Memperingati Sumpah Pemuda Kantor DPRD Gresik Di Geruduk Mahasiswa

GRESIK gresiknews1.com - Dua puluh delapan oktober seribu sembilan ratus dua puluh delapan, hari dimana seluruh pemuda yang berkulit putih, kekuningan, sawo matang juga yang kehitaman dari sabang sampai merauke menyerukan satu sumpahnya kepada bumi miliknya. Delapan puluh sembilan tahun yang lalu.

Sudah sangat lama sekali sekarang, hari bersejarah itu sudah lewat. Pemuda kini tak memiliki jiwa rasa peduli, yang ada hanyalah permusuhan diantara sesama generasi penerus bangsa. Tak ada yang tersiaa dari sebuah perdamaian. Lalu apa  makna sebuah sumpah pemuda tanpa persatuan? Oleh karena itu yang melatar belakangi FORMAGRES (Forum Mahasiswa Gresik) adalah keprihatinan terhadap kondisi pemuda gresik yang tak lagi diprioritaskan oleh pemerintah.

Forum mahasiswa ini mengajak anda semua yang sadar dan memiliki kepedulian terhadap generasi bangsa terkait dengan :
1. Optimalisasi peran, fungsi pemuda dan mahasiswa dalam mengawal NKRI.
2. Berikan ruang pemuda dan mahasiswa dalam mengembangkan intelektualitas, minat, bakat serta mendorong partisipasi aktif pemuda dan mahasiswa melalui program sosial kemasyarakatan.
3. Kembalikan tugas, asas, dan tujuan pemuda sebagaimana dijelaskan dalam pasal 2 no 40 tahun 2009
4. Tanamkan persatuan dan kesatuan pemuda dan mahasiswa dalam mewujudkan NKRI yang demokratis.
5. Tegakkan pasal 28 UUD 1945 serta pasal no.9 tahun 1998 tentang hak asasi manusia dan menyuarakan pendapat di muka umum.
6. Stop kriminalisasi aktifis yang terjadi di banyak daerah di Indonesia.
HIDUP PEMUDA !!!! HIDUP MAHASISWA !!!! SAATNYA PEMUDA DAN MAHASISWA GRESIK BERGERAK !!!!


Arifin SZ Team

Pilkades Serentak Gresik, 10 Incumbent Sukses dan 5 Tumbang

GRESIK gresiknews1.com - Sesuai data yang disampaikan oleh Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat, Tursilowanto Hariogi melalui Kepala Bagian Humas Pemkab Gresik, Suyono Senin (30/10). Pelaksanaan Pilkades Gresik 2017 untuk 19 desa yang dilaksanakan serentak Kemarin. 

Dari 19 kades Incumbent yang maju kembali menjadi calon Kepala Desa (cakades). Ternyata ada 10 calon incumbent yang terpilih kembali. Sedangkan 5 calon incumbent yang lain harus mengakui keunggulan cakades pendatang baru.

Para cakades incumbent yang masih dipilih kembali oleh warganya yaitu, Abdul Karim Aly Kades Tanggulrejo Manyar, Miftahul Huda Kades Kandangan Duduksampeyan, Mas'ud Kades Wedoroanom Driyorejo, Edy Suparno Kades Kepuhklagen Wringinanom.

Syafi'i Kades Bunderan Sidayu dan Sujari Kades Mriyunan Sidayu, Maslichan Kades Sukowati Bungah, Khamid Kades Sidorejo Bungah, In'am Kades Ketapanglor Ujungpangkah, Abdul Aziz Kades Daun Sangkapura.

Sedangkan 5 cakades incumbent yang kalah ada di desa Pejangganan Manyar, Panjunan Duduksampeyan, Desa Menganti Kecamatan Menganti, Tebuwung Dukun, dan Karangrejo Ujungpangkah.

Fenomena menarik juga terjadi pada Pilkades Gresik tahun 2017 kali ini, yaitu beberapa desa para cakadesnya masih satu keluarga. Ada 3 Desa yang cakadesnya suami-isteri, yaitu Wedoroanom Driyorejo, Desa Bunderan Sidayu dan desa Sidorejo Bungah.

Sementara cakades yang masih satu keluarga juga terjadi di desa Sukowati Bungah yaitu antara bapak dan anak, Desa Boteng Menganti, ibu dan anak  dan di Kecamatan Manyar, ada pertarungan saudara sepupu yang memperebutkan suara memperebutkan tiket sebagai Kades Tanggulrejo.

Menurut Tursilo, faktor munculnya cakades dari dari satu keluarga ini karena adanya aturan Permendagri 112 tahun 2014 tentang Pilkades. Pada aturan itu ada aturan cakades minimal 2 orang dan paling banyak 5 orang.

"Karena hanya ada satu cakades dan tidak ada cakades lain yang maju. Maka panitia pilkades setempat menyiasati dengan menyiapkan calon lain yang diambil dari keluarga dekatnya. Hal ini untuk menghindari pembatalan pemilihan. Hal ini sah menurut aturan." ungkap Tursilo kepada Kepala Bagian Humas Suyono.

Bupati Gresik Dr. Sambari Halim Radianto didampingi Kepala Bagian Humas dan Protokol Pemkab Gresik Suyono menyatakan, bahwa seluruh proses pilkades serentak Gresik tahun 2017 ini berjalan sukses.

"Saya berterima kasih Kepada semua pihak, utamanya jajaran Forkopimda Gresik, yang telah ikut serta mensukseskan Pilkades serentak di 19 desa. Kami melihat jajaran dari Polres Gresik dan Kodim 0817 Gresik yang ikut berperan menjaga stabilitas keamanan di Gresik". Ujar Sambari.

Bupati Gresik yang turun langsung memantau jalannya pilkades berharap, agar cakades terpilih sesegera mungkin melakukan rekonsiliasi di desanya masing-masing. "Keamanan dan stabilitas politik harus dikedepankan untuk pelaksanaan pembangunan dan kesejahteraan masyarakat" tegas Bupati.


ARZ Team

Sepakat Menjaga Suasana Kondusif, Ketua Parpol Lepas Balon Bersama

GRESIK gresiknews1.com - Bupati Gresik Dr. Sambari Halim Radianto sukses mengajak para ketua Partai Politik untuk mengawal Pilkada serentak di Jawa Timur. Ajakan Bupati ini ditandai dengan pelepasan puluhan balon keudara sebelum pelaksanaan acara Gerak jalan Sadar Pemilihan serentak 2018 yang berlangsung di halaman gedung Wahana Ekspresi Pusponegoro, Minggu (29/10/2017).

Ada 17 orang Ketua Partai Politik yang ikut memegang benang balon sebelum dilepaskan ke udara. Mereka 17 orang tersebut adalah ketua partai atau perwakilan dari partai yang akan bertarung pada Pemilihan serentak di Gresik pada tanggal 27 Juni 2018 mendatang.

"Pada kesempatan ini kami sangat berterima kasih kepada seluruh Ketua Partai Politik dan masyarakat yang hadir pada pelaksanaan gerak jalan sadar pemilihan serentak 2018. Kami ingin setiap pemilhan di Gresik ini berlangsung aman dan kondusif. Untuk itu kepada para ketua Parpol yang ada di Gresik untuk ikut membantu terciptanya Gresik yang kondusif" ujarnya sebelum melapas sekumpulan balon ke udara.

Bupati menyatakan bahwa keadaan situasi politik di tanah air memang tengah menghangat. Untuk itu Bupati berharap kepada semua pihak untuk bisa mendinginkan situasi ini sehingga masyarakat tenang.

Sementara ketua KPU Gresik Ahmad Roni yang membacakan pidato tertulis Ketua KPU RI menyatakan bahwa Pemilihan serentak 2018 akan berlangsung di 17 provinsi, 39 kota dan 115 Kabupaten. Pemilihan ini akan memilih Gubernur dan Wakil Gubernur serta memilih Walikota dan Wakil walikota serta Bupati dan Wakil Bupati.
"Saya menyadari, penyelenggaraan pemilihan serentak tahun 2018 yang beriringan dengan pemilu serentak 2019 akan membuat suhu politik menghangat disbanding pemilihan serentak sebelumnya yaitu 2015 dan 2017. Untuk itu penyelenggara  pemilu disemua tingkatan harus mengelola setiap tahapan secara professional." Tambah Ahmad Roni.

