Pengamanan Malam Pergantian Tahun, Kodim Sumenep Turunkan 150 Personel

SUMENEP - Komando Distrik Militer (Kodim) 0827/Sumenep siapkan personel untuk mendukung pengamanan malam pergantian tahun 2015-1016 yang dilaksanakan pihak kepolisian, bekerjasama dengan Polres untuk menjaga ketertiban dan keamanan khususnya di wilayah tugas Kodim 0827/Sumenep.  Rabu 30 Desember 2015

 

Dandim 0827/Sumenep Letkol Permadi Azhari, mengatakan, untuk pengamanan malam pergantian tahun, Kodim 0827/Sumenep telah memiliki konsep yang sama dengan pengaman Natal 25 Desember 2015 ini, bekerja sama dengan Polri dalam hal ini Polres  Sumenep yang merupakan wilayah kerjanya


"Kami bersama pihak Polri membentuk Pos Pam bersama, termasuk Pam tempat ibadah dalam hal ini Gereja. Kita lakukan pengamanan bersama dengan pihak kepolisian dan juga dari unsur masyarakat," jelasnya.


Dandim juga menjelaskan, bahwa tiap malam Kodim 0827/Sumenep telah melakukan patroli dengan melibatkan unsur terkait dan elemen masyarakat.

"Ini untuk menekan tindak kejahatan malam hari, kami melakukan patroli malam bersama dengan unsur terkait" imbuhnya.


Ditanya titik-titik rawan kejahatan yang perlu di antipasi, Dandim menjelaskan soal wilayah kerja Kodim 0827/Sumenep meliputi : pertama,Taman Adipura "Taman Bunga" Kosentrasi Masyarakat yang akan merayakan malam pergantian Tahun Baru, kedua Simpang Empat Kota Tugu Jam "Pusat Kegiatan" Pentas Musik "Dangdut Pamdas dan Lawak Sukur" dan Peniupan Terompet Pergantian Tahun 2016 Pukul 00.00 wib,  ketiga,  Simpang Empat "Pelar" Jln. Diponegoro akan menampilkan Musik Dangdut 'Sanjaya", keempat,Simpang Empat. Jl. HP. Kusuma. Desa Pamolokan. Kec. Kota. Kab. Sumenep akan menampilkan Musilk Kreatif, kelima, Simpang Empat, Jl. Hos Cokro Aminoto akan menampilan gelar Seni Budaya. 

 

Yang masing-masing daerah ini terdapat tempat-tempat yang memang jadi perhatian. Tempat-tempat yang mendapat perhatian khusus diantaranya adalah pusat keramaian, sekolah-sekolah dan pasar dianggap rawan tindak kejahatan, serta jalan-jalan yang dinilai rawan juga diturunkan personel.

 

"Untuk jenis pengamanan malam pisah tahun, kami menurunkan pengamanan terbuka dan pengamanan tertutup di beberapa daerah yang dinilai perlu diturunkan personel," ujarnya.

 

"Untuk personel, kami turunkan 150 orang yang terbagi atas  masing masing tempat tersebut akan kami tempatkan sebanyak 15 personel untuk pengaman, yang dipimpin satu orang Perwira sebagai penanggung jawab pengaman, begitu juga pengamanan di tempat tempat ibadah.  personel yang akan melaksanakan pengamanan jumlah nya sama yaitu 15 Personel dipimpin satu perwira disiagakan untuk membantu," jelas Dandim.

Akta Banding Terdakwa H.ach Zeini Terkait Pembakaran Kayu Senggon

GRESIK -  Dalam agenda putusan sidang perkara yang digelar di Pengadilan Negeri (PN) Gresik, Kamis (17/12/2015) terkait pelanggaran pasal 188 KUHP yang mengakibatkan kebakaran lahan sengon milik PT Bumi indah Makmur, dengan terdakwa H.Achmad Zeini (77) petani asal Desa Sumengko, Kecamatan Duduksampeyan, Gresik divonis oleh Pengadilan Negeri (PN) Gresik 1 tahun penjara.


Pengadilan Majelis Hakim yang diketuai Supriyanto, SH dengan anggota I Putu Ayu Sudiriasih, SH dan Fitria Ade Maya, SH menvonis terdakwa dengan hukuman penjara selama 1 tahun karena Terdakwa terbukti secara sah dan meyakinkan akibat kelalaiannya meyebabkan kebakaran atas budidaya pohon sengon milik PT Bumi Indah Makmur yang berada di Desa Jatirembe, Benjeng,Gresik.

Dalam amar putusan yang dibacakan secara bergantian, terjadi dissenting opinion (perbedaan pendapat) dari Majelis hakim. Dimana dua Majelis hakim sependapat dengan dakwaan Jaksa, sedangkan satu Majelis tidak sependapat.

"Putusan pidana sudah biasa kalau terjadi silang pendapat antar Majelis hakim. Namun, hal tersebut dilakukan agar tercipta rasa keadilan. Satu majelis hakim tidak sependapat dengan dakwaan jaksa dikarenakan terdakwa tidak memiliki unsur kesengajaan. Sehingga, menyebabkan terbakarnya pohon sengon milik PT Bumi Indah Makmur," ujar anggota Majelis Hakim Fitria Ade Maya, SH saat membacakan putusan.

Masih dalam putusan diuraikan, sudah menjadi pekerjaan dari terdakwa yang bekerja sebagai petani jika waktu habis musim panen membakar rumput dan damen (jerami). Hal tersebut sudah dilakukan berkali-kali oleh terdakwa akan tetapi tidak terjadi masalah apapun. Sehingga, suatu hari tepatnya 16 oktober 2014 pukul 10.00 WIB. Terdakwa membakar damen di sawah miliknya yang berdampingan dengan tanah milik PT Bumi indah Makmur yang ditanami pohon sengon.

"Tanpa sengaja damen yang dibakar Terdakwa terhempas angin yang menyebabkan 24.706 batang pohon sengon yang di budidayakan PT Bumi indah Makmur terbakar. Hal itu, bukan faktor kesengajaan akan tetapi faktor alam yang menyebabkan. Sehingga, majelis hakim tidak sependapat dengan dakwaan jaksa melanggar pasal 188 KUHP," papar Fitria Ade maya, SH.

Atas putusan ini, kuasa hukum terdakwa menyatakan pikir-pikir. Demikian juga Jaksa Penuntut Umum (JPU) Mansur, SH juga menyatakan pikir-pikir.

Kuasa hukum terdakwa, Idris Sofian Ahmad, SH menyatakan bahwa klienya tidak membakar pohon sengon tersebut akan tetapi akibat kelalaiannya menyebabkan terbakarnya pohon sengon tersebut.


"Jelas dari vonis tersebut klien kami tidak melakukan pembakaran pohon sengon seperti yang dituduhkan kebanyakan orang, itu yang harus digarisbawahi. Disamping itu, dalam amar putusan Majelis Hakim terjadi dissenting opinion dimana salah satu majelis ada yang tidak sependapat dengan vonis ini," pungkasnya.


Sementara Palti simatupang SH yang di jumpai terpisah oleh infojatim.com selaku kuasa hukum H. Mujib Ridwan Dirut PT Bumi indah Makmur mengaku puas atas putusan sidang yang digelar hari ini dengan hukuman 1 tahun penjara kepada terdakwa H. Achmad zein (77). 

Akan tetapi  pihak H Mujid Ridwan beserta kuasa hukumnya Palti simatupang masih akan berupaya menuntut secara hukum perdata terhadap Achmad zein atas kerugian sebesar 2,5 milyar yang menimpa PT Bumi Indah Makmur.  


