LAGI, KEBAKARAN KARENA KONSLETING

GRESIK gresiknews1.com - Pada hari Rabu tanggal 29 Nopember 2017 sekitar jam 13.30 Wib telah terjadi kebakaran di Perumahan Pondok Permata Suci PPS Jalan Emeral 5 no 24 RT. 3 RW. 22 Desa Suci Kecamatan Manyar Kabupaten Gresik.

Kebakaran terjadi sekitar jam 13.30 Wib yang di ketahui oleh tetangga warga sekitar karena pemilik Sdr. PUJO PRASTOWO beserta keluarga sedang melaksanakan UMROH. 

Di dalam rumah tidak ada orang atau siapapun, pintu dalam keadaan terkunci sehingga dilakukan upaya paksa dengan mendobrak pintu rumah, karena pemilik rumah sedang melaksanakan ibadah UMROH.

Asal mula di ketahui ada asap maka petugas security berinisiatif menggubungi PMK Kabupaten dan datang 2 unit mobil PMK Kabupaten dan melakukan pemadaman api sampai api dapat di padamkan sekira jam 14.50 Wib.

Sementara api diduga berasal dari konsleting listrik dan kerugian matrial belum bisa di tafsirkan karena pemilik rumah sedang umroh. Kebakaran tidak sampai meluas dan hanya di dalam rumah saja karena PMK segera datang melakukan pemadaman serta pembasahan.

Langkah langkah yang diambil 
1. Menguhungi PMK
2. Melakukan penyelidikan atas penyebab kebakaran.
3. Menghubungi Keluarga korban
4. Kerugian materiil blm bisa di ketahui karena pemilik rumah sedang melaksanakan ibadah umroh.


Arifin SZ

SAMSUDIN WARGA PANGSUD TERANCAM DIBUI

GRESIK gresiknews1.com - Diberitakan sebelumnya, seorang wanita berhijab mendatangi kantor Polres Gresik tanggal 11 Nopember 2017 yang lalu dengan tujuan untuk mengadukan ulah Samsudin yang melakukan pengrusakan terhadap rumahnya. 

Wanita yang dikaruniai 2 anak itu bernama Sri Wahyuni Ariswati (49) warga jalan Panglima Sudirman (Pangsud) gang XIV kelurahan Sidokumpul, kecamatan Gresik, kabupaten Gresik.

Setelah menunggu dengan sabar selama 17 hari dari pengaduan untuk mendapatkan surat Laporan Polisi (LP) akhirnya hari Selasa tanggal 28 Nopember 2017 Sat Reskrim Polres Gresik memberikan rekom untuk ke ruangan SPKT yang didampingi langsung oleh anggota Reskrim untuk membuat laporan terkait kasus perusakan rumah yang dilakukan oleh Samsudin (terlapor) yang dibangun alm Said Rahmad ayah kandung dari Sri Wahyuni (pelapor).

Aiptu Ketut penyidik Reskrim Pidum membenarkan adanya warga Pangsud melaporkan seorang laki-laki bernama Samsudin tak lain tetangganya dengan kasus perusakan rumah. "pihaknya sudah menerima barang bukti dari pelapor. Dirinya segera secepatnya mengambil langkah proses penyidikan kepada pihak terlapor dan saksi saksi," jelasnya.

Sri Wahyuni (pelapor) saat diwawancarai oleh awak media mengatakan, dirinya melaporkan Samsudin lantaran sudah merusak rumah yang sudah dibangun susah payah oleh ayahnya sejak tahun 1970-an. "Terlapor sudah keterlaluan sudah ditolong sama orang tua saya untuk tinggal di rumah, malah merusak rumah orang tua saya, ironisnya Samsudin malah menjual tanah orang tua saya," benernya.

Lanjut wanita yang sudah dikarunia cucu itu, mendesak pada Reskrim Polres Gresik segera mencebloskan Samsudin ke terali besi Polres Gresik," imbuhnya. Samsudin terancam dikenakan pasal 170 tentang perusakan dengan ancaman 5 tahun penjara. 

Bersambung....


Arifin S Zakaria.

NGALAP BAROKAH HAUL MBAH KYAI MUSTHOFA DI PONDOK TABAH KRANJI

LAMONGAN gresiknews1.com - Haul Akbar di Pondok pesantren Tarbiyatut Tholabah Kranji Paciran Lamongan Jawa Timur di banjiri pengunjung dari berbagai daerah, mulai dari tetangga kabupaten, tetangga privinsi hingga luar jawa, ribuan alumni pun turut hadhir untuk mengikuti acara haul akbar tersebut. Pesantren tertua berdiri tahun 1898 ini sudah mengeluarkan ribuan alumni, kegiatan Haul sudah berjalan satu minggu dengan di isi berbagai macam kegiatan santri, hari ini adalah puncak dari acara tersebut, setelah sholat asyar tadi ribuan pengunjung berjubel berkumpul di makbaroh K.H.Musthofa Abdul Karim untuk melakukan do'a bersama. Acara diawali dengan tahlil dan di akhiri dengan do'a oleh sederet kyai sepuh bergantian,
termasuk turut hadhir beliau KH.Salim Azhar pengasuh pondok pesantren Rudhotut Thullab Sunan Sendangduwur yang juga syuriah NU MWC Paciran, ada lagi KH.Muhammad Zubair Umar pengasuh pondok pesantren AlMuhtadi Sendangagung, dan sederet Kyai ndalem lainya dari keluarga besar pondok pesantren Tabah sendiri. 

Berikutnya adalah acara inti yaitu setelah sholat isya' digelar pengajian akbar, dengan dihadiri oleh pembicara Bpk KH.Husen Ilyas dari Mojokerto dan Mentri Agama Republik Indonesia Bpk Lukman Hakim Saifuddin dari Jakarta sebagai sempurnanya acara adalah ditutup dengan do'a. Acara berlangsung hidmat tanpa kendala apapun walaupun dalam kondisi hujan karena sudah jauh-jauh hari panitianya sudah mengantisipasi bahwa bulan ini adalah musim hujan, maka ditempatkanlah acara pengajian akbar ini di Aula.

Bagi alumni acara haul ini ibarat menyelam sambil minum air, bisa ketemu kyai, guru-guru, teman-teman seperjuangan, dan napak tilas, atau sekedar melihat dan mengingat nostalgia perkembangan pesantren, tempat mereka nyantri dulu, momen ini sangat bermanfaat sekali, disamping  para alumni bisa bersillaturrahmi ke para masyayyih dan temu kangen dengan teman seperjuangan juga bisa menjalin keakraban diantara alumni itu sendiri.

Dalam acara tersebut turut hadir pula salah satu alumni tahun 90-an Ali Miftah dari Payaman yang dulu jadi idola santri karena pandai olah raga dan rajin mengaji kini sukses menjadi seorang wiraswasta di daerah Solokuro dan sekitarnya, menurutnya " Kalau ada haul seperti ini, semua pekerjaan kutinggalkan, haul saya nomor satukan", terangnya. Selain itu hadir pula alumni periode yang sama tahun 90-an Prof.Dr.Kyai.M.Muzakkin,M.pdi,MH, Ketua Pusat BPAN RI (Badan Penyelamat Aset Negara Republik Indonesia) Ketua umum JCW (Jatim Corruption Watch) Provinsi jaws timur yang juga pengasuh pondok pesantren khusus rehabilitasi sakit jiwa dan narkoba "Dzikrussyifa' Asma'berojomusti di Sekanor, Sendangagung Paciran Lamongan Jawa timur ini. Menurutnya "Haul adalah momen banjirnya barokah, ribuan malaikat kumpul turut berdo'a, sebagai alumni pesantren, hadir dalam acara Haul satu tahun sekali adalah sebuah panggilan, disamping datang bisa bertholabul ilmi, yang tak kalah pentingnya adalah ngalap barokahe kyai, karena percuma punya ilmu tinggi, harta benda banyak, istri cantik, jabatan tinggi, kalau semuanya itu tidak ada yang barokah sama sekali" ucapnya saat ditemui awak media di makam K.H.Musthofa Abdul karim (Senin 27/11/2017).

Untuk mengetahui lebih jelas terkait Pesantren Tabah, Pesantren ini biasa disingkat PP TABAH, pesantren tertua di Kabupaten Lamongan jawa timur, Didirikan tahun 1898 oleh KH Musthofa Abdul Karim, pesantren ini terletak di Desa Kranji Kec. Paciran Kab. Lamongan. Amat dekat dengan pesisir pantai. Tepatnya di Jl. KH Musthofa, Kranji Paciran Lamongan. Untuk mencapai lokasi, dari terminal Osowilangun, Surabaya, naik bus Armada Sakti. Minta turun di Pondok Kranji. Anda langsung berhadapan dengan gerbang masuk Pesantren di kiri jalan. Tinggal berjalan kaki sekitar 120 m, itulah pesantren TABAH Kranji Paciran Lamongan Jawa timur.

Saat ini pesantren diasuh oleh KH Nasrullah Baqir, putra (Alm) KH Muhammad Baqir Adelan. Sejak awal berdiri, pesantren Tabah berupaya mengubah kultur masyarakat desa Kranji yang zaman itu sangat keras, suka tawuran, dan masih kental dengan sesajen (larung). Secara perlahan, pendiri pesantren mengubah kultur masyarakat menjadi kelompok agamis. Seiring perjalanan waktu, PP Tabah juga membuka berbagai pendidikan formal, mulai PAUD / TK hingga Sekolah tinggi.

