43 tahun pemkab gresik,kita wujudkan kebersamaan,kerja keras,kejujuran,kesabaran dan keikhlasan untuk gresik bisa semakin baik

GRESIK,infojatim.com - Hari ini pemerintah kabupaten Gresik memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke 43. Seperti tahun-tahun sebelumnya pada perayaan kali ini ditandai dengan upacara bendera yang dipimpin langsung oleh Bupati Gresik Dr. H. Sambari Halim Radianto di halaman kantor Bupati Gresik, Senin (27/02/2017).

Seperti yang disampaikan Sekretaris Peringatan HUT Pemkab Gresik dan Hari Jadi Kota Gresik tahun 2017 yang menyatakan bahwa Upacara kali ini sekaligus untuk menyambut Peringatan Hari Jadi Kota Gresik yang ke 530.

Dihadapan seluruh peserta upacara yang terdiri dari PNS Pemkab Gresik, dari unsur TNI dan Polri,  Bupati Sambari menyampaikan terima kasih atas kerjasamanya selama ini. " Sebagai refleksi atas semua yang kita laksanakan, marilah kita semua untuk menyampaikan rasa syukur atas Rahmat Allah SWT kita diberikan keberhasilan dalam pembangunan" ucapnya khidmat.

Bupati menyebutkan beberapa keberhasilan yang dicapai sudah berada di jalur yang tepat dan sesuai. sehingga manfaatnya dapat dirasakan oleh seluruh masyarakat Gresik.

"Di usia yang sudah mencapai empat puluh tiga tahun ini, banyak pembangunan pembangunan monumental yang berhasil kita wujudkan. Berbagai inovasi yang dipadu dengan situasi dan kondisi telah kita persembahkan kepada masyarakat Gresik. Insyaallah semuanya telah dapat dirasakan manfaatnya oleh masyarakat" katanya.

Dari hasil jerih payah dan kerja keras kita semua dalam melaksanakan pembangunan, serta bantuan dan dukungan dari seluruh masyarakat, maka kita bisa menjadi seperti ini," kata Bupati Sambari.

Beberapa pembangunan yang monumental yaitu Stadion Gelora Joko Samudro (GJS), Pembangunan Rumah Sakit Ibnu Sina yang kini memiliki 5 lantai serta seluruh sarana prasarana yang ada didalamnya. Pembangunan Wahana Ekspresi Poesponegoro (WEP) tahap I dan tahap II, Bendung Gerak Sembayat (BGS), Sarana Olahraga Kanjeng Kromo Wijoyo di Sidayu, pembangunan Bandara Harun Thohir Bawean, pembangunan Rumah Sakit type D di Bawean serta jalan lingkar Bawean sejauh 53 kilometer.

Semua yang dibangun dan kita adakan pada beberapa tahun terakhir ini dipersembahkan untuk kesejahteraan masyarakat masyarakat Gresik. "Kalaupun dari upaya pembangunan yang saya laksanakan ini mendapat apresiasi berupa penghargaan, maka itu sesuatu yang wajar. Tapi tujuan kami tetap yaitu kesejahteraan masyarakat yang kami utamakan" tandas Sambari.

Sejumlah prestasi yang telah ditorehkan oleh Bupati Gresik dalam  Pemerintahannya di periode II ini yaitu selama tahun 2016 hingga Februari 2017, tercatat sudah delapan belas (18) prestasi. Sambari mengaku prestasi ini dicapai berkat dukungan semua pihak, seluruh unit kerja, Forkopimda, masyarakat dan stake holder pemerintah lainnya.

Kedepan nanti, masih ada satu keinginan Bupati Sambari yaitu mewujudkan kawasan Religi di kabupaten Gresik. "Kami berkeinginan membangun kawasan religi berupa kawasan Islamic centre di empat wilayah eks pembantu bupati. Di tahun 2018, kami berharap dapat terealisasi," ujar Bupati Sambari.

Sementara Sekretaris Peringatan HUT Pemkab Gresik ke 43 dan Hari Jadi Kota Gresik 530 tahun 2017, Suyono menyatakan, tema peringatan kali ini'Dengan Semangat HUT Pemerintah Kabupaten Gresik ke-43 dan Hari Jadi Kota Gresik ke-530, Kita Wujudkan Kebersamaan, Kerja Keras, Kejujuran, Kesabaran dan Keikhlasan Untuk Gresik Bisa Semakin Baik'.

Melalui tema tersebut, kami berharap agar peringatan HUT ini harus dijadikan sebagai momentum untuk melakukan renungan dan meningkatkan kualitas capaian, terutama dalam peningkatan kinerja para Pegawai Negeri Sipil (PNS) sesuai dengan kewajibannya menurut peraturan perundang-undangan yang berlaku, terutama dalam mewujudkan pelayanan kepada msayarakat agar semakin sehajtera.

Arz/team/d2g

Pemkab gresik patenkan batik pamiluto ceplokan setelah 9 kali Re Design

Pemkab Gresik Patenkan Batik Pamiluto Ceplokan Setelah 9 kali Re Design

 

GRESIK,infojatim.com - Sejak diterbitkannya hak paten dari Kementerian Hukum dan HAM RI Nomer D002017004963 tertanggal 31 Januari 2017, maka resmilah batik Pamiluto Ceplokan menjadi batik khas Gresik sekaligus ikon baru masyarakat Gresik.

Meski dalam pengurusan hak patent yang dilakukan oleh Kepala Dinas Koperasi, Usaha Mikro Dan Perindustrian dan Perdagangan Gresik Agus Budiono tak kurang dari seminggu. Namun untuk menciptakan design batik yang pas untuk masyarakat Gresik yang dikenal sebagai kota santri dan heterogen ini bukan sesuatu yang mudah.

Sejak ide dasar yang dicetuskan oleh Bupati Gresik Sambari Halim Radianto sekitar beberapa tahun yang lalu. Setidaknya ada puluhan bentuk yang merupakan design awal. " Sejak awal dicetuskan sudah 9 kali revisi sehingga terciptalah motif batik Pamiluto Ceplokan seperti yang sudah ada sekarang yang sudah dipatenkan" ujar Agus Budiono melalui kabag Humas Suyono di kantornya Jum'at (24/02/2016).  

Ada rasa lega sekaligus bangga setelah terbitnya hak paten tersebut. Kini batik Pamiluto ceplokan dijadikan bagian pada seragam dinas batik Pegawai Negeri Sipil di Kabupaten Gresik. "Kami bersama Dekranasda Gresik yang punya hak memproduksi dan menngedarkan batik Pamiluto Ceplokan. Tentu ada konsekwensi hukum apabila ada pihak lain yang meniru baik memproduksi atau memperbanyak kain batik tersebut yang kami beri merk dekranasda", ancam Agus Budiono.   

Ide awal yang dicetuskan Bupati Gresik ini muncul kala ada lomba design batik yang diselenggarakan di Pendopo Bupati oleh Dekranasda Gresik. Pada lomba itu diikuti oleh 1250 orang peserta, mulai dari peserta umum sampai pelajar. "Saat membuka lomba tersebut, Bupati mencetuskan ide untuk membuat design batik khas Gresik yang original," katanya.  
Ide tersebut disambut baik oleh pihak Dekranasda dengan mengkursus 32 orang peserta terbaik pada lomba tersebut ke Jogjakarta. Setelah dikursus selama sebulan, maka 7 orang peserta lain yang paling berbakat diikutkan kursus lanjutan. "Saat ini 7 orang tersebut menjadi pemandu batik di Gresik dan menularkan ilmu batiknya ke beberapa desa di Gresik", tandas Agus.

Saat ini sudah ada 270 orang pembatik handal yang dikoordinir oleh Dekranasda Gresik. Menurut Skretaris Dekranasda Ismiyati, para pembatik yang berjumlah 270 orang inilah yang saat ini tengah memproduksi batik pamiluto ceplokan. Mereka tersebar di 6 desa yaitu desa Sawo Dukun, Desa Cermelor dan Cermekidul Kecamatan Cerme, Desa Betoyoguci Manyar, Desa Bungah Kecamatan Bungah dan di Desa Wringinanom Kecamatan Wringinanom.   
Sejak diproduksi massal mulai awal Januari 2017 sampai hari ini telah menghasilkan 7.000 lembar kain. "Sesuai pengerjaannya, ada dua jenis kain masing-masing batik tulis dan batik cap", katanya. Adapun secara kualitas, Ismiyati menyampaikan beberapa jenis yaitu dari yang paling mahal yaitu batik tulis eksklusif seharga Rp. 550.000,- dan yang termurah batik cap berharga Rp. 175.000,-.

