Kapolres Gresik Ajak Mahasiswa Unigres Jadi Agen Anti Radikalisme

GRESIK - Selasa 31 Juli 2018, Universitas Gresik (Unigres) tahun ini melaksanakan Kuliah Kerja Nyata (KKN) yang akan menempati 12 desa/kelurahan wilayah Kecamatan Kebomas, Gresik yang diikuti 311 mahasiswa dari enam fakultas.

Hadir pada acara pelepasan Kuliah Kerja Nyata (KKN) Unigres, Kapolres Gresik AKBP Wahyu S Bintoro, S.H., S.I.K., M.Si. mengajak mahasiswa Unigres menjadi agen anti radikalisme. Hal tersebut diungkapkan Kapolres, saat memberikan sambutan di Halaman Universitas Gresik, Senin (30/7/2018).

Acara tersebut juga turut dihadiri pula oleh Forkopimda (Forum Komunikasi Pimpinan Daerah). yaitu Wabup Gresik, Dr H Mochammad Qosim, M.Si, Kasdim 0817/Gresik, Camat Kebomas, Miftahul Huda, beberapa lurah dan kepala desa se kecamatan Kebomas.

Pada kesempatan tersebut, Kapolres menyampaikan dalam meraih kesuksesan tidak lepas dari DUIT (doa, usaha, ikhtiar dan tawakal). Berdasarkan tema KKN bahwa mahasiswa harus mampu membangun sumber daya manusia masyarakat untuk berwira usaha tentunya dibutuhkan pembangunan manusia baik dari segi skill (ketrampilannya), knowledge (ilmu pengetahuan) dan attitide (perilaku). 

"Mahasiswa sebagai Generasi milenial saat ini dapat menjadikan masyarakat dibangun tidak hanya skillnya saja tapi juga harus dibekali dengan ilmu pengetahuan yang berbasis IT maupun perilaku yang baik", jelas Kapolres.

Selain Kapolres, KH Moh Qosim, wabup Gresik juga menekankan beberapa hal yang harus dimiliki seorang pemimpin yaitu Karakter building (Moral yang baik), Kompetensi dan Literasi (kemampuan membaca). 

Selain itu, menyikapi perkembangan di dunia digital, AKBP Wahyu S Bintoro, S.H., S.I.K., M.Si. mengajak Mahasiswa Unigres menjadi mitra kamtibmas.

Di akhir sambutannya, Kapolres juga mengatakan bahwa mahasiswa sebagai warga net merupakan agen agen perubahan dan mitra-mitra Polri yaitu mitra kamtibmas, yang harus terus mensupport dan mendukung Polri disegala hal dan bidang terutama agen agen dalam mengawasi dan memantau penyebaran situs situs atau website yang berbau ujaran kebencian maupun radikalisme den terorisme. 

"Mahasiswa diharapkan menjadi mitra dan agen agen kami dalam pengawasan di dunia maya, untuk antisipasi perkembangan ajaran paham paham radikalisme maupun terorisme", pungkas Kapolres.


ARZ TEAM

Menjaga NKRI, Pemkab Gresik Bentuk Forum Pembauran Kebangsaan


GRESIK - Tahun ini adalah tahun politik. Kita harus hati-hati dan waspada karena banyak sekali kepentingan yang ingin memecah belah kita. Kita saling dibenturkan dari segala perbedaan mulai dari perbedaan ras, suku, agama bahkan mashab.


Peringatan ini disampaikan oleh Sekda Gresik, Djoko Sulistio Hadi saat membuka Kegiatan Forum Pembauran Kebangsaan (FPB) Kabupaten Gresik yang berlangsung di Ruang Argo Lengis Kantor Bupati Gresik, Selasa (31/7/2018).


Acara yang dihadiri oleh para anggota seluruh anggota FPB yang terdiri dari para tokoh berbagai agama se Kabupaten Gresik mengundang seluruh Kepala Seksi Ketentaraman dan Ketertiban sereta Kepala Seksi Kesejahteraan rakyat dari 16 Kecamatan se Kabupaten Gresik.


Sekda Gresik mengapresiasi kegiatan yang diselenggarakan oleh Kepala Kantor Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kabupaten Gresik ini.


"Sebagai masyarakat yang berada di wilayah insdustri, kerawanan Kabupaten resik sangat tinggi. Alhamdulilah, berkat peran serta tokoh-tokoh agama yang hadir ini, maka sampai saat ini Gresik tetap kondusif" ujarnya bangga.


Persatuan dan kesatuan bangsa adalah modal terbesar agar Gresik bisa lebih maju, tambah Sekda yang mengaku dua bulan lagi akan memasuki masa pensiun.


Kepala Kesbangpol Gresik, Choirul Anam sebagai panitia penyelenggara mengaku sangat terbantu dengan adanya FPB ini. Menurutnya banyak permasalahan yang menyangkut kehidupan beragama bisa kami selesaikan atas peran serta para anggota FPB ini.


"Kami berharap kepada para kasi Kecamatan yang hadir disini, agar setiap ada acara atau masalah yang berkaitan dengan keagamaan untuk melibatkan dan mengundang anggota FPB. Hal ini agar FPB bisa berperan aktif untuk menjaga persatuan dan kesatuan di semua wilayah Gresik" ujarnya.


Menguatkan harapan pemerintah, pembicara tunggal Prof. Dr. Mochammad Toha menyatakan bahwa pihaknya siap hadir apabila diundang dan dibutuhkan.


"Kami ini dibentuk untuk membantu masyarakat, terutama yang mendapat masalah terkait kerukunan ummat beragama. Anggota kami terdiri dari para tokoh semua agama. Jadi ada masalah dengan salah satu agama, kami siap memfasilitasi" papar Toha.


Toha yang juga menjabat Kepala Balai Diklat Kementerian Agama Jawa Timur ini juga menyatakan, kita ini sebagai bangsa yang besar, bangsa yang hebat sejak Jaman Sriwijaya dan Majapahit telah menguasai dunia. Terlalu sayang kalau NKRI dirusak oleh hal-hal yang kecil. Untuk itu marilah bersama menjaga NKRI. 



ARZ Team

WABUP GRESIK TITIPKAN 3 HAL KEPADA MAHASISWA UNGRES


GRESIK - Sebanyak 311 mahasiswa Universitas Gresik (Ungres) dari sejumlah fakultas akan melaksanakan pengabdian kepada maysarakat melalui program Kuliah Kerja Nyata (KKN) di sejumlah desa di wilayah Kecamatan Kebomas, Gresik.


Sebelum pelaksanaan KKN dimulai, para mahasiswa tersebut mendapat pembekalan dari Wakil Bupati Gresik Dr. H. Moh. Qosim, Senin (30/07/2018).


Dihadapan para mahasiswa, Wakil Bupati Gresik menitipkan tiga hal yang harus diperhatikan oleh para mahasiswa yang akan melaksnaakan KKN tersebut.


Pertama, para mahasiswa yang menjalankan KKN diminta aktif dalam bersosialisasi dan berkomunikasi dengan masyarakat di tempat pelaksanaan KKN.


Kedua, hal yang paling penting menurut Wabup Qosim adalah menjaga akhlakul karimah dan tidak melakukan perbuatan yang melanggar norma, yang dapat merugikan masyarakat maupun perguruan tinggi.


Ketiga, melaksanakan kegiatan sesuai dengan disiplin ilmu yang dimiliki oleh para mahasiswa.


