Warga Harapkan Pemimpin Dari Selatan

Gresiknews1,Gresik - masyrakat yang tergabung dalam Gerakan Masyarakat Peduli Desa (GEMPED) Desa Hulaah kec menganti kab Gresik mengharapkan pilkada tahun ini pemimpinnya dari gresik selatan.

Meraka berharap siapapun yang terpilih nanti sanggup menaungi dan mensejahterakan masyarakatnya. Roni, (35) anggota (GEMPED) menyampaikan "ini hanya aspirasi kami sebagai warga selatan dengan cara memasan spanduk dijalan"katanya

"setiap wilayah pasti berharap mempunyai pemimpin dari daerah masing-masing, tapi yang pasti harus pemimpin asli gresik. lanjut Roni

Saat ini mereka belum tau akan mendukung calon yang mana, sebelum semua calon diketahui, "kami hanya masyarakat biasa, bagaimana mungkin kami melakukan kontrak politik. Kami cuma menyampaikan aspirasi saja" tambahnya.

Mereka berharap pilkada ini bisa terlasana dengan baik, transparan dan yang pasti aman. Sehingga masyarakat bisa cepat merasakan kinerja pemimpin yang baru. arz

Gagapnya Pemkot SBY Atas Rakyat Oplosan


Gresiknews1,Surabaya - Semaraknya minuman oplosan yang sempat bikin gempar karena memakan banyak korban meninggal kali ini,rakyat oplosan melanda warga medokan semampir (dalam hal ini oplosan yang dimaksud adalah warga dengan pengusaha bila dioplos nilai kadarnya lebih dominan pengusaha). Rakyat kecil yang memiliki nilai kadar sangat rendah mudah ditindas dan dipaksakan harus mengakui bahwa kandungan kadar pengusaha lebih dominan di mata pemerintahan,''mungkin semua ini disebabkan para pemangku kebijakan sudah hilang kepekaan.'' Sambil mengamati analisa PKW (persatuan kerukunan warga),keterkaitan pengusaha melakukan aktivitas memasang pagar dimalam hari dan pekerjaan tersebut tidak diketahui oleh lurah adalah hal yang sangat mustahil,kalaupun memang lurah medokan benar-benar tidak mengetahui atau pengusaha tidak memberi laporan atas kegiatannya,adalah bentuk pelaku usaha yang mengabaikan tatanan,aturan serta adat kesantunan sebagai warga negara yang baik. pendalamannya,otoritas dan kewenangan substansi pemerintahan kota surabaya lemah dan terkesan lebih kuat substansi di luar pemerintahan. Atas kejadian tersebut, warga medokan semampir berteriak lantang melakukan orasi di pintu balai kota surabaya,dalam orasi warga menuntut,dengan segera lurah medokan dicopot,meminta kemudahan dalam mengajukan pembayaran pajak sebab gubernur telah memberi rekomendasi,cabut kembali pagar yang terpasang guna warga mendapat kemudahan akses keluar masuk.Perwakilan warga masuk ke gedung balai kota,dengan ditemui,winarno sebagai Bakesbang ia mengatakan,"berkas berupa rekomendasi dari gubernur sudah diterima dan di ajukan ke walikota untuk disposisi bukan wewenagnya.''ujarnya.met

PEMBANGUNAN GEDUNG PMI GRESIK 2 LANTAI DIMULAI

Gresiknews1,Gresik - Wakil Bupati Gresik, Drs. Mohammad Qosim, M.Si melakukan peletakan batu pertama untuk Pembangunan Gedung Palang Merah Indonesia (PMI) Gresik, Kamis (28/5/2015).

Peletakan batu pertama ini sebagai titik awal dalam memulai pembangunan gedung tersebut yang terletak di Jalan Dr. Wahidin Sudirohusodo Gresik. Sesuai gambar bagan yang tertera, pembangunan gedung yang menempati areal seluas 20 meter kali 55 meter ini direncanakan 2 lantai. Pembangunannya diperkirakan menelan biaya sebesar Rp. 3 milyar.

Saat memberi sambutan Wabup Qosim berharap agar pembangunan gedung PMI Gresik ini diharapkan selesai sesuai jadwal. “Kami, Bupati dan Wakil Bupati Sambari-Qosim sudah mau non aktif. Pak Sekda juga mau pension. Jangan sampai pembangunannya molor sehingga saat kami semua sudah non aktif pembangunannya malah gak sesuai progress” tegas Qosim serius.

Sekda Gresik yang juga ketua PMI Gresik, M. Najib seusai peletakan batu pertama memberikan penjelasan kepada Wabup. Sambil menunjukkan gambar-gambar yang tertera diarea tersebut dia menjelaskan,”Saat akhir Oktober nanti, diharapkan pembangunan gedungnya sudah selesai seperti yang terlihat di gambar ini” ungkap Najib sambil menunjukkan gambar gedung PMI yang sudah selesai.


Menanggapi hal itu, Qosim yang saat itu didampingi oleh konsultan dan pihak kontraktor sempat menegaskan,”Pelaksanaannya harus sesegera mungkin dan pada bulan Romadhon harus dikebut agar sesuai jadwal”ungkap Qosim menegaskan kembali kepada para penanggung jawab pembangunan gedung PMI tersebut yang diamini oleh Kepala Dinas Pekerjaan Umum Gresik Bambang Isdianto. (sdm/arz)

Polisi Kesulitan Ungkap Identitas Kedua Mayat di Hutan Panceng

Gresiknews1,Gresik - Meski sudah berhasil menemukan dua mayat yang dibuang dan dikubur satu lubang di hutan jati panceng gresik jawa timur, namun Pihak polres gresik mengaku kesulitan mengungkap indentitas kedua korban, karena saat olah tkp tim labfor polda jatim, tidak menemukan bukti lain.

Oleh karenanya, untuk mengungkap indentitas para korban, Polisi akan menyebar informasi ke polres jajaran, dan bekerja sama dengan dinas perhubungan, jika ada kamera cctv yang di pasang di sepanjang jalur raya yang berdekatan dengan lokasi kejadian.

Sebelumnya, dua mayat yang dibuang dan dikubur dalam satu liang di hutan jati raya panceng gresik, jawa timur, yang berhasil dievakuasi oleh tim labfor polda jatim, hingga kamis pagi, masih berada di kamar mayat rumah sakit bhayangkara polda jatim surabaya.

Polisi masih kesulitan dan belum bisa melacak indentitas dua mayat yang dikubur satu lubang yang menggemparkan warga surowiti, kecamatan panceng , kabupaten gresik, selasa lalu.

Menurut kapolres gresik AKBP Ady Wibowo, polisi belum bisa mengungkap indetitas kedua korban, karena saat dievakuasi jasad kedua korban laki-laki dan perempuan itu, telanjang bulat, dikubur tanpa pakaian sama sekali.

“ Saat ditemukan di lokasi, kedua korban dikubur satu liang dengan keadaan telanjang,” ujar Kapolres Gresik AKBP Ady Wibowo.

Rencananya, polisi akan menyebar informasi ke polres jajaran agar masyarakat yang kehilangan keluarganya segera melapor, dan bekerjasama dengan dinas perhubungan gresik, barangkali memiliki kamera cctv yang dipasang di sepanjang jalan raya panceng gresik, untuk mengungkap keberadaan para pelaku.

Polisijuga menghimbau bagi masyarakat gresik, maupun wilayah perbatasan gresik, yang kehilangan keluarganya lebih dari dua minggu, segera melapor ke polisi, karena langkah itu untuk memudahkan upaya polisi melacak indentitas korban maupun pelaku.

Sebelumnya/ warga desa surowiti kecamatan panceng gresik digegerkan dengan ditemukannya mayat yang dibuang dan dikubur ditengah hutan panceng/ oleh seorang pencari rumput yang bernama/ madenan/ 70 tahun/ warga surowiti..arz

WABUP LEPAS 257 ATLET PORPROV V JATIM

Gresiknews1,Gresik - Target masuk empat besar dalam porprov Jawa Timur tahun ini tentunya tidak terlalu berlebihan, namun target ini harus di imbangi dengan semangat dan kekompakan bersama baik atlet maupun para pembina/oficial demikian di sampaikan Wakil Bupati Gresik saat memberikan pembekalan sekaligus pemberangkatan kontingen Kabupaten Gresik menuju Porprov Jawa timur V tahun 2015 yang di laksanakan di Kab Banyuwangi, di Pendopo Kab Gresik rabu (27/5).

Wakil Bupati Gresik Drs. H. Moh Qosim juga berharap kepada seluruh atlet agar selalu memperhatikan kesehatan dan kekompakan bersama, jadikanlah olah raga ini sebagai ajang adu prestasi atau mengukur seberapa besar kemampuan kita di ajang Porprov tahun ini. Sudah saatnya kita harus bicara di kancah Jawa Timur. nanti untuk dua tahun lagi yaitu 2017 ajang Porprov akan di laksanakan di Kabupaten Gresik, maka di porprov tahun ini hendaknya bisa di jadikan barometer Prestasi kita, kalau proprov 2017 di Kabupaten Gresik tentu kita harus bisa bicara secara Nasional, karena segala fasilitas olah raga telah di sediakan oleh Pemkab Gresik, demikian juga dana pembinaan juga sudah di tingkatkan, ini membuktikan kalau Pemerintah Kabupaten Gresik benar-benar memperhatikan olah raga di Gresik.

Sementara itu ketua KONI Kab Gresik Eko Priyono menjelaskan, untuk tahun ini Kab Gresik mengirimkan 257 atlet dan 73 oficial sedangkan jumlah cabang olah raga yang di pertandingkan sebanyak 35 cabor dan 5 cabor ekspedisi, sedang untuk Kab Gresik akan mengikuti 36 cabor yang dipertandingkan. Di harapkan dengan porprov ini mampu meningkatkan kinerja Cabor serta meningkatkan prestasi atlet kita, mengingat untu porprov tahun depan yaitu tahun 2017 akan di laksanakan di Kab Gresik.(dwi/arz)

SEKDA SIAP BENTUK LEMBAGA BANTUAN HUKUM UNTUK KORPRI GRESIK

Gresiknews1,Gresik - Berharap agar PNS dapat pensiun dengan husnul khotimah, Sekda Gresik memberikan fasilitasi pendampingan bantuan hukum bagi anggota Korpri Gresik dengan membentuk Badan Otonomi Lembaga Bantuan konsultasi dan bantuan Hukum untuk anggota Korpri Gresik.

Pemberian fasilitasi pendampingan bantuan hukum ini diungkap oleh Sekda Gresik M. Nadjib saat membuka Rapat Koordinasi penguatan Kinerja Korpri Gresik yang berlangsung di Ruang Puteri Cempo Kantor Bupati Gresik, Rabu (27/5/2015).

Didepan 100 orang peserta Rakor yang mewakili seluruh SKPD Pemerintah Kabupaten Gresik, Nadjib mengatakan, pihaknya berjanji bahwa dalam waktu dekat lembaga ini akan terbentuk dibawah pengurus Korpri Gresik. “Hal ini penting melihat perkembangan masalah hukum yang sering terjadi pada akhir-akhir ini”, ungkap birokrat nomer satu di Pemkab Gresik ini.

