Tampilkan postingan dengan label Ekonomi. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Ekonomi. Tampilkan semua postingan

Kodim 0829 dan Menggelar Sosialisasi Sergab dan RMU

Bangkalan,(gresiknews1.com) - Kodim 0829/Bangkalan menggelar kegiatan sosialisasi Serapan gabah (Sergab) dan penggilingan padi atau Rice Milling Unit (RMU) yang dibuka oleh Kepala Staf Kodim (Kasdim) 0829/Bangkalan Mayor Inf Mahmudi dan Kasub Bulog Pamekasan, bertempat di Gedung Manunggal Kodim 0829/Bangkalan, Madura, Jawa Timur, Kamis (9/3/2017).

Ketahanan pangan merupakan salah satu kondisi yang sangat menentukan bagi stabilitas kondisi wilayah saat ini. Sebab, apabila ketahanan pangan tidak pada kondisi yang baik, sudah bisa dipastilkan akan berpengaruh pada stabilitas ketahanan yang lain. ‘’Karena itu, kegiatan sosialisasi Serapan Gabah (Sergap) ini penting.

Salah satunya adalah untuk menguatkan kesadaran petani dan berbagai pihak lain tentang pentingnya menjamin serapan beras ke Bulog dari petani. Itu bertujuan agar stok beras aman,’’ ujar Kasdim 0829/Bangkalan Mayor Inf Mahmudi saat melaksanakan sosialisi Sergap.

Kegiatan dilakukan dengan mengunjungi perusahaan penggilingan beras (rice mill) di Kabupaten Bangkalan. Sosialisasi itu dilakukan untuk mendukung program kedaulatan pangan sekaligus untuk memantau hasil panen petani.

‘’Harga beras saat di pasaran umum cukup tinggi disesuikan dengan jenisnnya sehingga kebanyakan petani menjual hasil panennya ke pasar atau pihak lain. Karena itu, kami mengharapkan gabah hasil panen petani cepat terserap dengan dijual ke Bulog,’’tandasnya.

Mayor Inf Mahmudi mengharapkan petani di wilayah Kabupaten Bangkalan mendukung pemerintah dalam program Sergap untuk menyukseskan kedaulatan pangan di Indonesia.

Kerja sama itu penting untuk peningkatan hasil pertanian dan penyerapan gabah serta beras di daerah. Untuk itu, perlu pelibatan semua pihak, dari Dinas Pertanian, Badan Pelaksana Penyuluhan dan Ketahanan, Petugas Penyuluh Lapangan, gabungan kelompok tani (Gapoktan), dan Bulog.

Selain itu, juga didukung bintara pembina desa (Babinsa) dan pengusaha penggilingan padi serta mitra Bulog. ‘’Caranya, menyosialisasikan dan mengajak para petani untuk bersedia menjual gabah hasil panennya ke Bulog, tentu dengan harga sesuai dengan ketentuan,’’tegas Kasdim.ARZ

Maksimalkan Serapan Gabah Bulog, Babinsa Intens Meninjau Penggilingan Padi di Burneh Bangkalan

Bangkalan,(gresiknews1.com)  - Komandan Koramil 0829/04 Burneh jajaran Kodim 0829/Bangkalan Kapten Cpl Subandi mengerahkan Babinsanya untuk turun langsung ke lapangan mendatangi tempat penggilingan padi atau kilang padi di wilayah satuan kerjanya di Kecamatan Burneh Kabupaten Bangkalan. Hal tersebut dilakukan dalam rangka untuk mengetahui kondisi tempat penggilingan padi serta untuk mengecek stok gabah dan beras yang telah digiling.

Seperti yang dilakukan anggota Babinsa Serda Solikan untuk melaksanakan monitoring dan pengecekan hasil penggilingan gabah milik H. Holil di Desa Burneh Kecamatan Burneh Kabupaten Bangkalan, Jum’at (10/3/2017), pagi

Menurut Danramil Burneh, Kapten Cpl Subandi menyampaikan, bahwa TNI akan terus mengajak para petani untuk mendukung secara total dalam upaya mensukseskan Kedaulatan Pangan Nasional, yang merupakan salah satu faktor yang mempengaruhi kemampuan Bulog dalam penyerapan hasil panen para petani, sehingga petani mau dan akan menjual gabahnya ke Bulog.