"Dari tiga hal tersebut, saya berharap kepada seluruh mahasiswa untuk melaksanakan dengan baik. Sehingga kegiatan KKN terlaksana dengan baik dan lancar. Serta tidak ada kendala apapun," ujar Wabup.


Disamping itu, Wabup juga menitipkan pesan kepada Camat Kebomas serta para Kepala Desa di tempat pengabdian, untuk tidak segan-segan membantu mahasiswa yang mengalami kesulitan maupun dalam hal koordinasi.


"Kepada Pak Camat dan Kepala Desa, saya minta untuk tidak segan-segan membantu dan mendampingi para peserta KKN. Terutama para mahasiswa yang mendapati kendala atau kesulitas selama pelaksanaan KKN berlangsung," pinta Wabup.


Kabag Humas dan Protokol Sutrisno mengatakan, para mahasiswa tersebut akan melaksanakan KKN disejumlah desa di Kecamatan Kebomas.


"Selama tiga minggu para mahasiswa melaksanakan KKN di Desa Kedanyang, Sukorejo, Gending, Prambangan, Kembangan, Dahanrejo, Giri, Singosari, Sidomoro, Kawisanyar dan Segoromadu," kata Sutrisno.


Hadir dalam kegiatan tersebut, Kapolres Gresik AKBP. Wahyu Sri Bintoro, Kasdim 0817 Gresik Mayor Arh Suwanto, serta para jajaran civitas academic Universitas Gresik. 



ARZ Team

Program Police Goes To School, Kapolres Gresik Jadi Pembina Upacara

GRESIK - Senin 30 Juli 2018, Untuk meningkatkan disiplin dalam berlalu lintas di jalan raya serta meminimalisir pelanggaran, khususnya di kalangan pelajar, Kapolres  Gresik AKBP Wahyu S Bintoro S.H., S.I.K., M.Si terjun langsung ke Sekolah menyampaikan pesan dan sosialisasi keselamatan dengan menjadi pembina upacara, Senin (30/7/2018)

AKBP Wahyu S Bintoro S.H., S.I.K., M.Si dalam kegiatan sosialisasi tersebut bertindak sebagai Inspektur Upacara di SMA Negeri 1 Gresik Jln. Arief Rahman, Gresik. dan didampingi oleh Kasat Lantas AKP Wikha Ardilestanto S.H., S.I.K. beserta anggota.

Kapolres Gresik menyampaikan dengan edukasi tertib berlalu lintas sejak dini disosialisasikan di kalangan pelajar melalui program Police Goes To School. 

"Pelajar sebagai generasi penerus bangsa harus diberikan pemahaman dalam berlalu lintas, agar terbentuk mindset generasi muda yang dapat menjadi pelopor keselamatan berlalu lintas" jelas Kapolres Gresik.

Berdasarkan data Polres Gresik selama semester pertama 2017 dan 2018, laka lantas di Gresik terjadi peningkatan sebanyak 4 persen.

"Peningkatan laka lantas pada pelajar membuat kita terjun langsung dalam memberikan edukasi sebagai langkah untuk menekan prosentase laka lantas pada pelajar serta meningkatkan disiplin dalam berlalu lintas" terang Kapolres.

Lanjut di era sekarang ini AKBP Wahyu S. Bintoro, SH., SIK., M.Si. mengatakan dengan adanya kecanggihan teknologi informasi saat ini, yang sangat mudah, cepat dan murah dalam mengakses informasi apapun didalamnya. Hal tersebut telah dimanfaatkan oleh para pelaku kejahatan untuk mencari mangsanya di dunia maya, sekaligus menyebarkan konten-konten provokatif, berita hoax maupun ujaran kebencian yang dapat memecah belah persatuan bangsa serta dampak negatif lainnya.

"Pelajar sebagai generasi masa depan bangsa harus diberikan pemahaman dan pembinaan disegala bidang sehingga tidak menjadi korban kejahatan maupun sebagai pelaku kejahatan", terang Kapolres.

Peristiwa Bom Surabaya bulan lalu, menimbulkan fenomena baru kajian terorisme. Dimana keterlibatan satu keluarga termasuk anak-anak dalam aksi terorisme. "Ayo kita sama-sama menjaga anak emas kita, generasi penerus bangsa kita ini dari ancaman Radikalisme dan terorisme" pungkas Kapolres Gresik.


ARZ Team

Puluhan Liter Tuak Diamankan Polsek Duduksampeyan Saat Operasi Cipkon

GRESIK - Senin 30 Juli 2018, Puluhan liter tuak  berhasil  diamankan anggota Polsek Duduksampeyan Polres Gresik dalam Operasi Cipta Kondisi (Cipkon), kemarin (28/7/2018) malam. 

Kapolres Gresik AKBP Wahyu S Bintoro, S.H., S.I.K., M.Si. melalui Kapolsek Duduksampeyan AKP Darsuki, S.H. mengatakan Puluhan liter tuak berasal dari warung-warung pinggir jalan raya Duduksampeyan, Gresik. Dari hasil cipkon yang dipimpin langsung Kapolsek Duduksampeyan berhasil mengamankan puluhan liter Tuak dari salah satu warung milik L (50) Ds. Pulorejo Kec. Cerme Kab. Gresik dan mengamankan seorang peminum S (19) warga Ds. Banjangan Kec. Sarirejo Kab. Lamongan. 

"Hasil Cipkon tadi malam (kemarin) kita menyita 1 drum tuak yang berisi 10 liter tuak dan satu ceret tuak yang berisi satu liter yang kita amankan dari salah satu warung yang berada di jalan raya Duduksampeyan," jelas Kapolsek Duduksampeyan.

Dikatakan Kapolsek, Operasi Cipkon ini untuk meningkatkan keamanan, ketertiban di masyarakat. Operasi seperti ini akan terus dilaksanakan selama beberapa pekan terakhir ini. Juga kegiatan ini juga tetap berlanjut, dan nanti petugas akan menyita barang yang bisa memicu kriminalitas. Untuk pelaku penjual tuak ini dibawa ke Mapolsek Duduksampeyan untuk dilakukan proses Tipiring (Tindak Pidana Ringan).

"Penjual dan pelaku miras tuak ini kita bawa ke Mapolsek untuk dilakukan proses Tipiring agar para penjual dan peminumnya jera dan tidak mengulang," terangnya.

Lanjut Kapolsek, setiap pemilik warung yang terjaring dalam operasi Cipkon tersebut dikenakan sanksi Tipiring. Hal itu, dilakukan untuk melakukan pemberantasan miras tuak di Kabupaten Gresik.

"Tujuan kita agar penjual miras dapat kapok dan tidak menjualkan miras lagi," tandas AKP Darsuki, S.H.

Ditambahkan Kapolsek, banyak dampak negatif dari konsumsi tuak serta minuman sejenisnya. Seperti dapat memotivasi terjadi tindak pidana, seperti perkelahian, pencurian, perampokan dan kejahatan lain. Karena, jika mengkonsumsi miras ini maka akan menghilngkan tingkat kesadaran dan berpeluang untuk melakukan kejahatan.

"Dengan kegiatan cipkon ini semoga Gresik bersih dari minuman keras dan sejenisnya, serta dapat tercipta Kamtibmas yang aman dan kondusif" pungkas Kapolsek.


ARZ TEAM

Polres Gresik Kembali Amankan Pelaku Penyahgunaan Narkoba

GRESIK - Senin 30 Juli 2018, Jajaran Satresnarkoba Polres Gresik, kembali melakukan aksi dalam memberantas segala macam kejahatan narkoba diwilayah hukumnya.

