Terdakwa Kasus Sengon, Amini Keterangan Bos PT BIM

GRESIK – Sidang kedua dalam perkara pembakaran tanaman sengon di atas lahan seluas 10 hektar di Desa Jatirembe, Kecamatan Benjeng, Gresik Oktober 2014 kini telah memasuki agenda pemeriksaan para saksi. Tokoh masyarakat Desa Jatirembe H Achmad Zeini (74) yang menjadi pesakitan dalam perkara tersebut, didakwa Jaksa Penuntut Umum Kejari Gresik, telah mengakibatkan kerugian sangat besar pemilik lahan.     

Seperti diketahui sebelumnya, Jaksa Penuntut Umum, Mansur SH dalam dakwaannya menyebutkan, terdakwa telah menyulut api hingga mengakibatkan kebakaran besar di atas lahan perkebunan milik PT Bumi Indah Makmur (BIM). Atas kelalaiannya itu terdakwa diancam dengan hukuman penjara maksimal selama 5 tahun sesuai pasal 188 dan 406 KUHP yakni tentang perusakan barang milik orang lain.

Agenda sidang yang memasuki tahap pemeriksaan para saksi itu menghadirkan Direktur PT BIM, Mujid Ridwan dan tiga orang karyawannya bernama Muhaji (54), Miftahudin (46) dan Saichan (47). Sedangkan H Achmad Zeini tampak didampingi dua penasihat hukumnya.

Pada agenda persidangan, giliran empat orang saksi dari pihak PT BIM didengar keterangannya. Mereka adalah Mudjid Ridwan (49), direktur PT BIM ditambah tiga orang karyawannya, masing-masing Muhaji (54), Miftahudin (46) dan Saichan (47). Sementara terdakwa H Achmad Zeini didampingi dua penasihat hukumnya.

Kepada majelis hakim yang diketuai Supriyanto SH, Mudjid mengungkapkan, 24 ribu batang sengon yang ditanam di atas lahan seluas 10 miliknya hangus terbakar pada 16 Oktober 2014. Akibatnya ia menderita kerugian sebesar Rp2,5 miliar. Kerugian itu dihitung dari biaya operasional, dimulai dari pemerataan lahan seluas 10 hektar, lalu biaya pembelian bibit Sengon, pemupukan hingga biaya tenaga kerja selama 3 tahun. "Tanaman Sengon yang terbakar sudah berumur sekitar 2 tahun," katanya.

Pihaknya, Lanjut Mudjid, juga sudah menempuh jalan musyawarah dengan terdakwa yang difasilitasi Kades Jatirembe. Sayangnya upaya itu tidak membuahkan hasil karena terdakwa hanya mau mengganti kerugian sebesar Rp.125 juta. Sementara PT IBM meminta ganti rugi Rp.70 ribu/batang. "Jelas kami menolak karena nilai ganti ruginya tidak sesuai," katanya.

Kesaksian lain diungkapkan Mudjid Ridwan menyebutkan, sebenarnya hari pertama saat H Achmad Zeini membakar jerami yang dibakar setelah panen juga ikut menghanguskan sedikitnya 30 tanaman sengon milik PT IBM.

"Waktu kebakaran hari pertama pihak kami hanya merugi sekitar 30 tanaman Sengon karena ikut terbakar. Saat itu kami tidak mempersoalkannya. Cukup kami mengingatkan terdakwa agar tidak lagi melakukan pembakaran damen (jerami). Kalaupun ada rencana pembakaran sisa hasil panen agar memberitahu biar  pihak kami ikut berjaga," ungkap Mudjid.
    
Celakanya saran Mudjid tak diindahkan oleh terdakwa. Keesokan harinya terdakwa tetap membakar jerami lagi meski saat itu cuaca sangat terik dan angin berhembus kencang. Benar saja, api pembakaran jerami ikut menjilat tanaman sengon milik PT IBM disebelahnya yang hanya dibatasi pematang sawah. Selanjutnya api kian berkobar menghanguskan tanaman sengon lainnya.

Keterangan yang diungkapkan Mudjid dalam persidangan itu rupanya juga diamini oleh seluruh saksi yang hadir termasuk terdakwa. Arifin



Hari Kedua, Pejabat Bupati Gresik Blusukan ke Dinas PU

GRESIK - Masuk hari kedua setelah dilantik dan serah terima kemarin, Penjabat Bupati Gresik Dr. Akmal Boedianto memimpin apel dan melakukan kunjungan ke kantor Dinas Pekerjaan Umum Gresik, Selasa (29/9/2015).

Dihadapan para PNS Pemkab Gresik yang mengikuti apel, Akmal meminta kepada seluruh Pegawai Negeri Sipil (PNS) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Gresik untuk bersikap netral dalam pelaksanaan Pilkada yang akan berlangsung pada 9 Desember 2015. "Netralitas PNS sudah diatur tegas dan jelas pada perundang-undangan ASN " tegasnya.

Kepada PNS yang ikut mengjhadiri apel pagi, Akmal juga berharap akan bantuan dan dukungan selama dirinya menjalankan tugas yang diberikan Gubernur Jawa Timur sebagai Penjabat Bupati Gresik. "Untuk itu kepada anda semua agar selalu meningkatkan kinerja sesuai bidangnya masing-masing. Terutama dalam pelayanan masyarakat" tutur Akmal.

Setelah melaksanakan Apel pagi, Akmal Boedianto yang diikuti oleh Sekda Gresik. M. Nadjib dan segenap Pejabat Pemkab melaksanakan kunjungan ke kantor Dinas Pekerjaan Umum Gresik. Disana Akmal masuk masing-masing  ruangan staf Sub Dinas yang ada disana. Tentang kunjungannya ke DPU Gresik ini Akmal mengatakan hanya sekedar ingin bersilaturahmi dan berkenalan dengan staf yang lain.

Saat melihat staf yang sedang bekerja di ruangan masing-masing, Akmal sempat menyatakan ruangan tersebut terlalu sesak "Kok terasa sangat padat ya dan terkesan terlalu banyak penghuninya. Bahkan ada yang berboncengan " kata Akmal dengan nada Tanya.

Menanggapi kalimat Akmal, Kepala Dinas Pekerjaan Umum Gresik, Bambang Isdianto mengatakan kalau saat ini pihaknya tengah melaksanakan pembangunan dan perluasan kantor yang lokasinya ada di belakang. "Ini nanti beberapa tempat akan pindah termasuk ruangan saya ini" kata Bambang saat menemui Penjabat Bupati di ruangannya. Arz Tim

Sambari-Qosim Melaunching Relawan Gerakan Sosial SQ

GRESIK - Kekuatan pasangan calon (Paslon) Cabup-Cawabup Gresik 2015, Sambari Halim Radianto-M.Qosim bertambah. Setelah melaunching Relawan Gerakan Sosial (RGS), SQ, paslon yang diberangkatkan dari parpol PKB dan Demokrat itu, mendapat dukungan dari relawan Pro Jokowi, atau lebih dikenal dengan Projo (26/9). Begitu juha dukungan dari kumpulan elemen masyarakat yang mengatas namakan Sahabat SQ juga resmi dilounching, Minggu 27/09/2015.

 

Sebanyak 300 peserta dari 12 Kecamatan se kabupaten Gresik, mendeklarasikan dukungan nya di RM Grand Verona Bunder, Gresik. Ketua DPP Projo Jatim, Wisnu Wardhana juga turut hadir memberikan wejangan kepada puluhan relawan Projo Gresik. Alasan mendukung SQ lanjut Wisnu, karena organisasinya menganggap cabup-cawabup tersebut sesuai dengan pandangan visi organisasinya, selama 5 tahun memimpin Gresik. Alasan itu yang membuat Projo menginstruksikan untuk memenangkan paslon SQ.

 

"Projo pusat telah merekomendasi untuk mendukung SQ di Pilkada Gresik 2015," ujar Wisnu Wardhana di sela-sela Deklarasi dan Dukungan Keluarga Besar Projo (Pro Jokowi) untuk Kemenangan Sambari-Qosim.

 

Sementara itu, Cabup Gresik Sambari Halim Radianto menuturkan, relawan Projo punya pengalaman saat memenangkan pasangan Jokowi-Jusuf Kalla di Pilpres 2015. Dirinya bersama HM.Qosim sangat bersyukur mendapat dukungan banyak dari elemen masyarakat maupun organisasi. Sebab, memimpin Gresik dibutuhkan kawan dan sahabat sebanyak-banyaknya.

Begitu juga dengan relawan pendukunh SQ yang mengatas namakan Sahabat SQ ini juga resmi dilounching oleh Calon Bupati bernomer urut 1. Relawan ini menggelar acara yang dihadiri ratusan undangan, dibubuhi pembagian santunan kepada puluhan anak yatim piatu dari Yayasan Ar-Rohman. "Ada kurang lebih 40 elemen yang bergabung dalam sahabat SQ, yang bertujuan menjadikan masyarakat Gresik khususnya menjadi sahabat dari pasangan calon nomer urut 1 ini," kata Muslikh Hasim selaku ketua Sahabat SQ.

 

Kembali Sambari, Ia juga menuturkan akan meluncurkan sinopsis akan biodata perjalanan Sambari Halim Radianto yang dibukukan. Meski tidak didampingi pasangannya HM.Qosim, dengan sangat Sambari mengimbau agar selalu menjaga kebersamaan seperti halnya makna sahabat. "Projo mendukung kami karena konsep nawacita yang dicita-citakan Presiden Soekarno yang tengah diprogramkan oleh Presiden Joko Widodo saat ini. Dan hari ini Sahabat SQ telah resmi kita laonching, artinya sinergitas SQ telah berjalan," pungkas Sambari usai pelaksanaan laounching Sahabat SQ. ARZ Tim

 

Akhiri Jabatan, Sambari-Qosim Dinilai Sukses Membangun Gresik

GRESIK - Pejabat Bupati Gresik Dr. H. Akmal Budianto, SH menyatakan pasangan Bupati dan Wakil Bupati Gresik Sambari-Qosim dinilai sukses memimpin Kabupaten Gresik. Demikian diungkapkan Akmal saat memberikan sambutan pada acara serah terima jabatan yang berlangsung di Ruang Mandala Bakti Praja, Senin (28/9/2015).