Upaya Korpri Gresik yang disampaikan Nadjib ini sangat beralasan. Mengingat selama ini adanya perasaan ketakutan yang menghantui para anggota Korpri sebagai penanggung jawab dan pelaksana kegiatan pemerintahan. “Takut dan khawatir akan pengaduan serta informasi dari manapun, meski pengaduan itu belum tentu benar. Tapi pengaduan itu sering dijadikan bahan penyidikan”ujarnya.

Sekda juga mengungkapkan, saat ini ada ketentuan bahwa kita akan terbebas dari tuntutan masalah hukum apabila masalah tersebut sudah lewat 15 tahun.”Jadi meskipun kita sudah pensiun kalau masalahnya masih dalam kurun waktu tersebut kita tetap dipanggil dan diminta pertanggungjawaban. Oleh karena itu pembentukan badan otonomi bantuan hukum ini sangat penting” katanya lagi.


Rakor yang digelar sehari menghadirkan narasumber yaitu DR. Himawan Estu Bagijo yang mengupas masalah pendampingan dan bantuan hukum. Serta Kukuh Pranomo SH, MH yang membawakan materi tentang advokasi hukum. (sdm/arz)

Pengadaan barang /Jasa Pemkot Surabaya Adalah Ladang Subur Bagi Benalu Dan lintah

Gresiknews1,Surabaya - Di dunia kerap kali ditemui godaan-godaan maupun tekanan,beragam godaan dan tekanan terjadi karena sebuah alasan.Sosok-sosok jiwa yang lumer seperti coklat dipastikan mudah terseret arus ke nuansa konspirasi yang berbuah korupsi. 

Seperti halnya,disektor pengadaan barang dan jasa ini pula-lah yang menjadi sarana legal para unsur penyelenggara pemerintah khususnya pemkot surabaya untuk menggeruk anggaran yang ujung-ujungnya bermuara ke kantong pribadi. 

Kepentingan substansi diluar pemerintahan lebih dominan berperan guna mempengaruhi evaluasi proposal tender agar penyesuaian mekanisme bisa berjalan lapang demi kemenangan CV atau PT yang terafiliasi terhadap ULP,PA,PPK,secara otomatis akan berkurang objektifnya dalammelakukan evaluasi untuk penentuan pemenang. 

Dari pantauan team G1N dilapangan,banyaknya dan kerap kali para kontraktor pelaksana mengabaikan kewajiban atau tanggung jawab bahkan melakukan penyimpangan pekerjaan seperti tidak sesuainya bahan material paving,tidakmemasang papan nama,membangun direksi keet serta tidak memasang castil. Area pekerjaan yang sangat rentan dengan penyimpangan tampak pada dilokasi jalan bambe dukuh menanggal,tambak madu II,perak serta dinoyo,beberapa lokasi tersebut,seperti menjadi hal yang biasa bagi Pimpro atau PPK.Secara terpisah saat team G1N menemui salah satu Pimpro Tri Indrasto,mengatakan,''ia pun juga serba salah sebab para kontraktor pelaksana ada beberapa bagian orang dekat dan sempat berceloteh beberapa Dewan pun meminta pekerjaan proyek yang telah di anggarkan," wes!,aku pusing juga mas.''ujarnya. Bersambung. met.

BAK SEORANG JUKIR, SAMBARI IKUT MENGATUR BIS PEZIARAH


Gresiknews1,Gresik - Meski seorang Bupati, namun Sambari Halim Radianto tidak risih mengatur parkir bis. Bak seorang tukar parkir professional Sambari Halim Radianto lincah mengatur bis-bis yang ada di sekitar Jalan Pahlawan,

Kesediaan seorang Sambari mengatur Bis peziarah Makam Maulana Malik Ibrahin ini dilakoni manakala dalam perjalanannya menuju pendopo pada Selasa Siang (16/5/2015) mengalami kemacetan di Jalan Pahlawan. Merasakan kemacetan diterik panas matahari Sambari melihat kemacetan tersebut diakibatkan oleh banyaknya bus yang parkir di Jalan. Seketika Sambari turun dan ikut mengatur.

Bak seorang Jukir, Sambari ikut mengatur meyuruh supir bis maju dan mundur sesuai keadaan arena parkir. Jadilah Sambari Halim Radianto menjadi jukir dadakan. Dengan melambai-lambaikan tangan member aba-aba agar sopir bus segera memindahkan busnya masuk terminal dan tidak menumpuk di depan terminal. "Ayo cepat-cepat, cepat jalan," kata Sambari, memberikan perintah kepada sopir bus.

Sekitar 25 menit lebih, Sambari mengatur bis-bis didaerah tersebut. Sambil menunggu kendaraan terurai di jalur lalu lintas Jalan Pahlawan. Selama terminal bus wisata masih berada di tengah kota. Dipastikan kemacetan selalu akan terjadi. Apalagi disaat-saat tertentu musimnya para peziarah. " Kami sudah siapkan Terminal baru di Pantai Lumpur. Kami juga sudah siapkan angkutan. Sebentar lagi keadaan ini akan berubah, hanya soal waktu”katanya.

Setelah bis-bis pada masuk, seketika kendaraan yang melintas di jalan Pahlawan dan arus lalu lintas lancar kembali. Kepala Bagian Humas Suyono yang mengikuti perjalanan Bupati ini mengatakan, “Memang beberapa hari menjelang Romadhon peziarah ke Makam Maulana Malik Ibrahin dan Makam Sunan Giri sangat Ramai. Membludaknya para peziarah ini membuat bis-bis peziarah tak tertampung di terminal. Banyak bis menumpuk diluar terminal”katanya.

Setelah dihubungi pihak Dinas Perhubungan Gresik, seketika mobil patrol petugas Dishub datang dan mengambil alih pengaturan lalu lintas di area tersebut. (sdm/arz)

BERHARAP ANGGOTA PRAMUKA HAFAL DASA DARMA

Gresiknews1,Gresik - Bupati Gresik, Dr. Sambari Halim Radianto berharap agar semua anggota Pramuka Gresik hafal Dasa Dharma Pramuka dan Tri Satya. Harapan Bupati ini disampaikan setelah Sambari memberikan games berupa hafalan Dasa Darma. Sebanyak 150 anggota Pramuka serta 150 orang anggota PKK se Kabupaten yang hadir Di Ruang Mandala Bakti Praja, Selasa (26/5/2015) pada acara Pemantapan wawasan kebangsaan.

Sambari yang mendapat gelar pendekar Pramuka dari Wabup Qosim menyampaikan games tersebut kepada undangan yang hadir yang 150 diantaranya adalah anggota Pramuka.“Siapa diantara saudara yang hafal dasa darma Pramuka ?” Tanya Sambari. Ternyata games yang dilontarkan Bupati ini hanya diacungi oleh 4 orang anggota pramuka putrid. “Yang ini silahkan maju” ujar Sambari memilih seorang dengan acak.

Ternyata yang dipilih Bupati adalah Sri Wahyuni anggota Pramuka asal SDN II Sidokumpul. Sebutkan dasa ke 5, dasa ke 4, dasa ke 3. Ternyata Sri menjawab dengan lancar. Tak hanya Dasa Darma. Sambari juga menyuruh Sri Wahyuni menyebutkan Tri Satya. “Kalau hafal trisatya hadiahnya ditambah”ujar Sambari memberi semangat. Namun upaya Sri Wahyuni terhenti saat penyebutan Satya ke 3. “lupa pak, tolong bantu dong”pinta Sri Wahyuni.

Atas upaya Sri Wahyuni ini Bupati memberikan hadiah sejumlah uang. “Ini salah satu anggota Pramuka yang bagus” ungkap Sambari. Saya berharap semua anggota Pramuka hafal Dasa Darma dan Trisatya. “Kalau ditanya tentang dasa darma dan tri satya tidak hanya empat orang yang mengacungkan jari. Tapi semuanya mengacungkan jari” pinta Sambari.


Tentang wawasan kebangsaan, menurut Sambari adalah rasa cinta kita kepada NKRI.Mari kita jaga bersama keutuhan budaya kita yang adiluhung. “kita harus mewaspadai dan menyaring budaya asing agar tidak mempengaruhi budaya kita. Hal ini membutuhkan kewaspadaan kita semua. Wakil Bupati Gresik yang ikut mendampingi menambahkan, inti dari acara ini adalah kebersamaan dan kerukunan. “Kalau kita rukun rejeki dan semua keinginan pasti terlaksana. Seperti kerukunan antara Bupati dan Wakil Bupati”ujar Qosim member contoh. (sdm/arz)

Bocah dua tahun digresik tiap hari hidup dengan tarantula berbisa dan 10 ekor ular ball pyhton

Gresiknews1,Gresik - Kenzie, seorang balita di gresik jawa timur, hidup bersama tarantula berbisa dan 10 ekor ular jenis ball python. Meski sangat berbahaya dan mematikan, kenzie tidak takut dan malah bermain dengan delapan ekor tarantula maupun ular- ularnya. Kenzie pun tidak jarang usil menganggu maupun menakuti teman-temannya dengan ularnya hingga teman-temannya lari ketakutan.

Ziqhny kenzie almakky, balita berusia dua tahun, warga desa indro kecamatan kebomas, kota gresik jawa timur, putra pasangan wulan yunita rahmawati dan dian rhezza rifanda ini, sepintas terlihat seperti balita pada umumnya, yang masih suka merengek dan menangis jika keinginannya tidak segera dituruti.

Namun dibalik kepolosannya, bocah yang akrab dipanggil kenzie itu, memiliki keberanian khusus, yang tidak dimiliki orang lain maupun balita seusianya, terutama keberanian saat bermain dengan tarantula berbisa dan ular ball python.

Koleksi binatang buas milik orang tuanya yang berupa delapan ekor tarantula berbisa berbagai warna, dan 10 ekor ular jenis ball python, selalu menemani kenzie bermain, menghabiskan hari- harinya.

Kenzie sama sekali tidak memperlihatkan rasa takut, meski tarantula berbisa itu, sewaktu- waktu bisa menggigitnya.

Bahkan selain memegang binatang berbisa tersebut, kenzie juga mencium tarantula yang handling di tangan ayah maupun ibunya. Yang menggemaskan kenzie sering mengajak bergaya dan foto selfi bersama tarantula.

Usai bermain bersama tarantulanya, kenzie lalu melanjutkan bermainnya dengan 10 ekor ular ball pyhton milik ayahnya. Ular-ular itu tidak hanya dikalungkan di leher namun juga dibuat mainan sabuk atau ikan pinggang di perutnya.

Bukan hanya itu, jika ada anak atau teman-temannya melihat dari dekat kenzie usil dan menakuti dengan ular yang dibawanya. Bahkan kenzie mengejar temannya hingga lari ketakutan
 
Menurut dian rhezza rifanda, ayah kenzie, binatang melata dan berbisa itu dipelihara tiga tahun lalu sejak kenzie berusia tiga bulan masih berada dalam kandungan ibunya.

