Untuk Pencegahan Penyebaran COVID-19, Para Tokoh keagamaan dan Forkopimda Gresik Keluarkan Maklumat Bersama

Gresik, gresiknews1.com - Motto Berani Mengungkap Membantu Yang Belum Terungkap.
Untuk Pencegahan Penyebaran COVID-19, Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Gresik, KH. M. Mansur Shodiq bersama para tokoh Agama dan Forkopimda se Kabupaten Gresik mengeluarkan Maklumat bersama. 

Maklumat bersama tersebut dibacakan dan ditandatangani di Kantor Bupati Gresik pada Senin (30/3/2020). Selain Ketua MUI Gresik, para penandatangan Maklumat tersebut yaituKetua PCNU Gresik KH. M. Khusnan Ali, Ketua PD Muhammadiyah Gresik Dr. KH. Taifiqulloh Ahmady, Ketua LDII Gresik Drs. KH. Abdul Muis, Ketua FKUB Gresik Drs. KH. Afif Ma'sum, MM. 

Ketua DMI Gresik Zainal Abidin, S.Ag. M. Fils, Ketua FPK Dr. KH. Much Toha, Kapolres Gresik AKBP Kusworo Wibowo, Dandim Gresik Letkol Inf. Budi Handoko, Ketua DPRD GresikH. Fandi Ajmad Yani, Ketua PN Gresik Fransiskus A Ruwe, SH. MH, Kasi Intel Kejari GresikR. Bayu Probo Sutopo, SH, Ketua PA Gresik Dr. H. Syhartono, Kepala Kemenag Gresik Markus S.Pd dan Kepala Dinkes Saifudin Ghozali. 

Maklumat tersebut berisi 4 pasal, yang lengkapnya berbunyi, Maklumat Bersama, Demi Keselamatan kita bersama dari penyebaran COVID-19 dimana Kabupaten Gresik dinyatakan sebagai zona merah, maka Kami segenap tokoh agama, baik MUI, NU, Muhammadiyah, LDII, FKUB, FPK, dan DMI, bersama Forkopimda Kabupaten Gresik bersepakat: 
1. Mulai Jum'at, 3 April 2020 sholat Jum'at diganti dengan Sholat Dhuhur di rumah/tempat kita masing-masing. 
2. Sholat Maktubah secara berjamaah baik di Masjid maupun musholla sementara diganti pelaksanaannya dengan sholat di rumah masing-masing. 
3. Berbagai kegiatan baik yang bersifat keagamaan (Islam, Kristen, Katolik, Hindu, Budha dan Konghucu) dan kegiatan lain yang menimbulkan kerumunan massa untuk sementara ditunda.
4. Berkaitan dengan pelanggaran terhadap tiga poin diatas, akan berkonsekuensi hukum dengan peraturan yang berlaku. 

Demikian maklumat ini dibuat dan disampaikan untuk dipatuhi oleh seluruh masyarakatyang berada di kabupaten Gresik terhitung mulai tanggal ditetapkan maklumat ini.

Sebelum para tokoh tersebut bermaklumat, mereka terlebih dahulu menyampaikan pandangan serta kebijakan yang telah digariskan oleh DPP maupun DPW masing-masing. 

Bupati Gresik Dr. Sambari Halim Radianto dan Wakil Bupati Gresik Dr. Mohammad Qosim memandang bahwa seluruh organisasi keagamaan tersebut sudah mendukung upaya Pemerintah dalam pencegahan penyebaran COVID-19. 

Seperti yang disampaikan oleh Bupati saat memimpin rapat, katanya "Kami hanya ingin menyamakan persepsi antara Pemerintah, Forkopimda, DPRD dan para Ketua Organisasi Keagamaan dan masyarakat. Kami minta masukan"Ujar Bupati sebelum menelorkan Maklumat tersebut. 

"Kami tegak lurus melaksanakan semua kebijakan Pemerintah Pusat. Kami tidak berani mengabaikan kebijakan tersebut. Gugus tugas yang kami bentuk tidak akan efektif tanpa bantuan para tokoh organisasi keagamaan dan masyarakat" tandas Sambari. 

Wabup Qosim menimpali, bahwa Pemerintah ingin agar semua masyarakat Selamat. "Mencegah kerusakan lebih diutamakan daripada memperoleh kemanfaatan" papar Mohammad Qosim.

Tampaknya semua Tokoh yang hadir mendukung, bahkan beberapa ketua organisasi tersebut sudah menyampaikan beberapa kegiatan organisasinya dalam mencegah COVID-19 ini sesuai arahan dari DPP masing-masing. 


Partner Mitra Arifin s.zakaria Infojatim.com ( Pendiri dan Penanggung jawab redaksi)

Satreskrim Polres Gresik Amankan Pelaku Curas

Gresik, gresiknews1.com. - Motto Berani Mengungkap Membantu Yang Belum Terungkap.
Satreskrim Polres Gresik berhasil menangkap dua orang diduga pelaku pencurian dengan kekerasan (Curas) di Kabupaten Gresik, Jum'at (13/3/ 2020). 

Pelaku berinissial HS (30) warga Desa Gedang Rowo Kecamatan Prambon Kabupaten Sidoarjo diamankan saat sedang dirumahnya. 

Kasat Reskrim Polres Gresik melalui Kanit Pidum Satreskrim Polres Gresik Ipda Daniel menjelaskan HS (30) telah melakukan pencurian sebanyak 4 kali selama dua bulan terakhir. Penangkapan terhadap HS, juga berawal dari adanya informasi masyarakat yang resah adanya aksi curas di wilayah mereka. 

Tak hanya mengamankan HS, Dari hasil penyelidikan HS mengaku melakukan aksinya bersama satu rekannya ASP (22).

"Dari hasil penyidikan terhadap HS, tim opsnal Satreskrim Polres Gresik langsung mengamankan ASP (22) dirumahnya yang beralamat di Desa Katimoho Kecamatan Kedamean Kabupaten Gresik" jelas Kanit Pidum, Senin (30/3/ 2020). 

Atas kejadian tersebut, kedua pelaku kini diamankan di Mapolres Gresik bersama dengan barang bukti berupa 1 Mobil Pic Up Carry hitam dengan nopol : W-8367-DX, 19 buah HP berbagai merk, Gulung Kabel Tembaga Besar, 1 Buah Golok/Pedang, 1 Sepatu Merk Wakai, 3 Baju Kaos, 3 Celana Pendek, 1 Parfum Merk Shine, 1 Minyak Rambut Pomade dan 1 Handbody Merk Waka. 
 

"Akibat perbuatannya HS (30) dan ASP (22) Pasal 365 KUHP tentang pencurian dengan kekerasan dengan ancaman pidana penjara paling lama sembilan tahun" pungkasnya. 


Partner Mitra Arifin s.zakaria Infojatim.com ( Pendiri dan Penanggung jawab redaksi)

Guna Cegah Covid - 19 , Kapolres Gresik Gelar Kegiatan Berjemur Bersama Anggota

Gresik, gresiknews1.com - Motto Berani Mengungkap Membantu Yang Belum Terungkap.
Guna mencegah Virus Corona (Covid-19) jajaran Polres Gresik gelar kegiatan berjemur di lapangan Mapolres Gresik jalan Basuki Rachmad No. 22. 

Kegiatan berjemur bersama ini dilaksanakan Senin (30/3/2020) pukul 10.00 wib, dipimpin langsung oleh Kapolres Gresik AKBP Kusworo Wibowo, S.H., S.I.K., M.H. 

Dalam arahannya, Kapolres Gresik meminta semua anggota menjaga jarak satu sama lain agar tidak bersentuhan. 

"Kita berjemur bersama untuk menjaga imunitas tubuh kita agar terhindar dari paparan virus covid-19,"ujarnya. 

Kegiatan berjemur dilakukan selama 30 menit, dan diisi dengan tausiyah agama yang disampaikan Kasat Binmas Polres Gresik AKP Zunaedi.

Usai melakukan kegiatan itu, seluruh anggota mendapat minuman kacang hijau untuk menambah nutrisi. 

"Ditengah melayani masyarakat, kami berupaya menjaga kesehatan dan kebersihan agar terhindar dari covid-19," kata Kapolres Gresik AKBP Kusworo Wibowo. Kegiatan berjemur ini akan dilakukan rutin. Selain itu, dibarengi dengan olahraga bersama.


Partner Mitra Arifin s.zakaria Infojatim.com ( Pendiri dan Penanggung jawab redaksi)

SESORANG PELAJAR MATI TENGGELAM DI TANDON KOLAM MILIK PT.SEMEN INDONESIA GRESIK

GRESIK, gresiknews1.com - Motto Berani Mengungkap Membantu Yang Belum Terungkap.
Peristiwa Adanya kejadian orang mati seorang pelajar yang tenggelam di Tandon kolam milik PT.Semen Indonesia di belakang wisma semen kel.sidomoro Kec. Kebomas Kab. Gresik pada hari Sabtu ( 28/3/2020) pukul 13.45 wib.

