PENYULUH PERTANIAN HARUS BERKOMPETEN DAN MILIKI WAWASAN YANG LUAS


GRESIK - Bupati Gresik Dr. H. Sambari Halim Radianto menekankan pentingnya profesionalisme dan tenaga kompeten sebagai pelaksana penyuluh pertanian. Artinya, sebagai penyuluh pertanian harus memiliki wawasan yang luas terkait dengan ilmu pertanian secara luas.


Hal tersebut dikatakan Bupati Sambari saat membuka Diklat Peningkatan Kapasitas Penyuluh Pertanian Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gresik yang diikuti oleh 30 orang dan bertempat di ruang Argo Lengis kantor Bupati Gresik, Senin (30/04/2018).


Dikatakan Bupati, penyuluhan pertanian merupakan bagian dari system pembangunan di bidang pertanian yang mempunyai kedudukan yang strategis, yakni dalam rangka mempertahankan ketahanan pangan di wilayah Kabupaten Gresik.


"Melalui penyuluhan yang dilakukan nantinya mampu dikembangkan dan kemandirian petani dalam mengelola usaha pertaniannya," ujar Bupati Sambari.


Masih menurut Bupati, pentingnya upaya pemerintah bersinergi bersama masyarakat dalam rangka mempertahankan ketahanan pangan yang saat ini kondisinya nampak stabil.


Dari sisi riwayat Pendidikan formalnya, seluruh peserta diklat adalah para lulusan jurusan pertanian. Hal itu dibuktikan dengan pertanyaan yang diajukan Bupati kepada seluruh peserta diklat.


"Sebagai seorang penyuluh pertanian harus memiliki kemampuan dan pengetahuan yang berimbang. Oleh karena itu, yang saya inginkan adalah penyuluh pertanian harus memiliki figure lulusan jurusan pertanian," imbuh Bupati.



ARZ Team

Meski Tak Muda Lagi, Penampilan Penari Siswa Sekolah Perempuan Dikagumi

GRESIK - Melihat penampilan para ibu penari yang sudah tidak muda lagi, Bupati Gresik Dr. Sambari Halim Radianto merasa bangga.


"Ini sesuatu yang berbeda. Biasanya saya melihat tari, para penarinya muda-muda. Tapi kini saya melihat sesuatu yang lain. Penari Zafin, penari remo sepertinya usia mereka sudah diatas 40 tahun." Katanya.


Bupati menyatakan salut dengan semangat dan rasa percaya diri dari para penari. Dia meminta agar para penari ini perlu ditampilkan lagi pada acara-acara Pemda yang lain.


Pernyataan Bupati Sambari ini disampaikan saat memberikan sambutan kala membuka acara Launching 10 Sekolah Perempuan (Sekoper) yang ada di 6 Kecamatan se Kabupaten Gresik sekaligus memperingati Hari Katini yang berlangsung di Ruang Mandala Bakti Praja, Senin (30/4/2018).


Ada 380 para ibu perwakilan sekoper desa yang diundang dari total siswa sekoper sebanyak 1300 perempuan se Kabupaten Gresik. Atas antusias para ibu akan keikutsartaannya pada sekolah sekoper Bupati Sambari berharap agar ada kurikulum yang jelas dan sesuai kebutuhan jaman.


"Jadi perlu ada pengelompokan peserta sesuai latar belakang Pendidikan. Juga ada pengelompokan tingkatan misalnya kelompok I, Kelompok II dan seterusnya. Jadi tidak disamakan sehingga lebih diketahui hasil pembelajarannya" ujarnya.


Terkait Kades yang telah memberikan perhatian dengan mengalokasikan dana untuk operasional sekoper. Bupati meminta kepada Sekda Gresik Djoko Sulistio Hadi yang hadir disitu agar memberi perhatian khusus kepada Kades tersebut.


Sekda Gresik menjelaskan, 10 sekoper yang di launching kali ini yaitu sekoper desa/kelurahan Pulopancikan dan Kramatinggil di Gresik, Desa Dooro dan Dungus di Cerme, Desa Wonorejo dan Kedungsumber di Balongpanggang, Desa Sidomukti dan Kramat di Bungah, desa Gunungteguh di Sangkapura, desa Kepuhlegundi di Tambak.


Sebelumnya pada tahun 2013 dibuka 4 sekoper di Kecamatan Wringinanom Gresik, yaitu sekoper desa Kesambenkulon, Mondoluku, Sooko dan Sumbergede.


"Para Perempuan peserta sekoper ini banyak belajar tentang berorganisaasi dan kepemimpinan perempuan. Pemahaman program perlindungan social dan penanggulangan kemiskinan. Pemahaman tentang pengembangan ekonomi dan kemandirian perempuan, pemahaman tentang pemenuhan hak reproduksi perempuan." Ujar Sekda Kepada Kepala Bagian Humas Suyono.



ARZ Team

Unik Dan Meriah, Fatayat NU Lamongan Peringati Hari Kartini

LAMONGAN - Peringatan hari kartini di Lamongan sangat unik dan meriah, sebuah even yang yang digelar oleh Ibu-ibu pengurus Fatayat NU Cabang Lamongan, menampilkan variasi seni dan gaya tersendiri.

Semarak Jalan santai Aksi Kartini Fatayat yg di gelar oleh PC Fatayat NU Lamongan memang begitu unik dan meriah sekali, Wajah-wajah cantik penuh semangat dari ibu-ibu muda memberi kesan begitu antusiasnya peserta jalan santai yg diikuti sekitar 1500 anggota fatayat dari 20 PAC se-kabupaten Lamongan yg hadir. Sepanjang jalan yang dilewati mulai start hingga finish di halaman kantor PC fatayat NU, ibu-ibu tak henti-hentinya mengalunkan sholawat, menyanyikan lagu-lagu daerah dan nasional juga yel-yel kartini fatayat dan juga demo-demo cantik.

Kehebohan selanjutnya sangat tampak saat tiap kontingen dari masing-masing PAC sampai di finish kemudian melakukan perform. 

Tiap PAC menampilkan kebolehannya dihadapan juri-juri yang terdiri dari mantan ketua fatayat dan tokoh-tokoh fatayat sebelumnya. 

PAC Lamongan yg mendapat apresiasi sebagai peserta Terheboh menampilkan gerak dan lagu dengan kostum penuh warna menyala. Sedang peserta yang luar biasa persiapannya dalam pawai dan perform adalah PAC Brondong. Yang kemudian menjadi peserta Tervaforit.

PAC yang lain juga tak kalah menarik penampilannya mulai dari gerak tari, nyanyi, puisi hingga lawakan disajikan. Salah satu penampilan berbeda di suguhkan oleh PAC Paciran. Dengan santai dan percaya diri Paciran memberikan suguhan yang disesuaikan dengan tema dan isu-isu terkini. Talk show Kartini dengan memerankan tokoh kartini masa kini yaitu ibu khofifah indar parawansa dan mbak puti guntur sukarno.
 
Jalan santai Aksi Kartini Fatayat yg baru pertama kali di gelar di PC Fatayat Nu Lamongan minggu 29 april 2018 kemarin di buka dan diberangkatkan oleh ibu Mahdzumah Fadli (istri Bupati Lamongan). 

