Kedepankan Kerja Gotong Royong Untuk Kemanusiaan, Dan Terus Kembangkan Semangat Kerjasama

Surabaya, gresiknews1.com - Motto Berani Mengungkap Membantu Yang Belum Terungkap. 

DPP PDI Perjuangan menanggapi serius protes Walikota Surabaya Tri Rismaharini, yang sekaligus menjadi Ketua DPP PDI Perjuangan bidang Kebudayaan. "Rakyat tahu bagaimana Bu Risma selalu bekerja keras untuk warganya tanpa mengenal lelah. Beliau juga sosok kreatif dan menjadikan Surabaya bersih dan begitu indah. Juga harus dipahami bahwa Kota Surabaya itu tempat dimana berlokasi beberapa rumah sakit rujukan penanganan Covid-19. Sabtu ( 30/5/2020) . 


Surabaya berpenduduk terbanyak di Jawa Timur. Sangatlah disayangkan jika bantuan dua mobil laboratorium dari BNPB untuk Kota Surabaya dipindahkan tanpa memertimbangkan skala prioritas dan aspek strategis di dalam pencegahan Covid-19 di Kota Pahlawan tersebut, " Pungkasnya, ".


PDI Perjuangan berharap agar Gubernur dan Gugus Tugas Covid-19 Jawa Timur dapat lebih bijak dan mampu melihat skala prioritas atas setiap kebijakannya dengan memerhatikan kepentingan rakyat, tanpa perlu menghadirkan rivalitas politik yang tidak perlu, dan harus menghindari ego kepemimpinan. "Ujarnya, ". 


Seluruh kepala daerah yang berasal dari PDI Perjuangan wajib ke depankan kepentingan rakyat, tanpa membeda-bedakan pilihan politik warganya, dan juga tidak boleh ada diskriminasi atas SARA. Semua harus kedepankan kerja gotong royong untuk kemanusiaan. Kini saatnya terus kembangkan semangat kerjasama" 


PDI Perjuangan akan terus mengambil langkah inisiatif, dengan gerakan gotong royong, dimana struktur Partai, kepala daerah dan wakil kepala daerah, dan Pimpinan DPRD yang dari PDI Perjuangan wajib membantu rakyat melalui kebijakan relokasi anggaran, bantuan jamu dan obat-obatan, alat pelindung diri, disinfektans, dan juga mendorong gerakan menanaman tanaman yang bisa di makan. 


Dalam situasi yang tidak mudah seperti ini, musyawarah, gotong royong, kemanusiaan, serta keberpihakan bagi rakyat harus di kedepankan. 



Partner Mitra Arifin S,, Zakaria infojatim.com ( Pendiri Dan Penangung Jawab Redaksi)

Terkait Covid-19, Enam Anggota DPRD Gresik Kompak Datangi Sekapuk. Ada Apa?

 

GRESIK, gresiknews1.com - Motto Berani Mengungkap Membantu Yang Belum Terungkap.

Setelah didatangi Inspektorat Pemkab Gresik dan Kasi Intel Kejari Gresik, kini enam anggota DPRD Kabupaten Gresik kompak mendatangi Desa Sekapuk Ujungpangkah Gresik, Kamis (28/5/2020).


Ada apa dengan Desa Sekapuk? Kepala Desa (Kades) Sekapuk Ujungpangkah Abdul Halim mengatakan, kedatangan enam anggota DPRD Gresik ini dalam rangka kunjungan kerja terkait pengawasan penanganan Covid-19. 


Mendapati kunjungan tersebut, tanpa tedeng aling-aling, Abdul Halim secara blak-blakan menyampaikan, hingga pemberlakuan PSBB (Pembatasan Sosial Berskala Besar) Jilid III di Kabupaten Gresik, tak satu pun warganya tersentuh bansos (bantuan sosial) dampak Covid-19 berupa JPS (Jaring Pengaman Sosial) Pemkab Gresik yang dianggarkan sebesar Rp 210 miliar itu.


"Padahal, sebelum penerapan PSBB Jilid I, kami telah mengajukan 1.114 calon KPM (Keluarga Penerima Manfaat) JPS berupa BLT (Bantuan Langsung Tunai) sebesar Rp 600 ribu per bulan selama tiga bulan, terhitung mulai bulan April - Juni 2020. Namun kenyataannya, hingga saat ini belum cair, bahkan tidak ada kejelasan dan terkesan diabaikan," beber Kades di hadapan para wakil rakyat yang terhormat itu. 


Selain menyampaikan pengajuan JPS yang belum kunjung cair, Kades Sekapuk juga berharap jangan semua RS (rumah sakit) dijadikan rujukan COVID-19, agar warga tidak khawatir terpapar virus jika mau kontrol Kesehatan, baik untuk diri sendiri maupun keluarganya, terlebih untuk lansia, balita, dan juga yang ada riwayat penyakit kronis. 


"Kami sekedar menyampaikan apa adanya, dan selanjutnya silakan di carikan jalan keluarnya, agar keadilan sosial bagi seluruh rakyat ini bisa tercipta di kota kami tercinta," tegas Abdul Halim.


Menanggapi berbagai hal yang disampaikan Kades Sekapuk, Ketua Rombongan Kunker DPRD Gresik terkait pengawasan penanganan Covid-19, H Faqih Usman berjanji akan turut serta mengawal JPS untuk warga Sekapuk guna menanggulangi dampak sosial akibat pandemi Covid-19 ini.