Kegiatan turun ke lapangan ini bertujuan untuk mendorong agar para pemilik mesin penggilingan padi bekerja sama dengan Bulog, sekaligus untuk mengetahui kondisi kesiapan tempat penggilingan yang beroperasi di wilayah Binaan.

"Kita mendorong agar para pemilik tempat penggilingan padi agar bersedia bekerjasama dengan Bulog guna mengecek daya serap Bulog mendukung stok Pangan Nasional dan Kedaulatan Pangan yang berada di wilayahnya khususnya wilayah jajaran Kodim 0829/Bangkalan," ujar Kapten Cpl Subandi.ARZ

Pungli merajarele di kabupatrn gresik

GRESIK, Infojatim.com ,gresiknews1.com,    jatimnews.com .hasil investigasi ,
Semua elemen masyarakat telah menyatakan Perang terhadap korupsi dan pungli termasuk juga para abdi negara agar terbebas dari penyakit Bangsa, sesuai dengan program Nawa Cita poin 4 yaitu menolak negara lemah dengan melakukan reformasi sistem dan penegakan hukum yang bebas korupsi, bermartabat dan terpercaya.

"Maka tepat kiranya jika Gerakan Nasional Sapu Bersih Pungli dengan Perpres No.87 Tahun 2016 mesti didukung semua lapisan masyarakat mulai dari Sabang sampai Merauke, demikian juga dengan Gresik.

Yang namanya pungutan liar (Pungli) bukan hanya soal besar-kecilnya, tapi keluhan masyarakat yang harus ditindak lanjuti. Ini persoalan yang harus kita selesaikan dengan serius di Kabupaten Gresik. Bukan masalah urusan sepuluh ribu atau ratusan ribu, tapi pungli telah membuat masyarakat kita susah untuk mengurus sesuatu.

Menanggapi Keluhan dari nara sumber/ masyarakat  hasil investigasi kepada infojatim.com group Gresik atas pengurusan Surat Keterangan Domisili Usaha (SKDU) nomor 474/ 18/ 437.102.09/ 2017 beserta kwitansi pembayaran retribusi sebesar Rp 200.000 atas nama dan ditandatangani oleh Kepala Desa Randuagung Suwaibah, Senin (13/02/2017).

Kepala Desa Randuagung Kecamatan Kebomas, Gresik, Suwaibah menganggap pungutan liar (Pungli) pihaknya bekerja sesuai prosesur dan AD/ART yang telah diatur sebelumnya.

Dia menjelaskan terkait pungutan retribusi surat keterangan domisi usaha besar senilai Rp 200.000 itu sudah sesuai Peraturan Desa (Perdes) Randuagung Nomor 2 Tahun 2007 tentang Bidang Ekonomi dan keuangan, Surat Keterangan Domisi Usaha Besar Surat keterangan domisili usaha masuk ke dalam Perdes poin huruf V, tentang biaya retribusi usaha besar senilai Rp 200.000 persurat, tentang Bidang Ekonomi dan keuangan, segala pungutan retribusi kepengurusan dikenakan biaya dan bersifat legal berbadan hukum.

"Ini merupakan Pendapatan Asli Desa (Pades), nantinya dana masuk ke Kas Desa dan untuk biaya operasional. Serta ada empat sumber pendapatan desa diantaranya Alokasi Dana Desa (ADD), Dana Desa (DD) dan BHP serta ada juga pendapat dari Pendapatan Asli Desa (Pades) dana dari pelayanan surat-surat desa, yang nantinya dipakai untuk membiayai operasinal di Kantor Kepala Desa.

"Sudah dari dulu Desa Randuagung menerapkan setiap layanan surta-surat dikenakan punguntan dan biaya. Dana yang bersumber dari pungutan retribusi kepengurusan surat-surat itu akan masuk ke dalam Kas desa dan dipakai untuk biaya operasional seperti pembelian kertas, tinta printer dan pembangunan dan renovasi bangunan Kantor Kepala Desa."