Kepala Bagian Humas Suyono yang mendampingi Bupati mengatakan bahwa Gerakjalan Sadar Pemilihan Serentak 2018 diikuti sekitar seribu orang.

"Hal ini bisa dilihat dari kaos yang dicetak KPU yang dibagikan ke masyarakat sebanyak 600 buah. Ditambah banyak peserta yang tidak mengenakan seragam kaos pembagian KPU. Acara ini sukses, semoga pada saatnya nanti Pemilihan serentak yang berlangsung di Gresik dan Jawa Timur Pada Umumnya bisa berlangsung seperti yang kita harapkan Bersama" katanya.  


ARZ Team

Ketua KPU dan Ketua Komisi II DPR RI Puji Pilkades Ber IT di Gresik

GRESIK infojatim - Pelaksanaan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) serentak Minggu (29/10/17) pada 19 Desa di Gresik berjalan lancar.

Sejak pagi Bupati Gresik Dr. Sambari Halim Radianto mengunjungi beberapa tempat pemungutan suara Pilkades mulai dari Desa Putatlor, Boteng, Menganti ketiganya di Kecamatan Menganti. Selanjutnya Bupati Bersama Sekda Gresik juga meninjau pilkades di Desa Kepuhklagen Wringinanom.

Di Kepuhklagen, Bupati Sambari mencoba untuk masuk sebagai pemilih dengan memeriksa jarinya pada finger mesin. Karena tidak terdaftar sebagai Pemilih di desa tersebut, maka data Sambari tidak keluar. Keadaan ini juga dialami oleh Ketua KPU, Arif Budiman yang saat itu tengah mengunjungi pilkades di Desa tersebut.

Ketua KPU Pusat, Arif Budiman bersama Ketua Komisi II DPR RI, Zainudin Amali juga turut hadir memantau pelaksanaan Pilkades di desa Kepuhklagen Wringinanom Gresik. Saat meninjau, Keduanya memuji pelaksanaan Pilkades di desa tersebut yang sudah memanfaatkan IT.

Dari 19 Desa yang melaksanakan Pilkades saat ini, ada 5 desa yang pelaksanaan pilkadesnya memanfaatkan IT, yaitu Desa Kepuhklagen Kecamatan Wringinanom, Desa Tulung Kecamatan Kedamean, Desa Daun Kecamatan Sangkapura Pulau Bawean, Desa Panjunan dan Desa Kandangan keduanya berada di Kecamatan Duduksampean.

Saat memantau pelaksanaan Pilkades di Desa Kepuhklagen Wringinanom, Kedua tokoh nasional yaitu Arif Budiman dan Zainudin Amali mengapresiasi pelaksanaan Pilkades di Gresik yang sudah membuat terobosan dengan memanfaatkan IT.  

"Pemutakhiran Data Pemilih Tetap (DPT) serta pemanggilan pemilih berbasis IT yang dilakukan oleh Bupati Gresik adalah sebuah lompatan besar inovasi. Hal ini akan saya sampaikan kepada Mendagri atau pada saat rapat komisi, bahwa Gresik sudah selangkah lebih maju. Tinggal perbaikan serta penambahan saja agar nantinya pelaksanaan Pemilihan bisa lebih baik" ujar Zainudin Amali.

Hal senada disampaikan oleh Ketua KPU, Arief Budiman, katanya "Ini suatu terobosan bagus yang muncul dari bawah. Tentu kami mengapresiasi upaya Bupati Gresik ini dengan harapan kedepan kita bisa melaksanakan pemilu digitalisasi penuh sampai pada pelaksanaan Pemilihan dengan e-voting. Pemerintah pusat harus mendukung upaya baik ini dan harus kita dukung bersama. Di luar negeri trend Pemilu sudah banyak yang memaksimalkan digital penuh" katanya.

Bupati Gresik, Dr. Sambari Halim Radianto menyatakan bahwa langkah ini bentuk inovasi Pemkab Gresik. Dia mengaku memang masih banyak kekurangan. Namun kedepan, pihaknya akan melaksanakan perbaikan-perbaikan untuk kesempurnaannya.

"Ada sedikit kelemahan misalnya sensor finger yang lambat mendeteksi. Hal ini karena jari pemilih yang berkeringat dan kotor. Namun hal ini tidak mengganggu karena secara manual para pemilih tersebut sudah terdata dengan baik" katanya.

Sambari menyatakan dengan system yang sekarang ini, tidak ada Pemilih yang bisa mencoblos sampai dua kali karena masuk dan keluar, para pemilih harus melaksanakan finger scaner. Selain itu menurut Bupati, DPT yang ada saat ini sudah dibersihkan dari pemilih ganda.

Terkait pembersihan data pemilih, kepada Kabag Humas Suyono, Bupati Gresik sudah melaksanakan validasi data sebanyak 88%. "Selebihnya yang belum tervalidasi adalah penduduk Gresik yang sedang bekerja di luar negeri" kata Sambari.

Sementara Kepala Bagian Humas Suyono merinci Desa yang melaksanakan pilkades serentak kali ini yaitu, Desa Tanggulrejo dan Pejangganan (Manyar); Desa Kandangan dan Panjunan (Duduksampeyan); Desa Wedoroanom (Driyorejo); Desa Putatlor, Boteng, Menganti (Menganti); Desa Tulung (Kedamean); Desa Kepuhklagen (Wringinanom); Desa Bunderan dan Mriyunan (Sidayu);Desa Sukowati dan Sidorejo (Bungah); Desa Tebuwung (Dukun); Desa Sekapuk,Ketapanglor, Karangrejo (Ujungpangkah); Desa Daun (Sangkapura-Pulau Bawean).

"Pada Waktu yang sama Wakil Bupati Gresik juga melaksanakan peninjauan pada Pemilihan Kepala Desa Daun Kecamatan Sangkapura Kepualauan Bawean" papar Suyono. 


ARZ Team

Pelaksanaan Pilkades Wilayah Kec. Ujungpangkah Kab. Gresik

GRESIK gresiknews1.com JCW - Minggu 29/10/17 , Pelaksanaan pilkades yang di adakan di wilayah ujung pangjah kab Gresik meliputi : 
desa ketapang 
desa sekapuk
desa karangrejo 

 pantauan di Desa karangrejo  kec .ujungpangkah dengan calon kepala desa sebanyak 4 kontestan :
no 1. Sugiarto
no 2. subhan
no 3 .fatakhu alim
no 4 . Abdul rohman

pelaksanaan pilkades saling bersaing perolehan suara antara no urut 3 dan no urut 4  dari hasil akhir perolehan suara masing kontestan :

kontestan no 1
memperoleh suara...kurang lebih 116
kontestan no 2 memperoleh suara....kurang lebih 405
kontestan no 3 memperoleh suara...kurang lebih 644
kontestan no 4 memperoleh suara....kurang lebih 509
desa karangrejo kec. ujungpangkah perolehan terbanyak di pegang No 3 Fatakhu Alim .Jajaran kepolisian TNI , dan TRANTIB semua lengkap dalam pengamanan sampai pilkades usai.


Arifin s.zakaria infojatim.com / Hasanudin JCW

HARI SUMPAH PEMUDA DI BAWEAN DIHADIRI GUS IPUL

GRESIK infojatim.com - Peran pemuda sangat diperlukan bagi pengembangan kawasan wisata di kepulauan Bawean. Hal itu diungkapkan Wakil Gubernur Jawa Timur Saifullah Yusuh (Gus Ipul) saat memimpin upacara bendera dalam rangka Hari Sumpah Pemuda ke-89 di kepulauan Bawean, Sabtu pagi (28/10/2017). Upacara yang dihadiri orang nomor dua di Jawa Timur tersebut merupakan yang pertama kalinya dilakukan di Kepulauan Bawean.

