Presiden Jokowi Tiba di Paris, Siap Ikuti KTT Perubahan Iklim

GRESIK - Presiden Joko Widodo dijadwalkan menghadiri pembukaan pertemuan pemimpin yang tergabung dalam United Nations Forestry Convention on Climate Change Conference of Parties 21. Tepat pukul 22.20 hari Minggu (29/11) pesawat kepresidenan Indonesia-1 yang membawa Presiden Indonesia Joko Widodo dan ibu negara Iriana Widodo beserta rombongan mendarat di bandara internasional Le Bourget – Paris, Perancis. 

Menurut keterangan Biro Pers, Media dan Informasi Sekretariat Presiden yang diterima VOA, Presiden dan ibu negara dijemput dari dalam pesawat kepresidenan oleh Duta Besar Luar Biasa dan Berkuasa Penuh Indonesia untuk Perancis Hotmangaraja Panjaitan dan petugas protokol Perancis. Sementara di tangga pesawat, beliau disambut oleh Atase Pertahanan Airlangga dan ibu Cut Meutia Rizka. Setibanya di Perancis, Presiden dan rombongan langsung menuju hotel untuk beristirahat.

Presiden Joko Widodo dijadwalkan menghadiri pembukaan pertemuan pemimpin yang tergabung dalam United Nations Forestry Convention on Climate Change Conference of Parties 21 atau UNFCCC COP21.

Di sela-sela pertemuan itu Presiden Joko Widodo dijadwalkan melakukan pertemuan bilateral dengan Presiden Serbia Tomislav Nikolic, Perdana Menteri Kerajaan Norwegia Erna Solberg, Perdana Menteri Kerajaan Belanda Mark Rutte dan Presiden Peru Ollanta H. Humala Tasso.

Dalam KTT Perubahan Iklim yang akan berlangsung hingga 11 Desember nanti, Presiden Joko Widodo juga dijadwalkan menghadiri "Forest Event" yang digagas oleh Norwegia, Inggris dan Peru; serta beberapa acara lain termasuk "Mission Innovation Event" dan juga meninjau "Paviliun Indonesia". 

Ada 195 negara dan blok Uni Eropa yang menjadi anggota forum COP21, tetapi hingga laporan ini disampaikan baru 147 kepala negara dan pemerintahan yang menyatakan akan hadir dalam forum tersebut. Negara-negara peserta KTT diharapkan akan menyampaikan angka pasti kontribusi penurunan emisi gas rumah kaca dalam komitmen yang disebut sebagai "Intended Nationally Determined Contribution" INDC.

Indonesia sebelumnya sudah berkomitmen untuk menurunkan emisi gas rumah kaca hingga 29% pada tahun 2030. Tetapi banyak pihak, khususnya para aktivis lingkungan hidup, menilai Indonesia tidak saja perlu menyampaikan komitmen INDC, tetapi juga bicara secara terbuka tentang perlunya dukungan internasional – baik dalam hal mekanisme pendanaan maupun dukungan hukum – dalam mencapai komitmen tersebut. (Sumber VOA/4k2)

Kesadaran Jadi Kunci Atasi Bahaya Narkoba

GRESIK - wagub jatim saifullah yusuf dan kepala BNN Budi Waseso sebagai pembicara pada sosialisasi pencegahan pemberantasan penyalahgunaan dan peredaran gelap narkoba di kantor Muhamaddiah Surabaya (4)

 

Wakil Gubernur Jawa Timur Drs. H. Saifullah Yusuf menghimbau kepada masyarakat untuk terus mewaspadai bahaya narkoba. Narkoba memiliki efek negatif bagi diri pengguna, keluarga dan masyarakat. 

 

"Kesadaran menjadi kunci mengatasi bahaya narkoba di Indonesia," tegasnya saat menghadiri Sosialisasi Pencegahan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkoba (P4GN) di Kantor PW Muhammadiyah Surabaya, Kamis (26/11). 

 

Ia menjelaskan, masyarakat harus bersatu dan bersinergi dengan aparat keamanan dan BNN untuk menanggulangi bahaya narkoba. Di butuhkan kesadaran bersama bahwa penyalahgunaan narkoba dapat merusak dan mengancam kehidupan masyarakat, bangsa dan negara. 

 

Narkoba merupakan zat aditif yang jika dikonsumsi tanpa aturan dan dosis yang sesuai dapat membahayakan bagi kesehatan. Narkoba dibagi menjadi tiga jenis yakni Narkotika, Psikotropika dan Zat Aditif lainnya. Jenis narkoba saat ini sekitar 500 jenis lebih.  

 

Gus Ipul menjelaskan, bahwa masyarakat harus menyadari bahwa anak-anak dan generasi muda menjadi target sasaran utama dari penyalahgunaan dan pemberantasan terhadap penyalahgunaan peredaran gelap narkoba. "Ini dibutuhkan komitmen yang kuat dari seluruh komponen bangsa untuk melakukan upaya pencegahan narkoba," terangnya. 

 

Masalah penyalahgunaan narkoba tidak serta merta menjadi kewajiban pemetintah. Akan tetapi, menjadi tanggung jawab bersama yang harus ditanggulangi dengan terpadu, terkoordinir, terarah dan berkelanjutan serta dilakukan secara serius dan sungguh-sungguh. 

 

Bedasarkan data dari BNN menyebutkan, jumlah pengguna narkoba di Indonesia mencapai 4,9 juta lebih. Bahkan BNN pusat memprediksi pengguna narkoba terus meningkat hingga 5,5 juta orang. Secara nasional, pada tahun 2011 kerugian biaya ekonomi akibat narkoba mencapai Rp. 48,2 T, sedangkan di tahun 2013 kerugian tersebut terus mengalami peningkatan mencapai Rp. 57 T. 

 

wagub jatim saifullah yusuf dan kepala BNN Budi Waseso sebagai pembicara pada sosialisasi pencegahan pemberantasan penyalahgunaan dan peredaran gelap narkoba di kantor Muhamaddiah Surabaya (2)  Narkoba, tambah Gus Ipul telah menjangkiti segala lini profesi masyarakat. Profesi pelaku kejahatan narkoba sudah menjangkiti pegawai swasta, pengangguran, wiraswasta, TNI/Polri, Pelajar, Mahasiswa, PNS, Petani hingga buruh. Bahkan, saat ini sudah masuk di lingkungan pondok pesantren dengan ditemukannya santri yang mengkonsumsi narkoba. 

 

Narkoba telah menghancurkan sendi ketahanan bangsa. Narkoba pula yang menurunkan jiwa patriotisme, nasionalisme dan semangat bela negara. Pengguna narkoba juga biasanya memiliki sikap pemalas, menurun produktifitasnya, apatis dan bergaya hidup bebas tanpa batas. "Ini yang menjadi perhatian bersama bahwa kesadaran masyarakat harus di bangun. Narkoba adalah musuh bersama yang dapat membahayakan diri sendiri maupun orang lain," imbuhnya. 

 

Sementara itu, Kepala BNN Pusat Komjen Pol Drs. Budi Waseso SH mengatakan, bahwa narkoba merupakan musuh bangsa. Penanganan narkotika tidaklah mudah, karena peredaran narkoba dilakukan secara tersistem dan terorganisir.  

 

Ia menambahkan, bahwa penyalahgunaan narkotika menyebabkan kerusakan otak secara permanen. Pengguna narkoba tidak akan bisa disembuhkan secara total, sehingga berdampak pada organ tubuh lainnya dan dalam waktu dekat dapat menyebabkan kematian. "Bedasarkan dari data BNN Pusat, setiap hari terdapat 30-40 orang meninggal akibat bahaya narkoba di Indonesia. Kita ini pangsa pasar terbesar Asia. Ini tidak boleh kita biarkan dan harus dituntaskan. Kita tidak boleh tinggal diam, karena peredaran narkoba merupakan kejahatan besar yang terencana," pungkasnya (Humas Setdaprov.arz/team4k2)

 

Sidang Molor Hingga 6 Jam Lebih

GRESIK – Gelar sidang Perkara kasus pembakaran tanaman sengon seluas 10 hektar  milik PT Bumi Indah Makmur (BIM) dengan terdakwa H Achmad Zein yang telah di agendakan hari ini Tanggal 30 November 2015  di Pengadilan Negeri (PN) Gresik pukul 09:00 ditunda hingga pukul 15:20 . Tentu saja kondisi ini membuat pihak PT Bumi Indah Makmur (BIM) merasa dirugikan karena molornya jadwal persidangan tersebut. 

