Bersama Dinas Lingkungan Hidup, Kapolres Cek TKP Pengolahan Limbah Tanpa Ijin

GRESIK - Kapolres Gresik AKBP Wahyu S Bintoro, SH SIK MSi bersama Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Gresik lakukan pengecekan Tempat Kejadian Perkara (TKP) tindak pidana pengolahan dan dumping limbah tanpa izin di di Kelurahan Gadingwatu ,Kecamatan Menganti Kabupaten Gresik, Kamis (31/5/2018).

Kronologis kejadian berawal saat Tim Opsnal Tipiter bersama anggota Polsek Menganti Polres Gresik edang melaksanakan patroli di sekitar wilayah Kecamatan Menganti. Kemudian di Kelurahan  Gadingwatu, Kecamatan Menganti, Kabupaten Gresik didapati adanya kegiatan pengolahan limbah minyak menjadi minyak kotor.

"Penyelidikan yang dilakukan anggota berhasil menemukan  tempat pengolahan dan dumping limbah tanpa izin sebagai mana diatur dalam UU RI No. 32 Tahun 2009 tentang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup" ujar Kapolres Gresik.

Saat Konferensi Pers berlangsung  AKBP Wahyu S Bintoro, SH SIK MSi, mengatakan, setelah dilakukan pengecekan lebih lanjut di tempat kejadian tersebut, diketahui bahwa memang dalam lokasi tersebut betul telah menjadi tempat pengolahan limbah minyak menjadi minyak kotor atau Palm Acid Oil oleh pelaku F (27) Swasta warga Sidotopo Wetan, Surabaya. Sedangkan untuk limbah yang dihasilkan dari proses pengolahan tersebut tidak dikelola dengan baik dengan cara memasukkan limbah tersebut ke dalam karung dan digeletakkan di sembarangan tempat hingga menjadi tumpukan (dumping).

"Pelaku dijerat dengan Pasal 104 dan atau pasal 109 UU No. 32 Tahun 2009 tentang PPLH dengan hukuman penjara 3 (tiga) tahun, dan denda paling banyak Rp 3 (tiga) Milyar Rupiah " jelas Kapolres.

Dari tindak kejahatan tersebut, Polisi berhasil mengamankan  berupa  1 unit Truck Colt Diesel Nopol W 8636 XF dan 21 drum berisi minyak kotor atau PAO (Palm Acid Oil) dan 2 karung (sampel) limbah hasil olahan minyak  sebagai barang bukti.


ARZ Team

Dua Pria Asal Sidoarjo Diciduk Saat Asyik Nyabu di Kamar Kos

GRESIK - SI (47) dan DI ( 35 ) masuk bareng Polres Gresik. Kedua warga asal Desa Tanggul wetan, Wonoayu Sidoarjo.dan Desa Keboharan Krian Sidoarjo.
ini ditangkap lantaran menggelar pesta sabu di kamar Dusun. Legundi Kab. Gresik.

Kasat Narkoba Polres Gresik, AKP Redik Tribawanto, S.Sos.,S.H.,M.H, mengatakan, penangkapan kedua pelaku penyalahgunaan narkoba itu berawal dari informasi yang menyebutkan di rumah kos setempat sering didapati pesta narkotika.

"Mereka berdua ditangkap setelah menggelar pesta sabu-sabu," kata Kasat Narkoba, Selasa (29/5/2018).

Dari penangkapan terhadap ke dua pelaku ditemukan barang bukti berupa,

1 (satu) kaleng bekas rokok Gudang Garam Surya, yang berisi: Tabung plastik kecil yang berisi pipet kaca bekas pakai dengan berat timbang +- 2,20(dua koma dua puluh) berikut pipetnya, alat hisap terbuat dari botol kaca, sedotan plastik, sekrop dari sedotan plastik, kompor dari sedotan dan aluminium foil, plastik klip kosong, alat hisap dari botol plastik, ATM BCA, HP EVERCROSS Type: A54B, warna hitam , HP Nokia Silver type: 6070

"Pelaku penyalahgunaan narkotika akan dijerat dengan pasal 112 ayat (1) atau 132 (1) atau 127 (1) UU RI No. 35 tahun 2009 tentang narkotika," kata Kasat Narkoba.


ARZ Team

Pengedar Sabu-Sabu Dibekuk Satres Narkoba Resort Gresik

GRESIK - Pemuda tanggung asal Krian, Sidoarjo berinisial MS (20) dibekuk anggota Satres Narkoba Polres Gresik, Selasa (29/5/2018) pukul 10.30 WIB.

Remaja yang masih pelajar ini ditangkap karena memiliki narkoba jenis sabu-sabu.

"Saat diamankan MS memiliki satu bungkus kecil sabu yang disembunyikan di dalam rumah nya," kata Kasat Narkoba Polres Gresik AKP Redik Tribawanto, S.Sos.,S.H.,M.H, melalui pesan singkat, Rabu (30/5/2018).

MS ditangkap di rumah tersangka yang beralamat Desa. Keboharan  Kec. Krian - Sidoarjo.

Tersangka saat itu istirahat di rumah. Di kamarnya, polisi menemukan narkoba jenis sabu-sabu.

AKP Redik menyebutkan, rumah nya tersebut telah menjadi sasarannya. Karena didapatkan informasi, tempat itu diindikasikan sering menjadi tempat transaksi jual beli narkoba.

Diduga, MS menjadi perantara jual beli sabu-sabu. Oleh karena itu, polisi menjerat tersangka dengan pasal 114 UU no 35 tahun 2009 tentang narkotika.

"Pasal yang disangkakan kepada tersangka yaitu pasal 114 ayat (1) sub pasal 112 ayat (1). Ancaman penjara paling lama 20 tahun," ujarnya. 


ARZ TEAM

KABUPATEN GRESIK KEMBALI RAIH WTP DALAM PENGELOLAAN KEUANGAN YANG AKUNTABEL

GRESIK - Kabupaten Gresik tahun ini kembali menorehkan prestasi di bidang keuangan. Kerja keras Badan Pendapatan Pengelolaan Keuangan Aset Daerah (BPPKAD) serta seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dalam mengelola keuangan 2017 diganjar hadiah Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) oleh Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI.

Predikat WTP tersebut diserahkan Pelaksana tugas (Plt) Kepala BPK Perwakilan Jatim Ayub Amali kepada Bupati Gresik Dr H Sambari Halim Radianto di Kantor BPK Perwakilan Jatim, hari ini, Kamis (31/05/2018).

Predikat WTP pengelolaan keuangan pada tahun anggaran 2017 tersebut merupakan kali ketiga yang diterima Bupati Sambari. Sebelumnya predikat sama diterima Kabupaten Gresik untuk pengelolaan keuangan 2015 dan 2016.

Bupati Gresik Sambari Halim Radianto mengaku bersyukur atas raihan opini WTP yang ketiga ini. Menurut dia, penghargaan ini merupakan hasil kerjasama semua pihak di jajaran Pemerintahan Kabupaten Gresik serta atas dukungan dan doa masyarakat.

"Penghargaan ini sebagai apresiasi atas komitmen jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD) khususnya BPPKAD dalam menciptakan sistem pengelolaan keuangan yang akuntabel dan sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku," ujarnya.

Menurut dia, transparansi pengelolaan keuangan selalu ia terapkan sejak awal masa jabatannya hingga saat ini. Dirinya mengaku terus memberi motivasi pada jajaran pengelola keuangan dan memberi instruksi kepada semua kepala OPD untuk menyajikan laporan keuangan yang akuntabel, update dan dapat dipertanggung jawabkan. "Untuk penyusunan laporan keuangan, selalu kami terapkan sesuai dengan kaidah-kaidah akuntansi yang telah dipersyaratkan," ujarnya.

Kepala BPPKAD Gresik, Andhy Hendro Wijaya menjelaskan, opini WTP tersebut akan terus diupayakan oleh Pemkab Gresik. Tentunya dengan kerjasama semua pihak terutama peningkatan kinerja oleh OPD di lingkungan pemkab Gresik. "Pemerintah kabupaten Gresik berupaya selalu melakukan perbaikan guna mencapai kesempurnaan dalam tata kelola keuangan daerah yang lebih baik lagi," ujarnya. 


ARZ Team

Gubernur, Kapolda, Pangdam dan FORKAS Pengusaha Deklarasikan Jatim Aman dan Damai

SURABAYA - Gubernur Jawa Timur, Dr. H. Soekarwo bersama Kapolda Jatim, Irjen Pol Machfud Arifin, Pangdam V/Brawiaya, Mayjen TNI Arif Rahman, dan Forum Komunikasi Asosiasi Pengusaha Jatim dengan tegas dan kompak melakukan deklarasi "Jawa Timur Aman dan Damai" di Hotel Majapahit Surabaya, Rabu (30/5) malam.

"Ayo angkat tangan, kepalkan tangan, mari kita sama-sama mengatakan, Jawa Timur Aman..!! Jawa Timur damai..!!," tegas Pakde Karwo, sapaan akrab Gubernur Jatim saat memimpin deklarasi tersebut. 

Pakde Karwo mengatakan, deklarasi ini merupakan bentuk kepedulian bersama untuk menjaga provinsi ini senantiasa berada dalam situasi aman dan damai. Deklarasi ini juga menjadi salah satu upaya untuk memulihkan rasa aman dan kepercayaan masyarakat, khususnya pasca tragedi bom yang terjadi pada tanggal 13-14 Mei lalu.

Gubernur kelahiran Madiun ini meyakinkan kepada masyarakat, khususnya para pengusaha, bahwa Jatim telah sepenuhnya aman dan kondusif pasca tragedi bom tersebut. Pasalnya, kepolisian dan TNI, dari tingkat tertinggi sampai terbawah telah berkomitmen untuk menjaga keamanan dan kedamaian di provinsi ini. 

