Tampilkan postingan dengan label Berita. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Berita. Tampilkan semua postingan

Pandemi Belum juga Sirna, NH Zakatkita Bagikan Beras 100 Ton untuk Masyarakat Prasejahtera

GRESIK, gresiknews1.com -  Motto Berani Mengungkap Membantu Yang Belum Terungkap. 



Pandemi Covid-19 yang hingga kini belum juga sirna, kian memantik kepedulian Yayasan Nurul Hayat (NH) Zakatkita untuk meringankan beban warga terdampak corona. Tanpa banyak retorika, NH Zakatkita berbagi beras 100 ton untuk masyarakat prasejahtera. Program sosial kemanusiaan tersebut tersebar di 32 kota cabang Nurul Hayat, dari Medan sampai Makassar. 


"Beras 100 ton bernilai Rp 1 miliar ini Insya Allah akan dipacking 5kg per karung, sehingga cukup menjangkau 20.000 keluarga prasejatera. Mereka yang berhak menerima, diantaranya ribuan abang becak, anak yatim, guru Al-Quran dan masyarakat dhuafa lainnya," ujar Kepala Cabang NH Zakatkita Gresik-Lamongan, M Robby Amrizal, Minggu 9 Agustus 2020. 


Menurut Robby, kondisi perekonomian warga prasejahtera di tengah pandemi masih sangat membutuhkan bantuan. Untuk itu, NH Zakatkita akan selalu hadir guna meringankan beban mereka. 

Lebih lanjut Robby mengatakan, banyaknya perusahaan bangkrut dan PHK Karyawan, serta warga  yang terdampak pandemi Covid-19, maka NH turut merespon permasalahan dampak sosial ekonomi masyarakat dengan membagikan 100 ton beras.


"Terima kasih untuk para donatur dan dermawan yang terus tiada henti memberikan amanah kepada NH Zakatkita. Semoga Allah SWT membalas dengan sebaik-baik balasan," pungkas Robby didampingi Staf Layanan Sosial NH Zakatkita Sholihul Amin, Alumni Ponpes Maskumambang Dukun Gresik. 


Penulis: Ddk 
Pendiri penanggung jawab redaksi gresiknews1.com : Arifin S.Zakaria



Pemakaman Jenazah Warga Desa Tebalo Kec Manyar Kab Gresik

 Gresik,  gresiknews1.com   - Motto Berani Mengungkap Membantu Yang Belum Terungkap. 


Pemakaman jenazah Almh Dewi Jusniawati ( 44 tahun ), warga Ds. Tebalo RT. 05 RW. 02 Kec. Manyar Kab. Gresik ( Pasien RS Ibnu Sina Gresik ),  pemakaman yang bertempat di TPU Islam Ds Tebalo Kec Manyar Kab Gresik,  ybs pasien yang diduga positif terkait Covid 19, pemakaman yang dilaksanakan pada hari Sabtu 8 Agustus 2020 pukul 10.30 WIB. 


Adapun  kronologi Almarhum sebelumnya Pada hari Kamis tanggal 30 Juli 2020 Pukul. 11.00 WIB yang bersangkutan sakit sesak napas selanjutnya oleh keluarga dirujuk ke RS Ibnu Sina Gresik, " Tuturnya, ". 

Selanjutnya Pada hari Sabtu tanggal 08 Agustus 2020 Pukul. 03.00 WIB yang bersangkutan Dinyatakan Meninggal Dunia di RS Ibnu Sina Gresik.

Dan pada hari berikutnya pada hari Sabtu tanggal 08 Agustus 2020 Pukul. 10.30 WIB jenazah tiba di lokasi pemakaman TPU Islam Ds. Tebalo Kec. Manyar Kab. Gresik.


Lebih lanjut dikatakan jenazah di makamkan dengan prosedur COVID-19, " Ujar, " petugas pemakaman  RS Ibnu Sina Gresik.

Selama giat prosesi pemakaman warga Desa Tebalo Kec Manyar Kab Gresik selesai berjalan dengan aman, tertib dan lancar 


Bahwa Almh Dewi Jusniawati mempunyai riwayat sakit sesak napas dan Ybs merupakan Pasien RS Ibnu Sina dengan kategori positif terkait Covid 19. 

Jenasah Almh Dewi Jusniawati dimakamkan oleh petugas medis dari RS Ibnu Sina sesuai prosedur Covid 19 mengunakan APD dan Cairan Disinfektan ).


Dalam proses pemakaman tidak diperbolehkan orang umum / saudara korban untuk mendekati area pemakaman sehingga untuk menjaga situasi kondusif telah dilakukan pengamanan oleh Polsek Manyar beserta anggota Koramil 0817/06 Manyar, " Ujar, " dari petugas pemakaman RS Ibnu Sina Gresik. 




Penulis : Dimas Z 
Pendiri Penanggung jawab redaksi gresiknews1.com : Arifin S.Zakaria

Pemakaman Pasien Berstatus PDP Ds Randuagung Kec Kebomas Kab Gresik

  Gresik, gresiknews1.com - Motto Berani Mengungkap Membantu Yang Belum Terungkap. 