"Harga disesuaikan dengan kualitas dan proses pengerjaannya. Untuk batik yang paling mahal itu dikerjakan dalam waktu 15 hari mulai dari awal berbentuk kain putih sampai jadi. Sedangkan batik cap yang murah dikerjakan gak sampai seminggu sudah jadi kain batik yang siap jahit", tambahnya.

Tentang penamaan Pamiluto Ceplokan, menurut Ismiyati yang keluarganya menggeluti produksi batik yaitu berasal dari kata 'pulut' yang berarti perekat. Batik ini adalah gabungan berbagai aspek yaitu perdagangan, Industri, sejarah, ekonomi dan budaya.

"Pada batik ini ada gambar ikan, pabrik, gapura makam Sunan Giri dan Maulana Malik Ibrahim, bandeng, kepiting, kapal rakyat, pudak, dan rusa bawean. Beberapa gambar tersebut digabung dengan berbagai motif ornament sisik, kawung, truntum, semen, grompol danatirta, selingcecek pitu, dan parang barja" jelasnya panjang lebar.  

Jadi batik Pamiluto Ceplokan yang asli itu adalah batik yang mampu bercerita tentang Gresik. " Kami pihak Dekranasda dan Dinas Koperasi, Usaha Mikro Dan Perindustrian dan Perdagangan Gresik untuk sementara sebagai yang mendistribusikan batik tersebut. Perlu diketahui batik ini bukan sekedar batik yang gambarnya ngawur dan asal.

Karena saat ini ada batik yang warnanya serupa yang berusaha mirip dengan batik pamiluto ceplokan serta dijual lebih murah. Dari kualitas serta designnya terlihat batik tersebut hanya batik printing" tutur Ismiyati.

Arz/team/d2g

Bupati gresik pimpin penurunan paksa reklame bermasalah

GRESIK,infojatim.com - Karena dinilai bermasalah, billboard(reklame) milik salah satu pengembang apartemen di kawasan Jalan Veteran Gresik dibongkar paksa. Tak tanggung-tanggung, Bupati Gresik Dr. H. Sambari Halim Radianto turun tangan langsung dalam pembongkaran tersebut.

Bukan tanpa alasan, Bupati Gresik memimpin langsung pembongkaran reklame milik salah satu pengembang apartemen di Gresik tersebut. Hal itu karena reklame tersebut dinilai pemasangannyangawur dan tak sesuai dengan estetika tata kota.

Kabag Humas dan Protokol pemkab Gresik Suyono saat ditemui di ruang kerjanya mengatakan bahwabillboard yang dibongkar paksa tersebut dipasang diatas taman, dibawah sutet, yang melintasi Jalan Veteran.

Suyono menuturkan, bahwa sejak bulan Oktober 2016, surat teguran telah dilayangkan oleh  Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu  (DPM PTSP) kepada pihak pengembang apartemen yang bersangkutan, namun sepertinya surat teguran tersebut tak digubris.

"Sudah lima bulan diperingatkan melalui surat teguran  agar segera dibongkar, namun sepertinya pihak pengembang tak mengindahkan surat yang dilayangkan tersebut," kata Suyono.

Spontan saat itu juga Bupati Sambari memerintahkan Kabid Penindakan Dinas Perizinan dan Penanaman Modal Johar Gunawan untuk mencari tenaga atau tukang yang ada di sekitar lokasi dan langsung melakukan pembongkaran reklame yang dinilai ngawur tersebut dan dipimpin langsung oleh Bupati Sambari.

Suyono menambahkan, bahwa selain menyalahi estetika, pemasangan reklame oleh pihak pengembang tersebut juga dinilai menyalahi aturan. "Dalam permohonan izinnya tertulis bahwa billboard tempel tersebut tanpa penerangan atau lampu. Namun kenyataan di lapangan, reklame tersebut dilengkapi dengan alat penerangan. Hal itu dinilai menyalahi aturan," kata Suyono.

Menurut Kepala Subbidang Pelayanan Perizinan Tata Ruang DPM PTSP kabupaten Gresik Johar Gunawan, pihaknya sudah memanggil pihak pengembang yang bersangkutan untuk memberikan keterangan terkait keberadaan reklame tersebut.

Hal tersebut dilakukannya sebagai tindak lanjut atas monitoring terkait penertiban titik reklame bersama Dinas Lingkungan Hidup, DPU dan tata Ruang dan Satuan Polisi Pamong Praja beberapa waktu yang lalu.

Namun, Bupati menyayangkan petugas Satpol PP yang tidak berani melakukan penertiban reklame yang tidak sesuai aturan. Bupati Sambari berjanji akan melakukan evaluasi terhadap Satpol PP terkait hal ini.

Disisi lain, Suyono mengatakan bahwa Bupati Sambari saat ini focus memantau system kinerja di masing-masing SKPD, terutama dalam hal pelayanan. "Pak Bupati ingin pelayanan terhadap masyarakat berjalan maksimal dan sesuai dengan aturan yang berlaku," pungkas Suyono.

Arz/team/d2g

Operasi rutin pamong praja Kabupaten Gresik

GRESIK,infojatim.com - group pada hari senin  tgl 20-2-2017  opersi yang di mulai jam 18.30 selsai pukul 2100 opersi yang di lakukn satpol PP gresik berhasil menjaring beberapa wanita  di warkop    dan miras di  beberapa titik, alat penghibur musik juga di sita oleh pamong praja.

Mulai dari warkop buncop,desa romo ,ganden,dan tlogo pojok dalam operasi tersebut terjaring 11 wanita usia 20 - 30thn yg terjaring tersebut warga dari luar gresik banyuwangi ,lumajang, tuban dan sebagian tidak memiliki ktp  dan di bawa ke kantor satpol PP untuk di data  dan miras sebagai barang bukti.

Untuk 11 wanita  tersebut di amankan di kantor pamong praja pusat di jl.Dr wahidin sudiro sambil menunggu proses lanjut, dari 11wanita  tersebut .Operasi yang di lakukan satpol PP berdasarkan Undang  Undang  PERDA ketika di konfrmasi oleh infojatim.com ibu Nuhaedah berkomentar operasi tersebut operasi rutin demi menertibkan untuk gresik lebih baik juga untuk menjaga hal hal yang tidak kita inginkan (bersambung )  ,

Arz/team/d2g

Pungli merajarele di kabupatrn gresik

GRESIK, Infojatim.com ,gresiknews1.com,    jatimnews.com .hasil investigasi ,
Semua elemen masyarakat telah menyatakan Perang terhadap korupsi dan pungli termasuk juga para abdi negara agar terbebas dari penyakit Bangsa, sesuai dengan program Nawa Cita poin 4 yaitu menolak negara lemah dengan melakukan reformasi sistem dan penegakan hukum yang bebas korupsi, bermartabat dan terpercaya.

"Maka tepat kiranya jika Gerakan Nasional Sapu Bersih Pungli dengan Perpres No.87 Tahun 2016 mesti didukung semua lapisan masyarakat mulai dari Sabang sampai Merauke, demikian juga dengan Gresik.

Yang namanya pungutan liar (Pungli) bukan hanya soal besar-kecilnya, tapi keluhan masyarakat yang harus ditindak lanjuti. Ini persoalan yang harus kita selesaikan dengan serius di Kabupaten Gresik. Bukan masalah urusan sepuluh ribu atau ratusan ribu, tapi pungli telah membuat masyarakat kita susah untuk mengurus sesuatu.

Menanggapi Keluhan dari nara sumber/ masyarakat  hasil investigasi kepada infojatim.com group Gresik atas pengurusan Surat Keterangan Domisili Usaha (SKDU) nomor 474/ 18/ 437.102.09/ 2017 beserta kwitansi pembayaran retribusi sebesar Rp 200.000 atas nama dan ditandatangani oleh Kepala Desa Randuagung Suwaibah, Senin (13/02/2017).

Kepala Desa Randuagung Kecamatan Kebomas, Gresik, Suwaibah menganggap pungutan liar (Pungli) pihaknya bekerja sesuai prosesur dan AD/ART yang telah diatur sebelumnya.

Dia menjelaskan terkait pungutan retribusi surat keterangan domisi usaha besar senilai Rp 200.000 itu sudah sesuai Peraturan Desa (Perdes) Randuagung Nomor 2 Tahun 2007 tentang Bidang Ekonomi dan keuangan, Surat Keterangan Domisi Usaha Besar Surat keterangan domisili usaha masuk ke dalam Perdes poin huruf V, tentang biaya retribusi usaha besar senilai Rp 200.000 persurat, tentang Bidang Ekonomi dan keuangan, segala pungutan retribusi kepengurusan dikenakan biaya dan bersifat legal berbadan hukum.

"Ini merupakan Pendapatan Asli Desa (Pades), nantinya dana masuk ke Kas Desa dan untuk biaya operasional. Serta ada empat sumber pendapatan desa diantaranya Alokasi Dana Desa (ADD), Dana Desa (DD) dan BHP serta ada juga pendapat dari Pendapatan Asli Desa (Pades) dana dari pelayanan surat-surat desa, yang nantinya dipakai untuk membiayai operasinal di Kantor Kepala Desa.

