Diduga Kerap Jadi Tempat Transaksi Narkotika, Seorang Pemuda Diamankan Polsek Balongpanggang

GRESIK - Menindaklanjuti laporan masyarakat tentang maraknya peredaran narkoba di wilayah Kabupaten Gresik, Kepolisian Sektor Balongpanggang Polres Gresik berhasil bekuk seorang pemuda. 

Penggerebekan berlangsung di Perumahan Bumi Persada hijau Blok L-8 Desa Sirnoboyo Kecamatan Benjeng Kabupaten Gresik hari Rabu (30/1) sekitar pukul 16.00 WIB. Lokasi tersebut diduga kerap menjadi tempat transaksi narkoba jenis sabu. 

Dalam penggerebekan ini, Unit Reskrim Polsek Balongpanggang berhasil mengamankan seorang pemuda berinisial EWDP (22) yang tinggal di Perumahan Bumi Persada Hijau K-8 Desa Sirnoboyo Kecamatan Benjeng Kabupaten Gresik. 

"Berdasarkan informasi dari masyarakat bahwa di Desa Sirnoboyo Kecamatan Benjeng Kabupaten sering dijadikan tempat penyalahgunaan narkotika. Menindaklanjuti laporan tersebut, Kami terjunkan anggota untuk melakukan patroli Kring Reskrim area Desa Sirnoboyo Kecamatan Benjeng Kabupaten ," terang Kapolsek Balongpanggang AKP Tulus, SH, Kamis (31/1). 

Saat dilakukan penyelidikan ditemukan seorang pemuda tampak mencurigakan setelah dilakukan penggeledahan oleh Anggota Polsek Balongpanggang ditemukan dua bungkus diduga narkotika jenis sabu yang terbungkus Plastik kecil bening tersimpan di balik HP milik pelaku Merk Siomi yang dilapisi plastik Silikon warna gold. 

"Pelaku EWDP (22) saat ini diamankan di Mapolsek Balongpanggang bersama barang bukti dari tangan tersangka berupa Dua Paket Narkotika jenis sabu dengan berat Timbang 0,48 (Nol koma Empat delapan) Gram, satu buah pipet, empat buah korek api serta satu buah HP merk Xiomi tipe Redmi 5A warna Silver dengan silicon warga gold." jelas AKP Tulus, SH. 

Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya pelaku dijerat dengan Pasal 112 Ayat (1) Jo Pasal 114 Ayat (1) Undang Undang RI No.35 Tahun 2009 tentang Narkotika dengan hukuman penjara diatas lima tahun. 


Partner Arifin s.zakaria (Pendiri dan Penanggung Jawab Infojatim.com)

Antisipasi Penyalahgunaan Senpi, Polres Gresik Adakan Tes Psikologi Bagi Pemegang Senpi

GRESIK - Sebagai salah satu upaya mengantisipasi penyalahgunaan senjata api bagi anggota Polri, Polres Gresik mengadakan tes psikologi bagi anggota Polres Gresik pemegang senpi dinas Polri. 

Sebanyak 120 anggota Polres Gresik menjalani tes psikologi yang digelar di Gedung Diklat PT Petrokimia Gresik, Rabu (30/1/19). 

Kapolres Gresik AKBP Wahyu S Bintoro, SH SIK MSi saat membuka kegiatan menjelaskan, tes psikologi ini dilakukan untuk mengetahui keadaan psikologi personil masing-masing agar dalam pelaksanaan tugas Kepolisian berjalan dengan semestinya. 

Ia menyebutkan, melalui tes ini diharapkan agar para anggota yang memegang senpi paham terhadap perkap no 1 tahun 2009, sesuai dengan perkap pasal 47 no 8 tahun 2009 tentang penggunaan senpi. Kegiatan ini dilakukan secara rutin 6 bulan sekali. 

"Dengan kegiatan ini, diharapkan kesatuan dapat mengetahui tingkat kecerdasan, intelektual, tingkat emosional, pengendalian diri, penyesuaian diri dalam bertugas terutama bagi personil yang dipercaya untuk memegang senjata api. ," terang Kapolres, Kamis ( 31/1/19). 

Kapolres menambahkan, hasil yang diperoleh masing – masing personil akan menentukan kelayakan personil yang menggunakan senpi nantinya. Namun, ini hanya salah satu persyaratan saja, bukan berarti personil tersebut harus memegang senpi. 

Menurutnya, kelayakan personil untuk memegang senpi juga harus mendapat rekomendasi dari pejabat Polres serta kelengkapan administrasi lainnya. 

Tes ini, diselenggarakan oleh Biro SDM Polda Jatim yang merupakan kegiatan rutin dan berkala di Polres Jajaran Polda Jatim dalam rangka pemberian pelayanan terhadap personil di kewilayahan. 


Partner Arifin s.zakaria (Pendiri dan penanggung jawab Infojatim.com)

Seorang Pemuda Di Wringinanom Gresik Diamankan Polisi Lantaran Menyimpan Narkotika

GRESIK - Bikin resah warga, Seorang pemuda berinisial MWF (26) diamankan Kepolisian Sektor Wringinanom lantaran menyimpan narkotika jenis sabu didalam rumahnya. 

Kapolsek Wringinanom Polres Gresik AKP Supiyan menjelaskan, penangkapan kasus ini bermula saat pihaknya mendapatkan laporan warga yang mengaku resah karena penghuni salah satu rumah di Desa Pasinan Lemah Putih Kecamatan Wringianom Kabupaten Gresik diduga sering digunakan pesta miras dan sabu. 

"Adanya laporan dari masyarakat, kami langsung melakukan penyidikan" jelas Kapolsek. 

Setelah dilakukan penyelidikan anggota Reskrim Polsek Wringinanom mendapati ada yang mencurigakan dan melakukan penggeledahan di rumah salah satu rumah di Desa Pasinan Lemah Putih Kecamatan Wringianom Kabupaten Gresik yang diduga melakukan penyalahgunaan narkotika jenis sabu, pada Senin (28/1) sekitar pukul 00.30 WIB dan berhasil menemukan satu paket narkotika jenis sabu di bawah tempat tidur MWF (26) dan tujuh buah plastik klip yang diduga bekas bungkus sabu (didalamnya masih terdapat sisa serbuk sabu). 

"Dari hasil penggeledahan, Kami langsung mengamankan MWF (26) warga Pasinan Lemah Putih Kecamatan Wringianom Kabupaten Gresik beserta barang bukti berupa satu Buah HP Merk Vivo V5 warna Gold yang didalamnya terdapat Chat transaksi Narkoba, Buah Klip Plastik putih berisikan serbuk kristal yang diduga sabu seberat 0.12 Gram, tujuh Buah klip plastik bekas (didalamnya masih terdapat sisa serbuk kristal yang diduga sabu), satu buah dompet warna merah berisikan KTP dan klip plastik kosong dan satu buah kotak rokok kosong merk Gudang Garam yang digunakan untuk menyimpan serbuk kristal yang diduga sabu" terang Kapolsek Wringinanom AKP Supiyan, Selasa (29/1). 

Atas kejadian tersebut, Pelaku kini berada di Mapolsek Wringinanom guna dilakukan proses penyidikan lebih lanjut, MWF (26) dijerat dengan Pasal 114 ayat (1) Jo Pasal 112 ayat (1) sub 132 ayat (1) UU RI No.35 th 2009 Tentang Narkotika tentang dengan hukuman penjara paling sedikit enam tahun dan paling lama dua puluh tahun. 


Partner Arifin s.zakaria ( Pendiri dan penanggung jawab Infojatim.com).

Kapolres Gresik Pimpin Giat Patroli dan Razia Siaga Tetap Aman Dan Kondusif

GRESIK – Untuk menjaga situasi tetap aman dan kondusif, Polres Gresik menggelar patroli dan razia siaga di sejumlah titik. Kapolres Gresik AKBP Wahyu Sri Bintoro SH SIK MSi memimpin langsung kegiatan yang berlangsung Sabtu malam (26/1) sampai Minggu (27/1). 

Total ada 96 personel yang ikut dalam kegiatan tersebut. Sejumlah pejabat utama (PJU) Polres Gresik ikut serta dalam razia. Diantaranya, Wakapolres Gresik Kompol Dhyno Indra Setyadi SIK MSi, Kasatreskrim AKP Tiksnarto Andaru Rahutomo SH SIK, Kasat Sabhara AKP Windu Priyo, Kasatpolairud AKP M. Nur Mahfut SH MH, Kapolsek Manyar AKP Ady Nugroho dan 12 orang perwira lainnya. Anggota pleton B dan Polsek Rayon tengah ikut dikerahkan. 

AKP Windu memimpin apel siaga sebelum turun ke lapangan. Ada sejumlah rute yang dilalui selama giat. Mulai dari Mapolres Gresik - Jl. Basuki Rahmad - Jl. Raden santri - SP4 pasar Gresik - Jl. Gub suryo - Jl. Raya meduran - Mako Polsek Manyar - Jl. Pegandeng - poros Desa Peganden suci - Jl. KH. Syafi'i - Cafe tepi jurang Jl. Brotonegoro - Giant GKB - Jl. Jakarta - Jl. Jawa - Jl. Siti fatima binti maimun - Jl. WKA - Jl. JA Suprapto - Jl. Pangsud - SP4 Sentolang - GJS Jl. Veteran. 