Selain santri mukim yang berjumlah ratusan, ada juga siswa/i tidak mukim, berjumlah ribuan orang. Mereka setiap hari pulang pergi sekolah. Sekolah formal di PP Tarbiyatut Tholah menjadi pilihan dan favorit bagi masyarakat sekitar pantura. Utamanya mereka yang berlatar belakang organisasi Nahdlatul Ulama. Apalagi almarhum KH Muhammad Baqir Adelan juga pernah menjadi Pengurus Syuriah PWNU Jawa Timur.

Di berbagai perlombaan kesenian dan olahraga, lembaga formal di lingkungan PP Tarbiyatut Tholabah kerap merajai Kabupaten Lamongan. Saat ini alumni PP Tabah yang berjumlah puluhan ribuan sudah tersebar di berbagai kota di Indonesia.

Muzakkin yang juga ketua paguyuban Tabib se-Asia ini membeberkan, "Alumni Tabah Kranji, telah memberikan peran besar terhadap bangsa ini, juga bermanfaat di tengah masyarakat, mereka ada yang jadi ulama/kyai,guru, pengusaha, dosen, pejabat, DPR/Politisi, Wartawan, aktifis, Wiraswasta sukses, dan lain-lain, jadi tidak perlu diragukan lagi keberadaan pesantren ini, bahwa mondok di Tabah kranji ini, insyaallah hidupnya manfaat dan barokah,
Tetap semangat berjuang wahai teman-teman alumni, "Tabah almamater kita NU organisasi kita, Ahlussunnah waljamaah ajaran kyai kita, NKRI harga mati, Merdeka.

Demikian kata Muzakkin dalam mengakhiri pembicaraanya dengan penuh semangat juang, pungkasnya.


Arifin SZ
Sumber : suaraJCW.news (Gus Zakky)

MENEBANG POHON TERSENGAT LISTRIK MENINGGAL NYANGKUT DI POHON

SURABAYA gresiknews1.com - Hari senen 27 nopember 2017 sekitar jam 10.15wib di depan rumh milik OEI ARIFIANTO SANTOSO 60 thn, dengan alamat Jl. kalikepiting jaya 1/7 surabaya tidak seperti hari-hari biasanya. 
Hari ini lebih ramai karena warga yang ingin menyaksikan proses evakuasi korban.

Telah terjadi kecelakaan orang tersengat aliran listrik atas nama korban BAMBANG, umur 37 thn, tidk bekerja, alamat jln. kalikepiting no.111 surabaya.
Dengan kronologi kejadian dimulai pada hari sabtu pemilik rumh meminta bantuan saksi  SUPARNEN, 43 thn, pekerjaan tukang sampah untk memotong pohon mangga yg ada didepan rumahnya, kmudian pada hari senin 27 nopember 2017 sekitar jam 10.00 wib saksi mengajak korban untuk nemotong pohon mangga, saat korban memotong tiba-tiba tersengat aliran listrik kmudian korban terjatuh dan nyangkut di pohon hingga meninggal dunia.

Dengan sigap segera mengamankan tkp, dan menghubungi pihak pihak yang terkait dan berwenang untuk segera mengevakuasi korban tersebut dengan menctat identitas saksi dan korban, panggil identifksi, menghubungi pln dan menghubungi keluarga korban di Malang.


Arifin SZ Team

LUAPAN KALI BANJIR PU TUTUP MATA GRESIK JATIM

GRESIK gresiknews1.com - Banjir selalu datang tiap musim hujan tiba sudah menjadi langganan bagi warga Driyorejo Gresik disebabkan luapan Kaliapur yang notabene anak dari Kalimas, wilayah Kecamatan Driyorejo, Gresik masih menggenangi ribuan rumah warga sekitar bantaran, diduga karena kurangnya perhatian dan kerjasama peduli dari Dinas Pekerjaan Umum Propinsi Jawa Timur dengan Dinas Pekerjaan Umum Gresik.

Genangan air masih stabil seperti kemarin. Rumah warga yang rendah sudah pasti tidak bisa ditempati sebab tergenang air luapan Kalimas. Kecuali warga yang rumahnya lantai dua, baru bisa tetap tinggal di dalam rumah namun tidak bisa beraktifitas.

"Terpaksa menumpang tinggal di rumah saudara," kata Aris salah seorang warga Desa/Kecamatan Driyorejo juga sebagai aktifis dan ketua dari LSM FPSR saat memantau kenaikan air dari tepi Jl Raya Driyorejo kepada team infojatim.com

Aris menambahkan bahwa banjir Kalimas Surabaya yang menggenangi ribuan rumah warga di 6 Desa Kecamatan Dreiyorejo. Diantaranya Desa Driyorejo, Sumput, Kesamben wetan, Cangkir, Tenaru, dan Tanjungan.

Ironisnya sangat menghambat proses belajar mengajar generasi penerus bangsa di daerah ini. Dan ketika di konfirmasi oleh awak media melalui kontak seluler bapak Aru maupun bapak Suci pejabat Dinas Propinsi terkait tidak pernah di jawab dan tidak ada respon. 

Banjir Kalimas di sepanjang Kecamatan Driyorejo ini tiap tahun sudah menjadi langganan warga Driyorejo kurang lebih sejak 10 tahun yang lalu, dan seolah olah pihak Dinas terkait menutup mata meski tiap tahun mendapat laporan dan keluhan dari warga mengenai masalah banjir dan tetap tidak ada tanggapan. 

Akibat dari dampak banjir tersebut banyak warga yang mulai mengeluh dan terkena penyakit kulit dengan gejala gatal-gatal.

Bersambung.....


Arifin SZ

GUNUNG AGUNG ERUPSI BANDARA MASIH NORMAL

BALI gresiknews1.com - Acara Perss Release di Gedung Wisthi Sabha AP I lt 3 oleh Pihak Terkait erupsi Gunung Agung terhadap Kegiatan Penerbangan di Bandara I Gusti Ngurah Rai :

1. Kantor Otoritas Bandara Wil.IV
2. Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika
3. PT. Angkasa Pura I Bandara IGN Rai.
4. Airnav Indonesia Cabang Denpasar.

Disampaikan bahwa bandara dalam kondusi normal operasi. Belum secara langsung terdampak VA dibuktikan paper test NIL. 

Melalui data VAAC Darwin terpantau VA bergerak ke arah tenggara dengan kecepatan 10 kts. 

Ada 9 penerbangan yang membatalkan penerbangannya terkait antisipasi dampak VA (operator Jet Star, Virgin, KLM, Air Asia Malaysia).

Telah dilakukan ploting area oleh pihak Airnav Indonesia untuk menghindari sebaran VA di area jalur penerbangan. 

Telah dikoordinasikan oleh penyelenggara bandara penyediaan bus untuk ke moda lain yang terdekat (Terminal Ubung). 

VONA colour code RED. Hanya di area tertentu yg secara nyata VA  terdeteksi. Bukan berarti bandara harus tutup.

Untuk Bandara Lombok (LOP) jika secara langsung terdampak VA dibuktikan dgn Paper Test Positif dan data dari VAAC Darwin area Bandara LOP tertutup sebaran VA menggunakan ploting area maka Bandara LOP akan ditutup dengan menjalankan Standart Operation Procedure (SOP) masing2 operator yang terkait.

Pihak airlines yg membatalkan/menunda penerbangannya sesuai dengan standar 0perasinal prosedur (SOP) dari management masing2 operator. Bandara I Gusti Ngurah Rai, secara resmi masih beroperasi normal.


Arifin SZ Team

Ditemukan Makam Waliyullah Mbah Kalbakal (Santri Sunan Kalijaga) Di Desa Ketanen Panceng Gresik

GRESIK gresiknews1.com - Istilah haul sebenarnya sudah tidak asing lagi ditelinga masyarakat kita, budaya haul di tiap daerah juga berbeda pula cara merayakanya, haul pada hakekatnya adalah mendo'akan leluhur, para wali, guru, orang tua, maupun orang alim yang ditokohkan masyarakat setempat. Ada yang sekedar tahlil, istighosah, dan tadarus. Ada pula yang dimeriahkan dengan pentas seni, tablig akbar, kirap drumband, karnafal dan berbagai macam lomba keagamaan, semua itu tergantung pada panitia pelaksana Haul dan kemampuan anggaran yang dimilikinya. Acara haul waliyullah di berbagai tempat memang umumnya diadakan kegiatan dan even berbagai pola, yang intinya sekedar menarik orang agar mau berkumpul diajak do'a bersama.

Sejak diketemukanya makam wali ini, belum pernah diadakan haul, baru malam ini haul di adakanya, dengan cara yang sangat sederhana, sekedar tumpengan begitu saja, siapa sebenarnya Mbah Kalbakal itu ?  Keberadaanya memang tidak banyak orang yang tau, hanya orang-orang khusus yang mengetahuinya, masyarakat setempat meyakini bahwa Mbah Kalbakal adalah tokoh agama atau sesepuh desa yang pertama kali membuka area  sebagai cikal bakalnya desa Ketanen pada waktu itu, karena jasa-jasanya sangat tinggi terhadap masyarakat, patutlah untuk dihauli bersama.

