Warga Surabaya Gugat UU Pilkada

Gresiknews1,Jakarta - Sejumlah warga Kota Surabaya, Jawa Timur, menggugat sejumlah pasal dalam UU No. 8/2015 tentang Pilkada karena dianggap bertentangan dengan UUD 1945 ke Mahkamah Konstitusi.

Muhammad Sholeh, kuasa hukum, mengatakan pengajuan judicial review dari 30 warga Surabaya yang mewakili 31 kecamatan tersebut sudah didaftarkan ke Mahkamah Konstitusi (MK). Warga menggugat pasal 49, 50, 52, serta pasal 54 UU No. 8/2015 karena dianggap bertentangan dengan pasal 28 D ayat 1 UUD 1945 yang menyatakan: Setiap orang berhak atas pengakuan, jaminan, perlindungan, dan kepastian hukum yang adil serta perlakuan yang sama di hadapan hukum.

“Warga Surabaya menggugat UU tersebut karena merasa dirugikan oleh UU Pilkada yang mengatur adanya penundaan jika hanya ada satu pasangan calon dalam pilkada.

Seperti halnya di Kota Surabaya dan beberapa kota lainnya,” katanya di kantor MK, Jumat (31/7/2015).

Gugatan itu dilayangkan lantaran tidak adanya solusi dalam UU tersebut jika pilkada hanya diikuti satu pasangan calon. “Bagi kami calon tunggal itu tetap sah. Sepanjang negara sudah memberikan kesempatan yang luas kepada parpol dan calon perseorangan.”

Dengan demikian, pilkada tidak boleh ditunda. Menurutnya, pilkada harus tetap dilakukan meskipun calon tunggal. “Penyelenggaraan pilkada hanya dengan satu calon tunggal itu juga tidak menyalahi prinsip hukum ketatanegaraan.”

Sholeh meyakinkan, warga yang mendaftarkan gugatan itu sama sekali tidak berafiliasi dengan partai politik apapun. “Kami murni dari masyarakat sipil. Kami hanya menggugat hanya karena merasa uu tersebut tidak sesuai dengan konstitusi.”

Seperti di ketahui, saat pendaftaran peserta pilkada ditutup, KPU Daerah Kota Surabaya hanya menerima satu pasangan calon, yakni Tri Risma Harini dan Wisnu Sakti Buana. Dengan hanya ada pasangan calon tunggal itu, pilkada di Kota Surabaya terancam batal digelar.

Kendati demikian, KPU masih akan membuka perpanjangan pendaftaran pada 1-3 Agustus 2015. “Namun jika tidak ada penambahan jumlah pasangan calon, kami akan menunda pilkada,” kata Husni Kamil Manik, Ketua KPU.

Seperti diketahui, selain Kota surabaya, masih ada 11 kabupaten/kota lain yang terancam batal menyelenggarakan pilkada karena hanya ada calon tunggal. Daerah-daerah itu adalah Blitar, Purbalingga, Tasikmalaya, Minahasa Selatan, Timor Tengah Utara, Serang, Asahan, Pacitan, Pegunungan Arfak, serta Kota Mataram, dan Samarinda. Adapun Kabupaten Bolaang Mongondow Timur, belum ada yang mendaftar.har

Gubernur Jatim Nyatakan 24 Kabupaten/Kota Kekeringan

Gresiknews1,Pasuruan - Gubernur Jawa Timur Soekarwo menyatakan sebanyak 24 kabupaten/kota di wilayahnya dilanda kekeringan karena diprediksi musim kemarau akan terjadi lebih lama yaitu hingga bulan November.

Menurutnya, pada 2014 sebanyak 624 desa yang tersebar di 22 kabupaten/kota mengalami kekeringan, sedangkan pada tahun ini desa yang mengalami kekeringan berkurang sekitar 33 desa.

“Namun untuk wilayah Kabupaten bertambah menjadi dua wilayah yaitu di Madiun dan Lumajang karena diprediksi musim kemarau akan terjadi lebih lama," katanya di Pasuruan, Kamis (30/7/2015).

Ia mengatakan peta area kekeringan tersebar merata di seluruh Jatim, dari Pulau Madura, kawasan Tapal Kuda atau Jatim bagian timur hingga kawasan Mataraman atau Jatim bagian barat karena musim kemarau yang sebelumnya hanya terjadi 4,5 bulan, kini diprediksi akan lebih lama menjadi 6 bulan.

"Sebanyak 7 desa di Kecamatan Sartan di Madiun dan Lumajang yang menjadi perhatian kami karena merupakan wilayah baru yang terdampak kekeringan, sehingga kami sudah menyiapkan anggaran sebanyak Rp3,3 miliar untuk mendistribusikan air bersih maupun pembangunan tandon air ke beberapa desa yang mengalami kekeringan," ujarnya.

Wilayah kabupaten/kota yang masuk dalam kategori kekeringan adalah di Bojonegoro, selebihnya masuk dalam kategori masih persiapan dalam kekeringan, seperti di wilayah Madiun dan Lumajang yang masih tergolong baru dilanda kekeringan.bam

Terkait Kasus Raskin Berkutu, Penyidik Segera Rampungkan Berkas

Gresiknews1,Bojonegoro - Masih ingat dengan kejadian beras Raskin bberkutu di Bojonegoro? Nah ini dia, setelah melakukan pemeriksaan terhadap tersangka kasus beras untuk warga miskin (raskin) berkutu, penyidik Polres Bojonegoro segera merampungkan berkas dan melimpahkan ke Jaksa Penuntut Umum. Namun, saat ini proses masih berlangsung di Satreskrim Polres Bojonegoro.

Kasat Reskrim Polres Bojonegoro, AKP Jeni Al Djauza mengatakan, pemeriksaan terhadap tersangka sudah dilaksanakan dua hari lalu. Tersangka ditengarai seorang pegawai Badan Urusan Logistik (Bulog) Sub Divisi Regional (Sub Divre) III, YH, datang sore hari dan dilakukan pemeriksaan hingga larut malam. Ada beberapa pertanyaan yang diajukan untuk menyempurnakan berkas.

"Kalau sudah lengkap, nanti tinggal menyampaikan ke Jaksa dan tinggal menunggu pelimpahan tahap dua," kata Jeni.

Salah seorang pegawai bulog itu ditetapkan sebagai tersangka hasil tindaklanjut temuan bantuan raskin yang disalurkan kepada masyarakat penerima tidak layak konsumsi. Beras tersebut diketahui berkutu, baunya apek dan kondisinya hancur. "Dia (tersangka) yang bertanggungjawab atas distribusi masuk dan keluarnya beras di gudang bulog," tambah Kapolres Bojonegoro, AKBP Hendri Fiuser beberapa hari lalu.

Jika sudah penetapan tersangka, lanjut Kapolres, perbuatan yang mengarah kepada unsur tindak pidana pasti sudah ada. Tersangka diduga melanggar Undang-undang Pangan. "Karena beras tersebut tidak sesuai mutu untuk dikonsumsi," ungkapnya. 

Seperti diketahui sebelumnya, Polres Bojonegoro menyita sekitar 8,4 ton beras milik Bulog Sub Divre III Bojonegoro yang berkutu dan tak layak konsumsi. Beras akan didistribusikan kepada warga di Desa Njumok, Kecamatan Ngraho, Bojonegoro. Selain menyita beras, polisi juga menyita satu unit truk bernomor polisi S 8345 D milik Bulog Sub Divre Bojonegoro yang digunakan untuk mendistribusikan raskin. 

Beras tidak layak konsumsi itu diambil dari rekanan Bulog yaitu gudang penyangga UD Rahayu Gumilang di Desa Talok, Kecamatan Kalitidu, Bojonegoro, milik Eliyas (58). Sedangkan Eliyas mengatakan, beras tersebut adalah stok timbun sejak Maret 2014 dan gudangnya hanya dipinjam oleh Bulog untuk menampung.gun

Pelantikan PCNU Babat Dinilai Sarat Kepentingan Politik Oleh Sejumlah MWC NU Tingkat Kecamatan

Gresiknews1,Lamongan - Pelantikan struktur Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama' (PCNU) Babat, Masa Khidmat 2015-2020 dengan Ketua Tanfidz Drs H Sisyanto, MM, yang digelar Sabtu (25/07/2015) dan disebut-sebut sebagai pemekaran PCNU Kabupaten Lamongan itu, tak urung menuai berbagai kritik dan penolakan dari beberapa Majelis Wakil Cabang (MWC) NU tingkat kecamatan yang notabene menjadi bagian wilayah kerja PCNU termuda se-Indonesia tersebut.

Betapa tidak, acara pelantikan pengurus PCNU Babat yang digelar mulai 10.00 WIB di lapangan Sawunggaling, Kelurahan Babat, itu diwarnai aksi pemasangan spanduk penolakan dan tudingan sarat kepentingan politik dari 5 MWC NU, yakni dari MWC NU Kecamatan Sukodadi, Kecamatan Modo, Kecamatan Laren, Kecamatan Sugio dan MWC NU Kecamatan Brondong.

Dari data yang dihimpun, sejumlah spanduk bertuliskan penolakan atas berdirinya PCNU Babat yang dinilai sarat kepentingan politik. Sedangkan beberapa sepanduk lainnya berisi kecaman dan tudingan bahwa berdirinya PCNU Babat, tak lebih hanya memecah belah kaum Nahdliyin di Lamongan. Selain itu, beberapa lainnya menyatakan tidak mengakui PCNU Babat dan tetap bergabung dengan PCNU Lamongan.

"Yang lebih penting dari politik adalah kemanusiaan MWCNU Laren menolak berdirinya PCNU Babat; Sukodadi menolak PCNU Babat dan bergabung dengan PCNU Lamongan; Demi keutuhan umat MWC NU Modo dan Ranting NU se-Kecamatan Modo meolak PCNU Babat; MWCNU Sugio menolak adanya PCNU Babat, MWC NU Brondong mendukung PCNU Lamongan, PCNU Baru tidak bermoral, PCNU Babat sarat kepentingan politik," demikian isi tulisan spanduk yang dipasang di jalan masuk lokas pelantikan.

Sementara itu, dari hasil pantauan reportasepantura.com, di lokasi pelantikan menyebutkan, tidak terlalu berlebihan kiranya bila ada penolakan dan tudingan bahwa berdirinya PCNU Babat itu sarat kepentingan politik yang saat ini tengah menghangat di Lamongan. Pasalnya, Pelantikan pengurus PCNU Babat tersebut dihadiri oleh Bupati Fadeli beserta Kartika Nurhidayati, yang bakal melaju sebagai pasangan Cabup-Cawabup dalam Pilkada Lamongan 9 desember 2015 mendatang.