Pemakaman pasien berstatus PDP Covid-19 A.n Alm. Sdr. Ir Akhmad Yanto (49 Th) alamat Ds.Randuagung RT 03/ RW 05 Kec. Kebomas Kab. Gresik (Pasien RS. Ibnu Sina) ,  pemakaman bertempat di TPU Desa Randuagung Kec Kebomas Kab Gresik, yang diikuti sekitar 20 orang dengan prosedur pemakaman Covid-19, pada hari Sabtu 8 Agustus 2020 pukul 12.05 WIB. 

Adapun riwayat Almarhumah sebelumnya Pada hari Kamis tanggal 06 Agustus 2020 Pukul. 02.30 WIB  Sdr. Ir Akhmad Yanto (49 Th) oleh keluarga nya diperiksakan ke RS. Ibnu Sina karena mempunyai Keluhan sesak Nafas dan sebelumnya pasien mempunyai riwayat paru-paru dan sesak nafas dan oleh Dokter RS Ibnu Sina di perintahkan untuk menjalani rawat inap, " Pungkasnya, " 

Selanjutnya Pada hari Sabtu tanggal 08 Agustus 2020 Pukul. 01.00 WIB Sdr. Ir Akhmad Yanto (49 Th) dinyatakan meninggal dunia, " Ujar, " Dokter RS Ibnu Sina.

Jenazah Alm. Sdr. Ir Akhmad Yanto (49 Th) di makam kan di TPU Desa Randuagung Kec. Kebomas Kab. Gresik dengan prosedur pemakaman protokol Covid-19 oleh petugas RS. Ibnu Sina Gresik.

Dalam proses pemakaman jenazah dalam  keadaan lancar dan aman tidak ada kendala apapun. 

Bahwa Alm. Sdr. Ir Akhmad Yanto (49 Th) sebelum nya mempunyai riwayat penyakit paru-paru dan sesak nafas, oleh pihak keluarga di rujuk ke RS Ibnu Sina karena penyakit nya kambuh dan penyakit nya seperti gejala Covid-19, " Ujar, " dari pihak keluarga 



Penulis::  Dimas Z 
Pendiri Penanggung jawab redaksi gresiknews1.com 

PANEN RAYA TANAMAN PADI MUSIM KEMARAU PERTAMA DI DESA KARANGTINGGIL KEC. PUCUK KAB. LAMONGAN*

LAMONGAN, gresiknews1.com - Motto Berani Mengungkap Membantu Yang Belum Terungkap. 

kegiatan Panen Raya tanaman Padi MK I (Musim Kemarau Pertama) yang bertempat di Ds Karangtinggil Kec Pucuk Kab Lamongan,  kegiatan yang dilaksanakan oleh Mayjen TNI Widodo Iryansyah, S.Sos., M.M. (Pangdam V/Brawijaya),  yang dihadiri sekitar 300 orang,  sebagai penanggung jawab Rudjito, SP, MM (Kepala Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Perkebunan Kab. Lamongan), pada hari Kamis 6 Agustus 2020 pukul 11.35 s,d 12.50 WIB. 

Kegiatan yang dihadiri oleh 
1. Mayjen TNI Widodo Iryansyah, S.Sos., M.M. (Pangdam V/Brawijaya).
2. Kolonel Inf M Dariyanto (Danrem 082/CPYJ).
3. Kolonel Inf Handoko Prasetyo, S.I.P (Asops Kasdam V/Brawijaya).
4. Kolonel Inf Heri Budi Purnomo, S.I.P., M.M. (Aspers Kasdam V/Brawijaya).
5. Kolonel Inf Ahmad Basuki, S.I.P (Aster Kasdam V/Brawijaya).
6. Kolonel Inf Ade Adrian, S.AP., M.AP. (Aslog Kasdam V/Brawijaya).
7. Kolonel Czi Budi Pamudji (Kazidam V/Brawijaya).
8. Letkol Inf Ade Rizal Muharam (Wakapendam V/Brawijaya).
9. Fadeli SH, MM (Bupati Lamongan).
10. Letkol Inf Sidik Wiyono, S.H., M.Tr.Han.(Dandim 0812/Lamongan).
11. AKBP Harun, S.I.K., S.H.(Kapolres Lamongan).
12. Mayor Arh GN. Putu Ardana., SS (Kasdim 0812/Lamongan).
13. Mayor Inf Suko Edi (Pasi Wanmil Rem 082/CPYJ).
14. Kepala OPD Kab. Lamongan.
15. Danramil dan Perwira Staf Jajaran Kodim 0812/Lamongan. 
16. AKP Siswoyo, SH (Kapolsek Pucuk).
17. Dedi Dian Ali, SE. MM. (Camat Pucuk).
18. Kades se Kec. Pucuk. 
19. Poktan dan Gapoktan Ds. Karangtinggil. 


*Mayjen TNI Widodo Iryansyah, S.Sos., M.M. (Pangdam V/Brawijaya) beserta rombongan tiba dilokasi Panen Raya tanaman Padi MK I (Musim Kemarau Pertama) Ds. Karangtinggil Kec. Pucuk Kab. Lamongan dalam kedatangan nya disambut oleh  Fadeli SH, MM (Bupati Lamongan), Letkol Inf Sidik Wiyono, S.H., M.Tr.Han.(Dandim 0812/Lamongan)dan  AKBP Harun, S.I.K., S.H.(Kapolres Lamongan).