Wakila, Ahli kuburan atau peneliti makam wali yang tidak mau disebut namanya, ketika dalam perjalanan spiritualnya beliau mendapat petunjuk dari guru ghaibnya, "bahwa Mbah Wali Kalbakal ini adalah santri Sunan Kalijaga yang pada waktu itu di utus untuk menyebarkan agama islam didaerah Ketanen, didaerah Surowiti, Dukun dan sekitarnya. 
Selain beliau di utus untuk berdakwa, Mbah Wali Kalbakal ini juga dikenal sebagai juru sembuh atau Tabib yang bisa mengobati segala penyakit kronis.

Ada juga sarkub (sarjana kuburan) yang mengatakan bahwa Mbah Wali Kalbakal ini adalah santri dari sunan kalijaga yang terkenal sakti  mandraguna, waktu itu ditugaskan untuk mengawal sunan kalijaga, karena pada saat itu Sunan Kalijaga melakukan kontemplasi dan meditasi, dalam rangka perjalanan mencari Tuhan(Allah), dan dengan bertapa di Gua Langsih, di Gunung Sorowiti, Panceng Gresik jawa timur. 

Haul pertama kali diadakan di pesarean Wali Mbah Kalbakal, di hadhiri oleh Prof.Dr.Kyai,M.Muzakkin,M.pdi,MH Pengasuh pondok pesantren khusus rehabilitasi sakit jiwa dan narkoba "Dzikrussyifa' Asma' berojomusti Lamongan jawa timur, selain itu juga dihadhiri sederet orang-orang khusus, maksudnya adalah orang-orang terdekat kepala desa saja.

Kehadhiran Kyai Muzakkin disambut dengan penuh suka cita oleh jamaah yang sudah menunggu sebelumnya, diantaranya ada Kepala desa Ketanen sendiri, beserta jajaran perangkatnya, ketua BPD, Kaur kesra, Takmir masjid dan juga ada perwakilan dari masyarakat setempat turut hadir tamu undangan dari luar desa.

Acara dikemas dengan cukup sederhana, dihadiri kurang lebih sejumlah sekitar 25 -an orang, acara dibuka oleh Kepala desa Ketanen sendiri Bapak Arif, kemudian dilanjutkan dengan sambutan Kyai Muzakkin untuk menlounching atau membuka Haul yang pertama Waliyullah Mbah Kalbakal ini, kemudian acara di akhiri dengan kirim do'a bersama.

Menurut Bapak Arif kepala desa ketanen, "Haul ini sengaja dikemas dengan cara yang sederhana tujuanya agar masyarakat tidak terkejut (kaget) khawatir ada yang tanya, ada apa kok ramai-ramai ini, karena yang jelas keberadaan makam ini tidak semua orang bisa menerimanya, terutama bagi saudara kita yang alergi dengan tahlilan, selain itu untuk mengadakan haul besar-besaran juga dibutuhkan konsentrasi khusus, agar haul tahun depan bisa dibesarkan, sekalian sambil menunggu selesainya perbaikan sarana dan prasarana disekitar makam ini, sekarang yang penting malam ini sudah resmi dibuka sebagai kegiatan haul yang pertama, walaupun sekedar bancaan tumpeng.

Untuk kelanjutanya sebagai ujung tombak Bapak kaur kesra bisa koordinasi dengan pihak-pihak terkait untuk melaksanakan haul yang ke dua, agar nantinya benar-benar bisa semarak dan penuh barokah," ucapnya dengan penuh harap. 

Selain itu Prof.Dr.Kyai,M.Muzakkin,M.pdi,MH, juga mengatakan didepan jamaah yang hadhir, "Orang itu jika meninggal dunia dan ingin di hauli orang lain, maka haulilah Wali Allah seperti ini, haulilah nenek moyangmu, kyaimu, dan gurumu yang mengajarimu, insyaallah anak cucumu dan orang terdekatmu nanti dengan sendirinyakan akan menghaulimu",  ujarnya saat memberikan kata sambutan di pesarean Wali mbah Kalbakal, Sabtu/25/2017.

Terkait siapa Wali Mbah Kalbakal yang sebenarnya itu ? team telusur peneliti makam wali nusantara sedang dalam proses mengumpilkan data dan referensi, agar nanti bisa dijadikan literatur dan wacana keilmuan bagi masyarakat umumnya, dan bagi warga desa Ketanen Kecamatan Panceng Kabupaten Gresik pada khususnya, atas kebenaran yang hakiqi semuanya itu Wallahu a'lam, dikembalikan pada sang pencipta alam jagad raya ini, karena hanya Allah Swt, yang mengetahui pasti segala isi didunia ini, pungkasnya. 


Arifin SZ
Sumber berita : suaraJCW.news (Gus Zakky)

GURU YANG TIDAK BERBAJU KORPRI PUN LAYAK MENDAPAT UCAPAN SELAMAT HARI GURU NASIONAL

GRESIKNEWS1.COM - Guru memang bukan orang hebat, tetapi semua orang hebat adalah berkat jasa dari seorang guru. Kata pepatah arab "Dengan berhidmat dan hormat kepada guru, ilmumu akan bermanfaat", banyak orang tidak pandai ketika dulu belajar disekolahan, tapi karena waktu belajar hormat dan taat pada gurunya, ketika lulus ilmunya banyak yang bermanfaat dan barokah, juga dapat pekerjaan yang mapan dan lain-lain, sebaliknya yang dulu waktu belajar disekolah, tidak mau hormat dan taat pada gurunya, begitu lulus sekolah, ilmunya tidak bermanfaat, bahkan hidupnya malah sengsara dan termarginalkan ditengah masyarakat padahal dulunya cerdas dan rangking terus.

Prof.Dr.Kyai,M.Muzakkin,M.pdi,MH, seorang pemerhati pendidikan nasional, menurutnya "Tak satupun orang hebat dinegeri ini tanpa pendidikan, dan tak satupun pendidikan dinegeri ini yang tanpa peran guru, bila demikian berarti guru sebenarnya juga mempunyai peran penting terhadap perbaikan negeri ini, karena fungsi guru disamping memberikan materi pelajaran, tak kalah pentingnya adalah bertugas mencetak karakter siswanya agar bisa jadi orang baik, dan kelak bisa sebagai penerus bangsa ini, karena baik dan buruknya sebuah bangsa ini tak lepas dari peran guru juga, berarti guru dituntut harus benar-benar disiplin, harus berkwalitas ilmunya, harus bisa jadi figur, dan yang tak kalah pentingnya guru harus istiqomah ibadahnya, sering tirakat, sering puasa, dzikir, dan tahajud untuk mendo'akan anak didiknya, agar kelak meraka menjadi insan yang sholeh dan sholihah, ketika lulus mampu berjuang di jalan Allah dan bisa memimpin negeri ini dengan cara yang amanah", tuturnya saat ditemui awak media di lokasi Pesantrenya jum'at 24/11/2017.

Lanjut Muzakkin, yang juga ketua pusat BPAN RI (Badan Penyelamat Aset Negara Republik Indonesia) meneruskan pembicaraanya, "yang di maksud  guru harus disiplin adalah tidak boleh korupsi waktu, lebih-lebih korupsi uang negara, atau bantuan dari manapun. Yang dimaksud berkwalitas, guru harus mengajar sesuai profesi kesarjanaanya, jangan hari gini ada guru yang jizahnya biologi mengajar olah raga, ijazahnya matematika mengajar aqidah akhlaq dan lain-lain, itu namanya tidak berkwalitas, kalau bahasa hukumnya itu masuk rana pasal penyalahgunaan wewenang.

Hari Guru Nasional janganlah hanya dijadikan sebuah rutinitas, tetapi harus dijadikan evaluasi diri terhadap kinerja seorang guru, sudah maksimalkah kinerja yang dilakukanya dengan menyandang gelar seorang guru, itu yang seharusnya dijadikan renungan bersama agar pendidikan dinegeri ini tidak hanya maju secara lahiriyahnya saja, tapi ruh pendidikan ini juga bisa maju, agar keberadaan pendidikan benar-benar bisa dihandalkan, dan jadi sinar positif terhadap bangsa ini, karena apalah artinya pendidikanya vavorit, namun justru tiap hari hanya tawuran belaka" terangnya. 

HARI Guru adalah hari untuk menunjukkan penghargaan terhadap guru, dan diperingati pada tanggal yang berbeda-beda di setiap negara. Di Indonesia sendiri peringatan Hari Guru Nasional jatuh pada tanggal 25 November. Hari Guru Nasional bukan merupakan hari libur resmi, tetapi dirayakan dalam bentuk upacara peringatan di sekolah-sekolah dan pemberian tanda jasa kepada guru, kepala sekolah, dan perangkat sekolah lainnya.

Hari Guru Nasional diperingati bersamaan dengan perayaan ulang tahun Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI). Ini bermula dengan perjuangan para guru Tanah Air melalui Persatuan Guru Hindia Belanda (PGHB) pada 1912. Organisasi unitaristik ini beranggotakan para guru bantu, guru desa, kepala sekolah, dan pemilik sekolah. Umumnya mereka bertugas di Sekolah Desa dan Sekolah Rakyat Angka Dua. Di masa yang sama, berkembang juga organisasi guru dengan beragam latar belakang seperti keagamaan, kebangsaan, dan lainnya.

Sekitar dua dekade kemudian Nama PGHB berubah menjadi Persatuan Guru Indonesia (PGI). Penambahan kata "Indonesia" mengejutkan pemerintah Belanda. Pasalnya, kata tersebut mencerminkan semangat kebangsaan.

