Kepala Dinkes Gresik dr. M.Nurul Dholam Akhirnya Mendekam ke Rutan Banjarsari Gresik

GRESIK - Kejari Gresik menjebloskan Kepala Dinkes Gresik dr. M. Nurul Dholam ke lembaga pemasyarakatan Banjarsari Kecamatan Cerme, Jumat (31/8/2018). Tersangka kasus korupsi dana kapitasi Jaspel BPJS tahun 2016-2017 senilai Rp 2,4 miliar itu dibawa ke tahanan. Setelah menjalani pemeriksaan pertama sebagai tersangka di kantor Kejari Gresik.

Penyidik Kejari juga mendatangkan dokter RSUD Ibnu Sina untuk memastikan kesehatan Dholam sebelum ditahan sebagai salah satu persyaratan penahanan. Tim medis RSUD Ibnu Sina datang dengan menumpang ambulans sekitar pukul 10.00 WIB. Tim dokter yang memeriksa Nurul Dholam yakni, dr. M. Rusdy, dr. Afita, dan dr. Irma.

Nurul Dholam akhirnya dibawa ke Lapas Banjarsari menggunakan mobil tahanan Kejari dikawal 4 pengacara dan jaksa sekitar pukul 11.30 WIB. Ia keluar dari ruang penyidikan sambil mengenakan rompi oranye setelah menjalani pemeriksaan selama 3,5 jam. 

Sementara Kajari Gresik Pandoe Pramoekartika mengungkapkan beberapa pertimbangan penahanan Nurul Dholam. "Biar tak melarikan diri, tersangka sering pura-pura sakit, dan biar memudahkan pemeriksaan," katanya. 

Pandoe mengatakan, tersangka bakal dijerat pasal 2, 3, dan 11 E dan F UU Nomor 31 tahun 1999 yang diubah UU 20 tahun 2001 tentang Tindak Pidana Korupsi. "Ancaman hukuman minimal 4 tahun, maksimal 20 tahun penjara, dan denda minimal Rp 200 juta, maksimal Rp 1 miliar," terangnya.

Sementara Suhartanto, ketua tim pengacara Nurul Dholam dari Gresik Lawyers Association (GLS) menyatakan bahwa penahanan kliennya sudah sesuai tahapan dan prosedur. Dia juga enggan mengungkapkan rentetan siapa saja yang terlibat dalam kasus dugaan korupsi dana Jaspel BPJS tersebut. Suhartanto juga mengaku masih mempertimbangkan untuk mengajukan praperadilan atas penetapan kliennya sebagai tersangka. 

"Tak ada menyeret-nyeret orang lain. Prosedur saja. Kalau klien saya yang dinilai terbukti bersalah, ya kita ikuti saja sesuai prosedur," pungkasnya didampingi tiga rekannya, M. Nasichin S.H, M.H, Prihatin Effendi S.H, M.H, dan R. Hari Purwanto, S.H, M.H.  


ARZ TEAM

Jumat Keramat, Kadinkes Gresik Akhirnya Dijebloskan ke Rutan

GRESIK - Setelah sempat pura-pura sakit, Kepala Dinas Kesehatan (Kadinkes) Gresik Nurul Dholam (ND), akhirnya djebloskan ke dalam Rumah Tahanan (Rutan) Kelas IIB Gresik, pada Jumat (31/8/2018) sekitar puku11.30 WIB, jelang sholat Jumat. 

Orang nomor satu di lingkungan Dinkes Gresik ini diduga melakukan korupsi pemotongan dana Jaspel (jasa pelayanan) BPJS Kesehatan yang mengakibatkan negara mengalami kerugian sebesar Rp 2,451 miliar.

Detik-detik penahanan ND cukup dramatis. Dengan memakai rompi berwarna orange, Nurul Dholam tampak digelandang petugas menuju mobil tahanan yang sudah standby di depan Kantor Kejari Gresik. Guna memastikan kondisi kesehatannya, penyidik juga sempat mendatangkan tim medis dari RSUD Ibnu Sina Gresik.

Kajari Gresik Pandoe Pramukartika mengatakan, penahanan terhadap tersangka ini sudah melalui pertimbangan penyidik dengan berdasarkan SOP (Standar Operasional Prosedur) yang ditentukan dalam pasal 21 KUHP tentang kewenangan penahanan.

"Pertimbangan kami yang lain, yakni waktu dilakukan pemanggilan sebelumnya, yang bersangkutan sempat pura-pura sakit. Jadi penahanan ini dilakukan demi kelancaran proses penyidikan," ujar Pandoe kepada sejumlah awak media yang sejak pagi 'menyanggong' kasus yang sempat menghebohkan publik kota santri Gresik ini.

Lebih lanjut Pandoe menegaskan, untuk sementara waktu tersangka dititipkan ke Rutan kelas IIB Cerme Gresik. Dalam kesempatan tersebut, Kajari  pun kembali menyebutkan, nilai kerugian negara dalam perkara pemotongan dana Jaspel BPJS Kesehatan ini mencapai Rp 2,451 miliar.

Sementara Penasehat hukum tersangka, Suhartanto mengatakan, menyikapi penahanan terhadap kliennya ini, pihaknya berencana akan mengajukan penangguhan penahanan. "Untuk waktunya belum bisa ditentukan," ujarnya.

Seperti diberitakan sebelumnya, kasus dugaan korupsi ini terkuak setelah penyidik Kejari Gresik menemukan nilai kerugian yang cukup fantastis dari pemotongan dana jaspel BPJS Kesehatan yang diberikan ke masing-masing Puskesmas.

Selanjutnya, penyidik bersama Tim URC (Unit Reaksi Cepat) Black Panther Reskrim Polres Gresik dan Kejaksaan Agung (Kejagung) kemudian melakukan penggeledahan di sejumlah ruang Kantor Dinkes Gresik dan rumah pribadi Kepala Dinkes Gresik Moh Nurul Dholam, di Desa Sukomulyo, Kecamatan Manyar, Kabupaten Gresik.

Penyidikan kasus ini pun terus bergulir dengan memeriksa sejumlah saksi antara lain Sekretaris Dinkes Saifudin Ghozali, Kabid Pelayanan Kesehatan Hari Tutik Rahayu dan seluruh Kepala dan Bendahara UPT Puskesmas di wilayah Gresik. Penyidik juga memeriksa sejumlah petinggi BPJS Kesehatan Gresik terkait dugaan kasus korupsi di salah satu OPD (Organisasi Perangkat Daerah) di lingkungan Pemkab Gresik ini. 


ARZ TEAM

Bupati Gresik Desak Usut Dugaan Pungli Dana Kompensasi Warga Dari PT Kebomas Makmur

GRESIK - Dana kompensasi dari PT Kebomas Makmur untuk warga RT 04/RW 04 Perum Green Hill Desa Sekarkurung, Kecamatan Kebomas dilaporkan warga ke Bupati Gresik. Warga mengaku, sejak pembangunan Gudang oleh PT Kebomas Makmur tahun 2016 hingga selesai belum pernah menerima uang sepeserpun. Dalam lampiran surat yang ditanda tangani oleh Ketua RT 04 Mulyono, warga membuat surat pernyataan bahwa tidak pernah menanda tangani persetujuan terkait persyaratan ijin mendirikan bangunan atau IMB. 

"Kami tidak pernah menanda tangani surat persetujuan untuk persyaratan IMB. Apalagi menerima uang kompensasi. Padahal kami warga terdampak langsung sewaktu-waktu menanggung akibatnya," ungkap Muji (43) salah satu warga RT 04 yang diamini oleh warga lainnya, Jumat (31/8/2018).

Warga menjelaskan, sebelumnya memang pernah beberapa kali diberi kabar dari pengurus RW 04, bahwa dana kompensasi akan digunakan untuk membangun balai RW. Namun warga tidak pernah dimintai persetujuan secara tertulis. 

"Pengurus RW hanya memutuskan dengan ketua RT saja tanpa melibatkan warga. Dan bahkan salah satu oknum pengurus RW mengancam jika ada warga yang minta dana kompensasi maka dana itu akan dibagikan ke seluruh warga Green Hill yang jumlah mencapai 500 KK. Ancaman ini yang membuat warga RT 04 tersinggung," imbuh Junjun warga setempat.

Dijelaskan, pembangunan balai RW yang diduga di atas tanah milik PT Kebomas Makmur itu juga tidak pernah ada laporan keuangannya dari pihak yang bertanggung jawab. Saat ini pembangunan balai RW itu menjadi pembahasan dan rasan-rasan warga. 

"Jadi bukan hanya warga RT 04 yang menanyakan soal pembangunan balai RW, tetapi seluruh warga green Hill mempertanyakan, karena tidak ada laporan pertanggungjawaban keuangannya," ujar salah satu warga Green Hill di luar warga RT 04.

Menanggapi laporan tersebut, Bupati Gresik Sambari Halim Radianto telah meminta Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa memanggil Kepala Desa Sekarkurung, Subhan untuk diklarifikasi. Pasalnya, uang kompensasi warga terdampak adalah hak warga yang tidak bisa diwakilkan siapapun. 

"Kompensasi adalah hak warga terdampak. Karena hubungan mereka dengan PT Kebomas Makmur adalah hubungan perdata yang tidak bisa diwakili siapapun," kata Sambari.

Bupati dua periode ini menegaskan, dengan alasan apapun hak warga terdampak harus disampaikan. Soal diterima atau tidak adalah urusan lain, karena warga memiliki hak yang dilindungi aturan perundang-undangan. 

"Pembubuhan tanda tangan surat persetujuan untuk syarat IMB tidak bisa diwakilkan siapapun, kecuali warga terdampak. Tidak bisa dibuat membangun balai RW atau apapun, karena itu hak mutlak warga terdampak. Balai RW tanggungjawab pengembang, karena sampai saat ini Perumahan ini fasumnya belum diserahkan ke pemerintah. Kalau dibangunkan balai RW kewajiban pengembang bagaimana ?," tegasnya.

Sambari meminta kepada kepala Desa Sekarkurung untuk bertanggungjawab terkait kasus tersebut, karena di wilayah pemerintahan desa Sekarkurung.

"Kita akan meminta klarifikasi melalui Dinas Pemdes untuk memanggil kadesnya. Karena wilayah mereka. Bila nanti ada indikasi pungli biar Inspektorat yang turun langsung," pungkasnya.


ARZ TEAM

LSM FPSR Mengungkap Pembuangan Limbah, Diduga Berbahaya

GRESIK - Satreskrim unit tipiter polres gresik bertindak cepat setelah mendapatkan informasi dari Lsm FPSR terkait pengaduan pembuangan limbah B3 secara sembarangan didesa Ngepung kecamatan kedamean kabupaten gresik lahan milik (30/8) kamis siang sekitar jam 14.00 wib.