Adapun untuk biodata korban yang meninggal dunia.sbb : 
Nama : MOCH.CAHYONO SAPUTRA 
Tpt / Tgl lahir : Gresik / 16 tahun 
Agama : Islam 
Pek : Pelajar 
Alamat : Jln.Dr.Wahidin SH gg.2A Rt.4 Rw.3 kec.Kebomas. Kab. Gresik. /kontrak di Perum Wiharta Jl.Siliwangi RT.6.rw.2. Desa Sekarkurung kec.kebomas 

Untuk saksi dalam kejadian tersebut adalah 
Nama : Falen Hary Prasetya 
Tpt / Tgl lahir : Gresik/15 Feb-2004 
Pek : pelajar (SMP) 
Alamat : jl.kartanegara D3 No.3 perum Griya Wiharta asri RT 007 RW 002 Desa Sekarkurung Kec. Kebomas, Kab. Gresik. 

Berawal Pada hari Sabtu tanggal 28 Maret 2020, kedua pelajar yang bernama Moch Cahyono. Saputra bersama temannya Sdr. Falen Hary Prasetya Saat korban sedang mancing bersama temanya di tandon kolam milik PT.Semen belakang wisma semen masuk kel.sidomoro kec.kebomas sekira pukul 13.30 wib saat itu pancing milik korban jatuh kedalam Tandon kolam tersebut. 

Dan korban hendak mengambilnya namun karena pegangan korban pada dinding tandon kolam tersebut terlepas sehingga korban jatuh kedalam kolam tersebut, korban tidak bisa berenang sehingga panik, dan teman korban sdr.Falen Hary Prasetya berusaha membantu dengan cara mencari kayu untuk menolong korban namun pada saat teman korban tersebut kembali korban sudah tidak kelihatan. 

Begitu korban sudah tidak kelihatan kemudian teman korban sdr.Falen Hary Prasetyo keluar dari lokasi tandon kolam dan memberitahukan warga setempat yang ada di sekitar. 

Tidak lama kemudian sekira pukul 14.30 wib tim SAR dari BPBD kab.Gresik tiba di lokasi dan melakukan penyelaman kedalam Tandon kolam tersebut dan sekira pukul 15.30 Wib korban berhasil ditemukan dalam posisi sudah tidak bernyawa dan selanjutnya korban di bawah ke RS Ibnu Sina Bunder Gresik guna dilakukan otopsi. 

Saat itu yang melakukan aktifitas mancing dilokasi tandon kolam milik PT.Semen tersebut hanya ada korban bersama dengan saksi sdr.Falen Hary Prasetya 

Lebih lanjut dikatakan bahwa tandon kolam air milik PT.Semen Indonesia tersebut di pagar dan meskipun ada peringatan untuk larangan tidak mancing di dalam kolam, yang namanya anak anak tidak menghiraukan larangan tersebut, "Pungkasnya," Sampai berita ini diturunkan, Minggu, ( 29/3/2020). 


Penulis Arifin s.zakaria Infojatim.com ( Pendiri dan Penanggung jawab redaksi).

POLRES GRESIK BERTINDAK TEGAS ATAS DELIK ADUAN OKNUM ANGGOTA POLSEK UJUNG PANGKAH YANG DI LAPORKAN

GRESIK, gresiknews1.com - Motto Berani Mengungkap Membantu Yang Belum Terungkap.
Salah seorang oknum anggota polsek berinisial NS (36) yang bertugas di Polsek Ujungpangkah terpaksa dilaporkan ke Seksi Propam (Profesi dan Pengamanan) Polres Gresik, oleh seorang wanita berinisial DM (58) warga salah satu perumahan di Kabupaten Gresik yang tak lain mertuanya sendiri, pada Jumat (27/03/2020). 

Dalam laporan tersebut, oknum anggota berpangkat Brigadir itu dituding telah diduga melakukan tindak A-Susila dengan merabah dan mencium mertuanya.tidak hanya mencium saja bahkan ada yang lebih gila oknum anggota terrsebut layaknya anak muda sempat video call dengan mertuamya Dengan mengucapkan kangen , Ujar pengacara DM yang bernama Abdullah Syafi SH.

Yang mengejutkan lagi, NS merupakan pengantin baru yang menikah kurang lebih 6 bulan Dan belum di karunia keturunan dengan putrinya DM.

Pengaduan yang dilaporkan oleh DM ke polres Gresik pada Hari kamis 26/3/2020 Karena Ada gangguan pada listrik padam tidak terlayani, disarankan kembali pada Hari jum, at tanggal 27/3/2020 kurang lebih pukul 10.00 wib akhirnya terlayani dengan singkat cepat atas pengaduan tersebut .

AKBP Kusworo Wibowo Kapolres Gresik memerintahkan kepada paminal Dan Kasi Propam Polres Gresik untuk segera melayani dan nenindak lanjuti atas laporan tersebut dari pelapor DM yang didampingi oleh Tim kuasa hukumnya di ruangan kasipropam .

Kasipropam polres Gresik Ketika dikonfirmasi oeh redaksi Infojatim. com membenarkan adanya laporan tersebut. "Iya benar. Laporan tersebut sudah kita terima dan masih kita tangani mas," ujar Kasipropam polres Gresik saat dikonfirmasi oleh redaksi infojatim.com di ruang dinasnya pada hari jum, at tersebut. 

Penasehat hukum DM Abdullah Syafii mengatakan, dugaan tindak A-susila yang dilaporkan oleh kliennya tesebut berlangsung sejak Desember 2019 hingga Februari 2020. Saat itu korban tidak berani melapor karena takut putrinya dicerai.

"Karena masih pengantin baru. Takut anaknya dicerai. Tapi semakin lama terlapor tidak menghentikan kelakuannya. Merasa tidak tahan korban lalu bercerita kepada anaknya dan keluarga besarnya. Dan akhirnya sepakat melaporkan NS," atau oknum anggota , ungkapnya ketika diwawancarai oleh redaksi Infojatim.com.

Dalam surat laporan tersebut, terlapor dituduh telah diduga melakukan tindak A- Susila pasal 45 UU kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) dan pasal 289 KUHP. "Sudah kita laporkan dan sudah diterima," pungkasnya.  

Berdasarkan data bukti pengaduan yang di buat oleh pelapor DM yang masuk ke redaksi Infojatim,com , gresiknews1.com yang tertata dengan rapi dalam releasen pemberitaan . Oknum anggota tersebut bukan sekali ini saja melakukan dugaan tindak A-susila. 

Sebelumnya oknum anggota NS tersebut sudah pernah ada suatu permasalahan, yang sebelumnya NS bertugas di bagian sarpras dan logistik Polres Gresik akhirya dijatuhi hukuman Indisipliner dan dimutasi ke Polsek Ujungpangkah. 

Entah kenapa kelakuan tersebut kembali terulang lagi. Dari laporan yang sudah masuk ke paminal dan kasipropam terkait anggota oknum NS yang melakukan tindak A- susila akhirnya AKBP Kusworo Wibowo Kapolres Gresik bertindak tegas untuk segera memerintahkan kepada kasipropam untuk menindak lanjuti permasalahan tersebut. 

AKBP Kusworo Wibowo juga menegaskan demi menjaga citra kepolisian di mata masyarakat ,yang seharusnya fungsi dan tugas kepolisian melindungi dan mengayomi masyarakat, jika ada oknum anggota yang melanggar disipliner dan kedisiplinan silahkan laporkan saja kepada pihak yang berwajib yang akan menindak lanjuti .Sampai berita ini diturunkan, Sabtu ( 28/3/2020). 


Penulis Arifin S, Zakaria Infojatim.com ( Pendiri dan penanggung jwb redaksi )

Pemerintah Kab Gresik Antisipasi Penyemprotan Besar - besaran Terkait virus Corona Yang Melibatkan 4 Mobil Damkar

GRESIK, gresiknews1.com - Motto Berani Mengungkap Membantu Yang Belum Terungkap. Dalam rangka untuk mengantisipasi Penanggulangan bencana non alam dan percepatan penanganan corona virus Disease ( covid - 19) Pemerintah Kabupaten Gresik di bawah kepemimpinan Dr.Ir.H.Sambari Halim Radianto ST.MSi ( Bupati Gresik) , bersama sama mengadakan Penyemprotan besar besaran yang melibatkan 4 mobil Damkar di beberapa titik di wilayah Kabupaten Gresik, Rabo ('25/3/2020) .

