KEMBALI TINJAU PROYEK, TEMUKAN BANYAK KEKURANGAN


Gresiknews1,Gresik - Bupati Gresik Dr. Sambari Halim Radianto kembali meninjau beberapa proyek pembangunan yang tengah berlangsung, Senin (29/9).

Setidaknya ada 3 proyek yang pada sidak kali ini diikuti oleh Sekda Ir Nadjib, Kepala Dinas Pekerjaan Umum Bambang Isianto. Ada 3 proyek yang disidak yaitu Proyek pembangunan Gedung Wahana Ekspresi Poesponegoro (WEP) tahap II, proyek pembangunan saluran air yaitu pemasangan box culvert di Jalan Pahlawan dan pembangunan Stadion Bukit lengis .

Beberapa temuan yang mendapat perhatian Bupati yaitu tentang pelaksanaan proyek yang tidak sesuai jadwal. “Ini sudah tertinggal jauh dari jadwal rencana yang dibuat” ujar Bupati kepada pengawas proyek pembangunan WEP tahap II. Selain itu kata Bupati, pemasangan besi beton masih kurang sesuai.”Mestinya pemasangan bechel ini akan lebih kuat bila tali bendratnya dipasang semua” kata Sambari.

Melihat kenyataan ini, Bupati meminta kepastian kepada pihak proyek agar mempercepat pekerjaannya sesuai jadwal rencana. “Nanti kalau keburu hujan pekerjaannya akan makin molor dan proyeknya tidak akan selesai sesuai kontraknya” papar Sambari was-was. Menanggapi permintaan Bupati. pihak proyek menyatakan akan melakukan percepatan. Kesanggupan tersebut ditandai dengan pembubuhan tanda tangan pada gambar bagan proyek dengan menuliskan kalimat, proyek akan berjalan sesuai jadwal pada Akhir Oktober 2014.

Selain WEP II, Bupati juga meninjau pemasangan box culvert di Jalan Pahlawan. Pada proyek pembangunan saluran air ini Bupati melihat adanya kesalahan pemasangan box cilvert. “Ini pemasangannya salah, mestinya tidak mengikuti level jalan. Kalau pemasangannya benar tidak akan ada genangan air” ungkap Bupati. Menanggapi penilaian Bupati pihak proyek beralasan pemasangannya terkendala dengan adanya pipa PDAM.

Menaggapi alasan pihak proyek, Bupati menyatakan agar segera memperbaiki. Kalau tidak diperbaiki, bupati mengancam tidak akan membayar sesuai prosedur. ” Tolong kepada pihak proyek untuk ketemu saya di Kantor untuk membicarakan lagi proyek ini” ujar Bupati yang disaksikan oleh Sekda Gresik dan Kepala Dinas PU Gresik. “Hal ini sebagai tanggung jawab saya kepada semua masyarakat Gresik” tambah Bupati.

Pada akhir peninjauan, Bupati mengunjungi proyek Pembangunan Stadion Bukit Lengis. Ternyata proyek yang merupakan program mercusuar Bupati Gresik ini banyak mengalami percepatan dalam proses penyelesaian. Terbukti disini Bupati tak banyak berkomentar. Sambil membuka-buka gambar Bupati melihat hasil proyek pada pekerjaan sebulan terakhir. Sangat terlihat kesibukan yang amat sangat dalam pekerjaan stadion terbesar di Gresik ini. (Tim)

FINALIS CAK YUK GRESIK 2014 AUDIENSI DENGAN BUPATI

Gresiknews1,Gresik - Sebelum memasuki babak grand final Bupati Gresik, Dr. Sambari Halim Radianto, sedikit memberikan ujian pemanasan kepada para finalis Cak Yuk Gresik 2014, Selasa (30/9).

Bertempat di ruang rapat Graita Eka Praja, sepuluh pasang finalis cak yuk Gresik 2014 menjajal kemampuan untuk menjawab sejumlah pertanyaan yang dilontarkan Bupati Gresik. Beberapa pertanyaan terkait tentang Gresik mulai dari sejarah, budaya, wisata, industri bahkan sampai pada kebijakan dilontarkan Bupati kepada para Finalis.

Sebelum mengajukan pertanyaan Bupati mengatakan, kesempatan ini sebagai sarana warming up saja sebelum memasuki babak final. “semoga pada babak final nanti, saya bisa hadir dan memberikan satu dua pertanyaan pada para finalis” katanya. “Yang penting anda tenang, pahami dulu pertanyaannya lalu jawablah dengan tenang dan santai. Usahakan untuk bisa menjawab dengan sebaik-baiknya meski anda tahu bahwa jawaban anda kurang yakin” kata Bupati memberikan trik.

Sebelum memberikan jawaban, para finalis memperkenalkan namanya. Berbekal data peserta yang diberikan panitia, Bupati menanyakan satu persatu. Tak hanya lontaran pertanyaan, Bupati juga mencoba peserta untuk mendemokan kebolehannya sesuai data yang ditulis. Amanda misalnya yang menulis hoby menyanyi, Bupati meminta Amanda untuk menyanyi. Hal yang sama juga disampaikan kepada peserta yang bernama Camilla.

Sedangkan Diesta Riesty yang suka menari juga ditanya tentang jenis tarian. “Tari apa yang biasa dimainkan untuk menyambut tamu sebagai tarian selamat datang ?” Tanya Bupati. “Kemudian Diesta Risty menjawab tari gambyong. Maunya Diesta akan memperagakan sekelumit gerakan tari gambyong, tapi Bupati mencegah karena suasana dan tempat yang tidak memungkinkan. Beberapa Finalis lain juga tak kalah serunya, mereka ada yang memperagakan seorang penyiar radio dan tv.

Menanggapi hasil audiensi Cak Yuk 2014 kali ini, Kepala Dinas Kebudayaan, Pariwisata Pemuda dan Olah Raga Siswadi Aprilianto melalui kabag Humas mengatakan, penentuan finalis kali ini memang lebih sulit dari tahun kemarin.”Kami hanya memilih 10 (sepuluh) pasang finalis yaitu lebih sedikit dari tahun kemarin yang 15 (lima belas) pasang” katanya.

Seleksi tahun ini berlangsung dalam beberapa tahapan dan berlangsung ketat. Diawali pada roadshow, pendaftaran, tehnical meeting, tes tulis dan wawancara, presentasi, talent show dan audiensi dengan Bupati. Dari awal terdaftar sebanyak110 peserta dan tersaring sampai 20 peserta atau 10 pasangan cak dan yuk. Selanjutnya, para finalis ini akan menjalankan karantina sebelum pelaksanaan babak grand final pada 18 Oktober 2014 di SOR Tridarma. (Tim)

Giliran Staf Setwan Gresik Diperiksa Kejari

Gresiknews1,GRESIK - Kunto Purnomo, bagian umum Sekretariat DPRD Gresik diperiksa Kejari Gresik terkait dugaan lenyapnya uang Rp 8 miliar milik Koperasi Karya Dharma (KKD) Pegawai Negeri Sipil Pemkab Gresik, Selasa (30/9/2014).

Kepala Seksi Pidana Khusus (Kasi Pidsus) Kejari Gresik Wahyudinono mengatakan, Kunto dimintai keterangan sebagai saksi terkait uang koperasi PNS Gresik yang diduga hilang karena laporan keuangan tidak jelas. 

"Kunto datang tanpa membawa berkas data. Dia (Kunto) mengaku tidak tahu, karena jabatannya waktu itu sebagai sekretaris, yang tahu keuangan koperasi ya bendahara," katanya di ruang Kasi Pisus.

Kunto hanya diperiksa beberapa jam sehingga wartawan tidak mengetahui adanya pemeriksaan tersebut.

Sebelumnya, Senin (29/9/2014), Menik Sri Rahayu, pengurus koperasi lainnya, kini menjabat Seksi Perkawinan, Perceraian dan Pengesahan Anak Dispendukcapil Kabupaten Gresik diperiksa tim penyidik Kejari Gresik.

Selain itu diperiksa pula Sentot Supriyohadi, mantan Bendahara KKD, saat ini menjabat Kepala Dinas Kelautan, Perikanan dan Peternakan (DKPP) dan Bambang Sugati, Kepala Dinas Sosial Kabupaten Gresik.

Namun dari sejumlah pemeriksaaan tersebut hingga kini Kejari Gresik belum menetapkan tersangka dalam kasus itu. "Kita masih mencari unsur kerugian negara," ujar Wahyudiono singkat.

Diketahui, dugaan hilangnya Rp 8 miliar uang KKD terjadi sejak September 2012. Seorang angggota koperasi Langu Pandingara sekarang menjabat Staf Ahli Bidang Ekonomi Pemkab Gresik mempertanyakan kelangsungan koperasi yang berdiri sekitar tahun 90-an ini. 

Dari ketidakjelasan laporan keuangan oleh pengurus KKD ini lantas dilaporkan ke Polda Jatim, Kejati Jawa Timur, dan Kejari Gresik pada 2012.

Namun kasus ini tiba-tiba berhenti dan kini Kejari membuka lagi kasus KKD yang beranggotakan 600 pegawai negeri sipil Kabupaten Gresik. 

Akibat laporan keuangan yang tidak jelas tersebut Rp 8 miliar uang anggota KKD diduga lenyap.(Tim)

Curi Helm, Babak Belur Dihajar Massa

Gresiknews1,Gresik - Ini peringatan bagi siapa saja yang melukan tindak pencurian. Kendati dianggap ringan, kasus pencurian helm membuat Zainuri (18), warga Jalan Ade Irma Nasution Gresik, babak belur dihajar massa karena kepergok.