Satresnarkoba Polres Gresik menangkap seorang pelaku penyalahgunaan narkoba golongan 1 jenis shabu. Pelaku AP alias Koso (23) yang diketahui bekerja sebagai Tukang Las warga Kecamatan Sumber Pucung Kabupaten Malang itu ditangkap di jalan RA. Kartini di desa Sidomoro Kecamatan Kebomas – Gresik tepatnya depan rumah makan roket chiken, Sabtu (28/7) jam 19.00 wib. 

Saat dilakukan penangkapan, petugas menemukan barang bukti berupa satu bugkus bekas rokok samporna mild yang berisi satu plastik klip berisi kristal putih diduga shabu dengan berat timbang Bruto 0,52 (nol koma lima dua) gram berikut bungkusnya dan satu buah HP samsung J1S warna hitam dengan nomor Simcard.

Kapolres Gresik AKBP Wahyu S Bintoro, S.H., S.I.K., M.Si., saat dikonfirmasi media ini, membenarkan perihal penangkapan pelaku narkoba tersebut.

"Iya benar, tadi malam anggota Satresnarkoba Polres Gresik berhasil menangkap seorang pelaku narkoba. Penangkapan tersebut berdasarkan informasi masyarakat", ujarnya.

Berdasarkan informasi masyarakat, jajaran Kepolisian Resort Gresik satuan narkoba melakukan penyelidikan dan berhasil menangkap pelaku.

Untuk proses penyidikan dan pengembangan lebih lanjut, pelaku berikut barang buktinya dibawa ke Mapolres Gresik.

"Atas perbuatannya pelaku dijerat dengan Pasal 112 ayat (1) jo Pasal 114 ayat (1) UU RI No. 35 tahun 2009 tentang Narkotika" pungkas Kapolres.


ARZ / TEAM

HAMEDI,SE SIAP HADIR UNTUK MENGABDI

SURABAYA - Minggu 29 Juli 2018, Sosok muda yang terbiasa tampil Low Profil ini, saat ditemui di acara Rapat Pleno terbuka dan penetapan paslon terpilih di hotel Wyndam Surabaya, lelaki yang juga Ketua Koperasi Pedagang SEMEMI MAKMUR SEJAHTERA Pasar Sememi Surabaya ini bernama HAMEDI, SE

Berawal dari dorongan Tim Pemenangan Sokip,SH dan Relawan MEMO / Partner Infojatim.com Peduli di bawah bimbingan H.Sukoto pada Pileg Tahun 2014 yang lalu, untuk di calonkan sebagai Anggota DPRD Kota Surabaya dengan nomer urut 2 (Dua) dari Daerah Pemilihan V yang meliputi Kecamatan Asemrowo, Benowo, Dukuh Pakis, Karangpilang, Lakarsantri, Pakal, Sambikerep, Tandes dan Wiyung.

"Salah satu yang menjadi motivasi saya untuk mau di calonkan (caleg DPRD Kota Surabaya red) adalah Karena Salah Melihat sampai hari ini, Kecamatan Benowo Belum ada Keterwakilan di Yos Sudarso (Gedung DPRD Surabaya) tambah Mantan Wakil Ketua LKMK Sememi Periode 2010-2013.

"Sudah saatnya, warga Kecamatan Benowo, bisa sama dan sejajar dengan warga kecamatan lain yang ada di Kota Surabaya, dalam menerima, memperjuangkan aspirasi Warganya" Lanjut Mantan Ketua Karang Taruna Kecamatan Benowo ini.

"Memang harus ada dari kita yang muda ini berada di dalam sistem pemerintahan. Karena ketika kaderisasi dan regenerasi tidak berjalan, maka tugas Legislasi, Budgeting dan Controling kepada Eksekutif tidak akan berjalan maksimal. Dan jangan berharap banyak aka adanya perubahan di Kota Pahlawan ini" tambah Wakil Ketua DPC yang juga merangkap Koordinator Daerah Pemilihan V Partai Hanura Kota Surabaya.

"Ada satu yang sampai hari ini menjadi beban moral saya kepada warga terdampak Penutupan Lokalisasi di kota Surabaya ini, saat kemarin saya coba rayu mereka untuk ikuti program pemerintah kota surabaya, eh ternyata setelah selesai, dapat piagam hilang tanpa program lanjutan" ujar Ketua Forum Warga Terdampak eks lokalisasi surabaya.

"Masih segar dalam ingatan, awal tahun 2014 saat kita turun untuk mendata Mucikari dan PSK di Moroseneng, dan Jarak Dolly dan menyerahkannya secara langsung ke kantor Kementrian Sosial RI di jakarta bersama kepala Dinas Sosial, Drs.Supomo, MM" lanjut nya

"Berangkat dari itu, kemarin saat Pilgub Jatim 2018 kemarin, kita melakukan Kerja pendukungan  dan Kerja Pemensngan untuk bantu Khofifah Emil, dengan harapan akan lebih mudah nantinya saat pengawalan lanjutan program penutupan 5 eks lokalisasi di surabaya.

Karena akan lebih maksimal hasilnya bila sudah ada kedekatan dan koordinasi antara pemerintah kota surabaya, pemerintah Provinsi Jawa Timur serta Kementerian Sosial RI" tambah Ketua Relawan Sahabat Khofifah Indar Parawansa (K1P) Surabaya.

"Kita sadar bahwa untuk bersaing dengan incumbent yang sudah lebih dari 2 kali duduk menjadi anggota DPRD Kota Surabaya dari Dapil 5, dengan jam terbang tinggi memang tidaklah mudah". Tapi juga bukan hal yang mustahil untuk memenangkannya.tentunya dengan dukungan teman2, mau turun ke bawah dan di iringi Do'a serta berharap ridho dan idzin-NYA. 

"Sekarang para pemilih sudah cerdas dan sangat apresiasi dengan visi misi caleg baru karena mereka, dan kita semua rindu perubahan, perubahan ke arah yang lebih baik untuk Kota Surabaya yang sejahtera dan bermartabat". Tutup pria alumni Wijaya Putra Surabaya ini.


Afw / Arifin s,zakaria

DPP Alpindo Siap Dorong perekonomian kerakyatan Indonesia

SURABAYA - Minggu 29 Juli 2018, Penetapan pengurus DPP Afiliasi Pedagang Indonesia (Alpindo) yang digawangi  para senior pergerakan Jawa Timur berlangsung dilesehan Pelangi, Jalan Gayung Kebonsari, Surabaya. 

Organisasi yang berbackground profesi pedagang tersebut mewarnai sektor perdagangan indonesia untuk kemajuan perekonomian kerakyatan. 

Ketua Umum DPP Alpindo Rumiati, SH mengatakan, hadirnya organisasi yang berprofesi perdagangan tersebut guna mendorong perekonomian kerakyatan. "Hadirnya Alpindo adalah untuk mendorong ekonomi rakyat menjadi lebih baik," katanya, seusai penetapan pengurus DPP Alpindo, Jumat (27/07/2018), disurabaya. 

Rumiati menambahkan, kedepan yang akan digenjot adalah jaringan-jaringan baik dari pengusaha maupun kepemerintahan. 

"Kita kuatkan jaringan dulu, kemudian barulah kita dorong perekonomian rakyat menjadi lebih baik," ujar Rumiati 

Sementara itu Purwanto, Wakil Ketua Hubungan Kelembagaan yang berhubungan dengan relasi serta jaringan memaparkan, menurutnya kedepan Alpindo dapat menjadi payung bagi dunia pedagang masyarakat kecil, menengah dan keatas. 
"Kami tetap meluaskan jaringan, sehingga dari situ kita bisa menjadi payung bagi para pedagang," jelas Purwanto.

