GERAKAN 500 RIBU MASKER DAN PENCANANGAN GRESIK BERMASKER

 Gresik,  gresiknews1.com  - Motto Berani Mengungkap Membantu Yang Belum Terungkap. 



Berbagai macam cara terus dilakukan untuk memutus penyebaran  Covid - 19,  pemerintah kabupaten Gresik dibawah kepemimpinan Dr.H.Sambari Halim Radianto, ST, M.Si ( Bupati Gresik).



Telah dilaksanakan kegiatan " Gerakan 500 Ribu Masker Dan Pencanangan Gresik Bermasker  yang bertempat di Halaman Kantor Pemerintah Kabupaten Gresik Jl.Dr Wahidin Sudirohusodo 245 Kec.Kebomas Kab.Gresik dengan penanggung jawab Bupati Gresik,  yang diikuti sekitar 300 orang, pada hari Rabo 12 Agustus 2020 Pukul 08.00 s,d 08.40 WIB. 


Adapun yang hadir dalam kegiatan tersebut sbb :
-  Dr. Ir. Sambari Halim Radianto, ST., M.Si (Bupati Gresik)
-  Dr. Moh. Qosim, M.Si (Wakil Bupati Gresik)
-  AKBP Arief Fitriyanto, S.H., S.I.K., MH (Kapolres Gresik)
-  Mayor Arh Suwanto (Kasdim 0817 Gresik)
-  Firdaus, SH (Mewakili Kepala Kejaksaan Negeri Gresik)
-  Fransiskus Arkadeus Ruwe, SH., M.H (Kepala Pengadilan Negeri Gresik)
-  Drs. Abimanyu Iswinarno Poncoadmojo, MM (Pj Sekda Kab Gresik)
-   Tursilowanto Hariogi, S.IP., MM (Asisten III Setda Kab Gresik)
-  Ir. Ida Lailatussa'diyah, MM (Asisten II Setda Kab Gresik)
-  Seluruh Kepala OPD Pemkab Gresik
-  Camat Se Pemkab Gresik
-   Ibu Camat Se Pemkab Gresik
-  Ibu penggerak PKK Kab Gresik


*Selanjutnya  dalam penyerahan  bantuan masker secara simbolis kepada Ibu penggerak PKK oleh Bupati Gresik,  juga dalam penyerahan tersebut Dr. Ir. H. Sambari Halim Radianto, ST., M.Si (Bupati Gresik) menyampaikan bahwa  sbb: 


- Covid 19 lima hari lagi sudah tepat 5 bulan namun cara berpikir teman teman masih berbeda beda terutama dalam kedisiplinan dan beranggapan tidak seperti hari biasa apalagi sejak diberlakukan WFH, " Ujar, " Bupati Gresik pada agenda Gerakan 500 Ribu Masker Dan Pencanangan Gresik Bermasker. 

- Dan dibalik itu saya mohon dengan hormat untuk berpikir panjang kepada para ASN dimana aktifitas aktifitas ditempat lain tidak mudah seperti di tempat kerja kita, " Pungkas, " beliaunya. 

-Terkait Vaksin Covid 19 masih belum ada yang berani menyatakan bahwa itu Vaksin nya meskipun sudah dalam tahap uji coba

- Dengan Berbagai macam cara terus kita dengungkan dalam penanganan Covid 19 baik melalui apel,sosialiasi sampai edukasi akan bahaya Covid 19 baik dari tingkat desa sampai perkotaan baik masyarakat pegawai pabrik sampai dengan ASN, " Ucap, " Bupati Gresik. 

- Dengan pencanangan gerakan 500 ribu Masker serta pencanangan Gresik Bermasker yang akan dibagikan kepada masyarakat dengan " Maskerku Maskerku Maskermu Maskermu "  Aku Sehat kamu Sehat Gresik Sehat Indonesia selamat

- Ujung tombak masalah kesadaran ujung tombak masalah kesehatan yakni Sehat dimulai dari saya atau sehat dimulai dari diri kita sendiri. 

- Bupati  Gresik  juga mengatakan  bahwa hari ini kita patut bersyukur dari 38 Kab/Kota dari zona merah sudah menuju orange menuju kuning sampai dengan menuju zona hijau dan mudahan mudahan  untuk Covid - 19 segera sirna dari permukaan bumi kita ini Indonesia ,"Sembari, " mengatakan dalam agenda  tersebut. 

*Bahwa kegiatan Gerakan 500 ribu Masker dan Pencanangan Gresik Bermasker adalah langkah Kabupaten Gresik dalam memutus Penyebara Covid 19 dengan "  Maskerku Maskerku Maskermu Maskermu Aku Sehat " .