Gus ipul mengaku sangat mengagumi pulau Bawean karena kondisi lingkungan dan ramahnya para penduduk saat menyambut tamu yang datang. Disisi lain, potensi wisata yang dimiliki oleh pulau Bawean juga mampu memikat hati sang wakil gubernur Jawa Timur tersebut.

"Saya sangat senang ketika berkunjung ke pulau Bawean. Dan kali ini adalah kali kedua saya berkunjung kesini," katanya.

Dirinya juga mengapresiasi langkah dan komitmen pasangan Bupati-Wakil Bupati Gresik Sambari-Qosim yang hingga kini selalu melakukan berbagai upaya dalam mengembangkan potensi-potensi yang ada di Bawean.

"Saya yakin bahwa potensi yang dimiliki Bawean, belum tentu dimiliki daerah lain," ujar Wakil Gubernur Gus Ipul.

Dirinya meminta, dalam momentum hari sumpah pemuda kali ini hendaknya mampu memacu semangat para pemuda di berbagai daerah khususnya di kabupaten Gresik untuk berperan aktif demi kemajuan daerahnya. "Termasuk untuk kemajuan Bawean," lanjut Gus Ipul.

Menurutnya, pemuda saat ini adalah merupakan ujung tombak pembangunan di berbagai daerah. Di era kemajuan teknologi seperti saat ini, Gus Ipul berpesan agar menjadi alat pemersatu meskipun dengan berbagai macam perbedaan.

Disisi lain, bahaya radikalisme juga semakin marak menghantui saat ini. Dirinya mengatakan bahwa bahaya radikalisme semakinberkembang dimana-mana. Maka dari itu, dirinya mengajak seluruh elemen masyarakat terutama para pemuda untuk bersama-sama membentengi diri dari bahaya radikalisme dan dampak yang ditimbulkan.

Usai upacara, Wakil Bupati Gresik Dr. H. Moh. Qosim juga mengatakan bahwa pemuda adalah kelompok pembawa perubahan atau yang lazim disebut sebagaiAgent Of Change.

Orang nomor dua di kabupaten Gresik tersebut juga menghimbau kepada warga di semua elemen masyarakat khsusnya para pemuda untuk bersama-sama dalam menjaga situasi dan kondisi di kabupaten Gresik agar tetap kondusif dan aman.

Disisi lain, dalam mengembangkan berbagai potensi di kabupaten Gresik, wabup Qosim juga berharap agar semua pihak dan pemuda selalu berperan aktif didalamnya. "Karena penguatan sumber daya manusia sangat penting untuk menjadikan kabupaten Gresik semakin maju, sehingga berdampak positif bagi perkembangan perekonomian dan kesejahteraan masyarakat di kabupaten Gresik," pungkas Wabup Qosim. 


ARZ Team

PEMKAB GRESIK SERAHKAN 2 UNIT MOBIL OPERASIONAL PUSKESMAS DI BAWEAN

GRESIK gresiknews1.com - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gresik serahkan Dua unit Mobil Operasional Puskesmas untuk dua puskesmas di kepuauan Bawean, Gresik. Mobil operasional tersebut diperuntukkan bagi UPT. Puskesmas di kecamatan Tambak dan UPT. Puskesmas Kecamatan Sangkapura.

Penyerahan mobil operasional tersebut dilakukan setelah upacara bendera dalam rangka memperingati Hari Sumpah Pemuda ke-89, diserahkan langsung oleh Wakil Gubernur Jawa Timur Saifullah Yusuf (Gus Ipul) didampingi Wakil Bupati Gresik Dr. H. Moh. Qosim yang berlangsung di Alun-alun Sangkapura kepulauan Bawean, Sabtu (28/10/2017).

Wabup Qosim menyampaikan kepada kepala UPT Puskesmas yang mendapatkan kemdaraan operasional agar kendaraan tersebut dapat dpergunakan dengan sebaik-baiknya. Artinya, kendaraan tersebut dipergunakan dalam rangka menunjang kelancaran tugas para Dokter dan petugas puskesmas sehingga kedepan pelayanan yang diberikan dapat dilaksanakan dengan  baik.

"Kendaraan yang sudah diterima ini jangan digunakan secara sembarangan, melainkan untuk keperluan melayani masyarakat. Sehingga keberadaan kendaraan ini dapat dijaga dan dirawat dengan baik," ujar Wabup Qosim.

Selain itu, Orang nomor dua di kabupaten Gresiktersebut  juga berharap agar pelayanan kesehatan di masyarakat harus dilakukan secara maksimal. Hal itu dimaksudkan agar masyarakat tidak lagi kesulitan dalam mendapatkan pelayanan kesehatan di puskesmas.

"Puskesmas adalah tempat pelayanan kesehatan ditingkat paling bawah. Oleh sebab itu kami berharap pelayanan kesehatan bagi masyarakat hendaknya dilakukan semaksimal mungkin," pinta Wabup.

Sebab, menurut Wabup, pelayanan kesehatan merupakan program prioritas utama pemerintah kabupaten Gresik guna meningkatkan derajat kesehatan masyarakat.

Upaya lain yang dilakukan pemerintah kabupaten Gresik terkait dengan peningkatan kualitas kesehatan masyarakat di wilayah kepulauan Bawean adalah dengan meningkatkan operasional RSUD Umar Mas'ud.

Sebelumnya, wabup juga menyempatkan diri untuk berkunjung ke RSUD Umar Mas'ud dan meninjau pelayanan yang ada di sana.

"Kami rasa kualitas leyanan yang diberikan oleh RSUD Umar Mas'ud kepada masyarakat Bawean ini sudah sangat bagus. Pemerintah selalu berupaya memberikan yang terbaik bagi masyarakat," lanjutnya. 


ARZ Team

Kadin Kelautan dan Perikanan Sidak Lokasi Pengurukan di Panceng

GRESIK gresiknews1.com jcw - Sabtu 28 oktober 2017 sekitar pkl 11.00 kepala dinas kelautan dan perikanan Gresik Drs. LANGU PINDINGARA, M.Si. beserta rombongan melakukan sidak terkait adanya kegiatan pengurukan lahan di sekitar pantai Dalegan yang diduga adanya reklamasi pantai di wilayah desa dalegan kecamatan panceng kabupaten gresik diikuti beberapa awak media dan lsm.

Ketika kadin bersama rombongan datang di lokasi dan bertemu dengan pihak yang terkait dengan pengurukan tersebut awalnya sempat terjadi miss komunikasi dan diwarnai sedikit accident antara Hasanudin (tim dari JCW) dengan pihak pelaksana proyek namun dapat diredam dan kegiatan tersebut tetap berjalan.

Pada saat dikonfirmasi langsung pihak pekerja proyek sebagaimana Lahan milik H.samsul dengan luas kurang lebih 1200 meter persegi sudah terlaksana pengurukan 60% dan pengurukan tersebut sengaja dilakukan sambil menunggu proses pengurusan legalitas perijinan untuk menghindari semakin terkikis nya lahan tersebut dari erosi gelombang lautan yang kurang bersahabat.

Dan tidak lama kemudian kepala dinas juga memberikan teguran kepada pelaksana untuk segera melaporkan legalitas perijinan ke kantor dinas terkait.

Dalam sidak singkat kepala dinas segera balik beserta rombongan dan hasil dari sidak tersebut bahwa benar adanya pekerjaan pengurukan di daerah tersebut, namun bukan tanah negara ataupun proyek reklamasi.