Pukul 00.20, Kapolres Gresik tiba di Mapolsek Manyar untuk memberikan arahan. Seluruh anggota diapelkan. Salah satu yang disampaikan bahwa operasi cipta kondisi (cipkon) harus terus dilakukan meskipun hari libur. Sebab, keamanan wilayah merupakan tanggungjawab kepolisian. "Kita harus tetap mengamankan wilayah kita," tuturnya, sampai berita ini diturunkan, Selasa ( 29/1/2019). 

Perwira dengan dua melati di pundak itu mengatakan bahwa patroli hunting dan stasioner harus dilakukan untuk mengamankan wilayah. Semua anggota harus terus meningkatkan kewaspadaan. Harus overestimate. Jangan sampai underestimate atau meremehkan kondisi yang sudah kondusif. "Tidak ada yang melakukam penggeledahan sendiri harus ada body sistem untuk saling mengawasi sesama rekan, tetap bergantian dan berpasang pasangan," jelasnya. Usai memimpin apel, personel yang dipimpin langsung oleh Kapolres bergerak menuju sejumlah target operasi. 


Partner Arifin s.zakaria ( Pendiri dan penanggung jawab Infojatim.com).

Polsek Bungah Berhasil Meringkus Dua Pelaku Penyalahgunaan Narkotika Jenis Shabu

GRESIK - Upaya memberantas peredaran narkotika diwilayahnya Unit Reskrim Polsek Bungah Polres Gresik, berhasil meringkus dua orang laki-laki yang diduga melakukan penyalahgunaan Narkotika. 

Kapolres Gresik AKBP Wahyu S Bintoro, SH SIK MSi melalui Kapolsek Bungah AKP Said mengungkapkan, pihaknya berhasil mengamankan terduga pelaku penyalahgunaan narkoba jenis sabu diwilayah Kecamatan Sidayu, Gresik. 

"Kami mendapatkan informasi pada hari Senin 21 Januari 2019 sekira pukul 22.00 Wib, selanjutnya kami lakukan penyelidikan dan berhasil menangkap kedua tersangka sedang melakukan pesta sabu didalam rumah yang beralamat di Dusun Berakwadeng Desa Wadeng Kecamatan Sidayu pada Minggu (27/1) sekitar pukul 02.00 wib" terang Kapolsek Bungah. 

Dari hasil penggrebekan yang dilakukan anggota dilapangan, berhasil mengamankan kedua tersangka yaitu MT (34) merupakan warga Kecamatan Kraton Kabupaten Pasuruan dan MK (50) warga Kecamatan Wringinanom Kabupaten Gresik. Saat dilakukan penggeledahan petugas menemukan barang bukti berupa 13 (tiga belas) buah bungkus klip plastik berisi serbuk kristal Narkotika sabu-sabu, satu buah bungkus Tanggo, satu buah alat hisap, tiga buah Handphone, dua buah Korek api dan dua buah Sedotan kecil. 

" Saat ini kedua tersangka beserta barang bukti diamankan di Mapolsek Bungah guna proses penyidikan lebih lanjut" jelas AKP Said, sampai berita ini diturunkan, Senin ( 28/1). 

Atas perbuatan kedua pelaku dijerat dengan Pasal 114 ayat (1) Jo Pasal 112 ayat (1) sub 132 ayat (1) UU RI No.35 th 2009 Tentang Narkotika. 


Partner Arifin s.zakaria (Pendiri dan penanggung jawab Infojatim.com)

Polsek Wringinanom Berhasil Amankan Seorang Pelaku Penyalahgunaan Narkotika

GRESIK - Kepolisian Sektor Wringinanom Polres Gresik, melakukan pengungkapan kasus tindak pidana penyalahgunaan narkotika jenis sabu di wilayahnya. 

Pelaku adalah IT (24), warga Dusun Lemah Putih Desa Pasinan Kecamatan Wringinanom Kabupaten Gresik. Diamankan Minggu (27/1) dini hari sekitar pukul 01.30 WIB di depan halaman Parkiran Alfamart Jl.Raya Wringinanom Desa Pasinan Kecamatan Wringinanom. 

"Adapun barang bukti yang diamankan dari pelaku satu buah Handphone yang didalamnya terdapat Chat transaksi Narkoba, satu buah linting plastik putih dibalut lakban hitam seberat 0,38 gram," ungkap Kapolsek Wringinanom AKP Supiyan (27/1). 

Kapolres Gresik AKBP Wahyu S Bintoro, SH SIK MSi melalui Kapolsek Wringinanom AKP Supiyan menjelaskan, pelaku ditangkap berdasarkan informasi yang pihaknya terima dari masyarakat bahwa adanya dugaan transaksi narkoba di depan halaman Parkiran Alfamart Jl.Raya Wringinanom Desa Pasinan Kecamatan Wringinanom. 

Kemudian anggota unit Reskrim Polsek Wringinanom Polres Gresik melakukan pengecekan dan ditemukan adanya upaya seseorang IT (24) yang diduga akan melakukan transaksi peredaran Narkotika jenis sabu-sabu di jalan Raya Wringinanom Desa Pasinan Kecamatan Wringinanom tepatnya depan toko Alfamart. 

Setelah dilakukan penangkapan dan penggeledahan terhadap IT (24) dan berhasil mengamankan 1 (satu) buah lintingan plastik yang diikat oleh lakban hitam yang didalamnya diketahui terdapat serbuk kristal putih yang diduga sabu-sabu yang disembunyikan didalam kantung saku celana jeans sebelah kanan tersangka, kemudian untuk dilakukan pengembangan pelaku di bawa ke Mapolsek Wringinanom, sampai berita ini diturunkan Senin (28/1). 

"Pelaku kini diamankan di Mapolsek Wringinanom guna menjalani proses penyidikan. Atas kejadian tersebut pelaku dijerat dengan Pasal 114 ayat (1) Jo Pasal 112 ayat (1) sub 132 ayat (1) UU RI No.35 th 2009 Tentang Narkotika," ungkap Kapolsek. 


Partner Arifin s.zakaria (Pendiri dan penanggung jawab Infojatim.com)

Kapolsek Balongpanggang Sosialisasikan MRSF Melibatkan Pelajar

GRESIK - Upaya menekan angka kecelakaan lalu lintas melibatkan pelajar atau generasi millenial sebagai korban, Kapolsek Balongpanggang Polres Gresik AKP Tulus, SH Melalui Sosialisasi Millenial Road Safety Festival mengajak seluruh generasi muda kurangi angka kecelakaan berlalulintas. Sosialisasi itu dilakukan di SMA N 1 Balongpanggang, Gresik. 

Dikatakan Kapolsek Balongpanggang AKP Tulus saat menjadi pembina upacara bendera hari Senin (28/1) pagi, kegiatan tersebut untuk memberdayakan generasi millenial agar ikut mewujudkan keamanan, keselamatan, ketertiban dan kelancaran berlalu lintas di jalan raya. 

Kapolsek bersama anggotanya pada kesempatan tersebut memberikan pemahaman tentang Millenial Road safety riding perilaku berkendara yang dapat membuat terhindar dari masalah, baik yang disebabkan oleh orang lain atau diri sendiri. 

"Sosialisasi ini merupakan pendekatan intelektual, tentang bagaimana cara berkendara dengan selamat,aman, efisien dan bertanggung jawab,serta memberikan pengetahuan UU no 22 tahun 2009 tentang lalu lintas angkutan jalan,dan pengetahuan tentang rambu-rambu lalu lintas," Ungkap Kapolsek Balongpanggang. 

Dirinya berharap, melalui kegiatan itu nantinya bisa tercapainya tujuan Road Safety to zero accident untuk memberitahukan contoh praktek berkendaraan roda dua (safety riding) juga memberitahukan ke para pelajar, bahwa untk patuh terhadap rambu-rambu lalu lintas serta aturan berkendara dengan berkurangnya pelanggaran pengendara akan mampu mengurangi resiko terjadinya laka lantas. 

Di tempat terpisah, Kapolres Gresik AKBP Wahyu S Bintoro, SH SIK MSi mengatakan tujuan dari kegiatan Millenial Road Safety Festival, berharap para pelajar SMA bisa mengetahui dan memahami tentang aturan berlalu lintas, serta pentingnya keselamatan berkendara di jalan raya bisa terwujud dan terpeliharanya kamseltibcar lantas sehingga dapat menekan angka kecelakaan lalu lintas diwilayah Gresik. 

"Kemudian, melalui kegiatan yang digelar, diharapkan para kaum millenial terutama, dapat lebih peduli dengan keselamatan ketika sedang berkendara. Sehingga angka kecelakaan lalu lintas diwilayah Gresik dapat diturunkan dan melahirkan potensi sumber daya kepemimpinan-kepemimpinan nasional di masa depan yang akan mewujudkan Millenial cinta lalu lintas menuju Indonesia yang gemilang." ungkap Kapolres Gresik. 


Partner Arifin s.zakaria (Pendiri dan penanggung jawab Infojatim.com)

Polsek Menganti Berhasil Meringkus Pengedar Narkoba Asal Surabaya

GRESIK – Ruang gerak para pengedar narkoba terus dipersempit. Anggota Unit Reskrim Polsek Menganti berhasil meringkus pengedar narkoba asal Surabaya berinisial KW Sabtu (26/1). Tiga plastik klip berisi serbuk kristal diduga sabu ikut diamankan. 