Kronologis kasus ini berawal saat korban Suwandi (29), asal Tambakrejo, Bojonegoro memakir sepeda motornya di sebuah warung. Selanjutnya, setelah akan beristirahat. Korban menaruh helmnya diatas motor Yamaha Vixion nopol B 6411 FWX.

Belum lama beristirahat, korban keluar dan memergoki helmnya dicuri pelaku. Korban pun langsung teriak maling meminta pertolongan warga. Teriakan korban yang didengar warga langsung direspon mengejar pelaku.

Pelaku yang berboncengan mencoba melarikan diri. Namun, warga yang sudah mengkepung pelaku, sepeda motor pelaku ditabrak warga. Selanjutnya, pelaku dalam posisi dibonceng jatuh tersungkur. Melihat pelaku jatuh, warga spontan menghajar pelaku sampai babak belur.

Kasatreskrim Polres Gresik AKP Ayub Diponegoro Azhar membenarkan adanya kejadian maling dihajar massa itu. "Kasusnya sementara masih kami kembangkan, karena ada satu pelaku yang masih kabur," katanya, Selasa (30/9/2014).

Diakui AKP Ayub, pelaku yang kabur sudah diketahui identitasnya dengan inisial R. "Anggota saya sudah memburu R mudah-mudahkan tidak lama menangkap pelaku yang kabur," pungkasnya. (Arz)

Timbulkan Bau Tak Sedap, Warga Demo Pabrik Penyulingan Oli Bekas


Gresiknews1,GRESIK - Waga Desa Randuagung, Kecamatan Kebomas unjuk rasa ke pabrik pengolahan oli bekas PT Primergy Solution (PS), Jl Kawasan Industri Gresik (KIG), Senin (29/9/2014).

Warga di antaranya anak-anak, meminta pabrik tersebut tutup, sebab bau tidak sedap selalu dihirup masyarakat sekitar perusahaan.

Dengan membentangkan postes dan pengeras suara menggunakan mobil pikap, warga langsung menduduki pintu gerbang PT PS. 

“Pokoknya pabrik pengolahan oli bekas ini harus ditutup. Tidak ada tawar menawar lagi, sudah banyak korban anak-anak harus menderita sakit sesak nafas karena menghirup udara tidak sedap dari pabrik ini,” kata Rubiati, selaku koordinator unjuk rasa.

Unjuk rasa ini terpaksa dilakukan karena warga telah puluhan tahun menahan baunya tidak sedap. 

“Kami sudah puluhan tahun hidup di sini, pabrik ini baru dibangun tapi baunya sudah meracuni masyarakat. Anak-anak kami banyak yang sakit karena menghirup udara tidak sedap dari pabrik penyulingan oli bekas,” imbuhnya.

Dalam orasi warga menyebutkan PT PS tidak mengantongi izin lengkap tapi nekat produksi penyulingan oli bekas. Pabrik penyulingan oli bekas ini juga pernah terbakar dua kali tapi terus saja produksi. 

“Pabrik ini sudah tidak berizin tapi nekat produksi. Dulu juga pernah terbakar dua kali. Tutup saja pabrik ini, polusinya meresahkan warga,” kata Titin warga sekitar.

Aksi warga berhenti karena perusahaan belum bisa memberikan penjelasan, tapi warga akan datang lagi pekan depan. 

“Senin depan kami akan datang lagi untuk menagih janji dan harus ditutup selamanya,” kata warga sambil meninggalkan pabrik.

Pihak menegemen PT PS menolak memberikan penjelasan terkait hasil mediasi dengan warga, termasuk saat ditanya soal perizianan. 

“Maaf manajemen tidak bisa memberikan penjelasan,” kata M Erwin, seorang Satpam PT PS.(Arz)

Ratusan Pekerja Outsourcing Datangi Kantor Disnakertrans Gresik

Gresiknews1,GRESIK – Ratusan pekerja outsourcing yang tergabung dalam Serikat Pekerja SPBI Kasbi mendatangi Kantor Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Kabupaten Gresik, Selasa (30/9/2014).

Mereka menuntut pembuatan laporan hasil pemeriksaan sejak tahun 2010 dan segera dikirimkan ke Kementerian Tenaga Kerja.

Tuntutan ini terkait keinginan pekerja outsourcing di PT Petrokimia Gresik, yang dipekerjakan di bagian inti, untuk dijadikan karyawan tanpa tes.

Perjuangan ini dilakukan sejak 2010 tapi hasil mediasi di Kantor Disnakertrans Gresik tidak dilaporkan ke Kementerian Tenaga Kerja.

"Kita tahunya kemarin ada rapat di Jakarta yang mengundang Direksi-direksi BUMN tapi Direksi Petrokimia Gresik tidak hadir karena tidak ada undangan. Setelah kami datangi ke Disnaker Gresik ternyata hasil pemeriksaan sejak 2010 tidak dilaporkan ke Kementerian Tenaga Kerja," kata Abdul Hakam, Ketua SPBI Kasbi Gresik, Selasa (3/9/2014).

Sampai saat ini ratusan pekerja masih menunggu hasil rapat internal Kadisnakertrans Gresik bersama staf-stafnya.(Arz)

Pekan Ini, Futsal Gresik Coret Satu Pemain

Gresiknews1,GRESIK – Tim Futsal Kabupaten Gresik proyeksi Kejurprov 2014 sudah sampai tahap akhir dalam pembentukan tim. Saat ini, Gresik sudah mengantongi sebanyak 15 pemain dan akan dikerucutkan menjadi 14 pemain sesuai dengan kuota pemain yang ditetapkan Panpel Kejurprov. Artinya, Gresik tinggal mencoret satu pemain lagi.

“Jumlah pemain saat ini ada 15 orang. Pekan ini kami akan mencoret satu pemain dan mendapatkan 14 pemain yang fix kami bawa ke Kejurprov,” tegas Agung Pambudi, pelatih Tim Futsal Kabupaten Gresik, Selasa (30/9/2014).

Kejurprov Futsal 2014 adalah event tahunan yang digelar Asosiasi Futsal Daerah (AFD) Jatim. Kejurprov adalah kelanjutan dari turnamen Antar-Pengcab 2012 lalu. Kejurprov tahun ini digelar di Kabupaten Banyuwangi, 19-26 Oktober mendatang. Venue Kejurprov dilakukan di Lapangan Futsal Scudetto, Jl Letjen Sutoyo, Banyuwangi.

Menyongsong Kejurprov ini, Gresik sudah melalui persiapan matang dan panjang. Gresik memantau pemain-pemain yang berlaga di cabor futsal Porkab Gresik belum lama ini. Selain itu, Gresik juga memanfaatkan kompetisi Liga Futsal Amatir (LFA) Jatim untuk memantau pemain.

Dari LFA Jatim, Gresik mendapatkan beberapa pemain yang kini masuk ke dalam skuad berisikan 15 pemain tersebut. Di antaranya adalah kiper Lucky Darmawan dari Baskhara Surabaya dan Agus ‘Congor’ Mauludin dari HFS Sparta Gresik.

Untuk mengetahui kemampuan ke-15 pemain yang terjaring ini, Gresik pun melakukan uji coba dengan sejumlah tim lokal asal Gresik. Terhangat adalah Gresik usai mengalahkan Juventini Gresik dengan skor 7-2, Minggu (28/9/2014) lalu.

“Dari uji coba kami bisa mengetahui sejauh mana kemampuan para pemain. Saat mengalahkan Juventini Gresik, kami mengantongi beberapa kelemahan mereka. Ini akan menjadi acuan untuk melakukan pencoretan,” papar Agung.

Agung pun mengaku masih memeras otak untuk melakukan pencoretan ini. Pasalnya, kemampuan para pemain sangat merata. Antara satu pemain dengan pemain yang lainnya memiliki kualitas yang hampir sama.

“Kalau secara tim, saya melihat mereka belum rapi dalam melakukan transisi permainan. Selain itu, mereka belum bisa memanfaatkan momentum dalam counter attack,” tandas Agung.

Event resmi terakhir yang diikuti Gresik adalah Porprov 2013 lalu. Di event ini, Gresik terhenti di babak delapan besar. Ini setelah Gresik dikalahkan Sidoarjo dengan skor tipis 2-3.(Gus)

Curi Tembaga Perusahaan, Masuk Bui

Gresiknews1,GRESIK - Wahyu Wardianto (19) dan Widodo (26), pekerja di PT Wilmar Nabati Indonesi (WNI), ditangkap petugas Polsek Kebomas karena mencuri 7 kilogram besi tembaga, Senin (29/9/2014).

Kedua pekerja warga Dupak Bangunrejo, Kecamatan Krembangan, Surabaya ini mencuri besi tembaga sisa proyek saat pulang kerja dengan cara dimasukkan ke dalam sepatu.

Apesnya, aksinya itu diketahui Satpam PT WNI yang langsung menangkapnya.

“Kedua tersangka sengaja membawa besi tembaga dengan dimasukkan ke dalam sepatu. Saat akan keluar diperiksa petugas Satpam ternyata ditemukan barang bukti tersebut,” kata Kapolsek Kebomas Kompol Isbari.

Akibat perbuatannya, kedua tersangka dijerat Pasal 363 Kitab Undang-undang Hukum Pidana (KUHP) tentang pencurian.

Widodo seorang tersangka mengatakan, aksinya itu dilakukan untuk menambah penghasilan mencukupi kebutuhan keluarga.

“Belum menikmati hasil sudah tertangkap,” kata Widodo di Mapolsek Kebomas.'(Tim)

Didakwa Menipu, Hakim Bebaskan Anggota Dewan Gresik

Gresiknews1,Surabaya - Majelis Hakim yang diketuai Ekowati memvonis bebas pada M Zaini anggota DPRD Gresik, padahal Jaksa Penuntut Umum (JPU) Nur Rahman dari Kejati Jatim, menuntut dua tahun pada terdakwa.