Adapun tempat yang mendapatkan penyemprotan sesuai jadwal penyemprotan dari Kabupaten Gresik adalah Pelabuhan, Polres, Pura ( 6 Pura) , Kodim, Masjid Jami' Roudlotus Salam, Desa Suci Manyar, Masjid Jamik Alun Alun dengan penanggung jawab Bambang Sugiantoro, Shofwan Hadi, Rakiwi.

Dalam agenda tersebut di Kawal langsung oleh Kabag Humas Pemkab Gresik A.M Reza Pahlevi, A,P, Wakil Bupati Gresik Dr H.Moh Qosim, dan beberapa pejabat termasuk Nanang Setiawan, SIP, M.S.i( Ka Dishub Kab.Gresik) , Abu Hasan ( Kasat Pol PP), Drs Tarso Sagito, Drs Nadlif, M.S.i ( Plh Sekda Kab.Gresik) , Ir. ida Lailatussa'diyah MM(Asisten II Setda Kab.Gresik), Tursilowanto Hariogi, dan Hari Soerjono SE, MM dan beberapa awak media yang mengawali dan monitoring penyemprotan tersebut juga tidak ketinggalan terpantau langsung oleh pendiri dan penanggung jawab Redaksi infoJatim.com.

Untuk penyemprotan yang pemberangkatannya dari halaman kantor Pemerintah Kabupaten Gresik jl. dr Wahidin Sudirohusodo 245 Kec.Kebomas Kab.Gresik selanjutnya untuk anggota di bagi beberapa wilayah sesuai jadwal yang sudah di tentukan tempat tempat yang mendapatkan penyemprotan, ' Ungkapnya. 

Ketika Kabag Humas Pemkab Gresik di konfirmasi oleh awak media infojatim.com untuk agenda penyemprotan di beberapa wilayah masih berlanjut, ' Pungkasnya, ' 


Penulis Arifin s.zakaria Infojatim.com ( Pendiri dan Penanggung jawab redaksi)

PENANGGULANGAN BENCANA NON ALAM DAN PERCEPATAN PENANGANAN CORONA VIRUS DISEASE (COVID 19) DI KAB.GRESIK

GRESIK gresiknews1com - Dalam Apel Kesiapsiagaan dan Persiapan Penyemprotan Desinfektan Oleh Satgas Penanggulangan Bencana Non Alam Dan Percepatan Penanganan Corona Virus Disease ( Covid 19) bertempat di halaman kantor Pemerintah Kabupaten Gresik jl.dr Wahidin Sudirohusodo 245 Kec.Kebomas Kab.Gresik, pada hari Selasa tanggal 24 Maret 2020 Pukul.08.45 s.d 09.20 WIB dengan penanggung jawab Bupati Gresik Dr.Ir.H.Sambari Halim Radianto, ST.,M.S.i.

Hadir dalam apel tersebut Dr.ir.H.Sambari Halim Radianto, ST.,M.S.i (Bupati Gresik) Dr.H.Moh.Qosim, M.S.i (Wakil Bupati Gresik) , AKBP Kusworo Wibowo, S.H.,S.I.K.,M.H (Kapolres Gresik) , .Letkol Inf Budi Handoko, S.Sos (Dandim 0817/Gresik) , Drs.Nadlif, M.S.i (Plh Sekda Kab.Gresik) , Hari Soerjono, SE., MM (Asisten I Setda Kab.Gresik), .Ir.Ida Lailatussa'diyah, MM (Asisten II Setda Kab.Gresik) , Tursilowanto Hariogi, S.IP.,MM (Asisten III Setda Kab.Gresik) , .drg.Syaifudin Ghozali (Kepala Dinas Kesehatan Kab.Gresik), .Drs.Tarso Sagito, SH.,M.hum (Kepala BPBD Kab.Gresik) , Nanang Setiawan, SIP., M.S.i (Ka Dishub Kab.Gresik) 

Selanjutnya dalam apel kali ini apa yang disampaikan oleh Bupati Gresik .Dr.Ir.H.Sambari Halim Radianto, ST.,M.S.i bahwa saya menyampaikan banyak terima kasih pada para petugas terkait atas kerja selama 2 bulan ini dalam menghadapi Corona Virus atau Covid 19 ini dengan sabar dan ikhlas, ' Ujar Bupati Gresik 

Pemerintah daerah juga akan tetap berusaha semaksimal mungkin dalam menanggulangi virus corona Covid 19. Dengan berbagai cara dan upaya yang dilakukan 

Untuk penyemprotan desinfektan di mulai hari ini Selasa 24 Maret 2020 di perbatasan Gresik Surabaya perbatasan Gresik Lamongan dan juga perbatasan Gresik Mojokerto 

Penyemprotan ini juga dilakukan ditempat tempat vital terutama yang banyak kerumunan orang seperti pasar yang ada di seluruh Kabupaten Gresik. 

Penyemprotan desinfektan secara bertahap juga nantinya akan kita sasarkan ke tempat tempat ibadah yang tersebar di seluruh Kabupaten Gresik baik perkotaan maupun pedesaan tidak luput juga nantinya pemukiman warga juga nanti kita lakukan penyemprotan 

Dan mudah mudahan dalam menjalankan tugas ini kita semua nya selalu dalam lindungan Allah SWT mudah mudahan dengan ikhtiar ini akan menjadikan Kabupaten Gresik terhindar dari Virus Corona Covid 19 ini juga segera berakhir, ' Pungkasnya, ' 

Penyampaian Bpk.drg.Syaifudi Ghozali (Ka Dinkes Kab.Gresik) dalam kegiatan penyemprotan Di esinfektan yang dimulai hari ini kita akan bentuk 4 - 5 tim dimana nanti akan di bagi tim 1,2 dan tim 3 di perbatasan Gresik Surabaya Perbatasan Gresik Lamongan dan perbatasan Gresik Mojokerto

Kemudian disusul dengan tim 4 dan 5 melakukan penyemprotan di pasar Kota Pasar Sidomoro dan pasar jalan sunan giri dan jangan lupa berdoa serta jaga diri baik baik selama kegiatan ini 

Usai Apel kesiapan dan persiapan penyemprotan Desinfektan dalam menanggulangi Bencana Non Alam dan Percepatan Penanganan Virus Corona ( Covid 19) . 

Bahwa dalam Kegiatan apel yang dilakukan untuk persiapan penyemprotan desinfektan oleh satgas Penanggulangan Bencana Non Alam Dan Percepatan Penanganan Corona Virus Disease (Covid 19) dengan Relawan di Kabupaten Gresik.khususnya. 


Penulis Arifin s.zakaria Infojatim.com ( Pendiri dan Penanggung jawab redaksi)

Petugas Gabungan Dari Polres Gresik, Kodim 0817 Dan Pemda Gresik Lakukan Penyemprotan Disinfektan Pada Kendaraan Yang Melintas di Kabupaten Gresik


GRESIK, gresiknews1.com -.Motto Berani Mengungkap Membantu Yang Belum Terungkap.
Mengantisipasi penyebaran covid - 19 (corona), Petugas gabungan dari Polres Gresik, Kodim 0817/Gresik dan Pemda Gresik melakukan penyemprotan disinfektan terhadap seluruh kendaraan yang masuk ke wilayah Gresik, Selasa (24/3/2020). 

Kegiatan tersebut diawali apel gelar pasukan bertempat di halaman pemkab Gresik, dipimpin Bupati Gresik Ir. H. Smbari Hali Radianto, ST., MSi, Kapolres Gresik AKBP Kusworo Wibowo, S.H., S.I.K., M.H., Danndim 0817/Gresik Letkol Inf. Budi Handoko, S.Sos. 

Dihadiri Wakil Bupati Gresik Drs. H. M. Qosim, Plg. Sekda Gresik  Drs. Nadlif dan sebagai peserta gelar pasukan Anggota TNI-Polri, Dinas kesehatan kabupaten Gresik dan BPBD Kabupaten Gresik.

Penyemprotan cairan disinfektan dilakukan didua tempat yaitu depan kantor Bupati Gresik jalan Dr. Wahidin Shd terhadap kendaraan dari arah Lamongan dan sekitarnya yang hendak menuju ke arah Gresik dan disimpang Empat Nippont Paint yaitu arah perbatasan Surabaya-Gresik. 

Kapolres Gresik AKBP Kusworo Wibowo, S.H., S.I.K., M.H. mengatakan, penyemprotan disinfektan berlaku kepada seluruh kendaraan yang melintas, baik roda dua, roda empat maupun MPU. 

"Ini merupakan tindak lanjut dari kegiatan pembersihan lingkungan dan permukiman warga di beberapa wilayah di Kabupaten Gresik dalam rangka pencegahan penyebaran covid-19 (Corona)" jelas Kapolres Gresik. 

Selain itu Kapolres juga menghimbau kepada masyarakat,"biasakan pola hidup sehat dan bersih dengan menjaga pola makan, cuci tangan dengan sabun, banyak makan buah, dan memakai masker saat keluar rumah," imbuhnya. 