Bahkan, dalam kesempatan sambutannya Fadeli menyampaikan pelbagai keberhasilannya selaku bupati selama ini dalam segala bidang, terutama bidang pendidikan agama. Ia menyebut, jika sebelum dirinya menjabat sebagai bupati tak pernah ada insentif (baca: honor) untuk ustadz-ustadzah Madrasah Diniyah, termasuk juga takmir dan imam mushola. Bahkan di akhir sambutannya, Fadeli juga mohon doa restu kepada seluruh hadirin agar dirinya bisa sukses kembali dalam pilkada mendatang.

"Dulu tidak ada yang namanya honor untuk para guru diniyah dan takmir di Lamongan, sekarang semua sudah mendapatkannya. Pembangunan mushola dan masjid juga semakin meningkat. Hal ini bukan kampanye, ini adalah kenyataan," ungkap Fadeli sebelum mengakhiri sambutannya sembari mohon doa restu kepada undangan yang hadir dalam acara pelantikan tersebut. 

Sekadar untuk diketahui, sesuai SK PBNU Nomor 664/A.II.4.d/07/2015 tentang pengesahan PCNU Babat, tertanggal 7 Juli 2015 ada 14 MWC NU yang masuk dalam wilayah kerja PCNU Babat, antara lain; MWC NU Babat, MWC NU Kedungpring, MWC NU Sugio, MWC NU Sukodadi, MWC NU Pucuk, MWC NU Sekaran, MWC NU Maduran, MWC NU Laren, MWC NU Brondong, MWC NU Modo, MWC NU Bluluk, MWC NU Sukorame, MWC NU Ngimbang, MWC NU Sambeng.gun

Perubahan Tarif Parkir Berlaku Mulai 1 Agustus 2015

Gresiknews1,Surabaya - Sesuai dengan Peraturan Walikota Surabaya No. 36 dan No. 37 Tahun 2015, tarif retribusi parkir Tepi Jalan Umum (TJU) dan retribusi parkir Tempat Khusus Parkir (TKP) akan berubah untuk beberapa jenis kendaraan. 

Peraturan Walikota tersebut merupakan peninjauan atau penyesuaian terhadap tarif parkir sebagaimana diatur dalam pasal 9 ayat 3 Perda No. 8 dan No. 9 Tahun 2012 yaitu Peninjauan tarif retribusi sebagaimana dimaksud pada ayat (2) ditetapkan dengan Peraturan Kepala Daerah.

Perwali tersebut disahkan pada tanggal 9 Juli 2015 dan mulai berlaku efektif pada tanggal 1 Agustus 2015. Retribusi parkir yang mengalami perubahan antara lain untuk parkir TJU, Sepeda Motor menjadi Rp. 1.000 dari sebelumnya Rp. 500 untuk satu kali parkir. Sepeda motor yang parkir ditempat insidentil menjadi Rp. 2.000 dari sebelumnya Rp. 1.500. Sedangkan sepeda motor yang parkir ditempat parkir zona tidak mengalami perubahan yaitu tetap Rp. 2.000

Ketentuan tarif parkir Mobil pribadi menjadi Rp. 3.000 yang sebelumnya Rp. 1.500 untuk satu kali parkir serta untuk yang parkir ditempat insidentil menjadi Rp. 4.000 dari sebelumnya Rp. 2.500. Sedangkan yang parkir ditempat parkir zona tidak mengalami perubahan yaitu tetap Rp. 5.000.bam

Operasi Gabungan di jl.soekarno, Dishub Tilang 8 Kendaraan

Gresiknews1,Surabaya - Dinas Perhubungan Kota Surabaya menggelar Operasi Gabungan di Jalan Soekarno Surabaya hari ini (29/07/2015). Kegiatan ini bekerjasama dengan Timsus Polrestabes Surabaya, Polsek Sukolilo dan Gartap III Surabaya. 

Hadir dalam kegiatan ini Plt. Kepala Dinas Perhubungan Kota Surabaya Ir. Irvan Wahyudrajat, M.MT untuk memantau secara langsung kegiatan operasi gabungan. Kegiatan ini bertujuan untuk memeriksa kelengkapan administrasi laik jalan kendaraan. 

Sehari sebelumnya (28/07/2015) juga dilakukan kegiatan Uji Emisi dan Operasi Gabungan di Jl. Indrapura Surabaya. Dari hasil operasi kali ini Dishub menilang 8 kendaraan dan Polsek Sukolilo menilang 23 kendaraan.bam

Pernyataan Dari Pasangan Cabup-Cawabup Gresik Yang Mendaftar


Pendaftaran Cabub-Cawabup Gresik Di KPUD Gresik


LEPAS RIBUAN BURUNG MENANDAI PERINGATAN HARI LINGKUNGAN HIDUP SEDUNIA

Gresiknews1,Gresik - Di Gresik, Hari Lingkungan Hidup Sedunia ditandai dengan melepaskan ribuan burung kealam bebas olek Sekda Gresik, M. Nadjob bersama Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Gresik.

Pelapasan ribuan burung ini berlangsung pada Selasa (29/7/2015) di Halaman Gedung Wahana Ekspresi Pusponegoro (WEP) Gresik tempat berlangsungnya pusat kegiatan acara. Selian Sekda dan Forkopimda, ratusan anak-anak sekolah juga melepaskan burung-burung yang dibawanya dari rumah. Beberapa diantaranya membuka sangkar yang berisi puluhan burung untuk lepas bebas dialam.

Dihadapan sejumlah undangan yang hadir Sekda Nadjib menyampaikan, kalau saat ini penduduk bumi telah mencapai 7,2 milyar orang. ”Kehadiran anda seakan memberikan semangat kepada kita semua untuk meningkatkan dan kualitas lingkungan bagi 7,2 orang didunia. Mari kita bersama berkomitmen melaksanakan aksi pengelolaan dan perlindungan lingkungan hidup di sekitar kita” katanya.

Sementara Kepala Badan Lingkungan Hidup Gresik, Sumarno melalui kabag Humas Suyono mengatakan peringatan Hari Lingkungan hidup sedunia ini mengambil tema seven billion dreams one planet, consume with care. Atau dalam tema yang ditetapkan oleh Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan yaitu mimpi dan aksi bersama untuk keberlanjutan kehidupan di bumi.

Peringatan di Gresik yang berlangsung selama dua hari yaitu hari ini dan besok, dipusatkan di gedung Wahana Ekspresi Pusponegoro.“Selain pelepasan ribuan burung, kami juga melaksanakan pemilihan putera puteri lingkungan, lomba yel-yel, cipta lagu bertema lingkungan, Fashion show berbusana limbah, fotografi dan pameran” kata Sumarno. 

Tentang prestasi Gresik dalam berbagai event lomba yang bertema lingkungan masing-masing, sepuluh kali memperoleh piala Adipura, memperoleh Penghargaan Indonesia Green Region Award (IGRA) tahun 2014, tiga kali penghargaan tata kelola lingkungan hidup versi majalah Swa, meraih 15 Adiwiyata mandiri terbanyak di Indonesia dan 3 penghargaan Kalpataru. (sdm/arz)

SEJUMLAH TOKOH MASYARAKAT DAN LSM NGLURUK KPUD LAMONGAN MELAPORKAN PEMALSUAN DOKUMEN PASANGAN PERSEORANGAN

Gresiknews1,Lamongan - Sejumlah tokoh masyarakat dan LSM mendatangi kantor KPUD Lamongan dengan tujuan untuk melaporkan adanya dugaan pemalsuan dukungan pada calon perseorangan dan mempertanyakan SK KPUD yang meloloskan calon perseorangan. Tokoh masyarakat yang hadir diantaranya Suharjito, Isnandar dan ketua LSM Lembaga Pemburu Koruptor (LPK) Afif dan ditemui oleh ketua KPUD Lamongan beserta 4 komisioner lainnya, Selasa (28/7).

Menurut Suharjito, juru bicara tokoh masyarakat, kedatangannya bersama teman-temannya ke KPUD lamongan untuk mempertanyakan SK KPU Lamongan terkait lolosnya persyaratan dukungan calon perseorangan dan melaporkan adanya pemalsuan syarat dukungan calon perseorangan. Pemalsuan syarat dukungan ini meliputi tidak ada ijin dari pendukung dan potokopi KTP atau KK tidak seijin pemilik serta tanda tangan bahkan cap jempol pendukung banyak dipalsu. Pihaknya juga menemukan pendukung yang sudah meninggal dunia dan pindah ke luar kota tetapi masih masuk dalam daftar dukungan syarat perseorangan.

“Masak orang yang sudah meninggal hidup kembali gara-gara pilkada. Ini kan aneh,”kelakar suharjito

Suharjito mencontohkan data di Desa balongwangi Kecamatan Tikung dimana terdapat banyak orang yang sudah meninggal tetapi masih dinyatakan hidup dan ada tanda tangan atau cap jempol orang tersebut. Sedangkan kejadian di Desa Sukorejo Kecamatan Karangbinangun diduga petugas tidak melakukan verifikasi faktual.

Dengan dugaan pemalsuan dokumen dan ketidakprofesionalan penyelenggara pemilu pihaknya akan melakukan langkah hukum demi tegaknya demokrasi di Lamongan. pihaknya akan melaporkan ke DKPP, PTUN dan Kepolisian. Suharjito menolak anggapan bahwa aksinya ini dikaitkan dengan pasangan calon tertentu.

“Laporan ini atas nama masyarakat, saya mantan anggota DPRD dan kawan-kawan ini tokoh masyarakat,”jelas Suharjito

Menanggapi laporan dari sejumlah tokoh masyarakat tersebut ketua KPUD Lamongan, Ghozali mengatakan bahwa laporan terkait pemalsuan data tersebut bukan domain dari KPUD Lamongan. pihak KPUD Lamongan hanya proses verifikasi administrasi dan faktual atas dokumen yang diberikan oleh pasangan calon perseorangan.

Ghozali lebih lanjut mengatakan bahwa bila nanti laporan dari masyarakat terkait pemalsuan dokumen terbukti, tidak mempengaruhi proses pilkada di Lamongan. karena pemalsuan dokumen itu masuk ranah hukum sehingga penyelesaiannya juga melalui jalur pengadilan.

“Biar ranah pengadilan saja yang menetapkan. (meski terbukti) tidak mempengaruhi proses pilkada,”jelasnya.bam

Bentuk Forum Komunikasi Lembaga Kursus dan Pelatihan per Rumpun Tingkatkan Mutu LKP

Gresiknews1,Gresik - Masih adanya beberapa lembaga kursus dan pelatihan yang belum mempunyai ijin serta belum maksimalnya pelayanan pembinaan dan peningkatan mutu pendidik dan tenaga kependidikan pada LKP yang disebabkan terbatasnya tenaga lapangan menuntut Dinas Pendidikan Kota (Dispendik) Surabaya membentuk sebuah forum komunikasi lembaga kursus dan pelatihan per rumpun.