"Dimanapun di seluruh penjuru dunia ini, jika polisi dan tentaranya kompak, 90% permasalahan selesai, sedangkan 10% sisanya adalah urusan pemerintah. Dan hari ini, polda dan TNI diwakili oleh Pangdam dan Kapolda sama-sama kompak melakukan deklarasi menjaga Jatim" ujarnya.

Ditambahkan, Jatim memiliki ciri khas berupa kekuatan dan kekompakan tiga pilar untuk menjaga keamanan di tingkat terbawah, yaitu desa. Ketiga pilar adalah kepala desa yang mewakili unsur pemerintah, babinsa (TNI), dan babinkamtibmas (polisi).  

"Mereka akan mencegah secara dini jika ada orang berpakaian, berperilaku, dan jalan hidupnya aneh, serta akan melaporkan dan diselesaikan di tingkat kecamatan. Itu prosedur tetapnya. Jadi keamanan di Jatim benar-benar dijamin" tambahnya.

Sejalan dengan upaya menjaga keamanan, lanjut Pakde Karwo, pemerintah pusat pun telah mengesahkan Revisi UU Nomor 15 Tahun 2003 tentang Anti Terorisme. Revisi ini mempersempit gerakan teroris, sebab dengan adanya UU ini, pemerintah memberi kewenangan kepada aparat keamanan untuk melakukan langkah-langkah antisipatif, penyidikan, dan penindakan sebelum aksi terorisme benar-benar terjadi.

"UU ini seperti internal security act (ISA). Jika ada kegiatan yang berpotensi sebagai aksi teror, maka pelakunya bisa langsung ditindak. Jadi kepada masyarakat, khususnya pengusaha, kedepan negara ini, khususnya Jatim akan lebih aman dan kondusif. Sebab ada jaminan luar biasa terkait keamanan" lanjutnya. 

*Optimis Investasi Rp. 328 Triliun Masuk Jatim*

Dalam kesempatan yang sama, Pakde Karwo juga menyampaikan, dengan adanya kekompakan dan deklarasi bersama ini, pihaknya optimis rencana investasi atas dasar ijin prinsip dengan nilai total Rp. 328 Triliun akan masuk ke Jatim. Jumlah itu terdiri dari PMA sebesar Rp. 248 Triliun, dan PMDN sebesar Rp. 80 Triliun.

 "Yang PMDN kami yakin akan landing, tapi untuk PMA senilai Rp. 248 triliun, para investornya masih menunggu komitmen dari polisi dan TNI terkait keamanan. Mereka bertanya-tanya, bagaimana pengelolaan keamanan di Jatim? Dan pertanyaan itu terjawab dalam deklarasi malam ini. Kami yakin PMA tersebut  terealisasi" ujarnya. 

Jika PMA tersebut terealisasi, lanjut Pakde Karwo, maka akan mendorong kinerja perekonomian Jatim. Sampai dengan Triwulan-I Tahun 2018, kinerja perekonomian Jatim berjalan baik dan mampu tumbuh sebesar 5,50%, lebih tinggi diatas pertumbuhan ekonomi nasional sebesar 5,06%.
"Diprediksi, kinerja pertumbuhan ekonomi Jatim pada akhir tahun ini bisa mencapai 5,6%. Tapi jika PMA sebesar Rp. 248 triliun bisa terealisasi, maka  pertumbuhan ekonomi Jatim di akhir tahun bisa lebih dari 5,6%" pungkasnya.

*Polda Jatim Fokus Berantas Terorisme dan Tangani Traumatik Sosial*

Dalam sambutannya, Kapolda Jatim, Irjen Pol Machfud Arifin mengatakan, pasca tragedi bom, pihaknya fokus untuk memberantas sel-sel terorisme sampai ke akarnya, dan juga menangani traumatik sosial yang dialami masyarakat.

"Sampai saat ini, sudah ada 31 orang ditangkap, dan kita sudah memetakan sel-sel teroris. Peristiwa peledakan ini adalah masalah global, jadi tidak hanya terjadi di Indonesia, tapi juga di negara-negara lainnya di dunia, seperti Perancis, Filipina, dan Amerika" katanya. 

Akibat tragedi bom tersebut, lanjutnya, masyarakat masih mengalami trauma. Contohnya, ketika ada orang ketinggalan tas di terminal bus, atau di minimarket, masyarakat panik hingga menghubungi tim penjinak bom, lalu ketika ada listrik yang tiba-tiba mati di pasar, para pengunjung berhamburan, dan lainnya.

"Traumatik sosial seperti ini harus diselesaikan, jadi kami terus berpatroli di semua tempat, baik mall, rumah-rumah ibadah, ini agar masyarakat merasa tenang dan perlahan-lahan bisa pulih dari trauma tersebut" katanya.

Kapolda Machfud juga bersyukur RUU Anti Terorisme telah disahkan, dengan begitu, pihaknya bisa mencegah aksi terorisme sejak dini. Pihaknya juga telah membentuk satgas anti terorisme dari tingkat Polda sampai ke tingkat Polres. 

"Program kami adalah pertama, pencegahan, kedua, deradikalisasi, dan ketiga penegakan hukum. Tujuan kami sama, kami ingin investasi, kehidupan bermasyarakat berjalan normal, dan Jatim bisa tenang kembali dan semakin maju, sehingga masyarakat lebih sejahtera" ucapnya.

Lebih lanjut, Kapolda Machfud mengatakan, selama 1,5 tahun menjadi Kapolda Jatim, secara umum situasi  keamanan di Jatim terkendali. Hingga saat ini tidak ada konflik berbau agama, suku dan ras. Kalaupun ada kejadian kriminalitas, hanya bersifat umum. Seperti narkotika, pencurian dan lainnya.

*Deklarasi Wujud Dukungan Untuk Jatim Aman Damai*

Sementara itu, Ketuas Forkas Pengusaha Jatim Nur Cahidin mengatakan, deklarasi ini sebagai salah satu wujud dukungan pengusaha kepada pemerintah, polisi, dan TNI dalam memulihkan situasi kondisi pasca tragedi bom di Surabaya pada 13-14 Mei 2018.

"Deklarasi ini juga menunjukkan bahwa Jatim telah aman dan damai, dan tidak seburuk apa yang diceritakan di media sosial. Jadi kepada masyarakat, khususnya kepada investor, tidak usah takut datang ke Jatim. Buyer juga tidak perlu menunda jadwalnya. Kita bersama-sama menjamin bahwa Jatim aman" katanya. 

Ditambahkan, tragedi bom memang berdampak pada iklim usaha, namun, dampaknya tidak berlangsung lama. Pasalnya, Gubernur Pakde Karwo, Kapolda Jatim, Pangdam V Brawijaya melakukan pekerjaan yang sangat cepat, yakni 
,mampu memberikan keyakinan, kepercayaan rasa aman.

Rasa aman itulah, lanjutnya, yang membuat masyarakat Jatim yakin bahwa problem terorisme sudah tertangani dengan baik. Dampaknya, para pengusaha semakin optimis situasi keamanan di Jatim pada khususnya akan berjalan aman dan damai. Apalagi setelah disahkan undang-undang tentang terorisme.

"Karena sudah disahkan undang-undang antiterorisme, kita semakin optimis bahwa kedepan kejadian-kejadian seperti itu bisa diminimalkan. Ini akan memberikan dampak positif terhadap iklim investasi iklim berusaha di Jawa Timur," ujarnya.

Hadir dalam kesempatan ini, a.l. pimpinan OPD di lingkup Pemprov Jatim, para pejabat  di Polda Jatim, 37 asosiasi pengusaha di Jatim, konsul jendral dan ekspratiat negara-negara sahabat seperti Amerika, Eropa, dan Jepang, para buyer, dan awak media. (humasjatim:adit)


Partner ARZ TEAM

Berikan Santunan, Wabup Qosim ajak Yatim Piatu dan Dhuafa Berbahagia

GRESIK - Kehadiran Wakil Bupati Gresik Dr. Mohammad Qosim bersama Pimpinan Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Gresik Abdul Munif di Masjid Al Innabah Rabu (30/5/2018) petang disambut senyum ceria para Yatim Piatu, Dhuafa, serta para petugas kebersihan di Lingkungan Kantor Bupati Gresik. Pasalnya mereka bakal berbuka puasa Bersama serta menerima santunan dari Baznas Gresik.


Ada 1.500 Santunan yang dibagikan kepada mereka yang besarnya bervariasi mulai dari Rp. 150 ribu sampai Rp. 200 ribu. Rinciannya 877 santunan Yatim, 315 Santunan Dhuafa, 20 orang petugas kebersihan, 25 loper koran, 20 anak berkebutuhan khusus, 80 santunan diberikan saat Safari Ramadhan, 40 santunan diberikan untuk pesantren dan 123 untuk pada para Huffadz.


Selanjutnya Wabup Qosim yang didampingi Ketua Baznas Gresik menyerahkan secara simbolis santunan Baznas tersebut kepada beberapa orang perwakilan. Qosim mengajak seluruh undangan yang hadir untuk bergembira dan optimiz. Menurut Qosim, Ramadan milik semua orang.


"Kita semua ini adalah sama, miskin dan kaya, yang berpangkat dan masyarakat. Termasuk mereka yang kini hidup tanpa orang tua, si anak yatim dan yatim piatu. Yang penting kita kompak saling menjaga persatuan" kata Wabup yang juga Mantan Ketua Baznas Gresik ini.


Ketua Baznas Gresik Abdul Munif kepada Kepala Bagian Humas dan Protokol Sutrisno menyatakan, Kegiatan ini merupakan kegiatan rutin yang setiap tahun di bulan ramadhan kita laksanakan. Untuk kali ini ada peningkatan 50% dari sebelumnya yang hanya memberikan santunan untuk 1.000 orang, saat ini meningkat bisa mencakup 1500 orang.