Partner Mitra Arifin s.zakaria Infojatim.com ( Pendiri dan Penanggung jawab redaksi)

Pertemuan Perwakilan, Buruh, Mahasiswa Dan LSM Yang Tergabung Dalam Gerakan Tolak Omnibus ( Getol)

GRESIK gresiknews1.com - Motto Berani Mengungkap Membantu Yang Belum Terungkap.
Pertemuan Perwakilan Buruh, Mahasiswa dan LSM yang tergabung dalam Gerakan Tolak Omnibus Law (Getol) Jawa Timur yang bertempat di Ruang Pertemuan ( Ruang Timur) Gedung Negara Grahadi Jl Gubernur Suryo Surabaya Bersama dengan Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa yang dihadiri oleh sekitar 40 (empat puluh) Undangan, Senin ( 23/3/2020). 

Adapun Latar belakang dilaksanakannnya Pertemuan Perwakilan Buruh, Mahasiswa dan LSM yang tergabung dalam Gerakan Tolak Omnibus Law (Getol) Jawa Timur ialah terkait dengan Penolakan RUU Cipta Kerja Omnibus Law. 

Hadir dalam Pertemuan Perwakilan Buruh, Mahasiswa dan LSM yang tergabung dalam Gerakan Tolak Omnibus Law (Getol) Jawa Timur Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa , Wakil Gubernur Jatim Emil Elistianto Dardak, Kadisnaker Jawa Timur Himawan Estu Bagijo , Ketua KC FSPMI Kota Surabaya/Koordinator Getol Jatim Dony Ariyanto., . Kepala Bidang Kasus Buruh dan Rakyat Miskin LBH Kota Surabaya Habibus Sholihin , Direktur Lembaga Bantuan Hukum Surabaya Abdul Wachid Habibullah , Koordinator Badan Pekerja Kontras Surabaya Fatkhul Khoir, Jarkom Jatim Dannis Saniar , Ketua FMN Surabaya Arif Budiman ,Sekretaris LMND Jawa Timur Fadilah Rahman, Ketua Walhi Jawa Timur Rere Kristiyanto., Ketua KSPI Jatim Apin Sirait . 

Dengan rangkaian agenda Pertemuan Perwakilan Buruh, Mahasiswa dan LSM yang tergabung dalam Gerakan Tolak Omnibus Law (Getol) Jawa Timur dengan Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa. 

Bahwa pertemuan yang di mulai dengan Pembukaan oleh Wakil Gubernur Jatim Emil Elistianto Dardak selanjutnya Ketua KSPI Jatim Apin Sirait menjelaskan bahwa kesempatan kali ini kita akan membahas Corona yang menjadi masalah yang sangat serius dan masalah perburuhan yang sampai saat ini belum diberikan himbauan untuk libur dimana jumlah pekerja mencapai ribuan rawan terpapar Virus Covid - 19.

Direktur Lembaga Bantuan Hukum Surabaya Abdul Wachid Habibullah menjelaskan bahwa :
- Aspirasi kami sudah kami kirimkan kepada Presiden dimana hasilnya UU No. 13 tahun 2003 tidak direvisi. Lalu pemerintah menyerahkan RUU Cipta Kerja Omnibus Law dimana menurut kami para pekerja pasal-pasalnya banyak mendegradasi perlindungan tenaga kerja.
- Selain itu juga banyak pasal menyimpang dan bertabrakan dengan batang tubuh UUD 1945 sehingga kita menolak RUU Cipta Kerja Omnibus Law tersebut.
- Harapan kami agar Gubernur Jatim mengakomodir aspirasi kami terkait dengan RUU Cipta Kerja Omnibus Law agar pemerintah DPR RI menarik kembali dan membahas kembali bersama seluruh stakeholder,' Ungkapnya, '. 

Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa menjelaskan bahwa : 
- Seminggu yang lalu kita sudah berkoordinasi dengan Dinas Tenaga Kerja terkait himbaun libur bagi padat karya agar menentukan titik-titik yang perlu dimaksimalkan.
- Kita bersama-sama beriringan menyelesaikan permasalahan jadi jangan merasa dinomorduakan karena situasi saat ini yang kurang mendukung karena adanya Virus Covid 19. 

Dari Koordinator Badan Pekerja KontraS Surabaya Fatkhul Khoir juga menjelaskan bahwa 
- Kami apresiasi tindakan pemerintah atas penanganan Virus Covid 19 namun di wilayah industri dan pekerja belum ada tindakan maupun kebijakan. 
- Harapan kami agar segera diturunkan SK oleh Pemerintah Jawa Timur untuk memperhatikan nasib dan perlindungan bagi para pekerja, dimana sampai saat ini pihak perusahaan tidak ada penanganan sama sekali. 

Wakil Gubernur Jatim Emil Elistianto Dardak menjelaskan bahwa : 
- Sekarang jangan ngomong hak dulu namun mari bersama-sama mencari solusi terbaik untuk menyelesaikan permasalahan Corona. Karena sampai saat ini tidak ada negara yang bisa menemukan solusi atas kejadian Pandemi. 
- Saya setuju agar negara memberikan perlindungan dan kebijakan kepada seluruh warga masyarakat termasuk para pekerja, Ujar wakil Gubernur Jatim di sela sela pertemuan. 

Juga dari Kasbi Jatim Syafiudin menjelaskan bahwa : 
- Sampai saat ini tidak ada perlindungan sama sekali di perusahaan-perusahaan, jangankan masker dilakukan penyemprotan saja tidak ada.
- Seharusnya pemerintah memerintahkan Semi Lockdown terhadap perusahaan yang ada di Jawa Timur.

Disini BEM SI Rais juga memberikan penjelasan bahwa saat ini kampus-kampus sudah banyak yang memerintahkan Lockdown namun teman-teman mahasiswa belum berani pulang karena takut membawa Virus Covid 19 ke kampung halaman. 

Agus Supriyanto (FSPMI Jatim) menjelaskan bahwa : 
- Saat ini kita mencari alkohol ataupun dettol sangat sulit walaupun pekerja sudah membentuk tim relawan.
- Selanjutnya kami ingin ada pernyataan yang mengatakan "Demi Covid 19 maka Omnibus Law jangan dibahas dulu" dan kami ingin diberikan bantuan berupa alat perlindungan diri dari virus.

Selanjutnya apa yang disampaikan oleh Dannis Jarkom menjelaskan bahwa saya tertarik dengan Rapid Tes yang seger dilakukan di Jawa Timur, maka kami membutuhkan tata caranya secara detail. 

Terakhir apa yang disampaikan oleh Kadisnaker Jawa Timur Himawan Estu Bagijo bahwa seluruh SP SB koordinasi dan komunikasi secara continue terkait perkembangan di perusahaan-perusahaan. 

Dengan adanya Pertemuan Perwakilan Buruh, Mahasiswa dan LSM yang tergabung dalam Gerakan Tolak Omnibus Law (Getol) Jawa Timur telah selesai dilaksanakan dan dilanjutkan dengan ramah tamah. Selama kegiatan berlangsung berjalan tertib dan aman.


Penulis Arifin s.zakaria Infojatim.com ( Pendiri dan Penanggung jawab redaksi)

Satuan Tugas Penanggulangan Bencana Non Alam Dan Percepatan Penanganan Covid - 19

GRESIK, gresiknews1.com - Motto Berani Mengungkap Membantu Yang Belum Terungkap.
Telah di laksanakan konfrensi pers yang bertempat di ruang Putri Cempo Kantor Pemerintah Kabupaten Gresik jl.dr Wahidin Sudirohusodo 245 Kec.Kebomas Kab.Gresik oleh Satuan Tugas Penanggulangan Bencana Non Alam dan Percepatan Penanganan Corona Virus Disease Covid - 19 yang diikuti oleh 25 Orang, dengan penanggung jawab Bpk.Drs.Nadlif, M.S.i (Plh Sekda Kab.Gresik), Senin ( 23/3/2020) pukul 15.00, S,d 16.30 Wib. 

Hadir dalam acara tersebut Drs.Nadlif, M.S.i (Plh Sekda Kab.Gresik) , .drg.Syaifudin Ghozali (Kepala Dinas Kesehatan Kab.Gresik) , Drs.Tarso Sagito, SH.,M.hum (Kepala BPBD Kab.Gresik) , .Hari Soerjono, SE.,MM (Asisten I Setda Kab.Gresik) , Ir.Ida Lailatussa'diyah, MM (Asisten II Setda Kab.Gresik) , Tursilowanto Hariogi, S.IP.,MM (Asisten III Setda Kab.Gresik). 

