Polda Jatim Tembak Residivis Perampokan Antar-Kota

Gresiknews1,Surabaya - Jajaran Subdit III/Jatanras Ditreskrimum Polda Jawa Timur menembak residivis perampokan antarkota, Jon (37), yang sering melakukan pencurian dengan kekerasan di Pasuruan, Malang, dan Blitar.

"Pelaku yang sudah melakukan aksinya sejak tahun 2003 dan sering beraksi dengan 5-7 orang itu merupakan DPO (daftar pencarian orang) dari tiga Polres," kata Kasubbid Penmas Bidang Humas Polda Jatim AKBP R Bambang TB di Mapolda Jatim, Selasa.

Didampingi Kasubdit Jatanras Ditreskrimum Polda Jatim AKBP Hanny Hidayat, ia menjelaskan petugas Jatanras akhirnya menerima informasi bahwa tersangka bersama seorang rekannya naik kendaraan melintasi kawasan kebun teh di Lawang, Malang.

"Akhirnya, petugas Jatanras Ditreskrimum Polda Jatim melakukan pengejaran, namun saat kendaraan pelaku hendak dihentikan petugas, tiba-tiba petugas yang sempat menunjukkan surat tugas itu justru diancam dengan celurit," katanya.

Petugas pun mengeluarkan tembakan peringatan, namun pelaku justru semakin kalap, sehingga petugas terpaksa mengeluarkan dua kali tembakan ke arah tubuh hingga pelaku tersungkur.

Selanjutnya, tersangka dilarikan ke RSUD dr Soetomo Surabaya, namun pelaku meninggal dunia dalam perjalanan.

"Dalam aksinya, pelaku sering menggedor rumah, mencongkel pintu atau jendela, dan melumpuhkan atau menyekap korban, bahkan pelaku tidak segan-segan membacok atau melukai untuk memaksa korban menyerahkan sepeda motor, mobil, dan benda berharga lainnya," katanya.

Pelaku yang beralamat di Pasuruan dan Sidoarjo itu merupakan DPO dalam perampokan pada enam TKP (tempat kejadian perkara) yakni tiga TKP di Blitar, dua TKP di Malang, dan satu TKP di Pasuruan. Sebelumnya, pelaku sudah sering keluar-masuk penjara.

"Pelaku yang dalam setiap aksinya selalu membawa celurit itu ditembak mati oleh anggota di kawasan kebun teh Lawang pada Selasa (29/4) pukul 02.00 WIB," kata Kasubdit Unit Jatanras Polda Jatim AKBP Hany Hidayat menambahkan.

Dari tangan pelaku, petugas menyita barang bukti antara lain satu unit sepeda motor Honda Vario Techno warna hitam putih tanpa pelat nomor dan sebilah celurit sepanjang 40 centimeter bersama sarungnya.

"Hingga kini, kami mengembangkan kasus itu untuk memburu 5-6 rekan tersangka yang kabur, karena itu kami menunggu informasi dari masyarakat tentang aksi komplotan Jon itu, karena pelaku sering berganti-ganti komplotan pada titik tertentu," katanya.

Sebelumnya (13/3), Jajaran Subdit III/Jatanras Ditreskrimum Polda Jatim juga membekuk tersangka H yang melakukan perampokan hingga 25 kali di kawasan Lumajang dan Probolinggo dengan sembilan tersangka lain yang masih buron (DPO). (ARZ)

Pengawas Ujian SD Wajib Murah Senyum

GresikNews1, GRESIK - Wakil Bupati Gresik Drs Mohammad Qosim, MSi berharap agar guru pengawas ujian sekolah dasar (SD) lebih ramah dan simpatik. Jangan memberi rasa takut kepada murid yang mengikuti ujian. Karena tugas pengawas bukan untuk mencari kesalahan, tapi mengawasi agar tak terjadi kecurangan.
Hal itu disampaikan Wabup Qosim kepada 301 guru dan Kepala sekolah, setelah dilantik sebagai pengawas ujian di Aula SD Muhammadiyah GKB Gresik, Selasa (29/4/2014). Pelaksanaan Ujian SD akan berlangsung mulai 19 - 21 Mei 2014. "Saya optimis hasil siswa di Kecamatan Kebomas ini bisa sukses, karena selama ini Kecamatan Kebomas banyak meraih prestasi terutama di bidang pendidikan," katanya.

Menurut Kepala Unit Pelaksana Tehnis (UPT) Dinas Pendidikan Kecamatan Kebomas, Nuryadi di Kecamatan Kebomas yang masuk dalam Sub Rayon 02 ujian SD diikuti 1556 siswa dari 32 lembaga Sekolah Dasar dan Madrasah Ibidaiyah. "Pengawas ujian yang ada di ruangan itu, penguasa mutlak pada ruang ujian yang dijaganya. Saya berharap kepada pengawas untuk berpenampilan lebih menarik, ramah dan tersenyum. Namun yang lebih penting para pengawas harus cermat, terutama saat mencocokkan nomer lembar jawaban komputer (ljk) dengan nomer peserta serta ljk tersebut disusun urut dan lengkap. Tanggung jawab para bapak dan ibu pengawas tentang kelengkapan tersebut” tegas Nuryadi.(ARZ)

Meski kalah, pelatih Gresik puji anak asuhnya

Gresiknews1,Jakarta - Pelatih Gresik United, Alfredo Vera memuji penampilan anak asuhnya meski kalah tipis 0-1 dari Persija Jakarta di Gelora Bung Karno, Selasa (29/4) malam ini. Menurutnya, Otavio Dutra dkk telah bermain maksimal dalam laga tersebut.

"Saya sedikit kecewa dengan hasil ini karena tim saya main bagus. Tetapi kita memang mebuat sedikit kesalahan," ujarnya dalam jumpa pers usai pertandingan.

Lebih lanjut, Alfredo optimistis timnya bisa lebih baik lagi pada pertandingan selanjutnya. Dia juga mengaku akan fokus kepada internal tim ketimbang memikirkan kemungkinan merekrut pemain baru.

Di sisi lain, pujian juga datang dari kapten tim, Otavio Dutra. Bek asal Brasil ini juga memuji penampilan timnya. Dia pun mengungkapkan perbedaan kualitas lah yang menyebabkan Gresik akhirnya harus kalah.

"Tim sudah bermain kompak. Hanya memang kita tidak bisa buat kesalahan sedikit pun karena perbedaaan kualitas dengan Persija," puji Dutra.

Setelah melawan Persija, Gresik bisa dibilang masih akan menjalani laga berat melawan Semen Padang (3/5) dan Arema Indonesia lima hari setelahnya.(ARZ)

BUPATI GRESIK TARGETKAN PAJAK PENERANGAN JALAN 2014 SEBESAR Rp. 98,5 MILYAR

GresikNews1,Gresik - Bupati Gresik targetkan Pajak Penerangan Jalan Umum di Kabupaten Gresik pada tahun 2014 sebesar Rp. 98,5 milyar. Jumlah ini naik dari pendapatan tahun sebelumnya yang mencapai Rp. 90 milyar. Hal ini disampaikan Bupati Gresik, Dr. Sambari Halim Radianto dalam penandatanganan perjanjian kerjasama pemungutan pajak penerangan jalan (PPJ) 2014 yang berlangsung di Ruang Rapat Puteri Cempo, Senin (28/4).

Penandatanganan perjanjian oleh Bupati Gresik bersama Pimpinan PT PLN Persero distribusi Jawa Timur area Gresik, Sidoarjo, Surabaya Barat dan Surabaya Selatan ini dihadiri juga oleh Wakil Bupati Gresik, Muspida Kabupaten Gresik serta Sekda Gresik dan segenap Kepala SKPD se Kabupaten Gresik.

Bupati Gresik dalam sambutannya menyatakan selama ini kerjasama dengan PLN telah berjalan dengan baik. Hal ini ditunjukkan dengan jumlah restribusi Pajak penerangan jalan semakin tahun semakin meningkat. Terkait PPJ yang sangat besar ini, Bupati berharap agar kedepan semua wilayah Gresik bisa lebih terang.

Ditambahkan oleh Bupati, saat ini jumlah tiang penerangan jalan umum terpasang di wilayah Kabupaten Gresik sebanyak 5000 (limaribu) tiang lampu. Tahun ini kami sudah mempersiapkan 11000 (sebelas ribu) tiang lampu penerangan jalan umum yang bekerjasama dengan Korea. “Dengan kerjasama ini kami berharap Gresik akan lebih terang sedangkan pemakaian listrik bisa lebih hemat” kata Bupati.

Sementara sebelum pelaksanaan penandatanganan, pimpinan PT PLN Distribusi Jawa Timur Area Gresik, Hening Kyat Pamungkas
menyatakan kerjasama selama ini dengan Pemkab Gresik telah berjalan sukses sesuai harapan. Hening Kyat juga berharap agar Pemkab Gresik selalu mendata ulang dengan melaksanakan survey tentang keberadaan Penerangan jalan umum illegal.

Bahkan dengan keberadaan penerangan jalan umum illegal ini pihak PLN menawarkan kerjasama untuk bersama-sama melaksanakan survey dan penertiban penerangan jalan umum illegal di Kabupaten Gresik.”Dengan adanya penerangan jalan umum illegal ini Pemkab Gresik berpotensi kehilangan pendapatan pajak penerangan jalan umum” katanya.(ARZ)

TIM JEPANG DAN WHO KUNJUNGI PENDERITA KUSTA DI GRESIK


Gresiknews1,Gresik - Wakil Bupati Gresik, Drs. Mohammad Qosim, M.Si menerima kunjungan tim dari organisasi Sasakawa Memorial Health Foundation (SMHF). Bersama anggota tim WHO, Organisasi kesehatan dari Negeri Sakura yang peduli terhadap penyakit kusta akan melihat secara langsung keberhasilan kegiatan pemberdayaan orang yang pernah mengalami kusta (OYPMK) di Gresik. 

Sebelum menuju lokasi tempat pemberdayaan di Desa Petung Kecamatan Panceng, 4 (empat) orang Anggota Tim SMHF Dr. Michael Chen Secretary General of HANDA/chair of ITC member, Dr. Hugh Cross. Programme Director of Asia of ALM/ITC member, Dr. Raganadh Rao, WHO Global Leprocy program dan Mr. Kay Yamaguchi Consultant to leprocy programme of SMHF berkunjung ke Kantor Bupati Gresik.