"Selama masa pandemi ini, seluruh anggota DPRD Gresik terus bekerja dan bergerak melakukan pengawasan terkait penanganan Covid-19. Kami membuka pengaduan masyarakat agar segala bentuk bansos guna menanggulangi dampak pandemi Covid-19 tersalurkan dengan baik dan tepat sasaran," jelas anggota Komisi II (Perekonomian dan Keuangan) DPRD Gresik ini. 


Selanjutnya untuk BLT ( bantuan langsung tunai) JPS segera dapat untuk tersalurkan dan tepat sasaran, dan dapat langsung diterima oleh warga Sekapuk yang terdampak Covid 19 agar dapat meringankan perekonomian warga desa Sekapuk ujung pangkah Gresik, " Ucapnya, " Sampai berita ini diturunkan, Sabtu ( 30/5/2020). 



Penulis: Ddk Pendiri dan penanggung jawab redaksi infojatim.com Arifin S, Zakaria

AKBP Arief Fitrianto Resmi Menjabat Kapolres Gresik Menggantikan AKBP Kusworo Wibowo

Gresik, gresiknews1.com - Motto Berani Mengungkap Membantu Yang Belum Terungkap. AKBP Arief Fitrianto, S.H., S.I.K., M.M. resmi menjabat Kapolres Gresik Polda Jawa Timur menggantikan AKBP Kusworo Wibowo, Serah terima secara resmi digelar di Mapolda Jatim dipimpin Kapolda Jatim Irjen Pol Muhammad Fadil Imran, Jum'at (29/5/20). 


Sebelum menjabat Kapolres Gresik AKBP Arief Fitrianto, S.H., S.I.K., M.M. menjabat sebagai Kapolres Ponorogo Polda Jatim. Sedangkan AKBP Kusworo Wibowo mendapatkan jabatan promosi di Ro SSDM Mabes Polri. 


Selama hampir sembilan bulan menjabat sebagai Kapolres Gresik AKBP Kusworo Wibowo meraih banyak prestasi diantaranya mempertahankan predikat WBK (Wilayah Bebas Korupsi) dan WBBM (Wilayah Birokrasi Bersih Melayani) serta penanganan sejumlah kasus tentang anak dan perempuan hingga kasus atensi lainnya.


"Apa yang saya dapat di Polres Gresik merupakan hasil pencapaian kerja keras seluruh anggota serta stake holder terkait yang bersinergi dengan baik" ungkap AKBP Kusworo.


AKPB Kusworo Wibowo juga menyampaikan permintaan maaf selama menjabat di Polres Gresik terdapat kesalahan dalam berdinas. Dirinya juga berharap dibawah pimpinan Kapolres Gresik yang baru, kedepan Polres Gresik dapat lebih maju. 


Sementara itu, Kapolres Gresik AKBP Arief Fitrianto, S.H., S.I.K., M.M. menyampaikan sebagai pejabat baru akan melanjutkan program yang sudah dicanangkan oleh Kapolres sebelumnya. 


"Saya akan melanjutkan apa yang sudah dilakukan Kapolres sebelumnya, karena yang sudah ada saat ini sudah sangat baik dan saya akan berusaha semaksimal mungkin dalam mempertahankan dan menciptakan Gresik yang kondusif. 


Untuk itu, lanjut AKBP Arief minta dukunganya kepada semua pihak baik jajaran forkopimda, para kiai, ulama, dan semua elemen masyarakat di Gresik, " Mari jaga Gresik yang kondusif dan menciptakan gotong royong serta memanfaatkan kampung tangguh yang sudah dicanangkan oleh bapak Kapolda Jatim Irjen Pol Muhammad Fadil Imran," kata alumni Akpol 2001 pada kegiatan lapsat di aula Mapolres Gresik (29/5) sore.


Acara pelepasan AKBP Kusworo Wibowo dilaksanakan secara sederhana tanpa upacara pelepasan. Dengan tetap melakukan protokoler kesehatan dengan menerapkan physical distancing. Hanya didampingi Kapolres Gresik AKBP Arief Fitrianto diantar hingga keluar dari Mapolres Gresik Jalan Basuki Rahmad Gresik (29/5) sore. 



Partner Mitra Arifin S, Zakaria infojatim.com ( Pendiri Dan Penangung Jawab Redaksi)

Dua Anak Perempuan Meninggal Dunia Terseret Arus Banjir Luapan Kali Lamong

Gresik, gresiknews1.com - Motto Berani Mengungkap Membantu Yang Belum Terungkap. 

Telah terjadi 2 ( dua) anak meninggal dunia tenggelam terseret arus banjir di dusun sekarputih desa sekarputih kecamatan balongpanggang kabupaten Gresik. Kejadian adanya korban meninggal dunia karena terseret arus banjir akibat luapan kali Lamong pada hari Rabo ( 27/5/2020) pukul 14.50 wib di Dusun Sekarputih Desa Sekarputih Kec Balongpanggang. 


Adapun kejadian berawal dari Ada 10 anak yang sedang bermain air, sudah diperingatkan oleh warga dan sudah ditegur oleh warga setempat namun 2 anak tidak menghiraukan, akhirnya 2 anak tersebut meninggal dunia di karenakan terseret arus luapan air kali Lamong yang menyebabkan 2 anak meninggal dunia terseret kerasnya arus luapan kali lamong, menurut saksi mata. 


Adapun korban atas nama bunga dan Zakiyah telah terseret arus aliran air sunga kali Lamong yang sangat deras. Lalu warga bersama sama mencari 2 orang korban tersebut dan di temukan dengan keadaan sudah tidak bernyawa lagi. 


