Di tinggal Mudik,Rumah Terbakar

Gresiknews,Gresik - Musibah bagi 8 warga di Jl KH Faqih Usman, Gang
8, Kelurahan Kroman. Pada
Hari Raya Idul Fitri 1435 H, rumahnya ludes
terbakar saat ditinggal mudik
lebaran, Rabu (30/7/2014).
Dari 8 rumah tersebut ada 4 rumah yang ludes
terbakar, empat rumah
berukuran sangat sederhana. Pemukiman dekat
Pasar Kota Gresik ini ukurannya
hanya 2,5x12meter dan berukuran 5x12meter.
Empat rumah tersebut milik Eko, Faiz, Karsono dan
Irham (50). Rata-rata
pemilik rumah sedang mudik dan lebaran ke rumah
saudaranya.
Dari informasi yang dihimpun, kebakaran
disebabkan kipas angin yang
dinyalakan di rumah Eko saat ditinggal mudik ke
Malang.
"Api kemungkinan dari rumah Eko, sebab ada
kipas angin yang dibiarkan
menyala sejak Jumat kemarin. Kipas terus
menyala ahirnya kabel panas dan
berujung kebakaran," kata Muhamd Sharur (32),
anak dari Irham yang rumahnya
juga terbakar bagian atap.
Suasana yang masih lebaran ini membuat warga
yang berkunjung ke rumah
saudara di sekitar tempat kebakaran menjadi ribut,
sebab warga harus
berupaya memadamkan api dengan air seadanya
sebelum petugas pemadam
kebakaran datang dan agar api tidak merambah ke
rumah-rumah lain.
"Rencana lebaran ke saudara, akhirnya ikut
memadamkan api," kata warga di
kerumunan warga lainnya sambil memegang
ember.(agus)

Penangkapan pecinta/pengguna ganja

Gresiknews1,Gresik - pada hari jumat tanggal 23 juli 2014 jam 19.00 wib telah ditangkap iwan junaidi alias nawi, 41 tahun alamat jl. kh. hasyim ashari, kel. kroman gresik di warung kopi daerah sumber kecamatan. kebomas, gresik karena kedapatan membawa 1 linting ganja siap pakai, penangkapan tersebut dilakukan oleh reserse narkoba polres gresik karena mendapat info dari masyarakat bahwa iwan djunaidi alias nawi adalah penggila atau pemakai berat narkotika jenis ganja, dan juga iwan alias nawi adalah salah seorang yang pernah demo melegalkan ganja di surabaya dan gresik pada tahun 2013 silam, dari info tersebut selanjutnya dilakulan penangkapan terhadap iwan alias nawi dengan bb 1 linting ganja, selanjutnya perkara dikembangkan dan berhasil menyita bb 8 pot isi tanaman ganja umur 1 bulan dan 1 bungkus ganja kering 500 gr, yang ditemukan di dalam rumah apung yang ada di area telogo dowo desa kembangan kecamatan kebomas, gresik.

Setelah dilakukan pemerilsaan oleh penyidik iwan alias nawi mengaku bahwa 8 pot isi tanaman ganja tersebut adalah benar miliknya dan 1 bungkus ganja berat 500 gr tersebut didapat membeli dari temanya yg ada di aceh via TIKI JNE di surabaya 1 bulan yang lalu dengan harga Rp. 1.500,000, selanjutnya iwan mengaku ganja tersebut digunakan sendiri dan tidak diperjual belikan.

Gubernur Jatim perintahkan Bupati Gresik gusur 21 rumah


Gresiknews1,Gresik - Sejumlah jalur di Jawa Timur diprediksi akan mengalami kemacetan luar biasa saat arus mudik Lebaran nanti karena banyaknya pengendara. Kawasan Duduk Sampeyan-Gresik yang menjadi salah satu akses jalur Pantura diprediksi akan menjadi simpul kemacetan lantaran adanya penyempitan jalan dari empat lajur menjadi hanya dua lajur.
Tak hanya itu, di titik ini juga terdapat perempatan yang tidak ada traffic light-nya. Meski selalu ada polisi yang menjaga dan mengatur, namun kondisi ini diyakini tetap akan menambah keruwetan jalur sibuk ini. Di jalur Pantura Surabaya-Babat hanya di kawasan Duduk Sampeyan yang hingga saat ini masih menjadi masalah.
Karena itulah Gubernur Jatim, Soekarwo, meminta pelebaran jalan harus segera tuntas. Bahkan Bupati Gresik, Sambari Rudianto sudah diminta segera menggusur 21 rumah yang hingga saat ini tidak mau lahannya dibebaskan untuk pelebaran jalan. ”Kalau di Duduk Sampeyan itu problemnya ada di 21 rumah yang masih tidak mau dibongkar. Permasalahan ini sudah hampir tujuh tahun lebih. Seharusnya Pak Bupati menempuh jalur konsinyasi saja biar bisa digaruk rumahnya,” tegasnya.
Soekarwo menilai, lambatnya pembebasan lahan ini karena Bupati Gresik menggunakan cara humanis tanpa paksaan dalam membebaskan lahan. “Maklum, tahun depan kan beliaunya mau nyalon lagi, jadi menggunakan cara humanis,” tuturnya.
Sementara terkait daerah rawan macet lainnya, Gubernur Jatim juga sudah menginstruksikan Dinas PU Bina Marga Provinsi Jatim melakukan penambalan jalan. Langkah ini ditempuh sebab jalan yang rusak tidak semuanya jalan provinsi, tapi juga ada jalan nasional.
Berdasarkan data dari Dinas Perhubungan dan LLAJ Provinsi Jatim, dari 12 jalur utama terdapat 44 lokasi rawan yang perlu diwaspadai pemudik. Ke-44 lokasi rawan itu secara umum dikategorikan menjadi tiga jenis, yakni rawan macet, rawan bencana, dan rawan kecelakaan. “Penyebabnya banyak. Dari kondisi jalan, pasar tumpah, kontur tanah, hingga perlintasan kereta api,” tutur Wahid Wahyudi, Kepala Dishub dan LLAJ Provinsi Jatim.
Sedangkan untuk lokasi rawan macet, antara lain adalah jalur Surabaya-Mojokerto-Madiun-Magetan-Ngawi, yakni di simpang Medaeng-Kletek. Di jalur itu, volume lalu lintas melebihi kapasitas jalan, di simpang Kenanten Mojokerto ada penyempitan jalan, di jalur Guyangan-Bagor-Wilangan-Saradan, ada empat perlintasan KA dan kepadatan lalu lintas dua lajur.
Untuk lokasi rawan bencana antara lain ada di jalur Surabaya-Lamongan-Tuban-Bulu. Di sana ada dua wilayah rawan banjir yakni di Tambakboyo dan Widang. Di jalur Surabaya-Mojokerto-Madiun-Magetan-Ngawi, hanya ada satu lokasi rawan bencana berupa kabut, yakni di Mojokerto.
Sementara itu, lokasi rawan kecelakaan, di antaranya ada di jalur Surabaya-Malang-Blitar-Tulungagung, tepatnya di Jl Sunandar Priyo Sudarmo dan Jl Raya Desa Pojok Kecamatan Garum Blitar. Di jalur Surabaya-Probolinggo-Situbondo-Banyuwangi, kecelakaan rawan terjadi di Jl Raya Arjosari Rejoso Pasuruan. ”Kami sudah berkoordinasi dengan dinas perhubungan di 38 kabupaten/kota di Jawa Timur, untuk melengkapi rambu peringatan di lokasi tersebut, dan menyiapkan jalur alternatif,” tukas Wahid.(Arz/Tim)

Gugat Hasil Pilpres, Prabowo-Hatta Ke MK Sore Ini

Gresiknews1,Jakarta - Habiburokhman mengatakan Prabowo dan Hatta akan datang ke Mahkamah Konstitusi untuk mengajukan gugatan pemilu presiden sore ini. "Prabowo dan Hatta nanti ke Mahkamah Konstitusi sekitar pukul 17.00 WIB," kata anggota tim advokasi Prabowo Subianto dan Hatta Rajasa itu, Jumat pagi, 25 Juli 2014.

Prabowo dan Hatta akan langsung menuju ke MK. Sedangkan tim advokasi akan berangkat dari Dewan Pimpinan Pusat Partai Keadilan Sejahtera pukul 15.00 WIB. "Kami nanti akan bertemu di MK," ujarnya. 

Tim Prabowo-Hatta mengklaim telah memiliki banyak bukti kecurangan yang siap diajukan ke MK. Menurut dia, hingga saat ini, banyak laporan kecurangan dari berbagai daerah yang terus dilaporkan oleh relawan Prabowo-Hatta. 

Berdasarkan keputusan Komisi Pemilihan Umum pada Selasa, 22 Juli 2014, calon presiden dan wakil presiden nomor urut 2, Joko Widodo dan Jusuf Kalla, ditetapkan sebagai pemenang pemilu presiden 2014.

Jokowi-JK meraup 70.997.883 suara atau 53,15 persen, sedangkan Prabowo-Hatta hanya memperoleh 62.576.444 suara atau 46,85 persen.

Namun Prabowo menolak hasil rekapitulasi KPU karena dianggapnya melanggar aturan dan mengabaikan rekomendasi Badan Pengawas Pemilu.

Selain itu, tim advokasi Prabowo-Hatta juga menyatakan akan menggunakan empat jalur untuk mengungkap pelanggaran ini, yakni MK, Bawaslu, Dewan Kerhormatan Penyelenggara Pemilu, dan kepolisian.(Evan)

Dewan Tuding KIG Sidayu Mainkan RDTK

Gresiknews1,Gresik - Komisi B DPRD Gresik menuding Pembangunan Kawasan Industri Gresik (KIG) Sidayu, diduga memainkan Rencana Detail Tata Ruang Kawasan (RDTRK) yang tahun ini batal diajukan untuk ditetapkan menjadi peraturan daerah (perda).

Berdasarkan data yang dihimpun, saat ini Pemkab Gresik hanya memiliki Peraturan Daerah (Perda) nomor 8 tahun 2011 tentang Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW). Terkait dengan itu RDTRK yang memperdetail RTRW belum juga diajukan pemkab untuk dijadikan perda. Padahal, anggaran untuk pembuatan dokumen RDTRK sudah ada sejak tahun 2012.