Selain itu "Kegiatan ini bertujuan untk menunjukkan Eksistensi Fatayat Lamongan  sekaligus mengingatkan amanah RA Kartini dalam perjuangannya mengangkat emansipasi wanita di lingkungan agar senantiasa diteladani" . Ujar  ketua panitia harlah, umi kholifah S.Ag.

Dalam kesempatan yang sama ketua PC fatayat lamongan, Uma sariyah, MA. juga menyampaikan bahwa kegiatan ini juga memberikan pemahaman kepada masyarakat bahwa fatayat NU Lamongan tetap bergembira bersama guyup rukun bersatu dalam menyongsong pilgub 2018. Jalan santai yang di menangkan PAC Sambeng sebagai peserta terbanyak dan kategori disiplin ini ditutup oleh penampilan pengurus PC diatas panggung dengan tema pemilih cerdas, Pilkada damai.

Ketua umum JCW (Jatim Corruption Watch) Provinsi Jawa Timur, Prof.Dr.Kyai,M.Muzakkin,M.pdi,MH (Gus Zakky), dalam even ini juga turut memberikan apresiasi yang sangat tinggi kepada Seluruh Fatayat NU yang telah mengikuti kegiatan Kartinian, menurutnya," ini even yang luar biasa, patut kita hargai dan suport bersama, semoga dengan acara ini, Fatayat NU bisa tambah guyub rukun, dewasa dalam mengadapi tahun politik ini, karena sebentar lagi jawa timur akan melaksanakan pesta demokrasi yaitu pemilihan gubernur dan wakil gubernur ",tuturnya saat dihubungi awak media di kantor JCW Surabaya (Ahad,29/04/18),

Selain itu, kata Gus Zakky yang juga ketua pusat BPAN-RI (Badan Penyelamat Aset Negara Republik Indonesia) ini, menambahkan pendapatnya, "Sudah saatnya ibu-ibu Fatayat NU jadi pelopor kerukunan bangsa, Fatayat harus bisa jadi garda terdepan, dan perekat persatuan ummat, agar bangsa ini bisa damai, tidak tercerai berai hanya gara-gara kepentingan politik sesaat", tegasnya.

Apapun alasanya, kerukunan dan persatuan harus menjadi nomor satu dinegeri ini, Demikian kata Gus Zakky, yang juga pimpinan Pondok Pesantren khusus Rehabilitasi sakit jiwa, pecandu narkoba, mantan preman, dan anak jalanan, " Dzikrussyifa' Asma'berojomusti" Di Sekanor, Sendangagung, Paciran, Lamongan jawa timur ini dalam mengakhiri pembicaraanya.


SuaraJCWnews/KikiJCW/Partner ARZ Team

Gubernur Harap Dai Daiyah Ikut Terlibat di Bidang Ekonomi

MOJOKERTO - Gubenur Jatim Dr. H. Soekarwo mengharapkan para dai dan daiyah ikut terlibat dalam kegiatan ekonomi. Hal ini penting dilakukan sebagai wujud nyata implementasi konsep syariah dalam keseharian.

"Selain mengajarkan tentang Qur'an dan Sunah, para dai dan daiyah juga bertugas mengenalkan ekonomi syariah agar masyarakat tahu manfaatnya," ujar Pakde Karwo sapaan akrab Gubernur Jatim pada acara Tabligh Akbar dan Orientasi Da'i Lembaga Dakwah Parmusi PW Parmusi Jatim, di Pondok Modern Bustanul Qur'an, Ngoro, Mojokerto, Minggu (29/04).

Dijelaskan, ekonomi syariah merupakan salah satu acara efektif ditengah era liberalisasi saat ini. Liberalisasi menganut prinsip bahwa yang kecil dan tidak efisien akan kalah atau mati kegiatannya.  Oleh sebab itu tugas pemerintah dan para tokoh agama khususnya kyai untuk melindungi yang kalah dari persaingan efisiensi. "Kita mendorong ekonomi bisa dibangun oleh kepercayaan lewat ekonomi syariah murni, dengan demikian diharapkan masyarakat akan bisa beralih dari bank thithil," harap Pakde Karwo

Pemprov Jatim, lanjutnya, sangat serius dalam pengembangan ekonomi syariah murni yakni dengan sistem mudarobah, hasil bagi murni, tidak flat sebagaimana dilakukan sebagian bank syariah. "Saya juga mengajak para kyai untuk membentuk lembaga keuangan wakaf syariah bekerjama dengan Pemprov dan OJK," imbuhnya.

Dai dan Santri Adalah Agen Perubahan

Menurut Pakde Karwo, seorang dai dan santri merupakan agen perubahan terhadap perubahan yang lebih baik. Karenanya, diklat dan pelatihan-pelatihan harus sering dilakukan, agar contoh yang diberikan kepada masyarakat baik dan tepat. Selain itu, cara penyampaian dakwah sesuai budayanya menjadi penting agar ajaran Qur'an dan sunah bisa diterima dengan baik. 

Dicontohkan, di daerah Kudus sampai sekarang tidak pernah dilakukan penyembelihan kerbau untuk menghormati budaya dan terbukti Islam bisa berkembang dan diterima oleh masyarakatnya. Apalagi, budaya di Jatim sangat beragam mulai budaya mataraman, Maduran, Pandalungan, dan Arek. Oleh sebab itu, setiap santri atau dai dalam berdakwah harus mengetahui budayanya terlebih dahulu. "Indonesia saat ini masih butuh contoh untuk melakukan hal baik. Dengan pendekatan budaya inilah maka ajaran baik akan cepat diterima masyarakat," 

Pakde Karwo menyampaikan, bahwa ada sosok pembela Islam bernama Karen armstrong yang menceritakan tentang kehidupan Islam di Timur dan Indonesia. Menurutnya, masuknya ajaran Islam di Timur Tengah tidak melalui budaya, sedangkan di Indonesia lewat pendekatan budaya dan perdagangan. "Lewat pendekatan budaya inilah maka masuknya Islam di Indonesia nyaris tanpa konflik, dan ini membuktikan bahwa ajaran Islam merupakan rahmatan lil alamin," pungkasnya.

Sementara itu, Ketua PW Persaudaraan Muslimin Indonesia/Parmusi Muhammad Mirdasy mengatakan, kegiatan diklat yang diselenggarakan Parmusi ini difokuskan pada kegiatan dakwah yang bisa selalu menyapa, menata, dan membela umat.  Parmusi sendiri,  saat ini sudah  tersebar di 16 kab/kota di Jatim. "Terimakasih atas dukungan Bapak Gubernur untuk menyemangati agar mengaji dan dakwah yang kami lakukan bisa terus berjalan," tukasnya.


ARZ Team

Gresik Punya Taman Teknologi Pertanian Plus Seluas 10 Hektar


GRESIK - Setelah mengelilingi keberadaan Taman Teknologi pertanian, Bupati Gresik Dr. Sambari Halim Radianto menyatakan bangga.


"Dengan keadaan seperti yang sekarang ini, saya sudah sangat senang dan bangga" ujarnya saat meresmikan Kantor Taman Teknologi Pertanian (TTP) Plus yang terletak di Desa Sukodono Panceng, Sabtu (28/4/2018).