Kesadaran kebangsaan dan semangat perjuangan mendorong para guru pribumi memperjuangkan persamaan hak dengan pihak Belanda. Secara bertahap, jabatan Kepala HIS (Hollandsch Inlandsche atau sekolah Belanda untuk bumiputera) mulai diambil alih orang Indonesia. Akhirnya, terbitlah cita-cita kesadaran bahwa perjuangan para guru Indonesia tak lagi tentang perbaikan nasib maupun kesamaan hak dan posisi dengan Belanda, tetapi memuncak menjadi perjuangan nasional.

Pemerintah Jepang melarang semua organisasi dan menutup semua sekolah dan membungkam PGI Pada masa tersebut.

Barulah setelah proklamasi kemerdekaan 17 Agustus 1945, PGI kembali menggeliat.Kongres Guru Indonesia digelar pada 24–25 November 1945 di Surakarta.Para peserta kongres sepakat menghapuskan semua organisasi dan kelompok guru berlatar belakang perbedaan tamatan, lingkungan pekerjaan, lingkungan daerah, politik, agama, dan suku. Inilah cikal bakal bersatunya guru-guru yang aktif mengajar, pensiunan yang aktif berjuang, dan pegawai pendidikan Republik Indonesia yang baru dibentuk.

Mereka akhirnya meresmikan kelahiran Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) pada 25 November 1945. Dan sejak saat itu, pemerintah menetapkan hari lahir PGRI sebagai Hari Guru Nasional dan menjadikannya momentum penghormatan kepada para pahlawan tanpa tanda jasa di Tanah Air.

Kyai Muzakkin yang juga pengasuh pondok pesantren khusus rehabilitasi sakit jiwa,pecandu narkoba,mantan preman dan anak jalanan "Dzikrissyifa'  Asma'berojomusti" di Sekanor,Sendangagung,Paciran,lamongan,jawa timur ini mengatakan,
"Walaupun guru tidak tergabung dalam PGRI, semua orang yang dirinya telah mendarma baktikan untuk mengajarkan ilmunya pada anak didiknya baik itu di sekolahan formal maupun non formal,mulai dari TPQ,Madrasah ibtidaiyah,diniyah di pesantren-pesantren, yang mengajarkan kitab-kitab kuning, itu semua juga layak disebut seorang guru,karena telah turut mendidik anak bangsa ini,walaupun mereka tidak berbaju korpri sekalipun, Selamat Hari guru nasional,jasamu sangat besar pada negeri ini,semoga Allah Swt,mencatat setiap langkahmu menjadi nilai ibadah", Amin, demikian kata Muzakkin dalam mengakhiri pembicaraanya dengan penuh harap.


Arifin SZ
Sumber : suaraJCW.news (Gus Zakky)

Kafillah Gresik Peraih Emas MTQ XXVII, Diapresiasi Umroh

GRESIK gresiknews1.com - Ada rasa bahagia terpancar diwajah para 6 orang peraih medali emas pada MTQ XXVII tahun 2017 yang berlangsung di Pasuruan beberapa saat lalu. Pasalnya enam Kafillah yang sukses sebagai juara I tersebut mendapat hadiah Umroh dari Pemerintah Kabupaten Gresik.

Didampingi oleh para Pembinanya, hadiah umroh serta penghargaan lain diserahkan oleh Wakil Bupati Gresik Dr. Mohammad Qosim kepada masing-masing kafilah di Ruang Graita Eka Praja Kantor Bupati Gresik, Jum'at (24/11/2017).

Mereka peraih emas yang mendapat hadiah umroh yaitu Salwa A'idatussafanah juara I Tilawah Tartil Al Qur'an putri. Ahmad Mubarok juara Qiro'at Al Qur'an Mujawwad Putera.

Imam Baihaqi Juara Golongan Tilawah cacat netra putera. Ikmal Ramadhan juara MHQ 10 juz putera. Ummu Habibah Juara Tafsir Al Qur'an Bahasa Indonesia Puteri. Masrum Juweni Nurmansyah juara  golongan MKQ dekorasi putera.

Dalam sambutannya Wakil Bupati menyatakan terima kasih kepada para Kafillah yang telah mengharumkan nama Kabupaten Gresik. "Kami sangat bahagia karena Kontingen Gresik bisa meraih Juara Umum MTQ XXVII Tahun 2017 di Pasuruan. Juara umum tiga kali adalah sesuatu yang luar biasa" katanya.

Qosim berharap, Gresik sebagai juara umum MTQ bisa membias kepada kehidupan masyarakat secara luas. "Kita berdoa Bersama sehingga masyarakat Gresik menjadi masyarakat yang Qur'ani" harap Qosim.

Sementara Pembina Kafillah Gresik KH. Syaiful Munir menyatakan bangga dengan pemerintahan Sambari Qosim. "Ini sesuatu yang luar biasa, karena selama pemerintahan Sambari-Qosim Gresik berhasil meraih juara MTQ tingkat Propinsi Jawa Timur 3 kali berturut-turut. Hal ini belum pernah terjadi sebelumnya" ujarnya.

Selain berterima kasih kepada Bupati dan Wakil Bupati atas apresiasi kepada para Kafillah, Dia juga berharap dan berusaha untuk bisa selalu meraih juara umum. "Gresik akan selalu juara umum bukan sesuatu yang mustahil" Ungkap Syaiful Munir. 


ARZ Team

BUPATI SAMBARI AJAK MASYARAKAT KAMPANYEKAN PERILAKU HIDUP SEHAT

GRESIK gresiknews1.com - Pemerintah Kabupaten Gresik menggelar jalan sehat dalam rangka Hari Kesehatan Nasional (HKN) ke 53 yang sekaligus menyambut HUT Korpri ke 46 dan HUT PGRI ke 72 serta Hari Guru Nasional yang berlangsung di halaman Wahana Ekspresi Poesponegoro (WEP) Jumat pagi (24/11/2017).

Bupati Gresik Dr. H. Sambari Halim Radianto didampingi Wakil Bupati Dr. H. Moh. Qosim, Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Gresik Hj. Maria Ulfah Sambari, ketua GOW Kabupaten Gresik Hj. Zumrotus Sholihah Qosim, Ketua Dharma Wanita Persatuan Kabupaten Gresik Ning Esthi Djoko serta sejumlah jajaran Forkopimda melepas lebih dari lima ribu peserta jalan sehat.

Mereka terdiri dari pegawai puskesmas se-Gresik, pegawai rumah sakit, pelajar SMP, SMA, serta pegawai di lingkungan pemerintah kabupaten (Pemkab) Gresik hingga masyarakat umum.

Kabag Humas dan Protokol Pemkab Gresik mengklaim bahwa penyelenggaraan jalan sehat kali ini lebih ramai daripada sebelumnya. "Antusias pelajar dan warga sangat besar dalam pelaksanaan jalan sehat kali ini. Sangat ramai dan meriah sekali karena dihadiri langsung oleh pak Bupati (Dr. H. Sambari Halim Radianto)," ungkap Suyono.

Rute yang dilalui peserta juga lumayan jauh, yakni sekitar 3,7 kilometer. Namu tak menyurutkan semangat peserta dalam mengikuti jalan sehat tersebut sesuai engan rute.

Rutenya adalah start dari Jalan Jaksa Agung Suprapto, menuju ke Jl. Malik Ibrahim, belom kiri menuju jalan Wachid Hasyim, kemudian menuju jalan M.H. Thamrin, kemudian mengarah ke Jalan Usman Sadar dan kembali lagi ke jalan Jaksa Agung Suprapto hingga finish di halaman WEP Gresik.

Selain jalan sehat, rangkaian acara lainnya adalah pameran stand kesehatan, pemeriksaan kesehatan secara gratis dan resepsi HKN yang berlangsung di gedung WEP II.

Bupati Sambari dalam sambutannya mengatakan bahwa dimana keluarga menjadi awal untuk mendorong masyarakat yang mandiri untuk hidup sehat.

"Kemudian didukung dengan Germas (Gerakan masyarakat hidup sehat). Ini mewujudkan masyarakat yang berperilaku hidup sehat, yang dapat membentuk bangsa yang kuat. Sehingga bisa membangun kemandirian keluarga dan masyarakat yang hidup sehat sebagai upaya promotive dan preventif yang mampu meningkatkan derajat kesehatan masyarakat," kata Bupati Sambari.

Demi menciptakan masyarakat yang produktif lanjut Bupati dan dapat berperan aktif dalam pembangunan nasional, dirinya berpesan kepada seluruh masyarakat untuk membiasakan kebiasaan sehat.

"Minimal dengan melakukan aktifitas fisik 30 menit setiap hari dan mengkonsumsi makanan bergizi seimbang sepeti konsumsi sayur dan buah setiap hari. Juga lakukan cek kesehatan rutin, tidak merokok dan ciptakan lingkungan yang bersih," pesannya.

Dalam kegiatan tersebut juga diserahkan piagam penghargaan bagi 5 puskesmas terbaik dalam kinerja pencapaian kampanyeMeasles Rubella di kabupaten Gresik tahun 2017.

5 puskesmas terbaik itu adalah puskesmas Manyar, puskesmas Kebomas, puskesmas Driyorejo, puskesmas Wringinanom dan puskesmas Balongpanggang. Penghargaan tersebut diserahkan langsung oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Gresik Drs. Kng. Djoko sulistio Hadi didampingi Ketua TP PKK, Ketua GOW dan Ketua Dharma Wanita. 