 

Ungkapan Akmal yang saat itu didampingi Nani Akmal isterinya diungkapkan dihadapan Sambari Halim Radianto serta Mohammad Qosim yang secara bergantian menyampaikan berbagai hal selama lima tahun kepemimpinannya. "Kami akan melihat langsung semua hasil pembangunan yang sudah dilaksanakan. Dan kami berjanji akan menjaga serta mempertahankan yang sudah baik ini," katanya.

 

Sebelumnya Sambari Qosim menyampaikan beberapa hasil pembangunan selama lima tahun kepemimpinannya. Beberapa program sudah dijalankan termasuk pembangunan proyek yang bersifat mercusuar dan monumental. "Ada Stadion Gelora Joko Samudra, Lapter Bawean, Wahana Ekspresi Pusponegoro, Bendung Gerak Sembayat dan beberapembangunan yang lain" kata Sambari.

 

Pada kesempatan ini Sambari-Qosim yang keduanya didampingi isteri masing-masing menyatakan banyak terima kasih atas kerjasama yang dilakukan selama ini. Pernyataan ini disampaikan kepada sekitar 500 orang undangan yang terdiri dari anggota Forpimda, Pejabat, camat, tokoh masyarakat dan Ulama. Bahkan beberapa Kepala dan perangkat desa tampak hadir .

 

Sambari- Qosim juga mengingatkan kepada Akmal untuk terus menjaga hasil pembangunan yang sudah dikerjakan dan meneruskan yang belum selesai. "Beberapa belum selesai mengingat anggaran yang baru berakhir pada akhir Desember 2015. Untuk itu kami minta tolong kepada Pak Akmal  untuk menyelesaikan beberapa pembangunan yang belum selesai" ungkap serius.

 

Mohammad Qosim juga berpesan agar Penjabat Bupati berkoordinasi dengan seluruh Forpimda untuk menyukseskan pelaksanaan Pilkada yang diselenggarakan pada 9 Desember 2015. "Kami harap PNS tetap menjaga netralitasnya, agar Pilkada berjalan sesuai tatanan demokrasi". Tambah Qosim.

 

Sementara Sekda Gresik. Mohammad Nadjib mewakili Pejabat dan PNS Gresik menyampaikan terima kasih kepada Sambari-Qosim atas kerjasama selama lima tahun.  Nadjib juga menyampaikan selamat datang   kepada Dr. Akmal Budianto sebagai Pejabat Bupati Gresik yang telah dilantik oleh Gubernur Jawa Timur Soekarwo di Gedung Grahadi pada Senin pagi (29/9). "Kami semua siap bekerjasama dan saling mendukung," ucap Nadjib kepada PJ Bupati yang baru. Arz Tim

 

Diakhir Masa Jabatan, Risma Pamit

SURABAYA - Hari terakhir menjabat Walikota Surabaya periode 2010-2015 dimanfaatkan Tri Rismaharini dengan menggelar apel pagi di Taman Surya, Senin (28/9). Risma -sapaan Tri Rismaharini- berdampingan dengan Wakil Walikota Wisnu Sakti Buana menyampaikan amanat sekaligus statement perpisahan kepada para pegawai pemkot.

 

Pada kesempatan itu, Risma mengucapkan terima kasih atas kerja keras para pegawai selama dirinya menjabat. Menurut mantan kepala bappeko ini, berbagai prestasi dan penghargaan yang diperoleh Surabaya, baik dari dalam maupun luar negeri, tak mungkin digapai tanpa kerja keras para pegawai.

 

"Terima kasih atas dukungan rekan-rekan sekalian. Surabaya sekarang menjadi salah satu kota yang dipandang di kancah internasional. Tanpa bantuan rekan-rekan, tidak mungkin bisa seperti sekarang ini," katanya.

 

Sebelum resmi meletakkan jabatan walikota, Risma berpesan agar para pegawai pemkot tetap menjaga integritas dan memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat. Menurut dia, kualitas pelayanan di Surabaya harus konsisten, tidak boleh berubah. Baik saat dirinya menjabat maupun tidak.

 

Dikatakan Risma, Surabaya selalu masuk tiga besar kota berintegritas versi Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) selama lima tahun berturut-turut. Hal ini merupakan salah satu indikasi bahwa selama ini prinsip integritas sudah diterapkan oleh pemerintah maupun masyarakat. "Karena penilaian KPK itu tidak hanya pemerintahnya, tapi mereka (KPK) juga menilai masyarakatnya. Integritas ini yang penting untuk dijaga," terangnya.

 

Dia memahami bahwa melayani penduduk Surabaya yang jumlahnya tiga juta jiwa tentu bukan perkara mudah. "Saya tahu, rekan-rekan sudah bekerja yang terbaik. Selanjutnya harus bisa dipertahankan, bila perlu ditingkatkan demi masyarakat," ujarnya.

 

Tak lupa, Risma juga memohon maaf bila saat menjabat ada sesuatu hal yang kurang berkenan. "Biar bagaimana pun kami ini juga manusia yang tak luput dari kesalahan. Oleh karenanya kami mohon maaf jika ada kesalahan baik yang disengaja maupun tidak," kata Risma.

 

Pernyataan senada juga disampaikan Wisnu Sakti Buana. Menurut Wisnu, dalam menjalankan tugas, dirinya pasti pernah berbuat kesalahan. Untuk itu, dia meminta maaf serta berharap kinerja para pegawai terus ditingkatkan. "Terima kasih atas dukungannya dan mohon maaf bila saat menjalankan tugas ada kekurangan maupun kesalahan," tuturnya. Seusai apel, Risma dan Wisnu menjabat tangan pegawai pemkot satu per satu. Arz Tim

 

Pembunuh Yakop Piter Diringkus Satreskrim Polres Gresik

GRESIK - Pelaku pembunuhan pada 17 September 2015 terhadap Yakob Piter Tri Indiatmoko (54), warga Perumahan Gresik Kota Baru (GKB), Jalan Bintan 41 Gresik yang juga karyawan PT Petrokimia Kayaku Gresik akhirnya tertangkap Minggu dini hari.

Tim Buser Satreskrim Polres Gresik menangkap seorang yang diduga pelakunya bernama M Aris alias M Fredi alias Hanafi di tempat persembunyiannya di kawasan Pasar Turi, Surabaya.

Saat ditangkap di Terminal Bunder, Hanafi yang diketahui merupakan warga Kecamatan Camplong, Sampang, Madura itu berusaha melarikan diri, sehingga petugas menghadiahi lima timah panas di kakinya. Ia juga ternyata merupakan residivis kambuhan spesialis pembobol rumah.

Dari tangan pelaku, polisi berhasil mengamankan satu pisau lipat yang baru dibelinya di Alun-alun Gresik. "Tersangka murni melakukan pencurian seorang diri. Tersangka dalam melakukan aksinya terlebih dulu menggambar situasi sekitar mangsa nya," terang Kapolres Gresik AKBP Ady Wibowo, Minggu sore (27/09).

Kepada polisi, tersangka mengakui perbuatannya. Barang bukti lain yang berhasil diamankan polisi adalah satu jaket, satu celana panjang, satu topi, dua pasang sandal, dua tas cangklong, dua pisau lipat dan tiga handphone. Dan satu besi motif pagar patah akibat panjatan pelaku saat akan masuk ke rumah korban. Pasal yang disangkakan tersangka yaitu pasal 365 ayat 3 KUHP, dengan ancaman hukuman penjara maksimal 15 tahun penjara.

Seperti diberitakan sebelumnya, karyawan PT Petrokimia Kayaku Gresik, Yakob Piter Tri Indiatmoko tewas bersimbah darah setelah dadanya ditikam tiga kali oleh pelaku yang menggunakan pisau lipat. Pada saat itu, korban memergoki pelaku yang mencuri ponsel di rumah korban. Arz tim

Sambari-Qosim Hadiri 'Operasi Bhakti Laut' di Pantai Delegan

GRESIK - Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Gresik, tengah memperingati Hari Perhubungan Nasional (harhubnas) tahun 2015, kemarin (25/9). Kegiatan bertajuk 'operasi bhakti laut' berlangsung di Pantai Pasir Putih, Dalegan, Panceng, Gresik.


Bupati Gresik  Dr. Sambari Halim Radianto dan Wakil Bupati Gresik Drs. Mohammad Qosim ikut larut bersama nelayan setempat dalam bersih-bersih laut. Bersama para Pejabat Pemkab Gresik beserta unsur kelautan yang lain, mereka semua tumplek-blek di kawasan wisata Pantai Delegan di Kecamatan Panceng Gresik.


Keikut sertaan Sambari Qosim beserta pejabat yang lain tersebut dalam rangka peringatan hari Pehubungan Nasional (Harhubnas) yang berlangsung tepat pada hari ini, 25 September 2015. Pada peringatan kali ini, Sambari yang di dampingi Wakilnya, Moh. Qosim memuji adanya sejumlah perubahan kearah baik di lingkungan Dinas Perhubungan Gresik "Insan perhubungan (dishub) saat ini sedang menuju perubahan," kata Sambari, saat memberi sambutan.


Menurutnya, beberapa perubahan serta kebijakan yang dilakukan dishub Kabupaten Gresik, antara lain penataan dan pengembangan sarana prasarana transportasi. Yaitu meliputi jalur darat, laut dan udara. Selain itu, saat ini Dishub meyusun dan menetapkan kebijakan regulasi tentang transportasi. Serta, perubahan untuk memberikan kemudahan investasi di sektor perhubungan dan meningkatkan pelayanan publik.