Kasi Pendidikan Masyarakat (Penmas) Thussy Aprilliyandari, SE menuturkan forum per rumpun ini bertujuan membantu program Dispendik dalam peningkatan mutu pendidik dan tenaga kependidikan kursus dan pelatihan seklaigus sebagai mediasi fasilitasi dalam info-info terkini tentang kursus dan pelatihan.

Thussy menambahkan, terdapat antara forum komunikasi dengan organisasi mitra (Ormit) forum komunikasi rumpun kursus. Jika Ormit ORMIT dibentuk dan bertanggung jawab secara terstruktur kepada Level Organisasi di atasannya, maka pada forum komunikasi per rumpun ini dibentuk oleh Dispendik dan bertanggungjawab kepada Dispendik sesuai dengan kebutuhan.

Tidak hanya itu, dalam waktu dekat ini Dispendik akan menggelar Apresiasi LKP dan PKBM 2015.

Thussy tadi siang (27/07) di ruang Dr. Wahidin Sudirohusodo mengatakan, selama empat hari yakni 27-31 Juli para pengurus LKP akan dilatih melalui forum ini.

Sementara itu, Ketua HISPPI jatim Ali Wafa S. Kom mengungkapkan sementara ini ada sembilan rumpun yang akan dibentuk Dispendik diantaranya, rumpun teknik dan rekayasa, pembelajaran, kesenian dan kerajinan, jasa, kerumahtanggaan, pertanian, bahasa, pariwisatan dan kesehatan.

Menurut Ali, keanggotaan secara otomatis mutlak wajib dan keanggotaan yang dikelompok-kelompokkan per rumpun.

Ali Wafa menambahkan, FKR – LKP juga membantu anggota per rumpun ataupun masyarakat dalam mempermudah pengurusan perijinan baik prinsip maupun operasional sekaligus sebagai evaluasi keaktifan pelaksanaan program kegiatan serta mendorong kolaborasi antar anggota dalam rumpun ataupun lintas rumpun.

Masih menurut Ali, namun yang paling penting ialah menyiapkan Lembaga Kursus dan Pelatihan sesuai dengan 8 Standar Nasional Pendidikan untuk menyambut MEA Desember 2015.bam

Kunjungi Lakarsantri, Walikota Semangati Kader Lingkungan dan Anak-anak

Gresiknews1,Surabaya - Pemerintah Kota Surabaya berkomitmen dalam penanganan sampah yang semakin hari makin bertambah. Salah satu upaya yang dilakukan yakni melalui program Merdeka Dari Sampah (MDS) 2015 dengan mengajak masyarakat untuk berpartisi aktif. Kali ini Sabtu, (25/7) Kelurahan Lakarsantri menjadi lokasi keempat Roadshow MDS 2015.

Kedatangan Tri Rismaharini, Walikota Surabaya disambut dengan yel-yel kader lingkungan sambil memakai busana hasil daur ulang limbah rumah tangga. Dilanjutkan dengan tari Jamuran oleh anak-anak RW 4 Kelurahan Lakarsantri.

Armono, Ketua RW 4 Kelurahan Lakarsantri dalam laporannya mengatakan, ia mengajak masyarakat untuk tetap mempertahankan keguyuban, membangun kesatuan dan persatuan. Ia berharap masyarakat RW 4 dapat memberikan dan mendapatkan yang terbaik. Terkait kinerja LKMK dan Kader lingkungan ia berharap mereka memberikan pelayanan kepada masyarakat dengan tulus dan ikhlas.

Sementara itu Sumarno, General Manager Radar menuturkan, pihaknya mengapresiasi semangat warga yang sejak pagi telah mempersiapkan penyambutan. Menurutnya, acara tersebut sebagai awal kesadaran dan kepedulian warga demi kebersihan lingkungan. 

Sedangkan, M. Arif, Account Excecutive Area PGN Surabaya menuturkan, ia bangga kepada warga Lakarsantri yang memberikan energi yang baik. Menurutnya, Merdeka Dari Sampah dari awal hingga kini mengalami peningkatan. Pihaknya berharap Surabaya lebih bersih, lebih sehat dan lebih nyaman dihuni sehingga dapat menarik wisatawan domestik maupun mancanegara.

Tri Rismaharini, Walikota Surabaya mengatakan, Surabaya akan memiliki TPA terbaik di Indonesia karena dapat menghasilkan energi listrik. Terkait pengadaan jaringan gas PGN, Walikota mengatakan masyarakat akan mendapatkan gas yang lebih murah dari LPG. Dalam dua tahun jaringan gas akan bisa dinikmati warga.

Walikota berterima kasih pada RW 4 dalam mengelola kebersihan. Menurutnya, dengan pengelolaan lingkungan yang lebih baik akan membuat warga menjadi lebih sehat. Walikota menambahkan, Pemerintah kota Surabaya akan memberi bantuan bibit untuk urban farming. Mantan Kepala Bappeko ini menambahkan, dari hasil urban farming dapat meningkatkan perekonomian warga jika dijual.

Usai memberi sambutan, Walikota memberi motivasi kepada anak-anak untuk menghindari narkoba agar siap berkompetisi pada era Masyarakat Ekonomi ASEAN. Selanjutnya, Walikota mengunjungi beberapa meja yang menampilkan produk daur ulang dari masyarakat.bam

BUM DESA SEKAPUK PUNYA ASET 558 JUTA, NOMINATOR TERBAIK JATIM

Gresiknews1,Gresik - Kepala Badan Pemberdayaan Masyarakat Gresik Agus Budiono merilis perkembangan Badan Usaha Milik (BUM) Desa Sekapuk Gresik. Dalam Rilisnya tercatat , modal awal saat berdiri pada 16 Maret 2009 yang lalu sebesar Rp. 338,5 juta, saat ini modal tersebut sudah berkembang menjadi Rp. 558.426.629,- . “Prestasi luar biasa ini dicapai oleh Badan Usaha Milik Desa (BUM) Desa Sekapuk Kecamatan Ujungpangkah Gresik” katanya.

Selama 6 tahun kiprah BUM Desa Sekapuk ini berjalan telah mampu menggerakkan perekonomian Desa. Berbagai bidang usaha yang dapat menyerap ratusan tenaga pemuda warga desa setempat. Mulai dari usaha simpan pinjam, usaha angkutan darat dan air, usaha dibidang kelistrikan, usaha produksi dan perdagangan umum bahkan pengelolaan bahan galian.

Hal ini seperti yang diinginkan Wakil Bupati Gresik Drs. Mohammad Qosim, M.Si agar Badan Usaha Milik Desa (BUM) Desa dapat menjadi motor penggerak perekonomian desa. Keinginan Qosim ini disampaikan di Ruang Puteri Cempo Senin (27/7/2015) saat menerima tim penilai Badan Usaha Milik Desa tingkat Propinsi Jawa Timur yang diketuai Mohammad Yasin.

Lebih jauh Qosim memberikan motivasi kepada BUM Desa agar mencontoh BUMD yang ada di Gresik. “BUMD Gresik Migas, dari yang sebelumnya mengalami devisit. Saat ini Gresik Migas sudah mampu menyumbang Pendapatan Asli Daerah (PAD) Gresik sebesar Rp. 15 milyar dari total aset sebesar Rp. 150 milyar. Sedangkan Bank Gresik kemampuan modalnya mencapai Rp 25 milyar dan saat ini mampu memberikan PAD sebesar Rp. 1,25 milyar” ungkap Qosim.

Ketua Tim Penilai BUM Desa tingkat Propinsi Jawa Timur yang diketuai Mohammad Yasin menyatakan bangga dengan kiprah BUM Desa Sekapuk yang telah menjadi penggerak perekonomian desa. “Selain menjadi mesin uang, agar BUM Desa bisa menjadi institusi penting dalam pembangunan di Indonesia. Hal ini seperti yang diharapkan Gubernur Jawa Timur” katanya.

Tentang BUM Desa Sekapuk yang sudah mampu mengelola Sumber daya alam, Yasin berharap agar para pemuda bisa lebih berkiprah untuk menggandeng pihak ketiga untuk pengelolaan tersebut. “Kalau BUM Desa sudah mapan, niscaya kedepan Alokasi dana Desa sudah tidak dibutuhkan lagi. Karena pembangunan insfratruktur sudah bisa dilakukan oleh BUM Desa” ungkapnya sebelum melaksanakan penilaian lapangan.sdm/arz

Kerja Bhakti Rutin, Lintas SKPD Bahu Membahu Warnai Kota Surabaya

Gresiknews1,Surabaya - Kebersihan kota Surabaya tak hanya menjadi tanggung jawab pasukan kuning dan hijau melainkan sudah menjadi tanggung jawab kita semua. Hal ini terbukti dengan diselenggarakan kerja bakti, Jumat (24/7). Peserta kerja bhakti datang pukul 06.00 wib di lokasi kerja bakti masing-masing. Pembersihan dilakukan pada daerah pinggir sungai dan sekitar taman. 

Sementara itu Dinas perhubungan menyiapkan personil pengaturan lalu lintas disemua lokasi kerja bakti. Dinas PU Bina Marga dan Pematusan menyiapkan cat dan personil pembagian cat dan ditempatkan sesuai titik pembagian cat sesuai denah lokasi 

Sedangkan Dinas Kebersihan dan Pertamanan menyiapkan petugas dan Cat untuk membantu kelancaran kerja bhakti. 

Bersenjatakan kuas dan cat yang disediakan Dinas PU Bina Marga dan Pematusan, ribuan pegawai Pemkot Surabaya melakukan pengecatan pagar di beberapa lokasi yang telah ditentukan. Kali ini kerja bhakti dibagi menjadi beberapa zona. Yakni viaduk Gubeng, raya Wonokromo, jalan Sulawesi, bantaran Sungai Monkasel, Jembatan Peneleh, Jembatan merah.bam

Pertahankan Kerukunan dan Keharmonisan Antarumat Beragama, Walikota Surabaya Ajak Semua Elemen Masyarakat

Gresiknews1,Surabaya - Dalam rangka menjaga keharmonisan antarumat beragama dan suasana aman kondusif di kota Surabaya, Pemerintah Kota Surabaya menggelar Pernyataan Sikap Bersama Dalam Rangka Menjaga Kerukunan dan Keharmonisan Antarumat Beragama. Bertempat di halaman Tugu Pahlawan, Jumat (24/7) hadir DPRD Kota Surabaya, Forum Pimpinan Derah Kota Surabaya, Tokoh Agama, Kepala SKPD, Muspika dan Lurah di lingkungan Pemerintah Kota Surabaya.