Kepada infojatim.com H Mujid Ridwan mengaku, perhitungan kerugian selama proses hukum berjalan hingga mencapai dua kali lipat. Itu terjadi selama empat musim tanam sengon. 

"Saya sudah rugi empat musim tanam, dan saya juga tidak bisa berbuat banyak karena lahan yang digunakan untuk menanam sedang di segel untuk dijadikan barang bukti," kata Mujid. 

Sumber info jatim.com dilingkungan Kejaksaan mengatakan, molornya jadwal dengan alasan masih menunggu putusan dari Kejati Jatim. kemudian pembacaan isi tuntutan dihadapan ketua majlis hakim Supriyanto SH Jaksa Penuntut Umum H Mansur SH menyatakan bahwa Achmad zein bersalah karena telah melakukan tindak pidana melanggar pasal 188 KUHP tentang kelalaian hingga mengakibatkan kebakaran lahan sengon yang menimbulkan kerugian hingga milyaran rupiah.

Dalam isi tuntutan Terdakwa di tuntut dengan hukuman penjara satu tahun enam bulan, yang dinilai kurang dari setengah ancaman 5 tahun penjara atas tindak pidana dengan melanggar pasal 188 KUHP atas dasar pertimbangan bahwa : terdakwa telah lanjut usia, mengakui atas perbuatanya, serta memiliki riwayat sakit jantung dan bersedia mengembalikan ganti rugi sebesar Rp 103 juta kepada PT Bumi Indah Makmur.

 

Kemudian seusai sidang pembacaan isi tuntutan yang disampaikan oleh Jaksa Penuntut Umum, kuasa hukum terdakwa Achmad zein, Idris sofyan SH mengaku akan mengajukan pledoi / pembelaan pada sidang lanjutan hari kamis tanggal 10 Desember 2015. Arz/team4k2


Khabar Bob Marley Baru Meninggal Pekan Lalu Bikin Heboh

GRESIK - Belum lama ini, muncul kabar menghebohkan terkait legenda reggae, Bob Marley. Musisi yang identik dengan rambut gimbalnya itu, dikabarkan memalsukan kematiannya yang tercatat pada 1981 dan sedianya baru meninggal pekan lalu!

Kabar ini muncul di beberapa situs berita tanah air pada Rabu, 25 November 2015, di mana di dalam beritanya disebutkan bahwa seorang gelandangan, ditemukan tewas pekan lalu di dalam sebuah kardus, di belakang restoran cepat saji Kingston, Jamaika.

Setelah ditelusuri lagi, sumber situs asing yang memberitakan kabar itu adalah situs berita "now8news.com" yang sejatinya, mem-publish laporan tersebut pada 18 November 2015.

Dalam laporan situs asing tersebut, dinyatakan bahwa DNA gelandangan tersebut sangat mirip dengan DNA Bob Marley, menurut seorang petugas koroner Jamaika, Jacob Chambers. Chambers juga mengaku sempat diperintahkan untuk tutup mulut soal penemuan DNA yang identik itu. Sumber voa arz/team4k2

 

Pesawat Rusia Tewaskan 18 di Suriah Utara

Para aktivis Suriah mengatakan hari Minggu (29/11) serangan udara yang diyakini dari pesawat Rusia menewaskan paling sedikit 18 orang dan melukai 40 lainnya di Suriah utara.

Serangan itu dilaporkan menembaki pasar yang ramai.

Syrian Observatory for Human Rights yang berbasis di Inggris, yang memantau kekerasan di Suriah, mengatakan serangan itu terjadi di Ariha, kota di provinsi Idlib kira-kira 20 kilometer dari perbatasan Turki.

Daerah itu dikuasai laskar Islamis, termasuk Front Nusra yang terkait al-Qaida.

Rusia memulai serangan udaranya di Suriah bulan September, dan telah mendatangkan kecaman dari Amerika dan lain-lain dalam koalisi militernya yang melakukan serangan udara mereka sendiri di Suriah karena Rusia menyerang lasykar pemberontak dan bukan militant ISIS.

Tokoh Dibalik Adipura Ke-11 Gresik

Gresik -  Dibalik penghargaan dan kesuksesan hingga Kabupaten Gresik dinobatkan sebagai penerima penghargaan Adipura 2015 menyisakan cerita akan kerja keras semua elemen masyarakat Gresik guna mempertahan predikat Adipura tersebut.

Meski sudah dikenal dengan kota santri dan kota wali, tak cukup membuat puas warganya untuk berhenti pada tahapan meneruskan penghargaan sebagai kota bersih di Indonesia.

Meski penghargaan di bidang keindahan dan kebersihan kota ini diterima langsung oleh Kepala BLH Gresik dari Mentri LH seminggu silam (23/11,red) dihotel Bidakara Jakarta, tak menyurutkan langkah Sriyono (57) untuk ikut serta berperan aktif dalam keindahan & kebersihan lingkungan seputar terminal bunder ini.

Ketika dijumpai awak media ini Sriyono tetap saja membersihkan terminal bunder meski petugas kebersihan tidak membersihkannya dan mengambil sampah selama seminggu ini. 

"Cuma ini yang bisa saya lakukan. Membersihkan dan memperbaiki perlengkapan yang kurang baik, tutur Sriyono kepada awak media ini. (29/11)
Di sela-sela kesibukannya sebagai PNS di lingkungan Dinas Perhubungan Gresik Sriyono terlihat mengganti roda tempat sampah yang mangkrak hampir 2 minggu tanpa roda ini.

"Kalau Gresik mendapat Adipura adalah hasil kerja keras semua warga Gresik. Upaya saya ini hanya setitik sumbangsih saya", tuturnya seraya pergi meninggalkan awak media ini untuk membuang sampah pada gerobak yang telah diperbaikinya. Arz/Team (MM)

Bobroknya Sistem Birokrasi BPN Gresik

GRESIK -Badan Pertanahan Nasional (disingkat BPN) adalah lembaga pemerintah nonkementerian di Indonesia yang mempunyai tugas melaksanakan tugas pemerintahan di bidang Pertanahan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan. BPN dahulu dikenal dengan sebutan Kantor Agraria. BPN diatur melalui Peraturan Presiden Nomor 20 Tahun 2015.[1]

 

Pada masa pemerintahan Presiden Joko Widodo fungsi dan tugas dari organisasi Badan Pertanahan Nasional dan Direktorat Jenderal Tata Ruang Kementerian Pekerjaan Umum digabung dalam satu lembaga kementerian yang bernama Kementerian Agraria dan Tata Ruang. Atas perubahan ini sejak 27 Oktober 2014 Jabatan Kepala BPN dijabat oleh Menteri Agraria dan Tata Ruang.

 

Meskipun berbagai upaya yang dilakukan pemerintah dalam membangun sistem pelayanan dan sistem birokrasi terutama bidang pertanahan di negeri ini ternyata semua itu tidak mampu menekan terjadinya penyimpangan – penyimpangan proses kepengurusan surat hak milik tanah ( SHM )/ Sertifikat tanah.

 

Lemah dan buruknya sistem birokrasi di negeri ini dengan leluasa dijadikan celah oleh para mafia tanah yang tentunya melibatkan oknum – oknum pemerintahan mulai dari tingkat kepala desa hingga level BPN untuk mengambil keuntungan pribadi dan kroni – kroninya.

