Target Ketua DPC Pertai Gerindra Pada Pileg 2019

GRESIK gresiknews1- Ketua DPC Partai Gerindra Kabupaten Gresik dr. Asluchul Alif Maslichan menargetkan memperoleh 25 kursi di DPRD pada Pileg 2019 mendatang. Hal ini disampaikannya usai partai berlambang burung garuda ini di verifikasi faktual partai politik (Parpol) oleh Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) Kabupaten Gresik.

"Kami optimis mampu memperoleh 25 kursi di Pileg 2019," ujar Alif, Rabu (31/1/2018).

Mengenai verifikasi faktual yang dilakukan KPUD, Alif mengaku, berjalan dengan lancar. Berdasarkan kartu tanda anggota (KTA), jumlah keanggotaan Partai Gerindra ada 1.300 orang. Itu data yang masuk sistem informasi partai politik (Sipol). Lebih 50 persen sudah diverifikasi.

"Alamat kantor juga ada dengan keterangan kepala desa (Kades). Begitu juga penyebaran 50 persen kepengurusan dan keanggotaan di 18 kecamatan se-Kabupaten Gresik. Dari 18 kecamatan, kami hadirkan 16 kecamatan minus Bawean (Sangkapura dan Tambak)," jelasnya.

Ketua KPUD Gresik Achmad Roni didampingi komisioner Elvita Yulianti saat mendatangi kantor DPC Gerindra di komplek Ruko Grand Garden, Jalan Dr. Wahidin SH, Kebomas Gresik, menyatakan, bahwa verifikasi faktual kepengurusan DPC Partai Gerindra klir.

"Berdasarkan berkas kepengurusan Gerindra semua tidak ada problem, ada ketua, sekretaris dan bendahara, 30 persen keterwakilan perempuan juga terpenuhi," tandasnya.


ARZ/Tim

Ratusan Federasi Serikat Pekerja Mengadu Ke BPJS Gresik

GRESIK gresiknews1.com - Ratusan anggota Federasi Serikat Pekerja Kimia Energi Pertambangan, Minyak Gas Bumi dan Umum (FSPKEP) cabang Gresik mengaduh ke kantor BPJS cabang Gresik, Rabu 31/1/2018.

Aspirasi mereka hanya diterima melalui surat tertulis, sebab kepala cabang BPJS Gresik sedang tidak ada ditempat. "Kami mengadu, Kami punya kartu Indonesia sehat, namun tidak bisa dipergunakan sebab terbentur dengan faskes di daerah asal," terang Andika salah satu massa aksi.

Sementara perwakilan dari humas BPJS sendiri bisa menampung aspirasi para massa aksi. Dengan berjanji akan menyampaikan aduan mereka ke kepala BPJS cabang Gresik yang sedang tugas luar. Mereka pun menulis aduhan tersebut di kertas dan diberikan ke pihak BPJS.

Sementara itu, Suhartina Perwirawati kepala Bidang Keperawatan dan Pelayanan Peserta BPJS cabang Gresik saat dikonfirmasi. Perihal pemindahan faskes itu perihal yang tidak sulit, anggota JKN bisa merubahnya sewaktu-waktu. 

"Faskes asal itu bisa di pindah tentu dengan prosedur yang ada dan ini sangat mudah. Artinya bisa dilakukan ketika pekerja dari luar Gresik yang akan pindah ke Gresik," pungkasnya.


ARZ Team

Program 1.000 Akta Tanah Gratis Bagi Masyarakat Kurang Mampu

GRESIK gresiknews1.com - Bertempat di Aula Kantor Pertanahan Kabupaten Gresik pada hari selasa tanggal 30 Januari 2018 sekitar pukul 10.00 sampai dengan kurang lebih pukul 12.00, Kepala Kantor Pertanahan Kabupaten Gresik Drs. Imam Nawawi, M.Si. MT melantik dan mengambil Sumpah Jabatan Pejabat Pembuat Akta Tanah sebanyak 47 orang dari semestinya 48 orang, sementara 1 orang belum dilantik mengingat sedang penelitian di luar negeri dalam rangka penyelesaian program doktoralnya.

Dengan demikian di Kabupaten Gresik jumlah PPAT menjadi lebih dari 150 orang. Kondisi ini tentu sangat baik untuk menciptakan kompetitif layanan ke PPATan, sehingga masyarakat dapat leluasa memilih PPAT yang layanannya baik, cepat, mudah dan murah. 

Ketika diwawancarai oleh crew infojatim.com kepala kantor berkomentar lantang melalui kontak selulernya sebagai bahan penambahan tidak menginginkan makelar ataupun calo yang menggunakan kesempatan kepada para pemohon yang mengajukan proses sertifikat di kantor BPN ( Badan Pertanahan Nasional ) tersebut. Saya sebagai kepala kantor tidak menginginkan citra BPN di salahgunakan dalam proses pengurusan tersebut bisa menjadi jelek, dan para pemohon agar lebih hati-hati dan waspada dikarenakan sudah tertata untuk menerima bagi para pemohon di ruangan kantor BPN Gresik.
Dengan demikian PPAT dituntut untuk selalu meningkatkan layanan dan profesionalitasnya dalam memberikan pelayanan pembuatan akta tanah.

Di saat yang sama, telah ditandatangani MOU Kerjasama antara Kepala Kantor Pertanahan Kabupaten Gresik Drs. Imam Nawawi, MSi. MT dengan Ketua Pengda IPPAT Kabupaten Gresik Widatul Milah, SH. tentang Pembuatan 1.000 Akta Tanah Gratis bagi Masyarakat Kurang Mampu. 

Sebuah komitmen sebagai bentuk kepedulian Kantor Pertanahan Kabupaten Gresik dan Pengda IPPAT Kabupaten Gresik untuk membantu meringankan beban masyarakat yang kurang mampu untuk membuat akta peralihan hak atas tanah, baik akta peralihan hak jual beli, akta hibah, akta pembagian hak bersama dan lainnya. 

Hal ini tentu menjadi kesempatan yang sangat berharga bagi masyarakat kurang mampu di Kabupaten Gresik untuk memanfaatkan program Akta Tanah Gratis yang baru pertama kalinya diselenggarakan di tahun 2018.


Arifin S Zakaria Team

SATLANTAS POLRES GRESIK BERANTAS CALO PEMOHON SIM

GRESIK gresiknews1.com – Satuan Polisi Lalulintas Gresik memberikan kenyamanan sekaligus berantas pencaloan bagi pemohon Surat Ijin Mengemudi (SIM). Satlantas Polres Gresik berlakukan one gate system pemohon SIM. 

Pemberlakuan one gate sistem guna mencegah praktik percaloan pengurusan SIM yang ada di lingkup wilayah Polres Gresik. Kebijakan ini sekaligus untuk mengembangkan beberapa aduan masyarakat.

"Sempat ada aduhan maraknya pencaloan dan kurang nyaman pada sistem. Kita memberikan kenyamanan pemohon SIM yakni dengan memperbarui sistem yang lebih modern," tutur Kasat Lantas Polres Gresik AKP Wikha Ardilesanto, Selasa (30/1).

Dalam penerapan one gate system tersebut, pihak kepolisian mengawasi ketat pemohon SIM. Pemohon menukar KTP dengan ID card khusus untuk bisa masuk ke lokasi permohonan SIM. 

"Tidak hanya aman, pemohon juga dimanjakan dengan ruang yang dingin dan tidak berjubel seperti sebelumnya. Serta ada game tiga dimensi yang terdapat pada ID card dan video teestimoni korban kecelakaan. 

Afini Putri Rahmatika, warga, Kebomas Gresik merasakan kenyamanan tersebut. "Perasaan sebelumnya ramai orang lalu-lalang disini, kini lebih lega dan banyak memanjakan pemohon," pungkas nya.