ARZ Team

ATASI KEJAHATAN SEKSUAL TERHADAP ANAK, GRESIK GELAR SEMINAR MENGHADIRKAN KAK SETO

GRESIK gresiknews1.com - Kabupaten Gresik ditunjuk sebagai kabupaten untuk mengkampanyekan anti kejahatan seksual terhadap anak. Tujuannya adalah untuk memerangi kekerasan tehadap anak. Hal itu diwujudkan dalam penyelenggaraan seminar yang bertajub Gerakan Nasional Anti Kejahatan Seksual Anak (GN AKSA) yang diadakan di gedung Wahana Ekspresi Poesponegoro (WEP) Kamis malam (23/11/2017).

Seminar tersebut menghadirkan seorang tokoh nasional Seto Mulyadi (Kak Seto) sapaan akrabnya dan grub band Letto. Ia adalah seorang psikolog anak sekaligus pemerhati masalah anak-anak. Saat ini dirinya dipercaya untuk menjabat sebagai Ketua Lembaga Perlindungan Anak Indonesia.

Dalam kegiatan tersebut juga dihadiri oleh Wakil Gubernur Jawa Timur Saifullah Yusuf (Gus Ipul), Sekda Prov. Jatim Dr. Akhmad Sukardi, Wakil Bupati Gresik Dr. H. Moh. Qosim bersama sejumlah kepala OPD di jajaran Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gresik, Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak dan Kependudukan Provinsi Jawa Timur Siti Nurahmi.

Selain pejabat, antusiasme masyarakat dalam mengikuti kegiatan ini juga tampak besar. Tak kurang dari 1200 penonton yang terdiri dari kalangan pelajar, tokoh masyarakat, organisasi kemasyarakatan hingga tokoh agama hadir dalam kegiatan tersebut.

Dengan senyumnya yang khas, Kak Seto mengajak anak-anak bermain lagu dan bernyanyi bersama dengan melantunkan lagu berjudul 'ayo Mama'. Dengan serempak anak-anak menirukan lirik yang ada di tampilan slide. "Sekarang kita bermain berpacu dalam melodi dan ayo kita nyanyikan bersama lagu berjudul ayo mama," kata Kak Seto.

Selain itu, kak Seto juga berpesan kepada orangtua agar tetap menjaga anak-anak sehingga terhindar dari kejahatan seksual yang marak akhir-akhir ini dan menjadi hal yang sangat memprihatinkan. "Mari kita awasi anak kita, jangan sampai dibiarkan mereka menerima ajakan orang yang baru dikenal," ungkapnya.

Oleh sebab itu, Kak Seto mengatakan bahwa harus mengubah paradigm mendidik anak dalam situasi seperti saat ini. Jadi selama ini mendidik dengan keras, Kak Seto berpesan agar itu ditinggalkan.

Wakil Bupati Gresik Dr. H. Moh. Qosim mengatakan bahwa permasalahan kejahatan seksual memang menjadi hal yang sangat mengkhawatirkan. Ini ditandai dengan munculnya berbagai kasus yang kerap terjadi di sejumlah wilayah. Yang menjadi korban kebanyakan golongan anak dan remaja.

Untuk itu, kegiatan GN AKSA ini sangat penting untuk diselenggarakan. "Gerakan Nasional Anti Kejahatan Seksual Anak (GN AKSA) dipandang sangat perlu dalam mengatasi berbagai permasalahan kekerasan seksual terhadap anak. Sebab, hingga saat ini kekerasan itu menjadi momok yang menakutkan dan menjadi permasalahan serius untuk segera diatasi," sebut Wabup.

Sementara itu Wagub Jatim Gus Ipul meminta kepada penegak hukum untuk memberikan hukuman yang adil buat orang tua yang melakukan kekerasan terhadap anak.


ARZ Team

TEKAN KASUS DEMAM BERDARAH, PEMKAB GRESIK LUNCURKAN INOVASI SI CANTIK CERDAS

GRESIK gresiknews1.com - Kabupaten Gresik kembali meluncurkan inovasinya dibidang kesehatan. Inovasi tersebut bernama 'Si Cantik Cerdas' atauSiap Mencari Jentik Cegah Demam Berdarah Sekarang yang digagas oleh Dinas Kesehatan Kabupaten Gresik.

Peluncuran tersebut dilaksanakan di halaman kantor Bupati Gresik, Kamis (23/11/2017) dan dihadiri oleh Bupati Gresik Dr. H. Sambari Halim Radianto, Wakil Bupati Gresik Dr. H. Moh. Qosim, Sekda Kabupaten Gresik Drs. Kng. Djoko Sulistio Hadi, Ketua TP PKK Kabupaten Gresik Hj. Maria Ulfah Sambari, sejumlah unsur Forkopimda. Selain itu juga dihadiri oleh Kepala dinas Kesehatan Provinsi Jawa Timur dr. Kohar Hari Santoso.

Kepala Dinas Kesehatan kabupaten Gresik dr. M. Nurul Dholam melalui Kabag Humas dan Protokol Pemkab Gresik Suyono meyakini bahwa program 'Si Cantik Cerdas' tersebut adalah yang pertama di Indonesia sebagai upaya pencegahan dan pengendalian kasus Demam Berdarah Dengue (DBD) di kabupaten Gresik dengan melibatkan stake holder terkait dan seluruh elemen masyarakat.

Dirinya mengungkapkan bahwa kasus DBD di kabupaten Gresik setiap tahun tingkat kasusnya semakin menurun. "Data yang dihimpun oleh Dinas Kesehatan bahwa kasus demam berdarah pada tahun 2016 mencapai 710 penderita. Di tahun hingga bulan November 2017 ini jumlah kasus menurun drastis yakni 196 penderita," ungkapnya.

Kendati demikian, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gresik melalui Dinas Kesehatan dan pihak terkait akan terus berupaya menekan angka kasus DBD dengan mencarikan solusi terbaik. "sehingga diharapkan kasus DBD menjadi zero," imbuhnya.

Selain inovasi tersebut, pemerintah kabupaten Gresik juga melakukan berbagai upaya preventif untuk mencegah ledakan kasus DBD, salah satunya dengan menyebar juru pemantau jentik yang dicanangkan sebgaai gerakan satu rumah satu juru pemantau jentik (Jumantik).

Bupati Gresik Dr. H. Sambari Halim Radianto sangat mengapresiasi program tersebut. menurutnya, peran aktif masyarakat sangat dibutuhkan dan pemerintah kabupaten Gresik siap bersinergi untuk memaksimalkan program kali ini.

"Yang penting mekanismenya dilakukan dengan benar dan sesuai dengan apa yang direncanakan. Selain pencegahan, juga harus ada tindakan dalam memberantas demam berdarah ini. Terutma penanganannya harus komprehensif dan terintegrasi," kata Bupati.

Tak hanya itu, Bupati juga mengharapkan agar lengkas dinas kesehatan untuk membasmi jentik nyamuk DBD tidak hanya berhenti sampai disini. "Kami ingin ada program dimana satu hari dilakukan fogging massal secara serentak di seluruh wilayah kecamatan se kabupaten Gresik. Sehingga upaya pemberantasan jentik nyamuk penyebab DBD dapat dilakukan secara maksimal," ujar Bupati Sambari.

Sehingga, lanjut Bupati, diharapkan nantinya angka DBD di kabupaten Gresik dapat terus ditekan hingga tuntas.


ARZ Team

90 Anggota PPK Gresik Siap Sukseskan Pemilihan Gubernur 2018

GRESIK gresiknews1.com - Wakil Bupati Gresik Dr. Mohammad Qosim menyatakan, lancar dan tidaknya, sukses dan tidaknya proses Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Timur tahun 2018, tergantung dari kinerja saudara para anggota Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK).

Pernyataan Wabup Qosim ini disampaikan saat memberi sambutan ketika menghadiri pelantikan  90 orang anggota Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) se Kabupaten Gresik, Kamis (23/11/2017) di Aula Hotel Pesona Gresik.

Pada kesempatan itu, Wabup Qosim juga berpesan kepada seluruh Camat yang hadir agar membantu para anggota PPK yang bertugas di wilayahnya. Menurut Qosim PPK ini tidak punya kantor, maka tolong difasilitasi. Bahkan Qosim juga meminta kepada PPK agar melaporkan kepada dirinya melalui sms apabila ada camat yang tidak mau membantu.

"Pemilihan umum ini mempunyai sensitifitas yang sangat tinggi di masyarakat. Untuk itu laksanakan tugas anda sebaik-baiknya secara professional dan fair. Dalam melaksanakan tugas sebagai PPK, anda harus menanggalkan dahulu rasa simpatik anda pada salah satu kontestan. Anda harus bisa menjaga rasa keadilan. Mari kita ciptakan suasana yang teduh." Harap Qosim mengingatkan kepada anggota PPK.

Tak ubahnya juga dengan Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Gresik, Achmad Roni. Saat membacakan pakta integritas yang harus ditandatangani oleh anggota PPK. Dia menekankan profesionalitas dan keadilan saat bertugas pada Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Timur 2018 masih akan dilaksanakan pada 27 Juni 2018.