"Sudah dari dulu Desa Randuagung menerapkan setiap layanan surta-surat dikenakan punguntan dan biaya. Dana yang bersumber dari pungutan retribusi kepengurusan surat-surat itu akan masuk ke dalam Kas desa dan dipakai untuk biaya operasional seperti pembelian kertas, tinta printer dan pembangunan dan renovasi bangunan Kantor Kepala Desa."

Saat diklarifikasi melalui Ponselnya, anggota dewan DPRD Kabupaten Gresik (Wongso Negoro SH. SE. M,Si), apapun bentuknya biaya retribusi itu sudah Pungli meskipun adanya Perdes (Peraturan Desa) apalagi kalau tidak ada kekuatan hukumnya, kalau seperti sekarang ini kalau kepala desa membuatkan kuitansi itu ya salah dan itu tetap pungli apapun dalihnya semua.
Nanti kita serahkan kepada yang berwajib biar menyelidiki terkait masalah ini sesuai dengan laporan laporan yang diterima oleh anggota dewan.

Saat disinggung dengan hasil pungli yang digunakan untuk pembelian kertas dan tinta printer, Anggota DPRD Badan Pembentukan Perda ini menampik keras, apapun dalihnya itu sudah melakukan Pungli dan harus ditindak oleh aparat Kepolisian.

Terkait untuk pembelian kertas alat tulis dan gaji gaji karyawan yang ada di desa itu semua sudah ada biayanya tersendiri karena sudah ada dana tunjangan dari APBD, dan untuk pembelian alat tulis itu sudah ada anggaran di ADD. Semuanya kan sudah ada untuk anggaran anggaran seperti itu, Kenapa hal ini masih saja tetap dilakukan.

Penarikan biaya retribusi itu sudah tak anggap pungutan liar karena pungutan yang tidak memiliki dasar baik di regulasi nasional mapun di regulasi daerah. Jadi, pungutan untuk SKDU itu termasuk pungli karena tidak ada di ketentuan pusat dan daerah. Papar Anggota DPRD Kabupaten Gresik dari Komisi.

Arz/team/d2g

Optimalkan penggunaan dana bagi hasil cukai,RS Ibnu sina lengkapi peralatan kedokteran

GRESIK,infojatim.com - Rumah Sakit Ibnu Sina Gresik optimalkan penggunaan dana bagi hasil cukai untuk pembelian alat-alat kedokteran serta membangun fasilitas penunjang yang lain. Hal ini disampaikan oleh Kepala RS Ibnu Sina Gresik, Endang Puspitowati saat beraudiensi dengan Bupati Gresik, Dr. Sambari Halim Radianto.

Saat itu Kepala RS Ibnu Sina bersama Sekda Gresik Djoko Sulistiohadi  tengah mendampingi Bupati Gresik dalam menerima kunjungan kerja rombongan Pemkab Madiun di Ruang Graita Eka Praja, Senin (20/02/2017). Kunker Pemkab Madiun yang dipimpin oleh Asisten Ekonomi dan Pembangunan, Suyadi  bermaksud untuk study banding tentang penggunaan dana bagi hasil cukai ke Pemkab Gresik.

Seperti yang disampaikan oleh Bupati Gresik, Penggunaan dana bagi hasil cukai di Gresik sudah sangat optimal. Hal ini karena skala prioritas dana bagi hasil cukai dialokasikan untuk memperbaiki kualitas kesehatan. "Dana ini sebagian besar dibelanjakan untuk alat-alat kedokteran dimana dapat meningkatkan kualitas hidup kesehatan masyarakat terutama pasien penyakit paru jantung" katanya.

Seperti yang disampaikan oleh Kepala RS Ibnu Sina, Endang Puspitowati bahwa pihaknya sejak tahun 2012 menerima dana bagi hasil cukai masing-masing tahun 2012 sebesar Rp. 1,4 miliar, tahun 2013 Rp. 2,5 miliar, tahun 2014 Rp. 5,7 miliar, tahun 2016 Rp, 10,2 miliar dan tahun 2016 sebesar Rp. 8,3 miliar.

"Selama ini penggunaan dana tersebut selalu kami diskusikan dengan pihak propinsi. Dana tersebut untuk melengkapi beberapa fasilitas kesehatan berupa alat kedokteran untuk penyakit paru, jantung. Atas petunjuk dari pemberi dana, maka penggunaan dana tersebut kami kembangkan untuk pembelian alat-alat penyakit lain misalnya alat-alat obgyn dan lain-lain" katanya.

Menurut pengakuan Endang, beberapa peralatan yang dibeli dari dana bagi hasil cukai yaitu ventilator, caterisasi jantung, bronscoscopi, x-ray, USG 4 dimensi. "Bahkan kami berencana untuk melengkapi berbagai peralatan endoscopi, hal ini sesuai petunjuk pemberi dana" katanya.

Mendengar penjelasan panjang lebar tentang penggunaan dana bagi hasil cukai, pimpinan rombongan Asisten Ekbang Pemkab Madiun Suyadi menyatakan puas.

Pihaknya bahkan ingin minta difasilitasi untuk selalu bisa berkomunikasi dengan Pemkab Gresik. "Kami minta nomer kontak atau email agar kami bisa selalu berkomunikasi. Kami menyadari bahwa Pemkab Gresik telah selangkah lebih maju dari kami," ujar Suyadi.

Arz/team/d2g

Jalan raya pantura tuban membawa maut

TUBAN,infojatim.com - Laka lantas yang mengakibatkan 1 orang korban meninggal dunia, adalah sbb :

Pada hari ini Jumat tgl 17 Februari 2017 Pkl 07.30 wib di Jalan Raya Tuban-Widang Km 89 Sby.  ( Depan Depot Jati Ampuh,Lebar jalan 12m, jl.nasional,Rambu Lengkap,marka putus2,) Ds. Minohorejo  Kec. Widang Kab. Tuban telah terjadi Laka Lantas yg melibatkan kendaraan:

Kendaraan Truk gandeng PT Hasil Lasem Nopol L-8184-UY yang dikemudikan oleh SETIAWAN, Lk, 27 th, swasta, Ds. Dorokandang Rt 07 Rw 04 Kec. Lasem Kab. Rembang.

Sebelumnya berjalan dari arah Timur ke Barat, pada saat melewati jalan rusak (berlubang) tepat didepan Depot Jati Ampuh berusaha untuk menghindari dan bergerak kekanan, pada saat bersamaan dari arah berlawanan  (barat ke timur) datang kendaraan:

Kendaraan Pick Up No.pol B-9361-UAB yang di kemudikan oleh DWI ANDY APRIYANTO, lks. 33 tahun, swasta, Kel. Sukomulyo Rt 03 Rw 03 Kec. Lamongan Kab. Lamongan

Sehingga terjadilah kecelakaan lalulintas.

Akibat dari laka :

Pengemudi Pickup Nopol B-9361-UAB bernama DWI ANDY APRIYANTO, lks. 33 tahun, swasta, Kel. Sukomulyo Rt 03 Rw 03 Kec. Lamobgan Kab. Lamongan terjepit didalam kendaraan dan langsung MD di TKP.

Kedua kendaraan mengalami Rusak berat dengan tafsir kerugian Rp. 100.000.000.

Tindakan yang dilakukan:

Laka  lantas olah TKP dari u├▒it laka resort Tuban  guna penyidikan lebih lanjut serta mengamankan tersangka dan barang bukti.

Arifin rz/team

Babinsa koramil bandaran bantu petani panen padi

PAMEKASAN,infojatim.com - Setelah di Desa Larangan Slamoar digiatkan penanaman padi, berbeda dengan Desa Bandaran yang mana salah satu anggota Kelompok Tani (Poktan) Tongkol milik Mohammad Rofik melaksanakan panen padi yang juga dilahan sawah seluas 1 hektare, Jum'at (17/02/2017) pagi.

Kegiatan panen padi sendiri juga dibantu langsung oleh Babinsa Babdaran Serda Tupon hingga melakukan penggilingan padi di lokasi sawah milik Rofik.

"Panen padi di lahan 1 hektare sawah ini sangat berhasil dan ini bisa terus ditingkatkan. Apalagi hasilnya panen kali ini lumayan banyak," ucap Serda Tupon.

Selain itu, tambah Serda Tupon, tugas pendampingan kali ini bisa menjadi evaluasi untuk terus meningkatkan komunikasi yang sudah terjalin baik agar terus ditingkatkan.

"Ini jadi evaluasi bagi saya untuk terus memberikan pendampingan kepada para petani untuk semangat meningkatkan kualitas dan kuantitas pertanian," tegasnya.