Dalam kegiatan " Gerakan 500 Ribu Masker Dan Pencanangan Gresik Bermasker tersebut sempat terpantau langsung oleh Pendiri Penanggung Jawab Redaksi infojatim.comgresiknews1.com  ( Arifin S.Zakaria) . 


Penulis Arifin S.Zakaria gresiknews1.com ( Pendiri Penanggung Jawab Redaksi)

Operasi Pasar Bersama Wabup Gresik Untuk Meninjau Dan Mengecek Harga Sembako Dimasa New Normal Dan Membagi Masker

 Gresik, gresiknews1.com  . - Motto Berani Mengungkap Membantu Yang Belum Terungkap. 



Pandemi Covid - 19  pada saat ini belum juga sirna yang mengakibatkan perekonomian masyarakat saat ini goyang akibat dampak dari Pandemi Covid - 19. 

Giat operasi pasar oleh Dr.H.Moh.Qosim, M.Si ( Wakil Bupati Gresik) dalam rangka untuk melihat dan mengecek langsung harga sembilan bahan pokok ( Sembako)  dan membagi masker kepada pengunjung pasar dimasa New Normal dalam pandemi Covid - 19 yang bertempat di lokasi pasar Jl. Raya Dukun Kec Dukun Kab Gresik pada hari Selasa 11 Agustus 2020 pukul 09.00 WIB s.d selesai. 


Adapun dalam  rangkaian giat tersebut  bersama Wabup Gresik,  yang tiba dilokasi pasar  Dukun Kec. Dukun disambut oleh Muspika Dukun tetap melaksanakan Protokol Kesehatan. 

Wakil Bupati Gresik cuci tangan kemudian masuk kedalam pasar untuk mengecek harga sembako dan membagikan masker kepada pengunjung pasar serta memberi arahan kepada para pedagang dan pengunjung pasar supaya tetap mematuhi protokol Covid 19 dengan selalu cuci tangan setiap selesai melakukan kegiatan dan selalu memakai masker, " Ujar, " Wabup Gresik. 


Lebih lanjut dikatakan usai melaksanakan pengecekan harga Sembako di pasar Dukun Kec Dukun Kab Gresik Wabup Gresik meninggalkan lokasi pasar tersebut,  dalam giat tersebut berjalan tertib, dan aman. 


Dalam giat operasi pasar bersama Wakil Bupati Gresik di pasar Kec. Dukun tersebut adalah untuk mengecek dan meninjau secara langsung harga sembako dimasa New Normal dalam pandemi Covid 19 serta membagi masker kepada pengunjung pasar serta arahan supaya tetap mematuhi protokol Covid 19.



Penulis : Dimas Z 
Pendiri Penanggung jawab redaksi gresiknews1.com : Arifin S.Zakaria

APSG Siap Membuka Seni Dan Budaya Asal Bisa Dilaksanakan Sesuai Protokol Kesehatan Dan Tidak Melanggar Perbup No. 22 Tahun 2020.

  GRESIK,  gresiknews1.com - Motto Berani Mengungkap Membantu Yang Belum Terungkap. 


Kembal ribuan masa aksi unras yang mengatas namakan " Aliansi Pekerja Seni " Kab Gresik melaksanakan unjuk rasa damai yang bertempat di Kantor DPRD Gresik Jl. KH. Wachid Hasyim No.5 Kel Kebungson Kec Gresik Kab Gresik yang diikuti sekitar 500 orang  dengan Korlap aksi Sdr. Abdul Hamim Kordinator Sdr. Erno Setyo Utomo, pada hari Senin 10 Agustus 2020 Pukul 10.35 s.d 13.30 WIB. 

Adapun masa aksi unras yang.sebelumnya berkumpul di Lapangan Metatu Benjeng, dengan  tuntutan yang diharapkan dari Aliansi Pekerja Seni Kab Gresik antara lain: 
- Secepatnya untuk diberikan ijin keramian untuk segala jenis hiburan. 
- Merevisi perbub 22 tahun 2020 pasal 16 ayat 4 huruf b tentang denda administrasi sebesar Rp 25.000.000 buat pihak penyelengara/yang punya hajat, " Ujar, " Aliansi Pekerja Seni Kab Gresik dalam aksi tersebut, " Ungkap, " dari Korlap Aksi. 

Seperti biasanya Peralatan dalam aksi Unras antara lain :!
- Mobil Komando.
- Sepeda motor.
-Megaphone/Sound system
- Spanduk.
- Bendera dan selebaran.
- Apd,Hansanitizer,Masker.


