Lembaga Yang Membuat Informasi Menyesatkan, Dikenakan Pidana Kurungan 1 Tahun dan Denda 5 Juta

Gresik - Badan publik yang sengan sengaja tidak menyediakan, tidak memberikan dan atau menerbitkan informasi publik yang wajib diumumkan secara serta merta, informasi publik yang wajib tersedia setiap saat dan informasi publik yang harus di berikan atas dasar permintaan sesuai Undang-undang dan mengakibatkan kerugian orang lain dikenakan pidana kurungan paling lama 1 tahun dan pidana denda paling banyak Rp 5 juta hal ini sesuai ketentuan pidana pasal 52.

Dan setiap orang yang dengan sengaja membuat informasi publik yang tidak benar dan menyesatkan, dan mengakibatkan kerugian bagi orang lain, dipidana penjara paling lama 1 tahun dan atau denda paling banyak Rp 5 juta, pasal 55. begitu  beratnya ancamannya, maka sudah saatnya kita membangun infomasi publik dengan baik dan benar.

Demikian disampaikan nara sumber ibu Retno widayaningsih ST, M. Mad. Kom.  Dari kominfo Provinsi Jatim, saat memberikan sosialisasi kepada aparat pemerintahan se Kab Gresik pada acara Sosialisasi penanganan transparansi informasi Daerah Kab Gresik di ruang Graeta Eka Praja lantai 2 Kantor Bupati Gresik, selasa ( 31/5). Nara sumber lainnya yaitu wahyu Kuncoro dari Komisi informasi provinsi Jatim dengan makalahnya mengukuhkan Clean and Good Governance melalui UU keterbukaan pelayanan Publik.

Di jelaskan pula bahwa yang di maksud badan Publik yaitu lembaga ekskutif, lembaga legislatif, lembaga Yudikatif, badan lain yang fungsi dan tugas pokoknya berkaitan dengan peyelenggaraan Negara dan organisasi non Pemerintah sepanjang sebagian atau seluruh dananya bersumber dari anggaran APBN.

Begitu penting keterbukaan informasi Publik sehingga lembaga atau badan Publik mempunyai kwajiban memberikan dan menyediakan informasi kepada publik, membangun dan mengembangkan  sistem informasi dan dokumentasi secara baik dan efisien, menetapkan peraturan mengenai SOP layanan Informasi dan menetapkan dan memutakhiran secara berkala seluruh informasi publik yang dikelola.

Sementara itu staf ahli bidang Pemerintahan Ibu Indah sofyana saat membuka sosialisasi penanganan transparansi informasi Daerah di lingkungan Pemkab Gresik menjelaskan bahwa  setiap warga negara mempunyai hak atas informasi yang melekat pada dirinya, hak tersebut adalah hak asasi yang dijamin oleh konstitusi yang menyebutkan bahwa setiap orang berhak untuk berkomunikasi dan memperoleh informasi untuk membangun pribadi dan lingkungan  sosial, serta berhak untuk mencari, memperoleh, memiliki, menyimpah dan menyimpah informasi dengan menggunakan segala jenis saluran yang tersedia.

Terkait dengan implementasi pelaksanaan Undang-undang keterbukaan informasi publik, KIP dan Pejabat pengelola informasi dan dokumentasi (PPID) merupakan ujung tombak pelaksanaan UU KIP ini. Di Kab Gresik fungsi pelaksanaan informasi satu pintu melekat pada Bagian Humas, sedang fungsi pengelolaan data (elektronik) ada pada bagian PDTI, jadi bisa dikatakan di Kab Gresik fungsi PPID itu melekat di kedua instansi tersbut.

Saya berharap dengan pelaksanaan kegiatan sosialisasi nantinya ada kesamaan pemahaman dari seluruh SKPD dalam transparansi informssi sehingga kedepan dapat terwujud Gresik yang semakin baik, begitu pentingnya Inofrmasi Publik ini, saya berharap semua peserta mengikuti acara dengan baik. Karena sosialisasi ini bertujuan untuk meningkatkan prestasi dan pelayanan Publik dan pemahaman transparansi informasi di lingkungan Pemkab Gresik.

Kabag Humas Pemkab Gresik Suyono menjelaskan bahwa saat ini fungsi pelaksanaan informasi satu pintu melekat pada Bagian Humas, berbagai sarana sudah kami siapkan untuk mendukung pelaksaan undang-undang Nomor 14 tahun 2008 tentang keterbukaan informasi publik, seperti penyediaan konten pelayanan Pengaduan masyarakat dan membangun webside SMS gateway, semua ini kami bangun untuk memberikan kemudahan bagi masyarakat yang merasa kurang puas dengan pelayanan Pemerintah.

Pengaduan masyarakat yang paling banyak ada di DPPKAD sekitar 90 pengaduan, namun hanya tersisa 1 pengaduan masih dalam proses, pengaduan lainya yang cukup mendapat perhatian masyarakat yaitu, Dispendukcapil, Dinas pekerjaan Umum, PDAM, hampir semuannya sudah mendapat jawaban. dan sebentar lagi kami juga siap membangun PPID yang fungsinya memberikan segala informasi yang dibutuhkan masyarakat. keterbukaan informasi publik menjadi program pembaharuan Pemerintah yang transparan dan informatif. dwi/arifin sz/team

Bupati Gresik Edaran Hormati Bulan Ramadhan

Gresik - Menjelang datangnya bulan Ramadhan tahun 1437 H, Bupati Gresik  Sambari Halim Radianto menyebarkan edaran himbauan peringatan untuk menghormati ummat Islam yang sedang menjalankan ibadah puasa. Edaran tertanggal 24 Mei 2016 yang bernomer 451/88/437.13/2016 perihal Edaran Bulan suci Ramadhan 1437 H/2016 M.

Menurut Kepala Bagian Humas Suyono, edaran yang yang dikirimkan kepada semua SKPD, Camat, BUMN dan BUMD serta perusahaan yang ada di wilayah Kabupaten  sudah dikirimkan sejak kemarin. "Diharapkan sebelum melaksanakan puasa, edaran tersebut sudah diterima oleh semua pemangku kepentingan masing-masing" kata Suyono.

Seterimanya undangan tersebut, kami berharap para pemangku kepentingan bisa menyampaikan kepada semua khalayak yang ada dibawahnya, baik itu SKPD, Camat, BUMN dan BUMD maupun seluruh Perusahaan. "Kami berharap pada puasa Ramadhan kali ini Gresik bisa lebih kondusif dengan mentaati semua aturan yang telah dijelaskan dalam edaran tersebut. Intinya tidak ada lagi warung yang buka dengan tidak menghormati orang yang berpuasa. Tidak ada lagi pramuniaga maupun karyawati perusahaan yang tidak mengenakan busana muslim" jelas Suyono.

Dalam surat edaran tersebut, Bupati menyampaikan dan mengingatkan tentang beberapa hal yang sudah diatur baik melalui undang-undang maupun peraturan daerah (Perda). Ada undang-undang no. 23 tahun 2011 tentang pengelolaan zakat. Perda nomer 15 tahun 2002 tentang larangan peredaran minuman keras. Serta Perda nomer 07 tahun 2002 tentang pelarangan pelacuran dan perbuatan cabul.

Intinya, seluruh masyarakat Gresik untuk selalu menciptakan suasana dan menjaga kesucian bulan Ramadhan serta menghormati ummas Islam yang tengah menjalankan puasa. "Mengupapayakan menutup warung saat siang hari. Bagi yang tidak berpuasa agar tidak makan dan minum serta merokok disembarang tempat serta mencolok terlihat bagi orang yang berpuasa" kata Suyono.

Dalam edaran tersebut juga ada himbauan untuk memasang spanduk berisi himbauan untuk menghormati bulan puasa, menjaga dan menggairahkan amalan pada bulan Ramadhan. "Namun yang lebih penting untuk menjaga ketertiban dan keamanan, setelah jam 24.00 dalam melaksanakan amalan Ramadhan tidak menggunakan pengeras suara, atau mengecilkan volume suara sehingga tidak mengganggu warga sekitarnya" pungkas Suyono. sdm/arifin sz/team   
   

Bupati Sambari Terima Safari Social Kelompok Ogie'r

Gresik - Dalam rangka silaturahmi keluarga besar organisasi gagak ireng (Ogie'r) Gresik Jawa Timur, sebanyak 103 anggotanya mengadakan aksi safari social. Acara safari social yang yang dimulai dari Joglo Petrokimia di Jalan A Yani Gresik, 103 anggota Ogie'r bersama sama berangkat pada Minggu (29/5/2015) melakukan safari menggunakan 71 kendaraan roda dua dan 32 kendaraan roda empat.

Selepas berangkat dari lokasi yaitu kompleks Petrokimia Gresik, mereka melaju melewati Jalan Fatimah Binti Maimun Gresik. Rombongan melewati jalanan di Kompleks Perumahan Gresik kota baru (GKB) kearah utara dan masuk jalan Raya Manyar. Rombongan Mobil dan Motor tersebut melintasi Pantura (Jalan Raya Deandles) menuju Desa Lowayu Kecamatan Dukun Gresik.

Disana rombongan Ogie'r diterima oleh Bupati Gresik Sambari Halim Radianto di lapangan Desa Lowayu dalam satu acara khusus. Dalam sambutannya Bupati Sambari berharap agar Ogier sekarang lebih melakukan banyak kegiatan social. "Kalau dulu organisasi ini lebih konsen kepada kegiatan otomotif, mulai saat ini harus lebih melakukan kegiatan social" kata Bupati.

Bupati berharap, Ogier yang notabene ketuanya adalah Markasim, salah seorang anggota Dewan. Maka Ogier punya kewajiban untuk membantu pemerintah dalam melaksanakan aksi social guna menciptakan kesejahteraan rakyat. "Setidaknya 30% untuk kgiatan otomotif, dan 70% untuk kegiatan social kemasyarakatan" ungkap Bupati serius.

Pada kesempatan itu, Ketua Ogier Markasim menyerahkan santunan untuk 25 anak Yatim Piatu dari wilayah Desa Lowayu dan sekitarnya. Selain itu Markasim bersama anggota Ogier yang lain membacakan Deklarasi. Ada 7 (tujuh) butir deklarasi yaitu, Ketuhanan, Menjunjung Kedaulatan NKRI, membangun reputasi bangsa, berpegang pada Pancasila, beretika disiplin berlalu lintas, anti miras dan narkoba, serta menjunjung Persaudaraan dan kesetiakawanan Nasional. sdm/arifin sz/team

PD Bank Gresik Terbaik Sebagai Kantor Berwawasan Lingkungan Tahun 2016

Gresik - BUMD PD Bank Gresik meraih juara pada Lomba Kantor berwawasan Lingkungan Kabupaten Gresik tahu 2016. Pada acara Sabtu malam kemarin (28/5) hadiah dan trophy juara diserahterimakan oleh Wakil Bupati Gresik Mohammad Qosim kepada Direktur PD Bank Gresik, Al Kusani.