Penangkapan dilakukan di jalan Mutiara, Perumahan Kota Baru Driyoreo (KBD), desa Petiken, Kecamatan Driyorejo. Ada informasi dari masyarakat yang masuk. Salah seorang laki-laki dengan gerak-gerik mencurigakan berada di sekitar kompleks Perumahan KBD. 

Setelah diselidiki, laki-laki yang merupakan warga Tambak Mayor Madya, Surabaya itu ternyata salah satu target operasi. Anggota Unit Reskrim Polsek Menganti langsung bergerak menuju lokasi. Tiga orang anggota berhasil meringkus KW tanpa perlawanan. 

Kapolres Gresik AKBP Wahyu S Bintoro SH SIK MSi melalui Kapolsek Menganti AKP Ramadhan Nasution SH SIK menyatakan ada tiga poket satu yang disita sebagai barang bukti. Berat timbang masing-masing, antara lain, 0,52 gram, 0,12 gram dan 0,10 gram. Selain itu, HP merk Oppo A37 yang dipakai berkomunikasi ikut diamankan. 

Alumnus Akpol 2007 itu memastikan KW sudah ditetapkan tersangka. Saat ini, anggota Unit Reskrim masih melakukan pengembangan untuk menemukan jaringan pengedar yang sering beroperasi di wilayah Gresik Selatan. "Tersangka kami jerat pasal 112 ayat 1 subsider pasal 127 ayat 1 huruf a UU no 35 tahun 2009 tentang narkotika. Ancaman hukumannya diatas lima tahun," paparnya. 

AKP Ramadhan menyatakan, sesuai arahan dari Kapolres, wilayah Kota Santri harus terbebas dari peredaran barang haram. Mulai minuman keras (miras) sampai narkotika. Untuk itu, Polsek Menganti akan terus melakukan operasi wilayah secara rutin. Titik-titik rawan akan terus dipantau secara berkala. 


Partner Arifin s.zakaria (Pendiri dan penanggung jawab Infojatim.com)

Kapolres Gresik Gelar Sunday Morning Ride Sosialisasikan MRSF Dan Sukseskan Pemilu 2019

GRESIK - Bersama Forkopimda Kabupaten Gresik dan puluhan pengendara yang diikuti empat komunitas motor yaitu komunitas Gresik Rider Comunity (GRC), Arek Bambu Runcing (ABR), HDCI Sidoarjo dan Motor Besar Club (MBC), Kapolres Gresik AKBP Wahyu S Bintoro, SH SIK MSi menggelar acara Sunmori atau "Sunday Morning Ride" dalam rangka sosialisasi Millenial Road Safety Festival (MRSF) dan sukseskan Pemilu 2019 yang aman damai dan sejuk, Minggu (27/1). 

Acara yang digelar di Ruko Kartini Megah No. B 8 - 10 Kecamatan Kebomas Kabupaten Gresik turut dihadiri Bupati Gresik Dr. Ir. H. Sambari Halim Radianto, ST., MSi., Ketua Gresik Rider Comunity Yulianto, Dansubden POM V/4-2 Gresik Lettu CPM Suwarno, TNI AL Lantamal V Surabaya Mayor Erwin dan kurang lebih 80 anggota yang tergabung Gresik Rider Comunity. 

Kapolres Gresik AKBP Wahyu S Bintoro mengatakan, kegiatan tersebut selain sebagai rangkaian kegiatan Millenial Road Safety Festival juga untuk mensosialisasikan tertib berlalu lintas serta menciptakan situasi kamtibmas pada Pemilu 2019 yang aman, damai dan sejuk diwilayah Gresik. 

Ia menambahkan tingginya angka kecelakaan yang terjadi di Indonesia sebagai pembunuh nomor lima setelah penyakit jantung dan diabetes, Korps Lalu Lintas Polri mecetuskan program Millenial Road Safety Festival dimana kegiatan ini menyasar para kaum millenial agar tertib berkendara dan berlalu lintas. Badan Pusat Statistika (BPS), 2018 menyatakan kecelakaan di Indonesia mencapai 105,374 kasus pada tahun 2017, kecelakaan tersebut di dominasi oleh usia produktif yaitu 17 sampai 35 tahun. 

" Sebesar 55,6% dan secara spesifik 28,12% korban kecelakaan lalu lintas di Indonesia berasal dari kalangan pelajar dan mahasiswa serta karyawan yaitu pada usia produktif 17 sampai 35 tahun" jelas Kapolres Gresik. 

Dirinya berharap dengan adanya kegiatan ini para kaum millenial terutama, dapat lebih peduli dengan keselamatan ketika sedang berkendara. Sehingga angka kecelakaan lalu lintas diwilayah Gresik dapat diturunkan dan melahirkan potensi sumber daya kepemimpinan-kepemimpinan nasional di masa depan yang akan mewujudkan Millenial cinta lalu lintas menuju Indonesia yang gemilang. 

Acara puncak Millenial Road Safety Festival, tingkat Jawa Timur sendiri, akan digelar di Jembatan Suramadu pada tanggal 17 Maret 2019. Sedangkan tingkat wilayah Gresik akan dilaksanakan sekaligus pada perayaan HUT Kabupaten Gresik dengan mengundang Kementrian serta Instansi terkait. 

Menghadapi Pemilu tahun 2019, lanjut Kapolres mengatakan banyak berita hoax yang tersebar luar di media sosial " Sebagai generasi millenial kita juga harus cerdas bermedsos dengan bertabbayun sehingga tidak menimbulkan konflik yang timbul yang dapat memecah belah persatuan bangsa, selain itu saat ini masyarakat terpolarisasi untuk memilih paslon menurut hati masing masing, pilihan boleh beda tapi kita harus tetap satu" pungkas Kapolres Gresik AKBP Wahyu S Bintoro, SH SIK MSi. 


Partner Arifin s.zakaria (Pendiri dan penanggung jawab Infojatim.com)

Seorang Pelaku Pencurian HP Berhasil Di Ringkus Satreskrim Polres Gresik

GRESIK - Satuan Reserse dan Kriminal Polres Gresik berhasil amankan seorang pelaku tindak pidana pencurian salah satu Salon yang beralamat di Desa Kendayang Kecamatan Kebomas Kabupaten Gresik yang terjadi pada hari Rabu (23/1/18) sekitar pukul 10.00 WIB. 

Pelaku diketahui berinisial MAA (26) warga jalan raya Akim Kayat 7D/65-A Rt. 01 Rw. 06 Kelurahan Sukorame Kecamatan Gresik Kabupaten Gresik. Sedangkan untuk korban bernama Isnari Erick Setiawan (28) Alamat Sidomulyo Rt. 03 Rw. 03 Desa Gaji Kecamatan Kerek Kabupaten Tuban. 

Kata Kasat Reskrim Polres Gresik AKP Andaru Rahutomo, SH SIK melalui Kanit Pidum Satreskrim POlres Gresik Ipda Aditya kepada awak media ini menjelaskan, Kejadian bermula saat pelaku masuk ke salon dan korban dalam keadaan tertidur. Pelaku langsung masuk ke salon pada saat itu pintu hanya di kunci dengan cara di ikat tali sepatu dan mengambil empat buah handphone. 

" Saat masuk ke dalam salon, Pelaku melihat empat buah HP yaitu satu buah HP merk Xiomi NOte 5, satu buah HP merk Andromax E2+, satu buah HP merk Xiomi MI4I dan satu buah HP merk Iphone yang tergeletak di meja dan langsung mengambilnya, " jelas Kanit Pidum Satreskrim Polres Gresik pada Sabtu (26/1). 

Melihat HP milik korban tergeletak di meja, Lalu timbul niat pelaku untuk melakukan pencurian. Mengetahui HP nya hilang korban selanjutnya melaporkan kejadian ke Polsek Kebomas Polres Gresik pada Rabu tanggal 23 Januari 2019. 

Setelah mendapatkan laporan tersebut, Satreskrim Polsek Kebomas melakukan koordinasi dengan Satreskrim Polres Gresik untuk Pulbaket dengan melakukan penyelidikan dan melihat postingan di Facebook ada yang memperjual belikan Hp yang memiliki ciri-ciri seperti HP milik Pelapor dan berhasil menangkap pelaku yang sedang nongkrong di warung kopi bertempat di warung kopi samping rel kereta api Jalan Raya Cerme Kabupaten Gresik pada Jum'at (25/1) sekitar pukul 00.30 WIB.

" Anggota langsung mengamankan pelaku beserta barang bukti ke Polres Gresik guna dilakukan proses lebih lanjut," Imbuh Kanit Pidum sampai berita ini diturunkan, Sabtu (26/1/19). 

Atas kejadian tersebut, Petugas juga mengamankan barang bukti berupa satu buah HP merk Xiomi NOte 5, satu buah HP merk Andromax E2+, satu buah HP merk Xiomi MI4I serta uang tunai sebesar Rp. 400.000,- (Empat ratus ribu rupiah) guna kelengkapan proses penyidikan. Pelaku dijerat dengan Pasal 363 KUHP dengan hukuman penjara 7 tahun. 


Partner Arifin s.zakaria ( Pendiri dan penanggung jawab)

Presiden Harus Cabut Remisi Pembunuh Wartawan Radar Bali

GRESIK - Sejumlah jurnalis menggelar aksi menuntut Presiden mencabut remisi yang diberikan kepada I Nyoman Susrama. Merupakan pembunuh wartawan Radar Bali Bagus Narendra Prabangsa. Puluhan Jurnalis yang bertugas di Gresik menggelar aksi didepan Kantor Bupati Kabupaten Gresik, Jumat sore (25/1/2019). 

