korban jiwa dan luka, aksi kekerasan yang terjadi saat pembubaran paksa Kongres Rakyat Papua III, juga membuat sejumlah warga hilang misterius.

"Dari penelusuran kami di lapangan, ada warga yang belum diketahui rimbanya, mereka hilang sejak kongres bubar. Mereka sengaja menghilang atau tidak, belum bisa disimpulkan," kata Haris Azhar, Koordinator Kontras, usai menggelar audensi dengan Polda Papua, Selasa 25 Oktober 2011.

Menurutnya, Kontras mengetahui ada warga yang belum diketahui keberadaannya, setelah melakukan penyelidikan dan mendapat laporan dari keluarganya. "Sesuai laporan kepada kami, ada dua hingga tiga orang yang belum jelas rimbanya, ini juga yang kemudian terus dicek silang," tegasnya.

Sementara mengenai audensi dengan Polda, kata dia, juga dilakukan pengecekan jumlah korban kekerasan dan juga yang belum diketahui keberadaannya. "Kami saling memberikan masukan, untuk memastikan korban kekerasan, data Kontras baru tiga orang yang menjadi korban dan dua mengalami luka serius," terangnya.

Dan yang terpenting, Kontras berharap Polisi menerima masukan. "Polisi harus membuka diri, untuk masukan dari kami," pintanya.

Polisi juga harus membuka akses  pendampingan hukum bagi mereka yang diduga terlibat makar dan ditahan. "Mereka yang saat ini ditahan dan diduga terlibat makar, harus diberikan akses untuk didampingi pengacara," terangnya.

Kontras juga mempertanyakan tentang pertanggungjawaban terhadap beberapa warga sipil yang menjadi korban kekerasan, dan Polisi bersedia menerima masukan itu. "Polisi menerima informasi yang kami sampaikan mengenai warga yang menjadi korban kekerasan, dan akan melakukan cross check," ujarnya.

Dalam audensi itu, Kapolresta Jayapura AKBP Imam Setiawan juga mengaku terjadi tindak kekerasan saat kongres bubar, di mana, ada sejumlah anggotanya yang mengumpulkan warga dan memasukannya ke dalam mobil. "Pengakuan Kapolresta, saat kekerasan tejadi, dirinya sedang mengurus hal lain, dan kaget ketika anggotanya sudah mengumpulkan warga," ujar Haris.

Badak Jawa Berkembang Biak di Ujung Kulon

Badak Jawa adalah spesies mamalia paling langka di muka bumi. Jumlahnya sekitar 40 ekor.

Badak Jawa (Rhinoceros sondaicus) di Taman Nasional Ujung Kulon

GresikNews1 -- Badak Jawa (Rhinoceros sondaicus) adalah salah satu spesies mamalia terlangka di muka bumi. Diperkirakan hanya tinggal 40 ekor yang ada di Taman Nasional Ujung Kulon.

Namun, sebuah rekaman memberi secercah harapan. Video yang dirilis World Wildlife Fund (WWF) dan pihak taman nasional menunjukkan, gambar  Badak Jawa dan anaknya. Ini berarti banyak bagi upaya penyelamatan satwa yang nyaris punah, terancam perburuan liar, penyakit, kemungkinan tsunami, dan letusan gunung berapi itu.

"Video ini adalah berita besar bagi kelestarian Badak Jawa. Membuktikan bahwa mereka berkembang biak di Ujung Kulon," kata Dr Eric Dinerstein, kepala ilmuwan WWF, seperti dimuat situs PRWeb, Senin 28 Februari 2011.

Rekaman pertama yang diambil sekitar bulan November dan Desember 2010 itu menunjukkan badak betina dan anaknya yang jantan berjalan menuju kamera tersembunyi yang terpasang. Lalu, anak badak jantan itu menjauh dari kamera dan menggoyangkan ekornya untuk mengusir lalat.

Sementara, rekaman kedua yang diambil Desember lalu menunjukkan anak badak betina berusia sekitar setahun sedang berjalan bersama induknya.

Meski ini kabar baik, Dinerstein mengingatkan, daya tahan dari satwa ini belum bisa dipastikan. "Tak ada badak Jawa dalam penangkaran. Jika kita kehilangan mereka di alam liar, itu artinya mereka punah," kata Dinerstein, menekankan erupsi Anak Krakatau bisa dengan mudah menghapus kelangsungan hidup satwa langka itu.

Sementara, kepala konservasi spesies Asia WWF, Dr. Barney Long optimistis Badak Jawa bisa diselamatkan. "Pengalaman 50 tahun dalam hal konservasi memberi informasi, bahwa penyelamatan Badak Jawa dimungkinkan melalui manajemen populasi dan upaya perlindungan," kata dia.

Pemulihan badak sebelumnya pernah dilakukan di Afrika dan Asia Selatan. Pemulihan badak putih di Afrika Selatan adalah contoh konservasi hewan langka paling sukses. Hanya tersisa 50 ekor di tahun 1900, saat ini populasi badak putih mencapai 20.000 ekor di sembilan negara. Ini memberikan harapan, 10 sampai 20 tahun upaya konservasi, akan membuat jumlah Badak Jawa berkali lipat.

Dunia Satu Mata-mata Israel Ditukar 25 Warga Mesir

Dari 25 warga Mesir yang ditahan Israel, tiga masih di bawah umur.

Ilan Grapel, 27, mata-mata Israel yang ditahan di Mesir

 

Mesir| GresikNews1 - Pemerintah Israel dan Mesir sepakat saling bertukar tahanan. Rencananya, sebanyak 25 warga Mesir yang ditahan di Israel akan ditukar dengan seorang mata-mata Israel yang ditahan di Kairo.