ARZ/Team

Bupati Sambari Pastikan Harga Air PDAM Gresik Termurah Se Jawa Timur

GRESIK gresiknews1.com - Meski Direktur Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Gresik Muhammad meminta lebih, namun Bupati Gresik Dr. Sambari Halim Radianto bersikukuh agar tarif air Perusahaan Daerah Air Minum Gresik di angka Rp. 1.500,-/meter3. Tawaran Bupati yang mewakili masyarakat Gresik ini naik Rp. 275,- dari tarif sebelumnya yaitu Rp. 1.225/meter3.

Keadaan ini mengemuka ketika konsultasi public dalam rangka penyesuaian tarif air minum PDAM Giri Tirta Kabupaten Gresik yang berlangsung di Ruang Mandala Bakti Praja, Senin (29/1/2018). "Saya jamin sampai saat ini harga air PDAM Gresik lebih murah dari Kabupaten kota manapun di Jawa Timur" tegas Sambari usai memberikan penawaran harga.

Acara yang dihadiri segenap Manajemen PDAM Giri Tirta Gresik dan pengawas serta ratusan perwakilan pelanggan PDAM Gresik bertujuan untuk menentukan tarif air yang sesuai. Bupati Gresik, Sekda Gresik Djoko Sulistiohadi, para Kepala OPD, Camat serta Kepala Desa dan lurah turut memberikan masukan terkait harga air produksi PDAM Gresik tersebut.

Dalam konsultasi publik yang berlangsung singkat ini. Tampaknya perwakilan Pelanggan sepakat menyetujui usulan penawaran Bupati Sambari sebesar Rp. 1.500/meter3. "Biarkan nanti kekurangannya agar pihak manajemen bisa mengatur dengan melakukan subsidi silang" ungkap Sambari.

Memang, mulanya Direktur PDAM Muhammad menawarkan adanya pembagian harga mulai dari golongan I sebesar Rp. 1600,- dan golongan II sebesar Rp. 1.800,-. Hal ini karena menurut Muhammad, biaya produksi air sebesar Rp. 4.675/meter3.

Pada akhirnya Muhammad menyerah dan menyetujui penawaran tarif tunggal oleh Bupati Gresik sebesar Rp. 1500.-. Keadaan ini didukung oleh seluruh undangan perwakilan pelanggan PDAM Gresik yang hadir pada acara konsultasi public.

Selain menekan tarif PDAM, Bupati Gresik juga mengajari masyarakat untuk selalu memeriksa meteran dengan pemakaian air. "Kalau hanya keluar angin. Atau meteran airnya terlalu cepat tidak sesuai dengan jumlah air yang keluar silahkan anda mengadu ke PDAM dan jangan mau membayar. Buktikan bahwa pembayaran anda telah sesuai dengan pemakaian" urai Sambari.

Sementara Direktur PDAM, Muhammad kepada Kepala Bagian Humas Suyono mengatakan, saat ini produksi air PDAM Gresik sebesar 1280 liter/detik. Jumlah ini masih sekitar 27% dari jumlah kebutuhan masyarakat.

"Saya yakinkan, kedepan tidak akan ada krisis air di Gresik. Selain ada teken kontrak dengan proyek umbulan. Kami juga punya tandon raksasa di Bendung gerak Sidomukti dengan cadangan air sebesar 10 juta meter3. Kalau semuanya sudah selesai, maka Gresik tak akan kekurangan air" tambah Muhammad. 


ARZ Tim

Tingkatkan Kesejahteraan Masyarakat Lewat Pengembangan Industri di Jatim

SURABAYA gresiknews1 - Gubernur Jatim Dr. H. Soekarwo menegaskan peningkatan peningkatan industri merupakan pilar meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Oleh karena itu, industri harus jadi tujuan jika kesejahteraan ingin meningkat. 

"Agar bisa mengungkit kesejahteraan masyarakat, industri jangan lebih rendah dari pertumbuhan ekonomi," ujar Pakde Karwo di Ruang Ide "Revitalisasi Agroindustri menuju Industri Mandiri" Semanggi Graha Pena Lt. 5 Jl. A. Yani No. 88 Surabaya, Senin (29/1).

Semakin majunya sektor industri di Jatim, lanjut Pakde Karwo, juga akan mewujudkan pembangunan ekonomi Jatim  yang inklusif. Membantu optimalisasi potensi sumber daya daerah dan sekaligus terwujudnya lingkungan usaha yang kondusif dan berkelanjutan. 

Ditambahkan, agar industrialisasi bisa semakin maju, Pemprov Jatim memberikan government guarantee seperti perijinan yang mudah, ketersediaan lahan, tersedianya pasokan listrik, dan sumber daya manusia yang terampil dan demokratis. 

Selain itu, di Jatim telah tersedia  tujuh kawasan industri yang tersebar di beberapa wilayah diantaranya satu kawasan di  Surabaya, tiga kawasan di Kab. Gresik, 1 kawasan Kab. Sidoarjo, satu kawasan di Kab. Mojokerto dan satu kawasan di Pasuruan. Ketujuh kawasan industri tersebut berada diatas lahan seluas 4.759,5 ha.

Berdasarkan data BPS Jatim, sektor industri di Jatim telah menyumbangkan sebanyak 28,79 persen terhadap PDRB atau  21,18 persen tingkat nasional. Nilai ini menjadikan Jatim sebagai salah satu provinsi dengan share industri di atas 20 persen, selain Jabar.

"Hanya ada dua provinsi  sebagai provinsi industri, yaitu yang sharenya sektor industrinya terhadap PDRB lebih dari 20 persen  yakni Jatim dan Jabar," kata Pakde Karwo.

Menurutnya, sektor industri di Jatim banyak ditopang oleh industri kecil menengah atau usaha mikro, kecil dan menengah.  "Di Jatim industri kecil menengahnya paling kuat. Ini struktur yang paling baik di industri. Dengan demikian,  UMKM menjadi basis kesejahteraan masyarakat," tukasnya.


ARZ/Tim

P3D Kecamatan Benjeng Klarifikasi Ke DPRD Dan Polres Gresik

GRESIK gresiknews1 - Panitia Penjaringan dan Penyaringan Perangkat Desa (P3D) Banter kecamatan Benjeng, Gresik melakukan klarifikasi. Sebanyak 7 orang itu mendatangi DPRD Gresik yang sebelumnya juga dilakukan di Polres Gresik, Senin (29/1).

Ketua Panitia Abdul Kholik mengatakan terkait penjaringan  sudah sesuai dengan undang undang bahkan sumpah sekalipun. Kedatangan pihaknya memberikan klarifikasi tentang kabar yang dianggap pihaknya sangat merugikan. 

"Kami memberikan keterangan tertulis sekaligus klarifikasi tentang kabar di media yang sangat merugikan kami. Tidak hanya ke dewan namun juga ke Polres," terangnya.

Kholik mengaku adanya pesan singkat (SMS) dari salah satu orang yang diduga anggota dewan. Ia membacakan pesan tersebut, dimana pihaknya disuruh memperingati hasil pelaksanaan penjaringan tersebut.

"Kami disuruh pending hasil perekrutan katanya dia (pengirim SMS) masih ada rapat di Malang. Jika tidak akan dipidanakan, tapi saya merasa benar jadi saya teruskan," tambahnya sembari membaca SMS nomer kontak bernama Mustaqim.

Sementara itu Syafi' AM wakil ketua DPRD yang menerima aduan klarifikasi oleh panitia P3D desa Banter berjanji akan menindaklanjuti. Menurutnya jika dugaan itu benar salah satu anggota dewan, nantinya akan di proses oleh Badan Kehormatan DPRD.

"Kami terima klarifikasi mereka dan pasti akan kita tindaklanjuti dengan Badan Kehormatan, karena SMS yang disebutkan merupakan melanggar etika," pungkas Syafi' AM.


AZR/Tim.