Umar Wirahadi perwakilan jurnalis di Gresik sangat menyesalkan. Kebijakan Presiden melalui Keppres Nomor 29 tahun 2018 memberi keringanan hukuman kepada Susrama, mencederai. Kebijakan Presiden mengurangi hukuman itu melukai rasa keadilan keluarga korban dan jurnalis di Indonesia. 

"Kami mengecam kebijakan Presiden yang memberikan remisi kepada pelaku pembunuhan keji terhadap jurnalis. Kami menuntut Presiden mencabut Keppres Nomor 29 tahun 2018. Sebab, kebijakan pemberian remisi terhadap Susrama itu bertentangan dengan kebebasan pers," terangnya usai berorasi. 

Diketahui fakta persidangan jelas menyatakan bahwa pembunuhan ini terkait berita dan pembunuhannya dilakukan secara terencana. Susrama sebenarnya sudah dihukum ringan lantaran jaksa menuntut dengan hukuman mati. Namun hakim memutuskan pemberian hukuman seumur hidup. 

Fajar Tri Laksana SH, Praktisi hukum dari LBH Gresik mengaku remisi diatas itu perlu ditinjau kembali. Bahkan dirinya memberi apresiasi aksi solideritas yang dilakukan jurnalis Gresik ini. Menurutnya jurnalis tidak hanya menjadi corong keadilan namun juga penyeimbang kabar dan kontrol sosial. 

"Harus ada tinjauan kembali remisi itu, sebab kasusnya pembunuhan terencana dan juga ada pemberatan disana. Kami sangat menyayangkan jika remisi itu dipaksakan apa lagi bisa mencederai saudara-saudara kita yakni jurnalis," tukas Fajar yang ikut aksi solideritas. 

Meski tidak butuh lama aksi dilakukan jurnalis yang berkerja di Kabupaten Gresik ini. Para pengendara yang melintas pun memberi acungan jempol pada aksi tersebut. Aksi dilakukan jurnalis dari sejumlah media, seperti cetak, online dan televisi larut memberikan solidaritas dengan berbagai orasi. 

Catatan Jurnalis 

I Nyoman Susrama mendapat remisi bersama 114 narapidana lainnya yang berada di sejumlah lapas. Remisi diberikan lewat Keputusan Presiden (Keppres) Nomor 29 Tahun 2018 tentang Pemberian Remisi Berupa Perubahan dari Pidana Penjara Seumur Hidup menjadi Pidana Penjara Sementara. 

Kasus pembunuhan tersebut terjadi 9 tahun silam. Hal itu diawali dari emosi Susrama terhadap Prabangsa atas pemberitaan proyek pembangunan sekolah di Bali yang penuh indikasi korupsi. Susrama kemudian meminta anak buahnya untuk menjemput Prabangsa dari rumah orangtuanya pada 11 Februari 2009. 

Prabangsa dibawa ke halaman belakang rumah Susrama di Banjar Petak, Bebalang, Bangli. Susrama lantas memerintahkan anak buahnya untuk menghabisi nyawa wartawan Radar Bali itu. Korban yang sekarat dibawa ke Pantai Goa Lawah, Dusun Blatung, Pesinggahan, Klungkung dan dibuang ke laut. 

Lima hari setelah kejadian, mayatnya ditemukan mengambang di kawasan Perairan Teluk Bungsil, Kabupaten Karangasem. Tahun 2010 akhirnya Susrama yang menjadi dalang pembunuhan itu pun divonis penjara seumur hidup. 


Penulis Arifin s.zakaria ( Pendiri dan penanggung)

Dua Pelaku Judi Togel Berhasil Diringkus Oleh Satreskrim Polres Gresik

GRESIK – Satreskrim Polres Gresik berhasil meringkus dua tersangka yang kedapatan melakukan judi togel pada Sabtu (19/1) pukul 15.00 WIB. Mereka berinisial R alias TIS dan S alias Kucing. Keduanya kini ditahan di Mapolres Gresik untuk diproses lebih lanjut. 

Penangkapan itu dilakukan setelah ada laporan dari masyarakat. Informasinya, diwilayah Dusun Dukuhan Desa Menganti Kecamatan Menganti Kabupaten Gresik marak dilakukan permainan judi togel. Berdasarkan laporan itu, anggota Opsnal Satreskrim Polres Gresik melakukan penyelidikan lebih lanjut. 

Setelah mengumpulkan informasi, anggota opsnal berhasil mengamankan S alias Kucing dan mendapati barang bukti berupa Satu bendel rekapan tulisan angka togel dan Uang tunai sebesar Rp. 707.000,- ( Tujuh Ratus Tujuh Ribu ). 

Kapolres Gresik AKBP Wahyu S Bintoro, SH SIK MSi melalui Kasat Reskrim Polres Gresik AKP Andaru Rahutomo, SH SIK menyatakan anggota membawa S alias Kucing ke Mapolres untuk dimintai keterangan. Dari hasil interogasi yang dilakukan, muncul nama R alias TIS yang merupakan bandar judinya. Anggota Opsnal Reskrim langsung mencari tahu keberadaan R alias TIS yang beralamat di Desa Hulaan, Kecamatan Menganti, Gresik. Tanpa perlawanan, R alias TIS berhasil diringkus di rumahnya. 

"Keduanya sudah ditetapkan tersangka dengan sangkaan pasal 303 KUHP tentang perjudian," jelas Kasat Reskrik, sampai berita ini diturunkan, Jum.at (25/1). 

Sejumlah barang bukti yang berhasil diamankan petugas yaitu satu buah Handphone merk Nokia Warna Hitam, buah Handphone Merk Hammer Warna putih, Satu bendel rekapan tulisan angka togel dan Uang tunai sebesar Rp. 707.000,- ( Tujuh Ratus Tujuh Ribu ) dari tangan pelaku S alias Kucing serta barang bukti lain buah Handphone Merk. Samsung Warna Biru dan putih dan Uang Tunai Sebesar Rp. 1.055.000,- ( Satu Juta Lima Puluh Lima Ribu ) dari tangan R allias TIS.

"Semuanya disita untuk dijadikan barang bukti pada proses penyidikan kasus lebih lanjut," pungkas Kasat Reskrim AKP Andaru Rahutomo, SH SIK. 


Partner Arifin s.zakaria

DPO Pelaku Pencurian Disertai Kekerasan Berhasil Diamankan Satreskrim Polres Gresik

GRESIK - Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Gresik, berhasil mengungkap kasus Pencurian disertai dengan kekerasan (Curas/Penjambretan) di Jalan Raya Bungah Dukun Desa Sukowati Kecamatan Bungah Kabupaten Gresik pada hari Selasa (22/1) sekitar pukul 08.30 WIB. 

Dalam ungkap kasus tersebut, Petugas Kepolisian berhasil menangkap pelaku berinisial MACW (20) merupakan warga Desa Mojopurogede Kecamatan Bungah Kabupaten Gresik. 

Menurut keterangan Kapolres Gresik AKBP Wahyu S Bintoro, SH SIK MSi melalui Kasat Reskrim Polres Gresik AKP Andaru Rahutomo, SH SIK mengatakan modus pelaku dalam melancarkan aksinya tersebut dengan cara membuntuti korban menggunakan sepeda motor. Saat situasi jalan sepi pelaku baru merampas barang milik korban yang disimpan di dashboard sepeda motor miliknya. 

"Pelaku membuntuti korban, sesampainya di Jalan Raya Bungah Dukun Desa Sukowati Kecamatan Bungah pelaku langsung merampas dan menarik paksa dompet dan hp milik korban," terang Kasat Reskrim Polres Gresik saat Press Release, Kamis (24/1/19). 

AKP Andaru Rahutomo, SH SIK menambahkan, dalam pengungkapan kasus tersebut, petugas juga berhasil mengamankan Barang Bukti (BB) berupa satu unit motor Honda Scoopy warna Merah Hitam dan satu buah HP Vivo Y69 warna Emas. 

"Atas perbuatannya tersebut pelaku dikenakan pasal 363 KUHP dengan ancaman hukuman pidana 7 tahun penjara," pungkasnya. 

Saat ini Pelaku MACW (20) telah diamankan di Mapolres Gresik saat sebelumnya pernah DPO. Diketahui setelah dilakukan pengembangan kasus, pelaku MACW (20) pernah melakukan aksinya di 17 TKP berbeda bersama TSK inisial A. 


Partner Arifin s.zakaria

Dua Tahun Tak Ada Kejelasan, Warga Banyuwangi Datangi Polres Gresik

GRESIK - Karena masih belum ada kejelasan, puluhan warga Desa Banyuwangi, Kec. Manyar datangi Polres Gresik, Kamis (24/1/19) jam 11.30 wib Mereka pertanyakan laporan warga terkait penjualan Tanah Negara setempat yang sampai saat ini belum ada kejelasan. 

Sebelum Kadatangan warga Banyuwangi Kec Manyar Kab Gresik Kapolres Gresik AKBP Wahyu S.Bintoro sudah mendapatkan Informasi terlebih dahulu, kedatangan warga ini merupakan kedua kalinya. Kedatangan warga tersebut disambut oleh Sholeh mantan anggota Polsek Manyar di halaman Mapolres.