Dalam acara jumpa pers yang di awali oleh Drs.Nadlif. M.S.i (Plh Sekda Kab.Gresik) apa yang disampaikan bahwa kita sudah membentuk tim satgas dan sebelum dibentuk kita juga sudah memulai tindakan dengan pengukuran suhu tubuh ke ASN juga nantinya akan diteruskan untuk menjangkau ke desa desa, ' Pungkasnya, '. 

Juga dengan .kebijakan yang sudah meliburkan siswa sekolah dan juga kebijakan oleh Kemendagri tentang work from home dan kita hanya 30% saja yang bekerja di kantor dan selebihnya bekerja dari rumah Pada prinsipnya .ternyata perkembangan saat ini di Surabaya sudah dikatakan zona merah maka dari itu tingkat kesadaran kita mari kita terapkan dengan baik sebab cara yang tepat untuk memutus rantai penyebaran dengan berdiam diri di rumah 

Dan kita disini sudah membentuk tim satgas percepatan Corona dari tingkat Kota kecamatan sampai ditingkat desa dengan tiga pilar untuk memberitahu dan menghimbau masyarakat sesuai instruksi Kapolda dari tokoh agama tokoh masyarakat secara tenang dan tidak menimbulkan ketakutan pada masyarakat 

Untuk itu semua harus sadar diri dan mengikuti himbauan pemerintah untuk menjaga diri masing masing untuk tidak keluar rumah kecuali sifatnya penting dan mendesak sebab sosial distancing yang dianjurkan pemerintah masih belum di hiraukan oleh masyarakat 

Mulai malam ini kita bersama sama dengan Polres dan Kodim akan melihat situasi situasi yang di anggap ramai berkumpulnya banyak orang di Kabupaten Gresik 

drg.Syaifudin Ghozali (Kepala Dinas Kesehatan Kab.Gresik) juga menyampaikan bahwa data terupdate ODR kita di angka 620 sedangkan PDP di angka 7 itu adalah orang Gresik yang punya perjalanan riwayat dari luar negeri dan daerah terjangkit dan Jawa timur sudah dikatakan KLB sebab dari ODR dimungkinkan akan ke ODP juga bisa ke level PDP 

Disini PDP masih di angka 7 tersebar di beberapa rumah sakit di Gresik,Probable atau positif Alhamdulillah sampai saat ini belum ada dan mudah mudahan jangan sampai ada di Kabupaten Gresik, 

Masyarakat Gresik ODR nya meningkat disebabkan banyak warga Gresik yang jadi TKI atau pekerja dari luar negeri kita juga melakukan strecing/pelacakan kepada yang pernah berinteraksi 

Apabila jika ada masyarakat umum yang mengatakan atau memvonis seseorang dengan ODR ataupun ODP tolong jangan di hiraukan sebab yang mengatakan dan memberitahu hal tersebut itu satgas dengan Puskesmas yang tersebar di Kabupaten Gresik yang selalu update 

Di Surabaya sudah di nyatakan daerah terjangkit atau daerah pandemic mengenai rumah sakit Ibnu Sina merawat pasien PDP berat secara keseluruhan dan kekuatan kita tidak perlu diragukan juga perlu ada suport dari masyarakat 

Juga apa yang disampaikan oleh .Drs.Tarso Sagito, SH.,M.Hum (Kepala BPBD Kab.Gresik) tentang mengenai batasan melakukan pelarangan itu sesuai instruksi dan sepenuhnya kewenangan pusat di lockdown atau tidak nya 

Pemerintah Daerah tidak punya wewenang untuk melakukan lockdown kita menunggu instruksi pusat dan mulai besok BPBD dengan kekuatan personil yang ada akan membantu melakukan penyemprotan disinfektan kepada masyarakat 

Penyampaian Hari Soerjono, SE.,MM (Asisten I Setda Kab.Gresik), .mulai besok akan ada beberapa lokasi yang akan di lakukan penyemprotan ke tempat keramaian seperti pasar setelah itu ke perkantoran pemerintah kemudian ke tempat tempat ibadah dan kita berkoordinasi dengan Dinas Kesehatan mengenai bahan baku

Mengenai alokasi anggaran kita sesuaikan dengan Permendagri 20 tahun 2020 akan tetap kita koordinasikan dengan PMD akan penggunannya 

Ini akan kita lakukan selama 3 hari ke depan mengingat juga bahan baku yang masih kita datangkan mudah mudahan segera datang sehingga kita bisa langsung action 

Dalam hal ini juga apa yang disampaikan oleh.Ir.Ida Lailatussa'diyah, MM (Asisten II Setda Kab.Gresik) bahwa kami juga memberikan instruksi kepada perusahaan perusahaan dengan ber koordinasi dengan Dinas Tenaga Kerja untuk pemeriksaan suhu badan kepada karyawan serta peralatan hand sanitizer juga masker, ' Ujar, ' beliau dalam jumlah pers tersebut. 

Kalau bisa kami mungkinkan untuk perusahaan dengan pengguna tenaga asing untuk di sendirikan terlebih dahulu tidak jadi satu dengan tenaga lokal untuk menghindari kemungkinan kemungkinan yang tidak di inginkan mengenai Covid 19. 'Pungkasnya, '.

Konferensi Pers tersebut merupakan bentuk Kesiapan Pemerintah Daerah dalam percepatan penanganan Virus Corona Covid 19 agar Kabupaten Gresik tidak terjadi kenaikan Penyeberan dari Virus Corona / Covid - 19 


Penulis Arifin s.zakaria Infojatim.com ( Pendiri dan Penanggung jawab redaksi)

Polres Gresik Berhasil Amankan Tiga Pelaku Pengeroyokan Anggota GP Ansor Gresik

GRESIK, gresiknews1.com - Motto Berani Mengungkap Membantu Yang Belum Terungkap.
Petugas Satrekrim Polres Gresik berhasil mengamankan tiga dari sebelas pelaku pengeroyokan anggota GP Ansor Gresik, yang terjadi pada Sabtu (21/03/2020) dini hari. Tiga pelaku tersebut diantaranya, Aiko (20) warga Cerme, Gresik, Yopi (19) warga Kedungadem, Kabupaten Bojonegoro dan AP (16) warga Gresik. Sementara 8 pelaku yang ditetapkan sebagai DPO yakni YNO, AR, FR, AF, VY, DN, HR dan UY. 

Diketahui, gerombolan pelaku ini beraksi secara estafet di tiga lokasi berbeda. Yakni di Jalan Panggang Desa Suci Kecamatan Manyar, Jalan Notoprayitno Kecamatan Kebomas dan Simpang Tiga Jalan Pangsud Kecamatan Gresik Kota.

"Mereka beraksi di tiga tempat yakni pada hari Sabtu (21/03) jam 01.00, jam 01.30 dan jam 02.00 dini hari. Jeda waktunya kurang lebih 30 menit," ujar Kapolres Gresik AKBP Kusworo Wibowo, Senin (23/03/2020). 

Dijelaskan, berdasarkan laporan korban dan hasil penyidikan diketahui bila aksi tersebut berlangsung saat korban melintas, tiba-tiba didatangi oleh segerombolan pelaku dengan mengendarai motor.

"Tanpa bertanya langsung melakukan penganiayaan terhadap para korban. Ada yang dipukul, ditendang, dipukul pakai clurit dan paving. Dari situ kita lalu melakukan penyelidikan," paparnya. Alhasil dalam waktu singkat polisi berhasil mengungkap kasus ini. 

Ditegaskan, polisi akan berhenti pada tiga pelaku ini, namun akan memburu 8 pelaku lainnya yang telah ditetapkan DPO. "Atas perbuatan pelaku ini akan diterapkan pasal 170 KUHP tentang melakukan penganiayaan atau kekerasan secara bersama-sama. Dengan ancaman hukuman 7 tahun penjara," pungkasnya. 

Adapun motif yang dilakukan oleh para pelaku yakni ingin menunjukkan eksistensi atau aktualisasi diri. Sebelum melakukan kekerasan mereka sempat nongkrong dan minum miras terlebih dahulu.

Barang bukti yang diamankan polisi diantaranya satu unit sepeda motor Yamaha Vixion, satu unit Honda Beat, kaos hitam berlogo senopati sapujagat dan masker warna hitam Kapolres Gresik AKBP Kusworo Wibowo didampingi Kasat Reskrim AKP Panji Pratistha Wijaya saat menunjukkan tiga tersangka dan barang bukti 


Partner Mitra Arifin s.zakaria Infojatim.com ( Pendiri dan Penanggung jawab redaksi)

Aksi Mogok Pendistribusian Barang Oleh Para Pengemudi Angkutan Barang Indonesia Mulai Tanggal 23- 25 Maret 2020

Jateng, gresiknews1.com - Motto Berani Mengungkap Membantu Yang Belum Terungkap.
Aksi mogok pendistribusian barang yang di lakukan para pengemudi angkutan barang Indonesia di hari pertama Senin tanggal 23 Maret 2020 di sejumlah wilayah Indonesia khususnya Jawa tengah,Jawa timur, dan jawa barat berlangsung aman dan terkendali.