Memang, TTP seluas 10 hektar ini masih belum selesai seluruhnya. Namun diperkirakan pada Bulan Juli 2018 seluruh bangunan TTP ini sudah selesai. Direncanakan pada Bulan Juli 2018 seluruh bangunan TTP ini akan diserah terimakan dari Pemerintah Pusat (Kementerian Pertanian) kepada Pemerintah Kabupaten Gresik.


Pada kesempatan ini, Bupati menyampaikan terima kasih kepada PT Polowijo Gosari yang telah menyumbangkan lahan seluas 50 hektar.


Lahan seluas 50 hektar sumbangan H. Arifin pemilik PT Polowijo tersebut. Yang 10 hektar dipakai untuk proyek TTP sedangkan yang 40 hekter tetap digunakan sebagai waduk.


"Kedepan Kawasan ini menjadi Kawasan wisata Agro, wisata air dan wisata edukasi. Kawasan ini akan terkoneksi dengan kawasan sekitar untuk menjadi Kawasan wisata masa depan ada wisata bahari di Desa Ngimboh, wisata air tawar Banyubiru dan wisata Pantai Delegan" tandas Sambari dihadapan para undangan yang terdiri dari Kepala OPD, Kelompok tani serta dari Kementerian Pertanian.


Saat berkeliling, Bupati sempat melihat pengembangan sapi jenis unggul yang sudah dipelihara ditempat tersebut. Dari 54 ekor sapi yang dipelihara awal sejak beberapa saat lalu. Kini sudah menjadi 71 ekor dengan rincian indukan 47 ekor, pejantan 4 ekor, sapi anakan (pedet) 20 ekor. Dan ada sapi yang hamil sebanyak 25 ekor.


Kepala Dinas Pertanian Agus Joko Waluyo menyatakan bahwa pengembangan sapi di TTP ini bukan bersifat keuntungan semata, namun untuk pengembangan pengadaan sapi unggul di Gresik.


"Namun kedepan sesuai arahan Bupati, akan diarahkan untuk keuntungan dengan mencatan berat awal, waktu pengembangan dan biaya pemeliharaan. Tentu akan dihitung lebih detil" katanya.


Ditempat itu juga ada pengolahan pasca panen. Misalnya ada pembuatan makanan ternak dari bungkil jagung, jajanan yang berbahan dasar jagung, es krim dari jagung serta pembuatan dodol manga. Seperti yang disampaikan oleh kepala Balai Pengkajian Teknologi Pertanian (BPTP) Jawa Timur, Dr. Ir. Chendy Tafa Kresnanto, MP.  


"Semua Pengolahan pasca panen dari hasil di TTP ini akan kami adakan, karena kami punya ahli dalam bidang itu." katanya. Chendy yang juga mewakili dari pihak Kementerian Pertanian juga berjanji akan menyelesaikan semua TTP ini dan bisa segera diserah terimakan pada Juli 2018. 



ARZ Team

SELURUH PEJABAT PEMKAB GRESIK DI BERI STRESSING PENCEGAHAN PUNGLI


GRESIK - Pemerintah Kabupaten Gresik melalui Inspektorat Kabupaten Gresik menggelar kegiatan Sosialisasi Unit Pemberantasan Pungutan Liar (UPP), Sabtu (27/04/2018).


Hadir dalam kegiatan tersebut Bupati Gresik Dr. H. Sambari Halim Radianto, Wakil Bupati Dr. H. Moh. Qosim, Sekdakab Gresik Drs. Kng. Djoko Sulistio Hadi serta seluruh kepala OPD di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gresik.


Selain itu, sebagai narasumber dalam kegiatan tersebut Pemkab Gresik mengundang AKBP. Dwi Savitri selaku Sekretaris Unit Pemberantasan Pungutan Liar Provinsi Jawa Timur.


Dalam sambutannya, Bupati Gresik menyampaikan bahwa sebagai tindak lanjut berdasarkan Peraturan Presiden Nomor 87 tentang Satuan Tugas Sapu Bersih Pungutan Liar (Saber Pungli), pihaknya telah membentuk tim Saber Pungli beberapa waktu yang lalu.


"Tim Saber Pungli yang telah kami bentuk beberapa waktu yang lalu merupakan salah satu kebijakan pemerintah dalam melaksanakam reformasi di bidang hukum, serta sebagai upaya menciptakan pemerintahan yang bersih, jujur dan adil guna mewujudkangood goverment di lingkungan Pemkab Gresik.


Bupati mengaku, ia bersama dengan Wakil Bupati selalu memberi contoh positif dalam upaya pencegahan terhadap pungutan liar, terutama dalam hal pelayanan kepada masyarakat dan dalam penyelenggaraan pemerintahan.


"Salah satu upaya yang dilakukan Pemkab Gresik adalah dengan dilaksanakan sosialisasi ini agar dapat memberikan kesadaran yang tinggi terhadap aparatur pemerintah untuk selalu berlaku jujur dalam bekerja serta berpedoman pada aturan yang berlaku.


Disisi lain, Wakil Bupati Dr. H. Moh. Qosim juga mengatakan bahwa bagian terpenting sebagai Aparatur Sipil Negara (ASN) menjalankan tugas kewajibannya dan tidak bermain-main dengan yang namanya pungutan liar.


Sementara itu, AKBP. Dwi Savitri menyampaikan, sejak tahun 2016 hingga 2018 Tim Saber Pungli berupaya melakukan pencegahan pungutan liar terkait bentuk pelayanan publik yang bisa membuka ruang pungutan liar yang ada di wilayah Pemerintahan.


"Selama dua tahun terakhir, kami telah melakukan pencegahan sebanyak 232 kali pencegahan. Dan upaya yang dirasa ampuh untuk dilakukan dalam upaya pencegahan terhadap terjadinya pungutan liar adalah dengan diadakannya sosialisasi seperti ini," ujar Sekretaris UPP Provinsi Jawa Timur.


Ia melanjutkan, Pemerintah Daerah harus berperan aktif dalam rangka memberikan kesadaran bagi setiap OPD dalam penyelenggaraan pemerintahan terutama dalam hal pelayanan publik agar tidak melakukan tindakan pungli tersebut. "Pada tahun 2016 hingga 2018, sudah ada 110 Operasi Tangkap Tangan (OTT) yang terjadi di Jawa Timur. Dan jangan sampai di Gresik terjadi hal-hal seperti yang kami sebutkan barusan," imbuhnya.


Selanjutnya, AKBP. Dwi Savitri juga mengatakan dengan sinergitas pemerintah daerah dengan tim saber pungli di masing-masing daerah, dapat merubah pola pikir bahwa tindakan pungli meurpakan tindakan yang melanggar hukum serta berdampak buruk pada instansi yang bersangkutan.



ARZ Team

Kecamatan Sangkapura Pulau Bawean Raih Piala Gubernur Jawa Timur

GRESIK - Senyum kebanggaan terkembang diwajah Abdul Adhim ketika Kecamatan Sangkapura Bawean Kabupaten Gresik disebut sebagai juara II lomba Sinergitas Pemerintahan tingkat Propinsi Jawa Timur tahun 2017.