Meskipun jika melihat faktor usia yang sdh lanjut, Tapi inilah suatu bukti bahwa supremasi hukum harus ditegak kan bagi seluruh warga masyarakat di negara ini. Dimana setiap warga negara mendapat perlakuan yang sama di mata hukum di negeri ini tanpa memandang bulu. Hukuman seperti ini harusnya dapat membuat efek jera bagi masyarakat, yang salah ya tentunya harus di hukum setelah melalui proses peradilan imbuhnya . Arifin SZ / Team

Babinsa Kwanyar Bersama Petani Bersihkan Rumput di Sekitar Tanaman Padi

BANGKALAN -  Anggota Babinsa Koramil 05/Kwanyar Kodim 0829/Bangkalan Kopda Lukman, membantu Petani membersihkan rumput di lahan padi luas lahan 1 Ha, lahan milik Saruki (45) petani di Desa Karang Entang, Kecamatan Kwanyar, Kabupaten Bangkalan. Rabu 30 Desember 2015.


Swasembada pangan adalah suatu program yang digalakkan oleh pemerintah RI dan salah satu komoditi yang sangat di unggulkan pada program ini adalah padi, jagung dan kedelai.

Babinsa Koramil 05/Kwanyar Kopda Lukman dalam program ini mendampingi petani untuk membersihan rumput dan menyulami tanaman padi yang tidak tumbuh dilahan milik lahan milik Saruki (45) petani di Desa Karang Entang.


Dengan adanya kegiatan itu tanaman padi yang ditanam akan tumbuh dengan maksimal dan hasil yang akan dicapai petanipun akan melimpah. 


Hal ini tidak boleh lepas dari pengawasan Babinsa dan PPL karena dengan adanya pendamping petani maka segala kendala yang di hadapi petani di lapangan akan terpecahakan.

Kegiatan seperti ini sangat di sambut baik  oleh petani, hal ini terlihat dari antusias petani dalam membersihkan rumput dan menyulami tanaman jagung yang tidak tumbuh terlihat sangat semangat walupun panas matahari  sangatlah terik dan menyengat badan.

 

( pendam5brwjaya ) Arifin SZ / Team

Pengamanan Malam Pergantian Tahun, Kodim Sumenep Turunkan 150 Personel

SUMENEP -  Komando Distrik Militer (Kodim) 0827/Sumenep siapkan personel untuk mendukung pengamanan malam pergantian tahun 2015-1016 yang dilaksanakan pihak kepolisian, bekerjasama dengan Polres untuk menjaga ketertiban dan keamanan khususnya di wilayah tugas Kodim 0827/Sumenep.  Rabu 30 Desember 2015

 

Dandim 0827/Sumenep Letkol Permadi Azhari, mengatakan, untuk pengamanan malam pergantian tahun, Kodim 0827/Sumenep telah memiliki konsep yang sama dengan pengaman Natal 25 Desember 2015 ini, bekerja sama dengan Polri dalam hal ini Polres  Sumenep yang merupakan wilayah kerjanya


"Kami bersama pihak Polri membentuk Pos Pam bersama, termasuk Pam tempat ibadah dalam hal ini Gereja. Kita lakukan pengamanan bersama dengan pihak kepolisian dan juga dari unsur masyarakat," jelasnya.


Dandim juga menjelaskan, bahwa tiap malam Kodim 0827/Sumenep telah melakukan patroli dengan melibatkan unsur terkait dan elemen masyarakat. 


"Ini untuk menekan tindak kejahatan malam hari, kami melakukan patroli malam bersama dengan unsur terkait" imbuhnya.


Ditanya titik-titik rawan kejahatan yang perlu di antipasi, Dandim menjelaskan soal wilayah kerja Kodim 0827/Sumenep meliputi : pertama,Taman Adipura "Taman Bunga" Kosentrasi Masyarakat yang akan merayakan malam pergantian Tahun Baru, kedua Simpang Empat Kota Tugu Jam "Pusat Kegiatan" Pentas Musik "Dangdut Pamdas dan Lawak Sukur" dan Peniupan Terompet Pergantian Tahun 2016 Pukul 00.00 wib,  ketiga,  Simpang Empat "Pelar" Jln. Diponegoro akan menampilkan Musik Dangdut 'Sanjaya", keempat,Simpang Empat. Jl. HP. Kusuma. Desa Pamolokan. Kec. Kota. Kab. Sumenep akan menampilkan Musilk Kreatif, kelima, Simpang Empat, Jl. Hos Cokro Aminoto akan menampilan gelar Seni Budaya. 

 

Yang masing-masing daerah ini terdapat tempat-tempat yang memang jadi perhatian. Tempat-tempat yang mendapat perhatian khusus diantaranya adalah pusat keramaian, sekolah-sekolah dan pasar dianggap rawan tindak kejahatan, serta jalan-jalan yang dinilai rawan juga diturunkan personel.

 

"Untuk jenis pengamanan malam pisah tahun, kami menurunkan pengamanan terbuka dan pengamanan tertutup di beberapa daerah yang dinilai perlu diturunkan personel," ujarnya.

 

"Untuk personel, kami turunkan 150 orang yang terbagi atas  masing masing tempat tersebut akan kami tempatkan sebanyak 15 personel untuk pengaman, yang dipimpin satu orang Perwira sebagai penanggung jawab pengaman, begitu juga pengamanan di tempat tempat ibadah. 


Personel yang akan melaksanakan pengamanan jumlah nya sama yaitu 15 Personel dipimpin satu perwira disiagakan untuk membantu," jelas Dandim.

( pendam5brwjaya ) Arifin SZ / Team

Kodim dan Polres Bangkalan Temukan Terompet dengan Bahan Sampul Al-Quran

BANGKALAN - Anggota Intel Kodim 0829/Bangkalan bergerak cepat dan berkordinasi dengan Polres Bangkalan terkait  adanya terompet bertuliskan Al Quran di Jln. Panglima Sudirman Bangkalan.  Rabu 30 Desember 2015

 

Petugas lantas merazia penjualan terompet berbahan Al Quran guna mengantisipasi peredarannya saat perayaan malam Tahun Baru. "Iya (razia) sebagai langkah antisipasi saja," kata Pasi Intel Kodim 0829/Bangkalan Lettu Chb Muhammad Tohari.

 

Petugas memeriksa terompet yang diperjualbelikan sejumlah pedagang lapak di sekitar di Jln. Panglima Sudirman Bangkalan. Dan ditemukan 8 buah terompet berbahan dari Alquran yang dijual oleh sdr.  Samsul Hadi (37) beralamat di Jln Kh. Moh Kholil Gg. VI No.19 Bangkalan, selanjutnya terompet tersebut diamankan dan diserahkan ke Polres Bangkalan.

 

Selanjutnya dikoordinasikan dengan Kasat Intelkam Polres Bangkalan,  sdr Samsul  dan  barang Bukti di amankan di Polres Bangkalan, guna proses lebih lanjut.

 

Sebelumnya, petugas kepolisian menemukan terompet berbahan kertas Al Quran di Kendal, Jawa Tengah.

 

Petugas Kepolisian dibantu TNI merazia dan menyita terompet yang menjadi perhatian masyarakat tersebut guna mengantisipasi kemungkinan adanya reaksi dari publik.