Selanjutnya  dalam giat tersebut Mayjen TNI Widodo Iryansyah, S.Sos., M.M. (Pangdam V/Brawijaya) melaksanakan Panen Raya tanaman Padi MK I (Musim Kemarau Pertama) dengan memotong tanaman padi menggunakan sabit dan menggunakan combain, didampingi oleh Kolonel Inf M Dariyanto (Danrem 082/CPYJ), Kolonel Inf Ahmad Basuki, S.I.P (Aster Kasdam V/Brawijaya),  Fadeli SH, MM (Bupati Lamongan), Letkol Inf Sidik Wiyono, S.H., M.Tr.Han.(Dandim 0812/Lamongan), AKBP Harun, S.I.K., S.H.(Kapolres Lamongan), dan Rudjito, SP, MM (Kepala Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Perkebunan Kab. Lamongan).

* Bupati Lamongan ( Fadeli SH, MM) dengan mengucapkan terimakasih dan selamat datang kepada Mayjen TNI Widodo Iryansyah, S.Sos., M.M. (Pangdam V/Brawijaya)  beserta rombongan di Kab. Lamongan.

- Sedangkan saat ini di Kab. Lamongan yang terkonfirmasi positif 325 orang, sudah sembuh 230 orang, meninggal dunia 51 orang dan yang masih dirawat di rumah sakit sebanyak 44 orang, " Ujar, " Bupati Lamongan. 

- Kab.Lamomgan merupakan lumbung pangan Jawa Timur, tahun 2019 Kab. Lamongan menghasilkan padi sebesar 1.100.000 ribu ton, jagung sebesar 623 ribu ton, semoga petani di Kab. Lamongan menjadi lebih baik dan lebih sukses,"  Pungkasnya, "


* Sementara itu Mayjen TNI Widodo Iryansyah, S.Sos., M.M. (Pangdam V/Brawijaya) juga menyampaikan dengan ucapan yang sama ucapan terima kasih kepada bapak Bupati Lamongan atas undangan kepada kami, ini adalah kedua kalinya kami diundang ke Lamongan dalam kegiatan panen raya padi dan sebelumnya kami pernah diundang Bupati Lamongan panen jagung, " Ujar," dari Pangdam V/ Brawijaya. 

- Apa yang disampaikan oleh Bupati Lamongan tadi terkait dengan Pandemi Covid19 yang mana kita tidak bisa menganggap remeh Civid 19 , karena sampai sekarang yang namanya vaksin dan obat Virus Covid 19 belum ditemukan, sampai kapan kita harus hidup dengan pakai masker, hidup dengan cara sering-sering pakai sabun tidak ada yang bisa memprediksi, tidak ada yang bisa memastikan karena belum ditemukan obat dan vaksin sehingga mau tidak mau kita harus seperti sekarang ini walaupun risih karena tidak biasa, " Ucapnya, " 

- Kita pakai masker supaya kita selamat tidak kena Covid 19, menurut dokter kalau kita pakai masker itu 60% menyelamatkan nyawa kita dari Covid 19, dan 60% kita menyelamatkan kawan kita yang kita ajak bicara atau di lingkungan kita 60% sudah bagus sekali kita terselamatkan yang lainnya seperti jaga jarak dan sebagainya.

- Dan kita harus bersyukur kepada Allah SWT karena di Lamongan dalam 1 hektare mampu malaksanakan panen padi sebanyak 8 ton ini sangat luar biasa karena di daerah lain belum mampu menghasilkan panen padi sebanyak itu dalam per hektarnya.

- Pesan saya kepada pemilik sawah agar dipelihara dan dijaga sawahnya karena kedepan lahan pertanian semakin sempit, Jawa Timur merupakan lumbung pangan nasional penghasil padi dan jagung, dimana Jawa Timur melayani 14 Provinsi di wilayah timur Indonesia, saat ini kita masih impor beras untuk itu peliharalah lahan yang masih ada dan jangan ditelantarkan, semoga petani Kab. Lamongan semakin sukses dan lebih baik lagi. 


* Penyerahan bantuan oleh Mayjen TNI Widodo Iryansyah, S.Sos., M.M. (Pangdam V/Brawijaya) didampingi Kolonel Inf M Dariyanto (Danrem 082/CPYJ),  H. Fadeli SH, MM (Bupati Lamongan), Letkol Inf Sidik Wiyono, S.H., M.Tr.Han.(Dandim 0812/Lamongan) dan AKBP Harun, S.I.K., S.H.(Kapolres Lamongan), adapun penyerahan bantuan tersebut diantaranya: 
- Penyerahan 1.000 Masker kepada Kades Karangtinggil. 
- Penyerahan 10 paket Sembako kepada warga Ds. Karangtinggil. 



Penulis: Hasanudin ( Korwil Reporter Liputan Jatim) 
Pendiri Penanggung Jawab Redaksi gresiknews1.com: Arifin S.Zakaria

GERAKAN JATIM BERMASKER MENUJU JATIM SEHAT

Gresik, gresiknews1.com - Motto Berani Mengungkap Membantu Yang Belum Terungkap. 