Kenzie berani pegang tarantula sejak bisa berjalan hingga berusia dua tahun kenzie selalu menemani dan membantu ayah dan ibunya saat memberi makan tarantula.

Rhezza mengaku selama tiga tahu pelihara tarantula dirinya pernah sekali digigit hingga tubuh mati rasa separuh selama sehari kenzie belum pernah digigit hanya mengalami gatal akibat terkenal bulu
tarantula untuk keselamatan anaknya rhezza dan istrinya memberikan pengawasan khusus.

“ sejak tiga tahun merawat tarantula, belum pernah digigit,” ujar dian rhezza rifanda, ayah kenzie
 
Wah-wah, aksi maupun kebiasaan kenzie ngeri dan menakutkan, bagi yang tidak memiliki keahlian khusus sebaiknya tidak meniru di rumah ya.bib/arz

Di Guyur Hujan BNN,Satpol pp,Polrestabes Tetap Lakukan Razia

Gresiknews1,Gresik - senin pagi cuaca kota surabaya mendung sangat pekat yang di sertai turun hujan,meski sedikit molor ketiga instansi tetap melakukan razia menyisir di beberapa tempat kost seperti halnya,di area darmo kali 1b,sekilas tampak dari depan, rumah toko tersebut, seperti sarana edukasi sebab dari halaman terpampang iklan yang bermateri pendidikan namun siapa sangka rumah megah ini adalah tempat kost yang berkategori sedikit mewah, sebab dilantai paling atas terdapat sarana kolam renang.Seperti razia razia pada sebelumnya,penghuni kost di dapati sebagai pengguna narkoba setelah di lakukan test urine,juga penghuni kost telah melakukan pelanggaran yustisi.kembali para jajaran Satpol PP,BNN,Polrestabes melanjutkan penyisiran di daerah jalan arjuna,kedung anyar VI dan ploso.Dari beberapa tempat yang di razia kali ini,hasilnya sedikit kurang memuaskan.


Di saat-saat akhir penyisiran Kabid ops,Ndari,mengatakan,''upaya rutinitas razia adalah guna menekan atau mengkikis anak anak yang terjangkit narkoba tentunya satpol pp juga mengharap kerja sama dari masyarakat untuk memberikan informasi terkait tempat kost yang tidak selektif kepada penghuni kost.''met

ASAS (Aksi Solidaritas Aktivitas Surabaya) Turun Jalan

Gresiknews1,Surabaya - ASAS yang tergabung dari beberapa elemen se-surabaya,senin,25/5/15,siang sekitar pukul,01.00,wib melakukan aksi turun jalan.Aksi tersebut,didasari rasa kemanusiaan,solidaritas dan kepedulian terhadap negeri ini, dimana salah satu aktivis Jogi Paringinangin tewas di tusuk oleh oknum yang tidak bertanggung jawab.elemen elemen se- surabaya merasa prihatin atas kejadian kejadian yang kerap kali menimpa para aktivis, serta di negeri indonesia ternyata masih saja ada upaya-upaya intimidasi,upaya-upaya kekerasan atas segelintir person yang mengatas namakan sebagai aktivis.Masih menurut, salah satu aktivis yang namanya tidak mau untuk dipublikasikan mengatakan,''kerap dan sering kali aktivis guna menjadi target intimidasi ataupun tekanan adalah potret di negeri kita,hukum tidak sepenuhnya berlaku adil.''  Organ organ di surabaya yang tergabung di dalam wadah ASAS,bukan bermaksud guna masuk ke ranah hukum melainkan aksi turun jalan yang di gerakkan karena spontanitas juga terdapat pesan kepada para alat negara agar tidak gagap dalam menangani kasus tersebut dan secara transparan membeberkan siapa pelaku ataupun ada motif-motif yang lain semisalnya.Dari pantauan dilapangan,diperkirakan ada sekitar 100 massa ini,terus berorasi secara bergantian dari perwakilan masing-masing sehingga, membuat arus lalu lintas sedikit terganggu.Tampak juga beberapa jajaran kepolisian dari polrestabes maupun polsekta genteng turut mengawal daripada aksi tersebut.Disela sela para aktivis terus berorasi ada beberapa perwakilan yang masuk ke Gedung Grahadi untuk menyampaikan tuntutannya,namun sayang para perwakilan ASAS ditemui oleh staff rumah tangga gedung grahadi Tasuri.Hasil dari pertemuan Tasuri,mengatakan,''apa yang menjadi tuntutan para aktivis surabaya telah di terima,ia bersedia untuk bisa meneruskan isi surat sampai ke Gubernur Jatim,'' ujarnya.met      

WABUP BANGGA ATAS PRESTASI FIAN ILHAM PRATAMA

Gresiknews1,Gresik - Secercah binar kebanggaan ditampakkan oleh Fian Ilham Pratama, siswa kelas XI IPA 8 SMA Negeri I Gresik saat menunjukkan medali peraknya kepada Wakil Bupati Gresik, Drs. Mohammad Qosim, M.Si.

Saat itu selepas memimpin apel pagi dihalaman Sekolah SMA Negeri I Gresik, Senin (25/5/2015), Wabup Qosim menghampiri Fian Ilham Pratama dan Safira Salsabillah. Keduanya tampak dibarisan khusus serta mengenakan medali. Fian Ilham Pratama berprestasi sebagai runner up pada olimpiade Nasional bidang astronomi dan mendapat medali Perak. Sedangkan Safira Salsabillah berkalungkan medali perunggu yang didapat pada olypiade geografi dan geosains di kompetisi yang diadakan ITB Bandung.

Sebagai runner up, juara Nasional Fian Ilham Pratama selain mendapat medali perak, uang pembinaan. Putera pasangan Hanung Setyawan dan Dhurotun Nafisah ini juga memperoleh kesempatan untuk mendapat beasiswa melanjutkan pendidikan Strata (S) 1 dan Strata (S) 2 gratis. Baik melanjutkan pendidikan didalam Negeri maupun ke Luar Negeri.

Atas prestasinya itu, Fian mengaku bangga. Mengingat sebelumnya Fian hanya mampu menyabet juara III pada Olimpiade Astronomi tingkat Kabupaten (ASK). “Ini prestasi terbaik saya, saya sangat senang karena hadiah yang didapat pada olimpiade Nasional ini merupakan jaminan untuk melanjutkan pendidikan S1 dan S2 di dalam negeri maupun diluar negeri. Setidaknya saya sudah bisa meringankan biaya yang akan dikeluarkan oleh bapak dan ibu” katanya.

Saat menunjukkan medalinya kepada Wakil Bupati Gresik, Fian mendapat ucapan selamat dari Wabup Qosim. “Atas nama Masyarakat Gresik dan Pemerintah, Kami banyak menyampaikan terima kasih atas prestasi anda semua. Semoga prestasi ini bisa diikuti oleh siswa yang lain. sehingga Gresik bisa menjadi lebih baik” ujar Qosim.

Sebelumnya saat memimpin apel pagi, dihadapan para siswa dan Guru, Qosim mengingatkan tentang tantangan kedepan. “Sebentar lagi Masyarakat Ekonomi Asia (MEA) 2015 akan berlaku. Saingan kita tak hanya masyarakat Asean. Tapi juga masyarakat dari Negara raksasa yaitu China. Kalau saat ini anda para
siswa ini hanya sebagi rakyat. Niscaya beberapa tahun kedepan anda semua ini akan jadi pemimpin” ungkap Qosim. (sdm/arz)

BUPATI SIDAK PELAYANAN KANTOR KECAMATAN MANYAR

Gresiknews1,Gresik - Pemerintah Kabupaten Gresik berkomitmenuntuk terus meningkatkan pelayanan Publik dengan senyum, safa dan salam,komitmen ini tidak hanya isapan jempol, untuk membuktikan bahwa Program pemerintah berjalan sesuai yang di harapkan, hari ini senin (25/5) BupatiGresik, kepala BKD serta pejabat terkait melakukan kunjungan mendadak (sidak). Sidakini sebagai upaya melihat langsung pelayanan yang dilakukan oleh aparatpemerintah terhadap masyarakat. 

Ternyata dalam sidak kali ini tidak ada yang ditemukan keluhan atau hambatan yang didapat oleh warga, warga sangat terbatu dalam pelayanan, seperti yang terjadisaat bapak safa’at ketika mengurus KTP, Bapak dua anak ini menjelaskan bahwa pelayanan cukup baik dan lancar, namun dengan syarat, semua persyaratan/kelengkapan yang di minta pihak kecamatan sudah lengkap, namun jika kurang lengkap wajar jika harus di tunda. Jadi padadasarnya pelayanan yang di berikan masyarakat sudah cukup baik dan lancar.

Dalam sidak Bupati Gresik Dr. H SambariHalim radianto di hadapan warga saat antri pelayanan berjanji, jika anda tahukalau ada aparat yang menghambat maupun minta jasa pelayanan, silakan melaporkepada camat atau langsung kepada saya, nanti jika terbukti akan saya berisanksi, namun jika anda mendapat pelayanan yang baik dan lancar, silakansampaikan informasi ini kepada warga lainnya. Pemerintah akan terus memberikan pelayananPrima kepada masyarakat. 

Bupati Gresik berjanji akan terus melakukan sidak Pelayanan ke kantor, kecamatan dan Dinas Pelayanan lainnya agar pelaksanaan pelayanan Publik benar-benar bisa di nikmati masyarakat. sementara itu Camat manyar Harrys menjelaskan bahwa pelaksanan sidak ini tentu sangat membantu kami dalam memberikan pelayanan yang terbaik, karena dengan kegiatan sidak, tentu akan lebih meningkatkan kinerja kita menjadi lebih baik. Namun kami bersama aparattetap berkomitmen bahwa pelayanan adalah yang utama. (dwi/arz)

BUPATI BERBAGI ILMU DAN PENGALAMAN DI SMAN 1 MANYAR

Gresiknews1,Gresik - Ada suasana yang menarik saat upacara rutin seiap harisenin yang di laksakanan dihalaman SMAN I Manyar, yaitu kehadiran orang nomorsatu di Gresik, menyempatkan diri untuk menjadi inspektur Upacara di hari senin(25/5), tentunya antusia para siswa dan Guru menyambut kehadirannya dengansenang hati apalagi para siswa di hari itu juga menyiapkan diri untuk mengikuti Ujian akhir sementer, tentunya akan menambah semangat tersendiri bagi para siswa.

Bupati Gresik Dr.H Sambari Halim Radianto saat itu sebagai Inspektur Upacara mengungkapkan panjang lebar tentang kehidupan dan semangat belajarnya yang tinggi "sekolah saiki ngak naik nggak usum (sekolah sekarang tidak naik, tidak musim) namun yang penting yaitu sekolah harus masuk terus walaupun nilainnya jelek, nanti lama-kelamaan akan baik sendiri karena malu dengan temannya, jadi sekolah nggak pinter ngak apa-apa yang penting rajin belajar dan niat untuk sekolah terus, belajar..belajar dan belajar itu sangat penting, karena orang yang ingin kaya, harus bisa memutus kemiskinan,bagaimana cara memutusnya, yaitu dengan kepandaian, ketrampilan dan pengalaman" Jelas Bupati.Di hadapan 1.053 siswa. 