  
Masa aksi unras berkumpul di Lapangan Metatu Benjeng selanjutnya masa aksi unras damai bergerak menuju ke Kantor DPRD Gresik, masa  unras yang tiba di depan kantor DPRD Gresik dengan kawalan dari pihak kepolisian dan membentangkan spanduk yang bertuliskan TERTIBKAN PERIZINAN HAJATAN dan HIBURAN KAMI SIAP PATUHI PROTOKOL KESEHATAN. selanjutya melakukan orasi secara bergantian. Dalam orasinya secara bergantian yang intinya 

*Kami Aliansi Pekerja seni meminta agar Peraturan Bupati nomor 22 tahun 2020 pasal 16 ayat 4 huruf b tentang denda administrasi sebesar Rp 25.000.000 buat pihak penyelengara/yang punya hajat dicabut atau direvisi, " Ujar, " dari para pendemo kelompok Pekerja Seni Kab Gresik. 

*Kami merasakan sangat terbebani dengan adanya Peraturan Bupati Nomor 22/2020 Pasal 16 ayat 4 huruf b Hal inilah yang membatasi aktivitas pekerja seni.

*Dampaknya, diantara kami banyak yang tidak mendapatkan pemasukan, apalagi menghidupi keluarga,dan kebutuhan lainya,kami sudah lima bulan tidak ada penghasilan dan Kami meminta bisa pentas lagi seperti dulu sehingga kami dapat mencukupi kebutuhan sehari hari, " Ujar, "dari Erno Setyo Utomo. 

* Untuk itu Kami Aliansi pekerja seni meminta untuk segera dikeluarkannya izin hajatan dan pernikahan, harapan kami agar hajatan dan musik hiburan dapat digelar kembali hingga tingkat kampung.


*Kalau kami dilarang, semuanya ya harus dilarang. Kerumunan pasar, dan acara apa pun harus dilarang. 

*Kami harus kembali turun jalan dengan massa lebih banyak lagi,andai saja DPRD tidak segera merevisi Perbup nomor 22 Pasal 16 ayat 4 huruf b tahun 2020.

Dalam masa unjuk rasa damai dari 10 Perwakilan dari masa aksi melakukan mediasi dengan ditemui oleh 
1. Fandi Akhmad Yani (Ketua DPRD Gresik)
2. AKBP Arief Fitriyanto, S.H., S.I.K (Kapolres Gresik)
3. Syaichu Busyiri
4. Tursilowanto Hariogi, S.IP., MM (Asisten III Setda Kab.Gresik)
5. Agustin Halomoan Sinaga, A.P., M.Si (Ka Disparbud Kab.Gresik)
6.  Nurlailie Indah K., SH., M.KN (Kabag Hukum Pemkab Gresik)



Ketua DPRD Kab Gresik ( Fandi Akhmad Yani, SE) mengatakan bahwa 
- menindak lanjuti daripada aksi pada hari Kamis tanggal 6 kemarin harapan dari teman teman pekerja seni bisa dapat melaksanakan aktifitas nya dengan melihat protokol kesehatan

- harapan pada bulan Agustus ini yang biasanya teman teman pekerja seni biasanya mendapatkan job dan dirasa sejak adanya Pandemi Covid 19 sudah 5 bulan tidak melaksanakan aktifitas sama sekali

- sesuai fakta dilapangan Kabupaten Gresik sudah sangat bagus dalam pemahaman pelaksanaan protokol kesehatan jangan sampai ternoda dengan pelanggaran sebab di perbup sudah menjelaskan semuanya juga mengatur jumlah pengunjung juga.

AKBP Arief Fitriyanto, SH., S.I.K (Kapolres Gresik) juga menyampaikan bahwa 
a.) Pada prinsipnya Polres tidak pernah melarang hajatan
 Nikah,sunatan namun yang masih belum bisa saya ijini yakni kegiatan tambahan hajatan yang dianggap dapat mengumpulkan banyaknya kerumunan masa sebab Gresik masih belum meninggalkan zona merah,  " Ujar, " dari Kapolres Gresik. 
,

b.) Kami juga masih menunggu panduan petunjuk dan arahan dari pusat bagaimana kegiatan kategori zona merah kegiatan kategori zona kuning dan seterusnya, " Ucapnya, " 

c.) Jika permasalahan ini selesai maka nanti kita percepat bagaimana solusi yang paling baik yang akan tetap kami uji terlebih dahulu seperti saya sampaikan diawal Polres Gresik tidak pernah melarang kegiatan hajatan,nikahan maupun sunatan