 

 ( pendam5brwjaya ) Arifin SZ / Team

 

Babinsa Ngawi Bantu Petani Bersihkan Saluran Irigasi 230 Meter

NGAWI -  Bintara Pembina Desa (Babinsa) di Komando Rayon Militer (Koramil) Gerih jajaran Kodim 0805/Ngawi membantu petani membersihkan saluran irigasi Dusun Bulak Bunder Desa Widodaren Kecamatan Gerih, Kabupaten Ngawi, Jawa Timur.  Rabu, 30 Desember 2015

 

"Kami bersama Kelompok Tani bersama petugas penyuluh lapangan (PPL) membersihkan saluran irigasi sepanjang 230 meter lebar 2 meter di areal lahan mereka seiring dengan datangnya musim hujan," kata Babinsa Gerih, Serda Lamin, di Ngawi, Rabu.

 

Menurutnya, pembersihan saluran irigasi merupakan salah satu upaya untuk meningkatkan produksi pertanian dalam menunjang program ketahanan pangan di Kabupaten Ngawi.

 

"Mudah-mudahan air mengaliri areal sawah dengan baik karena irigasi pertanian sudah dibersihkan secara bersama-sama dan tidak ada lagi gangguan irigasi dalam pemenuhan kebutuhan air di sawah para petani," katanya.

 

Komandan Kodim 0805/Ngawi, Letkol Inf Sugiyono Melalui Pasiintel Kodim Ngawi Kapten Chb Sutana mengatakan petani sudah sangat berpengalaman dalam mengolah lahan pertanian, namun dengan pendampingan para anggota TNI diharapkan dapat membantu perawatan pemeliharaan tanaman padi menjadi lebih baik dan meningkatkan hasil panen.

 

"Misi pendampingan ini intinya mengajak petani untuk melakukan pengolahan lahan, perawatan tanaman, dan perawatan teknis pengairan, agar hasil produksi padi semakin meningkat," tuturnya.

 

Bersamaan musim tanam dengan musim hujan, lanjut dia, pihaknya sudah menginstruksikan kepada seluruh Babinsa untuk memonitor sejumlah kendala petani di lapangan, agar masalah dapat diminimalisir sejak dini. 

 

"Seperti keberadaan saluran irigasi yang ada, ketersediaan pupuk, dan obat antihama yang harus dimonitor secara terpadu dengan PPL maupun instansi terkait di lapangan," katanya.

 

Dengan berbagai langkah tersebut, lanjut dia, pihak TNI berharap dapat meningkatkan hasil panen para petani, sehingga dapat menunjang program swasemabada pangan nasional.

 

Sementara Ketua Kelompok Arifin mengaku senang dengan bantuan anggota Babinsa yang membantu membersihkan saluran irigasi saat musim hujan tiba.

 

"Kelompok tani kami mengelola sawah seluas 85 hektare di Desa Widodaren Kecamatan Gerih, Kabupaten Ngawi, Jawa Timur, sehingga dengan saluran irigasi yang lancar maka tanaman padi tidak akan kekurangan air dan diharapkan dapat meningkatkan produksi panen nanti," katanya.

( pendam5brwjaya ) Arifin SZ / Team

Babinsa Bringin Gotong Royong Bersihkan Jalan dan Saluran Irigasi Sepanjang 200 M di Desa Mojo Ngawi

NGAWI - Babinsa Koramil 0805/14 Bringin jajaran Kodim 0805/Ngawi Serda Joko bersama masyarakat Desa Mojo Kecamatan Bringin Kabupaten Ngawi, melakukan gotong-royong massal membersihkan jalan dan saluran irigasi sawah di wilayah Mojo tersebut, Rabu 30 Desember 2015.

 

Aksi ini diikuti 50-an orang masyarakat Mojo Kecamatan Bringin Kabupaten Ngawi dan dipimpin langsung oleh Serda Joko.

 

Dandim 0805/Ngawi Letkol Inf Sugiyono, menyampaikan bahwa kegiatan gotong-royong tersebut pembersihan jalan dan saluran irigasi merupakan salah satu upaya untuk pembangunan daerah dan mensukseskan pertanian dan dalam mengoptimalkan sistem irigasi yang ada dengan baik maka harus dilakukan pembersihan agar pengairan disawah dapat berjalan dengan lancar.

 

"jalan merupakan sarana prasanan vital dan fasilitas umum untuk mendukung perekonomian warga, sedangkan saluran irigasi sebagai penyedia bahan baku air pertanian harus terus dijaga kelancarannya, sehingga sektor pertanian mampu menghasilkan hasil panen yang maksimal yang mampu mendongkrak kesejahteraan para petani", terangnya.

 

Sedangkan menurut Camat Bringin Suhartono, menyampaikan bahwa Babinsa yang selama ini bertugas di desanya selalu memberikan saran-saran yang positif termasuk kegiatan gotong-royong.

 

"Yang saat ini kami lakukan juga atas saran beliau. Kami sangat terbantu dengan kehadiran babinsa yang sudah berperan serta di masyarakat untuk kemajuan desa kami dan khususnya dalam memajukan pertanian", ujar Camat Bringin Suhartono

 

 ( pendam5brwjaya ) Arifin SZ / Team

Babinsa Koramil Bringin Bantu Petani tanam padi di Desa Gandong Ngawi

NGAWI  -  Babinsa Koramil 0805/14 Bringin Kodim 0805/Ngawi Sersan Dua (Serda) Ali membantu penanaman padi bersama petani di Desa Gandong Kecamatan Bringin Kabupaten Ngawi, Rabu, 30 Desember 2015.

 

Kegiatan penanaman padi merupakan perwujudan dari program swasembada pangan harus tercapai dalam jangka waktu 2 tahun. Atas dasar, para Babinsa (Bintara Pembina Desa) bertugas langsung turun di lapangan dan berinteraksi dengan masyarakat menindaklanjuti hal tersebut antara lain dengan melaksanakan pendampingan pada petani.

 

Selaras dengan respon TNI sebagai motivator para petani, Serda Ali sebagai Babinsa Koramil 0805/14 Bringinbersama petani melaksanakan tanam padi di areal persawahan milik Sumarno (45) seluas 1 hektar.

 

"Kita TNI hanya melaksanakan pendampingan pada para petani supaya petani tambah semangat," ungkap Ali. Selain pendampingan babinsa juga melaksanakan pengawalan pendistribusian pupuk bersubsidi, hal ini semata-mata demi menyukseskan swasembada pangan.

 

Sebagai ujung tombak TNI AD di bidang Teritorial para Babinsa memang cukup berat dalam memikul tugasnya namun hal ini tidak pernah dikeluhkan. "Harapan kita cuma satu agar program swasembada pangan dapat tercapai khususnya di Ngawi ini," ucap Ali.

( pendam5brwjaya ) Arifin SZ / Team

Koramil Semampir Bersama Instansi Terkait, Intensifkan Awasi WNA di Kelurahan Ampel

SURABAYA - Keberadaan orang negara asing sebagai imigran, tenaga kerja maupun tenaga pengajar serta profesi lainnya, terus mendapat pantauan intensif dari  instansi terkait dan TNI di Surabaya.

 

Atas dasar itulah Kantor Imigrasi Bangkalan bersama dengan Pengawas Orang Asing (Polres, Kodim, Pemda) melakukan pendataan dan survey ulang secara instensif. Rabu 30 Desember 2015.

 

Seperti kegiatan jajaran Koramil 0830/02 Semampir Kodim 0830/Surabaya Utara di bawah kepemimpinan, Danramil Mayor Imam Suyoso, bersama petugas melaksanakan pendataan warga yang berdomisili di wilayah kelurahan Ampel yang beridentitas sebagai WNA dan warga yang tidak ber-KTP Ampel.