Orang nomor satu di Gresik yangberasal dari desa lowayu Kec Dukun ini, menceritakan pengalaman dan sukadukanya menempuh Dunia pendidikan, mulai saat sekolah dasar hingga terpilih masuksekolah di Harvard University di cambridge Ameika serikat, sekolah bergengsiyang alumninya seperti barack obama, John F Kennedy, Bill Gate dll.Di akuinnya memang tidak mudah menjadi orang berhasil dansukses, jalan yang terjal dan penuh tantangan harus mampu dilaluinnya, sepertiapa yang telah saya lakukan, menjadi anak yatim dan berhasil menjadi orangsukses, tentunya penuh dengan tantangan dan pengalaman. Kalau saya bisa seperti ini, saya yakin para siswa juga bisa seperti saya ini dan bahkan bisamelebihinya, karena segala sarana dan prasarana sudah tersedia, maka dari itusaya berpesan kepada seluruh para siswa handaknya terus rajin belajar danbelajar, dengan ilmu dan pengalaman, saya yakin akan mampu menutus kemiskinan,mengakhiri sambutannya Bupati berharap dalam menempuh Ujian akhir ini bisaberhasil dengan baik dan bisa tercapai
apa yang di cita-citakan, selamat belajar dan insy’allah sukses menantimu. (dwi/arz)

JIKA JUARA UMUM LAGI, WABUP JANJI RENOVASI RUMAH TAK LAYAK HUNI, BAGI KAFILAH

Gresiknews1,Gresik - Sebanyak 42 kafilah kabupaten Gresik, dengan langkah tegap dan percaya diri, siap mengiukuti Kegiatan Musabaqoh Tilawatil Qur’an XXVI tingkat Provinsi Jawa Timur tahun 2015 di Kabupaten Banyuwangi, mereka di berangkatkan Wakil Bupati dari Kantor Bupati Gresik hari jum’at (15/5/2015). Sebelumnya para kafilah, pembina dan pendamping di terima wakil Bupati di Ruang Graetha Eka Praja lantai 2 Kantor Bupati Gresik.

Wakil Bupati Gresik Drs. H. Moh Qosim dalam sambutannya menjelaskan bahwa, perhatian pemerintah Kabupaten Gresik terhadap kegiatan MTQ dan kegiatan sosial lain sudah tak di ragukan lagi, seperti tahun kemarin yang menjadi juara umum mendapat hadian umroh, sudah ada beberapa umaroh/khafit yang telah di berangkatkan umroh oleh Pemkab Gresik dan banyak lagi. Ini merupakan bentuk kepedulian Pemkab Gresik terhadap masyarakatnya yang berprestasi dan ikut peduli kemajuan Gresik kedepan. Saya bersama bapak Bupati berharap kepada semua Kafilah yang akan mengikuti MTQ XXVI di Banyuwangi, bisa mempertahankan sebagai Juara Umum MTQ tahun lalu (di surabaya), jangan kuwatir jika ada salah satu Kafilah yang rumahnya bocor saat hujan atau tak layak huni silakan Telp/SMS ke Kemenag yang nantinya akan di teruskan ke Bupati. Kami siap memberikan bantuan perbaikan rumah, jelas H. Moh Qosim.

Mengakhiri sambutannya Wakil Bupati berharap kepada seluruh Kafilah, Pembina dan pendamping agar memperhatikan kesehatan, berakatlah dengan niat ibadah, insya’allah mampu mempertahankan juara Umum MTQ.

MTQ XXVI tingkat Jawa Timur yang di laksanakan di Kab Banyuwangi berlangsung mulai Tgl 22 s/d 30 Mei 2015 dengan mempertandingkan 7 cabang/ golongan, sedang Kab Gresik mengikuti semua cabang/golongan yang di lombakan.(dwi/arz)

MENCOBA NAIK MOBIL LISTRIK WABUP QOSIM MENGAKU BINGUNG

Gresiknews1,Gresik - Bingung, demikian kesan pertama Wakil Bupati Gresik Drs. Mohammad Qosim, M.Si saat mencoba dua kendaraan kendaraan hemat energi. Mulai dari kendaraan bertenaga surya, kendaaran listrik milik PT. PJB UP Gresik saat membuka pameran dan hemat energi dan kelistrikan yang berlangsung gedung Wahana Ekspresi Pusponegoro, Jum’at (22/5/2015).

Kata bingung yang disampaikan Qosim karena, saat dia menaiki kendaraan tersebut tak terdengar suara mesin maupun getaran. “Tak dengar suara mesinnya sudah hidup atau belum tiba-tiba berjalan” katanya. “Ini bagus sebagai kendaraan masa depan selain tidak ada polusi udara, juga tak ada polusi suara” katanya lagi.

Hal lucu yang lain disampaikan oleh Wabup Qosim saat mencoba motor bertenaga LPG. Meski awalnya ragu, namun karena disemangati oleh siswa SMK Semen Gresik serta penonton yang hadir akhirnya mencoba menaiki. “Ayo bu Adiana ikut saya bonceng” ajak Qosim. Seketika Kabag SDA Adiana Setiawati memboceng dibelakangnya.

Tak sampai 25 meter, Qosim menghentikan motor tersebut dan menyerahkan kembali kepada siswa. “Sudah gak boleh jauh-jauh. Entar dikira ngambil LPG” seloroh Qosim yang memang tampak tabung LPG 3 kg warna hijau yang ditaruh dibelakang motor tersebut. Mendengar guyonan Qosim para undangan yaitu pejabat Pemkab, Kepala Sekolah dan banyak direktur perusahaan ikut tertawa. “karya yang bagus” katanya memuji sambil menyerahkan motor yang baru dicoba. 

Menurut Adiana Setiawati melalui kabag Humas Suyono, penyelenggaraan Pameran hemat energi dan kelistrikan ini untuk memotifasi masyarakat khususnya para pelajar dan kaum muda agar Hemat Energi dan Listrik. “pada kesempatan ini kami juga menyerahkan hadiah lomba kretaivitas dan inovasi serta lomba poster desain digital yang diikuti oleh Pelajar, mahasiswa dan masyarakat Umum” katanya. 

Tentang mobil listrik milik PT PJB UP Gresik yang dinaiki Wabup, adalah mobil listrik pertama di Gresik yang membunyai STNK. “Jadi mobil ini tak hanya dipakai di lingkungan perusahaan, tapi juga dipakai keluar bahkan sampai ke Sidoarjo” kata Saleh Humas PJB. “Ini kendaraan dinas yang dipakai GM PT PJB UP Gresik, Ir. Rahman Indarto. Kendaraan ini mampu menempuh jarak 10 km dalam 1 kali pengisian daya listrik selama 6 jam” tambahnya. (sdm/arz)

DEMO DAHLAN ISKAN

Gresiknews1,Gresik - Ratusan pekerja PT Adi Prima Suraprinta jawa pos group demo protes upah diskriminatif ancam luruk rumah Dahlan Iskan.

Ratusan pekerja PT Adi Prima Suraprinta jawa pos group kamis siang berunjukrasa menolak kebijakan kenaikan upah diskriminatif massa menuntut dikebalikannya hak hak pekerja yang sebelumnya dihapus aksi unjukrasa sempat diwarnai adu mulut dengan menejemen massa mengancam akan meluruk ke rumah Dahlan Iskan jika tuntutan mereka tak dipenuhi menejemen.

Aksi unjukrasa dua ratusan pekerja PT Adi Prima Suraprinta jawa pos group dipicu ulah menejemen perusahaan yang melakukan kebijakan sepihak kenaikan upah secara diskriminatif pada pekerja tak hanya itu hak- hak pekerja seperti hak cuti hamil tunjangan makan tunjangan keluarga juga dihapus.

Dalam aksinya para pekerja yang tergabung dalam konfederasi serikat pekerja seluruh indonesia SPSI gresik ini menuntut manajemen perusahaan segera mengembalikan hak- hak pekerja yang telah dihapus seperti kenaikan upah, hak cuti, tunjangan keluarga, tunjangan uang makanan, sesuai kesepakatan tanggal 7 maret 2015 serta mengembalikan hak cuti pekerja sesuai dengan peraturan perundang – undangan.

Massa pekerja menuding perberlakukan kebijakan upah diskirminatif karena menejemen perusahaan bobrok dalih perusahaan mengalami masa sulit dan sejumlah mesin produksi stop hanya alasan belaka.

Rudi HRD PT Adi Prima Suraprinta jawa pos group membantah jika menejemen melakukan diskrimisi upah pekerja. Rudi berdalih saat itu perusahaan mengalami kondisi sulit dan sejumlah mesin produksi stop hingga berbulan- bulan sehingga menejemen memutuskan untuk memberlakukan cuti bersama.

Sementara itu Kiswono - korlap aksi mengatakan aksi para pekerja dipicu oleh ulah sejumlah pelanggaran yang dilakukan menejemen perusahaan yakni menaikkan upah pekerja secara diskriminatif sehingga mengakibatkan banyak protes dari para pekerja.

Massa pengunjukrasa mengancam akan menggelar aksi unjuk rasa besar- besaran dan meluruk rumah Dahlan Iskan jika tuntutan mereka tidak dipenuhi menejemen perusahaan.arz

BNN,Satpol PP,Polrestabes Gelar Razia Rumah Kost

Gresiknews1,Surabaya - Kamis 21/5/15,pagi, institusi-institusi negara, jalin kemesraan dengan menggelar razia rumah-rumah kost yang selama ini di tenggarai sebagai persinggahan maupun tempat tinggal bagi muda-mudi dalam menyalurkan hasratnya.Area- area yang sempat di sisir berawal dari laporan masyarakat dimana rumah kost yang di sewa tidak lagi sekedar sebagai sarana tinggal tapi juga surga bagi muda-mudi yang mempunyai jalinan intim atau wadah guna menyalurkan hobynya menikmati narkoba.Dari pantauan di lapangan, sekitar pukul,06.00 wib.
Rumah kost yang berada di jalan barata jaya sekilas hanyalah tampak sebuah warung internet, namun begitu petugas memasuki dan mengeledah satu persatu kamar, para penghuni terlihat klimpungan saat di tanya identitasnya,Tak lengah juga petugas BNN turut memeriksa sekaligus melakukan test urine.
Hasilnya cukup mencenggangkan,ada sekitar 12 penghuni kost baik pria maupun wanita dinyatakan positif menggunakan narkoba,sedangkan 11 cewek dan 7 cowok terpaksa dibawa ke kantor sapol pp karena tidak bisa menunjukkan kartu identitas serta belum memiliki KIPEM (kartu penduduk musiman).Di sela-sela penghujung razia Kabid Ops,Ndari mengatakan,''kegiatan razia yustisi ini rutin dan kali ini gabunggan dari BNN maupun polrestabes,secara otomatis di gelar mulai pukul,06.00,wib,dengan harapan para pekerja malam dipastikan berada di tempat kost serta kejar capaian target hasilnya,didapat dua pasang pecandu narkoba yang tinggal dirumah kost jalan staill wonokromo dengan disertai alat bong di dalam kamar kost''. kali ini pecandu narkoba terjaring 12 juga 18 penghuni yang tidak beridentitas serta belum ber KIPEM,ujarnya.met

BERAS DI GRESIK AMAN

Gresiknews1,Gresik - Beras di Gresik aman, demikian pernyataan Wakil Bupati Gresik Drs. Mohammad Qosim, M.Si setelah melakukan sidak bersama Kapolres Gresik AKBP Ady Wibowo kebeberapa sentra pedagang beras di Pasar Gresik, Kamis (21/5/2015). Tampak beberapa Pejabat ikut serta dalam rombongan diantaranya Kepala Dinas Koperasi, Perindustrian Perdagangan dan UKM, Najikh serta Kepala Bagian Administrasi Perekonomian Pemkab Gresik, Malahatul Fardah.