Ditempat yang sama, pemilik panen padi ini Mohammad Rofik mengaku bersyukur bahwa panen kali ini bisa menghasilkan kuantitas padi yang kualitasnya sangat baik.

"Makin baiknya padi yang kita tanam maka hasilnya pun juga baik bagi perekonomian kami. Apalagi ada beberapa anggota Poktan Tongkol dalam beberapa hari ini juga melakukan panen padi," singkat Rofik.Sumber Berita Kpendam.

Arz/team/d2g

Naas sopir ngantok membawa maut

GRESIK,infojatim.com - telah terjadi kecelakaan hari kamis tgl 16 februari 2017  sekitar jam 20.30 wib di jln raya pantura  samir plapan  duduk sampean gresik dari arah barat ke. Timur depan lapangan samir antara kendaraan truck  bok no pol H 1388 PG yang di kemudikan oleh saudara BUDI SUSANTO ,jln menoho raya no 33 rt 06 rw 07 sumberejo semarang ,menabrak bak kendaraan dum truck tronton no pol W 9194 UD dari belakang yang di kemudikan oleh sdr ENDRA S.alamat tambak asri 24/36 rt 017 rw 006 surabaya, dalam kejadian tersebut penumpang bok ( kernet ) tewas  di tempat ,  nama TJAN BUDI WAHONO alamat,jl beteng 66 rt 01 rw 02 keranggan Semarang ,tergencet kabin depan .

Menurut keterangan dari warga sekitar kejadian tsb pengemudi bok ngantuk . oleh anggota  unit laka duduk sampean gresik  ,anggota unit laka polsek duduk sampean gresik  segera menghubungi rumah sakit ibnu sina mendatangkan Ambulance untuk membawah jenazah tersebut.

Dalam kejadian tersebut anggota laka sektor duduk sampean bernama Brigadir Akhmad kurniawan  brsama anggota lainx dan anggota dari  laka lantas resort gresik  bernama Bripka Maksum sanusi beserta anggotanya juga untuk mengatur pengguna jalan agar tidak terjadi kemacetan di TKP tersebut.

Arz/team/d2g

DPRD kabupaten gunung kidul berguru ke gresik terkait pemberdayaan dan perlindungan terhadap nelayan

GRESIK,infojatim.com - Pemerintah kabupaten Gresik menerima kunjungan kerja (kunker) anggota DPRD kabupaten Gunung Kidul Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta, Kamis (16/02/2017). Para anggota DPRD kabupaten Gunung Kidul tersebut langsung ditemui oleh Bupati Gresik Dr. H. Sambari Halim Radianto di ruang Graita Eka Praja kantor Bupati Gresik.

Kedatangan rombongan yang dipimpin oleh Wakil Ketua DPRD kabupaten Gunung Kidul H. Supriyadi tersebut ingin mengetahui tatacara pemberdayaan dan perlindungan nelayan dan terkait pengelolaan TPI (Tempat Pelelangan Ikan) di kabupaten Gresik.

Bupati Gresik Dr. H. Sambari Halim Radianto yang saat itu menemui rombongan menjelaskan bahwa potensi hasil tangkap ikan di Gresik terbilang cukup besar. Namun masih terkendala terkait dengan transportasi laut untuk pengangkut ikan. Namun pemerintah terus berupaya mengatasi kendala tersebut.

Bupati menjelaskan bahwa pemerintah kabupaten Gresik telah membangun Pasar Ikan Modern untuk transaksi jual beli hasil tangkapan para nelayan. "Pembangunan Pasar Ikan Modern tersebut memang ditujukan untuk kegiatan perikanan. Semata-mata ingin meningkatkan perekonomian para nelayan khususnya nelayan Gresik," kata Bupati Sambari.

Di Gresik terdapat 20 (dua puluh) Tempat Pelelangan Ikan yang tersebar di sejumlah kecamatan dan dikelolah oleh desa. "Pemerintah selalu berupaya keras meningkatkan produksi ikan. Terutama hasil tangkapan nelayan," imbuh Bupati Sambari.

Melalui Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia (HNSI) kabupaten Gresik mencatat, jumlah nelayan yang saat ini terdata berjumlah 10.500 nelayan dan 3.545 diantaranya sudah terdata dalam asuransi nelayan seperti yang tertuang dalam peraturan Menteri Kelautan terkait perlindungan terhadap nelayan.

Hal tersebut diungkapkan oleh Kepala Dinas Perikanan Drs. Langu Pindingara. Menurutnya, asuransi untuk para nelayan tersebut keseluruhan pendanaannya bersumber dari Kementerian Kelautan dan Perikanan RI.

Selain itu, menurut Langu, pihaknya sudah menyampaikan usulan terkait bantuan perahu untuk para nelayan di Gresik. "Mudah-mudahan ditahun ini kita dapatkan enam belas perahu bantuan dari Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP). Untuk sementara sudah kita terima empat unit," ujarnya.

Sementara itu, lanjut Langu, total tangkapan para nelayan dalam setahun terakhir mencapai 134.849 ton pertahun. "Jumlah tersebut meliputi 19.228 ton tangkapan ikan dan 115.621 ton budidaya," ujarnya.

Pengelolaan TPI di Gresik berdasarkan Peraturan Daerah (Perda) Nomer 6 Tahun 2011 tentang retribusi jasa usaha. "Namun, kebijakan terkait keplabuhanan, PPI (Pelabuhan Pendaratan Ikan) yang awalnya merupakan kewenangan pemerintah kabupaten, karena peraturan Undang-undang 23 tahun 2014, program yang berkaitan dengan kawasan dan wilayah laut nantinya diambil alih provinsi" kata orang nomer satu di Dinas Perikanan tersebut.

Arz/team/d2g

Lulus uji kompetensi ,25 anggota satpol PP ikuti diklatsar

GRESIK,infojatim.com - Setelah dilakukan uji kompetensi pada 117 anggota Satuan Polisi Pamong Praja Gresik. Selanjutnya yang terpilih sebanyak 25 anggota masuk Pendidikan Latihan Dasar (Diklatsar) Polisi Pamong Praja Gresik tahun 2017. Diklatsar yang berlangsung selama tiga minggu tersebut di buka hari ini Kamis (16/02/2017) di Balai Diklat PMI Jawa Timur Jalan Ratna Perum Graha Bunder Asri Gresik oleh Bupati Gresik Dr. Sambari Halim Radianto.  

Dalam sambutannya, Bupati menekankan agar pada Diklatsar kali ini harus ada yang berbeda dan lebih banyak memberikan ilmu pengetahuan yang mendukung dalam tugas sebagai Polisi Pamong Praja. "Kepada para Instruktur saya harap agar memberikan banyak pembekalan tentang Perda dan Perundangan. Tak hanya latihan fisik semata seperti diklatsar yang terdahulu" katanya.

Pentingnya anggota Satpol PP Gresik diberikan pengetahuan tentang aturan perundangan mengingat mereka yang bertugas di lapangan akan berhadapan langsung dengan masyarakat. Mereka harus tahu aturan misalnya tentang Garis sempadan bangunan (GSB) dan garis sempadan pagar (GSP). "Mereka juga harus diberikan cara-cara konfirmasi yang lebih manusiawi misalnya menanyakan perijinan tentang suatu bangunan kepada pemiliknya" katanya.

Tentang pemahaman perundangan, Bupati menekankan agar pemberian materi lebih dalam tentang aturan yang sesuai dengan penugasannya di lapangan. Misalnya tentang aturan larangan minuman keras dan larangan perbuatan cabul. "Hal ini harus lebih diberi pemahaman mendalam.

Jangan sampai ada pemahaman keliru misalnya hanya melarang pengedar. Padahal disitu ada juga peminum yang juga harus dilarang dan diamankan" katanya.

Terkait Diklatsar Satpol PP Gresik, Sekda Gresik Djoko Sulistiohadi melalui kabag humas Suyono mengatakan kegiatan ini untuk memperdalam tugas pokok dan fungsi kepada anggota Satpol PP terutama yang belum memperoleh Dikklat serupa.

"Selain pemberian materi, peserta juga diajak untuk melakukan diskusi serta observasi lapangan. Sesuai harapan Bupati, observasi lapangan akan diberikan study kasus yang ada dilapangan" katanya.

Para instruktur Diklat ini terdiri dari Widyaiswara Bandiklat Propinsi Jawa Timur, Para Pejabat Pemkab Gresik, dari Kodom 0817 serta dari Polres Gresik. "Diklat ini berlangsung mulai hari ini dan berakhir pada 3 Maret 2017" pungkas Sekda.