Dan ketika dikonfirmasi oleh awak media kepala desa Dalegan H. Moh Qolib., S.Pd. 
lewat seluler lewat kontak telpon pribadi kades membenarkan bahwa lahan tersebut bukan tanah negara tapi tanah yasan dan saya tidak terlibat dengan pekerjaan proyek pengurukan tersebut ujar kepala desa ketika dikonfirmasi infojatim.com

Ketika dikonfirmasi media infojatim.com bersama JCW, H. Joni mantan kepala desa Dalegan dan juga sebagai pelaksana dan penanggungjawab pengurukan mempertegas dan melaksanakan proses pelaporan dan perijinan pada hari senin tanggal 30 oktober 2017 ke dinas terkait.

Pekerjaan ini dilakukan mulai pukul delapan pagi sampai hingga selesai pengangkutan urukan tersebut dan pekerja sebagian besar warga sekitar namun juga tetap memperhatikan kondisi jalan yang dilalui oleh armada angkutan urukan tersebut, kedepannya juga akan memprioritaskan warga sekitar untuk mengurangi pengangguran juga untuk memenuhi kebutuhan ekonomi kampung tengah dengan didirikannya lahan untuk usaha karen berdekatan dengan obyek wisata pasir putih Dalegan.

Bersambung.....


Arifin SZ JCW Team

WAKIL BUPATI GRESIK PIMPIN BERSIH-BERSIH PANTAI NOKO

GRESIK gresiknews1.com - Untuk memupuk kesadaran masyarakat terhadap kebersihan lingkungan, Wakil Bupati Gresik Dr. H. Moh. Qosim memimpin gerakan bersih-bersih pantai di Pulau Noko Kepulauan Bawean Jumat pagi tadi (27/10/2017).

Kegiatan tersebut melibatkan seluruh elemen masyarakat di daerah sekitar dan juga para wisatawan yang kebetulan sedang berkunjung di Pulau Noko. Kegiatan tersebut juga salah satu gerakan menjaga kebersihan lingkungan, mengingat kebersihan lingkungan adalah salah satu indikator Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS).

Nampak Wabup ikut memungut sampah-sampah plastik dan botol bekas yang nampak berserakan di pinggir pantai.

Wabup Qosim meyakini jika kondisi lingkungan terjaga, maka akan mendukung potensi wisata bagi suatu wilayah. Seperti yang sering disampaikan oleh pasangan Bupati-Wakil Bupati Sambari-Qosim  bahwa atas partisipasi masyarakat dalam menerapkan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat yang salah satu indikatornya adalah menjaga kebersihan, mampu mengantarkan kabupaten Gresik meraih penghargaan di tingkat Nasional beberapa waktu yang lalu.

Wabup menyampaikan jika pemerintah kabupaten Gresik akan terus mengembangkan potensi pariwisata di kabupaten Gresik, salah satunya di Kepulauan Bawean. "Potensi wisata di Gresik sangat menjanjikan, oleh sebab itu marilah kita sama-sama menjaga kebersihan lingkungannya," kata Wabup.

Dengan dilaksanakannya gerakan bersih-bersih pantai kali ini, wabup Qosim berharap agar masyarakat yang tinggal di daerah tersebut juga berpartisipasi aktif dalam menjaga kebersihan dan keindahan di wilayahnya. "Kalau sudah bersih seperti ini, kami berharap agar tetap dijaga dan jangan membuang sampah sembarangan," pesan Wabup.

Tidak hanya itu, atas antusiasme masyarakat dan juga para wisatawan yang bahu-membahu membersihkan pantai Noko, Wabup menyampaikan apresiasi dan penghargaan yang setinggi-tingginya atas kegiatan ini. "Momen seperti ini menjadi penting karena pemerintah harus dekat dengan masyarakatnya. Juga sekaligus sebagai ajang silaturrahmi antara unsur pemerintah dan masyarakat," ujarnya. 


ARZ Team 

PERTAMA KALI PAGELARAN PESONA BUDAYA DAN PARIWISATA DI BAWEAN

GRESIK gresiknews1.com - Dengan mengenakan pakaian khas Bawean, Wakil Bupati Gresik Dr. H. Moh. Qosim membuka perhelatan Gelar Pesona Budaya dan Pariwisata Bawean yang berlangsung di alun-alun Sangkapura kemarin malam, Kamis (26/10/2017).

Merupakan suatu kebanggaan tersendiri bagi masyarakat kabupaten Gresik khususnya di kepulauan Bawean lantaran dipilihnya pulau Bawean sebagai tempat penyelenggaraan gelar pesona budaya tingkat Provinsi Jawa Timur pada tahun 2017 ini.

Nampak antusias masyarakat Bawean yang sangat besar terlihat pada saat pembukaan acara tersebut. Selain itu, perhelatan ini merupakan kali pertama diselenggarakan di Kepulauan Bawean.

Wakil Bupati dalam sambutannya mengucapkan terima kasih dan mengapresiasi atas penyelenggaraan kegiatan ini. Wabup menjelaskan bahwa kegiatan ini tidak akan berjalan sukses dan meriah tanpa adanya dukungan dan partisipasi semua pihak.

"Kami ucapkan terima kasih karena Bawean dipercaya sebagai tempat penyelenggaraan Gelar Pesona Budaya dan Parisiwata tahun 2017 ini. Terlebih atas dukungan semua pihak dan partisipasi masyarakat yang hadir dan turut mensukseskan pagelaran yang akan berlangsung selama dua hari ini," ujar Wabup Qosim.

Disisi lain, Wabup juga menjelaskan bahwa kabupaten Gresik khususnya di Bawean mempunyai kesenian, budaya dan tradisi yang unik. "Sebagai salah satu contoh adalah tarian Zavin Mandailing yang juga akan ditampilkan pada perhelatan kali ini. Tarian tradisional ini bersifat edukatif dan sekaligus menghibur, digunakan sebagai media dakwah pada era penyebaran agama islam," kata Wabup Qosim.

Untuk itu, seiring dengan perkembangan zaman yang semakin modern ini wabup berharap agar tetap menjaga kesenian, budaya dan tradisi yang dimiliki oleh kabupaten Gresik agar tidak tergerus zaman.

Selain itu, pembukaan gelar pesona budaya dan wisata Bawean 2017 juga disuguhi dengan atraksi kesenian lokal Bawean lainnya seperti pencak silat dan seni dekker yang berasal dari kata Dzikir dengan diiringi rebana berukuran besar.

Sementara itu, Kepala UPT Taman Budaya Jatim Sukatno mengatakan bahwa kegiatan gelar pesona budaya dan pariwisata Bawean tersebut bertujuan untuk mendorong peningatan kesenian di kepulauan Bawean supaya lebih dikenal di masyarakat Jawa Timur bahkan Internasional.

"Bawean kaya dengan kesenian dan budaya, terlebih ditunjang dengan destinasi wisata yang sangat eksotis. Sehingga kami yakin, Bawean nantinya akan mampu dikenal oleh masyarakat lokal bahkan mancanegara," katanya.

Untuk itu, dirinya mendorong kepada pemerintah kabupaten Gresik untuk selalu meningkatkan kapasitas guna menunjang keberadaan kesenian dan sektor pariwisata di Bawean agar dapat membantu meningkatkan perekonomian masyarakat di kabupaten Gresik khsusnya masyarakat di kepulauan Bawean. 


ARZ Team

Pengurukan Tanah Yasan Di Dalegan Jadi Sorotan

GRESIK gresiknews1.com - Gresik 27/10/207 Proyek reklamasi pantai Delegan Kecamatan Panceng, Kabupaten Gresik ditengarai bodong (ilegal). Sebab, proyek tersebut tidak dilengkapi izin dari pemerintah terkait atas pengurukan yang diduga dilakukan campur tangan kepala Desa Delegan H. Moh Qolib., S.Pd. Akibatnya, masyarakat tidak bebas lagi menikmarti keindahan pantai yang ada di Delegan. 

Hasil investigasi dilapangan dibibir pantai tersebut sudah terlihat tumpukan tanah yang diratakan oleh alat berat. Pekerja terlihat sibuk lakukan pengurukan. Sehingga kawasan yang asalnya hamparan pantai sekarang berubah menjadi daratan.