Selain PD Bank Gresik yang meraih juara pertama, beberapa kantor yang lain juga meraih juara yaitu Dinas Pekerjaan Umum Gresik sebagai Juara II, RSUD Ibnu Sina Gresik meraih juara III dan Kantor Kecamatan Gresik meraih juara harapan.

Usai menyerahkan hadiah dan thropy kepada para pemenang, Wabup Qosim menyampaikan selamat kepada para pemenang. "Kami sampaikan terima kasih kepada seluruh anggota dari instansi pemenang lomba. Berkat kebersamaan dan kerjasama saudara telah membuat kantor anda bersih berwawasan lingkungan serta meraih juara. Semoga predikat ini bisa dipertahankan dan diperbaiki dimasa yang akan datang" ujar Qosim memberi semangat.

Kepada Instansi yang lain yang belum memenangkan juara, Qosim berharap agar selalu menciptakan kebersihan dan keindahan kantornya. "Tentu saja harus tetap lebih mengedepankan wawasan lingkungan dalam melaksanakan kebersihan dan menciptakan keindahan kantornya. Penghijauan lebih diperbanyak, ditata dan dibentuk agar keindahannya dapat mendukung kenyamanan" ujarnya.

Yang dimaksuk berwawasan lingkungan menurut Qosim yaitu keberadaan tanaman yang ada ini bisa memberikan udara sejuk dikantor. Penataan ventilasi sehingga mengurangi penggunaan listrik. Baik dari sisi tata cahaya maupun tata udara. "Kalau penataan kantor ini baik dan lebih berwawasan lingkungan, maka penggunaan listrik di kantor bisa lebih irit" paparnya.

Lomba Pemukiman Kantor berwawasan Lingkungan Kabupaten Gresik tahu 2016 diselenggaran dalam rangka HUT Pemkab Gresik ke 42 dan Hari Jadi Kota Gresik ke 529. Menurut Kepala bagian Administrasi Sumber Daya Alam Adiana Setiawati melalui Kabag Humas Suyono, Penilaiannya berlangsung sejak bulan Maret 2016. "Selain keindahan dan kebersihan, kami menilai dari berbagai sudut terutama penilaian dalam upaya implementasi penghematan energynya". katanya.

Pada lomba lomba tahun mendatang, pihak Bagian Administrasi SDA akan memasukan beberapa indicator lagi dalam penilaian misalnya ada kewajiban pemakaian BBG untuk kendaraan dinas. "Hal ini untuk mendukung program Pemerintah yaitu program langit biru dan program hemat energy" tambah Adiana melalui kabag Humas Suyono. sdm/arifin sz/team

Di Gresik Banyak Ditemui Inovasi Pada LLSS

Gresik - Ketua Tim Lomba Lingkungan sekolah Sehat (LLSS) dari Pusat Cristina Manurung merasa bangga dengan banyaknya inovasi yang di jumpai saat melakukan kunjungan langsung di beberapa lokasi, saya sangat bangga dengan Kab Gresik, banyak kami jumpai inovasi-inovasi yang dihadirkan pada LLSS disini.

Ini membuktikan bahwa UKS di Kab Gresik sudah menyentuh hingga kemasyarakat, terbukti disini kami jumpai ikatan orang tua murid yang komitmen dengan Program UKS, demikian juga paguyuban pedagang pujasera juga melakukan deklarasi siap menjalankan Program UKS, ini membuktikan bahwa UKS tidak hanya berperan di dalam sekolah namun sudah mulai menjalar ke masyarakat, ini sangat luar biasa, jelasnya demikian disampaikan ketua Tim LLSS melakukan penilaian hari ini jum'at (27/5)
Dibanyak Daerah UKS belum menjangkau jejang Taman Kanak-kanak, tapi di Jawa Timur program ini sudah terjangkau di TK hingga masyarakat. peningkatan UKS pada dasarnya untuk preventif dan promotif, jadi LLSS hanya alternatif untuk memicu peningkatan UKS.

Pada dasarnya Tujuan diselenggarakannya program UKS, secara umum untuk meningkatkan kemampuan hidup sehat dan derajat kesehatan peserta didik serta menciptakan lingkungan sehat sehingga memungkinkan pertumbuhan dan perkembangan anak yang harmonis dan optimal dalam rangka pembentukan manusia Indonesia seutuhnya.

Sedangkan tujuan khusus untuk memupuk kebiasaan hidup sehat dan meningkatkan derajat kesehatan peserta didik tegas ketua Tim LLSS
Sementara itu Bupati Gresik Dr.H.Sambari Halim Radianto mengatakan bahwa dengan hadirnya program UKS mempunyai dampak yang sangat luar biasa.

LLSS betul-betul membantu program Pemerintah Kab Gresik, hal ini seiring dengan Visi dan misi Kab Gresik yang menjadikan Kesehatan prioritas utama, UKS sudah dirasakan manfaatnya sehingga kami tak segan-segan untuk menaikkan alokasi anggaran hingga Rp 135 Milliar ini belum termasuk pembangunan fisik dari PU. Dukungan lainnya yaitu jumlah Puskesmas di Kab Gresik 32 Puskesmas, untuk rawat inap sebanyak 12 puskesmas dan rawat jalan 20 puskesmas, juga di dukung 74 puskesmas pembantu dan 247 Ponkesdes, ini sumua sebagai upaya pemerintah untuk meningkatkan derajat kesehatan masyarakat.

Kami juga mengucapkan terimakasih kepada pihak terkait maupun masyarakat bahwa, UKS bukan didanai APBD tapi hasil kesadaran pihak terkait dan masyarakat, kesadaran untu berkomitmen inilah yang lebih baik, terus terang saja bahwa juara bukan tujuan akhir kami, namun kesehatan merupakan kebutuhan jelas Bupati.

Tim yang terdiri dari 9 orang ini saat melakukan penilaian di tiga lokasi yaitu sektap UKS Kabupaten, Kantor Kecamatan Gresik dan TK PIKPG (persatuan ikatan keluarga Petrokimia Gresik) disuguhi berbagai kegiatan, dan inovasi dianataranya peragaan cara penanganan pertama pada kecelakaan yang dimainkan anak-anak dari SLB, demikian juga ikrar dari elemen masyarakat dan pelajar tentang 8 gol UKS, pelepasan 8 burung merpati sebagai tanda komitmen terhadap 8 Gol UKS yang harus dihindari, penandatanganan area promosi kesehatan di Kec Gresik serta berbagai inovasi laninya. Penanda tangan taman UKS, prasasti Tugu UKS. dwi/arifin sz/team

Kredit Macet, SPBU di Jalan Wahidin Disita Pengadilan Negeri Gresik

Gresik - Sejumlah anggota polisi, dan juru sita Pengadilan Negeri (PN) melakukan penyegelan SPBU 54.611.31 yang berada di Jalan Wahidin Sudiro Husodo, Kebomas Gresik, SPBU senilai Rp 7 miliar tersebut di sita lantaran pemilik tidak sanggup membayar kredit pinjaman ke Bank UOB Indonesia, Kamis (26/5/2016).

Menurut informasi yang dihimpun, SPBU milik PT Bintang Jaya Abadi dijadikan jaminan utang senilai Rp 8 miliar kepada PT Bank UOB Indonesia. Berdasarkan akta pemberian hak tanggungan (APHT) nomor 82/28/Kebomas/XI/2010 tanggal 29 November 2010.

Namun, setelah berjalan pemilik PT Bintang Jaya Abadi tidak bisa membayar angsuran kredit. Sehingga, terjadilah kredit macet. Oleh pihak Bank UOB Indonesia diperintahkan eksekusi lelang karena yang bersangkutan sudah tidak sanggup membayar.

Berdasarkan surat Eksekusi Lelang Perkara nomor 6/eks.Lelang/2016/PN.Gsk. Bangunan SPBU luas 3.820M2 sudah berganti tangan dari Luthfi Rakhmadi Subiyanto selaku Dirut PT Bintang Jaya Abadi (pemilik SPBU), ke PT Mutiara Harmoni Selaras selaku pemenang lelang.

Kuasa hukum PT Mutiara Harmoni Selaras Sugijanto, saat ditanya apakah SPBU tersebut akan digempur atau di opresikan kembali, "Nanti kami renovasi dan operasi lagi serta akan mengajukan proses perizinan baru ke pertamina," katanya di tempat eksaekusi.

Juru Sita Pengadilan Negeri (PN) Gresik, Rizky Wirianto SH menyebutkan eksekusi tersebut sudah sesuai prosedur. Sebelumnya, pihaknya telah melakukan teguran (Aanmanning). Namun, peringatan itu tidak diindahkan hingga akhirnya pihak pemberi kredit (Bank UOB Indonesia) melaksanakan lelang.

"Sesuai surat eksekusi lelang perkara, eksekusi dilakukan hari ini (Kamis)," ujarnya kepada media.

Setelah melalui tahap eksekusi lelang, SPBU senilai Rp 7 miliar itu akhirnya dimenangkan oleh PT Mutiara Harmoni Selaras. Sewaktu dilakukan eksekusi, seluruh barang-barang yang didalam SPBU dikeluarkan semua. Bahkan, tempat pengisian bahan bakar juga disegel termasuk diantaranya area SPBU ditutup dengan pagar bambu. arifin sz/team

Pemandian Air Panas Dipercaya Mampu Sembuhkan Penyakit Kulit

Gresik - Pemandian air panas yang terletak di desa Kepuhlegundi Kecamatan Tambak Pulau Bawean memiliki satu keistimewaan. Pemandian tersebut dipercaya dapat menyembuhkan penyakit kulit seperti gatal, iritasi dan penyakit kulit lainnya. Disisi lain, pemandian tersebut juga memiliki suasana alam yang tenang sehingga cocok untuk melalukan relaksasi karena padatnya aktifitas.

Pagi tadi, Kamis (26/05) pemandian air panas tersebut diresmikan oleh Wakil Bupati Gresik Moch. Qosim bersama muspika Tambak dan pejabat terkait dilingkungan Pemkab Gresik. Peresmian ditandai dengan penandatanganan batu prasasti oleh Wabup Qosim sebagai wujud bahwa pemandian tersebut sudah dapat dinikmati oleh masyarakat umum setelah melalui proses pembangunan.

Menurut Wabup Qosim, pihaknya telah memberikan bantuan sebesar Rp. 10 juta untuk pembangunan dan pengembagan wisata pemandian air panas tersebut. "Kami sudah berikan bantuan sebesar Rp. 10 juta untuk pengembangan wisata ini. Dan Alhamdulillah, kurang dari 3 bulan, komitmen masyarakat desa Kepuhlegundi dalam mengembangkan wisata ini nampak terlihat jelas," kata Wabup Qosim.

Dirinya juga mengatakan bahwa wisata pemandian tersebut awalnya hanya ada 2 kolam. Namun, melalui dana bantuan yang diberikan beberapa bulan yang lalu, dirinya meminta agar dibuatkan 1 kolam tambahan dengan tingkatan suhu yang berbeda. "Dulu saya perintahkan kepada camat Tambak agar dibuatkan 1 kolam tambahan, dengan suhu yang berbeda, yakni panas, hangat dan hangat kuku. Dan kini sudah terealisasi," tambahnya.