Tampaknya para pedagang beras di Gresik sangan apresiatif terhadap upaya jajaran Pemerintah Kabupaten Gresik bersama Polres Gresik ini untuk menciptakan rasa aman terhadap konsumen beras Gresik. terbukti saat rombongan yang diikuti beberapa awak pers masuk ke took mereka. Mereka seakan welcome. Bahkan pemilik toko menyiapkan sarana berupa air dalam gelas, ketika Kapolres memintanya.

Serta merta Kapolres Gresik, AKBD Ady Wibowo mengambil segenggam beras kemudian dimasukkan kedalam air, beras-beras tersebut tenggelam dan memenuhi dasar gelas yang berisi air tersebut. “Ini beras asli, tidak ada unsur plastiknya” ujar Kapolres. Tak hanya satu tempat, kapolres mengambil jenis beras yang lain dari beberapa tempat kemudian dengan tes yang sama ternyata semuanya tenggelam.

Tak puas mengambil sampel dari satu toko. Rombongan bergerak ketempat toko beras yang lain. kali ini pada agen beras yang ada di Pasar Baru Gresik. Pedagang beras yang ada di Halaman pasar tersebut mengaku sangat senang dengan kedatangan Wabup beserta rombongan. “Setidaknya kedatangan Pak Wakil Bupati dan Kapolres ini memberikan ketenangan masyarakat sehingga beras saya laku terus” ungkapnya.

Dengan pengujian yang sama Kapolres menguji beberapa jenis beras yang ada di Pasar Baru tersebut. Dari beberapa pengujian yang dilakukan sampai pada pedagang kecil yang ada di dalam pasar tak satupun dijumpai adanya beras yang terindikasi bercampur plastic. “Pokonya kalau ada yang mencurigakan, saya langsung melapor ke Polisi” ungkap salah seorang pedagang beras di pasar tersebut memastikan.


Setelah melakukan sidak dan beberapa pengujian, Wabup Qosim memastikan beras yang beredar di Gresik aman. Selain itu, Qosim juga menyatakan stok beras di Gresik sampai saat menjelang puasa aman. Kepastian yang disampaikan Wabup ini berdasarkan laporan bari beberapa Dinas yang ada di Pemkab Gresik yang katanya tidak ada indikasi gejolak harga dipasaran.”Selama ini berapapun permintaan, beras tersedia dengan harga yang sesuai” katanya. (sdm/arz)

KAMMI Demo Di Depan Gedung Grahadi

Gresiknews1,Surabaya - kamis,21/5/15,beberapa kumpulan mahasiswa rela berpanas-panas ria di bawah terik matahari untuk menyuarakan aspirasi,sebab moment HARKITNAS dimanfaatkan oleh mahasiswa yang menyatakan dalam organ yang bernama KAMMI (kesatuan aksi mahasiswa muslim indonesia).Dari info yang berhasil dihimpun dilapangan,rekan-rekan mahasiswa mengingatkan bangsa memiliki cita-cita sebaai bangsa besar yang tentunya,berimbas rakyat mencapai kemakmuran.Namun, realita saat ini, kondisi bangsa masih jauh dari capaian cita-cita.menurut analisa KAMMI,indonesia mengalami keterpurukan multi sektor yaitu,lambatnya pertumbuhan ekonomi,nila tukar rupiah yang anjlok terhadap mata uang asing,disertai juga dibidang hukum yang selalu diwarnai kebijakan yang kontroversial Menkumham dan hukum yang lemah menjerat yang elit namun sangat tajam bila melanda pada rakyat kecil.Revolusi mental yang di gaungkan saat kampanye hingga kini belum terwujud itu terbukti bahwa mental banggsa kian terjajah belum lagi adanya intervensi sejumlah parpol yang berujung bagi-bagi kursi.seluruh KAMMI se-jatim yang mengelar aksi di beberapa kota diantaranya,malang,madiun.,jember dan ponorogo,menyatakan sikap,''mendesak presiden Jokowi untuk tidak menyerahkan harga BBM kepada mekanisme pasar,mencabut dominasi asing di sektor-sektor strategis serta stabilkan harga kebutuhan pokok yang pro rakyat.KAMMI juga akan mendesak presiden Jokowi mundur bila dalam tempo 30 hari kedepan tidak dapat menyelesaikan permasalahan yang dimaksud.met

Demo Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah Se-Jatim Warnai Harkitnas

Gresiknews1.,Surabaya, - Puluhan mahasiswa Muhammadiyah melakukan demonstrasi di depan Gedung Grahadi,,jalan Gubernur Suryo,tepatnya pukul 01.00.wib,arus yang menuju arah depan gedung grahadi terlihat sedikit macet.Pantauan di lokasi, para mahasiswa Muhammadiyah se-jatim tetap berorasi meski ditengah panasnya terik matahari walau aksi mahasiswa ini tidak terlalu banyak,mereka tetap dikawal oleh jajaran kepolisian setempat.Dari aksi tersebut,tampak perwakilan dari mahasiswa masuk ke gedung guna menyampaikan apa yang menjadi tuntutannya,enam perwakilan dari mahasiswa yaitu ketum,Ali zulkarnaen,david,illyas,firman,lutfi dan nahji.Dari pertemuan di dalam gedung tampak ditemui oleh Ashar selaku asisten Kesra,M.Yusron,Kabag pendidikan serta emmy.Adapun tuntutan para mahasiswa ialah karena berdasarkan refleks kritis juga seruan dari pusat untuk turun jalan.Menurut pisau analisa para mahasiswa rezim pemerintahan Jokowi-JK, jauh dari visi-misi NAWACITA atau belum berdaulat secara politik,belum lagi adanya pusaran besar dalam demokrasi indonesia yang bersifat prosedural dan belum mampu memberi kesejahteraan rakyat serta menyuguhkan keadilan hukum pada rakyat kecil dimana UU IT selama ini mudah di putar balikkan.Bentuk upaya upaya pemerintahan sangat sistematis dalam meredam kritikan-kritikan mahasiswa belum lagi banyak tumbuhnya di kultural masyarakat mengenai sekte-sekte beragama yang sering bersingunggan atau perbedaan agama dan keyakinan,pengebirian UUD 45 berupa pelepasan harga minyak pada mekanisme pasar dunia justru malah memberatkan rakyat dengan dalih alokasi subsidi dialihkan kepada pos-pos yang lain hanyalah apologi belaka,anggaran pendidikan lebih banyak mengarah untuk anggaran guru namun minim untuk merevisi kurikulum.Masih menurut mahasiswa,''pentingnya peran pemerintah mewujudkan agenda Tri Sakti,ekonomi berdikari dan indonesia yang mandiri,merevisi UU liberal yang tidak sesuai UUD 45,seperti peraturan pemerintah mengenai UU minerba yang terbaru telah menyalahi UU sebelumnya,serta hentikan segala sistem dan segala rezim yang menindas rakyat,penegakan anti korupsi harus benar-benar harus dilaksanakan oleh pemerintahan Jokowi-JK''.Dari aspirasi yang menjadi tuntutan para mahasiswa kesemuanya bermuara pada kewenangan pemerintah pusat,menurut Ashar,''ia berjanji akan meneruskan ke Gubernur'',ujarnya. met

DPRD KLATEN BELAJAR PENDIDIKAN INKLUSI DI GRESIK

Gresiknews1,Gresik - Banyak terobosan yang dilakukan Pemerintah Kabupaten Gresik terutama dalam pendidikan siswa berkebutuhan khusus. Prestasi Gresik boleh dibilang terdepan dalam pendidikan inklusi sehingga banyak dijadikan rujukan dalam pendidikan inklusi di Indonesia. Atas dasar itulah rombongan DPRD Kabupaten Klaten Propinsi Jawa Tengah mengunjungi Gresik. Rombongan Komis IV yang dipimpin Wakil Ketuanya, Tri Widodo diterima oleh Kepala BKD Gresik, M. Nadhif mewakili Bupati di Ruang Graita Eka Praja, Selasa (20/5/2015)

Ketertarikan para anggota legislative asal Klaten ini dengan pelayanan resource centre di Gresik, dimana lembaga ini memberikan bantuan khusus untuk deteksi dini anak berkebutuhan khusus. “Banyak anak yang karena keterbatasannya tidak bisa masuk sekolah umum. Kami tertarik adanya deteksi dini yang dilakukan Resource centre Gresik, kami kesini ingin mendengar dan melihat sampai sejauh mana efektifitas lembaga ini” ungkap Tri Widodo.

Selain Kepala BKD, tampak beberapa Pejabat Pemkab Gresik mendampingi Nadif dalam menerima rombongan Asal Klaten. Pada kesempatan itu Kepala Bidang Peningkatan Mutu Pendididikan Siti Jaiyaroh mengungkapkan, pihaknya memberikan layanan deteksi dini untuk anak berkebutuhan khusus. “Kami merekomendasikan apakah anak bisa masuk sekolah umum atau sekolah Luar Biasa (SLB) ?” ujar Pejabat yang mengawali karier di Pendidikan Luar Biasa.

Jayaroh yang sukses dalam melaksanakan tugas pendidikan inklusi mengatakan, upayanya selama ini banyak didukung oleh Pemerintah Daerah Kabupaten Gresik. “Selain itu kami banyak didukung oleh berbagai pihak yang ada di Gresik. Bahkan selama ini Pemerintah Australia Barat banyak sekali memberikan dukungan baik pada peningkatan SDM serta beberapa paket bantuan yang lain”.

Selain mengirimkan beberapa tenaga untuk dididik dalam menangani pendidikan inklusi ke Australia Barat. Pemerintah Kabupaten Gresik juga mendidik beberapa orang untuk mendalami pendidikan Inklusi di Unesa Surabaya. “Para tenaga pendidik inklusi ini yang memberikan pendampingan kepada guru guru disekolah umum terkait adanya siswa inklusi di Sekolah” ungkap Jaiyaroh.

Tampaknya Tri Widodo sangat antusias menggali informasi tentang pendidikan inklusi ini. Dia berjanji akan mengajak pihak Dinas Pendidikan Klaten belajar khusus tentang Inklusi di Reseurce Centre di Gresik. (sdm/arz)

GRESIK TERIMA 2 PENGHARGAAN BAZNAS

Gresiknews1,Gresik - Pemkab Gresik menerima 2 penghargaan Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) masing-masing untuk Bupati Gresik, Dr. Sambari Halim Radianto sebagai Pembina Badan Amil Zakat (BAZ) Nasional dan sebagai pengelola BAZ menggunakan Sistem Informasi Manajemen BAZ (SIMBAZ) dengan predikat terbaik Nasional.