Dalam kesempatan tersebut, Soemarno, Kepala Badan Kesatuan Bangsa, Politik dan Perlindungan Masyarakat kota Surabaya menyampaikan poin-poin pernyataan sikap yang ditandatangani oleh semua elemen masyarakat terkait. Pertama, menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia. Kedua, bahwa kebhinekaan masyarakat Indonesia khususnya di Surabaya merupakan anugerah Tuhan Yang Maha Esa yang harus dijaga bersama. Ketiga, bahwa kedamaian dan kerukunan umat beragama di Surabaya yang sudah terwujud harus selalui tetap terjaga. Keempat, menolak segala bentuk kekerasan dan tindakan anarkis yang mengatasnamakan agama. Kelima, mengajak kepada masyarakat untuk tidak mudah terprovokasi, menjaga toleransi kehidupan umat beragama dan menghargai kebebasan beribadah.

Tri Rismaharini, Walikota Surabaya dalam sambutannya mengatakan, Tugu Pahlawan menjadi tempat penyelenggaraan pernyataan sikap karena telah menjadi kebanggaan warga kota Surabaya. Ia berterima kasih karena seluruh umat beragama di Surabaya saling menjaga. Menurutnya, hingga kini suasana di kota Surabaya aman dan kondusif. 

Walikota memberikan kilas balik bahwa 70 tahun lalu para pejuang memperebutkan kemerdekaan dari tangan penjajah hingga banyak yang gugur di bawah lokasi berdirinya Tugu Pahlawan. Ia mengajak warga Surabaya untuk meneruskan perjuangan para pahlawan. Menurutnya, dulu para pejuang tidak memiliki senjata maupun makanan namun tetap memperjuangkan kemerdekaan yang kita dapatkan sekarang. Ia berharap agar jangan sampai dengan perbedaan pendapat kita menjadi lebih mundur dari 70 tahun lalu.

Mantan Bappeko tersebut menambahkan, keberbedaan adalah letak keindahan. Ia berharap para peserta menjadi corong persatuan karena pada akhir tahun 2015 kita akan menghadapi era Masyarakat Ekonomi Asean. Ia mengajak warga untuk bergandeng tangan, karena penjajahan yang akan datang berupa penjajahan ekonomi. Menurutnya, warga harus memerangi kemiskinan dan kebodohan sebagai musuh bersama. 

Ia mengharap para undangan memberikan contoh yang terbaik bagi anak-anak dan terus tingkatkan tali persaudaraan.bam

Tekan Inflasi, Sambari Berharap Agar TPID Terus Pantau Harga Pasar

Gresiknews1,Gresik - Untuk kestabilan indeks Pertumbuhan ekonomi di Gresik, Bupati Sambari Halim Radianto memerintahkan Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) agar selalu memantau perkembangan harga sembako. Hal ini disampaikan oleh Kabag Humas Pemkab Gresik Suyono usai bertemu Bupati di kantornya Jum’at (24/7/2015).

Sukses Gresik dalam menstabilkan harga sembako utamanya beras sejak sebelum lebaran sampai setelah lebaran ini, Bupati memerintahkan agar kestabilan ini terus di jaga dan dipertahankan. “Pak Bupati memerintahkan Kepala Dinas Koperasi, UKM, Perindustian dan Perdagangan Gresik M. Najikh. Agar apabila terjadi lonjakan harga segera melakukan kebijakan misalnya operasi pasar.

Memang, sejak sebelum bulan Ramadhan, Dinas Koperasi, UKM, Perindustian dan Perdagangan Gresik bersama Pemprov Jawa Timur mengadakan operasi pasar. Beberapa komoditi yaitu beras, gula, minyak goring dan tepung terigu dijual dibawah harga dari atas truk. Dengan operasi pasar tersebut, harga beberapa komoditi stabil baik saat Ramadhan sampai setelah lebaran.

Harga beras dikisaran Rp. 8600 ribu sampai yang terbaik mencapai Rp. 11 ribu perkilogram. Harga ini tetap bahkan harga beras rajalele cenderung turun dari Rp. 9000 menjadi 8600 setelah lebaran. Harga daging masih bertengger di kisaran antara 95 ribu sampai 100 ribu, harga daging ayam ada dikisaran Rp. 30 ribu. “Harga ini tetap seperti harga sebelum lebaran”, ujar Kepala Dinas Koperasi, UKM, Perindustian dan Perdagangan Gresik M. Najikh melalui kabag Humas, Suyono.

Najikh memperkirakan, harga kebutuhan pokok ini akan terus terkoreksi sampai keadaan normal. “Seiring waktu, apabila produksi maupun distribusi sudah sepenuhnya lancar, maka harga akan sedikit turun. Utamanya sayur-mayur. Saat ini pasokannya masih terganggu dengan distribusi yaitu tidak diperbolehkannya truk beroperasi dan juga petani belum turun ke sawah” katanya.

Seperti data yang disampaikan Kabid perdagangan harga harga bawang merah turun dari Rp. 22 ribu menjadi Rp. 20 ribu perkilogram. Harga wortel hari ini mencapai Rp. 14 ribu perkilogram, Sementara harga komoditi yang lain juga tetap tidak berubah seperti sebelum lebaran misalnya bawang putih tetap bertengger diharga Rp. 20 ribu/kilogram. Data harga tersebut didapat di beberapa pasar di Gresik pada Jum’at (24/7/2015) diantaranya pasar baru, pasar kota dan pasar sidomoro.

Najikh mengaku pihaknya akan selalu memantau. “Atas perintah Bupati Gresik kami selalu memantau harga sembako, serta mengambil kebijakan apabila terjadi lonjakan harga. Sejak sebelum, saat Ramadhan dan sebelum lebaran maupun sesudahnya. Kami selalu mengadakan pemantauan harga. Harga sembako sampai saat ini masih dalam taraf wajar dan bisa ditoleransi” katanya lagi.sdm/arz


BERHARAP BERTEMU KEMBALI PADA HALAL BIHALAL LEBARAN TAHUN DEPAN



Gresiknews1,Gresik - Ternyata himbauan Bupati Gresik, Dr. Sambari Halim Radianto agar PNS sudah harus aktif sejak masuk pertama lebaran Rabu (22/7), dilaksanakan dengan baik.

Terbukti saat pelaksanaan Halal bihalal Bupati dan Wakil Bupati Gresik Sambari-Qosim bersama Forpimda serta berbagai elemen masyarakat. Seluruh PNS hadir di Halaman Kantor Bupati Gresik. Mereka tampak berbaris dari panggung tempat Bupati serta Forpimda berdiri yang terletak didepan pintu masuk, mengular ka arah timur sampai puluhan meter.

Saking panjangnya antrian PNS tersebut, sehingga Bupati Sambari yang awalnya menghadap tenda undangan mengubah arahnya menghadap ke timur. “Sebelumnya saya Bupati dan Wakil Bupati Gresik beserta segenap Forpimda mohon maaf lahir batin” katanya dengan mimik serius. Sambari juga meminta maaf kepada semua PNS yang telah rela menunggu dan antri kepanasan.

Pada kesempatan bertemu di lebaran terakhir pada masa baktinya yang pertama ini. Bupati sekaligus berpamitan. “Kami mohon maaf apabila selama ini saya dalam memimpin saudara semua banyak kekurangan serta kesalahan. Kami berharap, Insyaallah kita masih bisa bersua kembali di suasana Lebaran yang akan datang” ungkap Bupati Sambari yang diamini Wabup Qosim. 

Pada hari itu juga Bupati Gresik juga menghadiri kegiatan Halal Bihalal dibeberapa SKPD yang dilaksanakan pada hari itu juga. Diantaranya di Dinas PU Gresik, Dinas Perhubungan Gresik serta di lingkungan Dinas Pertanian Gresik. “Sengaja halal bihalal di lingkungan SKPD dilaksanakan pada hari ini. Untuk besok semuanya sudah harus aktif melayani masyarakat kembali” tegas Sambari.

Selain hari ini, Bupati melarang SKPD untuk melaksanakan halal bihalal pada jam dinas. “Setelah halal bihalal hari pertama, hari-hari selanjutnya kita fokus bekerja kembali melayani masyarakat. Jadi tidak ada alasan untuk halal bihalal lagi. Makanya saat siang menjelang pulang nanti, kami akan melakukan kunjungan kebeberapa SKPD untuk memastikan pelayanan masyarakat kembali normal” tegasnya lagi.

Terkait himbauan Bupati Gresik tersebut, Kepala BKD Nadhif menyatakan telah memberlakukan absen khusus saat lebaran. “Saat hari terakhir sebelum libur lebaran yaitu hai ini Rabu dan pada masuk pertama dan kedua setelah lebaran kami berlakukan absen khusus. Selain absen ceklok, kami juga menyiapkan absen lain yang dikirimkan ke BKD” ungkap Nadhif.

Dari pantauan kepala BKD ke beberapa ruangan di Sekretariat dan beberapa SKPD di lingkungan kantor Bupati Gresik pada pagi ini. Nadhif menyatakan seluruh karyawan hadir lengkap.”Pada absen khusus yang saya periksa serta jumlah karyawan hadir seratus persen. Pantauan ini akan terus kami lakukan saat menjelang jam pulang nanti bersama bapak Bupati” ujar Nadhif. (sdm/arz)

FORPIMDA DAN PIMPINAN LINTAS AGAMA TANDATANGANI PERNYATAAN SIKAP GRESIK DAMAI

Gresiknews1,Gresik - Untuk memastikan Gresik aman dan damai, Bupati Gresik Dr. Sambari Halim Radianto bersama Forpimda Gresik dan pimpinan Lintas Agama Islam, Kristen Protestan, Katolik, Hindu, Budha dan Konghucu mengikrarkan dan menandatangani pernyataan sikap.

Bertempat di Halaman Kantor Bupati Gresik mereka yang dipimpin oleh Bupati Gresik bersama-sama membacakan pernyataan sikap. Ada 4 butir pernyataan sikap yang disampaikan yaitu Tetap setia serta menjunjung tinggi Pancasila dan Undang-Undang Dasar Tahun 1945.

Setia dan menjaga keutuhan NKRI. Menjaga sikap toleransi dan kerukunan antar umat beragama serta tidak terprovokasi/terpengaruh dengan isu-isu yang bermuatan SARA. Menolak adanya tindakan anarkis / kekerasan dalam bentuk apapun yang mengatasnamakan agama.

Setidaknya ada 18 orang yang ikut bertandatangan pada pernyataan sikap tersebut. Selain Bupati beserta 9 orang anggota forpimda yang lain, para pimpinan lintas Agama serta Ormas yang lain juga ikut membubuhkan tanda tangan. Diantaranya perwakilan PCNU Gresik, MUI Gresik, PD MUhammadiyah Gresik, FKUB Gresik, Perwakilan dari Agama Hindu, Kristen Protestan, Budha, Katolik dan Konghucu.