Abdul Adhim yang didampingi Bupati Gresik Dr. Sambari Halim Radianto menerima piala dan piagam dari Gubernur Jawa Timur, Sukarwo saat upacara Peringatan Hari Otonomi Daerah Pemerintah Provinsi Jawa Timur yang berlangsung pada Jum'at (27/4/2018) di Halaman Kantor Gubernur Jalan Pahlawan Surabaya.


Sebelumnya Camat Sangkapura juga telah dinobatkan sebagai Juara I dalam lomba Sinergitas Kinerja Kecamatan se Kabupaten Gresik tahun 2017.


Apa saja yang sudah dilakukan oleh Abdul Adhim (57) yang menjabat Kecamatan Sangkapura tersebut. Dia mengatakan, hanya melaksanakan tugas yang diperintah Bupati dan Wakil Bupati Gresik.


"Prestasi yang kami raih ini tak lepas dari Pembinaan yang terus menerus oleh Pemerintah Kabupaten Gresik. Saya hanya melaksanakan perintah Bupati dan Wakil Bupati sesuai undang-undang dan peraturan yang berlaku" ungkapnya pendek dan merendah.


Namun apa yang menyebabkan kepemimpinan Abdul Adhim ini sukses. Kepala Bagian Humas dan Protokol Suyono mengatakan, dibawah kepemimpinan Abdul Adhim. Kecamatan yang berada di kepulauan Bawean ini maju pesat dibanding Kecamatan yang ada di wilayah Gresik Daratan.


"Dengan segala keterbatasan karena terletak pada jarak 80 mil dari wilayah daratan Gresik, namun Kecamatan Sangkapura di Pulau Bawean sudah melaksanakan pelayanan masyarakat satu pintu. Sistim Keuangan Desa (Siskeudes) sudah tersambung online ke kecamatan. Selain itu, banyak sekali terobosan yang dibuat" papar Suyono.


Sesuai informasi Kepala Bagian Pemerintahan Yusuf Ansori kepada Humas, dibidang sosial kemasyarakatan Abdul Adhim banyak melakukan terobosan. Dia adalah sosok camat yang peduli rakyat miskin.


Dia sering melakukan blusukan ke rumah-rumah warga miskin yang ada di desa seperti yang pernah dilakukan oleh Bupati dan wakil Bupati Gresik. Dari blusukan tersebut, dia tau persis keluhan warga dan peta masyarakat gakin di wilayahnya.


"Bahkan dia sering mengirim warga gakin yang sakit ke rumah sakit dengan biaya yang dia kumpulkan dari warga bawean yang mampu. Bahkan dia mengaku pernah menghasilkan 50 juta dari dana yang dikumpulkan dari warga yang berada di luar Bawean untuk biaya operasi salah seorang pasien gakin" kata Suyono.


Dibidang pariwisata dan lingkungan, Abdul Adhim terbilang sebagai pelopor. Dia sukses mengembangkan mangrove seluas 63 hektar di Desa Daun Sangkapura. Perlindungan trumbu karang dan pengembangan pulau Noko.


Serta yang terbaru, Abdul Adhim sukses merenovasi pemandian peninggalan Pemerintah Belanda di desa Kebuntelukdalam yang mangkrak menjadi Pemandian yang layak dikunjungi wisatawan saat ini.


Bupati Gresik Sambari Halim Radianto menyatakan bangga atas prestasi yang diraih camat Sangkapura. "Saya bangga karena Kecamatan Sangkapura berhasil menyisihkan ratusan kecamatan di Jawa Timur. Ini prestasi yang luar biasa mengingat dia menjadi runer up diantara 664 Kecamatan se Jawa Timur." Katanya.



ARZ Team

LOMBA KREASI MASAKAN BERBASIS IKAN TAHUN 2018

GRESIK - Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Gresik menggelar lomba kreasi masakan berbasis ikan bersama Tim Penggerak (TP) PKK Gresik. Dengan basis ikan Nila, diharapkan menu-menu nantinya menghasilkan inovasi yang dapat dipromosikan. Ratusan jenis menu masakan dilombakan di ruang Putri Mijil Pendopo Kabupaten Gresik, Jumat 27/4/2018.

Merupakan agenda tahunan untuk lomba kreasi masak ikan ini untuk program Gemar ikan, agar netral juri pun diambil dari luar. Tidak hanya lezat, kandungan gizi yang ada dalam olahan ikan juga harus diprioritaskan. Disisi lain, agar dapat meningkatkan konsumsi ikan terus naik per tahunnya. 

Wakil Ketua TP PKK Kabupaten Gresik Hj Zumrotus Solichah Qosim mengaku lomba ini sangat berguna. Dimana saat ini banyak anak-anak yang enggan mengkonsumsi ikan, dengan menu ini diharapkan mereka menyukainya. "Sangat berguna untuk pembentukan otak anak di masa pertumbuhan dan menjadi makanan pengganti selain lauk daging, telor atau ayam," paparnya.

Kesempatan yang sama, Langu Piningara selaku Kepala Dinas Perikanan Gresik mengatakan lomba digelar tiap tahunnya. Lomba ini bertujuan untuk menghasilkan inovasi menu makanan ikan, mempromosikan masakan ikan kepada masyarakat. Sekaligus mendukung upaya Gerakan Memasyarakatkan Makan Ikan (Gemarikan) dan mendukung tumbuh dan berkembangnya ekonomi kreatif.

"Lomba juga upaya meningkatkan jumlah konsumsi ikan di masyarakat, target pada 2018 ini sebesar 39,50 kg perkapita per tahun. Tahun sebelumnya 33,50 kg perkapita pertahun. Kenaikan ini diharapkan bisa mendekati target Nasional sebesar 47 kg perkapita pertahun. Sementara juara lomba akan kami kirim ke tingkat Propinsi mewakili Gresik," pungkas Langu Piningara.

Diketahui, ikan Nila menjadi bahan dasar pada lomba ini karena keberadaannya mudah didapat. Sekaligus terusan program pembinaan tambak buatan air tawar yang tengah dikembangkan Dinas Kelautan dan Perikanan Gresik. Untuk juara 1 disabet TP PKK kecamatan Menganti, Juara 2 TP PKK Panceng dan juara 3 TP PKK Wringinanom serta dua juara harapan lainnya.


Arifin s.z

AKBP WAHYU SRI BINTORO GELAR PASUKAN OPERASI PATUH SEMERU TAHUN 2018

GRESIK - Kamis ( 26/4/18 ) Dalam rangka gelar pasukan operasi patuh Semeru tahun 2018 Kapolres Gresik AKBP Wahyu Sri Bintoro membagikan helm bagi pengguna jalan yang sudah taat aturan. Helm gratis diberikan pada pengendara yang helmnya dalam keadaan rusak atau kurang bagus.

Aksi nyata ini ditunjukkan sebagai wujud kepedulian anggota Polres Gresik kepada masyarakat bahwa keselamatan adalah nomor satu. Tidak hanya helm yang dibagikan Kapolres Gresik dan juga anggota Satlantas Polres Gresik, juga membagikan kaos dengan logo traffic safety everywhere.