Kemudian untuk 2 korban yang meninggal dunia tersebut dengan biodata sbb ; 

 Nama : Zakiyah Dwi Pratiwi 

 Tempat.tgl.lahir : Gresik 9 Juni 2011 RT 07 RW 02 Dusun sekarputih desa sekarputih kecamatan Balongpanggang 

 Nama : Dwi citra evaris Tempat.gl lahir : Gresik 11 mei 2010 RT 06 RW 02 Dusun sekarputih desa sekarputih kecamatan balongpanggang


Dari Muspika Kecamatan Balongpanggang sendiri segera mendatangi ke lokasi kejadian dan bersama kepala UPT Puskesmas dapat melakukan visum pada korban juga ikut prihatin atas kejadian tersebut.," Pungkasnya, ". 


Atas kejadian tersebut yang menyebabkan 2 anak meninggal dunia akibat terseret kali lamong segera dari pihak Muspika kecamatan Balongpanggang untuk melaporkan kejadian tersebut kepada Bapak Bupati Gresik pada prioritas pertama, " Ujarnya, " 


Atas kejadian tersebut kita sebagai orang tua harus bisa lebih waspada dan hati hati untuk mengawasi putra putri kita apalagi di saat situasi kondisi seperti ini di mana wabah Covid - 19 ini belum berakhir, dan PSBB yang membuat resah masyarakat.



Penulis Dimas AZ Pendiri Dan Penangung Jawab redaksi infojatim.com ; Arifin S, Zakaria

Mengenang Sejarah Lamongan, Hari Ini Lamongan Sudah Usia Yang Ke 451 Tahun

LAMONGAN, gresiknews1.com - Motto Berani Mengungkap Membantu Yang Belum Terungkap. 

Siapa yang tidak kenal dengan Lamongan,dengan aneka sejarah,wisata,kuliner,dan adat istiadatnya, Jangan lupa dengan sejarah,pesan itu pernah disampaikan oleh Presiden RI pertama Ir.Soekarno dalam kalimatnya yang sederhana yaitu JASMERAH artinya jangan sekali kali meninggalkan sejarah,kalimat ini singkat tapi mengandung makna yang luar biasa,dan patut untuk kita renungkan bersama dalam rangka meningkatkan wawasan berpikir demi terwujudnya masyarakat yang adil makmur dan sentosa,dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.


Perlu kita ketahui bersama,bahwa hari ini, Selasa, 26 Mei 2020 adalah Hari Jadi Lamongan (HJL). Yakni, 26 Mei 1569 - 20 Mei 2020. Tidak sedikit dari warganya yang ingat hari jadi Lamongan itu sendiri,apalagi saat ini banyak warga yang sedang galau, diliputi dengan rasa cemas,setres,akibat dari wabah pandemi corona yang tak kunjung selesai ini,walaupun demikian kita berharap semoga semua warga lamongan diberi ketabahan dan kekuatan dalam menghadapi corona ini. Selasa ( 26/5/2020) . 


Hari jadi Lamongan itu bukan identik dengan kemeriahan hiburan di alun-alun dengan kembang apinya seperti dulu,tapi hari ini yang terpenting adalah do'a bersama oleh semua warganya walaupun hanya dari rumah akan keselamatan lamongan itu sendiri.


Usia kabupaten Lamongan hari ini sudah ke 451,bagi generasi milenial juga harus mengetahui sejarah Lamongan itu sendiri,dalam rangka untuk menambah wawasan kebangsaan dan wujud cinta terhadap tanah air tercinta, Meminjam dalam bahasa cangkruk'anya warung kopi anak muda , "masak orang lamongan kok gak ngerti sejarahe Lamongan rek".


HJL ke 451, itu artinya titik mula ditetapkannya, hari lahir Lamongan pada 1569 M. Mengapa pada tahun itu? Nah, pada tahun 1568, pasca kematian Sultan Trenggono, negeri di Jawa timur banyak yang melepaskan diri dari Kasultanan Pajang, termasuk sebagian wilayah Jawa tengah. 


Pada tahun itu pula, Raja Kerajaan Pajang, Sultan Hadiwijaya dan para adipati Jatim dipertemukan di Giri Kedaton oleh Sunan Prapen Dalam kesempatan itu, para adipati tetap sepakat mengakui kedaulatan Pajang di atas negeri-negeri Jatim. Sebagai tanda ikatan politik, Panji Wiryakrama dari Surabaya (pemimpin persekutuan adipati Jatim) dinikahkan dengan putri Hadiwijaya.


Negeri yang dinilai kuat lainnya, Madura juga berhasil ditundukkan Pajang. Pemimpinnya Raden Pratanu alias Panbahan Lemah Duwur juga diambil sebagai menantu Hadiwijaya. Majelis ulama walisongo, di kerajaan Demak memiliki peran penting, bahkan ikut menentukan arah kebijakan politik di Demak, karena merasa berkontribusi mendirikan kerajaan Demak. 


Nah, tetapi sepeninggal Sultan Trenggana, posisi dan peran walisongo juga ikut lemah. Apalagi, Sunan Kudus bahkan dituduh terlibat pembunuhan terhadap Sunan Prawoto raja baru pengganti Trenggana. 


Akan tetapi, meski tidak lagi bersidang secara aktif, sedikit banyak para wali secara individual, masih ikut berperan dalam pengambilan kebijakan politik Pajang. Misalnya, Sunan Prapen, bertindak sebagai pelantik Hadiwijaya sebagai raja. Termasuk yang melantik Ranggahadi, Tumenggung Surajaya sebagai Adipati Lamongan. 