Oleh majelis hakim, terdakwa dinyatakan onslag van recht vervolging (putusan lepas). Hakim menilai kasus yang meyeret terdakwa Zaini bukanlah tindak pidana, melainkan kasus perdata. “Melepaskan terdakwa Zaini dari hukuman, karena perbuatan yang dilakukannya masuk ke rana perdata,” kata Majelis Hakim Ekowati, Senin (29/9/2014).

Menanggapi putusan lepas terdakwa, Sunarno Edy Wibowo selaku Kuasa Hukum korban menyatahkan keberatan dengan putusan lepas Hakim. Menurut Bowo, putusan lepas ini hanya permainan dan akal-akalan terdakwa. Lanjut Bowo, sebelumnya Hakim menyatakan bahwa perbuatan melawan hukum yang dilakukan terdakwa sudah ada.

“Atas putusan lepas dari Majelis Hakim, jelas klien saya merasa dirugikan. Pertimbangan yang diberikan Majelis Hakim jelas tidak benar. Saya akan ajukan kasasi dan akan melanjutkan kasus ini ke ranah pidana, dimana pada saat itu terdakwa masih menjabat sebagai Kepala Desa Banjarsari,” tegas Kuasa Hukum yang akrab dipanggil Bowo.

Terpisah, JPU Nur Rahman mengaku akan mengajukan kasasi terhadap putusan lepas dari Majelis Hakim. Menurutnya, terdakwa Zaini jelas-jelas terbukti secara sah dan meyakinkan melakukan perbuatan sebagaimana dalam Pasal 378 KUHP tentang penipuan. “Kan sudah jelas, terdakwa sudah memenuhi unsur Pasal 378. Kenapa Majelis Hakim memutus lepas, dengan alasan perbuatan yang dilakukan terdakwa adalah perbuatan perdata, bukan pidana,” ungkapnya.

Sementara Kuasa Hukum terdakwa, Sugi Santoso mengaku dirinya cukup senang dengan putusan yang diberikan Majelis Hakim kepada kliennya. Sebab, perkara yang menyeret Zaini bukanlah tindak pidana, melainkan perdata.

“Apapun putusan dari Majelis Hakim, saya terima. Sejak awal saya sudah mengatakan bahwa perkara klien saya ini masuk ke ranah perdata,” terang Sugi.

Perlu diketahui, Renny selaku korban melaporkan M Zaini ke Polda Jatim, dengan nomor laporan LP/350/IV/2013/UM/Jatim, dengan sangkaan pasal 378 dan pasal 372 dengan ancaman hukuman empat tahun.(Tim)

Gresik Kurang Siap, Cabor Panahan Digelar di Surabaya

Gresiknews1,SURABAYA – Pekan Olahraga Pelajar Daerah (POPDA) 2014 kali ini digelar di Kabupaten Gresik, berbarengan dengan peringatan Hari Olahraga Nasional (Haornas) yang sudah dibuka Gubernur Jawa Timur hari Rabu kemarin (24/9).

POPDA mempertandingkan 14 cabor diantaranya atletik, bulu tangkis, bola basket, volley, gulat, karate, panahan, pencak silat, renang, senam, sepak bola, sepak takraw, tenis lapangan, dan tenis meja. Namun ada dua cabor yang pelaksanaanya di pertandingkan Surabaya, yaitu cabor senam dan cabor panahan.

Seperti yang diungkapkan Denny Trisyanto, Sekretaris Cabor Panahan Prov. Jatim “untuk cabor panahan kali diselenggarakan di Surabaya karena Gresik kurang siap dari segi SDM-nya dan fasilitas lapanganya tidak memenuhi persyaratan, ungkapnya”. 

“Untuk kelayakan lapangan yang harus diperhatikan adalah kondisi lapangan untuk event perlombaan, keamanan, ketersediaan peralatan pendukung, dan efisiensi, imbuhnya”.

Dari kontingen Kabupaten Gresik sendiri tidak mempermasalahkan perpindahan lapangan ke Surabaya, karena Rabu (24/9) lalu seluruh kontingen peserta POPDA Jatim 2014 telah melaksanakan uji coba lapangan.

Seperti yang diungkapkan Agus Harianto selaku Ketua Pengcab PERPANI Gresik, sebetulnya kami tidak masalah dengan pindahnya lapangan ke Surabaya memang dari segi lapangan yang di punyai Gresik itu kurang, tapi kami permasalahkan segi akomodasi dan transportasi dari masing-masing atlet..

Gresik sendiri mengirimkan 14 atlet untuk cabor panahan yang kesemuanya turun di tiga divisi yang diperlombakan, dan menargetkan medali untuk seluruh divisi yang di pertandingkan.(Tim)

Pencuri Tewas Dikeroyok Massa Pelaku, Curi Motor PNS TNI AL

Gresiknews1,SURABAYA - Diyanto (35) yang tewas dikeroyok massa di perbatasan Lakarsantri-Gresik pada Minggu (28/9/2014) pagi, ternyata mencuri motor Hariyono, seorang PNS TNI AL.

Pelaku melakukan pencurian motor Honda Vario yang sedang dipanasi didepan rumah Hariyono di Perumahan Kota Baru Gresik. Saat itu, korban meninggalkan motor yang dipanasi ke dalam rumah.

"Pelaku membawa kabur motor saat pemiliknya (Hariyono) ke dalam rumah. Pemilik motor merupakan PNS TNI AL dan mau berangkat kerja," sebut Kapolres Lakarsantri Kompol HT Harahap, Minggu (28/9/2014).

Setelah motor miliknya dicuri, Hariyono pun langsung berteriak maling dan mengejar tersangka. Dia sempat kehilangan jejak saat melakukan pengejaran sampai Jl Raya Tlogo Tanjung, Bangkingan.

Korban akhirnya memutuskan melakukan penyanggongan (penghadangan) di perbatasan Lakarsantri-Gresik tepatnya di Driyorejo. Penyanggongan tersebut membuahkan hasil, karena pencuri (Diyanto) akhirnya melintas dengan motor curiannya.

Melihat motor miliknya ditunggangi pencuri, Hariyanto pun berteriak maling dan langsung mengejar. Teriakan tersebut mengundang perhatian warga dan massa pun lengsung menghajar pelaku. Diyanto akhirnya tewas dihajar massa dan jenazahnya dikirim ke Rumah Sakit Dr Soetomo.

"Karena di lokasi banyak warga, teriakan maling langsung mengundang perhatian. Massa pun memukuli pencuri (Diyanto) dan tewas di lokasi kejadian," ucap Harahap.

Data di Kamar Jenazah Rumah Sakit Dr Soetomo, pelaku pencurian ternyata bernama Diyanto. Dia meninggal pada pukul 06.30 Wib.(tim)

Rumah Mantan Sekda Gresik Jadi Arang Kebakaran Bratang Binangun Ludeskan Dua Rumah

Gresiknews1,SURABAYA – Cuaca yang menyengat membuat si jago merah cepat naik darah. Buktinya, dalam sehari Sabtu (27/9), terjadi kebakaran besar di Surabaya dan Sidoarjo.

Di Surabaya, si jago merah mengamuk di Jalan Bratang Binangun 9. Akibatnya, dua rumah menjadi arang. Awalnya, api diketahui muncul dari ruang tamu rumah milik mantan Sekda Gresik Suharmanto di Jalan Bratang Binangun 9/33 pada pukul 12.30. Saat itu si pemilik rumah sedang istirahat di dalam kamar.

Di dalam rumah, Suharmanto yang sedang sakit stroke hanya ditemani pembantu. ’’Saat saya teriaki ada kebakaran, dua orang itu nggak keluar. Saya pun masuk. Kemudian, saya dan pembantunya membopong Pak Suharmanto ke rumah tetangga,’’ jelas Suyitno, tukang becak yang kebetulan lewat di lokasi kejadian.

Cuaca panas membuat api menggila. Lidahnya dengan cepat menjalar ke garasi di samping ruang tamu. Api menyambar dua motor di garasi dan menimbulkan ledakan.

Ledakan tersebut membuat kobaran api membesar dan menjalar hingga ke lantai 2 dan 3 rumah itu. Asap tebal pun membubung di lokasi kejadian yang masuk Kelurahan Barata Jaya, Kecamatan Gubeng, tersebut.

Kencangnya angin yang berembus membuat api dengan cepat membesar dan sulit dikendalikan. Akhirnya, dalam sekejap rumah milik Suharmanto ludes.

Sekitar 15 menit setelah kebakaran, mobil pemadam kebakaran dari Pos Pembantu PMK Sukolilo tiba di lokasi, disusul kemudian mobil PMK dari Pos Utama Dinas Kebakaran UPTD Pasar Turi. Sedikitnya 15 mobil PMK berjibaku menjinakkan api.

Awalnya, petugas berusaha memadamkan api di bagian atap. Namun, lantaran lapuk, atap yang menjadi pijakan itu akhirnya ambrol. Akibatnya, seorang petugas terjatuh dan menderita luka pada bagian kaki.

Atap lantai 3 rumah itu ambruk menimpa rumah nomor 29–31 di sebelahnya. Atap yang masih terbakar tersebut langsung menyulut rumah milik Siantoro Triyono itu.

Angin yang berembus kencang membuat kobaran api dengan cepat membesar di rumah Siantoro. Atap lantai 2 rumah itu ambruk yang selanjutnya meluluhlantakkan semua bagian dalam rumah.

Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini tampak berada di lokasi. Dia mengomando proses pemadaman yang juga melibatkan anggota satpol PP serta dinas kebersihan dan pertamanan itu.

Kobaran api di rumah Siantoro membuat panik para penghuni yayasan yatim piatu yang kebetulan letaknya bersebelahan. Mereka berhamburan keluar rumah untuk menyelamatkan diri.