Hal tersebut di sampaikan oleh team aksi 23 - 25 yang memantau melalui laporan setiap ketua lintas komunitas dan juga responden yang di terjunkan di koridor wilayah kota masing-masing. Bahwa aksi mogok 23- 25 berjalan sesuai instruksi dan konsep dari hasil diskusi antar lintas komunitas pengemudi yang ada di Indonesia khususnya Jawa dan Sumatera.

Terlihat dari aksi tersebut tidak ada yang turun ke jalan melakukan unjuk rasa ataupun membentuk kerumunan massa di ruang publik atau di tempat umum. Aksi 23- 25 hanya di lakukan di garasi masing-masing pemilik armada dan juga berhenti di rest area ataupun di lokasi parkir,terminal kendaraan muatan barang atau cargo.

Dalam aksinya tersebut para pengemudi menuntut kepada pemerintah untuk pihak dari perwakilan pengemudi di ajak duduk bersama dalam setiap rencana penetapan aturan ataupun revisi undang-undang.

Materi tuntutan dari para pengemudi angkutan barang Indonesia yang akan di ajukan kepada pemerintah seperti yang di sampaikan oleh Agus Yuda pada pertemuan dan diskusi di Mojosongo solo yaitu :
1. Penerapan ODOL / OVER LOAD OVER DIMENSI alasan kenapa hal tersebut perlu di kaji ulang oleh pemerintah karena jika regulasi ODOL ini di terapkan tanpa memperhatikan mengenai rumus ongkos pengiriman barang maka hal tersebut akan sangat berpengaruh pada melonjaknya harga barang di masyarakat karena semua muatan barang harus sesuai tonase dan otomatis ongkos jalan harus mengikuti mekanisme dan operasional uang jalan yang layak dan setoran armada yang sesuai,hal tersebut jelas memberatkan pengusaha pemilik barang karena muatan tonase berkurang dari biasanya sementara ongkos angkut harus menyesuaikan operasional pengangkutan.
Jika tidak..bisa di pastikan perusahaan angkutan barang juga pengemudi tidak akan mau jalan karena Ongkos tidak bisa memenuhi operasional.

2.KESEJAHTERAAN hal ini singkron dengan tuntutan poin 1 Karena penerapan ODOL akan sangat berpengaruh jika ongkosan tidak sesuai. Yang terjadi selama ini pengemudi belum sejahtera Karena ongkos yang murah memaksa perusahaan angkutan terutama pengusaha menengah ke bawah untuk membawa muatan melebihi tonase untuk mengejar ongkosan supaya bisa menutupi biaya operasional.

3. KEAMANAN hal ini juga berhubungan dengan poin ke 2 karena selama ini setiap permasalahan yang timbul di jalan raya adalah pengemudi yang selalu menjadi korban mulai dari tindak kejahatan penodongan perampokan bahkan penindakan petugas yang memanfaatkan pelanggaran sebagai ajang pungutan liar bahkan selalu di salahkan karena sering terjadi kecelakaan, biang kemacetan dan sasaran pungli.

4. KENYAMANAN Hal tersebut nyata terjadi dan selama ini tidak di rasakan pengemudi karena muatan yang overload adalah aturan yang di tetapkan oleh perusahaan angkutan bersama pengguna jasa angkut namun resiko penindakan petugas adalah resiko pengemudi.

Dari situlah celah oknum petugas mulai dari jembatan timbang dan kepolisian sering melakukan negosiasi terhadap pengemudi untuk melakukan pungutan liar yang akhirnya memaksa pengemudi mengeluarkan uang untuk Mel agar barang muatan bisa segera melanjutkan perjalanan demi target waktu yang di tetapkan oleh pengguna jasa angkut untuk barang sampe sesuai jadwal.

Tidak hanya sampai disitu saja menyambung poin ke 3 keamanan para pengemudi selama ini selalu terancam dan menjadi sasaran para preman dan juga penodongan dan pencurian barang muatan dan juga ban serep ketika melalui titik-titik jalan rawan terutama di daerah sumatera dan titik kemacetan tol juga penjarahan ketika mengalami kecelakaan.

5.BBM jenis solar untuk wilayah Sumatera yang selama ini masih belum terdistribusi dengan baik. Hal tersebut dirasakan oleh para pengemudi angkutan barang yang mendistribusikan barang di wilayah Sumatera masih kesulitan mendapatkan BBM jenis solar dan harga khusus atau subsidi bagi kendaraan muatan barang, petani dan nelayan yang masih sangat memberatkan.

6. TARIF TOL kenapa pengemudi menuntut untuk tarif tol mendapat perhatian dan pertimbangan dan subsidi karena jika dengan adanya tol sebagai wujud solusi kemacetan dan percepatan pendistribusian barang nyatanya hal tersebut bukanlah solusi bagi para pengemudi angkutan karena tarif tol yang di rasa masih sangat mahal oleh kendaraan golongan 2,3,4 dan 5 dengan pertimbangan kami para pengemudi angkutan barang adalah penyedia jasa yang paling produktif dan paling vital guna menunjang perekonomian negara di banding kendaraan jenis golongan 1. 

7. Pendistribusian BBM untuk diluar wilayah Jawa dan Bali yang masih belum terdistribusi dengan baik dan masih tergolong langka hal tersebut berpengaruh pada harga eceran bagi para pengemudi angkutan barang yang ada di pelosok pelosok negeri yang jauh dari terminal pengisian BBM.

Itulah beberapa materi tuntutan yang diajukan oleh pada pengemudi angkutan barang Indonesia.

Dalam konsep materi tersebut para pengemudi angkutan barang tidak bermaksud untuk menentang kebijakan pemerintah ataupun melawan UU khususnya regulasi angkutan barang namun sebagai aksi untuk mendesak pihak pemerintah untuk memperhatikan dan melibatkan perwakilan para pengemudi angkutan barang untuk berdialog dan berdiskusi mengenai peraturan yang akan berlaku dan ditetapkan bukan hanya instansi yang terkait saja bukan hanya pengusaha besar saja namun juga para pengemudi yang secara nyata merasakan ketidak adilan dan kesetaraan di lapangan.


Penulis: Ari Kurniawan Zakaria responden Jateng.
Pendiri dan Penanggung jawab redaksi Arifin s.zakaria Infojatim.com.

Kapolres Gresik Sidak Langsung Dan Pemantauan Harga Bahan Pokok Di Pasar Baru Gresik

GRESIK gresiknews1.com - Motto Berani Mengungkap Membantu Yang Belum Terungkap.
Memastikan bahwa stok bahan sembako untuk Kabupaten Gresik masih aman hingga beberapa bulan ke depan di tengah maraknya wabah Covid-19, Kapolres Gresik melakukan sidak dan pemantauan harga bahan pokok di Pasar Baru Gresik jalan Gubernur Suryo Kota Gresik, Senin (23/3/2020) .

Sidak dipimpin langsung Kapolres Gresik AKBP Kusworo Wibowo, S.H., S.I.K., M.H., bersama Dandim 0817  Gresik Letkol Inf. Budi Handoko, S.Sos., Kadiskoperindag Gresik Ir. Agus Budiono, Kapolsek Gresik Kota, Danramil Gresik Kota, Camat Gresik, Kepala Puskesmas Gresik, Kasat Lantas, Kasat Reskrim dan Kasat Binmas Polres Gresik serta Tim Reaksi Cepat Dinkes Gresik.

Kapolres Gresik AKBP Kusworo Wibowo, S.H., S.I.K., M.H., mengatakan sidak pasar ini dilakukan untuk mengecek keberadaan bahan sembako. Sekaligus sebagai langkah menangkal adanya Panic Buying. Karena sejak maraknya isu virus Corona, masyarakat resah bahan sembako menjadi langka. 

"Dari hasil sidak tidak ditemukan kenaikan harga sembako yang signifikan. Memang ada kenaikan harga tapi hanya beberapa dan masih dalam toleransi normal. Kenaikan harga tersebut juga bukan karena Panic Buying akibat merebaknya virus Corona, namun stock kebutuhan masih aman untuk beberapa bulan kedepan" jelas AKBP Kusworo. 

Meski demikian, Kapolres mengatakan bahwa Polres Gresik tetap akan memantau stok serta harga sembako. Karena Polres Gresik selama ini telah memiliki Tim Satgas Pangan, yang akan terus memantau dan mengontrol stok dan harga sembako di seluruh pasar tradisional. 

