Polda Jatim Gelar Latihan Parsial untuk Pilpres

Gresiknews1,Surabaya - Kepolisian Daerah (Polda) Jawa Timur menggelar Latihan Parsial untuk pengamanan Pilpres 2014, terutama untuk mengantisipasi penghitungan ulang seperti dalam Pemilu 2014.

"Latihan parsial adalah latihan pengamanan pada bagian-bagian dari tahapan pilpres yang krusial merujuk Pemilu 2014," kata Kabid Humas Polda Jatim Kombes Pol Awi Setiyono di Mapolda Jatim, Jumat.

Di sela-sela latihan parsial yang disaksikan Wakapolda Jatim Brigjen Pol Suprodjo WS itu, ia menjelaskan latihan yang diikuti 700 personel itu merupakan hasil evaluasi pengamanan Pemilu 2014.

"Itu hasil evaluasi di Mabes Polri, lalu Kapolri Jenderal Pol Sutarman menginstruksikan hal serupa kepada Kapolda se-Indonesia, sehingga Kapolda Jatim Irjen Pol Unggung Cahyono memerintahkan latihan parsial," katanya.

Di Jatim, latihan parsial untuk Pilpres 2014 difokuskan pada pengamanan capres dan pengamanan TPS (tempat pemungutan suara), karena itulah bagian dari tahapan Pilpres yang dianggap krusial.

"Optimalisasi pengamanan TPS dalam Pilpres itu penting, karena sebagian TPS di Madura mendesak pemilihan ulang, sehingga perlu dievaluasi bahwa TPS itu bukan hanya tugas KPU, sebab berdampak pada tingkat keamanan juga," katanya. (ARZ)

Sopir Pickup kecelakaan maut nang Betoyo sing nggarai 3 wong mati, dadi tersangka. Anceman hukumane 6 taun penjara

Gresiknews1,GRESIK - Abdul Mutolip (32), sopir Carry pikap yang menewaskan tiga orang pada kecelakaan di Jl Raya Betoyo Guci, Kecamatan Manyar, Gresik, jadi tersangka dengan ancaman penjara 6 tahun, Jumat (30/5/2014).

Kasatlantas Polres Gresik AKP Faisol Amir mengatakan jumlah korban kecelakaan mobil pikap dengan dua motor 17 orang. "Sopir pikap kita jadikan tersangka," kata Faisol saat dihubungi melalui telepon selulernya, .

17 Orang ini terdiri dari 13 penumpang pikap dan empat pengendara motor. Sedang korban meninggal dunia 3 orang, yakni dua penumpang pikap dan seorang pengendara motor.

"Mulai sekarang kita tegaskan untuk mobil pikap dilarangan digunakan mobil terbuka. Larangan ini harus didukung dari masyarakat sebab larangan ini berdsarkan Undang-undang dan membahayakan nyawa orang," tegas Faisol.

Faisol menambahkan, para korban tersebut mendapatkan santunan jasa raharja sebesar Rp 25 juta. "Pembiayaan keluarga dari jasa raharja per orang Rp 25 juta. Besok sudah diberikan. Pihak keluarga sama sekali tidak mengeluarkan biaya pengobatan," kata Faisol.

Pasal yang dikenakan terhadap sopir pikap yaitu Pasal 310 Ayat (4) juncto Ayat (3) juncto Ayat (1), Undang-Undang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan dengan ancaman hukuman enam tahun penjara.

"Sebelumnya, anggota sudah mengingatkan agar mobil pikap itu tidak melanjutkan perjalanan tapi sopir pikap nekat dengan alasan untuk menjenguk saudara di rumah sakit," katanya.

Mobil Carry pikap W 9519 G, yang disopiri Abdul Mutolip (32), warga Desa Randuboto, Kecamatan Bungah, menabrak dua pengendara motor di Jl Raya Betoyo Guci, Kecamatan Manyar, Gresik, saat melaju dari Kecamatan Bungah ke Gresik atau dari utara ke selatan, Kamis (29/5/2014).

Akibat kecelakaan itu satu motor Honda Supra W 2342 MG dikendarai Hariadi (24), warga Desa Masangan Barat, Kecamatan Bungah dengan membonceng Nur Afifatul Maulidia, keduanya mengalami luka berat di kaki dan kepala. 

Sedang motor kedua, Yahama Mio W 3682 KM dikendarai Erfina Afni (33), warga Dusun Watu Agung, Desa Mengare, Kecamatan Manyar berboncengan dengan Himatul warga Dusun Watu Agung, Desa Mengare, Kecamatan Manyar. Erfina meninggal dunia di tempat sedangkan Himatul luka berat.(ARZ)

Turunkan Spanduk Capres Tidak Berizin

Gresiknews1,GRESIK - Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Gresik bersama Panitia Pengawas Kecamatan (Panwascam) menertibkan spanduk-spanduk yang tidak berizin, termasuk milik Organisasi Masyarakat (Ormas), Kamis (29/5/2014).

Seperti sepanduk besar ukuran 10 meter dan lebar 1,5 meter di Jl Jawa, Gresik Kota Baru (GKB) Kecamatan Manyar, Gresik, ada spanduk bertuliskan 'Indonesia Milik Allah. Tinggalkan Demokrasi Tegakkan Khilafiah'.

Sementara, spanduk-spanduk lain dukungan Calon Presiden (Capres) Joko Widodo dan Jusuf Kalla serta Prabowo Subianto dan Muhammad Hatta juga bertebaran di Kota Gresik. Termasuk spanduk iklan makanan siap saji asal luar negeri terpampang berukuran 4x6 meter menutupi billboard di belakangnya dan merusak taman di Jl Usman Sadar, Gresik.

Masyarakat GKB dan sekitarnya yang dekat dengan tempat dipasangnya spanduk besar tersebut langsung lapor ke Satpol PP dan Panwas Kecamatan.

"Spanduk provokatif dan spanduk makanan instan diturunkan karena tidak membayar retribusi dan juga adanya permintaan dari pihak Panwas untuk spanduk yang Ormas," kata Kepala Kesbang linmas Kabupaten Gresik Budi Raharjo bersama Kasi Operasional, Ketertiban Umum Satpol PP Agung Endro yang datang ke lokasi bersama Panwascam dan satu regu anggota Satpol PP yang langsung melepas spanduk. 

Sementara, Panwascam Kebomas Ali Sugiarto, mengatakan, penertiban spanduk tersebut karena ada unsur nama ke Indonesiaan dan Demokrasi. "Spanduk besar tersebut membuat resah warga dan sebagai provotakor," kata Ali usai penertiban.(arz)

Kades dan PNS Banyak Terjerat Korupsi di Jatim

Gresiknews1,SURABAYA - Kasus korupsi yang terjadi di Jatim masih banyak menjerat Kepala Desa (kades) dan PNS. Setidaknya terlihat dari perkara yang masuk di Pengadilan Tipikor Surabaya, di mana kasus korupsi yang melibatkan terdakwa kades dan PNS hampir 50 persen dari total perkara yang masuk.

Berdasarkan data Pengadilan Tipikor yang berlokasi di Jl Raya Juanda itu, mulai Januari hingga pertengahan Mei 2014 perkara yang masuk mencapai 97 kasus korupsi. Dari 97 kasus itu, semuanya berasal dari berbagai daerah di Jatim, mulai dari kejaksaan di Surabaya, Pasuruan, Mojokerto, hingga Ngawi.

Sedangan jika dilihat dari klasifikasi terdakwa yang melakukan korupsi, ada dua jabatan atau pekerjaan yang cukup dominan, yakni kades atau perangkat desa dan PNS. Untuk kades atau perangkat desa, ada 20 kasus yang sedang disidangkan atau sudah diputus. Perkara-perkara itu ada di berbagai daerah, seperti Sidoarjo, Bangil, Lumajang dan Ngawi. 

"Kami hanya menerima kasus korupsi ini dari kejaksaan dan polisi saja. Kebetulan, perkara korupsi yang melibatkan kades atau perangkat desa cukup banyak," jelas Panitera Muda (Panmud) Pidana Khusus PN Surabaya, Siti Kardjatun kepada wartawan, Selasa (27/5/2014).

Beberapa kasus korupsi yang melibatkan kades diantaranya kasus korupsi ganti rugi lumpur Lapindo dengan terdakwa M Sirot yang persidangannya masih berjalan. Kemudian kasus korupsi
Dana Alokasi Desa (ADD) Desa Suwayo, Kecamatan Sukerejo, Kabupaten Pasuruan pada 2010/2012, yang merugikan negara sebesar Rp 62 juta, dengan terdakwa Abdul Mujib. 

Pada kasus ini, para pendukung terdakwa setia mengikuti proses persidangan, hingga majelis hakim yang diketuai M Yapi memvonisnya setahun penjara potong masa tahanan dan denda Rp 50 juta subsidair 1 bulan penjara. Terdakwa juga harus membayar uang pengganti sebesar 62 juta dalam waktu satu bulan setelah putusan ini inkracht. Jika terdakwa tak membayar, maka harta bendanya akan disita untuk dilelang. Dan apabila harta benda terdakwa tak mencukupi, maka diganti kurungan selama satu bulan.

Sementara itu, untuk kasus korupsi dengan terdakwa para PNS, jumlahnya mencapai 27 kasus. Perkara ini juga berasal dari beberapa daerah seperti Trenggalek, Kediri, dan Sumenep. Beberapa kasus korupsi yang melibatkan terdakwa PNS ini diantaranya perkara pengadaan barang dan jasa, Dana Aloksi Khusus (DAK) dan gratifikasi. 

Perkara yang melibatkan kades dan PNS hampir separuh dari total kasus korupsi yang ada. Selain kades dan PNS, kasus terdakwa yang berasal swasta juga cukup banyak, yakni 31 kasus. Sisanya adalah kasus yang melibatkan dosen, anggota BUMN dan karyawan BUMN.

Terkait banyaknya kasus korupsi yang melibatkan kades dan PNS, Humas Pengadilan Tipikor, Gazalba Saleh tak mengetahui pasti alasannya. Yang pasti, pihaknya hanya menerima berkas saja dari Jaksa Penuntut Umum (JPU). 