Pada Selasa malam, (19/5/2015) kedua penghargaan itu diterimakan langsung oleh Ketua Umum Badan Amil Zakat Nasional, Prof. Dr. KH. Didin Hafidhuddin, M.Sc didampingi Menteri Agama Republik Indonesia, Lukman Hakim Saifuddin kepada Wakil Bupati Gresik, Drs. Mohammad Qosim, M.Si di Hotel Bidakara Jakarta.

Prestasi Kabupaten Gresik dalam mengelola Zakat ini memang patut diacungi jempol. Betapa tidak, selama 5 tahun terakhir ini program zakat di Kabupaten Gresik sudah sangat mengalami kemajuan. Hal ini disampaikan oleh Wabup Qosim sesusai menerima penghargaan. Melalui kabag Humas, Qosim menyampaikan pengumpulan dana masyarakat Gresik yang pada tahun 2014 ini saja sudah mencapai Rp. 2,6 milyar.

Selain pengumpulan dana masyarakat melalui zakat, Qosim juga mengungkapkan beberapa program Badan Amil Zakat (BAZ) Gresik yang menurut Qosim akan dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat.”Ada program Gresik Sehat, Gresik Cerdas, Gresik Peduli, Gresik Taqwa. Semua program ini diperuntukkan bagi masyarakat Gresik yang kurang mampu dan membutuhkan” ujarnya.

Dalam pengumpulan dana zakat masyarakat Gresik, dari tahun ketahun banyak mengalami peningkatan. Seperti data yang dirilis BAZ Gresik yang disampaikan kabag Humas Pemkab Gresik yaitu, sejak tahun 2010 mendapat Rp. 111.044.000,- tahun 2011 mendapat Rp. 353.482.800,- tahun 2012 mendapat Rp. 777.583.549,-. Tahun 2013 mendapat Rp. 1.980.412.882,- dan pada tahun 2014 mendapat Rp. 2.631784.738,-

Seperti yang diharapkan Bupati maupun Wakil Bupati Gresik Sambari-Qosim, agar Zakat ini lebih mampu memberdayakan masyarakat. Terutama masyarakat yang kurang mampu sehingga jurang antara yang miskin dan yang kaya tak terlalu dalam. (sdm/arz)

MAU AMBIL HONOR, KADES HARUS SETORKAN APBDes

Gresiknews1,Gresik - Bupati Gresik Dr. Sambari Halim Radianto menginformasikan bahwa honor perangkat desa di Gresik sudah bisa diambil di DPPKAD Gresik pada Bulan Juni 2015. “Untuk honor silahkan diambil melalui Kepala Desanya masing-masing dengan syarat sudah menyelesaikan APBDes 2015” ujar Sambari didampingi Wabup Mohammad Qosim didepan 500 orang para ketua RT dan RW se Kabupaten Gresik.

Kehadiran para Ketua RT dan RW di Ruang Mandala Bakti Praja pada Rabu (20/5/2015) untuk mengikuti Bimbingan Teknis Peningkatan peran serta lembaga sosial masyarakat dalam pemberdayaan masyarakat yang diselenggarakan oleh Badan pemberdayaan Masyarakat (Bapemas) Kabupaten Gresik. Pada kegiatan itu Bapemas menghadirkan pembicara dari Unair Surabaya, Bagong Suyanto.

Pada kesempatan itu Sambari menyampaikan rasa terima kasih atas dukungan para ketua RT dan RW yang hadir. “Kalau saya tidak berterima kasih, saya akan kuwalat kepada para RT dan RW yang sidah banyak membantu dalam masa pemerintahan saya” ujarnya. Sambari juga meminta maaf atas honor RT yang hanya Rp. 500 ribu setahun.“Meski demikian dana yang dikeluarkan untuk honor RT se Kabupaten Gresik sebesar Rp. 4 milyar lebih”ungkapnya.

Tentang pengalokasian dana ke desa antara 7 ratus juta sampai 1,4 milyar, Bupati tidak menanggapi lebih banyak, namun Sambari optimis dana tersebut pasti ada. “Yang penting kami sudah mempersiapkan para Kepala Desa dan perangkat apabila dana tersebut benar-benar cair” ujar Bupati yang diamini oleh Mohammad Qosim wakilnya.

Terkait honor, Kepala Bapemas Gresik Agus Budiono melalui kabag humas Suyono mengatakan, pada Pemerintahan Sambari-Qosim honor Kepala Desa mencapai Rp. 2,4 juta/bulan. Honor Sekretaris Desa Rp. 1,9 juta/bulan. Honor perangkat Desa Rp. 1,7 juta/bulan dan Honor BPD sebesar Rp. 500 ribu/bulan. Sedangkan honor RT dan RW pada tahun 2015 menjadi Rp. 500 ribu pertahun. Jumlah ini naik disbanding tahun lalu yang hanya Rp. 400 ribu pertahun. (sdm/arz)

Warga Manyar Demo Tolak Pembangunan Pelabuhan Internasional

Gresiknews1,Gresik - Puluhan warga di Kecamatan Manyar seperti warga Desa Manyar Sidomukti, Manyar Sidorukun, Manyar Komplek, dan warga Manyar lain yang mengatasnamakan diri Bariasan Orag Manyar Bersatu (BOMB)menggelar demo di pintu masuk Pelabuhan Internasional, Rabu (20/5). Mereka menolak pembangunan Pelabuhan Internasional yang menelan investasi hingga puluhan triliun itu. Sebab, keberadaan pelabuhan tersebut tidak menguntungkan masyarakat sekitar.

Justeru, keberadaan pelabuhan tersebut membuat masyarakat, khususnya nelayan dan petambak sengsara. Sebab, keberadaan pembangunan proyek pelabuhan yang baru berjalan sekitar 30 persen tersebut, telah merusak tambak warga yang berada di sekitar pelabuhan.

Pasca dibangunnya proyek pelabuhan tersebut, juga mengakibatkan hasil tangkapan ikan nelayan menurun, karena ekosistem laut rusak. Terlebih, terumbu karang. " Kami juga menyesalkan proyek pelabuhan, karena kurang memerhatikan Analisis Mengenai Dampak Lingkungan (Amdal) membuat lingkungan tambak dan laut rusak, " kata korlap pendemo, Entis Sutisna Korlab Aksi.

Menurut Entis, proyek pembangunan Pelabuhan Internasional, juga mengakibatkan kali dan sungai yang menghubungkan areal pertambakan warga Manyar jadi menyempit. Padahal, kali dan sungai tersebut dulunya lebar, sehingga sangat nyaman digunakan lalu lintas perahu nelayan. " Sekarang kali dan sungainya menyempit. Ini disebabkan keberadaan proyek pelabuhan, " cetusnya. 

Karena itu, Entis meminta menagemen proyek Pelabuhan Internasional bertang gungjawab atas kerusakan-keruskan tersebut. Kalau tidak, warga Manyar mengancam akan terus lakukan demo hingga tuntutan mereka dipenuhi oleh pihak pelabuhan.

Tuntutan itu, tambah Entis, ada lima. Pertama, hentikan proyek pelabuhan Kali Mireng (Internasional). Kedua, hentikan perindustrian di Pelabuhan Internasional. Ketiga, kembalikan ekosistem yang rusak. Keempat kembalikan aset-aset desa seperti kali dan sungai yang makin sempit. Dan, kelima kembalikan mata pencaharian kami (warga). 

Sementara Kepala Desa (Kades) Manyar Sidomukti, fauzi mengatakan, Amdal proyek pembanguan Pelabuhan Internasional acal-acakan. Untuk itu, dampak proyek tersebut merusak areal-areal di sekitarnya. Sebagai contoh, menyempitnya kali dan sungai. " Kami minta pihak Pelindo III dan managemen pelabuhan lakukan sosialisasi dengan warga. Jangan sluman-slumun masuk ke areal orang tanpa pamit, " pintanya.

Demo puluhan warga Manyar yang berlangsung sekitar 3 jam tersebut, membuat aktivitas di Pelabuhan Internasional lumpuh total. Ratusan truk pemuat galian C baik yang akan masuk maupun yang keluar dari pelabuhan terhenti. Sehingga, mengakibatkan deretan truk yang terpakir di dalam pelabuhan mengular hingga kiloan meter. Sementara truk pemuat galian C yang akan masuk ke pelabuhan yang terhenti di jalan raya, mengakibatkan jalan jadi macet hingga berkilo-kilo meter.

Generar Manager (GM) PT Berkah Kawasan Manyar Sejahtera (BKMS), Yogo Voluntoro selaku pengerja proyek Pelabuhan Internasional membantah, kalau pihaknya selama ini tidak lakukan sosialisasi dengan warga sekitar pelabuhan sebelum proyek dikerjakan. " Sudah, untuk sosialisasi sudah kami lakukan, " katanya. 

Menurut dia, apa yang dituduhkan para pendemo tidak benar. Misalnya, proyek tidak ada Amdalnya, kali dan sungai menjadi menyempit dan lainnya." Tidak betul itu. Kami tidak mengotak-atik barang-barang yang menjadi aset desa," jelasnya.

Namun, dia tidak menampik, bahwa apa yang dituntut pendemo, semuanya belum bisa dipenuhi. Tapi, pihaknya akan berusaha memenuhinya." Kami akan rundingkan dengan masyarakat bersama terkait tuntutan tersebut, " jelasnya.

Ditambahkan dia, di areal pelabuhan ada 2 proyek yang sedang dikerjakan. Pertama, proyek kawasan industri yang berdiri diatas 40 hektar lahan. Dan yang kedua proyek pelabuhan yang berdiri di atas lahan 300 hektar. Untuk tahap awal 2 projec tersebut membutuhkan 1.760 hektar lahan. " Kami menargetkan, tahap awal pada tahun 2017, aktivitas kawasan industri dan pelabuhan sudah mulai, " pungkasnya.arz

Insiden Muatan Tumbah Rekanan Tegaskan Bukan Limbah Tapi Lumpur

Gresiknews1,Gresik - PT Yogitama selaku rekanan pelaksana pembuangan lumpur dari PJB (Pembangkit Jawa Bali) akhirnya angkat bicara. Secara resmi dalam jumpa pers kemarin (selasa,19/5), mereka mengklarifikasi bahwa muatan yang ambrol di jalan Kapten Darmosugondo, Kelurahan Sidorukun, Kabupaten Gresik pada Senin lalu, bukanlah limbah berbahaya tapi hanya lumpur endapan air laut.

Dimas Haryo, Perwakilan PT Yogitama menegaskan, Muatan yang tumpah kemarin adalah lumpur. "Jadi itu bukan limbah tapi lumpur," tepisnya kepada para wartawan kemarin.