Menurut pernyataan Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu, kedua negara akan melakukan kesepakatan akhir yang dimediasi oleh Amerika Serikat terkait pertukaran tersebut pada Selasa, 25 Oktober 2011. Jika sudah disetujui, maka pertukaran akan dilakukan para Kamis pekan ini.
Dilansir dari kantor berita Reuters, dari 25 tahanan Mesir di Israel, tiga masih di bawah umur. Mereka ditahan atas berbagai tuduhan pelanggaran keamanan di perbatasan kedua negara. Sementara itu, seorang mata-mata Israel yang hendak ditukar diketahui bernama Ilan Grapel, 27.

Grapel ditahan di Mesir atas tuduhan mata-mata dan perekrutan agen serta memantau revolusi di Kairo pada Februari lalu. Menteri Luar Negeri Israel, Avigdor Lieberman, membantah bahwa Grapel yang merupakan anggota angkatan bersenjata Israel adalah seorang mata-mata.
Pertukaran tahanan antara Israel dan Mesir dianggap sebagai sinyal membaiknya hubungan antara kedua negara. Sebelumnya, hubungan kedua negara memburuk setelah lima polisi Mesir terbunuh di perbatasan Israel Agustus lalu.

Sebelum merencanakan pertukaran tahanan dengan Mesir, Israel beberapa waktu lalu juga melakukan pertukaran tahanan dengan Palestina. Dalam pertukaran tersebut, seorang tentara Israel dibarter dengan 1.000 pengikut Hamas Palestina yang ditahan di Israel. (ren)

Dunia Bocah China Ditabrak Dua Kali Agar Tewas

Kompensasi terhadap korban tewas lebih murah daripada biaya perawatan di rumah sakit. 

Ibu Xiong Maoke tertegun melihat jasad putranya

 

China| GresikNews1 -- Ini gambaran mengerikan sekaligus menyayat hati: seorang ibu duduk tertegun, shok di depan putranya yang tewas terlindas truk pengangkut semen. Sudah tujuh jam, jasadnya yang remuk belum pindahkan dari bawah roda troli.

Siang itu, anaknya, Xiong Maoke, baru pulang dari sekolahnya di sebuah TK di Desa Yunfeng, Luxian. Namun, sebuah truk yang melaju kencang menghantam tubuh kecil bocah berusia lima tahun itu.

Ini bukan kecelakaan biasa. Sebab, supir lori, Ao Yong diduga sengaja menabrak korban dua kali, untuk memastikan dia tewas. Motifnya, untuk menghindari biaya rumah sakit.

Seorang saksi mata, Zhang Shifen mengaku melihat manuver truk setelah tabrakan yang pertama. Alih-alih menolong korban,"saya melihat truk itu mundur ke belakang, kemudian maju. Bocah Xiong terlindas roda, dan terseret sekitar 10 meter" kata dia seperti dimuat Daily Mail.
Pemakai jalan yang lain bersaksi, setelah menabrak bocah itu, pengemudi melompat dari truk, lalu bertanya, "Berapa yang harus saya bayar?"

Sebaliknya, seperti dimuat China Daily, polisi memutuskan, si pengemudi tak bersalah. Bocah Xiong tewas akibat kecelakaan. Menurut kepala polisi lalu lintas Luxian, Li Zekun, tak ditemukan bukti supir tersebut sengaja menabrakkan truknya dua kali.

Juga dari hasil penyelidikan, saat kejadian, supir, Ao Yong diketahui mengerem kendaraannya mendadak. Bekas seretan panjang di jalan, menjadi bukti kendaraan itu berusaha dihentikan.

Justru, polisi mengungkap, Yong adalah orang pertama yang menghubungi polisi setelah kejadian itu.

Kepada polisi, pelaku mengaku, jasad bocah itu tak bisa dipindahkan secepatnya, karena  ngeri melihat kondisi korbannya. Ia juga terlibat adu mulut dengan keluarga korban yang langsung menuntut kompensasi. Perdebatan itu berlangsung selama tujuh jam. Yong juga membantah sengaja dua kali menabrak korban.

Kasus kecelakaan mengerikan seperti ini marak terjadi di China, di mana ledakan ekonomi dituduh menjadi penyebab utama orang-orang menjadi materialistis, kehilangan rasa kasih sayang dan kemanusiaan.

Kompensasi terhadap korban kecelakaan yang tewas, bagi sebagian masyarakat China, dipandang jauh lebih murah daripada membayar biaya perawatan korban hingga sembuh. Rezim komunis tidak menyediakan pengobatan gratis bagi 1,3 miliar rakyatnya.

Menghindari biaya medis, juga jadi alasan  18 orang mengabaikan bayi dua tahun yang sekarat, dengan tubuh bersimbah darah, tergeletak di tepi jalan raya. Bayi itu di antara hidup dan mati setelah ditabrak dua kendaraan.

Video yang menunjukkan balita, Wang Yue yang ditabrak dua kendaraan dan dibiarkan sekarat menyebar lewat internet dan ditonton jutaan orang di dunia -- yang marah dan mengutuk ketidakpedulian dua pengemudi, juga orang-orang yang mengabaikannya. Dua pengemudi kini dipenjara, satu di antaranya dianggap bertanggung jawab atas kematiannya. (Sumber: Daily Mail, China Daily, eh)

Marco Simoncelli Dalam Kenangan


Malaysia| GresikNews1 - Marco Simoncelli merupakan salah satu pembalap muda berbakat yang diprediksikan akan menggantikan Valentino Rossi. Simoncelli yang sangat berani jika sudah di atas tunggangannya sering membuat lawan salah tingkah mengantisipasi gerakannya. Namun sayangnya, pecinta MotoGP tidak akan bisa menyaksikan keberanian Simoncelli lagi di seri berikutnya. Marco Simoncelli tewas setelah mengalami kecelakaan di MotoGP Malaysia, Minggu, 23 Oktober 2011.