Ketua Fraksi Kebangkitan Bangsa (F-KB) DPRD Gresik Moh Syafi’ AM mengaku memang awal tahun 2014 lalu, Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) akan mengajukan dokumen RDTRK untuk dijadikan Perda. Namun, aku dia, Bappeda membatalkannya dengan berbagai alasan. "Saya tidak tahu kenapa Bappeda tidak jadi mengajukan RDTRK yang seharusnya tahun ini selesai," katanya, Rabu (23/7/2014).

Ia menambahkan, belum adanya perda tentang RDTRK ini memang menjadi peluang bagi penguasa untuk melakukan floting desa-desa dengan mengorbankan RTRW untuk menyesuaikan dengan para pengusaha rekanan. "Kalau tidak adan RDTRK ini memang memungkinkan adanya permainan kawasan-kawasan dalam RTRW dalam pembangunan KIG Sidayu," paparnya.

Syafi AM menuturkan, soal RDTRK ini setiap tahun Bappeda ditarget empat kecamatan harus selesai. Sehingga, lanjut dia, kalau pembuatan dokumen itu dimulai pada 2012, maka saat ini sudah ada 12 kecamatan yang siap untuk diperdakan. "Sampai sekarang tak satupun belum ada RDTRK yang selesai dan diajukan untuk menjadi perda," ungkapnya.

Sebelumnya, anggota Komisi B DPRD Gresik. Abdul Qodir meminta Pemda bertindak tegas atas pengajuan proyek KIG. Kalau memang tidak sesuai dengan RTRW-nya harus ditangguhkan dulu. "Kalau aturannya sudah salah Pemkab Gresik harus membatalkan," tandasnya.(tim)

Kapolda Jatim Sidak Kantor KPU Gresik


Gresiknews1,Gresik - Kapolda Jawa Timur Irjen Pol Unggung Cahyono mendatangi kantor KPU Gresik, 22 Juli 2014. Hal ini merupakan inspeksi mendadak (sidak) patroli gabungan dalam skala besar untuk menciptakan keamanan, ketertiban dalam masyarakat tetap kondusif. Ribuan personel akan ditempatkan di sejumlah titik yang dinilai rawan dan berpotensi adanya unjuk rasa saat rekapitulasi penghitungan surat suara.

"Kami juga akan menggelar patroli skala besar, guna antisipasi Kamtibmas agar kondusif," ujarnya di sela-sela inspeksi mendadak (sidak) di depan Kantor KPU Gresik.

Kapolres Gresik AKBP.E.Zulpan yang mendampingi Kapolda Jatim menyatakan akan semaksimal mungkin dalam mengamankan jalannya pengumuman hasil rekapitulasi Pemilu Pilpres 2014. " Polres Gresik sudah mensiagakan 327 personil untuk pengamanan, diantaranya 120 personil di Mapolres bersiaga guna pengamanan pengumuman hasil rekapitulasi dari KPU Pusat", ungkap AKBP. E Zulpan.

Himbauan agar untuk tidak melakukan euvoria berlebih juga diucapkan oleh Kapolres Gresik, "kita himbau jangan ada yang berkonvoi atau euvoria yang berlebihan, karena itu akan menimbulkan panasnya suasana bagi yang tidak suka", tutup AKBP. E Zulpan.

Sebanyak 120 Personil dari Polres Gresik akan disebar ke titik-titik basis pendukung Capres dan Cawapres. Penempatan personil di posko pemenangan kedua Capres juga disiagakan, dan dibantu oleh TNI.(gus)

Buat Alat Perlintasan KA Otomatis

Gresiknews1,GRESIK - Kecelakaan yang disebabkan tak ada palang pintu maupun kelalaian penjaga perlintasan kereta api (KA) menjadi isnpirasi bagi siswa SMK Muhammadiyah Bungah untuk mengurangi kecelakaan dengan mencipatakan alat sebagai pengganti palang pintu ataupun penjaga perlintasan. 
Alat yang diciptakan siswa kelas XI yakni Moh Afrizal dan Moh Mujiburrohman ini, tiap paketnya seharga Rp 6 juta dan dinamai palang kereta api otomatis. 
Sitim bekerjanya alat yang dipasang 1,5 kilometer menjelang perlintasan, kemudian dipasang sensor sehingga palang menutup otomatis ketika ada kereta lewat. Begitu juga setelah kereta meninggalkan perlintasan dan melewati sensor , maka otomatis palang pintu akan membuka kembali. " Alat yang kita butuhkan tidak rumit dan hanya perlu kejelian serta ketelitian. Kalau alat ini bisa di pasang pada semua persimpangan kereta api , tentu tidak ada kecelakaan yang sampai masinis meninggal,"jelas Mujib (17) siswa. Kelas XII, Sabtu (18/7). 
Kepala SMK Muhammadiyah Bungah, Imam Syafii mengaku bangga punya siswa yang kreatif. 
"ini kan tugas akhir siswa kelas XI nanti saat kelas XII, kita suruh sempurnakan. Dan rasanya penemuan ini sangat bermanfaat bagi pengguna lalu lintas di jalan raya , " jelasnya.(arb/gus)

Sidak Mamin Temukan AMDK Ilegal

Gresiknews1,Gresik - Tim pemantau menemukan beberapa produk makanan dan minuman yang menyalahi ijin edar di salah satu swalayan Kawasan Jalan Kartini Gresik, Selasa (22/7).

Produk tersebut berupa air minuman dalam kemasan (AMDK) 600 ml. Menurut pemilik swalayan, Antin Yusnia, produk AMDK yang bermerek O2 ini produk lokal. Dalam kemasan produknya tertera Depkes RI No. L 13003953. Ketika dikonfirmasi kepada Kepala Dinas Kesehatan Gresik, Sugeng Widodo yang ikut dalam tim pemantauan, ijin yang tertera tersebut tidak sah. “Untuk ijin AMDK mestinya berlabel MD dan syaratnya harus SNI” ujar Sugeng. 

Selain menemukan AMDK yang tidak layak edar, Tim Dinas Kesehatan Gresik beserta Balai Besar POM Jawa Timur juga menemukan beberapa produk yang tidak layak jual diantaranya pentol bakso kemasan, produk kue kering yang tak berlabel kadaluarsa serta tak mencantumkan komposisi serta satu bungkus bakery yang berjamur. Sedangkan pada pemeriksaan parcel lebaran, tim juga menemukan beberapa produk yang sudah mendekati masa kadaluarsa. “Mestinya isi parcel minimal 6 bulan sebelum kadaluarsa” tutur Sugeng Widodo.

Pemantauan di lokasi lain yakni pada swalayan yang berada di Jalan Dr. Sutomo Gresik. Di Swalayan yang selama ini melayani grosir ini memang tidak menemukan barang kadaluarsa. Namun demikian, tim menemukan beberapa barang tampak kemasannya rusak (penyok). Penyimpanan barang yang kurang bagus. Kebersihan serta penataan barang yang tidak teratur sangat tidak sesuai dengan kaidah kesehatan. “Kami sarankan agar penataan dan kebersihan lebih disempurnakan. Kalau dalam waktu tiga bulan tidak ada perubahan, kami akan mengambil tindakan” tegas Kabid Pelayanan Kesehatan, drg. Hari Titik Rahayu.

Dari hasil pemantauan tersebut, Tim menarik beberapa produk untuk disita dan dimusnahkan. Untuk AMDK serta pentol bakso kemasan disita oleh pihak BB Pom Jawa Timur untuk ditindak lanjuti. Sedangkan temuan pelanggaran yang lain, pihak Dinkes Gresik merekomendasikan agar barang tersebut ditarik dan tidak diperjualbelikan kembali atau dimusnahkan. (arb)

Lebaran NU-Muhammadiyah Diprediksi Bareng 28 Juli


Gresiknews1,Surabaya - Koordinator Tim Rukyatul Hilal PWNU Jatim, H Sholeh Hayat memprediksi pelaksaaan Idul Fitri 1 Syawal 1435 Hijriyah kemungkinan besar akan bersamaan antara Nahdlatul Ulama (NU) maupun Muhammadiyah yakni pada Senin 28 Juli 2014.

Prediksi ini berdasarkan aspek hitungan (hisab) astronomi yang dijadikan patokan warga nahdliyin. Sedikitnya terdapat 7 hasil hitungan dengan 7 sistem yang hasilnya mendekati kebersamaan tentang saat terjadi Ijtimak unnayyiren. "Dari 7 kitab rujukan ini posisi hilal sudah imkanurrukyat diatas 3 derajat," kata Sholeh Hayat, Selasa (22/7/2014).

Dia menjelaskan, pertanda astronomi awal lahirnya hilal diantaranya, kitab Sullamun Nayiren bahwa ijtimak terjadi jam 04,45, irtifak (ketinggian hilal) 6,42 derajat. Kitab Fathurrouf fil Mannan ijtimak jam 4,27, irtifak hilal 6,27 derajat. Kitab Irsyadul murid, ijtimak terjadi jam 5,43, irtifak hihal 3,28 derajat. Kitab Irsyadul Jadid, ijtimak terjadi jam 5,33, irtifak hilal 3,35 derajat.

Kemudian sistem Ephimeris hisab rukyat, ijtimak terjadi jam 05,33 pagi, irtifak hilal setinggi 3,49 serajat. Sistem Ephimeris, ijtimak terjadi jam 5,44 dan irtifak ketinggian hilal 3,30 derajat. Sistem Accurate time, ijtimak sebagai konjungsi astronomi saat ketika bulan dan matahari berada pada bujur astronomi yang sama, terjadi jam 05,42 dan irtifak ketinggian hilal 3,5 derajat.

Meski dari 7 rujukan kitab/sistem Falak, posisi ketinggian hilal sudah imkanurrukyat diatas 3 derajat, namun bagi Nahdliyin masih diperlukan satu tahap lagi sesuai perintah Syariat yakni melakukan Rukyatul Hilal dan untuk Jatim dilakukan di 12 lokasi.