"Beberapa program andalan Baznas Gresik yaitu, Gresik Cerdas, Gresik Sehat, Gresik Peduli, Gresik berdaya dan Gresik Taqwa. Selain itu, Baznas Gresik juga memberikan apresiasi berupa santunan bulanan kepada para penghafal Al-Qur'an di Gresik" kata Munif.


Sementara Sekretaris Baznas Gresik, Muhtadin menjelaskan, penerima santunan kali ini berasal dari berbagai wilayah Kecamatan di Kabupaten Gresik. "memang tak semuanya para penerima ini hadir. Beberapa diantaranya mengaku berhalangan hadir. Kami akan menyampaikan santunan yang telah kami rencanakan ini meski mereka belum sempat hadir semalam" tandasnya.



ARZ Team

Rekrutmen P3D Desa Tunggunjagir Banyak Masalah

Lamongan - Pelaksanaan pendaftaran perangkat desa serentak di desa Tunggunjagir kecamatan Mantup kabupaten Lamongan baru-baru ini menyisakan persoalan ditingkat masyarakat setempat, Rabu (30-05-2018).

Seiring masih mencuatnya aduan masyarakat yang mengeluhkan masalah rekrutmen pendaftaran perangkat desa yang dinilai tidak transparan.

Hal tersebut dinilai dari proses pengumuman pendaftaran yang disampaikan panitia seleksi perangkat desa yang tidak mencantumkan prosedur pendaftaran dan syarat-syarat yang dibutuhkan, serta tidak adanya sosialisasi ke masyarakat bawah.

Menurut SYT yang tidak ingin disebutkan namanya mengatakan bahwa ia bersama warga masyarakat Tunggunjagir yang lain mengaku belum pernah mendapatkan sosialisasi terkait prosedur pendaftaran dan syarat-syarat yang dibutuhkan.
 
"rekrutmen perangkat desa dengan sistem terbuka harusnya ada sosialisasi ke masyarakat, lah ini papan pengumuman yang terpasang di depan balai desa saja tidak ada, jadi kami masyarakat yang ingin mendaftar tidak tau syaratnya apa saja dan bagaimana prosedurnya" Ucap SYT.

Lebih lanjut, pihaknya dan masyarakat merasa kecewa dengan kinerja panitia seleksi serta kepala desa Tunggunjagir yang diduga sengaja membiarkan hal tersebut, sehingga masyarakat tidak mengetahui informasi pendaftaran.

Diwawancarai secara terpisah, kepala desa Tunggunjagir H. Suto Adi, S.Pd., M.M mengatakan, pihaknya beserta tim panitia seleksi perangkat desa mengklaim sudah melakukan sosialisasi ke masyarakat melalui RT atau RW disetiap dusun wilayah desa Tunggunjagir.

"sosialisasi sudah kami lakukan melalui RT atau RW, serta perwakilan masyarakat setempat, baik itu terkait prosedurnya, undang-undangnya, dan syarat-syaratnya" Ucap Suto.

Namun, ketika ditanya terkait papan pengumuman pendaftaran yang tidak terpasang secara jelas dan transparan di depan balai desa Tunggunjagir, Suto enggan memberikan jawaban yang jelas, pihaknya tetap beralasan bahwa sudah melakukan sosialisasi sesuai dengan prosedur yang ada.

Sayangnya saat awak media berusaha mengkonfirmasi via telefon ketua panitia seleksi, Drs Ramadhon, M.Si. Nomor handphon yang bersangkutan tidak pernah di angkat.


ima / ARZ Team

Polres Gresik dan Kodim 0817 Bagi Takjil Gratis Untuk Pengendara

GRESIK - Dalam rangka HUT Bhayangkara Ke- 72 Polres Gresik bersama Kodim 0817 Gresik menunjukkan soliditas TNI - Polri di wilayah Kabupaten Gresik tidak hanya dalam hal pengamanan wilayah agar selalu aman dan kondusif, tetap juga kompak dan bersinergi dalam melakukan amal ibadah di bulan Ramadhan seperti pada sore ini , Rabu (30/5/2018). 

Kapolres Gresik AKBP Wahyu S Bintoro, SH SIK MSi dan Dandim 0817 Gresik Letkol Kav Widodo Pujianto, SH beserta sejumlah perwira Polres Gresik dan anggota Kodim 0817 membagikan takjil berbuka kepada pengguna jalan di depan Makodim 0817 Gresik Jalan Kartini No. 33 Kecamatan Kebomas, Gresik.

Kepada media ini, Kapolres Gresik AKBP Wahyu S Bintoro, SH SIK MSi. didampingi Dandim 0817 Gresik Letkol Kav Widodo Pujianto, SH mengatakan takjil yang dibagikan gratis itu diberikan kepada pengendara yang menggunakan helm dan pengendara yang taat peraturan dan tertib berlalu lintas.

" Ini hanya kue dan minuman untuk penyegaran bagi warga setelah berpuasa seharian penuh,," ujar Kapolres.

AKBP Wahyu S. Bintoro, SH SIK MSi. menambahkan pembagian takjil gratis tersebut bentuk apresiasi pihaknya kepada pengendara yang sudah peduli pada keselamatan berlalu lintas di jalan raya.

Diusia Ke-72 Bhayangkara Polri akan terus meningkatkan pelayanan kepada masyarakat dengan semangat Patuh dengan kegiatan positif seperti sore ini.  Selain itu juga pembagian takjil yang dilakukan bersama Kodim 0817 Gresik merupakan wujud sinergi dan menunjukkan soliditas.

"Ini menunjukkan bahwa kita solid kompak untuk masyarakat Gresik ," jelas Kapolres. 


ARZ TEAM

Polres Gresik Amankan Pelaku Curat dan Penadahnya

GRESIK - Kapolres Gresik AKBP Wahyu S Bintoro SH SIK MSi pada hari Rabu (30/05/2018) pagi tadi memimpin konferensi pers kasus pencurian dengan pemberatan (curat) di Mapolsek Cerme. Pelaku diamankan oleh anggota berdasarkan 2 Laporan Polisi yang dilaporkan oleh 2 orang korban di Polsek Cerme pada tanggal 20 Mei 2018 dan Polsek Kebomas pada tanggal 25 Mei 2018.

Adapun identitas kedua pelaku yaitu YNI (37) warga Kelurahan Morokrembangan  Kecamatan Krembangan Surabaya yang bertidan sebagai pelaku curat dan BAF (43) warga Desa Damarwulan Kecamatan Kepung Kabupaten Kediri yang merupakan penadah barang curian yang dilakukan oleh YNI. Sedangkan 2 orang korban sekaligus pelapor yaitu Lukman Hakim (24) warga Desa Iker iker Geger Kecamatan Cerme Kabupaten Gresik dan Martanto SPd (57) warga Jalan Mayjend Sungkono Kecamatan Kebomas Kebupaten Gresik.

Kepada para pewarta, Kapolres mengungkapkan bahwa kronologi kejadiannya bermula pada hari Minggu tanggal 20 Mei 2018 sekitar pukul 00.30 WIB, tepatnya di Gudang Desa Iker iker Geger Kecamatan Cerme Kabupaten Gresik telah terjadi pencurian dengan pemberatan berupa 1 Unit Mobil Mitsubhisi L 300 warna hitam milik korban Lukman Hakim, mengetahui hal tersebut korban langsung melaporkan ke Mapolsek Cerme dan korban mengalami kerugian materiil jika ditafsir sebesar 120 juta rupiah.

Sedangkan dilokasi kedua yang terjadi pada hari Kamis tanggal 24 Mei 2018 sekitar pukul 20.00 WIB, tepatnya di Garasi Toko Jalan Mayjend Sungkono Kecamatan Kebomas Gresik pelaku melakukan pencurian berupa 1  Unit Mobil Pick UP Merk Mitsubshi L300 Maryanto SPd, atas kejadian tersebut korban mengalami kerugian jika ditafsir sebesar 167 juta rupiah, usia melihat kejadian tersebut korban langsung melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Kebomas keesokan harinya.

"Pelaku YNI melakukan perbuatannya tidak sendiran, namun bersama 2 temannya yang saat ini telah masuk DPO oleh penyidik", ungkap Kapolres.

Masih dalam keterangannya, pelaku YNI bersama sama dengan KL dan EP yang saat ini masuk DPO, pelaku YNI dalam komplotan tersebut berperan sebagai joki atau yang mengemudikan mobil Toyota Avanza warna silver yang dipakai oleh para pelaku sebagai sarana melakukan kejahatan dan bertugas mengawasi keadaan luar ketika kedua pelaku yang masuk DPO yaitu KL dan EP mengambil melancarkan aksinya.

Sementara itu, pelaku BAF selaku penadah barang curian telah melakukan mutilasi terhadap Mobil Mitsubhisi L 300 warna hitam menjadi beberapa bagian, sehingga menjadi mudah dijual kepada orang lain dan menerima 1 Unit Mobil Pick UP Merk Mitsubshi L300 warna hitam yang disimpan di Desa Pare Kecamatan Kepung Kabupaten Kediri untuk dipakai sendiri. 

" Tersangka BAF membeli dengan 1 Unit Mobil Mitsubhisi L 300 tahun 2014 dengan harga 23 Juta Rupiah sedangkan Mobil Mitsubhisi L 300 tahun 2017 dengan harga 25 Juta Rupiah" ujar Kapolres Gresik.

Saat melakukan pembelahan menjadi beberapa bagian, pelaku BAF melakukan kegiatan disebuah gudang di Dusun Semen Desa Tanggalrejo Kecamatan Mojoagung Kabupaten Jombang.