Bahkan, Sunan Prapen juga mediator pertemuan Hadiwijaya dengan para adipati Jatim tahun 1568. Sementara itu, Sunan Kalijaga juga pernah membantu Ki Ageng Pemanahan meminta haknya pada Hadiwijaya atas tanah Mataram sebagai hadiah sayembara membunuh Arya Penangsang.


Rentetan peristiwa itulah yang kemudian berimbas pada muncul ide cemerlang urgens peningkatan status Lamongan, dari Kranggan Lamongan (kampung) menjadi Kadipaten atau kabupetan dengan cakupan wilayah lebih luas. 


Dengan demikian jelas bahwa perkembangan Lamongan sampai akhirnya menjadi wilayah kabupaten Lamongan, berlangsung pada jaman keislaman Kasultanan Pajang. 


Perubahan status dari Kranggan Lamongan, sebutan untuk kampung Kranggan (kampung Ronggo), menjadi lebih luas lagi, kabupaten atau kadipaten Lamongan, ternyata tidak dilakukan oleh Kasultanan Pajang tapi Kanjeng Sunan Giri IV, predikat lain, bergelar Sunan Prapen, yang sekaligus yang menobatkan Surajaya menjadi Adipati Lamongan yang pertama. 


Dalam banyak literatur disebutkan saat itu, di. Kasultanan Pajang sedang ada persoalan. Pasca kematian Sultan Trenggono. Kegaduhan pun timbul dan membuat suasana pemerintahan agak terganggu, Kegaduhan ini sampai membuat jalannya roda pemerintahan di Kasultanan Pajang sedikit goyah. Apalagi, dengan munculnya ancaman dan ulah para pedagang asing dari Eropa, Portugis yang ingin menguasai Nusantara. 


Karena itu, Kanjeng Sunan Giri merasa semakin prihatin sehingga ada semacam kebutuhan untuk meningkatkan status Lamongan, dari status Kranggan menjadi Kadipaten urgen untuk segera diselenggarakan, maka diangkat lah Ranggahadi, Tumenggung Surajaya secara resmi menjadi Adipati Lamongan.


Pelantikan dilakukan bertepatan dengan hari pasamuan agung yang diselenggarakan di Puri Kasunanan Giri di Gresik, yang dihadiri oleh para pembesar yang sudah beragama Islam dan para Sentana Agung. Pelaksanaan Pasamuan Agung tersebut bertepatan dengan peringatan Hari Besar Islam yaitu Idhul Adha tanggal 10 Dzulhijjah. 


Berdasarkan adat yang berlaku pada saat itu, penetapan wisuda Tumenggung Surajaya menjadi Adipati Lamongan yang pertama dilakukan dalam pasamuan agung Garebeg Besar pada tanggal 10 Dzulhijjah Tahun 976 Hijriyah. 


Dalam perkembanganya Lamongan akhirnya menjadi wilayah pusat perdagangan dan ladang dakwa khususnya daerah pantura dengan dipromotori oleh para waliyullah seperti Sunan drajat,Sunan Sendangduwur, dan ratusan wali lainya yang misteri.



Partner Mitra Arifin S,Zakaria infojatim.com ( Pendiri Dan Penangung Jawab Redaksi)

PEDULI BERBAGI KASIH KEPADA YAYASAN PENOLONG ANAK YATIM DAN MISKIN ( PAYM) DARUL ISLAM GRESIK

GRESIK, gresiknews1.com - Motto Berani Mengungkap Membantu Yang Belum Terungkap. 

Gemah takbir berkumandang pertanda kita merayakan hari raya Idhul Fitri 1 Syawal 1441 H, semua umat Islam ikut berbahagia dengan datangnya bulan Fitri ini, karena harus berpisah dengan bulan suci Ramadhan, semoga ibadah kita semua umat islam di bulan Suci Ramaadhan menjadikan bulan - bulan yang penuh berkah dan ampunan. 


Kami dari kelompok " Musik Angklung Kolaborasi " Jalanan Gresik sebagai Pembina dan Penasehat Sdr Arifin S, Zakaria juga sekaligus sebagai Pendiri Dan Penangung Jawab Redaksi infojatim.com, Gresiknews1.com berbagi kebahagiaan di hari yang fitri ini dengan memberikan bantuan 3 Dos Mie dan uang tunai kepada yayasan PAYM DARUL ISLAM Gresik., " Pungkas, " Pendiri dan penanggung jawab redaksi, Minggu ( 24/5/ 2020) . 


Bantuan tersebut langsung diserahkan oleh pendiri dan penanggung jawab redaksi Sdr Arifin S, Zakaria dan di terima oleh Sdr Yusnaini Rahmad ( Bendahara PAYM), sedangkan untuk ketua PAYM ( Penolong Anak Yatim Dan Miskin) Sdr Miftahul Muhifi. 


Lebih lanjut dikatakan oleh Sdr Yusnaini Rahmad dengan panggilan akrab Pak Yani semoga bantuan yang kami terima kita tidak melihat nilai uangnya, rasa kepedulian berbagi kebahagiaan dari kelompok " Musik Angklung Kolaborasi " Jalanan Gresik yang patut kita berikan acungan jempol di saat situasi wabah pandemi penyebaran covid - 19 mereka masih bisa sedikit menyisihkan sebagian rizeki untuk berbagi kebahagiaan terhadap anak anak yatim piatu dan miskin.," Pungkasnya, " 


Dalam penyerahan bantuan secara simbolis dari pendiri dan penanggung jawab redaksi infojatim.com langsung diterima oleh Sdr Yusnaini Rahmad ( Bendahara PAYM) , semoga bantuan tersebut bermanfaat dan berkah juga nantinya segera di bagikan kepada anak-anak dari PAYM, " Ucap Yani, " kepada Pendiri dan penanggung jawab redaksi. 