Mereka yang difasilitasi oleh Dinas Kesehatan Propinsi Jawa Timur serta Yayasan Kusta Indonesia diterima Wakil Bupati Gresik, Drs. Mohammad Qosim di ruang Graita Eka Praja, Kamis (17/4). Dalam penjelasannya kepala rombongan Dr. Michael Chen mengatakan, kedatangannya ke Kabupaten Gresik untuk penguatan partisipasi orang yang pernah mengalami kusta terhadap pelayanan kusta di Gresik.

Sesuai data tahun 2013 yang dirilis Dinas Kesehatan Gresik, ada 106 penderita kusta di Gresik. Menurut Wakil Bupati, jumlah ini menurun dibanding pada 2 tahun sebelumnya. ”Pada tahun 2011 jumlah penderita kusta di Gresik 156 orang. Jumlah ini menurun pada tahun 2012 menjadi 110 penderita. Setahun kemudian yaitu tahun 2013 menjadi 106 penderita” ujar Qosim.

Qosim juga menjelaskan, penurunan penderita kusta di Gresik ini berkat kerjasama semua unsur kelompok masyarakat.”Untuk mendukung koordinasi penanganan kusta, Bupati Gresik menerbitkan surat keputusan pembentukan tim pendamping orang yang pernah mengalami kusta. Tim ini terdiri dari berbagai dinas instansi, berbagai elemen masyarakat yaitu ikatan isteri dokter, Fatayat, Muslimat, Aisyiah, Nahdhlatul Ulama dan Muhammadiyah”. 

Masih menurut Wabup, tim ini bertugas memberikan, advokasi, sosialisasi, pelatihan, memberikan berbagai bantuan. “Terbukti dengan program dan bantuan yang dijalankan oleh anggota tim ini, jumlah penderita kusta terus menurun dari tahun ketahun” ungkap Qosim. (ARZ)

BUPATI GRESIK MINTA TAMBAHAN JATAH PUPUK BERSUBSIDI

Gresiknews1,Gresik - Mengatasi kelangkaan pupuk bersubsidi, Pemkab Gresik meminta tambahan kuota ke PT Petrokimia Gresik. “ Kami melalui Wakil Bupati Gresik kemarin sudah mendatangi PT Petrokimia Gresik untuk meminta tambahan pupuk”, kata Bupati Gresik, Dr. Sambari Halim Radianto saat memberi sambutan pada acara sambungrasa di Balai Desa Mentaras Kecamatan Dukun, Selasa (22/4).

Menurut Bupati jatah Pupuk masyarakat petani Gresik untuk musim tanam April – September 2014 setelah mendapat tambahan masing-masing, urea 1221 ton dari kuota sebelumnya 1050 ton. Pupuk ponska naik menjadi 1241 ton dari kuota semula 1059 ton. “Saya kira jumlah ini cukup untuk kebutuhan petani pada musim tanam April s/d September 2014”. Katanya.

Terkait penambahan jumlah kuota pupuk tersebut Bupati berharap kepada semua kelompok tani yang ada di Gresik untuk menebus jatah pupuk tersebut. “Kalau jatahnya sudah ditambah, kami mohon semua petani melalui para ketua kelompok taninya untuk segera menebus. Karena kalau tidak ditebus, pada musim tanam yang akan datang akan dikurangi. Karena dianggap petani tidak butuh pupuk bersubsidi” katanya.

Acara Sambungrasa kali ini dihadiri oleh sekitar seribu orang masyarakat Kecamatan Dukun dan sekitarnya, serta para kepala SKPD se Kabupaten Gresik. Selain itu. Kegiatan yang merupakan acara rutin bulanan dan bergilir dari desa ke desa diprakarsai oleh Badan Pelaksana Penyuluhan Pertanian Perikanan dan Kehutanan (BP4K) Kabupaten Gresik.

Pada kegiatan yang di hadiri juga oleh Ketua TP PKK Kabupaten Gresik, Ny. Maria Ulfa Sambari dan Ketua GOW Kabupaten Gresik, Ny. Zumrotus Soliha Qosim serta ketua Dharma Wanita Persatuan Pemkab Gresik, Ny. Aisyah Nadjib. Bupati Gresik sengaja menjelaskan tentang permasalahan pupuk. Hal ini karena beberapa petani yang menelpon Bupati mengeluhkan tentang kelangkaan pupuk.

Di waktu terpisah, Kepala BP4K Labat Wibowo mengakui, secara Nasional memang ada pengurangan jatah subsidi pupuk untuk seluruh Indonesia. Hal ini sebagai langkah untuk memperbaiki struktur tanah yang semakin tahun semakin ‘kurus’. “Dalam beberapa kali percobaan, penggunaan pupuk organic terbukti dapat memperbaiki struktur tanah menjadi semakin subur. Hal ini karena pupuk organic dapat menyerap dan menyimpan air lebih tinggi sampai 1 – 2 bulan. Pupuk organic memperkaya unsure hara baik mikro maupun makro” kata Labat.

Labat Wibowo juga menyatakan penggunaan Pupuk organic pada tanaman padi juga dapat meningkatkan kwalitas produksi beras. “Beras bisa lebih bagus, awet dan ketika disimpan lama beras tidak mudah rusak. Juga aroma rasa beras dengan pupuk organic lebih enak disbanding dengan beras yang memakai pupuk buatan” ujar Labat. (ARZ)

BUPATI TANDATANGANI MoU TENTANG JAMINAN TENAGA KERJA

Gresiknews1,Gresik - Gresik merupakan tujuan investasi di Jawa Timur, maka kami sangat perlu mengajak para kepala cabang BPJS wilayah Madura, Tanjung Perak, Sidoarjo untuk datang ke Gresik. Hal ini disampaikan oleh Kakanwil BPJS Ketenagakerjaan Jawa Timur, Rizani Usman saat menghadiri penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) tentang dukungan Pemerintah Kabupaten Gresik terhadap kepesertaan program Badan Penyelenggara Jaminan Sosial Ketenagakerjaan di Kabupaten Gresik.

Rizani Usman juga menyatakan tentang kekompakan yang ada di Kabupaten Gresik, katanya”Saya melihat berbagai unsur yang ada di Gresik ini sangat bersinergi. Antara Pemerintahnya, Buruh serta unsur yang lain. Hal ini terlihat pada acara penandatanganan MoU kali ini” katanya saat memberikan pidato sebelum penandatanganan MoU.

Memorandum of Understanding (MoU) antara Bupati Gresik yang mewakili para Tenaga kerja di Kabupaten Gresik dengan Kakanwil BPJS Ketenagakerjaan Jawa Timur, Rizani Usman yang berlangsung di Ruang Puteri Cempo kantor Bupati Gresik, Jum’at (25/4) menyepakati tentang dukungan Pemerintah Kabupaten Gresik terhadap kepesertaan program Badan Penyelenggara Jaminan Sosial Ketenagakerjaan di Kabupaten Gresik.

Selain pihak Pemerintah yang diwakili oleh sekda Gresik dan Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kabupaten Gresik, Direktur RSUD Ibnu Sina Gresik, serta Dinas Kesehatan Gresik. Dalam pidatonya Bupati Gresik menyampaikan tentang pentingnya MoU jaminan Sosial ini untuk para Tenaga kerja di Gresik. Namun demikian Bupati menyampaikan betapa pentingnya tentang Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3). “Kalau K3 ini dilaksanakan tentu klaim ke BPJS dapat diminamalisir” katanya.

Sementara Sekda Gresik, Najib dalam laporannya mengatakan, MoU ini bertujuan untuk mengatur tenaga kerja dalam hal perlindungan dan kesejahteraan. “Untk menjamin keamanan dan kepastian terhadap resiko sosial dengan pembiayaan yang terjangkau oleh pengusaha dan tenaga kerja” katanya. Adapun jaminan yang termasuk dalam kesepakatan tersebut menurut Najib yaitu Jaminan Kecelakaan kerja, Jaminan Kematian, Jaminan Hari Tua dan Jaminan pensiun. (ARZ)

Gresik United: Kebangkitan Persija Harus Diwaspadai


Gresiknews1, JAKARTA -- Klub Gresik United, Jatim, mewaspadai kebangkitan tuan rumah Persija, Jakarta, yang akan menjadi lawannya pada lanjutan kompetisi Indonesia Super League (ISL) 2013/2014 di Stadion Utama Gelora Bung Karno (GBK) Jakarta, Selasa (29/4).

Upaya yang dilakukan oleh anak asuh Alfredo Vera itu bukan tanpa alasan karena tim yang berjuluk Macan Kemayoran itu baru saja mengalami kekalahan tipis 1-2 dari tuan rumah Persik Kediri.

"Kita bertanding di kandang lawan. Jelas kondisinya akan berbeda. Kita harus mewaspadai semua pemain tuan rumah," kata kapten Gresik United, Otavio Dutra usai latihan di lapangan GBK Jakarta, Senin.

Menurut dia, meski bertanding di kandang lawan pihaknya mengaku sudah siap. Pergantian pelatih dari Agus Yuwono ke Alfredo Vera akan dijadikan modal untuk meraih hasil terbaik atas tuan rumah Persija Jakarta.

"Miniman kita harus dapat satu poin. Makanya kita harus bermain dengan maksimal pada pertandingan nanti," kata mantan pemain Persipura Jayapura itu.

Keinginan untuk meraih juga disampaikan oleh pelatih Alfredo Vera. Pelatih asal Argentina itu mengaku pihaknya sudah menyiapkan formasi terbaik untuk menghadang tim Macan Kemayoran yang sudah haus akan kemenangan.

"Kita tahu Persija adalah tim yang kuat. Tapi saya berusaha menyiapkan tim terbaik untuk pertandingan besok, Selasa (29/4)," kata Alfredo Vera usai memimpin latihan.

Perjalanan Gresik United pada putaran pertama kompetisi di Tanah Air memang tidak berjalan dengan mulus. Dari tujuh pertandingan yang dijalani, tim yang berjuluk Laskar Joko Samudro itu hanya meraih satu kemenangan, empat kali seri dan dua kekalahan.