Ke-12 lokasi tersebut adalah Pantai Ambet Pamekasan, Gebang Bangkalan, Nambangan Surabaya, Bukit Condrodipo Gresik, Tanjung Kodok Lamongan, Pantai Serang Blitar, Ngliyep Malang Selatan, Gili Ketapang Probolinggo, Nyamplong Jember, Kalbut Pasir Putih, Srau Pacitan dan Tanjung Awar-Awar Tuban.

Dia tetap mengimbau masyarakat untuk menunggu pengumuman resmi dari pemerintah, karena keputusan terahir ada di sidang Isbath Menteri Agama pada Minggu sekitar pukul 19.30 WIB. "Insya Allah rukyat berhasil di antara 61 lokasi rukyatul hilal di seluruh Indonesia," pungkasnya. (Zak)

Polisi Gresik Belum Tetapkan Tersangka Kasus Penggelonggongan Sapi

Gresiknews1,GRESIK - Kasus sapi gelonggongan di Dusun Miru, Desa Banyuurip, Kecamatan Kedamean terus bergulir dan hingga kini dalam tahap pemeriksaan saksi-saksi. Polisi kembali memeriksa dua saksi tambahan, Selasa (22/7/2014).

Kasatreskrim Polres Gresik AKP Ayub Diponegoro Azhar mengatakan, polisi melakukan pemeriksaan dua saksi untuk menentukan tersangka.

"Ada dua orang saksi lagi diperiksa yaitu Hasan dan Udin selaku pekerja di tempat Abdullah selaku pengusaha ternak sapi potong," kata Ayub.

Setelah pemeriksaan tersebut, rencananya dilakukan gelar perkara kemudian ditetapkan tersangka. "Setelah panggilan Hasan dan Udin baru gelar dan tetapkan tersangka," katanya.

Jajaran Polres Gresik mengungkap tempat penggelonggongan sapi di Dusun Miru, Desa Banyuurip, Kecamatan Kedamean, Kamis (17/7/2014). Setiap hari rata-rata 5 sampai 6 sapi jenis limosin digelonggong kemudian dipotong dan disalurkan ke pasar-pasar tradisional. Operasi ini sudah berjalan sejak Januari sampai sekarang.(Arz/Tim)

Rekapitulasi 33 Provinsi Selesai, Jokowi-JK Menang dengan 53,15 Persen


Gresiknews1, Jakarta — Komisi Pemilihan Umum telah menyelesaikan rekapitulasi penghitungan suara dari 33 provinsi. Dari hasil tersebut, pasangan calon presiden-calon wakil presiden Joko Widodo-Jusuf Kalla meraih suara sebanyak 53,15 persen.

Rapat pleno rekapitulasi penghitungan suara tingkat nasional di Gedung KPU, Jalan Imam Bonjol, Jakarta, itu selesai kira-kira pukul 17.15 WIB, Selasa (22/7/2014). 

Hasilnya, Jokowi-JK memperoleh 70.633.576 suara (53,15 persen). Adapun pasangan Prabowo Subianto-Hatta Rajasa memperoleh 62.262.844 suara atau 46,85 persen) atau berselisih 8.370.732 suara dari Jokowi. Jumlah suara sah sebanyak 132.896.438 suara.(Evan)

Amankan Pantura, Terjunkan 1 Peleton Sniper

Gresiknews1,SITUBONDO  – Tingkat kerawanan kejahatan di jalur pantura Situbondo mendapat perhatian dari kepolisian. Menghadapi Lebaran, polisi ingin memberikan rasa aman kepada para pengguna jalan di jalur pantura dengan menerjunkan satu peleton sniper (penembak jitu). Mereka disebar di beberapa titik rawan kejahatan. Salah satunya di jalur pantura, Baluran, Kecamatan Banyuputih.

Kapolres Situbondo AKBP Erthel Stephan menyatakan, sniper-sniper dari Polda Jatim diterjunkan untuk mengantisipasi kejahatan di sepanjang jalur pantura. ’’Jalur Pantura sepanjang hutan Baluran dan kawasan Banyuglugur cukup rawan bajing loncat dan rampok. Makanya, akan kami tempatkan sniper dari Brimob Polda,’’ tegas Erthel setelah gelar pasukan Operasi Ketupat Semeru 2014 di Mapolres Situbondo, Senin (21/7).

Tidak hanya menerjunkan penembak, pihaknya juga mendirikan lima pos pengamanan. Pos tersebut berdiri mulai Banyuglugur, Pasir Putih, Kota Situbondo, Asembagus, Banyuputih, ditambah satu pos pengamanan di Pelabuhan Jangkar. Tiap pos akan dijaga personel gabungan, mulai unsur kepolisian, TNI, dinas perhubungan, dinkes, satpol PP, pramuka, hingga Perhutani. Anggota Perhutani diperbantukan untuk ikut mengamankan jalur mudik yang dekat hutan.

Kasubbaghumas Polres Situbondo AKP Wahyudi menambahkan, ada 350 personel yang disiagakan dalam Operasi Ketupat 2014. ’’Sebanyak 350 personel yang disiagakan itu dari unsur TNI ada 30 personel; dishub (30 personel); satpol PP (30 personel), dan sisanya dari kepolisian,’’ tutur Wahyudi.

Operasi Ketupat Semeru 2014 dilaksanakan selama 16 hari. Mulai Senin (22/7) sampai 6 Agustus 2014 mendatang. Tujuannya, menjaga keamanan dan kenyamanan masyarakat menjelang maupun pasca Idul Fitri.(tim)

H-4 Truk Besar Dilarang Melintas Jalur Pantura Gresik

Gresiknews1,GRESIK - Jalur Pantai Utara (Pantura) Duduksampean, Gresik, Jawa Timur, yang selama ini tempat kemacetan dan kecelakaan dipastikan akan lancar mulai H-4 menjelang Hari Raya Idul Fitri 1435 H.

Sebab seluruh kendaraan umum seperti truk angkutan dilarang melintas, Senin (21/7/2014).

Kapolsek Duduksampean, I Made Parwita, mengatakan, menjelang H-4 arus kendaraan besar-besar sudah dilarang melintas sehingga kendaraan pemudik bisa lancar tanpa harus antre dengan truk-truk besar.

"Ada tiga CCTV di perempatan Duduksampean. Satu dari Satlantas Polres Gresik, Dishub Jatim dan res area," kata Parwita.

Jalan Raya Duduksampean menjadi jalur mudik dari berbagai arah, seperti dari Surabaya ke Semarang, Bojonegoro dan Cepu begitu pula sebaliknya.

Di perempatan Duduksampean tersebut sering digunakan untuk penyeberangan masyarakat menuju pasar tradisional Duduksampean.

AKP Cinthya Dewi Arista
Selain itu juga terjadi penyempitan jalan karena Pemerintah Kabupaten Gresik tidak tuntas membebaskan tanah untuk pelebaran jalan, sampai saat ini baru 50 sampai 60 persen pembebasan lahan.

Sementara, Kasatlantas Polres Gresik AKP Cinthya Dewi Arista, mengatakan, untuk mengurai kemacetan di Perempatan Duduksampean akan disiapkan anggota untuk mengurainya.

"Sudah diplot untuk aggota Satlantas Polres Gresik dan tim urai kemacetan di simpul-simpul kemacetan, ditambah dua pleton anggota Sabhara Polda Jatim untuk membantu kelancaran pam arus mudik di wilayah Duduksampeyan," kata Cinthya.

Dengan diberlakukan larangan untuk melintas truk umum melintas pada H-4 lebaran, kecuali truk sembako dan bahan bakar minyak (BBM) yang diperbolehkan melintas sehingga dipastikan jalur Pantura Duduksampean akan lancar.

"Dipastikan tidak terjadi penumpukan kendaraan pribadi saat arus mudik mendatang sebab truk-truk besar sudah dilarang berjalan mulai H-4 sebelum lebaran," katanya.(Arz)

2.602 Pekerja di 77 Perusahaan Dilaporkan Belum Menikmati THR

Gresiknews1,Surabaya - Lebaran tinggal menghitung hari. Namun, pekerja atau buruh yang tersebar di 77 perusahaan di Jawa Timur masih ada yang belum mendapatkan tunjangan hari raya (THR). 

Dari posko pengaduan THR 2014 yang digelar LBH Surabaya dan Relawan Buruh Jatim, dilaporkan 2.602 pekerja yang belum bisa bahagia karena haknya belum didapat.

Padahal, berdasarkan Peraturan Menteri Tenaga Kerja (Permenaker) Nomor 04 Tahun 1994 bahwa, batas akhir pembayaran THR bagi buruh/pekerja adalah H-7 lebaran (tahun ini bertepatan dengan 21 Juli 2014).

"Sampai batas akhir 21 Juli, ada 103 pengaduan dengan jumlah 2.602 pekerja atau buruh yang menjadi korban tidak mendapatkan THR," terang Koordinator Posko THR LBH Surabaya-Relawan Buruh Jatim A Wachid Habibullah, Selasa (22/7/2014).

Habibullah mengatakan, modus perusahaan yang tidak memberikan THR ke pekerjanya, hampir sama dengan tahun sebelumnya yang dicatat Tim Posko THR.

"Pelanggaran yang dilakukan perusahaan, modusnya klasik seperti yang kami catat di tahun-tahun sebelumnya," tuturnya.

Ia menerangkan, modus klasik yang dilakukan perusahaan seperti, pekerja/buruh kontrak atau outsourcing, pekerja harian lepas tidak diberi THR karena status kerja. Demikian pula dalih bahwa pekerja/buruh yang dalam proses perselisihan PHK. 

Salain itu modus lama yaitu THR tidak diberikan dalam bentuk uang tunai, tapi barang yang tidak sesuai ketentuan, serta modus lainnya.

Bahkan, Tim Posko THR menemukan modus baru pelanggaran yang dilakukan perusahaan pada tahun ini yakni, perusahaan menjelang puasa/lebaran tidak melakukan aktivitas.

"Tetapi setelah lebaran, perusahaan beroperasi kembali," terangnya.

Posko juga menyoroti pelanggaran pembayaran THR di lingkungan instansi pemerintahan. Banyak tenaga honorer dari pemerintah yang ditempatkan di sekolah-sekolah negeri sebagai tenaga keamanan, tata usaha maupun tenaga kebersihan, tidak mendapatkan THR atau gaji 13.