 

Dugaan pemalsuan sertifikat tanah mengguncang Badan Pertanahan (BPN) Kabupaten Gresik. Kali ini muncul dari permasalahan tanah seluas 6,20 hektar di Desa Setrohadi, Kecamatan Duduk Sampean Gresik yang terbagi atas dua petok milik Achmad Ghonnie Rochim dan Ummu Zahro Binti Abdul Rochim.

Seperti diketahui, Ummu memiliki tanah seluas 3.859 hektar dan Ghonnie Rochim memiliki 1.282 dan 8650 hektar, tercatat dengan surat petok nomor 403 dan petok nomor 404. Tahun 1978, Ghonnie menerima kuasa dari Ummu untuk menjaminkan ikatan hipotik dan atau kuasa menjual sebagai jaminan hutang-hutang pemegang kuasa senilai 15 juta kepada Agung Tantomo. Terhitung mulai tgl 07 agustus 1978  sampai dengan jatuh tempo tgl 25 februari 1979. Tentu saja semua dokumen tanah termasuk surat-surat tiga  unit kendaraan di terima oleh Agung Tantomo.

Dalam perjalanannya, Ghonnie Rochim datang ke Agung Tantomo bermaksud untuk meminjam kendaraan termasuk memperpanjang dokumennyanya. Ketiga mobil itu diantaranya Pick Up Mitsubishi Colt L 3019 F, Mazda Capella 1600 Nopol L 1715 SA, dan Honda Civic F 15 X. Celakanya bukannya malah dikembalikan ke Agung Tamtomo, ketiga mobil itu justru dijual oleh Ghonnie Rochim. 

Tak hanya itu, tahun 1981 tanpa sepengetahuan Agung Tantomo tanah yang telah di hipotikan tsb diam-diam Ghonnie Rochim berupaya mengurus SHM 11, 12 milik Ummu Zahro. Sedangkan tahun 1995 Ghonnie Rochim mengurus SHM 21 miliknya sendiri di Desa Setrohadi, Kecamatan Duduk Sampeyan, Kabupaten Gresik yang diduga menggunakan dokument palsu. Ini diketahui melalui Suwarno Hadi yang saat itu masih menjabat Kades Setrohadi. Tanda tangan Suwarno Hadi diduga dipalsukan.

Tahun 2015 antara bulan September-Oktober, Kuasa dari keluarga besar almarhum Agung Tantomo, Mujid Ridwan bertemu Leonard selaku Kuasa Pembeli dari Drs Rojik Susanto dengan maksud menjual tanah tersebut dengan harga Rp.2 juta/meter. Dasar penjualan itu adalah petok.

Permasalahan muncul setelah salah seorang bernama Lukman mengklaim kepemilikan tanah yang kini di kuasai Rojik Susanto. Lukman mengaku telah membeli tanah itu seharga Rp.100 ribu/meter dan telah mengantongi sertifikatnya. 

Anehnya, Lukman hanya sebatas melakukan klaim saja tanpa ada upaya mengangkat permasalahan itu ke jalur hukum. Bahkan Ia tidak berani melaporkannya ke Polisi. 
InfoJatim.com menyebutkan, Lukman enggan melapor karena mengetahui dokumen untuk mengurus proses penerbitan sertifikat yang ada ditangannya diduga palsu. Indikasi pemalsuan bisa dilihat dari tanda tangan Kades, tulisannya, Surat Keterangan KTP pemilik awal, petok, dan surat pernyataan fiktif.

"Kalau mereka mau ayo terbuka secara baik dan mari kita duduk satu meja. Saya mengharapkan BPN Gresik membatalkan sertifikat tersebut. BPN juga sangat lambat melakukan mediasi. Kuat dugaan adanya aroma busuk menyengat di BPN Gresik," ujar Leonard. Indikasi lemahnya sistem dan mekanisme dalam tubuh BPN Gresik atau justru kuatnya jaringan mafia tanah yang sudah merasuki oknum Badan Pertanahan Nasional khususnya Gresik, dan tidak menutup kemungkinan terjadi di daerah lain di indonesia. ARIFIN SZ/ Team4k2

Personel Koramil Benowo Hadiri Pengajian Akbar di Kampung Sememi

SURABAYA - Koramil 0830/06 Benowo jajaran Kodim 0830/Surabaya Utara melaksanakan Komsos dengan Toga dalam rangka menghadiri pengajian akbar di Kampung Sememi Kidul RW.04 Benowo Surabaya yang berlangsung selama tiga hari, mulai tanggal 26 s.d 28 November 2015.

 

Adapaun rangkaian kegiatan antara lain pada hari Kamis tanggal 26 November 2015, Khotmul Qur'an Bil Ghoib Putra, Istighosa dan Manaqib, Tahlil Akbar dan Ceramah Haul, Sholawat Nabi oleh KH.Umar Toha dari Gresik, Tahlil Akbar KH.Sholeh Qosim dari Ngelom Sepanjang dan ceramah agama KH.Chusaini Ilyas dari Mojokerto, Gus Syaifulloh Yusuf (Wagub Jatim) dan KH.Marzuki Mustamar dari Malang

Sedangkan kegiatan pada hari Sabtu tanggal 28 November 2015 yaitu Khotmul Qur'an Bil Ghoib Putri, Istighosah Kubro Putrid an Ceramah agama KH.Achmad Mujayyid dari Malang dilanjutkan Istighosah Al Afwa dan Hadrah sejawa Timur.

 

Untuk kegiatan pada hari Minggu 29 November 2015 direncanakan Sema'an Alqur'an Al Ittihad Dalam kegiatan tersebut dalam tausiyahnya Gus Syaifulloh Yusuf (Wagub Jatim) mengajak umat muslim untuk selalu mendekatkan diri kepada Allah SWT dan mengagumkan Asma Allah SWT dengan meningkatkan keimanan dan ketaqwaan, melaksanakan perintahnya Sholat lima waktu, puasa, meninaikan ibadah haji dan menjauhi segala larangannya sesuai aqidah didalam Al Qur'an dan Hadist serta mengajak masyarakat muslim untuk hidup rukun berdampingan saling mengasihi kepada fakir miskin dan anak yatim piatu, menjauhi kegiatan yang bertentangan dengan ajaran agama islam dan hukum positif yang berlaku di Negara Kesatuan Republik Indonesia.

 

Kegiatan tersebut sangat bermanfaat sekali bagi umat muslim diwilayah Kecamatan Benowo Kota Surabaya. Mondokan dalam meningkatkan keimanan dan ketaqwaan dalam mendekatkan diri kepada Allah SWT yang dihadiri para Toga, Tomas dan warga masyarakat Kecamatan Benbowo sekitar 500 orang. Kegiatan berjalan dalam keadaan aman, lancar dan tertib sampai dengan selesai. Arifin SZ / Team

Babinsa Modung Bangkalan, bersama petani Uji Coba Tanam Jagung Hibrida Unggulan

BANGKALAN - Komitmen Kodim 0829/Bangkalan untuk mendukung pemerintah dalam mewujudkan swasembada pangan di Kabupaten Bangkalan dilaksanakan dengan berbagai upaya.

 

Setelah adakan sosialisasi penyuluhan pada kelompok tani, beberapa waktu lalu, dalam upaya meningkatkan produktivitas jagung, saat ini jajaran Kodim 0829/Bangkalan bekerjasama dengan PPL, Manteri tani dan kelompok tani Sekar Jaya III melaksanakan uji coba penanaman bibit jagung hibrida di wilayah kecamatan Modung.   Sabtu 28 November 2015

 

Lahan uji coba yang ditanami dalam kerjasama antara Koramil 12/Modung jajaran Kodim Bangkalan seluas 2 hektar di Desa Pangpajung Kecamatan Modung.

 

Penanaman perdana bibit jagung  dilaksanakan oleh Pjs. Danramil Modung Serma Rahmad beserta PPL, Manteri tani dan kelompok tani Sekar Jaya III.

 

Rahmad menjelaskan bahwa Kodim 0829/Bangkalan mendukung program pemerintah melaksanakan pendampingan petani.