Ketika dikonfirmasi wartawan H. Joni mantan kepala desa Delegan dan kali ini sebagai pelaksana pengurukan reklamasi melalui telepon seluler terkait izin dan status tanah mengatakan, dirinya mengakui bahwa memang ini proyek reklamasi, namun tanah yang sedang diuruk ini adalah tanah yasan yang sudah peta bidang.

"reklamasi ini yang sedang dikerjakan ada legalitasnya, jadi tanah ini ada buku letter c atas nama Samsul almarhum. Jadi ini bukan tanah oloran dan bukan tanah laut, akan tetapi tanah yasan yang terkena laut." akunya (27/10/17).

Lanjut Joni saya akan melanjutkan dalam pengurukan ini tidak akan berhenti harus diselesaikan dan harus rata, ancamnya.

Namun ketika wartawan konfirmasi ke kepala dinas perikanan dan kelautan Dr Langu saat ditemui di ruang kerjanya langsung menelepon kades Delegan, yang saya amati pembicaraanya Dr Langu sempat memarahin kades Delegan karena mempertanyakan pengurukan. Bahkan dalam pembicaraannya pekerjaan proyek tersebut disuruh berhenti dari pada nanti saya tutup.

"Bahkan kades ngeyel proyek tersebut nantinya akan dibangun warung. Harus ijin dulu pak kades jangan se-enaknya sendiri, kalau tanahnya sendiri tidak apa-apa terserah mau dijadikan apa saja," marah Langu Jum'at, (27/10/17).

Peraturan Presiden Nomor 52 Tahun 1995 tentang Reklamasi Pantai, Peraturan Presiden Nomor 54 Tahun 2008 tentang Penataan Ruang Kawasan, Peraturan Presiden Nomor 112 Tahun 2012 tentang Reklamasi di Wilayah Pesisir dan Pulau-pulau Kecil, serta Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2014 tentang Pengelolaan Wilayah Pesisir dan Pulau-pulau Kecil, yang merupakan revisi dari Undang-Undang Nomor 27 Tahun 2007. 

Bersambung.....


Arifin S Zakaria

MENGENAL LEBIH DEKAT WALI DI SIMOREJO TUBAN

TUBAN gresiknews1.com - Ngalap berkah di makam waliyullah itu sudah menjadi tradisi bagi sebagian orang di jawa ini, baik itu dilakukan di makam wali songo maupun waliyullah lainya,seperti di makam wali Sayyid Abdurrahman bin Abdullah ini, memang makam ini tdak banyak orang tau,hanya orang tertentu saja yang mengetahuinya, peziarah yang datangpun juga hanya orang-orang tertentu,artinya tidak semua terpanggil untuk meziarahi makam Waliyullah ini.

Dari segi bangunan fisik makam ini sangat sederhana, makam sudah dibuatkan rumah kecil, jadi tidak kehujanan dan kepanasan, disampingnya ada tempat peristirahatan, sebelah kiri makam ada musholla dan halaman parkir, makam Sayyid Abdurrahman lokasinya di tengah kampung, berada di tanah TN/tanah negara,btepatnya di dusun Simo,vdesa Simorejo, kecamatan Widang, kabupaten Tuban, menuju ke lokasi bisa ditempuh lewat kecamatan Widang, kecamatan Babat, kecamatan Maduran, dan kecamatan Laren, karena itu posisinya ada di perbatasan antara wilayah kabupaten Lamongan dan Tuban Jawa timur.

Beberapa cerita yang sudah dihimpun awak media, Sayyid Abdurrahman ini putra Sayyid Abdullah, bila dirunut ke atas akan sampai pada Rosulullah Saw, Sayyid Abdullah ini adalah saudara kandung Mbah Asmoroqondhi yang makamnya berada di desa Gisikharjo kecamatan Palang Kabupaten Tuban, Mbah Asmorowondhi adalah ayah sunan Ampel Raden Rahmat, yang kemudian mempunyai anak yang juga termasuk Wali Songo yaitu Sunan Bonang di Tuban dan Sunan Drajat di Lamongan, bila dirunut lagi berarti Sayyid Abdurrahman yang makamnya di Dusun Simo, desa Simorejo, kabupaten Tuban ini hubungan dengan Mbah Asmoroqondhi adalah keponakan, dengan Sunan Ampel adalah saudara sepupu. 

Saat awak media dan peneliti sejarah makam Wali Nusantara konfirmasi ke Pak Pur juru kunci makam tersebut, bahwa makam itu kata Pak Pur, "Makam itu ditemukan gurunya 25 tahun yang lalu, oleh Mbah Mansur dari Sidoarjo, mbah Mansur memang dikenal banyak orang ahli lelaku yang mata bathin dan indera ke enamnya mampu berkomunikasi dengan orang yang sudah meninggal, sebelum beliau wafat sempat memberikan wasiat kepada Pak Pur, agar makam ini di rawat dengan baik", kata Par Pur.

Lanjut Pak Pur, "Saya tidak boleh kemana-mana oleh guru saya,disuruh dirumah saja dan merawat makam waliyullah ini", tuturnya pada awak media dan peneliti sejarah Wali Nusantara ini, kamis 26/10/2017.

Dulu makam ini kalau waktunya banjir tergenang banjir juga, karena posisi tanah sangat rendah, di sekelilingnya ditumbuhi pohon besar dan bambu,bsekarang tanahnya sudah di tinggikan dan kelihatanya pohon dan bambu juga sudah bersih karena ditebang, jadi bila ada peziarah yang datang pasti akan terasa nyaman.

Lain lagi dengan yang diketahui Pak Brahim, ketika beliau ziarah makam wali di Jombang dan Mojokerto, ketemu tukang sapunya makam, tukang sapu itu berkata begini pada Pak Brahim,
"Wah kenapa bapak jauh-jauh kesini,di desa bpk sendiri ada makam waliyullah besar", 
Oleh pak Brahim kata-kata itu disimpan dalam hati,diangan-angan sambil ingin membuktikanya.

Menurutnya "Ternyata yang di sampaikan oleh bpk tukang sapu itu benar adanya, buktinya peziarah mulai dari daerah Pasuruan, Jombang, Mojokerto, Madura, bahkan Jakarta juga sudah banyak yang berdatangan dan tau makam ini",ujarnya.

Selain itu kata Mbah Wo, panggilan kamituwo di Dusun Simo, desa Simorejo itu, menurut beliau, "dulu banyak orang yang datang ke pesarean itu dalam rangka sedekah bumi, nyadran, ada yang bakar kemenyan, ada yang ingin sukses dan lancar usahanya, dll, konon sampai-sampai dulu itu ada yang mengatakan itu tempat mencari pesugihan, padahal aslinya adalah makam Waliyullah yang disalah gunakan oleh orang tertentu, setelah makam ini di rawat oleh pak Pur, Alhamdilillah sudah berubah total, rata-rata peziarah yang datang hanya tahlil dan kirim do'a pada ahli kubur, dan setiap tahun acara Haul, oleh masyarakat makam ini dulu orang sini menyebutnya makam Yai Santri, semoga Haul yang akan datang bisa bertambah ramai dan bisa mengundang teman-teman komunitas pecinta wali nusantara dan briker Rapi Lamongan, Tuban dan sekitarnya", harapnya.

Prof.Dr.K.M.Muzakkin,M.pdi,MH.
Kedatanganya ke Pesarean Mbah Sayyid Sulaiman ini pertama adalah melakukan penelitian,agar diketahui siapa sebenarnya mbah Sayyid Abdurrahman ini, bila sudah diketahui silsilah dan karomahnya, maka akan dibukukan, agar bisa dibuat bacaan pecinta ilmu umumnya dan komunitas pecinta wali nusantara pada khususnya. 
Kedua, untuk menginventarisir berapa banyak makam waliyullah yang ditemukan mulai dari pelosok desa hingga kota agar diketahui oleh sejarawan dan pemegang kekuasaan di negeri ini, karena selama ini anggaran pemerintah banyak yang di alokasikan  hanya ke Wali Songo saja, padahal Wali di Nusantara ini juga jumlahnya juga tidak sedikit, bisa ribuan yang keberadaanya juga sama butuh diperhatikan, baik dari pemerintah maupun masyarakat,
Menurut Pria yang juga pengasuh Pondok Pesantren Rehabilitasi Sakit Jiwa dan Narkoba "Dzikrussyifa' Asma'berojomusti",di Sekanor, Sendangagung, Paciran Lamongan Jawa Timur ini.