Logo yang dapat di scan menggunakan aplikasi care untuk melihat video testimoni korban Laka Lantas. Tidak hanya itu kaos tersebut juga dilengkapi dengan logo dilarang parkir dan ketika di scan oleh pengguna bisa digunakan untuk bermain game.

Pembagian brosur juga tidak kalah dikaitkan dalam acara tersebut, brosur operasi patuh Semeru 2018 ini disosialisasikan kepada seluruh pengguna jalan. Agar supaya mereka tahu bahwa operasi akan dimulai pada tanggal 26 April dan berakhir pada tanggal 9 Mei 2018.

"Tetap jaga keselamatan di manapun Anda berada dan lengkapi peralatan diri anda ketika berkendara (keep safety everywhere)," imbau Kapolres Gresik, Kamis 26/4/2018.

Kapolres Gresik juga melakukan peninjauan ini dilakukan mulai dari one gate system milik Satlantas Polres Gresik. Diketahui Satlantas Polres Gresik telah memberikan fasilitas tersendiri untuk para pemohon SIM Difabel.  

"Ada dua kursi roda yang sudah diletakkan di pintu depan Satlantas Polres Gresik untuk membantu pergerakan para pemohon SIM yang Difabel," terang Kasat Lantas Polres Gresik, AKP Wikha Ardilesanto yang menemani Kapolres Gresik.

Kapolres Gresik juga meninjau teknologi Augmented Reality milik Satlantas Polres Gresik dengan mendownload aplikasi Care di App Store atau di Google Play. Kapolres Gresik mengajak seluruh pemohon SIM untuk mendownload aplikasi tersebut dan melakukan scanning terhadap ID card yang telah diambil di pos one gate system.

Diketahui, ruang pojok baca yang berisi berbagai macam buku dan literatur tersedia, ini memanjakan para pemohon SIM tidak akan merasa jenuh. Sebab banyak sekali fasilitas yang disuguhkan untuk menemani waktu luang antrian para pemohon SIM. Satlantas Polres Gresik juga memberikan fasilitas bermain bagi anak-anak dan photo booth yang sudah disediakan di ruang pelayanan SIM


ARZ Team

Gresik Raih Tiga Bintang Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah


GRESIK - Bupati Gresik Dr. Sambari Halim Radianto menerima penghargaan sebagai Kabupaten yang prestasi kinerja dengan status sangat tinggi dan mendapat predikat bintang tiga dalam penyelenggaraan pemerintahan daerah.   


Penghargaan tersebut diberikan oleh Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo pada Malam Apresiasi Kinerja Penyelenggaraan Pemerintah Daerah dalam rangka Hari Otoda ke-22 di The Sultan Hotel Jakarta, Jalan Gatot Subroto, Jakarta Pusat, Rabu malam kemarin.


Usai menerima penghargaan, pada Kamis pagi (26/4/2018) di Jakarta, Bupati Sambari melalui Kepala Bagian Humas dan protokol Suyono yang ikut mendampingi menuturkan, seperti yang disampaikan Menteri Dalam Negeri. Tema Otonomi Daerah ke-22 ini merupakan tujuan dari reformasi yang sudah berjalan.


"Saya berterima kasih kepada semua jajaran Pemerintah Kabupaten Gresik atas kinerjanya selama ini. Kepada masyarakat Gresik yang telah berdoa dan mendukung kami sampaikan banyak terima kasih. Mudah-mudahan penghargaan ini menjadi semangat bagi kami untuk terus bisa meningkatkan kinerja kearah yang lebih baik" kata Sambari.


Bupati Sambari juga menyatakan bahwa pihaknya beserta jajarannya akan terus berupaya dan terus berupaya. Bekerja keras untuk mewujudkan pemerintahan yang bersih dan demokratis menuju kesejahteraan masyarakat.


Sementara kepala Bagian Humas dan Protokol Suyono menyatakan rasa syukur atas penghargaan penyelenggaraan pemerintahan daerah yang diterima Pemerintah Kabupaten Gresik.


"Alhamdulillah, Gresik meraih bintang tiga dengan nilai 3,4728. Kabupaten Gresik berada di peringkat 14 dari 514 Kabupaten/kota se Indonesia. Mudah mudahan tahun depan Kabupaten Gresik bisa memperbaiki peringkat. Kalau mungkin bisa masuk 3 besar," harapnya.



ARZ Team

OPERASI PATUH DI SELURUH WILAYAH NKRI

Infojatim.com - Operasi patuh  yang dilaksanakan mulai tanggal 26 April s/d 9 Mei 2018 akan di laksanakan "OPERASI PATUH" di seluruh indonesia. Apabila berkendara untuk dapat melengkapi kendaraanya membawa surat-surat kendaraan seperti Stnk, Sim dll, mentaati peraturan lalu lintas. 

Jangan lupa pakai helm SNI, gunakan sabuk pengaman, perhatikan batas kecepatan, jangan mengemudi dalam keadaan mabuk, jangan menggunakan HP saat berkendara, dan cegah anak dibawah umur untuk mengendarai kendaraan, jangan melawan arus / rambu-rambu yang telah ditentukan.

Taatilah peraturan lalu lintas dengan begitu Stop pelanggaran, Stop kecelakaan, Keselamatan untuk Kemanusiaan.  


Mabes Polri / ARZ Team 

Kecamatan Sangkapura Bawean Juara I se Gresik dan Juara II Se Jatim


GRESIK - Setelah ditetapkan sebagai Juara II lomba Sinergitas tingkat Propinsi Jawa Timur. Kecamatan Sangkapura, Bawean Gresik juga meraih Juara I dalam lomba Sinergitas Kinerja Kecamatan se Kabupaten Gresik tahun 2017. Disusul Kecamatan Gresik sebagai juara II dan Kecamatan Duduksampeyan sebagai juara III.


Hadiah dan Tropy diserahterimakan oleh Wakil Bupati Gresik Dr. Mohammad Qosim usai menjadi Inspektur Upacara Hari Otonomi Daerah (Otoda) XXII yang dilaksanakan di Halaman Kantor Bupati Gresik, Rabu (25/4/2018).


Usai menerima hadiah, Camat Sangkapura Abdul Adhim mengatakan prestasi yang diraih ini tak lepas dari Pembinaan yang terus menerus dilakukan oleh Pemerintah Kabupaten Gresik.


Selain itu menurut Abdul Adhim, Kunjungan Pemkab Gresik ke Kecamatan Sangkapura khususnya kunjungan Bupati, Wakil Bupati serta Sekda Gresik bahkan kunjungan para Kepala OPD memberikan andil besar terhadap prestasi Kecamatan Sangkapura.


"Berkali-kali kami mengikuti pembinaan. Dari hasil pembinaan tersebut kami aplikasikan pada pelayanan masyarakat di tingkat kecamatan. Saat ini semua pelayanan masyarakat pada kantor kecamatan dilayani pada satu pintu. Masyarakat tidak usah repot dari meja/ruangan satu ke meja/ruangan yang lain." Katanya.


Pada Upacara Peringatan Hari Otoda XXII dihadiri oleh segenap Muspida, Kepala OPD serta ASN sebagai peserta Upacara. Wabup Qosim bertindak selaku Inspektur Upacara membacakan Amanat Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo. Peringatan Otoda tahun 2018 ini mengambil tema Mewujudkan Nawa Cita melalui penyelenggaraan Otonomi daerah yang bersih dan demokratis. 