Kades Pasinan Lemah Putih Digiring Ke Rutan Banjarsari

GRESIK gresiknews1 - Kades Pasinan Lemah Putih, Wringinanom Kunari, akhirnya ditahan oleh Kejaksaan Negeri Gresik. Ia terjerat atas dugaan korupsi dana desa tahun 2016. 

Sebelumnya penyidik Polres Gresik tersangka tidak dilakukan penahanan. Akan tetapi ketika penyidik melakukan tahap dua yakni meyerahkan tersangka dan barang bukti untuk dilakukan penuntutan, Kejaksan langsung melakukan penahanan.

Terdakwa Kunari datang ke Kejari Gresik diantar oleh penyidik Polres Gresik. Terdakwa langsung diserahkan pada tim Jaksa Pidana Khusus (Pidsus). Diruangan Pidsus tim Jaksa melakukan pemeriksaan tambahan kepada terdakwa. 

Dua jam kemudian terdakwa Kades Pasinan Lemah putih langsung di seret ke rutan Banjarsari untuk dilakukan penahanan.

"Hasil audit ditemukan, bahwa terdakwa telah merugikan negara sebesar Rp. 113.494.600 dari bantuan dana desa anggaran tahun 2016," tegas Kasi Intel Kejari Gresik, Marjuki, SH.

Marjuki melanjutkan, dalam perkara ini terdakwa akan dijerat dengan pasal 2 ayat (1) atau pasal 3 jo pasal 18 UU RI No. 31 tahun 1999. Tentang pemberantasan tindak pidana yang di ubah oleh UU No. 20 tahun 2001 tentang perubahan atas UU RI No. 31 tahun 1999.


ARZ/Tim

Penandatanganan MoU Sentra Gakkumdu Gresik

GRESIK gresiknews1 - Badan Pengawas Pemilu Kabupaten Gresik membentuk Sentra Gakkumdu (Penegakan Hukum Terpadu). Dengan melakukan MoU bersama Polres Gresik dan Kejaksaan Negeri Gresik, Senin (29/1). 

Dalam mengawasi hingga menindak pelanggaran-pelanggaran dalam setiap tahapan Pemilu. Usai penandatanganan, langsung mengeluarkan SK bersama antara Bawaslu kepolisian dan kejaksaan.

"Semuanya harus fokus dan jangan bermain dalam permainan. Dengan saling terbuka dan jujur serta kemauan kita akan berhasil menjalankan amanah ini," tukas Moch Imron Rosidi ketua Bawaslu Gresik.

Ia mencontohkan dalam tahapan-tahapan ada saja pelanggaran pidana pemilu. Misal, dalam tahapan DPT jika ada seseorang menghalang-halangi hak pilih seseorang itu masuk pidana Pemilu.

Kapolres Gresik yang hadir juga memberikan masukan seperti adanya simulasi yang dilihat penting dalam mempersiapkan pengawasan nantinya. Serta bisa menjadi penguatan bersama. 

"Gakkumdu ini harus disosialisasikan kepada pengawas kecamatan. Keterbukaan informasi juga harus disikapi dengan bijak, minimal humas nantinya," terang Kapolres Gresik, AKBP Boro Windu Danandito.

Senada dilontarkan kepala Kejaksaan Negeri Gresik, Pandoe Pramoe Kartika siap dalam ikut serta mensukseskan apa yang menjadi kesepakatan Gakkumdu. Tentunya dengan menerjunkan para anggotanya untuk mengawal serta mengawasi jalannya perhelatan pemilihan kepala daerah ataupun Propinsi di wilayah Gresik.


ARZ/Tim

Bus Cepat Konslet, Penumpang Semburat

GRESIK gresiknews1 - Puluhan penumpang bus pariwisata PO AKAS berhamburan menyelamatkan diri, saat diketahui mesin bus terbakar. Api yang menjalar di bagian mesin diketahui akibat korsleting pada kelistrikan mesin. 

Tidak ada korban jiwa, kejadian tepat di jalan raya dusun Gadukan kecamatan Duduksampean, Gresik. Bus pariwisata dikemudikan Luluk Hermanto (38) warga Desa Sumber Bendo Kecamatan Sumber Asih, Probolinggo mengantar rombongan ziarah. 

Bus menuju ke Gresik dari arah Lamongan terhenti saat salah satu keneknya melihat asap dari bagian belakang bus. Saat dibuka kabin mesin api sudah terlihat membesar, dan membuat panik awak dan penumpang bus.

Karuan saja, puluhan penumpang keluar untuk menyelamatkan diri. Mereka membantu memadamkan api dengan alat dan air seadannya meski sedikit takut.

"Tidak ada korban jiwa, api juga dipadamkan oleh awak bus dan dibantu penumpang. Kebakaran mesin diakibatkan adanya korsleting dari kelistrikan bus," terang Kapolsek Duduksampean, AKP Darsuki, Minggu 28/1/2018.

Bus milik PO AKAS Kisara Barokah bernopol N 7125 US itu sontak membuat tontonan warga dan pengguna jalan. Puluhan peziarah yang menumpangi bus tersebut dialihkan ke bus lain untuk meneruskan tujuannya, akibat terbakar kerugian pun belum diketahu.


ARZ Tim

Proyek Pipa Gas Gersem Banyak Rugikan Masyarakat

GRESIK gresiknews1.com - Kerusakan jalan makin parah setelah beberapa hari ini turun hujan deras, akibat proyek penanaman pipa sejak 2014 lalu. Jalanan becek dan berlubang, akibat saluran air terhambat. Ruas jalan milik Pemkab Gresik, Betiring-Kedanyang-Prambangan yang menuju ke jalan Mayjen Sungkono penghubung Gresik ke Surabaya seperti bukan jalan pada umumnya.

Kabarnya, lamanya proses penanaman pipa mengakibatkan saluran air menjadi terhambat. Sehingga, terjadi genangan air saat hujan datang, begitu juga lahan tambak warga yang terimbas sisa kerukan tanah. Belum lagi alat berat saat itu yang kerab melewati sebagai alat angkut pipa.

Sementara Feriantono Kades Prambangan, memang proyek sering mengalami kendala yang diakibatkan kondisi alam (force mayor) itu versi dilapangan. Kami berharap proyek tersebut segera terselesaikan agar jalan bisa di lewati masyarakat lagi, masyarakat juga banyak yang komplen terkait rusaknya jalan yang diakibatkan proyek penanaman pipa dari Pertamina," terangnya saat ditemui, Minggu 28/1/2018.

Kondisi jalan yang rusak parah semakin sulit dilewati apalagi saat hujan datang. Sebab, jalan menjadi berlumpur dan semakin licin. Hingga menjadi keluhan warga setempat dimana harus perputar arah jika tidak mau perjalanannya melambat.

H Sujono warga desa Prambangan, Kecamatan Kebomas, Gresik merasa dirugikan. Dimana area tambak miliknya dan warga setempat terkena imbas pengerukan tanah yang akan ditanami pipa gas tersebut. Untuk itu, pihaknya juga akan melakukan upaya upaya agar kerugian tidak sampai membengkak.

"Kami sudah berkoordinasi dengan penanggung jawab proyek, namun mereka sepertinya tidak ada itikad baik. Dalam waktu dekat kami akan melakukan aksi jika tidak ada tanggapan, tentunya nanti kami akan bersama warga dan lembaga seperti LSM," ucapnya dengan nada tinggi. 

Demikian dengan beberapa warga setempat yang sangat terganggu oleh jalan yang kini terlihat rusak parah. Bahkan menurutnya beberapa waktu awal pengerjaan warga diberi kompensasi berupa uang, namun ternyata tidak ada koordinasi lagi dari pihak proyek ke warga. "Jalan rusak, sering ditutup oleh alat berat saat bekerja yang akhirnya pengendara dengan susah payah melewati jalan ini harus kembali (putar balik)," kesal warga Desa Kedanyang yang enggan disebut namanya.