Langkah ke depan yang dilakukan Posko THR yakni berkoordinasi dengan Disnaker kabupaten/kota serta tingkar Provinsi Jawa Timur, agar pegawai pengawas dapat turun langsung melakukan sidak ke perusahaan.

"Kami akan berkirim surat klarifikasi dan mendesak perusahaan agar segera membayarkan THR ke pekerjanya. Jika tidak, kami akan umumkan perusahaan-perusahaan yang tidak mau membayar THR," tandasnya.

Jumlah pekerja/butruh di Jatim yang melaporkan ke posko THR tidak mendapatkan THR pada lebaran tahun ini mengalami penurunan dibandingkan lebaran 2013. Tahun ini sebanyak 2.602 pekerja/buruh, sedangkan tahun lalu mencapai 14.673 buruh.(Arz/Tim)

605 Anggota Tim Gabungan Amankan Arus Mudik Lebaran di Gresik

Gresiknews1,GRESIK - Sebanyak 605 anggota dari tim gabungan dikerahkan untuk mengamankan hari raya Idul Fitri 1435 H di wilayah Kabupaten Gresik.

Tak hanya itu, disiapkan pula 11 pos pantau serta sebuah rest area di Tebaloan, Duduksampean, yang disediakan bagi pemudik

"Polri mengerahkan 350 personil dan 255 personil dari TNI, Dinas Perhubungan, PMI, Orari, Ormas dan Pemda," kata Kapolres Gresik AKBP E. Zulpan, saat apel Operasi Ketupat 2014 di Alun-alun Gresik, Senin (21/7/2014).

Pengamanan arus mudik dan arus balik Lebaran ini akan berlangsung selama 16 hari, mulai Selasa (22/7/2014).

"Pengamanan lebaran selama 16 hari mulai besok sampai 6 Agustus. Ada 11 Pos pengamanan, untuk melayani masyarakat yang mau melapor," imbuhnya.(Arz)

Jatim Gunakan Kapal Petikemas untuk Angkut Pemudik Gratis

Gresiknews1,Surabaya - Mudik gratis menggunakan kapal laut, Senin (21/7/2014) siang diberangkatkan dari Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya dengan tujuan Masalembu, Sumenep. Untuk tahun ini, pemerintah Jawa Timur menyediakan mudik gratis bagi tiga jurusan, selain Surabaya-Masalembu, juga Banyuwangi-Sapeken, dan Sumenep-Kangean.

Wahid Wahyudi, Kepala Dinas Perhubungan dan Lalu Lintas Angkutan Jalan Jawa Timur mengatakan untuk mudik angkutan laut kali ini, pemerintah terpaksa hanya mampu menyediakan kapal kargo yang dimodifikasi.

"Kapal penumpang sudah tidak ada lagi karena semuanya penuh. Terpaksa kami menyewa kapal kargo yang kami modifikasi," kata Wahid Wahyudi, di sela-sela memberangkat mudik gratis dari Pelabuhan Tanjung Perak.

Wahid juga memastikan meskipun modifikasi, tapi keamanan dan keselamatan mudik gratis ini tetaplah yang utama.

untuk mudik dari Surabaya ke Masalembu kali ini para pemudik diberangkatkan menggunakan kapal kargo Anugerah Abadi.

Kapal yang biasa digunakan untuk mengangkut petikemas itu, lantas dimodifikasi dengan memasang tenda terpal besar sebagai atap. Lantai kapal juga dilapisi dengan terpal.

Jarak antara lantai dan atap kurang dari dua meter sehingga kesan panas langsung terasa ketika kita masuk ke dalamnya. "Ini sebenarnya tidak layak, panas," kata Jalaluddin, warga Masalembu.

Apalagi, perjalanan yang harus ditempuh dari Surabaya hingga Masalembu mencapai sekitar 20 jam. Padahal, mayoritas pemudik juga mengajak anak-anak mereka yang masih kecil.

Sementara itu Chris Wanda Kepala Kantor Syahbandar Kelas Utama Tanjung Perak mengatakan meski modifikasi, tapi kapal kargo untuk mudik gratis kali ini sudah memenuhi kaidah keamanan.

Dia mencontohkan, meski berupa kapal kargo tapi jumlah pelampung di kapal ini juga sudah disesuaikan dengan jumlah penumpang.

Selain itu, untuk memastikan keamanan, seluruh kapal untuk mudik gratis juga hanya diijinkan untuk berangkat di siang hari dengan kepastian cuaca dan angin yang stabil.

Chris Wanda sendiri juga terpaksa memantau langsung kondisi kapal sebelum berangkat. Bahkan dia beberapa kali terlihat ngobrol serius dengan nahkoda kapal. "Ini harus dipastikan ada ABK yang menjaga dan memberikan pengumuman berkala supaya penumpang berhati-hati. ABK jangan tidur sampai kapal sampai di tujuan," kata Cris Wanda. (Tim)

Asyik Pesta Sabu-sabu, Dua Sopir Ekspedisi Dibekuk

Gresiknews1,GRESIK - Nasib sial dialami dua pecandu sabu ini.Dua orang sopir ekspedisi ditangkap petugas Satnarkoba Polres Gresik karena pesta sabu-sabu (SS), Minggu (20/7/2014).

Mereka adalah Hadi Sudjarwo (37), warga Desa Karang Paningal, Kecamatan Purwadadi, Kabupaten Ciamis, Jawa Barat dan Agus Purnomo (42), warga Jl Banjar Sugihan, Kecamatan Tandes, Surabaya.

Dua sopir expidisi PT Jokotole Transindo di Jl Tridharma, Gresik ini ditangkap anggota Satnarkoba saat pesta SS di tempatnya bekerja.

Polisi mengamankan sejumlah barang buktinya lokasi penggerekan, sebuah plastik klip SS 0,25 gram, sebuah pipet kaca berisi serbuk kristal putih 1,22 gram, dan dua handphone.

Tertangkap kedua sopir ini berkat informasi masyarakat bahwa di kantor ekspedisi di kawasan Kebomas, sering dijadikan arena judi dan pesta SS.

Mendapat informasi tersebut, Kanitreskoba Aiptu Mariyanto dengan kanit idik I Ipda Kennardi menyanggongnya, ternyata benar saat digerebek keduanya hendak bermain judi dan pesta SS.

K"Keduanya ditangkap dengan barang bukti narkoba golong I jenis SS. Kasusnya masih kembangkan untuk mencari pemasok sabu-sabu," kata asatnarkoba Polres Gresik AKP Sutopo Prayitno.(Gus/tim)

Polda Siapkan 9.904 Personel Amankan Arus Mudik Lebaran

Gresiknews1,Surabaya - Kepolisian Daerah (Polda) Jatim menyiagakan 9.904 personel untuk mengantisipasi tindak kejahatan selama arus mudik lebaran 2014. Penagamanan tersebut difokuskan untuk mencegah terjadinya macet,kecelakaan lalulintas, sabotase, dan begal.

Irjen Pol Unggung Cahyono Kapolda Jatim mengatakan, dalam pelaksanaan pengamanan Operasi Ketupat Semeru 2014 ini, pihaknya menempatkan personel di 233 titik pos pengamanan, 62 titik pos pelayanan 62, lima titik pos pariwisata, pengamanan jalur Kereta Api di tiga DAOPS (Madiun, Surabaya, dan Jember), 89 titik daerah rawan macet, 73 titik daerah rawan kecelakaan, 127 titik daerah rawan pelanggaran, empat titik daerah rawan kejahatan eskalasi tinggi, 114 titik rawan bencana, dan lokasi CCTV 184 titik.

"Dalam pengamanan mudik, kami sudah menempatkan personel Satuan Shabara dan Brimob, serta melakukan patroli, baik patroli jalan kaki, sepeda motor dan yang lainnya," kata Irjen Pol Unggung Cahyono kepada wartawan, Senin (21/7/2014), usai apel Operasi Ketupat Semeru 2014.

Dia menambahkan, ribuan personel tersebut akan melakukan patroli, menggunakan kendaraan operasional maupun patroli jalan kaki. Untuk operasi jalan kaki, ditujukan guna antisipasi adanya sabotase rel-rel KA, serta penempatan personel di atas kerata api. 

"Di atas rel kereta api juga ditempatkan pengamanan, anggota Brimob yang memiliki kemampuan pengamanan di atas kereta api. Dan jumlah personel Brimob yang ditempatkan di gerbong kereta api, sebanyak enam pleton," ujarnya.

Daerah-daerah yang menjadi perhatian dalam pelaksanaan mudik lebaran, kata Kapolda, yaitu daerah rawan kemacetan dan kecelakaan. Seperti daerah Menkreng, Duduk Sampean (Gresik), perbatasan Jawa Timur dan Jawa Tengah (Mantingan), dan Tuban (Bancar). Masing-masing ditempatkan satu pleton Shabara.

Unggung menambahkan, pelaksanaan operasi Ketupat Semeru 2014 akan dilaaksanakan selama 16 hari, mulai 22 Juli hingga 6 Agustus 2014.

Sementara itu, Soekarwo Gubernur Jatim mengatakan, pihaknya mendukung penuh pengamanan yang dilakukan selama arus mudik lebaran.

Dia mengatakan, kondisi aman memberikan suasanan yang nyaman, dalam mengelola masyarakat di Jawa Timur. "Untuk itu kami dukung penuh TNI-Polri, dalam melakukan pengamanan menjelang lebaran ini," kata Soekarwo saat ditemui usai menjadi inspektur upacara gelar pasukan operasi Ketupat Semeru di lapangan Mapolda Jatim.

Sedangkan persiapan sarana dan prasarana, kata Soekarwo, pihaknya telah melakukan pengecekan terhadap kesiapan sarana dan prasarana, untuk menunjang kelancaran dalam arus mudik lebaran. Termasuk jalan provinsi, sudah siap untuk digunakan.