"Kami sifatnya hanya pasif saja dan menerima berkas-berkas itu. Yang penting, kami memeriksa dan memutus setiap perkara yang masuk ke Pengadilan Tipikor," pungkasnya.(ARZ)

Jenguk Tetangga Sakit, Pic Up Muat Orang Nyelonong ke Tambak

Gresiknews1,Gresik - Sebanyak 15 korban kecelakaan yang melibatkan mobil pick up dengan dua sepeda motor, Kamis (29/5/2014) dilarikan ke Rumah Sakit Sembayat atau RS Fathma Medika, usai evakuasi.

Dari 15 korban tersebut diketahui tiga orang meninggal dunia dan 12 lainnya luka-luka. Sedangkan dua korban yang mengalami luka berat saat ini sudah dirujuk ke RS Ibnu Sina.

Brigadir Heri Bagus, Anggota Lantas Polres Gresik pada suarasurabaya.net menjelaskan, sebelum kecelakaan dia sempat bertemu dan mengingatkan sopir pick up untuk tidak memuat orang karena berbahaya dan kondisi jalan yang macet. 

Tapi sang sopir mengatakan ijin tetap jalan untuk menjenguk orang sakit. Karena jalan macet, petugas terpaksa mengijinkan Pick up dengan muatan orang melanjutkan perjalanan.

Dari keterangan polisi, para penumpang dalam mobil pick up tersebut dalam perjalanan menjenguk Rumah Sakit Ibnu Sina, mereka warga desa Randuboto, Sedayu Gresik.

Sementara untuk kronologinya sendiri, hingga saat ini masih belum diketahui karena polisi masih mengumpulkan data. Proses evakuasi pun sudah selesai dilakukan dan kendaraan yang terperosok ke tambak sudah ditarik ke pinggir. 

Sebelumnya diinformasikan, sebuah kecelakaan tekah terjadi di Betoyo Gresik pada Kamis sore tadi,(29/5/2014) melibatkan mobil pick up bernopol W 9519 G dan dua sepeda motor jenis Supra X bernopol W 2342 MG dan Mio W 3682 KM. (ARZ)

Jelang Piala Dunia & Pilpres, Polisi Gresik Berantas Perjudian. Dalam Dua Pekan 10 Tersangka Tertangkap

Gresiknews1,GRESIK - Dalam dua pekan Polres Gresik menangkap 10 tersangka judi berbagai jenis, mulai judi remi, domino, dan toto gelap (Togel) hingga judi bola online. Operasi ini antisipasi banyaknya kasus perjudian menjelang Piala Dunia 2014 di Brasil dan Pemilihan Presiden (Pilpres) pada 9 Juli 2014.

Sebanyak 10 tersangka itu hasil tangkapan polsek jajaran, seperti, Polsek Menganti menangkap 7 orang penjudi pada pekan pertama dan menangkap 5 tersangka lainnya pada pekan kedua. 

Selain itu Polsek Driyorejo menangkap 2 orang pejudi, Polsek Gresik 4 orang, Polsek Manyar 2 orang, dan Polsek Bungah menangkap 2 orang pejudi. Total selama dua pekan 22 penjudi ditangkap polisi Gresik.

Dari penangkapan 22 tersangka ini diamankan barang bukti sebuah ponsel dan nomor tombok yang ada dalam sms serta kertas putih beserta bolpoinnya.

Para tersangka dijeraPasal 303 KUHP dengan ancaman maksimal 10 tahun penjara atau denda Rp 25 juta.

Kapolres Gresik AKBP E. Zulpan melalui Kasatreskrim AKP Ayub Diponegoro Azhar mengatakan anggota petugas dan Polres dikerahkan untuk memberantas judi yang meresahkan masyarakat.

"Sekarang ini Polres juga menangkap, hasil tangkapan Polsek yang terbanyak nanti diranking tiap bulan. Sekarang ini sudah mendekati Piala Dunia dan Pilpres sehingga harus diberantas," kata Ayub.

Ayub menambahkan, para tersangka judi ini nantinya dilimpahkan ke Kejaksaan Negeri (Kejari) Gresik.(ARZ)

Sebulan Jelang Ramadan, Harga Beberapa Kebutuhan Pokok Mulai Merangkak Naik

Gresiknews1,Surabaya - Harga beberapa komoditas bergejolak menjelang puasa dan lebaran karena permintaan yang semakin melonjak juga dari masyarakat. Di Jawa Timur sendiri juga ada beberapa komoditas yang sudah mengalami kenaikan harga.

Budi Setiawan Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disperindag) Provinsi Jawa Timur pada Radio Suara Surabaya mengatakan, komoditas yang mengalami kenaikan harga diantaranya bawang putih, bawang merah, minyak goreng curah naik Rp.338, daging ayam broiller naik Rp.1.400 dan telur ayam naik Rp.1.080.

"Harga beras cenderung stabil, cabe cenderung turun karena musim panen, daging sapi turun menjadi Rp.93 ribuan," kata dia.

Untuk harga komoditas, lanjut dia, biasanya akan naik menjelang bulan puasa, turun di pertengahan puasa dan naik lagi menjelang lebaran. 

"Yang kami lakukan untuk menjaga kestabilan harga dengan menggelar operasi pasar untuk beras, mie goreng dan tepung terigu. Sehingga nantinya masyarakat akan mendapatkan harga sesuai pabrikannya," ujar dia.

Sementara itu untuk subsidi ongkos angkut, kata dia, diterapkan mulai H-7 sampai hari raya. Gejolak harga bisa mempengaruhi semua komoditas dan bisa menekan inflasi di Jawa Timur. Untuk mengurangi gejolak itu tidak sepenuhnya diserahkan di pasar karena memang harus ada peran pemerintah. Salah satunya dengan menerapkan subsidi ongkos angkut ini.

"Sedangkan untuk faktor cuaca semoga tidak begitu terpengaruh karena beberapa waktu terakhir intensitas hujan rendah. Bahkan pasokan Jawa Timur surplus dan menyumbang ke daerah lain juga," imbuh dia. (ARZ)

Komplain Gangguan Layanan Internet Telkomsel Banjiri Twitter. Gangguan Internet Telkomsel Terjadi di Seluruh Regional

Gresiknews1,Jakarta - Layanan internet milik PT Telkomsel dikeluhkan para penggunanya. Kesulitan akses internet dilaporkan para pengguna yang memakai layanan data maupun BlackBerry Internet Service (BIS) dari Telkomsel.

Tak pelak, keluhan dari para pelanggan di seluruh Indonesia langsung membanjiri akun Twitter resmi Telkomsel.

"@Telkomsel ko ini simpati ga bisa internetan yah? What's happen ini?" keluh M. Rizky Sadewo lewat kicauan di akun @Rizkysadewo. 

"@Telkomsel samarinda gangguan kah om, paket data n bbm koq gk bs yahh??" kicau salah satu pelanggan Telkomsel asal Samarinda lewat akun @yzoopz.

Pihak Telkomsel di akun @Telkomsel mengaku bahwa ada peningkatan kualitas jaringan dan gangguan layanan data yang berimbas ke pelanggan.

"@m_aa_iii Sorry, May. Sekarang lagi ada info gangguan layanan 3G, coba akses kembali beberapa jam kedepan ya :) -Ifa," tulis pihak Telkomsel menjawab keluhan pelanggannya lewat Twitter.

Dari pantauan Tim Tekno Liputan6.com, Kamis (29/5/2014), kemungkinan gangguan layanan internet Telkomsel ini sudah terjadi sejak beberapa jam lalu. Akan tetapi, belum diketahui secara pasti awal mula gangguan tersebut.

"@Telkomsel miiiiiiiin recent update BBM jam 11 skr udah jam brp nih astagaaaaaaaaaaaaaaa -___-" kata akun @AnissaAssegaf.

Dari informasi yang diungkapkan akun resmi Telkomsel tersebut, gangguan layanan akses internet Telkomsel terjadi di seluruh regional. Hanya saja, gangguan ini dirasakan oleh sebagian pelanggan.

Pihak Telkomsel mengaku masalah ini sudah dalam penanganan tim teknis. Sayangnya, masih belum diketahui kapan tepatnya gangguan ini dapat diatasi oleh operator yang memiliki pelanggan lebih dari 130 juta tersebut.(ARZ)

PERSEGRES GAGAL TARGET CURI POIN DI LAGA TANDANG

Gresiknews1,Gresik - Persegres Gresik United gagal mencuri poin di Stadion Si Jalak Harupat, Soreang, Kamis (29/5) petang. Persib Bandung masih perkasa, pada babak pertama, kedua tim bermain cukup berimbang.

Persib yang bertindak sebagai tuan rumah langsung tampil agresif. Serangan dari sisi sayap maupun tengah dilancarkan besutan Djajang Nurjaman. Pun, kapten tim Firman Utina langsung mencetak gol ketika pertandingan baru berjalan tujuh menit.

Firman berhasil memanfaatkan umpan tarik yang dilepaskan Supardi dari dalam kotak penalti. Skor 1-0.

Sontak, gol tersebut membuat para penggawa Maung Bandung lebih bersemangat. Namun, Gresik United juga memberikan perlawanan ketat. Sesekali mereka melakukan serangan berbahaya.

Keasikan menyerang Persegres, justru Persib kembali berhasil memperbesar keunggulan lewat sepakan penalti Makan Konate pada menit ke-33. Tertinggal dua gol, Gresik United bereaksi cepat.

Dua menit berselang, Pedro Javier membuat Laskar Joko Samudro memperkecil kedudukan menjadi 2-1. Tak ayal, pertandingan berjalan semakin ketat. Kedua tim saling bergantian melakukan serangan.

Peluang dimiliki Persib melalui Tantan di menit akhir babak pertama. Sayang, bola hasil tendangannya masih bisa dihalau pemain Gresik United. Skor 2-1 bertahan hingga babak pertama usai.

Namun, Persib kian menggila di babak kedua. Meski, pelatih Angel Vera berkali-kali melakukan rotasi, Persib tetap tampil menyerang.

Ferdinand akhirnya kembali membuktikan kapasitasnya dengan diving header di menit ke-68. Gol ketujuh Ferdinand di musim ini tersebut memanfaatkan assist cemerlang dari Tantan.

Djibril Coulibaly yang masuk menggantikan Firman pada menit ke-86 menjadi penutup pesta Persib Mendapatkan bola muntah hasil perebutan Aji Saka dan Atep, ia dengan mudah menceploskan bola ke gawang yang sudah melompong.