Menurutnya "Kita juga harus peduli dan merasa kasihan pada makam waliyullah yang lain, yang selama ini belum tersentuh dan tidak pernah mendapatkan bantuan dari manapun, padahal dimasa hidupnya beliau-beliau ini adalah penyebar agama islam yang seharusnya kita rawat makamnya juga", dari cerita itu sejauh mana kebenaranya, peneliti hanya bisa berkata "Wallahu a'lam" pungkasnya.


Gus Zakky, Arifin SZ Team

NIKAH MASSAL DI KEPULAUAN BAWEAN UNTUK TERTIB ADMINISTRASI

GRESIK gresiknews1.com - Pemerintah kabupaten Gresik melalui kecamatan Tambak kepulauan Bawean menggelar nikah massal yang kali ini diselenggarakan di pendopo kecamatan Tambak kepulauan Bawean, Gresik, Kamis (26/10/2017).

Dalam nikah massal tersebut diikuti oleh 5 pasangan nikah siri di sekitar kecamatan Tambak kepulauan Bawean. Wakil Bupati Gresik Dr. H. Moh. Qosim bertindak sebagai wali nikah dan disaksikan oleh para para tokoh masyarakat sekitar.

Tentu saja, para pasangan merasa bahagia , lantaran akad nikah mereka langsung dihadiri oleh Wakil Bupati Gresik dan para pejabat di lingkungan pemerintah kabupaten Gresik.

Warih Kusuma (45) dan Yuliati (30) salah satu pasangan nikah massal mengaku senang dengan kehadiran Wakil Bupati Gresik, saat pembacaan Ijab Kabul yang dilaksanakan di pendopo kecamatan Tambak tersebut.
"Senang mas, akad nikah ini tidak akan pernah saya lupakan, karena pak Wakil Bupati hadir langsung," katanya.

Sementara itu, Wabup Qosim mengatakan, digelarnya nikah massal ini dikarenakan masih banyaknya warga yang tinggal di kepulauan Bawean belum memiliki buku nikah.
"Acara ini digelar agar masyarakat bisa memiliki akte nikah secara sah. Karena di pelosok desa masih banyak masyarakat yang hanya nikah secara agama saja," ungkap Wabup.

Untuk itu, pemerintah senantiasa berupaya untuk mengajak masyarakat tertib administrasi. Wabup berharap, setelah menjadi pasangan suami istri yang sah menurut negara dan agama, para pasutri dapat menjalin hubungan rumah tangga yang sakinah mawadah warohmah.

Pasangan lainnya adalah Paki (43) dengan Satina (35), Sahri (45) dengan Manisa (30), Moh. Abdul Halim (47) dengan Jazira (42). Mereka rata-rata berprofesi sebagai petani di desa setempat.

Selain itu, Wakil Bupati juga menyerahkan bantuan uang dan kado kepada para pasangan suami istri yang baru saja melaksanakan nikah massal.


ARZ Team

Keterangan Saksi Yang Dihadirkan JPU Berbelit-belit

GRESIK gresiknews1.com - Jaksa Penuntut Umum (JPU) dari Kejaksaan Negeri (kejari) kembali menghadirkan Dua saksi di Pengadilan Negeri Gresik, dalam dugaan membuat surat keterangan riwayat tanah palsu yang dituduhkan ke terdakwa Fariantono (48) Kamis (26/10/17). Sampai saat ini JPU sudah menghadirkan 3 orang saksi termasuk pelapor. 

Saksi yang dihadirkan kali ini, bernama Pramita yang bekerja sebagai legel di perusahaannya pelapor atau di PT Bumi Benowo Sejahtera. Saksi menyampaikan di persidangan, bahwa dirinya yang berhubungan dengan terdakwa tahun 2013 atau awal 2014 mendatangi kantor kepala desa untuk mencocokan foto copy buku letter c yang ada pada dirinya. 
"Karena keterangannya di buku c yang saya miliki yang berbentuk foto copy ada dua keterangan persil yang belum dicoret," katanya.

Saat JPU bertanya terkait dengan kasus yang dialami terdakwa yang terjadi saat ini, Pramita mengaku tidak tahu apa yang dipalsukan oleh kepala desa.
"dirinya tidak mengetahui apa yang dipalsukan oleh terdakwa Fariantono kepala desa Prambangan." sambungnya.

Sidang sempat memanas saat penasehat hukum terdakwa molantarkan pertanyaan kepada saksi, namun jawaban saksi berbelit-belit. Namun tidak lama majelis hakim yang diketuai I Putu Mahendra bisa melerai.

Sidangpun sampai larut malam, sehingga sidang ditunda pekan depan dengan agenda keterangan saksi.

Bersambung....


Arifin S Zakaria 

5 Bulan Laporan Tak Ada Kejelasan, Seorang Ahli Waris Pertanyakan Kinerja Polres Gresik

GRESIK gresiknews1.com - Rabo 25/10/17 , Merasa dirugikan atas adanya dugaan pemberian keterangan palsu di BPN Gresik, seorang ahli waris bernama Kholis (38) warga Dusun Napes, Desa Prambangan, Kecamatan Kebomas, Kabupaten Gresik, akhirnya melaporkan Felix Soesanto (34) warga Simo Lawang Baru 5/11, Kecamatan Simokerto, Kota Surabaya.

Dalam laporan bernomor STPLK/158/V/2017/Jatim/RES GRESIK tersebut, korban menuding terlapor diduga sengaja menggunakan keterangan palsu saat mengajukan permohonan sertifikat tanah seluas 30.830 meter persegi dengan persil 42.A. Lokasinya berada di Desa Napes Kel  Prambangan Kec  Kebomas Gresik 

Hanya saja, dia mempertanyakan laporan yang telah dilayangkan sejak 31 Mei 2017. Dia pun menuding proses penyelidikan yang dilakukan Penyidik polres resort Gresik lamban . Sehingga pelapor merasa kecewa atas kinerja pihak penyidik Polres Gresik.

Ketika dikonfirmasi oleh awak media  Kanit Tipikor Polres Gresik, Ipda Tommy Kurniawan mengatakan, awalnya pelapor H. Karto (Mantan Kades Prambangan) melaporkan Felix. Namun oleh H. Karto laporannya dicabut karena ada kesepakatan damai.ada apa di balik pencabutan laporan tsb sehingga ada kesepakatan damai antara H.Karto dan Felix Soesanto 

Oleh karena itu, dengan LP yang berbeda polisi pun butuh waktu untuk untuk tambahan bukti untuk penyelidikan dan proses lanjut  "Kami sudah berusaha mendatangkan saksi ahli dari Unair untuk didengar keterangannya. Namun sampai saat ini hasilnya belum keluar. " ujarnya.

"Pasal 263 salah satu unsur menimbulkan hak, dengan memalsu tanda tangan apakah itu menimbulkan hak jadi kita perlu gali lagi dan menunggu hasil dari ahli dan hasil labfor, karena sampai saat ini belum keluar hasil pembuktiannya 

Disinggung soal proses lamban polres resort Gresik   membenarkan, itu hak - hak pelapor mau bilang apa saja, yang jelas kami sudah berusaha bekerja semaksimal mungkin, karena ini terkait di duga dalam pemalsuan tanda tangan , jadi kita butuh waktu dan mengumpulkan bukti-bukti untuk menindak lanjuti perkara tersebut .