Dalam ketenagnannya Bupati Sambari mengatakan, aksi ini untuk memberikan inspirasi kepada mereka yang ada di luar sana bahwa Gresik mencintai kebersamaan dan kedamaian. “Pernyataan yang kami tanda tangani ini merupakan keinginan bersama untuk membangun Gresik yang kondusif. Kami sepakat apapun kejadian serta insiden yang berbau SARA yang terjadi di luar sana, jangan sampai terjadi di Gresik” ungkap Sambari. (sdm/arz)

PASTIKAN PERESMIAN STADION LENGIS PADA 9 SEPTEMBER 2015

Gresiknews1,Gresik - Bupati Gresik Dr. Sambari Halim Radianto memastikan Stadion Gunung Lengis sudah bisa dipakai saat Hari Olahraga Nasional (Haornas) pada 9 September 2015 mendatang. Keinginan Sambari ini diungkapkan ketika mengunjungi stadion Gunung Lengis pada Rabu (22/7). Bupati yang juga didampingi oleh Wakil Bupati Gresik Drs. Mohammad Qosim, M.Si meninjau beberapa hal yang ada di Stadion tersebut.

Bersama rombongan, Sambari berkeliling melihat keadaan pertumbuhan rumput yang sudah ditanam. “Perkembangannya bagus dan sesuai yang kita harapkan”ungkap sambari sambil memegang rumput stadion yang tampak sudah terhampar menghijau. Sesekali Bupati mencoba menginjak-nginjak rumput dengan agak setengah meloncat memastikan ketebalan rumput tersebut sudah sesuai.

Melihat perkembangan pembangunan Stadion tahap I tersebut, Bupati memastikan bahwa peresmiannya bisa dilaksanakan pada 9 September 2015. “Persemiannya nanti bersamaan dengan hari olahraga Nasional” tegas Bupati yang diangguki oleh Wakil Bupati Gresik, Mohammad Qosim dan Kepala Dinas PU Gresik, Bambang Isdianto.

Selain mengunjungi Stadion Lengis, Bupati-Wabup Sambari Qosim dan Sekda Gresik, M. Nadjib serta kepala BKD Gresik, M. Nadhif serta Kepala SKPD yang lain mengunjungi beberapa aktifitas pelayanan masyarakat. Kunjungan pertama dilaksanakan ke pelayanan Kesehatan Puskesmas Kebomas. Di tempat ini pelayanan kesehatan sudah berjalan normal. Meski tetap membuka nonstop unit UGD, namun Puskesmas Kebomas tetap melayani pasien yang datang.

Sesuai yang disampaikan Kadis Kesehatan Sugeng Widodo, pihaknya membagi petugas jaga agar Puskesmas selalu siap melayani pasien kapanpun. “Silahkan anda melihat para petugas sudah melayani para pasien” kata Bupati sambil menunjukkan aktifitas Puskesmas yang tampak sudah normal. Kunjungan lain yaitu ke Dinas Pendapatan, Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah.

Di unit pelayanan pembayaran pajak daerah, Bupati sempat bertanya kepada salah seorang pembayar Pajak Bumi dan Bangunan. Bupati menanyakan keluhan tentang layanan yang diterimanya. Tapi pembayar pajak asal menganti ini menyatakan pelayannanya baik dan lancar. “tempatnya juga sejuk dan enak, makanya saya yang mengajak serta puteranya yang kecil tidak rewel”ungkapnya. (sdm/arz)

Jalur Lamongan-Surabaya Berlakukan Buka Tutup Untuk Mengatasi Arus Balik

Gresiknews1,Gresik - Sistem buka tutup diberlakukan di Jalur Lamongan-Surabaya khususnya di kawasan yang sering terjadi kemacetan yakni perempatan Duduksampeyan, Gresik, Jatim pada H+3 Lebaran.

Pantauan di sepanjang jalur Lamongan-Surabaya situasi lalu lintas di kawasan tersebut padat namun lancar. Namun demikian sejumlah titik masih terlihat terjadi kemacetan seperti arah Pasar Babat, Lamongan dan perempatan Duduksampeyan, Gresik.

Namun demikian, kemecatan tersebut bisa diatasi oleh petugas Satlantas Polres Gresik dengan menerapkan sistem buka tutup sejak arus mudik H-5 Lebaran.

"Biasanya kalau tidak ada sistem buka tutup seperti ini, perempatan Duduksampeyan macet. Belum lagi kalau ada kereta api yang lewat di kawasan itu, pasti tambah macet," kata warga Lamongan Rofik yang hendak menuju Surabaya, Senin (20/7/2015).

Sejumlah personil dari Satlantas Gresik tampak mengatur lalu lintas di sekitar perempatan dan berusaha mengurai kepadatan arus balik berkendaraan. Kebanyakan kepadatan kendaraan bermotor terjadi menuju arah Kota 
Surabaya.

Diperkirakan puncak arus balik terjadi pada Senin ini. Hal ini dikarenakan libur panjang Lebaran berakhir dan Selasa (21/7) para pegawai dan karyawan sudah melakukan aktifitasnya seperti biasanya.

"Mulai dari Duduksampeyan sampai Surabaya alhamdulillah lancar," kata Andi, pengendaran kendaraan roda empat lainnya.

Sebelumnya, Kasatlantas Polres Gresik AKP Happy Saputra mengatakan, untuk mengurai kemacetan di jalur Pantura Duduksampeyan pihaknya akan memberlakukan sistem buka tutup jika benar-benar mengalami kepadatan.

Penyebab kemacetan di jalur Pantura Duduksampeyan karena di jalur tersebut ada perempatan, dan jalurnya berdekatan dengan pintu perlintasan kereta api.bam

PPP Tolak Penundaan Pilkada 2017

Gresiknews1,Surabaya - Partai Persatuan Pembangunan tak sepakat jika pelaksanaan Pilkada Kota Surabaya tertunda pada 2017 seiring belum munculnya pasangan bakal calon wali kota dan wakilnya selain petahana atau incumbent.

Ketua DPC PPP Kota Surabaya Buchori Imron mengatakan penyelenggaraan Pilkada yang tertunda dua tahun lagi akan menghambat pembangunan dan kemajuan Surabaya, sebab Surabaya akan dipimpin Penjabat Sementara (Pj) selama dua tahun.

"Kalau sampai tertunda, kami tak sepakat dan sangat menyayangkannya, karena masyarakat Surabaya yang akan dirugikan," ujarnya kepada wartawan di Surabaya, Selasa (21/7/2015).

"Itu terlalu lama dan kita ketahui bahwa peran Pj terbatas karena tidak bisa mengambil kebijakan yang sifatnya strategis, sehingga masyarakat akan sangat dirugikan," ucapnya.

Sekadar informasi, sepekan menjelang dibukanya pendaftaran pasangan bakal calon wali kota dan wakilnya ke Komisi Pemilihan Umum (KPU) Surabaya, sampai saat ini masih satu pasangan yang menyatakan maju, yakni pasangan petahana Tri Rismaharini dan Whisnu Sakti Buana.

Sesuai Peraturan KPU (PKPU) Nomor 12 Tahun 2015 perubahan atas PKPU 9/2015 tentang pencalonan kepala daerah maka pelaksanaan Pilkada Surabaya tahun ini berpotensi ditunda hingga 2017, jika calon kepala daerah tunggal setelah perpanjangan pendaftaran tiga hari.

Pengusaha asal Madura tersebut juga mengaku tak sepakat dengan pemikiran Koalisi Majapahit yang menyatakan Pilkada Surabaya lebih rasional jika digelar 2017.

Karena itu, anggota Komisi C DPRD Surabaya tersebut berharap muncul pasangan calon lain, khususnya dari Koalisi Majapahit yang telah melakukan deklarasi menjelang Pilkada serentak ini.

"Semoga dalam waktu singkat ini muncul pasangan calon dari Koalisi Majapahit, sebab bukan tidak mungkin calon yang diusungnya bisa unggul karena di atas kertas suara pada Pemilu 2014 sangat banyak," katanya.

Belum adanya keputusan PPP mendukung pasangan calon tertentu dalam Pilkada kali ini membuat peluang memberikan suara dan bergabung dengan Koalisi Majapahit sangat terbuka lebar.

"Kalau figur yang dimunculkan mumpuni dan demi kemajuan Surabaya, maka bisa saja PPP bergabung, sebab secara resmi belum ada keputusan partai. Kami masih menunggu dan melihat peta," katanya.bam

Diprediksi 70.000 Penumpang Akan Padati Terminal Purbaya

Gresiknews1,Surabaya - Puncak arus balik via terminal Purabaya atau yang dikenal dengan Terminal Bungurasih diprediksi terjadi pada Senin (20/7/2015) dengan jumlah penumpang 65.000 orang dan pada Selasa (21/7/2015) dengan jumlah penumpang mencapai 70.000 orang.

Kepala UPTD Terminal Purabaya May Ronald mengatakan memasuki momen arus balik terbilang lebih lancar dibandingkan saat arus mudik atau keluar Kota Surabaya.

"Hari ini sudah masuk arus balik dan rata-rata kedatangan penumpang mencapai 2.000 an per jam, dan kebanyakan di dominasi kedatangan dari Banyuwangi, Jember, Probolinggo dan Solo, Yogyakarta, " katanya, Senin (20/7/2015).

Ronald mengungkapkan, jumlah pemudik tahun ini relatif lebih rendah dibandingkan tahun lalu. Tepat pada H-2 Lebaran 2014, jumlah penumpang yang mudik mencapai 91.000 orang. Sedangkan pada H-1 dan H-2 Lebaran 2015, terjadi penurunan 19%-20%.

Sementara pada arus balik H+1 Lebaran tahun ini tercatat mencapai 42.000 penumpang dan pada H+1 2014 tercatat hanya 47.000 penumpang.

"Arus mudik maupun balik memang turun kalau dibandingkan tahun lalu," imbuhnya.bam

Pemkab Gresik Akan Beri Sanksi Bagi PNS Bolos Kerja

Gresiknews1,Gresik - Pemerintah Kabupaten Gresik, Jawa Timur, menyiapkan sanksi bagi Pegawai Negeri Sipil (PNS) di wilayah setempat yang bolos atau absen pada hari pertama masuk pascalibur Lebaran.

Kepala Bagian Humas dan Informasi Pemkab Gresik Suyono, mengatakan sanksi yang diberikan kepada PNS bolos dilakukan secara bertahap, dengan melihat dulu alasan atau latar belakang pegawai tersebut mengapa tidak masuk di hari pertama.

"Kita tidak langsung melakukan pemecatan atau penurunan jabatan, namun melihat dulu latar belakang mengapa PNS tersebut tidak masuk di hari pertama libur pascalebaran, dan mungkin sanksi pertama adalah surat peringatan," ucapnya di Gresik, Senin (20/7/2015).