"Untuk melakukan mutilasi terhadap mobil hasil curian, pelaku melakukannya disebuah gudang milik pelaku sendiri", jelas Kapolres.

Sementara itu, anggota yang telah melakukan penyelidikan dari 2 laporan polisi tersebut, anggota Reskrim Polsek Cerme dengan Anggota Resmob Polres Gresik kemudian mendapatkan informasi bahwa pelaku YNI dan 2 orang pelaku lainnya telah membawa kendaraan 1 Unit Mobil Mitsubhisi L 300 warna hitam di daerah Jombang. Kemudian pada hari Jum'at tanggal 25 Mei 2016 sekitar pukul 16.30 WIB di sebuah gudang Dusun Semen Desa Tanggalrejo Kecamatan Mojoagung Kabupaten Jombang didapati pelaku BAF sedang melakukan aktifitas memisah bagian bagian mobil tersebut menjadi beberapa bagian.

"Karena telah dilakukan pengecekkan terhadap noka dan nosin kendaraan telah sesuai dengan mobil milik korban yang hilang tersebut maka petugas melakukkan koordinasi dengan Polres Jombang untuk mengamankan TKP penangkapan", lanjut Kapolres.

Selanjutnya petugas melakukan penyelidikan dan pengembangan dari pelaku BAF, anggota kemudian mendapatkan informasi bahwa salah satu pelaku YNI sedang bersembunyi didaerah Surabaya, maka pada hari Minggu tanggal 27 Mei 2018 sekitar pukul 14.30 WIB di Depan Gapura Tambak Asri Surabaya petugas berhasil melakukan penangkapan terhadap pelaku. Dari keterangan pelaku membenarkan telah melakukan pencurian tersebut bersama dengan 2 pelaku lainnya yang masih DPO.

"Dari hasil melakukan aksinya, pelaku YNI mendapatkan imbalan sebesar 2 juta rupiah", tutur Kapolres.

Atas perbuatan tersebut, kedua pelaku dijerat dengan pasal yang berbeda sesuai dengan peran kedua pelaku yaitu untuk pelaku YNI petugas menjerat dengan pasal 363 KUHP dengan ancaman hukuman maksimal 7 tahun penjara, sedangkan untuk pelaku BAF dengan pasal 480 KUHP dengan ancaman hukuman : maksimal 4 tahun penjara.

"Kedua pelaku dijerat dengan pasal yang berbeda sesuai dengan perannya masing-masing", ucap Kapolres.

Dari tindak kejahatan tersebut, anggota juga berhasil mengamankan barang bukti berupa 1 Set Kepala Kabin dengan isinya, 1Bak Pick Up L 300, 1 Mesin Pick Up L 300, 1 Casis Rangka  Pick Up L 300, 1 Gardan Pick Up L 300, 1 Set Stir Mobil Pick Up L300, 1 kursi  Mobil Pick Up L300, 1 Set Kunci Tol Kit alat yang dipergunakan untuk membongkar mobil Pick Up, 1 Unit Mobil Pick UP Merk Mitsubshi L300, 2 Buku KIR dan 1 Lembar STNK  Mobil Pick UP Merk Mitsubshi L300.


ARZ Team

Tersandung Narkotika, Warga Sidoarjo Diamankan Polres Gresik

GRESIK - Jajaran satuan reserse narkoba Polres Gresik berhasil mengamankan pemilik narkotika golongan I jenis shabu di tepi Jalan Raya Ds. Krikilan tepatnya depan kantor PMK Desa Krikilan Kecamatan Driyorejo Kabupaten Gresik.

Kepada media ini, Kapolres Gresik AKBP Wahyu S. Bintoro, SH., SIK., M.Si melalui Kasat Narkoba Polres Gresik AKP Redik Tribawanto, S.Sos.,S.H.,M.H,  menjelaskan kronologi kejadiannya berawal adanya informasi masyarakat tentang adanya narkoba jenis shabu yang beredar di wilayah Driyorejo, Kabupaten gresik. 

AKP Redik Tribawanto, S.Sos.,S.H.,M.H, menjelaskan setelah dilakukan penyelidikan oleh Unit I Resnarkoba Polres Gresik pada Minggu, tanggal 27 Mei 2018, Jam 21.30 wib.

"Penangkapan berhasil dan diketahui identitas tersangka AZ alias HABSIN (18) warga Sidoarjo" ungkap Kasat Narkoba.

Saat ini tersangka beserta barang bukti berupa 1 plastik klip narkotika jenis sabu dengan berat bruto +- 1,41 (satu koma empat satu)gram berikut bungkusnya, 3 buah pipet kaca dan 1 bungkus bekas Rokok Sampoerna Mild dibawa ke Polres Gresik untuk menjalani proses pemeriksaan lebih lanjut.

" Pelaku di jerat dengan Pasal 112 ayat (1) jo Pasal 114 ayat (1) UU RI No. 35 tahun 2009 tentang Narkotika" jelas AKP Redik Tribawanto, S.Sos.,S.H.,M.H,.


ARZ Team

Pendirian Balai RT Di Desa Banjarsari Mangkrak

GRESIK - Pimred atau Redaksi infojatim.com group siap menerima laporan atau gugatan secara apapun yang kurang berkenan atas pemberitaan apapun yg sudah disajikan, terutama terkait pemberitaan dari banjarsari, desa betiring tentang pembangunan balai RT yang mangkrak atau dalam proses selisih antara warga perumahan dan warga desa.

Terkait pemberitaan yang telah disajikan infojatim.com pihak media mendapat ancaman dari salah satu warga yang sudah terekam dalam pembicaraan rekaman, salah satu warga melontarkan kata ancaman untuk menggulung infojatim Arifin S Zakaria.

Sampai pada saat ini belum jelas proses pembangunan balai RT tersebut alias mangkrak. Penumpukan material bangunan rencana pembangunan balai RT tersebut menumpuk dan mengganggu para pengguna jalan.

Warga perumahan sudah mengirimkan surat pengaduannya kepada Bupati Gresik, namun sampai sekarang belum mendapat perhatian.

Ketika dikonfirmasi crew infojatim.com hari ini rabu 30 Mei 2018 pihak inspektorat merespon dan akan segera memanggil kepala desa Singgih dalam waktu dekat.

Kepala desa singgih tetap berkukuh kaku tidak bisa diajak berkoordinasi ketika dikonfirmasi lewat telefon selulernya.

Media menyajikan beedasarkan data fakta temuan di lapangan dan dari beberapa narasumber, malah mendapat ancaman mau digulung, ada apa sebenarnya dibalik pendirian balai RT yang mangkrak?? 

Bersambung.......


ARZ Team

PT. Golden City Bantah Eksplorasi Air Telaga

GRESIK - Rabu tanggal 30 mei 2018 pukul 10.00wib sampai dengan selesai bertempat di Perumahan PT. Golden City Dusun Tambakberas Desa Wedoroanom Kec.Driyorejo telah dilaksanakan pembahasan antara pihak LSM FPSB dgn pihak PT.Golden City dalam membahas penjualan air telaga secara ilegal dari pihak Kampung  kepada pihak PT. Golden City.

Adapun yang hadir dalam Acara sebagai berkut :
1. Sdr.Saiful LSM FPSB.
2. Danramil 03/Kedamaian Kapt Sunarko beserta anggota.
3. Kapolsek Kedamaian Ipda Anas Tohari beserta anggota.
4. Humas PT. Golden City Bpk.Darto.
5. Brigadir Munif Babinkamtib Ds.Wedoroanom.
6. Serda Kasmani Babinsa Wedoroanom.

Adapun rangkaian kronologi sebagai berikut :
1. Pukul 10.00wib Sdr.Saiful LSM FPSB tiba di PT. Golden City diterima oleh Bpk.Darto difasilitasi oleh Koramil Polsek.
2. Pukul 10.45wib pertemuan belum ada titik temu karena pihak PT. Golden City tidak mengakui mengekplorasi air telaga dan selama ini menggunakan PDAM dan Sdr.Saiful dianggap kurang lengkap secara administrasi.

Hingga berita ini diturunkan Perundingan belum menemukan titik terang dan akan dilanjutkan menunggu pemberitahuan lebih lanjut.

Bersambung......


ARZ Team

Perusahaan Transportasi PT Energi Bumi Shakti Penindas Kaum Buruh

JATENG - Seperti judul diatas itulah kenyataan yang terjadi di Indonesia, hal itu akan kita ulas lebih dalam terbitan pada edisi ini. Namun sebelumya kita akan mengangkat cerita dari terbitan berita sebelumnya yaitu tentang sopir yang menjadi korban pencurian ban serep sebut saja AK 35 th di Pemalang beberapa waktu lalu.

Ironis jika kita mengetahui cerita kali ini bahwasanya justru sopir yang menjadi korban pencurian ban serep sekarang justru diancam akan di laporkan ke polisi dengan tuduhan penggelapan. Bahkan dalam Minggu ini salah satu sopir telah di penjara kan oleh perusahaan tersebut.

Fenomena itulah yang sering terjadi apabila kelengkapan kendaraan hilang, atau terjadi kecelakaan mungkin karena tanggungan klaim ganti rugi yang dibebankan kepada sopir oleh perusahaan berdasarkan aturan perusahaan yang tidak dapat di selesaikan atau di lunasi oleh tertanggung.

Bagaimana bisa hal itu terjadi..? Itulah hukum di negeri ini hanya tajam kepada kaum kecil namun tumpul bagi orang besar dan punya pengaruh.

Kasus yang seharusnya di usut secara rinci dari awal kejadian ban hilang belum terselesaikan tapi justru di upayakan dengan membuat kasus lain seolah sopir yang bersalah untuk menjerat dan mengintimidasi sopir agar mau membayar ganti rugi klaim barang yang hilang.