Pada klasemen sementara Grup 1, Gresik United hanya bertengger diposisi sembilan dengan tujuh poin. Poin terakhir didapat saat bermain imbang dengan Pelita Bandung Raya, 0-0 di Stadion Tri Darma Gresik, Rabu (23/4).

Sementara itu Persija Jakarta tidak ingin melepaskan kesempatan meraih meraih poin penuh. Tim asuhan Benny Dolo akan turun dengan kekuatan penuh apalagi akan didukung langsung oleh suporter fanatiknya yaitu Jakmania.

Sementara itu Kapten Persija Jakarta, Fabiano Rosa Beltrame yakin timnya bisa menaklukkan Gresik United di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Selasa (28/4) pukul 19.00 WIB. Menurutnya hasil itu bisa diraih jika ia dan rekan-rekannya bisa fokus dan meminimalisasi kesalahan dalam pertandingan tersebut. 
"Kami yakin akan memenangkan laga itu. Tapi, kita tidak bisa meremehkan lawan," ujar Fabiano.

Fabiano mengatakan tidak akan berkonsentrasi pada salah satu pemain Gresik. Menurutnya, semua pemain lawan berbahaya jika diberi ruang untuk menjebol gawang.

Sementara itu, Pelatih Persija Benny Dolo mengintruksikan anak-anak asuhnya untuk tampil menyerang dan meraih poin penuh saat menjamu Gresik. Ia juga berharap timnya tidak mengulangi permainan saat melawan Persik Kediri. Dalam pertandingan itu, Persija menyerah 2-1 atas Persik. 


"Gresik mempunyai semangat yang bagus. Apalagi mereka mempunyai pelatih baru. Tentu mereka akan menunjukkan yang terbaik bersama pelatih barunya," kata Benny.(ARZ)

Penerimaan Anggota KPUD Gresik Diduga Hanya Sandiwara

Gresiknews1, GRESIK - Kabar di kalangan aktivis dan pemerhati pendaftaran Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) Gresik, bahwa kinerja tim seleksi (Timsel) hanya awu-awu alias sandiwara. Sebab komposisi Timsel sudah komplet dari ogranisasi kepemudaan dan mahasiswa, seperti Himpunan Mahasiswa Islam (HMI), organisasi masyarakat Muhammadiyah (MD) dan Nahdlatul Ulama' (NU).

Dari kompisis timsel tersebut, isu yang beredar anggota KPUD Gresik terpilih yaitu dari HMI tiga orang, MD seorang, dan NU seorang.

Ketua Pengurus Cabang PMII Kabupaten Gresik M Asroul Faizin mengatakan, beredar di kalangan aktivis mahasiswa dan pemerhati politik serta Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM), bahwa kinerja timsel hanya sebagai boneka dan sandiwara, sebab nama-nama anggota KPUD Gresik isunya sudah ada sebelum tahapan pendaftaran calon anggota KPUD.

"Sudah tidak rahasia lagi, bahwa nama-nama orang yang akan diterima di KPUD sudah ada. Jadi buat apa ada timsel kalau hanya menjadi dagelan alias sandiwara," ujarnya, Minggu (27/4/2014).

Faizin menambahkan jika isu ini benar, sangat kasihan orang-orang yang duduk di tim seleksi. Misalnya, Muhammad In'am, sebagai Ketua Pengurus Daerah Muhammadiyah (PDM) Kabupaten Gresik, Diana Indriati, sebagai Dosen yang dituakan di Universitas Muhammadiyah Gresik (UGM), dan Dr Abdul Chalik sebagai ketua Ikatan Alumni Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (IKAPMII) sekaligus Dosen di IAIN Surabaya.

"Kami sangat menyayangkan gelar-gelar dan nama besar yang ada di tim sel jika mereka mau dikontrol orang-orang ingin berkuasa demi kepentingan golongan dan kelompok," tambahnya.

Diketahui, sampai batas akhir pendaftaran anggota KPUD Gresik yang ditutup pada Jumat (25/4/2014), sudah memenuhi kuota yang diharapkan timsel yaitu 54 pendaftar. Sebelumnya target timsel hanya 30 pendaftar.

Diantara 54 pendaftar yaitu Komisioner KPUD Gresik Alimin, yang sudah 2 periode atau 10 tahun menjabat Ketua KPUD Gresik, lainnya yaitu Akhmad Roni, Wahyani Ahmad, M Faizin.
Serta Komisioner Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) Kabupaten Gresik, yaitu Abdul Sidiq Notonegoro, Hariyanto dan Elvita Yuliati.

"Kabar beredar di masyarakat, orang-orang yang diklaim sudah dipastikan jadi yaitu tiga kursi dari organisasi kemahasiswaan HMI, satu kursi dari NU dan satu lagi dari Muhammadiyah," katanya.
Seorang pendaftar anggota KPUD Gresik yaitu Ahmad Suyanto, Dosen Universitas Gresik, mengatakan, jika benar kabar yang beredar di masyarakat, ini sangat disayangkan, sebab ternyata timsel penuh dengan nuansa politis yang benar-benar menghalalkan segala cara demi kepentingan golongan, kelompok dan perorangan yang berambisi kekuasaan. "Panggung politik, kalau gak licik gak asik," kata Suyanto, dengan singkat.

Sebelumnya, Ketua Timsel Abdul Chalik dan Ketua PDM Gresik Muhammad In'am, berkali-kali saat diwawancarai wartawan mengatakan akan tetap independen. "Saya tetap menjaga independensi. Walau, sebagai Ketua PDM Gresik," kata In'am saat hari terakhir pendaftaran anggota KPUD Gresik.

Hal yang sama juga dikatakan Ketua timsel Abdul Chalik, saat hari pertama pendaftaran. "Timsel dari berbagai golongan, kita tetap jaga independensi," katanya.(ARZ)

Sepasang Pelajar SMP Mesum Tepergok Warga Dipolisikan

GresikNews1, NGAWI-Sepasang pelajar kelas 9 SMP Negeri di Kabupaten Ngawi terpaksa diarak warga tim penyidik kepolisian. Ini menyusul, aksi mesum kedua pelajar itu, sangat meresahkan warga sekitar. Apalagi, aksi itu dilakukan sudah berulang kali.

Kedua pelajar bermesum ria dan akhirnya diperiksa di ruang tim penyidik Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Satuan Reskrim Polres Ngawi itu adalah TNA (16) warga Desa Sidokerto, Kecamatan Karangjati, Kabupaten Ngawi yang masih duduk dibangku kelas 9 SMP Negeri 1 Karangjati selaku korban.

Sedangkan tersangkanya adalah IBP (16) warga Desa Sumber Bening, Kecamatan Bringin, Kabupaten Ngawi yang masih duduk dibangku kelas 9 SMP Negeri 2 Karangjati.

Keduanya digrebek warga sekitar sebelum diserahkan ke Polsek Karangjati dan akhirnya dilimpahkan ke Polres Ngawi.

Berdasarkan data yang berhasil dihimpun menyebutkan, awalnya Rabu (23/4/2014) sekitar pukul 20.00 WIB, tersangka IPB datang ke rumah korban dengan mengendarai motor. Saat itu, kedatangan tersangka diketahui warga sekitar lokasi. Termasuk motor tersangka yang disembunyikan di bawah pohon jambu samping rumah korban itu.

Saat itu, warga sengaja membiarkan aksi nekat tersangka itu. Karena merasa sepi, tersangka masuk ke dalam kamar korban secara sembunyi-sembunyi. Tersangka masuk ke kamar korban melalui jendela kamar. Akan tetapi, hingga pukul 23.00 WIB, tersangka tak kunjung keluar dari kamar korban.

Seketika itu, warga yang sudah lama menunggu, akhirnya menggerebeg rumah korban dengan menghubungi orangtua korban. Saat digerebeg di dalam kamar korban itu, warga menemukan tersangka dan korban.

"Saat dimintai keterangan, tersangka dan korban mengakui kedua pasangan kekasih ini baru berhubungan intim layaknya suami istri. Karena itulah, warga dan orangtua korban membawa keduanya ke Polsek Karangjati untuk diproses lebih lanjut," terang KBO Reskrim Polres Ngawi, Ipda Subandi kepada Surya, Kamis (24/4/2014).

Lebih jauh, Subandi mengungkapkan bukan hanya tersangka dan korban yang berhasil diamankan. Akan tetapi, tim penyidik juga mengamankan sejumlah barang bukti lainnya diantaranya beberapa pakaian milik korban serta kasur lantai yang digunakan untuk alas.

"Untuk proses hukum lebih lanjut, kedua pasangan pelajar dibawa dan diperiksa di unit PPA Polres Ngawi untuk penyidikan lebih lanjut. Apalagi, keduanya masih dibawa umur," imbuhnya.

Korban TNA mengaku jika kekasihnya itu sudah 3 kali datang ke rumahnya secara sembunyi-sembunyi. Kedatangannya hampir selalu di malam hari. "Setiap datang, saya dibujuk untuk berbuat mesum. Jika menolak saya diancamkan akan diputus," ungkapnya.

Sementara tersangka IBP mengaku baru sekali berhubungan intim dengan korban. Selain itu, tersangka berdalih aksi nekat itu dilakukan atas dasar suka sama suka.
"Tak ada paksaan, semua kami lakukan atas dasar saling mencintai. Kan kami pasangan kekasih," pungkasnya.(ARZ)

Curi Motor Tentara di Gresik Tertangkap di Suramadu

GresikNews1, SURABAYA - Pelaku pencurian motor ditangkap oleh Polsek Kenjeran di akses jembatan Suramadu. Dia adalah Jainul Arifin, warga Socah Bangkalan. Remaja berusia 19 tahun itu mencuri motor milik anggota TNI di Gresik.

Jainul mencuri motor Yamaha Vixion milik Pratu Fery anggota Batalyon 521 Malang, yang saat itu sedang diparkir di teras rumah korban di Duduk Sampean Gresik.

Saat mengetahui motor miliknya hilang, korban berinisiatif mencegat tersangka di akses jembatan Suramadu.

"Korban melapor pada kami, dan bersama-sama anggota mencegat tersangka di akses Jembatan Suramadu," kata Kanit Reskrim Polsek Kenjeran AKP Yudo Haryono, Kamis (24/4/2014).

