SUKSES BERDAYAKAN SANITASI MASYARAKAT, GRESIK RAIH PENGHARGAAN JPIP

Gresiknews1,Gresik - Tingginya respon Pemerintah Kabupaten Gresik terhadap program Sanitasi di Wilayah Kabupaten Gresik ternyata diapresiasi baik dari oleh Jawa Pos Institute Pro-autonomy (JPIP). Terbukti pada Rabu Malam (19/11) Pemkab Gresik menerima penghargaan dengan kategori berhasil membangun sanitasi berbasis masyarakat. Penghargaan tersebut diserahkan Mendagri Tjahjo Kumolo kepada Wakil Bupati Gresik Drs. Mohammad Qosim, M.si di Surabaya

Wabup Moch Qosim mengatakan, penghargaan yang didapat Pemkab Gresik adalah buah kerja keras semua pihak. Mulai dari elemen pemerintah hingga masyarakat. “Karena jika tidak ada dukungan dari masyarakat, program ini tidak akan berjalan. Saya berterima kasih kepada semua masyarakat,” katanya melalui kabag Humas Pemkab Gresik seusai menerima penghargaan tersebut.

Selama 4 tahun terakhir, banyak sekali program sanitasi yang dikucurkan di Gresik. Program ini berasal dari berbagai elemen baik dari kementerian PU, program kerjasama Jepang Indonesia. Juga ada program kerjasama dengan Pemerintah Australia. Bahkan sejak beberapa tahun lalu, melalui Dinas Kesehatan Gresik punya Program Sanitasi Total Berbasis Masyarakat (STBM). “Program STBM inilah yang sangat diapresiasi oleh pihak JPIP”, ujar Suyono.

Ada lima pilar yang mendukung program STBM yang harus diaplikasikan oleh masyarakat. Masing-masing pemakaian jamban dalam buang air besar (BAB), open defecation free (ODF), pengelolaan makanan dan minuman rumah tangga, pengelolaan sampah domestik rumah tangga, dan pengelolaan air limbah sisa rumah tangga.

“kami mencoba untuk mengubah mainset masyarakat terkait pola dan perilaku yang berkaitan dengan sanitasi. Sampai Saat ini, sebagian besar masyarakat Gresik yang sudah berperilaku hidup sehat, yaitu menggunakan jamban dan mengatur sanitasi rumahnya masing-masing. Dengan demikian maka telah meminimalisir penyakit menular yang diakibatkan oleh buruknya sanitasi serta terjaga kebersihan,” ungkap Suyono.

Bahkan beberapa saat yang lalu, Wakil Bupati Gresik bersama perwakilan kerjasama Indonesia Australia mengajak ratusan siswa SMP di Gresik untuk mendeklarasikan gerakan sadar sanitasi. Acara yang berlangsung di gedung serbaguna Wahana Ekspresi Pusponegoro di Jalan Jaksa Agung merupakan rangkaian kampanye sanitasi di kabupaten Gresik. (Arz/tim)

PEMKAB GRESIK MEMBERIKAN BANTUAN LIFE JACKET UNTUK NELAYAN

Gresiknews1,Gresik - Kembali Pemkab Gresik meluncurkan bantuan untuk nelayan. Kali ini Pemkab Gresik memberikan 75 unit life jacket untuk Nelayan Panceng. Bertempat di Balai Desa Campurejo Kecamatan Panceng Gresik bantuan ini diserahkan oleh Wakil Bupati Gresik, Drs. Mohammad Qosim, M.Si, Jum’at (28/11).

Selain menyerahkan bantuan, Wabup Qosim yang didampingi oleh Kepala Dinas Perhubungan Gresik, Andhy Hendro Wijaya juga membuka sosialisasi keselamatan kapal dibawah bobot 7 Gross Tonnage (GT) dalam rangka meningkatkan pelayanan perkapalan di wilayah Kabupaten Gresik. Sosialisasi yang diikuti oleh para Nelayan Panceng dan sekitarnya ini menghadirkan instruktur dari Dinas Perhubungan Propinsi Jawa Timur serta Kepala Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan Gresik, Komari.

Saat membuka acara sosialisasi Wabup Qosim menandai dengan pemakaian life jacket kepada para Nelayan peserta sosialisasi. Dalam sambutannya, wabup menyampaikan agar para nelayan lebih mementingkan keselamatan saat bekerja di laut. “Kami selaku pimpinan daerah sangat respon terhadap keselamatan para warganya terutama para nelayan. Life jacket ini merupakan salah satu sarana untuk keselamatan. Kami berharap agar life jacket ini selalu dipakai saat berlayar” pesan Qosim.

Tentang sosialisasi Keselamatan kapal, Kadishub Gresik, melalui Kabag Humas Pemkab Gresik Suyono mengatakan, sosialisasi ini dalam rangka mempersiapkan pelaksanaan perda tentang pemberlakuan pas kecil untuk kapal. “Pas kecil ini sebagai identitas untuk kapal dengan kapasitas 7 GT kebawah. Fungsinya semacam STNK pada kendaraan bermotor” ujarnya. 

Selain pas kecil, nantinya pada setiap kapal akan dipasang tanda selar atau semacam TNKB. “Namun tanda selar itu ada keterangan lebih lengkap mulai dari kepemilikan, uji kelayakan, identitas Negara, propinsi dan kabupaten. Hal ini juga sudah berlaku di beberapa kabupaten/kota di Jawa Timur bahkan dibeberapa kabupaten lain di Indonesia” ungkap Andhy. 

Sesuai data Dinas Perhubungan tahun 2013, ada sebanyak 1993 kapal yang ukurannya dibawah 7 GT. Untuk mengetahui sejauh mana persiapan kearah penertiban kapal ini, Andhy menyatakan saat ini kami sudah menyusun Ranperda untuk penerbitan pas kecil serta tanda selar tersebut. “Selanjutnya kami akan mendidik beberapa karyawan Dinas Perhubungan yaitu pendidikan tentang manajemen pengujian kapal”, katanya lagi. (Arz/Tim)

ULTAH KE 7, PT GRESIK MIGAS SANTUNI 300 YATIM PIATU

Gresiknews1,Gresik - Ternyata makin tahun makin banyak yang disantuni oleh PT Gresik Migas. Berbeda dengan tahun lalu, kali ini saat merayakan HUT Gresik migas yang ke 7, sebanyak 300 yatim piatu dapat santunan dari BUMD milik Pemerintah Kabupaten Gresik ini. Bertempat di kantor Gresik Migas di Kartini Building wilayah Sidomoro Gresik, Wakil Bupati Gresik menyerahkan bingkisan tersebut, Kamis (27/11).

Seperti yang disampaikan oleh Dirut PT Gresik Migas Buchori bahwa di Ulang tahunnya yang ke 7 ini pihaknya dapat menyantuni lebih banyak yatim piatu dari tahun lalu. “Kalau tahun lalu Cuma puluhan, saat ini bisa 300 yatim piatu dari wilayah sekitar Kabupaten Gresik”ujar Buchori melalui kabag Humas Pemkab Gresik, Suyono saat berlangsungnya acara tersebut.

Menurut Buchori ada sesuatu yang tidak tercapai. Kalau pada tahun lalu Buchori menyatakan perayaan ultah Gresik migas adalah yang terakhir di Kartini Building ternyata gak tercapai. “Tapi Alhamdulillah, gedung Baru Gresik yang ada di jalan dr Wahidin masih dalam tarap penyelesaian. Kami minta doa restu kepada para yatim piatu dan hadirin semua pembangunan gedung Gresik Migas bisa lancar dan selesai sesuai rencana yaitu Mei 2015” katanya.

Pada kesempatan itu Wakil Bupati, Drs. Mohammad Qosim, M.si yang hadir mewakili Bupati Gresik menyatakan bangga kepada segenap manajemen PT Gresik Migas karena pada ulatah yang ke 7 ini diisi oleh kegiatan yang positif yaitu santunan yatim dan istighotsah. “Hal ini sangat sesuai dengan budaya kehidupan masyarakat Gresik yang agamis” katanya.

Qosim juga meminta doa kepada para Yatim dan segenap undangan yang hadir, agar PT Gresik Migas selalu diberi barokah. “Semoga pada tahun yang akan datang makin banyak para yatim piatu di Gresik yang bisa disantuni oleh PT Gresik Migas” ungkap Qosim yang selanjutnya mengajak para Yatim berdoa dan berselawat. (Arz/Tim)

WABUP QOSIM SUKSES MENJILBABKAN KARYAWATI INDOSPRING

Gresiknews1,Gresik - Menindaklanjuti kesepakatan dengan pihak Indospring Gresik tentang klarifikasi larangan Jilbab di Perusahaan tersebut, Wakil Bupati Gresik, Drs. Mohammad Qosim, M.Si berkunjung dan bagi-bagikan jilbab kepada karyawati muslim, Kamis (27/11).

Tak hanya membagi-bagikan jilbab, Wabup juga memberikan amplop kepada puluhan karyawati. Bahkan beberapa orang meminta kepada Qosim untuk memakaikan secara simbolis. Dengan disaksikan oleh segenap Manajemen PT Indospring, Kepala Disnaker Gresik, Muspika, serta para ketua Organisasi Masyarakat yaitu dari MUI, Muslimat, GP Ansor Wabup memakaikan Jilbab kepada Karina K.

Bagi-bagi jilbab ini dilakukan setelah ada kepastian dari pihak manjemen bahwa pihak PT Indospring Gresik tidak melarang secara lisan maupun tertulis kepada karyawati muslim untuk mengenakan jilbab. Pernyataan manajemen ini juga serempak disampaikan oleh segenap karyawati yang dikumpulkan di ruang rapat PT Indospring.

Seakan ingin mendapat kepastian, kembali Qosim menanyakan tentang pernyataan Direktur HRD, Bob Budiono yang menyatakan pihaknya tidak melarang karyawati memakai jilbab. “Jawab sejujur-jujurnya, benarkan anda dilarang berjilbab saat bekerja ?, Benarkah anda yang tidak berjilbab ini karena dilarang oleh perusahaan ?” atas 2 pertanyaan wabup para karyawati ini menjawab serempak. “Tidak….”.

Mendapat jawaban demikian Qosim kembail bertanya,”Maukan anda diberi jilbab dan memakainya ?” mauuu……… jawab karyawati tersebut kompak. Seketika Wabup membagi-bagikan jilbag kepada karyawati tersebut. Selain membagikan jilbab, Wabup juga memberikan games-games ringan kepada mereka. Meski tidak semuanya menjawab dengan benar, namun yang pasti mereka diberi hadiah amplop khusus oleh wabup. 

Tak hanya wabup, ketua MUI Gresik KH. Mansyur Shodoq juga menyarankan agar PT Indospringf memberikan fasilitas yang memadai untuk kehidupan beragama karyawan. “Bangunlah mushollah atau tempat ibadah yang memadai sesuai kapasitas jumlah karyawan. Jangan sampai karyawannya ribuan sedangkan tempat ibadahnya sempit. Padahal waktu istirahatnya Cuma sebentar” ungkapnya.