Gaji yang menjadi hak pekerja pun tidak di berikan atau di tahan oleh perusahaan untuk mengganti kerugian.

Bagaimana hal ini bisa terjadi..??
Sedangkan hak pekerja saja tidak di penuhi tapi justru pekerja di tekan dengan aturan yang jelas-jelas hanya mementingkan kepentingan perusahaan saja tanpa melihat bagaimana nasib pekerja yang tidak mendapatkan haknya.

Kasus di PT ENERGI BUMI SHAKTI hanyalah salah satu dari banyak kejadian selama ini.

Sudah jatuh tertimpa tangga itulah yang terjadi pada ratusan bahkan ribuan nasib sopir di negeri ini jika mengalami kesialan pada tempatnya bekerja, seolah-olah tak mendapatkan perlindungan dari segi apapun dan tetap selalu dianggap salah jika terjadi permasalahan dalam tugasnya, jika ada barang muatan atau kelengkapan kendaraan yang hilang atau rusak harus ganti atau penjara.

Dan anehnya aparat kepolisian bisa dengan mudah memperkarakan kasus tersebut hanya berdasarkan laporan sepihak tanpa bukti data, atau saksi saksi yang akurat.

Seolah tak ada unsur dari segi mengingat, menimbang dan memperhatikan, layak dan tidaknya kasus tersebut untuk dilanjutkan sudah di setting sedemikian rupa yang kecil tetap salah. 

Asas praduga tak bersalah pun diabaikan.

Yahh...namanya perusahaan tentu lebih mampu dan lebih berpengaruh kalo dalam hal ini. Atau jangan-jangan ada unsur lain agar polisi mau bertindak...??

Sedangkan polisi khususnya resort pemalang yang pada waktu kejadian yang menimpa AK 35 th beberapa waktu lalu mendapatkan laporan tidak ada tindakan sama sekali, bahkan perusahaan pun justru merekayasa bahwa ban tersebut di gelapkan oleh sopir.

Payung hukum dan legalitas perusahaan jadi senjata untuk memojokkan buruh atas kesalahan yang dilakukan.

Aturan perusahaan seolah menjadi jebakan mematikan bagi kaum buruh di negeri ini.

Pantas saja permasalahan tentang buruh dan segala macam aturan ataupun UU ketenagakerjaan di negeri ini seolah selalu menjadi bola api yang tak pernah padam, karena dinilai pemerintah kurang berpihak kepada buruh atau rakyat kecil.

Kecenderungan hukum pada sebelah pihak itulah yang membuat kaum kecil makin tertindas dan tidak mendapatkan hak dan keadilan di negeri ini.

Sungguh tak sebanding dengan resiko yang harus dialami, nasib buruh di negeri ini ibarat kerbau pembajak sawah yang ia dapatkan hanya rumput untuk makan penyambung hidup itu saja masih jauh dari kata layak.


Bersambung......


ARZ Team

Kapolsek Bungah Hidupkan Bulan Ramadhan Dengan Tadarus Bersama Anggota

GRESIK - Kapolsek Bungah Polres Gresik AKP Said, SH melaksanakan sholat tarawih berjamaah dengan anggota Polsek Bungah dan dilanjutkan dengan tadarus di Aula Polsek Bungah Polres Gresik, Minggu (29/5/2018).

Selain untuk mendapatkan pahala dan berkah dari Allah SWT, kegiatan sholat tarawih berjamaah dan tadarus Alqur'an merupakan implementasi dari program pimpinan, Kapolres Gresik AKBP Wahyu S Bintoro, SH SIK MSi yaitu one day one juz.

Kapolsek Bungah menjelaskan kegiatan tadarus di malam Ramadan dilakukan mulai pukul 20.00 wib.

"Banyak cara berkomunikasi dan mempererat tali persaudaraan. Salah satunya dengan tadarus bersama pada setiap malam bulan Ramadhan" ujarnya.

Meskipun demikian, tadarus tidak serta merta mengganggu aktivitas anggota Polsek Bungah Polres Gresik di malam hari. Kegiatan rutin seperti patroli menyusuri jalan - jalan desa di Kecamatan Bungah Kabupaten Gresik tetap dilakukan.

"Mereka yang kebagian patroli, tetap keliling. Kalau yang piket di kantor bisa tadarus secara bergantian. Ada juga yang lepas dinas hadir di sini," paparnya.


ARZ TEAM

WABUP GRESIK INGATKAN SELURUH ELEMEN MASYARAKAT JAGA KONDUSIFITAS JELANG PILGUB JATIM 2018


GRESIK - Jelang Pilgub Jawa Timur 2018, Pemkab Gresik bersama jajaran TNI-Polri serta pihak terkait terus melakukan sosialisasi cipta kondisi. Hal itu dimaksudkan sebagai bentuk upaya antisipasi konflik yang terjadi sebelum maupun sesudah Pilgub.


Wakil Bupati Gresik Dr. H. Moh. Qosim menilai bahwa sosialisasi dan cipta kondisi ini sangat penting. Sebab, TNI-Polri tidak dapat bekerja sendiri untuk mengamankan jalannya Pilgub.


Pernyataan tersebut diungkapkan Wakil Bupati saat membuka sosialisasi dan cipta kondisi yang berlangsung di ruang Mandala Bakti Praja Kantor Bupati Gresik, Rabu (30/05/2018).


Dalam sosialisasi yang berlangsung tersebut, dihadiri langsung oleh Kapolres Gresik AKBP. Wahyu Sri Bintoro, Pasi Intel Kodim 0817 Gresik Kapt. Kusmadi, para tokoh agama, tokoh masyarakat serta perwakilan dari aparatur desa se Kabupaten Gresik.


"Menciptakan situasi keamanan dan kondusifitas serta antisipasi gangguang kamtibmas (keamanan dan ketertiban masyarakat.red) adalah kewajiban kita bersama termasuk seluruh elemen masyarakat di Kabupaten Gresik," ucap Wabup Qosim, Rabu (30/05/2018).


Disisi lain, cipta kondisi (cipkon) menurut Wabup adalah untuk meningkatkan efektifitas dan memaksimalkan fungsi kinerja Pemkab Gresik dan juga memantabkan sinergitas 3 pilar dari tingkat kabupaten, kecamatan hingga di tingkat desa.


Masih menurut Wabup, dirinya mengatakan bahwa Pilgub Jatim yang akan datang adalah sebagai media untuk mewujudkan peningkatan kesejahteraan warga masyarakat di Jawa Timur khususnya di Kabupaten Gresik.


Oleh sebab itu, melalui kegiatan tersebut Wabup berpesan kepada masyarakat untuk menjaga kebersamaan dan turut berpartisipasi dalam pesta demokrasi yang akan berlangsung pada 27 Juni mendatang. "Meskipun berbeda pilihannya, yang penting tetap menjaga situasi yang aman dan kondusif," pesan Wabup. 



ARZ Team

Indahnya Ngaji Bareng Bersama Kyai Muzakkin (Gus Zakky)

LAMONGAN - Bulan romadhon adalah penuh barokah dan maghfiroh, tidurnyapun bagi yang berpuasa sudah dapat pahala, apalagi dibuat mengaji, pasti pahalanya akan dilipat gandakan oleh Allah Swt.

Ngaji bareng Kyai Muzakkin di Masjid Al-Amin, Jambon-Sekanor, Sendangagung, Paciran Lamongan, Jawa Timur, kini Viral di media sosial, rata-rata mereka acungi jempol, pengajian singkat yang mudah di pahami oleh setiap kalangan itu kini ramai diputar di tanah air, bahkan di Malaysia, Hongkong, Korea, Brunei, Taiwan dan Arab Saudi-pun ramai dibicarakanya. Mereka itu adalah para TKI dan TKW yang berada di negara sana, dan ada yang mengatakan bisa jadi obat setres sebab tak terasa puluhan tahun merantau telah diperbudak harta sehingga tidak pernah kumpul dengan keluarganya, ada juga yang mengatakan sebagai obat pengantar tidur, salah satu TKI di Malaysia bernama Edy Santoso asal Gresik mengatakan di WA-nya, "Saya dan istri bila sudah selesai darus tidak bisa tidur kalau belum klik ngajinya Pak Kyai", tuturnya. 

Ngaji bareng di Masjid Al-Amin, Jambon-Sekanor, Sendangagung Paciran Lamongan itu sengaja di adakan untuk menanti waktu berbuka puasa, di asuh oleh Prof.Dr.Kyai.M.Muzakkin,M.pdi,MH (Gus Zakky), pengasuh pondok pesantren khusus rehabilitasi sakit jiwa, pecandu narkoba, mantan preman dan anak jalanan "Dzikrussyifa' Asma'berojomusti", Lamongan.

Kitab yang di kaji diantaranya : Tafsir yasin, Muhtarul Akhadis, Qomiuddughyan, Nashoikhul ibad dan Risalatussyiyam. Dalam penyampaianya Gus Zakky sengaja menggunakan bahasa jawa timuran asli, dan logat ngaji kitab kuning seperti beliau nyantri dipesantren salaf dulu, gaya khas itulah yang menjadikan hingga video ini viral.

Ketua Takmir Masjid H.Hadiyanto, Spt,MM yang juga Mantri hewan ini pada waktu pertemuan pengurus takmir, mengajak para pengurus, "Dalam bulan rhomadhon ini setiap menjelang buka puasa, marilah kita ngaji bareng, nanti yang mengisi Kyai Muzakkin (Gus Zakky), supaya masjid ini syiarnya bertambah semarak lagi, karena di bulan
romadhon ini kita perlu berlomba-lomba untuk mencari pahala sebanyak-banyaknya, disamping kita melaksanakan ibadah jamaah sholat 5 waktu, sholat taroweh, darus, dll, kita juga perlu ngaji bareng", tuturnya (Rabo, 30/05/18).