Beruntung, petugas berhasil mencegah api merembet ke asrama Panti Asuhan Al-Madinah tersebut. Api bisa dijinakkan pukul 15.30 setelah petugas melakukan pembasahan.

Kepala Dinas Kebakaran Surabaya Chandra Oratmangun yang ditemui di lokasi kejadian mengatakan, api diduga berasal dari korsleting listrik. ”Api diduga dari hubungan arus pendek listrik,” ucapnya. Akibat kebakaran itu, kerugian diperkirakan miliaran rupiah.

Sementara itu, pada waktu yang hampir bersamaan, kebakaran menimpa PT Karya Ali Putra di Dungus, Sidoarjo. Titik api berasal dari gudang kapas pabrik benang tersebut.

Api mulai terlihat sekitar pukul 12.00 dan dengan cepat membesar. ’’Saya dan beberapa pekerja langsung lari dari gudang,’’ kata Totok, 40, salah seorang pekerja pabrik tersebut.

Api merambat dengan cepat dan meludeskan material yang mudah terbakar, seperti kapas dan benang. Dalam waktu singkat, api menyambar bagian produksi benang di lantai 2.

Mobil pemadam kebakaran dari pos Krian dan Buduran berdatangan ke lokasi. Ada tujuh mobil pemadam kebakaran yang bahu-membahu menjinakkan api.

”Kami juga dapat bantuan satu mobil damkar dari PT Pakerin,” kata Komandan Peleton (Danton) Pemadam Kebakaran Pos Krian Sri Wulyono.

Dia mengatakan, laporan yang masuk terlambat. ”Kami dapat laporan kebakaran sekitar 12.30,’’ katanya. Akibatnya, damkar kesulitan menangani api karena sudah membesar.

Letak pabrik di tengah permukiman padat juga menjadi kendala. Sebab, mobil damkar kesulitan masuk ke lokasi pabrik.

Beruntung, lokasi pabrik hanya 100 meter dari Sungai Dungus sehingga petugas tidak kesulitan mendapatkan air.

Kebakaran itu membuat warga sekitar pabrik panik. Bahkan, beberapa warga mengeluarkan perabot rumah tangga mereka. ”Ibu takut kalau api masuk ke rumah,“ kata Gilang Maulana Putra.

Kepanikan warga itu wajar. Sebab, saat kebakaran, angin berembus kencang. Akibatnya, hawa yang sangat panas dapat dirasakan hingga radius 20 meter dari lokasi kebakaran. ”Itu juga yang menyulitkan pemadaman,” tambah Sri.

”Yang utama adalah menjauhkan api dari rumah warga,’’ kata Sri. Pukul 17.45, api di gudang kapas bagian depan sudah padam. Namun, api merambat ke gudang penyimpanan benang. ’’Api sempat membesar lagi, tapi kami berhasil menjinakkan,’’ ucap Sri

Kebakaran itu bukan satu-satunya yang terjadi di Sidoarjo kemarin. Sebab, pada waktu yang bersamaan, api membakar alang-alang di GOR lama Jalan Jenggolo. Akibatnya, kekuatan unit pemadam kebakaran di Sidoarjo terbagi dua. Karena itu, Sri meminta bantuan ke Surabaya. Namun, di Kota Pahlawan juga terjadi kebakaran.

”Hari ini (kemarin, Red) di Surabaya terjadi kebakaran di empat titik,” tambahnya. Otomatis tim damkar Surabaya tidak dapat membantu.(Arz)

Pelatih Asal Serbia Ramaikan Bursa Pelatih Persegres

Gresiknews1,Gresik - Nama pelatih asal Serbia, Misha Radovic luput dari pantauan media. Padahal, eks pelatih Pelita Jaya musim 2011 dan Putra Samarinda musim 2012 itu, masuk kandidat kuat sebagai pelatih Persegres Gresik musim depan untuk kategori pelatih asing.

Sebelumnya, sejumlah pelatih lokal dan eks timnas telah mengajukan lamarannya ke Persegres. Namun, sampai saat ini manajemen PT Persegres Joko Samudro selaku pengelolahnya masih merahasiakan siapa pelatih untuk musim depan.

Sedangkan nama Misha Radovic memang tidak asing bagi pesepak bola di tanah air. Dari tangan dinginnya, kesebelasan Pelita Jaya yang saat itu dihuni sejumlah pemain muda mampu bersaing dengan tim-tim berpengalaman dari ISL. 

Saat menangani Putra Samarinda, pelatih yang mengaku mengantongi lisensi kepelatihan dari UEFA itu membawa Putra Samarinda lolos dari zona degradasi kendati hanya paruh musim.

Menurut sumber yang enggan disebut namanya, di musim depan manajemen Persegres menginginkan bisa meraih prestasi yang lebih baik. Bahkan, untuk mewujudkan hal itu manajemen juga melakukan pendekatan dengan pengelolah Arema Cronous terkait dengan perekrutan pemain.

Selain Misha Radovic, pelatih musim lalu asal Argentina Alfredo Angel Vera juga masuk nominasi. Hingga saat ini, manajemen Persegres masih menampung semua lamaran pelatih baik pelatih asing maupun lokal.

"Kami menunggu evaluasi dan rapat dengan pemilik klub dulu. Baru kemudian kami umumkan pelatih maupun pemain musim depan. Jadi sabar dulu pasti diberitahu," ujar sumber yang enggan disebut namanya, Sabtu (27/9/2014).(Gus)

Polres Jombang Membekuk Penyebaran Isu Penculikan dan Pemenggalan Anak

Gresiknews1,Jombang - Polres Jombang membekuk M Abdurrahman Wahid alias Wahid (20), warga Desa Plandi, Kecamatan Jombang Kota, Sabtu (27/9/2014). 

Wahid merupakan salah satu pelaku penyebaran isu penculikan dan pemenggalan anak. Dalam menjalankan aksinya, Wahid mengaku sebagai wartawan JTV. Isu penculikan itu ia sebar melalui media sosial facebook atau FB.

Ironisnya, kabar burung itu ditelan mentah-mentah oleh masyarakat. Sehingga keresahan melanda ibu-ibu yang memiliki anak balita sejak sepekan terakhir ini. "Pelaku menyebarkan berita bohong lewat media sosial. Untuk meyakinkan khalayak, dia mengaku sebagai wartawan JTV yang bertugas di Jombang," kata Kepala Sub Bagian Humas Polres Jombang, AKP Lely Bahtiar.

Lely kemudian menunjukkan barang bukti berupa lembaran fotocopy acount FB pelaku. Dalam acount bernama 'Wachid Sang Malaikat Cinta' itu, pelaku mengunggah kabar penculikan pada 23 September 2014. Isinya, di Dusun Petengan, Desa Tambakberas ditemukan mayat balita tanpa kepala. Dia kemudian meminta masyarakat untuk berhati-hati.

Status warga Desa Plandi itu memancing puluhan orang berkomentar hingga memunculkan pro-kontra. Namun Wachid meyakinkan bahwa penculikan dan penggalan kepala itu benar-benar terjadi. "Saya wartawan JTV. Saat ini saya bersama tim sedang melakukan investigasi di lapangan untuk memburu pelaku penculikan," tulis Wahid menjawab pro kontra di FB miliknya.

Polres Jombang sendiri kerap mendapat keluhan dari masyarakat terkait gencarnya isu penculikan. Selanjutnya, korps berseragam cokelat melakukan penyelidikan. Walhasil, petugas mendapatkan informasi bahwa ada penggguna FB yang gencar mengabarkan isu tersebut. Hingga akhirnya, polisi berhasil membekuk Wahid di rumahnya Desa Plandi RT 29.

Atas perbuatannya, pelaku dijerat pasal 28 ayat (1) Junto pasal 45 ayat (1), UU RI No 11 tahun 2008 tentang ITE (Informasi dan Transaksi Elektronik). "Pelaku telah menyebarkan berita bohong dan menyesatkan. Dia dijarat UU ITE dengan ancaman enam tahun penjara," pungkas Lely.(tim)

Persegres Minta Bantuan CEO Arema Cari Pemain Terbaik

Gresiknews1,Gresik - Manajemen Persegres Gresik meminta bantuan CEO Arema Cronous, Iwan Budianto mencari pemain terbaik buat musim depan.

Informasi yang beredar manajemen Persegres sudah melakukan komunikasi dengan CEO tim Singo Edan Arema beberapa hari lalu.

"Iya saya sudah komunikasi dengan mas Iwan terkait pemain Persegres musim depan," kata Manager Bagoes Cahyo Yuwono, Jumat (26/9/2014).

Menurut Bagoes, alasan manajemen meminta bantuan Iwan Budianto karena mantan Manager Persik Kediri itu sudah berpengalaman dan dinilai mampu menjadi mediator (menjembatani) keinginan manajemen Persegres dalam hal perekrutan pemain.

"Kami belajar banyak dari sosok Mas Iwan Budianto, terlebih lagi musim depan manajemen menginginkan Persegres harus lebih baik dibanding musim lalu," tuturnya.

Rumor yang beredar, manajemen Persegres sangat berhasrat sekali membidik sejumlah pemain Arema Cronous untuk mengisi skuad laskar 'Joko Samduro' julukan tim asal Gresik.

Tidak tanggung-tanggung sejumlah pemain Arema Cronous sudah masuk kantong manajemen Persegres kendati masih malu-malu menyebutkan siapa saja pemain yang batal direkrut. (Arz)

Polisi ancam tindak tegas pelaku penyebar isu penculikan anak

Gresiknews1,Surabaya - Gerah dengan isu penculikan anak SD lalu kepala korban dipenggal, yang makin marak disebar oknum tak bertanggung jawab melalui Broadcast BlackBerry Messenger (BC BBM) belakangan ini, Polrestabes Surabaya berjanji akan menyelidiki dan menangkap oknum tak bertanggung jawab yang pertama kali menyebar kabar menyesatkan ini.