"Saksi dari BPN Gresik dan ahli dari Unair sudah saya mintai keterangannya. Jadi kita hanya menunggu hasil labfornya saja. Namun bila nanti hasil labfornya terbukti tandatangan tersebut palsu, pasti segera  saya limpahkan ke Kejaksaan Gresik " janjinya.

"karena hasil labfor yang terdahulu walaupun sudah terbukti non identik,tidak bisa digunakan untuk LP yang berbeda,kita menghindari adanya pra peradilan 

Ipda Tommy pun mengatakan pihak kepolisian akan koordinasi engan pihak BPN Gresik dan kemungkinan akan menyita WARKAH (persyaratan untuk pengajuan sertifikat hak milik) ke BPN Gresik, untuk membantu memudahkan proses penyidikan lebih lanjut.

Saat di tanya apakah boleh WARKAH disita? mengingat itu adalah merupakan bukti persyaratan sehingga BPN menerbitkan sertipikat hak milik seseorang,Ipda Tommy  sebagai kanit tipikor mengatakan bagaimana kalau pihak kepolisian bisa mengajukan ke labfor polda untuk membuktikan bahwa surat tersebut indentik atau tidak  ?.

Sementara Cholis mengaku kecewa dengan lambatnya proses penyidikan yang memang sudah berjalan 5 bulan ini beliau berkomentar kepada awak media tidak ada segera kepastian proses laporan saya ,  saya ini merasa dirugikan sekali. Karena sisa tanah  seluas kurang lebih 9800 m2 yang sampai saat ini belum dibayar masih dikuasai felix soesanto. Malah saya ini yang sekarang dilaporkan oleh felix Soesanto ,  Kan aneh belum tentu saya melakukan kesalahan sehingga saya  yang diperiksa oleh pihak kepolisian , ahli waris menuntut hak yang belum di bayar ini malah mau di masukkan ke Terali besi ini sangat unik dan lucu , permainan apa yang di buat oleh penguasa lahan tersebut ujar ahli waris kepada awak media. 


Arifin s,zakaria Team

Setiap Desa Wajib Bangun Perpustakaan, Boleh Dari Dana Desa

GRESIK gresiknews1.com - Setiap Desa boleh menggunakan Dana Desa  untuk membangun Perpustakaan Desa. Hal ini ditegaskan oleh Sekda Gresik Djoko Sulistio Hadi saat membuka Rapat Koordinasi Pengembangan Perpustakaan tahun 2017 yang berlangsung di Ruang Mandala Bakti Praja, Rabu (25/10).

Menurut Sekda, Kades tidak perlu lagi kuatir dan takut untuk menggunakan dana desa tersebut untuk membangun perpustakaan, karena Pak Bupati sedang membuat payung hukumnya berupa Peraturan Bupati (Perbup).

"Yang penting pengadministrasiannya yang harus benar dan teliti. Setiap penggunaan dana desas harus diadministrasikan yang benar dan sesuai aturan perundangan" tandas Sekda.

Selain itu, Mantan Kepala Inspektorat Kabupaten Gresik ini juga meminta agar ada penegasan dari Para Camat kepada seluruh Kepala Desa yang ada di bawahnya agar Pengembangan perpustakaan ini dijadikan materi program dalam musyawarah di desa masing-masing.

"Perpustakaan ini merupakan program wajib negara. Hal ini perlu disadari untuk meningkatkan minat baca masyarakat Indonesia yang saat ini ada di ranking 60 dari 61 negara yang di survey"tandas Djoko Sulistio Hadi prihatin.

Pada kesempatan itu, Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Gresik, Siti Jaiyaroh menjelaskan, Untuk pengembangan Perpustakaan, saat ini sudah 96 Desa se Kabupaten Gresik yang telah mendapatkan bantuan dari Pemerintah Provinsi Jawa Timur.

"Setiap Desa mendapat bantuan hibah berupa 2 unit lemari rak serta 1000 buku bacaan yang diberikan ke desa-desa di Gresik sejak tahun 2016", urainya kepada Kepala Bagian Humas dan Protokol Suyono.

Siti Jaiyaroh berharap, agar pembangunan perpustakaan ini bisa menjadi skala prioritas. "Hal ini seperti arahan Bupati Gresik, Dr. Sambari Halim Radianto agar membangun bangsa melalui perpustakaan".  tandas pejabat yang juga pakar Pendidikan anak berkebutuhan khusus ini.

Beberapa yang telah dilakukan oleh Siti Jayaroh sejak dilantik sebagai KepalaDinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Gresik pada awal Tahun 2017. Yaitu membangun  15 Perpustakaan mini kota wali (Pusmintali) di halte (8), Kapal penyeberangan Bawean, Ruang Tunggu Pelabuhan Penyeberangan, Samsat Gresik, Satlantas, Polres Gresik, Rutan Banjarsari, dan Kantor Dinas PU masing-masing 1 unit.

Selain itu, dia juga membangun 18 Rumah baca dan bermain pada seluruh Kecamatan di Kabupaten Gresik termasuk di Wilayah Kepulauan Bawean. 


ARZ Team

BUPATI SAMBARI INGIN PILKADES MENDATANG BERJALAN AMAN DAN LANCAR

GRESIK gresiknews1.com - Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) secara serentak di 19 desa yang meliputi 18 kecamatan se-kabupaten Gresik akan terlaksana pada tanggal 29 Oktober mendatang. Untuk itu, Polres Gresik menggelar apel persiapan pengamanan pilkades guna meminimalisir potensi terjadinya konflik pada pesta demokrasi di tingkat desa tersebut.

Apel kesiapan guna mengamankan pilkades serentak berlangsung di halaman kantor Bupati Gresik, Rabu (25/10/2017).
Dalam apel kesiapan pengamanan tersebut juga diisi dengan sejumlah simulasi. Simulasi dilakukan seakan-akan terjadi kerusuhan di salah satu desa penyelenggara pilkades yang tidak puas dengan hasil pemilihan tersebut.
Massa yang tidak puas tersebut lalu melakukan aksi anarkis, namun berhasil diredam oleh petugas kepolisian setempat dibantu tramtib dan jajaran TNI yang sengaja diturunkan dalam pengamanan tersebut.
Nampak Bupati Gresik Dr. H. Sambari Halim Radianto didampingi Wakil Bupati Dr. H. Moh. Qosim bersama sejumlah jajaran forkopimda hadir dalam kegiatan tersebut.
Bupati Sambari mengatakan, simulasi pengamanan tersebut sebagai bentuk kesiapan dalam menghadapi pesta demokrasi dan menjaga keamanan jika terjadi aksi atau kerusuhan saat pilkades mendatang.
Beliau menilai, meski hanya di tingkat desa, namun pilkades juga memiliki potensi untuk terjadi konflik atau kerusuhan.
"Walaupun pilkades ini pemilu yang ada di tingkat desa, bukan berarti dianggap gampang. Pilkades juga berpotensi terjadi konflik jika ada pihak-pihak yang tidak puas dengan hasilnya. Kami mewakili pemerintah kabupaten Gresik menyambut baik kegiatan simulasi ini, agar nanti jika terjadi sesuatu, pihak berwajib tahu apa yang harus dilakukan," kata Bupati Sambari.
Beliau juga menghimbau kepada  setiap desa penyelenggara pemilu, agar mematuhi setiap peraturan-peraturan yang berlaku. Sebab, dengan mentaati peraturan maka mampu mencegah terjadinya konflik maupun kerusuhan. Beliau juga ingin pelaksanaan pilkades berlangsung jujur, adil dan transparan sehingga tidak ada lagi pihak yang memprotes dan mengadu.
"Kepada semua elemen masyarakat agar bersatu padu menyukseskan pelaksanaan pilkades serentak dan mari bersama-sama menjaga situasi agar tetap kondusif,"ujar Bupati Sambari. (iis / Humas pemkab Gresik)

AKBP BORO WINDU PIMPIN SERTIJAB KASATLANTAS

Kapolres Gresik, AKBP Boro Windu Dinandito menjadi (Irup) inspektur upacara pada serah-terima jabatan (Sertijab) Kasat Lantas Polres Gresik Sabtu, (21/10/17) di halaman kantor Kasat Lantas Polres Gresik.
Dalam Sertijab tersebut, turut hadir Waka Polres Gresik Kompol Wahyu Prista, Kabag Ops, Kompol Nurhalim, para Kabag, Kasat, Kasi, Kanit dan Kapolsek sejajaran Polres Gresik, TNI, Dishub, Satpol PP, dan ibu Bhayangkari. 