Hal senada juga disampaikan oleh bendahara Takmir Masjid Al-Amin, H.Shodiqin,Spt, Pria yang juga mantri pertanian Solokuro ini meresponya dan sangat setuju, menurutnya "Kalau ada ngaji bareng menjelang buka saya malah senang, bisa menimba ilmu, ku usahakan datang terus, sebab mencari ilmu adalah kewajiban bagi kita semua sebagai orang islam, disamping itu bisa kita jadikan media untuk merukunkan warga setempat yang sebentar lagi mau pilgub, agar tidak terkontaminasi dengan politik ", ungkapnya.

Dalam perjalananya Ngaji bareng ini alhamdulillah sejak awal romdhon, hingga kini belum absen atau bolong sama sekali, ini semua adalah berkat pertolongan dan hidayah dari Allah Swt, yang maha rahman dan rahim pada setiap hambanya, 

Hanif Sholihan,S.pd, Sekretaris Takmir Masjid Al-Amin mengatakan, "Semoga Ngaji bareng di Masjid Al-Amin ini bisa diadakan terus menerus, maksudnya tidak hanya dibulan romadhon ini saja, tapi selesai romadhon bisa diangkat lagi, walau hanya seminggu satu kali atau sebulan sekali, sebab disamping mencari ilmu itu adalah kewajiban kita semua, ngaji juga bisa buat penyegaran, tali sillaturrahmi bagi pengurus takmir dan warga setempat, yang biasanya tidak pernah ketemu kalau tidak pas kumpulan RT, begitu ada ngaji bareng bisa ketemu semua", ujarnya.

Sekitar jam 15,00 sore ibu-ibu sudah ramai mengantarkan konsumsi, keberadaan takjil di Masjid Al-Amin ini memang tidak diragukan lagi, sebab disamping pengurus takmir mengatur dengan memberikan selebaran permohonan pada warga yang dituju agar bergiliran mengantar konsumsi, tapi ternyata yang tidak diberi edaranpun juga banyak yang mengantarkan konsumsinya, ini berarti menandakan kesadaran beragama masyarakat setempat untuk bershodaqoh sudah tinggi, karena tanpa harus di beri edaran suratpun sudah mengantarkanya, semoga jadi amal yang baik dan kelak dikumpulkan bersama orang-orang sholeh dan Rosulullah Saw di surganya Allah Swt, Amin.

Dalam pengajian tersebut, Gus Zakky sengaja menggunakan banyak kitab, adapun metodenya adalah diselang seling, begitu seterusnya, sesuai dengan sikon dan kebutuhan jamaah, beliau dalam mengaji ini tidak mengejar khatam, tapi yang di prioritaskan adalah jamaah mengerti apa isi dari pengajian tersebut,
Mengapa demikian,dan apa tujuanya ngaji bareng itu ?
Menurut Gus Zakky, pria (49 th) yang juga Ketua Umum JCW (Jatim Corruption Watc) Provinsi jawa timur ini mengatakan, "Pertama, ngaji bareng ini tujuanya adalah yang penting warga setempat mau datang ke masjid, sebab masjid ini baru berdiri, jadi butuh waktu untuk menyesuaikan dengan warganya, karena orang datang ke masjid itu tidak semua orang bisa, walau rumahnya dekat masjid belum tentu mau ke masjid, beruntunglah bagi warga yang mendapat keistimewaan dan hidayah dari Allah sehingga bisa datang ke masjid. Kedua, ngaji bareng ini adalah hanya sarana dakwa, untuk mengajak ummat Rosulullah ke jalan yang benar, sebab dari pada waktu dibuat cangkruan membahas aib orang di pinggir jalan dan lihat tv dirumah, lebih baik waktunya dipergunakan datang ke masjid untuk ikut ngaji bareng, terangnya saat di temuai awak media di pesantrenya (Rabo,30/05/18).

Selain itu kata Gus Zakky, "Orang yang senang dengan ibadah ke masjid dan ngurusi masjid itu insyaallah hidupnya di cukupi oleh Allah dan akan diberi keajaiban tersendiri oleh Allah, banyak orang yang konsultasi terkait soal urusan rizki dan kesehatanya ke tempat saya, ada yang bangkrut total, rizkinya dibuat makan besuk saja tidak ada, ada juga yang sakitnya di dalam dunia medis sudah angkat tangan.

Mereka saya beri solusi agar istiqomah ibadah ke masjid, senang dengan masjid, bersih-bersih dimasjid, memperbanyak amalan, dzikir, sholawat, dan bertobat kepada Allah, alhamdulillah, tidak berapa lama, Allah benar-benar turunkan keajaiban itu, rizkinya mengalir lagi, entah dari mana, asalnya, tak di duga-duga ada saja rizki itu, dan yang sakitpun juga demikian, yang semula di vonis dokter bererapa bulan akan meninggal, Alhamdulillah akhirnya diberi sehat bugar dan panjang umur oleh Allah Swt. Terlepas ini rasional atau tidak, faktanya demikian, semoga kita tergolong orang yang senang dengan masjid, Amin.
Demikian kata Gus Zakky,yang juga Ketua Pusat BPAN RI (Badan Penyamat Aset Negara Republik Indonesia) ini dalam mengakhiri pembicaraanya.


JCWnews/Partner ARZ TEAM

Tingkatkan Keamanan, Kapolres Pimpin Patroli Bersama Black Phanter

GRESIK gresiknews1.com - Dalam rangka menjaga kondusifitas wilayah Kabupaten Gresik pada hari libur nasional yang diperingati sebagai hari Waisak Kapolres Gresik AKBP Wahyu S Bintoro, SH SIK MSi. didampingi Kabag Ops Polres Gresik Kompol Harna, SH bersama tim URC Black panther melakukan patroli bermotor, Selasa (29/05/2018).

Menurut Kapolres Gresik patroli wilayah tersebut merupakan upaya Kepolisian Resort Gresik dalam menjaga kondusifitas keamanan  pada hari libur khususnya.

" Patroli kali ini kita lakukan dengan sasaran Pusat perbelanjaan dan pasar serta toko-toko emas", ujarnya Kapolres.

AKBP Wahyu S Bintoro, SH SIK MSi, Patroli skala besar keliling dilakukan untuk memantau situasi kondisi wilayah. Patroli di lakukan dengan menyambangi Pertokoan GKB, Ramayana dan Pasar pengecekan kamera cctv toko Emas ", ungkapnya.

Pada saat patroli Kapolres memberikan himbauan kepada pihak keamanan sebagai pengelola di Toko, Ramayana maupun pasar untuk selalu mengecek sistem pemantauan keamanan dengan camera CCTV.

"kami himbau agar masyarakat agar lebih berhati-hati dengan sekitar karena kejahatan selalu mengintai apalagi jelang perayaan hari Raya Idul Fitri 1439 H" Ujar AKBP Wahyu S Bintoro.

Kapolres juga menuturkan mari kita jalankan ibadah puasa Ramadhan ini dengan bermunajad kepada Allah SWT, Kepada Tuhan Yang Maha Esa agar di tahun 2018 agar selalu mendapat ridho menjaga wilayah Gresik ini tetap aman dan kondusif.


ARZ Team

Berteman Dengan Narkotika, Pemuda Menganti Di Amankan Satresnarkoba Polres Gresik

GRESIK - Polres Gresik pada hari Sabtu tanggal 26 Mei 2018 pukul 23.00 wib berhasil mengamankan pelaku tindak penyalahgunaan narkotika golongan I jenis shabu di Jalan Dusun Pengampon Desa Setro Kecamatan Menganti, Gresik.

Kepada media ini, Kapolres Gresik AKBP Wahyu S. Bintoro, SH., SIK., M.Si menerangkan bahwa kronologi kejadiannya berawal adanya informasi masyarakat tentang adanya narkoba jenis shabu yang beredar di wilayah Menganti Kabupaten Gresik. Setelah mendapatkan informasi tersebut, anggota langsung melakukan penyelidikan dilokasi tersebut.

"Usai mendapatkan informasi, anggota langsung melakukan penyelidikan", terang Kapolres Gresik.

Setelah dilakukan pengkapan oleh Unit 2 Satresnarkoba Polres Gresik, Pelaku diketahui bernama SF (27) warga Desa Setro Kecamatan Menganti, Gresik.

Pelaku beserta barang bukti yang diamankan yaitu berupa 1 plastik klip narkotika jenis sabu dengan berat bruto +- 1,12 (satu koma dua belas)gram berikut bungkusnya, 1 lembar kertas kecil yang digunakan sebagai pembungkus shabu, 1(satu) buah HP Nokia  1650 warna merah dengan No. Simcard: 08383XXX selanjutnya tersangka di bawa ke Mapolres Gresik, guna menjalani proses penyidakan oleh Satresnarkoba Polres Gresik tesangkan ditahan di Rutan Mapolres Gresik.

"Atas perbuatannya, pelaku dijerat dengan Pasal 112 ayat (1) Jo 114 ayat (1) UU RI No. 35 tahun 2009 tentang Narkotika dengan ancaman hukuman 4 tahun penjara", imbuh Kapolres.


ARZ Team

Semarak Menyambut HUT Bhayangkara ke 72 Polres Gresik Menggelar Berbagai Perlombaan

GRESIK gresiknews1.com - Semarak menyambut HUT Bhayangkara ke 72 Polres Gresik menggelar berbagai perlombaan yang  salah satunya yang menjadi perhatian adalah lomba musik patrol kamtibmas pada festival rakyat bulan Ramadhan 1439 H. Acara yang digelar di WEP (Wahana Ekspresi Poesponegoro) jl. Jaksa Agung , Gresik pada selama tiga hari mulai Jum'at sampai dengan grand final hari Minggu (27/5/2018).