Kasat Reskrim Polrestabes Surabaya, AKBP Sumaryono, berjanji akan menyelidiki siapa pembuat BC BBM yang menyebarkan isu penculikan anak lalu kepalanya dipenggal ini. Pasalnya, isu sesat itu belakangan memang telah sangat meresahkan warga terutama para orang tua yang punya anak kecil. “Perlu saya tegaskan bahwa semua itu kabar bohong yang menyesatkan. Kami akan melacak siapa yang kali pertama menyebarkan isu sadis itu untuk mengetahui apa motifnya melakukan hal yang meresahkan warga,” tegasnya , Jumat (26/9/2014)

AKBP Sumaryono juga mengimbau warga agar tak terpancing dengan kabar penculikan anak ini. “Kami berharap warga tak terprovokasi dan terpancing untuk melakukan tindakan main hakim sendiri terkait berita bohong tentang penculikan anak yang menyesatkan ini,” pintanya.

Seperti diberitakan Lensa Indonesia, isu penculikan anak kemudian kepalanya dipenggal, organ tubuhnya diambil lalu mayatnya dibuang di persawahan kini mulai masuk Surabaya. Setelah sebelumnya isu menyesatkan ini menyebut lokasi kejadian ada di Sidoarjo, Krian dan Jombang, kali ini penyebar isu via SMS dan Broadcast BlackBerry Messenger (BC BBM), menyatakan kejadian serupa terjadi di Jemursari dan MERR, Surabaya.

Dalam BC BBM tak bertanggung jawab itu, pelaku menyebut “Hari ini telah ditemukan mayat anak SD dalam kondisi tanpa kepala di Jemursari dan beritanya masuk koran. Di daerah MERR ada tiga anak SD tewas dibunuh saat pulang sekolah. Di Menganti Gresik, warga mengamankan seorang badut yang setelah dibuka bajunya ternyata berisi 3 kepala anak SD di bagian perut. Harap waspada terhadap mobil Avanza putih (mobil penculik), badut dan penjual makanan dan mainan anak-anak keliling”. (ARz)

Ketua DPRD Gresik Bakal Pakai Toyota Fortuner

Gresiknews1,Gresik - Nyanyian Iwan Fals wakil rakyat harus merakyat hanya isapan jempol semata. Pasalnya, Ketua DPRD Gresik yang terpilih dari hasil pemilihan legislatif (Pileg) April 2014 lalu, bakal menggunakan mobil dinas atau mobdin Toyoto Fortuner.

Kepastian tersebut didapat setelah Kabag Perlengkapan Pemkab Gresik, Nanang Setiawan memastikan Toyota Fortuner untuk Ketua DPRD segera datang sambil menunggu terpilihnya ketua definitif.

"Iya untuk mobdin ketua dewan sekarang masih dalam proses, seminggu atau dua minggu lagi selanjutnya diserahkan pada Setwan DPRD Gresik," kata Kepala Bagian (Kabag) Perlengkapan Pemkab Gresik Nanang Setiawan, Jumat (26/9/2014).

Nanang menambahkan, saat ini pihaknya masih melakukan proses katalogisasi untuk memilih mobdin yang tepat. Setelah proses ini selesai, akan mencari dealer yang tepat dan mobdin bisa segera didatangkan.

"Kami memilih mobdin yang tepat dan sesuai dengan anggaran dan spesifikasi," ujarnya.

Terkait penyerahan mobdin itu lanjut Nanang, sepenuhnya diserahkan kepada Setwan karena ini operasional dewan. Sehingga, pihaknya terus berkoordinasi untuk melakukan pengadaan ini.

"Mobdin kan masuk dalam fasilitas dewan, sehingga pengelolanya adalah Setwan bukan Pemkab," paparnya.(Arz)

Gresik Larang BTS Ketinggian 40-70 Meter

Gresiknews1,Gresik - Pemkab Gresik tidak mengizinkan base transceiver station (BTS) dengan ketinggian 40 hingga 70 meter. Selain mengganggu estetika, keberadaan tower tersebut juga berbahaya jika berdekatan dengan rumah warga.

"BTS sangat dibutuhkan untuk sarana komunikasi. Tetapi jika terlalu tinggi dampaknya berbahaya juga," kata Bupati Gresik, Sambari Halim Radianto, Jumat (26/9/2014).

Lebih lanjut Sambari mengatakan, pada prinsipnya pemkab tidak melarang adanya BTS baru. Asal sesuai
sesuai dengan penataan ruang kota.

"Silakan berdiri di Gresik asal sesuai dengan aturan yang berlaku," tuturnya.

Saat ditanya masih maraknya BTS liar yang berdiri di Gresik. Dijelaskan Sambari, pihaknya sangat berharap ada informasi. Sebab, dengan adanya informasi itu sangat penting untuk ditindaklanjuti.

"Kalau ada informasi seperti itu tolong segera disampaikan. Masyarakat silakan saja protes ke kami," pungkanya.(Arz)

Ratusan Ribu Buruh Demo Serempak 2 Oktober

Gresiknews1,Jakarta - Ratusan ribu buruh dari berbagai elemen serikat pekeja se-Indonesia bakal serempak menggelar demontrasi pada 2 Oktober 2014, menuntut kenaikan upah minumum 30 persen pada 2015.

"Khusus DKI Jakarta sebanyak 100 ribu, sedangkan ratusan ribu lainnya di tiap-tiap daerah. Ini menjadi serempak di 20 provinsi dan 120 kabupaten/kota se-Indonesia," ujar Said Iqbal Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) di Jakarta, Jumat (26/9/2014) 

Di Ibu Kota, rencananya pengunjuk rasa menyebar di empat lokasi, masing-masing Istana Kepresidenan, Kantor Kementerian Tenaga Kerja dan Transmigrasi, Balai Kota DKI Jakarta dan Gedung DPR RI.

Selain menuntut kenaikan upah minimum 30 persen, massa juga mengusung isu penolakan kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM), penghapusan sistem kerja alih daya, realisasi dana pensiun buruh dan sejumlah tuntutan lainnya.

Said mengatakan, aksi di depan Gedung DPR RI merupakan "kado" bagi 560 wakil rakyat yang baru dilantik sehari sebelumnya.

"Kami tidak akan bergerak jika tak ada yang menemui dan menampung aspirasi. Para wakil rakyat harus mewujudkan komitmennya membela kepentingan rakyat kecil, termasuk buruh," ucapnya.

Secara umum kepada pemerintahan baru di bawah Presiden Joko Widodo dan Wakil Presiden Jusuf Kalla setelah dilantik 21 Oktober 2014, KSPI berharap hadiah istimewa yang diberikan kepada buruh.

"Kalau aspirasi kami tak didengar dan keputusannya mengecewakan maka buruh akan mogok nasional pada 2 November mendatang," ujar Said.

Sementara itu, KSPI secara khusus meminta Gubernur DKI Jakarta yang baru Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) untuk memulai dan mengabulkan tuntutan buruh karena diyakini mempengaruhi daerah lainnya.

"Sebagai contoh, kalau sekarang upah minimum di Jakarta Rp2,4 juta maka tahun depan naik 30 persen atau Rp720 ribu, sehingga nilainya Rp3,1 juta," tuturnya.

Ia berharap kenaikan serupa akan merembet ke sejumlah daerah dan menjadikan buruh Indonesia sejahtera.

"Efeknya, pertumbuhan ekonomi akan semakin meningkat dan Indonesia akan siap menghadapi masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA) 2015," pungkasnya.(Evan)

Widodo Bantah Besut Gresik United

Gresiknews1,Gresik - Asisten pelatih Timnas Indonesia, Widodo C Putromembantah bahwa dirinya akan pulang kampung untuk membesut Gresik United. Menurut Widodo, kabar tersebut hanya pepesan kosong belaka.

Widodo mengaku tak pernah mengutarakan masa depannya ke siapapun. Termasuk kemungkinan ia kembali melatih Gresik United. "Saya tidak pernah ngomong. Itu sekadar kandidat aja, tak ada komunikasi," akunya.

Menurut Widodo, bukan hanya Gresik United yang dikaitkan dengannya, tapi beberapa tim Indonesia Super League (ISL) juga dikabarkan berminat menggunakan jasa mantan pemain Petrokimia Putra Gresik ini.

"Di Sriwijaya juga begitu, Persija juga begitu. Tapi itu sekadar kandidat saja," sebut pelatih yang pernah mengoyak jala SS Lazio ini.

Meski membantah akan merapat ke Gresik United, namun Widodo mengaku kenal dengan manajer Laskar Joko Samudro, yakni Bagoes Cahyo Yuwono.

"Saya juga kenal manajernya sejak masih pemain. Dulu sering main ke mess. Kalau telepon sekadar tanya kabar kan ya ada lah," tutupnya.(Gus)

Ridwan Kamil: Para Wali Kota dan Bupati Akan Gugat UU Pilkada ke MK

Gresiknews1,Jakarta - DPR telah mengesahkan UU Pilkada dengan mengembalikan mekanisme pemilihan lewat DPRD. Wali Kota Bandung Ridwan Kamil menegaskan komitmennya untuk menggugat UU itu ke Mahkamah Konstitusi.

"Sesuai komitmen, para wali kota bupati di forum Apeksi/Apkasi akan menggugat untuk Judicial Review ke Mahkamah Konstitusi," tulis Ridwan di akun twitternya @ridwankamil , Jumat (26/9/2014).

Apeksi dan Apkasi adalah forum perkumpulan wali kota dan bupati se-Indonesia. Banyak kepala daerah yang tergabung di forum ini. Ridwan memohon doa agar usahanya berhasil.