Setelah ditunggu sekian lama, tersangka akhirnya muncul di akses Jembatan Suramadu. Korban yang mengenali motornya, langsung mengejar tersangka.

Menurut pengakuan tersangka, aksi pencurian itu dilakukan tiga orang. Setelah mencuri, tersangka yang bertugas mengantarkan motor hasil curiannya itu ke Madura.

"Setelah dilakukan pemeriksaan, tersangka mengaku telah empat kali melakukan pencurian motor," kata Yudo.

Tidak hanya di Gresik, aksi tersangka selalu berpindah-pindah. Tersangka mengaku telah dua kali mencuri di Tuban, dan dua kali di Gresik. Sekali berhasil mencuri motor, tersangka mendapat bagian Rp 1 juta.(ARZ)

Pencuri Kotak Amal Musholla SPBU Tertangkap Satpam

GresikNews1,GRESIK - Perbuatan Dany Diwantoro, (25) warga Dasa Pilang RT .02. RW.05 Kecamatan Turi, Lamongan sungguh nekat. Sebab, dia mencuri uang kotak amal di musholla SPBU di Desa Banjarsari Kecamatan Cerme, Rabu (23/04). 
Namun, kelakuannya kepergok oleh petugas SPBU dan ditangkap. Alhasil, dia harus meringkuk di sel tahanan Polsek Cerme. 
Tertangkapnya tersangka pencuri kota amal tersebut berawal ketika Arifin (39) satpam SPBU yang diberitahu oleh salah temannya kalau ada seorang mengambil uang kotak amal di musholla.. 
Langsung saja, Arifin mengecek kebenarannya dengan melihat kotak amal yang kosong. Ternyata, Dany Diwantoro masih disitu dan langsung ditangkap. Pada saat bersamaan, Kanit Reskrim Polsek Cerme Ipda Mutlakin bersama dua anggotanya melakukan patroli, sehingga tersangka, langsung diamankan dan digelandang ke Mapolsek. 
Selain itu, polisi menyita barang bukti berupa 1 kotak amal dan uang tunai sebanyak Rp 170 ribu. Dan tersangka ditahan, berdasarkan laporna Martono (48), karyawan SPBU, warga Perumahana Pondok Permata Suci (PPS), Desa Suci, Kecamatan Manyar. 
Kapolsek Cerme, AKP Irianto kepada awak media , membenarkan penangkapan pencuri kotak amal itu. "Tersangka langsung diamankan petugas, kawatir dihakimi massa dan dikurung di sel tahanan"tegasnya. 
Atas perbuatanya, tersangka Dany Diwantoro dijerat melanggar pasal 363 KUHP dengan ancaman hukuman maksimal 7 tahun penjara.(ARZ)

Partai Golkar Dominasi Suara Terbanyak di Gresik

Gresiknews1.Gresik - Partai berlambang pohon beringin, Golkar mendominasi perolehan suara pemilu legislatif di Kabupaten Gresik, Jawa Timur, sesuai hasil rekapitulasi yang dilakukan Komisi Pemilihan Umum (KPU) wilayah setempat.

Komisioner Divisi Teknis Penyelenggaran KPU Gresik Ahmad Roni, Kamis mengatakan, rencananya hasil keseluruhan rekapitulasi KPU Gresik akan dilaporkan dalam rapat pleno terbuka yang diselenggarakan oleh KPU Provinsi Jawa Timur di Hotel Singgasana, Surabaya, malam ini.

"Jadwal kita melaporkan hasil rekapitulasi pelaksanaan Pileg 2014 wilayah Gresik nanti pukul 16.00 WIB sore di Surabaya. Dan dari total hasil hitungan Partai Golkar memang mendominasi suara di Gresik, disusul PKB, PPP dan PDI Perjuangan," tuturnya.

Roni menjelaskan, partai yang dipimpin Bupati Gresik Sambari Halim Radianto itu memperoleh 11 kursi, disusul PKB dengan 8 kursi, PPP dengan 7 kursi, PDIP, PD serta Gerindra masing-masing 6 kursi, serta PAN 5 kursi dan Nasdem 1 kursi.

"Hasil pileg tahun ini sangat berbeda dengan beberapa tahun sebelumnya, sebab tahun lalu selalu dikuasai PKB untuk wilayah Kabupaten Gresik, yakni dua periode berturut-turut 2004-2009 serta 2009-2014," ucapnya.

Roni mengaku, selama proses rekapitulasi pihaknya tidak menemukan masalah, meski sebelumnya dikabarkan akan terjadi kericuhan karena banyaknya simpatisan partai politik yang hadir.

Sehingga KPU langsung bekerja sama dengan Polres Gresik melakukan pengamanan dengan melibatkan 15 personel kepolisian ditambah dengan 5 anggota TNI serta 3 satpol PP untuk bersiaga mengawal berlangsungnya rekapitulasi.

"Kita bersyukur rekapitulasi yang kita lakukan mulai tanggal 18 hingga 20 April 2014 tidak ada persoalan, sehingga hari ini pun bisa langsung kita laporkan dalam rapat pleno terbuka di KPU Jatim," katanya.(ARZ)

Pertamina Gelar Latihan Penanggulangan Darurat di Depo Perak

Gresiknews1,Surabaya - PT Pertamina menggelar pelatihan Organisasi Keadaan Darurat (OKD) di depot LPG yang digelar hari ini .

“Melalui latihan OKD ini kita bisa melatih kesiapan tim penanggulangan keadaan darurat di lokasi maupun di Region dan menumbuhkan alert system di semua lini jika kondisi darurat yang sesungguhnya terjadi,” ujar asisstant Manager External Relations Marketing Operation Region V, Heppy Wulansari, Rabu (23/04/2014).

Adapun skenario yang digunakan dalam latihan keadaan darurat kali ini adalah terbakarnya salah satu tanki di Depot LPG Perak. "Begitu kondisi diketahui, maka Organisasi Keadaan Darurat (OKD) yang dpimpin oleh GM Marketing Operation Region V dijalankan," tambahnya. 

Penanganan yang dilakukan terdiri dari upaya pemadaman tanki yang terbakar, pencegahan terbakarnya material lain, evakuasi korban dan kordinasi dengan pihak-pihak terkait seperti dinas kebakaran, kepolisian, rumah sakit hingga penanganan masyarakat. 

Pencegahan dan penanganan keadaan darurat merupakan hal yang mendapat perhatian utama perusahaan terutama dari aspek Health Safety Security Environment (HSSE). 

Hal ini mengingat lokasi operasional Pertamina merupakan Objek Vital Nasional karena bertugas menjalankan amanah pemerintah dalam menyalurkan BBM dan LPG baik subsidi maupun non subsidi yang telah menjadi kebutuhan dasar masyarakat.

Semua lokasi operasi Pertamina pun dilengkapi dengan peralatan safety yang mendukung mulai dari APAR, pemadam beroda, dan perlengkapan safety lainnya. 

Semua pekerja Pertamina pun diwajibkan mengikuti pelatihan HSSE di Pertamina HSSE Training Center di Sungai Gerong Palembang, yang merupakan lokasi training terintgrasi.(ARZ)

Jaksa Cantik Crimea Kian Terkenal

Gresiknews1,Moskow – Sebuah tayangan di YouTube menampilkan Jaksa Agung Crimea Natalia Poklonskaya meraih popularitas yang menyamai bintang pop ternama dunia, ujar produser musik Rusia kepada RIA Novosti, Senin (21/4/2014).

“Bagaimana popularitas seperti itu diraih di Internet saat ini? Tren demam merebak meraih momentum. Dan saya bisa menerima bahwa publik memang menyukai wanita cantik ini,”tutur Iosif Prigozhin kepada RIA Novosti.

Selama lima hari belakangan, jumlah orang yang menyaksikan tayangan video Poklonskaya di YouTube berkembang dari sekitar satu juta kini sudah mencapai enam juta. kKni menjadi video itu paling populer di web dan setara dengan para bintang pop dunia.

Menurut statistik YouTube yang dirilis Senin, tayangan video rapper dan produser Pitbull berjudul “Wild Wild Love” ditonton oleh 5,7 juta pemirsa dalam tiga pekan. Sementara video Rihana dan Eminem berjuluk “Numb” ditonton oleh hanya dua juta pemirsa.

Video Jaksa Agung Polonskaya berjudul “Nyash Mash” dibikin semacam kolase dari cuplikan laporan televisi Rusia, konferensi pers dan kartun Jepang oleh blogger Enjoykin. Polonskaya melantunkan kalimat: “Kita tidak memiliki hak moral untuk duduk berdiam diri. Tugas kita adalah memperbaiki kinerja kejaksaan di negeri ini.”

Polonskaya yang baru berusia 33 tahun ditunjuk sebagai jaksa agung "Republik Crimea" bulan lalu. Ia bilang mau mengambil jabatan itu karena “tak bisa mentolerir keadaan tanpa hukum dan ingin menunjukkan kepada masyarakat ada perlindungan, ada hukum dan setiap orang sama di hadapan hukum, dan kekuasaan juga ada, yaitu kekuasaan rakyat.

Media Rusia RIA Novosti berani mengklaim bahwa Crimea, yang dulunya bagian dari Ukraina, menggelar referendum reunifikasi dengan Rusia pada 16 Maret sebagai reaksi dari retorika kaum nasionalis yang baru memimpin Ukraina di Kiev. Lebih dari 96 persen pemilih Crimea mendukung integrasi dengan Federasi Rusia, dan sebuah perjanjian reunifikasi ditanda tangani pada 18 Maret.

Sebuah referendum tergesa-gesa dan hasilnya sah-sah saja bagi Crimea dan Rusia. Masyarakat internasional cuma bisa bergumam melihat kedigdayaan pemimpin Rusia penyandang sabuk hitam taekwondo: Presiden Vladimir Putin.