Bukan hanya mengakhiri paceklik. Hasil 4-1 ini merupakan ulangan kemenangan tim asuhan Djadjang Nurdjaman jika berjumpa dengan Persegres. Pada putaran pertama lalu, Laskar Joko Samudro juga diterkam 4-1 oleh Maung Bandung di Gresik.(gus)

Gresik Bangun Pasar Ikan Rp 59 Miliar

Gresiknews1, GRESIK - Kabupaten Gresik bakal memiliki sentra bisnis pasar ikan modern, yang menempati Gedung Konsultasi Klinik Bisnis (KKB) di sekitar Terminal Bunder.

Untuk mewujudkan proyek senilai Rp 59,772 miliar ini, Pemkab Gresik menggandeng PT Lumbung Putra Kalimantan dengan sistem Bangun Guna Serah (Built Operate Transfer) selama 30 tahun dan 2 tahun masa pembangunan. Nantinya, pemkab akan menerima kontribusi sebesar Rp 23,210 miliar.

Ach. Effendy selaku ketua tim panitia seleksi badan hukum pembangunan dan pengelolaan pasar Ikan mengatakan, MoU antara investor dan pemkab sudah ditandatangani pada 16 Mei 2014. Selanjutnya, proyek ini akan disampaikan ke dewan setelah disetujui akan langsung dibangun. Pemkab Gresik hanya bermodalkan hak pakai atas tanah seluas ± 3,2 Ha, sedangkan investor investasi pembangunan sebesar 59,772 miliar.

"Kontribusi yang akan diterima Pemkab Gresik sebesar Rp. 23,210 miliar, adalah kontribusi terbesar di Jatim dibandingkan daerah lain yang memiliki kerja sama pembangunan dan pengoperasian pasar ikan," ujar Sekretaris Dinas Kelautan dan Perikanan Pemkab Gresik.

Pembangunan pasar ikan ini, kata mantan Sekretaris Bappeda ini, bersinergi dengan program Kementrian Kelautan dan Perikanan. Dalam program Bantuan Langsung Masyarakat (BLM) berupa Pengembangan Usaha Mina Pedesaan Pengolahan dan Pemasaran Hasil Perikanan (PUMP-P2HP) dan Pengembangan Usaha Mina Pedesaan Budidaya (PUMP-Budidaya). "Program bantuan langsung masyarakat ini, adalah program untuk meningkatkan kuantitas dan kualitas produksi perikanan segar," lanjutnya.

Muhammad Sholeh SH, Direktur Utama PT Lumbung Putra Kalimantan mengatakan, untuk mengisi pusat bisnis pasar ikan ini, pihaknya akan membangun sejumlah sarana penunjang. Berupa ruko depan (D1) sebanyak 18 unit, ruko depan (D2) 16 unit, ruko samping 7 unit dengan gudang ikan (R1) sebanyak 88 unit, gudang ikan (R2) sebanyak 28 unit dan kios bibit ikan sebanyak 10 unit.

"Stan-stan tersebut bisa dimiliki atau dibeli oleh badan hukum, atau perorangan dengan status tanah Hak Guna Bangunan di atas Hak Pakai Pemerintah Kabupaten Gresik selama 30 Tahun," ungkap pria yang akrab di sapa Gus Sholeh ini.(ARZ)

Pengedar SS Tertangkap di Parkiran GNI

Gresiknews1,GRESIK- Jajaran Sat Reskoba Polres Gresik berhasil menangkap tersangka Dedik Prasetyo (18) warga Keluruhan Tlogopojok Gg. Makam Kecamatan Gresik ketika hendak mengedarkan sabu-sabu (SS). Dia tertangkap ketika akan melakukan transaski di parkiran Gedung Nasional Indonesia (GNI) di Jl. Pahlawan Kelurahan Sidokumpul, Kecamatan .Gresik. 
Awalnya, petugas mendapat informasi adanya transaski narkoba di parkiran GNI. Kemudian petugas melajukan penyanggongan. 
Ternyata informasi valid karena Dedik Prasetyo datang ke tempat parkir GNI. Khawatir buruannya lepas, petugas langsung menyergap. Tersangka tak dapat berkutik ketika digeledah, petugas menemukan 1 poket plastik klip kecil berisi cristal putih yang diduga SS dalam gengaman tangannya. 
Langsung saja, tersangka di gelandang ke Mapolres Gresik beserta barang bukti (BB) SS denngan berat kotor 0,3 gram dan uang sisa hasil penjualan sebesar Rp.30.000,-serta 1 ponsel merek cross. 
Kasat Reskoba Polres Gresik AKP Sutopo kepada awak media, Jum'at (30/05) kemarin, membenarkan penangkapan tersangka pengedar SS tersebut.(ARZ)

Satpol PP Gresik Razia PSK dan Amankan Ratusan Liter Arak

Gresiknews1,GRESIK - Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Gresik melakukan razia di sejumlah wilayah pinggiran, seperti, Kecamatan Cerme, Manyar, Duduksampean, Bungah, Sidayu dan Dukun, Senin (26/5/2014). 

Dalam razia tersebut diamankan seorang pramusaji warung 'kopi pangku, pekerja seks komersil (PSK), dan disita ratusan liter toak serta arak putih.

Di Dusun Betiring, Desa Banjarsari, Kecamatan Cerme tim satpol PP menemukan seorang pasangan mesum dan dua pramusaji tidak memiliki kartu identitas penduduk musiman (Kipem) yang diduga sebagai PSK.

Sedang dii Kecamatan Duduksampean ditemukan 3 jeriken berisi 25 liter tuak dan dari Desa Babakbawo, Kecamatan Dukun tim menyita 21 arak putih. Di Desa Abar-abir, Kecamatan Bungah, tim juga menyita 26 botol arak putih, sehingga totalnya 47 botol. 

"Dari operasi di beberapa Kecamatan ini diamankan 13 wanita, tiga di antara diduga sebagai PSK, sebab ada seorang ditemukan dalam kamar dengan pria hidung belang," kata Jonter, Kasi Penyidikan, Satpol PP Kabupaten Gresik.

Selanjutnya 13 orang yang terjaring operasi ini dilakukan pemeriksaan kesehatan di Kantor Satpol PP. Tapi pihak Satpol PP mengaku tidak mendapatkan hasil pemeriksaan dari Dinas Kesehatan Kabupaten Gresik. "Hasil pemeriksaan kesehatan kita tidak diberi tembusan," katanya.

Rata-rata pramusaji warung kopi pangku ini dari luar Kabupaten Gresik. Misalnya, Kabupaten Lamongan, Jember, Madura dan Bojonegoro. "Bagi yang tidak mempunyai kipem, kami sarankan untuk mengurus dan yang jualan miras kami kenakan sanksi tindak pidana ringan (tipiring) dan yang PSK kami serahkan ke Dinas Sosial," kata Jonter.

Harti Ningsih (34), pemilik warung kopi mengatakan, berjualan arak bening hanya untuk campuran kopi. "Rata-rata yang beli kopi campur arak usianya di atas 40 tahun. Harganya secangkir cukup Rp 5.000," kata Harti di Kantor Satpol PP.(ARZ)

Relawan Jokowi-JK di Gresik Beri Cap Jempol Darah

Gresiknews1,GRESIK - Relawan di Gresik untuk mendukung pasangan JOkowi dan JK tidak mau ketinggalan.

Kali ini, relawan pendukung capres-cawapres Joko Widodo (Jokowi) dan Jusuf Kalla (JK) Kabupaten Gresik mendeklarasikan diri di Bundaran Gresik Kota Baru (GKB), Selasa (27/5/2014).

Saat deklarasi, mereka juga membagikan kaos bergambar Jokowi dan melakukan aksi cap jempol darah.

Relawan pemenangan Jokowi-JK Kabupaten Gresik ini menggelar orasi dan membentangkan spanduk berisi dukungannya.

"Jokowi-JK tidak ambisius, tidak rakus jabatan dan kedudukan. Jokowi-JK tulus melayani rakyat, bukan dilayani. Selain itu Jokowi-JK tegas, tidak kenal lelah bekerja melayani rakyatnya," kata Abdul Latif, koordinator relawan.

Menurut Abdul, relawan Jokowi-JK akan memenangkan dan mengkampanyekan untuk Indonesia hebat.

Mereka juga menolak kampanye hitam (black campaign) yang tidak etis dan merugikan kandidat lain.

Untuk memberikan tanda kesetiaan sebagai pendukung Jokowi-JK, para relawan memberikan cap jempol darah ke spanduk.

Mereka mencoblos jempol dengan jarum kemudian darahnya ditempelkan di spanduk.(ARZ)

Kab Gresik Borong Penghargaan K3

Gresiknews1,Gresik - Setelah meraih penghargaan dari Gubernur beberapa saat yang lalu, kembali Bupati Gresik, Dr. Sambari Halim Radianto maraih penghargaan Pembina dan Pemerhati Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) Tingkat Nasional tahun 2014.

Menurut Kepala Bagian Humas Pemkab Gresik, Suryo Wibowo pada Rabu (28/5) dikantornya. Tak hanya Bupati, pada penerimaan Penghargaan K3 yang merupakan penghargaan program Zero Accident pada perusahaan tingkat Nasional tahun 2014. Gresik juga menempatkan 65 Perusahaan sebagai peraih penghargaan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) dan 4 Perusahaan lainnya meraih sertifikat Sistem Managemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja (SMK3) Tingkat Nasional.

Penerimaan penghargaan berlangsung kemarin di Auditorium Bhirawa Hotel Bidakara Jakarta, pada Senin malam kemarin. Penghargaan tersebut diserahkan oleh Menteri Tenaga Kerja Transmigrasi Republik Indonesia, Muhaimin Iskandar kepada Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi, Mulyanto mewakili Bupati Gresik.

Menurut Suryo, “Dibanding tahun lalu, penerima penghargaan kali ini jauh lebih besar. Kalau pada tahun 2013 lalu hanya 35 Perusahaan” ujar Suryo yang mengiringi Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi, Mulyanto saat menerima penghargaan.”Kenaikannya sekitar sembilan puluh prosen,” tambah mantan Camat Benjeng.

Untuk penerima sertifikat Sistem Managemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja (SMK3) Tingkat Nasional kali ini, ada 4 (empat) perusahaan besar dari Gresik yang meraih sertifikat ini. Seperti yang disampaikan oleh Mulyanto katanya”, Empat perusahaan tersebut adalah PT. Semen Indonesia (Persero) Tbk. PT. White Oil Nusantara, PT. Maspion Energy Mitratama LPG Terminal, dan PT. Pelabuhan Indonesia (Persero) Cabang Gresik”.

