Rawan Penyelewengan Dana Desa, Zia Ulhaq Angkat Bicara

Malang - Tidak adanya petunjuk teknis (juknis) maupun petunjuk pelaksanaan (juklak) dalam pengelolaan Dana Desa (DD) membuat Wakil Ketua Komisi A DPRD Kabupaten Malang, Zia Ulhaq angkat bicara.

Menurutnya ada banyak kasus pelanggaran penggunaan DD. Hal itu ia ketahui setelah melakukan uji petik dari komisinya. Diakuinya bahwa kondisi semacam ini bisa saja terjadi, mengingat sejauh ini belum ada petunjuk teknis (juknis) dan petunjuk pelaksanaan (juklak) dalam tata cara pengelolaan dana desa tersebut.

"Pada umumnya sebagian besar kepala desa itu merasa kebingungan, karena dasar pijakan mereka tidak ada. Akhirnya mereka meraba-raba penggunaan dana desa tersebut agar dia tidak bisa terjerat oleh hukum," terang Zia Ulhaq, Selasa (29/3).

Pihaknya menekankan kepada warga, agar tidak serta merta melaporkan temuan pelanggaran DD. "Alasannya, DD adalah hal baru bagi pemerintahan desa, sehingga dengan mendapat dana yang cukup besar itu para kepala desa sangat sulit dalam penggunaannya," imbuh Zia Ulhaq

Zia meminta agar ada dialog terlebih dahulu antara warga dengan pemerintah desa apabila masyarakat menemukan kejanggalan soal dana desa.

"Ada keterkejutan di pemerintahan desa. Karena tiba-tiba mereka mendapat dana gelondongan begitu besar dari pemerintah pusat. Mereka kebingungan akan digunakan untuk apa," imbuhnya.

Oleh sebab itu, kata Zia, "pihak-pihak terkait harus segera menerbitkan juklak dan juknis tentang dana desa tersebut," jelasnya. arifin sz / team

Interes Penumpang Pesawat Tinggi, Kemenhub RI Tambah Jadwal Penerbangan

Gresik - Kementerian Perhubungan Republik Indonesia merencanakan penambahan jadwal penerbangan pesawat perintis rute Surabaya-Bawean Gresik, sebab interes penumpang di jalur tersebut dinilai cukup tinggi.

"Selain itu, memang ada aspirasi dari warga setempat supaya frekuensi penerbangan pesawat perintis di jalur Surabaya-Bawean ditambah," jelas Kepala Unit Penyelenggara Bandara Kelas III Trunojoyo Sumenep Wahyu Siswoyo, dilansir Antara, Senin (28/3/2016).

Sekedar untuk diketahui, bahwa secara administrasi, Satuan Penyelenggara Bandara Harun Thohir Bawean, Gresik, di bawah naungan Unit Penyelenggara Kelas III Bandara Trunojoyo Sumenep.

Lebih lanjut Wahyu menjelaskan, sejak beroperasi pada 28 Januari 2016, jumlah penumpang pesawat rute Surabaya-Bawean hampir 100 persen setiap kali terbang. Bahkan calon penumpang sudah memesan tiket sejak jauh hari.

PT Airfast Indonesia selaku operator penerbangan perintis di jalur Surabaya-Bawean dan sebaliknya, mengoperasikan pesawat terbang jenis Twin Otter DHAC 300 dengan kapasitas angkut 15 penumpang sebanyak dua kali dalam sepekan.

"Kalau aspirasi dari warga Bawean dipenuhi oleh pihak terkait di Kemenhub, frekuensi penerbangan pesawat perintis di semua jalur itu akan bertambah menjadi tiga kali dalam sepekan," pungkasnya. (arifin sz / team)

Warga Samirplapan Duduksampeyan Di Gemparkan Penemuan Mayat Orang Gila

Gresik - Masyarakat Samirplapan Kecamatan Duduksampeyan, digegerkan adanya penemuan mayat laki-laki tanpa identitas tergeletak di pinggir parit jalan raya sebelah timur kantor Telkom Desa Samirplapan Kecamatan Duduksampeyan, Minggu (27/3/2016).

Mayat tersebut ditemukan oleh Nais (36), warga Desa Manggar Kecamatan Sluke Kabupaten Rembang, Ia saat itu kebetulan lewat di TKP (tempat kejadian perkara) sekitar pukul 05.30 WIB. Dia melihat di pinggir jalan ada sesosok mayat mengenakan kaos abu-abu celana pendek warna biru tergeletak di parit pinggir jalan.

"Saya langsung melaporkan kejadihan ini ke Polsek Duduksampeyan," katanya.

Sementara Kapolsek Duduksampeyan, AKP Darsuki membenarkan adanya penemuan mayat tersebut. "Mayat laki-laki itu sedang kami selidiki identitasnya. Kami mengumpulkan keterangan para saksi," katanya.

Menurutnya, mayat itu diperkirakan berusia sekitar 50 tahun tinggi 165 cm. Dugaan sementara korban bertempat tinggal tidak tetap, selain itu diduga korban tersebut mengalami gangguan jiwa/gila.

"Kondisi mayat belum bisa dikenali, kemungkinan mayat tersebut adalah orang yang tidak mempunyai tempat tinggal tetap. Kami menunggu hasil otopsi," pungkasnya. arifin sz / team








Sumber:bangsaonline.com


Minta LDII Dan Semua Ormas Untuk Membantu Pemerintahan Dalam Melayani Masyarakat

Gresiknews1.com - Bupati Gresik, Dr Sambari Halim Radianto berharap agar seluruh organisasi masyarakat ikut membantu dalam melayani masyarakat Gresik. Harapan Bupati ini disampaikan saat membuka Musyawarah Daerah VI Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) Gresik yang berlangsung di Gedung LDII Gresik di Kawasan Bunder Gresik, Sabtu (26/3/2016).

Dihadapan para tokoh semua ormas yang diundang pada acara pembukaan acara Musda tersebut, Bupati yang memberi sambutan bersama Wakil Bupati Gresik Dr. Mohammad Qosim meminta para ketua dan tokoh baik itu MUI, NU, Muhammadiyah, LDII, FKUB serta tokoh yang lain untuk memberikan masukan pada acara Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) yang akan dilaksanakan pada Senin besok.

Kami akan mengundang anda semua perwakilan dari stakeholder untuk memberikan masukan dalam penyusunan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD). "Kami sangat butuh 'urun rembug' serta sumbangan pemikiran untuk kemajuan dan kebaikan masyarakat Gresik semuanya. Silahkan anda mengusulkan semua yang dapat menjadikan kebaikan untuk kita semua warga masyarakat Gresik" harap Sambari.

Dalam RPJMD, Sambari telah menetapkan skala prioritas pembangunan bidang kesehatan, Pendidikan dan Infrastruktur. "Langkah pertama saya yaitu menyehatkan masyarakat Gresik, selanjutnya kami akan membuat masyarakat Gresik pintar dan terdidik. Untuk prioritas selanjutnya yaitu pembangunan insfrastruktur. Kami akan membangun jalan-jalan dengan konstruksi beton yang ternyata lebih kuat dan lebih tahan lama" ujarnya.

Tentang Pembangunan Islamic Centre, Sambari bertekad bahwa hal itu adalah harga mati untuk segera diwujudkan. "Insyaallah tahun ini bisa selesai" tegasnya yang diangguki Mohammad Qosim disampingnya. Selain itu Sambari-Qosim juga segera akan mewujudkan Kawasan Religi di Alun-alun Gresik. "Dua puluh tahun lalu saya pernah diutus oleh Almarhum KH. Kusyairi Syahdan, untuk belajar memadukan antara penataan alun-alun berpadu dengan Masjid Jami' ke beberapa kota di Jawa" akunya tentang rencana pembangunan pusat kebudayaan Islam yang akan dibangun di Alun-alun kota Gresik.

Terkait Musda VI LDII, Sambari dan Qosim berpesan agar siapapun yang terpilih adalah orang yang terbaik dan bisa membantu Pemerintah dalam melayani masyarakat. "Saya menyampaikan selamat kepada bapak Abdul Muis Zuhri yang sukses memimpin LDII Gresik periode sebelumnya. Saya katakan kepemimpinan pak Abdul Muis ini sangat sukses, karena selalu berada ditengah masyarakat LDII" ujar Sambari-Qosim kepada ketua terdahulu yang juga kandidat kuat memimpin DPD LDII Gresik 2016 -2021. sdm/arifin sz/team

Muscab Gerakan Pramuka Cabang Gresik Kembali Digelar

Gresiknews1.com - Musyawah Cabang (Muscab) Gerakan Pramuka Kwartir Cabang Gresik kembali dgelar pada Kamis (24/03), bertempat di gedung pusdiklatcab Gresik yang berlokasi di jalan DR. Wahiddin Sudirohusodo 104 B Gresik.

Acara tersebut dihadiri oleh beberapa pengurus Gerakan Pramuka Provinsi atau KWARDA (Kwartir Daerah) Jawa Timur dan Kabupaten seperti Bupati Gresik Dr. Ir. H. Sambari Halim Radianto yang dalam hal ini bertindak sebagai MABINCAB (Majelis Pembimbing Kwartir Cabang) Kabupaten Gresik, Ketua KWARDA yang dalam hal ini diwakili oleh Ir. AR Purmadi selaku Wakil Ketua KWARDA Jawa Timur. Dan juga ketua KWARCAB Gresik DR. H. Moch. Qosim dan beberapa pengurus Kwartir Ranting yang terdiri dari 18 Kecamatan yang ada di Kabupaten Gresik.

Dalam sambutannya, Bupati Gresik Dr. Ir. H. Sambari Halim Radianto menyampaikan bahwa "Kegiatan Musyawarah Cabang ini adalah kesempatan yang baik untuk melakukan evaluasi kinerja gerakan Pramuka dalam menjalankan misi yang telah ditempuh selama ini. Serta jadikan momentum Muscab gerakan Pramuka kali ini untuk memanfaatkan semaksimal mungkin guna merumuskan langkah-langkah srategi bagi panduan dimasa yang akan datang," ungkapnya.

Ditambahkannya bahwa ketua Kwartir Ranting di masing-masing kecamatan juga harus bertanggung jawab membantu Kwartir Cabang untuk menggerakkan kegiatan-kegiatan Pramuka. "Agar kuantitas gerakan pramuka semakin baik," imbuhnya.

Sementara itu Ketua Kwartir Daerah Ir. AR. Purmadi mengatakan bahwa Gresik adalah KWARCAB terbaik menurut catatan di KWARDA. "Gresik pada tahun 2009-2015 menjadi Barometer di Jawa Timur karena secara kuantitatif, Gresik masuk dalam the best four atau urutan keempat se-Jawa Timur," katanya.

Menurut Ketua Pelaksana Musyawarah Cabang Gerakan Pramuka Kwartir Cabang Gresik kepada Kabag Humas Pemkab Gresik Suyono bahwa acara 5 tahunan sekali ini mengagendakan pertanggung jawaban Kwartir Cabang Gerakan Pramuka 2011-2016 dan menetapkan Rencana Kerja Kwarcab Gerakan Pramuka Kabupaten Gresik masa bakti 2016-2021.

Agenda ini juga merupakan amanah organisasi yang harus dilakukan sebagai pertanggung jawaban pelaksana dan evaluasi kerja lima tahun dan penyusunan rencana kerja lima tahun Gerakan Pramuka Kwartir Cabang Gresik, sehingga dalam mencapai sasaran program dapat deselenggarakan secara efektif dan efisien.