Saat diklarifikasi melalui Ponselnya, anggota dewan DPRD Kabupaten Gresik (Wongso Negoro SH. SE. M,Si), apapun bentuknya biaya retribusi itu sudah Pungli meskipun adanya Perdes (Peraturan Desa) apalagi kalau tidak ada kekuatan hukumnya, kalau seperti sekarang ini kalau kepala desa membuatkan kuitansi itu ya salah dan itu tetap pungli apapun dalihnya semua.
Nanti kita serahkan kepada yang berwajib biar menyelidiki terkait masalah ini sesuai dengan laporan laporan yang diterima oleh anggota dewan.

Saat disinggung dengan hasil pungli yang digunakan untuk pembelian kertas dan tinta printer, Anggota DPRD Badan Pembentukan Perda ini menampik keras, apapun dalihnya itu sudah melakukan Pungli dan harus ditindak oleh aparat Kepolisian.

Terkait untuk pembelian kertas alat tulis dan gaji gaji karyawan yang ada di desa itu semua sudah ada biayanya tersendiri karena sudah ada dana tunjangan dari APBD, dan untuk pembelian alat tulis itu sudah ada anggaran di ADD. Semuanya kan sudah ada untuk anggaran anggaran seperti itu, Kenapa hal ini masih saja tetap dilakukan.

Penarikan biaya retribusi itu sudah tak anggap pungutan liar karena pungutan yang tidak memiliki dasar baik di regulasi nasional mapun di regulasi daerah. Jadi, pungutan untuk SKDU itu termasuk pungli karena tidak ada di ketentuan pusat dan daerah. Papar Anggota DPRD Kabupaten Gresik dari Komisi.

Arz/team/d2g

Harga Gula Masih Tinggi, Pemkab Gresik Perpanjang Operasi Pasar Gula

Gresik - Kendati sudah di gerojok operasi pasar selama 3 hari yaitu pada tanggal 20, 21 dan 22 Mei 2016 di Halaman Pasar Baru Gresik. Namun harga gula masih tetap tinggi yaitu masih di kisaran Rp. 16 ribu perkilogram. Harga ini jauh lebih tinggi dari semula yang hanya Rp. 12 ribu perkilogram.

Kepala Dinas Koperasi, Usaha Kecil Menengah dan Perindustrian dan Perdagangan Gresik, Najikh sepakat akan memperpanjang operasi pasar gula pasir sampai akhir Mei 2015. "Kami akan melaksanakan operasi pasar gula pasir susulan setelah ada kepastian perpanjangan dari Dinas Perindustrian dan Perdaganagn Propinsi Jawa Timur" ujarnya melalui kabag Humas, Selasa (24/5).

Memang sejak 3 hari pada akhir pekan lalu, Diskoperindag UKM Gresik bekerjasama dengan PT PPI sempat mengadakan operasi pasar gula pasir dengan harga jual Rp. 12 ribu per kilogram. Operasi pasar tersebut dilaksanakan di Halaman Pasar Baru Gresik. namun meski operasi pasar berakhir, harga gula di pasar masih cukup tinggi. Menurut hasil pantauan di 3 pasar yaitu pasar baru, pasar kota dan Pasar Sidomoro rata rata harga gula masih bertengger di kisaran harga antara Rp. 15500-16 ribu.

Berdasarkan surat dari Dinas Perindustrian dan Perdagangan Jawa Timur tertanggal 18 Mei 2016 Nomer 510/2055/118-06/2016. Operasi pasar murah gula tetap dilanjutkan mengingat kenaikan harga gula masih 18,9%. "Kami meminta operasi pasar murah untuk komoditi gula tetap dilanjutkan mengingat harga gula masih tinggi disbanding sebelumnya. Selain itu selama bulan Juni 2016 kami melaksanakan operasi pasar untuk empat komoditi yaitu beras, gula, minyak goreng dan tepung terigu" ujarnya.