Putin merajalela menunjukkan sifat hawkish-nya untuk mengabari dunia bahwa Rusia menguasai sumber daya gas melimpah yang menghangatkan air untuk mandi dan listrik di rumah-rumah Ukraina. Eropa berhitung kembali bila ingin mencerca invasi Rusia ke Crimea, dan tak serta merta membebek AS menjatuhkan sanksi, ya sebab gas melimpah itu.(ARZ)

PBR Sukses Tahan Persegres 0-0 di Gresik

Gresiknews1,Gresik - Pelita Bandung Raya (PBR) sukses menahan imbang tuan rumah Persegres Gresik 0-0 di laga lanjutan Indonesia Super League (ISL), di Stadion Petrokimia Gresik, Rabu (23/4/2014).

PBR banyak menekan Persegres setelah bermain 10 pemain akibat Jimmy Suparno menerima 2 kartu kuning dari wasit Suyanto.

Sejak kick off ditiup wasit Suyanto, kedua kesebelasan memperagakan saling menyerang. Peluang emas di babak pertama terjadi di menit ke 28, saat Ndiaye Pape Latyr yang lolos dari hadangan pemain belakang Hermawan. Sayang, tendangan pemain asal Senegal itu masih mampu ditangkap kiper PBR Denis Romanov.

Sedangkan peluang tim tamu PBR diperoleh lewat Kim Jefrey Kurniawan di menit ke 40 saat memperoleh umpan matang dari David Laly. Lagi-lagi kesempatan itu melayang kendati sudah berhadapan dengan kiper Persegres Sukasto Effendi.

Memasuki 5 menit babak pertama, akan berakhir, kedua kesebelasan silih berganti melakukan serangan. Namun, tak satupun gol tercipta sampai wasit Suyanto meniup pluit babak pertama berakhir. Kedudukan antara Persegres kontra PBR masih tetap 0-0.

Memasuki babak kedua, PBR tetap mendominasi jalannya laga. Pada menit 53 pemain PBR David Laly memperoleh emas saat melepaskan tembakan ke gawang Persegres namun tidak berbuah gol.

Pada menit ke 60 Persegres memperoleh peluang saat tendangan Kacung Khoirul Munif ditepis kiper PBR Dennis Romanov. Peluang terjadi kembali tercipta di menit ke 64 melalui pemain pengganti Persegres Elthon Maran yang membentur tiang atas.

PBR juga membuka peluang lewat mantan pemain timnas Talouhu Musafri menit 68. Namun, gagal membuahkan hasil. Empat menit kemudian, Kim Jeffrey Kurniawan nyaris mencetak gol ke gawang Persegres karena sudah berhadapan dengan kiper Sukasto Effendi.

Skor akhir tanpa gol tetap bertahan hingga wasit Suyanto meniup peluit panjang akhir pertandingan.

Menanggapi hasil pertandingan ini pelatih PBR Antonic Dejan ini sepak bola yang melelahkan. Sehingga, penonton tidak bisa melihat permainan yang terbaik. Hasil 0-0 sudah maksimal.

"Persegres tim yang bagus meski bermain 10 pemain. Soal tidak dapat penalti itu keputusan wasit nanti kita proses," katanya.

Sementara itu, pelatih anyar Persegres Angel Alfredo Vera menuturkan, dari awal lawan PBR bukan pertandingan mudah. Selain itu, tidak banyak untuk memperbaiki tim karena terbatasnya waktu.

"Meski baru datang ke Gresik saya coba kasih spirit kepada pemain. Disamping itu, latihan terus diperbaiki," tandasnya.(ARZ)

Gubernur Pastikan Lokalisasi Dolly Ditutup 19 Juni

Gresiknews1,Surabaya - Gubernur Jatim Soekarwo berani memastikan lokalisasi terbesar se-Asia Tenggara, Dolly di Surabaya akan ditutup pada 19 Juni 2014.

Ini setelah Pemprov Jatim dan Pemkot Surabaya melakukan koordinasi pematangan penutupan Dolly pada hari ini. "Dari hasil koordinasi yang kami lakukan dengan Pemkot, Dolly dipastikan akan ditutup 19 Juni. Jadi, sebelum Puasa sudah tidak ada aktifitas lagi di Dolly," kata Gubernur Jatim Soekarwo di gedung negara Grahadi Surabaya, Rabu (23/4/2014).

Gubernur Jatim Soekarwo bertemu dengan Walikota Surabaya Tri Rismaharini. Keduanya melakukan pembicaraan khusus terkait penutupan Dolly. Kepastian tanggal 19 Juni berdasarkan pertimbangan matang dari Pemprov dan Pemkot termasuk menyiapkan keterampilan mereka yang sekarang menghuni kawasan tersebut. 

Dalam rentang waktu selama tiga bulan ini akan disiapkan penghuninya termasuk pemilik wisma. Penghuni akan dibekali keterampilan, sedangkan pemilik wisma akan diajak bicara menyangkut keberlangsungan wismanya. 

Pemprov dalam kaitan ini siap memfasilitasi apa yang diminta Pemkot Surabaya. "Apakah itu menyangkut dana atau pelatihan para PSK, termasuk kemudahan dalam pembelian wisma milik mucikari," imbuhnya. 

Gubernur mengakui penutupan untuk Dolly ini sangat sulit, karena banyak pemodal besar dalam arti mucikari yang memiliki wisma dan kekuatan di luar itu. "Tapi bukan berarti tidak bisa ditutup, makanya pendekatan selalu dilakukan. Dan teknisnya sudah dibicarakan dengan Bu Risma," ujarnya. 

Upaya penutupan ini karena Pemprov maupun Pemkot melihat gejala sosial terhadap PSK memprihatinkan. Mereka rata-rata tercekik hutang dengan mucikari, sehingga tidak bisa lepas atau bertobat. 

Karena itu, ke depan mereka diberi modal agar bisa berbisnis. Pemkot sudah menyiapkan skema pembiayaan. "Bahkan bila perlu Bank UMKM Jatim kami kerahkan untuk memberi kredit," tuturnya.

Dalam kesempatan yang sama Walikota Surabaya Tri Rismaharini mengungkapkan, ada beberapa mucikari di Dolly yang sudah mengutarakan kepadanya untuk menjual wismanya. "Ada tokoh mucikari di sana yang sudah menghubungi saya untuk menjualnya. Hal ini didukung penuh oleh Gubernur dan siap akan memberikan dana untuk pembebasan lahan," ujarnya. 

Setelah dilakukan pembebasan atau pembelian wisma tersebut, lanjut Risma, nantinya bisa diubah peruntukannya. "Bisa saja digunakan untuk sekolah PAUD (Pendidikan Anak Usia Dini) atau diubah menjadi taman," ungkap Risma. 

Khusus untuk penutupan lokalisasi Dolly, Pemkot Surabaya, lanjut dia, bukan berencana untuk memulangkan para PSK di sana namun melakukan rekondisi terhadap para PSK yang ada di lokalisasi terbesar se-Asia Tenggara tersebut. 
"Tidak ada yang dipulangkan. Semuanya diberi pelatihan kerja, supaya bisa usaha mandiri dan mendapat bekal kerja," pungkasnya.(ARZ)

Sering di Gusur, PKL wadul DPRD Tuban

Gresiknews1,Gresik - Kesal karena seringkali menjadi korban penggusuran, puluhan Pedagang Kaki Lima ( PKL ) berunjukrasa di depan gedung DPRD Tuban, Jawa Timur. Mereka menuntut janji para anggota dewan pada saat kampanye, yang kerap mengeluarkan janji manis, untuk mensejahterakan para PKL.

Unjukrasa digelar sekitar 30 PKL yang menjadi korban penggusuran Satpol PP, di kawasan Jalan Dokter Wahidin Sudirohusodo, Tuban. Sambil membentangkan poster, mereka berorasi mengecam para anggota DPRD Tuban yang dianggap tutup mata, pada nasib mereka yang kerap menjadi bulan bulanan Satpol PP.

Dalam orasinya, mereka menuntut janji manis para Anggota Legislatif yang kerap mengobral janji untuk mensejahterkan para PKL, terutama disaat musim kampanye. PKL menilai para anggota DPRD telah berbohong dan ingkar janji atas apa yang mereka ucapkan pada saat kampanye pencalonannya dahulu.
Pasalnya, disaat para PKL tengah kesusahan karena kerap digusur Satpol PP, seluruh anggota DPRD justru tutup mata. Para PKL menganggap anggota DPRD hanya sibuk dengan urusan pribadi tanpa memperdulikan PKL yang kini tak memiliki tempat berdagang lagi, akibat menjadi korban penggusuran oleh Satpol PP.
“Kami minta Bapak – Bapak dewan peduli dengan nasib kami, mana janjimu dulu,”teriak Usman, salahsatu PKL dalam orasinya.

Sayang, dalam aksinya ini. Para PKL hanya justru tak mendapatkan tanggapan sama sekali dari anggota DPRD. Sebabnya karena pada saat aksi berlangsung, seluruh anggota DPRD Tuban sedang tak ada ditempat. Para PKL hanya ditemui, Supriyanto, Asisten Dewan ( Sekwan ) yang kebetulan sedang masuk kerja. Mereka pun memilih membubarkan diri dan mengancam akan menggelar aksi lanjutan yang lebih besar.

“Memang saat ini, Anggota Dewan sedang ada Kunker keluar Kota sehingga tak dapat menmui PKL, tapi saya berjanji akan menyampaikan aspirasi PKL ke para anggota Dewan, agar ditindaklanjuti, “ujar Supriyanto. (ARZ)

Polisi Gagalkan penyeludupan Pupuk puluhan ton

Gresiknews1,Tuban - Aparat Kepolisian Resort Tuban, Jawa Timur, berhasil menggagalkan upaya penyelundupan puluhan ton pupuk ilegal bermerk palsu. Pupuk yang diketahui berkadar nutrisi kimia dibawah standart ini, diduga hendak diedarkan dan dijual ke para petani di Tuban dengan harga yang lebih murah.

Sebanyak 90 karung pupuk bermerk phosnka ini, berhasil di amankan petugas di didaerah Rengel dan Soko, Kabupaten Tuban, Jawa Timur. Saat ditangkap pupuk yang memiliki kadar nutrisi dibawah standar ini, tengah diangkut menggunakan tiga unit pick up masing – masing memuat 30 karung pupuk ( tiga pick up total 90 karung ) dengan bobot sekitar 30 ton pupuk. Pupuk ini, diduga hendak diedarkan ke petani di daerah Kecamatan Soko dan Rengel, Kabupaten Tuban, dengan harga jual dibawah seratus ribu rupiah perkarungnya. Saat ini, ketiga unit pick up berikut seluruh muatan pupuk, telah diamankan petugas ke Mapolres Tuban sebagai barang bukti.