Sementara itu, Miswadi selaku sekdes setempat menuturkan bahwa pihaknya bersama masyarakat akan berupaya melakukan pengelolahan objek wisata tersebut sebaik mungkin. "Kami ingin, objek wisata pemandian air panas ini dapat menjadi destinasi wisata yang menarik bagi wisatawan local maupun asing yang akan berkunjung ke Bawean. Dan kami berharap, dengan adanya wisata tersebut, masyarakat desa setempat dapat lebih meningkat perekonomiannya," terangnya.

Dirinya sangat mengapresiasi dan berterima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Gresik yang selalu memperhatikan peningkatan perekonomian masyarakat di Pulau Bawean terutama di desa Kepuhlegundi. Terbukti dengan dibangunnya sarana dan prasarana serta insfrastruktur untuk menunjang pariwisata di Bawean.

Kabag Humas Suyono juga mengatakan bahwa Pemkab Gresik akan selalu berupaya mengembangkan pariwisata yang ada di Pulau Bawean. Namun dalam pengembangan pariwisata tersebut, pemkab Gresik akan tetap mempertahankan culture atau kearifan local masyarakat Bawean yang terkenal agamis. ia/arifin sz/ team


300 Warga Masyarakat Bawean, Ikut Pengobatan Gratis

Gresik - Pemerintah Kabupaten Gresik sangat memperhatikan aspek kesehatan masyarakatnya. Terbukti Pagi tadi, Rabu (25/05) Wakil Bupati Gresik Moch. Qosim bersama BAZNAS yang didukung RSUD Ibnu Sina, Palang Merah Indonesia (PMI) serta didukung rumah sakit di wilayah setempat yakni RS Umar Mas'ud mengadakan pengobatan gratis di Dusun Menara Desa Gunungteguh Kecamatan Sangkapura, Gresik.

Pengobatan gratis sekaligus pemberian bantuan sembako tersebut dihadiri tidak kurang dari 300 warga masyarakat desa Gunungteguh Sangkapura, yang sebagian besar dari mereka adalah lansia. Tetapi tidak jarang dari mereka yang masih berusia balita.

Dalam kesempatan tersebut, Wakil Bupati Gresik Moch. Qosim mengatakan, bahwa Pemkab Gresik telah berupaya agar menjadikan Gresik yang berkualitas dengan memprioritaskan kesehatan.

"Kemarin kami, Pemerintahan Bapak Sambari Qosim, sudah melakukan pembangunan Rumah Sakit Umar Mas'ud, kedepan kami akan terus meningkatkan dan menguatkan rumah sakit tersebut secara kelembagaan," kata Wabup Qosim.

Sebagai komitmen akan penguatan kelembagaan RS Umar Mas'ud, Wabup Qosim berjanji akan meningkatkan sarana dan prasarana di rumah sakit tersebut. "Dalam peningkatan pelayanan kesehatan masyarakat Bawean, Pemkab Gresik nantinya akan menyiapkan alat kesehatan yang memadai, dan kami kirim dokter ahli untuk melayani masyarakat Bawean," sambungnya.

Camat Sangkapura Abdul Adim sangat mengapresiasi kegiatan pengobatan gratis dan bakti sosial yang diadakan oleh Pemkab Gresik tersebut, menurutnya kegiatan ini adalah untuk menyisir peyakit yang diderita oleh warga di Desa Gunungteguh.

Senada dengan Camat Sangkapura,  Abdul Haris selaku kepala desa setempat mengungkapkan bahwa kegiatan pengobatan gratis ini rutin diadakan oleh pemerintah melalui BAZNAS dan dinas kesehatan Kabupaten Gresik. Selain itu, antusiasme warga dalam mengikuti pengobatan gratis ini sungguh luar biasa.

"Saya pantau sejak jam 08.00 pagi tadi, ratusan warga sudah berdatangan, itu membuktikan bahwa antusiasme warga terhadap pengobatan gratis yang diadakan oleh pemerintah tersebut mampu memberikan jaminan kesehatan bagi masyarakat sekitar. Dan mayoritas yang hadir dalam pengobatan gratis kali ini adalah lansia yang mengeluhkan penyakit diantaranya asam urat, kolesterol, gula dan penyakit lainnya," ujar Abdul Haris.

Sementara itu menurut Kabag Humas Pemkab Gresik Suyono mengatakan, kegiatan pengobatan gratis sekaligus bakti sosial ini merupakan rangkaian kegiatan yang dilaksanakan Wakil Bupati Gresik Moch. Qosim dalam kunjungannya ke kepulauan Bawean. "Kegiatan ini sebagai bentuk apresiasi pemerintah terhadap masyarakat di kepulauan Bawean. Rencananya, kegiatan pengobatan gratis dan bakti sosial tersebut juga akan diadakan di kecamatan Tambak keesokan harinya," pungkas Kabag Humas Suyono. ia/arifin sz/team

Job Fair Gresik 2016, Ada Peluang 1500 Pencari Kerja

Gresik - Setidaknya ada 1.500 peluang kerja yang ditawarkan kepada para pencari kerja pada Job Fair Gresik 2016 yang berlangsung di Stadion Gelora Joko Samudro, Rabu (25/5/2016).

Hal ini disampaikan oleh Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kabupaten Gresik, Mulyanto saat melaporkan tentang pelaksanaan Job Fair Kepada Bupati Gresik, Dr. Sambari Halim Radianto. "Pada Job Fair kali ini  diikuti oleh 35 Perusahaan yang ada di Gresik. Beberapa perusahaan yang bergabung dalam kegiatan ini selain Perusahaan Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN) juga beberapa Perusahaan Penanaman Modal Asing (PMA)" ujar Mulyanto.

Menanggapi laporan Kadisnaker, Bupati berharap agar pihak Disnaker betul-betul memantau. "Tolong dilaporkan kepada saya tentang penerimaannya. Harus betul-betul sesuai dengan kebutuhan yang yang disampaikan. Total dari 35 Perusahaan tersebut harus seribu enam ratus sesuai yang anda sampaikan" tandas Bupati menjawab laporan Mulyanto.

Pada kesempatan itu Bupati berpesan agar Perusahaan yang membuka gerai di Job Fair Gresik 2016, lebih mengutamakan masyarakat yang ber KTP Gresik. "Hal ini penting mengingat keberadaan banyaknya perusahaan yang ada di Gresik harus betul-betul bisa mensejahterakan masyarakat Gresik. Kalau banyak menerima masyarakat Gresik atomatis mengurangi pengangguran di Gresik" ujarnya.

Terkait perjalanan sensus ekonomi yang sedang berlangsung, Bupati menerima informasi bahwa dari data yang telah masuk ternyata tingkat kesejahteraan masyarakat Gresik tampak semakin baik. "Saya yakin kalau sensus ini dilaksanakan dengan benar yaitu mendata masyarakat sesuai dengan KTP yang ada, maka tingkat kesejahteraan masyarakat Gresik diatas rata-rata. Sangat tidak mungkin kalau tingkat ekonomi masyarakat Gresik ada di bawah Kabupaten lain" tambahnya.

Usai membuka acara, Bupati Sambari melakukan kunjungan berkeliling ke 35 gerai perusahaan yang membuka lowongan kerja di arena tersebut. Dia bertanya satu persatu kepada penjaga gerai., salah satunya dari PT Varia Usaha Gresik. "Berapa peluang kerja yang anda butuhkan ? sekitar 300 orang pak. Kok banyak ? Tanya Bupati penasaran. Ya pak kami butuh banyak pegawai utamanya pengemudi. Ujar pihak PT Varia Usaha. sdm/arifin sz/team

Razia PNS Yang Keluar Kantor Saat Jam Dinas

Gresik - Penegakan disiplin PNS di Kabupaten Gresik gencar dilaksanakan. Kali ini, BKD Kabupaten Gresik melakukan penertiban dengan merazia PNS yang keluar saat jam kantor.

Setidaknya, saat sosialisasi penertiban ini mulai hari Selasa kemarin (24/5) sudah ada 7 PNS yang keluar kantor dan dicatat oleh BKD Gresik. "Mereka semuanya dicatat bukan pelanggaran karena mereka keluar membawa surat tugas" ujar Kepala Bidang Pengembangan Pegawai BKD Gresik Oedi Margiantoninus melalui Kasubag Pemberitaan Driatmiko Herlambang.

Penertiban tak hanya berlaku untuk para PNS yang bertugas di lingkungan kantor Bupati Gresik. Para PNS yang ada diluar yang kebetulan masuk lingkungan Kantor Bupati Gresik dan melaksanakan tugas. Saat keluar kembali juga tak luput dari pemeriksaan. "Mau kemana pak ? mau Balik kantor pak, habis ngantarkan surat? Ada surat tugasnya ? tidak ada pak. Lain kali harus bawa surat tugas".

Percakapan ini berlangsung antara petugas Pemeriksa yaitu Sutrisno dari Satpol PP Gresik dengan salah seorang Pegawai pengantar surat dari BLH Gresik. "Sesuai perintah Bupati Gresik, untuk pelaksanaan razia disiplin PNS ini efektif diberlakukan pada awal Juni 2015. Untuk kali sebagai sosialisasi. Tapi bagaimanapun juga kami tetap mencatat mereka yang keluar kantor dengan surat tugas. Sedangkan yang tanpa surat tugas saya paksa untuk kembali" ungkap Oedi.

Pada hari pertama ini 7 PNS yang keluar dengan bermacam-macam keperluan, ada yang melaksanakan mengurus dokumen kantornya, pergi sakit dan ke dokter, pesan tiket pesawat untuk acara kantor dan ada yang beralasan menjemput anak dan membawa surat izin dari atasannya. "Razia ini akan terus dilakukan selepas jam istirahat, karena jam-jam tersebut jam 'rawan'" ungkap Oedi. sdm/arifin sz/team

Harga Gula Masih Tinggi, Pemkab Gresik Perpanjang Operasi Pasar Gula

Gresik - Kendati sudah di gerojok operasi pasar selama 3 hari yaitu pada tanggal 20, 21 dan 22 Mei 2016 di Halaman Pasar Baru Gresik. Namun harga gula masih tetap tinggi yaitu masih di kisaran Rp. 16 ribu perkilogram. Harga ini jauh lebih tinggi dari semula yang hanya Rp. 12 ribu perkilogram.

Kepala Dinas Koperasi, Usaha Kecil Menengah dan Perindustrian dan Perdagangan Gresik, Najikh sepakat akan memperpanjang operasi pasar gula pasir sampai akhir Mei 2015. "Kami akan melaksanakan operasi pasar gula pasir susulan setelah ada kepastian perpanjangan dari Dinas Perindustrian dan Perdaganagn Propinsi Jawa Timur" ujarnya melalui kabag Humas, Selasa (24/5).