 

Danramil 0830/02 Semampir Mayor Imam Suyoso, menjelaskan pendataan yang dilakukan oleh pihaknya juga,  disertai dengan quisioner kepada warga sekitar.

 

Dalam quisioner itupun warga menjawab pertanyaan mengenai  prilaku para WNA di lingkungan mereka. "kita  catat semuanya, hal ini menjadi penting untuk dilakukan pengawasan terhadap orang asing karna Negara termasuk TNI tidak ingin di wilayahnya terdapat orang-orang yang terlibat kejahatan Internasional, tindak pidana transnasional umum", katanya.

 

Lanjut Danramil, "sebagai contoh pengedar narkoba, pelaku perdagangan orang dan atau penyelundupan manusia. Pada dasarnya tujuan utama dari pengawasan orang asing ialah melindungi masyarakat dan kedaulatan Negara dari orang asing.

 

Orang asing yang tidak membawa manfaat dan dapat membahayakan ketertiban harus dicegah untuk memasuki wilayah Indonesia. Tentunya tidak semua orang asing yang akan masuk dan tinggal di Indonesia merugikan Negara", pungkas Mayor Imam Suyoso.

 ( pendam5brwjaya ) Arifin SZ / Team

Babinsa Bubutan Komsos Dengan Tokoh Agama

SURABAYA - Babinsa Koramil 0830/04 Bubutan Kodim 0830/Surabaya Utara Sertu Agus Junaedy melaksanakan Komunikasi Sosial atau Komsos dengan Tokoh Agama (Toga) di  Jl. Babadan RT.01 RW.V Kelurahan Gundih Kecamatan Bubutan Kota Surabaya. 30 Desember 2015

 

Adapun tujuan dilaksanakan komsos dengan Tokoh Agama tersebut adalah untuk mempererat tali silaturahmi, menyamakan persepsi serta kerjasama yang erat dalam rangka mewujudkan kemanunggalan TNI-Rakyat.


Pada kesempatan tersebut Babinsa Koramil 0830/04 Bubutan Sertu Agus Junaedy menyampaikan ucapan terimakasih dan penghargaan yang setinggi-tingginya khususnya kepada Ulama Jl. Babadan RT.01 RW.V Kelurahan Gundih Kecamatan Bubutan Kota Surabaya yang sudah bisa bekerjasama dengan TNI AD khususnya Koramil 0830/04 Bubutan dalam melaksanakan tugas pembinaan teritorial.


Lebih lanjut Babinsa menghimbau dan mengingatkan agar masyarakat Kelurahan Gundih supaya tidak mudah terpengaruh dan ikut-ikutan terutama masalah yang nantinya bisa merugikan diri dan keluarganya sendiri.

( pendam5brwjaya ) Arifin SZ / Team

Akun Anda Dalam Sengketa

Mohon maaf untuk penayangan berita ditunda sementara waktu selama proses perbaikan akun dalam kondisi sengketa. terima kasih

2019 GRESIK SIAP MENUJU GRESIK SMART CITY

GRESIK - Perkembangan tehnologi Informatika dan tehnologi yang semakin terus berkembang, menjadikan Gresik terus berbenah diri dan siap mengubah pelayanan publik lewat tehnologi, guna mensukseskan  program tersebut, Pemkab Gresik telah menyiapkan 100 personel operator yang tersebar di seluruh SKPD se Kab Gresik, mereka hari ini selasa (29/12/2015)  mengikuti sosialisasi implementasi sistem Program implementasi komputasi awan untuk percepatan e-Goverment, yang pelaksanaan sosialisasinya di ruang Graetha Eka Praja lantai 2 Kantor Bupati Gresik.

 

Dra. Indah sofiana Staf Ahli Bupati dalam sambutannya menjelaskan bahwa, operator TIK merupakan ujung tombak dalam Program Gresik smart City, untuk itu perkembangan Data harus tetap up date, karena data merupakan hal yang sangat penting dalam me4ndukung program tersebut, jika dalam mengolah atau mengambil data asal-asalan tak sesuai yang di harapkan, maka akan berdampak pada  pembangunan.  

 

Seperti SKPD saat membuat program, sering mendapat komplin dari masyarakat, hal ini di sebabkan karena data tak lengkap, tak valid atau miskomunikasi. Demikian juga pengolahan atau menghimpun data di SKPD masih amburadul , padahal data itu sangat penting, data harus bisa di akses dengan mudah dan cepat oleh pihak-pihak yang berkepentingan kami yakin SKPD pasti punya data, karena punya target kinerja.

 

Untuk menuju Gresik smart City di tahun 2019, semua data SKPD se Kab Gresik datanya harus sudah terintegrasi lewat TIK, Karena tidak hanya pelayanan publik  saja, namun seluruh kegiatan apapun sudah harus terintegrasi data Warehouse Kab Gresik. jelasnya

 

Dengan sosialisasi Data Warehouse (DWH) ini di harapkan, semua operator  TIK bisa mengikuti dengan baik, yang nantinya akan di implementasikan di masing-masing SKPD. Harapnya.

 

Sosialisasi implementasi sistem program implementasi komputasi wan untuk percepatan e-Goverment membahas tentang Data Warehouse yaitu kaleksi data yang mempunyai sifat berorientasi subjek, terintergrasi, time-variant, dan bersifat tetap dari koleksi data dalam mendukung proses pengambilan keputusan yang di lakukan oleh manajemen. Arifin SZ / Team

Koramil Burneh Gelar Pembinaan Jaring Dan Peta Jarak Jaring Teritorial

BANGKALAN - Satuan jajaran Kodim 0829/Bangkalan intensifkan kegiatan komunikasi sosial dengan semua elemen masyarakat di wilayah tugasnya masing-masing, guna meningkatkan kinerja.

 

Seperti yang dilakukan jajaran Koramil 0829/04 Burneh, bertempat di Mako Koramil 0829/04 Burneh Jl. Pahlawan,Burneh,Bangkalan, Jawa Timur, di laksanakan kegiatan pembinaan jaring dan pembinaan peta jarak jaring teritorial.  

 

Kegiatan tersebut mengambil tema '' Melalui Pembinaan Peta Jarak Jaring Teritorial kita Tingkatkan Deteksidini,Cegah Dini dan Lapor Cepat Guna Menangkal Segala Bentuk Ancaman Dalam Rangka Menjaga Keutuhan NKRI''.


Komandan Koramil (Danramil) 0829/04 Burneh, Kapten Cpl Subandi  mengatakan bahwa "kami ucapan terimakasih kepada para tamu undangan dan warga masyarakat yang telah meluangkan waktu hadir dalam kegiatan ini", kata Danramil.


Adapun menurut Kapten Subandi, "maksud tujuan dari terselenggaranya kegiatan ini adalah sebagai upaya dari jajaran Kodim 0829/Bangkalan khususnya Koramil 0829/04 Burneh melakukan pembinaan peta jarak jaring teritorial, dimana sangat bermanfaat bagi masyarakat serta aparat terkait dalam mencegah ancaman, gangguan dan hambatan demi menjaga keutuhan NKRI", tuturnya.


Danramil berharap, dengan terselenggaranya kegiatan ini akan berdampak positif kepada masyarakat dimana semakin eratnya jalinan silahturahmi kepada aparatur negara setempat, yang sesuai dengan semboyan, dari rakyat untuk rakyat, bersama rakyat TNI/POLRI Kuat. 

 

Dimana saat ini Narkoba sudah meracuni generasi muda sebagai ujung tombak suatu negara, kita harus tegas perangi narkoba untuk menyelamatkan generasi muda", harapnya.