 

"Babinsa saat ini sering turun ke sawah, mengajak petani untuk mengubah kebiasaan petani dalam bertani. Kita (TNI) ingin merubah petani Bangkalan dari yang hanya untuk sekedar memenuhi kebutuhan makan, berubah menjadi petani produksi, pada akhirnya kita ingin masyarakat petani Pamekasan memiliki penghasilan lebih dan sejahtera" lanjutnya.

 

Jagung Hibrida merupakan bibit jagung hasil persilangan dari jenis jagung yang memiliki sifat-sifat yang unggul.

 

"Bibit jagung dipersiapkan tdalam menyambut atau mendukung program swasembada pangan dengan tujuan untuk meningkatkan kesejahteraan petani" jelasnya.

 

Rahmad, mengajak petani untuk bersama-sama meningkatkan produksi jagung sebagi salah satu sasaran swasembada pangan.

 

"Dengan pengolahan dan pemupukan yang benar maka hasilnya akan maksimal, tentunya pendapatan petani meningkat dan petani lebih sejahtera" ujar Rahmad. Arifin SZ / Team

Danramil Kokop Bangkalan Ajak Masyarakat Responsive Perangi Narkoba

BANGKALAN - Satuan jajaran Kodim 0829/Bangkalan intensifkan kegiatan komunikasi sosial dengan semua elemen masyarakat di wilayah tugasnya masing-masing, guna meningkatkan kinerja.

 

Seperti yang dilakukan jajaran Koramil Koramil 0829/18 Kokop, bertempat di Mako Koramil Koramil 0829/18 Kokop, di laksanakan kegiatan pembinaan jaring dan pembinaan peta jarak jaring teritorial.   

 

Kegiatan tersebut mengambil tema '' Melalui Pembinaan Peta Jarak Jaring Teritorial kita Tingkatkan Deteksidini, Cegah Dini dan Lapor Cepat Guna Menangkal Segala Bentuk Ancaman Dalam Rangka Menjaga Keutuhan NKRI''. Sabtu 28 November 2015

 

Komandan Koramil (Danramil) 0829/18 Kokop Kapten Inf Suharjo mengatakan bahwa "kami ucapan terimakasih kepada para tamu undangan dan warga masyarakat yang telah meluangkan waktu hadi dalam kegiatan ini", kata Danramil.

 

Adapun menurut Kapten Suharjo, "maksud tujuan dari terselenggaranya kegiatan ini adalah sebagai upaya dari jajaran Kodim 0829/Bangkalan khususnya Koramil 0829/18 Kokop melakukan pembinaan peta jarak jaring teritorial, dimana sangat bermanfaat bagi masyarakat serta aparat terkait untuk lebih responsive narkoba dan dalam mencegah ancaman, gangguan dan hambatan demi menjaga keutuhan NKRI", tuturnya.


Danramil berharap, dengan terselenggaranya kegiatan ini akan berdampak positif kepada masyarakat dimana semakin eratnya jalinan silahturahmi kepada aparatur negara setempat, yang sesuai dengan semboyan, dari rakyat untuk rakyat, bersama rakyat TNI/POLRI Kuat. 

 

Ancaman nyata di lingkungan kehidupan dewasa ini maraknya narkoba.  Narkoba sudah meracuni generasi muda sebagai ujung tombak suatu negara, kita harus tegas perangi narkoba untuk menyelamatkan generasi muda", harapnya.


Di sela kegiatan, Danramil juga, dalam kegiatan ini menegaskan "kami  mengangkat tema sebuah negara dikatakan kuat yaitu dari Wanita, dimana dia mampu melahirkan anak yang nanti akan mengganti kedudukan kita.
Wanita mampu  tertawa disaat dia bersedih, Dia menangis disaat anaknya dirundung derita, Dia mampu menopang suaminya disaat rapuh dan kecantikan seorang wanita diliat dari hatinya", tegasnya.

 

Selain itu, Danramil juga menyampaikan materi wawasan kebangsaan (wasbang)."kita juga melakukan pendorongan melalui waswasan kebangsaan guna menumbuhkan rasa nasionalisme dan patriotisme di jiwa para masyarakat," ujarnya.


Hadir dalam kegiatan tersebut Kapolsek Kokop, Muspika dan Ka UPTD, serta masyarakat setempat. Arifin SZ / Team

Koramil Modung Bangkalan, Gelar Sosialisasi Uji Coba Tanam Varietas Padi Dilahan Rop/air asin

BANGKALAn - Koramil 12/Modung jajaran Kodim 0829/Bangkalan bersama Distan dan  PPL gelar sosialisasi uji coba Sosialisasi Uji Coba Tanam Varietas Padi dilahan Rop/air asin di Balai Kecamatan Modung, Bangkalan,  Sabtu 28 November 2015.

 

Kegiatan ini merupakan rangkaian uji coba varitas padi terbaru dari Balai Besar Penelitian Tanaman Padi, dengan maksud untuk menguji varitas padi  baru yang dihadapkan dengan iklim,  ketinggian daerah dari permukaan air laut dan jenis serta kemiringan tanah.

 

Proses kegiatan telah diawali sosialisasi kepada PPL, Babinsa dan kelompok Tani, kemudian penyemaian bibit.

 

Kegiatan Sosialisasi/Penyuluhan tentang Uji Coba Tanam Varietas Padi dilahan Rop/air asin disampaikan oleh Tenaga Penyuluh dari Dinas Pertanian Malang dan Mantan serta Penyuluh Kecamatan, kepada Pok Tani Sejahtera I yang diketuai oleh Mudori dan dihadiri tujuh belas orang orang. Arifin SZ / Team

Wagub Dampingi Wapres Tutup Konferensi Cendekiawan Muslim se Dunia ke IV di UIN Malang

GRESIK - Wakil Gubernur Jawa Timur Drs. H. Saifullah Yusuf pagi tadi telah mendampingi kunjungan kerja Wakil Presiden Republik Indonesia Dr. H. Muhammad Yusuf Kalla ke Kota Malang, dalam rangka menutup acara Konferensi Cendekiawan Muslim, Ulama dan Sufi Se Dunia ke IV di Gedung Universitas  Islam Negeri (UIN) Maulana Malik Ibrahim Malang, Jln. Gajahyana No.50 Kota Malang.

 

Wapres  mengatakan, rector UIN Malang telah mendeklarasikan bahwa UIN Mulana Malik Ibram Malang akan member dan mengajarkan pendidikan Islam yang terbaik tidak hanya untuk 33 Propinsi di Indonesia saja, tetapi juga untuk  dunia.

 

Hal itu,menurut Rektor UIN Prof. Dr.Mudjia Rahardjo,MSi  sudah bisa dibuktikan karena saat ini  sekitar 33 negera  yang ada di belahan dunia ikut menimba  dan belajar tentang ilmu  tentang Islam di UIN Malang termasuk dari China.

 

Memang ini sungguh luar biasa, tambahnya,  mengapa  karena  UIN telah mampu dan bisa membuktikan bahwa  Islam  adalah agama yang baik dan sangat toleransinya tinggi serta agama yang cinta akan lingkungan.

 

Karena Islam adalah agama yang mengutakan perdamaian dan selalu mencintai budaya yang luhur serta berakhlaq mulia. " Jadi tidak benar kalau ada yang mengatakan islam adalah agama yang suka dan senang akan kekerasan. Buktinya UIN malang sudah mampu  mendeklarasikan serta menunjukkan kepada dunia bahwa Islam adalah agama yang  mempunyai padangan dan cita-cita serta harapan untuk menyatukan persepsi dan impian-impian semua pihak. Agar  semua ummat di dunia bisa hidup rukun dan damai tanpa ada pertikaian dan kekerasan," jelas Wapres Yusuf kalla.

 

Tidak dipungkiri, tambahnya,  suasa di negara-negara Islam lainnya seperti di Suriah atau Afganistan memang  sedang dan  sering memanas, bahkan suasa itu menimbulkan pertikaian dan konklif yang berkepanjangan. Baik konklif yang timbul dari dalam negeri maupun serangan dari luar negeri.