Pihaknya menjelaskan munculnya Alpindo disektor perdagangan bisa membantu pedagang melalui relasi yang sudah terbentuk. "Kedepan relasi kita harapkan dapat membantu pedagang melalui Alpindo," pungkas ppurwanto.                                           

Afw / Arifin s,zakaria

Ada Yang Unik Pada Shalat Jumat di Masjid Agung Maulana Malik Ibrahim Gresik

GRESIK - Ada yang unik pada kesempatan shalat Jum'at berjamaah pada hari Jum'at (27/07/2018) di Masjid Agung Maulana Malik  Ibrahim Kebomas Gresik siang tadi. Keunikan pada kesempatan shalat Jum'at berjamaah tersebut yaitu yang bertindak sebagai muadzin adalah Kapolres Gresik AKBP Wahyu S Bintoro,S.H., S.I.K. M.Si. 

Dengan suara lantang dan merdu, Kapolres Gresik mengumandangkan iqomah shalat Jum'at yang diikuti oleh Pejabat Polres Gresik serta warga sekitar komplek Masjid yang berada di lingkungan Makam Waliyullah Syeh Maulana Malik Ibrahim, salah satu wali penyebar agama islam di Kabupaten Gresik. Selain Kapolres Gresik yang bertindak sebagai muadzin, bertindak sebagai khotib adalah Kasat Binmas Polres Gresik AKP H. Zunaedi. 

Kegiatan ini rutin dilaksanakan sebagai bentuk safari jumat dalam rangka mendekatkan diri kepada masyarakat melalui pesan pesan pada khotbah Jum'at yang disampaikan oleh kasat binmas.

Kapolres Gresik yang ditemui media ini usai melakukan kegiatan mengungkapkan sebuah kebanggaan tersendiri bisa bersilaturahmi dan bertatap muka dengan para tokoh agama, ulama dan kyai setiap habis sholat Jumat, dengan demikian tentunya kepolisian akan mendapatkan dukungan doa dalam setiap melaksanakan tugasnya. Selain itu bersilaturahmi dengan masyarakat melalui bhakti kesehatan akan membuat Polres Gresik akan semakin dipercaya dan dicintai masyarakatnya.

"Dengan menjadi Iqomah atau Khotib Jumat dan dirangkai dengan kegiatan bhakti kesehatan di masjid-masjid, Insya Allah Polres Gresik akan semakin dicintai dan dipercaya masyarakatnya", ungkap Kapolres.

Dalam kesempatan itu, juga diadakan kegiatan bakti sosial dalam rangka HUT Bhayangkara ke 72 dengan memberikan pemeriksaan gratis kepada masyarakat umum yang melaksanakan sholat berjamaah Jumat di masjid tersebut. 


ARZ TEAM

TK ABA 9 SIDAYU GRESIK WAKILI JAWA TIMUR KEPENTAS NASIONAL


GRESIK - Tampak kegembiraan dari anggota Tim penilai Lomba Sekolah Sehat (LSS) tingkat Nasional saat menilai Taman Kanak-kanak Aisyiyah Bustanul Athfal (TK ABA) 9 Sidayu Gresik Jawa Timur pada Jumat (27/7/2018) pagi.


Hal ini karena sambutan pihak sekolah yang dinilai begitu luar biasa. Selain Bupati Gresik Dr. Sambari Halim Radianto dan Ketua TP PKK Kabupaten Gresik Maria Ulfa Sambari, tampak juga seluruh Pejabat, tokoh masyarakat dan komponen masyarakat setempat ikut memberikan sambutan yang luar biasa meriah.


Sejak masuk dari areal lingkungan sekolah, barisan anak sekolah mulai dari TK sampai SMA telah berjajar rapi. Sebelum memasuki gerbang sekolah. Terdengar suara cadel Kayla Dheanova Azka Masyunah siswa kelas B TK tersebut memberi sambutan selamat datang dengan yel-yel. Tak lama kemudian Kayla mengajak anggota rombongan tim penilai serta undangan yang lain mengajak senam UKS.


Kemudian Bupati Sambari dan Ketua TP PKK Kabupaten Gresik Hj. Mari Ulfa Sambari menyambut dengan mengantar masuk rombongan Tim juri LSS ketempat penilaian.


Diakui oleh Ketua Tim Penilai, Mohammad Adil bahwa dari seluruh yang dinilai semuanya baik. Dia juga menyatakan bahwa yel PKK ya UKS, UKS ya PKK hanya satu-satunya di Indonesia.


"Kalau dikatakan sempurna, tidak ada didunia ini yang sempurna. Namun dari hasil penilaian tersebut kami beserta rombongan sebanyak delapan orang tidak menemukan kekurangan" katanya.


Bahkan adil meminta kepada seluruh elemen yang ada di Sidayu, apabila ada orang atau kelompaok masyarakat dari luar Jawa Timur yang ingin menimba ilmu ke Sidayu Gresik untuk belajar UKS dan Sekolah Sehat agar diterima dengan baik.


Adil juga menambahkan bahwa penilaian lomba sekolah sehat dan UKS ini adalah hal kecil tapi untuk mendongkrak yang besar.


"Dari Hal kecil ini yaitu memulai dengan mendidik anak-anak sejak dini untuk kebaikan generasi yang akan datang. Siapapun pasti butuh generasi yang soleh, cerdas, sehat dan berkarakter" tambah Adil.


Sementara Bupati Gresik Dr. Sambari Halim Radianto melalui Kepala Bagian Humas dan Protokol Pemkab Gresik Sutrisno mengatakan bahwa lomba ini merupakan 'virus" untuk ditularkan kepada yang lain.


"Banyak hal yang diawali tidak ada misalnya ketika ada penobatan desa Pendidikan, saat ini sudah banyak desa Pendidikan di Gresik. Semoga dengan terpilihnya TK ABA 9 sebagai juara akan memberikan motivasi kepada yang lain sehingga program UKS dan Sekolah Sehat di Kabupaten Gresik bisa berkelanjutan" tandas Sambari. 



ARZ Team

Sambut Hari Jadi Polwan Ke- 70 Polwan Polres Gresik Gelar Olah Raga Bersama

GRESIK - Dalam rangka menyambut Hari Jadi Polisi Wanita yang ke 70 tahun 2018, Polwan Polres Gresik menyelenggarakan olahraga bersama yang digelar di halaman Polres Gresik, Jumat (27/7/2018). Olahraga bersama ini diikuti oleh seluruh anggota Polwan, Kapolres Gresik AKBP Wahyu S Bintoro, S.H., S.I.K., M.Si. beserta PJU  dan Kapolsek Jajaran Polres Gresik, anggota dan ASN Polres Gresik serta turut dimeriahkan oleh Bhayangkari Cabang  Gresik.

Hari Jadi Polwan Ke- 70 mengambil tema " Dengan semangat promoter Polwan RI siap mensukseskan dan mengamanan agenda Kamtibmas tahun 2018-2019".

Kapolres Gresik AKBP Wahyu S Bintoro, S.H., S.I.K., M.Si, mengatakan kegiatan ini salah satu rangkaian Hari Jadi Polwan Ke - 70 yang diperingati setiap tanggal 1 September 2018 mendatang. "Olahraga bersama ini juga sebagai sarana revolusi mental anggota Polwan Polres Gresik dengan semangat Promoter, Polwan Polres Gresik ikut mendukung pemerintah dalam mensukseskan agenda Kamtibmas tahun 2018 dan 2019" terang Kapolres Gresik.