Sidak tersebut didampingi kepala desa Ngepung yakni Supranoto beserta kasun dan perangkat desa, ternyata lahan itu milik Marsiman (67)th disewa Riamat (54)th dengan harga 1juta. Sedangkan Riamat disewakan kepada Misdi  yang sudah mendapat order pembuangan sampah B3 dari perusahaan plastik yang ada di desa kedamaian 

Sudah kami peringatkan 2 (dua) minggu lalu pemilik lahan maupun yang punya barang rosokan tersebut tetapi masih bandel alias tidak dihiraukan Ungkap Suparnoto kepala desa Ngepung ke awak media.

Sementara Lsm FPSR melalui ketuanya yakni Aris gunawan mengatakan bahwa ia menerima pengaduan dati warga desa ngepung merasa resah dan melaporkan pembuangan atas adanya pembuangan limbah yang diduga berbahaya dilingkungan masyarakat sekitar.Ucapnya

Lsm FPSR selanjutnya melaporkan ke unit tipiter polres gresik dan BLH  Kabupaten karena pembuangan limbah berbahaya dan merupakan kejahatan perusakan yang dilakukan terhadap lingkungan hidup, dalam hal ini banyaknya pelaku dumping (pembuangan) limbah B3 (Bahan Berbahaya dan Beracun) ke media lingkungan hidup, maka perbuatan tersebut telah melanggar ketentuan Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2009 tentang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup (PPLH) tambahnya.

Masih kata Aris gunawan bahwa Perbuatan dumping (pembuangan) limbah akan menimbulkan dampak secara langsung terhadap lingkungan itu sendiri atau dampak terhadap ekosistem dan hayati serta dampak gangguan terhadap kesehatan manusia.pihak perusahaan yg diwakili imron mengatakan kalo pembakaran produksi memakai batu bara, tapi limbah kami sdh ada kerja sama dengan transportir PT. LEWIN kalo ada yang ikut tercampur dengan limbah plastik kemungkinan karena tumpahan saja. 


Partner ARZ TEAM

Kapolres Gresik : Polisi Harus Mempunyai Dua Sisi, Senyum Dan Tegas

GRESIK - Layaknya sebuah Pondok Pesantren, lantunan merdu ayat-ayat suci Al-Qur'an tiap hari menggema di lingkungan Markas Kepolisian Resort (Mapolres) Gresik. Tidak hanya itu, seluruh Keluarga Besar Polres Gresik juga rutin dan istiqomah membiasakan diri melaksanakan berbagai aktivitas religi. Mulai dari salat berjamaah, salat Duha dan salat sunnah lainnya, tadarus, istighotsah, yasinan maupun tahlilan.

Nuansa Polres berasa Pesantren ini memang sengaja diciptakan Kapolres Gresik AKBP Wahyu S Bintoro dalam rangka untuk meningkatkan keimanan dan ketaqwaan seluruh anggotanya. "Melalui program Polisi Santri dan Pos Siaga (POliSi yaSInan pAGi hAri), kami berharap ibadah para anggota semakin meningkat," ungkap pria santun kelahiran Magelang ini.

Lebih lanjut mantan Kapolres Bojonegoro ini menegaskan, pihaknya senantiasa mengingatkan para jajaran dan anggota Polres Gresik agar bekerja dengan ikhlas dan meningkatkan ibadah sebagai kewajiban kita kepada Allah SWT.

Selain itu, Kapolres Gresik juga menekankan, sebagai polisi dalam menunaikan tugas harus memiliki dua sisi, yakni senyum dan tegas. Di satu sisi selalu tersenyum ramah saat melayani masyarakat. Namun di sisi lain harus tegas saat menangkap pelaku kejahatan yang meresahkan masyarakat.

"Maka dari itu, kita harus selalu berdoa agarAllah SWT melindungi kita pada saat bertugas. Termasuk keluarga kita serta keluarga besar Polres Gresik tetap senantiasa dalam lindungan-Nya," ungkap Kapolres AKBP Wahyu S.B di sela-sela giat Yasinan di Masjid Asy-Syafa'ah Polres Gresik, Rabu (29/8/2018). 


Partner ARZ Team

Lama Menganggur, Seorang Pria Nekat Gantung Diri

GRESIK - Dikarenakan lama menganggur seorang pria berinisial MS (48) gantung diri di atap rumahnya di Desa Sukorejo, Kecamatan Bungah, Kabupaten Gresik, Jawa Timur. Kejadian tersebut membuat gempar warga sekitar.

Peristiwa tersebut terjadi pada Rabu (29/8/2018) pagi saat itu istri korban suaminya, setelah menuju lantai atas rumahnya, istri korban menemukan suaminya sudah tidak bernyawa dengan terlilit seutas tali.

Setelah mendapati info tersebut, anggota Polsek Bungah langsung ke lokasi untuk melakukan olah TKP. Petugas lalu mengamankan beberapa benda yang digunakan korban untuk bunuh diri.

Menurut keterangan yang diterima MS gantung diri karena sudah lama menganggur dan sempat keluar dari pekerjaannya yang menjadi sopir di salah satu perusahaan di Kota Pudak.
 
"Juga diduga korban mengalami sakit vertigo yang tidak kunjung sembuh dan di tambah dengan depresi Karena sudah hampir 8 bulan tidak bekerja," kata Kapolsek Bungah, AKP Said melalui keterangan tertulisnya.

Saat melakukan olah TKP, lanjut Said, petugas menemukan kursi plastik berwarna ungu, batu bata putih, dan tali plastik sepanjang 2 meter, yang diduga digunakan korban untuk mengakhiri hidupnya. "Barang bukti itu sudah kita sita untuk penyidikan lebih lanjut," ungkap Kapolsek Bungah, AKP M Said.


Partner ARZ TEAM

Polres Gresik Sapu Bersih Peredaran Miras Dan Cukrik

GRESIK - Polsek Balongpanggang, Seorang pemuda diamankan Polsek Balongpanggang pada Rabu (29/08/2018) sekitar pukul 09.00 wib lantaran diketahui sedang mengkonsumsi miras jenis arak di dekat sebuah pabrik Harbout di jalan raya Kedungpring Kecamatan Balongpanggang Kabupaten Gresik.

Kapolres Gresik AKBP Wahyu S Bintoro, SH SIK MSi. berupaya dan bertindak tegas agar peredaran miras di kabupaten Gresik tidak merajalela untuk menghindari hal-hal kemungkinan yang tidak diinginkan, karena Gresik kota wali dan kota santri. 

Melalui Kapolsek Balongpanggang AKP Tulus mengatakan tersangka berinisial M (38) merupakan  warga Desa Dapet Rt.04 Rw. 02,  Kecamatan Balongpanggang Kabupaten Gresik.

"M (38) kepergok anggota Opsnal Polsek Balongpanggang Aipda Imroni, S.E dan Bripka Seno Hadi sedang minum miras jenis arak di dekat sebuah pabrik Harbout di jalan raya Kedungpring Kecamatan Balongpanggang Kabupaten Gresik" ungkap Kapolsek.

Menindaklanjuti laporan dari masyarakat yang masuk dengan keluhan tempat tersebut sering digunakan untuk pesta miras, Kami tindak lanjuti dengan sering melakukan patroli diwilayah tersebut tambah AKP Tulus.

" Anggota berhasil mengamankan M (38) dengan barang bukti berupa 1 botol miras jenis arak berukuran 600 Ml, Selanjutnya tersangka beserta barang bukti dibawa Ke Mapolsek Balongpanggang Polres Gresik guna dilakukan proses Tipiring" jelas Kapolsek Balongpanggang.

Pihaknya Polsek Balongpanggang kata AKP Tulus, akan terus melakukan patroli terkait maraknya miras dan aksi kejahatan lainnya, sesuai yang diperintahkan Kapolres Gresik AKBP Wahyu S Bintoro dalam rangka memberantas peredaran miras di wilayah Kabupaten Gresik.


ARZ Team

Di Singapura, Pakde Karwo Berbagi Kesuksesan Tumbuhkan Ekonomi Lewat UMKM

SINGAPURA - Gubernur Jawa Timur Dr. H Soekarwo berbagi kiat sukses menumbuhkan ekonomi Jatim lewat UMKM saat menjadi Keynote Speaker pada acara 2018 Asia Economic Forum, The World Bank Group - Asia Competitivenes Institute (ACI), di Gedung Oei Tiong Ham Lee Kuan Yew School of Public Policy, National University of Singapura, Rabu (29/8).

Dalam paparannya ia menjelaskan, peranan dan kontribusi Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) dalam menopang pertumbuhan perekonomian di Jawa Timur sangatlah besar. Artinya, UMKM jadi tulang punggung atau backbone perekonomian Jatim. 

Pada tahun 2012 UMKM memberi kontribusinya terhadap Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) Jawa Timur sebesar 54.98 persen dan pada 2016 kontribusinya sebesar 57.52 persen.

Kontribusi ini, didukung dengan pertumbuhan UMKM yang semakin meningkat dari tahun ke tahun. Berdasarkan sensus ekonomi yang dilakukan pada Tahun 2006 jumlah UMKM Jatim hanya sebanyak 4,2 juta dan pada 2012 meningkat jadi 6,8 juta. Jumlahnya terus meningkat dan tumbuh pada Tahun 2016 menjadi 12.1 juta UMKM. "Inilah yang menjadi backbone ekonomi Jatim," terangnya. 

Keberadaan UMKM di Jatim, lanjut Pakde Karwo yang juga selaku Ketua APPSI berkontribusi terhadap sektor tenaga kerja yang mencapai 19 juta tenaga kerja yang terdiri dari tenaga kerja UMKM non pertanian 13.966.706 orang dan UMKM Tani sebesar 4.981.504 orang dan tenaga kerja usaha besar 373.294 orang. 

Kesuksesan menumbuhkan ekonomi Jatim lewat UMKM, dilakukan oleh Pemprov Jatim melalui berbagai cara antara lain pemberian suku bunga murah agar produksi UMKM menjadi lebih efisien sehingga dapat bersaing dengan perusahaan besar. Juga, memberikan stimulus kredit murah dengan metode loan agreement melalui perbankan. 

Dalam kesempatan tersebut, Pakde Karwo juga memaparkan konsep Jatimnomics yang merupakan ruh dari strategi pembangunan ekonomi di Jatim. Konsep Jatimnomics dimaksudkan agar ekonomi Jatim tumbuh inklusif dan berkeadilan. Syaratnya, kondisi politik di Jatim harus kondusif. Tidak boleh anarkis jika ingin menyampaikan pendapat. 

"Konsep ini menghadirkan kebijakan yang adil dan tepat untuk melayani serta memfasilitasi perekonomian, baik untuk segmen besar, menengah, maupun kecil. Konsep ini merupakan trisula strategi ekonomi pembangunan yang terdiri dari peningkatan basis produksi UMKM dan besar, pembiayaan yang kompetitif, serta pengembangan pasar/ perdagangan," ujar Gubernur Jawa Timur Soekarwo. 