"Mulai hari ini, anda resmi menjadi anggota Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) se Kabupaten Gresik dan sudah resmi mulai melaksanakan tugas" ungkap Ahmad Roni usai membacakan Pakta Integritas. Ada 90 orang anggota PPK Pemilihan Umum Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Timur tahun 2018 dari 18 Kecamatan se Kabupaten Gresik.

Usai dibacakan, secara simbolis perwakilan anggota PPK Kecamatan menandatangani pakta integritas sebagai anggota PPK Kabupaten Gresik tersebut. "Masa tugas anda sebagai anggota PPK adalah sejak pelantikan hari ini sampai dua bulan setelah pelaksanaan Pemilihan umum Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Timur tahun 2018" ungkap Ahmad Roni. 


ARZ Team

BUPATI DAN KAPOLRES GRESIK TEKEN 2 NOTA KESEPAHAMAN

GRESIK gresiknews1.com - Disaksikan segenap Forkopimda Gresik, Seluruh Kepala OPD, 18 Camat, 330 Kepala Desa, seluruh Kapolsek dan seluruh Babinsa se Kabupaten Gresik. Dr. Sambari Halim Radianto dan Kapolres Gresik AKBP Boro Windu Danandito memandatangani dua Memorandum of Understanding (MoU), Rabu (22/11/2017) di Gedung Wahana Ekspresi Pusponegoro (WEP) II.

Nota Kesepahaman itu tentang Pencegahan, Pengawasan dan Penanganan Permasalahan Dana Desa serta MoU tentang Pembinaan dan Pelatihan putera-puteri yang berprestasi dalam penerimaan calon Anggota Kepolisian Negara RI.

Dalam sambutannya Bupati menyatakan gembira tentang penandatanganan 2 nota kesepahaman tersebut. "Penantanganan MoU ini seakan chemistry dengan kegiatan yang baru saya lakukan yaitu pengukuhan satuan tugas sapu bersih pungutan liar. MoU tersebut seakan menguatkan tentang tugas pengawasan, pencegahan dan penanganan penggunaan dana desa" katanya.

Kepada para camat dan kades Bupati mengingatkan agar hati hati dan menggunakan dana desa agar sesuai aturan. Lebih baik diingatkan daripada terjadi hal yang tak diinginkan. "Jangan sampai diperiode kepemimpinan saya ada Kades yang bermasalah dengan penggunaan dana desa" tegas Sambari.

Tentang MoU Pembinaan dan pelatihan Putera puteri berprestasi dalam penerimaan anggota Polri tahun 2018. Bupati menyatakan sangat mendukung."Ini merupakan peluang besar bagi para pelajar Gresik untuk masa mendatang, terutama yang ingin mengabdi di Polri" tandas Sambari.

Menanggapi 2 MoU yang ditandatangani, Kapolres Gresik AKBP Boro Windu Danandito berharap agar para Kades di Gresik lebih transparan. "Kami melihat di Gresik ini sudah baik, karena dana desa dipaparkan dan ditempel dipapan pada semua kantor desa. Hal ini berbeda dengan desa lain diluar Gresik" ujar Kapolres bangga.

Kapolres juga berharap yang sudah baik ini tetap dipertahankan dan kedepan tidak ada penyelewengan dalam penggunaan dana desa.

Terkait pembinaan putera puteri Gresik yang akan dibina sejak dini dalam perekrutan anggota Polri. Kapolres berharap agar dia bisa memberangkatkan puteri puteri terbaik Gresik untuk bisa diterima sebagai anggota Polri. "Kami yakin di Gresik ini banyak putera puteri yang baik. Terbukti ketika saya melihat saat kegiatan paskibraka dan Pramuka di Gresik" katanya. 


ARZ Team

SATGAS SABER PUNGLI DIKUKUHKAN, BESAR KECIL BAKAL DISIKAT

GRESIK gresiknews1.com - Bupati Gresik Dr. H. Sambari Halim Radianto mengajak semua elemen masyarakat dan seluruh jajaran di pemerintahan kabupaten Gresik serta instansi lainnya untuk menolak segala macam praktek pungli (pungutan liar). Masyarakat harus berani menolak jika ada praktek pungli dan segera melapor.

Pernyataan tersebut diungkapkan oleh Bupati Sambari usai mengukuhkan Satuan Tugas Sapu Bersih Pungutan Liar (Satgas Saber Pungli) pagi tadi, Rabu (22/11/2017) dengan ketua pelaksananya adalah Kompol Wahyu Pristha Utama selaku Wakapolres Gresik.

Kendati demikian, Bupati Sambari menjelaskan bahwa langkah Satgas Saber Pungli Gresik terhadap pelaku pungli sudah bekerja sebelum dilakukan pengukuhan. "Orang yang bersangkutan telah kami tindak dan kami berikan sanksi sesuai undang-undang yang berlaku," kata Bupati.

Bupati Sambari telah mewanti-wanti kepada seluruh instansi dan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) melalui surat yang dilayangkan agar tidak melakukan tindakan atau praktek pungli. "Surat telah kami sebarkan kepada semua jajaran untuk jangan sekali-kali melakukan praktek transaksional yang mengarah ke praktek pungli," kata Bupati Sambari.

Terkait dengan sasaran Saber Pungli, Bupati Sambari mengaku tidak ada instansi yang dibidik. Namun, pemberantasan pungli akan dilakukan di semua sector, tidak ada urusan besar kecilnya pungli. "Saya tidak akan nebak-nebak (Instansi mana yang rawan pungli), semua sector, tidak akan pandang bulu," ujarnya.

"Saya berharap Satgas Saber Pungli yang baru saja dikukuhkan melaksanakan tugasnya sesuai dengan Tupoksi (Tugas pokok dan fungsi). Dan bagi masyarakat umum yang menemukan praktek pungli, segera laporkan, maka akan ada reward. Begitupun bagi para ASN yang menemukan praktek pungli dan melaporkan, maka akan naik pangkat satu tingkat. Tentunya semua itu harus disertai dengan bukti yang jelas dan akurat," pungkas Bupati Sambari.

Selain itu, Bupati Sambari juga berharap kepada Satgas untuk melakukan pengawalan dan pengawasan secara maksimal agar penggunaan Alokasi Dana Desa (ADD) sesuai dengan peruntukannya dan tepat sasaran.

"Oleh sebab itu, perlu dilakukan pembinaan dan bimbingan terhadap pihak terkait agar Gresik selalu kondusif dan aman," kata Bupati Sambari. 


ARZ Team

MENJADI KETUA KONI, SINGGIH PRIANTO SIAPKAN PAKET LATIHAN ATLET DENGAN IPTEK

GRESIK gresiknews1.com - Setelah dikukuhkan sebagai Ketua, dr. Singgih Prianto, MARS berjanji akan memperbaiki kinerja Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Gresik.

Wakil Bupati Gresik Dr. Mohammad Qosim turut menjadi saksi pengukuhan Ketua dan 31 Pengurus KONI Kabupaten Gresik masa bakti 2017-2021. Pengkuhan dilakukan oleh Ketua Harian KONI Propinsi Jawa Timur, Sucipto di Ruang Mandala Bakti Praja Kantor Bupati Gresik pada Rabu, (22/11/2017).  

Saat memberi sambutan, Singgih Prianto menyatakan siap mengapresiasi seluruh atlet Gresik yang berprestasi. Namun demikian, dia memohon agar untuk mewujudkan keinginan tersebut didukung oleh semua pihak.

"Kepada semua Perusahaan yang ada di Gresik mohon dukungannya. Dukungan ini tak sebatas pendanaan semata, melainkan penyediaan sarana dan prasarana bagi atlet untuk berlatih" katanya.

Keseriusan dr. Singgih untuk meningkatkan prestasi atlit Kabupaten Gresik. Pada masa baktinya selama 5 tahun, dia menggandeng pihak Universitas Negeri Surabaya dalam pembinaan atlet. Kerjasama ini ditandai dengan semacam Memorandum of Understanding (MoU) antara Pemerintah Kabupaten Gresik, KONI Gresik dan Unesa Surabaya.

"Kami akan menggodok atlet Gresik sedemikian rupa sejak dari masa anak-anak sampai atlet ini berprestasi. Kami akan mencari bibit dan akan kami 'godog' dengan berbagai latihan fisik dan intelegensia. Tak hanya latihan secara konvensional, Kami memberikan latihan terstruktur tentunya dengan menggunakan Ilmu pengetahuan dan teknologi (Iptek)" papar Singgih.

Pada masa baktinya, Singgih menargetkan dapat meraih prestasi pada Pekan Olahraga Provinsi Jawa Timur dan bahkan keluar sebagai juara umum.

Sementara Wakil Bupati Gresik Dr. Mohammad Qosim berharap agar Ketua KONI yang baru bisa menciptakan synergi antara Pemerintah, KONI dan Dunia Usaha.

"Kami sangat respon dengan yang diinginkan masyarakat Olahraga Gresik. Kami banyak membangun sarana dan prasarana olahraga mulai dari Stadion Joko Samudro, WEP, Gedung Pemuda di Sidayu dan berbagai fasilitas lain" kata Qosim.

Kepada Ketua dan Pengurus KONI yang baru, Qosim meminta untuk lebih aktif lagi dalam menjalin koordinasi dengan Pemerintah maupun dengan Legislatif. 