Ia mengatakan, pemberian sanksi sebagai upaya tindakan tegas dari Pemkab Gresik, sesuai imbauan Bupati Gresik Sambari Halim Radianto yang meminta agar setiap institusi pemerintahan Kabupaten Gresik agar fokus bekerja kembali melayani masyarakat.

Sementara sebagai antisipasi agar PNS tidak bolos, Suyono mengaku telah memberlakukan absen khusus, yakni absen tambahan yang langsung dikirim ke badan kepegawaian, dan diberlakukan pada hari pertama dan kedua masuk usai Lebaran.bam

Idul Fitri, Walikota Surabaya Gelar Open House

Gresiknews1,Surabaya - Pemerintah Kota Surabaya menggelar Sholat Idul Fitri 1436 H. Bertempat di Taman Surya, Balaikota Surabaya, Jumat (17/7) sholat tersebut diikuti oleh Tri Rismaharini, Walikota Surabaya, Muspika Kota Surabaya dan ribuan warga Surabaya. Selain sholat Id yang diimami Muhammad Rifai’i, dalam kesempatan tersebut juga disampaikan khotbah oleh Ridlwan Nasir.

Ridlwan Nasir dalam khotbahnya mengatakan, pada bulan suci Ramadhan telah kita jalankan kasih sayang kepada orang-orang yang membutuhkan. Melalui Idul Fitri hendaknya kita mau minta maaf kepada orang yang telah kita berbuat salah. Menurutnya, Idul Fitri dirayakan untuk menambah kedekatan diri kepada Allah. 

Melalui Idul Fitri kita hendaknya mengedepankan kepentingan akhirat karena doa-doa akan dikabulkan. Melalui Idul Fitri pulalah kita dapat membentuk ketahanan rohani dan mendidik menjadi pribadi yang santun.

Dalam kesempatan tersebut, Ridlwan mengajak jamaah untuk lebih meningkatkan rasa syukur kepada Allah SWT dan kembali kepada Alquran dan sunah rasul.

Usai sholat, Walikota Surabaya menggelar open house di rumah dinas Walikota sebagai ajang silaturahim. Terlihat asisten sekdakota Surabaya, kepala SKPD, camat, lurah, komunitas, dan undangan. Mereka bersalaman dengan sesekali mengambil gambar bersama Walikota Surabaya.bam

Tingkatkan Manajemen Puskesmas Dengan Akreditasi

Gresiknews1,Surabaya - Dinas Kesehatan Kota Surabaya mengadakan pelatihan bagi Puskesmas yang akan melaksanakan akreditasi Puskesmas di tahun 2015 ini. Terdapat tiga Puskesmas yang melaksanakan pelatihan ini, yakni Puskesmas Sememi, Gayungan dan Puskesmas Tambak Rejo.

Kepala Seksi Pendidikan dan Pelatihan SDM Kesehatan Dinkes Kota Surabaya Hariyanto, SKM mengatakan, pelatihan yang dilaksanakan selama lima hari kerja mulai tanggal 1-7 Juli 2015 ini bertujuan untuk melaksanakan persiapan Puskesmas Akreditasi.

Dalam pelatihan ini, masing-masing Puskesmas mengirimkan lima orang perwakilan untuk mengikuti pelatihan ini yang terdiri dari Kepala Puskesmas, Kepala TU, staf Puskesmas lain yang mewakili Pokja Administrasi Manajemen, Pokja Pelayanan Klinis, dan Pokja Upaya Kesehatan Masyarakat yang masing-masing sebanyak satu orang.

Dalam pelatihan ini, instansi pemerintah yang beralamatkan di Jl. Raya Jemursari No. 197 Surabaya ini juga mendatangkan tim pendamping independen sebanyak 10 orang untuk mendampingi Puskesmas yang akan melaksanakan akreditasi tersebut, sehingga diharapkan pelatihan akan berjalan maksimal.

Lebih lanjut Hariyanto menguraikan, materi pelatihan meliputi Kebijakan Puskesmas, standar dan instrument akreditasi, studi kasus, langkah persiapan akreditasi dan pelaksanaan akreditasi Puskesmas, tata laksana survei, dan self assessment.

Rencananya, ketiga Puskesmas yang telah mendapatkan pelatihan akreditasi akan menyiapkan dokumen pelatihan dan administrasi selama kurun waktu 3,5 bulan.

Jika Puskesmas tersebut sudah siap dokumen dan diakreditasi, imbuhnya, maka akan ditetapkan akreditasi sesuai dengan kriteria yang ditetapkan oleh Kementerian Kesehatan RI.

Hariyanto menambahkan, Puskesmas yang telah mendapatkan akreditasi tentu tingkatannya sudah beda daripada yang belum terakreditasi. Pasalnya yang belum diakreditasi masih belum memiliki dokumen yang jelas terkait dengan upaya kesehatan masyarakat termasuk pelayanan klinis dan manajemen. Karena diperlukan dokumen untuk melakukan aktifitas sesuai dengan Standar Operasional Prosedur (SOP).

Hal ini dikarenakan tuntutan terkait meningkatkan manajemen pelayanan Puskesmas dan juga BPJS Kesehatan yang mensyaratkan agar fasilitas kesehatan tingkat pertama diakreditasi agar lebih tertata dalam manajemen pelayanannya.

Untuk tahun depan, akan ada empat Puskesmas yang mengikuti akreditasi, yakni Puskesmas Dupak, Balongsari, Medokan Ayu dan Puskesmas Jagir. Dinkes Kota Surabaya menargetkan, sampai tahun 2019 diharapkan seluruh Puskesmas yang ada di Kota Surabaya sudah mendapatkan akreditasi dari Kementerian Kesehatan.bam

Pemkot Siap Amankan Malam Takbir dan Hari Raya Idul Fitri 1936 H

Gresiknews1,Surabaya - Menjelang Hari Raya Idul Fitri 1936 H, Pemerintah Kota (Pemkot)Surabaya menggelar Apel Gelar Pasukan Perayaan Malam Takbir dan Hari Raya Idul Fitri 1936 H. Apel yang digelar di halaman Taman Surya, Rabu (15/7) sebagai kordinasi antar SKPD menjelang lebaran.

Walikota Surabaya, Tri Rismaharini yang bertindak sebagai pemimpin apel mengimbau kepada para satuan keamanan untuk selalu waspada. Baik waspada terhadap keamanan seperti pencurian juga harus waspada terhadap bahaya kebakaran.

Walikota perempuan pertama Surabaya tersebut menuturkan, pemkot sendiri telah menyebarkan edaran agar sebelum mudik, warga hendaknya melakukan pengecekan listrik dan gas. Namun hal tersebut jangan sampai mengurangi kewaspadaan.

Walikota juga mengimbau kepada kepala SKPD terkait agar terus melakukan kordinasi dengan posko-posko lebaran khususnya di fasilitas umum seperti terminal dan stasiun. Walikota menginstruksikan agar bus pemkot selalu siaga jika terjadi penumpukan pemudik.

Terkait malam takbir, walikota juga telah meyebarkan edaran yang isinya mengimbau agar takbir keliling tidak menggunakan kendaraan untuk mencegah terjadinya kecelakaan. Dinas terkait juga diminta untuk mengamankan perbatasan jika ada rombongan takbir yang hendak masuk ke Surabaya.

Mengakhiri sambutannya, Walikota Risma mengucapkan terima kasih kepada anggota pasukan yang bertugas mengamankan Hari Raya Idul Fitri 1936 H. Apel diakhiri dengan walikota meninjau kesiapan pasukan dan kendaraan operasional pengamanan.bam

TANPA OPEN HOUSE, BUPATI HANYA TOLERANSI HALAL BIHALAL PADA HARI PERTAMA MASUK

Gresiknews1,Gresik - Terkait lebaran, Bupati Gresik, Dr. Sambari Halim Radianto menghimbau agar pelaksanaan Halal Bihalal dilaksanakan pada saat masuk pertama lebaran yaitu pada Rabu, 22 Juli 2015. “Saat itu silahkan kepada seluruh SKPD untuk melaksanakan halal bihalal dan semua PNS wajib untuk masuk kerja dan melaksanakan halal bihalal di Instansinya” ujarnya melalui Kabag Humas Pemkab Gresik, Suyono di ruang kerjanya Rabu (15/7/2015).

Bupati juga menyatakan pihaknya juga akan melaksanakan halal bihalal dengan seluruh PNS di lingkungan kantor Bupati Gresik serta masyarakat Gresik di Halaman Kantor Bupati Gresik. “Setiap tahun kami melaksanakan hal itu” ujarnya. Bupati juga menyatakan tidak melakukan open house saat Idul Fitri 1436 H. “Silahkan pergunakan hari raya Idul Fitri untuk saling bersilaturahmi dengan seluruh keluarga” ungkap Bupati.

Atas himbauan Bupati terkait halal bihalal, Sambari melarang seluruh instansi di lingkup Pemerintah Kabupaten Gresik menyelenggarakan Halal bihalal setelah hari pertama kecuali diluar jam kerja. “Setelah halal bihalal hari pertama, hari-hari selanjutnya kita focus bekerja kembali melayani masyarakat. Jadi tidak ada alasan untuk halal bihalal lagi” tegasnya.

Terkait himbauan Bupati Gresik tersebut, Kepala BKD Nadhif menyatakan akan memberlakukan absen khusus saat lebaran. “Saat hari terakhir sebelum libur lebaran yaitu hai ini Rabu dan pada masuk pertama dan kedua setelah lebaran kami berlakukan absen khusus. Selain absen ceklok, kami juga menyiapkan absen lain yang dikirimkan ke BKD” ungkap Nadhif. (sdm)
menemukan deretan penjualan parcel. Di Giant yang ada di kompleks Perumahan Gresik Kota Baru (GKB) hanya tersisa 1 parcel kecil. “Sudah habis pak, ini tinggal satu dan beberapa parsel paket sembako murah” kata pihak Giant kepada Tim.

Sedangkan di Ramayana, saat tim datang parcel sudah habis dan tidak tersedia. “trennya sekarang beda pak, orang sudah bisa bikin parsel sendiri. Tahun ini kami hanya menyiapkan sedikit parcel. Dalam sebulan terakhir ini kurang dari seratus unit yang terjual”ujar Lister, Manajer Ramayana kepada Tim. (sdm/arz)

TAK MENEMUKAN PARCEL BERMASALAH

Gresiknews1,Gresik - Maraknya beredarnya parsel lebaran di masyarakat. Pada dua hari menjelang lebaran tepatnya Rabu (15/7/2015) Pemkab Gresik melakukan pemeriksaan bingkisan lebaran. Pemeriksaan dilakukan oleh tim gabungan dari Dinas Kesehatan, Dinas Koperasi UKM, Perindustrian, Perdagangan, Koperasi pada beberapa supermarket di Gresik.