Puluhan warga juga pernah mendatangi Mapolres Gresik Agustus 2017 lalu langsung puluhan warga masuk ke ruang Unit Pidana Korupsi (Pidkor) Satreskrim Polres Gresik di temui langsung oleh Kanit Idik II Ipda Tomi Kurniawan, Namun, bagaimana hasilnya, juga masih belum ada titik terang. "Kata polisi butuh waktu lama," tutur Amali, salah seorang perwakilan warga. 

Dikatakan Amali, loporan yang dilakukan warga itu berawal dari penjualan Tanah negara yang diduga dilalakukan oleh Arif Afandi  Kepala Desa (Kades) setempat. Itu terjadi pada 4 Agutus 2016 lalu. Tanah  seluas sekitar 250 M3 itu dijual oleh oknum Kades kepada PT.  Aneka Kimia Raya. 

Diketahui dengan harga Rp. 250 ribu/M3. Totol uang yang didapat dari penjualan tanah itu  sekitar Rp. 621 juta."Padahal, harga jual normalnya waktu itu antara Rp.500-600 ribu/M3," lanjut Amali. 

Rupanya, uang dari hasil penjualan tanah itu bermasalah. Sebab, uang sebesar itu masuk ke kantong pribadi oknum Kades, meski transaksi pembayarannya melalui rekening desa. Saat warganya menanyakan uang itu Kades beralasan uang itu telah dikembalikan  lagi ke PT. AKR. 

"Padahal itu hanya alasan saja. Sebab, ketika kita tanyakan ke PT.AKR, tidak pernah terima uang itu," timpal Ulil warga lain yang ikut hadir. 

Diharapkan warga, laporan segera ditindak lanjuti. Jangan sampai warga mendatangi Polres lagi. Sebab, laporan itu sudah berlangsung dua tahun yang lalu. 

Warga Banyuwangi pada Kamis ini mendatangi ke Mapolres sebelumnya bertemu dengan awak media infojatim.com group warga berkomentar lantang seperti kesal atas proses di duga proses tersebut berbelit dan tidak kunjung tuntas, kedatangan warga kali ini di ditemui oleh Siswanto sebagai penyidik di ruang penyidik, warga menginginkan dan berharap untuk permasalahan tersebut mendapat kejelasan atas laporan tersebut.

"Penyidik kembali segera memanggil di bulan Januari ini 2019 perangkat desa setempat untuk dimintai keterangan. Diantaranya, Kades dan Bendahara karena mereka dianggap yang paling tahu," tukas Ulil, ( bersambung). 


Penulis Arifin s.zakaria

FRANSISKUS ARKADEUS RUWE JABAT KETUA PENGADILAN NEGERI GRESIK

GRESIK – Fransiskus Arkadeus Ruwe menjabat sebagai Ketua Pengadilan Negeri Gresik menggantikan Andreas Purwantyo Setiadi. Fransiskus sebelumnya menjabat sebagai Wakil Ketua Pengadilan Negeri Kelas 1A Jambi. 

Sementara itu, Andreas diberi kepercayaan menjadi Wakil Ketua Pengadilan Negeri Semarang Kelas 1A Khusus.

Keduanya melangsungkan pisah sambut di ruang Puteri Cempo Kantor Bupati Gresik, Selasa malam (22/01). 

Dalam sambutannya, Fransiskus, menyatakan bahwa dirinya menjadi Ketua Pengadilan Negeri Gresik adalah sesuatu yang khusus dan akan mengedepankan pelayanan hukum yang professional terhadap masyarakat di Gresik. 

"Dalam kepemimpinan saya saat ini yang merupakan Ketua Pengadilan Negeri Hubungan Industrial Gresik akan berkomitmen memberikan pelayanan hukum terbaik bagi masyarakat," ujarnya. 

Dirinya juga menyatakan bahwa tantangan kedepan sepertinya lebih berat. Sebab, tidak hanya layanan prima yang harus diberikan, tetapi suatu putusan yang berkualitas. 

"Saya berharap di tempat tugas saya yang baru ini, koordinasi dan kerjasama serta sinergitas dengan pihak terkait dapat berjalan dengan baik," katanya. 

Sedangkan Andreas yang menjabat selama setahun di Gresik menyampaikan banyak terima kasih kepada Bupati, Wakil Bupati serta segenap jajaran Pemerintah dan Forkopimda Kabupaten Gresik yang selama ini banyak membantu. 

Satu hal yang menjadi kenangan Andreas selama menjabat sebagai Ketua Pengadilan Negeri di Gresik adalah saat dirinya mengikuti kegiatan safari Ramadhan. Ia mengaku tak pernah absen mengikuti kegiatan tersebut. 

"Selama saya bertugas di sejumlah daerah, hanya di Gresik saja saya mengikuti kegiatan safari ramadhan. Dan saya tidak pernah absen selama kegiatan itu berlangsung. Ini memberikan kesan tersendiri bagi saya, bahwa kebersamaan jajaran pemerintah Kabupaten Gresik tercermin, salah satunya melalui kegiatan keagamaan tersebut," pungkasnya, hingga berita ini diturunkan, Rabo (23/01). 

Bupati Gresik Dr. H. sambari Halim Radianto dengan didampingi Wakil Bupati Dr. H. Moh. Qosim menyampaikan terima kasih kepada Andreas Purwantyo Setiadi atas kerjasamanya selama ini. Sedangkan kepada Pejabat yang baru, Fransiskus Arkadeus Ruwe, Bupati Sambari berharap ada kerjasama yang lebih baik untuk kemajuan Gresik kedepan. 

"Kami berharap kebersamaan dan sinergitas senantiasa kita bangun bersama. Agar menjadikan Gresik semakin baik dan demi kemajuan Gresik kedepannya," harapnya. 


Partner Arifin s.zakaria

Satlantas Polres Gresik Gelar Acara Sunday Millennial Groove

GRESIK - Satlantas Polres Gresik berkolaborasi dengan Netizen dan Komunitas Band Gresik menggelar acara Sunday Millennial Groove. Acara yang berlangsung pada Car Free Day (CFD) di WEP Gresik ini bertujuan mengkampanyekan keselamatan berlalu lintas melalui media pertunjukan musik millennial. 

Kapolres Gresik AKBP Wahyu S Bintoro, SH SIK MSi di dampingi Kasat Lantas Polres Gresik AKP Wikha Ardilestanto, SH SIK yang hadir pada acara tersebut pada Minggu (20/1/19), mengatakan Generasi millenial saat ini sangat lekat dengan teknologi, seni dan industri kreatif. Oleh karena itu acara safety riding dan driving yang dikolaborasikan dengan acara musik seperti ini diharapkan menarik minat generasi millenial untuk hadir dan ikut mengkampanyekan keselamatan lalu lintas. 

AKBP Wahyu S Bintoro juga menjelaskan acara Sunday Millennial Groove, merupakan kegiatan sosialisasi dari program nasional Millennial Road Safety Festival (MRSF) yang diadakan serentak di seluruh Indonesia dan rencananya akan diselenggarakan acara puncak MRSF yang akan dilaksanakan secara bertahap, yaitu tanggal 10 Maret 2019 di WEP Gresik (lokal), 17 Maret 2019 di Jembatan Suramadu (regional) dan 31 Maret di Jakarta (nasional). 

"Giat ini diharapkan bisa menarik minat bagi generasi millenial Gresik untuk mengkampanyekan keselamatan berlalu lintas dan menurunkan angka lakalantas pada generasi millenial diwilayah Gresik" ungkap Kapolres Gresik, sampai berita ini diturunkan, Selasa ( 22/1).

Acara Sunday Millennial Groove ini diisi dengan banyak acara menarik antara lain Senam Kolosal pelopor keselamatan, safety riding, penampilan ThePolice Band, Yel-yel dan pembagian brosur MRSF serta Deklarasi Relawan Cinta Lalu Lintas oleh para generasi millenial yang berisi : 
1. Siap mentaati perundang-undangan dan peraturan lalu lintas yang berlaku, sebagai refleksi tingkat kesadaran dan tanggung jawab serta kedisiplinan 
2. Senantiasa Cinta Tertib Berlalu-lintas untuk menciptakan rasa nyaman, aman dan selamat. 
3. Siap melaksanakan gerakan Road Safety sebagai budaya, kebutuhan dan gaya hidup masyarakat yang berkelanjutan. 
4. Siap menjadi Relawan Lalu Lintas Indonesia yang bertugas sebagai contoh dan panutan dalam menjaga keselamatan, ketertiban, dan kelancaran berlalu lintas. 


Partner Arifin s.zakaria

Gadis Malang Melahirkan, Kapolres Dampingi Ibu dan Bayinya ke RSUD Ibnu Sina

GRESIK – Kapolres Gresik AKBP Wahyu S Bintoro SH SIK MSi mendapati perempuan yang baru melahirkan Sabtu malam (19/1). Bayi yang dilahirkan diduga merupakan hasil hubungan di luar nikah. 

Temuan tersebut didapat saat operasi cipta kondisi bersama jajaran anggota Polres Gresik. Ibu bayi berinisial ORW masih duduk di bangku sekolah menengah atas (SMA). Sayangnya, gadis malang itu tidak melanjutkan pendidikannya. "Usianya baru 16 tahun," kata AKBP Wahyu. 

Perwira dengan dua melati di pundak itu membeberkan berdasarkan keterangan yang dihimpun, ORW melahirkan sendiri di bantu temannya yang bernama Fina di salah satu rumah di perumahan Gresik Kota Baru (GKB). Dia sengaja datang ke salah satu kafe untuk mencari dana. Rencananya, bayi yang baru lahir itu akan dibawa ke puskesmas. 