Terkait kasus ini, Kasatreskrim Polres Tuban, AKP Wahyu Hidayat menyatakan upaya penyelundupan pupuk yang merugikan petani ini, berawal dari laporan warga masyarakat yang mengeluh atas peredaran pupuk palsu. Atas laporan ini, petugas yang melakukan penyelidikan, akhirnya berhasil mendapati dan menghadang tiga unit pick up bermuatan pupuk di dua tempat berbeda, masing masing di daerah kecamatan soko dan rengel, Tuban. Karena dianggap mencurigakan ketiga pick up bernomor polisi B 9327 F, h 1682 Dh, dan S 8754 JD, berikut muatan pupuk langsung dibawa petugas ke Mapolres Tuban untuk diamankan.

“Kita amankan di daerah Rengel dan Soko, masing – masing muatannya mencapai 30 karung, saat ini masih dalam pemeriksaan petugas, “ujarnya.

Dalam pemeriksaan dan uji lab. Diketahui bahwa pupuk ini ternyata memiki kadar nutiri kimia jauh dibawah standar yang berlaku. Untuk mengelabui petani, pupuk ini tak hanya dijual lebih murah dibawah seratus ribu rupiah per karungnya, namun juga menggunakan nama merk samaran yakni bermerk phosnka ( yang asli adalah phonska produk petrokimia gresik ). Pupuk ini diduga sengaja didatangkan dari luar daerah untuk di edarkan ke wilayah Tuban, karena saat ini sedang memasuki musim tanam padi. “Merk yang tertera di kemasanya tertulis Phosnka bukan Phonska mas, harganya lebih murah, “tambahnya.

Selain mengamankan dan menyita barang bukti pupuk. Petugas juga masih memeriksa tiga sopir pick up serta seorang pemilik pupuk yang identitas masih disembunyikan. Mereka masih menjalani pemeriksaan tertutup di ruang penyidik Satreskrim Polres Tuban dan masih berstatus saksi. “Kami belum menentukan siapa tersangkanya mas, kasus ini masih terus kita kembangkan, “kata AKP Wahyu Hidayat.

Jika terbukti bersalah maka para pelaku akan dijerat Undang – Undang budidaya tanaman dan perlindungan konsumen dengan ancaman hukuman lima tahun penjara.( ARZ )

Ketua BPK Jadi Tersangka, KPK Bidik Pihak Swasta

Gresiknews1,Gresik - Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Abraham Samad, menuturkan bahwa dengan ditetapkannya Ketua Badan Pemeriksa Keuangan (BPK), Hadi Poernomo, sebagai tersangka kasus korupsi terkait permohonan keberatan pajak yang diajukan Bank Cenrtral Asia (BCA), tidak menutup kemungkinan ada pihak lain yang ditetapkan jadi tersangka.

"Kita masih mendalami apakah ada ketelibatan pihak lain. Bisa saja ada tersangka lainnya yang kita tetapkan," kata Abraham Samad di Kawasan Sarinah, Jakarta Pusat, Senin malam, 21 April 2014.

Abraham mengatakan, penetapan sebagai tersangka tersebut merupakan sebuah langkah awal sehingga ke depannya bisa saja ada pihak swasta yang ditetapkan sebagai tersangka.

"Ini kan langkah awal, kemudian selanjutnya kita lakukan pendalaman lebih intensif. Supaya kita melihat ada tidak keterlibatan orang-orang lain, misalnya dari pihak swasta dan sebagainya," tuturnya.

Abraham menambahkan, dengan ditetapkannya Ketua BPK menjadi tersangka korupsi dalam kasus pajak tersebut membuktikan bahwa sumber pendapatan negara itu dari pajak dan banyak kasus-kasus penyalahgunaan di dalamnya yang harus segera diungkap.

"Kita ingin mengungkap sebesar-besarnya, karena kita paham betul sumber pendapatan negara dari pajak. Tapi, kemudian tidak bisa dioptimalkan," terangnya. (ARZ)

Persegres Siap Terima Sanksi

Gresiknews1,Gresik - Persegres Gresik siap menerima sanksi dari PT Liga Indonesia selaku operator kompetisi Indonesia Super League (ISL). Sanksi siap diterima sebagai imbas supporter Persegres Ultrasmania menyalakan flare saat ditumbangkan Persib Bandung dengan skor 1-4 kemarin.

Menurut Panitia Penyelenggara (Panpel) Persegres Choirul Anam, pihaknya siap saja menerima sanksi dari PT Liga Indonesia. "Kami sadar dan siap menerima sanksi kendati prosesnya masih dikaji lagi, " ujarnya, Senin (21/4/2014).

Ditambahkan Choirul Anam, sanksi ini merupakan kesekian kalinya menimpa Persegres. Pasalnya, musim lalu pernah terkena sanksi yang sama akibat ulah supporter.

"Pengalaman musim lalu sanksinya berupa denda berkisar Rp 5 hingga Rp 10 juta, atau bisa jadi juga di pertandingan berikutnya digelar tanpa penonton," tambahnya.

Ia pun berharap kasus ini tidak terjadi lagi di pertandingan berikutnya. Sebab, kalau terjadi lagi sanksinya bisa berlipat ganda.

Seperti diberitakan, dalam laga Persegres melawan Persib, pertandingan sempat dihentikan wasit Nusur Fadila pada menit ke 79 selama 11 menit akibat supporter menyalakan flare. Di pertandingan tersebut Persegres dipecundangi Persib dengan skor 1-4.(ARZ)

Dipecat Persegres, Agus Yuwono Korban ke-7

Gresiknews1,Gresik - Klub Persegres Gresik kerap kali dicap sebagai klub yang getol melakukan gonta-ganti pelatih, selama mengikuti kompetisi Indonesia Super League (ISL). Kali ini korbannya pelatih Agus Yuwono yang menjadi pelatih ketujuh diberhentikan oleh manajemen Persegres secara resmi. 

Semula manajemen pernah memakai jasa tenaga pelatih diantaranya Gomes de Oliviera, Fredy Mulli, Abdulrrahman Gurning, Djoko Susilo, Suharno, Widodo C Putro, dan Agus Yuwono.

Kepastian pemberhentian Agus Yuwono disampaikan oleh manajemen Persegres malam hari ini, setelah tim asal Gresik itu dibantai oleh Persib Bandung dengan skor 1-4.

Tanda-tanda ketidakjelasan Agus Yuwono terlihat, saat mantan pemain PSSI pra Olimpiade tahun 1990 itu dilarang memberikan instruksi oleh manajemen pasca bermain imbang 2-2 dengan Barito Putera. Setelah itu, praktis pelatih asal Malang itu hanya berdiri di pinggir lapangan baik itu saat berlatih maupun bermain.

Puncaknya saat Persegres menjamu Persib. Agus Yuwono lebih memilih tidak mendampingi pelatih dan memilih duduk di tribun VIP bersama wartawan. Dirinya sengaja memilih berada diluar karena status ketidakjelasan sebagai pelatih kepala.

Dengan diberhentikannya Agus Yuwono manajemen Persegres, berarti skuad laskar 'Joko Samdro' telah melakukan pergantian pelatih selama 7 kali selama mendapat promosi gratis di ajang kompetisi ISL. Selain itu, praktis mantan pelatih Persidafon Dafonsoro itu hanya menangani Persegres selama 5 bulan.

"Tadi malam saya telah dipanggil manajemen. Intinya saya tidak diperpanjang lagi," katanya Senin (21/4/2014).

Bagi Agus Yuwono pemberhentian ini hal yang biasa. Sebab, sebagai pelatih profesional siap saja menghadapi situasi yang kurang mengenakan.

"Untuk sementara saya mencari-cari klub dulu sambil pamitan dengan pemain serta manajemen," ujarnya.

Tidak diperpanjangnya Agus Yuwono, manajemen Persegres berancang-ancang akan memakai pelatih asing asal Argentina Angel Alfredo Vera yang pernah menangani Persela Lamongan.

Saat ini, posisi Persegres berada urutan ke-9 dari 6 kali pertandingan, 1 kali menang, 3 kali seri, dan 2 kali kalah dengan poin 6.( ARZ )

195 Calon Polisi Asal Gresik Tidak Lulus

Gresiknews1, GRESIK - Sebanyak 195 pendaftar dari 694 pendaftar calon brigader polisi tidak lulus. Sedangkan 499 calon polisi 2014 yang lulus ini akan berkompetisi dengan ribuan peserta dari seluruh Jawa Timur.

Pendaftar polisi tahun ini lebih banyak dibandingkan tahun sebelumnya yang hanya 141 peserta.

Pengumuman calon brigadir polisi tersebut berlangsung di Sarana Olahraga (SOR), PT Petrokimia Gresik, Senin (21/4/2014), dipimpin langsung Kapolres Gresik, AKBP E Zulpan.

Kapolres Zulpan mengatakan, penerimaan Brigadir Polri 2014 dijamin bebas dari korupsi, kolusi dan nepotisme (KKN) serta bersih, transparan, akuntabel dan humanis.

"Tahun ini kenaikannya cukup dratis hampir 500 persen. Animo masyarakat untuk menjadi polisi cukup tinggi, ini salah satu bukti polisi semakin dicintai masyarakat," kata Zulpan di hadapan perseta yang didampingi para orang tua.

Zulpan berharap agar pendaftar yang lulus terus tetap belajar. "Yang tidak lulus tetap semangat. Ada kesempatan silahkan mendaftarkan lagi," imbuhnya.

Penguman kelulusan calon brigadir polisi dibacakan Kabag Sumda Polres Gresik Kompol Suharyo selaku pelaksana panitia penerimaan brigadir polri 2014.

Hadir dalam pengumuman tersebut perwakilan Dinas Pendidikan Kabupaten Gresik, Kemenag, Disdukcapil, dan wartawan.