Terkait dengan Smart Province dan Smart Goverment Pakde Karwo menjelaskan bahwa Jatim memiliki keterbukaan layanan publik kepada masyarakat dimana penyelenggaraan pemerintahannya berbasis IT. Maka, pada ajang best smart governance Jatim mendapat penghargaan dari Citiasiainc pada bidang teknologi, informasi dan komunikasi. 

Agar produk UMKM Jatim makin laris dan bisa mendapat pasar, Pemprov Jatim mengkonstruksi sistem pasar yang dapat mengakselerasi pangsa pasar domestik.Untuk pasar dalam negeri, Pakde Karwo-sapaan akrabnya ini telah mendirikan 26 Kantor Perwakilan Dagang (KPD) di 26 provinsi.  Dan, pasar luar negeri telah ditunjuk KPD di lima negara antara lain China, Jepang, Belgia dan Swiss. 

Menurut Pakde Karwo, sapaan lekat Gubernur Jatim ini, program EJISC sendiri berbentuk dashboard investasi berbasis web yang berisi informasi dan data all in one yang dibutuhkan investor yang tertarik berinvestasi di Jatim. 

Melalui EJISC ini, para calon investor maupun investor yang akan mengembangkan usahanya dapat segera menentukan investasinya dengan cepat dan tepat karena informasinya lengkap

Pertumbuhan Ekonomi Jatim Jadi Daya Tarik Akademisi

Perekonomian Jatim yang mampu tumbuh 5,57% (y on y) pada Triwulan II 2018, menjadi daya tarik bagi pengusaha Asia khususnya Singapura. Angka tersebut meningkat 0,05% dari pertumbuhan ekonomi Jatim pada semester I yang berada pada angka 5,52 persen.

Pada paparannya disebutkan, bahwa Struktur PDRB Jatim selama ini masih di dominasi oleh industri pengolahan sebesar 29.03 persen, perdagangan sebesar 18.18 persen, pertanian sebesar 12.8 persen. 

Dalam kesempatan itu, Pakde Karwo menjelaskan, perdagangan Jatim-Asean mengalami surplus 1.551.17 juta US dollar Amerika. Namun, demikian masih terjadi defisit perdagangan dengan Laos dan Thailand.

Pamerkan Kemudahan Berbisnis di Jatim

Dihadapan akademisi, praktisi ekonomi se Asia, Pakde Karwo memamerkan kemudahan berbisnis di Jatim atau ease of doing business. Kemudahan berbisnis itu, berdasarkan hasil penelitian Lee Kuan Yew Institute (LKYI) Singapura, Jatim menduduki peringkat pertama dengan nilai 1.795 diatas Prov. Jabar, Jateng, DKI Jakarta dan DI Yogyakarta. 

Kondisi itu, tidak terlepas dari usaha Pemprov. Jatim dalam memberikan layanan terbaik kepada dunia usaha dalam berbisnis. Hasil pemeringkatan kemudahan berbisnis oleh LKY Institute itu, dilakukan pada penelitian di bulan April s.d. September 2017 yang mengacu pada tiga indikator yang diambil yakni daya tarik bagi investor, keramahan bisnis, dan kebijakan kompetitif. 
Kagumi Jatimnomics 

Dalam kesempatan sama, Direktur ACI Bp. Prof. Tan Khee Giap menjelaskan bahwa Jatim sangat terkenal dengan konsep Jatimnomicsnya. Karenanya, ACI sengaja mengundang sekaligus mendengar tentang konsep dan skema yang dilakukan. Jatim yang menjadi hub dari Indonesia Bagian Timur lanjutnya, merupakan salah satu provinsi sangat maju di Indonesia selain Jakarta. 

"Kami mengundang Bapak Gubernur ke Singapura karena konsep Jatimnomics bisa dilakukan dan sangat efektif dengan penduduk yang besar. Dibandingkan dengan Singapura yang hanya memiliki jumlah penduduk sebesar 5 juta penduduk," terangnya. 

Sementara itu, Direktur Infrastruktur dan Pusat Pengembangan Kota Singapura, WBG Ibu Jyoti Shukla  mengatakan, kegiatan ini bertujuan untuk mencari masukan bedasarkan kajian isue tentang daya saing, ekonomi, infrastruktur, kesejahteraan hingga isue pembangunan dunia terutama asia. 

"Forum ini membahas tentang daya saing, pertumbuhan ekonomi makro, infrastruktur hingga keterkaitan antara satu sektor dengan sektor lainnya. Terutama sinergi antara negara satu dengan yang lain seperti Jatim ini," ungkapnya. 

Setelah melakukan konferensi internasional ini akan, hasil yang dicapai dapat di publish melalui kajian dari lembaga peneliti di ACi untuk dibahas dan disampaikan dalam bentuk pertimbangan kepada pemerintah. 

Turut hadir dari berbagai delegasi dan negara antara lain Direktur Penelitian Institut of Strategic and International Studies (ISIS) Malaysia Dr. Hezri Adnan, Staf Ahli Comite Nasional untuk kerjasama Ekonomi Pasific Vietnam Dr. Vo Tri. Thanh, Bank Dunia Ms. Fataoma Toure Ibrahima, Direktur Institute Of Economic Growth India Dr. Manoj Panda. 

Ikut mendampingi kunjungan kerja Gubernur ke Singapura antara lain, Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu, Plt. Bappeda Prov. Jatim dan Karo Perekonomian Setdaprov Jatim.


Partner ARZ Team

Kadinkes Gresik Ditetapkan Tersangka Korupsi Dana Kapitasi

GRESIK - Kejaksaan Negeri (Kejari) Gresik akhirnya menetapkan Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Nurul Dholam sebagai tersangka dugaan kasus penyimpangan dana kapitasi Jaspel BPJS Pemkab Gresik tahun 2016-2017. Diterangkan Kajari Gresik Pandoe pramoekartika selain menentukan tersangka, pihaknya juga telah menyimpulkan kerugian negara akibat penyimpangan dana kapitasi. Kerugian mencapai Rp 2,451 miliar. Uang sebesar itu masuk ke rekening pribadi. 

Awalnya, pada tahun 2016, Dinkes mendapatkan program jaminan kesehatan nasional (JKN) melalui BPJS sebesar Rp 45 miliar. Dari jumlah tersebut, sebesar 60 persen digunakan untuk Jaspel di Puskesmas. Kemudian, pada tahun 2017, Dinkes kembali mendapatkan kucuran JKN Rp 47 miliar. Sama seperti tahun 2016, 60 persen dana tersebut untuk jaspel.

"Namun dana jaspel yang masuk Puskesmas itu masing-masing dipotong 10 persen dengan jumlah bervariasi. Hasil potongan itu lalu ditampung di Dinas Kesehatan kemudian dimasukkan ke rekening ND," bebernya saat jumpa pers, Selasa 28/8/2018.

Dalam kesempatan itu, Pandoe juga mengungkapkan bahwa pihaknya sempat melayangkan beberapa panggilan pemeriksaan sebelum menetapkan ND sebagai tersangka. "Namun, yang bersangkutan berhalangan hadir dengan alasan sakit. Pengacara ND mengantarkan surat ketidak bisa hadiran. Tim kami lakukan pengecekan ke RS, ternyata setelah kami konfirmasi kepada dokter yang memeriksa dan hasil CT Scan, ternyata tak sakit," ungkapnya.

Terkait alasan tidak dilakukan penahanan terhadap ND, Kajari mengaku masih akan melakukan pemeriksaan lanjutan dengan status tersangka. "Kejari akan melayangkan panggilan pertama kepada ND untuk pemeriksaan dengan status tersangka. Namun, jika dalam pemanggilan kesatu, kedua, dan ketiga, ND tak hadir, maka akan dilakukan penjemputan paksa," tegasnya.

Kejari sendiri juga telah menyita sejumlah barang bukti (BB) dari tangan ND saat melakukan penggeledahan pada 6 Agustus lalu. Ditanya apa ada tersangka lain dalam kasus tersebut? Kajari mengaku sejauh ini belum ada. "Belum ada tersangka lain, baik yang diduga turut serta maupun yang diduga terlibat," terangnya.

Kajari menambahkan, bahwa tersangka ND akan dijerat pasal 2, 3, dan 11 E dan F Undang-Undang Nomor 31 tahun 1999 diubah UU 20 tahun 2001 tentang Tindak Pidana Korupsi. Ancaman hukumannya minimal 4 tahun, maksimal 20 tahun penjara, serta denda minimal Rp 200 juta dan maksimal Rp 1 miliar.

Sementara Kasi Pidsus Andrie Dwi Subianto menambahkan, tim penyidik Kejari akan kembali melanjutkan pemeriksaan kasus tersebut pada hari ini, Selasa (28/8). "Pemeriksaan kali kedua untuk masing-masing saksi tahap awal adalah Sekdin Kesehatan Saefudin Ghozali dan Kabid Yankes, dr Hari Tutik Rahayu," tandasnya. 


Arifin s.zakaria Team

Diduga Palsukan AJB Tanahnya, Ngatemin Cari Keadilan

LAMONGAN gresiknews1.com - Kasus penyerobotan tanah dan penguasaan lahan selama 28 tahun milik Ngatemin (94) warga Desa Padang Bandung kecamatan Dukun RT 10 RW 02 Gresik yang dilakukan oleh Rifan (40) warga Desa Ngujungrejo, Kecamatan Turi Kabupaten Lamongan hingga saat ini tidak menemukan penyelesaiannya secara adil dan jelas. 

Ngatemin hingga saat ini mengeluh, dikarenakan tanah hak miliknya sesuai dengan perubahan blangko sertifikat No. 402 tanggal 19 Januari tahun 2009 dan sesuai dengan sertifikat tanah yang dikeluarkan oleh kantor Agraria miliknya yaitu seluas 4.142 M2. Namun hingga saat ini dirinya tidak pernah mendapatkan haknya bahkan tanah tersebut di kuasai dan di kelola oleh Rifan selama 28 tahun.

Awalnya Ngatemin memiliki hutang kepada H.Tijan  mertua dari Rifan sebesar 3 jt dan menjaminkan hanya sebagian sebidang tanah dari sebagian luas tanah miliknya seluas 4.142 M2. Namun pada tanggal 10 Agustus tahun 2009 timbul surat akta jual beli tanah yang di buat dan di keluarkan oleh kantor PPAT Lamongan. Diketahui pejabat pembuat akta tanah yaitu Nur hadi SH seluas 85 M2 dengan luas tanah 565 M2.

Sementara jika menurut sesuai sertifikat milik Ngatemin luas objek tanah yang di maksud seharusnya seluas 4.142 M2. Memang pada awalnya kedua belah pihak yaitu Ngatemin sebagai pihak pemilik tanah dengan H.Tijan pihak pemegang jaminan mempunyai kesepakatan. Jika suatu saat tidak bisa mengembalikan maka sebagian tanah tersebut menjadi milik H.Tijan 

Akan tetapi pada tgl 10 Agustus tahun 1999 sesuai surat akta jual beli yang di keluarkan oleh pejabat pembuat akta tanah / PPAT dalam surat tersebut. Sebidang tanah milik Rifan menantu dari H.Tijan sendiri berasal dari pemberian mertuanya yang memberikan utang kepada Ngatemin pada tahun 1999. 