Di sela kegiatan, Danramil juga, dalam kegiatan ini menegaskan "kami  mengangkat tema sebuah negara dikatakan kuat yaitu dari Wanita, dimana dia mampu melahirkan anak yang nanti akan mengganti kedudukan kita. 

 

Wanita mampu  tertawa disaat dia bersedih, Dia menangis disaat anaknya dirundung derita, Dia mampu menopang suaminya disaat rapuh dan kecantikan seorang wanita diliat dari hatinya", tegasnya.

 

 ( pendam5brwjaya ) Arifin SZ / Team

Tingkatkan Kemampuan Prjurit, Kodim 0827/Sumenep Gelar Latihan Menembak

SUMENEP - Kodim 0827/Sumenep menggelar latihan menembak senjata ringan. Kegiatan rutin untuk triwulan IV tahun 2015 itu dilaksanakan di Lapangan Tembak Desa Pamolokan Kecamatan Kota Kabupaten Sumenep, Selasa 29 Desember 2015.

 

Tujuan dilaksanakan latihan menembak ini untuk memelihara sekaligus meningkatkan kemampuan personel.  Latihat menembak tersebut untuk memelihara  kemampuan menembak, yang harus dimiliki setiap personel TNI-AD.

 

Dandim 0827/Sumenep Letkol Inf Permadi Azhari mengatakan, latihan menembak itu sangat penting bagi personel TNI. Meskipun anggota TNI sudah masuk kesatuan teritorial, kemampuan dan keahlian menembak itu tetap diperlukan untuk menunjang pelaksanaan tugas sebagai prajurit.


"Latihan ini merupakan salah satu upaya merawat, sekaligus meningkatkan kemampuan menembak anggota. Tujuannya agar para anggota TNI di lingkungan Kodim tetap memiliki kemampuan menembak yang benar-benar bisa diandalkan," katanya. Dandim menjelaskan, para prajurit TNI Kodim Sumenep juga perlu memahami karakter dan jenis senjata.


Selain itu, mereka juga diharuskan memahami tata cara mengoperasionalkannya. "Tuntutan agar setiap prajurit mahir dalam menembak minimal kualifikasi tingkat pratama wajib bagi setiap prajurit, baik yang ada di satuan tempur dinas jawatan maupun satuan teritorial, termasuk Kodim Sumenep," katanya.

 

"diharapkan Personel Kodim sebagai Aparat teritorial di kewilayahan walaupun sudah tidak sebagai Pasukan di Satuan Tempur mereka di tuntut mahir dan profesional serta dapat memelihara kemampuan menembak dengan mengunakan senjata ringan", pungkasnya.

Sementara itu, koordinator lapangan dalam kegiatan itu, untuk senjata laras panjang Kapten Inf Heri Suharminto yang keseharianya menjabat Pasiops Kodim Sumenep dan koordinator menembak pistol Kapten Cba M. Yuli Irawan Pasiintel Kodim Sumenep.

Untuk menembak laras panjang ada tiga sikap dengan tiarap duduk dan berdiri dengan jarak 100 meter dan untuk pistol hanya ada satu sikap dengan berdiri dan jarak lesan 30 meter.


Adapun senjata yang dilatihkan, antara lain menembak senjata laras panjang  SS1V3 kaliber 5,56 mm dan Pistol FN 46 kaliber 9 mm, dan dilaksanakan selama 3 hari. Untuk perwira wajib menembak SS1V3 dan pistol, sedangkan bagi Bintara dan Tamtama menembak senjata laras panjang saja, kecuali yang memegang jabatan tertentu.

 ( pendam5brwjaya ) Arifin SZ / Team

Koramil Dan Polsek Bubutan bersama Muspika melaksanakan Patroli

SURABAYA - Pasca natal dan menjelang tahun baru 2016 aparat gabungan TNI khusunya Koramil 0830/06 Bubutan dan Polsek Bubutan bersama Muspika dan Pol PP melaksanakan patroli gabungan yang dilaksanakan pada hari Senin malam (28/12) yang bertempat di wilayah kecamatan Bubutan. Senin 28 Desember 2015 malam.

 

"Sebetulnya patroli Gabungan antara Koramil 0830/06 Bubutan dan Polsek Bubutan bersama Muspika dan Pol PP sudah lama di laksanakan, terutama pada saat saat hari besar atau hari libur misalnya malam minggu, natal dan tahun baru", kata Danramil 0830/06 Bubutan Mayor Chb Sukimun.

 

Kegiatan Patroli ini dilaksanakan dengan tujuan untuk menjaga stabilitas keamanan menjelang tahun baru 2016 di Surabaya yang sudah tidak lama lagi akan berlangsung.

 

Dibawah pimpinan Mayor Chb Sukimun, Koramil 0830/06 Bubutan selalu aktif dalam segala kegiatan dan turut serta aktif bersama jajaran Polsek Semampir dalam menjaga keamanan kota Surabaya khususnya di wilayah Bubutan.

 ( pendam5brwjaya ) Arifin SZ / Team

Ratusan Personel Kodim 0830/SU Ikuti Sosialisasi P4GN

SURABAYA - Kodim 0830/Surabaya Utara melaksanakan kegiatan sosialisasi Pencegahan, Pemberantasan, Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkoba (P4GN), bertempat di Aula Makodim 0830/Surabaya Utara JL. Gresik, No. 52, Surabaya, Senin 28 Desember 2015.


Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh 0830/Surabaya Utara Mayor Inf Herawady. K dan diikuti oleh seluruh anggota 0830/Surabaya Utara baik personel TNI maupun PNS, sedangkan sebagai Narasumber dari Drg Endang Trimurti dari Dinas Kesehatan Prop Jatim.


Dalam sambutannya Komandan Kodim 0830/Surabaya Utara Letkol Inf Ahmad Fikri Musmas yang di bacakan Kasdim 0830/Surabaya UtaraMayor Inf Herawady.

 

K menyampaikan dan menghimbau kepada "seluruh anggota Kodim 0830/Surabaya Utara, agar menjauhi dan tidak terjerumus ke dalam penyalahgunaan narkoba, karna aturannya sudah jelas bahwa penyalahgunaan narkoba termasuk dalam 7 (tujuh) pelanggaran berat".


Dalam sosialisasi tersebut Drg Endang Trimurti menjelaskan beberapa hal tentang Narkotika seperti jenis-jenis Narkotika, peredaran Narkotika, gejala-gejala pengguna Narkotika dan dampak ataupun efek dari penyalahgunaan Narkotika itu sendiri.  

 

Narkotika merupakan bentuk kejahatan dan musuh kita bersama yang dampaknya melebihi dari tindakan teroris dan korupsi, Narkotika juga tidak mengenal latar belakang maupun usia seseorang dan Narkotika sudah menyentuh segenap lapisan masyarakat, ungkap Drg Endang Trimurti.


"Mari kita sama-sama meningkatkan kepedulian kita terhadap bahayanya penyalahgunaan Narkotika, sehingga baik kita, keluarga dan lingkungan kita dapat terhindar dari musuh bangsa yang berupa Narkotika", tutup Drg Endang Trimurti.

 ( pendam5brwjaya ) Arifin SZ / Team

Koramil Arosbaya Dukung Petani Kembangkan Jagung Organik

BANGKALAN - Anggota Koramil 13/Arosbaya Kodim 0829/Bangkalan Serka Samsul Babinsa mengecek tanaman jagung di Desa Batunaong Kecamatan Arosbaya, Bangkalan. Selasa 29 Desember 2015

 

Kegiatan mengecek tanaman jagung kelompok tani "Makmur" lahan milik H. Kholil (50), luas lahan 1,5 ha, penanaman dengan bibit jagung Bisi Dua.