Lebih lanjut dikatakan oleh penyampaian Tursilowanto Hariogi, S.IP., MM (Asisten III Setda Kab Gresik) adalah 
a.) Satu bulan yang lalu sudah ada perwakilan dari pekerja seni pengusaha sound system saat itu sudah saya sampaikan silahkan sound system dan tata rias namun tetap dan wajib sesuai pasal yang ada di perbup 22 tahun 2020 tetap mengikuti protokol kesehatan dari menggunakan masker hand sanitizer gunakan sarung tangan sampai dengan antara pintu keluar dan masuk undangan harus disendirikan 

b.) perlu kita tahu di perbup juga ada pihak yang mempunyai hajatan harus mensterilisasi tempat menyediakan Thermol gun untuk tamu menyediakan tempat cuci tangan hingga wajib bagi tamu juga untuk membawa surat keterangan sehat

c.) Perbup yang sudah dibuat dirumuskan sudah disepakati oleh Forkopimda Kab Gresik demi menyelamatkan masyarakat Kabupaten Gresik dari penyebaran Covid 19.



Juga dari komisi 1 DPRD Gresik Syaichu Busyiri dalam menyampaikan kepada para Aksi Unras,  bahwa intinya
a) Sudah tidak ada permasalahan mengenai Perbup hanya saja mekanisme dari pelaksanaan yang harus diperjelas dalam menggelar hajatan apakah dan siapa yang melakukan pengawasan dalam penegakan protokol kesehatan dalam sebuah hajatan, " Ucap, " dari komisi 1 DPRD Kab. 

b.) jika hajatan silahkan namun jika menggunakan panggung hiburan mohon maaf saya masih keberatan sebab jangan sampai ada di Kabupaten Gresik terus mengalami penambahan kasus Covid 19

Dari sekian yang sudah disampaikan dari anggota dewan DPRD Gresik,  dan juga  dari Sdr. Abdul Wahab (Korlap GEPAL bahwa 
a.) yang perlu di urai dari perbup tersebut yang jadi masalah terkait denda 25.000.000 dan ada kalimat harus dilakukan di gedung itu tidak semuanya masyarakat bisa menyewa gedung

b.) di perbup dengan fakta dilapangan masih banyak tebang pilih dalam mengeluarkan ijin dan kami punya bukti baik foto maupun video, " Tuturnya, "  dari  Korlap GEPAL. 

c.) perlu diketahui bahwa jenis hiburan tidak dilaksanakan pada siang hari sementara di perbup ada batas jam malam disini kesenian tradisional jaran kepang harus dilakukan malam agar ada unsur mistis nya



d.) jadi kita harus samakan dulu persepsi nya mana yang diperbolehkan mana yang tidak diperbolehkan solusi harus ada kesehatan tetap prioritas namun memanusiakan manusia juga harus diperhatikan

Juga penyampaian Agustin Halomoan Sinaga, A.P., M.Si (Ka Disparbud Kab.Gresik) yang bahwa: 
a.) terkait hiburan mengenai pembatasan jam malam memang berlaku sampai dengan pukul 22.00 terkait pembatasan hiburan lainnya apalagi sampai hajatan sudah sesuai perbup tidak melarang namun harus dilihat apakah sampai menimbulkan atau mengumpulkan banyaknya kerumunan apa tidak jika hajatan saja kami tidak melarang

b.) jika hajatan tersebut ada hiburan tambahan seperti orkes yang dapat menimbulkan suatu kerumunan masa yang lebih banyak sudah tentu melanggar dari perbup 22 tahun 2020 

Dari Nurlailie Indah K., SH., M.KN (Kabag Hukum Kab.Gresik) pada intinya 
a.) Kami tidak pernah melarang adanya hajatan hanya saja saya ingin masyarakat patuh dan tunduk terhadap perbup 22 tahun 2020 

b.) jika kami disuruh untuk merevisi perbup ini dalam 2 hari mohon maaf sebab banyak problem yang perlu kami hadapi baik dari Provinsi,Polda,sampai dengan Kodam

c. Sebab dalam.pembuatan perbup kami tidak serta Merta begitu saja ada konsep dan mekanisme yang kami patuhi baik masukan dari Gubernur Kapolda maupun Pangdam 

Begitu apa yang sudah disampaikan di atas kepada masa unjuk rasa damai dapat untuk bisa dimengerti,  dan semoga dari masa Unras tersebut 


- Bahwa aksi yang dilakukan oleh Aliansi Pekerja seni Kab. Gresik. Suatu bentuk kepedulian terhadap sesama kaum Seni dalam memperjuangkan haknya untuk bisa beraktifitas seperti dulu untuk dapat mencukupi kebutuhan hidup sehari - hari.