Penulis ; Arifin S, Zakaria infojatim.com ( Pendiri Dan Penangung Jawab Redaksi)

Kades Melirang Bungah Rela Berkorban Secara Pribadi Untuk Membantu Warganya Yang Terdampak Covid 19

GRESIK, gresiknews1.com - Motto Berani Mengungkap Membantu Yang Belum Terungkap. 

Sebuah mobil Grand Livina tahun 2013 warna putih, kini tidak ada lagi di depan rumah Kepala Desa (Kades) Melirang, Kecamatan Bungah, Kabupaten Gresik, Jawa Timur. Mobil kesayangan sang Kades KH. Muhammad Muaffaq ini telah berubah menjadi ribuan sak beras yang tertumpuk rapi di depan balai desa. 


"Saya prihatin, hingga kini wabah corona belum kunjung sirna. Makanya, saya ikhlas menjual mobil kesayangan untuk saya belikan beras dan saya bagikan ke warga guna meringankan beban mereka," ucap Kaji Affaq, sapaan akrab Kades Melirang Bungah, ketika di konfirmasi oleh tim media infojatim.com, Jumat (22/5/2020) 


Sambil membagikan beras, Kaji Affaq menuturkan, jika mobil pribadi kesayangannya laku terjual Rp 103 juta. Selanjutnya, uang hasil jualan mobil itu dibelikan beras semua untuk dibagikan kepada warganya yang benar-benar terdampak pandemi Covid-19.


"Dari awal corona melanda, saya pribadi bersama keluarga memang ingin sekali membantu warga dengan berbagi sembako. Tetapi karena situasi lagi sulit, saya pun rela menjual mobil untuk beli beras, yang penting warga bahagia," ungkapnya sembari menandaskan, selain bantuan secara pribadi, warga desa juga menerima bantuan dari pemerintah. Baik PKH, BPNT, BST, BLT DD, maupun JPS. 


Terkait bantuan pribadi Kades Melirang ini, Indra Irawan, Kasun Melirang Kulon mengaku bersyukur sekaligus terharu. Bersyukur karena warga dusunnya mendapatkan bantuan beras, namun juga terharu, karena Pak Kades harus merelakan mobil kesayangannya dijual untuk beli beras.


"Uang hasil jualan mobil pribadinya Pak Kades Kaji Affaq ternyata bisa dinikmati oleh 1.500 warga desa, yang masing-masing mendapatkan beras 5 kg. Terima kasih, matur nuwun Pak Kades, mugi berkah lan manfaat dan wabah corona segera sirna," tutur Indra yang turut membantu membagikan beras ke warga desa. 


Dengan keikhlasan Kades Melirang untuk menjual mobil kesayangannya demi membantu warganya yang terdampak Covid 19 bisa merasakan kebahagiaan tersendiri dalam membantu warganya secara pribadi dengan Pembagian beras dari Kades Melirang Kec Bungah Kab Gresik yang nantinya dapat bisa menjadi percontohan bagi Kades Kades yang lain, yang penting rela dan ikhlas dalam membantu untuk kepentingan bersama. 



Penulis ; Ddk Pendiri dan penanggung jawab redaksi infojatim.com: Arifin S, Zakaria

Kedatangan 2 PMI ( Pekerja Migran Indonesia) Asal Kab.Gresik Dari Dili Timor Leste

Gresik, gresiknews1.com - Motto Berani Mengungkap Membantu Yang Belum Terungkap. 

Kedatangan 2 PMI ( Pekerja Migran Indonesia) Asal Kab.Gresik dari Dili Timor Leste yang bertempat di UPT Puskesmas Kebomas Jl.Sunan Giri No 31 Kec.Kebomas Kab.Gresik Pada tanggal kedatangan 15 Mei 2020 dan Menjalani Observasi di Gedung BPSDM Balongsari Surabaya terhitung sejak tanggal 15 Mei s.d 20 Mei 2020 dengan menggunakan Bis milik Pemprov Jatim Nopol L 7597 AP driver A.n Sdr .Samsul Anam, pada hari Rabo ( 20/5/2020). 


Adapun Identitas dari ke 2 orang (PMI) Pekerja Migran Indonesia Asal Kab.Gresik dari Dili Timor Leste sbb : 

 1. MOHAMMAD MAKHRUS (L) Alamat Ds. Baron RT.6 RW.5 Kec.Dukun Kab. Gresik 

 2. RUSDIONO (L) Alamat Ds. Madumulyorejo RT.7 RW.6 Kec.Dukun Kab. Gresik 


Dalam kedatangan 2 PMI ( Pekerja Migran Indonesia) Hadir pula dalam agenda tersebut Drs.Darman, MM (KaKanKesbangpol Kab.Gresik), Dinas Kesehatan Kab.Gresik, Tim Medis UPT Puskesmas Kebomas, Disnaker Kab.Gresik, Dinas Sosial Kab Gresik, Satpol PP Kab Gresik , Dishub Kab Gresik, .BPBD Kab Gresik .