"Sejumlah perubahan yang dapat dilihat langsung seperti pembangunan bandar udara atau Lapangan Terbang (lapter) di Bawean", katanya. Beberapa penyelenggara angkutan penyebrangan Gresik-Bawean yang banyak mengalami kemajuan. Serta pembangunan pelabuhan bertaraf internasional di Kalimireng, Manyar yang banyak mendatangkan investor."Ini semua merupakan bentuk nyata perubahan yang kami lakukan, meski masih banyak Pekerjaan Rumah yang harus kami lakukan," terangnya.


Pada Peringatan harhubnas yang baru peryama kali ini dilaksanakan, Pemkab Gresik melaksanakan aksi sosial dengan kegiatan bersih-bersih laut. "Hal ini merupakan salah satu wujud kepedulian Pemkab Gresik dalam menjaga kebersihan di laut maupun darat. Untuk itu kami mengajak seluruh elemen masyarakat kelautan untuk bersama-sama melaksanakan aksi sosial ini " tambahnya.


Di sela-sela agenda, Pemkab Gresik juga menyalurkan bantuan alat keselamatan pelayaran kepada para Nelayan. Dikesempatan tersebut, Bupati juga menyerahkan penghargaan kepada awak angkutan teladan tahun 2015. Menurut Kepala Dinas Perhubungan Andhy Hendro Wijaya, sebelumnya pihaknya telah melaksanakan pemilihan awak angkutan teladan. " Kegiatan lomba tersebut kami laksanakan pada tanggal 16 September 2015," imbuhnya. Arz tim

Waspada 'Tukang Palak' Menyaru Sebagai Bikers

SURABAYA - Selama sepekan media sosial khususnya di Kota Surabaya dihebohkan dengan peristiwa kriminal pemalakan oleh seseorang berpenampilan biker klub/komunitas motor.

Wartawan mencoba melakukan penelusuran kebenaran informasi itu dari obrolan netizens di facebook E100 Suara Surabaya terkait identitas pelakunya.

Obrolan bermula dari status E100 hari Kamis (24/9) jam 14.00 WIB yang ingin mendapatkan data lebih jauh mengenai pemalakan yang terjadi di Surabaya. Ada beragam tanggapan dari netizen yang akhirnya memunculkan nama "Pupunk" asal Gunungsari, Surabaya.

Netizen juga mencoba melacak nopol yang tertera yakni L 4891 H. Dari hasil olah data STNK menunjukkan nopol tersebut dimiliki orang bernama Winarni Rahayu, dengan alamat Gunung Sari I-3/38, RT 04 RW 07, Surabaya. Data ini dibenarkan oleh netizen bahwa itu nama atas nama istrinya namun sudah bercerai. "Dia orang pendatang di daerah saya mas, istrinya asli orang gunungsari. Cuma cerai gak jelas, lalu motor di bawa kabur " ujar akun Nanggara Mio.

Siapa dia sebenarnya? "L4891H, nopol asli mas, kalo tidak salah dia dulu pernah ikut klub motor vario. Nama pelaku Gusti, nama istrinya Winarsih. Istri asli orang gunungsari, terakhir lihat tuh pelaku 1 tahun yang lalu. Karena skrg udah cerai lalu motor di bawa kabur. Tadi saya juga sudah info ke mertuanya" tambah Nanggara Mio.

Penjelasan ini juga diamini oleh netizen lain yang merasa kenal dengan wajah pelaku. " Orang gunungsari itu, alamat STNK itu alamat mertuanya, namanya pak bisri, (rumahnya) belakang kompan gunungsari dekat lapangan ronggolawe tapi posisi orangnya gak disitu lagi " tambah akun Jonathan Verry Ambon.

Sumber : KHS/E100waspada

Underpass Satelit Siap Berintegrasi Dengan Angkutan Massal

SURABAYA - Pengerjaan konstruksi underpass yang menghubungkan Jl. Mayjend Sungkono dan Jl. HR Muhammad resmi dimulai seiring prosesi peletakan batu pertama tepat di bundaran satelit pada Jumat (25/9). Pembangunan infrastruktur itu diharapkan makin memperlancar arus lalin di kawasan tersebut.

Underpass bundaran satelit rencananya dibangun sepanjang 473 meter dengan lebar 19 meter. Kemiringan jalan memanjang sebesar 3 persen. Jalan bawah tanah tersebut terdiri atas empat lajur dengan dua arah terpisah. Tinggi underpass yakni 5,5 meter. Terdapat tiga simpang sebidang untuk mengakomodir kendaraan berat yang tidak mampu melalui kemiringan 3 persen atau melebihi ketinggian 5,5 meter.

Walikota Surabaya Tri Rismaharini mengatakan, sebenarnya pemkot telah mengalokasikan 65 miliar untuk proyek underpass ini. Studi kelayakan underpass sudah dilaksanakan sejak 2012. Namun, dalam perkembangannya ternyata proyek ini mendapat dukungan dari pengembang. Sampai akhirnya pengembang yang tergabung dalam Real Estate Indonesia (REI) Jawa Timur berinisiatif membangun underpass. Dengan begitu, seluruh pembiayaan pembangunan underpass ditanggung oleh para pengembang.

"Dana dari APBD yang awalnya dialokasikan untuk membangun underpass bisa dialihkan ke program-program lain seperti pembangunan pedestrian dan saluran," kata Risma -sapaan Tri Rismaharini-.

Dia melanjutkan, underpass nantinya akan diintegrasikan dengan jalur angkutan massal perkotaan berupa monorel. Moda transprotasi itu rencananya akan menghubungkan Surabaya barat dan timur. Selain itu, untuk proyek ini seminimal mungkin tidak memerlukan pembebasan lahan karena menggunakan ruang milik jalan (rumija).

Kendati posisi jalan lebih rendah, underpass dipastikan tidak akan tergenang air hujan. Pasalnya, di bawah underpass tersebut sudah terdapat saluran air. Tak hanya itu, nantinya satu unit rumah pompa akan dibangun tepat di sebelah underpass sebagai antisipasi bila curah hujan tinggi.

Dalam hal pembangunan proyek underpass, pihak pengembang dan pemkot akan bekerja sama dengan kesepakatan tugas masing-masing. Untuk pelaksanaan pembangunan beserta pendanaannya murni merupakan domain pengembang.

Sementara pemkot akan membantu pemindahaan utilitas seperti pipa PDAM maupun kabel telkom demi kelancaran proyek. Selain itu, pemkot bersama kepolisian juga membantu rekayasa lalin selama pengerjaan underpass. Sebelumnya, pemkot telah memfasilitasi izin pembangunan underpass ke pemerintah pusat. Izin tersebut sudah turun dan kini proyek siap dikerjakan.
Risma optimistis proyek infrastruktur ini akan menjadi salah satu warisan yang kelak bisa dinikmati generasi di masa mendatang. Dia juga yakin suatu saat Surabaya mampu menjadi kota wisata arsitektur yang maju.

"Mari kita persembahkan yang terbaik untuk anak-cucu kita," ujar mantan kepala bappeko ini.

Ketua DPD REI Jatim Paulus Totok Lusida mengatakan, adapun alasan pengembang bersedia membantu pemkot membangun underpass adalah karena selama ini pengembang merasa dimudahkan dengan sistem perizinan baru di Surabaya. Dengan sistem perizinan online Surabaya Single Window (SSW), pengembang merasakan adanya suatu efisiensi. "Nah, efisiensi pengurusan perizinan inilah yang kita sumbangsihkan berupa underpass," ungkapnya.

Paulus menyatakan sebanyak 20 hingga 30 pengembang akan bahu-membahu menuntaskan proyek underpass ini. Dia menargetkan proyek tersebut rampung dalam 1,5 hingga 2 tahun.

Sumber : Humas Pemkot Surabaya

Ground Breaking Interkoneksi Jalan Lingkar Luar Barat-Tol-Akses Terminal Teluk Lamong

Beban Angkutan Barang Bisa Tereduksi Hingga 80 Persen

SURABAYA - Tiga hari setelah agenda ground breaking yang menandai dimulainya pembangunan Jalan Lingkar Luar Barat (JLLB) Surabaya, ground breaking interkoneksi jalan lingkar luar barat-tol-akses terminal Teluk Lamong digelar, Jumat (25/9) pagi.

Raung sirine yang ditekan kompak oleh Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini bersama perwakilan dari PT Pelabuhan Indonesia (Pelindo) III, Badan Pengelola Jalan tol (BPJT) dan pengembang dari Sinar Mas Group, menjadi tanda awal dimulainya pembangunan jalan inter koneksi tersebut. 

Jalur interkoneksi ini akan semakin menyempurnakan fungsi dari Jalur Lingkar Luar Barat.

Peran jalur interkoneksi JLLB-tol dan akses terminal Teluk Lamong ini strategis untuk mengintegrasikan konsep pengembangan pelabuhan  Teluk Lamong dengan pengembangan wilayah daratan Kota Surabaya. Lebih detailnya, jalan interkoneksi ini menghubungkan terminal pelabuhan Teluk Lamong dengan kawasan industri dan bisnis di Surabaya selatan.

Dengan adanya interkoneksi ini, penumpukan kendaraan yang biasa terjadi di Kalianak dan sekitarnya, bisa teratasi. Apalagi, JLLB juga akan terkoneksi dengan tol Surabaya-Mojokerto (SuMo) dan tol Surabaya-Gresik.

Wali Kota Tri Rismaharini mengatakan, selama ini, alur kendaraan angkutan barang dari arah Sidoarjo dan Mojokerto yang akan menuju ke pelabuhan, selalu melewati tengah kota. Begitu juga kendaraan dari arah Gresik. Imbasnya, beberapa kawasan seperti di Margomulyo atau Kalianak, menjadi padat kendaraan barang yang antre masuk ke jalan tol.