- Aliansi pekerja seni menganggap dalam Perbup nomor 22 Pasal 16 ayat 4 sangat merugikan Masyarakat pekerja seni pada umumnya dan dianggap tebang pilih



Dalam Aksi Unjuk rasa damai oleh.Aliansi Pekerja Seni Kab Gresik sempat  terpantau langsung oleh Pendiri Penanggung Jawab Redaksi  gresiknews1.com


Penulis Arifin S.Zakaria gresiknews1.com ( Pendiri Penangung Jawab Redaksi)

* PEMBERANGKATAN MASSA AKSI UNRAS OLEH ALIANSI PEKERJA SENI GRESIK KE KANTOR DPRD KAB. GRESIK.*

  GRESIK, gresiknews1.com - Motto Berani Mengungkap Membantu Yang Belum Terungkap. 



Sebelumnya dari kelompok.yang mengatas namakan " Aliansi Pekerja Seni " Kab Gresik pada kamis kemarin 6 Agustus 2020 telah melakukan aksi unjuk rasa damai ke kantor DPRD Kab.Gresik untuk memperjuangkan haknya untuk bisa beraktifitas seperti dulu untuk dapat mencukupi kebutuhan hidup sehari hari. 


Sesuai dalam aksi Unjuk rasa Damai  untuk kembali lagi pada hari Senin ini atau paling lambat pada hari Selasa dari kelompok Aliansi Pekerja Seni Kab Gresik sudah bisa mendengar keputusannya. 


Hari ini Senin 10 Agustus 2020 pukul 07.30 WIB,  kelompok " Aliansi Pekerja Seni " Kab Gresik melakukan Aksi unjuk rasa damai  yang Pemberangkatannya bertempat di lapangan Ds. Metatu Kec. Benjeng Kab. Gresik menuju ke Kantor DPRD Kab. Gresik yang diikuti sekitar 250 orang dpp Sdr. Erno Setyo Utomo (Korlap Aksi)


Dengan  tuntutan aksi  antara lain: 
- Terkait hilangnya mata pencaharian kami sebagi pekerja seni selama 5 bulan terakhir ini.
- Merevisi perbup 22 tahun 2020 tentang denda administrasi sebesar Rp. 25.000.000 pihak penyelenggara/yang punya hajat, " Ujar, " dari Erno Setyo Utomo ( Korlap Aksi) . 


Sebelum pemberangkatan Masa aksi Unras berkumpul di lapangan Ds. Metatu, selanjutnya masa aksi Unras damai  bergerak menuju.kantor DPRD Kab. Gresik dengan  tertib " Ucap, "Korlap Aksi dalam perjalanan menuju ke Kantor DPRD Kab.Gresik. 



Penulis: Dimas Z 
Pendiri Penanggung jawab redaksi gresiknews1.com: Arifin S.Zakaria

Pandemi Belum juga Sirna, NH Zakatkita Bagikan Beras 100 Ton untuk Masyarakat Prasejahtera

GRESIK, gresiknews1.com -  Motto Berani Mengungkap Membantu Yang Belum Terungkap. 



Pandemi Covid-19 yang hingga kini belum juga sirna, kian memantik kepedulian Yayasan Nurul Hayat (NH) Zakatkita untuk meringankan beban warga terdampak corona. Tanpa banyak retorika, NH Zakatkita berbagi beras 100 ton untuk masyarakat prasejahtera. Program sosial kemanusiaan tersebut tersebar di 32 kota cabang Nurul Hayat, dari Medan sampai Makassar. 


"Beras 100 ton bernilai Rp 1 miliar ini Insya Allah akan dipacking 5kg per karung, sehingga cukup menjangkau 20.000 keluarga prasejatera. Mereka yang berhak menerima, diantaranya ribuan abang becak, anak yatim, guru Al-Quran dan masyarakat dhuafa lainnya," ujar Kepala Cabang NH Zakatkita Gresik-Lamongan, M Robby Amrizal, Minggu 9 Agustus 2020. 


Menurut Robby, kondisi perekonomian warga prasejahtera di tengah pandemi masih sangat membutuhkan bantuan. Untuk itu, NH Zakatkita akan selalu hadir guna meringankan beban mereka. 

Lebih lanjut Robby mengatakan, banyaknya perusahaan bangkrut dan PHK Karyawan, serta warga  yang terdampak pandemi Covid-19, maka NH turut merespon permasalahan dampak sosial ekonomi masyarakat dengan membagikan 100 ton beras.