Memang sejak 3 hari pada akhir pekan lalu, Diskoperindag UKM Gresik bekerjasama dengan PT PPI sempat mengadakan operasi pasar gula pasir dengan harga jual Rp. 12 ribu per kilogram. Operasi pasar tersebut dilaksanakan di Halaman Pasar Baru Gresik. namun meski operasi pasar berakhir, harga gula di pasar masih cukup tinggi. Menurut hasil pantauan di 3 pasar yaitu pasar baru, pasar kota dan Pasar Sidomoro rata rata harga gula masih bertengger di kisaran harga antara Rp. 15500-16 ribu.

Berdasarkan surat dari Dinas Perindustrian dan Perdagangan Jawa Timur tertanggal 18 Mei 2016 Nomer 510/2055/118-06/2016. Operasi pasar murah gula tetap dilanjutkan mengingat kenaikan harga gula masih 18,9%. "Kami meminta operasi pasar murah untuk komoditi gula tetap dilanjutkan mengingat harga gula masih tinggi disbanding sebelumnya. Selain itu selama bulan Juni 2016 kami melaksanakan operasi pasar untuk empat komoditi yaitu beras, gula, minyak goreng dan tepung terigu" ujarnya.

Selain harga gula yang masih tinggi, saat ini harga bawang merah juga sangat tinggi yaitu Rp. 37 ribu per kilogram. Memang biasanya tidak setinggi itu. "Untuk harga bawang merah kami tidak bisa berbuat banyak. Mengingat harga di sentra produksi bawang merah di Nganjuk juga tinggi yaitu mencapai Rp. 30 ribu. Memang ada rencana kebijakan dari Pemprop Jawa Timur untuk menyiasati keadaan ini. Kita tunggu saja " ungkap Najikh.  sdm/arifin sz/team

Susun Perda Kawasan Industri DPRD Situbondo, Berguru Ke Gresik

Gresik - Investor silahkan masuk, untuk zonasi disesuaikan dengan lingkungan. Pernyataan ini disampaikan oleh Bupati Gresik Sambari Halim Radianto saat menerima rombongan anggota DPRD Kabupaten Situbondo yang berkunjung Ke Pemerintah Kabupaten Gresik, Selasa (24/5/2016).

Rombongan anggota Komisi III DPRD Kabupaten Situbondo tersebut berjumlah 11 orang. Mereka dipimpin oleh Wakil Ketua Komisi III, Zainiyah. Dalam pernyataannya Zainiyah mengungkapkan kehadiran mereka kali ini pada kali ke dua. "Pada kehadiran kami kali ini  dalam rangka penyusunan Perda inisiatip terintegrasi kawasan industry di Kabupaten Situbondo" katanya.

Zainiyah mengaku terkesan saat kunjungan pertama dulu, kali ini Zaniyah mengaku hanya membawa rombongan kecil. "Kunjungan kali ini agar lebih focus dalam mendalami terkait dalam rangka penyusunan Perda tersebut. Memang kalau dilihat lebih jauh ada perbedaan dalam Rencana Tata Ruang wilayah antara Gresik dan Situbondo. Perbedaan ini yang akan kami minta pendapatnya kepada bapak Bupati Gresik" katanya memohon.

Beberapa hal tentang RTRW di Gresik dijelaskan oleh Sambari yaitu tentang zonasi  yang ditandai dengan warna-warna. "Tapi tidak menutup kemungkinan adanya himpitan warna yang missal tidak mungkin dalam satu wilayah itu misalnya Kecamatan Kebomas disitu zona indistri. Tapi kan juga ada pertanian dan pemukiman" kata Bupati. "Kami tidak mengatur sampai detil kecamatan dan desa" timpal Sambari.

Hal ini yang ditanyakan lebih jauh oleh Zainiyah, Kalau di Situbondo zonasi yang tertera pada perda sampai pada desa dan kecamatan. Hal ini yang menyulitkan kami. "Misal untuk Kecamatan Panarukan yang masuk wilayah Pendidikan, padahal disana daerah yang punya potensi perikanan. Sehingga investor mau membangun cold storage saja tidak bisa" Keluh Zainiyah.

Beberapa hal yang juga terungkap tentang kawasan industry di Gresik, yaitu tentang pembangunan kawasan misalnya KIG, Kawasan Maspion. "Kawasan Maspion ini yang mulanya hanya 264 hektar saat ini telah berkembang menjadi sekitar 500 hektar" tambah Sambari. sdm/arifin sz/team

Uji Emisi, BLH Gresik Jaring 230 Kendaraan Roda Empat

Gresik - Uji emisi kendaraan bermotor di Halaman Kantor Bupati Gresik pada Selasa (24/5/2015), Badan Lingkungan Hidup siapkan ratusan surat rekomendasi perbaikan untuk kendaraan yang bernilai buruk.

Surat rekomendasi perbaikan ini yang dikeluarkan oleh BLH Kabupaten Gresik untuk kendaraan yang tidak lolos uji emisi. "Kami rekomendasikan untuk perbaikan gratis, karena kami bekerjasama dengan salah satu perusahaan otomotif. Pemilik mobil hanya mengganti pembelian spare part sedangkan ongkos perbaikannya gratis" ungkap Kepala bidang Pengendalian Dampak Lingkungan BLH Gresik, Budi Raharjo.

Pada uji emisi tahun 2016 oleh BLH Kabupaten Gresik kali ini menyasar pada 230 kendaraan roda empat. Tak hanya kendaraan Dinas plat merah, kendaraan pribadi yang masuk areal halaman kantor Bupati Gresik langsung dijaring masuk untuk diperiksa gas buangnya. Untuk kendaraan berbahan bakar bensin pembuatan 2007 keatas gas buang Carbondioksida (CO) angka maksimal 1,5 dan gas Hidrocarbon (HC) angka maksimal 200. Kendaraan pembuatan dibawah tahun 2007 angka maksimal CO 4,5 dan HC 1200.

Untuk kendaraan berbahan bakar solar tahun 2010, BLH membatasi gas buang opasita. Untuk kendaraan pembuatan tahun 2010 nilai opasitas maksimum 50, sedangkan kendaraan dengan pembuatan  dibawah tahun 2010 nilai opasitas maksimum tak boleh lebih dari nilai 70. "Kalau nilainya lebih dari ambang batas, maka kendaraan kami rekomendasikan untuk di perbaiki" ujar Suhartono dari BLH yang selalu mendampingi petugas pemeriksa.

Tentang pelaksanaan uji emisi kali ini, Kepala BLH Sumaeno melalui kasubag Pemberitaan Driatmiko Herlambang menyatakan, pelaksanaannya di Kabupaten Gresik dilakukan setiap tahun. "Hal ini untuk menjaga kualitas udara di wilayah Kabupaten Gresik. Meski dari jumlah kuantitas yang kami perika tidak terlalu berpengaruh dibanding jumlah kendaraan yang ada, namun hal ini untuk memotivasi masyarakat agar selalu rutin melakukan pemeriksaan kendaraannya secara rutin dan berkala" katanya.

Sumarno mengaku, kedepan pihaknya akan melaksanakan uji emisi ini tidak hanya setahun sekali. Namun bisa lebih intens. "Kalau bisa setahun dua kali atau lebih serta bisa menguji lebih banyak kendaraan. Sehingga gemanya bisa lebih bergaung dimasyarakat serta uji emisi kendaraan bermotor ini bisa menjadi kebutuhan yang harus dilaksanakan bagi pemilik kendaraan" katanya lagi. sdm/arifin sz/team

Warga Gresik Jika Sakit Cukup Di Puskesmas, RSUD Hanya Untuk Warga Daerah Lain


Gresik - Jumlah Puskesmas di Kab Gresik 32 Puskesmas, untuk rawat inap sebanyak 12 puskesmas dan rawat jalan 20 puskesmas, juga di dukung 74 puskesmas pembantu dan 247 Ponkesdes, ini sumua sebagai upaya pemerintah untuk meningkatkan derajat kesehatan masyarakat.

Jadi saya berharap agar warga Gresik jika sakit cukup berobat di Puskesmas, sedang RSUD Ibnu Sina jadikan sebagai Rumah sakit rujukan  bagi daerah sekitar Gresik seperti Bojonegoro, lamongan tuban dan mojokerto,  saya tidak ingin warga Gresik berobat di RSUD biar RSUD Ibnu sina di penuhi warga luar Daerah, demikian disampaikan Bupati Gresik saat membuka Pendidikan dan pelatihan manajemen Puskesmas di ruang Putri cempo selasa (24/5), di klat yang rencananya berlangsung mulai tanggal 24 sampai dengan 1 juni, diikuti 40 peserta yang terdiri dari Kepala UPT 31, Dinas kesehatan 6 dan Kepala Tata Usaha 3 peserta.

Bupati Gresik Sambari Halim Radianto mengingatkan bahwa Puskesmas merupakan garda terdepan dalam pelayanan dasar kesehatan masyarakat, disamping pengembangan taman Posyandu dan polindes yang juga berfungsi sebagai percepatan pelayanan kesehatan masyarakat. perhatian pemerintah Kab Gresik terhadap Kesehatan paling utama, karena program Gresik yaitu menyehatkan masyarakat dan setelah sehat masyarakat dipinterkan, percuma jika pendidikan bagus, infrastruktur baik, tapi masyarakatnya tak sehat kan percuma saja.

Puskesmas merupakan pusat pemberdayaan masyarakat/kesehatan, jadi Puskesmas mempunyai peran dan tanggungjawab besar terhadap peningkatan derajat kesehatan masyarakat, begitu penting peran Puskesmas saya berharap kepada peserta Diklat agar mengikuti dengan baik dan benar, nantinya peserta harus bisa membuat perencanaan kerja dan penggalangan Tim antar Puskesmas.

Sementar itu kepala Badan Diklat Provinsi Jatim Akmal Boedianto manta PJ Bupati Gresik mengatakan bahwa materi Diklat berupa ceramah, diskusi, dan observasi, di harapkan selama mengikti Diklat,  peserta agar terus mengikuti dengan baik dan benar, karena Diklat Puskesmas ini sangat perlu dan penting dalam meningkatkan Sumber Daya Manusia agar ke depan ada penibgkatan derajat kesehatan masyarakat.

Untuk mengawali Pelaksanaan Diklat, mantan Pj Bupati Gresik Akmal Boedianto di berikan kesempatan pertama oleh Bupati Gresik untuk mengkalungkan tanda peserta Duklat dan dilanjutkan oleh seluruh peserta Diklat. dwi/arifin sz/team

Wabup Ingatkan Para Ketua RT Dan RW Untuk Mewaspadai Kejahatan Seksual

Gresik - Terkait berbagai kejadian penyimpangan seksual yang terjadi ditanah air, serta adanya informasi data yang disampaikan oleh Wakil Bupati Gresik Mohammad Qosim, bahwa angka angka aborsi di Indonesia mencapai 2,5 juta. Maka Wabup Qosim mengingatkan semua Ketua RT dan RW di Kabupaten Gresik untuk menjaga lingkungannya.