Kepala Bagian Humas dan Protokol Suyono mengatakan, prestasi Kecamatan Sangkapura yang meraih juara II tingkat Propinsi Jawa Timur ini memang patut dibanggakan. Penetapan juara ini berdasarkan keputusan Gubernur Jawa Timur Nomer 188/715/KPTS/013/2017.


"Tropy dan hadiah pemenang juara tingkat propinsi akan diserahkan pada 27 April di Kantor Gubernur Jawa Timur. Berarti Kecamatan Sangkapura yang letaknya ada di Kepulauan Bawean ini berhasil menyisihkan ratusan kecamatan di Jawa Timur. Kita tahun jumlah Kecamatan di Jawa Timur ada 664 Kecamatan." tandas Suyono.



ARZ Team

DUTA PEMUDA GRESIK AKAN KENALKAN BUDAYA GRESIK DI INDIA


GRESIK - Robi'ul Adawiyah (20) mahasiswi Fakultas Hukum Universitas Gajah Mada (UGM) asal kota Gresik akan mewakili Jawa Timur sebagai duta pemuda dalam Pertukaran Pemuda Antar Negara (PPAN) 2018.


Rencananya, ia bersama 24 orang perwakilan dari Provinsi Se Indonesia akan berangkat ke India pecan depan.


PPAN merupakan program pertukaran dari Kementerian Pemuda dan Olahraga RI. Program ini adalah program pertukaran pemuda dengan menghimpun para pemuda dari seluruh provinsi untuk dikirim ke berbagai negara yang telah menjalin kerja sama dengan pemerintah Indonesia.


Dengan didampingi Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Jairuddin, mahasiswi tersebut mendatangi kantor Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gresik untuk bertemu dengan pejabat disana. Beruntung, ia ditemui langsung oleh Wakil Bupati Gresik Dr. H. Moh. Qosim di ruang kerjanya, Rabu (25/04/2018).


Jaeruddin menjelaskan, bahwa Hilda sapaan akrab mahasiswi tersebut telah mengikuti seleksi dan pelatihan di tingkat Provinsi untuk selanjutnya bersama dengan pemuda dari provinsi lain mmebawa nama harum Indonesia dan Jawa Timur, khususnya Kabupaten Gresik di India.


"Kami merasa bangga karena Kabupaten Gresik mempunyai sosok pemuda yang bisa membawa nama baik Kabupaten Gresik khususnya dan Indonesia pada umumnya di kancah Internasional," ujar Jaeruddin.


Sementara itu, Wabup Qosim mengaku senang dengan adanya kegiatan pertukaran pemuda antar negara ini. Ia menyambut baik keberangkatan Hilda mewakili Provinsi Jawa Timur untuk memperkenalkan budaya Gresik di tingkat Internasional.


Wabup berpesan, sebelum berangkat ke India, agar Hilda memperluas wawasannya terkait dengan budaya lokal asli Gresik agar lebih meyakinkan dalam memperkenalkan budaya Gresik di India.


"Kami yakin warga masyarakat di India pasti tertarik dengan kebudayaan asal Gresik seperti misanya tarian lokal. Dan kami yakin, Hilda mampu memperkenalkan kepada Pemerintah dan warga yang ada di sana," kata Wabup.


Hilda mengatakan bahwa proram ini dibuat sebagai bentuk kerja smaa bilateral dan pembentukan soft-diplomasi negara melalui para pemuda yang diharapkan menjadi generasi bangsa. 



ARZ Team

Polsek Duduksampeyan Jaring Oknum Perangkat Desa Terciduk Narkoba

GRESIK - Jajaran Kepolisian Sektor (Polsek) Duduksampeyan Polres Gresik pada hari Selasa tanggal 24 April 2018 pukul 09.30 wib berhasil mengamankan pelaku tindak penyalahgunaan narkotika golongan I jenis shabu.

Kapolsek Duduksampeyan Polres Gresik AKP Darsuki, S.H kepada media ini menerangkan bahwa perangkat desa telah diamankan setelah dilakukan penyelidikan oleh satuan Reskrim Polsek Duduksampeyan dengan adanya informasi yang diterima SPKT Polsek Duduksampeyan Polres Gresik.

Pelaku diketahui bernama AK (44) warga Desa Beru Kecamatan Sarirejo Kabupaten Lamongan. Pelaku sehari-hari merupakan perangkat desa Beru, Lamongan. "pelaku ditangkap didalam kamar rumah sendiri Perum Jati Permai Kecamatan Benjeng Kabupaten Gresik" terang Kapolsek.

Lebih lanjut Kapolsek juga mengatakan bahwa oknum perangkat desa tersebut oleh anggota diamankan di Polsek Duduksampeyan bersama barang bukti berupa satu buah pipet berisi shabu (sisa shabu yang telah digunakan), alat penghisap shabu dan rokok serta korek api. 

Selanjutnya pelaku akan dilakukan penyidikan dengan dijerat Pasal Pasal 112 UU Nomor 35 tahun 2009 tentang Narkotika dengan pidana penjara paling singkat 4 (empat) tahun.


ARZ Team

Ribuan Pengunjung Saksikan Karnaval Peringatan Hari Kartini Di Siman Raya

LAMONGAN - Peringatan hari Kartini di negeri ini setiap tahunya memang di adakan dengan bermacam-macam model dan cara, ada yang sekedar tumpengan kirim do'a, ada yang renungan malam, ada yang ziarah ketempat makam beliau, ada yang mengisi dengan lomba, ada yang mengadakan pengajian, dan ada pula yang karnafal, seperti yang diselenggarakan oleh Gugus Paud lll kecamatan Solokuro Lamongan ini, yang tadi siang lokasinya berada di Dusun Siman Raya, desa Dadapan, Solokuro Lamongan, Jawa timur, kirap tersebut di ikuti sebanyak 12 lembaga, mulai dari Muslimat, AbA, Darma wanita, dan SPS, dengan rincian sebagai berikut : 
Siswa sebanyak 585, Ibu 585, Guru 73, jadi jumlah keseluruhan : 1243 peserta.

Dengan di promotori oleh  Bpk.Mulam sebagai ketua panitia pelaksana, dibantu dengan kawan-kawan panitia lainya dari warga setempat.

Karnafal berjalan lancar tanpa ada kendala, sebab rute dan keamananya sudah dipersiapkan secara matang sejauh hari, mulai dari start hingga finis, semua peserta dikawal oleh pasukan bloreng Banser, TNI/Polri, dan relawan setempat yang memangku wilayah.

Adapun untuk mendukug Kemeriahan tersebut, panitia sengaja menghadirkan grup musik Tengklek, beberapa grup Drum band dari pondok Kranji dan Banjarwati untuk menambah hasanah mewarnai barisan kirap Kartini agar cantik dan indah dipandang mata.

karnafal dimulai jam 1.00 (satu siang), dan berakhir jam 5.00 (lima sore), alhamdulillah semua berjalan sesuai rencana, walaupun disana sini masih ada kekurangan, itu hal yang wajar sebagai manusia,
pengunjung sangat simpatik dan rata-rata acungi jempol dan luar biasa buat Siman Raya.