PERS RILIS AKBP Jakub Prajogo Mencopot Anggota Yang Bernama Bripda Zainal Fanani 17.10.2011


Mapolres Gresik
AKBP Jakub Prajogo



Gresik| GresikNews1 - 17-10-2011 Upacara pemberhentian anggota jajaran Polres yang di hadiri Kapolres & Anggota-anggotanya dihalaman Mapolres Gresik. AKBP Jakub Prajogo mencopot anggota bertempat di halaman mapolres Gresik yang dihadiri anggota dan jajaran Polres Gresik dan juga sekaligus pelantikan dan sumpah jabatan 27 PNS. Anggota yang dicopot tersebut adalah “BRIPDA Zainal Fanani ” seorang bujangan dengan NRP 85111063 telah melanggar pasal 14 ayat 1 PPRI No.1 Th 2003, masa bertugas di jajaran Polda Jatim Th 2005, selama 1 Th tidak menjalankan tugas sebagai anggota kepolisian. Dengan ini pihak PIMP dari kepolisian melepaskan jabatannya dengan tidak hormat dan pd tanggal 17-10-2011 Pukul:16.00wib
AKBP Jakub Prajogo Mencopot “BRIPDA Zainal Fanani” dan meberikan saran-saran agar kedepan lebih baik khususnya kepada anggota yang masih menjalankan tugas sebagaimana mestinya anggota kepolisian RI agar lebih ditingkatkan kedisiplinan dan tata tertib undang-undang kepolisian, disamping mencopot anggota di hari yang sama, Kapolres mengambil janji sumpah kepada 27 PNS agar lebih tegas untuk mengemban tugas & kewajiban masing-masing sesuai dengan sumpah jabatannya. Arz.













Kawat Berduri Kelilingi Gedung Dewan Surabaya



Surabaya| GresikNews1 - Ada yang berbeda pada pengamanan gedung DPRD Surabaya dalam menghadapi aksi demonstrasi kali ini. Bukan petugas bertameng yang dihadapkan pada massa aksi, namun kawat berduri.

Dalam mengantisipasi aksi demonstrasi di depan gedung DPRD Surabaya, petugas kepolisian membentangkan kawat berduri di sepanjang jalan depan gedung. Kawat berduri berbentuk lingkaran bersusun tersebut dibentangkan sesuai lebar muka gedung, atau kurang lebih sepanjang 35 meter. 

Tak hanya itu saja, penjagaan juga dilakukan secara berlapis. Untuk bagian depan, setelah kawat berduri, ditempatkan pasukan samapta. Melapisi baris kedua, di halaman gedung DPRD Surabaya, disiagakan pasukan anti huru hara bersenjata lengkap.

Tak hanya itu, Kapolrestabes Surabaya Komisaris Besar Polisi Coki Manurung, turun langsung memimpin pengamanan aksi demonstrasi di gedung DPRD Surabaya, Kamis (13/10/2011).

Saat dikonfirmasikan mengenai pengamanan yang tidak seperti biasa ini, Kapolretabes Surabaya Coki manurung mengatakan, langkah ini dilakukan sebagai pengamanan saja. "Pengamanan standar saja," ujar Coki kepada beritajatim.com.

Saat dikonfirmasi mengenai pemasangan kawat berduri yang menutupi seluruh pintu masuk gedung DPRD, Coki menjelaskan bahwa saat ini di kota Surabaya tengah digelar sembilan aksi demonstrasi. Penempatan kawat tersebut sebagai tindakan preventif untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan.

"Saat ini ada sembilan unjuk rasa. Kita ingin memastikan bahwa aset pemerintah benar-benar aman," pungkasnya.

Sementara itu gelombang aksi demonstrasi mulai berdatangan. Aksi pertama digelar oleh warga rumah susun yang menolak kenaikan harga sewa. Arz/TIM

Pengurus GU Terpikat Permainan James Koko Lomel

Gresik| GresikNews1 - Pengurus Gresik United (GU) terpikat dengan permainan pemain asing asal Liberia James Koko Lomel. Mantan pemain PSMS Medan itu akan dipertimbangkan untuk dikontrak guna mengisi skuad GU di musim 2011/2012.

"Pemain asing yang layak dipertimbangkan baru James Koko Lomel. Sedangkan untuk pemain asing lainnya belum ada pandangan," kata Asisten Manager Teknik GU,  Thoriq Majiddanor, Rabu (12/10/2011).

Diakui Thoriq, seleksi skuad GU berjalan cukup bagus. Pasalnya, sejak seleksi dibuka dua bulan lalu terbukti dari 50 pemain yang datang mengerucut menjadi 17 pemain.

"Seleksi pemain GU berjalan terus dan akan berakhir satu minggu lagi," ujar Thoriq yang juga putra Bupati Gresik Sambari Halim Radianto. 

Sejak seleksi ditangani pelatih Fredy Mulli, beberapa pemain asing seperti Murphy Murphy Komunple Nagbe asal Liberia, Luis Pena asal Chili, dan Adolfo  Marshall asal Liberia berupaya menunjukkan permainan terbaiknya sebelum resmi berbaju GU.

Selain berburu pemain asing, pengurus GU juga sudah mengantongi nama-nama pemain lokal yang akan disodori negoisasi kontrak. Beberapa nama seperti Uston Nawawi eks pemain GU musim lalu dan David Faristian eks Barito Putra menjadi pertimbangan pengurus GU. Arz/TIM

Andik Berharap Tampil sebagai Starter



Surabaya| GresikNews1 - Punggawa Tim Nasional (Timnas) Indonesia U-23, Andik Vermansyah berharap bisa tampil sebagai starter di uji coba lawan Persikabo, Kamis (13/10/2011) sore nanti di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta.