Selain harga gula yang masih tinggi, saat ini harga bawang merah juga sangat tinggi yaitu Rp. 37 ribu per kilogram. Memang biasanya tidak setinggi itu. "Untuk harga bawang merah kami tidak bisa berbuat banyak. Mengingat harga di sentra produksi bawang merah di Nganjuk juga tinggi yaitu mencapai Rp. 30 ribu. Memang ada rencana kebijakan dari Pemprop Jawa Timur untuk menyiasati keadaan ini. Kita tunggu saja " ungkap Najikh.  sdm/arifin sz/team

Melemahnya Rupiah dan Profesi Tukang Parkir

Riuh masih terasa di berbagai media soal mata uang kita yang nilainya makin melemah di hadapan dolar Amerika. Bagaimana tidak, hal ini memang berdampak cukup besar utamanya di sektor ekonomi kecil. Mulai cabe sampai telur harganya naik drastis. Membuat masyarakat kelas ekonomi rata-rata jadi susah tidur ketika malam.

Dolar sendiri pun belum terlihat akan turun meskipun presiden menjanjikan jika rupiah sebentar lagi akan menguat. Kita harus tetap positif dengan mempercayakan hal ini kepada pemerintah. Ya, tentu saja hal tersebut belum akan terjadi di minggu-minggu ini. Nah, kesampingkan dulu masalah dolar naik ini. Yuk, kita berpikir sebaliknya. Kira-kira bagaimana ya jika akhirnya nanti Rupiah bisa sangat kuat kedudukannya?

Misalnya saja seribu rupiah untuk 1 dolar. Hmm, pastinya akan banyak hal-hal yang menakjubkan terjadi.

Nah, berikut ini adalah peristiwa menarik yang akan terjadi jika sedolar hanya bernilai seribu rupiah saja.

1. Tukang Parkir Jadi Profesi Paling Menggiurkan
Mungkin sudah bukan jadi rahasia lagi kalau di antara berbagai profesi paling menggiurkan yang pernah ada, tukang parkir masuk dalam jajaran teratas. Tidak bermaksud menganggap semua tukang parkir tak berpendidikan, tapi inilah profesi dimana kamu tak perlu keahlian apa-apa untuk melakoninya. Belum lagi uang akan selalu mengalir deras ke kantong mereka apalagi jika tempat yang dijaga sangat ramai. Nah, bayangkan jika satu dolar cuma seribu rupiah? Apakah yang akan terjadi dengan para tukang parkir ini?

Ya, tentu saja mereka akan tiba-tiba kaya. Uang yang didapatkan dalam sehari saja, mungkin lebih dari cukup untuk melunasi 6 bulan cicilan motor sport atau rumah sekalian. Hal ini akan berdampak pada meningkatnya pamor profesi ini sebagai alternatif pekerjaan paling menggiurkan. Bahkan mungkin nantinya akan muncul tes untuk jadi tukang parkir, serta syarat-syarat prestisius lainnya.

Nantinya pun tidak usah heran jika ada deretan tukang parkir yang diangkat profilnya dalam majalah bisnis karena pendapatan mereka yang fantastis.

2. Warga Miskin Bisa Mudah Berangkat Haji dan Umroh
Siapa sih yang tidak ingin merasakan nuansa Ramadhan di Mekkah? Atau mungkin berhaji tiap tahunnya? Hal tersebut tak lagi mimpi ketika 1 dolar benar-benar hanya seribu rupiah. Tak perlu lagi menabung hingga puluhan tahun untuk berangkat ke Tanah Suci, karena uang yang dimiliki sudah lebih dari cukup untuk haji puluhan kali.

Hal ini berdampak kepada kuota haji Indonesia yang bakal selalu penuh. Bahkan bagi yang kehabisan kuota akan dengan senang hati lewat jalur alternatif misalnya berangkat dari negara-negara lain yang kuotanya masih banyak. Bahkan bukan tidak mungkin siswa sekolah bakal studi tur ke Madinah untuk pelajaran agama Islam mereka.