Senada dengan harapan Kemenakertrans agar pada tahun depan lebih banyak lagi perusahaan penerima K3, Mulyanto berharap tahun 2015 Gresik meraih penghargaan program Zero Accident lebih banyak lagi. “Kami mentergetkan 100 perusahaan” katanya. Terkait target yang disampaikan, dalam waktu dekat pihaknya akan mengadakan acara sosialisasi penetapan potensi bahaya besar dan menengah. “Ada 100 perusahaan yang kami undang termasuk 65 peraih K3 tahun ini. Mereka adalah kandidat peraih K3 tahun 2015” ujarnya.(ARZ)

Orang Stres Kecebur Sumur, Tewas

Gresiknews1,Gresik - Diduga mengalami stres berkepanjangan, warga Kelurahan Kemuteran Gang 15/14, Kecamatan Gresik, Khuluq (48), tewas mengenaskan kecebur sumur yang tidak jauh dari Mapolres Gresik.

Penemuan mayat korban bermula saat salah satu saksi mata pengambil air hendak mencuci mobil. Tiba-tiba dikagetkan adanya mayat yang mengambang di dalam sumur. Mengetahui ada mayat, saksi tersebut melaporkan ke polisi.

Sejumlah anggota polisi dibantu dari Satpolair Polres Gresik mencoba mengambil mayat tersebut dengan tali. Namun karena lubang sumur yang terlalu kecil, polisi kesulitan mengeluarkan korban. Setelah dilakukan pelebaran lubang sumur, jenazah korban bisa dikeluarkan selanjutnya dibawa ke RSUD Ibnu Sina Gresik.

Semula, korban tidak memiliki identitas (Mr X). Namun, salah satu tetangga korban yang melihat saat dievakuasi memastikan korban dengan ciri-ciri tinggi badan 160 cm, jenis kelamin laki-laki, dengan mengenakan baju kotak-kota serta memakai sarung dan peci bisa dikeluarkan adalah Khuluq.

"Dia memang tetangga saya, sebab sejak 4 hari lalu dicari keluarganya karena tidak pulang," ujar Sugik (55) kepada wartawan, Rabu (28/5/2014).

Kapolsekta Gresik AKP Mulyono membenarkan adanya temuan mayat yang tercebur sumur dekat Mapolres Gresik. "Diduga korban sudah tenggelam lebih 3 hari, dan tidak ada tanda-tanda ditemukan penganiayaan di tubuhnya," tuturnya. [ARZ]

SAMPAI HARI INI BUPATI MASIH DI GRESIK

Gresiknews1,Gresik - Sampai siang ini, Bupati Gresik Dr. Sambari Halim Radianto masih ada di Indonesia. Pernyataan ini disampaikan oleh Kepala Bagian Humas Pemkab Gresik, Suryo Wibowo Rabu (28/5).

Pernyataan kabag Humas ini menanggapi pemberitaan media yang pada beberapa hari terakhir yang mewartakan Bupati Gresik berangkat ke Jerman pada Senin malam melalui Bandara Soeta. “Hal itu tidak benar. Pada Rabu pagi ini, Bupati masih menerima beberapa tamu dikantornya. Bahkan saya sempat menunggu lama saat mau menghadap” ujar Suryo.

Masih menurut Suryo, Bupati mengaku sampai saat ini tidak ada agenda kunjungan ke luar negeri. “Bahkan agenda Bupati Gresik pada siang hari ini yaitu pada jam 14.00 menghadiri pertemuan dengan BPK RI di Kantor BPK Perwakilan Propinsi Jawa Timur di Surabaya. Acaranya, penyerahan laporan hasil pemeriksaan (LHP) terhadap laporan keuangan pemerintah daerah (LKPD) tahun 2013 dari BPK RI” tegas Suryo.

Adanya kekhawatiran terganggunya pelayanan Pemda kepada masyarakat, Suryo menyatakan tidak benar. “Semua pelayanan berjalan seperti biasanya. Pelayanan perijinan juga masih berjalan sebagaimana mestinya. Kepala Badan Penanaman Modal dan Perijinan, Agus Mualif juga masih terlihat dikantor seperti biasanya. Bahkan Camat Manyar Jairudin ketika dikonfirmasi dan dihubungi via telephone menyatakan masih ada di Kantornya di Kecamatan Manyar. ” ujar Suryo. (ARZ)

PERSEGRES GAGAL PINANG BEK PERSEBAYA

Gresiknews1,Gresik - Persegres Gresik United berupaya untuk nemambah daya gedor punggawanya, dengan mendapatkan dua pemain Persebaya yakni Hasyim Kipuw dan Ambrizal dipastikan pupus. pasalnya, Persebaya sudah menutup pintu negoisasi untuk kedua pemain ini.

Saat ini Persegres sedang bongkar pasang pemain guna memperbaiki karakter besutan Alfredo Vega. Usai mendepat tujuh pemain, mereka kini bergereliya untuk mendapatkan pemain baru. Dua nama pemain, Ambrizal dan Hasyim Kipuw pun masuk dalam bidikan Persegres Gresik United.

Selama ini, Ambrizal memang kalah bersaing dengan pemain keling OK John dan Ricardo Salampessy, yang keduanya selalu bahu membahu sebagai duet bek tengah yang menjadi pilihan utama manager-coach Rahmad Darmawan.

“Meski Ambrizal jarang menjadi starter, tapi stok pemain kita juga tak melimpah,” terang Direktur Olahraga Persebaya, Dhimam Abror Djuraid. seperti dikutip laman beritajatim.

Penolakan mentah-mentah juga dilakukan usai Persebaya mendengar bahwa Persegres berminat atas tenaga Hasyim Kipuw. Sebab, eks pemain Persija Jakarta dan Arema Cronus ini merupakan pilar utama di posisi bek kanan.

“Stok di kanan kita susah. Apalagi Kipuw selalu menjadi pilihan utama kita. Untuk sekarang ini, mereka kita pertahankan,” tegas Dhimam.(Agus)

Pasca Penangkapan BBM Ilegal PT Rashwa Bos PT Rimba Indonesia Diduga Terlibat

Gresiknews1,Surabaya - Beredar kabar pemegang saham terbesar PT Rimba Indonesia Weng Jian Ving alias Rudi Salim adalah pemilik lahan yang dijadikan lokasi penimbunan BBM jenis solar Ilegal yang ditangkap Mabes Polri beberapa waktu. Besar duga Rudi Salim juga terlibat dalam penyimpangan BBM Solar tersebut.

Sehingga, DitreskrimsusPolda Jatim tak punya taring untuk menangkap Bos PT Rashwa Getra Nirwana Yoyok. Pasalnya, saat ini pengusahaan kelahiran Fu Jian Republik Rakyat Cina (RRC) yang berdomisili di Jakarta ini sedang naik daun.

Informasi yang berhasil dihimpun, pengusaha muda ini mendapat ratusan milliar dari bank plat merah. Kabarnya, Bank Mandiri telah memberikan fasilitas kredit hingga Rp500 milliar. Besar duga dana tersebut digunakan untuk membeli lahan-lahan bermasalah. Salah satunya, lokasi yang dibuat menjadi tempat penimbunan BBM oleh Yoyok di kawasan Jalan Sidorame Jl. Sidotopo 68 A Surabaya.SementaraRudi Salim sendiri pernah dipenjara selama 1 tahun karena terbukti melakukan tindak pidana penipuan pada tahun 2005 lalu.

Menangapi inforamasi tersebut, Ketua III Ormas Komunitas Rakyat Anti Korupsi (KORAK) Independent Galih Sutrisno mendesak pihak Kepolisian untuk memeriksa Jian Ving alias Rudi Salim.

“Siapapun pihak yang terlibat harus diperiksa. Di mata hukum semua sama. Pihak Kepolisian tidak boleh pilih kasih,” tegas Galih Sutrisno, Sabtu (24/5).

Terlebih, tambah dia, beredar kabar, Kasubdit IV Sumdaling Ditreskrimsus Polda Jatim, AKBP Maruli Siahaan dan beberapa petinggi Polda Jatim lain menerima upeti dari beberapa pengusaha BBM Ilegal Jatim.

“Dalam hal ini kami menilai telah terjadi kerugian negara miliaran rupiah. Karna itu bila pihak kepolisan hanya mengenakan pasal Migas maka KORAK akan mengadukan perkara ini di KPK (Komisi Pemberantasan Korupsi,” tegas Galih yang juga mantan wakil ketua APMP (Aliasi Partai Non Perlemen) ini.

Sayangnya, hingga saat ini, Kabid Humas Polda Jatim Kombes Pol Awi Setiyono belum berkenan memberikan keterangan resmi.

“Kita tidak mempunyai wewenang untuk memberikan konfirmasi. Perkara itu wewenang Mabes Polri,” kilah Kabid Humas Polda Jatim Kombes Pol Awi Setiyono pekan lalu.

Seperti diketahui, pemilik PT Rashwa Getra Nirwana Yoyok ditangkap Mabes Polri karena diduga menggunakan BBM jenis solar bersubsidi.

Seperti diketahui, Penangkapan Yoyok bermula dari penggerebekan yang dilakukan Subdit Tipidter Mabes Polri pada minggu (18/5) disebuah gudang terletak di kawasan Jalan Sidorame Kelurahan Sidotopo Kecamatan Semampir Surabaya yang digunakan sebagai lokasi penimbunan BBM Ilegal jenis Solar milik Yoyok.

Penggerebekan itu dipimpin langsung oleh Kasubdit Tipidter Mabes Polri, Kombes Pol Bahagia Dachi. Dalam penggerebekan itu, Polisi berhasil mengamankan 6 truk tangki dan 2 truk bak terbuka yang memuat 86 ton atau 86 ribu liter solar bersubsidi. Selain menyita barang bukti.

Dari data yang dihimpun, Solar bersubsidi yang ditimbun oleh Yoyok ini disalurkan untuk ke industri di Jawa Timur dan Kapal-kapal dikawasan pelabuhan Tanjung Perak dengan menggunakan harga solar mencapai Rp12.000 per liter.

Sebelumnya Armada Truk PT Rashwa juga pernah ditangkap oleh Detasemen Polisi Militer (Denpom) Surabaya di Jalan Kenjeran. Saat itu Armada Truk PT Rashwa kedapatan memuat Solar bersubsidi yang diambil dari penimbun di Madura.