Arz/team/d2g

15 pendonor darah asal gresik akan terima penghargaan dari presiden RI

GRESIK,infojatim.com - Pemerintah pusat bersama Palang Merah Indonesia (PMI) akan memberikan penghargaan Satyalencana Kebaktian Sosial bagi 15 pendonor darah sukarela yang telah menyumbangkan darahnya secara rutin diatas 100 kali.

Penghargaan berupa lencana emas tersebut rencananya akan diserahkan oleh Presiden RI Joko Widodo pada Minggu (19/02/2017) mendatang di Jakarta bersama dengan para pendonor dari daerah-daerah lainnya di seluruh wilayah Indonesia.

Sebelum keberangkatannya ke Jakarta, mereka yang akan menerima penghargaan tersebut berkesempatan bertemu dengan Bupati Gresik Dr. H. Sambari Halim Radianto di ruang kerjanya.

Dalam pertemuan yang dihadiri oleh Sekretaris Daerah kabupaten Gresik Drs. Kng. Djoko Sulistio Hadi, Ketua PMI Gresik Ir. Nadjib dan sejumlah pejabat di lingkungan pemkab Gresik tersebut Bupati Sambari menyampaikan bentuk apresiasinya kepada para sukarelawan yang selama ini rutin melakukan donor darah hingga 100 kali bahkan lebih.

"Kami sampaikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada para pendonor yang selama ini telah berbuat dan mencerminkan perhatian serta kepeduliannya kepada masyarakat. Maka layaklah mendapatkan penghargaan dari pemerintah," kata Bupati Sambari, Kamis (16/02/2017).

Lebih lanjut Bupati Sambari menuturkan bahwa sehubungan dengan hal tersebut, beliau berharap agar masyarakat dalam mendonorkan darah, tidak semata-mata mengharapkan sebuah penghargaan, namun murni untuk bersosial dan ikhlas mendonorkan darahnya guna kepentingan masyarakat yang membutuhkan.

"Semoga dapat memberikan inspirasi dan semangat baru bagi semua pihak khususnya masyarakat Gresik untuk senantiasa mencurahkan perhatian serta kepeduliannya terhadap lingkungan dan masyarakat sekitar," imbuh Bupati Sambari.

Salah seorang calon penerima penghargaan Ahmad Mukson (47) melalui Kabag Humas dan Protokol pemkab Gresik Suyono mengatakan bahwa donor darah bukan hanya membantu orang lain, tetapi juga bagus bagi kesehatan diri sendiri, Karena terjadi regenerasi darah.

Dirinya mengatakan selama masih dianugerahi kesehatan dan kekuatan akan terus melakukan donor darah dan senantiasa mengajak generasi muda meneruskan perjuangan tersebut. "Kami ingin mengajak para generasi muda untuk lebih memberanikan diri melakukan donor darah," ujarnya.

Arz/team/d2g

Perlintasan kereta api tanpa pembatas membawa korban

GRESIK,infojatim.com - TKP : Perlintasan sebidang tanpa palang pintu ( jalan Desa Ngemplak) wilayah Ds. Ngemplak, Kec. Baureno, Kab. Bojonegoro (Km. 147+9)

ANTARA :
Kendaraan Daihatsu Zigra No.Pol. S-1339-AA kontra Kereta Api KRD No. 473, LOK: CC2017702

WAKTU KEJADIAN :
Hari Rabu, tanggal 15 Februari 2017, jam 12.25 Wib.

DILAPORKAN:
Hari Rabu, tanggal 15 Februari 2017, jam 12.40 Wib.

DATA PENGENDARA :
1. Pengendara Kendaraan Daihatsu Zigra No.Pol. S-1339-AA, Nama : M. MUSTOFA, Lk, 23 th, Swasta, Alamat Desa Bayemgede, Rt. 10, Rw.-  , Kec. Kepohbaru, Kab. Bojonegoro.(MD)
2. Masinis Kereta Api KRD No. 473, LOK: CC2017702, Nama :  ARDIANTO, Lk, 35 th, Masinis, Alamat Depo Lok Surabaya. (Pasar Turi)

KRONOLOGI :
Semula Kendaraan Daihatsu Zigra No.Pol. S-1339-AA, yang dikemudikan oleh M. MUSTOFA berjalan dari arah utara ke selatan sesampainya di TKP berusaha menyebrang rel KA tanpa palang pintu pada saat yang sama dari arah timur ke barat berjalan Kereta Api KRD No. 473, LOK: CC2017702, dengan masinis yang bernama ARDIANTO, karena jarak sudah dekat dan pengemudi kendaraan Daihatsu  Sigra kurang memperhatikan  Kereta Api dari rah timur sehingga terjadi kecelakaan Kereta Api.

Akibat dari Kecelakaan Kereta Api tersebut pengemudi kendaraan Dihatsu Sigra meninggal dunia di TKP.( bersambung ).

Arz/team/ d2g

Pemusnahan sabu-sabu,ganja,minuman keras Dan lain lain

GRESIK,infojatim.com - Sejumlah jenis narkoba yang menjadi barang bukti seperti Shabu-shabu, Ganja dan Pil koplo dimusnahkan aparat.  Pemusnahan dilakukan karena barang tersebut telah berstatus inkracht yang didapat pada 2016 hingga Januari 2017.

Pemusnahan di hadiri Kapolres, Ketua Pengadilan Negeri, Dinas Kesehatan Gresik, BNNK Gresik dan juga Satuan Polisi Pamong Praja di halaman Kejaksaan Negeri Gresik dengan cara di bakar, Selasa 14/02/2017.

Shabu Shabu seberat 218,22 gram, ganja seberat 1.082,29 gram serta pil koplo sebanyak 3,511 butir, dan minuman keras ikut dimusnahkan. Tidak hanya narkoba, 52 botol bir hitam dan putih, 15 vodka, 13 wisky, 1 botol merek martil, 41 botol berisi arak dan tuak. Barang haram yang dimusnahkan tersebut berasal dari beberapa tangkapan dan razia seperti, BNNK Gresik dan juga Satpol PP Gresik.

Seperti yang diterangkan Kepala Kejaksaan Negeri Gresik bahwa salah satu fungsi Kejaksaan adalah melakukan eksekusi. Hal ini dilihat sudah banyak nya barang bukti yang terkumpul dan harus dimusnahkan.

Sesuai dengan pasal 1 butir 6a KUHP. "Pemusnahan merupakan dari hasil perkara tindak pidana umum dan tindak pidana ringan. Yang jelas perkara dan barang buktinya sudah memiliki hukum tetap atau inkracht," tegas Kepala Kejaksaan Negeri Gresik, I Made Sujarna.

Diketahui peredaran narkoba dan miras menjadi atensi sesuai peraturan daerah dan juga Undang Undang Republik Indonesia. Peredaran narkoba sudah memasuki berbagai lapisan umur.

Karenanya, penegak hukum dan masyarakat telah serempak mengantisipasi bahaya ditimbulkan narkoba dan perlu sama-sama meningkatkan kewaspadaan.

Menurut pakar, Narkoba adalah senyawa-senyawa psikotropika yang  pemakaian nya di luar peruntukan dan dosis yang semestinya hingga menyebabkan problem psikologis maupun problem sosial di lingkungannya.

Arz/team/d2g

Wabup qosim sangat mendukung sertifikasi hak paten untuk IMKM di gresik

GRESIK,infojatim.com - Wakil Bupati Gresik, Dr. Muhammad Qosim mendukung langkah Dinas Koperasi, Perindustrian dan Perdagangan Gresik untuk mempatenkan beberapa Industri Kecil menengah yang ada di Gresik.

Dukungan ini disampaikan oleh Wabup Qosim saat menyampaikan sambutannya pada kegiatan pendampingan sertifikat merk bagi para pelaku industri mikro kecil dan menengah (IMKM) di Gresik. Kegiatan yang berlangsung di ruang rapat kantor Diskoperindag Gresik pada Selasa (14/02/2017) ini diikuti oleh 55 pelaku IMKM se Kabupaten Gresik.

Menurut Wabup, pada era moder seperti sekarang ini, merk dan hak paten adalah suatu keharusan. "Kalau para pelaku industri mikro kecil dan menengah Gresik ini ingin maju, dikenal dan mampu bersaing di pasar Global, maka mereka harus punya merk yang dipatenkan. Hal ini untuk menjangkau pemasaran yang lebih jauh dan lebih luas. Kalau mungkin harus berorientasi ekspor". Tutur Qosim.

Qosim mengingatkan, pihaknya tidak ingin lagi ada pelaku IKM Gresik yang hanya menjiplak merk orang lain yang pada akhirnya menimbulkan dampak yang tidak baik. "Pelanggaran merk dan hak cipta itu berdampak pada pelanggaran hukum", tambah Qosim kepada para pelaku IKM yang saat itu sangat serius mendengar penjelasan wabup.