Karnafal tadi, ternyata punya dampak perekonomian bagi masyarakat setempat dan sekitarnya, karena bisa meningkatkan taraf hidup, contohnya jualan es laku, jualan pentol laku, jual gorengan laku, mainan laku, dan lain lain.

Salah satu pengunjung dari Dadapan, bernama Evi Marliana Susanti (nama samaran), ia mengatakan "Acara ini benar-benar bagus, saya kesini rombongan, sangat puas sekali, andaikan tiap tahun diadakan lagi seperti ini, saya usahakan hadir lagi, semoga tahun depan tambah meriah" pesanya.

Ketua Gugus paud lll kecamatan Solokuro Lamongan, Ibu Imronah,S.Ag, Wanita kelahiran asli desa Dadapan ini, mengharapkan "Dengan diadakanya peringatan hari Kartini ini, semoga ibu-ibu bisa memberikan bimbingan kepada anak-anaknya yang lebih baik, agar nanti bisa menjadi anak yang pintar, cerdas, berakhlaqul karimah, berwawasan kebangsaan, punya nilai agama yang luhur seperti yang dicita-citakan oleh ibu kita Kartini tercinta" Ungkapnya (Selasa 24/04/18).

Turut hadir Bpk Camat beserta staf dan kepala-kepala dinas lainya. Acara di buka oleh Bpk,Camat Solokuro, Anton Sujarwo,S.pd,MM. Dalam sambutanya beliau mengharapkan "semoga acara ini sukses, dan kedepan agar tidak hanya diadakan disekolah-sekolah saja, tapi di luar sekolahpun agar dikampanyakan supaya turut memperingati hari Kartini yang diadakan seperti hari ini" tuturnya.

Ketua Umum JCW (Jatim Corruption Watch) Lembaga Pemantau Korupsi Provinsi Jawa timur, Prof.Dr.Kyai,M.Muzakkin,M.pdi,MH (Gus Zakky), Juga turut memberikan apresiasi yang sangat dalam, menurutnya "Mengadakan peringatan hari Kartini itu, apapun bentuk,cara, dan modelnya, adalah sah-sah saja, yang penting positif tidak melanggar norma agama dan kesusilaan, dalam rangka memberikan motivasi pada masyarakat akan pentingnya sebuah pendidikan, agar bisa meneruskan cita-cita luhur ibu kita Kartini Pahlawan indonesia sejati" ucapnya saat ditemui awak media tadi sore di kantor JCW Surabaya,(Selasa/24/04/18).

Selain itu, kata Gus Zakky, yang juga Ketua pusat BPAN RI (Badan Penyelamat Aset Negara Republik Indonesia) yang berkantor di Jakarta ini menambahkan "Wanita sekarang sudah saatnya bangkit dari keterpurukan, harus mampu mengisi di berbagai lini perjuangan, baik di instansi pemerintah maupun swasta dll, dulu ada istilah wanita itu pekerjaanya hanya dapur, sumur, dan kasur, istilah itu sekarang harus di basmi, karena disamping tidak mendidik, itu adalah warisan dari kolonial penjajah," Paparnya dengan tegas dan mannntab.

Jadi apapun model peringatan hari Kartini, sepanjang bernilai keteladanan, patut kita beri apresiasi bersama, agar "habis gelap terbitlah terang". 

Demikian kata Gus Zakky (pria 49 th) yang juga pengasuh pondok pesantren Rehabilitasi sakit jiwa, pecandu narkoba, mantan preman, dan anak jalanan, "Dzikrussyifa' Asma'berojomusti", di Kampung Sekanor, desa Sendangagung, Kecamatan Paciran, Kabupaten Lamongan, jawa timur ini dalam mengakhiri pembicaraanya.


SuaraJCWnews/KikiJCW/Partner ARZ Team

Tewas Terjepit Badan Kapal Tongkang

GRESIK - Pada hari Selasa tanggal 24 April 2018 sekira pukul 15.30wib di pelabuhan umum Gresik tepatnya di Kapal tongkang jaya negara 8 telah terjadi orang meninggal dunia karena laka kerja, dengan korban Sdr. MUSTOFA, 50 Th, laki-laki, islam, alamat Jl. Kalimas Surabaya.

Saksi-saksi dalam laka kerja itu adalah 1.Sdr. IWAN, laki laki, islam, alamat Ds. blandongan, Kec. Kab. Gresik.
2. Sdr. MAHYUDIN ROJA' , laki-laki, islam, alamat Babak Bawo Kec. Dukun Kab. Gresik.
3. Sdr. HUSEN, laki-laki, islam.
4. Sdr. SAKUR, laki-laki, islam.
5. Sdr. IWAN, laki-laki, islam

Saat Kapal Tongkang Jaya Negara 8 sedang bersandar di pelabuhan umum Gresik karena mengalami kebocoran lambung kapal tongkang, selanjutnya sdr.RIDO' sebagai agen kapal tongkang jaya negara 8 memberi pekerjaan pengelasan  kepada satu tim terdiri dari 5 orang bernama udin, iwan, mustofa, husen,dan sakur. Kelima orang tersebut melakukan pengelasan Dek kapal yang bocor.

Korban (sdr.Mustofa) turun kebawah kapal untuk mengecek letak kebocoran dengan menggunakan alat penyelam tradisional, selanjutnya ditunggu sama rekan yang diatas selama satu jam tidak keluar,  kemudian di cek sama rekannya sdr.Iwan kedalam air dan di bawah kapal sudah mendapat posisi korban sudah terjepit badan kapal dan sudah meninggal dunia, dan segera dilakukan upaya evakuasi terhadap korban. 

Tidak lama setelah mendapat laporan kejadian itu, anggota Polsek Kawasan Pelabuhan Gresik segera mendatangi TKP dan melakukan olah TKP dengan mendata para saksi sesuai tugas kepolisian, selanjutnya korban di bawah ke RS. Ibnu Sina Gresik.

Dari kejadian itu diamankan beberapa barang bukti, 1 kompresor oksigen, 1 elpigi 3 Kg, 1 tas korban.


Arifin SZ Team

BUPATI HADIRI PEMASANGAN PLANG RENCANA PEMBANGUNAN KANTOR MAPOLRES GRESIK


GRESIK - Proses pembangunan kantor Polres Gresik yang berlokasi di Jalan Wahidin Sudirohusodo akan segera terlaksana tahun depan. Artinya, setelah pembangunan gedung yang baru, kantor Polres Gresik yang kini berlokasi di jalan Basuki Rahmat Gresik akan memboyong seluruh aktifitasnya di gedung yang baru.


Seluruh pelayanan masyarakat yang melekat di kantor lama, rencananya akan berpindah ke kantor yang baru.


Rencana pembangunan tersebut ditandai dengan pemasangan Plang yang bertuliskan 'Mohon Doa Restu Disini Akan Dibangun Mapolres Gresik' dan dihadiri langsung oleh Bupati Gresik Dr. H. Sambari Halim Radianto dan mantan Kapolres Gresik AKBP. Boro Windu Danandito serta Wakapolres Gresik Kompol Wahyu Prishta Utama dan Dinas terkait, Selasa (24/04/2018).