Lebih jauh dijelaskannya, lumpur itu berasal dari endapan air laut, yang berada di kawasan PJB. "Di sana itu kan ada endapannya dan kami diminta untuk mengeruk karena sudah dangkal," paparnya.

Adapun insiden saat itu, murni kecelakaan yang tidak terduga. Pasalnya, pihak rekanan sejatinya sudah menerapkan standart safety untuk pengangkutan. "Mungkin kena getaran di jalan, jadi kunci pintu belakang truk langsung terbuka," menurutnya.

Masih kata Dimas, semua truk yang digunakan untuk memuat lumpur tersebut dilapisi dengan karet. Tujuannya, agar muatan tidak sampai berceceran ke jalan dan membahayakan para pengguna jalan. Tidak hanya itu. Truk yang digunakan pun harus memiliki 4 kunci, atau pengait.

Selanjutnya, ditambahkan dia, pihaknya juga tetap bertanggungjawab atas peristiwa tersebut. Pada saat itu juga, lumpur yang tumpah di jalanan langsung dibersihkan. "Kemarin itu juga langsung kami bersihkan bersama dengan warga. Kalau nggak percaya, bisa dichek ke lokasi," tandasnya.arz

MULAI RABU 20 MEI 2015, KENDARAAN BESAR DILARANG LEWAT PANTURA



Gresiknews1,Gresik - Menindaklanjuti usulan Bupati Gresik, 3 (tiga) jembatan diwilayah pantura yaitu mulai Kecamatan Manyar sampai Kecamatan Bungah segera diperbaiki. Terhitung mulai tanggal 20 Mei 2013 aktifitas pembangunan 3 jembatan yaitu jembatan Manyar, Jembatan Tanggok dan Jembatan Sembayat dimulai. Hal ini disampaikan oleh Bupati Gresik, Dr. Sambari Halim Radianto M.Si dikantornya, Selasa (19/5/15).

Bupati yang didamping oleh Kepala Dinas Pekerjaan Umum Bambang Isdianto serta Kabag Humas Suyono menjelaskan, terkait dimulainya pembangunan jembatan tersebut maka praktis akan mengganggu aktifitas kelancaran lalu lintas. Atas ketidaknyamanan tersebut, Bupati Sambari meminta maaf. “Ini demi kebaikan bersama. Saat ini macet untuk kedepan akan lebih baik” ungkap Sambari.

Peringatan larangan melintas untuk kendaraan besar sudah dipasang oleh Dinas Pekerjaan Umum. Papan peringatan tersebut dipasang dibeberapa titik, yaitu sekitar Bunder Gresik, exit tol Kebomas dan exit tol Manyar serta beberapa titik di Wilayah Kecamatan Panceng. Spanduk tersebut berisi peringatan larangan melintas untuk pengendara kendaraan terutama kendaraan besar.

Untuk menghindari kemacetan, selama proses perbaikan jembatan tersebut kendaraan besar dilarang melintas. Larangan itu berlaku untuk kendaraan besar truk tronton, trailer, truk gandeng dan bus besar selama adanya perbaikan jembatan diwilayah tersebut. “Hanya kendaraan truk 3/4 dengan lebar kendaraan 2,3 meter yang masih bisa ditoleransi melintasi jalan pantura antara Manyar dan Bungah. untuk menghindari kemacetan. Sebaiknya pengendara mencari jalan alternative lain, kecuali memang sangat perlu untuk melintas disana atau punya tujuan kesana” tutur Sambari.

Sesuai papa peringatan yang dipasang Dinas Pekerjaan Umum, Perbaikan Jembatan Manyar akan dimulai besok tanggal 20 Mei sampai 10 Juli 2015. Perbaikan Jembatan Tanggok dimulai 20 Agustus – 10 September 2015 dan perbaikan Jembatan Manyar mulai 10 September – 20 Nopember 2015 serta perbaikan Jembatan Sembayat dimulai 10 September – 20 Nopember 2015.

Bupati Sambari memastikan perbaikan 2 jembatan tersebut yaitu Jembatan Manyar dan Jembatan Tanggok bisa selesai sampai 10 hari sebelum lebaran. “Perbaikan ini kan satu paket, jadi kalau bisa 2 jembatan tersebut bisa selesai sebelum lebaran dan setelah lebaran tepatnya bulan September 2015 Jembatan kembar Sembayat bisa dimulai” ungkap Sambari yang diangguki oleh Kadis PU Bambang Isdianto.

Dalam pembangunan Jembatan Kembar Sembayat, Balai Besar Pelaksana Jalan Nasional (BBPJN) V menganggarkan dana sebesar Rp. 200 milyar. “Saat ini sudah dimulai dengan melaksanakan pembebasan tanah. Kami berharap agar semuanya lancar sesuai rencana” ungkap Sambari seperti yang ditirukan kabag Humas Suyono. (sdm/arz)

MOHON MAAF, NAMUN TETAP WUJUDKAN MIMPI

Gresiknews1,Gresik - Semangat membangun yang dilaksanakan pasangan Bupati Dr. H Sambari Halim Radianto dan Wakil Bupati Gresik H. Moh Qosim yang terkenal dengan sebutan SQ, ini ternyata masih menyisakan pembangunan yang masih berjalan, walaupun pembangunan lainnya sudah berjalan dan sudah di nikmati masyarakat.

Dengan menyisakan pembangunan yang masih berjalan ini, Bupati Gresik memohon maaf atas pembangunan yang belum bisa di nikmati masyarakat, saya bersama mitra kerja saya (Moh Qosim) mohon maaf yang sebesar-besarnya atas kesalahan yang pernah saya lakukan, termasuk pembangunan yang belum selesai di kerjakan, dan saya juga berterima kasih kepada PNS yang telah membantu pelaksanaan Pembangunan Daerah selama kurun waktu 5 tahun demikian juga kepada masyarakat Gresik. 

Memang sudah banyak pembangunan infrastruktur yang telah di nikmati masyarakat, namun masih banyak pula pembangunan yang masih berjalan, hal ini yang menjadi ganjalan dan pemikiran kami untuk terus menyelesaikannya, namun jika saya bersama bapak qosim di percaya kembali untuk memimpin 5 tahun kedepan, insya’allah pembangunan yang merupakan impian kita bersama akan terwujud, tidak hanya itu saja, impian mewujudkan Gresik yang benar-benar sebagai ikon kota santri akan kami wujudkan, yaitu dengan membangun dan mempertahankan bangunan kuno yang berada di sekitar wilayah masjid Jami’ dan sekitarnya, insya’allah impian ini akan terwujud di tahun 2017. 

Demikian juga di beberapa ek karesidenan akan di bangun Islamic centre. Jika ini terwujud maka Gresik satu-satunya kota terbanyak terdapat Islamic Centre. Untuk itu saya mohon kepada masyarakat Gresik untuk ikut berpartisipasi. Demikian di sampaikan di tengah-tengah jama’ah pada acara peringatan isro’ Miroj Nabi Muhammad SAW di Masjid Inabah Kantor Bupati Gresik.

Peringatan Irso’ Miroj Nabi Muhammad SAW tahun 1436/2015 selain pemberian bea siswa kepada anak yatim dan santunan kaum Dhuafa, juga menghadirkan penceramah dari Pasuruan yaitu Hj. Uci Nurul hayati. (dwi/arz)

Warga Miskin Yang Terabaikan Pemerintah Kota Surabaya

Gresiknews1,Surabaya - Siapa sangka pria paro baya yang tinggal di tambak segaran kini namanya melambung,sosok orang yang sederhana berdedikasi serta ber empati terhadap sesama,rela mengorbankan waktu dan tenaga guna keliling jalanan surabaya hanya untuk menambal jalan berlubang yang selama ini terkesan terabaikan oleh dinas yang terkait.Senin 18/5/15,sekitar pukul 11.00,siang 

Abdul sukur kembali menunjukkan rasa empati terhadap sesama dengan memboyong Sudarmo korban rumah yang terbakar karena arus listrik konsleting menuju gedung DPRD tingkat II mengadu ke ketua dewan,pasalnya surat Sudarmo yang telah dilayangkan 4 bulan yang lalu masih belum mendapat perhatian dari Dinas Sosial tidak cuma itu,surat ke walikota pun pernah dilayangkan juga, hasilnya juga masih menunggu dan menunggu.Abdul sukur melihat rekannya dalam situasi sulit secara otomatis langsung memboyong Sudarmo mengadu ke Armuji.Sekitar pukul 12.00 siang dua pria paro baya ditemui Armuji selaku ketua dewan di dalam ruangan juga terdapat baktiono sebagai anggota dewan sesama dari fraksi PDIP.

Dari keluhan Sudarmo ketua dewan Armuji langsung merekomendasi sekaligus mengantar kedua pria paro baya menuju kantor Dinas Sosial.di sela-sela forum tersebut,baktiono memaparkan kepada Supomo guna lebih mendahulukan rumah tidak layak huni atau program bencana bantuan korban kebakaran karena anggaran sudah di tetapkan dan di sahkan oleh anggota dewan.Di lain waktu,Supomo mengatakan,'' masih menunggu persetujuan dari walikota sebab pertanggung jawaban sepenuhnya berada di tangan walikota namun,ia berjanji akan dengan segera mendahulukan bantuan tertuju ke Sudarmo sebab bisa masuk dalam kategori program bencana''.ujarnya.met

Komisi A Desak BPPM Lakukan Penertiban Reklamasi Pantai Bodong di Ngimboh

Gresiknews1,Gresik - Banyaknya lahan pantai di Dusun Cabean dan Desa Ngimboh Kecamatan Ujungpangkah yang direklamasi secara liar (ilegal), memantik reaksi keras Komisi A DPRD Gresik. Komisi yang membidangi hukum dan pemerintahan, yang di dalamnya menangani soal perizinan ini merasa miris dengan alih fungsinya pantai di Desa Ngimboh menjadi daratan.

Parahnya, alih fungsi pantai akibat dilakukan reklamasi secara tidak prosedural itu membuat hamparan pantai di Desa Ngimboh yang dulunya terlihat indah menjadi carut marut. Karen aitu, Komisi A mendesak BPPM (Badan Perizinan dan Pananaman Modal) untuk lakukan penertiban aktivitas reklamasi pantai liar di Desa Ngimboh.

Langkah itu dilakukan, selain bertuan untuk menghentikan aktivitas reklamasi nonprosedural dan memberikan sanksi kepada para pelakunya, juga untuk memberikan efek jerah agar aktivitas reklamasi seperti itu tidak ditiru oarng lain. " Sudah, Komisi A sudah meminta langsung kepada Kepala Bidang Penanaman Modal pada BPPM, Subhan untuk lakukan penertiban aktivitas reklamasi pantai secara liar di Desa Ngimboh dan Dusun Cabean Kecamatan Ujungpangkah, " kata Ketua Komisi A DPRD Gresik, Jumanto.

Menurut Jumanto, Komisi A mengetahui kalau di Desa Ngimboh terjadi reklamasi pantai besar-besaran setelah lakukan uji petik dan sidak ke Desa Ngimboh, pada Kamis (14/5). Pada saat itu, Komisi A juga bertemu langsung dengan Kades (kepala desa) Ngimboh, Ana Mukhlisa untuk memertanyakan aktivitas reklamasi di Desa Ngimboh dan Dusun Cabean Kecamatan Ujungngkah.