Andik ketika dihubungi beritajatim.com, Kamis pagi berharap diturunkan pelatih Rahmad Darmawan sebagai pemain inti. "Harapannya tentu menjadi pemain inti dan ingin dilihat ribuan suporter nantinya kalau SEA Games sudah dimulai," kata Andik.

"Kalau secara tim, karena nanti adalah pertandingan pertama di Jakarta, semoga diberi hasil yang terbaik buat Timnas. Biar animo suporter tidak kalah dengan Timnas senior," imbuh pemain bertubuh mungil itu.

Sebagai satu-satunya pemain Persebaya di Timnas U-23, Andik ingin tampil bagus sore nanti. Dan ia berharap bisa menjadi kebanggan tim asal Kota Pahlawan itu. "Sekaligus membayar penampilan saya di laga sebelumnya yang kurang maksimal," lanjut Andik.

Pada laga sebelumnya lawan Semen Padang, Andik bermain di bawah form. Sebab malam sebelum bertanding, Andik mengeluh demam. Sejauh ini, Andik sudah mencetak tiga gol untuk Garuda Muda. Selisih tiga gol dari top skor Timnas U-23 saat ini, Patrick Wanggai.

"Kalau gol, kesempatan saya untuk cetak gol cukup dikit, karena saya main di sayap kanan, paling ngak bisa beri assist," tutur Andik.

Sama dengan Andik, bek kiri Timnas U-23, Septia Hadi juga berharap bisa mempersembahkan yang terbaik bagi timnya, sore nanti. "Saya berharap bisa main bagus dan bisa menang," aku pemain yang kini berlabuh di Sriwijaya FC itu. Arz/TIM.

Aremania Borneo Hina PON Kaltim



Sengata| GresikNews1 - Aksi tak simpatik kembali mewarnai sepakbola di tanah air. Aksi itu terjadi dalam laga uji coba mempertemukan kesebelasan Persikutim Kutai Timur menghadapi tim sepakbola PON Kaltim di Stadion Madya Kutai Timur, Rabu (12/10) sore. Perlakuan tak terpuji dialami PON Kaltim yang menerima perlakuan rasisme.

Pemandangan memalukan tersebut dilakukan ratusan orang beratribut Aremania Borneo. Terlihat hampir sepanjang pertandingan mereka selalu menyanyikan lagu rasis terhadap anak-anak Kaltim di tribun timur stadion.

Ujicoba yang berakhir dengan keunggulan 2-1 untuk tuan rumah Persikutim itu, mendapat kecaman keras pemuda Kalimantan Timur. “Itu yang bertanding adalah tim kebanggaan masyarakat Kaltim, sifatnya juga ujicoba. Kenapa harus dihujat? Apalagi ini masih di areal Kaltim, apa maunya mereka,” terang Arief Rahman Hakim, tokoh pemuda Kaltim.

Nyanyian rasisme Aremania Borneo terhadap tim sepakbola PON Kaltim itu langsung direaksi keras Pemuda-Pemudi Kalimantan Timur.

“Kami jelas-jelas tidak terima harga diri kami diinjak-injak di tanah kelahiran kami. Karena kami masih menghargai hukum di Republik Indonesia, malam ini kami akan laporkan kepada pihak berwajib lengkap dengan bukti beberapa video dan foto penghinaan mereka,” tegasnya.

Sikap tegas ini dilakukan untuk membuat pelajaran kepada penduduk luar Kaltim yang semakin hari dinilai semakin melupakan asal-usul tempat mereka berpijak.

“Ini sudah melukai perasaan kami. Mereka itu pendatang, seharusnya mereka sadar. Cari makan di sini ya hormatilah penduduk asli. Tapi intinya kami percayakan dulu masalah ini kepada pihak berwajib, kalau tidak ada titik temu, kami siap menyelesaikan dengan hukum adat di Kalimantan,” tandasnya dengan nada tinggi.

Sementara itu, kabarnya beberapa suporter yang ada di Kaltim saat ini juga tengah melakukan pertemuan untuk membahas perlakuan rasisme Aremania Borneo kepada harga diri sepakbola Kalimantan Timur. Arz/TIM.

Timnas Putri Berlaga di Kejuaraan AFF



Jakarta| GresikNews1PSSI akan mengirimkan tim sepak bola putri ke Kejuaraan Sepak bola Wanita Asia Tenggara, tanggal 14-26 September 2011 di Laos.

Manajer timnas putri Indonesia, Jerry Waleleng menjelaskan waktu persiapan cukup mepet. “Kami berkumpul tanggal 3 Oktober dan melakukan empat kali uji coba. Tanggal 10 harus diputuskan susunan pemainnya,” ujarnya dalam jumpa pers di kantor PSSI, Rabu (12/10/11).

“Ada 27 pemain, kemudian diseleksi menjadi 20 orang dengan komposisi tujuh dari Papua, tujuh dari Jawa Barat dan enam dari DKI Jakarta,” lanjutnya.

Bambang Nurdiansyah didapuk sebagai pelatih karena pengalaman sebelumnya menangani timnas sepak bola wanita. “Bambang Nurdiansyah sudah bisa diperkirakan kekuatannya,” terang Jerry.

Indonesia berada di Grup A bersama Vietnam, Singapura dan Laos dan menargetkan setidaknya lolos ke putaran kedua. Sementara Grup B diisi oleh Myanmar, Filipina, Thailand dan Malaysia.

“Melawan Laos dan Singapura kita bisa menang. Untuk Laos yang penting tidak boleh tertekan oleh penponton tuan rumah. Pool A sedikit menguntungkan ketimbang di Pool B. Tim lemah di Pool B hanya Filipina,” tambahnya.