Pada kegiatan pendampingan sertifikat merk bagi para pelaku industri mikro kecil dan menengah pihak Diskoperindag Gresik juga menghadirkan Mustiqo Fitra Ardiansyah dari Kemenkumham Jatim dan Kusufi Esti Ridliani dari Kejaksaan Negeri Gresik sebagai nara sumber.

Sementara Kepala diskoperindag Gresik, Agus Budiono melalui kabag Humas Suyono mengatakan, untuk tahap awal ini pihaknya hanya bisa memberikan kesempatan kepada 25 pelaku IMKM. "Kami akan memilih dan memeriksa sesuai persyaratan yang ada. Proses sertifikasi patent ini memang membutuhkan waktu pemeriksaan yang menyeluruh. Spesifikasinya juga  Jangan sampai ada merk atau produk ganda" katanya.

Agus berharap langkah ini bisa memotivasi pelaku IMKM, agar mereka merasa sertifikat paten ini sebagai kebutuhan. "Pada akhirnya mereka akan sadar petapa pentingnya hak paten yang selanjutnya mereka akan mengurus hak paten ini atas biaya sendiri" ungkap Agus optimis.

Arz/team/d2g

Pencurian di PT Wilmar Gresik Diringkus

Gresik,infojatim.com - Aang Budi Nugroho, 23, Kapten Dulasim Sidorukun, dua tahun di Wilmar.
Bambang Supriyadi, 29,
Lutfi Dwi Rahman, 21,
Dwi Turis Triono, 27,

Kelurahan Sidorukun, Kecamatan Kota.

Para maling melalui gorong-gorong di dalam pabrik Wilmar. Dari luar gudang masuk ke dalam gudang.

Pada hari Sabtu tanggal 11 Pebruari 2017 sekitar pukul 02.30 WIB Anggota Reskrim Polsek Gresik Kota mendapatkan informasi bahwa ada 4 orang yang melakukan tindak pidana pencurian barang dari dalam PT. Wilmar nabati Indonesia Gresik dg cara 2 orang karyawan Wilmar A.n BAMBANG SUPRIYADI dan A'ANG BUDI NUGROHO melemparkan barang melewati pagar pembatas Wilmar dg stasiun Indro. Sedangkan di luar pagar ada 2 orang yaitu Sdr LUTFI DWI RACHMAN dan DWI TURIS TRIONO yg menerima barang curian tersebut.

Selanjutnya setelah selesai mengeluarkan barang dari dalam pabrik, selanjutnya Sdr A'ANG BUDI NUGROHO dan Sdr. BAMBANG SUPRIYADI keluar pabrik dan membantu Sdr. DWI TURIS TRIONO dan Sdr.LUTFI DWI RACHMAN membawa barang tersebut untuk di simpan d kuburan kampung sebelum di jual. Dan kemudian anggota Reskrim langsung menangkap ke 4 tersangka pada saat membawa barang curian tsb.

Selanjutnya Tersangka beserta barang bukti di bawa ke Polsek Gresik Kota guna kepentingan penyelidikan dan penyidikan lebih lanjut d bawah pimpinan kapolsek gresik kota Akp Suratmi . Dan atas kejadian tersebut pabrik PT.Wilmar Nabati Indonesia Gresik mengalami kerugian sekitar Rp. 114.322.578  .

Arz/team/d2g

Wabup canangkan gerakan sholat shubuh berjamaah di masjid

GRESIK,infojatim.com - Tak kurang dari 500 (lima ratus) orang mengikuti sholat shubuh berjamaah bersama Wakil Bupati Gresik Dr. H. Moh. Qosim dan sejumlah unsur Muspida dilingkungan pemkab Gresik yang dilaksanakan di masjid Baitussalam jalan Dr. Wahidin Sudirohusodo Kebomas, Gresik, Minggu pagi (12/02/2017).

Disaat yang bersamaan, Wakil Bupati Gresik berkesempatan untuk me-launching'Gerakan Sholat Shubuh berjamaah di Masjid'.

Menurut Wabup, ajakan untuk memasyarakatkan Gerakan Sholat Shubuh Berjamaah tak lain untuk mengamalkan apa yang sudah dilakukan oleh Rasulullah SAW dalam pembinaan umat.

"Sholat Shubuh merupakan sholat yang paling dianjurkan oleh Allah SWT untuk dilakukan secara berjamaah. Pasalnya, sholat shubuh mempunyai beberapa keutamaan, seperti bisa memperkuat persatuan dan kesatuan, membuka rezeki dan masih banyak lagi keutamaan sholat shubuh secara berjamaah ini," kata Wabup Qosim setelah selesai sholat berjamaah.

Beliau juga mengatakan bahwa gerakan tersebut bertujuan untuk meningkatkan ketakwaan dan religiusitas umat islam di kabupaten Gresik. Selain itu, gerakan ini juga dianggap baik untuk mengawali pagi hari.

"Saya dan Pak Sambari (Bupati Gresik) ingin mewujudkan bahwa Gresik adalah kabupaten yang agamis dan religius. Oleh karena itu, kita galakkan gerakan sholat shubuh ini secara berjamaah di masjid," imbuh wabup Qosim.

Menurutnya, sebagai pemimpin umat islam, Rasulullah SAW dahulu kerap menjadikan sholat shubuh berjamaah untuk menjalin hubungan dengan masyarakat, sehingga tercipta ikatan emosional lebih kuat antara pemimpin dan masyarakat.

Oleh sebab itu, Wabup Qosim menghimbau kepada semua lapisan masyarakat muslim untuk menggalakkan Gerakan Ayo Sholat Shubuh Berjamaah' secara berkelanjutan. Dalam artian, menghimbau kepada semua Camat dan Kepala Desa di wilayahnya masing-masing untuk mensosialisasikan gerakan ini hingga mampu terlaksana di seluruh wilayah kabupaten Gresik.

Camat Kebomas Sutrisno yang hadir ikut melakukan sholat shubuh berjamaah tersebut juga mengatakan bahwa pihaknya akan terus melakukan sosialisasi kepada masyarakat di wilayahnya untuk menggelar sholat shubuh berjamaah setiap hari.

"Kami siap turun ke desa-desa untuk mensosialisasikan kepada warga kami terkait gerakan ini. Selain meningkatkan ketakwaan kita kepada Allah, kami juga ingin mempererat tali silaturrahmi dengan warga di wilayah kami yakni kecamatan Kebomas," ujar Sutrisno.

Salah satu tokoh masyarakat di Kebomas, Karnadi, mengapresiasi program Gerakan Sholat Shubuh Berjamaah tersebut. Menurutnya ini dianggap menjadi kegiatan yang positif untuk mempertebal keimanan dan ketakwaan umat Islam di kabupaten Gresik.

Arz/team/d2g

Siswi SMA Islam Duduk Sampeyan Tewas Menghantam Ban Dump Truck

GRESIK (infojatim. com)–Malang nian nasib Fitria Romadoni (17) siswi SMA Islam Duduk Sampeyan, Gresik. Ia harus meregang nyawa setelah kepalanya menghantam dump truck dalam kecelakaan di Jl Raya Duduksampeyan saat hendak berangkat sekolah Jumat (10/02/2017) sekitar pukul 06.45. 

Sumarno, saksi mata di tempat kejadian kepada infojatim.com menceritakan, korban dibonceng oleh teman sekolahnya bernama Atik (17) dengan mengendarai sepeda motor Honda Beat bernopol L 6274 KI. Awalnya Atik dan korban mengendarai motornya dibelakang dump truck L 8879 UJ dari arah barat. 

Mendadak dump truck didepannya melambat karena ada lubang jalan. Atik berusaha menyalipnya dari haluan kiri namun ia terkejut karena ada Colt Diesel yang parkir dipinggir jalan. Seketika Atik langsung membanting motornya ke arah kanan, namun motor yang dikendarainya justru oleng dan menabrak dump truck tersebut dari samping sebelah kiri.

Korbanpun terpental dan kepalanya menghantam ban belakang dump truck yang sedang berjalan, sedangkan Atik terjatuh ke sebelah kiri. Seketika warga Desa Palebon Kecamatan Duduk Sampeyan itupun tewas dilokasi kejadian dan langsung dievakuasi ke Rumah Sakit Ibnu Sina,  Gresik. 

Sementara itu, sopir dump truck bernama Kusnadi (43) warga Desa Kepohagung Plumpang Tuban bersama trucknya dibawa ke Satlantas Polres Gresik untuk diamankan. 

Arifin SZ

Bupati gresik inventarisir dana EKS PNPM 2014-2015 senilai Rp. 58,1 miliar

GRESIK,infojatim.com - Sambil menunggu dasar hukum untuk pembentukan Badan Usaha Milik Desa (Bumdes), Bupati Gresik Dr. Sambari Halim Radianto inventarisir Dana Eks Program Nasional Pemberdayaan Masyarakat Mandiri Perdesaan (PNPM-MP) senilai Rp. 58,1 milliar.
 