Terkait penanganan dan pencegahan wabah COVID - 19, Kapolres Gresik juga menghimbau bahwa Kapolri telah mengeluarkan maklumat yang diterbitkan tertanggal 21 Maret 2020. Maklumat Kapolri  berisi larangan pembelian kebutuhan pokok secara berlebihan atau menimbun barang-barang yang dibutuhkan masyarakat. 

"Kami imbau penjual dan masyarakat tidak membeli sembako dengan jumlah yang banyak, supaya pasokan sembako bisa merata, apabila ditemukan ada upaya penimbunan, maka akan kami proses sesuai ketentuan hukum yang berlaku," kata Alumni Akademi Kepolisian (Akpol) 2000 itu. 

Kapolres Gresik juga meminta masyarakat untuk berperan aktif dalam rangka penanganan dan pencegahan wabah COVID - 19 dengan pola hidup sehat seperti : cuci tangan sesering mungkin, tidak menyentuh tangan dan hidung, tutupi mulut saat batuk, bersihkan barang dirumah, diam dirumah kalau sakit, hindari kontak dengan orang sakit, lakukan sosial Distancing dan hindari kerumunan orang, pungkasnya. 


Partner Mitra Arifin s.zakaria Infojatim.com

PENGEMUDI ANGKUTAN BARANG INDONESIA MENUNTUT KEADILAN

Surakarta, Jateng, gresiknews1.com - Motto Berani Mengungkap Membantu Yang Belum Terungkap.
Para pengemudi angkutan barang Indonesia melakukan pertemuan yang bertempat di Surakarta dari berbagai komunitas guna membahas dan berdiskusi mengenai berbagai keluhan dan harapan dari para pengemudi angkutan barang Indonesia yang di pelopori oleh Agus yuda seorang pengemudi asal Mojokerto Jawa timur yang pada tahun 2018 berjalan kaki dari Mojokerto Jawa timur untuk menemui presiden Joko Widodo di istana negara.

Dalam pertemuan oleh perwakilan para pengemudi angkutan barang Indonesia yang di dilaksanakan di Surakarta pada hari tersebut dengan agenda membahas tentang berbagai keluhan para pengemudi angkutan barang Indonesia.

Hal tersebut dilakukan adalah untuk menindaklanjuti atas berita yang akhir akhir ini menjadi pembahasan di lingkup Kemenhub dan para pengemudi angkutan barang Indonesia dan juga pengusaha transportasi angkutan barang mengenai sosialisasi pemberlakuan ODOL ( over load over dimensi ) yang akan di berlakukan tahun 2023 

Atas perihal tersebut maka respon yang terjadi di masyarakat khususnya para pengemudi angkutan barang Indonesia tentu menuai pro dan kontra, hampir mayoritas dari pengemudi angkutan barang Indonesia dan juga pengusaha transportasi angkutan barang khususnya pengusaha menengah ke bawah merasa keberatan jika regulasi yang di tetapkan pemerintah tidak di sertai pertimbangan mengenai rumus ataupun penetapan ongkos angkut barang yang sesuai dengan memperhatikan kesejahteraan dan keberlangsungan nasib para pelaku usaha transportasi dan para pengemudi angkutan barang dan juga masyarakat apabila regulasi ODOL ditetapkan oleh pemerintah, Pungkasnya. '

Secara otomatis semua harga barang akan menjadi naik bahkan bisa tergolong mahal mengingat dari daya beli masyarakat kita yang masih cenderung lemah. 

Hal tersebut bisa kita lihat secara kasat mata yaitu pada upaya subsidi pemerintah terhadap masyarakat kita, contohnya pada subsidi BBM,pupuk bagi petani, pendidikan, dan kesehatan yang mana semua itu adalah cermin yang sangat nyata bahwa masyarakat bangsa kita masih bergantung pada subsidi tersebut karena tidak bisa di pungkiri bahwa secara perekonomian kita terbukti masih lemah bukan karena negara memiliki devisa yang sangat besar dan perekonomian yang kuat seperti negara tetangga yang mampu mensubsidi berbagai sektor kehidupan masyarakatnya berdasarkan kekuatan dan kestabilan ekonomi negara dan masyarakat dengan penghasilan yang layak. 

Dari berbagai pertimbangan dalam pembahasan pada pertemuan para pengemudi angkutan barang Indonesia Agus Yuda mengungkapkan pemerintah selama ini hanya berpedoman dengan undang-undang ketika merevisi ataupun menetapkan peraturan pemerintah tidak pernah mencoba melibatkan para pengemudi angkutan barang untuk duduk bersama guna mendengar dan memperhatikan keluhan para pengemudi yang lebih tau dan memahami kondisi di lapangan mulai dari ketentuan mekanisme mulai dari ongkos angkut, ketentuan berat dan banyaknya barang yang harus di angkut sesuai dengan aturan produsen barang, distributor, dan pemilik ekspedisi juga pemilik armada. 

Bahkan tentang penanganan petugas di lapangan apabila terjadi pelanggaran peraturan yang berlaku justru pengemudi angkutan baranglah yang selalu menjadi korban yang paling di salahkan oleh petugas. 

Sementara pengemudi hanyalah pekerja yang melaksanakan tugasnya mengangkut barang sesuai dengan aturan dari perusahaan transportasi ataupun ketentuan muatan dari produsen dan penyedia barang juga pengguna jasa angkut.

Hal tersebut seharusnya bisa menjadi bahan pertimbangan pemerintah dalam merencanakan, dan menentukan keputusan peraturan yang akan di tetapkan. Karena hal itulah para pengemudi angkutan barang merasa selama ini kita ini ada namun di anggap tidak pernah ada. Padahal pengemudi adalah profesi yang sangat penting untuk keberlangsungan dan ujung tombak perekonomian negara pada sektor transportasi yang mendistribusikan hampir semua barang kebutuhan masyarakat. 

Sebuah profesi yang lebih banyak di butuhkan oleh masyarakat di bandingkan dengan transportasi lain karena mendukung hampir di setiap sektor industri dan perdagangan tentunya juga kebutuhan masyarakat. 

Seharusnya profesi pengemudi juga mulia dan patut mendapat apresiasi yang setara dengan pilot, nahkoda,masinis dokter,guru dan profesi lain yang mendapat perhatian dari pemerintah mulai dari jaminan keamanan kesejahteraan dan kenyamanan dalam menjalankan tugasnya dan tanggung jawabnya sebagai pekerja dan juga tulang punggung keluarga. 

Dalam pertemuan para pengemudi angkutan barang Indonesia juga meng agendakan aksi damai dan membangun simpati masyarakat dengan mogok pendistribusian barang pada tanggal 23 Maret 2020 hingga tanggal 25 Maret 2020 sebagai langkah untuk mendapatkan perhatian pemerintah agar para pengemudi di berikan ruang untuk mengungkapkan pendapat dalam setiap rencana pemerintah untuk membuat peraturan dan UU yang berkaitan tentang regulasi angkutan barang. 

Para pengemudi angkutan barang Indonesia sebenarnya tidak menentang peraturan pemerintah mengenai pemberlakuan ODOL namun mengharapkan pemerintah mempertimbangkan dan memperhatikan keluhan dan permohonan untuk bisa mendapatkan dispensasi dari setiap peraturan yang di tetapkan agar tidak selalu memberatkan pengemudi dan selalu pengemudi yang menjadi sosok yang selalu di salahkan ketika terjadi kecelakaan, kerusakan jalan dan biang kemacetan, Pungkasnya, '. Sampai berita ini diturunkan, Kamis (19/3/2020). 


Penulis Ari Kurniawan zakaria. 
Pendiri dan Penanggung jawab redaksi Arifin s.zakaria.

Kapolres Rembang Antisipasi Penyebaran Virus Corona Peduli Kesehatan Dan Lingkungan

Rembang, Jateng, gresiknews1.com - Motto Berani Mengungkap Membantu Yang Belum Terungkap.
Kapolres Rembang AKBP A.Primanto memimpin Apel Pagi & Pengarahan kepada anggota agar selalu menjaga kebersihan lingkungan & kesehatan, Selasa 17/3/2020) . 

Dalam apel pagi yang dilaksanakan sekaligus memberikan himbauan terkait dengan antisipasi virus COVID - 19.kepada anggota dan ibu - ibu Bhayangkari , ' Pungkasnya,

AKBP Dolly A.Primanto Kapolres Rembang Jateng melaksanakan dan memimpin langsung pembagian masker dan sarung tangan kepada anggota Polres Rembang dan ibu ibu Bhayangkari .