Bupati Gresik Dr. Ir. Sambari Halim Radianto kembali berpesan kepada siapun yang nantinya ditugaskan kembali menjadi Ketua KWARCAB Gresik beserta segenap pengurus, agar melaksanakan tugas dengan sungguh-sungguh sesuai dengan kewenangannya. (ia /arifin sz/team)

Hari Pertama Uji Coba Terminal Peziarah Malik Ibrahim Berjalan Sukses

Gresiknews1.com - Uji coba terminal baru Peziarah Malik Ibrahim yang berada di Jalan RE Martadinata pada Rabu (23/3/2016) berjalan sukses. Bis pertama masuk sekitar jam 12.00 WIB lancar tanpa ada kendala.

Sejam sebelumnya Bupati Gresik Dr. Sambari Halim Radianto bersama Kepala Dinas Perhubungan meninjau Terminal Peziarah tersebut. Bupati meninjau semua persiapan aparat yang ada di lapangan serta jalur dan rambu yang sudah terpasang. Setelah itu Bupati beserta rombongan mencoba jalur yang akan dilewati kendaraan shuttle dari Terminal Peziarah menuju lokasi Makam Malik Ibrahim.

Saat Sambari masuk terminal lama yang ada di Jalan Pahlawan, dengan tegas Bupati Gresik, Dr. Sambari Halim Radianto memerintahkan kepada Kepala Dinas Perhubungan Gresik, Andhy Hendro Wijaya untuk menutup total terminal peziarah lama tersebut. Bupati memerintahkan agar menambah barikade agar pintu terminal bisa tertutup total. "Bentang halang rintang ini ditambah satu lagi" tegas Sambari.

Dengan penutupan total terminal lama, maka kendaraan shutle yang rencananya akan menggunakan terminal lama untuk menurunkan penumpang peziarah Malik Ibrahim, dialihkan langsung didepan Makam Malik Ibrahim. "Terminal lama ini harus steril dari aktifitas, adar Dinas PU segera melaksanakan pembangunan tempat ini" ujarnya memerintah Kadishub.

Atas kebijakan tersebut, maka ada perubahan rute untuk kendaraan shuttle, yang mulanya direncanakan menggunakan terminal lama ini sebagai terminal penurunan penumpang menuju lokasi makam. Atas perintah Bupati kendaraan Shutle dapat menurunkan penumpang di Jalan Malik Ibrahim tepatnya di depan lokasi makam Malik Ibrahim. 

Sambari memerintahkan agar ada petugas Dinas Perhubungan yang mengatur di belokan Jalan Raden Santri ke Jalan Wakhid Hasyim. "Dari Jalan Raden Santri belok kekiri masuk Jalan KH Wakhid Hasyim sebelah Timur dan masuk Jalan Malik Ibrahim menuju Makam Malik Ibrahim"Peziarah lebih enak dan tidak usah berjalan terlalu jauh"ujar Sambari.

Selama ujicoba, Kepala Dinas Perhubungan Gresik, Andhy Hendro Wijaya mengaku sudah mempersiapkan sedemikian rupa. Mulai dari pemasangan rambu disetiap belokan serta menempatkan petugas Dinas Perhubungan Gresik yang dibantu oleh Polres Gresik dan Satpol PP Gresik. "Selebaran sudah kami bagikan pada semua supir yang masuk ke Terminal Sunan Giri yang ada di Jalan Mayjend Sungkono (Sekar Kurung Gresik).

Meski dalam taraf ujicoba, tapi penggunaan terminal Peziarah Malik Ibrahim tersebut sudah resmi digunakan."Semua bis peziarah ke Makam Malik Ibrahim harus masuk terminal yang ada di Jalan RE Martadinata. Untuk menuju ke lokasi makam, peziarah sudah disiapkan kendaraan shuttle. Ada 20 kendaraan yang siap melayani dengan kapasitas 20 orang penumpang" jelasnya.

Adapun rute bis yang sudah dipersiapkan yaitu mulai keluar tol Romokalisari masuk Gresik belok kiri di perempatan segoromadu menuju terminal ziarah Sunan Giri di Jalan Mayjend Sungkono (Sekarkurung). Selanjutnya dari terminal Sunan Giri melewati jalan Mayjend Sungkono sampai Masjid Agung Gresik belok kiri melewati jalan Wahidin.

Selanjutnya bis diarahkan masuk tol Kebomas keluar tol Manyar belok kanan melalui jalan raya Manyar. Selanjutnya melewati Jalan Gubernur Suryo dan belok kiri masuk jalan RE Martadinata melalui Petro Oxo. 'Jadi tidak ada bis masuk kota, karena keadaan jalan di kota sudah tidak memungkinkan" tukas Andhy Hendro Wijaya.

Sedangkan Rute kendaraan Shutle dari terminal Ziarah menuju area makam Malik Ibrahim, Rutenya, dari terminal di RE Martadinata, masuk Jalan Yos Sudarso, masuk Jalan Basuki Rahmat melewati Jalan Raden Santri belok kiri melewati Jalan Wakhid Hasyim sebelah timur langsung menuju makam Malik Ibrahim

Untuk kembali, dari Jalan Malik Ibrahim masuk Jalan Jaksa Agus Suprapto belok kanan ke Jalan Usman Sadar, belok kiri ke Jalan Gubernur Suryo, dan Kembali ke Terminal di Jalan RE Martadinata. Sesuai kesepakatan, tidak ada ojek yang beroperasi. "Sesuai kesepakatan masyarakat setempat dilibatkan pada bidang parkir, ponten, kebersihan dan keamanan" tutur Andhy kepada Kabag Humas Suyono. (sdm/arifin sz/team)

Korlantas Independen Mabes Polri lakukan Sidak Se-Jatim

Gresik - Satuan Lalu Lintas (Sat-Lantas) Polres Gresik terus berupaya menjaga keselamatan, kenyamanan dan ketertiban pengguna jalan di wilayah Kabupaten Gresik, Kegiatan yang bertempat di jalan raya Ambeng-ambeng, Duduksampeyan Gresik ini merupakan survei lapangan agenda kunjungan kerja dari Mabes Polri, kegiatan tersebut bertema 'Menuju Indonesia Tertib, Bersatu Keselamatan Nomor 1'.

Kemarin, Kapoda jawa timur  Irjen Pol Anton Setiadji Bersama Perwira tinggi lainnya juga telah mengunjungi Mapolres Lamongan, Kedatangannya merupakan rangkaian kunjungan kerja ke sejumlah Polres di jawa timur.

Dalam pengecekan survei tersebut, Kasat Lantas Polres Gresik AKP Anggi Saputra Ibrahim beserta Kanit Laka Ipda Jumingan beserta jajaran ikut serta mendampingi tim survei dari Subdit Korlantas Polri Brigjen Indro Agus beserta Kasubit AKBP Eko Widodo.

AKP Anggi Saputra Ibrahim, beserta para jajaran Kepolisian memantau langsung situasi pembangunan jalan raya Ambeng-ambeng, Kecamatan Duduksapeyan Gresik. Pemantauan dilakukan di beberapa titik rawan, demi memastikan kelayakan jalan di Wilayah Kota Gresik.

"Kegiatan ini bertujuan untuk meninjau jalan yang rusak agar segara dilakukan perbaikan supaya tidak menjadi penyebab terjadinya kecelakaan," jelas AKP Anggi kepada wartawan, Kamis (24/3/2016).

Kegiatan ini juga di hadiri rombongan dari Dishub jatim beserta Kabupaten, Mentri PU, Provinsi dan Kabupaten, serta jajaran Kepolisian. arifin sz/team

Mutasi Jabatan Kembali Dilakukan Polres Gresik

Gresik - Kepolisian Resor (Polres) Gresik kembali melakukan mutasi jabatan beberapa Kapolsek dan bagian perlengkapan untuk penyegaran serta meningkatkan pelayanan kepada masyarakat, Rabu (23/3/2016).

Kepala Polisi Resor (Kapolres) Pesisir Selatan, Sumbar Ajun Komisaris Besar Polisi (AKBP) Ady Wibowo, menjelaskan mutasi jabatan ini bertujuan untuk meningkatkan kinerja aparat Kepolisian di wilayah hukum Gresik.

"Tugas jabatan ini untuk meningkatkan pelayanan dan pengamanan kepada masyarakat," kata Kapolres Gresik AKBP Ady Wibowo.

Beberapa Kapolsek yang mengalami mutasi, yaitu Kapolsek Manyar AKP Muljono digantikan AKP Frihamdeni Kapolsek Jenu, Kabupaten Tuban.

Sedangkan AKP Muljono dipindah tugas dibagian sarana dan prasarana (Sarpras) Polres Gresik.

Kapolsek lainnya yaitu AKP Arief Rasyidi yang sebelumnya Kapolsek Tambak, Pulau Bawean dipindah tugaskan menjadi Kapolsek Sangkapura di Pulau Bawean.

Sedangkan AKP Tulus yang sebelumnya Kapolsek Sangkapura ditugaskan menjadi Wakapolsek Driyorejo.

Sementara Kapolsek Tambak digantikan Iptu Winaraji yang sebelumnya Kepala Seksei (Kasi) Pengawas Polres Gresik. (arifin sz/team)

Mapolres Lamongan Disambangi Kapolda Jawa Timur

Lamongan - Kapolda Jawa Timur Irjen Pol Anton Setiadji mengunjungi Mapolres Lamongan, Rabu (23/3/2016). Kedatangan Irjen Pol Anton ke Polres Lamongan merupakan rangkaian kunjungan kerja ke sejumlah polres di Jawa Timur.

Sebelum ke Polres Lamongan, Kapolda Anton dan rombongannya bermalam di tempat Wisata Bahari Lamongan (WBL) Tanjung Kodok yang merupakan tempat wisata terkenal di Kabupaten Lamongan.

Kapolda beserta rombongan tiba di Polres Lamongan sekitar pukul 09:45 WIB, Kapolres AKBP Trisno Rahmadi, Muspida Kabupaten Lamongan dan kurang lebih 700 anggota Polres Lamongan menyambut kedatangan Kapolda.

AKBP Trisno Rahmadi, Kapolres Lamongan berharap kepada semua jajaran Muspida Lamongan agar dalam melaksanakan tugas saling kerja sama dengan baik.

"Trimakasih kepada semua undangan telah hadir, semoga dalam pelaksanaan tugas di semua jajaran polsek, koramil serta masyarakat bisa bersinergi," ungkap Kapolres saat memberikan sambutannaya.

Sementara, Kapolda dalam sambutannya menyampaikan apresiasi kepada Kapolres Lamongan beserta jajaran yang telah menciptakan banyak inovasi dan bisa melaksanakan kegiatan kamtibmas dengan baik.

"Tugas utama kita adalah melayani masyarakat. Saya datang kesini tugasnya untuk melayani rekan-rekan semua dan untuk memberikan support atas inovasi Kapolres Lamongan. Jadilah anggota polisi yang baik dan juga layani masyarakat dengan baik," harap Kapolda.

Selain itu, Kapolda menekankan terhadap semua jajaran Polres Lamongan khususnya untuk selalu aktif dalam pencegahan tindak kriminal yang menjadi momok bagi masyarakat.

"Saya berharap supaya lebih ditingkatkan dalam melakukan tugas Preventife dan Pencegahan tidak kejahatan yang meresahkan masyarakat. Seperti yang sering terjadi curanmor, pencurian hewan ternak, pencurian dengan kekerasan serta maraknya peredaran narkoba," pungkasnya.

Acara ini dihadiri Bupati, Wabub, Muspida Pemkab Lamongan, tokoh Agama serta Masyarkat Kabupaten Lamongan. (arifin sz/team)

Pemkab Gresik, Tambah 60 Pejabat Baru Pengadaan Barang

Gresiknews1.com - Kembali Pemkab Gresik mengadakan bimbingan teknis untuk 60 orang pejabat pengadaan barang. Bimtek yang rencananya dilaksanakan selama 3 hari ini kan akan diakhiri dengan ujian untuk mendapatkan sertifikasi pengadaan barang dan jasa yang akan dilaksanakan di Gedung ITS Surabaya.