Sementara Direktur HRD, Bob Budiono menyatakan bangga dan terima kasih atas kunjungan wabup dan para ketua Ormas. Kunjungan ini setidaknya telah membuat kami untuk bisa berinstropeksi”Bagi kami kunjungan ini merupakan langkah maju untuk membuat kami lebih baik. Kedepan kami akan memperhatikan dan melaksanakan semua yang disarankan” ujarnya. (Arz/Tim)

Gerakan Mahasiswa Bawean (GEMABA) Menggelar Aksi Unjuk Rasa di Depan Gedung DPRD Gresik

Gresiknews1,Gresik - Sejumlah mahasiswa di Kabupaten Gresik yang tergabung dalam Gerakan Mahasiswa Bawean (GEMABA), menggelar aksi unjuk rasa di depan gedung DPRD Gresik tolak pemadaman listrik, dan mahalnya BBM di Bawean, mereka menuntut keberadaan Perusahaan Listrik Negara (PLN) dan masalah penerangan di pulau Bawean yang sebentar sebentar mati dan nyala, selain itu mahasiswa juga menolak keputusan pemerintah menaikan harga bahan bakar minyak (BBM) yang diumumkan Pemerintahan Jokowi-JK, Kamis (27/11).

GEMABA menilai jika keberadaan PLN di pulau Bawean merupakan kebutuhan mutlak masyarakat, dengan adanya PLN mampu meningkatkan stabilitas ekonomi, sosial dan budaya masyarakat bawean. Tetapi pada kenyataanya hal ini berbalik, yang mana PLN banyak merugikan masyarakat, diantaranya barang barang elektronik banyak yang rusak, aktifitas perkantoran terhambat, dan aktifitas ekonomi masyarakat tersendat sendat.

Selain itu mahasiswa juga menyangkan dampak kenaikan harga BBM senilai Rp2.000 itu merupakan cermin sikap pemerintah yang tidak merasakan kegelisahan masyarakat yang sampai saat ini masih terbelenggu dengan kemiskinan, pengangguran dan daya beli masyarakat yang masih rendah. Selain persoalan padamnya listrik diatas, masalah kekacauan harga BBM di pulau Bawean juga perlu menjadi perhatian serius, dimana terjadi perbedaan harga antara pengecer satu dan pengecer lainnya, karena para pengecer BBM seenaknya memberi tarif jualnya.

"Kami tidak akan lelah menyuarakan aspirasi rakyat masa dalih PLN bahwa padamnya listrik disebabkan oleh kelelawar, itu merupakan alasan yang tidak masuk akal bahkan cenderung mengada ada," ungkap Nurul Asifin Koordinator Gemaba.

Mahasiswa menilai jika solusi pemerintah menaikan harga BBM kurang tepat jika untuk menjaga stabilitas APBN yang sudah berat. Dalam selebarannya dituliskan, jika anggaran subsidi yang selama ini dianggap membebani APBN merupakan cara pandang pemerintah yang keliru dan telah menghianati Pasal 33 UUD 1945 dan merujuk UU nomor 22 tahun 2001 pasal 28 ayat 2 tentang migas adalah bertentangan dengan UUD RI.

"Seharusnya Pemerintah bisa memotong anggaran belanja negara yang rawan terjadi korupsi, kecuali sektor pendidikan dan kesehatan," jelas salah seorang pendemo saat melakukan dialog bersama wakil rakyat di kantor DPRD. Wakil rakyat juga hanya diam, tidak ada upaya-upaya untuk mengantisipasi atau mengimbangi kenaikan harga BBM. Sehingga dampaknya sangat dirasakan masyarakat Bawean, masak harga bensin naik kisaran 10-15 ribu." tegas Endang salah satu anggota Gerakan Mahasiswa Bawean.

Sementara menanggapi tuntutan mahasiwa, Anggota Komisi D DPRD Gresik, Muntarifi mengatakan, pihaknya juga mengaku sepaham dengan mahasiswa bahwa menuntut pihak PLN untuk segera benai kelistrikan di Bawean, dan menolak penaikan harga BBM senilai Rp2000 untuk jenis premium dan solar subsidi. Politikus asal Partai PPP itu mengungkapkan jika partainya juga memberi dukungan bentuk penolakan tersebut.

"Kami akan upayakan sebisa mungkin terkait kelitrikan di pulau Bawean untuk bisa nyala 24 jam, karna ini tugas kami yang harus mengutamakan kepentingan rakyat, selain itu terkait BBM, Ini menjadi kado yang tidak logis, sementara negara lain bersuka cita karena bbm turun," ujar Politikus asal Partai PPP.(arz)

DESA NELAYAN TERDAMPAK PIPA PETRONAS DAPAT BANTUAN

Gresiknews1,Gresik - Bertempat di kolam pancing milik masyarakat Desa di desa Leran Manyar, Wakil Bupati Gresik, Drs. Mohammad Qosim, M.Si menghadiri syukuran atas suksesnya penanaman pipa bawah laut milik Petronas, Rabu (26/11).

Selain Syukuran, Acara yang diprakarsai oleh Lembaga Pelestarian dan Pengembangan Lingkungan (LP2L) juga memberikan santunan untuk 23 Yatim Piatu dari Desa Leran dan Manyar Sidomukti Kecamatan Manyar Gresik. Tampak hadir Camat Manyar, Para Kades terdampak, Ketua HNSI Gresik, anggota LSM LP2L, serta pihak manajemen PT Petronas serta konsultannya.

Dalam keterangannya Ketua LP2L, Entis Sutisna mengatakan, acara ini dihelat sebagai rasa syukur atas selesainya pemasangan pipa bawah laut milik Petronas. Pada pemasangan Pipa tersebut setidaknya ada 16 desa terdampak di 4 Kecamatan, yaitu Manyar, Bungah, Ujungpangkah dan Panceng. ”Masing-masing desa mendapat dana coorporate social responbility (CSR) dari PT Petronas sebesar 30 juta rupiah” katanya.

Namun demikian, dana tersebut tidak dicairkan dalam bentuk tunai melainkan berupa program yaitu pengadaan air bersih dengan pembuatan sumur pompa serta bantuan pendidikan, lanjut Entis. Selain pemberian dana CSR, PT Petronas juga membangun Balai Nelayan senilai Rp. 75 juta untuk 4 (empat) rukun nelayan Manyar, serta bantuan 1 (satu) unit perahu untuk nelayan. (Arz/tim)

Indospring Tidak melarang jilbab

Gresiknews1,Gresik - Wakil Bupati Gresik, Drs. Mohammad Qosim, M.Si menyatakan siap mengirim jilbab untuk untuk sejumlah karyawan perempuan PT Indospring Gresik.

Pernyataan Wabup ini seiring dengan klarifikasi pihak PT. Indospring Gresik yang menyatakan pihak Perusahaan tidak melarang karyawan perempuan untuk mengenakan jilbab. “Manajemen kami tidak melarang jilbab, baik larangan secara lisan maupun tertulis” ujar kepala Personalia Umum PT. Indospring, Dedy Kurniawan saat mengklarifikasi di Ruang Rapat Wakil Bupati Gresik, Selasa (25/11) .

Pernyataan pihak manajemen PT Indospring Gresik disampaikan dihadapan Wakil Bupati Gresik, Kepala Disnaker Gresik, Ketua MUI Gresik, Ketua DMI Gresik, Ketua Muslimat Gresik, Ketua Fatayat Gresik, Ketua GP Ansor Gresik serta sejumlah wartawan dari berbagai media yang terbit di Gresik.”Kami hanya menunjukkan seragam resmi Perusahaan terutama yang ada di bagian produksi. Di Bagian Produksi ada 1600 karyawan semuanya laki-laki” tambah Dedy.

Pernyataan Dedy ini juga diperkuat oleh ketua PUK SPSI Suhadak Solikin katanya, tidak ada larangan bagi karyawan untuk menjalankan agama. Bahkan perusahaan menyiapkan tempat ibadah sholat serta setiap sholat Jum’at kami melaksanakan secara berjemaah dengan karyawan grup Indospring yang lain. Dias staf PT. Indospring yang lain juga memperkuat pernyataan Deddy yang katanya setiap berulang tahun, pihak manajemen selalu mengadakan Istighotsah bersama Jamaah Al Hikmah.

Namun pernyataan pihak manajemen PT Indospring tersebut disanggah oleh Sekretaris GP Ansor Gresik, Agus Junaedi. Agus bahkan sudah meminta kepada Anggota Dewan untuk meng hearing pihak manajemen serta meminta pihak Indospring meminta maaf melalui media. Menanggapi kenyataan itu, Wakil Bupati Gresik menengahi persoalan itu dengan menugaskan Disnaker Gresik untuk memfasilitasi para ketua ormas dan pers ini mengunjungi Perusahaan.

Kepada undangan yang hadir yaitu para ketua Ormas, katanya “Saat mengunjungi manajemen perusahaan tersebut kami persilahkan untuk bertanya langsung kepada karyawan perempuan yang ada disana”. Wabup juga meminta kepada pihak Disnaker Gresik dan PT Indospring agar sesegera mungkin membuat standar operasional (SOP) khusus bagi karyawati berjilbab sesuai pertimbangan K3. 

Tentang SOP Jilbab ini juga dituangkan pada kesepakatan yang ditandatangi oleh perwakilan Manajemen PT. Indospring, Dedy Kurniawan dan Kepala Disnakertrans Gresik, Mulyanto. (Tim)

GP Ansor Gresik Desak DPRD Tindak Tegas PT Indospring

Gresiknews1,GRESIK -  Masih adanya kasus larangan berjibab yang diterapkan oleh PT Indospring Tbk Gresik, yang melarang karyawan perempuan untuk menggunakan jilbab pada saat kerja. Mengundang reaksi keras dari masyarakat dan pejabat Gresik. Salah satunya organisasi islam PAC GP Ansor mendesak terang terangan agar PT Indospring ditindak tegas, hal serupa juga disampaikan Wabub Gresik H M Qosim melalui Kadisnaker untuk menindak tegas kebijakan pabrik sperpart tersebut.

Pasalnya hal tersebut dianggap telah melecehkan budaya Gresik yang kental dengan nuansa Islam, terlebih dibumi kota wali Gresik ini yang mayoritasnya beragama Islam. Untuk itu pemerintah diminta secara tegas memberikan peringatan bagi semua perusahaan yang memasung hak setiap karyawanya untuk melaksanakan ajaran agamanya.