Indonesia akan bertolak ke Laos Kamis (13/10/11) dan akan menjalani laga pertama melawan Laos pada tanggal 16 Oktober. Berikutnya melawan Singapura dan Vietnam pada tanggal 18 dan 19 Oktober. GresikNews1/TIM

Masuk Bayar, Pameran Pembangunan Sepi



Sampang| GresikNews1 - Hari kedua pameran pembangunan yang di selengarakan oleh pemerintah daerah Kabupaten Sampang di lapangan Wijaya Kusuma Desa Gunung Sekar Kecamatan kota sepi. 

Sepinya pengunjung tersebut dipengaruhi trauma pengunjung karena terjadinya inseden hari pertama semalam yang mengakibatkan lima orang pengunjung pingsan. 

Selain itu di pintu lokasi masuk, saat ini pengunjung harus membeli tiket sehingga hal itu membuat warga merasa harus terbebani dengan hanya kepingin melihat produk dan bentuk pelayanan pemerintah yang di peragakan dalam acara pameran pembangunan kali ini.

Di lokasi pameran banyak pengunjung yang kecewa dan tidak jadi masuk stan pameran karena harus bayar tiket.

Keluhan mahalnya tiket di utarakan oleh Heru (36) Warga Desa Rongtengah Kecamatan Kota Sampang. Saat di temui beritajatim.com rabu malam (12/10/2011)

"Kalau harus bayar tiket, saya tidak jadi masuk mas, kenapa ya padahal ini kan gawenya pemrintah dan memamerkan hasil pembangunan tapi kok harus bayar," terangnya.

Keluhan harga tiket pameran pembangunan kali tidak hanya di keluhkan oleh Heru, namum beberapa pengunjung seperti para siswa harus tidak memiliki uang saku, harga tiket pameran pembangunan kabupaten sampang di jual dengan harga Rp 2500, namun hal itu tetap di rasa berat apalagi mayoritas penduduk kabupaten kota kecil, seperti Kabupaten Sampang. GresikNews1/TIM

Sumarno Perekam Video Mesum di Hutan Ditangkap



Tuban| GresikNews1 - Petugas kepolisian dari Polres Tuban, akhirnya berhasil menangkap Sumarno (33), warga Desa Parangbatu, Kacamatan Parengan, Kabupaten Tuban yang merekaman dan penyebaran video pornografi dua bocah SLTA  berbuat mesum di hutan Kecamatan Parengan, Tuban.

Dari informasi yang berhasil dihimpun beritajatim.com, Rabu (12/10/2011), penangkapan terhadap Sumarno, bermula setelah polisi menangkap RS pelajar yang terekam dalam video syur yang beredar tersebut bersama dengan pacarnya.

Dari pengembangan proses penyelidikan kasus peredaran video tersbut, akhirnya petugas berhasil menangkap Sumarno yang melakukan perekaman terhadap dua bocah yang yang ia pergoki sedang berbuat mesum di dalam hutan.

Saat dilakukan pemeriksaan oleh petugas Kepolisian Polres Tuban, Sumarno mengaku jika ia merekam kedua korban yang dalam keadaan telanjang itu menggunakan HP milik RS korban yang berada dalam video itu.

"Saat mengetahui korban sedang berduaan dengan pacar, pelaku langsung mendatangi keduanya. Setelah itu pelaku meminta HP kedua korban dan langsung merekam keduanya, pacar korban hanya menggunakan bra," jelas AKP Nursento, Kasubbag Humas Polres Tuban.

Kemudian setelah berhasil merekam bocah yang masih duduk dibangku SMA itu, pelaku langsung meninggalkan kedua korban dan membawa HP milik siswa salah satu SMA yang ada di Kabupaten Bojonegoro. "Selain membawa barang milik korban, pelaku perekaman video itu juga melakukan penganiayaan terhadap RS, setelah itu dia pergi dan menyebarkan video kedua korban," tambahnya.

Kini Sumarno, pelaku perekaman video pornografi tersebut sudah di tahan di mapolres Tuban untuk mempertangungjawabkan perbuatannya. Petugas masih melakukan penuelidikan lebih lanjut terkait permasalahan video tersebut. GresikNews1/TIM.

Pemuda Korban Tabrak Lari Pingsan di Tengah Jalan



Sampang| GresikNews1 - Seorang pemuda yang belum di ketahui identasnya harus dilarikan ke rumah sakit umum daerah (RSUD) Kabupaten Sampang. 

Kejadian tersebut bermula saat pemuda itu mengendarai sepeda motor merk Honda nopol M 3343 ME melintas di jalan Bahagia Desa Rongtengah Kecamatan Kota Sampang, tiba - tiba terdengar "Brak" dan pemuda tersebut pingsan di tengah jalan. 
Menurut Junet (39) salah satu warga yang mendegar kejadian tersebut mengatakan, pada saat kejadian tidak ada satupun warga yang melihat kecelakaan itu, dugaan sementara pemuda yang di perkiraan masih berusia belasan tahun itu menjadi korban tabrak lari.

"Kejadian cepat sekali mas, dan warga langsung berhamburan keluar rumah, ternyata ada seorang pemuda yang pingsan di tengah jalan, karena takut terlindas mobil yang melintas kami membobongnya ke trotoar,"terangnya.

Sementara di saku korban tidak di temukan secarik indentitas sama sekali, namun akibat khawatir terjadi gagar otak pemuda tersebut di larikan ke RSUD guna mendapat perawatan.