Diketahui, pembangunan pipa gas ruas Gresik-Semarang (Gresem) sepanjang 267 km yang diharapkan rampung pada kuartal pertama tahun 2017 oleh Dirjen Migas Kementeriam ESDM IGN. Proyek yang dikerjakan oleh PT.Wika, PT.Rabana dan PT.Kelsri sebagai Menkon Proyek Tersembunyi (gresik-semarang). Hingga berita ini diturunkan tidak satu pun pengurus proyek bisa ditemui atau dihubungi, lebih-lebih Humasnya.


ARZ/Tim.

Pabrik Kayu IPS Langgar Ketentuan IMB Biang Banjir

GRESIK gresiknews1.com - Belasan kepala keluarga (KK) Rt.8 Rw.20 Jalan Mayjend Sungkono, Desa Prambangan, Kecamatan Kebomas, Kabupaten Gresik, Jawa Timur, mengaku cemas. Pasalnya, komplek mereka sering dilanda banjir saat hujan turun.

Selama tahun 2017 lalu saja, wilayah ini dua kali diterjang banjir besar hingga merendan belasan rumah penduduk. Nah, di awal tahun 2018, bulan ini juga sudah dua kali banjir. Namun sekali banjir besar dan merendam rumah. Sedangkan sekalinya lagi, hanya merendam jalan komplek.

Keberadaan sebuah perusahaan pabrik pengolahan kayu ekspor dituding, sebagai biang keroknya. Karena bangunan perusahaan tersebut, menutup sungai. Akibatnya, saluran pembuangan air buntu mengakibatkan banjir hingga ke rumah penduduk. Terutama saat hujan deras tiba.

Perusahaan ini diketahui bernama PT Inti Prospek Sentosa. Tidak ada warga setempat yang mengetahui pasti siapa pemilik perusahaan pabrik kayu ini. Namun warga mengendus jika perusahaan ini milik warga bermata sipit.

Katri (53), warga Rt.8 Rw.20 Desa Prambangan, "Saluran air tidak normal sejak sungai di tutup bangunan perusahaan ini. Kami juga pernah protes supaya sungai tidak ditutup, tapi tidak direspon," ujar nya.

Kepala Dinas Penanaman Modal dan Perizinan Terpadu Satu Atap (DPM-PTSP) Gresik Mulyanto yang datang ke perusahaan PT Inti Prospek Sentosa untuk melihat langsung posisi bangunan yang dituding biang kerok banjir, mengaku kaget.

Iapun menuding bahwa bangunan perusahaan tersebut menyalahi izin mendirikan bangunan (IMB). Denah site plan yang diajukan perusahaan dalam permohonan IMB tidak menutup sungai. Namun fakta di lapangan, bangunan justru menutup sungai dan menyerobot tanah negara. 

"Kita minta perusahaan pabrik kayu ini, membongkar bangunan di sungai itu. Kita kasih waktu beberapa hari. Kalau tidak dilaksanakan maka IMB-nya dicabut dan perusahaan tersebut ditutup," tegasnya.


ARZ/TiM

Jalan Rusak, Warga Tanam Pohon Dan Tebar Ikan

GRESIK gresiknews1.com - Warga Desa Kandangan Kecamatan Cerme, Balongpanggang melakukan aksi tanam pohon pisang dan melepas ikan lele di Jalan Raya Kabupaten Gresik. Jalan raya Kandangan arah ke Pasar Cerme itu rusak dan berlubang. Hingga air selalu menggenangi lubang jalan, Jumat 26/01/2018.

Aksi warga bentuk protes terhadap pemerintah Kabupaten Gresik yang tak kunjung memperbaiki jalan yang rusak. Aksi tersebut merupakan inisiatif warga sendiri yang prihatin melihat genangan air dan parahnya kerusakan jalan. "Saya juga baru tahu, ini inisiatif warga," ujar Alwi Kepala Desa Kandangan, Cerme saat ditemui.

Bentuk keprihatinan warga sekitar karena selama ini pemerintah terkesan tidak perduli terhadap kerusakan jalan di sekitar wilayah Kandangan menuju Pasar Cerme. Dengan ditanami tiga pohon pisang dan ikan lele, artinya supaya pemerintah memperhatikan jalan yang sudah rusak begitu parah.

"Tolonglah dari pemerintah perhatiannya, jalan yang begini kan susah untuk melakukan aktifitas. Apalagi kalau hujan dan setelahnya, jalan selalu tergenang," tukasnya.

Untuk itu pihaknya berharap kepada Pemerintah khusunya Dinas Pekerjaan Umum Bina Marga untuk bisa melakukan perbaikan secepatnya. Pasalnya sudah banyak korban yang berjatuhan bahkan baru-baru ini ada yang meninggal Dunia.

Pernah ada rapat, lanjut Alwi yang dilakukan oleh PU yang dihadiri oleh camat dan Kades pada hari Selasa tidak menemukan satu titik. Sehingga Kades Kandangan ambil sikap dan akan melangkah ambil inisiatif dengan biayah sendiri. 

"Jika hari Senin tidak ada tindakan dari pemerintah maka ia sanggup mengerjakan sendiri bersama warga," janjinya dengan nada tinggi. 

Sementara itu Ketua LSM Lembaga Pemantau Birokrasi (LPB) Gresik, menyetujui aksi tersebut. Ia berharap ada kepala desa lain yang melakukan hal serupa agar dapat bermanfaat oleh masyarakat. Dinas Pekerja Umum Bina Marga sendiri, yang baru-baru ini sudah me-launcjing Website aplikasi APALAN, namun masih kecolongan.


ARZ/Tim

Tabrakan Beruntun 2 Korban Meninggal Dunia

GRESIK gresiknews1.com - Tabrakan beruntun yang melibatkan lima kendaraan terjadi di pertigaan Jl Raya Bungah, Kecamatan Bungah Gresik Akibatnya, dua orang pengendara motor meninggal dunia karena terjepit dua truk besar, Jumat 26/01/2018.

Kejadian berawal saat dump truk Nopol W 9117 UY yang dikemudikan Suhardi (48) warga Wonocolo Wonosari Kecamatan Gempol Pasuruan melaju dari arah Utara ke Selatan. Mendekati pertigaan Bungah, tiba-tiba -tiba rem blong, kemudian ban depan kiri juga meletus.

Dump truk muatan tanah urug itu menambrak Truk Box nopol B 9267 ZJ, yang dikemudikan oleh Dwi Susanto (40), warga Badran Mojosongo Jebres, Surakarta, Sragen. Kemudian menabrak mobil Avanza Nopol P 1036 XB, yang dikemudikan M Sholeh Setiabudi (37), warga dusun Karangsari Desa Kedalaman Regojampi, Banyuwangi.

Selanjutnya, mobil Avanza yang sudah ditabrak itu menyeruduk pengendara motor Honda Supra Nopol W 2219 KJ, yang berboncengan hingga tewas ditempat. Dump truk baru berhenti setelah menabrak bodi belakang kendaraan dump truk Nopol W 9372 UD yang dikemudikan oleh Sulkhan (58), warga Semampir, Kecamatan Sedati Sidoarjo.

Proses evakuasi mobil box, avanza dan motor milik korban dilakukan dengan cepat. Namun, petugas sempat kesulitan mengevakuasi truk milik Suhardi. Sebab, ban depan sisi kirinya pecah. "Ini bermuatan tanah uruk. Cukup berat. Kalau ditarik dengan kendaraan lain bisa terguling," ucap Kapolsek Bungah AKP Achmad Said.

Pukul 12.30, petugas dinas perhubungan (Dishub) tiba dilokasi dengan membawa mobil derek. Meski demikian, proses evakuasi tetap sulit dilakukan. Petugas dishub dibantu anggota Satlantas Polres Gresik. Butuh waktu dua jam hingga truk yang berada di tengah jalan itu berhasil di evakuasi.