Dalam menjaga kebersihan dan kesehatan Kapolres Rembang mengajak dan memberikan contoh cara bersalaman tanpa harus bersentuhan, mari cegah covid - 19 dengan menjaga kebersihan, lingkungan kesehatan, dan dilanjutkan dengan penyemprotan disinfektan di lingkungan Polres Rembang dan diikuti oleh anggotanya. Sampai berita ini diturunkan, Rabo ( 18/3/2020) 


Penulis Arifin s.zakaria Infojatim.com ( Pendiri dan Penanggung jawab redaksi)

Kapolsek Cerme Bersama Dinas Kesehatan Lakukan Pemeriksaan Badan Antisipasi Corona Pada Siswa dan Guru SMPN 24 Dungus Cerme Usai Study Tour Di Bali

GRESIK gresiknews1.com - Motto Berani Mengungkap Membantu Yang Belum Terungkap.
Kepala Kepolisian Sektor Cerme Polres Gresik AKP Moh Nur Amin bersama dinas kesehatan Kecamatan Cerme Kabupaten Gresik pada hari , Selasa (17/3) melakukan pemeriksaan antisipasi penularan virus corona kepada ratusan siswa siswi dan guru SMPN 24 Dungus, Cerme yang pulang dari study tour ke Bali. 

"Sebanyak 205 dan 11 guru pendamping SMPN 24 Dungus diperiksa sepulang dari giat study tour di Bali," kata Kapolsek Cerme, AKP Moh. Nur Amin yang turut mendampingi petugas pemeriksa.
                     


Dalam pemeriksaan itu melibatkan sejumlah petugas dari Puskesmas Cerme. Pemeriksaan dilakukan di lapangan depan sekolah. 

Nur Amin menyatakan, berdasarkan hasil pemeriksaan yang dilakukan tim Puskesmas Cerme diketahui bahwa belum ada siswa maupun guru yang terjangkit corona. 

"Sebanyak 205 orang dan 11 guru pendamping nihil dari penularan covid-19," tegas Nur Amin.


Partner Mitra Arifin s.zakaria Infojatim.com ( Pendiri dan Penanggung jawab redaksi)

Antisipasi Penyebaran Virus Corona, Satlantas Polres Gresik Terapkan Tes Suhu Tubuh dan Cuci Tangan Pada Pemohon SIM

GRESIK gresiknews1.com -. Motto Berani Mengungkap Membantu Yang Belum Terungkap.
Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Gresik melaksanakan Protokol Kesehatan dalam rangka mengantisipasi penyebaran COVID-19 pada ruang pelayanan publik. Pelayanan permohonan dan perpanjangan SIM dan Samsat di Gresik tetap buka. Namun ada syarat bagi pemohon saat mengurus SIM dan STNK. 

Kasat Lantas Polres Gresik AKP Erika Putra Purwana mengatakan pelayanan permohonan dan perpanjangan SIM maupun pengurusan STNK di Gresik tetap dibuka. Masyarakat dan petugas juga dilakukan pengecekan suhu tubuh.

"Sesuai dengan arahan pimpinan, petugas pelayanan publik agar senantiasa menerapkan protap (prosedur tetap) Protokol Kesehatan di ruang pelayanan publik bagi pelayanan permohonan dan perpanjangan SIM dan STNK," ujar Kasat Lantas Polres Gresik, Selasa (17/3/2020). 

Dalam hal ini, kata dia, pihaknya menyediakan kelengkapan sarana dan prasarana antisipasi COVID-19 seperti hand sanitize dan alat pengukur suhu. Selain itu, kata dia, juga memberikan tutorial mencuci tangan dengan menggunakan "hand sanitizer" kepada masyarakat. "Pemeriksaan kesehatan dilaksanakan mulai dari pintu masuk dengan menggunakan alat pengukur suhu tubuh pada jarak tertentu di dahi masyarakat. 

Apabila didapati masyarakat yang memiliki suhu tubuh di atas 38 derajat Celcius, maka petugas akan mengarahkan langsung ke dokter terdekat dan kembali pulang ke rumahnya," kata dia menjelaskan. 

Kasat Lantas mengatakan petugas yang melaksanakan pengecekan suhu tubuh dilengkapi dengan masker serta menghindari kontak tubuh dengan masyarakat. Menurut dia, petugas pelayanan di setiap loket juga wajib menggunakan sarung tangan plastik.

"Kami juga memberikan imbauan terkait dengan antisipasi virus COVID-19 kepada masyarakat agar senantiasa menjaga kesehatan dan kebersihan di rumah maupun pelayanan publik. Kami juga menyiapkan selebaran terkait dengan pencegahan virus COVID-19 kepada masyarakat," pungkasnya. 


Partner Mitra Arifin s.zakaria Infojatim.com ( Pendiri dan Penanggung jawab redaksi)

Apel Pagi, Dilanjutkan Dengan Pemeriksaan Dan Penyemprotan Disinfektan Antisipasi virus Corona

GRESIK gresiknews1.com - Motto Berani Mengungkap Membantu Yang Belum Terungkap.
Apel pagi yang dilaksanakan kali ini lain dari pada apel pagi yang dilaksanakan setiap hari Senin. Hari Senin 16 Maret 2020 Apel pagi yang dilanjutkan dengan pemeriksaan dan penyemprotan disinfektan untuk pencegahan penyebaran virus corona yang bertempat di Halaman Kantor Pemerintah Kabupaten Gresik jl.dr Wahidin Sudirohusodo 245 Kec.Kebomas Kab.Gresik yang diikuti oleh seluruh ASN Pemerintah Kabupaten Gresik dengan penanggung jawab Dr.Ir.H.Sambari Halim Radianto ST.MSi ( Bupati Gresik) .

Apel yang diikuti oleh .Dr.Ir.H.Sambari Halim Radianto, ST.,M.S.i (Bupati Gresik) , .Dr.H.Moh.Qosim, M.S.i (Wakil Bupati Gresik) , .dr.Asluchul Alif, M.Kes (Wakil Ketua DPRD Gresik) , .Kompol Dhyno Indra Setijadi, S.I.K.,M.S.i (Wakapolres Gresik) , Drs.Nadlif, M.S.i (Plh Sekda Kab.Gresik), .Fransiskus Arkadeus Ruwe, SH.,MH (Kepala Pengadilan Negeri Gresik), Ka OPD Kab.Gresik, dan Seluruh ASN di Lingkungan Pemkab Gresik. 


Dalam Apel kali ini apa yang disampaikan oleh .Dr.Ir.H.Sambari Halim Radianto, ST.,M.S.i (Bupati Gresik) bahwa memperhatikan kewaspadaan terhadap penyebaran virus corona (covid-19) yang sudah cukup meresahkan masyarakat Indonesia Pemkab Gresik akan melakukan pemeriksaan suhu badan serta penyemprotan disinfektan ke kantor atau OPD di Kabupaten Gresik

Dan selain itu terkait kegiatan kunjungan kerja baik eksekutif maupun legislatif menjadi pertimbangan terlebih dahulu 

Karena hari ini Gubernur Jatim telah mengeluarkan surat edaran untuk sekolah sekolah agar selama 14 ke depan untuk diliburkan sementara namun tetap di awasi dan dipantau oleh gurunya untuk itu guru juga tidak boleh mematikan HP sebagai komunikasi yang sangat penting disaat siswa siswi belajar di rumah untuk sementara waktu. 

Juga tak lepas apa yang disampaikan oleh.Dr.H.Moh.Qosi., M.S.i (Wakil Bupati Gresik) bahwa mengingat wabah virus Corona hendaknya kita selalu berdoa dan selalu memohon perlindungan kepada Allah SWT agar dijauhkan dari wabah,bala dan bencana, Pungkasnya, '. 

Dengan sholat lima waktu dan membaca shalawat yang kita ucapkan akan sampai kepada beliau Baginda RosulAllah SAW betapa beliau sangat mencintai kita sebagai umatnya 

Diantara .salah satu contohnya adalah ketika masa masa di akhir hayatnya yang beliau pikirkan bukan keluarganya namun adalah umatnya 

Kemudian terakhir dengan Pembacaan Do'a senantiasa kita panjatkan agar terhindar dari virus Corona dan dilanjutkan pemeriksaan suhu tubuh Forkopimda dan ASN Pemkab Gresik oleh Tim Reaksi Cepat (TRC) Dinas Kesehatan Kab.Gresik Kemudian Anjuran cuci tangan dengan sanitizer

Bahwa Kegiatan Pemeriksaan suhu tubuh oleh Forkopimda Kab.Gresik bersama seluruh ASN Pemerintah Kab.Gresik untuk mengantisipasi dan mencegah penyebaran Virus Corona (Covid - 19) dilingkungan Kabupaten Gresik khususnya. 


Penulis Arifin s.zakaria Infojatim.com ( Pendiri dan Penanggung jawab redaksi)

Pemakaman Jenazah Warga Desa Tebalo Kec Manyar Kab Gresik

  Gresik,   gresiknews1.com     - Motto Berani Mengungkap Membantu Yang Belum Terungkap.  Pemakaman jenazah Almh Dewi Jusniawati ( 44 tahun ...