Nah, beban kendaraan itu akan bisa direduksi dengan adanya jalan interkoneksi JLLB-tol dan akses terminal Teluk Lamong ini. "Bila ini sudah jadi, dampak ekonomi nya akan sangat luar biasa. Beban angkutan barang bisa tereduksi hingga 80 persen.

Selama ini, di Margomulyo, antrean untuk masuk tol masih tinggi dan macet. Kalau jalan ini jadi, antrean itu bisa dipotong. Apalagi, ini terkoneksi dengan tol Surabaya-Mojokerto. Jadi kendaraan yang dari tol Su-Mo bisa langsung lurus ke sini dan langsung lurus ke pelabuhan," ujar wali kota seusai ground breaking jalur interkoneksi tersebut.

Menurut wali kota, ruh dari sebuah kota, salah satunya adalah pelabuhan. Ibaratnya, pelabuhan adalah jantungnya. Bila pelabuhan mati, maka kota tersebut pun akan mati.

Wali kota mencontohkan, bila waktu tunggu container atau dwelling time di pelabuhan masih lama, akan berimbas pada tingginya cost barang yang tentu saja berdampak pada warga. "Ini pengaruhnya luar biasa. Bukan hanya bagi warga Surabaya tetapi juga untuk kawasan Indonesia Timur," sambung dia.

Wali kota mengatakan, pengerjaan interkoneksi ini melibatkan beberapa pihak. Untuk pengerjaan fisiknya akan dikerjakan oleh PT Pelindo III dan pengembang. Pengembang yang juga sebagai pemilik lahan tersebut juga akan membuat jalan lanjutan yang menyambung hingga ke kawasan ground breaking JLLB di Citraland pada Selasa (22/9) lalu. "Untuk interkoneksi yang mengerjakan Pelindo dan pengembang. Sementara Pemkot mengerjakan dari stadion (Gelora Bung Tomo) ke sini dan disambung pengembang lain," sambung wali kota.

Wali kota menyebut pelabuhan Teluk Lamong akan menjadi pelabuhan yang memiliki koneksi terbaik. Ini karena selain terkoneksi dengan tol Surabaya-Mojokerto (SuMo) dan tol Surabaya-Gresik, juga bertemua dengan tol Jakarta yang melewati jalur Pantura. "Apalagi kalau akses moda kereta api yang terhubung ke pelabuhan sudah bisa jalan. Ini pak Menhub sudah siap," sambung wali kota.

Sementara Direktur Teknik dan Teknologi Informatika PT Pelabuhan Indonesia (Pelindo) III, Husein Latif menyebut, PT Pelindo IIIdengan pihak pengembang lainnya, akan bekerja keras dan bekerja cepat untuk segera menyelesaikan jalur interkoneksi JLLB, tol dan akses terminal Teluk Lamong tersebut.

Husein mencontohkan  pembangunan jalan tol Denpasar yang dikerjakan oleh konsorsium, dikebut dan bisa selesai dalam 11 bulan. "Mudah-mudahan pembangunan fly over ini juga bisa cepat seperti pembangunan tol Bali," ujarnya.

Husein menegaskan, bila pembangunan tol Denpasar dikerjakan konsorsium, untuk pembangunan fly over interkoneksi ini melibatkan BUMN, pengembang dan juga dibantu oleh Pemerintah Kota Surabaya. Termasuk juga Badan Pengelola Jalan Tol (BPJT). Karenanya PT Pelindo III akan berkoordinasi dengan pihak-pihak yang terlibat dalam pembangunan fly over ini sehingga ada jaminan kelancaran akses untuk keluar dan masuk tol serta tanah di darat yang bisa dilalui.

"Kami juga berterima kasih kepada bu wali yang memberikan dukungan bahkan sebelum konstruksi Teluk Lamong dilaksanakan. Beliau juga mendukung ketika kami kesulitan akses darat," sambung Husein.

Jalur interkoneksi Jalan Lingkar Luar Barat-tol-akses terminal Teluk Lamong ini memiliki panjang tiga (3) kilometer. Bila diakumulasikan dengan JLLB yang memiliki panjang 19,2 kilometer, panjangnya akan mencapai 22 kilometer. Untuk tahap pertama, PT Pelindo akan membangun 2,5 hingga 3 kilometer dengan lebar per jalan ada dua jalur (per lajur 3,5 meter). Bila dua arah, total lebarnya sekitar 20 meter termasuk median/bahu jalan dan separator.

Sumber : Humas Pemkot Surabaya

Kapolda Jatim Rayakan Idul Adha

SURABAYA - Di hari raya Idul Adha, Kapolda Jatim Irjen Pol Drs.Anton Setiadji SH,M.H beserta jajarannya juga ikut merayakannya dengan melakukan penyembelihan qurban, Kamis (24/9).

Namun sebelumnya, Kapolda melaksanakan shalat idul adha terlebih dulu di masjid Nurul Huda Mapolda jatim. Bertindak sebagai imam yaitu Ustad H.Achmad Muzaini SQ dan DR.H.M.Lathoif Ghozali dari UNINSA sebagai khotib.                                                                                                   

Seperti diketahui, ada sedikitnya 26 ekor sapi dan16 ekor kambing yang menjadi qurban. Namun tak semua qurban yang disembelih, rinciannya 12 ekor daging sapi dibagikan kepada jajaran anggota di Polda Jatim. Sedangkan 14 ekor sapi dan 16 ekor kambing di serahkan Yayasan Serba Bhakti dan Penyantun anak.                                             

Dalam kesempatan itu Kapolda Jatim mengatakan, Idul Adha adalah moment penting umat Islam melaksanakan ibadah. "Bahwa pada hari ini tepat pada bulan dzulhijah seluruh umat muslim di seluruh dunia dipersatukan dalam sebuah momentum penting yaitu pelaksanaan ibadah haji di mekkah," ujarnya. (bashier/met)

Bupati Gresik Sambut Kedatangan Menhub

GRESIK - Menteri Perhubungan Ignasius Jonan bersama rombongan mengawali pendaratan perdana di Lapangan Terbang (Lapter) perintis Kepulauan Bawean, Kabupaten Gresik, Jawa Timur, Rabu siang (23/9/2015).

Jonan yang didampingi sejumlah anggota rombongan dari Kementerian Perhubungan dan Anggota DPR RI dari Fraksi PKB Jazilul Fawaid mendarat dengan sempurna di landasan ancang atau "runway" bandara yang baru selesai dibangun dan disempurnakan tersebut.

Rombongan Jonan disambut Bupati Gresik, Sambari Halim Radianto, dan wakilnya, Mohammad Qosim. Selain Bupati dan Wakil Bupati Sambari-Qosim, ratusan warga menyambut Jonan dengan sangat antusias. Warga Bawean menganggap Jonan sebagai menteri perhubungan yang pertama kali menginjakkan kakinya di Pulau puteri tersebut.

Di hadapan warga, Jonan Igansius menyatakan Lapter Bawean sudah cukup layak untuk didarati pesawat sejenis King Air. Namun menurutnya masih perlu perpanjangan landasan dari sekarang 930 meter menjadi minimal 1.300 meter. Jonan berjanji akan mendukung penuh beroperasinya bandara Bawean menjadi bandara perintis paling lama awal Januari 2016.

Di bandara Bawean tersebut, masih banyak perlengkapan yang perlu diperbaiki. Selain memperpanjang dan memperlebar runway, juga masih diperlukan fasilitas alat navigasi, peralatan terminal penumpang, pagar dan lampu runway.

Dia berharap, warga Bawean mendukung upaya tersebut dengan menyediakan lahan untuk pengembangan lokasi bandara, khususnya untuk perpanjangan runway. "Kalau besok tanahnya sudah ada, lusa saya bangun runway-nya," kata Jonan.

Pendaratan pertama pesawat jenis King Air Kalibrasi Uji Navigasi dengan berbadan lambung PK-CAO itu dipiloti oleh Captain Iwan Kurniawan. Menurut Iwan, secara infrastruktur kondisi landasan ancang atau "runway" Lapter Bawean masih perlu disempurnakan, karena kondisinya masih belum halus karena adanya kerikil dan debu.   

Sebelumnya, Kepala Dinas Perhubungan dan LLAJ Jawa Timur Wahid Wahyudi mengemukakan  pengoperasian Lapter perintis Pulau Bawean, Kabupaten Gresik, masih terkendala beberapa penyempurnaan sisi atas landasan ancang. "Seharusnya dalam semester akhir 2014 sudah bisa dioperasionalkan, namun masih menunggu persetujuan Direktorat Jenderal Perhubungan Udara", kaya Wahid.

Masih menurut Wahid, berdasarkan pantauan di lokasi lapter sudah tersedia beberapa fasilitas bandara, seperti ruang tunggu dan keberangkatan penumpang, ditambah beberapa fasilitas seperti alat pemeriksaan atau "metal detektor" dan garis kuning landasan untuk pengaturan pesawat. "Setelah adanya tinjauan langsung oleh Menhub, Lapter Bawean bisa segera dioperasionalkan untuk mendukung trasnportasi udara di Provinsi Jatim" harapnya.

Lagi, Ratusan Jamaah Tewas di Mina Arab Saudi

JAKARTA -- Innalilahi wa'inalillahi roji'un. Belum tuntas penyelesaian korban tragedi jama'ah haji yang tertimpa crane di Arab Saudi, baru-baru ini kecelakaan terjadi lagi di Mina. Hingga berita ini ditayangkan, sekitar 350 lebih jama'ah tewas saat menuju tempat lontar jumrah di dekat tenda tenda. Sedangkan yang mengalami luka sebanyak 400 orang.