"Tinggal satu jalan yang belum teralisasi, yakni di Jalan Tanjung Bumi, Bangkalan Madura," pungkasnya. (Tim)


Dua Terdakwa Gratifikasi Perizinan Pemkab Gresik Divonis Setahun

Gresiknews1,GRESIK - Achmad Yusuf Wibisono dan Anwar Agung terdakwa kasus gratifikasi di Badan Penanaman Modal dan Perizinan (BPMP) Kabupaten Gresik divonis oleh majelis Hakim Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor), Surabaya, Minggu (20/7/2014).

Vonis ini lebih ringan dari tuntutan jaksa yang menuntut 2,5 tahun penjara dan denda Rp 100 juta subsider 6 bulan penjara.

Dalam sidang tersebut terdakwa Yusuf Wibisono divonis setahun tiga bulan penjara, sedang Anwar Agung diganjar setahun dua bulan penjara.

Atas putusan majelis hakim pengadilan Tipikor tersebut Jaksa Penutut Umum (JPU) Kejari Gresik akan banding. "Putusan Majelis hakim pengadilan Tipikor Surabaya kurang memenuhi rasa keadilan. Kami akan melakukan upaya hukum banding," kata Kasi Pidana Khusus Wahyudiono, melalui Jaksa penyidik Erwin Indrapraja.

Namun Erwin akan berkonsultasi dengan atasannya terlebih dulu. "Masih menunggu petunjuk dari pimpinan," katanya.

Diketahui, terdakwa Yusuf Wibisono sebagai mantan PNS di BPMP Kabupaten Gresik, karena terlibat dalam kasus mafia perizinan Yusuf akhirnya dimutasi ke Kelurahan Tlogopatut, Gresik. Sedangkan Anwar Agung mantan tenaga honorer di Bagian Hukum Pemkab Gresik. Terdakwa diduga ikut andil dalam menguruskan IMB PT Manggala milik, Sugondo, salah seorang pengusaha di Driyorejo.(Arz)

Rumah Dibobol, Ratusan Juta dan Mobil Pemilik Rumah Raib

Gresiknews1,Gresik - Sebuah rumah di kawasan perumahan ABR Gresik dibobol kawanan perampok dan ratusan juta raib digondol termasuk mobil miliknya.

Dwi warga Gresik,Minggu (20/7/2014) mengatakan, rumahnya dibobol saat ditinggal sejak Jumat (18/7/2014) menginap di rumah saudaranya di Sidoarjo.

"Saya pas nginap di rumah saudara di Sidoarjo hari Jumat dan barang-barang saya hilang Sabtu kemarin. Total kerugian dua ratusan juta rupiah," kata dia.

Kronologisnya, lanjut dia, ada tetangga yang melihat orang masuk ke dalam rumahnya. Namun saksi itu mengira bahwa orang itu adalah pemilik rumah.

"Mobil saya dikeluarkan sekitar pukul 15.30 WIB, pintu garasi dan kamar saya dicongkel," ujar dia.

Barang-barang yang raib, kata dia, diantaranya laptop, perhiasan, uang tunai, BPKB dan sebuah mobil Agiya nopol W 1585 RK tahun 2014 warna silver standart.

"Saat ini saya ada di Polres Gresik untuk melaporkan kasus ini," tambah dia. (Arb)

Bupati Gresik pimpin upacara gelar pasukan Operasi (Ops) Ketupat 2014


Gresiknews1,Gresik - Bupati Gresik Sambari Halim Radianto memimpin upacara gelar pasukan Operasi (Ops) Ketupat 2014 yang diselenggarakan di halaman Alun-Alun Gresik, pukul 08.0 WIB, Senin 21/7/2014. Upacara ini dihadiri Kapolres Gresik, AKBP E Zulpan, Ketua DPRD Gresik dan jajaran terkait di Kabupaten Gresik. Dalam arahannya Bupati Gresik menyerahkan kewenangan sepenuhnya pengamanan lebaran kepada Polri sebagai institusi yang paling berwenang. Dia juga tak lupa mengingatkan bagi masyarakat di Gresik khususnya, agar tetap terus menjaga persatuan dan kesatuan demi terus terciptanya kondisi yang aman dan damai.

Bupati juga memaparkan dalam pidatonya, bahwa tingkat kejahatan di Gresik menurun. Hari raya idul fitri akan ada peningkatan aktifitas, terutama di pusat tempat ibadah, tempat wisata serta pusat pembelanjaan. tradisi mudik lebaran merupakan fenomena hak tahunan masyarakat yang mengakibatkan mobilitas tinggi arus tranportasi dan barang secara masif. Tahun ini diperkirakan adanya peningkatan jumlah 27,9 juta jumlah pemudik atau naik 7 persen dari tahun kemarin (2013).

Kondisi ini menimbulkan dan membawah pengaruh terhadap timbulnya potensi kerawanan dalam segi kriminalitas, maupun kamseltibcar lalulintas seperti kemacetan dan kecelakaan. Berdasarkan hasil analisa dan evaluasi operasi ketupat tahun 2013 pada gangguan kabtibmas dan kejahatan secara umum mengalami penurunan sebesar 49,57 persen dari 5084 jumlah kejahatan per tahun 2012 menjadi 2564 pada tahun 2013. Semoga di tahun ini Gresik menjadi Kota yang Aman dan tertib, mari kita sambut dan rayakan Idul Fitri ini dengan aman, damai, penuh rasa kekeluargaan serta kebersamaan sesama warga masyarakat.

Bupati juga menghimbau dan mengajak para Masyarakat Gresik, sehubungan dengan adanya apel gelar operasi ketupat 2014 ini, mengajak dan menggugah kesadaran Masyarakat Gresik semua untuk bersama sama mewujudkan kehidupan berdemokrasi secara baik, sebagai warga negara beradab yang patuh dan taat hukum, Membuang jauh-jauh sifat anarkis untuk mensikapi hasil dari mahkamah konstitusi karena itu melanggar aturan. “Siapaun yang akan terpilih dalam pemilu pelpres nanti, harus kita dukung guna menjadikan bangsa indonesia ini makmur dan sejahtera, dengan demikian demokrasi yang paripurna melalui tahap pemantapan dalam kehidupan berdemokrasi akan dapat kita wujudkan”, jelas Sambari halim dalam pidatonya.
Sementara mengenai komitmen petugas keamanan untuk mengamankan arus mudik yang bertepatan dengan pengamanan rekapitulasi suara Pilpres 2014, Operasi apel ketupat ini akan berlangsung selama 16 hari yang melibatkan 350 personil dari Kepolisian. Juga di tunjang dari TNI, Dishub dan juga Dinas Kesehatan Gresik. Kapolres Gresik AKBP E.Zulpan S.Ik, usai gelar pasukan menjelaskan bahwa seluruh pasukan gabungan yang ditugaskan pada pengamanan lebaran kali ini, akan disebar pada sejumlah titik tertentu. Termasuk dibeberapa titik jalan yang di anggap rawan akan terjadinya kasus kecelakaan. Pada lebaran Idul fitri tahun ini, Polres Gresik akan mendirikan Sebelas pos utama lalu lintas untuk pengamanan bagi pemudik lebaran dan Satu pos Induk untuk pos pelayanan yang akan di pusatkan di Terminal Bunder yang merupakan titik muara lalulintas antar propinsi. “Lebaran idul fitri yang aman, nyaman dan tertib adalah yang ingin kitawujudkan dari operasi ketupat ini, adapun pelanggar akan di tindak tegas sesuai prosedur.” tegasnya.

Kabupaten Gresik merupaka Wilayah yang menjadi jalur utama antar Propinsi, volume kendaraan arus mudik dan balik diperkirakan akan meningkat drastis. Untuk menjamin keamanan dan keselamatan masyarakat yang merayakan lebaran Ops Ketupat yang digelar selama 16 hari ke depan ini dapat berjalan dengan baik dan sesuai harapan, yang tentunya dengan kegiatan preventif, penegakan hukum serta pencegahan. Kasat Lantas AKP.Cinthya dewi Arista juga memaparkan, kegiatan operasi tersebut mengedepankan preemtif dan preventif, penegakan hukum/represif dengan didukung deteksi dini atau penyelidikan guna mewujudkan kondisi kamtibmas yang kondusif. “ Kita akan lebih awal untuk mendata permasalahan yang ada, untuk kemacetan di titik-titik tertentu kita sudah cari kan jalur alternatif, dan untuk kendaraan besar H-4 dan H+4 kecuali pengangkut sembako dan minyak dilarang beroperasi”, tutur Cinthya.(gus/arz)

Pungli Di Sekolah Gresik

Gresiknews1,Gresik - Sejumlah kalangan menilai Dinas Pendidikan Dasar Kabupaten Gresik tidak tegas bertindak, sehingga pungutan merajalela di sekolah dasar negeri. Penjualan buku pelajaran dan alat-alat sekolah masih dibebankan kepada orang tua murid pada saat ajaran baru. Padahal telah dibuat Peraturan Kepala Dinas Pendidikan Dasar Nomor 001 tahun 2007 tentang Petunjuk Teknis Pengelolaan Biaya Operasional Pendidikan di SD dan SMP negeri.

Budaya pungutan yang masih terjadi di SDN Kabupaten Gresik, diduga karena konspirasi antara kepala sekolah, komite sekolah, dan kepala seksi Dikdas kecamatan. Terkait Peraturan Menteri No. 11/2005 tentang larangan penjualan buku pelajaran oleh pihak sekolah, masih berlangsung. Praktik penjualan buku ini sangat mencekik orang tua siswa. Adanya dugaan kerja sama antara sejumlah penerbit buku dengan pihak institusi pendidikan/sekolah dalam praktik tersebut. Indikasinya, buku-buku pelajaran dan pendamping masih di jual kepada siswa.

SDN 2 Sukomulyo salah satu Sekolahan Negeri yang masih melakukan praktik ini, padahal peraturan menteri tersebut secara jelas melarang pihak sekolah menjual buku pelajaran. Belum lagi menjual kalender tahun 2015 dan tas sekolah. Hal ini terkesan Sekolahan ini memang sengaja mencari uang tambahan, padahal anggara RAPBS sudah jelas. Kalangan wali murid yang dimintai tanggapan mengatakan, " katanya gratis, tapi masih disuruh membeli tas dan kalender. Dan buku Pelajaran juga", kata wali murid yang tidak mau disebut namanya.