PT Rashwa Getra Purnama sendiri dikenal licin dalam menjalankan aksinya, Bahkan dari informasi yang didapat, Perusahaan Jasa Angkutan ini dibekingi sejumlah oknum Kepolisian Polda Jatim beserta Jajaarannya ditingkat Polres.

Sehingga, Datasemen Polisi Militer V/Brawijaya Surabaya berani bertindak tegas. Hasilnya, Rabu (16/4/14) sekitar pukul 05.30 beberapa pasukan Pomad V/Brawijaya berhasil meringkus mobil tangki bermuatan 16000 liter, supir dan kernet yang diduga milik Yoyok.

Namun sayangnya, saat dilakukan pelimpahan ke Polda Jatim, pihak Datasemen Polisi Militer V/Brawijaya Surabaya merasa kecewa. Sebab, saat pelimpahan tersebut, pihak kepolisian terkesan kurang respon. (ARZ)

Lalin Legundi Kian Ruwet

Gresiknews1,GRESIK - Lalu lintas yang padat dan semrawut adalah suguhan sehari-hari di ruas Jalan Legundi, Driyorejo. Untuk mengatasi keruwetan yang telah berlangsung bertahun-tahun tersebut, hingga kini belum ada solusi. Dinas Pekerjaan Umum (PU) Gresik dan Satlantas Polres Gresik seakan angkat tangan.

Mirisnya, kondisi itu telah berkali-kali mengakibatkan kecelakaan lalu lintas (lalin) yang merenggut korban jiwa. Bahkan, setiap pekan hampir pasti terjadi kecelakaan lalu lintas di jalur yang tergolong black spot tersebut.

''Dalam seminggu, rata-rata ada dua kecelakaan lalu lintas. Kondisinya memang seperti ini,'' kata Bripka Suwito, salah seorang petugas Satlantas Polsek Driyorejo, kemarin (24/5). ''Kami yang bertugas sampai ngeri dengan kecelakaan,'' lanjutnya.

Kemarin sore, misalnya, kepadatan lalin kembali terlihat di jalur tersebut. Arus kendaraan berbagai jenis tampak padat merayap. Antrean bahkan mengular hingga 2,5 kilometer. Baik yang menuju ke Krian, Sidoarjo, maupun yang mengarah ke Gresik.

Antrean panjang juga terjadi dari arah Wringinanom maupun sebaliknya. Akibatnya, perempatan Legundi macet karena kendaraan sering kali berlawanan arah. ''Meski ada polisi yang berjaga, banyak yang tidak mau mengalah,'' ujar Bripka Suwito.

Kasatlantas Polres Gresik Ahmad Faisol Amir menyatakan, kepadatan jalur itu telah lama menjadi persoalan. Menurut dia, kondisi jalan yang sempit dan bergelombang tidak mampu lagi menampung banyaknya kendaraan yang berseliweran. Terutama kendaraan berat yang mengangkut material bertonase tinggi. Di sisi lain, pihaknya tidak bisa berbuat banyak. Sebab, jalur itu berstatus jalan milik provinsi. (ARZ)

Pelajar NU Pamer Budaya di Thailand

Gresiknews1,GRESIK - Sejumlah siswa SMA Nahdlatul Ulama (SMA NU) 1 Gresik kembali berunjuk kemampuan di luar negeri. Pada 18-24 Mei, 24 siswa sekolah itu terpilih dalam pertukaran pelajar di Thailand yang bertajuk The International Youth Camp 2014. 

Kepala SMA NU 1 Gresik M. Nasihuddin mengatakan, ajang internasional itu memberikan pengalaman berharga bagi para siswanya. Di Negeri Gajah Putih tersebut, para pelajar menampilkan sejumlah atraksi kesenian dan budaya Indonesia. ''Ini membanggakan institusi. Terlebih bagi siswa yang terpilih," ujar Nasihuddin kemarin (25/5). Selama berada di Thailand, kata dia, para siswa memamerkan sejumlah kesenian tradisional berbagai daerah. Di antaranya, tari Bali, tari saman, seni hadrah albanjari, hingga pencak silat ala Pagar Nusa. Para siswa juga memamerkan kuliner makanan tradisional khas Gresik, yaitu srikaya cangkir. 

Selama di Thailand, mereka juga mendapat pengalaman akademik. Siswa-siswi mengunjungi dua sekolah dan sebuah perguruan tinggi. Yaitu, Wat Pradoonai Songtham School, Triamudomsuksanomklao Samutprakan School (TUNS), serta kampus Rajamangala University of Technology Krungthep. Para pelajar NU itu diajak belajar dan berinteraksi langsung dalam kelas bersama pelajar Thailand dan beberapa siswa negara lain. "Kami berharap siswa memperoleh pengalaman baru yang bisa ditularkan kepada siswa lain," tandas Nasihuddin. (ARZ)

Keracunan Asap Pabrik, Warga Pusing dan Mual

Gresiknews1,TUBAN - Warga Dusun Badekan, Desa So­kosari, Kecamatan Soko, Kabupaten Tuban, resah karena terdapat asap dan bau tidak sedap dari pabrik PT Gasuma dekat permukiman mereka. Diduga, sejumlah warga mual dan pusing karena keracunan asap tersebut. Seorang warga dilarikan ke klinik perusahaan itu. 

Korban bernama Konipah, 35, warga Kecamatan Grabakan. Saat itu dia bersama sang suami berkunjung ke rumah orang tua di Dusun Badekan, Desa Sokosari, untuk menghadiri persiapan hajatan. Ketika asap dan gas mengepul, dia berada di luar rumah bersama sejumlah saudara. 

Sarikah, warga Kecamatan Kragan Rembang yang menghadiri persiapan hajatan di rumah orang tua Konipah, juga merasa pusing. Hal itu terjadi setelah dia menghirup gas berbau tidak sedap dari pabrik PT Gasuma. 

Gas berbau tidak sedap tersebut muncul karena salah satu mesin milik perusahaan pengolah gas itu rusak. Menurut sumber terpercaya,mesin itu sempat mengeluarkan api kemarin (25/5). Sejumlah karyawan lantas berusaha menyemprotkan air ke mesin tersebut.

Insiden itu terjadi sekitar pukul 09.00. Namun, warga baru mencium dan keracunan gas berbau tidak sedap tersebut sekitar pukul 11.00. Karena gas hitam sering keluar dari pabrik, warga berhamburan ke luar rumah. 

Parto, salah seorang warga setempat, mengaku khawatir mesin itu bisa membahayakan wilayah di sekitar pabrik. ''Pabrik itu kan dekat permukiman warga,'' ujarnya. 

Manajemen perusahaan belum bisa dikonfirmasi. Saat berusaha masuk, wartawan koran ini diminta keluar petugas keamanan. (ARZ)

Camat pun Tur Eropa Rombongan Bupati Berangkat Malam Ini

Gresiknews1,GRESIK - Polemik tentang rencana kunjungan kerja (kunker) ke luar negeri Bupati Gresik Sambari Halim Radianto ke sejumlah negara di Eropa terus bergulir. Seiring rencana waktu keberangkatan yang semakin dekat, kembali terungkap sejumlah informasi menarik. Selain kepala dinas (kadis), beberapa camat dikabarkan ikut dalam rombongan tersebut.

"Memang ada camat yang ikut berangkat," kata salah seorang pejabat yang mewanti-wanti agar namanya tidak dikorankan.

Dari informasi yang dihimpun, kunker ke luar negeri kali ini diagendakan ke sejumlah negara. Di antaranya Inggris, Prancis, Jerman, dan Belanda. Alasan kunker adalah untuk mempelajari persoalan pemeliharaan stadion.

Biaya yang dibutuhkan untuk keperluan akomodasi dan transportasi tidak sedikit. Sumber menyebutkan bahwa per orang menghabiskan Rp 50 juta. Sebagian berasal dari kocek pribadi anggota rombongan. Sisanya subsidi dari pemerintah. Sayang, dia tidak tahu pasti komposisinya.

"Ada beberapa pejabat yang ditawari. Tetapi, karena alasan (keterbatasan, Red) dana, ya tidak bisa ikut," sambungnya. Sumber Jawa Pos itu juga mengaku ditawari ikut kunker. Namun, dia menolak karena faktor dana.

Mereka rencananya berangkat pada Senin malam ini (26/5). Dalam kunjungan tersebut setidaknya ada 10 pejabat yang masuk daftar rombongan. Selain bupati, Wakil Bupati M. Qosim dan Sekretaris Kabupaten (Sekkab) M. Nadjib ikut.

Asisten II Setkab Gresik Andhy Hendro Wijaya yang membidangi masalah ekonomi dan pembangunan juga ikut. Nah, untuk mengatasi kekosongan pimpinan, Asisten I (Bidang Pemerintahan dan Kesra) Tursilowanto Herijogi ditugasi tetap berada di Gresik. Selama bupati di luar negeri, Tursilowanto ditugasi mengendalikan pemerintahan. 

Sementara itu, kepala dinas yang ikut adalah Kepala Dinas PU Bambang Isdianto dan Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Achmad Nuruddin. Sepintas, dua pejabat itu memiliki kepentingan dalam pengelolaan Stadion Bukit Lengis. Dinas PU terkait dengan pemeliharaan konstruksi bangunan. Sedangkan dishub terkait pemeliharaan lampu stadion.

Rencana perjalanan dinas luar negeri bupati itu kembali mendapat kritik. Koordinator Gresik Corruption Watch (GCW) Tatok Budi Harsono menilai kungker itu tidak efektif untuk kepentingan Pemkab Gresik. Apalagi, kegiatan tersebut diikuti pejabat yang tidak tekait langsung dengan tujuan kegiatan. Misalnya, sejumlah camat. (ARZ)

Jelang Pilpres, Senjata Api Anggota Polisi di Gresik Diperiksa

Gresiknews1, GRESIK - Ratusan senjata api milik anggota Polres Gresik diperiksa jelang pengamanan Pemilihan Presiden (Pilpres) 9 Juli mendatang, Senin (26/5/2014).

Wakapolres Gresik, Kompol Dolly A. Primanto mengatakan, pemeriksaan senjata api ini untuk mengecek kelengkapan surat-surat, perawatan dan kelengkapan isi pistol.