Mula-mula pemeriksaan dilakukan di Hypermart Gresik. Di pertokoan yang terletak di Jalan Veteran Gresik ini tim memeriksa sejumlah bingkisan. Satu persatu deretan parcel lebaran yang berjajar rapi di gerai depan pertokoan hypermart ditelisik oleh anggota tim. Tak hanya memeriksa dibagian luar,para Kepala Dinas tersebut juga membongkar sejumlah paket pingkisan yang siap dipasarkan.

Ada 3 bingkisanb yang sudah dibongkar, mulai dari bingkisan yang paling kecil dan paling murah, sedang dan yang besar. “Saya ambil acak satu persatu dan saya bongkar. Kami tidak menemukan sesuatu yang sifatnya terlarang, baik ijin edar, masa edar maupun kemasan barang yang rusak” kata Najikh Kadinkop UKM Perindag Gresik.

Hanya Kepala Dinas Kesehatan Gresik, Sugeng Widodo Gresik menyarankan kepada pihak manajemen penjual parcel tersebut agar menempelkan semacam sticker identitas parcel dengan mencantumkan no telepon. “Hal ini penting bagi penerima parcel tersebut, agar apabila tidak puas atau mau mengadukan tentang parcel tersebut ada tempat mengadu” ungkap Sugeng melalui kabag Humas Pemkab Gresik Suyono.

Tak hanya di Hypermart, tim Pemkab Gresik juga mengadakan tempat penjualan parcel yang lain di Gresik yaitu di Giant dan Ramayana. Namun sayang, dua tempat penjualan parcel yang disebutkan terakhir ini tak menemukan deretan penjualan parcel. Di Giant yang ada di kompleks Perumahan Gresik Kota Baru (GKB) hanya tersisa 1 parcel kecil. “Sudah habis pak, ini tinggal satu dan beberapa parsel paket sembako murah” kata pihak Giant kepada Tim.

Sedangkan di Ramayana, saat tim datang parcel sudah habis dan tidak tersedia. “trennya sekarang beda pak, orang sudah bisa bikin parsel sendiri. Tahun ini kami hanya menyiapkan sedikit parcel. Dalam sebulan terakhir ini kurang dari seratus unit yang terjual”ujar Lister, Manajer Ramayana kepada Tim. (sdm/arz)

Warga Diminta Waspada Angin Kencang Imbas Badai Nangka

Gresiknews1,Surabaya - Fenomena angin kencang yang melanda Surabaya dalam dua hari terakhir mendapat perhatian serius dari Pemkot. Atensi khusus ditujukan pada obyek-obyek rawan roboh seperti pohon dan papan reklame (billboard).

Kepala Bakesbangpol dan Linmas Kota Surabaya Soemarno saat dijumpai di kantornya, Senin (13/7) menuturkan, antisipasi yang dilakukan yaitu melakukan perantingan pohon di sejumlah titik.

Soemarno menyatakan, di samping itu pihaknya bersama dinas terkait memberi perhatian lebih kepada papan reklame yang dinilai rawan roboh. Untuk itu, tim pemkot akan melakukan pengecekan guna memastikan papan reklame tidak tumbang diterpa angin.

Berdasar hasil koordinasi antara pemkot dan Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) diketahui bahwa kecepatan angin berkisar antara 5 hingga 65 km/jam. Fenomena akibat badai Nangka yang terjadi di Filipina ini diprediksi masih akan berlangsung setidaknya hingga lima hari ke depan.

Data lain menjelaskan bahwa suhu udara selama rentang waktu tersebut berkisar pada 24 - 34 derajat celcius. Kelembaban udara antara 50 – 87 persen. Sedangkan tinggi gelombang laut selat Madura bisa mencapai 2,5 meter.

Oleh karenanya, Pemkot menghimbau warga menghindari berteduh di bawah pohon maupun papan reklame. Himbauan juga ditujukan kepada penduduk di wilayah pesisir pantai. Dengan ketinggian gelombang air laut yang bisa mencapai 2,5 meter tentunya dapat mengganggu aktivitas nelayan. Untuk itu, para nelayan diharapkan meningkatkan kewaspadaan.

Tak lupa, lanjut Soemarno, pemkot juga menyiagakan aparat di kelurahan dan kecamatan agar tanggap terhadap kejadian di masing-masing wilayah. Menurut Soemarno, sejauh ini belum ada laporan korban dan kami berharap memang tidak akan ada laporan seperti itu.bam

Jelang Hari Raya, 300 Tenaga Honorer K II Terima SK CPNS

Gresiknews1,Surabaya - Penghujung bulan Ramadhan menjadi berkah tersendiri bagi para tenaga honorer kategori II (KII). Pasalnya Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya, Selasa (14/7) menyerahkan Surat Keputusan Walikota tentang pengangkatan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) Tenaga Honorer K2. Penyerahan tersebut digelar di Graha Sawunggaling, Lantai 6 Kantor Pemkot Surabaya.

Mia Santi Dewi, Kepala Badan Diklat dan Kepegawaian (BKD) mengungkapkan, sebanyak 300 SK CPNS akan diserahkan. Jumlah tersebut terdiri dari golongan I sebanyak 36 orang, golongan II sebanyak 125 orang dan golongan 3 sebanyak 140 orang. Terkait dengan profesi, sebanyak 148 orang dari tenaga pendidik, 7 orang tenaga kesehatan dan 145 d bidang teknis.

Sementara itu, Walikota Surabaya Tri Rismaharini menyampaikan menjadi seorang PNS merupakan sebuah kehormatan, karena dapat menolong orang lain. Sumpah PNS adalah menjadi pelayan masyarakat, oleh karena itu sebagai seorang PNS harus memberikan pelayanan yang terbaik bagi masyarakat.

Walikota perempuan pertama Surabaya ini berujar menjadi seorang PNS harus siap ditempatkan dimanapun, jangan sampai jadi ribut hanya karena penempatan. Justru hal tersebut dapat dijadikan pengalaman, menambah ilmu sekaligus menjalin silaturahmi.

Sementara itu, Henry Rachmanto, Kepala Bidang Pembinaan dan Pengembangan BKD mengemukakan aturan bagi para calon aparatur sipil negera (ASN) terkait displin pegawai. Hal tersebut telah diatur dalam PP No. 53 Tahun 2010 tentang disiplin PNS.

Khusus bagi tenaga pendidik, Yusuf Masruh, Kepala Bidang Ketenagaan Dinas Pendidikan mengemukakan bahwa penempatan bagi guru nantinya akan berbeda dengan sekolah asal dan akan ditempatkan di sekolah baru.bam

Berbagi Berkah Ramadhan Bersama Anak Yatim

Gresiknews1,Surabaya - Di momen bulan Ramadhan ini, Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini menggelar buka puasa bersama anak yatim. Acara buka puasa tersebut digelar di Kelurahan Putat Jaya, Minggu (12/7). Hampir 100 lebih anak yatim terlihat bercengkrama dengan walikota perempuan pertama Surabaya tersebut.

Kepada anak-anak yatim tersebut Walikota Risma berpesan agar menumbuhkan sikap percaya diri dan selalu terus berusaha tidak pantang menyerah karena tidak ada yang tidak mungkin bagi Tuhan asalkan disertai dengan niat yang baik dan kerja keras.

Walikota Risma mengungkapkan, setahun penutupan lokalisasi di kawasan Putat Jaya tersebut, Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya terus melakukan pembenahan khususnya di sektor ekonomi. Nantinya dikawasan tersebut akan dijadikan sentra akik, sentra PKL, sentra pengolahan hasil ikan, serta rumah batik. Tidak menutup kemungkinan kedepan ada juga sentra-sentra yang lain.

Saat ini pemkot telah menyediakan fasilitas pelatihan internet gratis Broadband Learning Center (BLC) di Wisma Barbara yang merupakan wisma terbesar. Gedung tersebut juga menjadi pusat pelatihan berbagai ketrampilan bagi warga sekitar.bam

Masuki H-6 Lebaran, Pemudik Mulai Padati Terminal

Gresiknews1,Surabaya - Memasuki H-6 lebaran 2015, terjadi lonjakan pada jumlah penumpang yang berangkat dari Terminal Purabaya dan Terminal Tambak Oso Wilangun (TOW). Sejak H-7 (Jumat, 10 Juli 2015) hingga H-6 (Sabtu, 11 Juli 2015) Dinas Perhubungan Kota Surabaya terus melakukan pemantauan di Terminal Purabaya dan TOW pada bus AKAP dan AKDP, Jumlah penumpang datang dan berangkat dan Jumlah bus datang dan berangkat .

Berdasarkan data yang diperoleh, lonjakan penumpang berangkat tampak terjadi di H-6 dengan jumlah penumpang hampir dua kali lipat dari hari sebelumnya yaitu 36.013 pada H-7 naik menjadi 67.145 pada H-6. Jika dibandingkan dengan H-6 pada tahun sebelumnya (2014) kenaikan ini mencapai 29%. Sedangkan untuk penumpang datang terjadi peningkatan sekitar 10.000 penumpang dari 28.617 pada H-7 menjadi 37.918 pada H-6.

Sementara itu angka kedatangan bus di Terminal Purabaya dan TOW yang masih terpantau landai dengan kenaikan hanya 16% (1383 pada H-6) dibandingkan hari biasa (1193). Untuk jumlah bus berangkat pada H-6 terjadi kenaikan sebanyak 7.5% dibandingkan tahun 2014 yaitu (1499 bus di Tahun 2014 dan 1621 bus Tahun 2015).bam

GRESIK MEMILIH 6 UKM TERBAIK DARI 16 YANG SUDAH TERSELEKSI.

Gresiknews1,Gresik - Sebanyak 16 pelaku UKM muda di Gresik terpilih dan masuk nominator dalam meraih UKM Award 2015 Pemerintah Kabupaten Gresik Tahun 2015.

Menurut Kepala Bagian Administrasi Perekonomian Malahatul Fardah melalui kabag Humas Suyono, Minggu (12/7). Selaku ketua Panitia pelaksana pemilihan UKM Award Tahun 2015. Pihaknya akan menseleksi kembali 16 UKM tersebut dan mencari 6 UKM terpilih yang akan mendapatkan hadiah beserta thropy.

Hadiah berupa uang tunai Total empat puluh dua juta rupiah. Untuk juara I mendapat 10 juta rupiah, Juara II mendapat 9 juta rupiah dan pemenang ke tiga mendapat 8 juta rupiah. Untuk 3 pemenang juara harapan masing-masing mendapat 6 juta, 5 juta dan 4 juta rupiah.