Hadir pada acara tersebut Kapolres Gresik AKBP Wahyu S Bintoro, SH SIK MSi., Dandim 0817 Gresik Letkol Kav Widodo Pujianto, Wakil Bupati Gresik Moh. Qosim, Wakil Ketua DPRD Gresik,  Kadispora Kabupaten Gresik, Kasat Lantas Polres Gresik AKP Wikha Ardilestanto, SH SIK., Kasat Binmas Polrse Gresik AKP Zunaedi, Kapolsek Jajaran Gresik, tokoh masyarakat Kecamatan Gresik serta Redaksi Radar Gresik yang ikut membantu terselenggaranya acara lomba musik patrol.

Kemeriahan kegiatan itu menjadi perhatian warga, sehingga kegiatan yang dilaksanakan mulai pukul 15.00 wib menjadi hiburan tersendiri bagi masyarakat Gresik sebagai waktu ngabuburit menunggu waktu berbuka puasa. 

Kapolres Gresik AKBP Wahyu S Bintoro, SH SIK MSi., dalam sambutannya mengatakan Kegiatan musik patrol adalah musik tradisional yang dimainkan beberapa orang. Kesenian musik ini sangat dikenal masyarakat Jawa Timur, musik ini juga digunakan  untuk pos kampling sebagai alat dalam menjaga kamtibmas dilingkungan masyarakat.

Kapolres menambahkan Musik patrol familiar dimasyarakat pada Pos Kampling serta pada bulan ramadhan pada saat sahur untuk membangunkan masyarakat, dengan diadakannya lomba ini diharap kreatifitas masyarakat meningkat yang nantinya dapat ditingkatkan pada Pos Kampling untuk meningkatkan kamtibmas.

"Dalam rangka HUT Bhayangkara ke - 72 mari bersama Kepolisian meningkatkan kamtibmas dengan ciptakan Pilkada serentak secara damai dengan mengaktifkan kembali tamu wajib lapor 1X24 jam untuk mengantisipasi perkembangan terorisme dan paham radikalisme dilingkungan masing-masing" jelas Kapolres.

Acara ini termasuk sukses karena  masyarakat sangat antusias terbukti dari jumlah penonton yang hadir,"Kami sangat berterimakasih kepada pihak pihak yang mendukung terlaksananya lomba musik Patrol kali ini dan juga semua peserta karena sudah termotivasi untuk mengikuti sebuah lomba dengan menampilkan sesuatu yang indah untuk bisa dinikmati banyak orang," ucapnya.

Lomba Musik Patroli ini mendapat penilaian dari 3 juri dari Satuan Binmas Polres Gresik Aiptu Syaiful Bakri, Guru music Purwacaraka Ibu Puspita, Guru musik dinas pendidikan Ibu Sri Wahyuni dari 19 peserta yang mengikuti lomba musik patrol satu sampai dua kelompok peserta merupakan binaan dari Polsek Jajaran Polres Gresik.

Acara ini berakhir pukul 23.00 Wib dan ditutup dengan penyerahan tropy serta uang pembinaan kepada para pemenang sesuai dengan hasil penilaian dewan juri yaitu kepada juara satu Perwakilan dari Polsek kota Gresik, juara dua perwakilan dari Polsek Driyorejo dan juara tiga perwakilan dari Polsek Balongpanggang.


ARZ TEAM

Gelar Cipkon, Polres Gresik Amankan 5 Tersangka

GRESIK gresiknews1.com - Demi menjaga keamanan selama bulan Ramadhan 1439 H serta menjelang Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Jatim, wilayah Hukum Polres Gresik menggelar Operasi Cipta Kondisi (Cipkon) setiap  malam Minggu.

Kapolres Gresik AKBP Wahyu S Bintoro, SH SIK MSi kepada media ini mengatakan "Kita lakukan giat kepolisian yang ditingkatkan, dengan melakukan Ops cipkon (Oprasi Cipta Kondisi) dengan patroli skala besar dan melakukan kegiatan razia, pemeriksaan kendaraan bermotor hingga warung remang - remang guna memberantas penyakit masyarakat".

Dalam Operasi Cipta Kondisi yang digelar Sabtu malam (26/5/2018) dipimpin oleh Kabag Sumda Polres Gresik Kompol Budi Idayati didampingi Kasat Sabhara Polres Gresik AKP Windu. Kegiatan yang dimulai pukul 21.30 wib diawali dengan apel di halaman Mapolres Gresik guna cek kuat personil yang akan melaksanakan cipkon.

"Cipkon kali ini dilaksanakan menyisir warung remang-remang yang diduga menjadi tempat lokalisasi " ungkap Kabag Sumda Polres Gresik.

"Polisi awalnya mendapatkan informasi dari masyarakat setempat, diduga warung remang di desa Banjarsari Kecamatan Cerme, Gresik kerap dijadikan tempat mesum," tambahnya.
Dari laporan masyarakat tersebut, pihak Kepolisian langsung melakukan tindakan dengan melakukan cipkon di warung tersebut dan ditemukan dua orang wanita (WTS) yang berada di dalam warung dan tiga orang laki-laki yang didalam juga etrdapat barang bukti berupa tisu bekas yang diduga didalamnya ada sperma, kondom bekas pakai.

"Pemilik warung dan Pasangan diluar nikah kami amanakan ke Mapolres Gresik guna penyidikan oleh Satreskrim lebih lanjut" jelas Kompol Hj Budi Idayati.

Dengan kasus ini kegiatan operasi Kepolisian akan lebih ditingkatkan, guna menciptakan wilayah Gresik ini bebas dari Kriminalitas tutupnya.


ARZ Team

Judi di Lahan Kosong Dua Tersangka Diamankan Polsek Kedamean

GRESIK gresiknews1.com - Dalam rangka Ops Semeru 2018 Polsek Kedamean Polres Gresik berhasil mengamankan tindak pidana perjudian menggunakan dadu di wilayah Kecamatan Kedamean Kabupaten Gresik, Jum'at (25/5/2018) pukul 00.45 wib dini hari.

Kapolres Gresik AKBP Wahyu S Bintoro, SH SIK MSi melalui Kapolsek Kedamean Polres Gresik AKP I Made Jatinegara, SH  memngatakan dua orang berhasil diamankan anggota Polsek Kedamean Polres Gresik, SJ (39)  dan ST (23) keduanya adalah warga desa Mojowuku Kecamatan Kedamean, Gresik. Namun dua tersangka lainnya berhasil kabur sebelum Polisi datang.

Penangkapan tersebut bermula saat anggota Polsek Kedamean Polres Gresik  Bripka Dedi Iskandar dan Brigadir Hendy melakukan patroli rutin dan mendapatkan informasi dari masyarakat bahwa telah terjadi perjudian dadu di lahan kosong desa Mojowuku Kecamatan Kedamean jelas Kapolsek.

Dari penangkapan malam itu, masih menurut AKP I Made Jatinegara, SH petugas juga mengamankan barang bukti uang sebesar 87 ribu rupiah dan barang bukti lainnya yakni peralatan untuk melakukan judi tersebut, " terusnya. 

Selain mengamankan dua tersangka dan uang tunai, Polisi juga mengamankan sejumlah barang bukti yakni,  1 (satu) lembar beberan, 1 (satu) buah lampu tempel/ minyak tanah dan 3 (tiga) buah dadu beserta alat mengopyok.

Selanjutnya pelaku dibawa ke Mapolsek Kedamean Polres Gresik guna penyidikan lebih lanjut, pelaku dijerat pasal 303 KUHP ayat (1) KUHP Yo Pasal 2 ayat (1) undang-undang nomor 7 tahun 1974 tentang penertiban perjudian.  


ARZ TEAM

Tingkatkan Kamseltibcarlantas, Satlantas Polres Gresik Adakan Lomba Da'i Cilik

GRESIK - Tingginya angka laka lantas yang di dominasi karena banyaknya pelanggaran tak sedikit anak dibawah umur menjadi korban laka lantas sangatlah membuat prihatin bagi kita semua, apalagi generasi muda merupakan generasi penerus bangsa.

Dalam rangka festival Ramadhan 1439 H Satlantas Polres Gresik mengajak para generasi muda mematuhi aturan dalam berkendara dengan menggelar lomba da'i cilik dengan tema Kamseltibcarlantas. Bertempat di WEP (Wahana Ekspresi Pusponegoro) jl. Jaksaagung, Gresik lomba yang digelar Jum'at (25/5/2018) diikuti 35 peserta yakni dari sekolah dan Ponpes yang ada di wilayah Gresik.

Acara lomba da'i dibuka oleh Kasat lantas Polres Gresik AKP Wikha Ardilestanto yang dihadiri oleh Kasat Binmas Polres Gresik AKP Zunaedi, rekan redaksi Radar Gresik dan Dispora Kabupaten Gresik. Sedangkan yang bertindak sebagai dewan juri dalam lomba Dai Cilik tersebut Ust. Mursyid dari Ponpes Nurul Qur'an, Ust. Mashuri dan Ibu Afiyah Wiji Rahayu dari Kemenag Gresik.

Kasat lantas Polres Gresik AKP Wikha Ardilestanto dalam sambutannya mengatakan acara lomba dai ini digelar dalam rangka menyambut bulan suci Ramadhan 1439 H sekaligus ajang sosialisasi dalam rangka menekan angka laka lantas di Kabupaten Gresik.

"materi yang disampaikan para peserta Da'i cilik harus berbobot himbauan mengenai kamseltibcarlantas dengan durasi 10 menit" ungkap Kasat Lantas.