Pantauan beritajatim.com kejadian dugaan tabrak lari tersebut terjadi sekitar pukul 22.00 wib rabu (12/10/2011). Sementara di lokasi kejadian tidak ada satupun aparat dari kepolisian Sampang yang melakukan pengamanan, sehingga korban tersebut hanya di selamatkan warga setempat dan di larikan ke RSUD dengan mengunakan becak. GresikNews1/TIM.

Polres Tanjung Perak Bidik 6 Tersangka Kebakaran KM Kirana IX

Surabaya| GresikNews1 - Polres Tanjung Perak sebentar lagi akan menetapkan tersangka kebakaran KM Kirana IX hingga mengakibatkan 8 orang tewas.

Kapolres Pelabuhan Tanjung Perak AKBP Jayadi menjelaskan  dari pemeriksaan saksi-saksi yang dilakukan secara marathon membidik lima sampai enam tersangka atas isiden peristiwa tewasnya 8 penumpang akibat terinjak-injak akibat kepanikan adanya asap tebal di dek bawah KM Kirana IX.

"Penyidikan saksi selama 2 minggu, akhirnya mengerucut menjadi 5 sampai 6 orang yang nantinya akan ditetapkan tersangka," terang Alumnus Akademi Kepolisian 1993.

Jayadi juga menambahkan  berdasar Undang-undang Pelayaran bahwa suatu sistem tak luput dengan adanya sub sistem - sub sistem yang saling terkait. Dan semuanya berjalan secara otomatis dan bersamaan.

Tapi sayangnya, dari sub sistem yang telah terorganisasi secara baik ini ada beberapa oknum yang tidak melakukan tugas sebagaimana mestinya termasuk fungsinya. "Saya tak bisa membeberkan siapa saja dari kelima tersangka yang termasuk tak menjalankan sub sistem sesuai UU Pelayaran. Mereka sebenarnya diberi kewenangan, tapi tak dijalankan dengan baik," tambah mantan Karo Sespripim Kapolda Jatim ini.

Ketika disinggung apakah salah satu tersangka itu, juga berkaitan masalah belum dikeluarkannya ijin untuk berlayar, namun KM Kirana IX sudah mengangkut penumpang? Jayadi enggan berkomentar. "Saya tak menyebut lembaga atau instansi," timpal Jayadi lagi.

Seperti diketahui pasca kebakaran pada KM Kirana IX, Rabu (28/9/2011) dalam proses penyidikan kasus ini awalnya penyebab terjadinya kebakaran dari truk fuso B 9231 TDA pengangkut bombai yang disopiri oleh Fariz Anwar (38) dan kernetnya, Aris Dian Permana (19), warga Plumpang, Tuban.

Namun hasil ini dimentahkan tim Labfor Mabes Polri Cabang Surabaya jika asal mula munculnya api dipastikan berasal dari korsleting dari kabel di plafon dek kapal. GresikNews1/TIM

Buron 10 Hari, Sopir Bus Pahala Kencana Ditangkap

Gresik| GresikNews1 - Sempat buron selama sepuluh hari, sopir bus malam Pahala Kencana Triwardono yang menabrak Isuzu Panther W 1335 LW yang berakibat pengemudi tewas seketika di Jalan Raya Duduksampean Gresik akhirnya ditangkap polisi.

Penangkapan sopir bus Pahala Kencana bermula saat istri ketiganya Muni'ah warga Sampang Madura diamankan terlebih dulu oleh polisi. Selanjutnya, petugas memancing dengan menggunakan ponsel milik istri ketiganya untuk melakukan komunikasi.

Setelah janjian di SPBU wilayah Bekasi Jabar, tersangka langsung
ditangkap oleh Kanit Laka Polres Gresik Ipda Tegar Satrio Wicaksono, bersama pihak Manajemen PO Pahala Kencana. "Saya panik dan bingung, terpaksa kabur saja," Triwardono di hadapan penyidik, Rabu (12/10/2011). 

Dalam pengakuannya di hadapan penyidik, Triwardono mengaku pulang ke istri keduanya Fitri di Bekasi Jabar. Saat datang ke Bekasi pelarian tersangka tercium oleh pihak PO Pahala Kencana sebelum bertemu dengan istri ketiganya.

Kasat Lantas Polres Gresik AKP Muhammad Purbaya menjelaskan, bila tersangka, ditangkap di Bekasi, sebelum dipancing oleh istri ketiganya.

"Saat janjian di SPBU wilayah Bekasi selatan langsung ditangkap. Rencana tersangka hendak kabur ke saudaranya di Kalimanta," pungkas AKP Muhammad Purbaya. Arz/TIM.

Demo Bakal Warnai Surabaya, Kantor DPRD Dijaga Ketat

Surabaya| GresikNews1  - Ratusan petugas kepolisian beserta beberapa mobil pengamanan disiagakan di depan gedung DPRD Surabaya, Kamis (13/10/2011) pagi. Pengamanan ini sebagai langkah antisipasi menyusul rencana beberapa aksi demonstrasi yang akan digelar di gedung DPRD Surabaya.

Sesuai jadwal yang masuk pada pengamanan DPRD Surabaya, tercatat sedikitnya dua gelombang unjuk rasa dari beberapa kelompok yang akan ditujukan pada DPRD Surabaya. Di antaranya Serikat Pekerja dengan tuntutan UMK 2012, estimasi massa 100 orang. Kemudian pukul 08.00 WIB disusul dengan unjuk rasa yang digelar oleh warga rumah susun dengan estimasi massa 400 orang.

Sementara dari pantauan beritajatim.com di lapangan, kepolisian telah mengerahkan kekuatan pengamanan yang berjumlah ratusan petugas terdiri dari pasukan anti huru hara, Brimob, serta pasukan penghalau massa. Juga telah disiagakan beberapa unit mobil penghalau massa, diantaranya mobil kawat berduri serta mobil water canon.