Para nominator yang saat ini sudah terseleksi tersebut sebanyak16 UKM berasal dari masing-masing kecamatan, yaitu Gresik (3), Kebomas (5), Cerme(3), Dukun, Duduksampeyan, Benjeng, Menganti dan Balongpanggang masing-masing(1). Hal ini disampaikan Fardah

Pada UKM Award tahun 2015 ini, pihak panitia memang membidik wirausaha muda. Hai ini untuk penguatan pendataan UKM di Kabupaten Gresik khususnya sektor pemuda, Menggerakkas sektor kepemudaan, Membangkitkan sektor ekonomi kreatif yang sebagian besar pelakuknya adalah kalangan muda. Dan menginventarisir serta memberikan stimulant pada entrepreneur muda.

Sebelumnya Fardah mengaku sudah mensosialisasikan kegiatan ini kepada para pelaku UKM. Sosialisasi kami lakukan sejak bulan April2015 lalu” katanya. Pada saat sosialisasi ada sekitar 150 pelaku UKM hadir.

Diperjalanan waktu ternyata setelah diseleksi hanya 49 (empat puluh sembilan) yang bisamendaftar dan masuk ke meja panitia. Dari 49 tersebut terpilihlah 16 UKM yang kemudian kami kerucutkan menjadi hanya 6 pemenang, yaitu juara 1, II dan IIIserta 3 UKM sebagai juara harapan.

Tentang peserta UKM award 2015, peserta terbanyak berasal dari Kecamatan Bungah yaitu 15 UKM peserta.dan dari kecamatan Kebomas sebanyak 10 UKM. “Untuk para juara ini akan diumumkan di panggung pada saat gelar pasar bandeng Tradisional Gresik 2015 yang berlangsung di Jalan Gubernur Rabu malam. Mereka sekaligus menerima hadiah” ujar Fardah kepada Suyono. (sdm/arz)

F-DIP Lakukan PAW

Gresiknews1,Gresik - DPRD Kabupaten Gresik melakukan peresmian dan pengambilan sumpah janji anggota DPRD Gresik hasil proses pergantian antar waktu (PAW). Satu orang wakil rakyat yang diambil sumpahnya sebagai anggota baru DPRD Gresik tersebut, yakni Mega Bagus Saputro dari Fraksi Demokrasi Indonesia Perjuangan. Dengan menggantikan Almarhum Hadi Kusuni yang dalam peresmian dan pengambilan sumpah dan janji dilakukan oleh Ketua DPRD Gresik, Abdul Hamid, Jumat 10/07/2015.

Dalam proses pergantian antar waktu tersebut, Mega Bagus menggantikan anggota dewan sebelumnya yang di-PAW yakni H. Hadi Kusuno dikarenakan tutup usia. Rapat paripurna istimewa juga dihadiri Bupati Gresik, Sambari Halim Radianto tersebut berlangsung lancar, usai pengambilan sumpah dan janji dilangsungkan penyampaian selamat dari para anggota dan pimpinan DPRD yang menghadiri sidang paripurna tersebut.

Wakil Ketua DPRD Gresik, Abdul Hamid, mengatakan, setelah peresmian tersebut anggota dewan yang baru menduduki jabatan atau keanggotan pada komisi anggota dewan yang digantinya. Sedangkan untuk perpindahannya harus berdasarkan usulan dari fraksi.

Menurut Abdul Hamid, Mega Bagus yang menggantikan H.Hadi Kusuno menduduki anggota Komisi B. "Kami mengharapkan kedua anggota DPRD yang baru saja diambil sumpahnya untuk segera menyesuaikan dan kami berharap bisa memperkuat kelembagaan DPRD Kabupaten Gresik," kata Abdul Hamid. 

Ia meminta anggota dewan tersebut segera dapat beradaptasi dengan anggota DPRD Gresik lainnya, mengingat anggota dewan memiliki tugas yang berat dan kompleks yakni menampung dan menyalurkan aspirasi yang berkembang dimasyarakat.

Diketahui PAW tersebut di barengi SK DPC tentang pergantian antar waktu 022/EX/DPC/V/2015. Meresmikan pengangkatan Mega Bagus Saputro menggantikan H Hadi Kusuno terhitung setelah pada pengucapan sumpah dan janji. Pelantikan tersebut didasari dengan SK Gubenur nimer 171/437/511/011/2015. Setelah paripurna Pergantian Antar Waktu, dilanjutkan penandanganan KUA-PPAS 2016.arz

Rombongan Kementerian Perhubungan Kunjungi PKB Tandes

Gresiknews1,Surabaya - Kamis (9/7) Kementerian Perhubungan berkunjung ke UPTD Pengujian Kendaraan Bermotor (PKB) Tandes. Rombongan diterima secara langsung oleh Kepala UPTD PKB Tandes, Sumiyanto. Kedatangan Kementerian Perhubungan ini bertujuan untuk melihat sistem yang digunakan Kota Surabaya dalam pelaksanaan pengujian kendaraan bermotor.

Pandu Yunianto, Kepala Subdirektorat Sarana Angkutan Jalan Kementerian Perhubungan mengungkapkan, melalui sistem online maka pengecekan kendaraan tidak perlu manual sehingga lebih mudah. Oleh karena itu ia berharap bisa mendapatkan penjelasan secara detail dari yang sudah diterapkan disini

Hasil dari peninjauan di PKB Tandes ini nantinya akan dijadikan sebagai acuan dan titik awal diterapkannya sistem PKB online di kabupaten – kabupaten kedepannya.bam

Kadispendik Pantau Langsung Pelaksanaan PPDB

Gresiknews1,Surabaya - Meski pelaksanaan Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) Surabaya 2015 hampir bejalan lancar di semua sekolah, Dinas Pendidikan (Dispendik) terus melakukan pemantauan di beberapa sekolah. Sejak Rabu kemarin (08/07), Kepala Dispendik, Ikhsan melakukan pantuan di beberapa sekolah Surabaya.

Kunjungan tersebut diawali dengan melihat langsung pelayanan PPDB di SMPN 4, kemudian dilanjutkan dengan mengunjungi SMAN 12. Di sekolah yang terletak pada wilayah Surabaya barat tersebut, Ikhsan juga meninjau langsung Green House serta Hutan Sekolah yang asri dan rindang.

Kunjungan kemudian dilanjutkan pada dua sekolah baru di wilayah Surabaya Barat yakni, SMPN 53 dan SDN Sememi II. Ikhsan berharap, agar sekolah-sekolah baru tersebut dapat menjadi pioner bagi sekolah-sekolah lainnya, karena banyak masyarakat menganggap mutu dan kualitas sekolah baru masih dipertanyakan.

Lebih lanjut, Ikhsan menghimbau kepada para guru-guru yang mengajar di sekolah baru untuk saling gotong-royong bersama membangun sebuah mutu pendidikan yang berkualitas secara bersama-sama dan berkesinambungan.

Untuk mengetahui perkembangan proses PPDB SMA/SMK dari dekat Kadispendik Surabaya, memantau secara langsung bagaimana proses PPDB di SMPN 23, satu di antara sekolah yang berada di kawasan Surabaya Timur. Menurutnya sampai hari terakhir saat ini PPDB untuk jenjang SMP, SMA, dan SMK sudah banyak terpenuhi pagunya sesuai dengan pilihan pertama, bahkan beberapa sekolah ada yang melonjak peminatnya.Bam

AJAK PERUSAHAAN ASING, KEPALA PUSKESMAS MANYAR PEDULI YATIM



Gresiknews1,Gresik - Virus untuk menyantuni yatim yang ditularkan Sambari-Qosimternyata sudah merambah pada semua kalangan di Gresik. Salah satunya adalah Kepala Puskesmas Manyar, drg. Jon Sudiro Hendrata (54).

Kendati dia adalah seorang warga keturunan dan non muslim, namun kepedulian terhadap yatim dan fakir miskin pada masyarakat sekitarnya patut diacungi jempol. Disela kesibukannya melayani pasien, Jon yang alumni Fakultas Kedokteran Gigi Unair ini ternyata sangat peduli kepada masyarakat sekitarnya. Kepeduliannya ini ditunjukkan saat mengadakan aksi santunan yatim yang dilaksanakan di Puskesmas Manyar pada Kamis malam kemarin. Sebanyak 100 anak yatim dari berbagaidesa di Manyar mendapat santunan uang tunai beserta bingkisan.

Ternyata, kegiatan yang dilaksanakan ini bukan yang pertama.Pada tahun lalu Jon Yang bertugas di Puskesmas Manyar sekitar 3 tahun ini juga telah mengadakan kegiatan serupa pada Ramadhan tahun sebelumnya. “Saat itu hanya untuk 50 anak yatim dan dananya dari dana pribadi serta partisipasi teman-teman Puskesmas” katanya mengenang.

Kegiatan santunan yatim kali ini, Jon menggandeng salah satu perusahaan asing yang beroperasi disekitar Manyar. “Mulanya ada keinginan mengajak beberapa perusahaan sekitar untuk melaksanakan kegiatan ini.
Namun Dirut Cargill, Danil Gwdatto menjamin kami untuk melaksanakan kegiatan ini tanpa ada bantuan pihak lain. Jadilah kami bersama patungan, fifty-fifty” ungkapnya.

Tentang bagaimana dia mendapatkan para yatim yang akandisantuni itu, Jon tak kehilangan akal. Dia memanfaatkan petugas Puskesmaspembantu, Petugas Pokesdes yang ada di wilayah Manyar. “Para petugas kesehatantersebut yang membawa para yatim kesini. Bahkan beberapa Yatim yang berasaldari pondok pesantren di wilayahkecamatan Manyar.” katanya.

Jon juga bertekad, pada Ramadhan tahun depan pihaknya akanmenyantuni yatim lebih besar lagi. “Semoga makin banyak perusahaan yang ikutambil bagian membantu kami. Kami bersama teman-teman Puskesmas Manyar siapmelaksanakan kegiatan ini”. Tekad Jon yang diangguki oleh semua petugasPuskesmas Manyar yang ikut mendampingi Jon.

Yang patut dicatat adalah, keinginan Jon untuk memberikansantunan kepada pasien di sekitar wilayah kerjanya yang sangat miskin danmenderita penyakit kronis. “Hal ini penting. BPJS kan hanya untuk biaya pengobatannyasaja. Untuk mendukung biaya hidup yang lain tentu mereka sangat butuhpertolongan dari pihak lain. karena biasanya mereka yang sakit kronis itu tidakbisa bekerja. Entah bagaimana caranya agar keinginan saya ini tidak melanggardan tentunya ada dukungan dari pihak lain non pemerintah” ungkapnya penuh tanya.(sdm/arz)

Pandemi Belum juga Sirna, NH Zakatkita Bagikan Beras 100 Ton untuk Masyarakat Prasejahtera

GRESIK,  gresiknews1.com  -  Motto Berani Mengungkap Membantu Yang Belum Terungkap.  Pandemi Covid-19 yang hingga kini belum juga sirna, kia...