 

Sehingga banyak masyarakatnya yang hijrah ke negara yang non muslim. Semua itu bisa terjadi, dikarenakan seorang pemimpin yang tidak bisa dan mampu memberikan kenyamanan bagi warganya . Karena pemimpin harus bisa berlaku adil kepada masyarakatnya, adil dalam bidang apapun sebab dengan keadilan orang bisa merasakan hidup yang nyaman dan damai.

 

Untuk itu, kita harus bisa dan berusaha sekuat tenaga untuk menjaga bagaimana caranya Indonesia bisa terus hidup rukun, damai tanpa ada konflik mapun pertikaian yang berkepanjangan.

 

Kita juga tidak munafik di negara kita tercinta Yakni Indonesia juga sering muncul issue dan konflik namun itu semua bisa segera ditasi  dan diberikan solusinya dengan baik. Sehingga, bangsa Indonesia masih tetap diberikan kekompakan dan kedamaian lahir batin sampai detik ini. Semua itu berkat Islam sebagai agama yang  penuh pengertian  dan agama yang selalu menamkan rasa kasih sayang cinta pada sesama.

 

Sebelum mengakhiri sambutannya, Wapres RI berpesan pada semua peserta konferensi, untuk terus memperjuangkan  agama islam sebagai pandangan hidup serta pengembangan ilmu. Baik ilmu tentang keagamaan maupun ilmu  pengetahuan.

 

Ditempat yang sama, Sekretaris  Jenderal ICIS, K>H> Ahmad Hasyim Muzadi melaporkan,  ICIS didirikan oleh Ibu Megawati Sukarno Putri bersama HK A.Hasyim Muzadi pada tahun 20  02 lalu, yang mempunyai  dua tugas. Yaitu tugas  menangani konflik yang ada di dalam negeri dan menangani konflik dari luar negeri, diantaranya konflik yang berasal dari barat maupun dari timur tengah.

 

Untuk tugas tersebut, maka kita menggunakan Islam moderat agar seluruh dunia bisa masuk dan faham akan maksud islam. Dalam islam moderat, kita  menggunakan fasafal Pancasila karena didalam Pancasila  sudah lengkap  penjelasannya, yakni tentang politik, sosial dan budaya juga yang tidak kalah pentingnya lagi adalah tentang keagamaan yang menjadi fundamental utama.

 

Karena  dalam uraiannya, nomor satu adalah Ketuhanan Yang masa Esa. " Untuk itu, kami mengambil  islam moderat dengan Rahmatan Lil-Alamin dan Alhamdulillah semua Cendekiawan dan Ulama serta Sufi dunia mau menerimanya,"terangnya.

 

Ditempat yang sama Rektor UIN Malang Prof. Dr.Mudjia Rahardjo,MSi, mengatakan sesuai dengan visi dan misi UIN yaitu sebagai Universitas Islam yang terkemuka dalam menyelenggarakan pendidikan dan pengajaran serta penelitian kepada masyarakat untuk bisa menghasilkan lulusan yang memiliki kedalaman spiritual serta keluhuran ahklak, keluasan ilmu dan kedalaman professional.

 

Oleh karena itu, tidak berlebihan bila saat ini UIN Malang sudah mendapat kepercayaan dari seluruh lapisan masyarakat baik masyarakat yang ada di dalam negeri maupun dari luar negeri. Dan Alhamdulillah, saat ini UIN Malang telah menjadi tempat untuk menimba ilmu tentang syariat dan ilmu pendalaman agama islam dari berbagai negara di belahan dunia.

 

Karena sekarang ini, tidak hanya anak-anak dalam negeri saja yang belajar disini, melainkan juga anak-anak dari 33 negara yang belajar di UNI termasuk dari China." Kalau dulu ada peribahasa belajarlah ilmu sampai ke negeri China. Sekarang sudah kebalikannya yaitu anak-anak china belajar tentang islam di Indonesia yaitu di UIN Malang Prov. Jawa Timur," tegasnya.

 

Ikut hadir dalam acara itu perwakilan dari 14 negara islam antara lain brunai darusalam, Belgia, Suria, Australia, Jepang, Negeri dan negara-negara lain dan Walikota Malang serta Batu, juga Forpimda Jatim dan para rector  se Malang Raya.

 

Sumber : Humas Jatim

Pakde Karwo Hadiri Munas V APPSI

MAKASSAR - Gubernur Jawa Timur, Dr. H. Soekarwo menghadiri pembukaan Musyawarah Nasional (Munas) V Asosiasi Pemerintah Provinsi Seluruh Indonesia (APPSI) yang diresmikan secara langsung oleh Presiden Republik Indonesia, Ir. H. Joko Widodo di Hotel Grand Clarion, Makassar, Sulawesi Selatan, Rabu (25/11/2015) malam.

 

Munas tersebut mengusung tema "Optimalisasi Peran Pemerintah Provinsi Dalam Mempercepat Perwujudan Indonesia Sejahtera", Munas APPSI V akan dilaksanakan selama 3 (tiga) hari, yaitu 25-27 November 2015.

 

Pada kesempatan itu, Presiden RI, Joko Widodo mengatakan, terdapat lima hal yang harus diperhatikan dalam pembangunan, yakni pertumbuhan ekonomi, tingkat pengangguran, angka kemiskinan, inflasi, dan Koefisien Gini (Gini Ratio). "Kita boleh kerja keras dari pagi hingga pagi lagi, tapi jika lima hal ini tidak kita kejar, ya percuma saja" katanya.

 

Sampai dengan kuartal ketiga 2015, pertumbuhan ekonomi nasional tercatat sebesar 4,73% (data Oktober 2015), sedangkan tingkat pengangguran 6,18 juta jiwa (data Agustus 2015), angka kemiskinan 11,2% (data September 2015), inflasi 2,16% (Oktober 2015), dan Gini Ratio 0,4 (Oktober 2015). 

 

"Artinya, dilihat dari inflasi dan pertumbuhan ekonomi, kita masih ada keuntungan. Tapi yang perlu menjadi catatan, jangan bangga dulu jika pertumbuhan ekonomi tinggi tapi inflasinya masih berada diatasnya, ini tidak ada artinya. Kita harus memacu pertumbuhan ekonomi kita diatas laju inflasi" tegasnya.

 

Sementara itu, ditemui seusai acara, Pakde Karwo sapaan akrab Gubernur Jatim mengatakan, untuk memacu pertumbuhan ekonomi, mengurangi pengangguran terbuka serta  mengentaskan masyarakat miskin di daerah, sebaiknya digunakan demokrasi partisipatoris. Pasalnya, kebutuhan antara satu orang dengan orang lainnya tidak sama.

 

"Di Jawa Timur, kami mengajak diskusi masyarakat untuk menentukan solusi atas permasalahan ekonominya. Misalkan ada yang ingin berdagang bakso tapi tidak memiliki modal, ya kita berikan rombong bakso dan modal dagangnya, kemudian ada yang ingin beternak, ya kita berikan modal kambing" ujarnya.

 

"Inilah demokrasi partisipatoris, solusi partisipatoris memberi peluang yang luas kepada rakyat untuk berpartisipasi secara efektif dalam proses pengambilan keputusan yang menyangkut kebijakan publik. Pembangunan untuk semua, dikerjakan secara bergotong-royong, rakyat sebagai subyek pembangunan (people center development)" tegasnya.

 

Berkat demokrasi partisipatoris yang dijalankan Pakde Karwo di Jatim, kinerja ekonomi Jatim mengalami percepatan dari 4,57 persen ke 5,29 persen pada Semester I 2015, melaju diatas  pertumbuhan industri nasional yang sejak 2011  menunjukkan tren melambat, dari 6,26 persen menjadi 4,2 persen pada Semester I 2015. 

 

Kontribusi Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) Jatim terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) Nasional juga konsisten meningkat. Pada 2011, Jatim menyumbangkan 19,2 persen atau sebesar Rp326,63 triliun dari total PDB Nasional yang mencapai Rp1.704,25 triliun.