Dua ( 2) PMI (Pekerja Migran Indonesia) asal Kab Gresik dari Dili Timor Leste tiba di UPT Puskesmas Kebomas Jl.Sunan Giri No.31 Kec.Kebomas Kab. Gresik dengan menggunakan Bis milik Pemprov Jatim Nopol L 7597 AP driver A.n Sdr.Samsul Anam. Selanjutnya menjalani serangkaian pemeriksaan ulang oleh Tim Medis UPT Puskesmas Kebomas Gresik, 


Meskipun sebelumnya sudah dilakukan pemeriksaan awal oleh KKP Juanda pada saat kedatangan pesawat dari Dili Timor Leste pada tanggal 15 Mei 2020 dan Menjalani masa Observasi di Gedung BPSDM Balongsari Surabaya terhitung sejak tanggal 15 Mei s.d 20 Mei 2020.berikutnya di tes kesehatan ulang oleh Tim Paramedis UPT Puskesmas Kebomas yang meliputi sbb ; 

 a.) Pemeriksaan suhu tubuh

 b.) Tekanan Darah

 c.) Nadi 

 d.) RR Pernafasan 


Selanjutnya Pemeriksaan terhadap 2 PMI (Pekerja Migran Indonesia) asal Kab.Gresik dari Dili Timor Leste selesai dan menunggu hasil dari serangkaian Test 


Hasil dari test oleh Tim Paramedis UPT Puskesmas Kebomas selesai dengan hasil suhu tubuh rata rata 36,1 dan 36,3 pernafasan (Normal) tidak ada keluhan, " Ujar, " dari Tim Paramedis. 


Dari Tahapan demi Tahapan prosedur yang sudah di jalani oleh 2 PMI (Pekerja Migran Indonesia) Asal Kab.Gresik dari Dili Timor Leste kembali ke tempat asal dijemput dengan menggunakan mobil siaga Desa masing masing. 


Dengan adanya pemeriksaan terhadap ke 2 PMI (Pekerja Migran Indonesia) asal Kab.Gresik dari Dili Timor Leste dengan hasil (Negatif) / (Tidak ada Keluhan) namun tetap harus menjalani isolasi mandiri selama 14 hari dirumah sejak tanggal kedatangan sesuai dengan SOP/Protokol Kesehatan Penanganan penyebaran Corona Virus disease Covid 19 Kab.Gresik, " Pungkasnya, ", 



Penulis Arifin S, Zakaria infojatim.com ( Pendiri Dan Penangung Jawab Redaksi)

Vicon Bupati Gresik Dengan Menteri PDT Dan Gubernur Jatim Dalam Rangka Pembagian BLT DD sebesar 600 ribu Tunai

Gresik, gresiknews1.com - Motto Berani Mengungkap Membantu Yang Belum Terungkap. 

Dalam Agenda Vicon Bupati Gresik dengan Menteri PDT Dr.Halim Iskandar dan Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa dalam rangka pembagian BLT DD sebesar 600 ribu secara simbolis dan bantuan paket sembako kepada 27 orang warga desa Sidomulyo terdampak akibat Covid 19, Rabo ( 20/5/2020). 


Hadir dalam acara tersebut Dr. Ir. H. Sambari Halim Radianto, S.T. M.Si (Bupati Gresik) , Dra. Malahatul Wardah, MM (Kepala Dinas PMD Gresik) , Bpk. Budi Raharjo, SH,.MM (Kadis Kominfo Gresik) , A.M Reza Pahlevi, A.P (Ka Bag Humas dan Protokoler Kab.Gresik), Muspika Sidayu, Muhammad Habib (Kades Sidomulyo) beserta perangkat desa, 2 orang staf Bank Jatim, 27 orang penerima dana bantuan BLT DD. 


Selanjutnya dalam Vicon tersebut apa yang di sampaikan oleh Kepala Dinas PMD Pemprov Jatim. Juga dari Bupati Gresik dan Bupati Jombang ,dan Gubernur Jatim Kofifah Indar Parawangsa .


Kemudian apa yang disampaikan dalam Vicon tersebut oleh Menteri PDT Dr. Halim Iskandar. Untuk agenda dilanjutkan penyaluran dana bantuan langsung tunai (BLT - DD) bulan Mei 2020. 


Bahwa penyerahan/penyaluran bantuan tersebut adalah program pemerintah untuk meringankan beban warga masyarakat karena dampak dari Pandemi Covid 19. Dan diharapkan warga masyarakat dapat memanfaatkan dana tersebut dengan sebaik - baiknya untuk kebutuhan sehari - hari, " Pungkasnya, " 



Penulis Arifin S, Zakaria infojatim.com ( Pendiri Dan Penangung Jawab Redaksi)

Polres Rembang Bersama Tokoh Agama Membagikan Zakat Fitrah.

Rembang, Jateng, gresiknews1.com - Motto Berani Mengungkap Membantu Yang Belum Terungkap .

Kapolres Rembang AKBP Dolly A. Primanto, S.H., S.I.K., M.H bersama Pejabat Utama Polres Rembang dan tokoh agama/perwakilan dari Kantor Kemenag Kabupaten Rembang Mukhlisin, S.Ag dan M. Hafis Fikri, S.Pd membagikan zakat fitrah di Halaman Masjid An-Nuraniyah Komplek Mapolres Rembang, Rabu (20/5/2020).


Saya mewakili anggota Polres Rembang mengucapkan terimakasih, semoga zakat fitrah ini dapat bermanfaat bagi bapak ibu, biarlah zakat fitrah ini menjadi amal ibadah kita pada bulan Ramadhan ini." terang AKBP Dolly A. Primanto, S.H., S.I.K., M.H. 