Polda Jatim Gandeng Telkom Siapkan "Call Center-500210"

Gresiknews1,Surabaya - Kepolisian Daerah Jawa Timur bekerja sama dengan PT Telekomunikasi Indonesia Tbk menyiapkan layanan "call center-500210" yang diberi nama Pusat Pelayanan Informasi Kepolisian kepada masyarakat.

Kepala Bidang Teknologi Informasi Polda Jatim Komisaris Besar Polisi Yoyok Subagiyono kepada wartawan di Surabaya, Kamis, mengatakan Pusat Pelayanan Informasi Kepolisian (PPIK) ini merupakan program unggulan dari institusinya dalam mengintegrasikan informasi dari masyarakat dan Polri.

"Seluruh infrastruktur, sarana dan prasarana sudah tergelar hingga polres, termasuk penyiapan personel yang akan bertugas di PPIK. Kami harapkan dalam satu atau dua bulan ke depan sudah bisa diluncurkan," katanya di sela-sela pelatihan personel PPIK yang diikuti sekitar 450 anggota dari seluruh Polres se-Jatim.

Menurut Yoyok, call center 500210 berbeda dengan layanan telepon darurat (emergency call) 110 yang sudah sejak lama dioperasionalkan.

Kalau nomor 110 lebih banyak melayani pengaduan dan laporan dari masyarakat, untuk nomor kontak 500210 ditekankan pada pemberian layanan informasi tentang kepolisian, semisal soal masalah tilang, pengurusan SIM, pendaftaran calon anggota Polri dan pengurusan SKCK (Surat Keterangan Catatan Kepolisian).

"Dengan menelpon 500210, masyarakat bisa terhubung dengan seluruh jajaran polres se-Jatim, karena ada mesin penjawab atau operator yang bertugas menghubungkan. Jadi, PPIK ini sebagai pelengkap dari layanan 110," ujarnya.

Untuk mempermudah layanan, lanjut Yoyok, pihaknya membagi 39 polres yang ada di jajaran Polda Jatim dalam tujuh wilayah, yakni wilayah Surabaya, Madura, Bojonegoro, Kediri, Madiun, Malang, dan Besuki (tapal kuda).

"Rencananya setiap polres disiapkan enam hingga sembilan personel untuk bertugas sebagai operator. Selama dua hari terakhir, mereka mendapat pelatihan khusus dari pihak Telkom dan instruktur dari Polda Jatim," tambahnya.

Sementara itu, General Manager Witel Suramadu (Surabaya Madura) Telkom Djatmiko menambahkan layanan call center 500210 (PPIK) ini menjadi proyek percontohan pertama yang ditangani Telkom dalam membantu tugas-tugas Polri.

"Untuk layanan ini, Telkom memberikan dukungan teknologi terbaik, termasuk melibatkan Telkomsel sebagai anak perusahaan. Kami berharap bisa memberikan layanan terbaik kepada masyarakat," katanya.

Berbeda dengan nomor darurat 110 yang bebas pulsa (gratis), untuk layanan 500210 diberlakukan tarif telepon lokal murah bagi masyarakat yang menghubungi, tetapi tarif itu baru berlaku untuk pengguna produk Telkom Group. (ARZ)

PNS Tetap Diminta Netral dalam Pilpres


Gresiknews1,GRESIK - Pegawai Negri Sipil (PNS) tetap harus netral setelah pelaksanaan pesta demokrasi yakni pemilihan umum legislatif (Pileg) bagi calon anggota DPR-RI, DPRD propinsi, DPD dan Calon anggota DPRD Kabupaten. 
Seluruh anggota Korpri (PNS) harus tetap menjunjung tinggi netralitas dan tunjukkan kepada masyarakat bahwa jajaran aparatur pemerintahan di era reformasi saat merupakan pelayan masyarakat. 
"Terimakasih dan penghargaan yang tulus atas pengabdiannya telah menggunakan hak pilihnya serta keluargannya. Dan mereka yang menjadi anggota Panitia Pemungutan suara maupun KPPS (Kelompok penyelenggara pemilihan umum) legislatif telah berjalan dengan aman dan lancar,"kata Wakil Bupati (Wabup) Moh Qosim saat memberikan sambutan pada Apel Bulanan Korpri, Kamis (17/4) di halaman Kantor Bupati Gresik. 
Moh Qosim kembali mengingatkan bahwa tahun 2014 merupakan tahun politik. 
"Kita sukses menyelenggarakan Pileg pada 9 April 2014. Kita juga akan menggelar pesta politik pada pemilihan Presiden dan wakil Presiden. Disinilah netralitas PNS di pertaruhkan lagi. Saya yakin dengan kondisi Kabupaten Gresik yang aman dan tertib akan menjamin pelaksanaan Pilpres bulan depan tetap lancar dan aman. Kondisi yang aman dan lancar inilah merupakan modal kita menjadi magnet khusus bagi para investor untuk menanamkan modal,"paparnya.(ARZ)

SPBU BERBEK SIDOARJO JUAL SOLAR SUBSIDI UNTUK INDUSTRI

Gresiknews1,Sidoarjo - Seperti yang sudah di angkat dalam media cetak terkait oknum Polres Sidoarjo backing penimbun BBM subsidi. Restorasi coba klarifikasi kebenaran berita tersebut sayang Kapolres Enggan menemui mengkomentari, ironisnya saat akan konfirmasi pada fihak SPBU yang mensuplai solar subsidi yang dijual untuk indusri tersebut pada kamis 17 April 2014, 08.40 WIB malah di SPBU 54-612-10 Pasti Pass Berbek Kecamatan Waru Kabupaten Sidoarjo tersebut sedang dilakukan transaksi sebua Mobil MITSUBISHI L300 nopol L 8124 EV yang sudah dimodifikasi dengan kapasitas muatan 2000 liter solar subsidi sesuai dengan pemberitaan sebelumya.

Bambang selaku pemilik SPBU 54-612-10 saat dikonfirmasi melalui 08123220*** menyampaikan tidak tahu menahu soal kejadian tersebut dan akan menindak tegas baik dari operator yang mengisi maupun pembelinya dan sangat berterima kasih atas informasi yang diberikan. Demikian pula yang disampaikan Herman Pengawas SPBU tersebut akan menelusuri dibawah kemana solar subsidi tesebut jika memang terbukti adanya penyimpangan dan alamatnya ditemukan maka akan segera melaporkan pada pihak berwajib yakni kepolisian maupun Pertamina (ungkapnya).

Berbeda M Taufiq selaku operator Spbu yang sedang mengisi waktu itu degan wajah pucat pasih menyampaikan '' Pak saya bisa di pecat ini, saya cuma dikasih Rp 100 perliter oleh Zaenal yang punya solar itu, dan informasihnya Zaenal tidak hanya beli solar disini saja kok pak, juga dibeberapa SPBU wilaya Waru, Sedati juga, adapun lokasi penimbunan juga masih diwilayah Sidoarjo Pak. Tutur M Taufiq pada media ini dengan wajah memelas.

Menyikapi hal ini para awak media sudah menginformasikan kegiatan yang dilakukan Zaenal pada Kanit Reskrim Polsek Waru AKP Maryoko sebulan yang lalu melalui telpon selulernya 081231205*** menyampaikan akan cobah dilidik dulu kenyataanya sampai saat ini kegiatan terus meraja lela. demikian pula Kasat Reskrim Polres Sidoarjo AKP Rony S malah emosi nggak jelas pada sebuah surat kabar saat dikonfirmasi akan pengakuan Zaenal yang sudah memberikan sebagian hasil kerjanya pada Kasat Reskrim maupun Kapolres, yang diduga turut menikmati hasil kegiatan ilegal Oill tersebut.

Dari kejadian ini jika Kapolres AKBP Marjuki tidak segera bertindak bisa dipastikan memang pengakuan Zaenal benar adanya dan Polda Jatimlah yang harus segera bertindak . Dan bagaimana Citra Polri serta apa tangapan Polda Jatim dan Pertamina Jagir terkait penyimpangan BBM solar Bersubsidi ini.(ARZ)

Polres Lamongan mengadakan acara " Malam Tasyakuran"

Gresiknews1,Lamongan - Setelah masa Pemilihan calon anggota legislatif yang di selenggarakan tanggal 9 april 2014 lalu,Polres Lamongan mengadakan acara " Malam Tasyakuran " yang bertempat di halaman Polres Lamongan. Acara tersebut diadakan sebagai wujud syukur atas kesuksesn keamanan Kab Lamongan pasca pemilu legislatif tahun 2014 yang berjalan lancar tanpa adanya hambatan sedikitpun. Acara tersebut juga mendatangkan Ustad Mohav sebagai penceramah
Dalam acara "Malam Tasyakuran " tersebut juga dihadiri oleh Kapolsek wilayah Lamongan,Tokoh Masyarakat,forpimda ,ketua parpol ,caleg dan Kapolres beserta seluruh Jajarannya.
Kapolres Lamongan AKBP Solehan mengatakan kepada Gresiknews1 bahwa akan tetap menjaga Keamanan,ketertiban untuk seluruh masyarakat Kab.Lamongan dengan bertindak tegas terhadap segala bentuk kriminalitas yang berada di wilayahnya.
Semoga dalam Pilpres mendatang akan lebih aman dan lancar tanpa ada konflik yang di sebabkan oleh oknum-oknum yang tidak bertanggung jawab. ( ARZ )

UN Diperketat Tunjukkan Turunnya Tingkat Kepercayaan Publik

Gresiknes1,Surabaya -  Upaya pemerintah melibatkan banyak pihak seperti kepolisian dan perguruan tinggi untuk memperketat pelaksanaan Ujian Nasional (UN) tidak sepenuhnya mendapatkan respon positif dari publik.

Prof. Aminuddin Kasdi, Ketua Masyarakat Sejarah Indonesia pada Gresiknews1 mengaku sangat prihatin dengan pelaksanaan UN dari waktu ke waktu.

Menurut dia, pelaksanaan yang sudah terintervasi oleh berbagai pihak seperti pihak keamanan menunjukkan adanya penurunan tingkat keprcayaan publik pada guru dan pihak penyelenggara.

Dari pengamatannya, penurunan ini terjadi semenjak guru tidak lagi menjadi sebuah profesi dan panggilan jiwa, tapi sebagai jenis pekerjaan semata.