Berdasar Pasal 181 PP No 17/2010 jelas disebutkan bahwa pendidik dan tenaga kependidikan baik perseorangan maupun kolektif dilarang menjual buku, bahan ajar, seragam, maupun bahan seragam. Serta dilarang memungut biaya dalam memberikan bimbingan belajar atau les kepada peserta didik di satuan pendidikan.(ARZ/agus)

Polres Gresik gelar nonton bareng final piala dunia

Gresiknews1,Gresik - Senin dini hari Polres Gresik mengadakan acara nonton bareng final piala dunia 2014 antara Jerman vs Argentina di depan lobi Polres Gresik. acara nonton bareng tersebut juga di meriahkan dengan alunan lagu untuk mengisi waktu menunggu perhelatan final dimulai.


acara nonton bareng final piala dunia juga di hadiri oleh para perwira Polres Gresik termasuk juga beberapa perwira yang baru mengisi jabatan setelah dilakukan mutasi beberapa waktu yang lalu,para wartawan baik media cetak maupun media online juga turut diundang beserta seluruh lapisan masyarakat si wilayah Polres Gresik.

ketika Final antara Jerman vs Argentina dimulai,Kapolres AKBP E.Zulfan duduk paling depan bersama dengan Wakapolres yang baru Kompol Alfian. Kapolres terlihat antusias menyaksikan laga tersebut.

Final tersebut akhirnya dapat dimenangkan oleh tim Jerman dengan skor tipis 1-0. Dengan hasil itu Jerman berhak membawa pulang piala bergengsi sedangkan Argentina harus merelakan dikarenakan hanya mampu merebut posisi 2 diajang tersebut.

acara nonton bareng di Polres Gresik tersebut di akhiri dengan menyalakan kembang api sekitar pukul 04.15 pagi. (arz)

Polisi Gresik Bekuk Dua Pengguna SS

Gresiknews1,GRESIK - Siti Aminah (18), warga Jl Usman Sadar, Kelurahan Karangpoh, Kecamatan Gresik, ditangkap jajaran Satuan Narkoba (Satnarkoba) Polres Gresik di depan dealer motor Jl Usman Sadar, Gresik, saat akan transaksi jual beli sabu-sabu (SS) 0,27 gram, Jumat (18/7/2018).

Setelah ditangkapnya Siti, anggota Satnarkoba langsung mengembangkan, sehingga berhasil menangkap Eko Handianto (29), warga Jl Gubernur Suryo, Kelurahan Tlogopojok, Kecamatan Gresik di rumah kos, Jl Wahidin Sudiro Husodo, Kecamatan Kebomas.

Dari penangkapan kedua tersangka ini polisi mengamankan barang bukti 1 poket klip plastik berisi SS 0,27 gram, sebuah telepon seluler Samsung galaxy note dari tersangka siti. Sedangkan dari Eko diamankan peralatan nyabu lengkap yaitu sebuah unit alat hisap sabu atau bong dengan 3 pipet, masing pipet berisi 1,25 gram, 1,84 gram dan 1,41 gram dan 4 butir warna putih berlogo pil koplo atau double L serta 8 plastik klip SS.

“Tertangkapnya kedua orang ini hasil dari informasi masyarakat bahwa kedua orang ini sering bertingkah laku mencurigakan, selanjutnya angggota Satnarkoba langsung menyelidikinya. Ternyata benar kedua orang ini pecandu sabu-sabu,” kata Kasatreskoba Polres Gresik, AKP Sutopo.

Sampai saat ini kedua tersangka pengguna narkoba ini masih dalam pemeriksaan. “Kedaua tersangka masih dalam pemeriksaan. Keduaanya ditangkap saat membawa barang sabu-sabu" imbuhnya.

Akibatnya kedua tersangka ini dijerat Pasal 112 ayat (1) Undang-undang (UU) RI Nomor 35 Tahun 2009. “Setiap orang yang tanpa hak atau melawan hukum memiliki, menyimpan, menguasai, atau menyediakan Narkotika Golongan I bukan tanaman, dipidana dengan pidana penjara paling singkat 4 (empat) tahun dan paling lama 12 (dua belas) tahun dan pidana denda paling sedikit Rp 800 Juta dan paling banyak Rp 8 Miliar,” katanya.(Arz)

Aturan Larangan Mudik Pakai Mobil Dinas, Sudah Jelas

Gresiknews1,Surabaya - Sejak beberapa waktu lalu, sejumlah kepala daerah di beberapa wilayah di Indonesia sudah menyatakan dengan tegas larangan pada para Pegawai Negeri Sipil menggunakan mobil dinas (mobdin) untuk keperluan mudik lebaran. Diantaranya ialah Gubernur Jatim, Jateng dan sebagian kepala daerah di Jabar.

Menurut mereka larangan tersebut sesuai dengan aturan yang berlaku, dimana kendaraan dinas hanya digunakan untuk kepentingan dinas bukan kepentingan pribadi. Hal ini sudah jelas tertuang dalam Keputusan Presiden No 5 Tahun 1983.

Tidak selayaknya mobil dinas dipakai untuk mudik lebaran atau kegiatan pribadi lainnya selama lebaran. Sebab biaya pengadaan, pembelian bahan bakar, hingga perawatan rutinnya menggunakan APBN atau APBD.

Selain sudah diatur dalam Kepres, larangan tersebut juga tertuanga dalam Peraturan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara No. 87 tahun 2005 tentang Pedoman Peningkatan Pelaksanaan Efisiensi, Penghematan dan Disiplin Kerja. 

Dalam lampiran II poin 5 peraturan tersebut dinyatakan bahwa penggunaan kendaraan dinas dibatasi hanya pada hari kerja. Kendaraan dinas operasional juga hanya boleh digunakan di dalam kota. 

Penggunaan keluar kota pun harus dengan ijin tertulis dari pimpinan instansi pemerintah, atau pejabat yang ditugaskan sesuai kompetensinya.

Sementara itu, KPK juga mengingatkan pada masyarakat agar melapor jika melihat mobil dinas digunakan untuk mudik lebaran. Menurut KPK, mudik menggunakan mobil dinas sama dengan korupsi, oleh karena itu diharapkan PNS tidak menggunakannya

Soekarwo Gubernur Jawa Timur juga menegaskan hal yang sama. Bahkan ia sudah menandatangani Surat Edaran (SE larangan penggunaan mobdin untuk mudik.

"Aturannya sudah sangat jelas, maka tidak ada alasan untuk tidak menjalankannya. Kalau masih memaksa, penggunanya akan dikenai sanksi tegas," tandasnya. Terkait pengawasannya, ia mengatakan akan diserahkan ke pihak inspektorat. 

Meski sudah jelas diatur, penggunaan mobil dinas masih menjadi perdebatan sejumlah elite di pemerintah daerah. Ada sejumlah kepala daerah yang mengizinkan penggunaan mobil dinas untuk mudik, diantaranya walikota Cirebon. Alasannya untuk meminimalisir para PNS agar tidak bolos kerja pasca libur lebaran berakhir.(strn)

Hari Ini KPU Rekap Suara se Jawa Timur

Gresiknews1,SURABAYA - Hasil Pilpres 2014 untuk wilayah Provinsi Jatim, Jumat (18/7/2014) hari ini akan diketahui.

Pasalnya, KPU Jatim, hari ini menggelar suara rekapitulasi penghitungan suara secara manual hasil Pilpres di 38 kabupaten/kota se Jatim yang diikuti dua pasangan Capres-cawapres, Prabowo Subianto - Hatta Rajasa dan Joko Widodo - Jusuf Kalla 9 Juli lalu. Rekapitulasi suara dilakukan di Hotel Equator, Surabaya.

Komisioner KPU Jatim Choirul Anam mengatakan, rekapitulasi manual hasil Pilpres tingkat provinsi akan dilakukan mulai pukul 10.00 nanti.

Pihaknya berharap pelaksanaan proses rekapitulasi berjalan lancar dan selesai dalam sehari.

"Begitu selesai, hasilnya akan langsung diumumkan hasil ke publik," ujarnya.

Setelah itu, KPU Jatim, kata Anam akan menyampaikan hasil rekapitulasi manual Pilpres di Jatim ke KPU Pusat untuk rekap tingkat nasional.

"Jadwal rekap suara Pilpres tingkat nasional berlangsung tanggal 20 sampai 22 Juli nanti," jelas Anam.

Rekapitulasi suara Pilpres tingkat provinsi dilakukan, setelah proses rekapitulasi di tingkat PPS (Desa/Kelurahan) berlangsung 10-12 Juli, lalu tingkat PPK (Kecamatan) 13-15 Juli, dan Kabupaten/Kota 16-17 Juli, selesai dilaksanakan.(Arb)

Waspada Sapi Glonggongan di Gresik

Gresiknews1,Gresik - Masyarakat Gresik mulai saat ini harus waspada dikarenakan mulai merebaknya daging sapi glonggongan di kota Gresik. apalagi saat ini mendekati dengan hari raya iedul fitri yang dimana masyarakat sangat tinggi dalam konsumsi daging sapi.

Kasus ini terungkap setelah pihak kepolisian Polres Gresik melakukan penggerebekan di salah satu rumah peternakan bapak Abdullah di daerah Miru kecamatan kedamean. Dalam penggerebekan tersebut kepolisian polres Gresik dibawah pimpinan Iptu I Made Yogi melakukan penggerebekan sekitar pukul 18.00 Wib dan berhasil mengamankan 4 sapi jenis Limosin. 

menurut pengakuan dari pemilik rumah Abdullah bahwa sapi tersebut bukan miliknya melainkan sapi titipan dari temannya,sedangkan Abdullah sendiri biasanya merawat sapi dari titipan bank Jatim. 

saat itu juga Iptu I Made Yogi memerintahkan anak buahnya untuk membawa sapi tersebut ketempat pemotongan hewan ( jagal ) yang bertempat di kramat langon kecamatan kebomas untuk di titipkan sebagai barang bukti. ketika di cek sapi sapi tersebut mengandung air yang sangat banyak hingga sapi tersebut sering mengeluarkan air kencing terus menerus. pihak dokter hewan yang memeriksa menyatakan sapi tersebut sebelum di potong terlebih dahulu diberi minum dengan selang untuk menambah berat sapi tersebut. (arz)

Pingpong kasus di Dinas Sosial Gresik

Gresiknews,Gresik - terkait operasi PSK yang dilaksanakan oleh satpol PP dibawah pimpinan kepala satuan sat pol pp darmawan tgl 25 juli 2014, pukul 13.00 wib, yang terjaring pada waktu itu 41 orang, yang dikirim ke densos kab gresik 13 orang. Dan kemudian dikirim ke kediri jatim dipanti sosial kediri jatim dan kemudian ke 4 orang tersebut mengajukan permohonan kepada densos dari keluarga tidak dapat dipenuhi dengan alasan komentar dari bapak munir kabag densos pemkab gresik harus mengajukan permohonan & pernyataan yang diketahui & ditanda tangani oleh kpala dinas pak BAMBANG. Setelah selesai mengurus surat tsb ddampingi oleh bapak heri selaku staf bapak munir densos. 