Pemeriksaan senpi ini akan dilakukan secara bertahap kepada Kapolsek dan anggota Polres Gresik. 

Tahap pertama ada 200 lebih dari 429 senjata yang telah yang diperiksa. 

"Dari 200 pemegang senpi 30 persen surat izinnya sudah kadaluarsa," kata Dolly.

Menurut Dolly, anggota Polisi yang membawa senjata api dan masa izinnya sudah kadaluarsa harus mengurus kembali dan menjalankan tes psikologi. 

"Setiap ada perubahan pada senjata harus dipertanggung jawabkan dan dilakukan pemeriksaan," katanya.(ARZ)

Tekan Pedofilia, Anak-Anak Diajari Menolak oleh Polisi

Gresiknews1,Gresik - Ratusan anak-anak baik dari Taman Kanak-Kanak (TK), maupun Sekolah Dasar (SD) kelas 1 bergerombol di aula Mapolres Gresik. Kedatangan mereka bukan melakukan unjuk rasa melainkan sengaja diundang oleh polisi.

Kasat Binmas Polres AKP Suyatmi mengatakan, maksud tujuan mendatangkan anak-anak TK dan siswa SD agar mereka mau bercerita dan berani menolak ajakan orang lain yang tidak bertanggungjawab terkait maraknya kasus pedelofia.

"Kami sengaja mengundangnya ke Polres Gresik sebagai bentuk mencegah adanya kejahatan seksual yang menimpa anak-anak dibawah umur," katanya, Senin (26/5/2014).

Ditambahkan AKP Suyatmi, selain diajak berkenalan lebih dekat dengan polisi. Siswa TK dan SD juga dikenalkan dengan pahlawan super hero yang diperankan oleh polisi. Melalui ikon-ikon pahlawan itu harapannya terhindar dan berani menolak jika ada kejahatan seksual.

"Dengan ikon-ikon polisi dan super hero. Paling tidak anak-anak bisa membentengi dirinya sendiri di lingkungan masing-masing," tambahnya.

Saat ditanya terkait jumlah kasus pedelofia yang menimpa anak-anak di wilayah hukum Polres Gresik. Dikatakan AKP Suyatmi, untuk sementara data yang masuk belum ada."Untuk sementara kasus tersebut laporannya belum ada," paparnya.

Kunjungan puluhan siswa TK dan SD ke Mapolres Gresik juga merupakan salah satu program polisi untuk menanamkan kecintaan terhadap polisi. (ARZ)

Tuntut Uang Lembur, Sebagian Sopir Truk Tanki BBM Mogok

Gresiknews1,Surabaya - Sebagian awak truk tanki PT Patra Niaga selaku distributor BBM Pertamina, melakukan mogok kerja. Mereka tidak melakukan pendistribusian BBM hingga apa yang mereka tuntut dipenuhi.

Dari pengamatan , Senin (26/5/2014), para sopir dan kenek ini hanya duduk-duduk saja di warung yang ada di luar kantor. Sayangnya, para sopir dan kenek tersebut enggan berbicara banyak tentang aksi mereka, sehingga tuntutan mereka simpang siur.

Salah satu koordinator sopir dan kenek bahkan melarang mereka berbincang dengan wartawan. Dari informasi yang dihimpun, tuntutan mereka adalah menuntut uang lembur yang tidak dibayar selama 2 tahun, mempertanyakan status sopir yang ‘turun pangkat’ jadi kenek, mempertanyakan status karyawan, dan menuntut rekan-rekan yang di-PHK dipekerjakan kembali.

Sebagian dari sopir dan kenek yang mogok sudah menyuarakan tuntutan mereka di disnaker Jatim. “Kami ini baru, jadi tidak tahu menahu kasusnya,” kilah salah satu sopir yang enggan disebut namanya.. 

Tetapi sebagian dari sopir dan kenek yang duduk-duduk di warung mengaku tidak mogok. Mereka mengaku sedang absen, istilah yang digunakan untuk menunggu giliran menjalankan mobil tanki yang memang terbatas.

“Saya absen saja, nunggu giliran truk,” kata salah seorang sopir.

Meski sebagian sopir mogok, namun distribusi BBM terlihat tetap lancar. Truk-truk tanki hilir mudik keluar dan masuk dari kantor supply dan distributor region III terminal BBM Surabaya group.(ARZ)

Rombongan Bupati Bersiap Tur Eropa Berdalih Studi Banding Pemeliharaan Stadion

Gresiknews1,GRESIK - Tidak mau kalah dengan para legislator, Bupati Sambari Halim Radianto juga dikabarkan bersiap-siap melakukan perjalanan dinas ke luar negeri. Tidak tanggung-tanggung, rombongan bupati akan melakukan lawatan ke sejumlah negara di Eropa. Disebut-sebut, negara yang dituju adalah Inggris dan Jerman.

Kabar tentang kunjungan kerja (kunker) ke luar negeri tersebut dibenarkan Kabaghumas Pemkab Gresik Suryo Wibowo kemarin (23/5). Menurut Suryo, kegiatan itu sebenarnya rencana lama yang baru bisa dilaksanakan dalam waktu dekat. ''Itu (kunker ke Eropa, Red) memang masih rencana. Belum pasti juga kapan berangkat,'' katanya.

Suryo menuturkan, kunjungan bupati ke Eropa berkaitan dengan pemeliharaan stadion. Kabarnya, rombongan bupati berada di Eropa pada 26-30 Mei. Waktu kunker sengaja dipilih minggu depan karena bertepatan dengan dua tanggal merah, yaitu pada Selasa (27/5) dan Kamis (29/5). Sehingga diharapkan tidak terlalu mengganggu hari kerja efektif. ''Lebih detail tentang kunjungan itu, saya kurang jelas,'' ujar Suryo.

Kabar yang dihimpun Jawa Pos di lingkungan Pemkab Gresik menyebutkan, dalam kunjungan tersebut, total ada 10 pejabat yang akan ikut. Selain Bupati Sambari, Wakil Bupati M. Qosim dan Sekretaris Kabupaten (Sekkab) M. Nadjib masuk daftar rombongan. Selain itu, ada Asisten I (Bidang Pemerintahan dan Kesra) Sekkab Gresik Tursilowanto Herijogi dan Asisten II Andhy Hendro Wijaya.

Beberapa unsur pimpinan DPRD dan kepala dinas juga disebut-sebut ikut serta dalam rombongan. Salah seorang di antaranya Kepala Dinas Pekerjaan Umum (PU) Bambang Isdianto. Sebagai kepala dinas PU yang bertanggung jawab atas pengerjaan proyek Stadion Bukit Lengis, Bambang memang berkepentingan dengan kegiatan itu.

''Kunjungan berkaitan dengan belajar pemeliharaan konstruksi bangunan stadion,'' kata Bambang. Di sisi lain, rencana kunker luar negeri tersebut kabarnya belum mendapat izin dari Gubernur Jatim Soekarwo. (ARZ)

Cederanya David dan Dedi Indra membuat pelatih GU, Angel Alfredo Vera, pusing.

Gresiknews1,Gresik - Sayap kiri Gresik United, David Faristian, diperkirakan bakal absen sebulan. Menyusul, cedera yang didapatkannya saat timnya menjamu Persija Jakarta di Stadion Petrokimia, Gresik, 22 Mei lalu. Ketika itu, laga berkesudahan 1-1.

David saat ini sedang menjalani terapi penyembuhan cedera di RSUD Ibnu Sina, Gresik. Pemain berusia 24 tahun itu ditengarai menderita cedera ligamen. "Kalau kata dokter, harus absen sebulan. Di rumah sakit sudah lengkap alat-alat medisnya. Jadi, terapinya saya pilih di sini (RSUD Ibnu Sina) saja," kata David.

Dengan demikian, dipastikan bakal absen saat GU melawat ke kandang Pelita Bandung Raya dalam lanjutan wilayah barat Indonesia Super League (ISL) 2014, Senin (26/5) nanti.

Bukan hanya David, bek kiri GU, Dedi Indra Sampurna, juga diprediksi tak bisa bergabung dengan skuatLaskar Joko Samudro saat menghadapi PBR. Pasalnya, Dedi masih berkutat dengan cedera engkelnya yang juga didapatkan saat melawan Persija.

Tak pelak, kondisi ini semakin membuat pusing pelatih GU, Angel Alfredo Vera. "Seberapa parah kondisi cedera keduanya, saya masih belum tahu pasti. Saya juga belum berani memastikan, apakah keduanya bisa gabung tim dalam pertandingan lawan PBR," ujar Alfredo, kepada Goal Indonesia.

Dia pun mengakui, peran Dedi dan David sangat vital dalam skema permainan timnya. "Faktor itu pula (cederanya Dedi dan David), yang mengubah taktik kami dalam laga lawan Persija kemarin. Sebab, hilangnya dua pemain itu membuat ketajaman tim jadi berkurang," jelasnya.

Namun begitu, pelatih asal Argentina itu menuturkan, dirinya terus mencoba beberapa pemain yang bisa menggantikan peran kedua pemainnya tersebut pada laga melawan PBR.

Bahkan, tersiar rumor GU mencoba mendekati dua penggawa Persebaya Surabaya, Hasyim Kipuw dan Ambrizal untuk mengisi kekosongan di lini belakang tim. Meski, belum ada pernyataan resmi dari pihak manajemen GU.(ARZ)

Belum Ada Saksi Diperiksa Terkait Proyek Kali Tutup Gresik

Gresiknews1, GRESIK - Satuan Reserse dan Kriminal Polres Gresik belum memeriksa sejumlah saksi terkait meninggalnya Razita Filjirah Hasani (3,5), yang meninggal akibat terperosok dalam lubang kontrol box culvert proyek Kali Tutup.

Menurut keterangan warga Jl KH Hasyim Asyari, Kelurahan Sukodono, Kecamatan Gresik, selama adanya proyek tersebut, perlengkapan dan barang-barang proyek di tempatkan tidak teratur serta tanpa pengamanan.

"Perlengkapan proyek dibiarkan tergeletak di tepi jalan tanpapengamanan, padahal dekat sekolah. Banyak anak-anak naik di atas alat berat. Lubang kontrol juga tidak ditutup," kata Mat Umar, satpam SMP swasta dekat lokasi proyek.

Proyek Kementerian Pekerjaan Umum, Direktorat Jenderal Cipta Karya, Satker Pengembangan Penyehatan Lingkungan Permukiman Jawa Timur itu menutup saluran air dengan box culvert untuk dijadikan jalan umum.