Selain itu juga, pelaksanaan olahraga bersama ini untuk menambah soliditas dari para anggota serta profesionalisme para Polwan khususnya.

AKBP Wahyu S Bintoro, S.H., S.I.K., M.Si, mengatakan diadakannya olahraga dalam peringatan Hari Jadi Polwan ke 70 tahun diharapkan Polwan agar lebih baik, lebih berprestasi dan menunjukkan bahwa polwan merupakan bagian yang tak terpisahkan dari organisasi Polri dan kedepannya lebih profesional lagi. 

"Selain olahraga bersama juga akan diadakan beberapa kegiatan lainnya diantaranya anjangsana ke Panti Asuhan dan Silaturahmi dengan para purnawirawan Polwan serta pemberian bantuan dan bakti sosial kesehatan" pungkas Kapolres Gresik. 


ARZ TEAM

Kepedulian Polwan Polres Gresik Anjangsana Pondok Pesantren Salafiyyah Nurul Ulum

GRESIK - Dalam rangka menyambut Hari Jadi Polwan Ke 70 Tahun 2018, seluruh Personil Polwan Polres Gresik dipimpin Kabag Sumda Polres Gresik Kompol Hj. Budi Idayati melaksanakan Anjangsana ke Pondok Pesantren Salafiyyah Nurul Ulum yang sekaligus merupakan panti asuhan bertempat Jl. Dewi Sekardadu No. 24 Dusun Gunung Anyar Rt. 02 Rw. 01 Kelurahan Ngargosari Kecamatan Kebomas Gresik.

Dalam kegiatan tersebut,Kabag Sumda Polres Gresik Kompol Hj. Budi Idayati mengatakan pada kegiatan anjangsana Polwan Polres Gresik memberikan bantuan pengobatan gratis dari Dokkes Polres Gresik dan sembako berupa bahan kebutuhan pokok dan selimut, yang diterima oleh salah seorang pengurus panti asuhan sekaligus Pondok Pesantren Salafiyyah Nurul Ulum, Jum'at (27/7/2018).

"Kepedulian Polwan Polres Gresik kami wujudkan dengan memberikan bantuan kepada anak-anak yatim piatu yang tinggal di  Pondok pesantren ini, Semoga bantuan yang kecil ini dapat bermanfaat," jelas Kompol Hj. Budi Idayati.

Tak lupa, Kompol Hj. Budi Idayati juga mengucapkan terima kasih atas sambutan hangat dari pengurus dan seluruh anak-anak Pondok Pesantren. "Adik-adik harus tetap semangat. Rajin belajar, berdoa dan menghormati para pengasuh serta guru agar tercapai cita-citanya," pungkasnya.

Rangkaian Hari Jadi Polwan Ke-70, Polwan Polres Gresik tidak hanya melakukan kegiatan anjangsana ke panti asuhan tapi juga akan dilakukan bakti sosial donor darah, pengobatan gratis dan kegiatan sosial lain untuk meningkatkan kepedulian Polwan sebagai bagian dari Bhayangkara Polri yang juga mempunyai tugas sebagai pelindung, pengayom dan pelayanan masyarakat. 


ARZ TEAM

Puncak Hari Koperasi, Ajak UMKM Gresik Gelar Produk Unggulan


GRESIK - Pemerintah Kabupaten Gresik melalui Dinas Koperasi, Usaha Mikro Dan Perindag yang bekerjasama dengan Dewan Koperasi Indonesia (Dekopin) Kabupaten Gresik memperingati puncak Hari Koperasi ke-71 Tahun 2018 tingkat Kabupaten Gresik.


Kendati Hari Koperasi sendiri berlangsung pada tanggal 12 Juli, namun Pemkab Gresik melaksanakan kegiatan tersebut pada Kamis (26/7/2018). Gelaran puncak peringatan Hari Koperasi Kabupaten Gresik tersebut dipusatkan di Gedung Wahana Ekspresi Pusponegoro (WEP) di Jalan Jaksa Agung Suprapto Gresik Jawa Timur.


Selain Para Pengurus dan penggiat Koperasi se Kabupaten Gresik, tampak hadir Ketua Dekopin Gresik Sudigno, Pejabat Pemkab Gresik serta beberapa perwakilan Forkopimda Gresik. Tampak juga Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Gresik, Hj. Maria Ulfa Sambari yang didampingi oleh Ketua Dharma Wanita Kabupaten Gresik Ning Esti Djoko Sulistio Hadi serta perwakilan dari Gabungan Organisasi Wanita (GOW).


Khusus tahun ini, sesuai tema yang diusung dalam Hari Koperasi ke-71 tingkat Nasional adalah 'Penguatan Koperasi Mendorong Pertumbuhan Ekonomi Nasional'. Guna mendukung tema tersebut, pihak panitia mengundang sejumlah pelaku UMKM binaan koperasi yang ada di Gresik untuk memamerkan karyanya. Tampak sejumlah UMKM membuka lapaknya di gerai pada tenda-tenda yang disiapkan panitia.


Hal ini menarik perhatian rombongan TP PKK. Hj. Maria Ulfa Sambari langsung mengunjungi tiap gerai sebelum masuk ke tempat acara. Isteri orang nomer satu di Gresik ini membeli beberapa produk karya UMKM Gresik ini. Ada kerudung, batik, songkok lukis, handicraft bahkan buah jeruk yang merupakan produk desa Kebonagung Ujungpangkah menjadi sasaran rombongan PKK Gresik.


Agus Budiono Kepala Dinas Koperasi, Usaha Mikro Dan Perindag Kabupaten Gresik menyatakan, sengaja pada kegiatan ini kami mengajak para pelaku UMKM Kabupaten Gresik, hal ini sesuai tema untuk mendorong pertumbuhan ekonomi.


"Kami mohon kepada undangan untuk mampir dan membeli produk-produk UMKM Gresik agar mereka bisa terus maju dan berkarya" katanya berharap.


Pada kesempatan ini, Agus Budiono mengajak agar masyarakat Gresik masuk Koperasi karena koperasi merupakan soko guru perekonomian Indonesia. Menurut Agus, saat ini di seluruh wilayah Kabupaten Gresik ada 1.135 Koperasi dengan total asset Rp. 2,6 triliun. Namun demikian hanya sebagian koperasi yang sehat yaitu 119 koperasi, yaitu 59 koperasi sehat dan 60 koperasi sangat sehat.


Menanggapi pernyataan Agus Budiono, Ketua Dekopin Gresik Sudigno mengatakan bahwa salah satu koperasi yang sangat sehat tersebut adalah Koperasi warga semen Gresik (KWSG) yang menurutnya mempunyai asset Rp. 1,2 triliun dan berada diperingkat 133 dari 230 koperasi se dunia.


Pada peringatan Hari Koperasi tahun 2018 kali ini, Panitia juga banyak menyelenggarakan lomba yaitu lomba uji kompetensi koperasi wanita, lomba koperasi berprestasi, lomba debat koperasi siswa, serta pemberian penghargaan kepada insan pengabdi koperasi Gresik 2018.



ARZ Team     

WABUP GRESIK TERIMA KUNJUNGAN TIM WASEV TMMD KE 102


GRESIK - Wakil Bupati Gresik Dr. H. Moh. Qosim, Rabu (25/07/2018) siang, menerima kunjungan Tim Pengawasan dan evaluasi (Wasev) program Tentara Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke 102, Kodim 0817 Gresik tahun 2018 di Kabupaten Gresik.