Ditemui terpisah ketua PAC GP Ansor Gresik M Faizin, Senin (24/11) Faizin mengatakan, “ Jika memang masih ada perusaan yang melarang karyawanya untuk mengenaikan jilbab, ini sangat memalukan dibumi Gresik yang indentik dengan Islam, saya minta pada Dinas tenaga kerja untuk menyelidiki hal tersebut, jika terbukti kedaptan hal semacam itu, kita akan berikan peringatan terlebih dahulu, tapi kalau tidak mengindahkan juga kita tidak akan main-main untuk bersikap tegas, hendaknya semua perusahaan bisa menghargai setiap karyawan dalam melaksanakan agamanya masing-masing, “ ungkapnya.

Faizin juga meminta kepada Wakil Ketua DPRD Gresik Nur qolib agar anggota dewan memanggil pihak menegeman PT Indospring dan melibatkan kami dalam hearing termasuk diantaranya mengundang instansi terkait, selain meminta untuk hearing Faizin juga meminta anggota DPRD Gresik sidak langsung ke PT Indospring yang melarang menggunakan jilbab saat bekerja." kalu bisa saat sidak kami dilibatkan."katanya.

Sementara itu, Wakil Bupati Gresik menyampaikan, memang informasi Kadisnaker disiapkan untuk pengganti jilbab dengan helem kerja, tapi hal itu tidak bagus untuk kami yang beragama islam,"saya sudah sampaikan ke Kadisnaker untuk menyampaikan bahwa jilbab berbeda dengan helem kerja, kalau di paksakan itu sangat tidak baik."ujarnya.

Ia, Wabub juga menambahkan meski Pemerintah Kabupaten tidak memiliki kapasitas akan kasus ini. pihaknya tetap mendesak agar Disnaker melakukan teguran keras terhadap perusahaan tersebut, mengingat warga Gresik itu mayoritas muslim.(arz)

151 KOPWAN DI GRESIK DAPAT HIBAH Rp. 25 JUTA

Gresiknews1,Gresik - Atas dana hibah Pemerintah Propinsi Jawa Timur kepada151 Koperasi Wanita (Kopwan) dan kelompok yasinan ibu-ibu se Kabupaten Gresik, Wakil Bupati Gresik Drs. Mohammad Qosim, M.Si mengingatkan agar Dana tersebut dimanfaatkan sebaik-baiknya. Dana yang masing-masing sebesar Rp. 25 juta yang akan anda terima nanti, sebaiknya dimanfaatkan untuk kesejahteraan masyarakat. “Jangan hanya dibagi-bagikan kepada sanak saudara saja” ujar Qosim.

Saat itu, Wakil Bupati Gresik hadir pada acara Sosialisasi bagi Koperasi dan Masyarakat Calon Penerima Hibah tahun 2015 yang berlangsung di Ruang Mandala Bakti Praja, Senin (24/11). Selain Wabup acara tersebut juga dihadiri Kepala Dinas Koperasi, UKM, Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Gresik Ir. Najikh serta beberapa Pejabat Pemkab Gresik. Para Ibu calon Penerima Dana Hibah juga hadir disertai para Kepala Desa dan Perangkat Desa setempat yang turut menjadi saksi. 

Menurut Najikh, ada 151 Koperasi Wanita (Kopwan) dan kelompok yasinan ibu-ibu se Kabupaten Gresik mendapat dana hibah masing-masing Rp. 25 juta. Dana tersebut berasal dari APBD Pemerintah Provinsi Jawa Timur. Pemberian Hibah tersebut bertujuan untuk pemberdayaan Kopwan serta para ibu pelaku ekonomi di Masyarakat yang dikoordinir oleh kelompok Jamiyah Yasin yang ada di desa-desa.

Mulanya yang diusulkan sebanyak 209 proporsal. Namun hanya direalisasi sebanyak 151 proporsal ” Kami akan berupaya pada tahun 2015 Kopwan atau Kelompok Jamiyah Yasin ibu-ibu dari semua Desa yang ada di Gresik yaitu 356 Desa, semuanya mendapat Dana Hibah” katanya. Tentang koperasi Najikh menyatakan, berdasarkan data BPS, Koperasi di Gresik berhasil menyumbang sekitar 16% atau Rp. 8 trilyun atas Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) yang sebesar Rp. 56 trilyun. 

Sayang, tak semua Koperasi yang ada di Gresik itu sehat dan Aktif. Dari 1176 Koperasi yang ada hanya 978 yang aktif sedangkan 198 lainya tidak aktif. “Pada kesempatan ini kami juga menyatakan bangga terhadap Koperasi Warga Semen Gresik (KWSG). KWSG adalah koperasi terbaik dan terbesar di Asia Tenggara. Saat ini KWSG berada di peringkat 233 dari jutaan koperasi di dunia” katanya bangga. (Arz)

Kompetisi internal Asosiasi PSSI Kab Gresik final Kelas 1 Group A Ricuh

Gresiknews1,GRESIK - Kompetisi internal Asosiasi PSSI Kab Gresik final Kelas 1 Group A antara PS Sidayu FC dengan POPEL Lumpur Gresik yang diadakan di Alon-alon Sidayu ricuh. Pertandingan diberhentikan panitia pertandingan pada menit ke 47 dengan skor 1-0. Sabtu (22/11).

Kericuhan terjadi berawal salah satu pemain Sidayu FC M Dliya udin mendapatkan kartu merah dari wasit, Udin yang bernomor punggung 14 itu kemudian keluar lapangan, saat perjalanan keluar lapangan, kaki Udin menendang pantat lawan pemain POPEL Lumpur. Sengaja gak disengaja hal tersebut memicu kemarahan suporter, akirnya tawuran di pinggir lapangan tak terhindarkan.
Udin menjadi sasaran kemarahan suporter Lumpur.

Suasanapun tambah memanas, saat suporter dari Sidayu FC yang jumlahnya lebih besar merangsek masuk lapangan pertandingan.

Sementara itu panitia maupun aparat keamanan yang jumlahnya sedikit dibanding jumlah penonton yang menyaksikan jalanya pertandingan, akirnya tidak bisa berbuat banyak untuk menguasi lapangan-----.

Lapangan sepak bola sontak beralih menjadi ajang tawuran ratusan orang antar suporter baru bisa reda setelah setelah salah satu tokoh masyarakat Sidayu turun untuk melerai kejadian tersebut.____

Karakter yang sama sama dimiliki oleh para pendukung kesayanganya membuat salah satu penyebab mereka gampang terpancing emosi.

Kuwatir ada hal hal yang sekiranya menimbulkan masalah besar kususnya dunia persebak bolaan akirnya panitia pertandingan menghentikan pertandingan pada menit ke 47.

“Kami terpaksa menghentikan pertandingan karena kemanannya tidak memungkinkan takut timbul permasalahan yang lebih besar terpaksa kami hentikan” ujar Samsul Arifin, ketua Panitia.

Panitia berencana akan melanjutkan pertandingan pada Minggu ini cuman jadwal dan tempatya masih di bicarakan oleh panitia juga terkait lokasi pertandingan masih belum bisa ditentukan.

“Kami akan koordinasi dulu dengan pemilik lapangan, mungkin di Semen atau di Kembangan,” ujar samsul saat di tanya wartawan.(arz)

City9 Terus Kembangkan Sayap Untuk Bantu Masyarakat

Proyek Pembangunan City9 di jalan Dr Wahidin SH
Proyek Pembangunan City9 di jalan Dr Wahidin SH Gresik
Gresiknews1,GRESIK - Managemen City9 terus lakukan langkah terososan untuk mengembangkan bisnisnya untuk membantu masyarakat dan mensukseskan program pemerintah dalam mengurangi angka kemiskinana dan pengangguran. Saat ini, City9 yang genap beusia 3 tahun telah mempu menyedot market ekonomi di wilayah Jawa Timur. Penegasan itu dikatakan Direktur City9, H, Sujarwo di Gresik, Jumat (21/11).

Ditegaskan Sujarwo, di Jawa Timur perkembangan bisnis perkantoran, pertokoan dan property (perumahan) yang dijalankan City9 telah berkembang pesat.
Ada tiga wilayah (kabupaten/kota) yang perkembangannya sangat signifikan. Tiga wilayah itu adalah Surabaya, Gresik dan Pasuruan. " Tiga wilayah tersebut keberadaan City9 mendapatkan animo besar dari masyarakat, " tuturnya.

Memang lanjut Sujarwo, untuk bisa memperkenalkan City9 agar bisa diterima masyarakat tidak lah muda. Banyak rintangan hambatan yang harus dihadapi City9. Sebab, tidak ada sejarahya bisnis bisa sukses kalau tidak didahuli dengan kepayaan, kesusaan oleh empunya dalam mengenalkan dan memasarkan bisnisnya tersebut kepada kalayak umum. " Alhamdulillah, di usai yang ke-3 tahun ini, City9 sudah mendapatkan hati di masyarakat. Artinya, masyarakat bisa merasakan produk-produk yang dibangun oleh City9, " jelasnya.

Proyek Pembangunan City9 di jalan Dr Wahidin SH Gresik
Sujarwo menjelaskan, tantangan dan rintangan yang dihadapi oleh masyarakat saat mendirikan usahanya sangat banyak. Mulai adanya penolakan warga, penolakan DPRD, pemerintah setempat, karena dianggap tidak ada izinnya dan faktor lain. Namun, semua hambatan dan rintangan yang dihadapi oleh managemen City9 tersebut bisa dijadikan racikan obat yang bisa menyehatkan badan. " Artinya apa, segala bentuk rintangan dan hambatan itu basa kami jadikan bahan intropeksi diri untuk membenahi bisnis kami sesuai dengan kebutuhan masyarakat dan pemerintah, " katanya.

Menurut Sujarwo, City9 dalam menjalankan bisnis penjualan properti, perkantoran maupun pertokoan tidak hanya didasari oleh kepentingan bisnis. Namun, juga dilandasi rasa ingin membantu masyarakat. Ingin membantu pemerintah. Dimana, sarana-sarana bisnis yang telah dibangun oleh City9 telah bisa dan banyak menciptakan lapangan pekerjaan. " Masyarakat kan bisa melihat, perkantoran, property maupun pertokoan yang dibangun City9 telah menjadi areal bisnis yang banyak didatangi orang, " paparnya.

Area-area bisnis tersebut menimbulkan terjadinya transaksi ekonomi. Dimana, ada pembeli dan ada penjual. Bagi pengusaha selaku pemilik bisnis, merek jelas membutuhkan tenaga untuk menjalankan bisnisnya tersebut. Misalnya, pertokoan, pemiliknya butuh pegawai atau karyawan untuk melayani pembeli, juga membutuhkan satpam untuk menjaga usahanya. " Itu kan menciptakan lapangan pekerjaan, sehingga bisa mengurangi angka kemiskinan dan pengangguran yang ada di daerah terkait, " katanya.