Harapan Wabup Gresik ini disampaikan saat membuka acara Pembinaan dan Penguatan Lembaga Kemasyarakatan (RT/RW) Kabupaten Gresik pada Senin (23/5/2016) yang berlangsung di Ruang Mandala Bakti Praja.  Acara yang dihadiri oleh 500 Ketua RT dan RW se Kabupaten Gresik ini menghadirkan nara sumber dari Badan Pemeberdayaan Masyarakat Provinsi Jawa Timur.

"Anda sebagai pemimpin serta tokoh masyarakat di wilayah desa dan kelurahan, tentu harus selalu mewaswaspadai dengan keberadaan anak-anak dan remaja. Menurut berita dan informasi justeru para remaja dan anak-anak yang rentan terhadap kasus kasus kejahatan seksual" tutur Qosim. "Banyak kasus yang pelaku serta korbannya adalah anak yang masih dibawah umur" ujarnya lagi.

Pada kesempatan itu, Wabup Qosim juga memberikan angin segar kepada para Ketua RT dan RW. "Tahun mendatang, kami akan mengupayakan untuk menaikkan honor para Ketua RT dan RW se Kabupaten Gresik. Semoga bisa naik seratus persen" harap Qosim. Selaku Pemerintah, Qosim meminta maaf karena tidak bisa memberikan honor lebih banyak. "Karena setiap sedikit kenaikan akan menaikkan anggaran bermilyar-milyar rupiah" tambahnya.

Kepala Badan Pemberdayaan Masyarakat Kabupaten Gresik, Agus Budiono melalui kabag Humas Suyono mengatakan, yang disampaikan Wabup ini benar. Dengan Honor RT/RW saat ini sebesar Rp. 500 ribu pertahun dengan jumlah RT RW sebanyak 7.957 maka dana yang dianggarkan sekitar Rp. 40 milyar pertahunmilyar."Kalau nanti pada tahun 2017 naik seratus persen, maka tinggal dikalikan dua dari anggaran yang sekarang" ujarnya. sdm/arifin sz/ team      

Keluarga Korban Berduka, Pihak PO Dali Mas Belum Beri Santunan

Gresik - Kecelakaan maut antara Bus Dali Mas dengan pengendara sepeda motor yang terjadi di jalur Pantura Desa Gadukan, Kecamatan Duduk Sampeyan, Gresik dan menelan 1 korban jiwa, pada Jumat (20/5) sekitar pukul 07.00 WIB kemarin, masih menyisakan duka terhadap keluarga korban.

Pasalnya korban yang semasa hudupnya mencari nafkah dengan berjualan pentol keliling tersebut meninggalkan 1 istri dan 2 anak balita yang masih mengenyam pendidikan TK.

"Siap gak siap ya harus siap menerima kenyataan, sudah garis Yang Maha Kuasa, dan 2 anak kami ini yang menjadikan saya kuat," ujar istri korban saat ditemuai di rumahnya, Minggu (22/5/2016).

Dari kejadian ini, pihak keluarga korban mengaku sudah ada etikat baik dari sopir bus, yang telah memberikan uang santunan sebesar Rp 5.000.000 ,-. Namun dari pihak bus PO Dali Mas sendiri sampai sekarang belum memberikan santunan ataupun kesepakatan dengan keluarga korban.

Saat dikonfirmasi melalui ponsel terkait kecelakan tersebut pihak bus tidak mau berkomentar tapi malah mengirim pesan SMS dengan nada menantang, "Lebih puas hub kantor gedung TNCC MABES POLRI LT 12 jl trunojoyo no 3 kebayoran baru jaksel oke," pesan yang dikirim, Minto pihak bus PO Dali Mas.

Bus Dali Mas nopol S 7589 UA tersebut di sopiri Ali (41), warga Ledok Wetan, Bojonegoro  dan pengendara sepeda motor matic jenis Yamaha dengan nopol W 5011 JE, atas nama Samaji (38) warga Dusun Tambak Rejo, Desa Gumining, Kecamatan Duduk Sampeyan Gresik tewas saat perjalanan menuju Rumah Sakit Muhammadiah Lamongan.

Dari keterangan saksi di TKP Wakijan mengatakan, kecelakaan tersebut terjadi saat korban berniat membuang sampah yang melaju dari arah timur ke barat saat bersamaan bus Dali Mas yang mengangkut penumpang sekitar 50 orang dari Bojonegoro menuju Surabaya atau dari arah barat ke timur melaju kencang melawan arah sehingga menyebabkan tabrakan.

"Tadi arus jalan dari barat ke timur macet, lalu bus Dali Mas menyrobot dan melaju di jalur lawan di waktu bersamaan pengendara motor yang melaju di jalurnya langsung ditabrak dan  terseret hingga korban tak sadar diri, kondisi kritis dan tewas saat perjalanan menuju Rumah Sakit," ujar Wakijan. arifin sz/team.

Parade Budaya dan Bunga Surabaya 2016, Di Ramaikan 69 Grup Peserta

Surabaya - Ribuan warga Surabaya, tumpah ruah disepanjang jalan dari Tugu Pahlawan Surabaya menuju Taman Surya, Balaikota Surabaya, Minggu (22/5/2016).

Mereka antusias melihat 69 grup yang terdiri dari lembaga pemerintahan, instansi swasta, pelajar, maupun komunitas.

Beberapa peserta yang turut meramaikan Parade Budaya dan Bunga Surabaya, tahun 2016 adalah Dispora, Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Surabaya, Paskibraka, Pembawa Bendera Kota Surabaya, Drumband AAL Gita Jala Taruna, Parade Busana Tari Remo,Pura Agung Jagad Hita Karana (Komunitas Bali), komunitas Kawanua (Papua), Komunitas Tapanuli, Komunitas Maluku.

Pawai juga diramaikan Busana Carnival oleh 84 siswa dari Dispendik kota Surabaya.

Tidak hanya dari Surabaya, pawai juga diikuti perwakilan dari Kabupaten Kediri, Sampang, Makasar, Klaten, dan Madiun.

Selain itu Komunitas India juga menampilkan tarian khasnya, layaknya film Bolywood, yang mendapat tepuk tangan dari seluruh pengunjung Taman Surya, Balai Kota Surabaya.

Serta Komunitas Tionghoa, dan Komunitas Reyog Purbaya, juga ikut memberikan atraksi yang membuat para tamu undangan dari luar negeri sibuk mengabadikan melalui telepon genggamnya.

Acara juga diramaikan oleh berbagai grup Drumband, dengan macam-macam lagu yang dibawakan, seperti Surabaya, dan Rek Ayo Rek. arifin sz/team

Bupati Gresik Resmikan Kantor PDAM Giri Tirta

Gresik - PDAM Giri Tirta Gresik diharapkan mampu memberikan nilai tambah bagi perkembangan dan kemajuan daerah. Karena semakin lengkapnya fasilitas perkantoran di suatu daerah, menjadi salah satu indikator bahwa daerah tersebut semakin berkembang dan maju, sehingga berpengaruh kepada peningkatan masyarakatnya.

Hal tersebut diungkapkan Bupati Gresik Sambari Halim Radianto yang didampingi Wakil Bupati Gresik Moch Qosim dan sejumlah pejabat terkait saat meresmikan kantor PDAM yang berlokasi di Jl. Jaksa Agung Suprapto, Sabtu (21/05).

Bupati Sambari menegaskan, bahwa pelayanan PDAM terhadap masyarakat harus lebih ditingkatkan dan mampu mencukupi kebutuhan dimasyarakat. "Karena air merupakan kebutuhan vital dimasyarakat, karena itu pelayanan terhadap masyarakat harus dilakukan sebaik mungkin," ujar Sambari.

Dirinya juga memberikan statement tegas terhadap Dirut PDAM Muhammad, bahwa apabila pelayanan PDAM tidak lancar hingga pertengahan tahun 2018, dirinya akan memberikan sanksi tegas terhadap Dirut PDAM tersebut.

Hal itu sontak membuat Muhammad semakin dituntut untuk bekerja ekstra dalam peningkatan pelayanannya. "Kami akan selalu berupaya memberikan pelayanan terbaik dimasyarakat. Dan dalam jangka waktu 5 (lima) tahun mendatang, dirinya akan meningkatkan kapasitas air menjadi 2000 liter perdetik," pungkasnya.

Sementara itu, Wakil Bupati Gresik Moch. Qosim juga mengatakan bahwa PDAM dan Pemerintah selalu berjalan beriringan agar masyarakat mendapat kenyamanan dalam menggunakan air yang termasuk dalam kebutuhan sehari-hari. "Renovasi gedung ini adalah bagian dari penguatan kapasitas kelembagaan, sekaligus wujud ikhtiar Pemerintah Kabupaten Gresik dalam meningkatkan pelayanan terhadap masyarakat," ujar Qosim.

Kabag Humas Pemkab Gresik Suyono juga berharap agar nantinya PDAM Giri Tirta untuk selalu menjaga kualitas dan kuantitas air baku dengan menjaga kualitas lingkungan sumber airnya. ia/arifin sz/team


Bupati Sambari Pimpin Upacara Harkitnas

Gresik - Bupati Gresik Sambari Halim Radianto memimpin upacara Hari Kebangkitan Nasional (Harkitnas) ke 108 di halaman Pemkab Gresik pagi tadi, Jumat (20/05). Dalam upacara yang diikuti oleh jajaran forkopimda dan seluruh kepala Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) tersebut, Bupati Sambari membacakan sambutan Menteri Komunikasi dan Informatika Rudiantara.

Dalam pidatonya, Bupati Sambari menyampaikan pesan Rudiantara bahwa perkembangan teknologi berkembang pesat. Disamping itu, ancaman terhadap keutuhan Negara Kesatuan Negara Indonesia semakin terbuka.

"Oleh sebab itu, kita harus menerapkan prinsip dan nilai-nilai nasionalisme dalam kehidupan sehari-hari, sehingga kita siap melindungi dan memelihara tegaknya NKRI,"  ujar Sambari membacakan pidato Rudiantara.

Bupati Sambari juga menyampaikan sejarah singkat Hari Kebangkitan Nasional. Melalui tema Harkitnas 'Mengukir makna Kebangkitan Nasional Dengan Mewujudkan Indonesia Yang Bekerja Nyata, Mandiri dan Berkarakter', menunjukkan bahwa tantangan apapun yang dihadapi saat ini harus dijawab dengan memfokuskan diri pada kerja nyata secara mandiri dan berkarakter.

Dirinya menghimbau kepada Pegawai Negeri Sipil agar semakin meningkatkan kinerja untuk senantiasa melayani masyarakat sebaik mungkin. Serta mengedepankan disiplin waktu. ia/arifin sz/team

Uber Setoran, PO Dali Mas Memakan Korban

Gresik - Kecelakaan maut antara Bus Dali Mas dengan pengendara sepeda motor terjadi di jalur Pantura Desa Gadukan, Kecamatan Duduk Sampeyan, Gresik menelan 1 korban jiwa, pada Jumat (20/5) sekitar pukul 07.00 WIB. Kecelakaan Lalulintas tersebut karena bus melaju dijalur lawan.