Dalam kunjungannya di Kabupaten Gresik, tim Wasev dipimpin oleh Brigjen TNI Ali Sanjaya didampingi Mayor Inf. Galih Cakti, Aster Kasdam V/Brawijaya Kolonel Czi Wahyono, Kolonel Inf. Abdullah dan didampingi Dandim 0817 Gresik Letkol. Kav. Widodo Pujianto serta sejumlah unsur Forkopimda di lingkup Pemkab Gresik.


Ketua tim Wasev beserta rombongan tiba di kantor Bupati Gresik sekitar pukul 10.00 WIB. Kunjungannya kali ini dalam rangka melakukan pengawasan dan evaluasi dengan melihat langsung pelaksanaan TMMD ke 102 yang sedang berlangsung di Desa Ngampel, Kecamatan Balongpanggang, Kabupaten Gresik.


Dalam kesempatan tersebut, Wakil Bupati Dr. H. Moh. Qosim mengucapkan selamat dating kepada Tim Wasev Mabes TNI.


"Kunjungan ini merupakan suatu kehormatan bagi kami Pemerintah Kabupaten Gresik khususnya dan para masyarakat kami pada umumnya," ujar Wabup Qosim.


Wabup mengatakan, TMMD ke 102 di Desa Ngampel, Kecamatan Balongpanggang ini sangat memberi manfaat besar bagi maysarakat. Terutama dalam hal peningkatan perekonomian masyarakat desa setempat.


"Program TMMD ini sangat membantu kami di Pemerintah Kabupaten Gresik. Dengan program TMMD ini maka dampak positifnya adalah percepatan pembangunan di wilayah kami," sambung Wabup.


Sementara itu, Dandim 0817 Gresik Letkol Kav. Widodo Pujianto saat memberikan paparan mengatakan bahwa sampai hari ini, kegiatan TMMD dibidang fisik seperti jalan, perbaikan waduk dan pintu waduk sudah berjalan 90 persen.


"Selain sasaran fisik, kami juga melaksanakan kegiatan sasaran non fisik. Seperti halnya pembinaan anti narkoba, mmeberikan pemahaman hokum kepada maysarakat serta kegiatan bela negara bagi siswa-siswi di sekolah sekitar wilayah Desa Ngampel. Semua kegiatan kami laksanakan sesuai dengan progress," papar Dandim.


Dandim 0817 Gresik juga mengatakan, kegiatan TMMD yang dilaksanakan di Desa Ngampel tersebut juga mempunyai dampak yang sangat signifikan, yakni upaya TNI dalam membangun sinergitas bersama masyarakat desa setempat.



ARZ Team

Wakil Ketua DPRD Surabaya Sesalkan Penertiban Lapak Pedagang Etalase di Jalan Semarang

SURABAYA - Penertiban sejumlah lapak pedagang etalase dilakukan oleh Satpol PP Kota Surabaya lantaran dinilai berdiri diruang milik jalan berada di jalan Semarang Surabaya sangat disesalkan sekali, hal ini disampaikan oleh wakil ketua DPRD Kota Surabaya.

"Kami sebagai wakil rakyat di (DPRD) Kota Surabaya, sangat menyesal sekali atas tindakan penertiban dilakukan oleh Satpol PP Kota Surabaya," Ujar Mazduki Thoha Wakil Ketua DPRD Kota Surabaya, Rabu, (25/07/2018) saat ditemui dilokasi penertiban.

Menurut Politisi PKB Kota Surabaya ini mengatakan, Sesuai informasi diterima dari pedagang, penertiban ini diduga disebabkan adanya bangunan ruko berlantai empat berdiri di salah satu belakang lapak pedagang sehingga sempat terjadi penawaran dari pemilik ruko kepada pedagang untuk miminta jalan akses menuju pintu masuk ruko tersebut.

"Kalau memang mau menertiban silakan tertibkan dengan prosedur dan perda yang ada tetapi, jangan ada salah satu hal lalu pedagang dikorbankan," Katanya.

Mazduki menambahkan, Kalau pemerintah kota (Pemkot) mau menata, tentunya harus disiapkan relokasinya dan ditunjukan kepada pedagang yang terkena dampak akibat penertiban ini yang layak dan sesuai agar bisa berdagang atau berjualan kembali ditempat ditempat yang baru.

"Ini tempat relokasinya tidak layak untuk ditempati dengan ukuran kecil 2 meter persegi, seperti apa yang sudah dikatakan oleh pedagang ini," Tandasnya. saat mendengar keluhan pedagang.

Lanjut Mazduki menegaskan, Sebelum melakukan penertiban, Pemerintah Kota (Pemkot) surabaya lebih dulu melakukan tabayun dengan anggota DPRD Surabaya, hal ini jarang sekali dilakukan sehingga membuat bingung juga, apalagi DPRD Surabaya belum mendapat surat pemberitauan seperti ini.

"Oleh karena itu, Setelah ini kami (DPRD) akan memanggil semua dinas terkait dan pedagang untuk duduk bersama (Hearing) terkait penertiban ini, insya Allah minggu depan," Pungkasnya.

Hal sama, salah satu koordinator pedagang mengatakan, Ia sangat menyesalkan sekali atas tindakan penertiban lapak milik pedagang etalase yang dilakukan oleh Satpol PP Surabaya dan juga kecewa kepada pemerintah kota (Pemkot) yang dinilai tidak berpihak kepada rakyat.

"Secara pribadi saya sangat kecewa dengan pemimpin kota surabaya yang tidak berpihak kepada rakyatnya," Kata Mat Mocthar mengaku pernah menjadi relawan mendukung pilwali kota surabaya.

salah satu pedagang juga mengatakan, Ia bersama pedagang lain tidak bisa berbuat banyak atas tindakan penertiban dilakukan oleh satpol pp kota surabaya, meskipun sudah disiapkan relokasi tempat baru, namun tidak layak untuk digunakan karena ukurannya terlalu kecil.

"Saya bersama pedagang lainnya berjualan disini sudah lama sejak tahun 1960 hingga sekarang secara turun menurun," Ucap Nasrowi ditemui dilokasi.

Sementara itu, Penertiban sejumlah lapak pedagang yang dianggap bangunan liar dilakukan oleh satpol pp surabaya bersama anggota kepolisian polrestabes Surabaya dan Anggota Linmas Surabaya sempat terjadi penghalangan, namun petugas tetap ngotot melakukan penertiban berlangsung lancar.


Afw - Arifin S,Z

BNNP Jatim Bongkar Kiriman Ganja Lewat JNE

SURABAYA - Berdasarkan laporan kasus narkotika nomor LKN/09 BRNTS I VI/2018, Badan Narkotika BNNP Jawa Timur menggelar rilis kasus tindak pidana narkotika terhadap seorang bernama EP yang sedang menerima / mengambil paket kiriman barang berupa narkotika jenis daun ganja kering.

Kronologi kejadian di depan kantor JNE By Pass Pandaan, jalan By Pass Kluncing 2/7 Desa Petungasri Pandaan, Pasuruan, Petugas BNNP Jatim melakukan penggeledahan terhadap barang bawaan/badan pakaian milik tersangka.

Kepala BNNP Jatim, Brigjend Pol Bambang Budi Santoso mengatakan, petugas BNNP Jawa Timur melakukan pengembangan, penggeledahan terhadap rumah tersangka di jalan Temenggungan Pasegan, Desa Petungasri, Pandaan, Kabupaten Pasuruan. Saat digeledah, di dalam almari di kamarnya ditemukan 1 bungkus narkotika jenis daun ganja kering dengan berat 429 gram.