ARZ/TIM

WISATA KULINER MAKIN MARAK, BUPATI SAMBARI INGIN PARA PENGUSAHA TAATI ATURAN

GRESIK gresiknews1.comKuliner adalah bagian yang tak terpisahkan dari perkembangan industry pariwisata. Seiring dengan bergulirnya waktu, keberadaan wisata kuliner di Gresik nampaknya semakin  bertambah banyak.

Bermacam varian makanan dan minuman tersedia di berbagai tempat, salah satunya adalah wisata kuliner di daerah bukit Putri Cempo kecamatan Kebomas kabupaten Gresik.

Di sana, masyarakat dapat menikmati suguhan makanan dan minuman dan ditambah lagi dengan lokasi yang strategis yakni masyarakat dapat melihat keindahan kota di Gresik dari atas bukit.

Menyikapi keberagaman wisata kuliner yang semakin marak, Bupati Gresik Dr. H. Sambari Halim Radianto mengatakan bahwa keberagaman kuliner di Gresik kedepan akan berdampak positif bagi iklim ekonomi di kota pudak ini.

Salah satunya menambah Pendapatan Asli Daerah (PAD) kabupaten Gresik yang dapat mendongkrak pertumbuhan perekonomian. Selain itu juga akan berdampak bagi pemberdayaan masyarakat di kota yang dijuluki kota wali dan kota santri ini.

Sehingga muncul ajakan dari Bupati Sambari agar potensi wisata di kabupaten Gresik ini terus ditingkatkan. Melalui potensi wisata kuliner ini juga diharapkan mampu menggugah kembali kecintaan masyarakat untuk menikmati berbagai macam kuliner di kota sendiri.

"Dengan keberagaman wisata kuliner di Gresik, tentu masyarakat tak perlu lagi ke luar kota untuk berwisata, cukup di kota sendiri saja," ajak Bupati, Jumat (26/01/2018).

Namun hal tersebut juga seiring dengan permintaan Bupati Sambari kepada para pengelola wisata kuliner, agar melengkapi perijinan sesuai dengan aturan yang berlaku.

"Tolong segala macam perijinan yang telah menjadi kewajiban pengelola usaha untuk dilengkapi. Sehingga tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan di kemudian hari," kata Bupati Sambari.

Selain itu, orang nomor satu di Gresik tersebut ingin agar keberadaan wisata kuliner di Gresik tidak meninggalkan identitas kabupaten Gresik sebagai kota yang bernuansa religius.

"Artinya, harus memperhatikan norma-norma dan menjunjung tinggi bahwa kabupaten Gresik adalah kota wali dan kota santri," ujar Bupati. 


ARZ Team

Bobol ATM Milik Tetangganya Sendiri, Suparlan Dibekuk Polisi

GRESIK gresiknews1- Suparlan (33) warga Desa Tambakrejo, Kecamatan Duduksampeyan, Kabupaten Gresik, Jawa Timur. Diamankan jajaran Polsek Duduksampeyan, karena membobol uang tabungan milik Sunari (42) tetangganya sendiri.

Peristiwa itu bermula saat korban Sunari, mengaku kehilangan kartu ATM BRI. Namun, dirinya menerima laporan melalui SMS dari BRI link telah melakukan penarikan uang tunai sebesar Rp 1 juta.

Merasa tidak melakukan penarikan uang, korban akhirnya mendatangi Bank BRI cabang Duduksampeyan untuk menjelaskan persoalan yang dialaminya. Selain itu, korban juga melaporkannya kepihak Polsek Duduksampeyan.

"Suparlan itu sering main kerumah saya, karena dia tetanggaan dengan saya. Dan hampir setiap hari saya ketemu sama dia, orang kita satu kampung," ucap, korban pembobolan Sunari kepada polisi saat memberikan laporan.

Setelah mendapatkan laporan, polisi langsung melakukan penyelidikan dengan melihat rekaman CCTV disalah satu tempat ATM yang dicurigai menjadi lokasi pelaku dalam melakukan aksi pembobolan.

"Bedasarkan hasil lidik yang kami kembangkan dalam kasus ini, serta hasil rekaman CCTV. Pelaku mengarah pada Suparlan," kata, Kapolsek Duduksampeyan AKP Darsuki, Jumat (26/1/2018).

Di tambahkan Kapolsek, pelaku menurut keterangan pihak korban sering bermain dirumah korban. Sehingga, ada dugaan dari korban bila pelaku telah mencuri kartu ATM nya. "Ada dugaan pelaku ini, masuk rumah melalui korban lewat pintu depan yang terbuka. Kemudian mengambil ATM BRI di rumah milik korban sewaktu korban tidak ada ditempat," ujarnya.

"Pelaku saat ini masih kita periksa secara intensif, untuk mempertanggung jawabkan perbuatannya," tukasnya.

"Akibat perbuatannya pelaku dijerat dengan pasal 363 KUHP dengan ancaman hukuman 5 tahun penjara," tandasnya.


Arifin S Zakaria Team

Siaran Pers Gubernur Jatim : Semua Masyarakat Harus Diajari Penanganan Darurat Terpadu

SURABAYA gresiknews1.com - Masyarakat harus diajari cara menangani permasalahan kesehatan disaat-saat darurat atau sering disebut penanganan darurat terpadu. Dengan langkah tersebut, masyarakat akan memiliki kemampuan untuk ikut ambil bagian dalam memberikan pertolongan pertama kepada masyarakat yang membutuhkan.

Demikian Gubernur Jatim, Dr. H. Soekarwo dalam sambutannya pada saat membuka acara simposium nasional Emergency for Every Doctor (E4ED) 2018  di Hotel JW Marriot, Surabaya, Jumat (26/1).

Penanganan darurat terpadu, ujarnya, meliputi tentang tindakan pertama  yang dilakukan masyarakat ketika ada kejadian yang membutuhkan tindakan medis di tempat umum. Pertolongan tersebut, dilakukan sampai ada petugas medis maupun ambulance yang mengantarkan masyarakat tersebut ke rumah sakit. Oleh karena itu, harus ada pengetahuan tindak gawat darurat oleh masyarakat.

Untuk mencapai itu, para dokter juga harus proaktif meningkatkan pengetahuan para petugas, semisal petugas keamanan dan kebersihan di tempat-tempat umum. Selain itu, juga perlu dukungan para pengelola tempat umum untuk menyediakan sarana penolong kondisi gawat darurat. 

"Angka partisipasi masyarakat terhadap penanganan darurat terpadu harus ditingkatkan. Untuk itu, harus ada program kerjasama antara rumah sakit dan pemerintah dalam memberikan pelatihan penanganan darurat terpadu tersebut," harap Pakde Karwo sapaan akrab Gubernur Jatim ini.

Terhadap kerjasama tersebut, lanjut Pakde Karwo, kondisi Jatim sangat mendukung. Dengan luas wilayah 47.152 km2, fasilitas kesehatan di Jatim cukup banyak. Diantaranya, terdapat 371 rumah sakit, 961 puskesmas, 2.268 puskesmas pembantu, 49.680 posyandu, 4.711 polindes dan 3.212 ponkesdes. "Banyaknya fasilitas kesehatan tersebut diharapkan semakin meningkatkan pelayanan kesehatan kepada masyarakat," tegasnya.

Ditambahkan, jumlah fasilitas kesehatan tersebut telah membawa kinerja kesehatan Jatim pada trend yang benar. Misalnya,  pada tahun 2016 angka kematian ibu (AKI) di provinsi ini tercatat sebanyak 91 per 100 ribu kelahiran hidup, dibanding nasional sebanyak 328 orang. Demikian pula untuk angka kematian bayi (AKB) sebanyak 23,6 per 1.000 kelahiran hidup,yang angka tersebut dibawah rata rata nasional.