Informasi yang diperoleh media setempat menyebutkan, ihwal kejadian akibat adanya rombongan jamaah lain yang secara mendadak berhenti. Akibatnya rombongan jama'ah yang ada di belakangnya menumpuk hingga berdesak desakan dan terjepit sampai yerinjak injak.

Kejadian itu sendiri terjadi sekitar pukul 7.00 pagi waktu setempat. "Ini tidak diduga sebelumnya, namun saat ini kami masih terus melakukan evakuasi dan identifikasi korban," ujar Arrmanatha Nasir, Juru Bicara Kementerian Luar Negeri, Kamis (24/9).

Sementara itu, sumber lain menyebutkan, peristiwa itu terjadi di jalur yang biasa dilalui jama'ah asal Mesir dan Afrika bukan jama'ah asal Indonesia. "Laporan yang kami terima hingga saat ini, tidak ada jama'ah asal Indonesia yang jadi korban," katanya lagi. tim

Pilkada Surabaya, Pasangan Serasi Patut Diperhitungkan

SURABAYA – Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak di Indonesia tanggal 9 Desember 2015 tinggal beberapa bulan lagi. Ketika seluruh pasangan calon (Paslon) melakukan berbagai persiapan mulai dari membentuk tim sukses, posko pemenangan disejumlah wilayah hingga mengatur strategi berkampanye, Rasiyo dan Lucky justru tetap bersikap tenang dan beraktivitas seperti biasa.

Pasangan calon Walikota dan Wakil Walikota Surabaya itu memang dikenal tidak suka 'neko-neko' dalam bekerja. Baginya setiap tugas yang dikerjakan harus fokus sesuai amanah, terlebih lagi jika nantinya sukses terpilih menjadi Walikota dan Wakil Walikota Surabaya. Bahkan Rasiyo-Lucky akan tetap bersikap legowo jika tidak terpilih sekalipun. Karena bagi keduanya, memberi yang terbaik bagi warga Surabaya tidak harus menjadi Walikota dan Wakil Walikota.

Cita-cita mulia Paslon Rasiyo-Lucky yang ingin memajukan Surabaya memang tak perlu diragukan lagi. Karena sebelum itu keduanya telah membuktikan diri ikut membangun dan meraih prestasi gemilang yang mengharumkan Kota Surabaya. "Saya telah jatuh cinta kepada Surabaya, dan ingin memajukannya dengan segenap kemampuan saya," ungkapnya.

Nama Rasiyo yang sebelumnya pernah menjabat sebagai Kepala Dinas Pendidikan Kota Surabaya dan Sekda Provinsi Jawa Timur memang tak asing lagi di telinga warga Surabaya. Ia dikenal piawai menangani pekerjaannya dan kreatif membuat terobosan baru yang menghasilkan segudang prestasi. Sementara Lucky pernah mengharumkan nama Surabaya setelah sukses meraih predikat Ning Kota Surabaya. Ia juga dikenal sebagai politisi sejati yang pernah duduk menjadi anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI.           

Terkait kesiapannya mematuhi syarat dan aturan KPU Kota Surabaya, Rasiyo-Lucky mengungkapkan telah memenuhinya. Dan keduanya mengklaim telah mendapat rekomendasi Partai Demokrat (PD) dan Partai Amanat Nasional (PAN). "Itu semua sudah diserahkan lengkap tanggal 17 September 2015 oleh kader PD Didik Darmadi dan Achmad Zainul Arifin dari PAN. Alhamdulillah kita berhasil mendapat dukungan dari PD dan PAN," jelasnya. Jfs/met

  




Risma Jamin Tarif Trem Murah dan Ekonomis

SURABAYA-Rencana proyek transportasi angkutan massal (AMC) berupa trem di Kota Surabaya semakin memperlihatkan progres signifikan.  Hal itu ditandai dengan dilakukannya penandatanganan perjanjian kerja sama (PKS) antara Kementrian Perhubungan (Kemenhub), Direktorat Jenderal Perkeretapian, PT Kereta Api Indonesia (KAI) Persero dan Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya tentang reaktivasi jalur kereta api dalam kota Surabaya di Balai Kota Surabaya, Rabu (23/9). Penandatanganan PKS ini merupakan tindak lanjut dari nota kesepahaman alias Memorandum of Understanding (MoU) yang diteken pada 28 April lalu.

Menteri Perhubungan (Menhub), Ignasius Jonan dalam sambutannya mengatakan, setelah dilakukannya penandatanganan PKS tersebut, pembagian tugas antar instansi menjadi lebih detail. Kemenhub akan melaksanakan pembangunan proyek menggunakan APBN. Lalu PT KAI kebagian tugas menyiapkan lahan untuk depo trem serta pengoperasionalan moda transportasi tersebut. Sementara Pemkot Surabaya membantu kelancaran pembangunan dan juga proses perizinan.

Kemenhub juga akan melakukan persiapan lebih intens, diantaranya melakukan lelang untuk pembangunan sarana dan pengadaan sarana keretanya, juga reaktivasi jalur nya. Untuk melakukan itu semua, Menhub Jonan menyebut estimasinya membutuhkan waktu paling lama tiga tahun. "Bu wali minta nya dua tahun.  Tapi yang paling lama itu pengadaan kereta nya. Pokoknya kita upayakan secepatnya. Mudah-mudahan dua tahun sudah jadi ," tegas Jonan. 

Disampaikan Menhub, bila terealisasi, Surabaya akan menjadi kota pertama di Indonesia yang memiliki transportasi massal berupa trem. Menhub sudah mencanangkan, setelah Surabaya, berikutnya adalah LRT di Jabodetabek dan Palembang. Menurutnya, dengan adanya trem, warga Surabaya akan memiliki lebih banyak pilihan moda. Meski begitu, Menhub mengingatkan Pemkot Surabaya agar sedini mungkin melakukan sosialisasi kepada warganya perihal proyek trem ini.

"Karena ini trem ini moda baru, dan jalurnya bersinggungan dengan jalan raya. Saya sarankan Pemkot melakukan sosialisasi mulai sekarang. Termasuk tentang perlunya disiplin berlalu lintas bila nanti trem sudah difungsikan," sambung Menhub.

Mantan Direktur Utama PT Kereta Api Indonesia ini juga berharap, bila trem sudah jadi, Pemkot bisa memberikan subsidi agar harga tiketnya lebih terjangkau oleh masyarakat. Menurutnya, bila tidak disubsidi, tiket trem untuk sekali jalan akan berkisar antara Rp 15 ribu dan Rp 20 ribu. "Itu kalau nggak ada subdisi. Tapi kalau Pemkot sediakan subsidi, maka tarifnya akan lebih murah," sambung menteri kelahiran Surabaya ini.

Merespon harapan tersebut, Wali Kota Surabaya, Tri Rismaharini menyebut bahwa untuk hitung-hitungan berapa besaran tarif trem, domainnya ada di PT KAI yang akan menghitung berapa kebutuhan untuk operasional trem. Namun, wali kota memastikan bahwa tarif trem akan terjangkau. Ini karena pembangunan trem ditanggung oleh negara memakai APBN dari gambaran awal yang akan dijalankan oleh investor. "Harusnya tarifnya lebih murah. Dulu kita ngitung awalnya uang investor jadi harus kembalikan ke investor sama biaya operasional. Ini kan uang APBN. Jadi kita tinggal biaya operasional saja,"  ujar wali kota.

Terkait sosialisasi, wali kota juga menyebut Pemkot sudah melakukannya kepada warga dan juga sopir angkutan kota mulai 2012 lalu. Ke depan, Pemkot akan lebih intens dalam melakukan sosialisasi dengan menggandeng tim dari Universitas Airlangga. "Kami ada tim dari Unair yang ahli dalam masalah sosial seputar AMC. Tim ini yang akan turun untuk melakukan sosialisasi bagaimana perpindahan antar moda dan juga bagaimana cara naiknya," sambung wali kota.

Sementara Bambang Haryo, anggota Komisi VIi DPR RI menegaskan bahwa terwujudnya transportasi massal di sebuah kota, bergantung pada kemampuan dan kemauan dari pemerintah kotanya. "Dan saya melihat Pemkot cukup serius. Apalagi didukung menteri yang asal Surabaya, Dirjen Kereta Api nya juga dari Surabaya," ujarnya.

Bambang juga berharap Pemkot all out melakukan sosialisasi kepada masyarakat. Menurutnya, Dinas Perhubungan Kota Surabaya harus mulai merencanakan sedari sekarang agar tidak ada kendala di masa mendatang ketika trem beroperasi. "Tapi memang, masyarakat sekarang ini mulai sangat membutuhkan transportasi publik. Mereka ingin ke kantor nggak perlu naik transportasi pribadi seperti di negara lain," sambung dia.

Sebelumnya, Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Kota (Bappeko) Surabaya Agus Imam Sonhaji mengatakan, PKS tersebut mampu mempercepat pelaksanaan proyek. Setelah PKS, anggaran di Kemenhub dapat difokuskan pada penyelesaian detail engineering desain (DED). Dengan demikian, lelang fisik dapat dimulai akhir tahun ini atau setidaknya awal tahun depan. Proses lelang diprediksi memakan waktu dua bulan. Setelah itu, pembangunan trem dapat dilaksanakan.

Agus melanjutkan, pengembangan angkutan trem akan dilakukan secara bertahap. Tahap pertama, pengembangan angkutan massal ini dimulai dari depo trem lama di Bumiharjo, Joyoboyo melewati Jl. Raya Darmo hingga ke utara sampai persimpangan Jl. Indrapura – Jl. Rajawali. Di sepanjang jalur tersebut akan dibangun titik-titik halte/shelter yang letaknya strategis dengan pusat kegiatan masyarakat metropolis. Selanjutnya, pada tahap kedua, rencana pengembangan trem ini akan diintegrasikan dengan Pelabuhan Tanjung Perak. Bahkan, kata Agus, ada pula rencana cadangan yang melanjutkan pengembangan trem hingga Terminal Purabaya via frontage road Ahmad Yani sisi barat.