Bus Dali Mas nopol S 7589 UA tersebut di sopiri Ali (41), warga Ledok Wetan, Bojonegoro  dan pengendara sepeda motor matic jenis Yamaha dengan nopol W 5011 JE, atas nama Samaji (38) warga Dusun Tambak Rejo, Desa Gumining, Kecamatan Duduk Sampeyan Gresik tewas saat perjalanan menuju Rumah Sakit Muhammadiah Lamongan.

Dari keterangan saksi di TKP Wakijan mengatakan, kecelakaan tersebut terjadi saat korban berniat membuang sampah yang melaju dari arah timur ke barat saat bersamaan bus Dali Mas yang mengangkut penumpang sekitar 50 orang dari Bojonegoro menuju Surabaya atau dari arah barat ke timur melaju kencang melawan arah sehingga menyebabkan tabrakan.

"Tadi arus jalan dari barat ke timur macet, lalu bus Dali Mas menyrobot dan melaju di jalur lawan di waktu bersamaan pengendara motor yang menyebrang jalan mau membuang sampah langsung ditabrak dan terseret kurang lebih 15 centimeter hingga korban tak sadar diri, kondisi kritis dan tewas saat perjalanan menuju Rumah Sakit," ujar Wakijan.

Mendapat informasi tersebut Kasat Lantas Porles Gresik, AKP Anggi Saputra Ibrahim langsung bergerak memerintahkan anggotanya. Tak berselang lama Kapolsek Duduk Sampeyan, AKP Dasuki beserta anggota Lakalantas turun di TKP untuk penanganan pertama. arifin sz/team.

DPRD Mimika Papua Lakukan Study Banding Ke Gresik

Gresik - Anggota DPRD Kabupaten Mimika Papua yang diketuai oleh Elminus B. Mom melakukan kunjungan kerja ke kantor Pemkab Gresik, Kamis (19/05). Kedatangan mereka diterima secara langsung oleh Plt. Sekda Kabupaten Gresik Ir. Bambang Isdianto bersama dengan SKPD terkait di ruang Putri Cempo.

Menurut Kabag Humas Pemkab Gresik Suyono, dalam kunjungannya,  rombongan DPRD Kabupaten Mimika bermaksud  untuk menggali informasi terkait perizinan dan pengelolahan perusahaan smelter yang ada di Gresik. "Tujuan mereka ingin tahu proses perizinan dan pengelolahan smelter yang ada di Gresik ini, sebab akan dijadikan acuan terkait kelayakan pembangunan smelter di Papua," ujar Kabag Humas Suyono.

Terkait hal tersebut, Kepala Badan Penanaman Modal dan Perizinan Ir. Agus Mualif menjelaskan bahwa perizinan pembangunan smelter tergantung pada Regulasi Kabupaten dan Regulasi Pusat. "Pembangunan smelter harus memiliki Izin Usaha Pertambangan Operasi Produksi (IUP OP. Dan harus memenuhi syarat sesuai dengan perda di daerah masing-masing," pungkasnya.

"Selanjutnya, jika perusahaan yang sudah menyewa / membeli lahan, maka diwajibkan untuk mengurus IMB. Jika luas tanah tersebut mencapai 100 hektare, maka besaran IMB sekitar Rp. 25 – Rp.30 miliar," imbuhnya.

Sementara itu, anggota Komisi C DPRD Kabupaten Mimika juga menanyakan terkait penyerapan tenaga kerja di sejumlah perusahaan yang ada di Gresik. "Apakah pemkab Gresik lebih memprioritaskan masyarakat lokal," tanya Avictor.

Menanggapi hal itu, Sekretaris Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Kabupaten Gresik Karno menjelaskan bahwa pihaknya lebih memprioritaskan masyarakat lokal untuk menjadi pekerja. Namun masyarakat harus memiliki skill (keahlian) sesuai bidang yang dibutuhkan perusahaan. Dan Pihaknya juga berupaya melakukan pelatihan untuk menunjang kemampuan tersebut.

Terkait rencana pembangunan smelter freeport yang akan dibangun di Gresik, Bupati Gresik Sambari Halim Radianto mengatakan bahwa sampai saat ini belum ada koordinasi antara perusahaan freeport dan Pemerintah Kabupaten Gresik. "Gresik siap untuk dijadikan smelter oleh perusahaan freeport, namun sampai saat ini belum ada koordinasi terkait hal itu," ujar Sambari. ia/arifin sz /team


Bikin E KTP, Cukup Bawa Kartu Keluarga Ke Dinas Kpendudukan Dan Catatan Sipil Gresik

Gresik - tanpa surat pengantar RT, RW, Kelurahan maupun kecamatan. Kami siap melayani perekaman penerbitan dan penggantian Kartu tanda Penduduk (KTP) Elektronik yang rusak. "Cukup menunjukkan fotocopy kartu keluarga (KK) ke Kantor. Hanya sehari KTP elektronik sudah bisa kami terbitkan" ujar Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Gresik, Hermanto TH. Sianturi melalui kabag Humas Suyono Rabu (18/5).

Penerbitan yang hanya sehari dimaksud bagi pemohon yang sudah terekam datanya di data base. Namun bagi pemohon baru yang belum terekam kami janjikan untuk menunggu maksimal seminggu setelah perekaman. Hal ini menurut mantan Kepala Bapeda Gresik ini karena data pemohon baru masih harus dikirim ke pusat data. " Biasanya juga gak terlalu lama bahkan kadang sehari sesudahnya sudah bisa dicetak. " tambahnya.

Percepatan proses penerbitan KTP elektronik tersebut sesuai surat mendagri nomer 471/1768/SJ tertanggal 12 Mei 2016. Berdasarkan surat tersebut, Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Gresik membuka beberapa tempat perekaman selain di kantor Dispenduk Capil di Jalan Wakhid Hasyim. Setidaknya sudah ada 2 tempat yang lain yaitu di wilayah Utara yang ditempatkan di Kantor Kecamatan Sidayu dan di Wilayah Selatan ada di Kantor Kecamatan Kedamean.

Menurut Kepala Bidang Kependudukan Dispendukcapil Gresik Siti Muklisyatin, Tempat perekaman KTP Elektronik di 3 wilayah tersebut untuk melayani perekaman di wilayah sekitar. Perekaman di Kecamatan Sidayu melayani perekaman untuk masyarakat wajib KTP dari dari wilayah Gresik Utara masing-masing Kecamatan Sidayu, Bungah, Dukun, Ujungpangkah dan Panceng. Sedangkan Perekaman di Kecamatan Kedamean melayani wilayah selatan yaitu kecamatan Kedamean, Driyorejo, Wringinanom, Menganti.

Untuk wilayah kota yakni wajib KTP warga Kecamatan Kebomas, Gresik, dan Manyar bisa langsung ke kantor Dispendukcapil Gresik. Sedangkan warga dari Kecamatan Balongpanggang, Benjeng, Duduksampeyan dan Cerme untuk sementara bisa bergabung Ke tempat perekaman di Wilayah Selatan yaitu di Kantor Kecamatan Kedamean."Tak lama lagi kami akan membuka tempat perekaman di Kecamatan Benjeng" tutur Siti Muklisyatin.

Untuk wilayah Kepulauan yaitu masyarakat di Kecamatan Sangkapura dan Kecamatan Tambak Pulau Bawean, perekamannya sudah berjalan. "Minggu depan kami bersama tim akan berangkat ke Pulau Bawean untuk melaksanakan prose perekaman lanjutan sekaligus menerbitkan KTP bagi masyarakat yang sudah melaksanakan perekaman. Kami bersama tim akan mengoptimalkan perekaman sekaligus penerbitan KTP elektronik untuk warga setempat" tambah Kasi Dokumen Kependudukan Ilham Robbi.

Sesuai data, jumlah penduduk Gresik yang wajib KTP sampai April 2016 mencapai 974.057 orang dari jumlah penduduk Gresik yang 1.327.564 jiwa. Total wajib KTP yang sudah melakukan perekaman mencapai 835.215 orang. "Yang belum terekam sebanyak 138.842 orang inilah yang akan kebut untuk segera kami selesaikan sampai paling lambat 30 september sesuai surat Menteri Dalam Negeri" pungkas Ilham Robbi. sdm/arifin sz/ team

Meningkatkan SDM PNS, Pemkab Gresik Adakan Pembekalan

Gresik - Upaya pemerintah dalam meningkatkan SDM dan kinerja Pegawai Negeri Sipil (PNS) nampak terus dilakukan. Termasuk yang dilakukan oleh Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kabupaten Gresik siang tadi, Kamis (12/05). Tidak kurang dari 150 PNS Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) mendapatkan pembekalan terkait peraturan kepegawaian di ruang Mandala Bhakti Praja Pemkab Gresik.

Menurut Kepala BKD Nadlif yang diwakili oleh Kabid Mutasi Darmanto menuturkan, pembekalan tersebut bertujuan untuk meningkatkan sumber daya PNS sebagai tugas dan tanggung jawab sebagai institusi pemerintah untuk suksesnya penyelenggaraan otonomi daerah.

Untuk itu, pembekalan yang berlangsung selama 2 (dua) hari tersebut sangat penting dilakukan. "Hal tersebut tertuang didalam Undang –undang Republik Indonesia Nomer 5 tahun 2014 tentang Aparatur Sipil Negara, terkait peningkatan kualitas aparatur pemerintah daerah. Kami ingin PNS memahami peraturan yang ada, " ungkap Darmanto.

Dirinya juga mengatakan, perkembangan dan perubahan masyarakat yang semakin kompleks berimbas kepada tuntutan masyarakat yang semakin heterogen. Oleh sebab itu, peran setiap aparatur sangat dibutuhkan untuk mengakomodasi kebutuhan dan keinginan masyarakat saat ini.

Terkait hal itu, Wakil Bupati Gresik Moch. Qosim sangat mendukung kegiatan pembekalan tersebut. Selain memberikan pemahaman dan peningkatan kinerja sumber daya PNS, nantinya pembekalan tersebut juga akan berdampak pada pelayanan yang akan diberikan aparatur terhadap masyarakat. "Sesuai dengan nawacita Presiden Republik Indonesia Jokowi, yakni menghadirkan pemerintah ditengah masyarakat," ujar Qosim.

Disatu sisi, Wabub Qosim juga mengingatkan kepada PNS yang mengikuti pembekalan, untuk tidak terlibat kasus kriminal ataupun kejahatan narkoba baim secara langsung maupun tidak langsung. "Saya menghimbau jangan sampai kita sebagai aparatur sipil negara terlibat kasus kriminalitas. Karena sejatinya, PNS adalah pelayan dan panutan masyarakat. Namun sampai saat ini, saya belum pernah mendengar PNS terlibat kasus tersebut di Gresik," pungkasnya. ia/arifin sz/team


Kemeriahan Parents Gathering Hadirkan Charly Van Houten

Gresik - Kehadiran vokalis Setia Band Charly Van Houten mampu membius ribuan pramuka dalam semarak Parents Gathering (parenting) Indonesia Scout Chalenge (ISC) tadi malam, Selasa (10/05) di Halaman Pemkab Gresik. Mantan vokalis band ternama ST12 tersebut saat ini menjadi Duta Pramuka 2016.