Kemudian, keuntungan pemerintah setempat. Dengan geliatnya roda perekonomian di sektor-sektor bisnis yang dibangun oleh City9, maka akan terjadi perputaran ekomi yang biasa mendangkrak PAD (Pendapatan Asli Daerah) setempat maupun PDRB (Pendapatan Daerah Regional Bruto) terus meningkat. " Sudah jelas dengan adanya sektor ekonomi yang dibangun City9 akan menciptakan PAD, karena sektor-sektor bisnis itu akan memberikan sumbangsih daerah baik berupa retribusi maupun pajak. Dan, sektor itu merupakan modal pembangunan pemerintah, " pungksnya.

Sementara Bupati Gresik, Sambari Halim Radianto, didampingi Kabag Humas, Suyono mengaku sangat welcome dengan masuknya semua investor untuk investasi di Gresik, termasuk City9. Sebab, keberadaan City9 tersebut bisa makin menggeliatkan roda perekonomian di Kabupaten Gresik dan bisa menaikkan PDRB dan PAD Gresik. " Kami sangat welcome. " katanya.

Proyek Pembangunan City9 di jalan Dr Wahidin SH Gresik
Menurut dia, selama kurang dari sembilan bulan terakhir arus investasi yang masuk ke Kabupaten Gresik sebesar Rp 17 triliun. Sejak 2 Januari tahun 2014, ada 177 perusahaan besar baik Penanaman Modal Asing (PMA) maupun Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN) dengan nilai sebesar Rp 11 triliun. " Kami akan terus memberikan berbagai fasilitas kepada para investor, termasuk City9 dengan berbagai kemudahan dalam hal perizinan. Masih ada sisa waktu 3 bulan sebelum penutupan akhir tahun 2014 untuk menarik investor yang lain untuk menanamkan uangnya di Gresik, " jelas Bupati.

Ditegaskan Bupati, perusahaan yang menanamkan investasinya dengan membangun usaha di Gresik terdiri dari 163 perusahaan PMDN dengan nilai investasi sebesar Rp 9,526 triliun. Sedangkan perusahaan PMA yang masuk ada 14 perusahaan dengan nilai investasi sebesar Rp 1,927 triliun. "Tak hanya perusahaan besar, beberapa perusahaan kecil juga menyumbang nilai investasi Gresik sehingga mencapai 17 triliun seperti City9, " terangnya.

Ditambahkan Bupati, Kabupaten Gresik merupakan Kabupaten terbesar di Jawa Timur dalam hal masuknya investasi. Senada dengan tingginya investasi di Gresik tersebut, Bupati menyebutkan bahwa Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) Gresik tahun 2014 mencapaiun 2014 mencapai 57 triliun. " Kami yakin tahun yang akan datang nilai ini akan terus bertambah seiring besarnya investasi yang masuk, " pungkasnya.(arz/mat)

Korban Perkosaan Oknum Polisi Ancam Gugat Kapolres : kasus dihentikan dengan alasan tidak cukup bukti

Gresiknews1,GRESIK - Kasus dugaan perkosaan yang diduga dilakukan Bripka Irawan (37) anggota Reskrim Polsek Wringinanom terhadap Siti Muallimah (22), warga Desa Pedangan Rt 05 Rw 01 Kecamatan Wringinanom yang penyidikannya dihentikan Polres Gresik dengan alasan tidak cukup bukti, membuat korban dan keluarganya naik pitam.

Korban Muallimah didampingi suaminya, Aan Supriaji (29) dan didampingi kuasa hukumnya, M Sholeh dari advokat dan konsultan hukum Sholeh & Partners, mendatangi Polres Gresik, Jumat (21/11), sekitar pukul 14.00 WIB. Mereka ingin memertanyakan kepastian kasus tersebut dilanjutkan atau tidak. Jika tidak, mereka menginginkan pihak Polres Gresik mengeluarkan SP3 (surat pemberitahuan penghentian penyidikan). " Kami datang ke Polres ingin memertanyakan langsung ke Kapolres (AKBP E. Zulfan) bagaimana kelanjutan kasus klien kami. Kalau dilanjut sampai mana kelanjutannya. Dan kalau dihentikan, tolong dikeluarkan SP3-nya, " kata Sholeh.

Kalau Polres mengeluarkan SP3 atas kasus tersebut, lanjut Sholeh, maka dirinya bisa lakukan langkah ke jenjang berikutnya. Di antaranya, akan melaporkan kasus tersebut ke Polda Jatim. Bahkan, akan lakukan gugatan ke Kapolres Gresik, karena telah meng-SP3-kan kasus tersebut. " Mengapa saya gugat? Karena kasus tersebut buktinya sudah kuat. Setidaknya sudah ada 2 alat bukti kuat berupa korban dan sperma pelaku (Bripka Irawan) di celana dalam (CD) korban, tapi kasusnya kok malah dihentikan, " jelasnya.

Menurut Sholeh, kedatangannya bersama korban ke Polres Gresik juga meminta Kapolres Gesik, AKPB E. Zulfan lakukan gelar perkara kasus perkosaan yang menimpa kliennya tersebut. Mereka ingin menyampaikan tuntutan itu ke Kasat Reskrim. Namun, kasat tidak berada di tempat. " Kami hanya ditemuai Pak Arif Rosyidi (Kaur Bin Ops). Beliaunya berjanji akan menyampaikan tuntutan kami tersebut ke Kapolres, " katanya.

Sholeh mengaku miris dengan pernyataan Kapolres Gresik, AKBP E. Zulfan yang menyatakan, tidak bisa melanjutkan kasus perkosaan yang diduga dilakukan oleh oknum anak buahnya di Polsek Wringinanom, Bripka Irawan terhadap korban Siti Muallimah. Dengan alasan, kasus tersebut tidak cukup bukti untuk dilanjutkan. " Apanya yang tidak cukup bukti, wong korban ada, bukti berupa sperma pelaku juga ada, " tukasnya.

Karena itu, Sholeh mengaku kecewa dengan pernyataan Kapolres tersebut. Karena itu, dirinya akan lakukan langkah upaya hukum atau jalur lain hingga kliennya tersebut mendapatkan keadilan. Bahkan, Sholeh mengaku kasus tersebut telah diadukannya ke Komisi III DPR RI. " Sudah saya laporkan ke Komisi III, " pungkasnya.

Siti Muallimah, selaku korban perkosaan mengaku kecewa dengan tidak dilanjutkannya kasus perkosaan yang menimpa dirinya tersebut. Padahal, dirinya benar-benar menjadi korban perkosaan dan telah menyerahkan semua barang bukti kepada penyidik untuk mengungkap kasus tersebut. " Saya sangat kecewa dengan Polres Gresik, karena menyatakan kalau sperma di CD saya bukan milika pelaku Irawan yang telah memerkosa saya, " katanya dengan nada kesal.

Sementara Aan Supriaji (29), suami korban mengaku, ketika istrinya diperkosa Brikpa Irawan pada tanggal 28 Oktober 2014 sekitar pukul 11.00 Wib di rumahnya, dirinya sedang bekerja di Surabaya. Usai kejadian istrinya tidak langsung menelepon dirinya kalau habis dilakukan tidak manusiawi oleh iparnya sendiri itu. " Istri saya baru cerita kalau diperkosa Irawan setelah saya pulang kerja Magrib, " katanya.

Pascakejadian itu, tambah Supriaji, dirinya tidak mendapatkan intimidasi dari pihak Irawan. Namun, adiknya Irawan bernama Irawati meminta dirinya beserta kelurganya agar membongkar rumahnya yang sebagian berdiri di tanah milik Irawan. " Ya, rumah kami disuruh dibongkar oleh Irawati, " akunya.

Kapolres Gresik, AKBP E. Zulfan mengatakan, kasus dugaan perkosaan tersebut dihentikan, karena tidak cukup bukti. Untuk itu, Polres tidak perlu melanjutkan kasus tersebut. Polres kata Kapolres, juga tidak akan melakukan gelar perkara seperti yang diminta pengacara korban. " Untuk apa gelar perkara lagi, wong kasusnya kan sudah selesai, karena tidak cukup bukti, " katanya.

Namun, jika pihak korban maupun pengacara menemukan bukti pidana dan mau melaporkan kasus tersebut, disilahkan saja. Sebab, itu merupakan hak korban. " Kalau dilaporkan silahkan, " pungkasnya.

Sekadar diketahui, Bripka Irawan (37) anggota Reskrim di Polsek Wringinanom diduga melakukan pemerkosaan terhadap Siti Muallimah( 22), warga Desa Pedagangan Rt 05 Rw 01 Kecamatan Wringinanom pada 28 Oktober 2014 pukul 11.00 WIB.

Bukan hanya memperkosa, oknum polisi itu juga menyekap korbannya dan menakut-nakuti selama beberapa jam dibawah ancaman. Tindakan bejat aparat penegak hukum ini terbongkar setelah korban melaporkan kejadian tersebut ke Polres Gresik, Rabu (29/10).(Arz)

Aliansi Penolakan BBM Naik (APBN) Demo di Pertigaan Gresik Kota Baru (GKB)

Gresiknews1,GRESIK - Demonstrasi yang tergabung dalam Aliansi Penolakan Bmm Naik (APBN) yang terdiri dari LSM, Buruh, dan Mahasiswa Gresik, di pertigaan Gresik Kota Baru (GKB) Jalan Wahidin Sudirohusodo Gresik Jum'at (21/11).

Massa terdiri LSM,mahasiswa dan buruh yang berjumlah 50 orang, sengaja menggelar aksi turun jalan menolak kenaikan harga BBM yang dilakukan oleh pemeritahan Jokowi-Jusuf Kalla.

Dengan membawa puluhan poster yang bertuliskan Presiden Turun Selagi Tidak Mampu Melindungi Rakyat Kecil, Menolak Kenaikan Harga BBM, Nasionalisasi Aset'. Aksi berjalan mulus karna pengujuk rasa hanya berorasi di pinggir jalan, aksipun mendapatkan respon dari masyarakat yang melewati jalan tersebut.

Mahasiswa, LSM, dan buruh Gresik terkait dengan kenaikan harga BBM ini meminta agar kedaulatan energi (minyak bumi, gas alam, dan batubara), dan sumber daya alam lainnya untuk dikelolah di negara Indonesia sendiri.

"Kita akan nunutut dicabutnya kenaikan harga bbm, karna DPR masih punya hak interflasi terkait tersebut, dan apa bila ini tidak ada respon kami akan mengerahkan ribuan masa dari beberapa aliansi masyarakat Gresik inzaallah hari senin." Kata Faisol korlap dari mahasiswa.

LSM Pudak Desak PT Semen Indonesia Bertanggung jawab atas Kerusakan Lingkungan

Gresiknews1,GRESIK - Puluhan aktivis yang tergabung dalam Lembaga Swadaya Masyarakat Pusat Demokrasi dan Kemanusiaan (LSM Pudak) Gresik kembali berunjuk rasa di depan gedung Utama PT Semen Indonesia, Gresik, Jalan Raya Veteran Kecamatan Kebomas, Kamis(20/11). Puluhan aktivis menuding PT Semen Indonesia diduga telah menelantarkan bekas tambang yang mereka kerjakan selama ini di Kabupaten Gresik.