Gerakan Jatim Bermasker yang ada di Kab Gresik dalam rangka menuju Gresik sehat yang diadakan oleh Polres Gresik dibawah kepemimpinan AKBP Arief Fitrianto, SH, S.I.K, M.H ( Kapolres Gresik)  bertempat di masjid Al - Amin Desa Sidorukun Kec.Kota Kab. Gresik yang di ikuti sekitar 150 orang, pada hari Kamis 6 Agustus 2020 pukul 16.02 s,d 17.20 WIB. 


Hadir dalam giat Gerakan Jatim Bermasker Menuju Jatim Sehat adalah: 
-  AKBP Hengky prayitno (KSPKT Polda Jatim).
-  Letkol Inf Taufik Ismail S.Sos .M.I .Pol (Dandim 0817/Gresik).
- AKBP Arief Fitriyanto, SH. S.I.K. M.H (Kapolres Gresik).
- Kapten Inf. Mashudi (Danramil 0817/05 Kota).
- Akp Inggit ( kapolsek kota)  
- Satriyo Utomo, S.Sos., MM ( Kabag Pembangunan Kab.Gresik )
- Aparat desa Sidorukun.
- Ibu fatayat dan muslimat desa sidorukun.
- Toga dan tomas.


*AKBP Arief Fitriyanto, SH. S.I.K. M.H (Kapolres Gresik) dalam. menyampaikan bahwa  " Giat Jatim Bermasker  " pada hari ini merupakan penjabaran gerakan dari perintah Presiden RI kepada Forkopimda Jatim dan diteruskan kepada satuan tingkat Polres dan Kodim dengan pelaksanaan pembagian sebanyak 2500 masker dari Polda kepada Polres dan akan disalurkan kepada masyarakat Gresik, " Ujar, " Kapolres Gresik. 


Pada Pandemi covid 19 yang ada di Wilayah Kab. Gresik belum selesai dan harus tetap melaksanakan protokoler kesehatan dengan  menggunakan masker dan memberikan sanksi bagi pelanggar disiplin di masyarakat agar bisa memberikan efek jera serta dapat meningkatkan pencegahan dan efektif dalam penanganan covid 19." Pungkasnya, "

Menghimbau kepada seluruh masyarakat Kab. Gresik untuk berdo'a bersama dan menjaga diri masing - masing agar terhindar dari Covid 19.

*Lebih lanjut dikatakan oleh Letkol Inf Taufik Ismail, S.Sos .M.I .Pol (Dandim 0817/Gresik)  bahwa " Gerakan Bermasker Menuju Jatim Sehat) bermula pada disiplin diri masing masing apabila kita bisa menerapkan hidup disiplin diri  insya Allah kita bisa menjaga diri sendiri, keluarga, dan masyarakat, " Ujar, " Dandim 0817 / Gresik. 


Serta Memohon do'a restu kepada masyarakat kota Gresik dalam mengemban tugas sebagai komandan kodim 0817/Gresik yang baru menjabat selama 2 hari dan semoga kota Gresik selalu aman dan kondusif.

Selanjutnya pemberian masker secara simbolis kepada ibu ibu PKK, Muslimat, Fatayat dan Komunitas, kepada perwakilan Ibu Persit, Bhayangkari, dan perwakilan Desa.


Agenda dilanjutkan dengan pelaksanaan Vidcon bersama Forkopimda Jatim.serta 
Launching " Gerakan Gresik Bermasker untuk Gresik Sehat " Karena sehat dimulai dari diri kita sendiri. 

Bahwa giat " Gerakan Jatim Bermasker  " yang ada di Kab. Gresik tersebut dalam rangka menuju Gresik sehat dalam memutus rantai penyebaran Covid 19.



Penulis Arifin S.Zakaria gresiknews1.com ( Pendiri Penanggung Jawab Redaksi)

Aliansi Pekerja Seni Kab Gresik Dalam Memperjuangkan Haknya Untuk Beraktifitas.

 

GRESIK, gresiknews1.com - Motto Berani Mengungkap Membantu Yang Belum Terungkap 


Ratusan masa Aksi Unjuk Rasa Damai oleh Aliansi Pekerja Seni Kab. Gresik mendatangi kantor DPRD Gresik Jl.KH. Wachid Hasyim No.5 Kel Kebungson Kec Gresik Kab Gresik dengan Korlap aksi Sdr Abdul Hamim dan kordinator Aliansi  Sdr Erno Setyo Utomo.

Adapun dalam aksi tuntutan yang mengatas namakan Aliansi Pekerja Seni Gresik adalah Secepatnya untuk diberikan ijin keramian untuk segala jenis hiburan, Dan Merevisi perbub 22 tahun 2020 pasal 16 ayat 4 huruf b tentang denda administrasi sebesar Rp 25.000.000 buat pihak penyelengara/yang punya hajat," Ujar, "Sdr Erno Setyo Utomo kordinator Aliansi. 

Dengan beberapa peralatan yang dipergunakan dalam Aksi Unjuk Rasa Damai, selanjutnya masa aksi unras berkumpul di Lapangan Metatu Benjeng bergabung dan bergerak menuju ke Kantor DPRD Gresik.Dengan pengawalan ketat dari pihak kepolisian dan membentangkan spanduk yang bertuliskan TERTIBKAN PERIZINAN HAJATAN dan HIBURAN KAMI SIAP PATUHI PROTOKOL KESEHATAN.