Acara parenting yang bertajuk 'Melalui Indonesia Scout Chalenge (ISC) Kita Tumbuhkan Generasi yang Berkarakter' tersebut juga menghadirkan Wakil Gubernur Jawa Timur Saifullah Yusuf yang sekaligus menjadi Ketua Kwarda Jatim sebagai pemateri. Dirinya menyatakan bahwa Kabupaten Gresik adalah Kabupaten ke 11 yang menjadi jujukan Charly Van Houten dalam parenting untuk memasyarakatkan pentingnya Gerakan Pramuka.

Gus Ipul sapaan akrab Saifullah Yusuf mengungkapkan melalui ISC bisa dijadikan sarana membentuk generasi yang berkarakter. Selain itu, kegiatan pramuka juga akan menghasilkan generasi muda yang berbudi pekerti yang baik dan berjiwa tangguh. "Tentunya dengan ajang ISC bisa mencetak generasi muda yang kompetitif. Saat ini di Jawa Timur terdapat sekitar 170.000 anak-anak yang tergabung dalam Gerakan Pramuka," ungkap Gus Ipul.

Disamping manyampaikan pemahaman tentang pramuka sebagai pendidikan karakter kepada orangtua dan wali murid, Gus Ipul juga memberikan edukasi meminimalisir kekerasan yang terhadap anak. "Mengingat banyaknya anak-anak yang menjadi korban kekerasan, bahkan dari orang terdekat sekalipun, oleh karena itu kita sebagai orang tua mempunyai tugas tambahan untuk selamatkan anak-anak kita, karena anak-anak merupakan aset bangsa," pungkasnya.

Gus Ipul juga mengatakan bahwa Jawa Timur merupakan Provinsi sebagai pilot project terkait Gerakan Pramuka di Indonesia. Dan terbukti sudah 6 (tujuh) Provinsi yang sudah mulai bergairah menggelorakan Gerakan Pramuka.

Sementara itu, Bupati Gresik Sambari Halim Radianto menyambut positif ajang ISC tersebut. "Selain sebagai pendidikan karakter, pramuka juga sebagai wahana kaderisasi. Dan saya berharap mampu tercipta pemimpin masa depan yang berjiwa mulia," jelas Bupati Sambari.

Bupati Sambari juga mengingatkan, bahwa harapan tersebut perlu dukungan semua pihak. Dia beranggapan pentingnya pramuka sebagai bimbingan moral.

Ditambahkan Wakil Bupat Gresik Moch. Qosim, dirinya menghimbau kepada seluruh peserta ISC agar selalu berjiwa sportif, kompetitif dan penh keyakinan. Selain itu harus mempunyai semangat tinggi dalam berlomba. "Saya berharap kepada semua peserta ISC untuk selalu sportif dan selalu optimis untuk bisa merebut tiket ke Amerika," ujar Wabub Qosim.

Disisi lain, Charly Van Houten dalam penampilannya mampu menyuntikkan semangat kepada peserya ISC dengan menyanyikan lagu bertajub pramuka. Tidak ketinggalan, lagu-lagu hits seperti Jangan Pernah Berubah, Cari Pacar Lagi, Isabella, Kebesaranmu mampu memaksa Gus Ipul, Bupati Sambari, Wabub Qosim dan jajaran forkopimda untuk bernyanyi bersama. ia/arifin sz/taem

Hari Pertama UN SMP/MTs, Wabub Qosim Lakukan Sidak

Gresik - Wakil Bupati Gresik M Qosim, melakukan inspeksi mendadak (sidak) dihari pertama pelaksanaan Ujian Nasional (UN) tingkat Sekolah Menengah Pertama/Madrasah Tsanawiyah di wilayah kecamatan Cerme, Senin (09/05/2016).

Dalam sidak tersebut, Wabub Qosim didampingi oleh Kepala Dinas Pendidikan, Kepala Kantor Kementerian Agama (Kemenag), Kabag Humas Pemkab Gresik Suyono dan Wakapolres Gresik Kompol Nur Hidayat.

Ada 3 (tiga) sekolah yang disidak oleh Wabub Qosim, yakni SMPN 1 Cerme, SMPN 2 Cerme dan Mts. Negeri Cerme. Meskipun pelaksanaan UN berjalan lancar, namun salah satu siswi SMPN 2 Cerme yang bernama Riska Nur Aprilia hari ini absen, karena sedang menjalani perawatan di Rumah Sakit.

Menurut informasi, dari 32 lembaga pendidikan SMP/MTs di Gresik, hanya 3 SMP Negeri dan 3 MTS yang saat ini menjalani UNBK (Ujian Nasional Berbasis Komputer). Namun Pemkab Gresik terus berupaya agar pelaksanaan UN tahun depan yang berbasis komputer dapat terwujud.

"Upaya yang akan kami lakukan adalah back up anggaran APBD, melakukan permohonan ke Pemerintah Pusat, setelah itu akan kami serahkan ke DPRD, karena DPRD yang mempunyai kewenangan dalam menggedok anggaran tersebut," kata Qosim.

Dirinya juga berharap, hasil UN yang dilakukan SMP/MTs seperti hasil pelaksanaan UN tingkat SMA beberapa waktu yang lalu. "Saya berharap tahun ini seluruh SMP/MTs yang melakukan UN dapat lulus 100 persen dengan nilai yang bagus, seperti pelaksanaan UN tingkat SMA yang diselenggarakan beberapa waktu yang lalu," ungkap Qosim.

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Gresik Mahin melalui Kabag Humas Pemkab Gresik Suyono mengatakan, upaya yang dilakukan Pemkab Gresik untuk mewujudkan UN berbasis komputer mempunyai tujuan agar dapat meminimalisir isu-isu kebocoran soal dan jual beli jawaban yang saat ini marak menjadi pembicaraan dimasyarakat.

"Kami terus berupaya mewujudkan UN di Gresik yang bersih dari kecurangan-kecurangan, dan kami ingin masyarakat juga ikut mengawasi pelaksanaan UN ini," tegasnya. ia/arifin sz/team

Ratusan Anggota lub Mobil Dan Motor Ramaikan Anniversary Taft Nusantara Joko Samudro

Gresik - Sebanyak 22 club pecinta mobil berbagai jenis dan 14 club motor yang terdiri dari ratusan anggota berkumpul di halaman Pemkab Gresik, Kamis (5/5/2016). Mereka tidak hanya berasal dari komunitas di Gresik saja, namun ada beberapa perwakilan dari sejumlah kota di Jawa Timur. Berkumpulnya mereka dalam rangka 1 (tahun) kemitraan Sabhara Community (Polres Gresik) dengan Taft Nusantara Joko Samudro sekaligus meramaikan anniversary komunitas Taft Nusantara Joko Samudro yang berdiri sejak 9 tahun lalu.

Menurut ketua penyelenggara sekaligus Kasat Sabhara Polres Gresik Akp. Donatus Kono melalui Kabag Humas Pemkab Gresik Suyono, dirinya mengungkapkan bahwa tujuan diadakan anniversary dan dalam rangka 1 (tahun) kemitraan Sabhara Community dengan Taft Nusantara Joko Samudro adalah untuk menjalin kebersamaan antar club mobil dan motor yang ada di Jawa Timur khususnya di Gresik.

"Maksud dari terbentuknya komunitas Taft Nusantara Joko Samudro ini adalah untuk menjalin komunikasi antara sesama club dan komunitas tanpa membeda-bedakan apa yang dikendarai, apa nama club dan komunitas serta darimana asalnya, oleh karena itu, dalam perayaan anniversary Taft Nusantara Joko Samudro pada hari ini kami mengundang seluruh komunitas mobil dan motor se-Gresik dan perwakilan dari beberapa kota," pungkasnya.

Bupati Gresik Sambari Halim Radianto, , mendukung dan mengapresiasi kegiatan tersebut. Menurutnya, kegiatan tersebut boleh dilakukan asalkan dengan tujuan yang positif. "Saya sangat mendukung kegiatan ini, yang penting dimata masyarakat, kegiatan komunitas bernilai positif dan tidak menganggu kepentingan umum," ungkapnya.

Dirinya juga mengatakan "Semua komunitas di Gresik rukun dan tidak pernah terdengar konflik di telinga saya," kata Bupati Sambari.

Sependapat dengan Bupati Sambari, Kapolres Gresik AKBP. Ady Wibowo mengungkapkan bahwa club mobil maupun motor yang berada dibawah pembinaan Polres Gresik, semua taat aturan dan tidak pernah terdengar melakukan tindakan kriminalitas.

Sebagai bentuk kepedulian terhadap masyarakat, Taft Nusantara Joko Samudero juga memberikan santunan kepada 186 anak yatim piatu. Selain itu, untuk memberikan wawasan terhadap bahaya narkoba, Polres Gresik melalui Kasat Narkoba AKP. Chotib Widiyanto juga memberikan sosialisasi dihadapan anggota club yang hadir dalam kegiatan tersebut. Tidak hanya itu, masyarakt juga dihibur penampilan fresstyle dari komunitas Gresik Motor Club. ia/arifin sz/team

Peringati Mayday, Buruh Gresik Adakan Sarasehan Dengan Pemerintah

Gresik - Dalam rangka hari buruh, Wakil Bupati, Mohammad Qosim mengumpulkan seluruh serikat buruh dan pekerja di Gresik untuk bersarasehan. Selain Wabup, acara yang berlangsung di Gedung Wahana Ekspresi Pusponegoro pada Rabu (4/5/2016) juga dihadiri segenap anggota Forkopimda Gresik, Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Gresik, Ketua Apindo Gresik, Perwakilan BPJS Gresik, serta dari beberapa perwakilan Rumah Sakit rujukan BPJS yang ada di Kabupaten Gresik.

Dalam sambutannya, Wabup Qosim menyampaikan terma kasih kepada semua buruh di Gresik yang bisa menjaga stabilitas ketertiban dan keamanan di Gresik. "Saya sangat hormat dan simpatik kepada semua buruh di Gresik yang pada hari buruh kemarin tidak melakukan demo yang mengganggu ketertiban masyarakat serta bisa menjaga kondisi stabilitas kamtibmas di Gresik".

Qosim mengatakan, sudah semestinya saat kita memperingati hari buruh kita selalu menjaga persatuan dan kesatuan seperti yang telah anda tunjukkan hari ini. "Hari buruh merupakan momentum untuk kita saling bersatu diantara sesama buruh. Bahkan bersatu dengan pemangku kepentingan yang lain. dan tidak menciptakan keresahan dimasyarakat terutama pemakai jalan" katanya.

Pernyataan Wabup ini juga didukung oleh Kapolres Gresik, AKBP. Adi Wibowo SIK dan Dandim 0817 Letkol Arm. Hendro Setyadi. Selain menyatakan terima kasih atas stabilitas Kamtibmas terutama saat hari buruh, Kapolres juga berpamitan kepada semua unsure buruh di Gresik. "Saya mohon pamit karena akan bertugas ditempat yang baru. Saya juga akan sampaikan ke pengganti saya tentang kondisi serta kerjasama yang baik antara Polisi dengan buruh di Gresik selama ini" ujarnya.  