Hari ini, kami mulai menyalurkan zakat fitrah dari anggota Polres Rembang secara simbolis," ujar AKBP Dolly A. Primanto, S.H., S.I.K., M.H. 


Dijelaskan pula bahwa, Polres Rembang menyalurkan beras zakat fitrah sejumlah 1.900 kilogram yang sudah bentuk kemasan @ 5 kilogram dengan jumlah 380 paket. Zakat fitrah ini disalurkan kepada warga kurang mampu di tengah pandemi virus corona ini. 


Untuk tahun ini ada sekitar 1.900  kilogram lebih beras yang terkumpul dan semuanya siap di distribusikan kepada warga yang kurang mampu di tengah pandemi virus corona yang ada di wilayah Kabupaten Rembang," papar Kapolres Rembang. 


Adapun penerima Zakat fitrah diantaranya warga lingkungan Polres yang kurang mampu, Panti Sosial di Desa Kedungrejo, tukang becak di sepanjang jalan RSUD R. Soetrasno Rembang, tukang ojek pangkalan di pertigaan Rowosetro, Panti Asuhan Darul Fallah, Panti Asuhan Al Maskun, Panti Asuhan Ngisor Waru, Panti Jompo Margo Mukti dan Panti Asuhan Ash Shidiqiyah.semoga dengan zakat fitrah yang di terima dapat menjadikan berkah dan meringankan ekonom pada warga yang terdampar penyebaran virus corona ( Covid - 19 ) . 



Partner mitra Arifin S, Zakaria infojatim.com (Pendiri Dan Penanggung jawab redaksi )

Gresik Bersih Bersinar GMDM IPWL Kab Gresik Dalam Agenda Pembagian Sembako Bagi Warga Terdampak Virus - 19

Gresik, gresiknews1.com - Motto Berani Mengungkap Membantu Yang Belum Terungkap. 

Kegiatan pembagian sembako bagi warga yang terdampak penyebaran virus corona ( Covid - 19) dari kelompok Gresik Bersih Bersinar GMDM IPWL Kab Gresik, dalam pembagian tersebut di tujukan kepada warga yang benar benar membutuhkan dan tepat sasaran, Selasa ( 19/5/2020) .


Gresik damai menggandeng Redaksi infojatim.com dapat membagikan sembako Door To Door dan langsung di terima oleh yang bersangkutan, adapun pembagian sembako tersebut berisi Mie, Beras, Kecap, Kopi. 


Untuk rute pembagian sembako adalah mulai dari Wilayah Driyorejo, Gubernur Suryo Gresik, dan desa Pulau Pancikan terutama pada sasaran yang terkena dampak Covid -19 dan pemberlakuan PSBB ( Pembatasan Sosial Berskala Besar, dan juga anak anak yatim piatu dan Fakir miskin.dalam agenda tersebut sempat terpantau langsung di lapangan oleh pendiri dan penanggung jawab redaksi infojatim.com.


Menurut Penasehat GMDM Kab. Gresik yaitu Leonard Domingo, SH yang dimana Ketua GMDM Kab. Gresik yaitu RH. Haryono tidak bisa hadir di karenakan ada halangan pekerjaan maka penasehat menggandeng dari Gresik Damai agar Kota Gresik atau Kabupaten Gresik Bersih bersinar. semoga bantuan yang sudah diterima tersebut bermanfaat dalam menutupi kebutuhan ekonomi di saat pandemic penyebaran virus corona ( Covid - 19) , dan juga kita bergandengan tangan kepada seluruh masyarakat Kabupaten Gresik, penegak hukum, pejabat daerah kabupaten gresik agar Gresik memperangi Narkoba supaya Gresik Bersih Bersinar. "Pungkasnya, ". 



Penulis Arifin S, Zakaria infojatim.com ( Pendiri Dan Penangung Jawab Redaksi) ,

Pemakaman Pasien PDP Covid - 19 Alamat Kapten Dulasim Gresik

Gresik, gresiknews1.com - Motto Berani Mengungkap Membantu Yang Belum Terungkap. 

Telah di laksanakan pemakaman pasien PDP Covid - 19 dengan nama Sdri Marliah ( 58 Th). Alamat Kapten Dulasim RT 01/RW 05 Gg.1 Nomor.04 Kel. Singosari Kec Kebomas Gresik, yang bertempat di TPU banten veteran 9 Kel Singosari Kec Kebomas Kab Gresik, dalam pemakaman tersebut diikuti sekitar 25 orang dengan prosedur pemakaman Covid - 19, pada hari Selasa ( 19/5/2020) 


Adapun status pasien tersebut sebelumnya Sdri Marliah (58Th) pada tanggal 18 Mei 2020 Pukul 13.00 WIB masuk RS. Ibnu Sina Gresik karena gangguan di paru - parunya dan diabet. " Ujarnya, ".


Selanjutnya pasien tersebut. di hari yang sama hanya selisih jam saja, pada pukul 19.30 WIB, Sdri. Marliah (58Th) dinyatakan meninggal dunia oleh Dr RS. Ibnu Sina Gresik, dan dinyatakan meninggal dengan setatus PDP Covid-19. 


Kemudian jenazah Alm Sdri. Marliah (58 Th) tiba di TPU ( Tempat Pemakaman umum) banten Singosari dan dilaksanakan pemakaman dengan prosedur COVID-19. 


Bahwa dalam kegiatan pemakaman Alm Sdri. Marliah  dinyatakan sebagai Pasien Dalam Pengawasan (PDP) Covid - 19 oleh RS. Ibnu Sina Kab. Gresik. Dan dalam pemakaman tersebut sesuai Standart Covid - 19. 