Mantan Kabag Bina Program dan Kepala Dinas Cipta Karya ini menampik jika progres pembangunan trem berjalan lambat. Dia menjelaskan, sejak pertemuan dengan Menteri Perhubungan Ignasius Jonan pada 23 November 2013, Pemkot secara intens terlibat dalam rapat koordinasi yang melibatkan satker kemenhub di Surabaya dan PT. KAI. Hal-hal yang dibahas meliputi pematangan trase, pembahasan mekanisme tiket, penyiapan lahan, termasuk pemantapan naskah PKS yang akan ditandatangani nanti. Tak hanya itu, Pemkot menggandeng perguruan tinggi, juga telah menelusuri kembali jalur trem lama di Surabaya dengan alat ground penetrating radar (GPR). Semua itu menjadi suatu kesatuan pemantapan proyek trem. "Berbagai upaya pengkajian dan pematangan rencana proyek trem dibahas detail agar di kemudian hari tidak ada masalah pasca pembangunan," kata Agus. Deni

Dispendik Paparkan Program Pendidikan

SURABAYA-Dalam upaya untuk menjalin komunikasi dengan berbagai pihak, guna bersama membangun pendidikan di Kota Surabaya yang lebih maju. Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya melalui Dinas Pendidikan (Dispendik) Kota Surabaya, pagi tadi (23/9), menggelar sosialiasi program pendidikan bersama ratusan ketua yayasan pendidikan se-Kota Surabaya.

Bertempat di Gedung Wanita Candra Kencana, Kalibokor, acara yang dihadiri ratusan ketua yayasan pendidikan se-kota Surabaya, ini berguna untuk menjalin sinergitas antara pihak yayasan pendidikan dan Pemkot, terutama dalam memajukan sektor pendidikan di Kota Surabaya.

Kepala Dispendik, ikhsan, dalam sambutannya menyampaikan, ke depan, beberapa program pendidikan telah disiapkan dan berguna untuk meningkatkan mutu serta kualitas para guru. Dispendik sendiri tengah menyiapkan program Pemetaan dan Penguatan Kompetensi guru Surabaya (P2KGS). Nantinya, melalui hasil analisa, Dispendik akan mengeluarkan rekomendasi penguatan kompetensi bagi guru yang memiliki kekurangan di beberapa aspek.

"Alur kerja P2KGS diawali dengan penilaian diri sendiri dan pengerjaan soal, hasilnya akan digunakan sebagai bahan evaluasi dan dianalisa. Nantinya, peningkatan kompetensi tiap-tiap guru, akan sesuai dengan titik lemahnya, tapi tetap berlandaskan mapel yang diampu," ujar Ikhsan.

P2KGS dilakukan secara online. Namun, pelatihan diberikan dengan tatap muka langsung bersama narasumber berkompeten yang telah ditunjuk oleh Dispendik. Pelatihan ini nantinya menggunakan dua model "in-on", in pertama, dalam arti berupa pelatihan, dan on-nya mempraktikan hasil pelatihan di sekolah. Sementara, in kedua merupakan upaya pelatihan kembali untuk menutupi kekurangan saat praktik sesuai evaluasi, dan on-nya adalah pelaksanaan praktik kembali

Ikhsan menambahkan, dari pelatihan selama 32 jam, para guru akan mendapat 1 poin angka kredit, pembuatan resume kegiatan mendapatkan 2 poin angka kredit, pembuatan karya tulis dalam bentuk PTK mendapatkan 3 poin angka kredit, dan publikasi jurnal online Dispendik mendapat 3 poin angka kredit. "Jadi total ada Sembilan poin angka kredit yang diperoleh ketika mengikuti keseluruhan P2KGS," imbuh Ikhsan.

Untuk merangsang minat para siswa agar menjadi seorang pembaca sepanjang hayat sekaligus mensukseskan program literasi, Ikhsan menghimbau kepada para ketua yayasan untuk dapat membantu mensosialisasikan baik kepada kepala sekolah, guru, dan siswa tentang program Tantangan Membaca Surabaya 2015. "Program ini telah berjalan hampir tiga bulan, kami berharap sampai akhir bulan Desember telah tercapai 1.000.000 pembaca buku," ujar Ikhsan antusias.

Mengenai Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) 2016, mantan Kepala Bapemas dan KB tersebut mengutarakan Dispendik telah melakukan pendataan kepada sekolah-sekolah yang mengikuti UN CBT mulai dari tingkat SMP hingga SMA dan SMK.

Sementara, mengenai persyaratan  sekolah calon penyelenggara UNBK 2016, salah satunya adalah, tersedianya petugas laboratorium komputer (minimal 1 proktor dan 1 teknisi).  Selanjutnya sekolah calon penyelenggara UNBK, wajib menyediakan sarana komputer dengan spesifikasi (minimal), seperti penyediaan server utama dan cadangan dengan spesifikasi PC terbaru, UPS yang tahan hingga 15 menit, dan jumlah server mengikuti rasio 1 : 40 (1 server maksimal untuk 40 client).

Sedangkan untuk Client (pengguna), sekolah mempersiapkan PC atau Laptop dengan monitor minimal 12 inch, dan jumlah client mengikuti rasio 1:3 (1client untuk 3 peserta). Serta headphone untuk ujian listening bagi siswa SMA/MA dan SMK, dan yang tak kalah penting adalah tersedia jaringan internet dengan bandwidth minimal 1mbps.

Secara teknis sistem UNBK nanti akan berlangsung semi online. Dalam artian, mekanismenya server lokal mendownload paket soal (sinkronisasi), peserta tes mendaftar secara online dengan menggunakan akses internet sebelum hari H. Kemudian peserta tes mengakses tes secara offline ke server lokal. Hasil jawaban peserta dikirimkan secara online  setelah tes berlangsung ke server pusat.

Raut sumingrah pun tampak dari wajah para ketua yayasan pendidikan, ketika Kepala Dispendik, Ikhsan, menjelsakan tentang informasi pencairan BOPDA periode bulan Juli – Desember 2015. Berdasarkan UU no. 23 Tahun 2014 pasal 298 ayat 5 pemberian hibah hanya boleh diberikan kepada lembaga atau organisasi kemasyarakatan yang berbadan hukum Indonesia. Sedangkan merujuk UU no. 16 Tahun 2001 junto 28/2004 yayasan/lembaga dinyatakan berbadan hukum setelah mendapatkan pengesahan dari menteri.

Menyikapi hal tersebut Dispendik akan segera memfasilitasi percepatan pendaftaran dan pengesahan oleh Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkumham), dengan membuka layanan langsung di acara sosialisasi tersebut. "Nantinya yayasan ataupun lembaga yang telah melakukan verifikasi data sesegera mungkin untuk dibantu pengurusan SK ke Kemenkumham," imbuh Ikhsan. 


Foto : Kepala Dispendik, Ikhsan, Menjelaskan sosialisasi program dinas pendidikan 2015

Lift Macet, Tamu Undangan Pelantikan PWI Gresik Panik

GRESIK - Siapa sangka jika Gedung Kantor Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gresik yang terlihat megah ternyata sarana dan prasarananya kerap bermasalah.

Hal itu terbukti siang tadi (21/9) saat tamu undangan acara Pelantikan Pengurus Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Gresik periode 2015 - 2018 yang hendak menuju lantai empat terjebak di dalam lift karena pintunya macet tak bisa terbuka. Tentu saja sedikitnya 10 orang yang ada di dalamnya panik dan ketakutan.

Meski akhirnya operator lift turun tangan dan berhasil memperbaikinya, namun peristiwa itu membuat shok para tamu undangan yang terjebak didalamnya.

Operator lift, Trionko Budi (62) kepada infojatim.com mengatakan, kejadian serupa kerap dialami siapapun yang menggunakan lift itu.

"Kejadian pintu lift macet tadi dikarenakan lift bermuatan melebihi kapasitas. Seharusnya muatan maksimalnya 8 orang saja," ungkapnya.

Ia juga menambahkan kejadian ini sudah dilaporkan. "Permasalahan ini sudah saya sampaikan dinas terkait bagian perlengkapan, namun hingga saat ini belum ada tanggapan," tambahnya.
Lelaki asal tuban itu juga mejalaskan bahwa lift yang ada di Pemda Gresik berjumlah dua buah namun sampai sekarang hanya satu yang di operasikan, "semoga keduanya bisa segera beroprasi mas," pungkasnya. ARZ team.

Ketua PWI Gresik Masa Bhakti 2015-2018 Dikukuhkan

GRESIK - Ketua Dewan Pers Indonesia, Profesor Bagir Manan ikut hadir saat pengukuhan Sholehuddin menjadi Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Gresik masa bhakti 2015-2018. Selain Bagir Manan, Pengukuhan Ketua dan Pengurus PWI Gresik yang berlangsung di Ruang Mandala bakti praja, senin (21/9/2015)  juga dihadiri oleh Ketua PWI Pusat Margiono.

Usai mengukuhkan, Wakil Ketua PWI Jawa Timur, Lutfi Hakim menyatakan bahwa pelantikan PWI Gresik ini sangat istimewa. "Hanya Pengukuhan PWI Gresik ini saja yang dihadiri oleh Ketua Dewan Pers Bapak Profesor Bagir Manan dan Ketua PWI Bapak Pusat Margiono" ujarnya. "Semoga anggota PWI Gresik menjadi wartawan yang punya integritas sesuai mottonya" tambahnya.