Bahkan pernah diminta oleh anak Ngatemin diketahui Abdul Hamid untuk melarang  menguasai sepenuhnya tanah milik orang tuannya. Namun Rifan bersikukuh mengelolah semuannya dengan dasar karena memiliki surat jual beli antara mertuannya ( H.Tijan)   dengan Ngatemin.

"Saya tidak pernah menjual tanah itu ujar Ngatemin ketika diwawancarai oleh awak media, memang dulu saya punya hutang sebesar 3 juta dengan jaminan tanah saya sebagian yakni 85 meter persegi. Ketika saya mau bayar hutang tersebut, mereka menolak dengan alasan H.Tijan sedang sakit, hingga H.Tijan meninggal dan saat ini justru RF memiliki akte jual beli seluas 85 meter persegi yang diambil dari tanah saya seluas 4142 metepersegi," terang Ngatemin pada awak media.

Dirinya melanjutkan, suatu saat mempertanyakan adanya surat jual beli tersebut namun yang bersangkutan tidak memberikan dengan alasan-alasan yang tidak jelas . Kemudian  dengan bantuan pengacara, Ia mendapati sebuah surat jual beli yang dimaksud dengan luas tanah 85 meter persegi dari pembayaran piutang miliknya. Kendati surat tersebut ada namun dirasa tidak sesuai dengan luas yang di terakan di sertivikat milik Ngatemin.

"Itu luasnya 85 meter persegi, diambil dari luas tanah milik Bapak saya yang tertetulis 565 meter persegi. Sementara luas tanah Bapak saya 4142 meter persegi sesuai sertivikat. Lah kan aneh ini," cletuk Abdul Hamid yang mendampingi Ngatemin, Minggu 26/8/2018.

Meski Rifan sendiri telah menggugat nya hingga tingkat pengadilan namun hingga saat ini keluarga Ngatemin tetap terus melawan. Sayang nya perlawanan itu sepertinya sia-sia, sebab pernah di laporkan ke Polsek Turi Lamongan,  namun hasilnya pun mentah. Hingga saat ini keinginan keluarga Ngatemin mencari keadilan terus dilakukan.

"Kami sekeluarga terus mencari keadilan sampai hak hak orang tua kami bisa kembali lagi. Masa Rifan menggugat, sementara sertivikat resmi hak milik bapak saya (Ngatemin)," papar Abdul Hamid.

Sementara awak media infojatim.com melakukan konfirmasi ke Rifan, tidak bisa menemuinya, telponpun ia tidak punya. Sementara kepala desa Ngujungrejo Kecamatan Turi Kabupaten Lamongan yang bernama Mahmudi Spd sendiri saat di konfirmasi enggan untuk berkomentar. Bahkan dengan alasan saat itu bukan pada kepemimpinan saya,  tetapi itu kepemimpinan kepala desa yang terdahulu , bahkan Kepala desa Ngujungrejo Kecamatan Turi Kabupaten Lamongan meminta agar tidak diberitakan,  beralasan masih berusaha untuk di pertemukan lagi, tetapi Ngatemin beserta anak anak nya sudah cukup sabar bahkan berupaya untuk meminta Keadilan sampai ke tingkat pusat untuk mendapatkan haknya kembali.

Bersambung.....


Arifin S Zakaria, 4k2

PP BANI RANCANG GELAR HAHLATUL IMTIHAN KE-52

PROBOLINGGO (PP. BANI RANCANG ) – Imtihan adalah sebuah istilah asing di telinga kalangan masyarakat yang kurang begitu tahu tentang dunia pesantren, namun bagi masyarakat pesantren istilah imtihan adalah sebuah ungkapan yang sudah umum, yang biasa kita sebut dengan nama malam Haflatul mtihan Wal Ikhtibar, Imtihan atau Haflatul Imtihan Wal Ikhtibar adalah sebuah istilah dalam dunia pesantren yang merujuk pada malam perpisahan santriwan-santriwati Pondok Pesantren yang telah lulus menempuh pendidikan madrasah diniyah.

Dalam perayaan imtihan diramaikan dengan kesenian-kesenian/penampilan islami serta berbagai lomba dan pengajian akbar dengan mengundang beberapa ulama untuk memberikan ceramah agama.

Pondok Pesantren Bani Rancang yang terletak di Desa Lemah Kembar Kecamatan Sumberasih, Kabupaten Probolinggo, menggelar serangkaian lomba dalam rangka merayakan Haflatul Imtihan ke-52 pondok pesantren ini.

Kegiatan lomba dimulai sejak 1agustus 2018 dan hingga puncak acara berupa kirab Budaya ala pondok pesantren dan pengajian akbar pada 25 Agustus 2018. Haflatul Imtihan melibatkan civitas akademika Pondok Pesantren Bani Rancang sejak hari pertama digelar lomba. Mulai dari tingkat pos Pendidikan Anak Usia Dini (Paud) sampai pada pendidikan Tingkat Atas SMA,Dan MA

Para siswa atau santri mengikuti berbagai lomba dengan antusias dan para guru yang menjadi juri dan panitia Haflatul Imtihan berupaya keras dan profesional agar acara ini sukses. Hingga pada hari terakhir lomba, para santri tak kenal lelah untuk memperebutkan piala penghargaan dari berbagai macam lomba yang mereka ikuti.

Lomba itu sendiri di antaranya meliputi lomba Tartil Al-Quran, baca Shalawat, baca kitab, debat ilmiah, pidato (Bahasa Indonesia/Inggris/Arab), baca puisi, dan banyak lagi. Tak ketinggalan, diadakan pula lomba di bidang olahraga. Mulai dari lomba tarik-tambang, futsal antar kelas, hingga lomba bulu tangkis.

Ketua panita Haflatul Imtihan, KH.Noer Sholeh S.Pdi mengatakan, "Lomba ini diadakan selain untuk menyemarakkan Haflatul Imtihan, juga dalam rangka meningkatkan potensi dan kreativitas para siswa. Serta menjadi hiburan tersendiri bagi mereka setelah hampir setahun penuh belajar di Pondok Pesantren Bani Rancang.

Ini juga menjadi awal masuk yang inspiratif bagi para santri setelah berlibur dan masuk lagi ke tingkat pendidikan jenjang berikutnya atau naik kelas." Lebih lanjut, kepala sekolah SMP ISLAM  bahasa  ini menegaskan bahwa Haflatul Imtihan menjadi momentum silaturahmi antara yayasan pondok pesantren, para guru, dan perangkat Madrasah dengan wali santri.

Selain itu, Haflatul Imtihan juga menjadi semacam hiburan bagi masyarakat setempat terutama pada saat acara kirab budaya ala santri yang diarak di sepanjang jalan raya Kelurahan lemah kembar.

Pondok Pesantren Bani Rancan, pada acara puncak pengajian umum yang diselenggarakan pada sabtu 25 Agustus 2018 yang rencananya akan  dihadiri Ketua MUI Kab Probolinggo, KH.Hasan Aminudin,KH Saiful islam,Habib Fahmi, serta muspika setempat.

Pengasuh pondok pesantren Bani Rancang  Kyai Ahmad Sidik dalam keterangan nya pada awak media menjelaskan acara ini sudah menjadi tradisi untuk memutivasi para santri atau murid untuk menuntut ilmu dan doa bersama pada puncak acara agar semua santri setelah keluar dari pesantren ini mendapatkan ilmu yang barokah dan bermanfaat bagi masyarakat,bangsa dan Negara.Kyai Ahmad Sidik juga menambahkan beliau merasa bangga karena banyak Alumni Bani rancang yang sudah menjadi figur di masyarakat.


Arifin S Zakariya

Pemkab Gresik Menyelenggarakan Karnaval Berkarakter Budaya

GRESIK - Meriah, karnaval mobil hias dalam rangka memperingati HUT Kemerdekaan Ke 73 RI yang diselenggarakan oleh Pemerintah Kabupaten Gresik pada Jum'at (24/8) sore. Sejak siang masyarakat Gresik tampak antusias memenuhi sepanjang perjalanan garis start yang berada di Halaman Kantor Bupati Gresik, hingga finis di gedung Wahana Ekspresi Poespo Negoro.

Diawali dengan tarian berjudul Tari Kridaning Lengis dan Tari Masmudari tampak memukau penonton. Tarian kolosal yang dimainkan oleh sekitar 50 muda-mudi asuhan Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Gresik ini tampak sangat atraktif.  

Bupati Gresik, Sambari Halim Radianto bersama Kapolres Gresik, AKBP Wahyu Sri Bintoro dan juga Komandan Kodim 0817 Gresik, turut melepas satu persatu mobil hias. Sebelumnya acara dibuka langsung oleh Bupati bersama Sekertaris Daerah Kabupaten Gresik, pimpinan daerah tampak terkagum dengan miniatur yang terhias di mobil peserta.

Ada dibagian terdepan rombongan biker dari kelompok Organisasi Gagak Ireng (Ogier), selanjutnya diikuti mobil peserta karnaval yang berjalan melalui dihadapan Bupati Gresik, Dr. Sambari Halim Radianto beserta seluruh Anggota Forkopimda Gresik. Sebanyak 94 mobil hias yang berasal dari seluruh kecamatan, sekolah, Perusahaan, kelompok masyarakat serta berbagai elemen masyarajkat yang ada di Gresik.

Karnaval kali ini adalah yang sangat berbeda dan terlihat lebih lengkap. Mobil yang dihias tampak mewakili kelompok masyarakat dan budaya di Gresik. "Kami melihat sangat lengkat,  mobil hias dari perusahaan yang mewakili perusahaannya. Mobil hias dari Instansi tampak juga mewakili Instansinya. Karakter budaya lokal sangat kental," terang Sambari.

Dari Gresik Migas misalnya, Perusahaan ini menghias mobilnya dengan miniature metering gas, PDAM menghias mobil dengan Instalasi penjernihan air, Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang menghias mobilnya dengan bangunan Gelora Joko Samudro lengkap dengan atlitnya. Tampak mobil hias dari perusahaan Jebekoko, Garudafood, Petrokimia, Smelting, Karunia Alam Segar, Gresik Migas, PDAM Gresik.

Tak ketinggalan beberapa sekolah juga menghias sesuai karakter masing-masing. SMP Negeri Sangkapura dan Tambak menghias patung Rusa Bawean dan Kecamatan Bungah menghias mobil dengan hiasan Benteng Loodewijk di Mengare. Pada kesempatan itu Bupati menyampaikan terima kasih kepada seluruh masyarakat Gresik terutama para peserta karnaval.

Dari salah satu peserta carnaval mobil hias,  hiasan Patung Monyet sempat terbakar diduga terkena serpihan api rokok pada akhirnya tetap semangat dalam memeriahkan kemerdekaan RI ke - 73 dengan berupaya semaksimal mungkin mobil dihias kembali dengan Daun Palem untuk menutupi hiasan mobil tersebut akhirnya sempurna kembali. Peserta tsb tetap semangat dengan berteriak MERDEKA MERDEKA. 