Selanjutya Ratusan masa melakukan orasinya di depan Kantor DPRD Kab Gresik bahwa - Kami Aliansi Pekerja seni meminta agar Peraturan Bupati nomor 22 tahun 2020 pasal 16 ayat 4 huruf b tentang denda administrasi sebesar Rp 25.000.000 buat pihak penyelengara/yang punya hajat dicabut atau direvisi, "Terang, " kordinator Aliansi juga dalam aksi tersebut. Dan juga Kami merasakan sangat terbebani dengan adanya Peraturan Bupati Nomor 22/2020 Pasal 16 ayat 4 huruf b Hal inilah yang membatasi aktivitas pekerja seni.

Dampaknya, diantara kami banyak yang tidak mendapatkan pemasukan, apalagi menghidupi keluarga,dan kebutuhan lainya,kami sudah lima bulan tidak ada penghasilan dan Kami meminta bisa pentas lagi seperti dulu sehingga kami dapat mencukupi kebutuhan sehari hari.

Adapun kami Aliansi pekerja seni meminta untuk segera dikeluarkannya izin hajatan dan pernikahan, harapan kami agar hajatan dan musik hiburan dapat digelar kembali hingga tingkat kampung," Ungkap, " dari Aliansi Pekerja Seni. Kab Gresik . 

Kalau kami dilarang, semuanya ya harus dilarang. Kerumunan pasar, dan acara apa pun harus dilarang, Serta Kami harus kembali turun jalan dengan massa lebih banyak lagi,andai saja DPRD tidak segera merevisi Perbup nomor 22 Pasal 16 ayat 4 huruf b tahun 2020, " Ungkap, " Aliansi Pekerja Seni Kab Gresik tersebut. 

Selang beberapa waktu kemudian perwakilan Aksi melakukan Mediasi dengan Ketua DPRD. di Ruang Rapat Ketua DPRD Gresik, selanjutnya dari perwakilan tersebut di temui oleh Ketua DPRD Gresik Fandi Akhmad Yani, SE dan Ketua Komisi IV Muhammad bersedia menemui para Aksi, dalam mediasi menyampaikan bahwa - hari senin akan diadakan pertemuan dengan tiga Pilar dalam hal ini POLDA,KODAM dan DPRD termasuk pekerja seni untuk berunding, " Terang," Fandi Akhmad Yani. 


- Dan Kita dari pihak DPRD Memfasilitasi para pekerja seni agar supaya bisa beraktifitas kembali dan tidak ada lagi yang disalahkan dan menyalahkan baik pihak Pemerintah dan para pekerja seni.

- Untuk itu bagaimana caranya pekerja seni bisa aktif kembali seperti sebelumnya, dengan catatan tetap memperhatikan dan mengutamakan Protokoler kesehatan.

Sementara itu para peserta Aksi melakukan Pementasan Tradisional Bantengan di depan kantor DPRD sembari menunggu Perwakilan Mediasi keluar dari Kantor DPRD Kab Gresik.

Lebih lanjut dikatakan dari perwakilan Aliansi pekerja seni sdr Reno ( Ketua Aliansi Pekerja Seni ) menyampaikan Hasil dari mediasi  tersebut yang pada intinya 
- Segera mengundang para ketua pekerja seni untuk duduk bersama melakukan perundingan dengan DPRD Gresik, jika dalam perundingan tidak akan menemui hasil yang kita inginkan, maka kita melakukan Aksi lanjutan dengan masa yang lebih besar, " Ungkap, " Reno  ( Ketua Aliansi Pekerja Seni) . 

Dari Komisi IV DPRD Gresik pada hari itu juga melaksanakan rapat membahas tentang Seni dan Pariwisata,paling lambat hari selasa kita sudah mendengar hasil keputusanya. Kalau sampai dengan hari selasa kita tidak dapat undangan dengan DPRD Gresik maka hari kamis kita akan lakukan aksi yang jumlah masa lebih Banyak lagi dari pada hari ini, " Pungkas " dari Abdul Hamim ( Korlap Aksi) ".

Bahwa aksi yang dilakukan oleh Aliansi Pekerja seni Kab. Gresik. Suatu bentuk kepedulian terhadap sesama kaum Seni dalam memperjuangkan haknya untuk bisa beraktifitas seperti dulu untuk dapat mencukupi kebutuhan hidup sehari - hari.

Dan Aliansi pekerja seni menganggap dalam Perbup nomor 22 Pasal 16 ayat 4 sangat merugikan Masyarakat pekerja seni pada umumnya, " Ujar, " dari masa Aliansi Pekerja Seni Kab Gresik. 

Dalam masa Aksi Unjuk Rasa Damai yang dilaksanakan di kantor DPRD Kab.Gresik yang mengatas namakan Aliansi Pekerja Seni Kab Gresik sempat terpantau langsung oleh Pendiri Penanggung Jawab Redaksi gresiknews1.com di lapangan. 


Penulis Arifin S.Zakaria gresiknews1.com ( Pendiri Penanggung Jawab Redaksi)

Pekerja Seni Gresik Menjerit Tuding Polisi Tebang Pilih Beri Izin.