"Terima kasih untuk para donatur dan dermawan yang terus tiada henti memberikan amanah kepada NH Zakatkita. Semoga Allah SWT membalas dengan sebaik-baik balasan," pungkas Robby didampingi Staf Layanan Sosial NH Zakatkita Sholihul Amin, Alumni Ponpes Maskumambang Dukun Gresik. 


Penulis: Ddk 
Pendiri penanggung jawab redaksi gresiknews1.com : Arifin S.Zakaria



Pemakaman Jenazah Warga Desa Tebalo Kec Manyar Kab Gresik

 Gresik,  gresiknews1.com   - Motto Berani Mengungkap Membantu Yang Belum Terungkap. 


Pemakaman jenazah Almh Dewi Jusniawati ( 44 tahun ), warga Ds. Tebalo RT. 05 RW. 02 Kec. Manyar Kab. Gresik ( Pasien RS Ibnu Sina Gresik ),  pemakaman yang bertempat di TPU Islam Ds Tebalo Kec Manyar Kab Gresik,  ybs pasien yang diduga positif terkait Covid 19, pemakaman yang dilaksanakan pada hari Sabtu 8 Agustus 2020 pukul 10.30 WIB. 


Adapun  kronologi Almarhum sebelumnya Pada hari Kamis tanggal 30 Juli 2020 Pukul. 11.00 WIB yang bersangkutan sakit sesak napas selanjutnya oleh keluarga dirujuk ke RS Ibnu Sina Gresik, " Tuturnya, ". 

Selanjutnya Pada hari Sabtu tanggal 08 Agustus 2020 Pukul. 03.00 WIB yang bersangkutan Dinyatakan Meninggal Dunia di RS Ibnu Sina Gresik.

Dan pada hari berikutnya pada hari Sabtu tanggal 08 Agustus 2020 Pukul. 10.30 WIB jenazah tiba di lokasi pemakaman TPU Islam Ds. Tebalo Kec. Manyar Kab. Gresik.


Lebih lanjut dikatakan jenazah di makamkan dengan prosedur COVID-19, " Ujar, " petugas pemakaman  RS Ibnu Sina Gresik.

Selama giat prosesi pemakaman warga Desa Tebalo Kec Manyar Kab Gresik selesai berjalan dengan aman, tertib dan lancar 


Bahwa Almh Dewi Jusniawati mempunyai riwayat sakit sesak napas dan Ybs merupakan Pasien RS Ibnu Sina dengan kategori positif terkait Covid 19. 

Jenasah Almh Dewi Jusniawati dimakamkan oleh petugas medis dari RS Ibnu Sina sesuai prosedur Covid 19 mengunakan APD dan Cairan Disinfektan ).


Dalam proses pemakaman tidak diperbolehkan orang umum / saudara korban untuk mendekati area pemakaman sehingga untuk menjaga situasi kondusif telah dilakukan pengamanan oleh Polsek Manyar beserta anggota Koramil 0817/06 Manyar, " Ujar, " dari petugas pemakaman RS Ibnu Sina Gresik. 




Penulis : Dimas Z 
Pendiri Penanggung jawab redaksi gresiknews1.com : Arifin S.Zakaria

Pemakaman Pasien Berstatus PDP Ds Randuagung Kec Kebomas Kab Gresik

  Gresik, gresiknews1.com - Motto Berani Mengungkap Membantu Yang Belum Terungkap. 



Pemakaman pasien berstatus PDP Covid-19 A.n Alm. Sdr. Ir Akhmad Yanto (49 Th) alamat Ds.Randuagung RT 03/ RW 05 Kec. Kebomas Kab. Gresik (Pasien RS. Ibnu Sina) ,  pemakaman bertempat di TPU Desa Randuagung Kec Kebomas Kab Gresik, yang diikuti sekitar 20 orang dengan prosedur pemakaman Covid-19, pada hari Sabtu 8 Agustus 2020 pukul 12.05 WIB. 

Adapun riwayat Almarhumah sebelumnya Pada hari Kamis tanggal 06 Agustus 2020 Pukul. 02.30 WIB  Sdr. Ir Akhmad Yanto (49 Th) oleh keluarga nya diperiksakan ke RS. Ibnu Sina karena mempunyai Keluhan sesak Nafas dan sebelumnya pasien mempunyai riwayat paru-paru dan sesak nafas dan oleh Dokter RS Ibnu Sina di perintahkan untuk menjalani rawat inap, " Pungkasnya, " 

Selanjutnya Pada hari Sabtu tanggal 08 Agustus 2020 Pukul. 01.00 WIB Sdr. Ir Akhmad Yanto (49 Th) dinyatakan meninggal dunia, " Ujar, " Dokter RS Ibnu Sina.