Menurut Kepala Bidang Pengelolaan Aset pada Badan Pendapatan, Pengelolaan Keuangan dan Set Daerah Herawan Eka Kusuma, sebelum dilakukan pemasangan plang ini, pihaknya telah melakukan koordinasi dengan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Direktorat Jenderal Sumber Daya Air.


Setelah itu, Kementerian PUPR telah mengirim tembusan kepada Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Bengawan Solo terkait penggunaan lahan tersebut.


Alhasil, tim yang ditunjuk oleh Kementerian PUPR untuk melakukan peninjauan lapangan, sudah melaksanakan survey beberapa waktu yang lalu.


"Untuk penggunaan lahan yang akan dibangun kantor Polres Gresik clear, namun kami masih menunggu Kementerian PUPR yang ingin bertemu dengan Pemerintah Daerah untuk berkoordinasi lebih lanjut," ujarnya.


Menanggapi hal itu, Bupati Gresik Dr. H. Sambari Halim Radianto berharap agar rencana pembangunan kantor Polres tersebut berjalan dengan lancar sebagaimana mestinya menurut prosedur yang berlaku.


"Meskipun status tanah sudah mendapat rekomendasi dari Kementerian PUPR dan BBWS, namun semua harus dilewati dengan prosedur yang berlaku agar tidak ada persoalan dikemudian hari," ujar Bupati Sambari.


Selain itu, ia juga memberikan apresiasi kepada AKBP. Boro Windu Danandito yang memiliki kemauan dan keseriusan untuk dapat berpindah dari lokasi lama ke lokasi yang baru di lahan seluas 3 hektar tersebut.



ARZ Team

Wabup Qosim Ajak Swasta dan Masyarakat Sukseskan Program 100 0 100

GRESIK - Bertolak dari Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2015-2019, Wakil Bupati Gresik Dr. Mohammad Qosim mengajak untuk mensukseskan aksi menuju universal akses 100 0 100.


Ajakan Wabup Qosim ini disampaikan saat membuka Workshop yang diselenggarakan oleh Usaid Indonesia yang bekerjasama dengan Pemkab Gresik dan PT Petrokimia Gresik.


Acara yang berlangsung di Komplek Petrokimia Gresik, Selasa (24/4/2018), diikuti oleh beberapa stakeholder yang terdiri dari unsur Pemerintah, swasta dan masyarakat.


"Saya berharap kepada para perusahaan tak hanya di wilayah perkotaan, tapi juga yang ada di seluruh wilayah Gresik untuk ikut serta mensukseskan program 100 0 100, yaitu tercapainya akses air minum masyarakat 100%, 0% kawasan kumuh dan 100% akses sanitasi yang layak" katanya.


Qosim juga memaparkan bahwa beberapa saat yang lalu pihaknya diundang oleh PT Petrokimia Gresik dalam peresmian bantuan sumur bor dan instalasinya. Juga PT Liku Telaga yang mengundang penyerahan kunci hasil bedah rumah.


"Saya berharap perusahaan-perusahaan yang lain ikut memberikan bantuan. Sehingga program menuju akses 100 0 100 segera tercapai pada tahun 2019" ungkapnya yang tampaknya diamine oleh beberapa perwakilan perusahaan yang hadir.


Pihak IUWASH PLUS yang diwakili Dwi Angkasa Wasis kepada kepala Bagian Humas dan Protokol Suyono mengatakan, kegiatan ini diselenggarakan untuk percepatan target 100 0 100 yang pada 2019 bisa tercapai 100%.


"Sampai saat ini di Kabupaten Gresik cakupan Sanitasi Layak adalah 96,80% dimana sanitasi dasar sebanyak 13,18%. Buang ari besar sembarangan masih 3,30%, cakupan air minum aman masih 55% yang terdiri dari 46,42% perpipaan dan 8,58% non perpipaan. Untuk itu peran swasta dan berbagai pihak untuk ikut mendukung pemerintah dalam merealisasikan sampai 100%" ungkapnya.


Pada kesempatan itu, Wabup Qosim ikut menyaksikan penyerahan bantuan Sambungan rumah IPAL Komunal untuk 3 Desa/Kelurahan di Kecamatan Gresik yaitu Kelurahan Kroman, Kelurahan Tlogopojok dan Desa Roomo. 



ARZ Team

PERINGATI HARI ANAK NASIONAL, WABUP QOSIM SENAM BARENG 1000 ANAK PAUD


GRESIK - Wakil Bupati Gresik Dr. H. Moh. Qosim bersama Sekda Kabupaten Gresik Drs. Kng. Djoko Sulistio Hadi menghadiri sekaligus membuka rangkaian kegiatan dalam rangka memperingati Hari Anak Nasional (HAN) 2018 di halaman Gelora Joko Samudro, Gresik, Selasa (24/04/2018).


Kegiatan tersebut berlangsung meriah lantaran 1.000 anak TK dan Paud bersama dengan 1.000 guru pendamping melakukan senam massal bersama Wakil Bupati Gresik.


Kegiatan itu juga Turut dihadiri oleh Ketua Forum Paud Kabupaten Gresik Hj. Zumrotus Sholihah Qosim.


Dalam sambutannya, Wakil Bupati Gresik mengatakan, sebagai tunas dan generasi masa depan penerus cita-cita perjuangan bangsa, sertiap anak memiliki hak hidup sekaligus tumbuh dan berkembang sebagai upaya mewujudkan anak-anak Kabupaten Gresik yang sehat, berkualitas dan berakhlakul karimah.


Selain itu, upaya Pemkab Gresik dalam memberi ruang pada anak juga diwujudkan dengan berbagai kegiatan. Salah satunya adalah menyelenggarakan perlombaan untuk mengasah kemampuan anak dalam mengembangkan pola pikir.


"Perhatian kita terutama orang tua kepada anak harus dilakukan dengan serius. Bekali mereka dengan berbagai ilmu pengetahuan agar menjadi anak yang bisa membanggakan orang tua bangsa dan negara melalui prestasi yang mereka raih," kata Wabup Qosim.


Atas perhatian pemerintah terhadap ana, lanjut Wabup, Kabupaten Gresik pernah dianugerahi penghargaan sebagai Kabupaten Layak Anak.


Wabup menegaskan, perhatian terhadap ibu hamil yang harus dicukupkan gizinya juga menjadi tugas penting dan harus dilaksanakan. Pemeriksaan rutin dan harus dipastikan bersalinnya oleh pihak medis seperti dokter atau bidan terlatih.


Dirinya juga berpesan kepada seluruh orang tua di Kabupaten Gresik kiranya harus melindungi, mengasuh dan memelihara serta mengajarkan karakter dan penanaman nilai budi pekerti lihur.


"Sehingga anak dpaat tumbuh dan berkembang secara optimal dan hindari perkawinan pada usia dini anak," pesan Wabup Qosim. 



ARZ Team

GERAKAN 500 RIBU MASKER DAN PENCANANGAN GRESIK BERMASKER

  Gresik,   gresiknews1.com     - Motto Berani Mengungkap Membantu Yang Belum Terungkap.  Berbagai macam cara terus dilakukan untuk memutus ...