 

Koramil 13/Arosbaya mendukung petani di Kecamatan Arosbaya mengembangkan pertanian jagung organik dalam upaya mencapai program nasional swasembada pangan.

"Kami mendukung kegiatan pertanian jagung organik yang dilaksanakan oleh petani di Desa Batunaong Kecamatan Arosbaya," kata Danramil 13/Arosbaya Kapten Inf Budiono.

Ia menyebut untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat, melalui hasil pangan di Kabupaten Bangkalan perlu terus ditingkatkan.

 

Ia menghimbau petani untuk menggunakan pupuk organik,  banyak manfaat yang diperoleh kalau petani memakai pupuk organik, diantaranya kesuburan tanah akan bertambah karena tanah selama ini sudah dicemari bahan kimia.

 

Kemudian, tambahnya, efisiensi biaya karena pupuk organik bisa dibuat sendiri oleh petani, produksi meningkat dan tingkat kesehatan masyarakat meningkat karena tidak lagi memakai pupuk kimia.

 

"Petani yang menggunakan pupuk organik akan mendapatkan hasil lebih, bila tanaman jagung biasanya menghasilkan 6--7 ton/hektare, melalui metode ini ditargetkan hasilnya mencapai 9--12 ton/hektare," katanya.

 

Ia menjelaskan bibit jagung bermutu yang ditanam satu biji setiap lubang, diharapkan akan bertunas menjadi empat batang yang berbuah sampai enam buah, dengan demikian hasilnya juga akan berlipat ganda.

 

Selain itu, jelasnya, pupuk organik yang digunakan merupakan produksi sendiri, sehingga sangat banyak keuntungannya, disamping biaya rendah juga mendapatkan hasil berlipat ganda.

( pendam5brwjaya ) Arifin SZ / Team

6 SEKOLAH DI GRESIK TERIMA PENGHARGAAN SEKOLAH BERINTEGRITAS DARI PRESIDEN

GRESIK - Sebanyak 6 sekolah di Kabupaten Gresik menerima penghargaan Anugerah Ujian Nasional (UN) Berintegritas. Penghargaan yang identik sebagai Ujian Nasional Jujur diterimakan kepada 6 Kepala Sekolah oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi) dengan disaksikan Mendikbud Anis Baswedan, di Istana Negara, Senin pekan lalu.

 

Berdasarkan data yang disampaikan oleh Kepala Dinas Pendidikan, Mahin kepada kabag Humas Pemkab Gresik, Suyono pada Minggu, (27/12/2015) "Enam sekolah yang mendapat penghargaan tersebut semuanya sekolah negeri" katanya melalui kabag Humas.

 

Sekolah penerima penghargaan Anugerah UN berintegritas yaitu masing-masing untuk tingkat SMTA yaitu SMA Negeri 1 Gresik dan SMK Negeri 1 Cerme. Sedangkan tingkat SMTP yaitu SMP Negeri 1 Gresik, SMP Negeri 2 Gresik, SMP Negeri 3 Gresik dan SMP Negeri 1 Driyorejo.

 

Pihak Kadiknas Gresik memberikan apresiasi kepada lembaga sekolah yang menerima penghargaan karena telah melaksanakan UN dengan jujur. "Kami bersyukur atas capaian ini, semoga penghargaan ini dapat memberikan motifasi kepada sekolah lain untuk juga menciptakan UN yang berintegritas. Kami yakin tahun depan makin banyak sekolah di Gresik yang bakal menerima penghargaan ini," ungkapnya.

 

Mengutip pernyataan Mendikbud RI Anis Baswedan, ada 503 sekolah se Indonesia yang dipilih berdasarkan Indeks Integritas Ujian Nasional (IIUN) yang berhasil dipertahankan selama 6 tahun berturut-turut dengan nilai antara 92 sampai 99. Mendikbud Anies Baswedan kemudian menyatakan, bukan berarti yang berintegritas hanya 503 ini saja tetapi ada puluhan ribu yang lain.

 

Sesuai arahan Mendiknas, nantinya seluruh sekolah yang berintegritas akan dipasangi plang. Maka masyarakat akan dapat mengetahui sekolah mana saja yang integritasnya tinggi dengan prestasi yang tinggi pula. Ungkap Mahin menindaklanjuti pernyataan mendiknas Anis Baswedan. Arifin SZ / Team

KOTA GRESIK RAIH JUARA PADA JAMBORE SATPOL PP PROPINSI JAWA TIMUR 2015

GRESIK - Bulan lalu, Satuan Polisi Pamong Praja Kabupaten Gresik meraih juara I pada event Jambore Satpol PP se Jawa Timur di Selorejo Malang. Trophy dan penghargaan ini diraih karena kecakapan anggota dalam menjawab pertanyaan terkait tugas pokok Satpol PP sebagai Pasukan pengawal Perda Kabupaten Gresik saat Jambore tersebut.

 

"Kami tidak mengadakan persiapan khusus. Karena bagi kami meraih juara itu bukan tujuan kami" ungkap Kasatpol PP Gresik Darmawan melalui kabag Humas Suyono di kantornya, Rabu (23/12/2015).

 

Yang penting mereka cakap menjalankan pekerjaan sesuai tugas pokok dan fungsinya. Kalau masalah Tanya jawab terkait tupoksi, semua anggota bisa menjawab. Karena mereka juga pelaku yang setiap hari melaksanakan tugas dilapangan. " Hampir 3 kali dalam seminggu kami melaksanakan classroom bersama anggota untuk evaluasi dan rencana tugas harian. Biasanya setelah apel pagi" ungkapnya.

 

Terkait tugasnya sebagai pengawal Perda Kabupaten Gresik Darmawan mengatakan, pada tahun 2015 pihaknya telah melaksanakan berbagai operasi sebanyak 374 kali.

 

Berbagai operasi mulai operasi yustisi, operasi reklame liar, operasi miras, operasi perbuatan asusila, ketertiban umum yang meliputi ketertiban PKL, gepeng serta berbagai operasi sesuai yang diatur perda Kabupaten Gresik.

 

Diakui oleh Darmawan, pelaksanaan operasinya tak selalu berjalan mulus."Banyak kendala dilapangan terutama pihaknya masih menemukan beberapa rencana operasi yang bocor, meski hanya sat dua. Namun bila dievaluasi pada tahun 2015 ini jumlahnya tidak banyak" katanya. "Bahkan dalam operasi miras kami pernah mendenda pelanggar sebesar satu juta setengah" papar Darmawan.

 

Jumlah Rp. 1.500.000,- menurut Darmawan terbilang yang terbesar. Mengingat sebelumnya hanya kisaran Rp. 500 ribuan. "Mereka yang kena denda sampai sejuta setengah ini karena sudah 3 kali melakukan pelanggaran. Karena apabila tidak dibayar, maka si pelanggar akan masuk penjara. Saya berharap mereka yang telah melanggar berkali-kali bisa disanksi dengan kurungan" tegasnya.

 

Terkait reklame, Satpol PP bisa dibilang berhasil. Kerena saat ini para pemasang reklame sudah sadar dan mengikuti ketentuan. "Memang penertiban reklame ini dampaknya besar terhadap perolehan pajak reklame. Terbukti pajak reklame di Gresik bisa tercapai. Selain itu, Kabupaten Gresik adalah Kabupaten satu-satunya menertibkan bando reklame di Jalan propinsi" ungkap Darmawan. Arifin SZ / Team

GRESIK RAIH PLAKAT WAHANA TATA NUGRAHA 2015 DARI PRESIDEN RI

GRESIK - Untuk yang pertama kalinya, Dinas Perhubungan Kabupaten Gresik menerima penghargaan Wahana Tata Nugraha (WTN) Bidang Lalu lintas untuk kategori Kota Kecil tahun 2015 dari Kementerian Perhubungan Republik Indonesia. 

