Sehari, Tiga Lokasi Kebakaran di Gresik

Gresiknews1,GRESIK - Kebakaran terjadi di tiga lokasi di wilayah Gresik dalam sehari, Kamis (9/10). Tidak ada korban jiwa maupun luka dalam tiga kejadian kebakaran ini. Saat ini polisi masih menyelidiki peristiwa yang menyebabkan kerugian mencapai miliaran rupiah.

Dari data yang dihimpun, kebakaran masing-masing terjadi ruang mesin PT Indospring di Jalan Mayjend Sungkono, gudang bahan baku tiner di Jalan Ngablak 99 Desa Gempolkurung, Kecamatan Menganti serta sebuah gudang barang bekas di Jalan Raya Cerme.

Kebakaran pertama diketahui terjadi di PT Indospring, Kamis dini hari. Api pertama kali berkobar dari ruang mesin produksi akibat oli yang meluber. Menurut saksi, api tiba-tiba muncil dibagian mesin produksi (Heating). Akibatnya, pabrik pembuatan leaf spring dan coil spring atau yang terkenal dengan pabrik pegas itu harus menghentikan sementara proses produksi.

Munculnya kobaran api membuat karyawan shift II yang hendak masuk bekerja berhamburan berusaha memadamkannya. Namun api berwarna merah kuning itu justru malah membesar. Sebanyak 4 unit mobil pemadam kebakaran (damkar) dari Pemkab Gresik, PT Petrokimia Gresik dan damkar milik PT Semen Indonesia untuk memadamkan.

Dedi Kurniawan perwakilan perusahaan bagian General Personalia menjelaskan, dugaan sementara api berkobar disebabkan karena adanya alat katrol yg macet. “Sehingga proses pencelupan besi panas 800 celcius ke dalam larutan oli mengalami letupan dan meluber sehingga membakar seluruh bagian mesin pendingin,” jelasnya.

Kejadian kedua terjadi di Desa Banjarsari, Kecamatan Cerme. Sebuah gudang kardus dan kertas milik Fathoni terbakar habis. Total kerugian materil dari kejadian itu ditaksir Rp 25 juta. Menurut Maimunah, warga setempat mengatakan kebakaran itu bermula saat dirinya membakar batang padi kering (damen) dibelakang rumah. “Percikan apinya sampai mengenai kertas dan kerdus di dalam gudang,” kata Maimunah, 60, yang masih mertua dari Fathoni.

Saat kejadian kondisi rumah kosong. Kebetulan, pemiliki rumah satu keluarga sedang pergi menghadiri undangan hajatan di Lamongan. Sekitar pukul 10.00, tiba-tiba api membakar gudang yang berisi kardus dan kertas bekas itu. 

Tetapi, api tidak berkobar lama, sekitar pukul 10.30 api langsung bisa dipadamkan. Kapolsek Cerme AKP Irianto membenarkan adanya kebakaran di Desa Banjarsari. Menurut Irianto, tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini. “Hanya kerugian materil saja. Api berkobar juga tidak terlalu lama,” katanya. 

Kebakaran terakhir terjadi sekitar pukul 16.30 di pertokoan Jalan Raya Ngablak, Desa Gempolkurung Kecamatan Menganti. Gudang bahan baku tiner milik PT Bahtera Trinitas serta truk tangki pengangkut tiner habis dilalap api.

Menurut Sugiarto, saksi penjaga gudang, kebakaran diduga berasal dari mesin truk tangki. Saat itu, truk milik perusahaan datang untuk mengisi tiner di tandon penyimpanan. Ketika pengisian dilakukan, tiba-tiba muncul percikan api dari bawah kolong truk.

"Begitu ada percikan langsung menyambar bahan baku tiner. Karena yang terbakar tiner kami tidak berani memadamkannya," terang Sugiarto.

Kapolsek Menganti AKP Ludiro membenarkan, api membakar gudang penyimpanan tiner. Ketika kebakaran terjadi, posisi mesin truk mati dan tidak ada orang yang merokok. "Namun ini masih dugaan sementara. Kami masih menunggu hasil pemeriksaan saksi," terang Ludiro.

Untuk memadamkan api, pihaknya meminta bantuamn 5 unit PMK dari Pemkab Gresik, serta perusahaan di sekitar Menganti. Api baru bisa dipadamkan sekitar pukul 18.30.(Tim)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Pemakaman jenazah Almh Warga Kapten Dulasim Kecamatan Gresik Kota

GRESIK,  gresiknews1.com - Motto Berani Mengungkap Membantu Yang Belum Terungkap.  Telah dilaksanakan pemakaman jenazah Almh Sdr Mat...