Gresik,  gresiknews1.com - Motto Berani Mengungkap Membantu Yang Belum Terungkap. 


Ratusan massa pekerja seni se-Kabupaten Gresik yang mengatasnamakan Aliansi Pekerja Seni Gresik mendatangi Gedung DPRD Gresik. Menuntut diperbolehkanya izin menggelar kembali segala pertunjukan seni di massa transisi new normal.


Mulai dari penyanyi dangdut, pemilik sound system, pemilik panggung dan puluhan paguyuban seni se-kabupaten Gresik melakukan orasi. Akibat tidak adanya izin menggelar pertunjukan, mereka merasa hilang pendapatannya, Kamis 6 Agustus 2020.


"Kami mengadu kesini agar ada solusi sebagai ganti hilangnya pencarian kami sebagai pekerja seni, dan merevisi Peraturan Bupati nomer 22 tahun 2020. Dimana memperbolehkan adanya pertunjukan di masa transisi ini, namun dilarang oleh pihak Kepolisian," terang koordinator Aliansi, Reno Setyo Utomo.

Beberapa waktu kemudian massa ditemui Ketua DPRD Gresik, Fandi Ahmad Yani yang mempersilahkan beraudiensi dengan menunjuk 10 orang perwakilan. Perwakilan beraudiensi di ruang komisi bersama ketua dan anggota komisi IV DPRD Gresik.

Dalam audiensi diterangkan perwakilan aksi bahwa adanya kesan tebang pilih dari pihak Kepolisian untuk memberi izin sebuah pertunjukan. Dicontohkan pagelaran wayang kulit di Desa Pandu Kecamatan Cerme, Gresik, namun tidak bagi mereka pekerja seni ini (demonstran).

"Sudah hampir satu bulan surat permohonan izin bagi pekerja seni pada dinas terkait, dan dinyatakan boleh dengan ketentuan protokol kesehatan Covid-19. Namun dilarang oleh pihak Kepolisian, lantas bagaimana sikap kami?," ungkap A'an.


Dari audiensi, Ketua DPRD memberikan kepastian untuk memanggil pihak  yang  terkait seperti pemerintahan dan juga Kepolisian. "Senin besok kita adakan pertemuan mencari titik temu dengan kebijakan pemerintah daerah dan juga kepolisian. Kemudian kami undang teman-teman untuk kembali beraudiensi," tukas Fandi Ahmad Yani.


Lebih lanjut dikatakan dalam beraudiensi  tersebut yang mengatas namakan Aliansi Pekerja Seni Gresik tetap berharap dan berjuang untuk mendapatkan izin agar mereka dapat menggelar kembali segala pertunjukan seni yang selama ini pendapatannya hilang untuk memenuhi kebutuhan sehari hari akibat dampak dari Pandemi Covid - 19,  dalam agenda tersebut sempat terpantau langsung oleh Pendiri Penanggung Jawab Redaksi gresiknews1.com di gedung DPRD Gresik Jatim. 


Penulis : Dimas Z 
Pendiri Penanggung jawab redaksi gresiknews1.com : Arifin S.Zakaria

Pemakaman Jenazah Status PDP Warga Dsn Banjarsari Kec Cerme Kab Gresik.

Gresik, gresiknews1.com - Motto Berani Mengungkap Membantu Yang Belum Terungkap. 


Pemakaman pasien status PDP (RSUD Ibnu Sina Gresik) An. Tn. Sugiarto 48 thn. warga Dsn. Banjarsari  RT 02 RW 02 DS. Banjarsari Kec. Cerme Kab. Gresik dengan menggunakan prosedur protokol kesehatan penanganan Covid - 19. 

Pemakaman jenazah Almarhum bertempat di TPU Desa Banjarsari kec. Cerme Kab. Gresik, Pasien RSUD Ibnu Sina karena gangguan pernapasan dan paru paru (PDP), pemakaman dilaksanakan pada hari Kamis 6 Agustus 2020. 

Adapun biodata almarhumah sbb: 
Nama. : Sugiarto
Umur.   : 48 Tahun. 
Alamat : Dsn. Banjarsari  RT 02 RW 02 DS. Banjarsari Kec. Cerme Kec. Cerme
Diagnosa : Gangguan pernafasan (paru-paru)  status PDP. 

Dengan dihadiri  dalam prosesi pemakaman 
-  Babinsa Ds Banjarsari
-  Kepala Desa Banjarsari
-  Babinkamtibmas Ds.  Banjarsari
-  Polisi pamong praja kec. Cerme
-  Keluarga almarhum. 

Adapun riwayat sebelumnya almarhumah Pada hari Senin tanggal 3 Agustus 2020. Sdr. Sugiarto mengalami sakit sesak nafas (paru - paru)  kemudian oleh pihak keluarga  dibawa ke RSUD Ibnu Sina Gresik dan langsung dilakukan rapidtes dengan hasil reaktif .

Selanjutnya pada hari Rabu tanggal 5 Agustus 2020  pukul 22.30 wib Sdr. Suginto dinyatakan meninggal dunia di RSUD IBNU SINA Gresik karena sakit gangguan pernafasan paru paru status (PDP), " Ujar, "dari tim dokter RSUD IBNU SINA Gresik. 