"Semoga Tuhan bersama kita," tulisnya lagi.

DPR telah mengesahkan UU Pilkada dengan mengembalikan mekanisme pemilihan lewat DPRD. Keputusan ini diambil melalui mekanisme voting yang dimenangkan Koalisi Merah Putih pendukung pilkada lewat DPRD.(evan)

GRESIK RAIH PENGHARGAAN KABUPATEN PEDULI OLAHRAGA

Gresiknews1,Gresik - Kabupaten Gresik dinobatkan sebagai Kabupaten Kota peduli Olahraga, Selain itu, Drs. Mohammad Qosim, M.Si terpilih sebagai Tokoh yang peduli Olahraga timgkat Propinsi Jawa Timur. Penghargaan penobatan ini diberikan oleh Gubernur Jawa Timur, Dr. Soekarwo pada perhelatan Hari Olah Raga Nasional XXXI dan Pembukaan Pekan Olahraga Pelajar Daerah (PORDA) X tingkat Propinsi Jawa Timur yang berlangsung di Sarana Olahraga (SOR) Petrokimia Gresik, Kamis (25/9).

Selain Kabupaten Gresik, 2 (dua) Kabupaten lain yakni Kabupaten Sampang dan Kabupaten Banyuwangi, yang juga dinobatkan sebagai Kabupaten peduli olahraga seperti halnya Kabupaten Gresik. Beberapa tokoh, atlet serta perusahaan dari berbagai daerah juga disebut sebagai peraih penghargaan olah olah raga dari Gubernur. 

Pada kesempatan itu, Gubernur Jawa Timur Soekarwo mengajak semua pihak untuk untuk mendukung dalam memajukan olahraga di wilayahnya.”Swasta juga harus ikut serta berpartisipasi” tegasnya. Seperti yang diharapkan Menteri Pemuda dan Olahraga dalam pidato yang dibacakan oleh Gubernur, agar setiap daerah fokus pada satu atau 2 cabang olahraga yang bisa berprestasi di tingkat Nasional. 

PORDA X Jawa Timur yang berlangsung di Kabupaten Gresik sejak 23 – 28 September 2014, diikuti oleh 38 Kabupaten Kota se Jawa Timur. Pada POPDA X Gresik kali ini mempertandingkan 14 Cabang Olah raga (cabor). 12 (dua belas) cabang olahraga yang di pertandingkan di Gresik yaitu, atletik, renang, karate, gulat, pencak silat, bola voli, bola basket, sepak bola, sepak takraw, tenis lapangan, tenis meja dan bulu tangkis. Sedangkan 2 (dua) cabor lainnya dipertandingkan di Surabaya yaitu panahan dan senam. (Tim)

Polda Jatim Bongkar Praktek Pelacuran Anak, Tarif Dibandrol Rp 500 ribu - Rp 1,5 juta

Gresiknews1,SURABAYA - Subdit IV Renakta Ditreskrimum Polda Jatim kembali membongkar pelacuran anak dibawah umur.

Kali ini, tersangka Mami Istuminah (42) dan papi Andry (25) keduanya warga Sukolilo Surabaya berhasil diamankan polisi.

Kasubid PID Bid Humas, AKBP Aziza Hani menjelaskan, kedua tersangka tersebut diamankan setelah terbukti menjadi mucikari pelacuran di sejumlah hotel berbintang di Kota Surabaya.

Bahkan, Mami Istuminah sempat melacurkan anak dibawah umur kepada laki-laki hidung belang disalah satu hotel berbintang.

Dari keduanya, tim dari Kasubdit IV Renakta AKBP Heru Purnomo berhasil mengamankan barang bukti berupa uang tunai Rp 4 juta, bill hotel, 6 HP berbagai merek, celana dalam warna ungu, dan kondom yang sudah terpakai.

"Saat ini, kami masih mengembangkan kasus tersebut. Pengakuan tersangka Mami Istuminah baru tiga bulan melakukan praktek tersebut dengan satu anak buah. Namun tersangka papi Andry sudah menjalani kegiatan itu setahun dengan lima anak buah," kata Aziza Hani di Mapolda Jatim, Rabu (24/9).

Dari pengakuan tersangka Mami Istuminah, menurut Aziza Hani, dirinya hanya membantu korban untuk mencarikan pria yang mau denganya.

Itupun atas permintaan korban yang masih tetangganya sendiri dengan alasan untuk menambah penghasilan.

Permintaan itupun disetujui Mami Istuminah setelah korban menyerahkan nomor Handphone.

Dan Permintaan itu tak disia-siakan tersangka yang berprofesi sebagai penjaga kantin di salah satu SMK di Surabaya.

Tersangka yang mempunyai jaringan bisnis lendir itu menawarkan pria hidung belang jika ada 'barang baru' dan masih perawan.

Promosi itu membuat pelanggan berebut untuk bisa 'mencicipi' stok baru itu.

"Dengan memasang bandrol Rp 500 ribu hingga Rp 1,5 juta. Dan Pancingan itupun berhasil hingga pelanggan menghubungi tersangka untuk berkencan di salah satu hotel," tandas Hani.

Lebih lanjut diungkapkan Hani, Transaksi pelacuran yang dilakukan Mami Istuminah dan Papi Andry selalu dilakukan melalui ponsel.

Dimana pelanggan diberi syarat harus menyediakan kamar di hotel dahulu sebelum pesanan yang telah disepakati harganya diantar.

Dari ponsel tersebut, tambah Hani, tersangka menawarkan para korban kepada para pria hidung belang.

Setelah dicapai kesepakatan harga maka papi Andry yang mengantarkan korban ke kamar hotel pria yang memesanya.

Namun bukan hanya anak buah dari mami Istuminah yang ditawarkan, tapi juga anak buah dari papi Andry ikut ditawarkan.

Pemesan dipersilahkan memilih wanita-wanita yang siap menemani pria di kamar tersebut.

"Itu modus yang dilakukan, seolah mereka datang sebagai tamu dari salah satu penghuni kamar hotel dan pergi bersama meninggalkan salah satu wanita yang diinginkan pemesan," ujar Hani.

Antara mami Istuminah dan papi Andry, ungkap Azizah, ada kesepakatan pembagian hasil transaksi seksual yang didapat.

Jika yang dipilih pemesan anak buah dari mami Istuminah maka bagi hasilnya 70 persen untuk mami Istuminah dan 30 persen untuk wanita anak buahnya. Namun jika yang dipilih anak buah papi Andry maka bagi hasilnya 30 persn papi Andry dan 70 persen untuk anak buahnya.

"Itu besaran bagi hasil dari kedua tersangka kasus traficking," tutur Aziza. (Arz)

Pemprov Desak Garuda Layani Rute ke Pulau Bawean

Gresiknews1,Gresik - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jatim mendesak agar PT Garuda Indonesia mau melayani rute penerbangan ke Pulau Bawean, Gresik. Alasan mendesak maskapai penerbangan 'plat merah' itu karena memiliki armada pesawat ATR 72-600 yang mampu mendarat di landasan pendek.

"Kami akan mengkomunikasikan hal ini ke pihak Garuda Indonesia mengingat lapangan terbang di Bawean sudah siap tinggal menunggu fasilitas penunjang saja," kata Gubernur Jatim Soekarwo di sela-sela Peringatan Haornas dan Pembukaan Popda X di GOR PT Petrokimia Gresik, Kamis (25/9/2014).

Lebih lanjut Soekarwo mengatakan, kendati operasional lapangan terbang di Bawean molor beberapa kali. Bukan berarti Pemprov Jatim terkesan mengulur-ulur waktu. Sebab, pengoperasionalan bandara ada otoritasnya sendiri yang mengatur. Pemprov hanya membantu penunjangnya saja.

"Kalau soal fasilitas kami siap membantu dan anggarannya diambil dari APBD 2014. Soal besarannya saya lupa nominalnya," tuturnya.

Saat ditanya bentuk mekanisme penerbangan ke Bawean. Dijelaskan Soekarwo, nantinya pyur bisnis bukan perintis yang mendapat subsidi dari pemerintah mengingat Bawean bisa dijual karena potensi wisata alamnya.

"Mekanismenya bukan penerbangan perintis, sebab sejak era reformasi anggaran di pos tersebut sudah tidak diperbolehkan lagi," ungkapnya.

Sementara itu, di tempat yang sama Bupati Gresik, Sambari Halim Radianto menuturkan, lapangan terbang Bawean sudah siap termasuk penyelesaian ganti rugi tanah warga yang terkena imbas proyek ini.

"Persoalan ganti rugi tanah warga sudal clear tak ada masalah," ujarnya.(Arz)

Tuan Rumah Gresik Melaju ke Semifinal Voli Popda

Gresiknews1,SURABAYA - Dominasi tim-tim voli unggulan pada Pekan Olahraga Pelajar Daerah (Popda) di GOR Tri Dharma Gresik tak terbendung. Ini terlihat ketika tim putri unggulan dari tuan rumah Gresik mampu menang mudah atas Mojokerto dengan skor 3-0.

Dalam even babak perempat final pada Kamis (25/9/2014) itu, tim voli putri Gresik menang dengan angka 25-21, 25-18 dan 25-12. Di babak semifinal, voli putri Gresik akan menghadapi tim Kabupaten Kediri pada Jumat (26/9/2014) besok. Adapun tim Kediri mampu melaju ke semifinal, setelah menekuk Sidoarjo dengan skor tipis 3-1 (25-10, 25-19, 21-25, dan 25-13).

Lalu untuk voli putra, tim unggulan Sumenep juga mampu menang mudah 3-0 (25-19, 25-16, 25-16) atas Kabupaten Kediri. Di babak semifinal, Sumenep akan menjajal kemampuan tim tuan rumah, Gresik, yang mampu menang atas Kota Blitar dengan skor 3-0 (25-18, 25-19, 29-27).