Jenazah Alm. Sdr. Ir Akhmad Yanto (49 Th) di makam kan di TPU Desa Randuagung Kec. Kebomas Kab. Gresik dengan prosedur pemakaman protokol Covid-19 oleh petugas RS. Ibnu Sina Gresik.

Dalam proses pemakaman jenazah dalam  keadaan lancar dan aman tidak ada kendala apapun. 

Bahwa Alm. Sdr. Ir Akhmad Yanto (49 Th) sebelum nya mempunyai riwayat penyakit paru-paru dan sesak nafas, oleh pihak keluarga di rujuk ke RS Ibnu Sina karena penyakit nya kambuh dan penyakit nya seperti gejala Covid-19, " Ujar, " dari pihak keluarga 



Penulis::  Dimas Z 
Pendiri Penanggung jawab redaksi gresiknews1.com 

PANEN RAYA TANAMAN PADI MUSIM KEMARAU PERTAMA DI DESA KARANGTINGGIL KEC. PUCUK KAB. LAMONGAN*

LAMONGAN, gresiknews1.com - Motto Berani Mengungkap Membantu Yang Belum Terungkap. 

kegiatan Panen Raya tanaman Padi MK I (Musim Kemarau Pertama) yang bertempat di Ds Karangtinggil Kec Pucuk Kab Lamongan,  kegiatan yang dilaksanakan oleh Mayjen TNI Widodo Iryansyah, S.Sos., M.M. (Pangdam V/Brawijaya),  yang dihadiri sekitar 300 orang,  sebagai penanggung jawab Rudjito, SP, MM (Kepala Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Perkebunan Kab. Lamongan), pada hari Kamis 6 Agustus 2020 pukul 11.35 s,d 12.50 WIB. 

Kegiatan yang dihadiri oleh 
1. Mayjen TNI Widodo Iryansyah, S.Sos., M.M. (Pangdam V/Brawijaya).
2. Kolonel Inf M Dariyanto (Danrem 082/CPYJ).
3. Kolonel Inf Handoko Prasetyo, S.I.P (Asops Kasdam V/Brawijaya).
4. Kolonel Inf Heri Budi Purnomo, S.I.P., M.M. (Aspers Kasdam V/Brawijaya).
5. Kolonel Inf Ahmad Basuki, S.I.P (Aster Kasdam V/Brawijaya).
6. Kolonel Inf Ade Adrian, S.AP., M.AP. (Aslog Kasdam V/Brawijaya).
7. Kolonel Czi Budi Pamudji (Kazidam V/Brawijaya).
8. Letkol Inf Ade Rizal Muharam (Wakapendam V/Brawijaya).
9. Fadeli SH, MM (Bupati Lamongan).
10. Letkol Inf Sidik Wiyono, S.H., M.Tr.Han.(Dandim 0812/Lamongan).
11. AKBP Harun, S.I.K., S.H.(Kapolres Lamongan).
12. Mayor Arh GN. Putu Ardana., SS (Kasdim 0812/Lamongan).
13. Mayor Inf Suko Edi (Pasi Wanmil Rem 082/CPYJ).
14. Kepala OPD Kab. Lamongan.
15. Danramil dan Perwira Staf Jajaran Kodim 0812/Lamongan. 
16. AKP Siswoyo, SH (Kapolsek Pucuk).
17. Dedi Dian Ali, SE. MM. (Camat Pucuk).
18. Kades se Kec. Pucuk. 
19. Poktan dan Gapoktan Ds. Karangtinggil. 


*Mayjen TNI Widodo Iryansyah, S.Sos., M.M. (Pangdam V/Brawijaya) beserta rombongan tiba dilokasi Panen Raya tanaman Padi MK I (Musim Kemarau Pertama) Ds. Karangtinggil Kec. Pucuk Kab. Lamongan dalam kedatangan nya disambut oleh  Fadeli SH, MM (Bupati Lamongan), Letkol Inf Sidik Wiyono, S.H., M.Tr.Han.(Dandim 0812/Lamongan)dan  AKBP Harun, S.I.K., S.H.(Kapolres Lamongan).

Selanjutnya  dalam giat tersebut Mayjen TNI Widodo Iryansyah, S.Sos., M.M. (Pangdam V/Brawijaya) melaksanakan Panen Raya tanaman Padi MK I (Musim Kemarau Pertama) dengan memotong tanaman padi menggunakan sabit dan menggunakan combain, didampingi oleh Kolonel Inf M Dariyanto (Danrem 082/CPYJ), Kolonel Inf Ahmad Basuki, S.I.P (Aster Kasdam V/Brawijaya),  Fadeli SH, MM (Bupati Lamongan), Letkol Inf Sidik Wiyono, S.H., M.Tr.Han.(Dandim 0812/Lamongan), AKBP Harun, S.I.K., S.H.(Kapolres Lamongan), dan Rudjito, SP, MM (Kepala Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Perkebunan Kab. Lamongan).