Dan ada hari kamis tanggal 6 Agustus 2020 pukul 09.20. wib bertempat di TPU Ds.  Banjarsari Kec. Cerme prosesi pemakaman sdr. Sugianto (48 tahun)  dilaksanakan dengan menggunakan Standart Protokol kesehatan penanganan Covid -19 yang berlaku oleh dua orang petugas dari RSUD ibnu sina, dua orang nakes dari puskesmas  Cerme dan perwakilan dari pihak keluarga serta warga ds. Banjarsari dengan menggunakan APD lengkap, " Ungkap, "Kepala Desa Banjarsari. 

Selama prosesi pemakaman dengan  Standart Protokol Kesehatan selesai berjalan dengan lancar, dan aman, bahwa proses pemakaman dilaksanakan sesuai dengan protokol COVID-19 bertujuan untuk mengantisipasi penyebaran COVID-19 ditengah situasi pademi COVID-19 saat ini.


Bahwa Alm. Sdr Sugianto meninggal dunia di RSUD Ibnu Sina Gresik dikarenakan sakit gangguan pernafasan (paru - paru ) status PDP. 



Penulis: Arifin S.Zakaria Pendiri Penanggung jawab redaksi ( gresiknews1.com )

Pemakaman Pasien PDP COVID - 19 Desa Kedanyang Kec Kebomas Kab Gresik.

Gresikgresiknews1.com - Motto Berani Mengungkap Membantu Yang Belum Terungkap. 
                  

Telah dilaksanakan pemakaman pasien PDP COVID - 19 di TPU Islam  Desa Kedanyang  Kec Kebomas Kab Gresik, pada hari Kamis 6 Agustus 2020 Pukul 13.30  WIB sd  selesai.,adapun jenazah Almarhum yang bernama Sdr Supriyanto, umur 42'tahun, alamat Perum Taman Anggrek Blok B1 No.14 Desa Kedanyang Kec Kebomas Kab Gresik ( dirawat di RS Ibnu Sina Gresik) . 


Saat ini dari hasil laboratorium yang membuktikan bahwa pasien yang meninggal PDP / terjangkit / Positif Virus COVID - 19, dari pihak keluarga setuju jika Almarhum di makamkan secara Protokoler penanganan Covid - 19, " Ucap, " dari salah satu pihak keluarga. 

Sementara itu dari Anggota Bhabinkamtibmas dan babinsa beserta Anggota Intelkam Polsek Kebomas bersama Muspika dan Petugas Kesehatan Kec. Kebomas  melakukan koordinasi dengan kades di balai Desa Kedanyang mengenai Proses Pemakaman Jenazah guna meminimalisir dan antisipasi adanya Penolakan Pemakaman jenazah dari warga .


Dan untuk selanjutnya Proses Pemakaman jenazah tersebut diserahkan sepenuhnya kepada Petugas Medis dan UPT Puskesmas Kebomas dengan menggunakan Alat Pelindung Diri / APD, dan dengan SOP Penanganan Pasien COVID-19 pada umumnya, " Ujar, " dari Kades Kedanyang. 

Dengan kehadiran Babinsa Desa Kedanyang beserta anggota koramil 0817/07 dan Babinkamtibmas beserta anggota Polsek Kebomas selama prosesi pemakaman jenazah telah selesai dilaksanakan dalam keadaan lancar dan aman.

Pemakaman yang dihadiri oleh: 
-  Zainul Arifin, S.STP (Sekcam Kebomas)
-  .Babinsa Desa Kedanyang beserta Anggota Koramil 0817/07 Kebomas. 
- Bhabinkamtibmas beserta Anggota Polsek Kebomas. 
-  Kepala Desa Kedanyang
- .Petugas pemakaman dari Rs Ibnu sina Kab Gresik dan puskesmas Kebomas 

Dalam pelaksanaan pemakaman jenazah Almarhum tersebut telah berjalan dengan tertib dan aman, " Pungkasnya, " " 



Penulis: Arifin S.Zakaria Pendiri Penanggung jawab redaksi ( gresiknews1.com )

PT ORELA SHIPYARD TIDAK MENTAATI UNDANG - UNDANG PENGGUNAAN JALAN

GRESIK, gresiknews1.com  - Motto Berani Mengungkap Membantu Yang Belum Terungkap. 


*Dari Hasil Pemantauan Redaksi gresiknews1.com  Banyak Pengaduan  Masyarakat  yang masuk Ke redaksi ( gresiknews1.com  ) Terkait Kendaraan Truk Trailer  yang berlalu lalang  mengangkut  Lempengan Besi Baja Ke PT.Orella  dengan alamat Jl.Raya Ngemboh  No.02  Cabean Ngimboh Ujungpangkah Kab Gresik Yang Melalui Desa Sekapuk , Desa Gosari ,Desa Banyu urib dan Desa  Ngembo Kec.Ujung Pangkah Kabupaten Gresik . 