3. Liburan ke Luar Negeri Tiap Pekan? Tak Masalah
Jika sekarang ini hanya orang-orang kaya yang bisa plesiran ke luar negeri, maka kondisi ini akan benar-benar berbeda jika dolar semurah seribu rupiah saja. Kantor-kantor imigrasi setiap kota akan penuh sesak setiap harinya. Bahkan mungkin setiap orang merasa berkewajiban untuk memiliki paspor sama seperti SIM atau KTP karena trip keluar negeri bukan jadi hal mahal lagi.

Pesawat bukan lagi kendaraan mahal. Penerbangan first class akan jadi pilihan dan selalu penuh tempat duduknya. Sepanjang jalan di kota-kota besar dunia juga akan dipenuhi oleh orang-orang Indonesia. Bahkan mungkin saja kamu akan berpapasan dengan tetangga sebelah rumah ketika sedang di Roma.

Sebaliknya, trip ke Indonesia akan jadi sesuatu yang super mahal. Pergi ke Bali saja mungkin akan menghabiskan ratusan ribu dolar bagi turis manca. Alhasil, Indonesia akan mempunyai gelar sebagai negara dengan biaya wisata paling mahal di dunia.

4. Masyarakat Indonesia Semakmur Brunai, Bahkan Lebih Lagi
Parameter masyarakat makmur selalu berkaca dari Brunai. Meskipun kecil, negara ini sangat kaya dan membuat penduduknya sejahtera. Hal yang sama juga bisa dialami oleh orang-orang Indonesia. Syaratnya seperti tadi, dolar hanya senilai seribu rupiah.
Sudah tidak ada lagi pengemis yang lalu lalang di perempatan atau di kompleks perumahan. Karena mereka sendiri sudah punya cukup uang untuk hidup senang hingga beberapa tahun ke depan. Pengamen pun juga akan mulai jarang. Kalau pun ada mereka akan berpenampilan necis dan juga memegang gitar mahal yang jadi kolektor musisi dunia.

Indonesia akan berada di fase yang benar-benar jaya. Negara kita ini akan jadi penyumbang terbesar di negara-negara miskin, bahkan sekarang gantian Indonesia yang memberi pinjaman kepada IMF. Bahkan Brunai yang katanya kaya itu, tidak akan segan meminta bantuan keuangan kepada negeri ini.

5. Jalanan Kita Seperti di Dubai, Bahkan Lebih Gila Lagi
Mungkin karena bingung uangnya mau dibuat apa gara-gara kebanyakan, orang-orang Dubai sampai melakukan hal-hal gila termasuk juga soal otomotif. Seperti yang kamu tahu, di sana hampir sebagian besar orang punya mobil mewah. Alhasil di jalan-jalan pun sudah seperti pameran mobil berjalan. Indonesia pun akan seperti ini nantinya.
Percaya atau tidak, sebenarnya minat masyarakat kita terhadap otomotif sangat tinggi. Hal ini ditunjukkan dengan larisnya penjualan produk sepeda motor atau mobil. Nah, ketika dolar bisa turun drastis sampai seribu rupiah, level tunggangan masyarakat kita pun akan berubah. Sudah tidak ada mobil-mobil usang yang beredar di jalanan. Semua orang akan membuang mobilnya dan membeli koleksi terbaru dari showroom-showroom.

Jalanan akan dipenuhi oleh Ferrari merah maroon atau Lamborghini kuning. Bahkan angkot pun akan berganti menjadi mobil sekelas Alphard. Belum lagi tukang ojek yang berbondong-bondong mengganti motornya denganHarley atau mungkin Ducati yang mahalnya tidak karuan itu. Jalanan pagi di kota-kota pun akan sama sekali berubah. Sudah mirip Dubai sih, tapi lebih gila lagi.

6. Setiap Orang Punya Gadget Mahal
Gadget biasanya dipatok dengan dolar sebagai acuan harganya, ini juga jadi keuntungan buat kita. Ya, kita jadi tidak pernah ragu lagi kalau akan membeli gadget mahal karena harganya sudah sangat terjangkau. Kita juga mungkin akan mengganti smartphone atau laptop setiap keluaran terbaru rilis.