"Kami berharap untuk tahun yang akan datang akan lebih banyak peserta yang ikut dan lebih meriah. Kami akan menggabungkan peserta pameran tahun ini dengan tahun sebelumnya yang bertemakan perang," pungkasnya.  


Arifin s.zakaria

Miniatur Perusahaan dan Aneka Budaya Hadir Pada Karnaval Mobil Hias


GRESIK - Sungguh meriah karnaval mobil hias dalam rangka memperingati HUT Kemerdekaan Ke 73 RI yang diselenggarakan oleh Pemerintah Kabupaten Gresik pada Jum'at (24/8/2018) sore. Sejak usai sholat Jum'at, masyarakat Gresik tampak antusias memenuhi sepanjang perjalanan mulai dari garis start yang berada di Halaman Kantor Bupati Gresik.


Acara karnaval dibuka dengan tarian yang berjudul Tari Kridaning Lengis dan Tari Masmudari tampak memukau penonton. Tarian kolosal yang dimainkan oleh sekitar 50 muda-mudi asuhan Dinas Pariwisatan dan Kebudayaan Gresik ini tampak sangat atraktif.  


Setelah dibuka oleh Bupati, satu persatu mobil hias mulai berjalan. Ada dibagian terdepan rombongan biker dari kelompok Organisasi Gagak Ireng (Ogier), selanjutnya diikuti mobil peserta karnaval yang berjalan melalui dihadapan Bupati Gresik, Dr. Sambari Halim Radianto beserta seluruh Anggota Forkopimda Gresik.


Ada 94 mobil hias yang berasal dari seluruh kecamatan, sekolah, Perusahaan, kelompok masyarakat serta berbagai elemen masyarajkat yang ada di Gresik.


Menurut Bupati Gresik, Karnaval kali ini adalah yang sangat berbeda dan terlihat lebih lengkap. Mobil yang dihias tampak mewakili kelompok masyarakat dan budaya di Gresik.


"Kami melihat sangat lengkat, tadi saya melihat beberapa mobil hias dari perusahaan yang mewakili perusahaannya. Mobil hias dari Instansi tampak juga mewakili Instansinya. Bahkan peserta mobil hias dari sekolah sangat mewakili karakter sekolah dan daerahnya. Hal ini seakan memberitahu informasi kepada masyarakat tentang produk dari perusahaan atau budaya dari daerah tersebut" ujar Sambari.


Tampak mobil hias dari perusahaan Jebekoko, Garudafood, Petrokimia, Smelting, Karunia Alam Segar, Gresik Migas, PDAM Gresik.


Dari Gresik Migas misalnya, Perusahaan ini menghias mobilnya dengan miniature metering gas, PDAM menghias mobil dengan Instalasi penjernihan air, Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang menghias mobilnya dengan bangunan Gelora Joko Samudro lengkap dengan atlitnya.


Tak ketinggalan beberapa sekolah juga menghias sesuai karakter masing-masing. SMP Negeri Sangkapura dan Tambak menghias patung Rusa Bawean dan Kecamatan Bungah menghias mobil dengan hiasan Benteng Loodewijk di Mengare.


Pada kesempatan itu Bupati menyampaikan terima kasih kepada seluruh masyarakat Gresik terutama para peserta karnaval.


"Kami berharap untuk tahun yang akan datang akan lebih banyak peserta yang ikut dan lebih meriah. Kami akan menggabungkan peserta pameran tahun ini dengan tahun sebelumnya yang bertemakan perang" tandasnya.



ARZ Team

Kejari Gresik Kembali Memanggil Bendahara Puskesmas Dengan Membawa Berkas SPJ

GRESIK gresiknews1.com - Kasus adanya dugaan korupsi pada pemotongan dana kapitasi yang ditangani Kejaksaan Negeri (Kejari) Gresik masuk ke pendalaman penyidikan. Setelah 62 orang terdiri dari kepala puskesmas beserta bendaharanya seminggu lalu diperiksa. Hari ini kembali Kejari Gresik memanggil bendahara piskesmas dengan membawa berkas Surat Pertanggungjawaban (SPJ).

Diketahui SPJ tersebut merupakan hasil kerja pada pelayanan jasa kesehatan nasional atau BPJS yang ada di 32 puskesmas. Mulai dari periode 2016 dan periode 2017 terlihat kembali diminta Kejari Gresik guna menunjang pendalaman pada penyidikan umum oleh tim Pidsus. Terlihat beberapa mobil dari beberapa puskesmas terlihat keluar masuk halaman Kejari Gresik.

"Berkas itu untuk pendalaman pada penyidikan umum oleh tim penyidik, ada beberapa hasil keterangan dari mereka yang telah diperiksa untuk kembali dilakukan pendalaman," terang Kasi Intel Kejari Gresik, Marjuki, Jumat 24/8/2018.

Pantauan dilapangan, puluhan pegawai dari beberapa puskesmas menurunkan setumpuk berkas yang bertuliskan SPJ JKN 2016 dan 2017. Ada sebagian yang dikembalikan, dan ada pula yang masih diperiksa mulai pagi hingga sore hari. Bisa jadi pendalaman yang dilakukan Kejari memakan waktu sedikit lama, tidak lain adalah upaya kehati-hatian dalam menangani kasus diatas.

Tidak satu pun pegawai puskesmas yang saat ditemui di Kantor Kejaksaan Negeri Gresik berkomentar. Diketahui pendalaman penyidikslan sendiri tengah dilakukan, jika tidak ada halangan atau pencarian bukti kuat terganjal. Maka dipastikan minggu depan akan ada expose hasil penyidikan dan akan menetapkan tesangka pada kasus diatas.


Arifin S Zakariya

Keterangan Dua Saksi Terhadap Dugaan Kriminalisasi Terhadap Pers di PN Pekanbaru Plinplan

PEKANBARU - Sidang lanjutan dugaan kriminalisasi kasus pemberitaan media Pers Harian Berantas yang dikaitkan dengan pelanggaran undang-undang ITE, terungkap. Dimana dua saksi pelapor yang dihadirkan Jaksa atau JPU untuk didengar keterangan oleh Majelis Hakim pada Pengadilan Negeri (PN) Pekanbaru, Kamis 23 Agustus 2018 pliplan dan atau berbelit-belit menjawab pertanyaan hakim dan kuasa hukum terdakwa. Sehingga saksi, Riza Zulhelmy diminta Hakim Ketua untuk datang kembali memberi keterangan pada persidangan, Kamis (30/08/2018) mendatang.    
 
Dalam persidangan kali ini, Toro Laia sebagai Terdakwa atas kriminalisasi kasus pemberitaan di media Pers Harian Berantas mengatakan, dari beberapa saksi yang memberikan keterangannya, terdengar berbelit-belit dan tidak sesuai dengan fakta kejadian.

"Dalam BAP penyidik polda Riau, disebutkan saksi bahwa seakan-akan berita itu dimuat secara berulang-ulang, padahal saksi lain tadi mengatakan ia tidak menyebutkan media Harian Berantas memuat berulang-ulang, melainkan saksi hanya membacanya secara berulang-ulang," kata Toro dihadapan awak media.

Menurut Toro, ia sangat kecewa mendengar pernyataan saksi yang terkesan mengada-ada dan terlihat saksi seperti mewakili pelapor Amril Mukminin atau Bupati, karena mengetahui semua terkait Amril Mukminin selaku pelapor.

"Seharusnya saksi itu hanya menjawab soal pertanyaan hakim atau kuasa hukum, bukan menafsirkan atau ber opini dan terkait yang dilakukan orang," sebut Toro.

Hal itu dikatakan Toro, karena saksi kerap mengatakan dari pengetahuanya disebut Toro kuat adalah sebagai penulis berita tanpa menyertakan bukti-bukti terhadap tuduhanya itu, yang kemudian hal itu sontak membuat hakim berang dan bertanya menohok terhadap saksi.

"Atas dasar apa anda menduga kuat, bahwa Toro adalah penulis berita di Harian Berantas itu? apakah anda melakukan konfirmasi atau ada sumber lainya?," tanya Hakim yang akhirnya dijawab oleh saksi, Riza Zuhelmy bahwa ia hanya menduga secara empiris.

"Disini kita bersidang berdasarkan fakta hukum, itu sangat berbeda dengan empiris, jadi anda harus sadar apa kapasitas anda disini," sebut Hakim ketua.

Dari perjalanan sidang dugaan kriminalisasi Pers tersebut, dari sejumlah pertanyaan yang dilontarkan oleh hakim, kuasa hukum terdakwa, maupun JPU, terlihat jelas bahwa saksi sering memberikan keterangan yang tidak berdasarkan fakta, bahkan kerap meberikan asumsi dan penafsiran yang tidak sesuai dengan kapasitanya sebagai saksi, sehingga membuat hakim maupun kuasa hukum terdakwa menjadi berang dan mempertanyakan soal hubungan saksi dengan pelapor Amril Mukminin.

"Anda itu jangan menjustifikasi disini, anda disini disumpah sebagai saksi, bukan memberikan justifikasi atau kesimpulan, sebenarnya apa hubungan anda dengan Amril Mukminin," tanya kuasa hukum terdakwa.

Atas kejanggalan sikap saksi pelapor dan rasa penasaran pihak kuasa hukum terdakwa terhadap hubungan saksi dengan Amril, akhirnya hakim mempertanyakan hal itu kepada saksi, dan dijawab. " Selain teman beliau (Bupati Amril), saya juga pernah menjadi tim sukses beliau," kata saksi, Reza Zuhelmy.

Dari sekian banyak pernyataan kotroversial saksi pelapor di persidangan itu, atara lain adalah saksi juga mengatakan dasar pelapor membawa kasus ini keranah hukum pidana adalah karena dianggap Redaksi Harian Berantas tidak melaksanakan rekomendasi Dewan Pers saat mediasi di Jakarta, untuk memuat berita klarifikasi dan permohonan maaf di media itu selama 8 hari berturut-turut.

Namun ternyata anggapan Saksi (Reza) itu langsung dipatahkan oleh pertanyaan hakim ketua maupun kuasa hukum terdakwa, dengan mengatakan bahwa rekomendasi Dewan Pers tersebut telah dilakukan oleh Harian Berantas dengan memuat berita klarifikasi dengan menunjukkan bukti tersebut di depan persidangan.

"Berdasarkan apa anda mengatakan bahwa Harian Berantas tidak melakukan konfirmasi atau klarifikasi di media Harian Berantas? apakah anda pernah membaca? atau ada sumber lain yang mengatakan? ," tanya hakim, yang kemudian tidak bisa dijawab Reza Zuhelmy saksi dari pelapor yang dihadirkan Jaksa Penuntut Umum (JPU).