 

Selanjutnya, jumlah tersebut meningkat pada 2014, yakni PDRB Jatim berkontribusi sebesar Rp445,30 triliun atau sebesar 20,1 persen terhadap PDB Nasional yang mencapai Rp2.215,75 triliun.

Meriahkan HUT ke 16, DWP Prov. Jatim Gelar Lomba Desain Busana Kerja Batik

SURABAYA - Dharma Wanita Persatuan (DWP) Provinsi Jatim menggelar lomba membuat desain busana kerja berbahan batik Jatim dalam rangka memeriahkan Hari Ulang Tahun (HUT) DWP ke 16, di ruang rapat graha wicaksana praja, kantor Gubernur Jatim Jl Pahlawan no 110 Surabaya, Rabu (25/11/2015).

 

Dalam kesempatan itu Ketua DWP Prov. Jatim Ny.Hj Chairani Yuliati Akhmad Sukardi, S.Sos, menyampaikan, tujuan lomba tersebut ialah sebagai wadah bagi anggota DWP agar bisa meningkatkan kreativitas dalam membuat desain busana kerja batik khas Jatim. "Lomba ini juga untuk melestarikan seni budaya batik Jatim, yang mempunyai ciri khas dan jenis tersendiri di tiap 38 kab/kota," ungkapnya.

 

Ia berharap, lomba itu akan menginspirasi para anggota DWP untuk berbisnis batik atau membuat UMKM sendiri, apalagi pangsa pasar batik terus meningkat sepanjang tahun.

 

Dengan terus mengasah dan mengoptimalkan kreativitas maka ibu-ibu juga bisa membantu perekonomian keluarga, sesuai dengan misi DWP yaitu mensejahterakan ekonomi keluarga.

 

"Dalam meningkatkan ketahanan keluarga, kualitas seorang perempuan sangat penting ditingkatkan. Salah satunya adalah kecerdasan dalam hal ini termasuk kreativitas ibu-ibu dalam  mengembangkan potensi diri," jelasnya.

 

HUT DWP ke-16, lanjutnya, mengusung tema "Peningkatan Kualitas Perempuan Menuju Ketahanan Keluarga". Melihat semangat tema yang disampaikan semua anggota DWP harus bisa mengaktualisasikan diri sebagai seorang wanita yang berdaya di masyarakat.

 

Selain itu, ibu-ibu mesti berani mengeksplorasi kompetensi diri, menjaga keluarga dari pengaruh negatif lingkungan serta pemberdayaan masyarakat. "Sebab dari keluarga nantinya akan dihasilkan putra putri generasi penerus bangsa yang cerdas dan bermental tangguh," pungkasnya.

 

Perlombaan yang diikuti oleh 47 peserta yang berasal dari perwakilan DWP Instansi Pemerintah Provinsi (IPP) dan DWP Kabupaten/Kota se Jatim tersebut berlangsung meriah dan tertib sejak pukul 09.00 hingga 14.00. Setiap peserta menampilkan desain batik terbaik  dengan metode fashion show dan desainernya membacakan narasi tentang baju yang ditampilkan.

 

Beberapa peserta tampak mengkolaborasikan budaya batik tradisional dan modern. Misalnya Kota Kediri menampilkan desain busana kerja yang berjudul "Pasir Berkah", dijelaskan desain ini dimaksudkan untuk memaknai pasca meletusnya Gunung Kelud. 

 

Para pemenang lomba tersebut ialah juara I Kab. Bangkalan, juara II diraih Kab. Lamongan, Juara III diraih PU. Cipta Karya, Juara Harapan I diraih oleh Kab. Pacitan, juara harapan II diraih Kota Kediri, dan juara Harapan III diperoleh Kab. Ponorogo.

 

Selain itu untuk kategori desain terbaik/best desain diraih oleh Dinas Peternakan, kategori pola terbaik/ best pattern  diaraih oleh Kab. Tuban, dan kategori busana terunik diraih Dinas Pendapatan (Dispenda) prov. Jatim. Semua hadiah akan diserahakan saat peringatan puncak HUTP DWP ke 16 pada tanggal 11 Desember 2015. 

 

 

Sumber : Humas Jatim

CHITYA LAILATUL AZAROH RAIH THE BEST STORY TELLING GRESIK 2015

GRESIK - Dengan power suara yang melengking namun sangat jelas dalam artikulasi. Ditambah mimik gaya anak-anak yang kental dalam bercerita membuat Chintya Lailatul Azaroh siswa kelas IV SDN II Bambe  Driyorejo berhasil meraih siswa juara I lomba story telling tingkat Kabupaten Gresik.

 

Dalam babak final yang berlangsung di Gedung Wahana Ekspresi Poesponegoro, Jum'at (27/11/2015) Chintya berhasil memukau dewan juri. Ratusan penonton yang salah satunya PJ Bupati Gresik Dr. Akmal Boedianto juga manggut-manggut saat mendengarkan cerita Siti Fatimah Binti Maimun yang dibawakan Chintya."Tahu nggak sih dimana makam Siti Fatimah Binti Maimun yang disebut panjang ?" Tanya Chintya dengan kenesnya.

 

Puteri pasangan Ernawati dan Syuhud ini memang luar biasa penampilannya. Menurut Kepala Sekolah SDN II Bambe yang ikut mendampingi Siti Chomsiyah, muridnya ini tidak demam panggung sehingga dia mudah membawakan cerita dengan lancar.

 

"Selain diajari intonasi dalam bercerita, kami juga mengajari dia seni teater. Hal ini penting karena tater bisa memberikan penjiwaan pada karakter yang diceritakan", ketika ditanya tentang pelatih khusus untuk Chitya, Siti Chomsiyah mengatakan tidak ada .

 

Finalis lainnya yang juga membawakan cerita dihadapan Bupati yaitu Putri Syala Rahmadhani. Siswi Kelas III SDN Cermelor Gresik ini membawakan cerita tentang Nyi Ageng Tumengkangsari.

 

Cerita ini mengisahkan tentang asal mula perkampungan Sumursongo yang saat ini menjadi daerah yang bernama Sidokumpul Gresik. Menurut Kasek SDN Cermelor Sumiati, kisah yang dibawakan oleh muridnya ini mirip kisah Roro Jonggrang.  

 

Melihat kepiawaian anak-anak dalam membawakan cerita, PJ Bupati Gresik Akmal Boedianto yang juga didampingi isterinya mengatakan. "Sungguh anak-anak yang luar biasa.Saya bangga banyak lomba-lomba di Gresik ini yang membuat anak-anak Gresik menjadi luar biasa. Semoga anak-anak ini nantinya bisa sukses dan menjadi generasi penerus pemimpin bangsa" katanya seusai melihat penampilan 2 finalis story telling.Arifin SZ / Team

SMP NEGERI I BALONGPANGGANG RAIH JUARA I PERPUSTAKAAN TERBAIK GRESIK

GRESIK - Sekolah Menengah Pertama (SMP) Negeri Balongpanggang berhasil meraih sebagai perpustakaan terbaik tingkat Kabupaten Gresik tahun 2015. Hadiah dan tropy juara diserahkan oleh PJ. Bupati Gresik, Dr. Akmal Boedianto saat penutupan lomba dan gelar perpustakaan yang berlangsung Gedung Wahana Ekspresi Poesponegoro, Jum'at (27/11/2015).

 

Sukses sekolah ini meraih juara sebagai perpustakaan terbaik tingkat Kabupaten Gresik 2015 setelah menyisihkan 10 finalis lainnya. Selain SMPN I Balongpanggang yang meraih juara I, mereka yang berhasil meraih Juara lain yaitu SMP Muhammadiyah 12 GKB (juara II), SMP Islam Mambaus Sholihin Kebomas (juara III) dan MTs NU Trate sebagai juara Harapan.

 

Mulanya SMP Negeri Balongpanggang terpilih menjadi finalis mewakili Kecamatan Balongpanggang bersama sekolah yang lain. Menurut PLT Kepala Perpustakaan Budi Raharjo, penilaian lomba diawali sejak Bulan Oktober 2015. "Masing-masing kecamatan dipilih 2 sekolah SMP atau MI. Dari 32 sekolah yang mewakili 16 kecamatan disaring hingga menjadi 10 finalis untuk representasi" katanya.