Adanya wacana Pembentukan Bumdes bersama untuk mengalihkan dana eks PNPM Mandiri oleh Kementerian Desa. Pemkab Gresik mempersiapkan langkah-langkah untuk mempersiapkan pembentukan Bumdes bersama tersebut dengan menginventarisir dana eks PNPM Mandiri yang tersebar di 13 Kecamatan se Kabupaten Gresik.
 
Langkah awal yang dilakukan dalam menginventarisir tersebut, Bupati Sambari Halim Radianto bersama Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa mengumpulkan seluruh Ketua Unit Pengelola Kegiatan (UPK) eks PNPM Mandiri se Kabupaten Gresik di Ruang Graita Eka Praja, Kamis (09/02/2017).
 
Dalam pertemuan tersebut, Bupati mengatakan bahwa kegiatan yang dilakukan ini sebagai langkah untuk menyelamatkan uang negara. "Kami setuju bila dana eks PNPM ini dialihkan sebagai modal awal Bumdes bersama. Kita inventarisir secara lengkap sambil menunggu dasar hukum dalam pembentukan Bumdes tersebut" katanya dihadapan sejumlah Ketua UPK.
 
Dalam arahannya, Sambari memberikan gambaran Bumdes ini nanti bakal menjadi badan usaha di desa yang berfungsi untuk pemberdayaan ekonomi masyarakat di pedesaan. "Bumdes ini nanti bisa bekerjasama dengan pabrikan yang ada atau mengelola segala usaha pertanian maupun retail yang beroperasi di desa se tempat" papar Sambari.
 
Terkait penghentian program PNPM Mandiri yang beroperasi sejak tahun 2004 – 2015, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat, Tursilowanto Hariogi menyatakan bahwa dasar hokum penghentian program ini yaitu Surat Kementerian Desa, PDTT Nomer 134/DPPMD/VII/2015 tertanggal 13 Juli 2015 tentang panduan pengakhiran dan penataan hasil kegiatan PNPM MPd.
 
"Sejak Bulan Desember 2015 hasil kegiatan berupa asset tidak bergerak diserahkan kepada Pemerintah desa setempat. Sedangkan asset berupa dana simpan pinjam sampai bulan Januari 2016 sebesar Rp. 58,1 miliar di 13 kecamatan tetap dikelola oleh pengelola Eks PNPM" katanya.
 
Menurut Tursilo, dana tersebut masih ada dan terus bergulir di masyarakat dalam bentuk usaha simpan pinjam. "Memang tak semua dana simpan pinjam itu lancar. Namun pihaknya atas kesungguhan tenaga Eks PNPM Mandiri yang ada saat ini sebanyak 221 orang ini maka potensial loss sangat rendah" katanya optimis.
 
Hal ini seperti yang disampaikan oleh ketua asosiasi UPK Muhimul Adlim. Sampai saat ini pihaknya telah menginventarisir total Dana PNPM yang ada di masyarakat sebesar Rp. 58,1 miliar. Jumlah ini berkembang jauh dibanding dana awal saat program PNPM pertama kali diluncurkan pada tahun 2004 yang hanya sebesar Rp. 4,1 milliar.
 
"Karena operasional program ini telah dihentikan, maka saya bersama pengelola yang lain atas petunjuk dari Pemerintah membuat semacam AD/ART untuk mengatur sampai hal pada honor yang kami terima. Kami akan menyambut baik usulan Bupati untuk mempersiapkan pembentukan Bumdes tersebut. Kami siap akan melaksanakan inventarisasi lebih lengkap dan menyeluruh" paparnya.

Arz/team/d2g

Silaturahmi Dengan Ulama dan Terbitkan Edaran Sholat Subuh Berjamaah Untuk Gresik Yang Agamis

GRESIK,infojatim.comPemerintah Kabupaten Gresik mengundang seluruh perwakilan Ulama dan Kyai se Kabupaten Gresik untuk bersilaturahmi dengan Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Gresik. Acara yang digagas Kantor Kesatuan Bangsa dan Politik Kabupaten Gresik berlangsung di Ruang Rapat Puteri Cempo Kantor Bupati Gresik, Rabu (08/02/2017).
 
Wakil Bupati Gresik Dr. H. Mohammad Qosim bertindak sebagai fasilitator pada pertemuan yang dihadiri oleh Perwakilan anggota Forkopimda Gresik serta sejumlah Kyai. Tampak hadir Ketua MUI Gresik KH. Mansyur Shodiq, perwakilan dari Nahdhlatul Ulama Gresik, Perwakilan dari Muhammadiyah Gresik, Perwakilan dari Dewan Masjid Indonesia (DMI) Gresik, Perwakilan dari LDII Gresik serta dari Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Gresik.   
 
Dalam pertemuan itu, Wabup Qosim mengemukakan tiga hal untuk menuju kerukunan umat beragama di Gresik. Qosim yang mengatakan tiga kerukunan tersebut yaitu, kerukunan antara Ulama dan Umarah yaitu Kyai/Pemuka Agama dengan Pemerintah. Kerukunan beragama antara sesama pemeluk agama. Dan yang ketiga adalah kerukunan antar Pemeluk agama.
 
"Kami mohon kepada para Kyai dan Pemuka agama untuk membantu kami dalam melaksanakan tiga kerukunan tersebut. Insyaallah kalau tiga kerukunan tersebut bisa terlaksana, maka kehidupan beragama dan bermasyarakat akan lebih aman, tentram dan sejahtera" ujar Qosim.   
 
Selain bersilaturahmi dengan Kyai dan Ulama, Pemkab Gresik juga menerbitkan edaran gerakan Sholat Subuh Berjamaah. Surat Edaran bernomor 451/013/437.13/2017 tertanggal 6 Pebruari 2017 ini di tandatangani oleh Bupati Gresik Dr. H. Sambari Halim Radianto.
 
Menurut Edaran tersebut, gerakan Sholat Subuh berjemaah ini untuk meningkatkan keimanan dan ketaqwaan masyarakat di seluruh wilayah Gresik.
 
Bupati memerintahkan camat agar mengkoordinir gerakan sholat subuh berjemaah di wilayahnya. "Camat melakukan pemantauan serta menetapkan satu Masjid atau Mushollah sebagai pilot project gerakan sholat subuh berjemaah di masing-masing wilayah kecamatan" ungkap Bupati dalam surat edaran tersebut.
 
Sampai hari ini, Rabu (8/2) surat edaran tersebut sudah diedarkan kepada seluruh Camat di Gresik dan ditidaklanjuti dan dikoordinasikan dengan para pemuka agama setempat. Hal ini seperti yang disampaikan oleh Sekretaris Kecamatan Kebomas Purnomo yang menyatakan Pak Camat tengah mengkoordinasikan gerakan sholat Subuh berjamaah ini dengan para Alim Ulama di Wilayahnya.
 
Kepala Kantor Kesatuan Bangsa dan Politik Kabupaten Gresik, Choirul Anam melalui Kasubag Humas dan Dokumentasi Bagian Humas Pemkab Gresik, Suudin mengatakan, Silaturahmi antara Forkopimda dan Ulama serta gerakan sholat Subuh berjamaah ini dilaksanakan untuk mendukung visi Kabupaten Gresik yaitu terwujudnya Gresik yang agamis, adil sejahtera dan berkehidupan yang berkualitas.  
 
Choirul Anam juga berpendapat, gerakan sholat subuh berjamaah ini juga dapat meningkatkan kesehatan dan kesejahteraan masyarakat.  "Kalau semua masyarakat Gresik berjamaah sholat subuh, maka dampaknya pada kesehatan akan semakin baik dengan membiasakan beraktifitas pagi hari. Selain itu akan tumbuh kegiatan ekonomi baru disaat subuh disekitar masjid" ungkapnya. 

Arz/team/d2g

Anggota Babinsa Koramil Benowo Bantu Warga Korban Banjir

Surabaya,infojatim.com - Akibat hujan yang terus menerus semalaman di Kecamatan Pakal Kota Surabaya mengakibatkan bencana alam banjir, derasnya banjir setinggi 50 cm sehingga arus lalu lintas macet. Bencana banjir yang mengenangi rumah masyarakat dampak banjir luapan Kali Lamong di Wilayah Sumberejo Kecamatan Pakal Kota Surabaya, Selasa (07/02/2017).

 Menurut Komandan Rayon Militer (Danramil)  0830/06 Benowo Mayor Arm Sugiyanta langsung bertindak memerintahkan kepada seluruh personel Koramil 0830/06 Benowo untuk memonitor, membantu mengatur kemacetan arus lalu lintas dan membantu masyarakat yang terkena musibah banjir untuk mengamankan barang berharga dan mengungsi ketempat yang tidak terkena banjir.