Setiap perabotan elektronik yang ada di rumah, dipastikan adalah produk terbaik. Setiap kamar di rumah-rumah penduduk mungkin akan dipasangi satu set home theater lengkap dengan LCD layar paling besar dan seperangkat alat gaming terbaru. Gadget mahal akan jadi hadiah mainstream ketika ulang tahun. Indonesia pun akan jadi negara dengan konsumsi barang elektronik mahal nomor satu di dunia.

Ketika kita selesai membaca ulasan ini, kita mungkin akan sangat kecewa dengan kenyataan. Namun tidak usah khawatir, tidak selamanya dolar akan stagnan di posisi tinggi seperti sekarang ini. Indonesia sendiri sering diprediksikan jadi raksasa perekonomian dunia di masa depan. Nah, tugas kita sekarang adalah jadi jalan agar hal tersebut bisa terjadi. Caranya? Lebih produktif, lebih aktif dalam persaingan era global seperti sekarang ini dan juga percayakan kepada pihak yang kompeten untuk mengatasi ekonomi kita.



Penulis : Rizal

Tarif Retribusi Parkir Naik per 18 Agustus

Gresiknews1,Surabaya - Mulai 18 Agustus 2015 mendatang, Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya akan menerapkan tarif baru retribusi parkir di tepi jalan umum. Masyarakat pengguna sepeda motor yang selama ini dikenai tarif retribusi parkir di tepi jalan umum senilai Rp 500, untuk tarif baru naik menjadi Rp 1000. Sementara untuk tarif pengguna mobil/sedan/pick up, naik darip Rp 1500 menjadi Rp 3000. Lalu, truk mini naik dari Rp 3000 menjadi Rp 5000, bus/truk/alat berat naik dari Rp 4000 menjadi Rp 6000.

Sementara untuk tariff satu kali parkir di tempat parkir insidentil, diantaranya tarif motor naik dari Rp 1500 menjadi Rp 2000, dan mobil/sedan/pick up naik dari Rp 2500 menjadi Rp 4000, serta truk mini naik dari Rp 4000 menjadi Rp 6000, lalu bus/truk/alat berat naik dari Rp 5000 menjadi Rp 7000.

Perubahan tarif retribusi parkir tersebut mengacu pada Peraturan Wali Kota (Perwali) nomor 36 tahun 2015 tentang Perubahan Tarif Retribusi Pelayanan Parkir di Tepi Jalan Umum (TJU) dan Perwali nomor 37 tahun 2015 tentang Perubahan Tarif Retribusi Tempat Khusus Parkir (TKP).

Pelaksana Tugas (plt) Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Surabaya, Irvan Wahyudrajat ketika melakukan menggelar jumpa pers perihal perubahan tarif retribusi parkir di kantor Bagian Humas Pemerintah Kota Surabaya, Rabu (12/8) mengatakan, ada beberapa hal yang mendasari sehingga perubahan tarif parkir dilakukan. Diantaranya kemampuan masyarakat, biaya operasional dan indeks perekonomian semakin tinggi, juga efektivitas pengendalian.

Irvan mengatakan, terkait kemampuan (ekonomi) masyarakat, pihaknya telah melakukan kajian dengan menggandeng LPPAPSI Universitas Airlangga tentang kemampuan membayar dan kemauan membayar pengelolaan parkir Tepi Jalan Umum (TJU). Hasilnya, kemampuan, kerelaan dan kemauan masyarakat untuk membayar jasa parkir meningkat. Indikatornya, kemampuan membayar atau ability to pay (ATP) untuk motor Rp 2000 dan kemauan untuk membayar atau willing to pay (WTP) Rp 1500. Untuk mobil, ATP Rp 2700 dan WTP Rp 3000.

Irvan mengatakan, kalau kita bandingkan dengan tarif retribusi parkir di beberapa kota/kabupaten di Indonesia, Surabaya masih lebih rendah.