Menurut Pakde Karwo, kenaikan pendapatan perkapita Jatim yang pada Desember 2009 sebesar Rp. 18,47 juta  meningkat menjadi Rp. 51,75 juta pada Desember 2017 dan ketersediaan beragam fasilitas kesehatan tersebut Jatim juga berhasil mendorong keberhasilan penanganan berbagai penyakit. Misalnya, pada tahun 2016  penanganan penyakit kusta  mencapai 91 persen, angka kesuksesan mengobati  TB mencapai 92 persen, dan penderita HIV mendapat obat antiretroviral (ARV) mencapai 78 persen. 

"Keberhasilan tersebut, juga tidak terlepas dari adanya  standarisasi pelayanan rumah sakit, serta program preventif pengendalilan penyakit menular dan program  ibu hamil, serta upaya peningkatan kesehatan keluarga," ujarnya sambil menambahkan dua program pentingnya lainnya yakni peningkatan kesehatan keluarga serta program promotif Gerakan Masyarakat Hidup Sehat  atau biasa disebut GERMAS. 

1000 Dokter Berbagai

Kegiatan yang diikuti seribu dokter umum dan dokter berbagai spesialisasi dari seluruh Indonesia ini mengajarkan tentang penanganan gawat darurat secara komprehensif karena kondisi kegawatdaruratan bisa mengancam jiwa penderita. 

Simposium E4ED 2018 ini merupakan kali ketiga sejak tahun 2016 dan sekaligus menghadirkan pembicara asing, seperti Dr. Peter Archer dari Australia dan Prof. Yoshihito Ujike dari Jepang. Simposium antara lain dihadiri Direktur Pelayanan Rujukan Kemenkes RI, Direktur RSUD Dr. Sutomo, para direktur rumahsakit swasta di Surabaya, para dokter spesialis anastesi, dan para dokter umum di Indonesia.  


Arifin SZ Team

"Debat" Terkait Dugaan Pemda Gresik Tak Memiliki IMB, Drs. SUBHAN, M.Kes Hindari Wartawan

GRESIK - gresiknews1.com Kamis 25/1/2018 Seperti yang di lansir pada pemberitaan on line maupun cetak ,  Kepala Desa (Kades) Yosowilangun Iriana Yudhaningsih mengaku telat bayar pajak serta tak memiliki IMB untuk bangunan baru. Selain itu, Kades iriana juga mengatakan Kantor Pemerintah Daerah (Pemda) Gresik tidak memilik Izin Mendirikan Bangunan.

Berdasar pernyataan Kades Iriana, awak media mengklarifikasi ke Dinas Perizinan Gresik terkait dugaan Kantor Pemda Kabupaten Gresik yang tidak memiliki Izin Mendirikan Bangunan (IMB). Saat di klarifikasi awak media, Drs. SUBHAN, M.Kes selaku Sekretariat Dinas Penanaman Modal dan Perizinan Kabupaten Gresik, justru menolak untuk di klarifikasi serta menyuruh wartawan mematikan perekam suara.

"Ya semua bangunan harus memiliki IMB. Eh, saya nggak mau direkam, saya punya hak nggak mau direkam," jelas Subhan di Kantor Perizinan Kabupaten Gresik
Namun saat wartawan menanyakan alasan Subhan menolak untuk di klarifikasi, Subhan  mengatakan mempunyai hak untuk menolak dan justru menyuruh wartawan mematikan perekam suara.
"saya punya hak toh, Lapo (ngapain) buat rekaman. Matikan..!! ," jawab Subhan dengan nada tinggi.

Usai menolak untuk di klarifikasi, Subhan langsung bergegas meninggalkan Kantor Perizinan Kabupaten Gresik. Menurut UU RI No. 40 tentang Pers tahun 1999 pasal 4 Ayat 3 "Untuk menjamin kemerdekaan pers, pers nasional mempunyai hak mencari, memperoleh, dan menyebarluaskan gagasan dan informasi".

Namun sangat disayangkan, guna memastikan kebenaran informasi serta mengklarifikasi ke pihak terkait, yang merupakan tugas wartawan agar dapat menyajikan berita yang berimbang dan sesuai fakta, kini justru dipatahkan Drs. SUBHAN, M.Kes yang menolak untuk di klarifikasi.                                                 
Ketika di wawancarai lanjut oleh team dari awak media Infojatim.com  kades Yosowilangon Iriana Yudhaningsih beliau menjawab kepada awak media Mangkir bahwa tidak mengatakan seperti yang di tulis oleh media media lain terkait pemkab Gresik tidak memiliki IMB tidak mungkinlah saya mengatakan seperti itu saya ini sebagai orang pemerintahan Gresik ya tidak mungkinlah, sedangkan untuk proses pembangunan saya tetap berjalan  melainkan untuk IMB masih dalam proses perizinan di pemerintahan. Dan permasalahan tetsebut yang sedang di beritakan segala sesuatunya saya serahkan kepada H.Kaskan ,SH,MH mengaku sebagai pengacaranya kades Iriana Yudhaningsih ujarnya ketika di balai desa Yosowilangon pada hari rabo 24/1/2018 jam 09.00 pagi.


Sumber : berita cahayabaru.id / Partner Infojatim.com Arifin s.zakaria

Langkah Prima Pengaduan Masyarakat Sektor Cerme

GRESIK gresiknews1.com - Hari Kamis Tgl 25 januari 2018, Jam 01.00 Wib telah menerima laporan tindak Pidana " Pencurian dengan Pemberatan sesuai Psl 368 dan atau Jo 363 KUHPidana" berupa 1 ( satu ) buah tas warna Cokelat yg berisikan Uang Pecahan Rp. 100.000,00 ( seratus ribu rupiah) sebanyak 4  ( empat)  lembar. Dan 1 buah Foto copy KK dan KTP An. FORTEN NOVITAWATI.

Identitas korban
1). FORTEN NOVITAWATI, Bojonegoro / 14-11-1988, Perempuan, swasta, Almt : Jl. Munginsidi Komplek TPK 53 Rt. 29/07 Sukorejo, Bojonegoro.

2). HENRI CAHYONO ( Suami Novi ), Bojonegoro / 20-06-1981, Lk,  Swasta, Almt: Jl. Munginsidi Komplek TPK 53 Rt. 29/07 Sukorejo, Bojonegoro ( 082139160579 ).

Saksi - saksi
1). KUSNAN, Gresik / 40 th, Lk, Swasta, Islam, Almt: Ds. Geger iker-iker Rt. 02/01 Kec. Cerme kab. Gresik.

1). DIDIK, Gresik / 30 th, Lk, Swasta, Almt : Ds. Geger iker-iker Rt.2/1 Kec. Cerme Kab. Gresik. 

Kronologi kejadian
Kejadian trsbt bermula saat 2 Personil Polsek Cerme Aipda Andik dan Bripka Andik beserta Bawas Aiptu Marjuni sedang Melaks. Giat patroli di sekitaran Jl. Ry Cerme Kidul dan ada salah satu Warga melaporkan bahwasanya ada Tindak Pidana Pencurian dengan Pemberatan  yang di lakukan oleh Seseorang yang bernama BENI SETIAWAN alias Ben yang di lakukannya bersama Temannya Mr. X di jl Ry Banjarsari sekitar terminal bunder dengan menggunakan sepeda motor Satria Fu warna hitam Nopol : S 3541 LS sedangkan Korban berusaha Mengejar sampai jl Ry Iker-iker Geger Kec. Cerme kab. Gresik dan selanjutnya Petugas Polsek Cerme menghubungi kapolsek Cerme Akp Tatak Sutrisno  utk di lakukan Pencarian di Area sekitar dengan Bantuan warga setempat. 