"Kami mendesak agar aparat berwenang mengusut tuntas kepada PT Semen Indonesia apa yang telah ia kerjakan sekarang di tinggalkan begitu saja tanpa ada perawatan bekas bekas galian tambang yang mereka keruk, ibarat habis manis sepah di buang." ujar Yayak Korlap Aksi yang tak henti berorasi meski di tengah panasnya terik matahari.

LSM Pudak dalam demonya juga menyebut lahan bekas tambang PT Semen Gresik anak perusahaan PT Semen Indonesia, dibiarkan begitu saja, dan tidak ada niatan baik untuk mengembalikan kondisi tanah Gresik. Bahkan ada indikasi tanah bekas tambang PT Semen Gresik hendak dijual atau disewakan ke salah satu developer.

Selain itu LSM Pudak juga mendesak terkait keberadaan PT Semen Gresik / PT Semen Indonesia Memanusiakan Manusia adalah wajib hukumnya bagi industri, Pudak juga mengajukan 6 tuntutan diantaranya segera benahi lahan eks tambang, Sosial dan budaya tentang standart bagi kuli panggul dan lain sbagainya.

Oleh karna itu Pusat Demokrasi dan Kmanusian (Pudak) mendesak PT Semen Indonesia, mendata seluruh aset tanah eks tambang agar tidak dipindah tangankan, memperbaiki kerusakan lingkungan, membongkar praktek koropsi, kolusi dan nipotisme.(arz)

Gudang Pabrik Karung Terbakar

Gresiknews1,GRESIK - Sebuah Gudang Pabrik karung milik Kusnan Desa Sukomulyo Kecamatan Manyar Kabupaten Gresik terbakar. Setelah satu jam berusaha memadamkan api, akhirnya petugas pemadam kebakaran dapat mengendalikan keadaan.

"Api sudah dapat dikendallikan oleh petugas kami yang di lapangan," ujar Sigit, petugas Damkar dari Pemda Kabupaten Gresik, Kamis (20/11).

Menurutnya, tak ada penambahan armada dalam proses pemadaman api. "Masih 2 unit yang melakukan pemadaman api," jelasnya.

Saat ini di lokasi kejadian petugas sudah dalam proses pendinginan. Walaupun begitu belum diketahui penyebab pasti dari peristiwa kebakaran ini.

"Sekarang sudah pendinginan, namun kita belum tahu berapa kerugian atau penyebab kebakaran tersebut," tutupnya.(arz)

BUPATI INGATKAN UNTUK TRUK DILARANG MASUK KOTA

Gresiknews1,Gresik - Bupati dan Wakil Bupati Gresik serta kepala Dinas Perhubungan Kab Gresik, tadi pagi rabu (19/11/2014) melakukan sidak pengamanan jalan raya, sekaligus memasang rambu-rambu di beberapa titik/lokasi. Rambu-rambu yang di pasang di jalan veteran ini berupa himbauan untuk pengemudi khususnya truk yang melewati jalan tersebut, himbauan tersebut berbunyi “kurangi kecepatan”, hal ini sangat beralasan pasalnya di sepanjang jalan veteran sering terjadi kecelakaan yang mengakibatkan korban jiwa.

Bupati Gresik bersama wakil Bupati di dampingi Kepala Dinas Perhubungan menjelaskan bahwa kami hanya mengingatkan dan menghimbau kepada pengguna jalan, baik pengguna jalan dari luar kota maupun dalam kota agar selalu emmperhatikan rambu-rambu lalu lintas.

Terkait dengan jalur truk, Bupati menjelaskan bahwa sebenarnya jalur truk sudah diatur dengan Jam, mulai dari Jln veteran truk tidak di perbolehkan masuk Jln Veteran, sedang dari arah keluar Jln Tol Bunder, jika kekanan di perbolehkan dan jika kekiri masih di perbolehkan, namun harus belok ke kanan menuju Jln Mayjen sungkono menuju Surabaya, demikian juga bagi Truk yang berasal dari pelabuhan dilarang masuk kota, disilakan melalui jalur ring rute menuju surabaya.

Untuk sepanjang jln Veteran baik dari Surabaya ke Gresik atau sebaliknya segala truk tidak di perbolehkan lewat, karena kondisi jalan curam dan dikwatirkan rem blong sehingga mengakibatkan kecelakaan atau kemacetan.

Artinya untuk menekan kecelakaan dan kemacetan, seluruh truk di harapkan melewati jalur yang sudah disediakan.(ARZ)

BBM NAIK , BUPATI SIDAK SEMBAKO

Gresiknews1,Gresik - Kenaikan harga BBM, ternyata tidak mempengaruhi harga pangan di beberapa pasar tradisional, seperti di pasar tradisional Cerme, pasar benjeng, Pasar Balongpanggang dan pasar duduksampean, hal ini terbukti di beberapa pasar tradisonal tersebut harga sembako tidak mengalami kenaikan signifikan, justru harga sayuran di Pasar Tradisional Cerme mengalami penurunan, demikian juga harga telur, minyak goreng, beras tawon, daging ayam Rp 26.000/Kg dan daging sapi Rp 90.000/Kg tidak mengalami kenaikan harga/stabil, hasil ini didapat saat Bupati dan Wakil Bupati Gresik beserta pejabat terkait melakukan sidak harga pasar di beberapa pasar tradisional tadi pagi rabu (19/11/2014).

Bupati Gresik Dr.H Sambari halim Radianto bersama Wakil Bupati Drs. H. Moh qosim usai melakukan sidak menjelaskan bahwa harga sembako saat ini relatif stabil, bahkan harga sayuran cenderung turun, dab saya bersyukur dan bangga pada pelaku pasar yang tak terpengaruh kenaikan harga, saya sangat berterimakasih kepada seluruh pelaku pasar yang tidak terpengaruh dengan kenaikan harga, kondisi ini di harapkan terus berlangsung, sehingga tercipta kenyamanan dan masyarakat tenang.

Bupati juga berharap kepada SKPD terkait agar terus memantau perkembangan harga pasar, termasuk kantor Kecamatan.

"Silakan harga BBM naik, tapi untuk urusan harga pangan di harapkan stabil." Tegas Bupati.(Arz)

PEMKAB GRESIK LAKUKAN UJI PUBLIK RANPERDA KAWASAN TANPA ROKOK

Gresiknews1,Gresik - Majelis Ulama Indonesia (MUI) Gresik dan Dewan Masjid Indonesia (DMI) Gresik mendukung Pemerintah Kabupaten Gresik untuk pengesahan Peraturan Daerah Kawasan Tanpa Rokok (KTR) dan Kawasan Terbatas Rokok (KTbR). Dukungan ini disampaikan saat uji public Rancangan Peraturan Daerah Kawasan Tanpa Rokok (KTR) dan Kawasan Terbatas Rokok (KTbR).

Acara yang dilaksanakan di Ruang Mandala Bakti Praja Lantai IV Kantor Bupati Gresik dihadiri oleh berbagai perwakilan kelompok masyarakat diantaranya Lembaga Swadaya Masyarakat, Wartawan, Perwakilan Organisasi Masyarakat dan sejumlah Tokoh Masyarakat yang ada di Gresik, Rabu (19/11).

Lebih jauh disampaikan oleh perwakilan dari MUI Gresik KH. Mansur Shodiq. Menurutnya, MUI Gresik mendukung pengesahan Perda tersebut mengingat pada Munas MUI di Pada juga telah mengeluarkan fatwa haram tentang rokok.”Kami juga melakukan kajian tentang rokok. Ada 2 topik kajian, dhorof yaitu membahayakan diri sendiri atau orang lain serta ishrof yaitu mubazir” katanya.

Hal senada juga disampaikan oleh Ketua Dewan Masjid Indonesia (DMI) Gresik, Mohammad Zaini. Pihak DMI Gresik mendukung Perda tersebut. “Meskipun saya juga merokok, tapi saya siap mendukung dan saat ini pula saya akan berhenti merokok” tegasnya. Namun pihak DMI meminta agar disiapkan pranatanya misalnya sticker larangan maupun spanduk. ”Kami bersama seluruh takmir Masjid dan Musholla siap membantu menempelkan sticker himbauan larangan merokoktersebut. Perlu diketahui di Gresik ini ada sekitar 4000 (empat ribu) Masjid dan Musholah” ujarnya.

Pada kesempatan itu, Zaini yang juga petugas KUA di Gresik ini juga mengusulkan agar kawasan larangan merokok lebih diperjelas. Misalnya dalam menyebut lembaga pendidikan tak hanya menyebutkan sekolah, tapi lebih luas misalnya Madrasah dan pondok pesantren, karena Madrasah dan Ponpes itu juga lembaga pendidikan, tambahnya.

Menurut Kepala Dinas Kesehatan Gresik Sugeng Widodo, Ranperda tentang Rokok ini sudah dipersiapkan sejak beberapa saat yang lalu. “Pentingnya Perda ini karena pada amanat Menteri Kesehatan yang dibaca Bupati Gresik pada Hari Kesehatan Nasional 50 mengharuskan agar Kabupaten Kota menerbitkan Perda tentang rokok ini. Perda ini dibuat sekaligus untuk memberikan payung hukum bagi pemangku kepentingan (stake holders) bagi kawasan tanpa rokok dan kawasan terbatas rokok”.

Acara yang menghadirkan 2 pembicara dari Pemerintah Propinsi Jawa Timur yaitu Dr. Himawan Estu Bagijo dan Dr. Rusdianto serta Kabag Hukum Pemkab Gresik Edi Hadisiswoyo bertindak selaku moderator. “Saat ini Perda tersebut telah masuk pada Program Legislasi Daerah (Prolegda) dan dalam tahap pembahasan. Kalaupun sudah disahkan nantinya perda ini akan disosialisasikan selama setahun” ujarnya. Ada ketentuan pidana bagi pelanggar Perda tersebut yaitu pidana kurungan paling lama 3 bulan dan denda paling banyak Rp. 50 juta. “Hal ini termaktub dalam Bab XI pasal 31” katanya. (Tim)

BUPATI LANTIK 3 PEJABAT ESELON II B

Gresiknews1,Gresik - Hari ini Bupati Gresik melantik 3 pimpinan SKPD, di ruang argo lengis Kantor Bupati Gresik, 3 pimpinan yang di lantik yaitu Herman T. Sianturi yang sebelumnya menjabat di Bappeda sekarang menduduki jabatan baru sebagai kepala Dinas Kependudukan dan catatan sipil, sementara Ir Sumarno yang sebelumnya menjabat Dinas Kependudukan dan catatan sipil, untuk jabatan baru menempati pada pos Badan Lingkungan Hidup menggantikan Ir Tugas Husni Syarwanto yang menduduku jabatan baru di Bappeda Kab Gresik.