Pembukaan Bimtek pengadaan barang dan jasa dilaksanakan di Ruang Mandala Bakti Praja pada Selasa (22/3/2016) dan dibuka oleh Asisten III Tarso Sugito mewakili Bupati Gresik. Dalam sambutannya, Tarso yang membacakan pidato Bupati mengatakan,"Ini merupakan bagian dari peningkatan kualitas pelayanan public", ujarnya.

Dengan pengelolaan keuangan yang efektif, efisian, transparan dan akuntabel, maka akan terwujud good government dan clean government. "Proses pengadaan barang dan jasa pemerintah harus bebas dari praktik korupsi, kolusi dan nepotisme" harap Bupati yang disampaikan oleh Tarso Sugito dihadapan 60 calon Pejabat pengadaan barang dan jasa Pemkab Gresik.

Sekretaris BKD Gresik, Suhaimi yang hadir dalam pembukaan Bintek tersebut mengatakan, pentingnya Bintek ini karena kami memandang betapa pentingnya peningkatan kapasitas kompetensi aparatur pengelola pengadaan barang. "Mereka harus memahami prosedur dan isi peraturan perundangan tentang pengadaan barang. Setiap penyimpangan ada konsekwensi hukumnya" tambah Suhaimi.

Kepada peserta bintek, Suhaimi berpesan agar para peserta bintek menggunakan kesempatan ini dengan sebaik baiknya. "Saya melihat beberapa peserta sudah menjalani bintek ini lebih dari sekali. Saya harap yang mengulang, agar pada sertifikasi kali ini bisa sukses dan lulus dengan memuaskan" pungkasnya. (sdm/arifin sz/team)    

Terminal Peziarah Malik Ibrahim, Segera Di Ujicoba

Gresik - Saat rapat koordinasi, Wakil Bupati Gresik, Dr. Mohammad Qosim sepakat untuk memulai melakukan ujicoba operasional Terminal Peziarah Malik Ibrahim pada Rabu 23 Maret 2016.

"Kami perkirakan ujicoba tersebut dilaksanakan selama seminggu, sebelum diresmikan" tegasnya saat memimpin rapat koordinasi persiapan peresmian terminal Malik Ibrahim yang berlangsung di Ruang Puteri Cempo Kantor Bupati Gresik, Senin (21/3/2016).

Agar ujicoba ini sukses, Wabup Qosim berharap agar pihak terkait melaksanakan sosialisasi intens kepada semua pihak. "selain sosialisasi, kepada pihak Dinas Perhubungan, Satpol PP serta Dinas Pariwisata, Pemuda dan Olahraga untuk menutup terminal lama yang terletak di Jalan Pahlawan Gresik" katanya. Penutupan yang dimaksud Qosim yaitu melarang bis masuk terminal lama dan langsung masuk terminal baru yang berada di  di Jalan RE Martadinata Kelurahan Lumpur Gresik.

Adapun rute bis yang sudah dipersiapkan untuk bis peziarah, Kepala Dinas Perhubungan Gresik Andhy Hendro Wijaya mengatakan, yaitu mulai keluar tol Romokalisari belok kiri di perempatan segoromadu menuju terminal ziarah Sunan Giri di Jalan Mayjend Sungkono. Selanjutnya dari terminal Sunan Giri melewati jalan Mayjend Sungkono sampai Masjid Agung Gresik belok kiri melewati jalan Wahidin.

Selanjutnya bis diarahkan masuk tol Kebomas keluar tol Manyar belok kanan melalui jalan raya Manyar. Selanjutnya melewati Jalan Gubernur Suryo dan belok kiri masuk jalan RE Martadinata melalui Petro Oxo. 'Jadi tidak ada bis masuk kota, karena keadaan jalan di kota sudah tidak memungkinkan" tukas Andhy Hendro Wijaya.

Sedangkan dari terminal Ziarah menuju area makam Malik Ibrahim, Pemkab Gresik telah menyiapkan 20 unit kendaraan minibus dengan kapasitas 20 penumpang. Kendaraan milik PT Damri dan Koperasi Nelayan Al Farisi siap mengantarkan peziarah. Rutenya, dari terminal di RE Martadinata, masuk Jalan Yos Sudarso, masuk Jalan Basuki Rahmat melewati Jalan Raden Santri, melewati Jalan Wakhid Hasyim menuju Terminal sutle di Jalan Pahlawan.

Untuk kembali, dari Jalan Pahlawan, masuk Jalan Jaksa Agus Suprapto belok kanan ke Jalan Usman Sadar, belok kiri ke Jalan Gubernur Suryo, dan Kembali ke Terminal di Jalan RE Martadinata. Sesuai kesepakatan, tidak ada ojek yang beroperasi. "Sesuai kesepakatan masyarakat setempat dilibatkan pada bidang parkir, ponten, kebersihan dan keamanan" tutur Andhy.

Pada kesempatan itu, Kadishub juga menyatakan sudah menyiapkan rambu disetiap belokan. Serta sudah berkoordinasi dengan Polres Gresik, Dinas Pekerjaan Umum Gresik untuk kelayakan jalannya serta Disbudparpora. "Selepas ujicoba yang direncanakan seminggu ini, maka terminal secara resmi akan dibuka oleh Bupati Gresik, Kami masih akan menunggu kesiapan bapak Bupati" pungkasnya. (sdm/arifin sz/team)    

Sambari Terima Sertifikat Tanah Stadiom Gelora Joko Samudro

Gresik - Bupati Gresik Dr. Sambari Halim Radianto secara simbolis menerima sertifikat tanah Stadion Gelora Joko Samudro (GJS) dari Kepala Kantor Badan Pertanahan Kabupaten Gresik, Dalu Agung Darmawan.

Tanah yang terletak di Desa Segoromadu Kecamatan Kebomas yang diserahkan tersebut seluas 1306 terbagi dalam dalam 12 bidang dengan ukuran mulai dari yang terkecil 30 M2 sampai yang terluas 243 M2.

Tak hanya sertifikat tanah Stadion GJS yang diserahterimakan pada acara Bimbingan Teknis Terpadu Pertanahan, Kependudukan, Perijinan, PBB, BPHTB bagi Kades/Kelurahan percontohan se Kabupaten Gresik yang berlangsung di Kantor Bupati Gresik, Senin (21/3/2016).

Ada beberapa sertifikat lain yang totalnya mencapai 16 bidang masing-masing, 12 bidang sertifikat tanah stadion GJS, 1 bidang tanah kompleks pendidikan di Sidokumpul Gresik dan 3 bidang untuk waduk di Desa Pundutrate Benjeng dan Desa Pinggir Balongpanggang.

Dalam sambutannya, Bupati menyatakan terimakasih kepada pihak BPN Gresik yang telah banyak membantu menyelesaikan sertifikat tanah milik Pemkab Gresik ini.

Selain itu, Sambari berpesan kepada pihak BPN Gresik agar apabila ada masyarakat yang mengurus sertifikat tanah. Untuk mengecek riwayat tanah yang dikeluarkan oleh Desa. "Agar pihak BPN mencocokkan dengan buku C". harap Sambari.

Kepada peserta Bimbingan Teknis yang diikuti oleh 131 orang yang terdiri dari para Kepala Desa/Kepala Kelurahan, perangkat dan Karang Taruna dari Desa dan Kelurahan Percontohan di Gresik.

Kepada mereka, Bupati mengingatkan agar para Kades dan Lurah untuk tidah mudah membuat surat riwayat tanah. "Kalau surat yang dibuat tersebut tidak sesuai dengan dengan buku C, maka anda akan menanggung sendiri akibatnya" ungkap Sambari. (sdm/arifinsz/team)      

Tabrak Mobil, Motor Dua Pria Asal Bojonegoro Rusak Parah

Bojonegoro - Dua orang pria pengendara motor menjadi korban kecelakaan, yang terjadi di jalan raya Sumberejo Kabupaten Bojonegoro, akibat peristiwa ini kendaraan Dwi asal Bojonegoro dan Muhammad Imron warga Kecamatan Bourno Kabupaten Bojonegoro mengalami rusak di bagian bumper depan, Minggu (20/3).

Tak ada korban jiwa dari kejadian ini, namun motor Honda Vario 125 nopol  S 2090 AN dikendarai Muhammad Imron dan motor yang dikendarai Dwi Honda CB 150R bernopol S 6484 AS, bumper depan kedua motor tersebut rusak parah setelah menabrak mobil Toyota Avanza nopol W1713 AN yang dikemudikan Muhammad Ali Imron asal Gresik.

Menurut keterangan yang berhasil dihimpun, kecelakaan terjadi saat korban melaju dengan motornya dari arah Timur ke Barat atau lamongan menuju ke Bojonegoro Kota dengan kecepatan tinggi, diduga tidak mengetahui saat adanya mobil jenis Avanza dari arah yang sama hendak menghidari motor didepannya yang berusaha mendahului.

Korban kaget, saat melihat di depannya ada mobil berhenti mendadak. Sehingga tabrakanpun tidak dapat dihindarkan lantaran tidak dapat mengelak dari kecelakaan karena ada mobil berhenti mendadak.

"Motor korban melaju kecepatan tinggi. Korban terjatuh hingga motor yang dikendarai mengalami rusak. Kalau melihat salah dan benarnya, entah yang mana yang dianggap salah atau benar,"  jelas Didik warga yang menolong korban.

Tak ada petugas yang datang ke TKP hannya saja akibat kecelakaan ini arus lalu lintas di TKP sempat tersendat akibat kecelakaan itu. arifin sz/team

Ditinggal Mancing, Rumah Totok Kebakaran

Bojonegoro - Rumah milik seorang warga Desa Sukorejo Kecamatan Bojonegoro Kota ludes terbakar, Sabtu (19/3) sore tadi. Kebakaran tersebut diduga karena kebocoran tabung gas elpiji setelah sang pemilik meninggalkan rumah usai memasak di dapur.

Rumah milik Totok Sumartono (56), beralamat di Jalan Brigjen Sutoyo, Gang H. Mucsin RT 01 RW 01, Desa Sukorejo Kecamatan Bojonegoro Kota tersebut dilahap api setelah ditinggalkan oleh sang pemilik seusai memasak. Totok pergi memancing dan meninggalkan rumahnya dalam keadaan kosong.

Peristiwa terbakarnya rumah Totok tersebut diketahui pertama kali pukul 15.30 WIB oleh Mualim (59), warga setempat. Sore itu, Mualim bersama beberapa warga tengah lewat di sekitar rumah korban. Suasana yang tadinya tenang tiba-tiba gaduh, lantaran Mualim mendapati api tengah berkobar di bagian belakang rumah, lalu berteriak memanggil warga lain. Warga kemudian bergotong royong memadamkan  api dengan peralatan seadanya.

"Pemilik rumah tidak ada saat rumahnya terbakar, saat itu pemilik rumah sedang memancing. Lalu saya menjemputnya di tempat pemancingan," begitu Mualim menjelaskan.

Setelah mendapat kabar bahwa rumah miliknya terbakar, korban segera pulang dan benar, ia mendapati si jago merah, dengan bringas, tengah melahap dapur rumahnya. Sementara tidak jauh dari tempatnya berdiri, tiga unit mobil damkar dari Pos BPBD Kota Bojonegoro tengah dikerahkan untuk memadamkan si jago merah. Hingga kemudian api dapat dipadamkan pukul 16.00 WIB.

"Diduga api berasal dari kebocoran gas elpiji 3 Kg yang ditinggalkan pemilik rumah usai dipakai," ungkap Kompol M. Usman, Kapolsek Bojonegoro Kota, yang sore tadi turut mendatangi lokasi kebakaran.