Pemohon yang dari keluarga kepada bapak bambang kepala dinas densos memperintahkan ke tempat pak wabup sebagai wakil bupati gresik untuk meminta rekomendasi & tandatangan. 

Dan pada tgl 16 juli 2014 ketika menghadap densos kembali dengan membawa surat rekomendasi tersebut yang di tanda tangani oleh bapak wabup masih tetap ditolak, yang mendapatkan pelayanan tanda tangan dari bapak wabup 2 orang, yang bernama katiya & yuliyanti masing-masing mempunyai anak 2. kedua orang tersebut menjadi tulang punggung dan sampai saat ini anaknya masih menunggu orang tuanya.

sedangkan dari segi perekonomian keluarga ke dua orang tersebut sangatlah serba kekurangan. pihak keluarga sangat berharap sekali aga Dinsos Gresik segera mengeluarkan kedua orang tersebut mengingat anak-anak dari keduanya yang masih membutuhkan kasih sayang dari ibu mereka.

yang patut disesalkan adalah pernyataan dari bapak bambang yang memerintahkan untuk membuat surat rekomendasi dari bapak wabup beserta tanda tangannya namun ketika surat rekomendasi sudah ada beserta tanda tangan bapak wabup,bambang selaku kepala dinas densos masih enggan untuk melepas kedua orang tersebut. sungguh sangat disayangkan pernyataan plin-plan dari seorang kepala Dinas Sosial Gresik tersebut.(arz)

Lakalantas di Leran, Pick up vs Tronton

Gresiknews1,Gresik - Kecelakaan yang mengakibatkan kemacetan panjang, terjadi di Jalan Raya Manyar, Ds Leran sore 17/7/2014. Mobil pic up L300 Nopol S 8096 JD dari arah Lamongan dengan bermuatan puluhan keranjang ikan dari arah Brondong Lamongan. Sedangkan lawan dari pic up tersebut adalah Truck Tronton yang dikemudikan Agus susanto, 32 th, Ds.Kedaton kec Kapas RT 8 / 1 bojonegoro.

Tabrakan diakibatkan L300 yang melaju dengan kecepatan tinggi, dan tidak mampu menguasai kecepatan pada tikungan Leran. Akhirnya menabrak Truk Tronton yang berlawanan arah  dari arah Gresik. Akibat tabrakan tersebut kemacetan terjadi sekitar 2KM, karena padatnya pengguna jalan, dan banyak orang yang menonton evakuasi sopir yang terjepit body mobil kecelakaan tersebut. Menurut saksi mata Arif Rehan yang sedang di kejadian mengungkapkan, " mobil pic up nya melaju kencang mas, pas ditikungan itu mobil sempat oleng ", kata Arif

Hanya beberapa menit satuan Lalulintas sigap mengolah TKP. Kejadian kecelakaan di jl raya manyarejo kec manyar Kab Gresik pukul 14.30 Wib. Mobil Pic up tersebut dikemudikan seorang Laki-laki perkiraan berumur 35 tahun yang identitasnya belum diketahui. " Mobil pic up Berjalan dari arah barat ke Timur dan kurang memperhatikan depan haluan terlalu ke kanan dan melanggar marka jalan lurus yang berpotensi bertabrakan dengan truck W-8399-UZ", ungkap KBO Unit Laka Iptu. Sujiran.

Adapun korban dari imbas kecelakaan tersebut belum bisa di pastikan kondisinya. Menurut Kasat Lantas AKP.Cintya Dewi Arista menyatakan pihaknya masih dalam proses olah TKP, " korban adalah sopir Pic up masih dalam penanganan Rumah Sakit Ibnu Sina. Kami belum bisa memastikan status korban", ungkap Perwira cantik yang baru menjabat beberapa hari.(tim)

Info Mudik 2014 : Inilah Daerah Rawan Kecelakaan di Wilayah Jawa Timur

Gresiknews1,Gresik - Lebaran, guna menyambut mudik lebaran 2014 ini, Jajaran Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Kepolisian Daerah Jawa Timur memetakan jalur rawan kecelakaan lalu lintas (rawan laka) untuk diwaspadai para pemudik Lebaran 2014.

“Kami ingin para pemudik waspada jika melewati jalur-jalur itu, karena di situ sering terjadi kecelakaan,” kata Direktur Lalu lintas Polda Jatim Kombes Pol Verdianto Iskandar Betticaca di Mapolda Jatim, Minggu.

Didampingi Kabid Humas Polda Jatim Kombes Pol Awi Setiyono, ia menjelaskan jalur yang harus diwaspadai pemudik dari Surabaya, di antaranya kawasan Kalianak, Margomulyo, Mastrip,K enjeran dan Ahmad Yani.

Jika lewat Gresik, jalur yang patut diwaspadai adalah Duduksampean, Lamongan (jalur pantura) hingga Tuban, lalu jalur ke Lumajang juga diwaspadai yakni kawasan jalan utamanya hingga Probolinggo.

Untuk jalur rawan laka lewat Sidoarjo adalah Sepanjang, Krian, Balongbendo. Di daerah Mojokerto, jalur yang diwaspadai adalah “Bypass” Mojokerto.

Untuk kawasan Pasuruan, sejak dari Jalan Purwodadi menuju Malang dan sebaliknya, sedangkan di daerah Probolinggo mulai jalan Pantura hingga Banyuwangi.

Untuk jalur tengah ada di daerah Nganjuk hingga Madiun, jika lewat jalur Selatan, maka kawasan yang patut diwaspadai adalah jalur Malang hingga Blitar.

Untuk jalan di Surabaya tergolong jalan mix-traffick yang merupakan lokasi bercampurnya pengendara roda dua dan empat menjadi satu.

“Jalan yang ada sebenarnya cukup lebar, tapi pengemudi sepeda motor dan mobil tidak sabar hingga akhirnya saling menyalip yang memicu terjadinya kecelakaan,” katanya.

Didampingi Wadirlantas Polda Jatim AKBP Yusuf, ia menyatakan ketidaksabaran serta melanggar marka dan rambu, pasti akan mendorong terjadi kecelakaan.

“Jika dilihat karateristik jalan khusus untuk jalan Surabaya hingga Mojokerto itu lurus, lebar dan jalur padat, sedangkan Malang, khususnya Jalan Purwodadi, cenderung menanjak, sehingga pengemudi perlu waspada,” katanya.

Selanjutnya, jalan dari Nganjuk sampai Ngawi merupakan jalur yang lebar, namun ada tanjakan dan berkelok-kelok hingga melewati hutan Saradan.

“Untuk daerah Lumajang hingga Probolinggo, jalannya merupakan tanjakan, berkelok-kelok dan ada beberapa turunan,” katanya.

Ia meminta para pemudik nantinya mempersiapkan kondisi fisik yang baik, persiapan kendaraan yang baik, luangkan waktu istirahat selama di perjalanan, dan jangan membawa barang berlebihan.

“Khusus untuk pengendara roda dua harus diusahakan menggunakan jaket yang dapat melindungi tubuh serta jangan membawa bawaan yang berlebihan,” katanya.

Tahun 2012, kecelakan lalu lintas sebanyak 1.003 kejadian, korban meninggal dunia 149 jiwa, korban luka berat 148, korban luka ringan 1.408, kerugian material Rp946,6 juta.

Tahun 2013, kecelakaan lalu lintas berjumlah 817 kejadian atau turun dibandingkan dengan tahun 2012 (turun 186 persen). Untuk korban meninggal dunia tercatat 115 jiwa atau turun 34 persen, korban luka berat 155 atau naik 7 persen, luka ringan 1.189 atau turun 21,9 persen.(Arz)

Jelang Lebaran, Harga Kebutuhan Pokok di Pasar Gresik Masih Stabil

Gresiknews1,GRESIK – Harga sejumlah kebutuhan pokok di Pasar Kota Gresik jelang Lebaran masih tetap stabil.

Seperti harga beras eceran yang masih berkisar antara Rp 7.600/kg sampai Rp 9.500/kg.

“Saat ini musim panen, sehingga pasokan beras tidak sulit. Hari ini pesan, hari ini juga barang datang,” ujar Sabar, pedagang beras di Pasar Kota Gresik., Senin (14/7/2014).

Menurut Sabar, permintaan beras akan naik dua kali lipat dua minggu jelang lebaran.

"Menjelang lebaran banyak permintaan beras untuk zakat fitrah, sehingga pembelian beras naik dua kali lipat,” imbuhnya.

Sementara itu, harga daging sapi tetap stabil yaitu Rp 92.000/kg, cabe merah besar Rp 12.000/kg.

Sedangkan harga cabe rawit naik dari Rp 8.000/kg naik menjadi Rp 12.000/kg.

"Harga daging ayam potong tak menentu. Kemarin awal puasa Rp 30.000/kg, sekarang mulai turun menjadi Rp 27.500/kg sampai Rp 28.000/kg," kata Sutatik, pedagang daging ayam potong.

Demikian pula harga telur yang turun dari Rp 19.000/kg menjadi Rp 17.500/kg.(arb)

Gempa 5,6 SR Guncang Pacitan, Terasa hingga Yogyakarta dan Surabaya

Gresiknews1,Surabaya - Gempa bumi berkekuatan 5,6 SR mengguncang kawasan Jawa Timur dan sekitarnya, Senin (14/7/2014). Gempa terasa hingga sejumlah daerah di Surabaya dan Yogyakarta.