 

Penghargaan ini diserahkan langsung oleh Presiden RI Joko Widodo kepada PJ Bupati Gresik, Dr. Akmal Boedianto pada  Rabu siang pekan lalu di Istana Negara, Jakarta.

 

Penghargaan WTN tersebut berdasarkan Keputusan Menteri Perhubungan Nomor KP. 402 Tahun 2015 tentang Penetapan Kota/Kabupaten dan Provinsi sebagai Penerima Penghargaan Wahana Tata Nugraha Tahun 2015.

 

Ada 27 dari 38 kabupaten/kota di Jatim juga mendapat penghargaan di bidang penataan lalu lintas tersebut, dan Kabupaten Gresik adalah salah satunya.

 

"Ini merupakan kali pertama, Kabupaten Gresik menerima penghargaan berupa plakat WTN. Yang paling istimewa penerimaan penghargaan WTN ini untuk yang pertama diserah terimakan oleh Presiden RI. sebelumnya, penghargaan diserahkan oleh Menteri Perhubungan" Jelas Kepala Dinas Perhubungan Gresik Andhy Hendro Wijaya kepada kabag Humas Suyono, di kantornya Senin (28/12/2015).

 

Peran serta dan dukungan masyarakat sangat kami butuhkan.  Penghargaan WTN ini penilaiannya meliputi berbagai aspek penataan transportasi yang berkelanjutan, dan berbasis kepentingan publik. beberapa penataan lalu lintas terpogram. Pembangunan dan  pembenahan beberapa fasilitas pendukung.

 

Misalnya pemasangan rambu lalu lintas di beberapa titik, pembangunan halte, trotoar, areal parkir dan terminal serta fasilitas pendukung lainnya.
 

Sesuai pidato Presiden Joko Widodo, beliau meminta layanan transportasi publik harus benar-benar sesuai keinginan masyarakat. Hal ini sangat kami perhatikan dan perlu ditindak lanjuti terutama dalam pengadaan transportasi masyarakat di Gresik.

 

"Kami akan melaksanakan kebijakan presiden ini sesuai aturan tentunya disesuaikan dengan keadaan dilapangan di wilayah kabupaten Gresik". ungkap Andhy.

 

Ini sebuah komitmen yang didasarkan atas kebijakan pemerintah pusat, agar kedepan kami bekerja lebih keras lagi." Pungkas Andhy. Arifin SZ / Team

Pasca Natal, Aparat Pabean Cantian Fokus Amankan Wilayah Jelang Tahun Baru

SURABAYA -  Pasca puncak perayaan Natal 25 Desember, aparat gabungan TNI/Polri wilayah hukum Kota Surabaya, tetap siaga melaksanakan pengamanan.

 

Seperti aparat Koramil 0830/03 Pabean Cantian dan Polsek Pabean Cantian Fokus Amankan Wilayah Jelang Tahun Baru 2016. Khususnya, hingga jelang kemeriahan malam pergantian Tahun.

 

Danramil 0830/03 Pabean Cantian, Mayor Suwadi, mengatakan, pihaknya telah memerintah anggotanya sinergi bersama Babinkamtibmas untuk lebih mengedepankan langkah preventif jelang tahun baru 2016 mendatang. Seperti jelang perayaan Natal.

 

"Kita aparat gabungan TNI/Polri tetap melakukan langkah antisipasi, untuk menghindari gangguan keamanan dan ketertiban ditengah masyarakat,"kata Mayor Suwadi.

 

( pendam5brwjaya ) ArifinSZ/ Team 

Jaga Kondusifitas, Babinsa dan Babinkamtibmas Bubutan Adakan Komsos

SURABAYA - Demi menjaga keamanan warga, Babinsa dan Babinkamtibmas Bubutan, Surabaya mengadakan Komunikasi Sosial (Komsos) dengan Tokoh Masyarakat (Tomas). Jumat (18/12), Acara ini diwakili oleh Serda Bambang (Babinsa) dan Bripka Suwandi (Babinkamtibmas).

 

Pada kesempatan in, Babinsa dan Babinkamtibmas menghimbau kepada seluruh masyarakat Bubutan agar tidak gegabah dan menahan diri ketika menangani suatu masalah.

 

"Jangan sampai main hakim sendiri jika ada masalah, serahkan ke pihak yang berwenang agar wilayah Bubutan tetep kondusif." jelas Serda Bambang.

 

Babinsa pada Komsos yang digelar dengan bapak Muntahar warga  RT.08 Jl. Kalibutuh Kelurahan Tembok Dukuh, ini juga menghimbau kepada warga agar selalu menjaga kebersihan lingkungan dan kesehatan, mengingat saat ini menghadapi musim penghujan.

 

"Jaga pola hidup sehat dengan lingkungan diupayakan tetap bersih." Tegas Babinsa.

 

( pendam5brwjaya ) ArifinSZ/ Team 

Babinsa Koramil 16/Sepulu Bantu Petani Tanam Padi Jajar Legowo

BANGKALAN - Bintara Pembina Desa di Komando Rayon Militer 0829/16  Sepulu Kodim 0829/Bangkalan membantu petani menanam padi menjelang musim tanam di Desa Labuhan, Kecamatan Sepulu, Kabupaten Bangkalan, Jawa Timur. Senin 28 Desember 2015

"Babinsa bersama petugas penyuluh lapangan (PPL) mendampingi petani menanam padi karena saat ini memasuki musim hujan bertepatan dengan masa tanam sebagian areal sawah di Bangkalan," kata Komandan Koramil (Danramil) 0829/16  Sepulu, Kapten Infanteri Yusron.


Ia mengatakan petani perlu mendapat motivasi dengan pendampingan terkait pola tanam yang menggunakan "jajar legowo" dengan harapan tingkat pertumbuhan rumpun padi nantinya akan banyak dan meningkatkan produktivitas panen.


"Pada program ketahanan pangan di Bangkalan, Babinsa melakukan tugas pendampingan kepada petani dan kegiatan membantu petani untuk bersinergi dengan program pemerintah pusat mengenai ketahanan pangan," tuturnya.


Menurutnya, tidak semua petani memahami dan setuju terhadap pola "jajar legowo", tetapi berdasarkan teori ahli, sistem tersebut mampu meningkatkan produktivitas sekitar 30 persen per hektarnya.


"Anggota TNI bersama UPT Pertanian dan PPL berupaya mengoptimalkan lahan tersebut guna mewujudkan target ketahanan pangan di Kabupaten Bangkalan," katanya.

Sementara Suratmi (45), salah seorang petani yang lahannya dijadikan lokasi pendampingan menyampaikan terima kasih adanya peran serta anggota TNI dalam pendampingan dalam menanam padi.


"Sebelumnya PPL jarang sekali memberikan pendampingan karena jumlah mereka yang terbatas, namun dengan adanya keterlibatan TNI melalui Babinsa tentunya memberikan motivasi tersendiri bagi para petani," tuturnya.


Ia berharap pendampingan Babinsa dilakukan secara kontinyu dan berkesinambungan, sehingga diharapkan TNI selalu dapat membantu petani yang membutuhkan pendampingan.