Toro Laia berhasil mematahkan pernyataan saksi dengan menunjukkan bukti dari berita klarifikasi yang telah dilakukan Harian Berantas, dan bukti dari media tersebut telah terdaftar di Dewan Pers tahun 2016 dan terverifikasi tahun 2017, yang akhirnya membungkam saksi pelapor.

Sementara bukti rekaman,visual/video percakapan yang diduga melibatkan saksi terhadap sengketa pemberitaan Pers yang diduga rekayasa dan sebagainya, Hakim Ketua mempersilahkan Kuasa Hukum Terdakwa untuk didengar dalam persidangan pada Kamis (30/08/2018) mendatang, disertai keterangan dua saksi pelapor yang belum didengar dalam persidangan kali ini. 


Partner ARZ Team

TP-PKK KECAMATAN MENGANTI SABET JUARA 1 LOMBA CIPTA MENU PANGAN B2SA BERBASIS SUMBER DAYA LOKAL


GRESIK - Tim Penggerak PKK (TP-PKK) Kecamatan Menganti, Kabupaten Gresik berhasil meraih juara pertama dalam Lomba Cipta Menu Beragam, Bergizi Seimbang dan Aman (B2SA) Berbasis Sumber Daya Lokal tahun 2018 tingkat Kabupaten Gresik.


Dimana, lomba Cipta Menu Pangan B2SA Berbasis Sumber Daya Lokal tersebut diikuti perwakilan TP-PKK dari 16 Kecamatan. Mereka ikut meramaikan lomba yang diprakarsai Dinas Pertanian bekerjasama dengan TP-PKK Kabupaten Gresik dan berlangsung di Gedung Wahana Ekspresi Poesponegoro, Kamis (23/08/2018).


Sebelumnya, Bupati Gresik Dr. H. Sambari Halim Radianto bersama Wakil Bupati Dr. H. Moh. Qosim yang hadir disela-sela lomba tersebut mengatakan bahwa Pemerintah Kabupaten Gresik sangat mengapresiasi kegiatan tersebut.


Hal tersebut lantaran untuk mempromosikan dan mengembangkan makanan-makanan lokal yang beragam dan memiliki gizi yang cukup untuk menunjag kesehatan warga masyarakat Gresik.


"Kami Pemerintah Kabupaten Gresik sangat menganjurkan warga masyarakat untuk mengkonsumsi makanan yang beragam, bergizi, higienis dan yang pasti halal untuk dikonsumsi," kata Bupati Sambari.


Sementara, Wakil Bupati Dr. H. Moh. Qosim mengatakan, melalui lomba ini dapat melatih daya kreatifitas ibu-ibu (PKK Kecamatan) untuk lebih kreatif menciptakan beragam menu dan menyajikan makanan tersebut.


"Kami berharap para peserta perlombaan ikut memberikan pemahaman kepada masyarakat untuk menerapkan menu makanan yang unik dan kreatif. Seperti menu makaan yang berasal dari ketela atau umbi-umbian lainnya," ujar Wabup Qosim.


Ketua TP-PKK Kabupaten Gresik Hj. Maria Ulfa Sambari menerangkan, selain juara pertama yang diraih oleh TP-PKK Kecamatan Menganti, juga terdapat juara kedua yang diraih oleh Kecamatan Driyorejo. Sedangkan untuk juara ketiga diraih TP-PKK Kecamatan Wringinanom.


"Ini adalah agenda tahunan kami, dan kami ingin tiap tahun para ibu-ibu PKK Kecamatan dapat semakin kreatif lagi dalam menciptakan beragam menu makanan lainnya," pungkas Hj. Maria Ulfa Sambari. 



ARZ Team

PMII Desak Kejaksaan Tetapkan Tersangka

GRESIK - Puluhan massa Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia(PMII) Kabupaten Gresik menggelar demo di gedung DPRD Gresik, Kamis (23/8/2018). Mereka mendesak Kejaksaan Negeri (Kejari) Gresik agar serius mengusut kasus dugaan penyimpangan dana kapitasi Jaspel BPJS tahun 2016-2017 senlai Rp 1 miliar lebih.

Mereka juga mendesak DPRD Gresik agar turut mengawal kasus yang menggemparkan masyarakat Kabupaten Gresik ini." DPRD jangan diam saja. DPRD harus andil dalam mengawal kasus penyimpangan dana kapitasi BPJS miliaran rupiah," teriak Fathur, salah satu orator  demo.

Pendemo kata Fathur, dalam aksinya menuntut empat tuntutan. Pertama, mendesak kepada Kejari Gresik segera menetapkan oknum penyunatan dana kapitasi  BPJS sebagai tersangka. Kedua, pertegas transparansi dana kapitasi BPJS Kabupaten Gresik. Ketiga, cabut peraturan bupati(Perbup) Nomor 24 tahun 2017,  tentang pemotongan dana kapitasi.

Dan, keempat usut tuntas penyalahgunaan anggaran dan pejabat Pemkab Gresik yang terlibat dana kapitasi. Fathur mengungkapkan, penyimpangan dana kapitasi Jaspel BPJS di Dinkes Pemkab Gresik sejak keluarbya Perbup Nomor 25 tahun 2014, tentang pemanfaatan dana kapitasi dan non kapitasi program jaminan sosial.

Perbup tersebut, lanjut Fathur, mengatur pemanfaatan dana kapitasi yang diterima oleh Puskesmas selaku Unit Pelaksana Teknis (UPT). Kebijakan tentang pemotongan kapitasi diatur dalam pasal 12 huruf a dan b. Kemudian, ada  perubahan pada pasal tersebut menjadi Perbup Nomor 24 tahun 2017, tentang perubahan atas Perbup Nomor 25 tahun 2014.

"Perbup tersebut menambah permasalahan prosentase peluang penyalahgunaan dana kapitasi dengan ketetapan perbup tersebut," jlentrehnya.

Fakta ini, tambah Fathur, mengindikasikan pemotongan dana kapitasi BPJS semakin besar yang dilakukan oleh 32 Puskesmas dan Pustu. Dan, disini tambah Fathur, menjadikan kebijakan Bupati tersebut harus dijalankan oleh Satuan Kerja Perangkat Daerah(SKPD) berdasarkan Undang-Undang Nomor 23 tahun 2014, tentang pemerintah daerah (Pemda).

Pengunjukrasa meneruskan unjukrasa dan orasinya digelar depan kantor Kejaksaan Negeri Gresik. Mereka mendesak pihak Kejari Gresik untuk segera menetapkan oknum penyalahgunaan dana Kapitasi BPJS di kabupaten Gresik. Serta menuntut Kejari Gresik untuk mengusut tuntas penyalahgunaan anggaran dan jabatan di kabupaten Gresik.

Dilontarkan koordinator aksi, Ahmad Taufiq mempertanyakakan sampai dimana proses penyidikan yang dilakukan Kejari. Menurutnya adanya kerugian negara sebesar 500 juta dari 8 puskesmas ditambah hasil penggeledahan. Sementara beberapa berkas yang disinyalir menjadi alat bukti juga telah dikirim ke Kejaksaan Agung.

"Sebenanrnya Kejaksaan Negeri Gresik telah memiliki beberapa alat bukti yang bisa dibuat untuk menentukan tersangka, namun krnaoa hingga saat ini belum juga ditentukan?," tanya ptia akrab disapa Taufiq pada perwakilan Kejaksaan Negeri Gresik saat di ruaang audiensi.

Sementara itu, menjawab pertanyaan dari pengunjuksara Kasi Pidsus Kejari Gresij, Andre Dwi Subianto mengaku semua masih tahap penyidikan umum. Adapun berkas yang ada masih menjadi alat bukti jadi masih berproses menjadi bukti dalam oenetapan siapa tersangkanya. Sementara proses penyiidikan sensiri telah sesuai dengan standar operasionalnya (SOP).

"Kami punya SOP dalam menangani kasus ini, disamping banyaknya person yang kami mintai keterangan, kami juga harus berhati-hati dan upaya adanya gugatan pra peradilan. SOP penyidikan umum sendiri ada waktunya yakni 30 hari dan itu bisa mundur kalau memang kita butuhkan," terang Kasi Pidsus.

Ia melanjutkan, kepada para mahasiswa yang tergabung dalam PMII ini untuk ikut mengawal, dan mpersilahkan jika ada yang ingin didiskusikan. Dirinya juga mengaku, setial hari teman-teman dari media juga selalu mendatangi nya dan menanyakan hal serupa. "Kami tidak mau buru-buru, semua sesuai proses kamitidak mau salah langka dalam menangani kasusu ini," tukas Andre.

Para pengunjukrasa membubarkan diri setelah hasil audiensi dengan pihak Kejaksaan Negeri Gresik dibacakan oleh perwakilan mereka. Diketahui unjukrasa juga digelar di depan gedung DPRD Gresik sebelum mendatangi Kantor Kejari Gresik. Mereka berjanji akan terus mengawal proses penanganan hukum oleh Kejari Gresik, agar kasus dugaan korupsi pada dana kapitasi benar-benar sesuai hukum. 


TIM/ARZ

Ekonomi Jatim Terus Melaju, Pakde Karwo Apresiasi Peran Pengusaha

SURABAYA - Kamis 23 Agustus 2018, Gubernur Jawa Timur, Dr. H. Soekarwo memberi apresiasi terhadap peran pengusaha yang berkontribusi besar bagi perekonomian Jatim. Berkat peran pengusaha, ekonomi Jatim terus melaju ditengah situasi ekonomi global saat ini yang kondisinya tidak menentu. 

Apresiasi itu disampaikan Pakde Karwo, sapaan akrab Gubernur Jatim saat mendampingi Menteri Koordinator bidang Kemaritiman, Luhut Binsar Pandjaitan dalam acara "Global Ekonomi Masa Kini di Indonesia" bersama pengusaha Tionghoa di lantai 3 hall Ranch Market Surabaya,  Kamis (23/8).

Salah satu peran pengusaha lainnya bagi perekonomian Jatim, lanjut Pakde Karwo, yakni ikutserya menjaga stabilitas harga kebutuhan pokok di Jatim, khususnya pada saat bulan puasa dan hari raya Idul Fitri kemarin, dimana pada momen-momen tersebut harga cenderung naik. Namun sebaliknya, harga kebutuhan pokok di Jatim justru mengalami penurunan harga atau deflasi sebesar 0,29%. 

"Kepedulian para pengusaha sangat baik. Saya ingat, suatu hari ada pengusaha mengeluh bawang putih kosong di lapaknya, akibatnya harga naik karena komoditi mengalami kelangkaan. Kemudian kami langsung merespon dan mengirim bawang putih ke lapak tersebut, sehingga harga kembali stabil" katanya.

Ditambahkannya, peran pengusaha dalam menjaga stabilitas harga tersebut berdampak positif pada kinerja inflasi Jawa Timur. Dimana hingga Juli 2018, secara kumulatif inflasi Jatim mencapai angka 1,68%, ini menunjukkan bahwa inflasi dapat dikendalikan dengan baik dengan tetap berada pada kisaran yang ditargetkan oleh pemerintah, yaitu 3,5 + 1%.