Kepala Dinas Tenaga kerja dan transmigrasi Mulyanto, acara sarasehan ini merupakan rangkaian dari pelaksanaan hari buruh se dunia. "Selain Sarasehan, kami sudah menggelar beberapa pelatihan, yaitu pelatihan damkar, P3K, K3, operator alat berat. Kami juga mengadakan Istighotsah, sosialisasi BPJS Tenaga kerja maupun BPJS Kesehatan" ujar Mulyanto.

Saat acara audiensi antara Pemerintah dan buruh, Wabup Qosim menjadi moderator. Banyak hal yang ditanyakan para buruh diantaranya kesejahteraan buruh, perlindungan terhadap buruh oerempuan. Dan yang paling banyak ditanyakan buruh yaitu tentang fasilitas BPJS. Buruh meminta agar fasilitas jaminan BPJS diperbaiki."Kami berharap agar tidak ada lempar tanggung jawab terkait pelayanan BPJS, sehingga kami seolah-oleh dipimpong" ujar salah seorang penanya yang bernama Nandar. sdm/arifin sz/team

Limbah Sarung Tenun Disulap Menjadi Aneka Kerajinan Rumah Tangga


Gresik - Bertempat dibalai Desa Klampok Kecamatan Benjeng Gresik Jawa Timur, Dinas Koperasi, Usaha Kecil Menengah, Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Gresik, melatih warga Desa Klampok untuk memanfaatkan limbah industry sarung tenun.

Pelatihan yang berlansung sejak kemarin, hari ini Selasa (3/5) ditinjau oleh Kabid Perindustrin Dinas Koperasi, Usaha Kecil Menengah, Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Gresik.

Sebagai salah sentra industry sarung yang dihasilkan dari alat tenun bukan mesin (ATBM) Desa Klampok Kecamatan Benjeng Kabupaten Gresik Jawa Timur memang tidak diragukan lagi. Bila kita masuk Dusun Karangploso dan Kalipang didesa tersebut yang jaraknya sekira 20 km dari arah Gresik ke Selatan.

Tentu akan terdengar suara yang dikeluarkan dari ATBM yang dioperasikan warga setempat. Suara-suara tersebut akan terdengar disepanjang jalan didusun bahkan sampai keluar dusun.

Maklumlah, hampir semua warga dari kedua dusun di desa klampok ini menjadikan rumahnya sebagai tempat pembuatan sarung. 

Kenyataan ini diakui oleh Ngadi (51) Kepala Desa setempat yang katanya rumah terutama di dusun Karangploso dan Kalipang mengoperasikan ATBM di rumahnya. "Sebanyak 930 KK yang ada diwilayah ini berusaha pada industry sarung tenun" ungkapnya.

Tentu saja sarung yang dihasilkan untuk tujuan pasar ekspor ini tak semuanya baik. Dari setiap 12 kodi sarung yang dihasilkan, ada 6 potong kain sarung yang diafkir. Menurut Kades Ngadi, ada beberapa yang masih dimanfaatkan untuk sarung anak-anak atau sebagai bahan baju, namun ada kalanya yang tidak bisa dipakai sama sekali.

"Yang tidak bisa dipakai banyak sekali pak, karena tidak ada harganya seringkali hanya sebagai sampah" tutur Ngadi yang juga sebagai pelaku Usaha sarung tenun.

Dari sisa limbah industry pembuatan sarung tenun tersebut, Dinas Koperasi, Usaha Kecil Menengah, Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Gresik merasa tertantang untuk memanfatkan pembuatan handicraft dan menghias peralatan rumah tangga dengan kain sarung. Didatangkanlah instruktur untuk pelatihan pembuatan peralat rumahtangga berbahan dasar sarung.

"Kami bekerjasama dengan salah satu Lembaga Kursus dan Pelatihan untuk menyulap limbah ini menjadi barang yang punya nilai ekonomis" ungkap Kabid Perindustrian Ilmul Yaqien.

Rupanya, respon masyarakat setempat untuk ikut pelatihan ini sangat bagus. Tak hanya para ibu dan remaja putri, bahkan dari 35 peserta ada 8 orang peserta bapak-bapak. 

Hal ini karena adanya bahan baku limbah kain sarung yang melimpah. Juga barang yang dihasilkan sangat dibutuhkan oleh banyak orang. Ada bross, tempat tissue, taplak kulkas, taplak meja, menghias rak mini  minumam gelas, pelapis gelas dan toples serta berbagai barang yang banyak kita jumpai sehari hari. 

Sepasang peserta yakni  bapak Sukiadi (57) yang hadir bersama isterinya tampak kompak menghias rak mini untuk minuman gelas. Sukiadi yang juga pengusaha pembuatan boneka kecil ini tampak telaten mengikuti pelatihan.

Dengan telaten dia mengelem bahan yang terbuat dari logam sementara isterinya dibantu kelompok yang lain menggunting spon tipis dan menyiapkan pelapisnya dari kain sarung. Hanya dalam waktu 40 menit, rak mulanya hanya terbuat dari kerangka besi tampilannya sudah berubah. Kali ini rak tersebut sekaligus sebagai hiasan meja. "Ini sudah hampir jadi mas" ungkap Sukadi puas.

Dari 2 hari pelatihan sejak kemarin, ternyata sudah puluhan item yang dihasilkan. Produk-produk hasil karya mereka di gelar dimeja yang menurut panitia dari Dinas Koperasi, Usaha Kecil Menengah, Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Gresik hasil tersebut akan dilombakan. Dengan iming-iming lomba dan hadiah, masyarakat tampak sangat bersemangat untuk menghasilkan yang terbaik.

Dikesempatan lain, Kepala Dinas Koperasi, Usaha Kecil Menengah, Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Gresik,  Najikh mengatakan Sarung tenun ATBM ini merukapak produk khas Gresik yang sudah ditetapkan oleh Pemerintah Pusat.

"Kementerian Perindustria menerbitkan surat penetapan Kompetansi Inti Industri Daerah (KIID) No. 95 tahun 2015 bahwa Gresik sebagai sentar sarung tenun ATBM. Di Jawa timur hanya ada 5 daerah yang mendapatkan KIID, tentu dengan sentra produk yang berbeda" katanya.

Najikh mengungkapkan, pihaknya kedepan akan memikirkan industry sarung tenun ATBM  ini yang tidak hanya dipakai untuk sarung. Tapi bisa dipakai untuk mendukung industry yang lain misalnya sebagai bahan pakaian jadi dan kerajinan yang lain.

"Tentu saja masih menggunakan sarung tentun sebagai bahan baku utamanya. Kami masih menjajaki terobosannya kearah sana" jelas Najik. sdm/arifin sz/team

Andalkan Kecepatan Administrasi, Desa Pangkah Kulon Siap Rebut Desa Terbaik Jawa Timur

Gresik - Mengandalkan pelayanan pembuatan surat yang hanya 30 detik, Desa Nelayan yakni Desa Pangkahkulon Kecamatan Ujungpangkah Kabupaten Gresik siap berlaga untuk merebut desa terbaik Jawa Timur tahun 2016. Kali ini Desa Pangkahkulon akan berkompetisi dari 3 nominator desa yang lain masing-masing dari Kabupaten Ponorogo, Pacitan dan Bondowoso.

Kecepatan dalam melayani masyarakat dalam pembuatan surat, menjadi andalan utama desa yang berada sekitar 35 km ke Utara dari pusat kita Gresik ini. Tekat melayani masyarakat dengan cepat ini disampaikan oleh Kades Pangkahkulon Achmad Fauron saat merepresentasikan pelaksanaan pelayanan masyarakat di desanya, Senin (2/5/2016).

Bertempat di Ruang rapat Puteri Cempo, Kantor Bupati Gresik Achmad Fauron yang hadir bersama beberapa tokoh masyarakat desa setempat berusaha meyakinkan anggota tim Juri Lomba Desa yang diketuai oleh Suryaman dari Bapemas Propinsi Jawa Timur.

"Seluruh aparat bidang pelayanan sudah menguasai TI. Hanya memasukkan nomer Induk Kependudukan dan mengetik tujuan dan keperluan, maka dokumen surat sudah selesai", katanya.

Pembuatan kecepatan ini untuk semua pembuatan surat-surat administrasi. "Kecuali surat tanah kami harus memeriksa dan memverifikasi dengan teliti. Kami tidak bisa sembrono untuk pemngurusan dokumen tentang tanah. Silahkan bapak datang ke Kantor Desa kami dan silahkan hitung waktunya" tantang Acmad Fauran dihadapan sejumlah anggota Dewan Juri.

Tentu saja yang disampaikan kades Pangkahkulon ini hanya salah satu keunggulan yang ada di desanya. Menurut Kepala Bapemas Kabupaten Gresik Agus Budiono, sesuai Permendagri Nomer 81 tahun 2015, ada 3 bidang yang menjadi fokus penilaian pada lomba desa tahun 2016 kali ini. Yaitu, bidang Pemerintahan, bidang Kewilayahan dan bidang Kemasyarakatan.

"Kami bersama pemangku kepentingan yang lain harus mendampingi Desa Pangkahkulon untuk terus memperbaiki disemua lini. Agar nantinya Desa Pangkah kulon ini bisa merebut juara 1 tingkat Propinsi dan bisa mewakili Jawa Timur untuk berlaga di tingkat Nasional" ungkapnya.

Bupati Gresik, Sambari Halim Radianto yang hadir menerima Tim Juri asal Propinsi Jawa Timur berharap agar Desa Pangkahkulon yang mewakil Kabupaten Gresik dalam lomba Desa tahun 2016 ini bisa meraih yang terbaik. "Saya bangga karena Desa Nelayan yang ada di Wilayah pinggiran bisamenjadi Desa terbaik di Kabupaten Gresik. Atas prestasi ini Desa Pangkahkulon bisa mewakil Kabupaten Gresik sebagai kontestan dan saat ini sudah menjadi  Nominasi juara Desa terbaik jawa Timur" katanya bangga.

Menurut Sambari, ini salah satu program Bupati Gresik dalam memajukan Desa. "Tentu masih banyak program lain untuk memajukan desa yaitu, Tilik Desa, Sambungrasa dan the Sunan Giri award "kata Sambari merinci. "Dalam semua program desa tersebut kami selalu berinteraksi dengan masyarakat desa mulai dari beraudiensi langsung sampai menginap di rumah masyarakat setempat. Tak jarang beberapa kebijakan langsung saya keluarkan disana untuk memenuhi keinginan masyarakat desa" urai Sambari panjang lebar. sdm/arifin sz/team

PANEN RAYA TANAMAN PADI MUSIM KEMARAU PERTAMA DI DESA KARANGTINGGIL KEC. PUCUK KAB. LAMONGAN*

LAMONGAN,  gresiknews1.com  - Motto Berani Mengungkap Membantu Yang Belum Terungkap.  kegiatan Panen Raya tanaman Padi MK I (Musim Kemarau P...