Kompol M. Usman mengungkapkan, menurut keterangan korban, sekitar pukul 15.00 WIB, korban sedang memasak di dapur rumahnya. Dan setelah memasak kompor dimatikan lalu ditinggal pergi untuk mencari cacing yang akan dipakai memancing. "Korban menerangkan bahwa pada saat mencari cacing itulah datang tetangganya memberitahukan rumahnya terbakar," jelas Kapolsek kepada awak media.

Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Namun kerugian materi ditaksir mencapai sekitar Rp25 juta. arifin sz/team

PP Demo Kejati Jatim, Sesaat La Nyalla Ditetapkan Tersangka

Surabaya - Sejumlah anggota Pemuda Pancasila (PP) menggelar aksi protes di depan kantor Kejaksaan Tinggi (Kejati) Jawa Timur, Rabu (16/3). Aksi itu sesaat setelah Kejati mengumumkan status tersangka terhadap La Nyalla Mattalitti kepada awak media.

Korlap aksi itu, Agus, mengungkapkan, aksi tersebut adalah aksi solidaritas Pemuda Pancasila atas upaya kriminalisasi terhadap La Nyalla yang juga selaku Ketua Majelis Pimpinan Wilayah Pemuda Pancasila Jawa Timur. "Kami yakin, ini adalah upaya kriminalisasi ketua kami," kata Agus.

Massa yang mengenakan seragam loreng oranye itu tidak hanya datang dari Surabaya, tetapi juga dari Sidoarjo, Gresik, dan Mojokerto.

Kejaksaan Tinggi Jawa Timur menetapkan La Nyalla Mattalitti yang juga selaku Ketua Umum PSSI itu sebagai tersangka kasus dana hibah Kadin Jawa Timur tahun 2012.

Penetapan status tersebut berdasarkan Kep-11/0.5/Fd.1/03/2016 tertanggal 16 Maret 2016, menindaklanjuti surat perintah penyidikan (sprindik) bernomor Print-291/ 0.5/Fd.1/03/2016 tertanggal 16 Maret 2016.

"Dana tersebut digunakan untuk membeli saham terbuka atau IPO di Bank Jatim senilai Rp 5,3 miliar," kata Asisten Pidana Khusus (Aspidsus) Kejati Jatim, I Made Suarnawan. arifin sz/team








Sumber: Kompas.com

La Nyala Layangkan Gugatan Praperadilan PN Surabaya

Surabaya - Ketua Umum PSSI La Nyalla Mattalitti resmi melayangkan gugatan praperadilan ke Pengadilan Negeri Surabaya, terkait penetapan dirinya sebagai tersangka oleh Kejaksaan Tinggi (Kejati) Jawa Timur.

Diberitakan sebelumnya, Kejati Jatim menetapkan Ketua Kamar Dagang Dan Industri (Kadin) Jatim, La Nyalla Mattalitti sebagai tersangka atas dugaan korupsi pembelian IPO Bank Jatim 2012 senilai Rp5 miliar.

Adanya gugatan praperadilan tersebut dibenarkan oleh salah satu tim kuasa hukum La Nyalla, Sumarso, yang mengatakan bahwa gugatan tersebut telah dilayangkan ke PN Surabaya.

"Gugatan sudah kami daftarkan dengan nomer perkara 19. Kami mempertanyakan dasar hukum kejaksaan menetapkan Bapak La Nyalla sebagai tersangka," katanya usai melayangkan Gugatan Praperadilan di PN Surabaya, Jalan Arjuno, Jumat, 17 Maret 2016.

Sumarso menjelaskan, objek yang digugat adalah surat perintah penyidikkan (sprindik) bernomor Print-291/ 0.5/Fd.1/03/2016 bertanggal 10 Maret 2016 dan surat penetapan tersangka La Nyalla bernomor Kep-11/0.5/Fd.1/03/2016 bertanggal 16 Maret 2016, yang diterbitkan Kejati Jatim.

"Dua surat itu sulit ditemukan dasar hukumnya. Karena tanpa pemeriksaan saksi-saksi kejaksaan sudah menaikan status perkara ke tingkat penyidikkan dan menetapkan tersangka. Apalagi, beberapa hari sebelumnya dua sprindik pertama dimentahkan oleh pengadilan," jelasnya.

Sumarso menilai, ada kejanggalan dari penetapan tersangka La Nyalla oleh Kejati Jatim. Pasalnya, untuk menaikan perkara ke tingkat penyidikan diperlukan serangkaian kegiatan pengumpulan bukti dan keterangan saksi.

Sedangkan Kejaksaan sendiri, dalam hal ini belum melakukan pengumpulan bukti dan meminta keterangan saksi dalam kasus tersebut.

"Kasus ini tiba-tiba ada tersangkanya," ujar Sumarso. Ia juga mempertanyakan empat alat bukti yang disebut-sebut sudah dikantongi untuk La Nyalla sebagai tersangka. "Katanya bukti baru, paling sama dengan bukti-bukti perkara sebelumnya," tambahnya. arifin sz/team








Sumber: Beritacenter.com

Marak Kasus Demam Berdarah, UTD PMI Gresik Butuh Alat Refrigenerator Centrifuge

Gresik - Banyaknya kasus demam berdarah (DB) di Gresik, Unit Transfusi Darah UTD Palang Merah Indonesia (PMI) Gresik butuh refrigenerator centrifuge yaitu sebuah alat untuk memisahkan komponen thrombocyt dari sel darah merah. Pernyataan ini disampaikan oleh ketua PMI Gresik, Ir. Nadjib, MM saat Sosialisasi pelayanan pelaksanaan transfusi darah yang aman dan efektif pada Jum'at (18/3/2016).

Acara yang dihadiri oleh Bupati Gresik, Dr. Sambari Halim Radianto dan Wakil Bupati Gresik, Dr. Mohammad Qosim. Acara yang berlangsung di Ruang Rapat Kantor Bupati Gresik ini juga menghadirkan Kepala Unit Transfusi Darah PMI Pusat, Dr, Ria Syafitri M.Bio Med. Turut hadir juga para Kepala UTD PMI dari beberapa Kabupaten kota dari wilayah Pantura dan Gerbangkertasusila Jawa Timur.

Terkait kebutuhan alat refrigenerator centrifuge, mantan Sekda Gresik ini berharap agar kebutuhan alat tersebut bisa dicukupi dari dana corporate social responbility dari perusahaan yang ada di Gresik. Nadjib juga menyatakan sudah banyak bantuan Pemerintah Kabupaten Gresik yaitu Pembangunan Gedung PMI senilai Rp. 5 miliar dan Bus layanan donor darah serta beberapa sarana perlengkapan lain.

Selain Gedung PMI yang sudah sangat representative, beberapa kemajuan PMI Gresik yaitu adanya alat blood bank (bank darah) bantuan Rotary Club.  Nadjib juga melaporkan, dari bulan dana PMI dan biaya pengganti pengolahan dari mulai tahun 2011 sampai 2015 kami mendapat dana sebesar Rp. 1,489 miliar. "Dari dana tersebut berhasil dibelikan 2 unit penyimpan darah, 2 unit penyimpan trombocyt serta sarana prasarana lain" ujarnya.

Dalam kinerjanya sejak tahun 2011 sampai tahun 2015, UTD PMI Gresik sudah melaksanakan pengambilan darah sebanyak 33.173 kantong darah. Darah tersebut disalurkan kepada 46 Rumah Sakit di Gresik dan wilayah Pantura Jawa Timur maupun Rumah Sakit Gernbangkertasusila. Sejak tahun 2011 sampai 2015 sudah tersalur sebanyak 31.739 kantong.

"Sebanyak 44 pendonor Gresik berhasil meraih penghargaan yaitu 14 orang pendonor 50 kali mendapat penghargaan dari Bupati Gresik. sebanyak 11 orang pendonor 75 kali mendapat penghargaan Gubernur Jawa Timur dan 19 pendonor 100 kali mendapat penghargaan Presiden RI", tambah Nadjib.

Bupati Gresik, Sambari Halim Radianto menyambut baik atas prestasi dan kinerja UTD PMI Gresik yang banyak mengalami kemajuan. "Pada dasarnya kami sangat mendukung seluruh upaya dalam mendukung kebijakan kesehatan Pemerintah Kabupaten Gresik. Dukungan kami ini bisa dilihat jumlah dana kesehatan dalam APBD dan tiap tahun semakin meningkat" katanya.

Terkait permintaan bantuan pemisah komponen thrombocyt dari sel darah merah, Wakil Bupati Gresik Mohammad Qosim optimis bantuan itu bisa terealisasi. "Silahkan buat aja proporsal dan sampaikan ke Bupati atau saya, niscaya banyak perusahaan yang siap membantu. Saya yakin karena bantuan ini sifatnya social dan sangat dibutuhkan masyarakat untuk pelayanan kesehatan" ungkap Qosim. (sdm/arifin sz/team)

Tak Sesuai Tupoksi, Dana Desa Menjerat

Gresik - Saat sosialisasi pelaksanaan dan penggunaan desa bersama 330 kepala desa se-Kabupaten Gresik di Kantor Bupati Gresik kemarin, Kamis (17/3). Wakil Bupati Gresik Mohammad Qosim mengingatkan agar penggunaan dana desa sesuai tupoksinya. Sebab apabila dalam penggunaan dana dari APBN tak sesuai tupoksinya dapat mengakibatkan permasalahan hukum.

"Begitu besar dana yang akan terkucur ke desa, pelaksanaan pembangunan di desa harus ektra hati-hati dalam pemanfaatan dana desa," ujar Qosim saat sosialisasi.

Wabup juga menghimbau agar dana desa digunakan untuk mempercepat proses pembangunan di desa, dengan tetap mengacu pada aturan hukum yang ada. "Jangan sampai penggunaan dana desa akan menimbulkan permasalahan hukum," ucapnya.

selain itu Ia juga mengatakan, bahwa dana desa bersumber dari APBN 2016. Setiap desa mendapat minimal Rp600 juta. Dana itu untuk biaya penyelenggaraan pemerintahan, pelaksanaan pembangunan, pembinaan kemasyarakatan dan pemberdayaan masyarakat.

"Dalam pembangunan kita harus tetap saling membantu dan mengingatkan, agar kita tetap aman. Yang penting aman. Walaupun Pemkab Gresik telah MoU dengan Kejaksaan dalam pendampingan," pungkasnya. arifin sz/team

Sumpah Kejujuran Untuk Panitia Dan Pengawas Ujian Nasional 2016

Gresik - Usai dilantik oleh Wakil Bupati Gresik Dr. Mohammad Qosim, 126 panitia dan pengawas Ujian Nasional Kabupaten Gresik tahun 2016 disumpah kejujuran. Selain sumpah, Qosim juga menyiapkan naskah pakta integritas untuk ditandatngani. Prosesi tersebut berlangsung di Aula kantor Dinas Pendidikan Gresik pada Rabu pagi (16/3/2016).

Dalam sambutannya, Wabup Qosim berharap agar dalam pelaksanaan Ujian Nasional 2016, Panitia dan pengawas lebih mengedepankan kejujuran. "Karena kejujuran 36 lembaga sekolah kita mendapat penghargaan Nasional sebagai sekolah berintegritas" ujar Qosim bangga. Masih kata Qosim, Ujian Nasional merupakan umpan balik untuk mengevaluasi program pendidikan kita. Selanjutnya kita bisa selalu memperbaiki.

Kalau pada ujian nasional tahun-tahun sebelumnya, Kabupaten Gresik selalu menempatkan setiap lulusan pada ranking 1,2 dan 3. Wabup berharap agar tahun ini Gresik dapat ambil bagian pada ranking atas di tingkat Provinsi tersebut. " Syukur-syukur kalau prestasi tersebut bisa diperbaiki ditingkatkan menjadi prestasi Nasional" katanya berharap.