 

PJ Bupati Gresik, Akmal Boedianto mengaku merasa bangga atas gebyar lomba perpustakaan tingkat SMP se Kabupaten Gresik."Saya menyampaikan terioma kasih atas bantuan semua pihak terutama perusahaan yang telah membantu sehingga acara ini berjalan sukses" katanya. Akmal juga berharap agar perusahaan di Gresik ikut membantu sekolah dalam pengadaan perpustakaan.

 

"Melalui program CSR, kami berharap agar tidak hanya membantu program social saja, melainkan juga ikut memberikan sumbangan pada pendidikan terutama perpustakaan sekolah dan perpustakaan warga.

 

Menurut catatan yang saya terima, masih 86 desa saja yang sampai saat ini menerima bantuan buku dari perusahaan, padahal Gresik ini ada 356 desa" ujarnya kepada undangan yang juga banyak dari perwakilan perusahaan yang ada di Gresik.

 

Diakhir sambutannya, Akmal berharap agar semua perpustakaan sekolah yang ada di Gresik bisa mengikuti jejak perpustakaan SMA NU I Gresik yang telah meraih juara I Nasional. "Kalau bisa perpustakaan SMP ini juga bisa meraih juara sebagai perpustakaan terbaik di tingkat Nasional" kata Akmal Boedianto. Arifin SZ / Team

 

JELANG MTQ KORPRI JATIM 2016, PEMKAB GRESIK MENSELEKSI KAFILLAH KORPRI GRESIK

GRESIK - Setelah sukses menduduki juara umum pada Musyabaqoh Tilawatil Qur'an (MTQ) 2015 tingkat Propinsi Jawa Timur. Kini Pemerintah Kabupaten Gresik menyiapkan sejumlah Kafillah anggota Korpri untuk lomba MTQ Korpri tingkat Propinsi Jawa Timur tahun 2016.

 

Seperti yang diungkapkan oleh Sekretaris Korpri Gresik, Iwan Lukito melalui kabag Humas Pemkab Gresik, Suyono Rabu (25/11/2015). Pesiapan yang dilakukan yaitu dengan menseleksi sejumlah anggota Korpri di seluruh SKPD. Kemudian dari hasil seleksi yang berjumlah 50 orang tersebut diseleksi kembali sampai mendapat 20 kafillah.

 

Tak berhenti sampai disitu, dari 20 Kafillah setelah disaring lagi maka terpilihlah 7 terbaik."Pada Sabtu lalu kami bekerjasama dengan Lembaga Pengembangan Tilawatil Al Qur'an (LPTQ) Kabupaten Gresik melakukan seleksi di Masjid Al Innabah Gresik. Dari sejumlah  50 orang anggota Korpri Gresik sehingga mendapat 7 orang Kafillah anggota Korpri Gresik" kata Iwan Lukito.

 

Para Kafillah Korpri terbaik itu masing-masing terbaik Syarh Putera yaitu Hari Susanto Guru SMAN I Menganti (Korpri Diknas). Terbaik Syarh Puteri Nur Hidayati (Korpri Kecamatan Menganti). Terbaik kategori kath yaitu Alwiyah Tamamah guru SDN Tlogopatut (Korpri Diknas). Terbaik Tartil putera yaitu Kudori (Korpri Kecamatan Menganti).

 

Terbaik tartil Puteri Hidayatul Iryanah Guru SDN Glanggang Duduksampeyan (Korpri Diknas). Terbaik Tilawah Putera Saruji guru SMAN Manyar (Korpri Diknas). Terbaik Tilawah Puteri Lailil Zumroti Guru SDN Bambe Driyorejo (Korpri Diknas). "Untuk peserta cabang Tilawah, para peserta terlihat sangat bagus. Hal ini dari nilai yang diraih yaitu masing-masing 93 dan 91 sudah mendekati nilai sempurna yaitu 100" tambah Iwan.

 

Terkait pembinaan lanjutan menjelang MTQ Korpri 2016, Korpri Gresik bersama LPTQ terus melakukan pembinaan rutin dan berkala. "Pembinaan ini kami lakukan sampai pada pelaksanaan MTQ Korpri tingkat Propinsi Jawa Timur tahun 2016 nanti" tegasnya. Arifin SZ / Team 

PNS HARUS PAHAM PERATURAN KEPEGAWAIAN

GRESIK - Merupakan suatu tanggung jawab menjadi Pegawai Negeri Siplin (PNS) untuk mematangkan pemahaman mengenai perundang-undangan yang mengatur tentang kewajiban sebagai PNS yang sesuai dengan tugasnya untuk mengabdi di masyarakat maka sebanyak 270 PNS yang berada di lingkungan pemerintah Kabupaten Gresik mengikuti sosialisasi peraturan kepegawaian yang diprakarsai oleh Badan Kepegawaian Daerah (BKD) di ruang Mandala Bhakti Praja (Senin, 23/11/2015).

 

Sosialisasi tersebut merupakan sosialisasi gelombang kedua yang sebelumnya diadakan di SMAN 1 Sangkapura beberapa waktu yang lalu. Mereka juga menerima buku panduan mengenai perundang-undangan sebagai PNS untuk dipelajari dan sebagai dasar hukum pelaksanaan tugas sebagai PNS.

 

Hadir sebagai narasumber dari kantor regional II Badan Kepegawaian Nasional (BKN) mereka adalah Christina Heni Setyawati yang menjabat sebagai Kabid Pengangkatan & Pensiun pada kantor regional II BKN dan Samir Gunawan selaku Kabid Pengembangan & Supervisi Kepegawaian pada kantor Regional II BKN.

 

Dalam sambutannya kepala BKD Drs. Nadlif mengatakan "sosialisasi ini sesuai dengan Undang-Undang No 5 tahun 2014 tentang kewajiban PNS untuk mempertanggung jawabkan kinerjanya" katanya.

 

Dalam era modernisasi saat ini, PNS harus mengikuti perkembangan zaman dan perkembangan teknologi yang sudah ada saat ini agar tidak ketinggalan informasi.

PJ. Bupati Dr. Akmal Boedianto mengatakan "Sebagai PNS harus mempunyai komitmen sebagai Aparatur Sipil Negara dan mengikuti perkembangan yang sudah ada supaya anda sebagai pelayan masyarakat tidak ketinggalan jaman". Tuturnya. "Minimal harus paham IT" tambahnya.

 

Nantinya sosialisasi ini juga diharapkan menciptakan kwalitas kinerja dan meningkatkan kedisplinan sebagai abdi negara yang mempunyai tugas penting dalam masyarakat serta menjadi teladan yang baik antar sesama pegawai maupun kepada masyarakat.Arifin SZ / Team 

PASTIKAN JEMBATAN BULANGKULON SIAP BEROPERASI DAN PEMILUKADA GRESIK LANCAR

GRESIK - Menjelang dioperasikannya Jembatan Bulangkulon pada pertengahan Desember 2015. PJ Bupati Gresik Dr. Akmal Boedianto pada Senin petang (23/11/2015) kemarin meninjau kesiapan Jembatan yang membentang diatas Kali Lamong tersebut.

 

Bersama Kabag Humas Suyono, PJ Bupati Gresik Akmal Boedianto yang juga didampingi Camat Benjeng Suryo Wibowo menyusuri dengan berjalan kaki disepanjang jembatan sepanjang 90 meter tersebut. Menurut Kabag Humas Suyono, Jembatan Bulangkulon menelan biaya APBD Gresik total Rp. 14 milyar.

 

Jembatan ini dibagun dalam 2 tahap, tahap awal di tahun 2014 pembangunan pondasi menelan dana sebesar Rp 7 milyar. Sedangkan badan jembatan dibangun pada 2015 dengan dana Rp. 7 milyar.