Lutfi Hakim juga menyatakan, kepercayaan masyarakat Indonesia kepada Wartawan di Indonesia adalah yang tertinggi dibanding negara yang lain didunia ini. "Banyak negara didunia yang tingkat kepercayaannya hanya dibawah limapuluh prosen" katanya. Menurut Lutfi pers harus selalu mengasah kemampuan. "Dengan adanya media sosial, sekarang banyak masyarakat yang bisa menulis seperti wartawan" katanya lagi

Wakil Bupati Gresik Drs. Mohammad Qosim, M.Si yang ikut menjadi saksi pada acara pengukuhan itu menyatakan rasa terima kasih atas kerjasama para Pers Gresik selama ini. "Kami merasa banyak dibantu dalam menyampaikan program kepada masyarakat. Semoga kedepan kerjasama ini bisa lebih ditingkatkan" ujarnya. 

Seusai pengukuhan, Bagir manan dan Margiono juga menjadi pembicara dan nara sumber pada Seminar yang mengambil tema kepemimpinan diera kebebasan pers dan media sosial. Seminar tersebut diikuti oleh segenap anggota PWI Gresik serta beberapa anggota Pers yang lain. Selain itu beberapa undangan dari berbagai organisasi masyarakat, Forpimda serta Pejabat Pemkab Gresik.Arz Tim

Gresik Kini Punya Gapura Megah

GRESIK - Bupati Gresik, Dr. H. Sambari Halim Radianto, M.Si menerima penyerahan pintu gerbang gapura masuk kota Gresik dari PT Petrokimia Gresik.

Setelah penandatanganan bersama berita acara serah terima antara Bupati Sambari dan Direktur Utama PT Petrokimia Gresik, Ir. Hidayat Nyakman pada  Senin (21/9/2015). Resmilah Gapura Selamat Datang kota Gresik, yang berada di Jalan Dr. Wahidin Sudiro Husodo-Bunder Gresik sekitar Bunder pengelolaannya di alihkan kepada Pemerintah Kabupaten Gresik  

Acara serah terima tersebut juga ditandai dengan pemotongan tumpeng oleh Hidayat Nyakman yang didampingi oleh Direktur Komersil Drs. Ngroho T Purwanto. Selanjutnya potongan tumpeng tersebut diberikan kepada Bupati Sambari yang kala itu didampingi Wakil Bupati Gresik Drs. Mohammad Qosim, M.Si. Turut juga mendampingi Bupati anggota Forpimda Gresik dan segenap Pejabat Pemkab Gresik.
Dalam sambutannya, Bupati Sambari menyatakan banyak terima kasih kepada PT Petrokimia Gresik yang telah banyak membantu Pemkab dan masyarakat Gresik. Pada kesempatan ini Bupati Sambari berpamitan kepada segenap manajemen PT Petrokimia Gresik. 

"Sebentar lagi masa tugas saya sudah berakhir. Semoga semua bantuan PT Petrokimia Gresik kepada kami selaku pemerintah dan masyarakat, dapat memberikan kesejahteraan untuk Gresik" ujar Sambari.

Pada kesempatan itu, Bupati menyatakan bangga dengan bentuk gapura yang baru ini. "Kalau gapura ini besarnya naga sudah sesuai dengan bentuk gapuranya". Katanya. "Semoga kerjasama dengan PT Petrokimia Gresik tidak berhenti sampai disini. Kami masih menunggu bantuan yang lain, mungkin saja suatu saat bentuk naga di Gapura Segoro madu juga bisa disesuaikan" harap Sambari.

Sementara Dirut Hidayat Nyakman, Dirut PT. Petrokimia Gresik menyatakan, baru tahu naga yang ada di dua Gapura tersebut mengadopsi lambang naga yang ada di gerbang Sunan Giri. Dia berharap gapura yang dibangun oleh Grup PT Petrokimia Gresik dengan dana Rp. 7 milyar bisa bermanfaat. Dia berharap dua gerbang gapura yang telah dibangun ini bisa bermanfaat dan menjadikan ikon di Kabupaten Gresik. "Sumbangsihnya ini merupakan bukti cintanya kepada kota Gresik. Semoga bantuan kami ini bisa dirawat dengan baik" harapnya. Arz Tim

Sambari-Qosim Sumbang 125 Ekor Qurban

GRESIK - Secara simbolis, Bupati dan Wakil Bupati Gresik Dr. H. Sambari Halim Radianto dan Drs. H. Mohammad Qosim, M.Si menerima sekaligus menyerahkan hewan qurban.

Bertempat di Halaman Samping Kantor Bupati Gresik Senin (21/9/2015), Ketua MUI Gresik, KH. Masyur Shodiq turut hadir menjadi saksi penyerahan hewan Qurban.  Secara simbolis masing-masing seekor sapi diserahkan kepada perwakilan dari Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Gresik dan Perwakilan Takmir Masjid Agung Gresik (MAG).

Sedangkan hewan Qurban lain berupa 25 (duapuluh lima) ekor Sapi dan 100 (seratus) ekor kambing juga diberikan kepada para penerima yaitu perwakilan dari Pondok pesantren, Takmir Masjid, kelompok masyarakat dan perwakilan organisasi Masyarakat yang ada di Gresik. Hewan-hewan Qurban itu dikirimkan ke lokasi penerima dan ada diantaranya diambil di Sekretarian kantor Bupati Gresik.

Dalam sambutannya, Bupati Sambari yang didampingi wakilnya Mohammad Qosim menyampaikan agar sapi dan kambing qurban yang dibagikan ini bisa memberikan manfaat untuk masyarakat yang berhak menerima. "Kami juga menyampaikan terima kasih kepada Instansi dan perusahaan yang telah ikut memberikan sumbangan kepada kami untuk disalurkan kepada masyarakat" katanya.

Bupati Sambari berharap agar perusahaan yang lain ikut serta memberikan sumbangan untuk masyarakat terutama pada peringatan hari besar keagamaan. "Semoga perusahaan penyumbang ini bisa semakin sukses agar pada peringatan Qurban tahun depan bisa lebih banyak sumbangannya" ungkap Bupati yang diamnini oleh segenap undangan yang hadir.

Bupati menyatakan, kalau saat ini masih banyak perusahaan yang baru memulai usahanya. "Kami berharap tahun-tahun kedepan makin banyak lagi perusahaan yang berpartisipasi. Kalau tahun ini mereka sudah mulai membangun dan bahkan mulai operasional, maka tahun depan mereka sudah bisa memberikan sumbangan" tandas Sambari.

Beberapa perusahaan yang ikut memberikan sumbangan hewan Qurban berupa sapi yaitu dari BUMD PT Gresik Migas memberikan 3 (tiga) ekor sapi. Sedangkan Perusahaan Gas Negara (PGN) memberikan sumbangan qurban berupa 2 (dua) ekor sapi. Arz tim

Surabaya Merah Putih Bakar Semangat Juang 'Arek Suroboyo'

SURABAYA - Suasana Hotel Majapahit (dulu Hotel Oranje) tampak riuh dengan suara letusan dan ucapan kata merdeka yang di teriakkan ratusan orang berpakaian putih bersenjatakan bambu runcing dan kentongan. Mereka datang dari berbagai arah menuju Hotel Oranje menantang pasukan penjajah yang berjaga di hotel itu agar menurunkan bendera merah putih biru. Pertikaian sengitpun terjadi hingga menewaskan satu orang dari pihak Belanda dan dua orang dari pihak warga Surabaya.

Itulah gambaran suasana rekonstruksi perobekan bendera merah putih biru pagi tadi (19/9) di halaman hotel Majapahit, Jalan Tunjungan Surabaya.

Tampak pula hadir ratusan partisipan dari jajaran Legiun Veteran Republik Indonesia (LVRI) cabang Surabaya, Musyawarah Pimpinan Daerah (Muspida) Kota Surabaya, Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) Kota Surabaya, siswa-siswi Sekolah Menengah Atas (SMA) Kota Surabaya, serta para masyarakat Kota Surabaya. Mereka hadir mengenakan kostum pejuang kemerdekaan dan atribut tentara jaman dahulu.

Wali Kota Surabaya, Tri Rismaharini, dengan semangat yang berapi-api membacakan pidato kebangsaan dihadapan ratusan partisipan. Tepat di Hotel Oranje 70 tahun yang lalu, tepatnya 19 September 1945. Terjadi insiden perobekan bendera merah putih biru, yang kemudian menjadi merah dan putih dan dikibarkan kembali dengan gagah perkasa di angkasa raya Indonesia.

"Dari Surabaya, kita telah menguatkan arti merah dan putih sesungguhnya. Keberanian yang suci untuk memerdekakan diri dari ketertinggalan, kemerdekaan yang suci untuk memerdekakan diri dari kebodohan, keberanian yang suci untuk merdeka dari kemiskinan.

Surabaya merah putih telah terpatri di jiwa pemuda dan rakyat Surabaya. Keringatnya selalu berguna untuk menegakkan sang dwi warna," ujar Wali Kota dengan semangat berapi-api.

Setelah pengibaran kembali bedera merah putih dengan diiringi Lagu Indonesia Raya oleh ratusan partisipan yang hadir. Untuk memperingati jasa dan arwah para pejuang, para partisipan diajak kembali mengheningkan cipta sembari menyanyikan lagu gugur bunga yang musiknya diiringi oleh para pelajar.

Di akhir acara, seluruh partisipan serentak menghentakan kaki ke tanah dan tangan kanan mengeluarkan bendera kecil, dengan sorot mata menuju bendera merah putih, mereka bersama-sama menyanyikan lagu berkibarlah benderaku dengan penuh semangat. 

Selain itu, seorang veteran bernama S. K. Syafie maju ke panggung untuk membacakan Sajak Veteran.

Hartoyik selaku ketua LVRI cabang Surabaya mengungkapkan, sebelumnya peringatan perobekan bendera telah secara rutin diperingati oleh para veteran, namun masih dalam bentuk tasyakuran setiap 19 september tiap tahunnya. Hartoyik memberikan apresiasi tinggi kepada Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya, karena dengan adanya gelaran seperti ini, para generasi muda bisa mengenal sejarah tidak hanya melalui cerita, namun melalui reka ulang peristiwa.