Hingga Sabtu (24/5/2014), tidak ada pekerja yang bisa dimintai keterangan. 

Alat berat dan proyek ditinggalkan tanpa ada penjagaan dari kontraktor.

Kasatresrkim Polres Gresik, AKP Ayub Diponegoro Azhar, mengatakan sampai saat ini belum memeriksa keluarga korban karena masih berduka. 

Begitu juga dengan para saksi-saksi dan pekerja juga belum dimintai keterangan. 

Sebelumnya, bocah berusia tiga tahun tersebut terperosok ke dalam saluran air, dan tenggelam di proyek yang berjarak 5 meter di depan rumah kakeknya, Jumat (23/5/2014).(ARZ)

Pemkab Gresik akan Gunakan Konsinyasi Sejumlah Proyek Terkendala Pembebasan Lahan

Gresiknews1, GRESIK - Sejumlah proyek di Kabupaten Gresik menemu jalan buntu karena terkendala pembebasan lahan. Akibatnya Pemkab pun akan menempuh jalan konsinyasi atau menitipkan dana pembebasan kepada pengadilan.

Kabag Administrasi Pemerintahan Umum Pemkab Gresik Yusuf Ansori mencontohkan pembebasan lahan proyek Stadion Olahraga Bukit Lengis di Desa Segoromadu, Kecamatan Kebomas.

Menurutnya di proyek ini sejumalah warga belum mau pindah karena mempunyai ikatan dengan tetangga. Mereka meminta tetap bisa berkumpul di tempat yang baru. Sementara biaya ganti rugi sudah dibayarkan semua.

Yusuf menambahkan, untuk memindahkan warga sekitar proyek stadion di Bukit Lengis, Pemda telah berkoodinasi dengan salah satu pengembang, tapi masyarakat meminta fasilitas umum (fasum) dan sudah tersedia, seperti air bersih. "Sekarang sambungan rumah sudah dipasang menunggu air dari Legundi," imbuhnya.

Sedang pembebasan lahan di proyek nasional Bendung Gerak Sembayat, Kecamatan Bungah, Pemkab telah membeskan lahan 86 persen, tinggal 14 persen. 

"Ada 72 bidang luasnya 8 hektar, warga tidak mau melepas dengan harga yang telah ditetapkan oleh bea perolehan hak atas tanah dan bangunan (BPHTB)," tutur Yusuf.

Dalam proyek itu tim appraisal menetapkan harga tanah Rp 70.000 per meter persegi untuk sawah atau tambak dan Rp 100.000 untuk pekarangan, tetapi warga meminta Rp 1 juta untuk pekarangan rumah. 
"Harga Rp 100.000 per meter persegi ini harga appraisal. Apabila pengadaan jalan itu sudah 73 persen dan masyarakat tidak mau dibebaskan itu akan bisa dilakukan konsinyasi," kata Yusuf.

Sedang pengadaan lahan tanggul Kali Lamong, Yusuf memaparkan hingga kini belum terlaksana, karena masyarakat meminta lahan di dalam bantaran ikut dibebaskan dan harga yang diminta di atas harga appraisal.

Panitia Pembebasan Tanah (P2T) akhirnya meminta Pemerinah Provinsi Jawa Timur untuk memfasilitasi pembebasan Kali Lamong. 

"Kita akan meminta ke Pemerintah Provinsi untuk memfaslitasi pembebasan tanah Kali Lamong, sebab warga meminta tanah di dalam bantaran ikut dibayar, maka kami engan memfasilitasi," papar Yusuf.

Termasuk proyek pembebasan tanah Tol Surabaya-Mojokerto (Sumo). Proyek jalan tol yang memakan lahan di Kabupaten Gresik, yaitu di Desa Karangandong, Kecamatan Driyorejo sebanyaak 84 persen, sekarang baru 2 lahan di Driyorejo dan 7 Desa di Kecamatan Wringinanom. 

"Kendala di sana masih menggunakan appraisal 2010, harga sudah tidak sesuai, akhirnya masyarakat meminta kenaikan harga yang ditetapkan Bupati," kata Yusuf.

Proyek saluran air Kali Tutup di Kecamatan Gresik, juga terkendala banyak hal sebab lahan sekitar 1 hektar dimiliki tiga lembaga yaitu milik masyarakat, PT Kereta Api Indonesia (KAI), dan yang diakui milik PT Pelabuhan Indonesia (Pelindo). 

"Masih ada beberapa permasalahan dan ada yang sudah selesai termasuk warung-warung sudah selesai pembebasanaya. Lahan yang dibebaskan kurang dua meter, tempat itu akan dibangun fasum dan taman," kata Yusuf.(ARZ)

Embat Komputer Data Kependudukan

Gresiknews1,GRESIK - Ruang pelayanan balai Desa Banyuurip, Kecamatan Ujungpangkah, dibobol maling Kamis dini hari (22/5). Pelaku menggasak seperangkat komputer berisi data kependudukan masyarakat desa setempat. Untungnya, sebelum komputer itu dibawa kabur keluar kantor, pencuri bisa ditangkap polisi.

Pelaku bernama Achmad Fauzi, 26, warga Desa Delegan, Kecamatan Panceng, tersebut belakangan diketahui dua kali masuk bui. Penyebabnya sama, yakni mencuri.

Menurut informasi, sekitar pukul 01.20 Kapolsek Ujungpangkah AKP Rudi Hartono bersama anggotanya sedang patroli. Ketika melintas di depan balai Desa Banyuurip, Kecamatan Ujungpangkah, petugas melihat ruang pelayanan terang benderang. Salah satu jendela terbuka, tetapi pintu kantor tertutup.

''Karena ada yang janggal, kami langsung menghubungi perangkat untuk menanyakan kegiatan dini hari itu,'' ujar Rudi kemarin (23/5). Saat dihubungi, salah seorang perangkat desa menyatakan tidak ada kegiatan apa pun di balai desa.

Polisi pun bertindak cepat. Bersama sejumlah perangkat desa yang datang, polisi lalu mengepung kantor. Tidak lama, mereka melihat seorang pemuda yang tidak lain Achmad Fauzi sudah mengangkat seperangkat komputer. Dia sulit membawa komputer dengan melompat jendela. ''Jarak jendela dengan lantai kantor masih setinggi 1,5 meter,'' terangnya. (ARZ)

KKLD untuk Sempurnakan Materi Raperda Inisiatif

Gresiknews1,Gresik - Sekretariat Dewan (Setwan) DPRD Gresik gerah atas munculnya sorotan terhadap kunjungan kerja luar daerah (KKLD) yang dilakukan anggota dewan. Kabaghumas dan Perundang-Undangan Setwan DPRD Gresik Sutarmo mengatakan, rangkaian kunker ke sejumlah daerah itu bagian dari penyusunan rancangan peraturan daerah (raperda).

Kegiatan itu, tegas dia, sesuai dengan perintah undang-undang. ''Kami serius melakukan studi banding. Ini sebagai bahan pengayaan dalam menyusun raperda. Jika ada hal positif di daerah lain, bisa diterapkan di Gresik,'' ujar Sutarmo kemarin (23/5).

Yang terakhir, kunker dewan ke Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB), pada 19-21 Mei lalu memang mendapat kritik. Sebab, kunker itu ditengarai tidak tepat sasaran dan ''mengorting" waktu. Setelah berkunjung ke Lombok, Kamis lalu (22/5) rombongan anggota dewan dari Badan Legislasi (Baleg) dan Badan Kehormatan (BK) DPRD Gresik itu bertolak ke Balikpapan, Kalimatan Timur.

Ketua DPRD Gresik Zulfan Hasyim menambahkan, pihaknya memang harus melakukan KKLD secara maraton. Sebab, berdasar program legislasi daerah (prolegda) yang telah disetujui, target merampungkan raperda pada 2014 cukup banyak. Di antaranya, raperda tentang izin mempekerjakan tenaga kerja asing dan raperda perlindungan lansia, Padahal, masa tugas anggota dewan periode 2014-2019 berakhir Agustus mendatang. (ARZ)

DITLANTAS POLDA JATIM, KUNJUNGI JALAN RAYA RAWAN KECELAKAAN (BLACKSPOT AREA) DI GRESIK


Gresiknews1,Gresik - Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Jawa Timur, Jum’at (23/5/14) meninjau lokasi rawan kecelakaan (blackspot) di Gresik. Tepatnya di Jalan Raya Ambeng Ambeng, Kecamatan Duduk Sampean yang menjadi satu-satunya jalan penghubung antar Propinsi. Pada prosesi tersebut dihairi oleh Kasi Amdal Lalin Subdit Kamsel, Kompol Bambang Sukmono, “Kami kesini dalam rangka mengecek lokasi rawan kecelakaan lalu lintas ( Blackspot Area ). Salah satu fokus perhatian operasi adalah lokasi rawan kecelakaan. Kami ingin memastikan polres jajaran melakukan antisipasi di setiap lokasi rawan kecelakaan," ujar Kasi Analisa Dampak Lalu Lintas Subdit Kamsel Ditlantas Polda Jatim Kompol Bambang Sukmono, didampingi Kasat Lantas Polres Gresik AKP. Achmad Faisol Amir. (23/5/14)

Sementara itu Kasat Lantas Polres Gresik mempresentasikan sinergisitas antar stakeholders guna mewujudkan Keamanan, Keselamatan, Ketertiban dan Kelancaran Lalu Lintas (kamseltibcarlantas). Dikatakannya, tugas utama polisi dalam bidang lalu lintas adalah mulai dari pendidikan, rekayasa lalu lintas, penegakan hukum hingga identifikasi registrasi kendaraan bermotor dan pengendaranya. "Permasalahan utama lalu lintas dapat kita bagi menjadi tiga meliputi pelanggaran, kemacetan, dan kecelakaan lalu lintas Dalam wawancaranya Kasat Lantas Gresik, AKP. Achmad Faisol Amir mengungkapkan, " kita berikan pengertian bagaimana cara penanganan dan pemahaman tentang berlalulintas yang baik dan benar kepada masyarakat, ini bentuk sinergitas kita kepada Masyarakat guna mengurangi tingkat kecelakaan dijalan raya", tutur AKP.Faisol Amir.