Untuk lebih mennjaga keamanan aset vital milik negara ini, petugas kepolisian mulai memberlakukan one gate system. Dua pintu masuk DPRD Surabaya yang sedianya digunakan untuk akses masuk dan keluar, saat ini hanya difungsikan satu saja.

Tak hanya di luar gedung. puluhan pasukan bersenjata lengkap, juga nampak disiagakan di dalam gedung. Petugas pengamanan ini, nampaknya sudah siap mengamankan gedung vital aset negara dari aksi demonstrasi. Arz/TIM.

Layanan Bus Jamaah di Mekkah

Mekkah| GresikNews1 - Untuk mengetahui seberapa jauh pelayanan bus "shalawat" bagi jemaah haji Indonesia dari pondokan ke Masjidil Haram, Kadaker Mekkah Arsyad Hidayat mengajak tim MCH (tim media dari Kementerian Agama Republik Indonesia) untuk naik bus tersebut dari terminal Mahbaz Jin ke Terminal Bab Ali di Masjidil Haram bersama jemaah haji lainnya.

Di terimal Mahbaz Jin, sebuah bus Saptco yang telah penuh ditumpangi jemaah haji kloter 4 Solo akan bergerak menuju Masjidil Haram. Bus tersebut mengangkut jemaah yang akan melaksanakan umrah setiba mereka di Mekkah. Tim MCH bersama Kadaker Mekkah menaiki bus tersebut, sambil bertanya kepada sejumlah jemaah tentang layanan bus yang mereka terima.

Tak lebih dari 7 menit, Bus pun sampai di terminal Bab Ali (Maulid Nabi), satu per satu penumpang turun dari bus, di terminal tersebut terdapat petugas berseragam baju biru muda dan celana warna gelap, berompi menyolok bertuliskan "petugas transportasi" mengarahkan jemaah haji menuju pintu Masjidil Haram. Bahkan di pintu terminal Bab Ali dari arah Masjidil Haram, dipasang bendera merah-putih sebagai tanda pintu masuk bagi jemaah haji Indonesia.

Untuk mengetahui layanan bus usai shalat Isya di Masjidil Haram, saat padat-padatnya jemaah haji pulang ke pondokan, tim MCH usai melaksanakan shalat Isya di Masjidil Haram, menyegerakan diri untuk menuju terminal Bab Ali, namun di pelataran Masjidil Haram, dijumpai sejumlah jemaah Kloter 2 Jakarta asal Jakarta Barat, yang baru datang untuk melaksanakan umrah secara berkelompok. Kadaker Mekkah Arsyad Hidayat menyapa para jemaah, dan terjadilah dialog seputar layanan yang telah mereka terima selama berada di Arab Saudi.

Arsyad Hidayat pada kesempatan tersebut kembali berpesan, agar jemaah memperhatikan betul pintu-pintu masuk di Masjidil Haram serta tanda-tanda lain untuk mengingat jalan pulang ke terminal Bab Ali dari arah Masjidil Haram. "Tetap gunakan gelang sebagai tanda pengenal jemaah selama menunaikan ibadah haji," pesan Arsyad kepada jemaah.

Banyaknya jemaah usai shalat Isya, membuat layanan bus "shalawat" ini dipenuhi jemaah. Setiap bus Saptco bertuliskan "Indonesia" masuk diserbu oleh jemaah yang hendak plang ke pondokan. Para petugas transportasi dengan sigap mengatur para jemaah untuk tidak berebut menaiki bus, dan bersabar kalau tidak terangkut.

Tiga bus "shalawat" yang tersedia pun dipadati jemaah. Para petugas mengarahkan jemaah haji untuk bersabar karena bus tak lama bakal datang. Dalam siklus 10 menit, bus "shalawat" atau shuttle bus itu pun datang kembali menjemput para jemaah unuk dibawa ke terminal Mahbaz Jin dan kembali ke pondokan. Layanan bus "shalawat" saat ini berjalan lancar, memberi kemudahan buat jemaah haji yang hendak menuju Masjidil Haram pergi dan pulang. Arz/TIM.

5 Jamaah Wafat di Arab Saudi

Mekkah| GresikNews1Suasana Masjidil Haram sudah ramai oleh para calon jamaah haji. Kementerian Agama Republik Indonesia melansir, mereka yang melakukan tawaf di Kakbah sudah penuh sesak.

Jalan menuju ke Kakbah dari pintu alif Babul Malik Abdul Aziz sudah padat. Bahkan, sebelum tangga turun ke Kakbah sangat padat sekali. Kondisi itu berlangsung hingga usai salat Isya. Sebagian jamaah memang menunggu salat berjamaah. Sehingga Masjidil Haram penuh. Sebagian lagi melakukan umrah. Usai salat Isya, kondisi tidak begitu padat.

Para calhaj Indonesia yang sudah datang ke Makkah juga tampak melakukan umrah. Mereka datang berkelompok. Misalnya dari Embarkasi Padang 1, Balikpapan 1, Embarkasi Jakarta (JKS1) . Usai salat Isya, rombongan calhaj dari Medan juga tampak menuju Masjidil Haram.

Hingga kemarin siang pukul 15.00 waktu setempat atau 19.00 WIB, calhaj yang sudah datang masuk ke Makkah berjumlah 6792 orang yang tergabung dalam 17 kloter.

Dari Siskohat melaporkan, satu calhaj lagi meninggal dunia kemarin. Dengan demikian total ada 5 calhaj yang meninggal dunia.