"Kami (para veteran) telah melaksanakan peringatan perobekan bendera tiap tahunnya, namun dalam bentuk tasyakuran. Kami mengapresiasi pihak Pemkot yang mulai tahun ini hingga tahun berikutnya akan terus memperingati hari bersejarah bagi kami," imbuh pria yang masih tegar meskipun usianya telah senja.

Heri Prasetyo, seniman yang lebih dikenal dengan nama Heri Lentho ini menjelaskan, menurut catatan harian Ploegman, isiden ini awalnya dimulai ketika Presiden pertama Republik Indonesia, Ir. Soekarno mengeluarkan maklumat pada tanggal 1 September 1945, yang berisi himbauan bahwa bendera merah dan putih harus dikibarkan di seluruh wilayah Indonesia. Namun, saat itu tentara Belanda yang sedang memperingati hari Ratu Wilhelmina, malah mengibarkan bendera merah putih dan biru.

"Ini peristiwa heroik yang pertama dilakukan oleh arek-arek Suroboyo. Sebab saat itu keadaan orang Surabaya miskin, kurang makan, dan tidak memiliki senjata karena baru saja dijajah oleh pihak Jepang. Namun, mereka berani melawan orang-orang Belanda yang dengan sombong berada di hotel mewah. Rasa patriotismenya tidak bisa dibendung," imbuh pria yang aktif di kegiatan seni Kota Surabaya.

Deny Sinatra

Dimalam Hari, Kantor Tim Pembina Kesehatan Gresik Seperti "Gedung Berhantu"

GRESIK - Bila melintas di Jalan Arif Rahman Hakim Kabupaten Gresik dimalam hari, sebaiknya anda juga mengamati Kantor Tim Pembina Kesehatan Sekolah di sekitar wilayah itu. Pemandangan gelap bag gedung kantor berhantu terlihat jelas dan tampak mengerikan. Pasalnya tak satupun lampu yang meneranginya meski terdapat sedikitnya 15 titik penerangan di sepanjang pagar yang mengitari gedung tersebut.

Sumber Infojatim.com yang tinggal tak jauh dari kantor itu mengatakan, sudah sekitar 4 bulan belakangan kantor tersebut tampak gelap gulita tanpa ada satu peneranganpun meski lampunya sudah terpasang.

"Udah 4 bulan mas, semenjak lampu dipasang, tapi tidak dinyalakan," ungkapnya sambil mewanti wanti agar Infojatim.com tidak memberitakan namanya.

Seperti diketahui, padamnya lampu di kantor tersebut juga mengakibatkan akses jalan ke arah Univesitas Gresik sebelah barat gedung Dinas pendidikan setempat juga terlihat gelap gulita. Padahal dimalam hari di jalan tersebut, dilalui banyak pengendara. Kondisi ini tentu saja memantik terjadinya tindak kejahatan.

Ironisnya, kondisi itu diperparah lagi dengan padamnya sejumlah lampu taman pagar depan di Kantor Dinas Pendidikan Gresik yang berada di akses jalan tersebut. Dari 9 titik penerangan, hanya 5 saja yang menyala. ARZ team.

Kasus Pembakaran Tanaman Sengon Akan Ditindaklanjuti

Kejanggalan dalam penanganan kasus dugaan pembakaran tanaman sengon oleh pemilik lahan, Mujid Ridwan pria asal cerme itu melapor polisi yang bernomor : LPB/1352/XI/2014/UM/JATIM, dan sepertinya akan segera menemukan titik kejelasan. Sebab, Kepala Kejaksaan Negeri Gresik Zulbachri Bahtiar, ketika dikonfirmasi terkait kasus tersebut, dirinya menegaskan bahwa pihaknya akan segera menindaklanjuti berkas kasus pelimpahan yang menurut hasil pemeriksaan polisi dinyatakan P21 itu.

"Kami akan segera menindaklanjuti berkas kasus pelimpahan yang diterima kasi pidum kejari Negeri Gresik sejak tanggal 2 september 2015 itu, sesuai aturan yang berlaku" tegas Kajari Gresik.

Berkas kasus hasil pemeriksaan Polisi yang telah lama dinyatakan P21 dengan laporan polisi nomor : LPB/1352/XI/2014/UM/JATIM dan laporan
surat perintah penyidikan polisi nomor : Sp.Sidik/934/XI/2014/Ditreskrimum, yang bertanggal 18 November 2014 yang sekarang dilimpahkan Kejaksaan Negeri Gresik dan diterima oleh Kasi Pidum Kejari Negeri Gresik sejak tanggal 2 September 2015 lalu.

Sesuai surat pemberitahuan kejaksaan tinggi jawa timur surabaya nomor: B-3363/0.5.4/Epp.1/072015, tertanggal 02 juli 2015 perihal perkara pidana Sdr.H.ACH ZEINI sudah lengkap dan dinyatakan P21.

Senada dengan Kajari Gresik, Mansur S.H, selaku jaksa penuntut umum (JPU)nya juga menegaskan, bahwa pihaknya akan segera memperhatikan berkas kasus pelimpahan tersebut.

"Akan segera kami tindak lanjuti berkas kasus pelimpahan tersebut" kata JPU

Meski terjadi pelarangan penayangan berita ini oleh jaksa penuntut umum (JPU), Mansur S.H, ketika dikonfirmasi awak media ia mengatakan kasus ini akan segera diperhatikan.

"Gak usah ditulis, berkas kasus pelimpahan tersebut. Akan segara kami perhatikan" Ungkap Mansur S.H, selaku JPU nya.

Seperti diketahui sebelumnya, pihak korban sebenarnya sudah berulangkali melakukan mediasi, sayangnya upaya itu gagal karena tidak adanya kesepakatan. Buntutnya kasus itupun terus ditindak lanjuti oleh polisi hingga pemberkasannya dinyatakan P21 oleh Kejaksaan Negeri Gresik.

"Kebakaran itu sudah menghanguskan tanaman sengon seluas 10 hektar dengan rincian 24.706 batang, sedangkan kerugiannya kurang lebih 2 miliar. Saya menuntut keadilan yang sebenarnya dalam kasus ini. Tentunya saya juga membutuhkan rekan-rekan Pers untuk terus mengawal kasus ini," pungkasnya.

Bersambung
ARZ team

Saling Klaim Tanah Negara, Warga Medokan Resah

SURABAYA - Tanah negara beserta isi fisiknya yang beralamatkan di medokan semampir timur dam, sejak tahun 2013 sebenarnya, adalah tanah negara dan di kelola warga yang menggantungkan hidupnya sebagai petambak dan petani.

Muchayat (almarhum) pada medio tahun 2013 pernah mengajukan hak kepemilikan ke BPN disertai surat yang tertuang pada no 593/03/436.11.16.7/2013 dari lurah dan menurut informasi dari warga setempat,BPN tidak pernah mengeluarkan surat kepemilikan, hanya sebatas mengajukan surat kepemilikan.                                   
Sepeningal Muchayat maka tanah negara tersebut wajib kembali ke negara dan di berikan kepada masyarakat yang bersedia mengelola atau menempati,konteks tersebut di atas, mengacu pada UUD pokok agraria no.5 tahun 1960.

Di tahun  2015,tanah negara yang di kelola warga secara tiba-tiba di klaim milik BS yang di dampinggi kuasa hukum indra sidarta dengan berdasar surat kuasa petok D no. 286, 299, 301305, 306 persil 45.                                                                         
BS beserta kroni kroni nya melakukan pemasangan pagar (panel)  pada malam hari namun, aktivitasnya di cegah oleh warga yang sempat membuat suasana sedikit panas.

Menurut salah satu warga yang namanya tidak mau untuk di sebutkan,mengatakan,''berdasar petok D yang di keluarkan pada tahun 1978 dan 1979 itu telah di bekukan sampai sekarang dan wajib kembali ke negara. masih menurut beberapa warga yang mengiyakan,

''bahwa selama Muchayat (almarhum) megajukan hak kepemilikan, warga sudah mengelola dan menggantungkan hidupnya dari petambak dan petani.''

ia menambahkan,''warga sudah mendapat rekom dari Gubernur yang di tujukan kepada walikota guna dapat diterbitkan nya surat PBB dan SPOP menuju kepemilikan namun, hingga saat ini surat masih terhenti atau tidak di indahkan oleh walikota sehingga terkesan rekom Gubernur agar menguap dan hilang begitu saja.''                                                                                       

Di sela-sela penantian warga yang cukup lama kini muncul insiden lain yaitu, BS dan PT SAC saling meng klaim kepemilikan tanah negara yang sudah lama di kelola warga.Atas insiden ini di duga secara tidak langsung adalah wujud rekayasa hukum guna dijadikan alat menggusur atau melakukan eksekusi agar warga bisa terusir.                                                                                          
Di waktu yang lain, wartawan masih kesulitan mendapatkan informasi yang jelas dari humas PN surabaya, sedangkan Burhanudin salah satu staf kehumasan saat di temui mengatakan,'' siapapun boleh mengajukan hak kepemilikan atas tanah negara asalkan dia mengelola atau menempati .''

sedangkan proses hukum nya saat ini masih berjalan ketika pihak PT SAC siang tadi memberi jawaban atas gugatan BS serta sidang akan di lanjutkan pada tanggal 22 september 2015. Met

Operasi Pasar Bersama Wabup Gresik Untuk Meninjau Dan Mengecek Harga Sembako Dimasa New Normal Dan Membagi Masker

  Gresik,  gresiknews1.com     . - Motto Berani Mengungkap Membantu Yang Belum Terungkap.  Pandemi Covid - 19  pada saat ini belum juga sirn...