* Bupati Lamongan ( Fadeli SH, MM) dengan mengucapkan terimakasih dan selamat datang kepada Mayjen TNI Widodo Iryansyah, S.Sos., M.M. (Pangdam V/Brawijaya)  beserta rombongan di Kab. Lamongan.

- Sedangkan saat ini di Kab. Lamongan yang terkonfirmasi positif 325 orang, sudah sembuh 230 orang, meninggal dunia 51 orang dan yang masih dirawat di rumah sakit sebanyak 44 orang, " Ujar, " Bupati Lamongan. 

- Kab.Lamomgan merupakan lumbung pangan Jawa Timur, tahun 2019 Kab. Lamongan menghasilkan padi sebesar 1.100.000 ribu ton, jagung sebesar 623 ribu ton, semoga petani di Kab. Lamongan menjadi lebih baik dan lebih sukses,"  Pungkasnya, "


* Sementara itu Mayjen TNI Widodo Iryansyah, S.Sos., M.M. (Pangdam V/Brawijaya) juga menyampaikan dengan ucapan yang sama ucapan terima kasih kepada bapak Bupati Lamongan atas undangan kepada kami, ini adalah kedua kalinya kami diundang ke Lamongan dalam kegiatan panen raya padi dan sebelumnya kami pernah diundang Bupati Lamongan panen jagung, " Ujar," dari Pangdam V/ Brawijaya. 

- Apa yang disampaikan oleh Bupati Lamongan tadi terkait dengan Pandemi Covid19 yang mana kita tidak bisa menganggap remeh Civid 19 , karena sampai sekarang yang namanya vaksin dan obat Virus Covid 19 belum ditemukan, sampai kapan kita harus hidup dengan pakai masker, hidup dengan cara sering-sering pakai sabun tidak ada yang bisa memprediksi, tidak ada yang bisa memastikan karena belum ditemukan obat dan vaksin sehingga mau tidak mau kita harus seperti sekarang ini walaupun risih karena tidak biasa, " Ucapnya, " 

- Kita pakai masker supaya kita selamat tidak kena Covid 19, menurut dokter kalau kita pakai masker itu 60% menyelamatkan nyawa kita dari Covid 19, dan 60% kita menyelamatkan kawan kita yang kita ajak bicara atau di lingkungan kita 60% sudah bagus sekali kita terselamatkan yang lainnya seperti jaga jarak dan sebagainya.

- Dan kita harus bersyukur kepada Allah SWT karena di Lamongan dalam 1 hektare mampu malaksanakan panen padi sebanyak 8 ton ini sangat luar biasa karena di daerah lain belum mampu menghasilkan panen padi sebanyak itu dalam per hektarnya.

- Pesan saya kepada pemilik sawah agar dipelihara dan dijaga sawahnya karena kedepan lahan pertanian semakin sempit, Jawa Timur merupakan lumbung pangan nasional penghasil padi dan jagung, dimana Jawa Timur melayani 14 Provinsi di wilayah timur Indonesia, saat ini kita masih impor beras untuk itu peliharalah lahan yang masih ada dan jangan ditelantarkan, semoga petani Kab. Lamongan semakin sukses dan lebih baik lagi. 


* Penyerahan bantuan oleh Mayjen TNI Widodo Iryansyah, S.Sos., M.M. (Pangdam V/Brawijaya) didampingi Kolonel Inf M Dariyanto (Danrem 082/CPYJ),  H. Fadeli SH, MM (Bupati Lamongan), Letkol Inf Sidik Wiyono, S.H., M.Tr.Han.(Dandim 0812/Lamongan) dan AKBP Harun, S.I.K., S.H.(Kapolres Lamongan), adapun penyerahan bantuan tersebut diantaranya: 
- Penyerahan 1.000 Masker kepada Kades Karangtinggil. 
- Penyerahan 10 paket Sembako kepada warga Ds. Karangtinggil. 



Penulis: Hasanudin ( Korwil Reporter Liputan Jatim) 
Pendiri Penanggung Jawab Redaksi gresiknews1.com: Arifin S.Zakaria

GERAKAN 500 RIBU MASKER DAN PENCANANGAN GRESIK BERMASKER

  Gresik,   gresiknews1.com     - Motto Berani Mengungkap Membantu Yang Belum Terungkap.  Berbagai macam cara terus dilakukan untuk memutus ...