"Yang jadi guru sekarang kebanyakan dari kelompok masyarakat menengah kebawah, sehingga profesi guru semata dipandang sebagai pekerjaan untuk mencukupi kebutuhan hidup. Akibatnya aspek idealis seorang pendidik jadi terabaikan," terangnya.

Pemerintah dan pendidik, ia melanjutkan, harusnya bisa mengajak masyarakat terutama orang tua wali untuk lebih berpikir dewasa.

Sangat tidak wajar, katanya, jika pemerintah mematok nilai minimal kemudian menyatakan sekarang tidak ada anak yang tidak lulus ujian karena sudah mendapatkan pembekalan yang maksimal.

"Itu justru membebani, dalam ujian kalau ada yang tidak lulus itu wajar dan harusnya dicari penyebabnya dan solusinya. Jangan mengamuk dan bertindak irrasional," tukasnya.

Aminuddin juga sempat menggambarkan perbedaan pelaksanaan Ujian Akhir di Indonesia dan negara maju. Menurutnya di Indonesia, patokannya yang penting lulus dulu.

Sedangkan di negara maju, gelar tidak jadi prioritas utama. Karena pendidik lebih fokus setelah lulus bisa kerja dimana atau bisa menciptakan lapangan pekerjaan apa.

Akibatnya di Indonesia, para lulusan tersebut kebingungan menentukan langkah berikutnya. "Meski nilai bagus terkadang masih susah cari pekerjaan dan tentu ini akan kembali jadi beban pemerintah," jelasnya.(ARZ)

Nyalip Truk, Motor Vs Motor, 1 Tewas

Gresiknews1,GRESIK - Seorang perempuan muda tewas dalam kecelakaan lalu-lintas yang terjadi di Jalan Raya Desa Masangan Kecamatan Bungah. 

Informasinya, kecelakaan berawal ketika sepeda motor Yamaha Jupiter Nopol W-6247-KU, yang dikendarai Dewi Alfiana (16), warga RT 03 RW 01 Desa Bedanten Kecamatan Bungah, berboncengan dengan tetangganya bernama Nisful laili (16). 

Keduanya berjalan dari arah timur ke barat. Pada saat ditempat kejadian, Dewi berusaha menyalip truk yang tidak diketahui nomer polisinya dari samping kanan 

Kendati pandagannya kurang leluasa tetapi Dewi tetap berusaha mendahului. Celakanya,dari arah berlawanan muncul sepeda motor Honda Legenda nopol W-5507 -AN yang dikendarai Mat Amiludin (38) warga Desa Madumulyorejo, Kecamatan Dukun membonceng Nurul Huda dan Rafa Industri Putra.. 
Karena jaraknya terlalu dekat, tabrakan keras tak terhindarkan. Dalam kecelakaan itu, Nisful Laili, mengalami luka berat dan meninggal dunia setelah menjalani perawatan di rumah sakit. 

"Korban kurang memperhatikan pandangan depan saat mendahului kendaraan truk yang di salip, sehingga menabrak pengendara sepeda motor dari arah berlawanan, satu korban meninggal dunia "kata Kanitlaka Satlantas Polres Gresik, Iptu Toni Irawan, mewakili Kasatlantas AKP Achmad Faisol Amir kepada awak media, Senin (14/04).(ARZ)

Banyak Jalan Rusak, Gresik Gelontor Dana Rp 206 Miliar

Gresiknews1,Gresik - Imbas masih banyaknya jalan dan jembatan rusak membuat Pemkab Gresik menggelontorkan dana sebesar Rp 206,4 miliar. Angka tersebut naik dibanding tahun lalu yang mencapai Rp 122, 58 miliar.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Gresik, Bambang Isdianto mengatakan, total panjang jalan di Kabupaten Gresik mencapai 626,01 kilometer. Rinciannya, jalan negara 67,37 kilometer, jalan provinsi 46,48 kilometer, dan jalan kabupaten 512,16 kilometer.

"Dari jumlah itu tak semuanya jalan yang ada itu baik, dari jumlah tersebut 21,33 persen diantaranya dalam kondisi rusak berat," katanya, Selasa (15/04/2014).

Ia menambahkan, beberapa faktor kerusakan jalan yang terjadi di Kabupaten Gresik diakibatkan karena kondisi drainase permukaan jalan. Mutu pelaksanaan konstruksi pembangunan jalan yang kurang bagus.

"Selain faktor kedua itu adanya kelebihan beban pemakai jalan serta peningkatan kuatitas pengguna jalan juga jadi penyebab jalan dan jembatan cepat rusak," tambahnya.(ARZ)

Dua Spesialis Pencurian Motor Dibekuk Polres Gresik

Gresiknews1, GRESIK - Rendi Kristian (22), warga Jl Kapten Dulasim, Kelurahan Singosari dan Adi Nopit (18), warga Jl Tanjung Harapan, Desa Yosowilangun, Kecamatan Manyar, diamankan di Polres Gresik setelah diketahui akan transaksi motor curian, Selasa (15/4/2014).

Tertangkapnya dua pemuda tidak tamat SMP dan SD itu berawal dari informasi masyarakat bahwa di Jl Raya Glagah, Lamongan, akan dilakukan transaksi jual beli motor hasil curian dari wilayah Gresik.
Setelah diselidiki ternyata benar, bahwa ada dua pemuda yaitu Rendi dan Adi sedang nongkrong di tepi Jl Raya Glagah. Dua pemuda tersebut langsung dimintai keterangan dan surat-surat kendaraan, termasuk nomor mesin. Ternyata benar, motor Suzuki Satria FU W 3729 MN milik Rino warga Desa Sekarkurung, Kecamatan Kebomas, Gresik.

"Setelah dikembangkan, ternyata aksi pencurian itu sudah dilakukan sebanyak 10 kali," kata Kapolres Gresik AKBP E Zulpan, melalui Kabag Humas Polres Gresik, AKP Tatik Sugiati, dengan didampingi Kasatreskrim AKP Ayub Diponegoro Azhar.

Atas perbuatan tersebut, kedua tersangka Rendi Kristian (22) dan Adi Nopit dikenakan Pasal, 363 Kitab Undang-undang Hukum Pidana (KUHP) dengan ancaman penjara paling lama 7 tahun.

Barang bukti yang diamankan yaitu sebuah motor Suzuki Satria FU W 3729 MN , sebuah motor Suzuki Satria tanpa plat nomor polisi, motor Yamaha Vega Nopol W 3588 DK, dan honda Mega Pro nopol W 2317 FO.

Pengakuan dari Rendi, yang menjadi otak aksi curanmor ini mengatakan, aksi pencurian ini karena berhenti menjadi sopir truk angkutan air bersih yang mengirim ke kapal-kapal di Pelabuhan Gresik.

"Awalnya coba-coba dengan menggunakan kunci motor Satria, ternyata bisa digunakan ke sesama motor Satria. Seketika itu juga langsung membawa motor Satria yang diparkir di depan rumah," kata Rendi.

Setelah berhasil menjual motor hasil curian, uangnya digunakan untuk minum-minuman keras dan ngopi.(ARZ)

Lokalisasi Dolly Akan Resmi Ditutup Pada Juni 2014

Gresiknews1,Gresik - Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya, Jawa Timur (Jatim), memastikan akan tetap menutup lokalisasi prostitusi Dolly pada Juni 2014. Pemkot Surabaya bahkan telah mengajukan anggaran untuk rehabilitasi Dolly ke Kementerian Sosial (Kemsos).

Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini mengatakan bahwa ia telah bertemu pihak Kementerian Sosial (Kemensos) Indonesia untuk memastikan bahwa anggaran untuk rehabilitasi Dolly selesai sebelum tempat prostitusi itu ditutup pada bulan Juni.

"Program rehabilitasi ini berupa pemberian bekal sebelum para PSK (pekerja seks komersil) ini pulang kembali ke kampung halaman atau menekuni profesi lain," kata Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini, Jumat (11/4).

Saat ini, kata Risma, pemkot Surabaya, pemerintah provinsi dan Kementerian Sosial terus memverifikasi jumlah PSK di Dolly. Dia menyebutkan sekitar seribua pekerja seks komersial (PSK) Dolly, tercatat sebanyak 375 PSK yang sudah sudah terverifikasi untuk program rehabilitasi tersebut.

Rencananya, setiap PSK nantinya mendapat dana sebesar Rp 5 juta. Rehabilitasi yang juga dilakukan berupa pemberian latihan ketrampilan seperti menjahit dan beberapa keahlian lain. Sehingga, ketika sudah tidak lagi menjadi PSK, mantan PSK Dolly bisa hidup dari ketrampilan yang dimiliki.

‘’Untuk nilai anggaran (untuk rehabilitasi Dolly) masih diverifikasi oleh Kemensos, namun kami berharap anggaran itu cair sebelum Juni,’’ katanya saat ditemui wartawan di Surabaya, Jumat (11/4).

Sebelumnya sudah ada empat lokalisasi yang sudah ditutup, di antaranya Klakahrejo, Sememi, Morokrembangan, dan Dupak Bangunsari. Sekarang, tinggal Dolly dan Jarak di Kecamatan Sawahan yang masih buka.

Namun Risma mengakui ada banyak kendala dalam penutupan Dolly dan Jarak. Ada saja pihak tertentu yang menghalang-halangi. Sayang, Risma tidak menyebut pihak mana yang dimaksud.

"Selain itu, jumlah PSK yang cukup banyak di Dolly dan Jarak juga menjadi kendala. Kalau yang lain-lain itu kan jumlahnya sedikit. Mungkin 100 hingga 300 PSK. Nah, di Dolly ini ribuan," katanya.

Sepanjang tahun ini, pemerintah telah menyiapkan dana lebih dari Rp27 miliar untuk rehabilitasi eks wilayah lokalisasi di Surabaya, yakni Klakahrejo, Sememi, Morokrembangan, dan Dupak Bangunsari.(ARZ)

Pandemi Belum juga Sirna, NH Zakatkita Bagikan Beras 100 Ton untuk Masyarakat Prasejahtera

GRESIK,  gresiknews1.com  -  Motto Berani Mengungkap Membantu Yang Belum Terungkap.  Pandemi Covid-19 yang hingga kini belum juga sirna, kia...