*Selanjutnya juga Truk Tronton yang mengangkut baik  bahan baku pupuk ataupun pupuk yang mau di Ekspor,  di Tkp tersebut sempat di datangi oleh pihak Polsek Ujungpangkah terkait penggunaan jalan Truk Trailer /  Tronton yang melalui jalan desa/Kabupaten tersebut tipe C, sampai pada saat ini baik dari PT ORELA dan juga para kelompok pengusaha pupuk di wilayah Kec Ujungpangkah ataupun Kec Panceng tidak mematuhi penggunaan klas jalan Berdasarkan Undang-Undang  No.22 thn 2009 tentang Lalu lintas klas jalan angkutan barang umum dan khusus pasal 162 (1) huruf e beroperasi yang tidak mengganggu pada waktu yang tidak mengganggu keamanan, keselamatan, kelancaran, dan ketertiban lalu lintas dan angkutan jalan bagi pengguna jalan, dan harus mendapatkan rekomendasi dari instansi yang terkait.


* Warga Banyak  Yang Komplain Akibat Jalan Rusak ,  akhirnya melaporkan kepada Pemda Gresik berdasarkan data video dan foto sebagai pendukung,  begitu data masuk ke Pemda Gresik dan mendapatkan tanggapan serius dari Bupati Gresik Dr,Ir,Sambari Halim Radianto, ST. M.Si,  Bupati Gresik segera memerintahkan Dinas PU Gresik untuk segera ditindak lanjuti untuk Cros Cek ke lapangan agar jalan tersebut tidak rusak parah akibat Truk Trailer/Tronton truk yang  lewat jalan tersebut " Ujar, " Bupati Gresik saat dikonfirmasi oleh  Redaksi gresiknews1.com 

*Selanjutnya Redaksi gresiknews1.com  konfirmasi kepada Kepala Dinas Perhubungan Gresik Nanang Setiawan pada hari Rabo 5 Agustus 2020 Sekitar Pukul 11.00 WIB di ruang Dinasnya,  beliau berkomentar  batas fungsi Dinas Perhubungan tidak dapat memberikan tindakan menilang bagi  Truk Trailer/ Tronton baik yang mengangkut Lempengan Besi atau pupuk,  hanya dapat memasang Rambu- rambu jalan,   sedangkan yang berhak menilang dari kepolisian jika ada pelanggaran " Ujar, " Nanang Setiawan Kep Dinas Perhubungan Gresik kepada Redaksi gresiknews1.com 


*Sedangkan untuk pemasangan Rambu rambu selanjutnya kita juga harus berkordinasi kepada dinas yang terkait,  kepada Dinas PU dan Polres Gresik, agar tidak terjadi kesalahan pahaman. 

*Tidak Sampai disitu Redaksi gresiknews1.com  melangkah ke Dinas PU Gresik pada hari Rabo 5 Agustus 2020 Sekitar Pukul 14.00 WIB diterima Sdri Dian sebagai Kep Kasi PU Gresik dan memerintahkan kepada Sdr Syaiful Arif Syamsul Sakera Kepala satuan kordinator URC PU Gresik untuk membuat surat panggilan / teguran kepada pihak PT ORELA SHIPYARD, " Ujar, " Kepala satuan kordinator URC Syaiful Arif Syamsul Sakera kepada Redaksi gresiknews1.com 




*Jika tidak Ada Penanganan Serius dari pihak pihak yang terkait warga segera akan turun Jalan Dan Di Pantau Oleh Awak Media, 

*Stakeholder terkait harus segera mengambil tindakan baik Dinas Perhubungan, Dinas PUTR maupun Dinas yang terkait untuk mengambil langkah komprehensif sebab dari segi kendaraan tidak pada tipe nya sebab yang dilalui merupakan jalan Desa/Kabupaten dengan volume kontainer. 

*Selain itu untuk proses perizinan dari PT. ORELLA SHIPYARD yang terletak di pesisir pantai Desa Ngimboh No.02 Cabean Kecamatan Ujung Pangkah juga perlu dipertanyakan secara intensif baik dari segi ijin maupun yang lain sebab ijin mendirikan bangunan maupun izin reklamasi pantai di wilayah Kec Ujungpangkah dan Kec Panceng harus mengetahui Pemerintah Daerah Kabupaten Gresik dalam hal ini Bupati Gresik,  karena Kendaraan jenis tronton / trailer yang keluar masuk wilayah tersebut  pada tengah malam  lepas dari pengawasan.


*Setelah semua pihak pihak dari Dinas yang terkait sudah mengetahui berdasarkan data foto video terkait penggunaan jalan yang keluar masuk dengan Volume besar untuk sementara kegiatan dihentikan sambil menunggu tindak lanjut dari pemilik perusahaan atau PT. ORELLA SHIPYARD yang menangani  DOK KAPAL tersebut,  sampai berita ini diturunkan, Kamis 6 Agustus 2020, ( Bersambung) . 



Penulis:  Hasanudin ( Korwil Reporter Liputan Jatim)  
Pendiri Penanggung Jawab Redaksi gresiknews1.com : Arifin S.Zakaria

Pandemi Belum juga Sirna, NH Zakatkita Bagikan Beras 100 Ton untuk Masyarakat Prasejahtera

GRESIK,  gresiknews1.com  -  Motto Berani Mengungkap Membantu Yang Belum Terungkap.  Pandemi Covid-19 yang hingga kini belum juga sirna, kia...