Penulis Arifin S, Zakaria infojatim.com ( Pendiri Dan Penangung Jawab Redaksi)

Bakti Sosial Polri Peduli Wabah Covid - 19 Di Wilayah Kabupaten Rembang

Rembang, Jateng, gresiknews1.com - Motto Berani Mengungkap Membantu Yang Belum Terungkap.

Polres Rembang Jateng kembali melaksanakan Bakti Sosial Polri Peduli Wabah Covid-19 di wilayah Kabupaten Rembang pada Senin (18/5/2020). 


Pemberian bantuan paket sembako tersebut dipimpin langsung oleh Kapolres Rembang AKBP Dolly A. Primanto, S.H., S.I.K.,M.H kepada para jemaat gereja Katolik Santo Petrus Paulus.Tak hanya para jemaat gereja saja, Kapolres Rembang AKBP Dolly A. Primanto, S.H., S.I.K.,M.H juga menyambangi masyarakat yang bertempat tinggal di sekitar Vihara Karuna Chatta untuk membagikan paket sembako. Kapolres juga memberikan paket bantuan sembako kepada masyarakat di sekitar Klenteng Tjoe Hwie Kiong. 


Adapun paket sembako yang diberikan berupa : beras 5 kg, gula 1 kg, minyak goreng 1 lt, dan mie instans sebanyak 10 bungkus."Kami berikan paket sembako ini untuk para gereja Katolik Santo Petrus Paulus serta masyarakat disekitar Vihara Karuna Chatta dan Klenteng Tjoe Hwie Kiong," ujar AKBP Dolly A. Primanto, S.H., S.I.K.,M.H."Kegiatan akan dilaksanakan serentak hari ini di Polres Rembang dan 14 Polsek jajaran Kabupaten Rembang," katanya. 


Selain kepada jemaat gereja dan masyarakat disekitar vihara dan klenteng, sasaran bakti sosial tersebut juga ditujukan kepada anak yatim piatu, fakir miskin, takmir masjid, pekerja tidak tetap atau dengan kata lain warga kurang mampu yang terdampak langsung oleh corona atau covid-19.


Penyerahan bantuan sosial kata AKBP Dolly A. Primanto, S.H., S.I.K.,M.H., tetap mempedomani physical distancing dan sesuai dengan protokol kesehatan yang dianjurkan oleh pemerintah. "Penyerahan door to door untuk menghindari kerumunan massa," ujar AKBP Dolly A. Primanto, S.H., S.I.K.,M.H. 


Lewat bantuan tersebut, kata AKBP Dolly A. Primanto, S.H., S.I.K.,M.H, pihaknya berharap masyarakat terdampak virus corona dapat terbantu. "Selain itu, bakti sosial tersebut merupakan yang kesekian kalinya kita lakukan," ucapnya. 


"Melalui Bakti Sosial ini, jalinan komunikasi antara umat beragama dengan jajaran kepolisian juga semakin baik dengan harapan dapat menangkal dan mencegah radikalisme dikalangan masyarakat wilayah hukum Polres Rembang," ujar Kapolres. 



Partner Mitra Arifin S, Zakaria infojatim.com ( Pendiri Dan Penangung Jawab Redaksi)

Penyaluran Dana Bantuan Langsung Tunai ( BLT-DD) kepada Masyarakat Desa Metatu Dan Dermo Bersama Muspika Benjeng

Gresik, gresiknews1.com - Motto Berani Mengungkap Membantu Yang Belum Terungkap.

Dalam giat pendampingan penyaluran dana bantuan langsung Tunai ( BLT-DD) sebesar Rp.600.000 kepada masyarakat Desa Metatu dan Desa Dermo oleh Muspika Benjeng dalam rangka meringankan beban hidup masyarakat dalam pemberlakuan Pembatasan Sosial Bersekala Besar (PSBB) Covid-19 di Wil Kab. Gresik yang diikuti sekitar 100 orang dipimpin oleh Sdr Suryo Wibowo, S.Sos, Msi (Camat Benjeng) yang bertempat di wilayah Kec Benjeng Kab Gresik, pada hari Senin ( 18/5/2020) .


Kegiatan yang di mulai Muspika Benjeng memberikan sosialisasi kepada masyarakat sebelum masuk balai Desa harus cuci tangan dan pakai masker sesuai Protokol Kesehatan. Selanjutnya penyaluran dana BLT DD di Desa Metatu di mulai terlebih dahulu 


Selanjutnya Muspika Benjeng melanjutkan penyaluran dana BLT DD, di Desa Dermo. Dari kegiatan penyaluran dana BLT-DD semoga tepat sasaran dan sesuai data yang sudah di tentukan dan benar - benar dana tersebut dapat tersalurkan, " Ucapnya ". 


Bawa kegiatan penyaluran dana BLT DD dan pembagian sembako dalam rangka membantu meringankan beban hidup masyarakat  dalam pemberlakuan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) dalam penanggulangan penyebaran virus corona ( Covid - 19). 



Penulis Arifin S, Zakaria infojatim.com ( Pendiri Dan Penangung Jawab Redaksi)

Pandemi Belum juga Sirna, NH Zakatkita Bagikan Beras 100 Ton untuk Masyarakat Prasejahtera

GRESIK,  gresiknews1.com  -  Motto Berani Mengungkap Membantu Yang Belum Terungkap.  Pandemi Covid-19 yang hingga kini belum juga sirna, kia...