Dengan bangga Qosim mengatakan bahwa pada Ujian Nasional tahun 2016. Kabupaten Gresik dapat meningkatkan kepesertaan Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK). "Kalau tahun 2015 lalu hanya 5 lembaga yang melaksanakan Ujian Nasional Berbasis Komputer. Tahun 2016 ini meningkat, ada 26 lembaga yang melaksanakan UNBK" tambah Qosim.

Kepala Dinas Pendidikan Gresik, Mahin menjelaskan untuk tahun 2016 jumlah Peserta Ujian Nasional Kabupaten Gresik mencapai 35.213 dari 56 lembaga sekolah setingkat SMP dan SMA. Masing-masing untuk tingkat SMTP yaitu SMP 10.932 peserta, MTS 8024 peserta, SMPLB 9 peserta, dan paket B 577 peserta. Untuk tingkat SMTA yaitu SMA 5.562 peserta, MA 3.897 peserta, SMALB 14 peserta, SMK 5.154 peserta dan paket c 1.044 peserta.

Terkait Ujian Nasional berbasis computer, Kepala SMA Negeri Gresik Suswanto melalui kabag Humas Suyono menyatakan bahwa pelaksanaan Ujian Nasioanal tahun 2016 sudah lebih siap disbanding tahun sebelumnya. Menurutnya, kesiapan ini selain dari siswa yang sudah berkali-kali melaksanakan try out dan hasilnya bagus. Juga sarana dan prasarananya. "Kalau tahun lalu kami masih sewa computer, untuk tahun ini computer sudah milik kami sendiri yaitu sejumlah 121 unit" paparnya. (sdm/arifin sz/team)

Jelang MEA, Pemkab Gresik Fasilitasi UMKM Dengan Berbagai Sertifikat Dan Pelatihan

Gresik - Bangga dan senang ketika Pemerintah Propinsi Jawa Timur menawari Nur Komari (32) tahun asal Desa Tanjangawan Kecamatan Ujungpangkah untuk mengisi gerai pamer produk Indonesia di Singapura. Dengan sedikit keraguan, Nur Komari yang punya usaha produk olahan berbahan dasar ikan laut menyanggupi untuk menjadi salah satu dari 800 macam produk yang akan dipamerkan.

Keraguan pemilik produk bermerk Hamila Food ini terkait produk olehan yang berupa otak-otak, nugget, bakso ikan, kripik kulit ikan, abon lele dan lain lain produksinya ternyata masih terdapat banyak kekurangan. Nur Komari mengaku dari sisi kemasan, produknya masih kalah dari produk sejenis dari Negara lain. Selain itu beberapa persyaratan lain misalnya tidak adanya barcode, merk yang terdaftar, serta sertifikat kesehatan dan sertifikat halal membuat Nur Komari agak sedikit ragu.

Namun sayang, selama ini Nur Komari tidak bisa berproduksi secara kontinyu. Dia hanya mendandalkan pesanan saja. "Lumayan, dalam seminggu bisa menghasilkan produk rata-rata satu kwintal" ujarnya. Bapak dua orang anak ini mengaku pemasaran hasil produksinya sudah sampai ke Mataram (NTB), Bandung dan Jogjakarta. Dalam usahanya, Nur Komari mengaku dibantu oleh  3 orang tetangganya."Ya kalau banyak pesanan, kami meminta bantuan tenaga dari tetangga yang lain" ujarnya.

Melihat kenyataan itu, Dinas Koperasi, Usaha Kecil Menengah, Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Gresik memfasilitasi keinginan Nur Komari beserta 45 orang pelaku UMKM lain di Desa Tanjangawan Kecamatan Ujungpangkah. Dengan menggandeng dari beberapa Instansi yaitu Dinas Kesehatan, PJB Gresik, PT Kelola Mina Laut memberikan semacam pelatihan standarisasi mutu industry.

Acara yang berlangsung di Balai Desa Tanjangawan sejak Senin (14/3/2016) ini diikuti oleh 45 pelaku UMKM desa setempat. Beberapa paket pelatihan mulai dari fasilitasi pemberian sertifikasi kesehatan serta syarat syarat produksi sesuai standard kesehatan yang harus dilaksanakan para pelaku UMKM. Selain itu pelatihan juga pada pengemasan produk, pemasaran serta permodalan. "Kami juga memfasilitasi untuk pengurusan berbagai perijinan. Hal ini penting, jelang berlakunya MEA kami harus mempersiapkan para UMKM "ujar Kabid Perindustrian Ilmul Yaqien melalui kabag Humas Suyono.

Selain memberikan semacam pelatihan, tim dari Dinas Koperasi, Usaha Kecil Menengah, Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Gresik juga meninjau tempat usaha Nur Komari. Beberapa peralatan, bahan, kemasan serta kolam ikan lele sebagai tempat penampungan ikan sementara sebelum diolah menjadi produk. (sdm/arifin sz/team) 

HUT Gresik, Dihiasi Event Fun Bike

Gresik - Dalam rangka meramaikan Hari Ulang Tahun (HUT) Pemerintah Kabupaten Gresik ke 42 dan Hari Jadi Kota Kota Gresik ke 529, Pemkan Gresik mengadakan event yang bertema 'Fin Bike Gresik 2016' yang berpusat di halaman Pemkab Gresik, Minggu (13/3/2016).

Antusias peserta Fun Bike terlihat saat panitia penyelenggara menyajikan hiburan dangdut, disitu para peserta menggoyangkan badan menikmati hiburan melepas lelah, penat beban pikiran.

Selain para peserta, Bupati Sambari Halim Radianto beserta jajaran SKPD Pemkab Gresik juga ikut serta memeriahkan, menyubangkan lagu, ada juga yang nyawer membuat suasana semakin ramai.

Meski ini hiburan Pemkab, namun dalam logo banner panggung tersebut ada tulisan nama salah satu media di Gresik (Memorandum-red). Seolah-olah sudah dihandle oleh pihak Memorandum. Tidak menutup kemungkinan, acara tersebut sudah di atur sebelumnya dengan pemerintah Kabupaten Gresik. Padahal bisa dibilang, di Gresik terdapat puluhan Media. Entah kenapa yang tercantum hanya satu media saja.

Sementara itu, Bupati Sambari mengungkapkan rasa trimakasihnya terhadap masyarakat Gresik yang telah meluangkan waktu dalam perayaan acara tersebut, "Trimakasih kepada masyarakat Gresik khususnya peserta Fun Bike yang sudah merespon positif atas terselenggaranya acara ini," katanya saat selesai acara kepada wartawan.

Dalam acara ini Suyono, Selaku Kabag Humas Pemkab Gresik sempat mengalami pingsan lemas tak berdaya. Namun beberapa menit kemudian Suyono kembali siuman dan kembali kepanggung memenuhi panggilan untuk menghibur bersama. arifin sz/team

Setelah Ada Keluhan, PDAM Gresik Langsung Tangani

Gresik - PDAM Gresik akan segera melakukan pengecekan ke lapangan, terkait keluhan warga seputar PDAM. Hal ini dikemukakan Muhammad selaku Direktur Utama (Dirut) PDAM Gresik.

Muhammad mengatakan, pihaknya akan mengecek bersama Satuan Pengawas lapangan bagian teknisi PDAM Gresik. Seperti yang dikeluhkan warga penghuni jl. Perum ABR No.12-A blok A-17 Kebomas Gresik.

"Kami masih akan cek besok, terkait laporan itu (pipa bocor-red)," kata Muhammad di kantornya, jumat (4/3/2016).

Menurutnya, ada beberapa faktor yang mempengaruhi terjadinya hal tersebut. Diantaranya bisa dari perbaikan pipa, pipa bocor, atau bisa juga dari permasalahan warga itu sendiri.

"Tarif rekening pembayaran air PDAM tiba-tiba naik dua kali lipat dari biasanya, bisa jadi karena ada pipa yang bocor. Untuk memastikannya, pihak kami harus cek ke lapangan," jelas Muhammad.

Iapun menghimbau, jika ada permasalahan yang terjadi agar langsung melaporkan ke bagian pelayanan PDAM. Agar permasalahan tersebut dapat segera ditangani.

"Kita akan cari penyebab apa permasalahan yang terjadi. Kalau ada permasalahan segera laporkan langsung ke kami," ungkap Muhammad.

Setelah di chek dilokasi, pipa di Perum ABR tersebut ternyata benar ada yang bocor. mengetahui hal seperti itu, pihak PDAM Gresik langsung menangani dan memperbaiki pipa tersebut. arifin sz/team

Mobil Muat Oli Tabrak Trotoar, Awas Jalan Duduksampeyan Licin

Gresik - Sebuah mobil pick up berwarna hitam dengan plat nomor polisi W 9182 NL sekitar pukul 20.30 WIB mengalami kecelakaan tunggal di Jalan Pantura Duduksampeyan Gresik, Sabtu (12/3/2016).

Mobil Pick Up yang dikendarai Muzakki warga Sidoarjo itu menabrak trotoar pembatas jalan Pantura Duduksampeyan tepatnya di dekat polsek Duduksampeyan Gresik.

Kecelakaan Pick Up tersebut terjadi sekitar pukul 20.30 WIB, bermuatan Oli 600 liter dari Sidoarjo menuju Stasiun Lamongan.

"Tadi saya mendahului salah satu kendaraan, tak terlihat kalau ada pembatas jalan dinjalan ini, mau menghindar tidak memungkinkan, mobil sudah tak bisa dikendalikan akhirnya menabrak trotoar pembatas jalan," terang Muzakki kepada wartawan.

Akibat kejadian tersebut menyebabkan oli tumpah sehingga ruas jalan licin, terutama yang dari arah Gresik menuju ke kota Lamongan.

Sementara bemper bagian depan mobil pick up yang menabrak trotoar mengalami rusak cukup parah dan kaca besar mobil itu juga retak.

Sedangkan sopir mobil itu, Muzakki yang nampak shock dengan kejadian itu, juga mengalami sesak di bagian dadanya akibat menghantam setir mobilnya.

Sementara petugas Duduksampeyan yang berada dilokasi masih menangani dan mencari data-data yang di perlukan. (arifin sz/team)

HUT Pemkab Gresik Ke 42 dan Kota Gresik 529, Gelar Karnaval Kirab Budaya

Gresik - Ribuan warga Gresik memadati sepanjang jalan protokol hingga pendopo kota untuk menyaksikan karnaval kirab budaya, menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) Pemerintah Kabupaten Gresik ke 42 dan Hari Jadi Kota Gresik 529, Sabtu (12/3/2016).

Untuk menghormati jasa pendiri kota Gresik yakni Sunan Giri, Pemkab Gresik menggelar karnaval kirab budaya. Sebelum karnaval budaya digelar, Sambari Halim Radianto dan Mohammad Qosim,  bupati dan wakil Gresik, menggelar doa di bukit Giri Kedaton. Dengan kirap budaya akan mengingatkan perjuangan Sunan Giri dalam membangun kota Gresik.

Peserta karnaval sendiri, selain Bupati dan Wabub Gresik, Sambari-Qosim serta beberapa satuan kerja perangkat daerah (SKPD) dan camat-camat di seluruh Kabupaten Gresik, peserta kirab juga dari siswa-siswi sekolah, communitas maupun masyarakat, ikut ambil bagian dalam carnaval tahunan ini.

Beragam kostum yang dikenakan para peserta karnaval, mulai dari kostum budaya jawa, reog, gaun pengantin, hijab dan kostum cak yuk kebanggan masyarakat Gresik. Dokar, kuda dan Mobil-mobil hias pun juga ikut meramaikan acara ini.

Ada pesan moral dari salah satu peserta karnaval, Hijabee Community Gresik membuat tulisan 'Melestarikan budaya daerah, jadilah generasi Bangsa paham budaya dan suka sejarah', tulisnya dalam bener yang di bawa saat karnaval.