Pada lomba yang digelar sore ini (25/5/2018), menyisihkan 6 dai cilik yang akan mengikuti babak final yang digelar ada hari Minggu 27 Mei 2018, Pukul 15.00 Wib s/d Selesai untuk memperebutkan gelar juara.


ARZ Team

Reskrim Polres Gresik Ungkap Penjualan Satwa Langka

GRESIK - Satuan Reskrim Polres Gresik berasil mengungkap penjualan hewan satwa dilindungi melalui media sosial Facebook. Hewan-hewan langka itu dijual dengan harga hingga lima juta rupiah.

Kapolres Gresik AKBP Wahyu Sri Bintoro, SH, SIK, MSi, mengatakan modus penjualan hewan langka via media sosial ini tergolong baru.

"Dulu kegiatan satwa dilindungi ini menggunakan toko kemudian pakai kurir tetapi sekarang ini sudah berubah sesuai dengan perkembangan teknologi," kata Wahyu di Mapolres Gresik, Gresik, Jumat (25/5/2018).

Kapolres Gresik mengatakan hewan-hewan tersebut diperjualbelikan di sebuah grup komunitas pecinta hewan. Penjual dan pembeli bisa berkomunikasi di grup Facebook itu dan saling bertukar nomor telepon.

"Penjual ini tidak punya stok barang/binatang, namun kalau ada yang telepon memesan, dia baru order," imbuhnya.

Para pelaku mendapatkan hewan-hewan itu dari luar daerah seperti Kalimantan, Lampung dan Sumatera. Mereka membeli kepada pengepul seharga Rp 500-an ribu. "Kemudian dijual lagi Rp 1,5 juta-5 juta," jelasnya.

Dalam kasus ini, Reskrim Polres Gresik menangkap 2 pelaku yakni ZI dan MR. Mereka ditangkap di kawasan Pom Bensin Sembayat Manyar Kab. Gresik.

Sementara hewan-hewan yang disita polisi adalah satu Elang black kite (accipitridae) dan anakan alap-alap (falconidae). Hewan-hewam itu akan diserahkan ke Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) untuk dilepas kembali ke habitatnya.

"Para tersangka dijerat dengan Pasal 40 ayat (2) jo Pasal 21 ayat (2) huruf a UU No 5 Tahun 1990 tentang Konsevrasi Sumber Data Alam Hayati dan Ekosistemnya," tutup Kapolres Gresik.


ARZ Team

Qosim Bagikan 1500 paket santunan LDII Gresik

GRESIK - Saat menghadiri santunan yatim piatu dan dhuafa Dewan Pimpinan Daerah Lembaga Dakwah Islam Indonesia (DPD LDII) Gresik pada Jum'at (26/5/2018) petang di gedung DPD LDII Gresik. Wakil Bupati Gresik Dr. Mohammad Qosim mengajak masyarakat agar menjalin kebersamaan.


"Ramadhan adalah bulan dimana kita semua masyarakat merajut kebersamaan. Kita semua adalah saudara. Tidak ada satupun ajaran Islam dan agama apapun yang menyuruh kita untuk menjadi teroris. Untuk itu kami selaku Pemerintah menyampaikan terima kasih kepada LDII yang telah memberi santunan kepada Yatim dan dhuafa. Hal ini dapat memberikan pelajaran kepada kita untuk saling mangasihi pada sesame" ungkap Qosim saat berkesempatan memberikan sambutan.


Qosim juga meminta kepada seluruh masyarakat Gresik untuk saling bersilaturahmi. Berkeliling mengenal lebih akrab kepada masyarakat di sekitarnya, saling sapa dan mewaspadai setiap tamu atau orang asing yang bertandang kelingkungan di sekitar rumahnya.


"Terutama bagi yang punya kos-kosan agar di cek dan diteliti semua penghuninya. Mulai dari identitasnya, kegiatan sehari-hari serta tamu-tamu yang datang. Kalau bukan dari diri kita, siapa lagi ? karena jumlah polisi di Gresik hanya sekitar seribu personil dan TNI yang hanya 800 orang" tandasnya dihadapan seluruh anggota LDII serta para undangan yang hadir.


Acara tersebut juga dihadiri oleh jajaran beberapa anggota Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), perwakilan dari Majelis Ulama Indonesia (MUI) Gresik, Kepala Kementerian Agama, beberapa ulama dan tokoh masyarakat di Gresik. Tampak hadir Anggota DPRD Jawa Timur Dr Kodrat Sunyoto.


Dalam sambutanya Ketua DPD LDII Abdul Muiz Zuhri menyampaikan, kegiatan ini adalah salah satu bentuk perwujudan rasa syukur kepada Allah. Kegiatan ini rutin diselenggarakan setiap tahun pada setiap bulan Ramadhan. 


"Santunan yang kami berikan kepada para Yatim dan dhuafa ini sejumlah 1500 paket. Sumbangan bantuan serta penyelenggaraan acara ini murni berkat kerjasama para Anggota dan warga LDII Gresik serta dukungan Pemerintah Kabupaten Gresik" katanya.


Masih menurut Abdul Muiz Zuhri, Santunan tak hanya diberikan di kantor DPD LDII di Bunder, tapi secara berutan pembagian santunan ini akan dibagikan di wilayah Kecamatan Menganti,  Manyar , Driyorejo,  Wringinanom dan Benjeng. 


Perlu diketahui, sebelumnya Wabup Qosim juga telah membagikan ratusan bingkisan yatim dan dhuafa di Gedung Stadion Gelora Joko Samudro. Santunan ini disponsori oleh pengusaha yang bekerjasama denga Dinas Pemuda dan olahraga. 



ARZ Team

Unit Reskrim Polsek Benjeng Tangkap Pelaku Judi Dadu

GRESIK - Unit Reskrim Polsek Benjeng Polres Gresik berhasil mengungkap kasus perjudian Dadu di areal sawah wilayah Kecamatan Benjeng Kabupaten Gresik, Sabtu (26/5/2018) pukul 01.30 dini hari.

Kapolres Gresik AKBP Wahyu S Bintoro, SH SIK MSi melalui Kapolsek Benjeng AKP Zamzani, SH mengatakan, "Tersangka S (45) warga Kecamatan Benjeng, dengan barang bukti Uang tunai Rp.2.081.000, 1 gambar dadu, 1 lembar untuk alas, 1 buah batu , 1 buah omplong, 3 buah mata dadu, 1 buah dompet kecil untuk tempat mata dadu, 1 buah senter".

Masih menurut Kapolsek Benjeng AKP Zamzani, SH mengatakan penangkapan tersebut bermula saat anggota Polsek Benjeng melakukan patroli rutin dan mendapatkan informasi dari masyarakat bahwa telah terjadi perjudian dadu diareal sawah desa Munggugebang Kecamatan Benjeng Kabupaten Gresik dengan menggunakan taruhan uang .

Mendapati pengaduan tersebut, selanjutnya petugas segera mendatangi tempat kejadian tersebut dan diketahui memang benar terdapat judi dadu yang digelar di area persawahan dengan menggunakan taruhan sejumlah uang. Namun saat petugas datang para pelaku langsung berusaha melarikan diri.

"Petugas berhasil melakukan penangkapan terhadap seorang pelaku yang hendak melarikan diri, namun sembilan orang pelaku berhasil kabur," terang Kapolsek.

Dari hasil penggrebekan yang dilakukan anggota Polsek Benjeng Polres Gresik berhasil mengamankan S (45) dengan barang bukti untuk selanjutnya dibawa ke Mapolsek Benjeng guna penyidikan lebih lanjut jelas AKP Zamzani.


ARZ Team

Patroli Tim URC Black Panther Reskrim Amankan Gresik Jum'at Siaga

GRESIK - Demi terciptannya situasi kamtibmas agar tetap dalam keadaan aman kondusif, Kapolres Gresik AKBP Wahyu S Bintoro SH SIK MSi, menurunkan tim URC Black Panther Reskrim untuk melaksanakan patroli Jum'at siaga yang dipimpin Ipda Yani Kasubbag Humas Polres Gresik, Jum'at (25/5/2018).

Patroli Jum'at siaga ini dilakukan Srikandi tim URC Black Panther Reskrim untuk memback up anggota Polisi laki-laki melakukan ibadah wajib sholat Jum'at

"keamanan masyarakat Gresik akan tetap aman dengan kehadiran para Srikandi ini" jelas Kapolres Gresik.

Patroli ini  merupakan Kegiatan rutin untuk mencegah adanya aksi kejahatan, khususnya Copet dan Perampokan, di area pertokoan emas dan perbankkan untuk memberikan rasa aman dengan kehadiran Polisi serta mencegah niat dari pelaku tindak kejahatan. Kegiatan tersebut merupakan  perintah Kapolres Gresik  untuk memberikan rasa aman dengan melaksanakan patroli serta menyampaikan pesan serta himbauan kamtibmas kepada masyarakat maupun petugas keamanan di obvit tertentu.

Kepada  media ini Ipda Yani sebagai ketua Regu Black Panther Reskrim mengatakan patroli yang dilakukan ini juga melakukan dialogis dengan security maupun warga masyarakat untuk tetap waspada akan tidak kriminalitas yang mengintai.

Kapolres Gresik AKBP Wahyu S Bintoro, SH SIK MSi mengatakan  "dengan diadakan patroli dialogis ini, diharapkan bisa mencegah niat pelaku kejahatan melakukan aksinya, sehingga masyarakat merasa aman dan nyaman dalam melakukan aktifitas dengan kehadiran Polisi.   


ARZ TEAM

GERAKAN 500 RIBU MASKER DAN PENCANANGAN GRESIK BERMASKER

  Gresik,   gresiknews1.com     - Motto Berani Mengungkap Membantu Yang Belum Terungkap.  Berbagai macam cara terus dilakukan untuk memutus ...