Terkait hal ini, panitia pertandingan voli, Rengga menuturkan bahwa untuk voli putri, tim yang jadi unggulan adalah Gresik, Sidoarjo, dan Kabupaten Blitar. Sedangkan untuk voli putra, tim unggulan adalah dari Sidoarjo, Banyuwangi dan Sumenep. "Hanya saja, untuk tim voli yang bisa melaju ke semifinal, tentu ini adalah tim unggulan juga," terangnya, Kamis (25/9/2014).

Adapun untuk persaingan di babak semifinal, dia menilai tak bisa memprediksi apakah tim unggulan yang melaju atau tidak. Dia melihat, kekuatan tim voli itu berimbang. "Semuanya punya peluang untuk maju ke final dan menjadi juara voli di Popda 2014," pungkasnya.(Gus)

Manajemen Laskar Joko Samudro tidak ingin ada pergantian pelatih di tengah jalan seperti di ISL musim 2014.

Gresiknews1,Gresik - Manajer Gresik United Bagoes Cahyo Yuwono menampik rumor yang menyebutkan mereka bakal merekrut asisten pelatih tim nasional Indonesia Widodo C Putro sebagai arsitek Laskar Joko Samudro di Indonesia Super League (ISL) musim mendatang.

Bagoes menegaskan, pihaknya saat ini belum memastikan pelatih yang akan menukangi Gresik United di kompetisi musim mendatang. Apalagi Widodo sedang sibuk menjalankan tugasnya sebagai asisten pelatih timnas senior.

“Masih banyak yang harus dibahas, sebelum menentukan pelatih untuk musim depan. Apalagi rencana untuk merekrut Widodo. Kami belum ada arah ke sana,” ungkap Bagoes 

Bagoes memperkirakan isu tersebut berkembang merujuk dari ucapannya beberapa waktu lalu. Saat itu, Bagoes sempat menyatakan, Gresik United akan menggunakan jasa pelatih muda, namun memiliki kemampuan mumpuni.

“Yang penting, pelatih itu masih muda tapi punya wawasan ilmu kepelatihan yang luas. Dan itu bukan berarti Widodo saja. Sebab, banyak juga pelatih asing dan lokal yang mempunyai predikat itu,” jelasnya.

Bagoes menjelaskan, pihaknya akan lebih dulu membahas calon arsitek anyar Gresik United musim depan secara matang. Sebab, Laskar Joko Samudro tidak ingin kembali mengulangi pengalaman di kompetisi sebelumnya, yang kerap bergonta-ganti pelatih dalam satu musim kompetisi.

“Pengalaman-pengalaman sebelumnya banyak memberi kami pelajaran untuk menentukan pelatih di musim depan. Jadi, banyak pertimbangan yang perlu kami bahas secara matang sebelum mengambil keputusan," papar Bagoes.

“Kami juga sedang bergerilya untuk mendapatkan pemain bagus yang layak membela Gresik di musim depan. Saat ini, ada sekitar sepuluh pemain yang masuk dalam daftar incaran kami.”

“Ada yang dari tim ISL, tapi ada juga beberapa pemain dari klub Divisi Utama. Karena musim ini belum selesai, maka proses gerilya pemain juga dilakukan secara pelan-pelan. Yang pasti, pemain itu nantinya harus loyal pada klub, dan mau kerja keras dalam memberikan yang terbaik,” pungkasnya. (Gus)

AJAK BUPATI SELFIE DENGAN TONGSIS

Gresiknews1,Gresik - Suasana formal seakan hilang kala puluhan pelajar mengunjungi ruang kerja Bupati Gresik pada Rabu (24/9).
Mereka yang tergabung dalam kelompok pelajar penulis SMA Negeri I Gresik ini mengajak Bupati Gresik Dr. Sambari Halim Radianto untuk berselfie ria. Tak ada kesan canggung sedikitpun, Anggun, Andia, Risna dan diikuti teman-temannya lain langsung saja menempatkan diri berjajar dengan Bupati. Salah satu dari mereka menyiapkan gadget yang sudah ditempatkan pada tongkat narsis. Lalu dengan alat tersebut mereka jeprat-jepret.

Mulanya foto selfie yang hanya diikuti 5 orang siswa. Tak lama kemudian beberapa siswa yang lain menghampiri untuk ikut berselfie dengan Bupati. Ternyata tak hanya murid, para guru dan kepala sekolah juga ikut bergabung. “Saya kok juga kepingin, tampaknya asyik banget dan tampak akrab” ujar Suswanto, Kepala SMA Negeri I Gresik.

Keceriaan para siswa saat itu usai beraudiensi dengan Bupati Gresik. Seperti yang disampaikan oleh Suswanto. Kehadiran kelompok penulis siswa SMA Negeri I Gresik ini untuk mencari bahan tulisan tentang Bupati Gresik. “Para kelompok penulis ini meminta kepada kami untuk memfasilitasi agar bisa beraudiensi dengan Bupati. Mereka ingin menggali lebih jauh tentang profil Bupati”, katanya.

Ketertarikan para siswa terhadap Bupati setelah, beberapa saat yang lalu Bupati Gresik menjadi Inspektur saat upacara di SMA Negeri I Gresik. Bupati banyak bercerita hidup susah dimasa kecilnya yang yatim piatu. Hal ini sangat berbeda jauh dengan kehidupan para siswa ini yang banyak fasilitas“Dari situlah para siswa ini tertarik dan ingin menggali lebih jauh untuk bahan tulisan” jelas Suswanto. 

Tentang fasilitas ini juga diungkap oleh Bupati, katanya,”Saya dulu belum ada hp belum ada laptop. Semuanya saya catat di buku. Kemana-mana bawa buku. Makanya anda yang sekarang ini harus lebih dari saya, karena semua fasilitas tersedia. Kalau saya bisa sekolah di Harvard university, anda juga harus bisa ” kata Bupati memberi motivasi. (Arz)

Polisi Amankan 10 Ribu Liter Solar Diduga Ilegal

Gresiknews1,Jombang - Sebanyak dua tangki atau 10 ribu liter BBM (Bahan Bakar Minyak) jenis solar diamankan Polsek Perak, Jombang. Solar yang diduga ilegal itu hendak dikirim ke Surabaya dan Gresik. Saat ini sopir beserta kenek kendaraan jenis tangki itu menjalani pemeriksaan di Polres Jombang, Rabu (24/9/2014).

"Ribuan liter solar tersebut, kita amankan saat kendaraan pengakut melintas di Jl Raya Perak, Desa Sembung, Kecamatan Perak. Selain itu, kami juga mengamankan dua sopir tangki," ujar Kepala Satuan Reserse dan Kriminal Polres Jombang, AKP Harianto.

Kedua sopir itu masing-masing JJarno (49), warga Desa Tulungrejo, Kecamatan Wates, Kabupaten Blitar dan Sapto (41), asal Desa Gambiran, Kecamatan Maospati, Kabupaten Madiun. "Sekali lagi, keduanya sedang menjalani pemeriksaan. Hal itu untuk memastikan apakah solar yang diangkut itu masuk kategori subsidi atau bukan," katanya menambahkan.

Ia mengungkapkan, jika hasil pemeriksaan menyatakan BBM sejumlah 10 ribu liter tersebut merupakan BBM bersubsidi, maka pemilik resmi yakni PT Humpuss Trading yang beralamat di Gedung Grahadi Lantai 3 Jakarta tersebut, akan di kenakan pasal 55 UU Nomor 22 Tahun 2001 tentang Migas (Minyak dan Gas). Ancaman hukumannya, enam tahun penjara dan denda 60 miliar.

Dia menjelaskan, penangkapan tersebut bermula saat pihak Polsek Perak menerima informasi dari anggota yang kebetulan sedang berpatroli di Jl Raya Bandar Kedung Mulyo. Saat itu, anggota polisi curiga ketika melihat dua mobil tangki bernopol AE 8586 MB dan AE 9097 UN yang melaju dari arah Barat menuju ke Timur.

Selanjutnya, korps berseragam cokelat menghentikan dua kendaraan tersebut di Jl Raya Perak di Desa Sembung, Kecamatan Perak. Karena curiga dengan BBM yang di angkut tangki merupakan BBM bersubsidi, petugas kemudian memenggelandang kedua sopir tersebut ke Mapolsek. "Dari pengakuan keduanya, BBM tersebut akan dikirim ke Surabaya dan Gresik," pungkasnya.(Tim)

Gubernur Jatim Bakal Buka Popda dan Haornas

Gresiknews1,Surabaya - Gubernur Jawa Timur (Jatim), Soekarwo dijadwalkan akan membuka pelaksanaan Pekan Olahraga Pelajar Daerah (Popda) X di GOR Tri Dharma Gresik, Kamis (25/9/2014) besok lusa. Acara ini sekaligus menjadi rangkaian perayaan Hari Olahraga Nasional (Haornas).

"Jika tak ada halangan, Pak Gubernur akan datang dan membuka Popda dan Haornas di Gresik," sebut Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Jatim, Sugeng Riyono kepada awak media, Selasa (23/9/2014).

Popda X akan mempertandingkan 14 cabang olahraga (Cabor). Di antaranya adalah atletik, bulutangkis, bola basket, bola voli, gulat, karate, panahan, pencak Silat, renang, senam, sepakbola, sepak takraw, tenis lapangan dan tenis meja.

"Popda sekaligus menjadi ajang seleksi bagi para atlet sebelum turun di Pekan Olahraga Pelajar Wilayah di Nusa Tenggara Timur, Oktober mendatang," imbung Sugeng.