Merujuk pada data tarif retribusi parkir tepi jalan kabupaten/kota yang ada di Dishub Surabaya, tarif Surabaya untuk motor Rp 500 dan mobil Rp 1500 yang flat, masih lebih rendah dibandingkan dengan Kabupaten Sidoarjo atau Kabupaten Gresik di mana tarif retribusi parkir untuk motor Rp 1000 dan untuk mobil Rp 2000. Bahkan, bila di Surabaya, tarif parkir tersebut berlaku flat, di Kota Bandung tariff motor Rp 500 dan mobil Rp 1500 berlaku parkir progresif selama dua jam.

Irvan menjelaskan, pihaknya menyadari, pelaksanaan perubahaan tarif retribusi parkir bukannya tanpa masalah. Diantaranya kemungkinan adanya juru parkir yang tidak melaksanakan peraturan seperti tidak memberikan karcis, memungut, retribusi parkir tidak sesuai dengan ketentuan, atau juga tidak menggunakan identitas juru parkir resmi (rompi dan kartu identitas juru parkir). Atau juga adanya potensi penolakan sebagian juru parkir dan konsumen (pemilik kendaraan).

Namun, Dishub telah melakukan langkah-langkah antisipasi. Salah satunya melakukan koordinasi dengan instansi terkait untuk pengawasan dan pelaksanaan Perwali Nomor 36 Tahun 2015 tentang perubahan Tarif Retribusi Pelayanan Parkir di Tepi Jalan Umum (TJU) dan Peraturan Daerah nomor 37 tentang Perubahan Tarif Retribusi Tempat Khusus Parkir (TKP) dengan membentuk tim.

Irvan menambahkan, pihaknya juga melakukan sosialisasi kepada masyarakat terkait pelaksanaan perubahan tarif parkir Tepi Jalan Umum dan Tempat Khusus Parkir melalui informasi di website Dishub juga spanduk/baliho. Jumpa pers ini juga termasuk langkah sosialisasi agar informasi ini disampaikan media kepada masyarakat.

Irvan menambahkan, Dishub membuka layanan pengaduan bagi masyarakat yang mendapati adanya masalah/pelanggaran terkait pelaksanaan perubahan tarid retribusi parkir ini. Untuk layanan pengaduan, masyarakat bisa menghubungi hot line UPTD Parkir di nomor telepon (031 8295322) yang tercantum pada karcis parkir . Menurutnya, atau bisa juga layanan berbasis web (e-parkir) melalui www.dishub.surabaya.go.id.

Ke depannya, Dishub juga akan menerapkan berbagai inovasi demi melakukan manajemen parkir. Diantaranya menerapkan mesin parkir di sejumlah titik yang rencananya dimulai tahun depan, juga penerapan e-payment.bam

TAHUN 2017 SETIAP DESA DAPAT ALOKASI DANA 1 MILLIAR

Gresiknews1,Gresik - Ada kabar baik bagi kepala Desa yang menjabat sampai tahun 2017, pasalnya Pemerintah Pusat akan menggelontorkan dana Desa sebesar 1 miliar/desa. Ini belum termasuk ADD dari APBD Daerah/provinsi demikian di sampaikan Direktorat jendral perimbangan Keuangan, Kementerian Keuangan Republik Indonesia Budiarso Teguh Widodo. Saat memberikan sosialisasi kebijakan Dana Desa di ruang Mandala Bhakti Praja lantai Iv Kantor Bupati Gresik tadi pagi rabu (19/8).

Beliau juga menjelaskan bahwa dengan di laksanakannya Undang-undang No 6 tahun 2014 membuka kewenangan penuh desa dalam menjalankan roda pemerintahan, kewenangan seperti hak asal usul, kewenangan lokal sekala desa, dan kewenangan yang di berikan pusat. Tidak cukup dengan kewenangan saja Desa juga mempunyai sumber dana yang sangat besar seperti, dana dari APBN, dana ADD dari APBD Kabupaten dan Provinsi, Hibah, retribusi, pajak, dan penerimaan desa lain yang sah. Memang saat ini dana yang di alokasikan belum mencapai 10 %. Tahun 2016 dana desa dialokasikan baru Rp46,79 triliun atau naik sekitar 126%. Rencana untuk tahun 2017 akan terpenuhi 10% artinya setiap desa akan menikmati Rp 1 Milliar dari APBN belum termasuk ADD. Jika ini terealisasi maka Desa bisa membangun didinya sendiri, sudah menjadi subjeck bukan objeck.