Mutasi atau pergeseran kali ini dijajaran Polres Gresik terjadi di Kasat Lantas Polres Gresik AKP Anggi Saputra Ibrahim diganti oleh AKP Wikha Ardilestanto. AKP Anggi pindah tugas ke Polres Lamongan, sedangkan AKP Wikha mantan Kasat Lantas Polres Mojokerto.
Dalam sambutannya, 

Kapolres mengatakan, mutasi dan pergeseran jabatan hal yang biasa dan dinamika dalam organisasi Polri. Dinamika ini harus disyukuri dan memacu semangat bekerja.

"Jangan kecil hati dan harus ikhlas melepas suatu jabatan. Hal ini penting diingatkan, sebab ke depan bisa jadi mendapatkan jabatan yang lebih baik dan ketemu lagi dengan rekan sejawat," katanya.

Lanjut Kapolres kepada pejabat baru AKP Wikha Ardilestanto intruksikan untuk segera beradaptasi dengan lingkungan tugas barunya, dan sesegera mungkin menguasai situasi wilayah hukumnya dengan baik. Ia juga mengucapkan terima kasih kepada AKP Anggi Saputra Ibrahim atas dedikasi dan prestasi tugasnya.

"Semoga pengalaman tugas di Polres Gresik selama 1.6 bulan menjadi bekal untuk sukses bertugas di tempat baru yakni di Polres Lamongan. Juga kepada para istri Bhayangkari dan suami pendamping, disampaikan salam hormat dan terima kasih," pungkasnya.

Usai sertijab Kasat Lantas baru AKP Wikha Ardilestanto mengatakan, prestasi yang luar biasa berkat usaha kerja keras apa yang dilakukan pejabat lama yakni AKP Anggi, sehingga bisa mengurangi kemacetan di jalan raya Duduk Sampeyan ini yang perlu ditiru oleh kami.

"Yang pasti saya sebagai pejabat baru akan meneruskan program-programnya apa yang sudah dilakukan oleh pejabat lama, dan akan saya tingkatkan lagi, jadi ini program yang lama hanya tinggal diperkuatkan lagi." katanya.

Lanjut AKP Wikha, sementara ini saya akan fokus ke program-program yang sudah berjalan, dan saya akan pelajari dulu dan turun langsung ke lokasi. namun 1-2 bulan baru saya kebrakan program-program yang baru seperti di Polres Mojokerto yang sudah saya kerjakan, pungkasnya.

AKP Anggi mengatakan, dirinya minta maaf kepada masyarakat Gresik bila mana ada kesalahan mohon kami sebagai manusia biasa tidak lepas dari kesalahan tolong di maafin, pintanya.


Arifin SZ Team

TNI GADUNGAN DIAMANKAN DI POLSEK CILINCING

Gresiknews1.com - Senin tgl 23 Oktober 2017 pkl 22.30 wib .bertempat di Kantor kodim 0502/JU ( Sub Gar jakut).
Telah diamankan Tentara gadungan berpakaian PDH  Pangkat Letnan jendral dengan data sebagai berikut:
Nama : Heriyanto .
Ttl        : jakarta 06 -- 06 --1975.
Jenis kelamin laki laki .
Agama : Kristen .
Alamat : Jl Cilincing bakti VII rt 07/06 .
Kel Cilincing Kec .Cilincing .Jakut .

Barang bukti telah di amankan : 
1). Baju PDL TNI pangkat Mayjen TNI.
2) 1 setel PDH  pangkat Letjen TNI.
3). 1.setel Pangkat Bintang 1 PDL .
4). 1 setel pangkat bintang 2.
5). Sangkur king cobra dan baret kostrad  + emblem kostrad  dan emblem infantri.
6). Bet mabes TNI.
7).2 hp merek nokia dan politron.
8).Buku tab simpedes an hariyanto , KTP DKI pekerjaan TNI.
Kronologis ; 
Pkl 19.30 wib yang bersangkutan melaporkan kehilangan ayam  ke koramil 05 /Cilincing.oleh piket diterima dan ditanyakan Bpk dinas dimana , di jawab dinas di mabes TNI cilangkap.selanjutnya oleh piket serda iwan diarah ke polsek cilincing.oleh petugas polsek yang bersangkutan perintah lepas jaket.

Diketahui yang bersangkutan berpangkat mayor jendral  selanjutnya piket polsek kordinasi kepiket koramil untuk dilaksanakan pengecekan status TNI nya, setelah di cek ulang yang bersangkutan masyarakat Sipil  menggunakan Uniform TNI ( TNI gadungan ).
Selanjutnya pkl 21.00 wib oleh piket diserahkan ke Subgar jakut untuk dimintai keterangan & proses lebih lanjut.


ARZ Team

Exsekusi Penyegelan Lahan Dan Bangunan

GRESIK gresiknews1.com - Pada hari Selasa tanggal 24 Oktober 2017 pukul 09.00 Wib bertempat di Jl.Raya Deandeles Ds.Banyutengah Kec.Panceng Kab.Gresik telah dilaksanakan kegiatan Penyegelan debitor pailit berupa lahan dan bangunan serta kendaraan bergerak satu buah mobil Toyota Kijang Innova W1801CK dan 2 buah kendaraan roda dua yaitu Yamaha Mio W2367FL, Honda Scopy W3166MJ milik Sdr.AHMAD JAUHARI oleh PN Surabaya.

Pada Pukul 09.20 Wib PN Surabaya membacakan Surat Penyegelan PKPU Perk. No.12 / Pdt.Sus.PkPU / 2017/ PN. Niaga Surabaya tanggal 11 September 2017 oleh Sdr.Djoko Subagyo SH.MH

Selanjutnya pada pukul 10.15 Wib dilakukan pemindahan barang -barang berupa Cat, 2 buah Computer, air Milagros, 2 Kacamata Las, pipa PVC + Plastik sambungan Paralon dan talang air, 5 Etalase Rak Kaca, 4 etalase Rak Besi, Keramik, satu buah kompor Gas, 2 buah Magicom, peralatan dapur, satu buah mesin oven, satu buah lemari es, satu mesin cuci, 1 Bufet, 5 almari kayu, Dipan + Kasur milik Sdr.Ahmad Jauhari dan diletakan sementara didepan toko yang dipimpin oleh Kurator Sdr.Bangun SH.MH dan Sdr.Abdullah

Hadir dari PN Surabaya :
Sdr.Djoko Subagyo SH.MH
Sdr.Darmanto Dachlan SH.MH
Sdr.Ria Widya Adhi
Sdr.Fery Isyono P SH.MH 

Kurator Sdr.Bangun SH.MH
KWSG Gresik Sdr.TAUFIQ

Hadir dari Muspika Panceng :
Kapolsek Panceng
Wakapolsek Panceng
Danramil Panceng
Kades Campurejo
Trantib Banyutengah Sdr.KHAMID
Kasi Trantib Kec.Panceng Sdr.SULIYONO

Petugas keamanan :
Polri 30 Pers
TNI 15 Pers
PM 5 Pers
Subgarnisun 10 pers
 Linmas 2 orang

Pukul 13.00 Wib giat penyegelan dan pengosongan barang2 oleh PN Surabaya telah selesai dengan tertib, lancar aman.


Arifin s,zakaria Team

GERAKAN 500 RIBU MASKER DAN PENCANANGAN GRESIK BERMASKER

  Gresik,   gresiknews1.com     - Motto Berani Mengungkap Membantu Yang Belum Terungkap.  Berbagai macam cara terus dilakukan untuk memutus ...