Nantinya, para juara di Popda memiliki peluang besar untuk bertanding di Popwil. Sebab Dispora juga menurunkan tim pemantau bakat untuk melihat kemampuan atlet. "Kami harus memilih atlet terbaik agar mereka bisa juara di Popwil," imbuh Kepala Bidang Olahraga Prestasi, Harris Ramadhan.

Sementara itum, dalam rangka Haornas, Dispora akan diberikan penghargaan kepada atlet, pelatih, tokoh dan instansi yang peduli terhadap pembinaan olahraga di Jatim.(Tim)

Resort Gresik Tembak Maling Sadis

Gresiknews1,GRESIK - Komplotan perncuri sadis yang tak segan melukai korbannya apabila aksinya kepergok, Faishal (30) dan Ahmad Sholeh (35) keduanya warga Desa Mojopuro Wetan Kecamatan Bungah, terpaksa ditembak betis kirinya oleh petugas dari Sat Reskrim Polres Gresik yang dipimpin oleh AKBP E Zulfan Kapolres Gresik.

Pasalnya, kedua tersangka melarikan diri ketika hendak disergap petugas. Selain itu, petugas khawatir kalau tersangka melakukan perlawanan yang membahayakan keselamatannya. Akhirnya, setelah 3 kali tembakan peringatan dari petugas tak digubrik, moncong pistol diarahkan ke betis kiri tersangka hingga jatuh tersungkur. 

"Saat hendak kami tangkap, tersangka melarikan diri. Kami juga khawatir kalau tersangka melawan yang membahayakan keselamatan, maka kami lumpuhkan dengan menembak kakinya,"ujar Kanit Idik I, IPTU RD Kennatdi, SIK mendampingi Kasat Reskrim Polres Gresik AKP Ayub Diponegoro Azhar, SIK dalam publik ekspos di Mapolres Gresik, Selasa (23/09/2014). 

Penangkapan tersangka berdasarkan laporan dari Siti Maisyaroh (45) warga Dusun Kaweden Desa Mojopurogede Kecamatan Bungah yang rumahnya dibobol maling pada Juli lalu. 

Dari laporan tersebut, petugas melakukan penyelidikan dan pemeriksaan pada saksi-saksi. Alhasil, mengarah pada kedua tersangka yang bekerja di Kalimas Surabaya. 

"Kedua tersangka, kami tangkap di Kalimas Surabaya,"imbuhnya.Dari tangan tersangka, petugas mengamankan barang bukti (BB) 2 buah blackberry curve hasil kejahatan yang belum sempat dijual. 

Dihadapan petugas, tersangka Ahmad Faishol mengaku telah melakukan pencurian di beberapa tempat. Seperti di Desa Mojopurogede Kecamatan Bungah sebanyak 2 kali, Desa Sidomukti Kecamatan Bungah 2 kali dan Desa Mojopurowetan Kecamatan Bungah mendapatkan laptop. 

"Saya masuk ke rumah korban dengan mencokel jendela. Sedangkan Sholeh menunggu diluar. Pernah dapat ayam dan burung,"ujar Faishal yang mengaku bekerja sebagai penjaga warung kopi di Surabaya ini. 
Akibat perbuatannya, tersangka dijerat dengan pasal 363 KUHP dengan ancaman hukuman 7 tahun penjara.(ARZ)

PERMINTAAN TERNAK SAPI SEMAKIN MENINGKAT DIBANDING KAMBING

Gresiknews1,Gresik - Jumlah permintaan sapi untuk kurban tahun ini meningkat drastis. Hal ini seiring berubahnya trend masyarakat Gresik yang saat ini lebih memilih berkurban sapi dari pada kambing. Hal ini disampaikan oleh Kabid Peternakan Dinas Kelautan Perikanan dan peternakan Kabupaten Gresik, Nunung Dyah S melalui kabag Humas Pemkab Gresik, Selasa (23/9) dikantornya.

Seiring meningkatnya permintaan akan kurban ternak sapi ini, maka harga sapi pada beberapa hari terakhir cenderung naik. Apabila pada seminggu sebelumnya harga sapi di pasar hewan Balongpanggang berkisar antara Rp. 38.500.- sampai Rp. 40.000 per kg/daging hidup. Saat ini harga ini sudah mencapai Rp. 45.000,-.

Bahkan sesuai pemantauan staf Peternakan, harga sapi di sekitar pasar hewan kurban di area Jalan Panglima Sudirman Gresik ada yang mencapai Rp. 30 juta dengan perkiraan berat 600 - 700 kg. sedangkan yang seberat 300 – 350 kg harganya mencapai Rp. 18 juta. “Kami gak bisa memperkirakan sampai saat mendekati hari raya kurban nanti, bisa saja naik atau bahkan turun” ungkap Nunung.

Dibanding tahun lalu, area penjualan ternak kurban di Gresik semakin berkurang. Hal ini karena lahan yang sebelumnya dipakai sebagai area berjualan saat ini sudah beralih fungsi untukl bangunan. Pengurangan itu terjadi di sekitar Petrokimia Gresik, area Gresik kota baru dan bahkan beberapa tempat yang lain juga banyak tanah kosong yang sebelumnya digunakan untuk berjualan ternak kurban saat ini tak ada lagi.

Beberapa masyarakat dan pedagang ternak pernah datang kepada kami, mereka menginginkan ada areal khusus disekitar kota Gresik sebagai pusat penjualan hewan kurban. “Kami memandang usulan ini bagus, karena bagi kami hal ini akan memudahkan tugas pemantauan utamanya pemantauan kesehatan hewan. Serta yang lebih penting lagi ada keseragaman harga” kata Nunung terkait semakin berkurangnya area lahan penjualan ternak kurban. 

Sedangkan Petugas peternakan Kabupaten Gresik akan melakukan pemeriksaan mulai 29 September 2014 sampai pada 4 Oktober 2014. Pemeriksaan akan dibagi pada 4 (empat) Wilayah yaitu wilayah I sekitar Petrokimia dan Giri dengan coordinator drh. Lenny S. Wilayah II meliputi GKB, Bunder sampai Suci dengan coordinator drh. Herman S.

Wilayah III meliputi area Tlogopojok, Romo Manyar sampai Sembayat dengan coordinator drh. Sutrisna. Sedangkan di Wilayah IV meliputi Panglima Sudirman, Pasar Senggol dan sekitar PLTU dengan coordinator drh. Devi K. Untuk wilayah lain di Kecamatan, Petugas Peternakan Kecamatan masing-masing bertanggung jawab atas kesehatan hewan kurban diwilayahnya.

Dari beberapa kali pengamatan petugas Peternakan, trend penyakit hewan kurban saat musim kemarau ini yaitu penyakit mata. “ Kami sudah siapkan obat tetes mata dan spray untuk luka. Sepertinya pada pemantauan awal kami pada musim kemarau ini hewan kurgan sangat rentan kena sakit mata, hal ini akibat debu. Hal ini bukan hal serius, karena penyakit mata pada sapi akan holing hanya sekali diobati” ujar Nunung optimis.

Tentang pemeriksaan yang akan dilakukan, Nunung mengatakan. Ada 2 tahap pemeriksaan yaitu pemeriksaan antemortem yaitu pemeriksaan sebelum hewan disembelih. Hal ini seperti yang dilakukan oleh petugas peternakan. Sedangkan selanjutnya pemeriksaan post mortem. “Pemeriksaan ini dilaksanakan saat penyembelihan hewan kurban. Petugas memeriksa kesehatan daging serta organ jerohan. Dari hasil pemeriksaan tersebut dapat diketahui akan kelayakan daging hewan kurban ini. Pungkas Nunung. (Tim)

Komposisi Pemain 50 Persen Asli Gresik

Gresiknews1,GRESIK - Meski hasil evaluasi tim masih belum ditentukan, namun Persegres Gresik United sudah merancang komposisi pemain 50 persen asli Gresik untuk menghadapi putaran kompetisi Indonesia Super League (ISL) musim mendatang.

"Kami berusaha mengakomodasi pemain-pemain dari Gresik sebagai identitas Persegres. Mungkin 50:50, dimana yang non Gresik juga diisi pemain asing berkualitas," ujar Manajer Persegres Gresik United, Bagoes Cahyo Yuwono, Selasa (23/9/2014).

Selain mengamati dan menginventarisir pemain-pemain asli Gresik yang memperkuat Persegres musim lalu, pihaknya juga memantau pemain-pemain U-21. "Kami memantau pemain yang sudah ada dan mencari tambahan pemain U-21," katanya.

Untuk pemain U-21, pihaknya sudah memantau beberapa laga babak 12 besar ISL U-21 yang masih berlangsung. Ketika Persegres U-21 bertanding di Kediri dan melawan beberapa tim seperti Persik Kediri U-21 dan Persebaya U-21, dia menilai ada beberapa pemain yang punya talenta lumayan. "Pantauan tak hanya di Persegres saja, tapi di klub lain," ujarnya.

Dia melihat ada tiga pemain yang bagus namun untuk proses rekrut, pihaknya akan membahas dengan manajemen. Yang pasti, pihaknya memang butuh pemain U-21 untuk regenerasi pemain Persegres. "Kami masih memantau ini," tegasnya.

Mengenai proses evaluasi pelatih dan pemain pada ISL 2014, pihaknya mengaku akan segera melakukan. Hanya saja, untuk kepastian waktu, tentu akan dibahas lebih lanjut dengan manajemen.

"Yang penting ketika evaluasi nanti, pelatih dan manajemen tak saling menyalahkan dan bisa membahas Persegres ke depan lebih detil," pungkasnya.(Arb)

Pemakaman Jenazah Warga Desa Tebalo Kec Manyar Kab Gresik

  Gresik,   gresiknews1.com     - Motto Berani Mengungkap Membantu Yang Belum Terungkap.  Pemakaman jenazah Almh Dewi Jusniawati ( 44 tahun ...