Kades Ngimboh, lanjut Jumanto, di hadapan Komisi A mengaku kalau pangti di Desa Ngimboh yang telah dilakukan reklamasi tidak terlalu banyak. Namun, Komisi A tidak serta merta percaya begitu saja. Karena itu, Komisi A meminta Kades Ngimboh untuk menemani menunjukkan beberapa daratan baru di Desa Ngimboh yang dulunya berupa pantai karena dilakukan reklamasi. Hasilnya ? " Hasilnya sangat mencengangkan Komisi A. Komisi A menemukan pulukan hektar pantai yang sudah berupa daratan pascadilakukan reklamasi, " ungkap politisi senior PDIP asal Kecamatan Dukun ini.

Dan yang lebih mencengangkan lagi, di atas daratan baru itu sudah banyak berdiri aktivitas. Seperti PT Urela yang memeroduksi kapal pesiar dan digunakan untuk dok kapal. Luas lahan hasil reklamasi pantai yang dipakai perusahaan tersebut lebih dari 3 hektar. Perusahaan tersebut bahkan sudah berdiri dan melakukan akivitas selama 3 tahunan. " Temuan ini yang membuat Komisi A tercengang. Terlebih ketika Komisi A mendengar paparan dari pihak perizinan kalau perusahaan tersebut belum melengkapi izin. Termasuk reklamasinya juga masih dipersoalkan, " kata Jumanto.

Jumanto mengakui, dulunya kalau merujuk UU (Undang-Undang) Nomor 32 tahun 2004, tentang Pemda (Pemerintah Daerah), bahwa wilayah laut mulai daratan hingga 14 mil menjadi wewenang daerah. Dimana, kalau ada aktivitas pengurukan atau reklamasi pantai, maka pihak pengusaha yang lakukan reklamasi harus mengurus izin ke pemerintah setempat.

Izin tersebut meliputi izin reklamasi yang menjadi wewenang BPPM (Badan Perizinan dan Penanaman Modal) dan izin sewa perairan yang menjadi wewenang Dishub (Dinas Perhubungan). " Dari kewenangan itu, pihak pemerintah berhak menolak atau mengizinkan, " katanya.

Namun, setelah UU Nomor 32 tahun 2004 diamandemen dengan UU Nomor 23 tahun 2014, bahwa untuk izin reklamsi sekarang menjadi wewenang pemerintah pusat. Meski begitu, pemerintah pusat tetap harus meminta rekomendasi kepada pemerintah daerah jika ada pengusaha yang akan lakukan reklamasi di derah bersangkutan. " Sejauh ini berdasarkan keterangan BPPM belum ada yang mengajukan atau meminta rekomendasi terkait reklamasi di Ngimboh. Karena itu, patut kiranya kami mencurigai kalau reklamasi tersebut liar, " cetusnya. 

Karena itu, Komisi A memberikan atensi khusus untuk mengusut kasus tersebut. Kasus usaha perkapalan tidak lengkapi perizinan dan aktivitas reklamasi tidak prosedural di Desa Ngimboh dan Dusun Cabean tersebut menjadi agenda khusus Komisi A. " Kami akan tuntaskan kasus tersebut meskipun memakan waktu lama karena herus melibatkan banyak pihak, " terangnya.

Pihak dimaksud kata Jumanto seperti Kepala Desa Ngimboh beserta perangkatnya, tokoh masyarakat di Desa Ngimboh, LSM (Lembaga Swadaya Masyarakat), pengusaha yang lakukan reklamasi dan membangun perusahaan diatas daratan hasil reklamasi, Bagian Pemerintahan, Dinas Pendapatan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah), BPN (Badan Pertanahan Nasional) baik di tingkat kabupaten maupun pusat. " Komisi A akan konsultasi ke BPN pusat soal status lahan-lahan di Gresik secara keseluruhan, termasuk di Desa Ngmboh, " jelasnya."

Komisi A juga akan lekukan hearing lanjutan terkait reklamasi di Ngimboh, " pungkasnya.arz

PANWASLU GRESIK SELEKSI 152 ORANG CALON PANWASCAM

Gresiknews1,Gresik - Suasana ujian tak hanya berlangsung di bangku sekolah Dasar. Saat ini Panwaslu Gresik juga mengadakan ujian Penyaringan Calon Panitia Pengawas Kecamatan yang berlangsung di Ruang Mandala Bakti Praja Kantor Bupati Gresik, Senin (18/5/2015).

Pada ujian tulis Panwascam kali ini diikuti sebanyak 135 orang Calon mereka berasal dari beberapa tempat di wilayah Gresik daratan. Menurut Ketua Panwaslu Gresik. M. Faizin total jumlah pendaftar sebagai calon Panwascam di Gresik sebanyak 155 orang. Namun setelah pemeriksaan administrasi tiga orang dinyatakan gugur. Jadi total semua peserta Calon Panwascam Gresik sebanyak 152 orang.

Untuk Panwascam di Gresik daratan sebanyak 135 orang dan 17 orang lainnya adalah peserta calon Panwascam di Bawean. Dari jumlah itu nantinya akan disaring sampai mendapat sejumlah 54 orang. Untuk mengisi foramasi Panwascam di masing-masing kecamatan sebanyak 3 orang. “Hasil tes ini akan di ranking untuk kemudian akan diambil sesuai formasi yang ada” katanya.

Faizin juga menyatakan tahapan ini masih panjang, pihaknya juga masih akan melaksanakan tes tulis untuk Calon Panwascam di Pulau Bawean. Setelah penyaringan tahap awal, selanjutnya mereka yang lolos masih ada tes wawancara. “Penentuan peserta yang lolos berdasarkan ranking dari semua peserta. Kami akan meranking mereka sesuai kebutuhan” ungkap Faizin. 

Pada pelaksanaan tes tulis kali ini, tampak hadir Ketua Divisi Pengawasan Banwaslu Jawa Timur, Andreas Pardede yang memantau pelaksanaan tes ini sejak dari tahapan awal. Dalam keterangannya, melalu kabag Humas Suyono menegaskan Peserta Calon Panwascam ini adalah orang yang netral dan tidak terlibat dalam parpol baik langsung maupun tidak langsung. “Kalau memang ada kami minta bantuan untuk melaporkan. Kami pastikan calon Panwascam tersebut kami coret” ancamnya.

Ketika ditanya tentang soal-soal tes, Meidi salah seorang peserta tes asal Kecamatan Gresik yang paling awal dalam menyelesaikan soal menyatakan kesannya biasa-biasa saja. “Saya salah seorang anggota Panwascam pada periode sebelumnya. Jadi saya tidak asing lagi dengan tes kali ini. Tentang soal-soalnya saya kira banyak berubah terutama tentang regulasinya” ungkapnya sekana optimis lolos. (sdm/arz)

LAKI Pertanyakan Penanganan Dugaan Korupsi Kadin Jatim Rp. 60 Milyar

Gresiknews1,Surabaya - LAKI - Laskar Anti Korupsi mempertanyakan kinerja Kejati Jatim dalam mengusut dugaan Korupsi Kadin Jatim sebesar Rp. 60 milyar.

Pertama: dalam dugaan korupsi Kadin Jatim menurut keterangan Kejati Jatim bahwa ada pemalsuan tiket, akomodasi dan lain2, sehingga ada penggelembungan (markup) pengeluaran biaya dana hibah. Pertanyaannya, itu dilakukan bersama perusahaan travel. Kenapa perusahaan travel tidak dijadikan tersangka?

Bukankah jika tidak dilakukan bersama2 atau dibantu oleh perusahaan travel, pemalsuan tidak bisa dilaksanakan. Selain itu juga diterangkan bahwa ada fee dari perusahaan travel pada oknum pengurus Kadin Jatim. Berarti dengan pemalsuan tersebut ada bagi hasil dari perbuatan penggelembungan pengeluaran?

Kedua: berdasar penjelasan oleh Adpidsus Kejati jatim yang dimuat di media, bahwa sudah ada SOP, atau pembagian tugas didalam Kadin jatim untuk mengelola dana hibah dari APBD ke Kadin Jatim. Yang kemudian pernyataan ini disambung oleh pernyataan ketua Kadin Jatim La Nyalla Mattalitti, bahwa untuk mengelola dana hibah ini sudah didelegasikan pada wakil ketua yang membidangi.

Jika benar apa yang disampaikan oleh La Nyalla ini, maka bisa dilihat dari pernyataan Kejati Jatim sebelumnya bahwa dalam dugaan kasus korupsi Kadin jatim ini ditemukan dugaan terjadinya penggelembungan harga, tiket fiktif, stempel palsu dll. Yang meliputi program Kadin yang dibiayai dari dana hibah APBD yakni, program BDC (Bussines Development Centre), program UMKM (Usaha Mikro Kecil Menengah) dan program kerjasama antar propinsi.

Pertanyaannya, jika benar yang disampaikan oleh pak Adpidsus dan La Nyalla ini, berarti minimal tersangkanya ada 3, yakni:

1. Wakil ketua bidang BDC, Nelson (sudah ditetapkan sebagai tersangka)

2. Wakil ketua bidang kerjasama antar propinsi, Diar (sudah ditetapkan jadi tersangka)

3. Wakil ketua bidang UMKM, Rizal (kenapa belum dijadikan tersangka?)

Dari sini terlihat bahwa ada dugaan adanya upaya untuk menyelamatkan La NYalla Mattalitti oleh Kejati Jatim, agar tidak dijadikan tersangka. Sebab untuk UMKM dan BDC semuanya ditangani oleh Nelson, diduga karena atas perintah ketua kadin Jatim, La Nyalla Mattalitti, sebagaimana diungkap oleh Rizal pada media seusai diperiksa Kejati jatim, bahwa dia sebagai wakil ketua Kadin bidang UMKM, tidak tahu apa2, karena semua pengendalian dana hibah dari APBD pada Kadin jatim adalah atas perintah. Dan tentunya yang mempunyai kapasitas untuk memerintah para wakil ketua adalah seseorang yang memegang jabatan ketua umum..

Jika benar yang disampaikan pada media dan tentunya juga ada di BAP (berita acara pemeriksaan) Rizal. Seharusnya jika bukan Rizal yang jadi tersangka, maka ketua Kadin La Nyalla, layak dijadikan tersangka. Karena dalam program UMKM diberitakan oleh pernyataan pihak Kejati jatim di media, bahwa program yang dibiayai dana hibah APBD ke kadin Jatim di bidang UMKM juga ditemukan program fiktif dan markup harga. Demikian ungkap Ilham Zamhary koordinator LAKI Jatim.arz

PANEN RAYA TANAMAN PADI MUSIM KEMARAU PERTAMA DI DESA KARANGTINGGIL KEC. PUCUK KAB. LAMONGAN*

LAMONGAN,  gresiknews1.com  - Motto Berani Mengungkap Membantu Yang Belum Terungkap.  kegiatan Panen Raya tanaman Padi MK I (Musim Kemarau P...