Tak hanya itu, lanjut Pakde Karwo, para pengusaha, khususnya pengusaha besar, juga sangat peduli dan perhatian terhadap pertumbuhan sektor UMKM, yang merupakan tulang punggung atau backbone perekonomian Jatim. Kepedulian itu menghasilkan sektor UMKM tumbuh dengan pesat di Jatim.

"Kami berterima kasih pada bantuan pengusaha yang ikut menumbuhkan UMKM. Berdasarkan sensus, pada 2008 UMKM Jatim hanya sebanyak 4,2 juta, lalu pada 2012 meningkat jadi 6,8 juta, dan pada 2017 meningkat jadi 9,59 juta. Inilah backbone ekonomi Jatim" pujinya.

*Perekonomian Jatim Tumbuh 5,57% di Triwulan II 2018*

Dalam kesempatan ini, Pakde Karwo juga melaporkan bahwa peran pengusaha juga dapat terlihat dari perekonomian Jatim yang mampu tumbuh 5,57% (y on y) pada Triwulan II 2018, angka tersebut meningkat sebesar 0,05% dari pertumbuhan ekonomi Jatim pada semester I yang mencapai 5,52 persen.

Sedangkan, dari sisi produksi, kontribusi PDRB terbesar pada Triwulan II 2018 masih berasal dari tiga lapangan usaha utama, yaitu Industri Pengolahan; Perdagangan Besar dan Eceran, Reparasi Sepeda Motor dan Mobil; serta Pertanian, Kehutanan, dan Perikanan yang masing-masing berkontribusi sebesar 29,09%, 18,47%, dan 12,37%.

Gubernur kelahiran Madiun ini menambahkan, kinerja perdagangan Jatim pada Semester I 2018 menunjukkan kinerja yang cukup memuaskan dengan mencapai surplus sebesar Rp. 57,89 Trilyun dimana Net Ekspor Impor Dalam Negeri/Antar Daerah mampu mencapai Rp. 101,58 Trilyun.

Selain itu, kinerja investasi Jatim selama Semester I 2018 berdasarkan realisasi Penanaman Modal Asing (PMA) mencapai Rp. 7,93 trilyun, dan Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN) mencapai Rp. 16,67 trilyun, serta Investasi Non Fasilitasi mencapai Rp. 71,35 Trilyun, sehingga total realisasi investasi Semester I 2018 mampu menembus angka Rp. 95,95 Trilyun.

"Angka-angka ini menunjukkan bahwa secara keseluruhan kinerja investasi Jawa Timur cukup bagus, meskipun dalam situasi perekonomian yang tidak menentu seperti sekarang ini" pungkasnya.

*Perekonomian Indonesia On The Right Track*

Dalam kesempatan yang sama, Menko Kemaritiman, Luhut Binsar Pandjaitan mengatakan, pertumbuhan ekonomi Indonesia masih berada pada jalur yang benar atau on the right track. Hal ini ditunjukkan dengan berbagai indikasi, yakni penurunan rasio kemiskinan, kesenjanga, dan akselerasi pertumbuhan ekonomi yang baik. 

"Perekonomian nasional mampu tumbuh sebesar 5,27% pada semester II 2018, atau yang tercepat sejak semester I Tahun 2014. Ini semua dicapai ditengah perlambatan dan ketidakpastian ekonomi global. Ini menunjukkan ketahanan ekonomi Indonesia cukup baik" katanya.

Menurutnya, tantangan ketidakpastian ekonomi global diperkirakan akan semakin kuat, ini dipicu oleh rencana kenaikan suku bunga dan ancaman perang dagang dari Amerika Serikat. "Ini menyebabkan penguatan USD terhadap hampir seluruh mata uang dari negara berkembang, termasuk Rupiah. Namun perlemahan rupiah masih dalam batas normal" lanjutnya. 

Pemerintah sendiri, imbuh Menko Luhut, telah mengambil langkah-langkah strategis untuk memperkuat nilai rupiah, yakni menggunakan biodiesel B20 untuk solar PSO dan Non PSO, meningkatkan sektor pariwiata untuk menarik devisa dari wisatawan asing, meningkatkan penggunaan komponen local, dan meningkatkan daya dorong belanja pemerintah untuk menggerakkan ekonomi domestik.


Partner ARZ TEAM

Aparat Seakan Tutup Mata, Tambang Liar Marak Di Wringinanom

GRESIK - Diduga tidak memiliki Ijin galian C atau liar kerap terjadi di lahan persawahan warga dusun kluwung desa kesamben kulon kecamatan wringinanom kabupaten gresik.

Seperti halnya tampak terjadi proses penggarukan tanah milik inisial "RS" yang menurut informasi bahwa tanah tersebut diambil tanahnya dijual ke perusahaan genteng daerah bambe melalui tangan pengusaha kalangan yang ada diwilayah itu, prosesnya sendiri dilakukan dengan alat berat (exsafator/Mesin bego) dan diangkut tanahnya oleh kendaraan dumn truck (21/8) selasa siang dan ironisnya proses perizinannya diduga tidak memiliki juga tidak bisa menunjukan kepada masyarakat maupun Lsm FPSR yang tahu atas proses tersebut.

Sementara ketua Lsm FPSR, Aris gunawan saat mengetahui proses kejadian itu mengatakan bahwa ia akan segera melaporkan kepada pihak berwajib untuk menindak usaha tersebut diduga nakal tanpa izin dari dinas terkait.Jelasnya

Masih kata aris gunawan, kegiatan usaha itu diduga melanggar pasal 158 UU no.4 tahun 2009 tentang Pertambangan Mineral dan Batubara dalam Pasal 158 merumuskan:
"Setiap orang yang melakukan usaha penambangan tanpa IUP, IPR atau IUPK sebagaimana dimaksud dalam pasal 37, pasal 40 ayat (3), pasal 48, pasal 67 ayat (1), pasal 74 ayat (1) atau ayat (5) dipidana dengan pidana penjara paling lama 10 (sepuluh) tahun dan denda paling banyak Rp10.000.000.000,00 (sepuluh miliar rupiah)." nanti kita serahkan kepada yang berwajib karena ia yang berhak menentukan dan menindak secara hukum,sebab kami Lsm FPSR hanya-lah mengadu saja atas kejadian ini karena pemahaman kami setiap penambangan itu harus mengantongi ijin dari instansi dinas terkait apalagi yang digali adalah tanah lahan persawahan.

Sementara Huda warga dusun kluwung yang juga anggota karang taruna dusun mengatakan bahwa semenjak adanya kegiatan penambangan tanah dan proses transportasi itu jelas mengganggu dan jalan poros yang sudah dipaving menjadi rusak.

Hingga berita diturunkan ini pihak dinas pemerintah kabupaten gresik belum bisa dikonfirmasi atas kejadian ini.

Partner ARZ Team

Pakde Karwo Ajak Umat Teladani Keikhlasan Nabi Ibrahim AS

SURABAYA - Rabo 22 Agustus 2018, Gubernur Jawa Timur, Dr. H. Soekarwo mengajak seluruh umat, khususnya umat muslim untuk meneladani keikhlasan Nabi Ibrahim AS ketika menghadapi ujian. Sebab, dengan keikhlasan tersebut, Allah SWT mendatangkan keselamatan dan mengganti ujian tersebut dengan kebahagiaan.

Ajakan itu disampaikan Pakde Karwo, sapaan akrab Gubernur Jatim saat diwawancarai wartawan seusai menunaikan ibadah Sholat Hari Raya Iedul Adha Tahun 1439 H/2018 M di Masjid Nasional Al-Akbar Surabaya, Rabu (22/8) pagi.

Ujian Allah yang diberikan kepada Nabi Ibrahim AS yang diterima dengan sangat ikhlas, lanjut Pakde Karwo, yakni perintah untuk menyembelih putranya, Nabi Ismail AS yang ketika itu usianya masih kecil. Keikhlasan yang sama dalam menjalankan perintah-Nya, dilakukan oleh Siti Hajar dan Nabi Ismail AS. 

"Beliau begitu ikhlas, ini karena didalam hatinya ada iman yang begitu kuat kepada Allah SWT. Dan kemudian mukjizat terjadi, dimana Allah SWT menggantinya dengan kambing" katanya.

Gubernur kelahiran Madiun ini menambahkan, semangat keikhlasan untuk berkorban itu sebetulnya merupakan sebuah konsep, dimana umat harus meneladani ketakwaan, dan iman yang kuat kepadaNya. "Ini sejalan dengan konsep pembangunan di Jatim, dimana makmur berakhlak mulia" pungkasnya.

*Kurban Sapi 1 Ton*

Pada hari Raya Idul Adha 1439 H kali ini, Pakde Karwo menyerahkan secara simbolis kurban sapi jenis simental seberat 1 ton kepada Masjid Nasional Al-Akbar Surabaya yang diterima Dirut Mas H. Endro Siswanto. Mewakili Presiden RI, Pakde Karwo juga menyerahkan kurban sapi jenis Ongole dengan berat 1,050 ton dari orang pertama di Indonesia tsb kepada Masjid Nasional Al-Akbar Surabaya.

"Bismillah, hari ini kita memperingati iedul qurban, tolong daging kurban ini diserahkan kepada mereka yang berhak, yakni fakir miskin, Terima kasih"

Dalam kesempatan ini, diserahkan pula seekor sapi kurban dari Mantan Mensos RI, Khofifah Indar Parawansa kepada Direktur Tarbiyah Masjid Akbar Surabaya,  H. A. Hamid Syariefudin. Kemudian seekor sapi kurban dari Pj. Sekdaprov Jatim, Jumadi diserahkan kepada Masjid Baitul Hamdi kompleks Sekretariat Daerah Prov. Jatim, Jl. Pahlawan 110 Surabaya, dilanjutkan penyerahan seekor sapi kurban dari Pangarmada II Jatim kepada Takmir Masjid As-salam Jl. Raya Hangtuah Surabaya, lalu seekor sapi kurban dari Kapolda Jatim kepada Masjid Arif Nurul Huda Polda Jatim, dan seekor sapi kurban dari Kajati Jatim kepada  Masjid Al-Hakim Kejari Surabaya. Secara keseluruhan, jumlah sapi yang disumbangkan kepada Masjid Al Akbar Surabaya sebanyak 26 ekor, sedangkan jumlah kambing yang disumbangkan mencapai 61 ekor.

Hadir dalam kesempatan ini, istri Gubernur Jatim, Dra. Hj. Nina Kirana Soekarwo, M.Si, para kepala OPD di lingkup Pemprov Jatim, Dirut Masjid Al-Akbar Surabaya, Endro Siswanto, dan para pengurus dan karyawan Masjid Al Akbar Surabaya.