Pelantikan 3 pejabat eselon IIB ini sangat istimewa, pasalnya baru pertamakalinya pelatinkan di lantik oleh dua pimpinan tinggi yaitu Bupati dan Wakil Bupati Gresik. Bupati bertugas membacakan pelantikan sedangkan Wakil Bupati membacakan sumpah janji.

Bupati Gresik Dr. H,. Sambari Halim Radianto usai melantik mengatakan bahwa pelantikan hari ini sangat istimewa, pertama pelantikan langsung di lantik dua pimpinan Yaitu Bupati dan wakil Bupati dan istimewa ke dua alhamdulillah pelantikan kali ini tidak bocor, ini berarti BKD sangat hebat dalam merahasiakan pelantikan ini. Terus terang saja pelantikan ini bukan pelantikan dadakan, tapi pelantikan yang sudah di rencanakan cukup lama, kalau toh tidak bocor berarti BKD yang hebat.

Di jelaskan pula bahwa pelantkan di lingkungan pemerintah Kabupaten Gresik merupakan hal yang biasa, dan ini adalah bentuk penyegaran, agar mereka tidak jenuh dalam beraktivitas, mengingat pimpinan merupakan pelayan masyarakat, dimana masyarakat saat ini sangat kritis, diharapkan dengan pelantikan yang notabenya mereka sudah mampu dan mengusai ini bisa lebih meningkatkan pelayanan, karena para pemimpin ini merupakan pejabat-pejabat yang telah menorehkan harumnya nama kabupaten Gresik, seperti Ir herman Sianturi yang telah mampu merencanakan pembangan Gresik ke depan dengan baik, demikian juga Ir Tugas Husni Syarwanto yang berhasil memboyong Piala Adiwiyata terbanyak se Indonesia dan Adipura serta Ir Sumarno tinggal meneruskan perjuangannya.

Pelantikan yang berlangsung hikmad ini di hadiri seluruh pimpinan SKPD dan Camat se kabupaten Gresik.(Arz)

Tolak kenaikan BBM PMII Bentrok dengan Aparat

Gresiknews1,GRESIK - Sejumlah aktivis yang tergabung dalam Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Gresik bentrok dengan aparat Kepolisian saat melakukan demonstrasi menolak pemerintah menaikkan harga bahan bakar minyak (BBM), Rabu (19/11).

Kontak fisik tersebut terjadi di picu adanya salah satu aktifis mahasiswa membawa ban bekas dan akan di bakar karena massa kecewa dengan pemerintahan Jokowi- JK yang dianggap gagal, karna aksinya merasa di halang halangi aparat insidenpun tak terhindarkan, untung saja aparat segera memberikan pengamanan.

Bahkan, aktifis mahasiswa itu sangat kecewa atas pemerintahan Jokowi-JK pemerintahan yang baru seumur jagung ternyata mampu membuat rakyat kecewa terlebih sakit hati dan merasa di kianati dengan kembali di naikanya Bahan Bakar Minyak (BBM).

"Kenaikan BBM di tengah turunya harga minyak dunia ini sangat tidak tepat, seoalah ini menjadi hadiah bagi rakyat miskin disetiap pergantian kekuasaan, kartu sakti yang menjadi solusi atas naiknya BBM ini belun bisa menjamin bahwa masyarakat sejahtera, harga barang dan bahan pokok makanan otomatis akan menjadi mahal." Ujar Faizin ketua PMMI Gresik.

Terkait insiden yang terjadi saat unjuk rasa di Jalan Dr Wahidin depan pom bensin Gresik antara mahasiswa PMII dengan aparat Wakapolres Gresik menyampaikan.

"karna mereka para pengunjuk rasa berusaha untuk membakar ban dan itu diarea SPBU yang sangat membahayakan terjadinya kebakaran dan mengacu uu 9/98 tentang penyampaian di muka umum harus mnyampaiakan secara tertib dan damai, maka kami segera mengamankan." Ujar wakapolres Gresik Kompol Alfian.(arz)

Pemadaman listrik terjadi setiap hujan turun di wilayah kota Gresik.

Gresiknews1,GRESIK - Aliran rumah warga dan pertokoan langsung padam. Pemadaman yang sering terjadi ini, membuat masyarakat dan pemilik toko mengeluh karena mengganggu aktivitas sehari-hari.

Sejumlah warga mengeluhkan kepada PT PLN yang selalu memadamkan aliran listrik khususnya saat hujan turun. Akibatnya, aktivitas dalam rumah, kantor, dan toko foto copy, serta SPBU tidak bisa beroperasi.

Hujan disertai angin kencang terus mengguyur di beberapa wilayah di Kabupaten Gresik, Selasa (18/11). Hujan yang turun setiap petang dan malam hari ini, berdampak dengan aliran listrik yang mati hingga berjam-jam.

"Selama musim hujan ini, setiap hari listrik sering mati. Kadang matinya sampai lama. Kalau sudah begini (padam) tidak ada yang bisa dikerjakan lagi," kata Sukamto warga GKB, yang memiliki toko.

Kerugian juga dialami salah satu penyidik di Polres Gresik. Setiap hari sering terjadi pemadaman yang tiba-tiba, membuat pekerjaan penyidikan terhenti, dan harus menunggu lagi listrik menyala. "Kami sangat dirugikan dengan pemadaman listrik setiap hujan turun. Sebab, kalau sudah mati lampu, pekerjaan kami terhenti, padahal masih banyak yang harus kami kerjakan.," ujar salah satu anggoto polisi bagian penyidik Polres Gresik yang tidak mau di sebut namanya,

General Manajer PT PLN Gresik, Agus iswahyudi, pernah menjanjikan aliran listrik di wilayah usaha tidak akan terjadi pemadaman listrik secara bergilir lagi.

Kecuali, jika jaringan mengalami gangguan. Misalnya ada pohon yang rubuh mengganggu jaringan kabel lisrtrik, dan trafo yang terbakar. "Kalau pasokan daya listrik, kebutuhan Di Kabupaten Gresik mencukupi" Ujarnya.(arz)

15 Tersangka Pengedar dan pengguna Narkoba Tertangkap

Gresiknews1,GRESIK - Jajaran Satreskoba Polres Gresik kembali membekuk 15 orang pengedar dan pemakai narkoba jenis sabu-sabu, dan ganja dalam kurun waktu satu bulan dalam oprasinya, oprasi yang diadakan di berbagai wilayah di Kabupaten Gresik diantaranya di wilayah Wringinanom, Driyorejo, Kedamaian, Menganti dan bebagai wilayah lainya yang terbesar adalah wilayah kota Gresik Selasa (18/11).

"Di kota dalam oprasi ini kita dapatkan kurang lebih 70 persen tersangka pengedar dan pengguna, yang 30 persen lainya kita dapatkan di beberapa wilayah di Kabupaten Gresik." Ujar AKP Chotib Widiyanto Kasat Narkoba Polres Gresik.

Chotib juga menambahkan dari hasil penangkapan pengedar dan pengguna narkoba yang ada di wilayah Kabupaten Gresik selain itu juga mengamankan barang bukti berupa shabu seberat kurang lebih 16 gram, 5 alat hisap, 57 gram ganja kering uang 3 juta, 20 unit henpond.

"Dari semua barang bukti yang kami dapatkan dari tangan tersanka itu baru seprempat di wilayah Kabupatn Gresik bagian selatan, dan dalam waktu dekat ini kami segera menindak lanjuti di wilayah barat dan utara, tersangka yang masuk di wilayah Gresik ini sebagian pengedarnya dari wilayah luar daerah, madura, medan, dan surabaya." Tambah Chotib.

Atas perbuatanya tersangka dan barang bukti kami amankan di Mapolres Gresik guna pemeriksaan lebih lanjut.

"Dan untuk mempertanggungkan perbuatanya Pengedar kami kenakan pasal 114 uu no 35 narkotika ancaman hukuman minimal 5 tahun penjara maksimal 12 tahun penjara, dan untuk pemakai kami kenakan pasal 112 uu no 35 narkotika 4 tahun penjara." Pungkasnya.(arz)

BUPATI KUMPULKAN SKRIPSI, THESIS DAN DISERTASI PNS SE KABUPATEN GRESIK

Gresiknews1,Gresik - Mungkin ini hanya ada di Pemerintah Kabupaten Gresik. Bupati mengeluarkan edaran untuk PNS se Kabupaten Gresik agar mengumpulkan salinan laporan tugas akhir pendidikan berupa skripsi, thesis maupun disertasi. Surat berperihal Penataan dokumentasi Kepegawaian PNS di Lingkungan Pemerintah Kabupaten Gresik bernomor 800/2168/437.73/2014 tertanggal 20 Oktober 2014 yang ditandatangani langsung oleh Bupati Gresik.

Dalam penjelasannya, Bupati Gresik Dr. Sambari Halim Radianto di ruang kerjanya Senin (17/11) menjelaskan, kami ingin memberikan kontribusi kepada masyarakat Gresik terutama para mahasiswa untuk membantu memberikan refrensi dalam penyusunan tugas akhir studynya. “Saat ini kami melihat para mahasiswa Gresik kesulitan mendapatkan refrensi terkait penyusunan tugas akhir”. Ungkap Sambari tentang kebijakan tersebut.

Terkait kebijakannya, Sambari menyatakan, Kami cuma ingin meminta bantuan kepada semua PNS untuk memberikan sumbangsih kepada perpustakaan Gresik. Tujuannya jelas agar bisa membantu para Mahasiswa untuk punya refrensi lebih luas. “Jadi tidak ada tujuan lain-lain misalnya memeriksa isinya serta menelisik asal perguruan tingginya” tegas Sambari meyakinkan

Kumpulan skripsi, thesis, disertasi maupun tulisan lainnya akan di tempatkan di Perpustakaan Daerah yang berada di Jalan Jaksa Agung Suprapto Gresik. “Nanti kalau kita sudah punya gedung perpustakaan yang baru yang rencananya adalah Gedung DPRD Gresik, maka kumpulan tugas akhir tersebut akan ditata disana sesuai disiplin ilmu. Dalam waktu dekat, kami berencana memindah kantor DPRD” jelas Sambari lagi. 

Terkait permintaan skripsi dari Bupati yang di deadline pertengahan Nopember 2014, beberapa PNS tampak mulai melakukan fotocopy skripsinya. Kerena melayani seluruh PNS maka beberapa tempat fotocopy sempat menolak. Mereka mengaku kebanjiran order. Bahkan beberapa tempat fotocopy menjanjikan selesai diluar deadline yang sudah ditentukan.