Jalur yang di tempuh karnavan kirab budaya ini yaitu berangkat dari halaman Makam Sunan Giri menuju Jalan Giri Perempatan Bomas, Jalan Dr Sutomo,  lalu menuju Jalan Jaksa Agung Suprapto, Jalan Pahlawan, dan berakhir di Pendopo Kota Gresik. arifin sz/team

Prosesi Penobatan ‘PRABU SATMOTO’ Berpindah Ke Masjid Sunan Giri

Gresik - Bupati Gresik menyatakan akan terus mempertahankan kirab budaya penobatan Prabu Satmoto setiap Hari Jadi Kota Gresik. Pernyataan ini disampaikan Dr. Sambari Halim Radianto di Gedung Puteri Mijil Sabtu (12/3/2016) saat persiapan pelaksanaan Kirab Budaya Dalam Rangka HUT Pemkab Gresik yang ke 42 dan Hari Jadi Kota Gresik yang ke 529.

Dihadapan para awak pers, Bupati yang didampingi Wakil Bupati Gresik Dr. Mohammad Qosim beserta seluruh anggota Forkopimda Gresik yang saat itu mengenakan baju gamis warna putih lengkap dengan surban dan keris yang disengkelit dipinggang tampaknya sudah siap melaksanakan kirab Budaya.  Sambari mengatakan pada Pemerintahan yang ke dua ini Sambari-Qosim sudah melaksanakan 5 kali kegiatan ini, yaitu Kirab Budaya yang diawali dengan semacam fragmen sejarah, merekontruksi penobatan Prabu Satmoto (Sunan Giri).

Untuk saat ini, Fragmen penobatan yang prosesinya yang dulu berada di Situs Giri Kedaton dipindah di Masjid Sunan Giri. Tentang hal itu, Sambari menyatakan bahwa hal ini untuk lebih menggaungkan syiar Islam. "Penobatan kami pindah ke Masjid Sunan Giri yang berada di komplek Makam Sunan Giri. Hal ini agar masyarakat bisa menyaksikan langsung. Selain sebagai Syiar Islam, Penobatan Prabu Satmoto ini memberikan semacam pelajaran sejarah kepada masyarakat Gresik, agar mereka tahu dan paham" ujarnya.

Memang penobatan Prabu Satmoto pada 9 Maret 1487 di rekontruksi kembali. Meski saat ini tidak di Giri Kedaton lagi, tapi lokasi Masjid Sunan Giri ini masih layak karena juga berada di Kompleks Makam Sunan Giri. "Dulu setelah penobatan, Sunan Giri juga mampir ke Masjid Sunan Giri untuk istirahat sebentar" tutur Mohammad Qosim yang mendapat informasi dari ahli sejarah Gresik. Masih seperti dulu, Beberapa properti asli misalnya keris Kolomunyeng tetap dihadirkan"Yang jelas tidak mengurangi plot yang sudah ditulis dalam sejarah" tambah Qosim.  

Seperti yang sudah direncanakan para masa pemerintahan yang pertama dulu, bahwa Sambari Qosim akan membangun Islamic Centre di tiap Eks Pembantu Bupati. Maka pada masa Pemerintahan yang ke dua ini bertekad untuk memulai pembangunab Islamic Centre. "Rencana ini sudah matang, dan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) sudah kami susun. Sebentar lagi akan kami sampaikan ke DPRD" ungkapnya serius. (sdm/arifin sz/team)
   

Janji Sambari Qosim Untuk Terus Menerus Membangun Gresik

Gresik - Dihadapan para mantan pemimpin Gresik, Bupati berjanji bahwa pada masa Pemerintahan Sambari-Qosim di periode kedua ini akan terus menerus membangun Gresik. Janji ini disampaikan Dr. H. Sambari Halim Radianto saat memberi sambutan dalam resepsi HUT Pemkab Gresik ke 42 dan Hari jadi kota Gresik ke 529 yang berlangsung di Gedung Wahana Ekspresi Poesponegoro, Jum'at (11/3/2016).

Seperti biasanya Sambari Halim Radianto yang memberi sambutan bareng bersama Mohammad Qosim banyak menyampaikan terima kasih kepada para pemimpin Gresik yang terdahulu yang kata Sambari telah banyak berjasa meletakkan dasar-dasar pembangunan sehingga Gresik bisa menjadi seperti sekarang. Tambahnya dihadapan beberapa mantan dan keluarga Bupati, Sekda terdahulu yang hadir.

Sambari merinci beberapa jasa para mantan Bupati Gresik yang terdahulu, katanya "Saya masih ingat jasa Bapak Soefelan ketika ikut membagikan bantuan pada korban banjir saat tanggul Sembayat pernah jebol. Bapak Wasiaji yang membangun gedung Puteri Mijil, Bakap Amieseno yang berhasil memindahkan Rumah Sakit ke Bunder sehingga menjadi Rumah Sakit Ibnu Sina seperti saat ini" ujar Sambari.

Sambari juga mengingat tentang jasa Bapak Johansyah yang melakukan pengurukan lahan bakal kantor Pemda Gresik yang sekarang. "Bapak Bupati Soewarso melanjutkan pembangunan kantor Pemda tersebut juga sempat memulai pembangunan Masjid Agung Gresik. Kemudian pembangunan MAG dilanjutkan oleh KH. Robbach Ma'sum sampai selesai" katanya.

Masih menurut Sambari, Pada kepemimpinan KH. Robbach Ma'sum ini juga telah membangun Masjid Al Innabah di lingkungan kantor Pemkab Gresik. "Juga beberapa kantor diantaranya DPPKAD, BPMD, Disperindag UKM, Dinas Pertanian, Dinas Kesehatan dan lain-lain. Pak Robbach juga membangun Rumah Sakit Ibnu Sina Gresik" tambah Sambari.

Meski banyak yang telah dibangun, namun Sambari tak menunjukkan hasil-hasil pembangunan yang telah dicapai. "Kalau hasil saya, silahkan anda lihat dan rasakan sendiri" ujarnya tanpa menyebut. Dia bahkan menyatakan penyesalannya, karena resepsi yang maunya akan dilaksanakan di WEP tahap II tak bisa terlaksana."Maunya saya ingin menunjukkan kepada para bapak dan ibu semua, namun ternyata masih perlu penyempurnaan" papar Sambari.

Sambari juga meminta maaf kepada semuanya terkait adanya pemberitaan yang kurang baik. "Kalau kemarin saya sempat diberitakan marah-marah terkait pembangunan WEP tahap II. Itu semua demi kebaikan warga Gresik semua. Agar gedung tersebut bisa sesuai keinginan semua masyarakat" tambah Sambari yang didampingi Mohammad Qosim.   

Sementara sambutan Qosim merespon puisi yang dibacakan oleh siswa dari SD Bambe Driyorejo. "Tentang cukup sandang pangan, ada air saat kemarau, tidak banjir saat hujan serta bisa sekolah dan tidak putus ditengah jalan seperti puisi yang disampaikan anak-anak kita tadi, adalah tugas Pemerintah dan wajib didukung oleh semuanya. Kami sekuat tenaga akan berusaha untuk memenuhi semua yang yang diharapkan oleh masyarakat" kata Qosim. (sdm/arifin sz/team)  

Dishub Gresik, Lakukan Pemangkasan Pohon

Gresik - Dinas Perhubungan Kabupaten Gresik melakukan rabas-rabas pohon perindang yang berdaun lebat serta menebang pohon kering di lokasi taman Terminal Bunder, Kamis (10/3/2016) siang.

Menggunakan mobil dinas opersional dan gergaji mesin, beberapa petugas Dishub nampak melakukan penabangan poohon kering dan  pemotongan pada dahan dan ranting yang menjorok ke jalan raya.

Pemangkasan ini dilakukan sebagai langkah mengurangi beban pohon, sebagai antisipasi pohon tumbang yang sering terjadi di saat cuaca ekstrim ini.

Andy Wijaya, Kepala Dinas Perhubungan Pemkab Gresik mengatakan pemangkasan pohon di area kantor Dishub ini agar terlihat rapi dan meminimalisir terjadinya korban tertimpa pohon.

"Yang jelas, merapikan dan merampingkan pohon-pohon yang terlalu rindang dan mengganggu serta pohon-pohon yang sudah kering di tebang lalu di ganti dengan tanaman yang baru," pungkas Andy di lokasi saat memantau kerja anggotanya. arifin sz/team

Peserta Diklat Diharap Tetap Pakai Seragam Hitam Putih

Gresik - Bupati Gresik Dr. H. Sambari Halim Radianto berharap agar saat masa Diklat Kepemimpinan para peserta tetap memakai seragam diklat yaitu putuh hitam. Hal ini menurut Bupati agar ada perbedaan antara peserta dengan pegawai biasa. Dan tetap merasa sebagai siswa Diklat. Pernyataan Bupati ini disampaikan saat 40 orang peserta Diklatpim IV angkatan 87 Pemerintah Kabupaten Bojonegoro ketika mengadakan 'benchmarking to best practice' ke Pemerintah Kabupaten Gresik, Kamis (10/3/2016).

Alasan yang mendasari pernyataan orang nomer satu di Gresik ini karena,"Sering saya melihat ketika masa jeda diklat dan peserta melaksanakan tugasnya sebagai pejabat, mereka masih tetap melaksanakan tugasnya dengan menerapkan pola lama. Padahal ilmu pelayanan pola baru yang didapatkan pada saat diklat yang lebih baik sering dilupakan.  Dengan tetap memakai seragam diklat mereka bisa menjadi pejabat baru yang berubah kearah yang lebih baik" katanya.

Dihadapan para peserta Diklat yang dipimpin oleh Asisten II Pemkab Bojonegoro Yayan Rochman, Sambari menyampaikan berbagai hal tentang perbedaan pelaksanaan Diklat oleh Pemerintah Kabupaten Gresik. "Kalau di Gresik, Saya menguji sendiri semua peserta. Saya panggil satu-persatu dan saya Tanya sesuai tupoksi masing-masing. Peserta memang agak berkeringat ketika diuji. Tapi ada kepuasan dan secara langsung dapat meningkatkan kwalitas karena mereka akan mendalami tupoksinya". Akunya.

Sementara asisten III Pemkab Bojonegoro, Yayan Rochman mengatakan para peserta Diklatpim ini adalah pejabat eselon IV di Pemkab Bojonegoro. "benchmarking to best practice sebagai bagian dalam diklat dimana mereka akan memadukan ilmu yang didapat dengan membandingkan dengan keadaan terutama diluar Daerah". Jelasnya.

Sementara Kepala BKD Gresik, Nadhif mengatakan, beberapa bidang yang akan menjadi pembelajaran yaitu terkait pembangunan bidang kesehatan, bidang penanaman modal, perijinan, serta bidang perindag UKM. "Mereka akan belajar langsung ke tiga instansi tersebut yaitu ke Dinas Kesehatan, BPMP dan Dinas Koperasi, UKM, Perindustrian dan Perdagangan Gresik", ungkap Nadhif. (sdm/arifin sz/team)

Diduga Oknum Polisi Terima Saweran Sopir Truk

Gresik - Sudah berulang kali Kapolri Jenderal Badrodin Haiti menyampaikan arahan kepada anggotanya, mulai dari perwira tinggi Polri, para Kapolda, dan Kapolres, agar tak ada lagi KKN. Secara khusus, Badrodin meminta para perwira Polri untuk mencegah hingga tak ada lagi KKN, calo, Pungli, penyalahgunaan wewenang, dan pemerasan. Dia juga meminta agar pelayanan publik ditingkatkan.