 

( pendam5brwjaya ) ArifinSZ/ Team 

Babinsa 05/Kwanyar, Bantu Pembuatan Sumur Bor Untuk Petani

BANGKALAN - Bertempat di Desa Pasanggrahan, Kecamatan Kwanyar Kabupaten, Bangkalan, selama 1 hari 2 orang anggota Anggota Koramil 05/Kwanyar Serka M. Mawi dan Serda Abdul Malik bersama petani melaksanakan kegiatan pembuatan 3 unit sumur bor di persawahan setempat, untuk mensukseskan program Upsus.  Senin, 28 Desember 2015.


Dalam pelaksanaan Upsus pembuatan 3 unit sumur bor di Desa Pasanggrahan, Kecamatan Kwanyar dengan kedalaman 20 meter, masing-masing bisa mengairi sawah 1 hektare.


Untuk meningkatkan kemanunggalan TNI dengan Rakyat, 3 anggota Koramil 05/Kwanyar bergabung dengan petani setempat yang sedang membuat sumur bor guna mendukung sektor pertanian di daerah Kwanyar yang notabene mengandalkan tadah hujan yang pada musim kemarau sangat kurang bahkan mengering.

"kegiatan Upsus pembuatan sumur bor berguna untuk mengairi persawahan yang tentunya tidak ada hujan maupun air dari irigasi", ungkap Abdul Malik
.

 

( pendam5brwjaya ) ArifinSZ/ Team 

Koramil Tanah Merah Bantu Petani Tanam Padi

BANGKALAN - Sehubungan telah mulai dilakukannya penanaman bibit padi oleh para petani di sejumlah lahan sawah di Desa Basanah, Kecamatan Tanah Merah, beberapa anggota TNI Koramil Tanah Merah membantu dan melakukan pendampingan kepada mereka melakukan penanaman tersebut.

 

Pendampingan oleh anggota TNI itu guna meringankan petani dalam melakukan masa labuh atau mulai menanam padi. Setelah dalam beberapa hari terakhir ini, lahan persawahan di Desa Basanah, Kecamatan Tanah Merah diguyur hujan.

 

Senin 28 Desember 2015 Salah seorang anggota Koramil Tanah Merah Serda Sunarno mengatakan, pihaknya hanya membantu petani yang tengah melakukan tanam padi tersebut.

 

"Kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian TNI kepada para petani, apalagi pemerintah telah mencanangkan program swasembada pangan. Sehingga kami terjun langsung membantu mereka untuk mencapai tujuan itu," jelasnya.

 

Dikatakannya, selama hampir enam bulan di wilayah Kabupaten Bangkalan tidak hujan, sehingga guyuran hujan mulai beberapa waktu lalu dimanfaatkan  petani di Desa Basanah, Kecamatan Tanah Merah untuk melakukan tanam padi.

 

"Meski begitu, sebenarnya di Desa Basanah, Kecamatan Tanah Merah ini, lahan sawah tidak terlalu bergantung pada hujan. Sebab terdapat pengairan irigasi teknis. Namun, selama ini air dari irigasi tersebut tidak terlalu memadai," terangnya

 

( pendam5brwjaya ) ArifinSZ/ Team 

Babinsa Bersama Petani Bajak Sawah di Desa Dabung Bangkalan

BANGKALAN - Kerjasama Babinsa dengan petani terus didorong untuk menyukseskan program swasembada pangan. Di antaranya dilakukanKoramil 0829/15 Geger jajaran Kodim 0829/Bangkalan yang melakukan pendampingan petani menggarap sawah di Desa Dabung Kecamatan Geger, Kabupaten Bangkalan, Senin 28 Desember 2015

 

Misalnya dilakukan Serda Rosihanto dan Koptu Sumbodo, Babinsa Koramil 0829/15 Geger yang turun ke sawah membantu petani membajak dengan  alat bajak modern traktor di Desa Dabung Kecamatan Geger, Kabupaten Bangkalan.

 

Mengemburkan sawah saat ini sudah banyak  yang menggunakan  tenaga mesin diesel sehingga  hasil membajaknya lebih cepat.

 

Kegiatan ini dilaksanakan sebagai bentuk tugas TNI bersama-sama PPL Kecamatan Kedungbanteng dalam mendampingi para petani dalam bercocok tanam (Pajale), untuk mewujudkan Ketahanan Pangan di Wilayah sehingga tercipta Swasembada Pangan yang mencukupi.

 

Danramil 0829/15 Geger Kapten inf H Joko Darmawan "memerintahkan kepada para Babinsa di wilayah binaannya, agar memotivasi, memantau dan mengingatkan, terutama peran kepala desa dan ketua kelompok tani padi untuk menghimbau para petaninya yang sudah panen segera menggarap lagi lahannya", tegas Danramil.

 

( pendam5brwjaya ) ArifinSZ/ Team 

Babinsa Koramil 01/Kota Bangkalan, Bangun Jamban Untuk Warga

BANGKALAN - Kodim 0829/Bangkalan melalui Koramil 0829/01 Kota, melaksanakan kegiatan program jamban. Pembuatan jamban untuk warga tersebut merupakan program sanitasi total berbasis masyarakat di rumah warga Desa Sembilangan.Kramat.Ujung Piring Kraton.Bancaran, Bangkalan. Senin 28 Desember 2015.

 

Danramil 0829/01 Kota, mengatakan "program ini merupakan program penyediaan sarana sanitasi jamban sehat (hygiene sanitation) berbasis masyarakat. Serta, meningkatkan kesadaran masyarakat untuk stop buang air besar (BAB) sembarangan.

 

Program stop BAB sembarangan dilakukan melalui kegiatan penyuluhan yang bersifat edutainment untuk memberikan ilmu pengetahuan kepada masyarakat akan pentingnya kesehatan lingkungan dan pembuatan jamban", terang Danramil.

 

Seperti yang dilakukan Babinsa 0829/01 Kota bersama dengan warga masyarakat, Anggota TNI memimpin pelaksanaan pembuatan jamban di rumah warga Samiin (49)  Desa Sembilangan Kramat Ujung Piring Kraton Bancaran, Bangkalan, (28/12). Kegiatan pembuatan dimulai dengan penggalian lubang septic tank milik Samiin, seorang warga yang belum memiliki jamban.

 

Menanggapi program sejuta jamban yang dicanangkan pemerintah, warga masyarakat setempat merespon dengan ucapan terimakasih dan menyambutnya dengan antusias untuk membantu menyukseskan program tersebut. Sebab, sebelumnya warga setempat terbiasa BAB di sungai.

 

"Saya sangat senang dan berterimakasih mendapat bantuan pembuatan jamban, sehingga kami tidak perlu lagi buang air di sungai," kata Samiin dengan mata berbinar.

 

Sementara itu, menurut Danramil 0829/01 Kota, Kapten Mohammad Heriyanto menyatakan bahwa, kebutuhan jamban sesuai data masyarakat yang belum memiliki jamban untuk Kota Surabaya masih banyak, walau mereka tinggal di kota besar.

 

"menurut lapora dari Babinsa yang belum memiliki jamban di wilayah Bangkalan masih membutuhkan puluhan unit," ungkap Danramil.

 

( pendam5brwjaya ) ArifinSZ/ Team 

Operasi Pasar Bersama Wabup Gresik Untuk Meninjau Dan Mengecek Harga Sembako Dimasa New Normal Dan Membagi Masker

  Gresik,  gresiknews1.com     . - Motto Berani Mengungkap Membantu Yang Belum Terungkap.  Pandemi Covid - 19  pada saat ini belum juga sirn...