Didampingi Kabagren Polres Gresik Kompol Sukri, AKBP Wahyu tergerak untuk membantu bayi malang tersebut. Alumnus Akpol 1998 itu langsung berkoordinasi dengan RSUD Ibnu Sina. Malam itu juga, si jabang bayi beserta ibunya dibawa ke rumah sakit agar bisa mendapatkan perawatan intensif. "Alhamdulillah, ibu bayi beserta bayinya dalam keadaan sehat," kata AKBP Wahyu. 

Setelah mengantarkan ibu beserta bayinya, AKBP Wahyu memberikan pesan khusus. Salah satunya, terkait pergaulan. "Tidak masalah bergaul dengan siapa saja. Tapi, harus tetap bisa menjaga diri," tuturnya sampai berita ini diturunkan Senin ( 21)1/19). 

Pergaulan yang dirasa kurang tepat sebaiknya ditinggalkan. Jangan sampai berlarut dan terjerumus pada hal-hal yang tidak diinginkan. Lebih-lebih tindakan yang melanggar hukum. "Bukan berarti pilih-pilih teman bergaul. Yang penting lebih selektif," pungkasnya. 


Partner Arifin s.zakaria

Kapolres Gresik Mengajak Puluhan Driver Go Jek Online, Gelorakan Millenial Road Safety Festival

GRESIK - Dalam rangka mensukseskan Millennial Road Safety Festival, Kapolres Gresik mengajak Puluhan Driver Go Jek Online untuk mengurangi angka kecelakaan lalu lintas (lakalantas) diwilayah Gresik. 

Ajakan itu dilakukan lewat sosialisasi Millennial Road Safety Festival yang dibalut dengan acara makan bersama Kapolres Gresik AKBP Wahyu S Bintoro, SH SIK MSi, dengan kurang lebih 45 Driver Go Jek Online di bundaran GKB, Gresik pada Sabtu (19/1). 

Didampingi Kanit Turjawali Satlantas Polres Gresik IPDA. Suryono dan Kanit Laka Satlantas Polres Gresik IPDA. Yossy, Kapolres menyampaikan tujuan Millennial Road Safety Festival adalah untuk mengajak pada generasi millennial dalam tertib berlalu lintas yang pada akhirnya dapat menekan angka kecelakaan diwilayah hukum Polres Gresik khususnya. 

"Saya harapkan para generasi Milenial khususnya para Driver online Go Jek tetap taat terhadap rambu lalu lintas, karena dengan taat pada rambu-rambu lalu lintas dapat mengurangi tingkat pelanggaran dan berdampak menurunnya angka laka lantas" terang Kapolres. 

Selain itu, Kapolres juga meminta kepada Driver online Go Jek memerangi hoax yang marak beredar di medsos jelang pesta demokrasi Pilpres dan Pileg 2019. 

"Mari kita bertabayun dalam menyikapi berita yang tidak jelas sumbernya, sehingga kita tidak mudah terprovokasi" tegas AKBP Wahyu. 

Kapolres juga berharap agar para Driver Online Go Jek dapat menjadi mitra kamtibmas Kepolisian Resort Gresik. "jika ada informasi apapun terutama Radikalisme, Terorisme, Prostitusi, Miras, dsb segera dilaporkan kepada Polsek atau Polres Gresik untuk ditindak lanjuti ungkapnya sampai berita ini diturunkan, Minggu (20/1). 

Ia juga menjelaskan bahwa Polres Gresik mempunyai jargon Gresik Polisi Santri artinya Senyum Sapa Salam, Amanah, Tegas Tangguh namun tetap Humanis, Rajin Beribadah dan Berinfaq yang bertujuan dapat lebih optimal dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat. 

Sebelum berakhir pada acara tersebut Kapolres mengucapkan terimkaasih kepada para Driver Online Go Jek untuk santap siang bersama. "Mari kita dukung, dengan mensukseskan Pileg serta Pilpres Tahun 2019 sehingga situasi berjalan aman, damai dan sejuk. Dengan Semangat "Together We Can Do The Best" InsyaAllah kita bisa" pungkas Kapolres Gresik AKBP Wahyu S Bintoro. 


Partner Arifin s.zakaria

Satlantas Polres Gresik Gandeng "Avengers " Gelorakan Sosialisasi Millennial Road Safety Festival

GRESIK - Pelaksanaan kgiatan Millenial Road Safety Festival (MRSF) semakin dekat. Satlantas Polres Gresik semakin menggencarkan sosialisasi. Tujuannaya, agar partisipasi masyarakat, khususnya generasi millenial, semakin tinggi untuk turut serta menyemarakkan kegiatan tersebut. 

MRSF dilaksanakan mulai 2 Februari sampai dengan 31 Maret 2019. Ada 34 Provinsi se-Indonesia yang menggikutinya. "Pelaksanaannya nanti bertahap. Mulai di tingkat lokal, regional sampai nasional," ujar Kasatlantas Polres Gresik AKP Wikha Ardilestanto. 

Pada 10 Maret nanti, Satlantas Polres Gresik akan menggeber MRSF di Wahana Ekspresi Poesponegoro (WEP), Jalan Jaksa Agung Soepraprto. Kemudian, dilanjutkan perhelatan tingkat Jatim di Jembatan Suramadu, Surabaya pada 17 Maret. "Nanti terakhir tanggal 31 puncak acara di Jakarta," kata AKP Wikha, sampai berita ini diturunkan, Sabtu (19/1). 

Di Gresik, kegiatan sosialisasi dan kampanye safety riding menyasar kalangan millenial. Edukasi terkait tertib berkendara perlu diberikan. Sebab, kalangan millenial tercatat sebagai penyumbang kecelakaan terbanyak. 

Agar lebih menarik, kegiatan sosialisasi dikemas dengan cara yang unik. Salah satunya, menggandeng pahlawan super "Avengers" untuk ikut turun ke jalan. Itu merupakan anggota Satlantas yang mengenakan kostum superhero. 

AKP Wikha mengatakan sosialisasi memang sengaja dikemas secara menarik dan kreatif agar generasi millenial tertarik. "Targetnya nanti para generasi millenial bisa ikut serta menjadi relawan lalu lintas," pungkas Kasat Lantas Polres Gresik AKP Wikha Ardilestanto. 


Partner Arifin s.zakaria

PLT Kepala Dinas BPPKAD Gresik M.Muktar Gugat Ke Pra Peradilan

GRESIK - Langkah Sekretaris Badan Pendapatan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPPKAD) Gresik M. Muktar yang akan melakukan praperadilan atas penetapan dirinya sebagai tersangka, direspons Kejari Gresik. Kasi Pidsus Kejari Gresik, Andrie Dwi Subianta menyatakan siap menghadapi praperadilan tersebut. 

"Langkah praperadilan yang akan diajukan tersangka Muktar melalui kuasa hukumnya itu sah saja, kita siap menghadapi" ujar Andrie, Jumat (18/1). 

Sebab, Andrie menjelaskan bahwa langkah Kejari Gresik menetapkan Muktar sebagai tersangka pemotongan insentif pegawai BPPKAD dari upah pungut sudah berdasarkan bukti yang ada. 

Menurutnya, Kejari tak gegabah menetapkan seseorang menjadi tersangka atas kasus yang belum terdapat alat bukti cukup. "Sebab, penyidik sangat menyadari kalau gegabah maka bisa berpeluang adanya praperadilan," 

Andrie menegaskan, penyidik sudah memiliki dua alat bukti seperti yang diatur dalam perundangan-undangan sebelum menetapkan Mukhtar sebagai tersangka. Dua alat bukti dimaksud berupa saksi dan barang bukti. Barang bukti yang disita yakni berupa uang hasil operasi tangkap tangan (OTT) sebesar Rp 537 juta, karena berdasarkan bukti BB ketika konprensi pers di kantor Kejari Gresik bersama awak media dan digelar secara langsung BB tersebut. 

"Kami tak akan goyah atas langkah praperadilan, dan kami sangat siap menghadapinya," imbuh dia, sampai berita ini diturunkan, Sabtu (19/1). 

Seperti diketahui, kuasa hukum tersangka Muktar, Hariyadi, S.H, akan mengajukan praperadilan atas penetapan status tersangka kliennya dalam dugaan korupsi dana insentif pegawai BPPKAD dari upah pungut pajak daerah. Ia menilai pemotongan insentif yang dilakukan kliennya tak mengandung unsur pidana. "Kami akan berupaya dalam praperadilan untuk membebaskan klien kami," terangnya. 


Arifin s.zakaria ( Pendiri dan penanggung jawab)

Kapolres Ikuti Doa Bersama Jamaah SIJI Kabupaten Gresik

GRESIK – Kapolres Gresik AKBP Wahyu S Bintoro SH SIK MSi mengikuti doa bersama jamaah Silaturahmi Jumat Isuk (Jamaah Siji) ynag diketuai imam Masjid Jami' KH Muh Amin Ismail. Kegiatan itu berlangsung di kediaman bapak Firman, Jalan Raden Santri gang III no 13. Total ada 50 jamaah yang hadir, Jum.at (18/1). 

Doa bersama dilakukan usai menjalankan salat subuh berjamaah di Masjid Jami'. Ustadz Zainal Amin Ismail memimpin jamaah untuk membaca Asmaul Khusna bersama Ustadz Maksun. Berbagai pujian dan salawat dipanjatkan. Salawat mahalul Qiyam menjadi puncaknya. 