Jalan Raya Ambeng Ambeng ini salah satu jalur protokol yang menghubungkan antar Propinsi, dan menjadi titik Blackspot Area yang mana jalur sarat dan volume tinggi kendaraan, dan berpotensi dengan terjadinya kecelakaan. Tercatat sejak awal Januari sampai April 2014, ada 5 kejadian dengan 2 korban meninggal dunia dan 3 luka-luka. Dalam hal ini Muspika juga mengikuti acara aksi sosialisasi tentang pemahaman berlalulintas kepada masyarakat. Camat Duduk Sampean Hari Syawaludin, mengomentari, hal ini adalah cara mencerdaskan masyarakat dalam pemahaman berlalulintas, " kita sudah punya program bulanan guna mensosialisasikan hal ini, tentunya kita juga berkerja sama dengan pihak kepolisian. dari Kecamatan kita turunka ke Kelurahan", ungkap Hari Syawaludin yang ikut hadir.(Agus)

PETUGAS TILANG DAN TERTILANG BUTA PEMAHAMAN PELANGGARAN BERLALU LINTAS

Gresiknews1,Gresik - Efek jerah, kata yang tepat bagi para terdakwa tindak langsung (Tilang), dalam rangkah mempromosikan dan mengajak masyarakat guna menjadikan diri pribadi taat berlalu lintas, Satuan Polisi di Kabupaten Gresik melalukan oprasi dengan pihak UPT pajak kendaraan. Hal ini tida lain untuk menanamkan nilai nilai etika dala menggunaka jalan raya, dan menanamkan kepribadi pengendara sebagai pelopor keselamatan berlalu lintas. Lantas efel jerah yang bagaimana, jika para terdakwa tilang tidak diberikan keterangan kongkrit tentang kesalahan di langgarnya, Briptu Huda salah satu petugas pencatat tilang mengatakan, " anda di tilang karena melanggar pasal 285 ", katanya sembari menyodorkan surat tilang di bundaran GKB, Kamis 22/5.

Sebut saja Salim Lutfi, pria yang terdakwa tilang mengatakan, " saya ditilang karena ban saya kecil, padahal saya pakai standar ukuran ban dan velg yang sesuai, alur kedalaman ban saya juga masih tebal lebih dari 1 milimeter ", ungkap Salim. Dalam pasal 285 ayat 1 undang-undang Lalu Lintas Tahun 2009, disebutkan pelanggaran tersebut menyebutkan, Setiap pengendara sepeda motor yang tidak memenuhi persyaratan teknis dan laik jalan seperti spion, lampu utama, lampu rem, klakson, pengukur kecepatan, dan knalpot dipidana dengan pidana kurungan paling lama 1 bulan atau denda paling banyak Rp 250 ribu (Pasal 285 ayat 1). 

Setiap orang yang mengemudikan Sepeda Motor di Jalan yang tidak memenuhi persyaratan teknis dan laik jalan yang meliputi kaca spion, klakson, lampu utama, lampu rem, lampu penunjuk arah, alat pemantul cahaya, alat pengukur kecepatan, knalpot, dan kedalaman alur ban sebagaimana dimaksud dalam Pasal 106 ayat (3) juncto Pasal 48 ayat (2) dan ayat (3) dipidana dengan pidana kurungan paling lama 1 (satu) bulan atau denda paling banyak Rp250.000,00 (dua ratus lima puluh ribu rupiah).

Jadi, mengenai penggunaan ban, polisi hanya dapat menindak soal kedalaman alur ban yang tidak boleh kurang dari 1 millimeter (Pasal 285 ayat [1] UU LLAJ jo Pasal 73 PP 55/2012). Sedangkan, soal ukuran diameter dan lebar telapak yang tidak sesuai dengan keluaran pabrik, semestinya tidak bisa ditindak karena tidak ada aturan yang secara tegas mengatur tentang hal itu. Meski demikian, ada baiknya penggunaan ban sepeda motor sesuai spesifikasi atau yang direkomendasikan pabrik/produsen demi menjaga keselamatan pengendaranya.

Disini pentingnya pembelajaran dalam melaksanakan tugas menilang dan yang tertilang, dalam hal ini bagaimana menyampaikan pelanggaran nya kepada terdakwa tilang. Lantas dimana letak edukatifnya tentang efek jerah tilang tersebut, " saya minta penjelasan kenapa ban dan velg saya yang ukurannya sudah standar kepada petugas, tapi lagi-lagi dibilangi kalau melanggar pasal 285, itu saja!", tambah Salim. Kurangnya pengertian dan pemahaman petugas ataukah sipelanggar tentang kesalahan pasal 285. Sehingga seringnya masyarakat selalu saja melanggar peraturan lalu lintas, disinilah pentingnya pelajaran berlalu lintas sejak usia dini. Jadi, pelanggar yang ditilang da petugas yang menilang tidak sama-sama buta memahaminya.

Pada edisi bulan April Media Independen Mitra Publik, sangat mengapresiasika pemikiran dari Kasat Polisi Lalu lintas Resort Gresik tentang menjadikannya pelajaran berlalu luntas kedalam Muatan Lokal pelajaran Sekolah. Dalam kejadian tersebut diatas bisa kita ambil pelajaran dan manfaat yang sangat besar, yakni pentingnya mengetahui dan memahami etika berlalu lintas, sayang Kasat Lantas Gresik belum bisa di konfirmasi saat kejadian berlangsung.

Bagaimana bisa terealisasi, kalau pihak terkait masih belum mengetahui tentang pasal yang menjadi acuhan pelanggaran berlalu lintas tersebut. Tidak hanya pemakai jalan dan pengaman jalan saja yang berkompeten, tapi bagaimana cara memberikan pemahaman dan pelajaran berlalu lintas tersebut kepada para pengguna jalan. Belum lagi Pemerintah Daerah dalam hal ini Dinas Perhubungan yang tidak pernah memberikan bimbingan kepada masyarakat tentang etika berlalu lintas, seolah mereka hanya membesarkan pencitraan almamaternya.(Agus)

Judi Dadu Diobrak, 3 Tersangka Tertangkap

Gresiknews1,GRESIK - Pelaku judi dadu, Imam Wahyudi (33) warga Desa Cerme Lor RT.02 RW.02 Kecamatan Cerme, Junaidi Abdillah (37)warga Dusun Trate RT.07 RW.11 Desa Pundut Trate Kecamatan Benjeng dan Rudi Hartono (38)warga Desa Jono RT.01 RW.02 Kecamatan Cerme dijebloskan dalam tahanan Mapolsek Cerme, Kamis (22/05). 
Sebab, ketiganya tertangkap oleh petugas ketika melakukan pengerebekan judi dadu di gubuk salah satu tambak di Desa Cerme Lor Kecamatan Cerme. 
Dari tangan tersangka, petugas berhasil menyita barang bukti (BB) yakni 3 buah dadu, 1 lembar banner bertulisan angka 1 sampai 6 dan uang tunai sebesar Rp.681.000,-. 
Penangkapan berawal ketika Kanit Reskrim Polsek Cerme IPDA Mutlakin bersama 6 anggotnya melaksanakan pemantauan wilayah dan mendapat informasi adanya perjudian dadu di tambak. 
Langsung saja, IPDA Mutlakin bersama anggotanya mendatangi lokasi. Dan ternyata benar, ada ajang perjudian disitu. 
Penombok judi dadu yang mengetahui ada petugas datang melakukan pengerebekan, spontan langsung lari tunggang langgang menyelamatkan diri. 
Akhirnya, petugas hanya berhasil menangkap 3 tersangka yang tak sempat kabur ketika digerebek. Mereka diamankan dan dibawa ke Mapolsek Cerme. 
Kapolsek Cerme, AKP Irianto membenarkan penangkapan pelaku judi dadu tersebut. 
"Tersangka kita tahan dan dijeral dengan pasal 303 KUHP,"ujarnya.(ARZ)

Jelang Pilpres, Polres Gresik Gelar Operasi Simpatik

Gresiknews1, GRESIK - Ratusan pengendara motor terjaring operasi simpatik yang tim gabungan dari Satlantas Polres Gresik, Pendapatan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (DPPKAD) Kabupaten Gresik serta Dinas Perhubungan. Pengendara motor harus mengunci helm sampai 'Klik', Kamis (22/5/2014).

Operasi simpatik di Kabupaten Gresik dilakukan serentak di jajaran polsek-polsek. Operasi ini bertujuan mengurangi angka kecelakaan lalu lintas saat konvoi pada kampanye pelaksanaan Pemilihan Presiden (Pilres) 9 Juli 2014.

Sebelum operasi simpatik, Kapolres Gresik AKBP E Zulpan memasangkan pita merah ke anggota sebagai tanda dimulainya operasi simpatik. 

"Permasalahan kecil saat mengendarai motor yaitu sudah pakai helm tapi tidak dikunci sampai 'klik'. Belum lagi pemeriksaan kelengkapan surat-menyurat kendaraan. Ada yang ketinggalan, ada yang lupa membayar pajak. Saat operasi simpatik ini pengendara motor kita ingatkan," kata Kapolres Gresik, AKBP E Zulpan, melalui Kasatlantas AKP Faisol Amir.

Seperti yang terjadi saat operasi simpatik di Jl Dr Wahidin Sudirohusodo, Kecamatan Kebomas, Gresik, banyak peringatan kepada pengendara motor yang tidak mengunci helm sampai 'klik'. Rata-rata pengguna motor tidak mengunci helm saat bepergian mengendarai motor. Sampai ada pengendara motor yang tidak membawa helm dan akhirnya diberi helm oleh anggota Polisi.

"Yang telat tidak membayar pajak diingatkan dan yang tidak membawa surat-surat kendaraan lengkap tetap ditilang. Khususnya yang merubah angka plat nomor menjadi huruf juga ditilang, saat sidang harus sudah dirubah normal," kata Faisol.

Dalam operasi simpatik ini banyak masyarakat yang tersenyum lega, sebab tindakan peringatan yang diberikan anggota Polisi cukup santun dan ramah. "Bapak, Ibu, pengaman helmnya mohon dikunci sampai 'klik', kata Faisol kepada pengguna jalan.(ARZ)

Pemakaman Jenazah Warga Desa Tebalo Kec Manyar Kab Gresik

  Gresik,   gresiknews1.com     - Motto Berani Mengungkap Membantu Yang Belum Terungkap.  Pemakaman jenazah Almh Dewi Jusniawati ( 44 tahun ...