"Tersangka EP mengetahui paketan yang dikirim melalui JNE berisi narkotika jenis daun ganja kering yang dikirim oleh atasannya bernama ABH yang tinggal di Kota Malang dengan melakukan komunikasi menggunakan handphone," tutur Kepala BNNP Jatim, Brigjend Pol Bambang Budi Santoso, Rabu (25/7/2018).

Sementara, EP mengaku dijanjikan akan diberikan upah sebesar Rp. 5 juta, tetapi belum sempat uang tersebut diterima.

"Saya sudah tertangkap oleh petugas BNNP Jawa Timur, dan memang sebelumnya saya juga pernah menerima paketan narkotika jenis daun ganja kering," ungkap EP.

Barang bukti yang disita petugas berupa 8 bungkus narkotika jenis daun ganja kering berada di dalam paket kardus, total bruto 6.885 gram. Isi masing-masing beratnya 868 gram yang disimpan diatas jok dengan menggunakan kendaraan bermotor merk Suzuki Satria nomor polisi S 5126 P2.

Total narkotika jenis daun ganja kering 7.314 gram. Atas perbuatannya tersebut, tersangka diancam dengan Pasal 114 ayat (2) subs Pasal 111 ayat (2) Undang Undang Republik Indonesia No. 35 Tahun 2009 tentang Narkotika. 


Afw / Arifin S,Z

Baznas Gresik Adakan Pengobatan Massal Warga Desa Bendungan Duduksampeyan


GRESIK - Ratusan warga desa Bendungan Kecamatan Duduksampeyan Gresik Jawa Timur memanfaatkan pemeriksaan kesehatan dan pengobatan mata gratis yang diselenggarakan oleh Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Gresik.


Bertempat di balai desa Bendungan pada Rabu (25/7/2018), ratusan masyarakat setempat sudah antre sejak pagi. Selain mengantre pemeriksaan kesehatan dan pengobatan mata gratis. Mereka juga Nampak antusias mengantre untuk mendapatkan santunan Zakat Infaq dan Shodaqoh dari Baznas Gresik.


Wakil Bupati Gresik Dr. Mohammad Qosim selaku pembina Baznas Gresik berkesempatan menyerahkan sejumlah bantuan Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Gresik tersebut. Selain itu Wabup Qosim juga ikut menyaksikan pemeriksaan kesehatan masyarakat dan pengobatan mata gratis kepada masyarakat yang kebanyakan para lanjut usia.


Dalam sambutannya, Wabup Qosim menyatakan kebanggaannya kepada masyarakat desa setempat yang memanfaatkan kesempatan ini dengan sebaik-baiknya.


"Bapak-bapak dan ibu-ibu, saat diperiksa nanti sampaikan semua keluhan kesehatan kepada dokter. Agar dokter bisa mengobati. Kalau perlu ada tindak lanjut, dokter akan merujuk ke rumah sakit. Baznas sudah menyiapkan sejumlah dokter dan perawat baik itu dokter umum maupun dokter mata" tandas Qosim dihadapan warga desa serta anggota Muspika Kecamatan Duduksampeyan yang ikut hadir.


Terkait letak desa Bendungan yang berada di antara areal pertambakan dengan akses jalan yang tak lebih dari 2,5 meter sepanjang 4 kilometer dari Jalan Raya Duduksampeyan. Wabup menyatakan kegembiraannya, mengingat saat ini ada perbaikan perbaikan jalan dengan pembuatan plengsengan dan pengerasan jalan pada sebagian jalan tersebut.


"Insyaallah sedikit demi sedikit Pemerintah Kabupaten Gresik akan membangun desa ini baik pembangunan jalan maupun pembangunan yang lain. Kami mohon dukungan masyarakat kepada kami selaku Pemerintah" paparnya.


Sementara Sekretaris Baznas Gresik Muhtadin melalui Kepala Bagian Humas dan protocol Pemkab Gresik Sutrisno mengatakan, Sampai Juni 2018 Baznas Gresik telah mengumpulkan Zakat, Infaq dan Shodaqoh (ZIS) masyarakat sebesar Rp. 4,4 miliar. Pada tahun 2017 Baznas Gresik berhasil mengumpulkan ZIS sebesar Rp. 6,5 miliar.


"Untuk kegiatan kali ini selain menyalurkan ZIS kemasyarakat pihak Baznas Gresik juga memberikan pemeriksaan kesehatan dan pengobatan mata gratis. Pada pengobatan mata, sekaligus kami memberikan kacamata serta tindak lanjut pengobatan mata yang lain" tutur Muhatadin.



ARZ Team

Meriahkan HAN 2018, PT KAI Daop 8 Bagi-Bagi Souvenir Untuk Anak-Anak

SURABAYA - Selasa 24 Juli 2018. Dalam rangka memeriahkan Hari Anak Nasional (HAN) 2018, PT KAI Daop 8 Surabaya bagi-bagi souvenir berupa tas sekolah, buku bacaan, bantal kecil, tempat minum dan balon kepada penumpang kereta api berusia balita hingga anak-anak di stasiun kereta api Gubeng Surabaya.

"Acara bagi-bagi souvenir berupa, tas sekolah, buku bacaan, bantal kecil, tempat minum dan balon ini dalam rangka peringati Hari Anak Nasional 2018," Ujar Djainuri Deputi Eksekutif Daop 8 Surabaya, Senin, (23/07/2018) pagi hari.

Bagi-bagi souvenir ini, Kata Djaunuri, bertujuan agar anak-anak lebih cinta kepada Kereta Api Indonesia dan kedepan PT Kereta Api Indonesia (KAI) bisa menjadi tumpuan angkutan terbaik bagi generasi.

"Ada 200 souvenir yang sudah dibagikan kepada para penumpang khususnya bagi anak-anak," Ucapnya, ditemui usai bagi-bagi souvenir di stasiun kereta api gubeng surabaya.


Alw - Partner Arifin S,Z

KABUPATEN GRESIK KEMBALI DINYATAKAN SEBAGAI KABUPATEN LAYAK ANAK


GRESIK - Kabupaten Gresik kembali dinyatakan sebagai Kabupaten Layak Anak di Indonesia. Hal tersebut dibuktikan dengan diraihnya kembali penghargaan Kabupaten Layak Anak (KLA) 2018 pada kategori Pratama.


Penghargaan tersebut diberikan secara langsung oleh Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Republik Indonesia, Yohana Susana Yembise kepada Wakil Bupati Gresik Dr. H. Moh. Qosim, pada Senin malam (23/07/2018) yang berlangsung di Dyandra Convention Centre, Surabaya.


"Alhamdulillah Kabupaten Gresik kembali dinyatakan sebagai Kabupaten yang layak anak dengan diraihnya penghargaan dari Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak," kata Wabup Qosim usai menerima penghargaan.


Ini merupakan penghargaan kali kedua yang diterima Kabupaten Gresik. Tahun lalu juga mendapat penghargaan yang sama.


Wabup Qosim mengatakan kalau sebetulnya tujuan untuk membuat Kabupaten Gresik sebagai Kabupaten yang layak anak sebetulnya bukan untuk menerima penghargaan.


"Tujuannya adalah sebagai komitmen Pemerintah Kabupaten Gresik untuk mewujudkan hak -hak anak di Kabupaten Gresik agar terpenuhi oleh Pemerintah dan juga masyarakat Gresik," lanjut wabup.