 

Sengaja, Akmal memarkir kendaraannya di bibir jembatan didesa Bulangkulon mengingat secara teknis jembatan yang dibiayai oleh APBD Gresik tahun 2014 dan tahun 2015 tersebut belum bisa dilalui oleh kendaraan roda empat. "Mungkin empat hari lagi, jembatan ini baru bisa dilalui mobil" papar Suyono yang mendampingi PJ Bupati Gresik.

 

Jembatan yang membentang menghubungkan Desa Bulangkulon dan Desa Balongmojo merupakan akses vital perekonomian bagi masyarakat sekitar. Banyak desa yang menjadikan akses jembatan Bulangkulon sebagai akses penting.

 

"Apabila tidak melalui jembatan tersebut, maka masyarakat yang akan dan dari desa Bulangkulon ke desa Balongmojo akan memutar jauh sepanjang 6 kilometer dengan kondisi jalan yang sulit dialui apabila musim hujan" ujar Suyono.

 

Nada gembira juga ditunjukkan oleh Choirul Anwar (47) penjual pracangan warga Kalipadang Benjeng yang setiap harinya melalui jembatan tersebut untuk mengantar dagangannya kepada pembeli. "Saya senang kalau jembatan ini sudah jadi, kalau dulu jembatan lama yang terbuat dari kayu sangat mengkhawatirkan" ujarnya berbinar menaggapi kesiapan jembatan tersebut.

 

Dari sisi teknis, kondisi fisik Jembatan lama yang terbuat dari kayu memang sangat tidak layak. Jembatan yang dibuat sejak tahun 1974 ini memang beberapa kali direkondisi. Tak hanya itu, apabila musim hujan dan Kali Lamong meluap dipastikan jembatan ini tenggelam dan tidak bisa dilalui.

 

"Untuk jembatan yang baru ini dipastikan tidak akan tenggelam, karena dibangun lebih tinggi dua meter dari ketinggian jembatan lama" jelas Camat Benjeng Suryo Wibowo.

 

Dari atas jembatan yang baru, tampak jembatan lama terlihat sangat rendah dan hanya beberapa meter diatas permukaan air kali Lamong. Saat ini sebelum dioperasikannya Jembatan baru, jembatan lama masih dilalui oleh masyarakat sekitar. 

 

Meski secara fisik kondisinya masih bisa dimanfaatkan, namun saat musim hujan jembatan tersebut tenggelam dan tidak bisa dilalui. "Kalau sudah banjir, akses masyarakat disini putus karena jembatannya tenggelam" kata Suryo Wibowo lagi.

 

Selain meninjau kesiapan Jembatan Bulangkulon, PJ Bupati Gresik juga meninjau ke kantor Panitia Pemilihan Kecamatan Benjeng. Di kantor yang terletak di Pendopo Kecamatan Benjeng tersebut, Akmal diterima oleh Ketua PPK Benjeng, Suwarso. Akmal menanyakan lebih jauh kesiapan terutama logistik pemilukada yang akan berlangsung pada 9 Desember 2015.

 

Pelaksanaan Pemilukada masih 15 hari lagi, sesuai aturan yang ada logistic terutama bantalan, tinta, bilik suara harus sudah siap di kantor PPK.

 

"Sebagai Penjabat Bupati, saya harus memastikan Pemilukada Gresik nanti harus lancar dan sukses.  Makanya saya selalu 'ngecek' kesiapan sarana prasarananya. Kalau untuk surat suara, sesuai aturan harus dikirim pada 27 Nopember 2015" kata Akmal yang sebelumnya juga telah menemui Ketua KPU Gresik Akhmad Roni di Kantor KPU Gresik. Arifin SZ / Team

 

Cinta Tanah Air Di Wujudkan Santri Pelayaran Bela Negara

GRESIK - Wagub Jatim Saifullah Yusuf memberikan ceramah  dihadapan ratusan santri yang ikut program pelayaran Santri Bela Negara di Armatim Sby.

 

Pelayaran santri bela negara merupakan wujud generasi muda cinta akan tanah air. Didalam kegiatan bela negara yang dikemas kegiatan pelayaran dengan menggunakan kapal perang, para santri diberikan berbagai ilmu yang berguna untuk menambah wawasan dan pengetahuan tentang dunia kemaritiman dan Keangkatanlautan.

 

Hal tersebut disampaikan Wakil Gubernur Jawa Timur, Drs. H. Saifullah Yusuf saat Apel Santri Bela Negara di Dermaga Madura Koarmatim, Surabaya, Senin(23/11).

Pelayaran santri bela negara dimulai tgl 20-26 November dengan  menggunakan KRI Banda Aceh yang mengangkut 1.000 santri yang berasal dari seluruh pelosok tanah air. Pada kesempatan tersebut 

Gus Ipul turut didampingi Mantan Menteri BUMN, Dahlan Iskan dan Panglima Komando Armada  RI Kawasan  Timur (Pangamartim) Laksamana Muda TNI Darwanto.

 

Ia menuturkan, Indonesia memasuki era globalisasi, dimana informasi dan semua pengaruh dari luar semakin deras tanpa batas memasuki Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). "Efek dari era globalisasi adalah batas negara semakin kabur karena semakin canggihnya teknologi, apalagi arus barang dan manusia yang semakin gencar. Oleh sebab itu, dengan adanya pelayaran santri memupuk rasa cinta tanah air sehingga bisa terus menerus menjaga keamanan dan ketertiban Indonesia," ungkap Gus Ipul sapaan akrabnya.

 

Wagub Jatim Saifullah Yusuf disaksikan   Pangarmatim Laksamana Muda TNI Darwanto dan Dahlan Iskan menerima cinderamata dr pimpinan rombongan  pelayaran Santri Bela Negara di Armatim Sby

 

 

Cinta tanah air memang memerlukan proses panjang, akan tetapi dengan semakin banyak generasi muda yang paham akan pentingnya NKRI, membangun negara yang kuat akan mudah terwujud.

Gus Ipul menjelaskan, cinta tanah air harus dicocokkan  dengan situasi dan kondisi saat ini. Dengan keberagaman suku, bahasa dan agama yang mayoritas penduduknya adalah Islam banyak cara untuk mewujudkan rasa cinta tanah air."Kita ingin mewujudkan Indonesia yang asli dan natural seperti saat ini dimana mencari jalan keluar bersama-sama dalam menyelesaikan masalah. Oleh sebab itu, pekerjaan rumah bagi generasi mendatang agar mencontoh generasi masa lalu dalam memperjuangkan NKRI," lugasnya.

 

Bela negara  harus relevan dengan kondisi, maka mengenal laut dan Indonesia merupakan hal penting. Bela negara harus dengan semangat dan kecerdasan. Bela negara harus terukur, apabila dilakukan dengan cara yang salah malah tidak terwujud kedamaian NKRI. "Cinta tanah air tidak semata-mata menggunakan fisik karena kemampuan setiap orang berbeda-beda," imbuhnya.

 

Gus Ipul mengharapkan, setelah melakukan Pelayaran Santri Bela Negara, para santri harus menyebarkan rasa cinta tanah air kepada semua masyarakat. Secara tidak langsung merupakan bagian dari perwujudan dari islam nusantara

 

Pada kesempatan tersebut, Gus Ipul menolak anggapan mengenai madrasah dan pondok pesantren (ponpes) menjadi ladang teroris. Pesantren merupakan tempat jutaan santri mencari ilmu tentang. Hanya satu sampai dua orang saja yang menjadi teroris, hal tersebut dikarenakan salah dalam mengamalkan ilmu yang  diterima. "Hal tersebut melenceng jauh dari ajaran agama. Jadi, adanya teroris tidak bisa digeneralisir. Sebagian besar ponpes yang ada di Indonesia menjaga NKRI dan hal tersebut harus diberikan dukungan," tambahnya. Arz/team4k2

 

Pemakaman Jenazah Warga Desa Tebalo Kec Manyar Kab Gresik

  Gresik,   gresiknews1.com     - Motto Berani Mengungkap Membantu Yang Belum Terungkap.  Pemakaman jenazah Almh Dewi Jusniawati ( 44 tahun ...