Masih untung PNS yang masih menyimpan tugas akhir tersebut. Beberapa orang mengaku tidak menyimpan lagi skripsinya. Hal ini diakui oleh Desy Kuswidiarti Sandy. “Karena Skripsi saya hilang, maka saya mencari ke Perpustakaan Perguruan Tinggi yang ternyata juga tidak ada. Untung saja di Fakultas Hukum Unair Surabaya masih ada” ujarnya. Sementara Agustin Rochmawati harus pulang ke Madiun untuk mengambil skripsinya.

Menanggapi PNS yang ternyata dokumen skripsinya tidak ada, Bupati Gresik menyatakan,” Kalau memang sudah tidak ada kami tidak bisa memaksa. Tapi ada syarat khusus yaitu harus melampirkan surat keterangan dari Perguruan tinggi dimana dia diluluskan” pungkas Sambari. (Tim)

Polres Gresik Bentuk Polisi Pariwisata Religi

Gresiknews1,GRESIK - Polres Gresik meluncurkan satuan tugas khusus untuk pengamanan di kawasan wisata seperti di Makam Sunan Giri, Makam Malik Ibrahim,dan beberapa daerah wisata religi yang ada di Kabupaten Gresik Senin (17/11) di halaman Mapolres Gresik. Satuan khusus pengamanan tersebut akan ditugaskan untuk memberikan jaminan keamanan dan kenyaman wisatawan yang berwisata ke Gresik.

Kapolres Gresik, AKBP E Zulpan mengatakan bahwa identitas Gresik sebagai salah satu kota budaya dan tujuan wisata membuat Gresik banyak dikunjungi wisatawan. Hal tersebut menjadi tantangan bagi pihak kepolisian untuk memberikan rasa aman dan nyaman kepada wisatawan. Untuk itu diperlukan kerja keras semua jajaran kepolisian terutama polisi pariwisata dan polisi lalu lintas.

“Polisi pariwisata harus mampu memberi kesan tersendiri, dikenal dengan pelayanannya yang cepat, santun, dan ramah. Selain itu mampu menjalin koordinasi yang baik dengan berbagai stakeholder yang ada di wilayah tersebut. Pada Hari Minggu adalah hari yang paling sibuk dikunjungi di wilayah Gresik ini. Polisi pariwisata, polisi lalu-lintas harus bekerja keras memberikan perlindungan dan pengayoman,”ujar E Zulpan.

Selain meluncurkan satuan khusus pengamanan wisata, Zulpan juga akan melakukan penambahan sarana prasarana terkait dengan pengamanan tempat wisata. Menurut Zulpan saat ini masih ada kekurangan dalam sarana prasarana tersebut. Ke depan, akan dilakukan perbaikan dan penambahan pos polisi gunan meningkatkan pengamanan wisata.(arz)

SISIHKAN 1800 PESERTA DARI 200 NEGARA, DUA SISWA SMAN I MANYAR RAIH JUARA ROBOTIK

Gresiknews1,Gresik - Prestasi gemilang diraih oleh Aldion Harlystia Putra siswa kelas XI MIA 4 danCalvin Janita Bastama kelas XI MIA 6. Karya duet siswa asal SMA Negeri I Manyar Gresik, Robot The Dexter yang berjudul plowing and watering robot ini berhasil meraih Juara International dengan menyabet Certificate of Excellence Tehnical Award In Creative Category Challenge pada the 16th International Robot Olympiad (IRO) Competition di Beijing China yang diselenggarakan pada 5 – 9 Nopember 2014.

Atas prestasi International yang diraih tersebut, keduanya diterima Bupati Gresik, Dr. Sambari Halim Radianto dan Wakil Bupati Gresik, Drs. Mohammad Qosim, M.Si di ruang Kerjanya di Kantor Bupati Gresik Senin (17/11). Sambil membawa piala, medali dan certifikat yang didapat mereka diantar oleh Guru Pembimbing, Endang Susi Kurniawati , Kepala Sekolah, Abdul Gofur dan Kepala Dinas Pendidikan Gresik Nadhif.

Sungguh ini prestasi luar biasa, mengingat prestasi yang diraih kali ini adalah prestasi pada kompetisi tingkat International yang diikuti oleh 1800 peserta dari 200 negara se dunia. Dua siswa asal SMA Negeri I Manyar ini merupakan perwakilan tim Jawa Timur dari Kontingen Indonesia.”Satu tim terdiri dari tiga orang, dua orang dari SMAN I Manyar dan satu anggota yang lain dari Kota Pasuruan” ujar Aldion.

Tentang kemenangannya itu keduanya mengaku sebuah anugerah yang luar biasa, mengingat karya peserta yang lain terlihat begitu bagus dan tampak sangat mahal. “Dibanding dengan karya peserta yang lain, biaya yang kami keluarkan tidak ada apa-apanya. Kami hanya mengeluarkan biaya Rp. 12 juta untuk karya saya ini, sedangkan peserta yang lain sampai menghabiskan ratusan juta” ujar keduanya.

Ketika ditanya tentang keunggulan robotik karya siswa SMAN I Manyar tersebut, Aldion mengatakan, “Saya hanya menyesuaikan tema lomba tersebut dengan karya yang kami buat. Tema lomba tersebut yaitu stop Global Warming. Sedangkan yang saya buat yaitu robot membajak sawah dan menanam tanaman dengan menggunakan tenaga surya” katanya.

Sebagai sekolah dengan Predikat sekolah Adiwiyata, tentu kami berupaya menghasilkan karya yang sesuai dengan latar belakang sekolah. Robot yang saya buat ini kami ingin ikut mendukung mengatasi global warming sehingga kami menciptakan robot pembajak sawah dan bisa menanam pohon yang sekaligus membantu dalam kesuburan tanah dan penghijauan. “Mungkin karya kami ini yang diapresiasi oleh dewan juri dan sangat sesuai dengan tema yang ditentukan oleh panitia lomba” ujar Calvin menimpali.

Menurut Aldion dan Calvin, Kami berupaya meyakinkan anggota dewan juri yang terdiri dari 4 orang, mereka yang berasal dari China, Korea, India dan Perancis. Ketua Dewan Juri Jong-Hwankim Profesor yang merupakan President International Robot olympiad Commitee asal Korea saat itu hanya menanyakan singkat, apa yang kamu buat ? “Kami menjelaskan sedetail mungkin mulai dari latar belakang, perencanaan robot serta bagian-bagian robot yang saya buat” jelas Calvin dan Aldion. 

Menanggapi prestasi membanggakan dua siswa asal SMAN I Manyar ini Bupati Gresik menyatakan bangga. “Kami mengapresiasi prestasi international kedua siswa tersebut yang telah mengharumkan nama Kabupaten Gresik dimata dunia. Kami akan membantu memfasilitasi apabila saatnya nanti mereka masuk pada perguruan tinggi” ujar Sambari.

Sementara Wakil Bupati Gresik, Drs. Mohammad Qosim, M.Si berpesan agar keduanya semakin meningkatkan kualitas. “sebaiknya anda lebih memperdalam kualitas dalam berbahasa Inggris. Karena dengan anda lancar berbahasa Inggris akan lebih memudahkan anda berkomunikasi dengan dunia International” kata Qosim. (Tim)

Maling motor babak belur di hajar masa

Gresiknews1,GRESIK - Seorang pelaku pencurian kendaraan bermotor (Curanmor) yang diketahui bernama Abd Rohman, (28), alamat Desa. Sungelebak, Kecamatan Karanggeneng, Kabupaten Lamongan, babak belur dihajar puluhan massa di Pasar Ujung Pangkah Gresik Sabtu (15/11).

Beruntung aparat kepolisian Polisi Sektor Ujung Pangkah Gresik cepat mengetahui kejadian tersebut, sehingga tersangka yang diperkirakan berusia sekitar 28-an itu, langsung diamankan dari amukan massa. Setelah itu, tersangka langsung digiring ke Markas Polisi Sektor Ujung Pangkah untuk menjalani proses penyidikan.

Hingga berita ini tulis, tersangka yang mencoba mencuri sepeda motor Yamaha mio nopol W 4101 JP milik Heri Kiswanto Warga Dusun Bondot Desa Banyurip Kecamatan Ujung Pangkah Gresik itu, masih menjalani pemeriksaan di Mapolsek Ujung Pangkah, guna mejalani penyidikanlebih lanjut.

Terkait kejadihan tersebut Aiptu Suhardi Kanit Reskrim Polsek Ujung Pangkah membenarkan, menurut keterangan sementara di Tempat Kejadian Perkara (TKP).

" Pada waktu itu korban belanja di pasar, dan sepeda motor tersebut di parkir di depan pasar dan kunci kontak masih melekat di sepeda motor, jarak sepeda motor degan korban kurang lebih satu meter, posisi korban membelakangi sepeda motor, kemudian pelaku mengambil sepeda motor selanjutnya dibawa lari kearah selatan yaitu desa kebonagung dan dikejar oleh korban, saat itu korban berboncengan dengan saudaranya pelaku kembali arah ke utara (pangkah) korban berpapasan dengan pelaku selanjutnya korban berbalik arah mengejar pelaku sesaat kemudian di situ sudah banyak warga mengetauhi kejadian tersebut warga beramai ramai menghajar pelaku." Ujarnya.

Hardi juga menambahkan untungnya kejadian tersebut segera di ketahui petugas sehingga tidak sampai terlalu parah dari amukan masa.

" Untungnya pada saat itu petugas yang setiap harinya melakukan giat rutin mengetahui kejadian tersebut, sehingga kami dapat mengamankan tersangka dari amukan masa, dan menurut informasi keluarga, tersangka pernah mengalami gangguan jiwa, untuk pemeriksaan lebih lanjut kami segera cek ke Dokkes Polda Jatim untuk mengetahui kebenaran." Pungkas Kanit Reskrim Polsek Ujung Pangkah.(arz)

Karyawan PT Semen Indonesia menuntut Dirut Mundur

Gresiknews1,GRESIK - Ratusan karyawan Semen Indonesia (SI) yang tergabung dalam Serikat Karyawan Semen Indonesia (SKSI), akhirnya berdemo di depan pos 1, Jumat (14/11) siang, para pendemo sambil membentangkan ratusan sepanduk diantaranya bertulisan Dirut mundur, kami sudah tidak percaya lagi, stop pemborosan dan lain sebagainya.

Aksi ini diikuti kurang lebih 300 karyawan dari kantor pusat dan 200 orang dari pabrik Tuban.
Para pendemo sudah tak sabar lagi untuk secepatnya menuntut mundur Direktur Utama Semen Indonesia Dwi Soedjipto yang selama ini kurang memperhatikan nasip dan kesejahteraan karyawan.

Aksi yang menuntut 10 tuntutan tersebut diantaranya menolak bentuk pencintraan, Selamatkan aset bangsa dan lain lain yang di ciptakan oleh Dirut Semen Indonesia, yang selama ini di anggap boros menghambur hamburkan uang.