Tindakan Petugas
1. Mendatangi TKP.
2. Membuat LP.
3. Mencari Saksi.  
Akp Tatak Sutrisno segera mengerahkan anggota Reskrim Buruh Sergam untuk mengejar pelaku dan mencari para saksi saksi. Sektor Cerme segera mengambil langkah prima pengaduan dari masyarakat atas kejadian tersebut .                 


Arifin s.zakaria / team

Warga Mojokerto Dituntut 8 Tahun Penjara

GRESIK gresiknews1.com - Pengadilan Negeri (PN) Gresik gelar sidang kasus narkoba dengan terdakwa Sutrisno warga Gunung Anyar, Kelurahan Magersari, Mojokerto. Sidang yang diketuai majelis hakim Rahmansyah beragendakan pembacaan tuntan dari jaksa Lila Yurifa dari kejaksaan negeri gresik (23/1/2018).

Dihadapan majelis hakim, jpu membacakan surat tuntutannya dimana terdakwa Sutrisno berkeyakinan melanggar pasal 112 ayat (1) UU RI No.35 Tahun 2009 tentang Narkotika, Jo pasal 84 ayat (2) HUHAP.

"Terdakwa Sutrisno terbukti bersalah. Dan terdakwa dituntut 8 (delapan) tahun penjara," kata Jaksa Lila.

Selain hukuman badan, Jaksa juga membebankan denda Rp 1 miliar, subsider 6 bulan kurungan penjara." imbuhnya.

Perlu diketahui, berawal informasi masyarakat di Desa Pelemwatu, Kecamatan Menganti, Gresik terdakwa sedang transaksi narkoba kemudian Unit Reskrim Polsek Cerme melakukan penyelidikan. Tepatnya pada hari Kamis (12/10/2017) sekitar pukul 13.30 WIB di kamar kos terdakwa di Desa Pelemwatu berhasil diciduk. Setelah dilakukan penggeledahan Polisi menemukan 7 poket narkoba.


Aripin S Zakaria.

Di Duga Sekretaris Dinas PU Gersik Menyudutkan FMGPCB

GRESIK - gresiknews1.com Rabo 24/1/2018 .Adanya polemik dan keraguan Alun-alun Gresik serta adanya keraguan sebagian masyarakat akan penyelesaian proyek tersebut. Pemkab Gresik bahkan telah melakukan kerja keras untuk mewujudkan proyek yang bakal menjadi kebanggaan masyarakat Gresik, dengan percepatan proses pembangunan proyek prestisius tersebut.

"Saat ini lelang tahap II segera dimulai. Setelah perjanjian kinerja ditandatangani kemarin, Insyaallah Minggu depan pelaksanaan pelelangan sudah bisa dimulai. Kami sudah melakukan persiapan prosesnya" ujar Sekretaris Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang Achmad Washil Miftahul Rachman Rabu (24/1/2018).

"Menurut rencana awal untuk kegiatan ini berdasarkan surat Pernyataan memulai Kegiatan (SPMK) mestinya dimulai pada pertengahan Juni 2017. Kenyataannya baru bisa dilakukan pekerjaan pada pertengahan bulan Agustus 2017. Sehingga ada waktu yang hilang sekitar 2 bulan." Papar Washil

Menurutnya, penyelesaian pekerjaan tersebut merupakan sebuah prestasi. "Bayangkan proyek sebesar itu bisa selesai dalam waktu 3,5 bulan." Tambahnya. Namun demikian, tak dapat dipungkiri bahwa ada beberapa pihak yang merasa keberatan dengan pembangunan revitalisasi alun-alun tersebut, Washil atas nama Pemerintah Kabupaten Gresik menyatakan permintaan maaf.  

Pada kesempatan itu, Washil juga menjelaskan tahapan pembangunan revitalisasi alun-alun tersebut. Pekerjaan pada tahap I dilaksanakan pada tahun anggaran 2017. Total dana pada tahap tersebut sebesar Rp. 10,3 miliar.

Memang dari rencana, dana awal proyek alun-alun tahap I tersebut dianggarkan sebesar Rp. 15,4 miliar. Namun karena ada redesign dan beberapa pengurangan volume bangunan maka ada penyesuaian dana. Kelebihan itu masuk kembali ke APBD dalam bentuk Silpa.

Mengawali tahun 2018 ini, Pemkab Gresik segera dimulai pembangunan tahap II sebagai penyelesaian dengan total anggaran Rp. 9 miliar. 

"Mungkin minggu depan sudah akan dimulai tahapan proses pelelangan. Pekerjaan yang akan dilakukan yaitu pembangunan selasar, keramik serta pekerjaan arsitektur lainnya. Didalamnya juga termasuk pekerjaan penghijauan dan taman" paparnya.

Kalau lancar, pekerjaan bisa dimulai pada bulan Maret 2018, maka pada Akhir Nopember revitalisasi Alun-alun sudah bisa selesai semuanya. 

Sementara itu tuntutan dari Forum Masyarakat Gresik Pecinta Cagar Budaya ( FMGPCB ) rencana akan menagih janji .Tidak lain meminta sekretaris DPU TR Gresik untuk mengklarifikasi statmen yang di anggap menyudutkan FMGPCB .Dimana mereka melakukan unjuk rasa ke.kantor DPU TR Gresik selasa ( 23/1/2018 ) kemarin. 

Dalam tuntutannya kemarin  ,harus di jawab oleh sekretaris DPU TR Gresik.besok sesuai surat tertulis dari FMGPCB .Karena mamberikan starmen bahwa terlambatnya pembangunan revitalisasi alun-alun diakibatkan adanya demo .Rencananya besok kamis (25/1/2018) mereka akan kembali menanyakan dan jika tidak terjawab maka akan melanjutkan ke jalur hukum.  


Arifin s,zakaria / team

Pakde Karwo Memperbanyak Pembangunan Kawasan Industri Di Jatim

SURABAYA gresiknews1.com - Dalam rangka meningkatkan Jatim sebagai provinsi industri, maka masih perlu dibangun kawasan-kawasan industri  lebih banyak di Jatim. Tujuannya menjadikan industri sebagai pilar peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Hal tersebut disampaikan Gubernur Jatim, Dr. H. Soekarwo saat menjadi Keynote Speaker pada acara Public Hearing Pembahasan Raperda Tentang Rencana Pembangunan Industri Pro Jatim 2017-2037 di Gedung DPRD Jatim, Surabaya, Rabu (24/1/2018)

Dengan semakin majunya sektor industri di Jatim, tutur Gubernur Jatim, akan terwujud pembangunan ekonomi yang inklusif. Kemudian, juga membantu optimalisasi  potensi sumber daya daerah dan sekaligus mewujudkan lingkungan usaha yang kondusif dan berkelanjutan. "Agar industrialisasi bisa semakin maju harus didukung beberapa hal, diantaranya perijinan yang mudah, tersedianya lahan, serta tersedianya SDM dan listrik," tuturnya.

Dijelaskan, saat ini di Jatim sudah ada tujuh kawasan industri yang tersebar di beberapa wilayah, yakni 1 kawasan di  Surabaya,3 kawasan di Kab. Gresik, 1 kawasan Kab. Sidoarjo, 1 kawasan di Kab. Mojokerto dan 1 kawasan di Pasuruan. Ketujuh  kawasan industri berada diatas lahan seluas 4.759,5 ha. "Meskipun sudah memiliki 7 kawasan industri,  dirasa masih kurang dalam memberikan pemerataan pembangunan di setiap wilayah Jatim. Oleh sebab itu, masih perlu dibangun beberapa kawasan industri di beberapa kabupaten kota di Jatim, " jelas Pakde Karwo sapaan akrabnya.