Namun pada keyataan, masih saja ada oknum polisi yang nakal. Seperti diketahui oleh pimpinan redaksi media online www.Infojatim.com saat berjalan melintasi depan kantor Kepolisian Sektor Cerme Gresik, Rabu (9/3) pukul 22:30 WIB, Dia melihat banyak uang saweran dari sopir truk yang segaja dilemparkan kearah kantor Polsek Cerme. Mengetahui hal seperti itu, Pimred media online tersebut mencoba berhenti dan mengamati, Kamis (10/3/2016).

Setelah diselidiki, ternyata ada oknum anggota yang bertugas mengbil uang 'Saweran' tersebut. didugan ada praktik pungli yang dilakukan oleh anggota kepada sopir truk. Pasal nya setiap truk yang melintasi daerah tersebut, lansung melemparkan uang dengan cara bermacam-macam, ada yang ditaruh didalam korek api kayu. Selain itu ada juga yang dikasih batu baru dilemparkan. Informasi yang dihimpun uang saweran tersebut kisaran mulai dari 2.000,-an hingga 5.000,- rupiah dengan jam operasi mulai pukul 15:00 WIB.

Setelah diambil vidionya, Arifin sz selaku pimpinan redaksi media online infojatim.com mengejar sopir truk yang baru saja melemparkan uang tersebut. Ketika ditanya kenapa harus melemparkan uang ke arah kantor polisi? sopir truk yang enggan disebut namanya hanya memberikan komentar hanya ingin aman saja pokoknya. Tidak mau dipersulit. arifin sz/team

Kejaksaan Gresik, Lamban Tangani Kasus Laka TKP Kedamean.

Gresik - Meski dalam pemerikasaan Polisi dianggap sebagai saksi, Kaswadi (63) asal Dusun Kaliwinong, Desa Banyukuning Rt.01/Rw.05 Kecamatan Bandungan Kabupaten Semarang Jawa Tengah mengaku belum pernah ada panggilan satupun dalam persidangan Dadang Irawan baik dari pihak Kepolisian maupun Kejaksaan Negri Gresik, Rabu (9/3/2016).

Kaswadi dianggap terlibat dalam pasal 310 ayat (4) UU No. 22 tahun 2009, yang menyebabkan Isbandi suami dari Wiwik Istiwianah asal Desa Katimoho Rt.11 Rw.04 Kecamatan Kedamean Kabupaten Gresik mengalami meninggal dunia, yang dilakukan oleh Dadang Irawan (21) asal Dusun Ketapang Rt.6 Rw.01 Desa/Kelurahan Campurejo Kecamatan Rengel Tuban  pada 9 november 2015 lalu. dengan Laporan Polisi: LP 15.03/431/XI/2015/Lantas Dengan TKP Kedamean setelah Prapatan.

Kendaraan yang ditumpangi Dadang Irawan bernopol S 3891 GW dengan merk Yamaha. Sementara kendaraan yang ditumpangi Kaswadi, Truk tersebut bernopol R 1944 AS. Dalam Kecelakaan ini, Keduanya sudah memberi Santunan kepihak korban, dengan rincian dari keluarga Dadang sejumlah Rp. 12.500.000,- dari Kaswadi supir Truk senilai Rp. 8.000.000,-. Semua diserahkan lansung pada keluarga korban. Selain itu ketiganya membuat surat perdamaian tidak saling menuntut dan menyadari, bahwa peristiwa tersebut tentu tidak saling diinginkan.

Sementara itu, menurut Kaswadi (supir truk-red) pihaknya ingin menayakan setatusnya, pasalnya truk nya yang ditahan hingga kini belum ada kejelasan. Sebab, truk tersebut merupakan satu-satunya alat mata pencaharian yang dia pakai setiap hari.

" kulo dereng nate disukani surat panggilan menghadiri persidangan dadang di pengadilan Gresik". terang Kaswadi ketika dihubungi lewat selulernya.

Ketika ditanya kembali oleh wartawan, mengapa tidak pernah menghadiri persidangan Dadang, Kaswadi malah balik bertanya dan meminta tolong mengenai kejelasan status Truk nya.

"Kulo sampun damel surat perdamaian ten keluarga korban, pas maringi yotro santunan kolo niku. Tapi yak nopo proses truk kulo kok tasek didamel dangu, kulo nggeh nyuwun tulung ten njenengan pak". ungkap Kaswadi kepada wartawan

BERSAMBUNG......

Bupati Sambari Lakukan Panen Raya Di Balongpanggang Gresik

Disela acara Sambungrasa yang berlangsung di Desa Wonorejo Kecamatan Balongpanggang Kabupaten Gresik, Bupati Gresik pada Selasa (8/3/2016). Dr. Sambari Halim Radianto memulai panen raya padi.  Panen yang dilakukan Sambari ini sebagai awal dimulainya panen raya pada areal padi seluas 72 hektar untuk seluruh Wilayah Desa Wonorejo.

Dalam keterangannya, Bupati merasa bangga di era industrialisasi yang mana Gresik sudah di plot sebagai daerah industry, ternyata areal padi masih tetap tinggi dan bahkan meningkat. "Luas areal padi yang pada tahun 2015 mencapai 67.197 hektar. Pada tahun 2016 ini sudah diproyeksikan areal padi mencapai 67.900 hektar" katanya.

Bupati berpesan kepada Labat Wibowo kepala Bapeluh Gresik, agar terus mencari lahan lahan tidur, atau lahan kering untuk diolah dan ditanami. "Setidaknya lahan itu bisa ditanami polowijo dan ketela pohon" katanya. "Utamanya lahan yang punya ketebalan kesuburan sampai 40 cm, tentu lahan itu bisa diolah" ujarnya menstimulasi para Penyuluh Pertanian yang tergabung dalam Bapeluh Gresik. 

Meski banyak pabrik-pabrik, ternyata produksi padi di Gresik masih tetap tinggi. "Produksi padi di Gresik mencapai 402 ribu ton gabah kering giling. Ini merupakan bukti bahwa Gresik masih tetap surplus" kata Sambari bangga. Sambari berharap kepada Kapala Sub divre Dolog Surabaya Utara, Suharto Jabbar yang hadir pada acara tersebut untuk mendirikan gudang di tiap kecamatan agar hasil padi petani bisa terbeli.
  
Sementara Kepala Bapeluh Gresik Labat Wibowo melalui kabag Humas Suyono mengatakan, "Sesuai perhitungan, petani desa Wonorejo ini akan untung sekitar 10 juta rupiah setiap hektar. Hal ini kami asumsikan setiap hektar menghasilkan gabah kering panen sebesar 8 ton. Harga gabah kering panen mancapai 3500 rupiah per kilogram" ujar Labat. (sdm/arifin sz/team)

PIN Gresik, Berharap Sukses 100 Persen

Dengan meneteskan vaksin kepada sejumlah para balita yang hadir Bupati Gresik, Dr. Sambari Halim Radianto beserta ketua TP PKK Kabupaten Gresik, Ny. Maria Ulfa Sambari menandai dimulainya Pekan Imunisasi Nasional (PIN) Polio di Kabupaten Gresik 2016. Pencanangan Pin yang dihadiri oleh ratusan balita ini dilaksanakan di Halaman Pendopo Bupati Gresik Selasa (8/3/2016).

Untuk mensukseskan Pin yang berlangsung mulai tanggal 8 sampai 15 Maret 2016, Sambari meminta kepada semua ibu-ibu yang hadir diacara pencanangan itu untuk memberitahukan kepada ibu yang lain untuk hadir di pos pin terdekat. "Tolong tetangga dikanan dan kirinya yang mempunyai balita agar diberitahu untuk ikut pin. Vaksin pin ini gratis" ujar Bupati.

Meski sudah dinyatakan WHO, Indonesia sudah bebas polio sejak tanggal 14 Meret 2014. Namun Bupati tetap berharap agar pelaksanaan Pin polio tahun 2015 ini bisa sukses dan tuntas "Kalau bisa sejumlah 101.855 balita di Gresik ini bisa di vaksin semua dan sukses seratus prosen. Agar tujuan Gresik bebas Polio tahun 2020 tercapai" katanya serius.

Selain melaksanakan penetesan vaksin polio dilokasi pencanangan, saat perjalanan menuju suatu acara di Balongpanggang Bupati Sambari menyempatkan diri mampir pada salah satu pos Pin yang ada di depan Pasar Balongpanggang. Disini, Sambari menyempatkan diri untuk mampir sekedar meneteskan vaksin pin kepada balita yang mampir ke pos Pin ditempat itu. "Sudah dapat berapa Balita ?" Tanya Bupati kepada petugas disana. "Ada 46 pak" jawab petugas Pin.

Tentang pelaksanaan Pin tahun 2016 di Kabupaten Gresik, Kepala Dinas Kesehatan dr. Sugeng Widodo menjelaskan. Pelaksanaan Pin di Kabupaten Gresik dilayani pada 1.848 tempat. Selain Rumah sakit dan Puskesmas Dinkes Gresik juga memberikan pelayanan di Pustu, Polindes dan Posyandu. "Bahkan pos Pin dibuka dibeberapa tempat keramaian misalnya pasar, terminal dan lain lain" katanya.

Pada pelaksanaan pin 2016 kali ini, Dinkes Gresik mengerahkan 1282 orang petugas yang dibantu oleh 6650 kader posyandu. "Kami ditarget 90 persen balita, untuk itu kami dijatah sebanyak 5.650 vial vaksin dengan harapan pin di Kabupaten Gresik ini bisa sukses. Kalau bisa melebihi 90 persen dan bahkan seratus persen" harap dr Sugeng. (sdm/arifin sz/team)   

Pasar Grosir Ikan Modern Gresik, Diresmikan

Gresik - Kata Wakil Bupati Gresik: "Lamogan itu Kecil, pasar ikan mereka hanya tak seberapa Seperti yang dikali utik atau brondong itu, Gresik ini lebih besar dari lamongan, jadi mari kita tingkatkan potensi kita sebagai kawasan laut nelayan". Hal itu disampaikan Wakil Bupati Gresik saat meresmikan Grosir Ikan Modern di ruko ambeng-ambeng dekat terminal bunder. Senin (7/3/2016)

Bupati Sambari Halim Radianto Dan Wakil Bupati M. Qosim berharap jumlah pembeli ikan di gedung baru Pasar Ikan ruko ambeng-ambeng, Kecamatan bunder, Kabupaten Gresik ini meningkat drastis.

"Gedung baru ini kita harapkan dapat meningkatkan daya saing pedagang terhadap pasar-pasar modern?, ikan yang dijual di sini memiliki keunggulan lebih segar karena baru didapat langsung dari hasil melaut nelayan," Kata Bupati Gresik

Menurutnya, pembangunan gedung baru Pasar Ikan modern sudah direncanakan sejak sebelumnya, menurutnya agar masyarakat Gresik tidak lagi harus bersusah-susah menjual ikan ke lamongan.

"Selama ini masyarakat malas ke pasar ikan tradisional karena tempatnya yang jorok, becek, berdesak-desakan, dan bau, dengan keberadaan gedung baru Grosir Ikan Modern ini saya harap pandangan itu berubah," lanjut Bupati

Lebih lanjut, Keduanya (SQ-red) meminta seluruh jajaran pengusaha tidak usah ke kota tetangga lagi, seperti lamongan itu. Sebab, Gresik dirasa sekarang sudah mempunyai nilai yang lebih.

"Penataan dan pembenahan merupakan kewajiban mutlak untuk mencapai tujuan tersebut, dimulai dari pembangunan dan perbaikan infrastruktur jalan, penambahan taman dan ruang hijau, serta perluasan lahan parkir bagi pengunjung, semua demi kesejahteraan nelayan dan pedagang ikan juga membuat pembeli nyaman," kata Bupati.