Ketua Serikat Karyawan Semen Indonesia Aditya Sugeng yang memimpin demo tersebut, dalam orasinya menyampaikan 10 tuntutan dan diantaranya mendesak mundur Dirut PT Semen Indonesia (SI)

"Kami selama ini karyawan menuai banyak ketimpangan, sedangkan perusahaan sendiri
Sudah lagi tidak memperdulikan suara kami, maka dari itu 10 tuntutan kami 1 diantaranya menuntut Dirut Semen Indonesia (SI)." Ujarnya.

Aksi mendapat pengawalan ketat sekuriti internal dan polisi dari Polsek Kebomas dan Polres Gresik.(arz)

Peringatan HUT Kepolisian Perairan dan Udara (Polairud) ke-64

Gresiknews1,GRESIK - Dalam rangka peringatan HUT Kepolisian Perairan dan Udara (Polairud) ke-64 Direktorat Polda Jatim bekerjasama dengan PT Wilmar Nabati Indonesi (WNI) Gresik, mengadakan bakti sosial berupa Pengobatan Gratis kepada 300 orang. Pengobatan tersebut dilaksanakan di area terminal parkir maulana malik ibrahim Jalan RI Martadinata Kabupaten Gresik, Kamis (13/11).

300 Warga yang mendapatkan pengobatan gratis diantaranya Kelurahan Kebungson, Kelurahan Pakelingan, Kelurahan Kroman, Kelurahan Lumpur dan 8 balai rukun nelayan di kawasan nelayan Polairud Gresik.

Kabiddokkes Polres Gresik, melalui Humas Polres Gresik AKP Tatik menerangkan, sesuai dengan instruksi Kapolri, perayaan HUT Polairut ke-64 dirayakan dengan kegiatan bhakti sosial, agar peran Polairut sebagai pengayom masyarakat dapat terwujud, dengan kegiatan bhakti sosial pengobatan gratis kepada 300 orang.

"Kegiatan pengobatan gratis ini, bermanfaat sekali bagi masyarakat yang terkena penyakit. Sebab, angka penderita berbagai penyakit di Jatim cukup besar,". Terang Tatik Humas Polres.

"Kegiatan ini sudah kita sosialisasikan di empat Kelurahan dan 8 balai nelayan yang ada di sekitar pelabuhan Gresik, kami harap nantinya masyarakat yang mendapat kesempatan pengobatan gratis ini dapatkan kesehatan seperti sedia kala," lanjutnya_____

Sementara dari pihak PT Wilmar Nabati Indonesia (WNI) melalui Humasnya Hartono menyampaikan bahwa kegiatan ini sangat bermanfaat sekali kususnya bagi masyarakat sekitar pelabuhan.

"Bakti sosial yang diadakan Polairud bersama PT Wilmar ini sangat bermanfaat sekali, ini bentuk kita peduli kepada masyarakat sekeliling kita akan pentingnya sebuah kesehatan." Ujar Hartono Kabag Humas PT Wilmar di dampingi Wahib.(Arz)

Sidang DS Ditunda Lagi

Gresiknews1,GRESIK - Sidang tuntutan terdakwa pembunuhan dua siswi Desa Banyuurip, Kecamatan Ujungpangkah, DS yang dituntut 10 tahun penjara ditambah 1 tahun kerja sosial oleh jaksa penuntut umum (JPU). Tuntutan itu, berdasarkan pasal 80 dan 81 UU perlindungan anak dan UU 11/2012 tentang Sisitem Peradilan Pidana Anak (SPPA).

Terdakwa DS, remaja asal Desa Karangrejo, Kecamatan Ujungpangkah, hanya bisa tertunduk lesu ketika memasuki ruang sidang. Dengan didampingi orang tua dan penasihat hukumnya, remaja 17 tahun itu menjalani sidang tuntutan dengan majelis hakim yang diketuai Bintang A.L secara terbuka Kamis (13/11) siang.

Mansur Selaku Jaksa Penuntut Umum (JPU, menuturkan, tuntutan kepada terdakwa tidak menggunakan pasal 340 KUHP tentang pembunuhan berencana. Tapi, karena terdakwa masih tergolong anak-anak, JPU lebih memilih menggunakan UU perlindungan anak.

"Kami lebih memilih menggunakan UU perlindungan anak, tapi inti dari tuntutan tersebut tetap sama dengan pasal 340," kata Masnur seusai sidang tuntutan di Pengadilan Negeri (PN) Gresik.

Menanggapi putusan JPU, penasihat hukum terdakwa Soeyanto merasa keberatan. Sebab, dia menilai selain terdakwa yang masih kategori anak-anak, selama ini terdakwa selalu mengikuti proses sidang secara teratur. "Semoga itu bisa menjadi pertimbangan hakim dalam mengambil putusan." pintanya.

Begitu juga kedua orang tua terdakwa tertatih tatih dalam ucapan memohon kepada hakim ketua Bintang AL untuk bisa memberikan keringanan hukuman,"kami selaku orang kandung merasa keberatan dengan tuntutan itu, mengingat kami orang lemah mohon untuk keringanan seringan ringanya."Ujarnya memohon kepada Hakim

Begitu juga keluarga korban yang saat itu diwakili Kepala Desa Banyuurip Ihsanul haris merasa keberatan akan putusan hakim yang hanya mejatuhi hukuman 10 tahun penjara.

"Kami masih keberatan atas putusan hakim yang hanya memberikan putusan 10 tahun penjara, maka pihak keluarga akan mengajukan banding."Ujar Kepala Desa Banyuurip

Karna sidang yang digelar di Pengadilan Negeri Gresik diantara pihak masih belum puas atas putusan yang diberikan oleh Hakim, maka Hakim memutuskan sidang ditunda sampai 7 hari kedepan.(Arz)

Kepala Badan Narkotika Nasional Gresik yang baru resmi dilantik

Gresiknews1,GRESIK - Pucuk Pimpinan Badan Narkotika Nasional (BNN) Kabupaten Gresik berganti, AKBP. H.Sudiyono A digantikan Kompol Agustianto, SH, serah terima jabatan di gelar di Pendopo Putri Mijil Kabupaten Gresik. Kamis (13/11).

Kepala BNN Provinsi Jawa Timur Brigadir Jendral Polisi Drs. Iwan Ibrahim mengatakan Kejahatan narkotika sudah merambah sampai kemana mana yang membuat miris, anak cacat juga ada yang terkena bahkan santri dan kyainya juga ada yang terkena narkoba,dampak dari narkotika lebih parah dari pada ekstasi, ganja ataupun sabu sabu.

"BNN harus melaksanakan tugas pencegahan dan pemberantasan penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika, psikotropika dan prekursor serta bahan adiktif (P4GN) semakin ditingkatkan." Ujarnya

Iwan Ibrahim juga menambahkan dilihat dari jumlah penyalahgunaan narkoba Jawa Timur menempati peringkat 3 setelah Jakarta dan Jawa Barat, kalau berdasarkan data dari Lapas di Gresik, Kabupaten Gresik berada pada peringkat ke 2.

"Karna itu Gresik selain Kota Industri, Gresik juga salah satunya kota penyangga banyaknya industri di Gresik otomatis banyak juga kos kosan, selama ini beredarnya narkoba indentik dari tempat tempat kost." Pungkas iwan disela sela ramah tamah.

Sementara Wakil Bupati H,M Qhosim. mengatakan masalah narkoba tidak hanya didominasi oleh kalangan muda saja, namun juga berbagai kalangan mulai dari anak anak sampai manula dari berbagai profesi. Tentunya kedepan merupakan tantangan bagi kita semua bukan hanya tanggung jawab pemerintah tetapi tanggung jawab kita semua, lebih focus lagi dilingkungan keluarga agar orang tua selalu mengawasi anak anak agar tidak terpengaruh dan terjerumus terhadap penyalahgunaan narkoba

"Ayoo..... kita satukan langkah, satukan tekat perangi penyalahgunaan narkoba, sehingga tercipta suasana yang kondusif untuk membangun Kabupaten Gresik agar lebih baik."Tutur Qhosim Wakil bupati Gresik.(Arz)

Berhasil Tingkatkan Produk & Ketahanan Pangan, Gresik Dapat Dua Penghargaan

Gresiknews1,Gresik - Dinilai berhasil dalam meningkatkan produk pangan dan ketahanan pangan, Kabupaten Gresik meraih dua penghargaan. Dua penghargaan itu adalah, Kategori Pembina Ketahanan Pangan Tingkat Provinsi Jawa Timur, dan piagam penghargaan Adhikarya Pangan Nusantara kategori Pemangku Ketahanan Pangan.

Penyerahan pengharagaan oleh Gubernur Jawa Timur Soekarwo kepada Bupati Gresik, DR Sambari Halim Radianto, digedung Grahadi, Surabaya, Rabu (12/11/2014).

Pemberian penghargaan oleh orang nomer 1 di Jawa Timur ini bertujuan memberikan apresiasi dan motivasi kelompok tani nelayan dalam meningkatkan produksi dan produktivitas pertanian, pendapatan petani dan nelayan dalam berusaha tani tanaman pangan, peternakan, perikanan, dan perkebunan.

Kepala Kantor Ketahanan Pangan Kab Gresik Wasti Andari menyatakan, bila Pemerintah Provinsi Jawa Timur dalam hal ini Gubernur Jawa Timur memberikan penghargaan kepada pemerintah Kabupaten Gresik, karena Bupati Gresik telah berhasil meningkatkan koordinasi pelayanan intensifikasi.

“Gresik dinilai berhasil dibidang itu,” ujarnya.

Kedua jenis kegiatan tersebut, lanjut Westi, dinilai telah berhasil memberikan dampak yang positif, baik dalam rangka dinamisasi dan peningkatan peran serta petani dan kelompok tani dan desa dalam upaya meningkatkan kreativitas dan koordinasi.

“Bupati Gresik mendapat penghargaan pada kategori Pemangku Ketahanan Pangan, karena beliau dianggap sebagai tokoh masyarakat, dan mempunyai pengaruh besar di daerah serta berhasil menggerakkan masyarakat di wilayahnya dalam mewujudkan kemandirian pangan dan ketahanan pangan hingga mampu mempengaruhi di daerah lain,” terang Wasti Andari.

Bupati Gresik Dr. Sambari Halim Radianto, mengucapkan terima kasih kepada tim penilai tingkat Propinsi, sehingga Gresik mendapatkan dua penghargaan sekaligus. “Penghargaan ini merupakan keberhasilan para petani dalam meningkatkan produktifitasnya, jadi penghargaan ini untuk para petani, semoga penghargaan ini bisa menjadikan pemicu dan motivasi lebih baik lagi,” ujar Bupati Gresik, yang juga seorang pengusahaini.(Tim)

GERAKAN 500 RIBU MASKER DAN PENCANANGAN GRESIK BERMASKER

  Gresik,   gresiknews1.com     - Motto Berani Mengungkap Membantu Yang Belum Terungkap.  Berbagai macam cara terus dilakukan untuk memutus ...