Dalam sambutannya, Ustadz Maksun menyampaikan terima kasih atas kehadiran Kapolres Gresik yang berkenan mengikuti doa dan ngaji bersama dengan Jamaah Siji. "Semoga bapak kapolres cepat naik pangkat dan jabatannya," kata Ustadz Maksun. 

Ustadz Zainul Amin Ismail memberikan apresiasi khusus untuk Kapolres. Menurut Ustadz Zainul, sosok AKBP Wahyu merupakan contoh pemimpin yang baik. Layak dijadikan sebagai panutan. "Semoga bisa segera naik jenderal dan menjadi kapolri," ucapnya. 

Sementara itu, AKBP Wahyu berharap bisa rutin mengikuti kegiatan Jamaah Siji. Hal itu dilakukan agar tali silaturahmi antara instansi kepolisian dengan tokoh agama tidak putus. "Jika tidak ada halangan, kami akan gabung setiap Jumat pagi," ujarnya. 

Perwira dengan dua melati di pundak itu mengucapkan banyak terima kasih karena telah diundang. Itu menjadi satu kebanggan bagi keluarga besar Polres Gresik. Sitkamtibmas di wilayah Gresik selalu menadapat lindungan Allah SWT berkat doa para ulama, habib, habaib dan sejumlah tokoh agama. Angka kriminalitas bisa turun. 

Menurut AKBP Wahyu, kasus pencurian dengan kekerasan bisa berkurang di tahun 2018. Itu tidak lepas dari peran serta tokoh agama dan tokoh masyarakat setempat. "Wilayah Gresik juga dijaga oleh para Wali sehinga angka kriminalitas bisa berkurang," paparnya. 

Selain Pos Sajam, Polres Gresik juga memiliki beberapa program unggulan. Diantaranya, Hari senin (Pos Siaga), Selasa (Pos Jago), Rabu (Pos Polah), Kamis (Pos Sholat), Jum'at (Program Polisi Peduli). Polres Gresik juga telah sukses melaksanakan lomba MTQ se Jawa Timur. 

Secara khusus, AKBP Wahyu meminta doa para ulama dan jamaah yang hadir agar pemilu serentak pada 17 April mendatang bisa berjalan aman, damai, sejuk dan tetap kondusif. "Selalu waspada terhadap berita-berita hoax yang tersebar di media sosial," pungkasnya. 


Partner Arifin s.zakaria ( Pendiri dan penanggung jawab)

Kapolres Gresik Gelar Road Show Zona Integritas di Jajaran Polsek Rayon Utara

GRESIK - Kepolisian Resort Gresik terus berupaya dalam memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat, khususnya dalam menerapkan sistem birokrasi yang bersih dan bebas korupsi pada pelayanan Kepolisian diwilayah Gresik. 

Mendapat penghargaan sebagai Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM) dari Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Desember 2017 lalu, saat ini mulai dilakukan Road Show Zona Integritas (ZI) dalam rangka mempertahankan dan meningkatkan predikat Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) dan Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM) di jajaran Polsek Polres Gresik. 

Kegiatan road show ZI dilakukan Kapolres Gresik AKBP Wahyu S Bintoro, SH SIK MSi di jajaran Polsek rayon Utara yaitu Polsek Bungah, Polsek Sidayu, Polsek Dukun, Polsek Panceng, dan Polsek Ujungpangkah pada Jum'at (18/1) berpusat di Gedung Badan Usaha Milik Desa Sidayu Kecamatan Sidayu Kabupaten Gresik. 

Dalam sambutannya Kapolres Gresik AKBP Wahyu S Bintoro, SH SIK MSi, kegiatan ini merupakan sebagai komitmen kami sampai di jajaran satker guna meningkatkan pelayanan terbaik, dan mempertahankan penghargaan yang telah kami raih. Selain itu juga menjadi wadah bagi Pimpinan dan anggota dalam meningkatkan soliditas internal dalam rangka menghadapi agenda kamtibmas Pilpres dan Pileg tahun 2019. 

"Penghargaan predikat Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) dan Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM) adalah bukti keseriusan Polres Gresik dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat, berbagai program kerja dan inovasi juga di luncurkan Polres Gresik sebagai bentuk peningkatan kualitas pelayanan publik dilingkungan Polres Gresik" ungkapnya. 

Polres Gresik lanjut Kapolres memiliki slogan atau program yaitu Gresik Polisi 'SANTRI',S enyum Sapa Salam, A ma N ah,T angguh dan Tegas tapi Tetap Humanis,R ajin I badah dan berInfaq serta inovasi pelayanan yaitu One Gate System Satpas Polres Gresik bisa di download di android melalui palystore Creative Augmented Reality Education program kartu care untuk ID Card ke Kantor Sat Lantas (One Gate System) bagi pengunjung atau pemohon SIM selain itu berguna untuk game dan himbauan dan petunjuk / simulasi SIM, "ini sebagai bukti Polres Gresik terus meningkatkan pelayanan publik" terangnya. 

Pada Road Show Zona Integritas dilakukan Penandatanganan Komitmen bersama dalam rangka membangun Zona Integritas (ZI) oleh masing-masing Polsek yang berisi komitmen kerja sebagai berikut, Bersedia dan akan bekerja dengan jujur dan amanah, menjalankan kegiatan tugas pokok dan fungsi masing masing sesuai dengan pedoman, meningkatkan manfaat dan kinerja pelayanan bagi masyarakat, menyelenggarakan dan mewujudkan pelayanan publik yang bersih dari Korupsi Kolusi dan Nepotisme, memberikan pelayanan kepada masyarakat dengan cepat, tepat dan berkualitas, melakukan perbaikan secara terus menerus pada seluruh aspek kegiatan baik progam operasional maupun pelayanan dan akan sanggup menjaga soliditas dan loyalitas kepada Kesatuan. 

Dengan inovasi yang terus dikembangkan Kapolres Gresik berharap kepada seluruh anggota yang hadir pada acara tersebut, untuk terus mempertahankan apa yang telah dicapai yaitu predikat Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) dan Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM) dengan memberikan pelayanan terbaik untuk masyarakat dalam menjaga kamtibmas diwilayah. 


Partner Arifin s.zakaria (Pendiri dan penanggung jawab)

Bandar Judi Beserta Pemain Togel Online Berhasil Di Ringkus Oleh Satreskrim Polres Gresik

GRESIK – Satreskrim Polres Gresik berhasil meringkus dua tersangka yang kedapatan melakukan judi online pada Rabu (16/1). Mereka berinisial ASY dan PRW. Keduanya kini ditahan di Mapolres untuk diproses lebih lanjut. 

Penangkapan itu dilakukan setelah ada laporan dari masyarakat. Informasinya, ada salah satu karyawan pabrik di jalan Veteran, Kecamatan Kebomas yang kerap bermain judi online. Berdasarkan laporan itu, anggota Opsnal Satreskrim Polres Gresik melakukan penyelidikan lebih lanjut, Jum.at (18/1).

Setelah mengumpulkan informasi, anggota opsnal menyanggong pelaku di pintu keluar pabrik. Pada saat yang bersangkutan baru keluar, anggota yang sudah berada di depan langsung meringkus ASY yang merupakan penombok. "Kita kembangkan hasil tangkapan itu," ujar Kapolres Gresik AKBP Wahyu Sri Bintoro SH SIK MSi. 

AKBP Wahyu menyatakan anggota membawa ASY ke Mapolres untuk dimintai keterangan. Dari hasil interogasi yang dilakukan, muncul nama PRW yang merupakan bandar judinya. Anggota Opsnal Reskrim langsung mencari tahu keberadaan PRW yang beralamat di Desa Indro, Kecamatan Kebomas. Tanpa perlawanan, PRW berhasil diringkus di rumahnya. 

Alumnus Akpol 1998 itu menjelaskan dengan gamblang modus operandi para pelaku. Awalnya, ASY mengirim nomor tombokan ke PRW melalui pesan singkat. Setelah itu, PRW mengirimkan nomor yang dikirim ASY ke salah satu situs judi online. "Keduanya sudah ditetapkan tersangka dengan sangkaan pasal 303 KUHP tentang perjudian," beber Kapolres. 

Sejumlah barang bukti ikut diamankan dalam penangkapan tersebut. Diantaranya, satu unit HP merk Xiaomi warna hitam, satu unit HP merk Asus warna hitam, satu buah ATM Mandiri dan 4 kertas bukti transfer uang. "Semuanya disita untuk dijadikan barang bukti di pengadilan," pungkas perwira dengan dua melati di pundak itu. 


Partner Arifin s.zakaria

Kapolres Gresik Ajak Cangkrukan Bareng Sekber DPC SP/SB Bahas Soal UMSK

GRESIK – Kapolres Gresik AKBP Wahyu Sri Bintoro SH SIK MSi mengajak para pekerja dan buruh pabrik makan siang bersama di RM Bebek Goreng H Slamet Kamis (17/1). Dalam pertemuan tersebut, masalah upah sektoral kota/kabupaten (UMSK) menjadi topik pembahasan utama. Para buruh dan pekerja berdiskusi bersama dengan gayeng. 

Sejumlah pejabat utama (PJU) Polres hadir dalam pertemuan tersebut. Diantaranya, Wakapolres Kompol Dhyno Indra Setyadi, Kasat Intelkam AKP Yuli Rianto, Kasatlantas AKP Wikha Ardilestanto dan Kapolsek Manyar AKP Ady Nugroho. 