Pihaknya merencanakan akan membangun 9 kawasan inudstri di beberapa wilayah lain diantaranya di Jombang, Tuban, Malang, Lamongan, Banyuwangi, Bangkalan dan Madiun. Selain itu juga akan dibangun di wilayah yang sudah ada kawasan industrinya yakni Gresik dan Mojokerto. " Untuk mewujudkannya Pemprov Jatim akan menyediakan lahan seluas 31.584,78 ha," ungkapnya.

Pakde Karwo menambahkan,ditetapkannya wilayah pusat pertumbuhan industri (WPPI) juga bertujuan mendorong terbentuknya suatu wilayah yang berperans ebagai penggerak utama pengembangan suatu wilayah. Adapun beberapa kriteria peentapan WPPI diantaranya memiliki potensi SDA, kelengkapan sistem logistik dan transportasi, penguatan dan pendalaman rantai nilai, kualitas dan kuantitas SDM dan memiliki potensi dalam perwujudan industri hijau.

Dengan diperbanyaknya kawasan industri , maka juga harus diimbangi dengan meningkatnya daya saing di kancah global. Modal dasar dari meningkatnya dasa saing adalah memiliki SDM yang bagus, menggunakan teknologi, inovasi dan kreatifitas serta adanya sumber daya alam.

Ketiga hal tersebut, lanjut Pakde Karwo , juga harus didukung penataan ruang yang sesuai dengan peruntukan yang meliputi pola ruang dan struktur ruang. Kemudian didukung kebijakan dan regulasi yaitu perizinan pengendalian lokasi, investasi dan pengendalian lingkungan. Selanjutnya juga didukung pembiayaan yang berasal dari penanaman mdoal asing (PMA), penanaman modal domestik fasilitas dan penanaman modal domestik non-fasilitas.

Jatim Smart Province

Dalam keaempatan sama, Gubernur Jatim juga menegaskan keinginannya  untuk mewujudkan Jatim Smart Province  sebagai respon dari adanya revolusi industri tahap 4. Ada tiga hal yang bisa mewujudkan Jatim Smart Province yaitu adanya smart governance, smart industri, dan smart economy.

Smart governance  bisa didapat dengan adanya keterbukaan informasi dan tersedianaya pusat data yang terintegrasi, adanya kebijakan yang membantu dalam melayani masyarakat dan menyelenggarakan pemerintahan dan pelayanan masyarakat berbasi IT yang terintegrasi.      

Smart industri bisa dilakukan membantu IKM yang kecil menjadi lebih efisien . sebagai contohnya pemerintahharus membantu IKM melalui tidak memberikan pajak bagi usaha kecil, memberikan suku bunga murah dan mempermudah perijinan.

Dan smart economy diperoleh dengan cara meningkatkan daya saing. Jika disederhanakan daya saing menjadi tiga hal yaitu kualitasnya lebih baik, harganya lebih murah, dan distribusinya lebih cepat. " Untuk itu fokus pendidikan kita harus ke sana. Kita harus melihat ke negara yang telah menyelesaikan," katanya.(humaspemprovjatim/tra)


 Arifin s.z / team

Kasus Dugaan Pemalsuan Surat Riwayat Tanah Mengalami Penundaan 2 Kali

GRESIK gresiknews1.com - Sidang lanjutan dugaan kasus membuat surat keterangan riwayat tanah palsu dengan terdakwa kades (kepala desa) Prambangan Fariantono, Suliono dan Ayuni kembali menemui penundaan sidang kedua kalinya (23/1/2018).

Saat diwawancarai oleh awak media terdakwa Ayuni mengatakan, saya sudah 4 hari sakit dan opname di rumah sakit Benowo.

"kaki yang mengalami sakit, tapi ini saya paksakan datang ke PN untuk menghadirkan persidangan," kata Ayuni.

Tim dari Penasehat Hukum (PH) terdakwa, Arifin mengatakan, agenda hari ini sebenarnya pemeriksaan terdakwa, karena ke tiga terdakwa ini saling menyaksikan membuat surat riwayat tanah, sehingga perlu diperiksa oleh majelis hakim.

"Ayuni memang lagi sakit, namun syarat mutlak untuk memeriksa terdakwa harus sehat jasmani dan rohani. Namun bila dua unsur tidak memenuhi syarat hakim harus menunda persidangan. Tapi kalau terdakwa bersedia memberikan keterangan walaupun kondisinya sakit hakim boleh menggelar persidangan." katanya.

Lanjut Arifin, dari awal terdakwa Ayuni memang sudah mengalami sakit, tpi dari awal persidangan sampai hari ini terdakwa Ayuni selalu aktif hadir dalam persidangan.

"Ini sudah dua kali mengalami penundaan sidang. Yang menarik satu terdakwa bersatus hukum ganda. Satu sisi terdakwa jadi saksi dan satu sisi menjadi terdakwa. Menurut KUHAP pasal 1, 68 itu diberi hak untuk memundurkan diri. Tapi kami sudah sampaikan namun ditolak oleh majelis hakim." ucapnya.

Arifin menambahkan, ini sudah menyalahi prinsip, karena satu orang berstatus hukum ganda," imbuhnya.


Aripin S Zakaria

Kantor Dinas PU TR Gresik Di Geruduk Masa Dari FMGPCB

GRESIK - Gresiknews1.com  Sejumlah massa yang terkumpul pada aliansi Forum Masyarakat Gresik Peduli Cagar Budaya mempertanyakan statmen salah satu pejabat Dinas PU TR Gresik. Mereka mendatangi kantor untuk bertemu dan meminta klarifikasi terkait ungkapan bahwa proyek refitalisasi alun-alun mengalami keterlambatan akibat demo.. Dengan menduduki didepan pintu gerbang, massa menunggu perwakilan dari pihak DPU TR, Selasa 23/1/2018.

Hingga satu jam lamanya, perwakilan tak kunjung datang membuat massa yang memutuskan menunggu hingga ditemui. Hingga salah satu perwakilan menemui massa, namun tidak bisa memberikan keterangan terkait hal diatas. Kemudian perwakilan kembali dan berjanji hanya bisa menyampaikan tuntutan massa. 

"Teman-teman tidak bisa menerima adanya statmen yang disinyalir menuduh para teman-teman di media online.  Kami akan terus menanyakan dan menunggu klarifikasi atas pernyataan itu," terang Safik Udin koordinator aksi.

Hampir dua jam lamanya mereka menunggu hingga tak satu pun perwakilan DPU TR menemui mereka. Akhirnya massa membuat perjanjian tertulis untuk diberikan ke DPU TR dan meminta perwakilan menyampaikannya ke yang bersangkutan. Massa yang melakukan aksi diketahui tidak hanya pemuda, wanita hingga anak-anak juga terlihat dalam aksi tersebut.

Adapun tuntutan yang di tulis para aksi adalah, menindaklanjuti statmen Dinas PU TR Gresik .  Bahwa pelaksanaan refitalisasi alun-alun Gresik mengalami keterlambatan dikarenakan sering adanya orasi demo . Forum Masyarakat Gresik Pecinta Cagar Budaya sendiri tidak pernah menghalang-halangi jalannya pekerjaan pembangunan refitalisasi alun-alun.

"Kami minta yang bersangkutan melakukan klarifikasi terbuka," tambahnya.

Terlihat pintu depan kantor DPU TR terlihat dikunci, hingga massa  sendiri memberikan surat tersebut lewat pintu belakang. Diketahui tuntutan tertulis diatas diberikan ke salah satu staf Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang Gresik. Dari awak media Infojatim.com  berupaya untuk menghubungi kontak seluler para Dinas PU Gresik masih ada kegiatan rapat padat yang tidak bisa di tinggalkan  .


  Arifin s.zakaria / team

Pemakaman Jenazah Warga Desa Tebalo Kec Manyar Kab Gresik

  Gresik,   gresiknews1.com     - Motto Berani Mengungkap Membantu Yang Belum Terungkap.  Pemakaman jenazah Almh Dewi Jusniawati ( 44 tahun ...