Mereka adalah Kasiyah Nimti Ahmad Disan dari kloter 2 embarkasi Solo nomor paspor A0687656, Marhadi bin Druno dari kloter 1 embarkasi Surabaya nomor paspor A0861997, Andi Sutriany Amra binti Andi Mappiara dari kloter 1 embarkasi Ujung Pandang paspor W010340, Dedeh Misyanah binti H.A. Sutia kloter 17 JKS (Jawa Barat) paspor A0730395, dan Muhtar bin Encon dari kloter 1 JKS dengan paspor A0715775. Semua meninggal di Madinah. Arz/TIM.

DPRD: Komersialisasi KTP, Itu Pungli

Kediri| GresikNews1 - Kalangan DPRD Kabupaten Kediri mendesak Pemerintah Kabupaten (Pemkab) setempat menghapus praktik komersialisasi pengurusan sejumlah kartu administrasi kependudukan yang lakukan oknum perangkat desa. Komersialisasi tersebut dinilai illegal alias pungutan liar karena tanpa payung hukum dan memberatkan.

"Pemkab Kediri harus mengawasi praktik tarikan yang memberatkan masyarakat itu. Kalau memang tanpa aturan, harus dihapuskan," tegas Dina Kurniawati, anggota Komisi D DPRD Kabupaten Kediri, Kamis (13/10/2011).

Seperti telah diberitakan, praktik komersialisasi pengurusan administrasi kependudukan itu dikeluhkan oleh sekelompok masyarakat di Dusun Kenton, Desa Manyaran, Kecamatan Banyakan. Mereka sudah dipungut uang sebesar Rp 50 ribu untuk biaya pengurusan Kartu Tanda Penduduk (KTP) "kilat" alias sehari jadi, dan Rp 35 ribu untuk 2-3 hari oleh oknum perangkat desa.

Bahkan, sejumlah warga mengancam akan pindah menjadi warga Kota Kediri. Sebab, meski sudah mengeluarkan biaya besar untuk sebuah KTP, mereka masih dipersulit dalam mengurus kartu administrasi lainnya seperti, Kartu Keluarga (KK) dan Kartu Jaminan Kesehatan Masyarakat (Jamkesmas).

Kasminah (47), salah seorang warga Dusun Kenton gagal mencari kartu Jamkesmas untuk suaminya yang sedang sakit di rumah sakit gara-gara dipersulit. Akhirnya dia terpaksa mengutang ke tetangganya untuk melunasi tanggungan biaya rumah sakit.

Melihat keluhan masyarakat dalam mengurus kartu administrasi tersebut, politisi perempuan dari PKS itu juga mendesak agar Pemkab Kediri segera merealisasikan elektronik KTP (E-KTP) untuk mengatasi persoalan tersebut. Sehingga praktik komersialisasi pembuatan KTP oleh oknum perangkat desa dapat dihapuskan.

Terpisah, juru bicara Pemkab Kediri Edhi Purwanto mengaku, program E-KTP sendiri masih dalam proses persiapan. Pihaknya tengah mempersiapkan segala kebutuhan untuk memperlancar bergulirnya program Nasional tersebut. Arz/TIM.

Forkot Gresik Kritisi Mobdin Dewan Berplat Hitam

Gresik| GresikNews1 - LSM Forum Kota (Forkot) Gresik mengkritisi pengadaan mobil dinas atau mobdin anggota dewan yang diganti dengan plat hitam. Pasalnya, jika menggunakan plat hitam dikhawatirkan mobdin tersebut digunakan untuk kepentingan pribadi.

"Penggunaan plat warna hitam rawan disalahgunakan untuk kepentingan pribadi. Apalagi sebentar lagi Lebaran, mereka para anggota dewan akan leluasa menggunakan mobil tersebut untuk pribadi maupun keluarganya," tegas Koordinator Divisi Hukum dan Pemerintahan LSM Forum Kota (Forkot), Hasanudin Farid, Sabtu (27/08/2011).

Ditegaskan Hasanudin Farid, mobdin dewan yang baru statusnya  dipinjampakaikan negara untuk kelancaran tugas-tugas dinas. Sehingga, mobil dinas diberi warna merah. Sebaliknya jika menggunakan warna hitam dikhawatirkan mobil tersebut lebih sering digunakan istri,anak, menantu dan kerabat anggota dewan dan sering berkeliaran di mall dan plaza.

"Yang patut dicatat adalah, perilaku sebagian anggota DPRD Gresik ini tak patut dicontoh. Sesuai aturan, perubahan warna plat nopol kendaraan dinas dapat dikategorikan melanggar UU No. 22 tahun 2009 tentang Tanda Nomer Kendaraan Bermotor," tuturnya.

Untuk itu lanjut Hasandin Farid, dirinya meminta agar Satlantas Polres Gresik bertindak tegas melakukan razia dan penindakan. Pimpinan DPRD perlu membuat teguran keras, agar dewan tidak merubah plat nopol kendaraan dinas. "Jika anggota dewan tetap nekad mengendarai mobil dinas dengan plat nopol berubah warna, seharusnya segera ditilang satlantas dan kendaraan dinas akan ditahan," ujarnya.

Sekretaris Kabupaten Gresik Moch Najib menegaskan, status mobil dinas untuk 42 anggota DPRD Gresik adalah pinjam pakai. Sehingga, penggunaannya mobdin tersebut mengikuti ketetuan tentang tata cara pemakaian kendaraan dinas. "Semestinya nomor kendaraan nanti menggunakan plat warna merah. Untuk operasionalnya, mobdin anggota tidak dapat tunjangan operasional seperti biaya perbaikan, bahan bakar serta penggunaan di luar ketentuan dinas lainnya," pungkasnya. Arz/TIM.

Pemakaman Jenazah Warga Desa Tebalo Kec Manyar Kab Gresik

  Gresik,   gresiknews1.com     - Motto Berani Mengungkap Membantu Yang Belum Terungkap.  Pemakaman jenazah Almh Dewi Jusniawati ( 44 tahun ...