"Kami juga mengajak seluruh masyarakat khususnya para orang tua untuk bersama-sama pemerintah dalam hal memberi perlindungan kepada anak-anak di manapun mereka berada," lanjut Wabup.


Kepala Dinas Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, dr. Adi Yumanto menambahkan, penghargaan diberikan karena komitmen dan perhatian Bapak Bupati Gresik Dr. H. Sambari Halim Radianto, Wakil Bupati Dr. H. Moh. Qosim dan seluruh jajaran di lingkungan Pemkab Gresik dalam pemenuhan hak anak di Kabupaten Gresik.


"Anak-anak yang ada di Kabupaten Gresik telah benar-benar mendapatkan hak-haknya," ujar Adi.



ARZ Team

Truk Dan Sepeda Motor Beradu, Satu Luka, 1 Tewas

SURABAYA - Selasa 24 Juli 2018, Kecalakaan lalu lintas (Lakalantas), antara kendaraan sepeda motor dengan truk, terjadi di Jl Raya Jawar, Kecamatan Pakal, Senin (23/07/18). Akibat kejadian ini, dua orang pengendara sepeda motor, seorang terluka dan dilarikan ke RSI Benowo dan seorang meninggal dunia.

Petugas Lantas Polsek Pakal yang datang ke lokasi pertama, berusaha mengevakuasi korban, untuk menghindari kemacetan. "Korban luka sudah dilarikan ke rumah sakit RSI," ujar petugas di lokasi kejadian.

Informasi yang diperoleh di lapangan, kecelakaan tersebut terjadi saat pengendara sepeda motor bergoncengan memacu kendaraan dengan kencang. Dari arah berlawanan ada truk nopol B 9337 ZL yang dikemudikan Kaswari (41), warga  Candi Sidoarjo.

Bisa jadi, karena posisi kendaraan terlalu ke tengah badan jalan, kecelakaan pun tak bisa dihindari. "Akibat kecelakaan itu, sepeda motor sampai terseret sejauh 27 meter," ujar petugas di lokasi.

Bahkan, sepeda motor korban yang terseret truk sampai masuk ke kolong depan bawah truk.

Untuk penyiidikan lebih lanjut, sopir dan kendaraan diamankan di Polsek Pakal, sambil menunggu penanganan lanjut dari Lantas Polrestabes Surabaya.


Alw - Partner Arifin S,Z

Terduga Begal Truk Di Tembak Polisi Duduksampeyan Gresik

GRESIK - Seorang terduga pelaku begal truk sudah ada tembakan peringatan dua kali dari anggota polisi, pelaku berupaya untuk melarikan diri sehingga mau menabrak pengendara lain,  akhirnya terpaksa ditembak dua tembakan disarang perut oleh tim buser Polres Lamongan di barat Kecamatan Duduksampean di depan apotek Hidayah Duduksampeyan , Kebupaten Gresik, pada Senin (23/07/2018) sekitar pukul 21.30 WIB.

Pria bernama Deddy Marihot Simanjuntak (40) warga Kedurus Dukuh, Kelurahan Kedurus, Kecamatan Karangpilang, Kota Surabaya tersebut, 2 peringatan  dan tewas setelah  diterjang 2 kali tembakan di bagian perutnya ujar dari salah satu anggota yang di TKP kepada awak media Infojatim.com.

Dalam penyergapan kali ini, polisi juga mengamankan satu pelaku lainnya bernama Sahat Maruli Siahaan (35) warga Sambi Arum Lor, Kecamatan Tandes, Kota Surabaya di dalam satu truk tersebut. 

"Satu pelaku yang duduk di bangku sopir tewas dengan luka tembak di bagian perut Sedangkan pelaku satunya lagi yang duduk di bangku kernet diamankan dengan kondisi selamat," tutur Kapolsek Duduksampean AKP Darsuki.

AKP Darsuki menegaskan, pihaknya hanya ikut serta mengamankan TKP penyergapan terduga pelaku begal tersebut. Dikarenakan, lokasi kejadiannya berada di wilayah hukum Polres Tuban.

"Jadi pelaku ini sudah dikejar oleh petugas mulai dari Tuban. Selanjutnya dibantu oleh petugas reskrim Polres Lamongan dan akhirnya tertangkap di wilayah jalan raya Duduksampean Gresik  ungkapnya.

Diketahui, aksi penembakan terhadap terduga begal truk ini sempat menjadi perhatian warga masyarakat dan pengendara yang melintas di sekitar TKP. Mereka penasaran dengan pria yang tewas di bangku sopir dumptruk Toyota berwarna kuning Bak berwarna merah nopol S 8679 HH.

Dari kejadian tersebut satu pelaku terduga begal di amankan di Polsek Duduksampean Kab Gresik untuk selanjutnya di proses lanjut sambil menunggu proses selanjutnya.


Arifin S.Z

MELALUI PORKAB GRESIK 2018, MENGGALI POTENSI ATLIT-ATLIT YANG ADA DI DAERAH


GRESIK - Melalui kejuaraan Pekan Olahraga Kabupaten (Porkab) Gresik tahun 2018, dapat menggali potensi atlit-atlit yang ada di daerah serta untuk meningkakan derajat kesehatan masyarakat.


Hal tersebut diungkapkan Wakil Bupati Gresik Dr. H. Moh. Qosim saat membuka perhelatan Porkab 2018 di Kabupaten Gresik yang berlangsung di Gedung Wahana Ekspresi Poesponegoro (WEP) II, Senin pagi (23/07/2018).


"Melalui Porkab 2018 kali ini dapat memaksimalkan potensi-potensi atlit yang ada di daerah. Sehingga muncul atlit yang qualified atau berkualitas untuk menghadapi kejuaraan-kejuaraan di masa mendatang," ujar Wabup Qosim.


Seperti diketahui bahwa pada tahun 2019 mendatang, Kabupaten Gresik dipercaya sebagai tuan rumah penyelenggaraan Pekan Olahraga Provinsi (Porprov).


"Untuk menghadapi Porprov 2019 mendatang, semua harus dipersiapkan secara maksimal. Salah satunya melaui ajang Porkab yang diselenggarakan oleh Pemerintah Kabupaten Gresik ini. Apalagi tahun 2019 mendatang, kita adalah tuan rumah Porprov tersebut," kata Wabup.


Kepada para atlit dan panitia penyelenggara, Wabup menegaskan bahwa harus menjaga profesionalitas dan menjunjung tinggi sportifitas dalam pertandingan.


"Saya ingatkan kepada para atlit untuk menjunjung tinggi sportifitas. Kepada para panitia penyelenggara juga harus professional dalam mengawal jalannya pertandingan. Jangan memihak salah satu atlit atau kontingen," tegas Wabup.


Kabag Humas dan Protokol Sutrisno mengatakan, Porkab Gresik tahun 2018 kali ini diikuti 1.236 atlit dari 18 kontingen pada masing-masing kecamatan di Kabupaten Gresik.


"Ada enam cabang olahraga yang dipertandingkan pada Porkab tahun ini, yakni Atletik, Futsal, Voli, Tenis Meja, Sepak Bola dan Badminton," ujar Sutrisno. 



ARZ Team

GERAKAN 500 RIBU MASKER DAN PENCANANGAN GRESIK BERMASKER

  Gresik,   gresiknews1.com     - Motto Berani Mengungkap Membantu Yang Belum Terungkap.  Berbagai macam cara terus dilakukan untuk memutus ...