Keduanya mengaku akan meningkatkan lagi fasilitas yang ada hubungannya dengan perekonomian Gresik. Selain kawasan Grosir ikan modern, Bupati juga akan meningkatkan pembangunan infrastruktur lainnya.

Dalam peresmian ini, Drs Langu Pindingara M.Si Selaku Kepala Dinas Perikanan dan Kelautan Gresik mengucapkan Selamat dan sukses Atas peresmian Grosir Ikan Modern.

"Semoga lancar & Sukses," kata Drs. Langu

Peresmian ini juga dihadiri oleh Muspida beserta rombongan, para pengusaha juga masyarakat yang ikut berpartisipasi dalam acara tersebut. arifin sz/team

Fikri Dan Rizky Menangi Lomba Karya Cipta Inovasi Energi Baru Gresik 2016

Muhammad Ali Fikri mahasiswa ITS asal Sidayu Gresik dan R. Rizky Agung Pratama Putra asal SMK Negeri I Driyorejo berhasil memenangi  Lomba Karya Cipta Inovasi Energi Baru Terbarukan dan Konversi Energi Pemerintah Kabupaten Gresik tahun 2016.

Atas prestasinya tersebut mereka mendapat masing masing berhak mendapat hadiah berupa penghargaan dan thropy serta uang tunai sebesar 8.5 juta rupiah, sebagai juara I tingkat Umum dan Mahasiwa. Sedangkan untuk juara I tingkat pelajar SMP/SMA dan SMK mendapat uang tunai 7,5 juta rupiah. Hadiah dan Thropy diserahkan oleh Wakil Bupati Gresik, Dr. Mohammad Qosim saat penutupan Gresik Fair yang berlangsung di Halaman Wahana Ekspresi Pusponegoro, Sabtu malam, (5/3/2016).

Keduanya meyakinkan Dewan juri yang beranggotakan para pakar dari perguruan Perguruan tinggi diantaranya Prof. Heri Suryoatmojo, PH.D, Prof Hardy, dan Imam Asyari dari Dinas ESDM Provinsi Jawa Timur yang juga Doktor dibidang tehnik. Dengan karyanya tersebut keduanya berhasil menyisihkan puluhan peserta lain yang berlaga di Kantor Bupati Gresik Sabtu kemarin.  

Muhammad Ali Fikri mempresentasikan karyanya yang berjudul Hellio-g :Hybrid electric Generator. Menurutnya, karyanya tersebut adalah sebuah generator yang memanfaatkan radiasi cahaya. Sedangkan R. Rizky Agung Pratama Putra menyatakan dirinya berhasil meraih juara pertama setelah mengikutkan karyanya yang berjudul kompor changer teknologi termo listrik.

Menanggapi karya dua putera Gresik yang berhasil meraih juara pertama tersebut, Kepala Administrasi Sumber Daya Alam, Adiana Setiawati melalui kabag Humas Suyono mengatakan, sebuah prestasi baik meski diikuti oleh beberapa siswa dari luar, namun putera Gresik masih bisa eksis. Terbukti dua karya putera Gresik bisa menjadi juara.

"Semoga keberhasilan ini bisa memberikan motivasi kepada yang lain terutama putera Gresik untuk lebih berprestasi. Tak hanya itu, penciptaan  dan inovasi Energi Baru Terbarukan dan Konversi Energi di Kabupaten Gresik bisa berjalan dan berkembang terus. Sehingga masyarakat tidak terhantung dengan energy yang hanya dihasilkan dat fosil atau BBM" ungkap Adiana.

Pihaknya bertekad untuk terus mengembangkan kreatifitas masyarakat dengan menyelenggarakan lomba-lomba serupa. "Tentu dengan peningkatan kualitas lomba serta peningkatan hadiah  dengan harapan terciptanya sinergitas antara program pemerintah, kebutuhan masyarakat dan ketersediaan alam serta kesiapan masyarakat memanfaatkan sumber daya alam dengan sebaik baiknya dan seefisien mungkin" jelasnya panjang lebar. (sdm/arifin sz/team)

Sepekan Lebih, Banjir Di Babat Lamongan Tak Kunjung Surut

Selama satu pekan lebih di Wilayah Kecamatan Babat, Kabupaten Lamongan, tergenang banjir. Banjir akibat derasnya guyuran hujan tersebut melumpuhkan aktifitas warga setempat, meski Pemerintah Kabupaten Lamongan sudah berupaya mengaktifkan tiga unit pompa banjir namun sampai saat ini dibeberapa titik masih tergenangi banjir, Minggu (6/3/2016).

Sekolahan, Kantor Dinas, Kampung di sepanjang jalan raya Babat, Lamongan menjadi korban banjir tersebut, yang terkena dampak genangan antara lain SMA Empat Lima Babat, SMP Negeri1 Babat, Madrasah Tsanawiyah (MTs) Negeri Babat, kantor Camat Babat, kantor Komando Rayon Militer Babat, kantor PLN Area Pelayanan dan Jaringan Babat serta Desa Bedahan, Plaosan, Sumurgenuk, Kelurahan Babat dan Banaran.

Banjir selama lebih satu pekan ini juga berdampak langsung terhadap aktifitas warga sempat, dari hasil pantauan dilapangan banyak warga yang memilih tingal sementara di rumah keluarganya. "Aktifitas terganggu, untuk sementara terpaksa banyak warga yang tinggal di rumah kelurganya," jelas Mansyur warga setempat.

Meski pengaktifan pompa banjir sebanyak tiga unit berkapasitas 1.350 liter per detik belum efektif mengatasi banjir karena curah hujan beberpa hari ini cukup tinggi.

Menurut Fadheli Purwanto, Camat Babat, mengatakan genangan susah surut selagi masih hujan sehingga pengaktifan pompa pun sia-sia karena air tidak bisa terbuang dengan cepat. "Apalagi daerah resapan air rawa Semando dan Rawa Sogo juga sedang penuh air. Air akan segera surut jika posisi elevasi Bengawan Solo turun dan tidak terjadi hujan lagi," Katanya.

Namun, dampak banjir justru memberikan berkah bagi para pemancing. Mereka memancing di sekitar rel kereta api, di parit kiri kanan jalan raya Lamongan-Babat.

Genangan di sekitar lampu rambu lalu lintas hingga menjelang Pasar Babat memicu kemacetan. Membuat  aparat kepolisian harus bekerja keras mengatur arus lalu lintas di pertigaan Babat mengarah Bojonegoro. Apalagi pengendara dari arah Tuban, Lamongan, ataupun Bojonegoro berusaha saling serobot melitas melawan arah. arifin sz/team

Berlomba Menciptakan Energi Baru Terbarukan Di Kantor Bupati Gresik

Puluhan ragam karya peserta pada Lomba Karya Cipta Inovasi Energi Baru Terbarukan dan Konversi Energi Pemerintah Kabupaten Gresik tahun 2016 ini. Lomba dalam rangka memeriahkan HUT Pemkab Gresik ke 42 dan Hari Jadi Kota Gresik ke 529 diikuti oleh 22 karya siswa sekolah setingkat SMP/SMA dan SMK. Sedangkan 15 karya lain dipersembahkan oleh peserta mahasiswa dan Umum.

Satu persatu karya didemonstrasikan oleh kelompok peserta di ruang kantor Bupati Gresik, Sabtu (5/3/2016).  Satu diantara anggota kelompok tersebut mempresentasikan karyanya dihadapan dewan juri. Tak hanya mendengar, anggota Dewan juri yang merupakan para pakar dari Perguruan tinggi diantaranya Prof. Heri Suryoatmojo, PH.D, Prof Hardy, dan Imam Asyari dari Dinas ESDM Provinsi Jawa Timur yang juga Doktor dibidang tehnik sering mengajukan pertanyaan kepada peserta terkait karyanya. 

"Berapa banyak tebu yang dibutuhkan untuk menghasilkan bahan bakar pengganti premium ini ? Andai karya anda ini digunakan di daerah yang tidak menghasilkan tebu bagaimana solusinya ? pertanyaan ini disampaikan Imam Asyari saat menilai karya yang berjudul "Bio etanol tebu solusi lain bahan bakar premium" karya Apri Sugian Hady dari Gresik.

Beberapa interaksi yang lain ditunjukkan oleh SMK Islamic Qon Gresik yang menyertakan karya Bahan bakar alternative ramah lingkungan. Juru bicara kelompok tersebut Muhammad Alifiandi PYP menyampaikan bahan bakar alternative yang dibuat dari jagung. "Jagung diblender lalu sarinya difermentasi dan hasilnya dicampur premium. Maka campuran itu akan mengurangi timbal yang ada dalam premium" katanya.

Menanggapi keragaman karya para peserta Lomba Karya Cipta Inovasi Energi Baru Terbarukan dan Konversi Energi Pemerintah Kabupaten Gresik tahun 2016 ini, Imam Asyiari menyatakan puas. "Peserta sudah banyak yang memahami akan maksud lomba ini. Meski karya itu remeh dan murah yang penting karya itu inovatif, bermanfaat untuk masyarakat" paparnya. 

Dia optimis kedepan Gresik merupakan salah satu Kabupaten yang bisa diandalkan untuk mewakili Jawa Timur dalam lomba serupa di tingkat Nasional. "Kabupaten Gresik satu-satunya yang aktif mengadakan kegiatan inovasi dibidang energy yang terbarukan" ujarnya.

Sementara Kepala Administrasi Sumber Daya Alam, Adiana Setiawati melalui kabag Humas Suyono menyatakan lomba kali ini merupakan lomba-lomba bidang hemat energy sebelumnya. "Tahun sebelunya kami menyelenggarakan lomba poster dan pameran karya hemat energy. Saat ini karya tersebut dilombakan. Bila karya tersebut dirasa bisa dimanfaatkan masyarakat, maka Pemerintah siap mengaplikasikannya " jelasnya.

Dari data peserta, ternyata lomba ini juga banyak diminati oleh peserta dari luar Gresik. Beberapa peserta dari luar yang ikut dengan mengatasnamakan perguruan tingginya. Ada dari Unesa, ITS, UISI, UPN, Politeknik Negeri Surabaya dan bahkan ikut secara pribadi. sdm/arifin sz/team

Banyak Retail Yang Paksa Pembeli Gunakan Kantong Plastik Berbayar

Surabaya – Penerapan kantong plastik berbayar memang telah berjalan di hampir seluruh retail di Surabaya, namun masih ada yang tidak sesuai dengan Standart Operasional Pelayanan (SOP) yang disosialisasikan 21 Februari 2016 itu. Demikian dikatakan Musdiq Ali Suhudi, Kepala Badan Lingkungan Hidup (BLH) Kota Surabaya kepada wartawan.

"Memang tak sedikit karyawan retail yang kurang memahami SOP. Mereka tanpa konfirmasi ke pembeli langsung saja menggunakan kantong plastik dan mengenakan biaya Rp.200 ke struk konsumen. Kalau masalah harga kantong plastiknya telah sesuai dengan batas bawah seperti edaran Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan," ungkapnya.

Selain itu, masih banyak retail yang tidak memasang brosur pemberitahuan dari BLH. Bahkan tak sedikit retail mencopot brosur yang dipasang dari BLH. Untuk itu dalam waktu dekat pihaknya akan melakukan pertemuan dengan semua retail di Kota Surabaya untuk membahas hal itu. "Selain mengacu kepada SE Kemterian LHK, saat ini kita juga masih mengajukan Peraturan Wali Kota terkait kantong plastik berbayar," katanya. arifin sz / team

Operasi Pasar Bersama Wabup Gresik Untuk Meninjau Dan Mengecek Harga Sembako Dimasa New Normal Dan Membagi Masker

  Gresik,  gresiknews1.com     . - Motto Berani Mengungkap Membantu Yang Belum Terungkap.  Pandemi Covid - 19  pada saat ini belum juga sirn...