Perwakilan DPC SP/SB Kabupaten Gresik dari beberapa organisasi turut hadir. Antara lain, Panjang Apin Sirait dari KEP KSPI, Agus Salim dari KAHUTINDO, Ali Muchsin dari LEM KSPSI, Subari dari KAHUT KSPSI, Sugianto dari FPN, Mashudi dari TSK KSPSI, Nasrun Koroy dari FSPTI KSPSI, M. Burhan dari FNPBI, Syafii RTMM KSPSI, Teguh dari NIBA KSPSI, dan Sugito dari LOMENIK KSBSI. 

Perwakilan Sekber DPC SP/SB menyampaikan terima kasih atas kehadiran Kapolres beserta jajaran dalam pertemuan tersebut. Selain itu, para pekerja dan buruh menyampaikan permohonan maaf karena telah menutup jalan untuk aksi pada Rabu (16/1) kemarin. 

Meski demikian, Sekber DPC SP/SB berkomitmen untuk ikut serta menjaga suasana di Kabupaten Gresik tetap aman dan kondusif. Itu merupakan bentuk apresiasi para pekerja dan buruh terhadap kepolisian, khususnya Polres Gresik, yang selama ini telah membantu mengawal jalannya unjuk rasa. 

Sementara itu, AKBP Wahyu menyatakan paguyuban kampung SP/SB yang telah dibentuk harus bisa menjadi ajang silaturahmi. Aspirasi kaum pekerja dan buruh bisa ditampung dan disampaikan kepada pemangku kebijakan. 

Menurut AKBP Wahyu, persoalan UMSK seharusnya disampaikan jauh-jauh hari. Minimal, Polres bisa membantu memfasilitasi untuk menyampaikan aspirasi para pekerja dan buruh ke jajaran Pemkab Gresik. "Kita perlu menjalin koordinasi dan komunikasi yang baik untuk menemukan solusi atas suatu masalah," tuturnya. 

Alumnus Akpol 1998 itu meminta para pekerja dan buruh tidak segan untuk memberikan informasi seputar masalah yang ada di perusahaan. Khususnya, yang berada di wilayah Kabupaten Gresik. Dengan demikian, antara instansi kepolisian dengan Sekber DPC SP/SB Kabupaten Gresik bisa saling membantu. "Khususnya untuk menjaga kondusifitas di wilayah Gresik," jelasnya. 

AKBP Wahyu memastikan bahwa aspirasi dan harapan Sekber DPC SP/SB akan ditampung dan ditindaklanjuti. Khsusnya terkait UMSK Kabupaten Gresik 2019. "Kita pasti akan berupaya untuk membantu untuk menindaklanjuti," pungkas perwira dengan dua melati di pundak itu. 


Partner Arifin s.zakaria

Kapolres Gresik Pimpin Upacara Rutin Bulanan, Beri Reward Anggota Berprestasi

GRESIK - Kepolisian Resort (Polres) Gresik, melaksanaan upacara rutin bulanan yang dilaksanakan pada Kamis (17/1/2019) dipimpin langsung Kapolres Gresik AKBP Wahyu S Bintoro, SH SIK MSi selaku Inspektur Upacara (Irup) pada upacara itu Kapolres memberikan Reward atau penghargaan kepada personil Polsek Manyar. 

Dalam amanatnya Kapolres Gresik menyampaikan evaluasi dari giat Ops Lilin dan pengamanan Tahun Baru 2019, menjadi tolak ukur keberhasilan kita sebagai anggota Polri ditandai dengan terwujudnya Kamseltibcarlantas, menurunnya angka kejahatan dan laka lantas, tersedianya kebutuhan dan stabilitas harga bahan pokok serta tertanggulanginya dampak bencana alam, secara keseluruhan kegiatan berjalan dengan aman, tertib dan lancar, tentunya itu semua adalah hasil kinerja dan upaya dari semua anggota. 

Ia menambahkan tuntutan masyarakat terhadap tugas Polri meningkat, untuk itu Saya berharap seluruh anggota baik di Polres maupun jajaran Polsek Polres Gresik untuk terus berupaya meningkatkan kamtibmas wilayah. "Dengan kegiatan yang telah dan yang akan kita laksanakan semoga masyarakat khususnya Gresik dapat lebih percaya akan kinerja Polri." jelas Kapolres. 

Tahun ini kita akan menghadapi pengamanan Pilpres dan Pileg semua petugas harus siap menjaga keamanan pemilu serentak 2019. Polri harus solid bekerja sama dan bersinergi untuk mensukseskan Pemilu Serentak 2019. Semua unsur dalam pelaksanaan pemilu harus sinergi baik KPU, Bawaslu Kontestan, Partai Politik, Masa Pendukung, Media Massa, tokoh-tokoh masyarakat harus kompak, "Saya harapkan baik personil Polres maupun jajaran Polsek untuk mengedepankan langkah-langkah proaktif dan preventif dalam pelaksanaan Pemilu 2019," tegas AKBP Wahyu S Bintoro. 

Kapolres Gresik juga mengucapkan terimakasih kepada personil yang mendapatkan reward atau penghargaan yaitu Brigadir Suharianto anggota Polsek Manyar yang dengan tulus ikhlas membantu masyarakat mengganti ban mobil yang alami ban pecah di jalan raya Manyar, Gresik yang sempat viral di media sosial Facebook yang diunggah oleh masyarakat Gresik sehingga termonitor oleh pimpinan. 

Mengakhiri sambutannya Kapolres menyampaikan beberapa penekanan yaitu, agar anggota meningkatkan keimanan dan ketaqwaan kepada Allah SWT, mengikuti situasi Operasi Mantab Brata 2019, Perkuat Soliditas TNI - Polri dalam jaga Kamtibmas, menjaga netralitas TNI - Polri dalam tahapan masa kampanye Pilpres dan Pileg, kedepankan langkah proaktif dengan mengoptimalkan deteksi dini, mendorong seluruh elemen masyarakat yang ikut bertanggungjawab pada kamtibmas wilayah pada pemilu 2019, serta melakukan penegakan hukum secara profesional dan proporsional, baik terhadap dugaan tindakan pidana Pemilu yang diselenggarakan melalui sentra Gakumdu pungkas Kapolres Gresik AKBP Wahyu S Bintoro. 


Partner Arifin s.zakaria

Satlantas Polres Gresik Menyelenggarakan Millenial Road Safety Festival Untuk Mewujudkan Etika Berlalu Lintas

GRESIK - Tingginya angka kecelakaan lalu lintas di wilayah Gresik yang didominasi oleh Kendaraan jenis sepeda motor masih menempati posisi pertama. Sedangkan pelajar menempati posisi kedua dalam keterlibatan sebagai pelaku laka lantas maupun korban laka lantas setelah karyawan / swasta yang menempati posisi pertama. 

Kasat Lantas Polres Gresik AKP Wikha Ardiestanto melalui Kanit Laka Ipda Yossy mengatakan terdapat kendaraan sepeda motor yang banyak terlibat kecelakaan dijalan yaitu 950 Unit, yang masih didominasi oleh generasi millenial. 

"Melihat dari data laka lantas tersebut, kita bisa lihat kesadaran untuk disiplin dilingkungan para pelajar pada khususnya masih belum menjadi budaya dan kebiasaan walaupun sebagian sudah dinilai tertib dan disiplin saat berlalu lintas di jalan raya" ungkap Ipda Yossy. 

Guna terbangunnya budaya tertib lalu lintas khususnya di kalangan generasi milenial, Satlantas Polres Gresik dan jajarannya menyelenggarakan Millennial Road Safety Festival yang bertujuan memberdayakan generasi milenial untuk mewujudkan Kamseltibcarlantas guna tercapainya tujuan Road Safety to Zeroaccident yang dapat membantu para guru di sekolah untuk mengajarkan bagaimana etika berlalu lintas yang baik serta mewujudkan generasi milenial cinta lalu lintas menuju Indonesia gemilang. 

Ajang yang juga digunakan untuk berkampanye tertib lalulintas itu dikemas dengan tajuk Millenial Road Safety Festival. Dalam sosialisasi tersebut dipimpin Kanit Laka Satlantas Polres Gresik Ipda Yossy melaksanakan di Rumah Sakit Petrokimia Gresik kepada korban laka dan pengunjung rumah Sakit, Kamis (17/1). 

Sosialisasi Millenial Road Safety Festival oleh Satlantas Polres Gresik dan jajarannya dilaksanakan rutin untuk menyebarkan luaskan secara rill program ini disejumlah layanan kepolisian di Satpas dan Samsat Payment Point serta kepada pengendara dijalan dengan metode yang digunakan adalah pemasangan bener, membagikan selebaran/brosur, serta pemasangan stiker disetiap kendaraan. 

"kami berharap kegiatan ini bisa mencapai tujuan road safety to zero accident. Selain itu, terbangunnya budaya tertib berlalu lintas khususnya dikalangan generasi milenial" pungkas Kanit Laka Lantas Polres Gresik Ipda Yossy. 


Partner Arifin s.zakaria

GERAKAN 500 RIBU MASKER DAN PENCANANGAN GRESIK BERMASKER

  Gresik,   gresiknews1.com     - Motto Berani Mengungkap Membantu Yang Belum Terungkap.  Berbagai macam cara terus dilakukan untuk memutus ...