Berdasarkan informasi dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), pusat gempa yang terjadi pukul 12.05 WIB itu berada di kedalaman 10 km, sekitar 104 km ke arah tenggara dari Pacitan, Jawa Timur.

Seperti dikutip dari Gresiknews1, getaran gempa dirasakan oleh warga Yogyakarta, termasuk di Jalan Jenderal Sudirman. Gempa sempat dirasakan oleh sejumlah karyawan yang sedang bekerja.

Namun demikian, gempa ini tidak membuat panik karyawan yang berada di pusat perkantoran Jalan Jenderal Sudirman, Yogyakarta.

"Sempat kaget juga, tapi tidak terasa begitu kencang getarannya," ujar Rini, salah seorang karyawan.

Media sosial Twitter juga ramai dengan kicauan para pemilik akun yang merasakan getaran gempa tersebut. Pemilik akun @dimansaputra misalnya menulis "Jogja bergoyangg. Gempa lagi gempa lagi".

Begitu pula yang dialami oleh pemilik akun @androvnugros. Dia menuliskan "Di lantai 15 dan ngerasa gempa... #ngeri >_< #surabaya".

Tak hanya itu, terdapat sejumlah pemilik akun yang melaporkan bahwa kotanya juga diguncang gempa pada saat yang bersamaan, antara lain Malang, Kediri, dan Blitar.(strn)

DPRD Gresik Siapkan Pesangon Rp 600 Juta Bagi Anggota Tak Jadi

Gresiknews1,Gresik - Menjelang berakhirnya masa jabatan anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Gresik, periode 2009-2014 yang tinggal satu bulan. Sekretariat DPRD menyiapkan pesangon Rp 600 juta bagi anggota dewan yang tidak jadi lagi.

Kabag Humas DPRD Gresik Sutarmo mengatakan, pihaknya sudah menyiapkan anggaran untuk pesangon bagi wakil rakyat yang mengakhiri jabatannya.

"Uang jasa pengabdian itu diatur dalam Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 24 Tahun 2004 Tentang Kedudukan Protokoler dan Keuangan Pimpinan dan Anggota DPRD. Dimana, jelas dia, dalam pasal 23 peraturan pemerintah itu diatur soal uang jasa pengabdian mulai dari 1 tahun sampai 5 tahun menjadi wakil rakyat," katanya, Jumat (11/7/2014).

Ia menambahkan, sesuai dengan aturan diatas. Setiap anggota DPRD yang memiliki masa bakti genap 1 tahun sampai 5 tahun mendapat uang jasa pengabdian. "Soal besaran yang diterima berbeda-beda. Jika ditotalkan nanti kemungkinan Ketua DPRD dapat Rp12,6 juta, Wakil Ketua Rp10,08 juta, dan anggota Rp 8,06 juta," paparnya.

Dijelaskan Sutarmo, uang jasa pengabdian adalah maksimal enam bulan uang representatif dimana setiap jabatan memiliki besaran yang berbeda. Besaran uang representatif Ketua DPRD, lanjut dia, per bulan adalah Rp2,1 juta, sedangkan Wakil Ketua DPRD adalah 80 persen dari Ketua DPRD atau Rp1,68 juta dan anggota adalah 80 dari besaran Wakil ketua DPRD atau Rp1,344 juta.

"Untuk anggota DPRD yang menjabat kurang dari 5 tahun tetap akan mendapat uang jasa pengabdian. Namun, besarannya disesuaikan dengan masa kerjanya sesuai dengan peraturan yang berlaku," pungkas Sutarmo.

Nantinya lanjut Sutarmo, uang itu akan diserahkan kepada seluruh anggota dewan setelah mereka dipastikan purna pada Agustus 2014 mendatang. "Penyerahannya kalau sudah habis waktu jabatannya berakhir," tandasnya.(Arz)

SERTIJAB di Mapolres Gresik dipimpin langsung oleh Kapolres AKBP.E.Zulfan

Gresiknews1,Gresik - Delapan perwira di jajaran Polres Gresik, melaksanakan serah terima jabatan di halaman Mapolres Gresik pagi tadi ( 11/7/2014). Serah terima jabatan ini dipimpin langsung Kapolres AKBP. E Zulpan, yang dihadiri para perwira dan bintara serta para istri perwira yang serah terima dan dilantik. Dalam acara ini juga Kapolres memberikan kritikan kepada Perwira upacara kurang siap dan benar akan jalannya upacara ini. “ Perlu di ketahui bahwa kepada Perwira upacara agar acara sertijab di lakukan dengan secara benar, bila perlu di gladikan berkali kali sehingga dalam pelaksanaannya bisa menjadi benar. Jadi, pembacaan sumpah jabatan itu tidak di baca sendiri oleh perwira yang di lantik”, ungkap AKBP.E Zulpan saat akan memulai pidatonya.

Kedelapan perwira yang melakukan serah terima ini adalah mutasi rutin yang dilakukan organisasi Polri, tentunya semata-mata untuk kemajuan dan penyehatan karir serta pembinaan para perwira. Kapolres juga mengucapkan terimakasih kepada Kasat Lantas yang lama AKP. Ach.Faisol Amir S.I.K yang digantikan oleh AKP.Cinthya Dewi Arista, karena telah banyak membuat inovasi demi kemajuan. Dalam akhir jabatannya di Gresik, Polantas Gresik Juga menjadikan Pos pantau di daerah GKB menjadi juara saat perlombaan yang di helat oleh Direktorat. Dalam pidatonya Kapolres juga mengucapkan selamat sekaligus mengharap agar Kasat Lantas yang baru bisa cepat menyesuaikan diri. “ Saya berharap Perwira yang baru bergabung di Gresik, dengan cepat menyesuaikan dan mengenali wilayah, karena Gresik Wilayahnya sangat luas belum lagi adanya sorotan terhadap titik-titik rawan macet ”, tutur E Zulpan
Adapun Kasat Shabara Polres Gresik, AKP Abdul Rokib, menjabat Kapolsek Gresik, jabatan diduduki AKP Jannah, yang sebelumnya menjabat Wapolsek Kebomas. AKP Mulyono menjabat Kapolsek Manyar, AKP Darsuki menjadi Kasubag Hukum Polres Gresik

Kapolsek Dukun, AKP Saibani dipindah tugaskan sebagai Kapolsek Bojonegoro kota, sedangkan pengganti sebelumnya menjabat Kanit Idik I, Satreskrim Polres Probolinggo kota Iptu Windu Priyo Prayitno.
Para pejabat baru ini, kata kapolres, diharapkan mampu meningkatkan kinerja sebagaimana tugas Kepolisian kepada masyarakat. "Polisi memiliki tuntutan yang sangat berat, agar tetap terjaga di lingkungan masyarakat tentu polisi memiliki peran aktif sehingga tetap kondusif. Karena itu saya minta para pejabat baru maupun pejabat yang ada saat ini untuk bisa meningkatkan etos kerjanya dengan baik sehingga citra Kepolisian tetap terjaga,"

Dalam amanahnya, Kapolres Gresik, AKBP. E Zulpan, berpesan kepada para perwira yang baru dilantik agar segera bekerja karena persiapan masa kampanye Pilpres belum sepenuhnya selesai. “Masa orientasi tidak usah lama-lama, dan saya berharap secepat mungkin mengenali situasi dan permasalahan yang ada, karena tugas pengamanan Pemilu Presiden belum selesai,” ujar E Zulpan.

Kapolres juga berpesan agar para pejabat baru ini bisa meneruskan prestasi perwira sebelumnya dan tetap menjalin komunikasi lintas sektoral dengan institusi lain. Para pejabat baru ini, kata kapolres, diharapkan mampu meningkatkan kinerja sebagaimana tugas Kepolisian kepada masyarakat. “Polisi memiliki tuntutan yang sangat berat, agar tetap terjaga di lingkungan masyarakat tentu polisi memiliki peran aktif sehingga tetap kondusif. Karena itu saya minta para pejabat baru maupun pejabat yang ada saat ini untuk bisa meningkatkan etos kerjanya dengan baik sehingga citra Kepolisian tetap terjaga”, tutupnya.(gus/Arz)

Partisipasi Pemilih Pilpres di Gresik Capai 74 Persen

Gresiknews1,Gresik - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Gresik, mengklaim partisipasi pemilih pada saat pelaksanaan Pilpres 2014 mencapai 74 persen. Dari jumlah 906.403 daftar pemilih tetap (DPT), pemilih yang datang ke tempat pemungutan suara atau TPS lebih tinggi dibanding pemilihan legislatif (Pileg).

Sementara itu, berdasarkan hasil perolehan suara sementara Pilpres 2014. Pasangan nomor urut satu Prabowo-Hatta memperoleh 351.096 suara (52 persen), sedangkan pasangan nomor urut dua Jokowi-JK memperoleh suara 312.347 (47,08 persen).

Komisoner KPU Gresik Divisi Pendidikan Pemilih, Sosialisasi dan Hubungan Partisipasi Masyarakat, Makmun.S mengatakan, angka partisipasi 74 persen sudah cukup bagus mengingat ini adalah event nasional. Hal ini berbeda dengan pileg lalu yang memang kepentingannya ke masyarakat setempat. "Angka partisipasinya Pileg lalu hanya 2 persen saja," katanya, Kamis (11/7/2014).

Dari 18 kecamatan di Kabupaten Gresik, pasangan nomer 2 unggul di kantong-kantong basis PDIP dan PKB diantaranya Kecamatan Benjeng, Menganti, Kedamean, Driyorejo dan Wringin anom.

Untuk perolehan jumlah suara sah sebanyak 663,443 lembar dan suara tidak sah sebanyak 7.444 lembar dari 2.317 TPS yang tersebar di seluruh Kabupaten Gresik.(Arz)

Pemakaman Jenazah Warga Desa Tebalo Kec Manyar Kab Gresik

  Gresik,   gresiknews1.com     - Motto Berani Mengungkap Membantu Yang Belum Terungkap.  Pemakaman jenazah Almh Dewi Jusniawati ( 44 tahun ...