Babinsa Koramil 0830/06 Benowo juga disiagakan untuk meningkatkan keamanan dari pencuri yang memanfaatkan kesempatan untuk rumah yang sedang mengungsi bagi masyarakat yang terkena musibah Banjir.

Menindak lanjuti perintah dari Danramil 0830/06 Benowo, Babinsa dengan penuh rasa tanggung jawab terus memonitor keadaan dan situasi wilayah, terutama keamanan rumah masyarakat  yang ditinggalkan, Babinsa bersama masyarakat setempat berkerja sama.Sumber berita Kpendam

Arz/team/d2g

Babinsa bantu petani arosbaya bangkalan untuk maksimalkan hasil panen padi

Bangkalan,infojatim.com - Untuk meningkatkan kualitas hasil pertanian di wilayah Kecamatan Arosbaya, Bintara Pembina Desa (Babinsa) Koramil 0829/13 Arosbaya Kodim 0829/Bangkalan, Serka Fadhori melakukan pendampingan petani panen padi, tanam padi dan pengecekan dan monitoring kesuburan tanaman padi di lahan sawah milik Tiwen Dusun Tambak Desa Tengket Kecamatan Arosbaya Kabupaten Bangkalan, Selasa (07/02/2017).

Kegiatan itu sendiri dilakukan berdasarkan instruksi Dandim 0829/Bangkalan Letkol Inf Sunardi Istanto SH, kepada seluruh Koramil jajaran untuk melaksanakan monitoring dan pengecekan kesuburan tanaman padi di wilayah masing-masing.

Para Babinsa diminta pendampingan petani maulai tanam padi dan mewaspadai terhadap penyebaran hama hingga panen padi di wilayah Kecamatan Arosbaya. 

Sementara hasil pantauan di lapangan kepada para Babinsa hingga saat ini, tanaman padi terlihat subur dan diharapkan hasil panen meningkat khususnya di wilayah Kecamatan Arosbaya dan wilayah Kecamatan lainnya.

"Kegiatan monitoring tanaman padi milik petani dimaksudkan untuk mengetahui perkembangan dan kesuburan tanaman serta mewaspadai terhadap penyebaran hama pada tanaman padi di wilayah Kecamatan Benowo ini," ujar Danramil 0829/13 Arosbaya Kapten Inf M. Heriyanto.

Menurutnya, upaya tersebut untuk mendukung program swasembada pangan, dimana perlu ditindaklanjuti oleh para Babinsa di jajaran Kodim 0829/Bangkalan khususnya Koramil 0829/13 Arosbaya.

Selain itu Babinsa dituntut agar mengetahui keluh kesah petani dan pola tanam sesuai dengan prosedur yang telah diajarkan demi hasil yang maksimal. "Guna mencapai hasil yang maksimal, kami dan Babinsa diperintahkan ikut mendampingi petani, dari penyiapan lahan sawah, penyemaian bibit, monitoring perkembangan dan kesuburan tanaman hingga panen dan penyaluran ke Bulog," pungkasnya.Sumber berita Kpendam

Arz/team

Anggota Babinsa Modung Hadiri Pelepasan KKN Mahasiswa UTM

Bangkalan,infojatim.com - Kegiatan Kuliah Kerja Nyata (KKN) merupakan bagian dari penyelenggaraan pendidikan dalam bentuk pengalaman ilmu, teknologi dan seni yang dilakukan oleh mahasiswa kepada masyarakat, dan dalam kegiatannya secara melembaga dan terstruktur bagian dari kurikulum pendidikan tinggi yang wajib dilakukan oleh setiap mahasiswa.

KKN Mahasiswa didorong untuk mengadakan kegiatan diluar bidang studi dan mahasiswa dapat melakukan kegiatan dengan berbagai pihak baik dengan teman teman maupun masyarakat dimana mahasiswa melakukan Kuliah Kerja Nyata.

Hal ini dilakukan oleh Mahasiswa Universitas Trunojoyo Madura (UTM) yang telah menyelesaikan KKN di wilayah Kecamatan Modung Kabupaten Bangkalan, selama Dua Bulan dan banyak berbuat memberikan sumbangsih dalam kegiatannya yang langsung dapat dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.

Danramil 0829/12 Modung Kapten Inf Ahmad Djaelani menyampaikan kepada para Mahasiswa bahwa ilmu yang telah didapat dalam kegiatan KKN ini nantinya dapat dikembangkan dan mengucapkan terima kasih atas perannya bisa membantu masyarakat di Kecamatan Modung ini, Minggu (05/02/2017), malam.

Disampaikan juga oleh Reza mewakili rekan rekan mahasiswa mengucapkan terima kasih bahwa selama melaksanakan KKN di Pabean Cantikan ini dapat berjalan dengan baik berkat bantuan dari Koramil 0829/12 Modung dan warga masyarakat.

Kapten Inf Ahmad Djaelani berharap pada Mahasiswa mampu dan dapat menerapkan/mengaplikasikan antara teori dengan sistem kinerja yang nyata di lapangan, guna pembangunan negeri tercinta. Selain itu melalui kegiatan ini dapat mempererat tali persaudaraan antar TNI, Mahasiswa serta masyarakat sehingga menjadi kekuatan yang kokoh guna menjaga keutuhan NKRI.Sumber berita Kapendam

Arz/team/d2g


Madrasah Ibtidaiyah Al Azhar Serabi Barat, Gandeng Koramil Modung, Sambut Adiwiyata

Bangkalan,infojatim.com - Madrasah Ibtidaiyah Al Azhar Serabi Barat Modung Bangkalan, bertekad dan berusaha kuat untuk meraih Adiwiyata Tingkat Kabupaten Bangkalan Tapel 2016-2017.

 

Guna merealisasikan tekad menuju Sekolah Adiwiyata Tingkat Kabupaten Bangkalan, Madrasah Ibtidaiyah Al Azhar sudah melakukan berbagai persiapan untuk meraih predikat tersebut.


Demikian disampaikan Ridha, S.Ag. M.Pd. selaku Kepala Madrasah Ibtidaiyah Al-Azhar, saat menerima Verifikasi Sekolah Adiwiyata Tingkat Kabupaten Tapel 2016-2017, diantaranya Ketua Tim Verifikasi  Bapak Subairi MS,  Kep. Kemenag Bangkalan Bapak Drs. Mudjalli MHI dan DPRD Komisi A Kabupaten Bangkalan Bapak Agus Salim P, SH,. 

Lebih lanjut Ridha, S.Ag. M.Pd  mengakatan sekolah juga menggelar kesepakatan bersama antara Madrasah Ibtidaiyah Al Azhar dengan Koramil 0829/12 Modung tentang menyebarluaskan program-program sekolah peduli dan berbudaya lingkungan (Adiwiyata) kepada instansi/sekolah lain dan masyarakat sekitar Kecamatan Modung Bangkalan, Kamis (02/02/2017).

Dituturkannya, untuk merealisasikan tekad meraih Adiwiyata Tingkat Kabupaten Tapel 2016-2017 tersebut pihaknya mengundang beberapa kepala instansi, khususnya Koramil 0829/12 Modung untuk mengadakan sosialisasi Program Lingkungan Hidup serta mensosialisasikan program ini.

 

"Kita telah siap untuk bersaing dengan sekolah manapun untuk meraih adiwiyata nasional, olehnya itu saat ini kita berupaya menyiapkan program dan rencana untuk lolos pada seleksi Adiwiyata sesuai petunjuk pelaksana (Juklak) dan Petunjuk teknis (juknis) yang diberikan Tim Adiwiyata Tingkat Kabupaten Tapel 2016-2017 maupun tingkat nasional," ungkap Ridha, S.Ag. M.Pdoptimistis.

 

Sedangkan Komandan Rayon Militer (Danramil) 0829/12 Modung Kapten Inf Ahmad Djaelani melalui Babinsa Serma Madra'i mengatakan Koramil 0829/12 Modung sangat mendukung program Madrasah Ibtidaiyah Al Azhar Serabi, seperti pwnyampaian materi wawasan kebangsaan dan kedisiplinan maupun program yang dinamai "Gerakan Serbu Sampah" ini.

 

"Ini merupakan salah satu bentuk kepedulian TNI terhadap nilai-nilai kebersihan lingkungan sekitar Surabaya, oleh karena itu marilah kita bersama-sama senantiasa meningkatkan kebersihan lingkungan kita sebagai suatu budaya hidup bersih," terangnya.sumber berita Kapendam


Arz/team

Pemakaman Jenazah Warga Desa Tebalo Kec Manyar Kab Gresik

  Gresik,   gresiknews1.com     - Motto Berani Mengungkap Membantu Yang Belum Terungkap.  Pemakaman jenazah Almh Dewi Jusniawati ( 44 tahun ...