Partner ARZ TEAM

Desa Dooro Fungsikan Telaga Jadi Perusahaan Air Minum Desa

GRESIK - Rabo 22 Agustus 2018, Desa Dooro, Kecamatan Cerme Kabupaten Gresik memiliki upaya mensejahterakan warganya. Dimana desa ini terkenal sangat kurang akan air bersih jika musim kemarau tiba. Adanya kesepakatan yang diinisiasi kepala desa nya, telaga yang dulunya tidak berfungsi maksimal, kini jadi penyedia air bersih 315 rumah.

Telaga seluas 1,5 hektar kini memiliki fungsi yang luar biasa bagi segenap warganya, bagaimana tidak air bersih yang inginkan warga baru bisa terealisasi. Apalagi jika musim kemarau tiba mereka hanya menunggu kiriman air bersih yang di droping pemerintah, itupun terbatas. Saat ini telah disulap seperti halnya air bersih dari PDAM.

"Sejak 2013 lalu sudah di pikirkan, baru tahun ini bisa terlaksana karena memang sangat pentingnya air bersih untuk warga disini. Ada mesin penyuling air dari telaga kemudian di salurkan ke warga dengan sistem pipanisasi. Hingga saat ini sudah ada 315 warga yang menggunakannya," terang kepala desa Dooro, Mat Jai pada awak media Infojatim.com , Rabu 22/8/2018.

Menurutnya biaya operasional awalnya dilakukan pengerukan telaga yang kemudian di kerjasamakan dengan pihak pemborong. Tentu semuanya melalui proses musyawarah yang dilakukan oleh semua unsur desa dan warganya. Dalam satu bulan saja, kas desa mendapatkan pemasukan 4 hingga 5 juta dari hasil penjualan air tersebut.

"Semuanya dikelolah oleh desa, secara profesional dan bisa dipertanggungjawabkan. Seperti warga yang membayar air tersebut, memiliki meter kubikasi yang menjadi patokan mereka membayar air bersih yang digunakan," lanjut Mat Jai.

Telaga sendri diketahui berstatus milik desa, meski belum sepenuhnya sempurna seperti pelengsengan pada telaga. Namun pemanfaatannya untuk ketersediaan air bersih bagi warga telah mencukupinya. Bahkan kelayakan air bersihnya pun telah dilakukan dan air bersih dari telaga telah melalui standar untuk bisa dikonsumsi.  


ARZ TEAM

Peduli Gempa di Lombok, Jatim Siap Bantu Rehabilitasi Pasca Gempa

NTB - Selasa 21 Agustus 2018. Gubernur Jatim, Dr. H. Soekarwo, ikut berduka cita atas bencana yang terjadi di Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB). Salah satu wujud dukacitanya, berupa keikutsertaan dan kepedulian mengikuti rapat terbatas bersama Wapres RI, Jusuf Kalla di Lombok NTB  Selasa (21/8), guna membahas rehabilitasi pasca gempa di provinsi ini dan sekaligus kesiapan Jatim untuk membantu semua hal, termasuk bertukar pengalaman dan sekaligus ikut merehabilitasi kondisi pasca gempa.  

"Jatim siap mengirimkan bahan bangunan dan material seperti batu bata, pasir, semen dan lain lain," ujarnya. Demikian pula, tenaga-tenaga seperti tukang apabila diperlukan. Begitu juga tenaga medis, yang akan standby untuk memberikan bantuan sesuai dengan kebutuhan," ujarnya.

Dalam kesempatan ini, Gubernur Pakde Karwo juga langsung melakukan konsolidasi dan berkomunikasi dengan Gubernur NTB, TGB M. Zainul Majdi dengan berbagi pengalaman terkait tindakan yang perlu dilakukan pasca terjadi bencana, atas dasar pengalamanya  menangani beberapa kali bencana di Jatim, mulai banjir bandang di Pacitan, erupsi Gunung Kelud di Kediri, sampai yang terakhir bencana gempa bumi di Sumenep.

Menurutnya, beberapa tindakan yang harus dilakukan pemerintah yaitu, evakuasi masyarakat,  memulihkan semua infrastruktur jalan yang mengalami kerusakan, pendataan kerusakan dan kerugian akibat bencana, dan penanganan darurat kerusakan akibat bencana.   Ia mencontohkan saat terjadi bencana erupsi Gunung Kelud di Kediri, terdapat sekitar 14 ribu rumah mengalami kerusakan. "Semua perbaikan diselesaikan selama satu bulan, kerjasama dengan masyarakat, Kodam V Brawijaya dan Polda Jatim," ungkapnya

 Ia menambahkan, setiap rumah yang rusak  diteliti oleh mahasiswa teknik sipil guna dilakukan pengkategorian, apakah rusak berat, sedang, ataupun ringan. Untuk penanganannya rumah rusak berat diperbaiki oleh 10 tenaga, rumah rusak  sedang diperbaiki oleh 7 tenaga, dan rumah rusak ringan diperbaiki oleh 5 orang." Erupsi Gunung Kelud tersebut  menjadi bencana provinsi bukan nasional. Dimana seluruh daerah terdampak letusan mendapatkan bantuan dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Jatim," ucapnya.

Penanganan bencana tsb, lanjutnya, ditangani bersama instansi/lembaga terkait bencana, baik saat pra, saat berlangsung, maupun usai bencana. Secara teknis, penanganan bencana dilakukan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Prov. Jatim  bersama lembaga terkait seperti TNI, Polri, dinas sosial, swasta, dan masyarakat, termasuk taruna siaga bencana (tagana).

Berkat tindakan cepat dan konsisten dalam penanganan bencana ini pula, Pakde Karwo  menerima penghargaan dari Menteri Sosial RI sebagai Pembina Taruna Siaga Bencana (Tagana) Berprestasi.

Bangun Kembali Lombok

Gempa bumi yang terjadi di Lombok, Prov. Nusa Tenggara Barat (NTB) mendapat perhatian dari pemerintah pusat, khususnya dari Wakil Presiden RI, Jusuf Kalla. Dalam kunjungannya ini, JK  sapaan akrab wapres meminta agar segera semua infrastruktur yang rusak akibat gempa segera dibangun. 

Secara khusus Wapres JK meminta agar Gubernur Jatim  membantu Pemprov NTB dalam hal pemulihan pasca bencana.  Salah satu bantuan yang diharapkan adalah menyediakan segala kebutuhan masyarakat Lombok, khususnya bahan bangunan dan semua kebutuhan peralatan untuk memulihkan infrastruktur. "Dananya nanti dibiayai oleh pusat, tapi semua kebutuhan bangunan dan logistik semua didatangkan dari Jatim. Alasannya, barang yang didatangkan dari Jatim lebih murah, dibandingkan mendatangkan langsung dari Jakarta," ujarnya.

Dalam kesempatwn sama, Wapres juga memerintahkan Gubernur Jatim untuj segera berkoordinasi dengan Gubernur NTB terkait hal tersebut. Diharapkan, mulai hari ini sudah dilakukan rehabilitasi dan rekonstruksi infrastruktur bagi masyarakat. 

Untuk besarnya  bantuan yang diberikan oleh pemerintah pusat bagi masyarakat terdampak, dijelaskannya,  rumah rusak berat diberikan bantuan Rp. 50 juta, rumah rusak sedang sebesar Rp. 25 juta, dan rumah rusak ringan dibantu Rp. 10 juta. Semua bantuan, akan dilakukan verifikasi terlebih dahulu, bekerjasama dengan mahasiswa Fakultas Teknik dari Perguruan Tinggi di NTB  dan juga UGM Yogkarta. "Tiga bulan mendatang saya akan datang lagi ke Lombok untuk mengecek perkembangannya," tegasnya.

Dalam kesemptan sama, JK juga berpesan untuk kegiatan belajar mengajar harus terus berjalan. Para siswa yang sempat terhenti kegiatan proses belajarnya karena bangunan sekolah mengalami kerusakan, untuk terus melakukan aktifitasnya. "Pemerintah akan membangun tenda darurat untuk  digunakan  belajar para siswa. Setidaknya, dibuatkan 2 kelas darurat," tambahnya di ratas yang diikuti beberapa menteri. Diantaranya, Menteri Sosial RI Idrus Marham, dan Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Basuki Hadimuljono.  


Partner ARZ TEAM

Gubernur Jatim: Dormitory Jadi Bagian Bangun Karakter Mahasiswa

SURABAYA - Dormitory atau asrama banyak memiliki manfaat bagi mahasiswa, khususnya mahasiswa baru.  Salah satunya adalah menjadi bagian dalam membangun karakter.

Hal tersebut disampaikan Gubernur Jatim, Dr. H. Soekarwo saat Ground Breaking Ceremony Airlangga Dormintory di Kampus C Unair, Surabaya, Senin (20/8).

Oleh karena itu, lanjut Pakde Karwo-sapaan akrab Gubernur Jatim inu, dormitory menjadi sebuah kebutuhan bagi kampus masa kini, karena banyak hal positif yang bisa dilakukan  para mahasiswa dalam mengisi waktu diluar jam kuliah di tempat ini, khususnya dalam hal membangun karakter. Di dalam dormitory pula, dapat diisi berbagai hal, termasuk kegiatan ekstrakulikuler yang mengajarkan tentang achievement, dan  membangun jiwa petarung.

Ditambahkan, secara tidak langsung, dormitory bisa menangkal pengaruh negatif dan menutup faham radikal di lingkungan mahasiswa. "Dengan budaya khas yang dimiliki Jatim, dormitory bisa menjadi bagian dalam
dalam mengisi waktu luang mahasiswa dan sekaligus menjadi bagian penting dalam memupuk local wisdom," ujarnya.

Melihat begitu pentingnya peran dormitory, Gubernur Jatim mendukung pembangunan dormitory UNAIR tsb.  Dicontohkan, pada tahun 2015 didirikan asrama di Surabaya untuk mahasiswa Madiun yang berkuliah di Surabaya, tetapi tidak semua mahasiswa bisa menjadi penghuninya, karena diutamakan mahasiswa bidik misi. Dengan dormitory inu, mahasiswa yang berasal dari keluarga kurang sejahtera juga bisa terbantu. "Keberadaan dormitory harus bisa memberikan dampak positif bagi masyarakat, " harapnya.

Sementara itu, dalam laporannya Rektor UNAIR, Prof. Dr. Mohammad Nasih, Se, MT. Ak, CMA menjelaskan Airlangga Dormintory berada di Kampus C Unair, dibangun diatas lahan seluas 11.541 m2.  Gedung asrama ini terdiri dari 11 lantai dengan jumlah 206 kamar. "Sekitar 618 mahasiswa bisa tertampung di dormitory ini. Mahasiswa dari dalam negeri dan luar negeri bisa menghuni Airlangga Dormitory," ujarnya.


Partner ARZ Team

Pemakaman Jenazah Warga Desa Tebalo Kec Manyar Kab Gresik

  Gresik,   gresiknews1.com     - Motto Berani Mengungkap Membantu Yang Belum Terungkap.  Pemakaman jenazah Almh Dewi Jusniawati ( 44 tahun ...