ARZ Team

MIRIS : SAMSUDIN WARGA PANGSUD BERANI JUAL TANAH ORANG

GRESIK gresiknews1.com - Diberitakan sebelumnya, keluarga ahli waris dari Moch Said Rachmad (alm) salah satunya bernama Sri Wahyuni Ariswati (49) warga Jl. Panglima Sudirman gang XIV Rt 02 Rw 01 kelurahan Sidokumpul kecamatan Gresik kabupaten Gresik tanggal 17 Nopember 2017 yang lalu gruduk kantor Kecamatan Gresik.

Setelah digruduk dan gencar diberitakan serta didesak oleh ahli waris untuk mengecek ke lokasi akhirnya Rabu, 22 Nopember 2017 disidak oleh Muspika Kecamatan ke lokasi tanah yang menjadi persoalan.

Dalam sidak kelokasi tanah yang sekarang bermasalah terdiri dari Sekcam (sekretaris kecamatan) H. Efendi, kepala Satpol PP Kecamatan, anggota Polsek Kota Abdul Jari, dan Lurah Sidokumpul Umaya. Kedatangan Muspika sekitar jam 08.00 wib. 

Sempat memanas saat Samsudin datang ke lokasi tanah yang disidak oleh Muspika. Samsudin hampir memukul anak dari Sri Wahyuni ahli waris dari Moch Said Rachmad, namun sempat dilerai oleh lurah Sidokumpul Umaya.

Setelah diminta oleh Muspika bukti-bukti kepemilikan tanah ahli waris dari Moch Said Rachmad (alm) yang dijual oleh Samsudin, "lagi-lagi tidak bisa menunjukan bukti kepemilikan. Alasannya bukti-bukti surat sudah diserahkan ke pembeli," katanya.

Syahid mantan lurah Sidokumpul saat ditemui di rumahnya saat ditanya oleh awak media terkait keluarnya surat kutipan regester buku C dari pesil 919 mengatakan, sebenarnya dalam buku leter C persil 919 tidak ada coretan. Dan saya mengeluar surat riwayat tanah sesuai dengan kutipan tegester buku c Desa Nomor 1029 dengan luas 100m² yang ditanda tangani lurah Syaifudin Zuhri," katanya. Lanjut Syahid, saya tegaskan tidak pernah mengeluarkan petok D," sambungnya.

Setelah cek kelokasi dan sudah tahu objek tanahnya, Muspika menyarankan pada ahli waris bahwa segera diurus sertifikat, agar batas-batas tanah dengan persil 919 sesuai dengan petok D jelas luasnya sesudah diukur oleh petugas BPN," katanya. 

Mencuatnya kasus ini bermula sekitar bulan juli 2017, bahwa Sri Wahyuni Ariswati sebagai ahli waris dari R. Moch Said Rachmad Alm mendengar dari tetangga bahwa tanah beserta bangunannya seluas 180 meter dengan no. persil 919 sudah dijual oleh Syamsuddin. 

Merasa rumahnya yang sekarang ditempati sejak tahun 1970 tidak pernah menjual kepada siapapun dirinya langsung menemui Samsuddin. Namun bukan kata-kata yang manis keluar dari Samsudin, melainkan keluar kata-kata. "kamu harus pindah dari rumah yang kamu tempati karena itu bukan rumah ayah kamu (R. Moch Said Rachmad Alm)," katanya Sri Wahyuni yang menirukan kata-kata Samsudin.

Setelah rumah saya separuhnya sudah dibongkar oleh Samsudin dan melihat kondisi rumah saya hancur, lalu saya mengadu pada polres Gresik dengan membawa bukti petok D asli, surat riwayat tanah dan PBB dan surat-surat pendukung lainnya. 

Dalam pengaduan Sri Wahyuni ke Polres Gresik bahwa mengadukan terkait ulah Samsudin yang melakukan pengerusakan dan penyerobotan tanahnya. Sampai saat ini kasusnya sudah ditangani oleh polres gresik dan sudah memanggil beberapa saksi. 

Bersambung......


Arifin S Zakaria

JCW SOROT PROYEK JEMBATAN TIREM, DUKUN GRESIK, DIDUGA DIKERJAKAN ASAL ASALAN

GRESIK gresiknews1.com - Baik dan buruknya sebuah bangunan tidak hanya tergantung pada bahan bangunan yang dipakai saja, tetapi yang harus diperhatikan adalah hal-hal yang terkait, termasuk mulai dimana lokasi tanah yang dibangun, siapa tukang yang dihandalkan, dan yang tidak kalah pentingnya adalah siapa pemiliknya atau sipemborongnya, karena merekalah yang bisa merekayasa kebutuhan bangunan tersebut di kurangi atau tidak bahan bangunanya, semua tergantung pemborong atau yang menguasainya, sebuah proyek besar pasti dananya besar pula, seperti proyek rehabilitasi jembatan di desa Tirem Enggal, kecamatan Dukun, kabupaten Gresik jawa timur ini, proyek ini mungkin juga menyerap dana yang tidak sedikit, karena tidak ada yang mengetahui pasti berapa alokasi anggaran proyek ini, jadi masyarakat bisanya hanya menebak saja seperti pekerjaan paranormal dikarenakan tidak terpasang papan nama proyek.

Saat Team JCW (Jatim Corruption Watch) Provinsi jawa timur investigasi ke lapangan, ditemukan beberapa kejanggalan dalam pelaksanaan proyek tersebut, pertama papan nama proyek tidak dipasang, kedua besi yang digunakan untuk penyangga hanya ukuraan kurang 10, padahal bobot jembatan ini adalah puluhan ton,
Terkait hal tersebut, ketua umum JCW (Jatim Corruption Watch) Provinsi jawa timur Prof.Dr.K.M.Muzakkin,M.pdi,MH. Mengatakan, ini jelas sebuah pelanggaran hukum, menurutnya,"papan nama seharusnya terpasang, agar masyarakat mengetahui berapa alokasi anggaran yang dipakainya, RAB itu penting di pasang di area proyek, disamping itu agar masyarakat tau dan ikut mengawasi pelaksanaan proyek tersebut, karena yang dipakai adalah uang negara, jadi pelaksanaanya harus betul-betul transparan, sudah saatnya keterbukaan ini dibudayakan, karena masyarakat sudah pintar jangan sampai pelaksanaan proyek RAB-nya ditutup-tutupi, tuturnya saat ditemui awak media di kantor JCW Jatim, Rabo 22/11/2017.

Lanjut Muzakkin yang juga ketua pusat BPAN RI (Badan Penyelamat Aset Negara Republik Indonesia) ini, "jika benar ditemukan ada indikasi demikian, apalagi ada mark up dalam penggunaan bahan, JCW dengan tetap menjunjung tinggi praduga tak bersalah, tak segan-segan akan melaporkanya ke penegak hukum, karena ini menggunakan uang negara harus dipertanggungjawabkan, agar uang rakyat tidak disalah gunakan" ucapnya.

Banyaknya proyek jembatan yang ambruk akhir-akhir ini ditenggarahi karena pengerjaanya asal-asalan bahkan sudah tidak menjadi rahasia lagi kenapa terkadang baru dibangun beberapa bulan dan beberapa tahun saja jembatan itu sudah ambruk, inilah yang patut kita pertanyakan pada pemangku kekuasaan dinegeri ini agar pola seperti ini ada perbaikan kedepan dalam pelaksanaan dan pengelolaanya. 

Salah satu warga yang tidak mau disebut namanya menuturkan "saya senang-senang saja dengan dibangunya jembatan ini, akses menuju ke desa lain pasti sangat mudah tapi juga khawatir bila pengerjaanya asal-asalan saja kalau ambruk lalu gimana masyarakat ini," ucapnya pada awak media.
(Rabo,22/11/2017).

Terkait hal tersebut, sikuli tinta ini langsung mengkonfirmasi ke petugas PU, namun sayang sekali Hp dalam keadaan of, mungkin di luar jaringan atau dalam kondisi perjalanan dan lain-lain.
Hasanuddin kadiv (kepala divisi) investigasi JCW Provinsi jawa timur, sudah beberapa kali melakukan investigasi kelapangan, dari hasil pantauanya menemukan beberapa kejanggalan dalam pelaksanaan rehabilitasi proyek jembatan di desa Tirem Enggal Kecamatan Dukun kabupaten Gresik ini, menurutnya,"ini proyek papan nama tidak dipasang, besi yang digunakan juga hanya ukuran 10 kurang, padahal beban itu puluhan ton, belum lagi dalam penggunaanya nanti, pasti bebanya akan bertambah berat, jika nanti ambruk seperti kejadian ditempat-tempat lain lalu siapa yang bertanggung jawab? karena pada akhirnya korbanya juga rakyat, anehnya ketika JCW melakukan investigasi tak satupun pengawas proyek berada di lokasi karena proyek ini pelaksananya PU, maka apapun yang terjadi pada kondisi jembatan ini PU harus bertanggung jawab, baik terhadap masyarakat maupun hukum" pungkasnya.


Arifin SZ
Sumber : suaraJCW.news Gus Zakky

GRESIK TERTINGGAL TENTUKAN UMSK

GRESIK gresiknews1.com - Ribuan massa aksi buruh dari berbagai aplikasi serikat pekerja yang tergabung dalam Sekber-SP (Sekretariat Bersama Serikat Pekerja) Kabupaten Gresik kepung kantor Pemkab Gresik Selasa, (21/11/2017).

Kali ini massa aksi buruh untuk kesekian kalinya menuntut dewan pengupahan segera memberlakukan UMSK (Upah Minimum Sektoral Kabupaten) Gresik tahun 2018.

Namun kedatangan massa aksi tidak dapat masuk kedalam kantor Bupati lantaran pintu gerbang dijaga ketat oleh aparat keamanan yang terdiri dari polri dan satpol pp.

Ketua DPC FSP KEP KSPI Kabupaten Gresik Apin Sirait mengatakan, kedatangan kami ke kantor bupati untuk mendesak Pemkab Gresik segera rapat bersama dewan pengupahan, untuk menentukan UMSK (Upah Minimum Sektoral Kabupaten) tahun 2018.

"Karena hanya kabupaten Gresik yang tertinggal UMSK, sedangkan untuk kabupaten/kota lain sudah menentukan UMSK tahun 2018," katanya Selasa,(21/11/2017) saat dilokasi aksi.

Berselang beberapa jam kemudian perwakilan dari ketua serikat pekerja yang terdiri 10 orang diperbolehkan masuk kedalam kantor Bupati, namun dalam pertemuan itu hanya ditemui kepala dinas tenaga kerja Agus Mualif, Kepala Kesbangpol, dan Kasatpol PP. Sedangkan Bupati Sambari tidak bisa menemui.

Ali Muhsin ketua SPSI mengatakan, hasil mediasi tadi menyepakati bahwa UMSK Gresik segera dibahas bersama dewan pengupahan dan hasilnya segera dikirim ke Gubernur Jawa Timur.

"Hasil ini akan kami kawal selama dua pekan kedepan. Sehingga UMSK di Gresik segera terwujud," katanya saat menyampaikan kepada rekan-rekannya.

Hari Wahyono, Sekretaris Kahutindo Kabupaten Gresik mengatakan, Sekber-SP Gresik terus mendesak segera diberlakukan UMSK, karena ada kenaikan upah pada pekerja yang bekerja di industri tertentu. 

"UMSK ini juga amanah Undang-undang ketenagakerjaan. Kenaikannya dari UMK mulai 5 persen, 7,5 persen sampai 10 persen, tergantung pada industrinya," katanya.

Kepala Disnaker Kabupaten Gresik Agus Mualif mengatakan, akan berusaha merapatkan bersama dengan dewan pengupahan, hasilnya rapat nanti dikirim oleh Bupati ke Gubernur Jawa Timur.

"Yang hasil dari mediasi ini bersama rekan-rekan buruh akan segera kami rapatkan dengan dewan pengupahan, sesuai dengan peraturan yang ada," katanya, yang baru dilantik sepekan lalu.

Setelah mendapatkan hasil yang positif dari Disnaker, ribuan buruh bubar dengan tertib dan meninggalkan kantor bupati.


Arifin S Zakaria 

BPK AKAN LAKUKAN PEMERIKSAAN DAN INVESTIGATIF TERKAIT BUMDES DI PANCENG GRESIK

GRESIK gresiknews1.com - Kasus BUMDES di wilayah kecamatan Panceng Gresik mulai ada perkembangan, BUMDES Project Pioner tahun 2015, bantuan pemerintah pusat senilai 1 milyar lebih untuk desa Prupuh, Doudo, dan Wotan atas nama kelompok BUMDES TRI TUNGGAL SEJAHTERA yang selama ini diduga sarat dengan penyelewengan, kini sudah akan segera di periksa oleh BPK(Badan Pemeriksa Keuangan).

Awalnya JCW(Jatim Corruption Watch)Provinsi jawa timur bersama team melakukan investigasi ke lapangan beberapa kali, karena di duga ditemukan indikasi ke arah tindak pidana korupsi, yaitu penyelewengan atas penggunaan dana BUMDES di desa tersebut akhirnya pada tanggal 10 November 2017, lembaga anti korupsi JCW (Jatim Corruption Watch) Provinsi jawa timur ini melayangkan surat permohonan pemeriksaan dan audit investigasi terkait bantuan pemerintah pusat pada BUMDES di tiga desa, diantaranya desa Prupuh, Doudo, dan Wotan yang berada di wilayah kecamatan Panceng kabupaten Gresik Jawa timur, dengan nomor surat  55/JCW-LMG/X/2017.

Surat diantar langsung oleh kadiv (kepala divisi) investigasi JCW Jatim Hasanuddin beberapa waktu yang lalu, kini surat tersebut sudah mendapat jawaban dari BPK (Badan Pemeriksa Keuangan) dengan nomor surat : 639/S/X/Vlll.SBY/ll/2017, di tanda tangani oleh Novian Herodwijanti,SE,MM,Ak,CA, selaku kepala.

Isi surat tersebut, pertama BPK sangat berterimakasih pada JCW sebagai mitra pengawasan atas bantuan uang negara, kedua BPK segera akan lakukan pemeriksaan dan investigatif karena BUMDES ini di duga ada penyimpangan yang mengandung kerugian negara yang di lakukan oleh beberapa oknum kepala desa di wilayah kecamatan Panceng kabupaten Gresik jawa timur.

Sementara menanggapi hal tersebut 
Ketua umum JCW(Jatim Corruption Watch)Provinsi Jawa timur Prof.Dr.Kyai,Muzakkin,M.pdi,MH, mendesak BPK agar segera lakukan pemeriksaan dan investigatif terkait BUMDES yang dilakukan oleh oknum pejabat desa yang tidak bertanggungjawab, jika itu dilakukan secara berjamaah dengan oknum lainya maka BPK juga harus bisa mengungkapnya agar di ketahui siapa dalang yang sebenarnya bantuan pemerintah pusat BUMDES ini, sejak kasus ini muncul di pemberitaan, masyarakat yang semula tidak mengerti akhirnya mengetahuinya, dan sekarang jadi buah bibir dan bahan diskusi warga mulai kalangan rumah tangga, hingga diwarung-warung kopi.

Selain itu, kata Ketua JCW ini "Uang negara tidak boleh disalah gunakan apalagi di selewengkanya, kita tetap mengedepankan praduga tak bersalah, karena itu bagian dari azas menghormati penegakan hukum di negeri ini, siapapun oknum pelakunya, BPK (Badan Pemeriksa Keuangan) agar segera lakukan pemeriksaan dan investigatif terhadap oknum pejabat kades yang di duga tidak amanah dalam mengelolah BUMDES", JCW juga akan segera melaporkanya ke Polda jawa timur agar kasus ini tidak dianggap sepele oleh pihak-pihak yang menyelewengkan uang negara, tuturnya,
saat ditemui di depan Gedung KPK Jakarta,(Selasa,21/11/17).

Hasanuddin,selalu kadiv (kepala Divisi) investigasi JCW Propinsi Jatim, berkali-kali  melakukan investigasi, menurutnya "BUMDES diwilayah kecamatan Panceng Gresik diduga ada penyelewengan, dalam pelaksanaan tidak sesuai rencana, alias jauh dari harapan, makanya kami melaporkan temuan itu ke BPK (Badan Pemeriksa Keuangan), ungkapnya.

Banyaknya kasus korupsi di negeri ini menjadi daftar panjang PR (pekerjaan rumah) bagi para penegak hukum dan instansi lain yang terkait, melihat kondisi demikian seharusnya semua elemen masyarakat juga turut mengawasinya, agar pelaksanaan pembangunan untuk mensejahterakan rakyat indonesia benar-benar terwujud dinegeri ini.

Maraknya pejabat yang ditangkap oleh KPK dan penegak hukum lainya seharusnya jadi perhatian bagi pemegang kekuasaan lainya, bukan malah ikut-ikutan mengkorupsi uang negara, prilaku demikian sangat di sayangkan sekali yang seharusnya ketika jadi pejabat dan disumpah harus bisa menteladani bagi rakyatnya, hal demikian inilah yang sering mendapat kritik dari lemabaga anti korupsi tanah air.

Kyai Muzakkin yang juga ketua pusat BPAN RI (Badan Penyelamat Aset Negara Republik Indonesia) ini terkait BUMDES di Panceng Gresik ini mengatakan "Kasus BUMDES di wilayah Panceng Gresik ini harus di kawal sampai tuntas, jangan sampai kasus ini berhenti ditengah jalan apalagi di politisir oleh pihak-pihak tertentu" ucapnya.

Lanjut Pria yang juga pimpinan pondok pesantren Rehabilitasi sakit jiwa, pecandu narkoba, mantan preman dan anak jalanan "Dzikrussyifa' Asma' berojomusti di Lamongan ini mengungkapkan
"Korupsi sudah masuk disemua lini, tidak mengenal waktu dan tempat, kapan dan siapa, dilakukan oleh oknum pejabat, mulai dari tingkat pusat hingga desa, sangat ironis jika penegakan hukum tidak dijalankan secara maksimal dan hanya sebatas lipstik belaka, korupsi harus diberantas, NKRI harga mati, Merdeka".
Ucapnya dalam mengakhiri pembicaraanya dengan semangat perjuangan yang membara.


Arifin SZ Team
Sumber : suaraJCWnews Gus Zakky

Operasi Pasar Bersama Wabup Gresik Untuk Meninjau Dan Mengecek Harga Sembako Dimasa New Normal Dan Membagi Masker

  Gresik,  gresiknews1.com     . - Motto Berani Mengungkap Membantu Yang Belum Terungkap.  Pandemi Covid - 19  pada saat ini belum juga sirn...