Sementara itu Bupati Gresik Dr.H. Sambari Halim Radianto menanggapi kucuran dana dari Pusat yang hampir menyentuh angka Rp. 1 Milliar, merasa bangga dan tidak kaget, pasalnya sejak Rumor berkembang tahun lalu, pemerintah Kabupaten Gresik telah melakukan peningkatan Sumber Daya Manusia Kades dengan cara memberikan pembinaan dan pendidikan bagi kepala Desa. Demikian juga saat ini setiap desa sudah teralokasikan dana sekitar Rp 700 juta/desa, sumber dananya bersal dari pusat minimal Rp250 s/d Rp 300 juta di tambah ADD, pajak dll.

Bupati di hadapan seluruh kepala Desa dan perangkat se Kab Gresik berharap kepada Kepala Desa sebagai pengendali dana Desa, jangan sampai terlena dengan dana desa yang besar, setlah mendapat dana di harapkan Desa langsung membuat APBDes dan Perdes agar di kemudian hari tidak menimbulkan masalah.
Hadir dalam sosialisasi Kebijakan Dana Desa yaitu djazilu Fawait (DPR RI), anggota DPRD Kab Gresik, Camat, Kepala Desa, dan tokoh masyarakat.(dwi/arz)

GAPOKTAN PANGKAHKULON IKRARKAN SAMBARI QOSIM SEBAGAI PASANGAN SUKSES PEMBANGUNAN PERTANIAN

Gresiknews1,Gresik - Sekelompok petani yang tergabung dalam Gabungan Kelompok Tani (gapoktan) Pangkahkulon Kecamatan Ujungpangkah Gresik ikrarkan pengakuan Bupati dan Wakil Bupati Gresik Sambari-Qosim sebagai orang yang berjasa dalam pembangunan pertanian di Gresik. Ikrar pengakuan ini disampaikan saat pelaksanaan Sambungrasa yang berlangsung di lapangan Desa Pangkah Kulon, Rabu (5/8/2015).

Menurut Ketuanya Fatah, Ikrar ini disampaikan karena dalam waktu 5 tahun terakhir, Sambari-Qosim telah berhasil membangun pertanian di Kabupaten Gresik. “Hal ini dibuktikan dengan diterimanya penghargaan Nasional berupa Satya Lencana Pembangunan Pertanian dari Presiden Susilo Bambang Yudhoyono tahun 2014 silam” katanya.

Masih dalam pernyataan Fatah, selama ini Sambari-Qosim banyak membawa kemajuan pembangunan dibidang pertanian, perikanan dan perkebunan di Gresik. “Banyak sekali inovasi serta kebijakan yang ditelorkan mereka berdua terutama dalam memajukan pertanian sehingga taraf hidup petani lebih makmur dan sejahtera. Sekarang tak ada lagi petani yang kesulitan pupuk”katanya.

Pada kesempatan itu, Bupati dan wakil Bupati Gresik Sambari Qosim menyerahkan beberapa hadiah kepada para gapoktan dan penyuluh berprestasi. Ada 3 gapoktan berprestasi yang mendapat hadiah handtraktor masing-masing gapoktan Petung Panceng, gapoktan Babatan Balongpanggang, gapoktan Klampok Benjeng.

Selain hadiah handtraktor, kelompok tani (poktan) lain juga mendapat hadiah masing-masing mendapat 3 ekor kambing yaitu poktan karangan kidul Benjeng, poktan Kembangan Kebomas dan poktan Babatan Balongpanggang. Sedangkan hadiah sapi diperebutkan untuk 3 BP3K dari Desa Kebonagung Ujungpangkah, Desa Dapet Balongpanggang dan Desa Petiken Driyorejo.

Pada kesempatan itu dihadapan ribuan masyarakat Ujungpangkah dan sekitarnya, Sambari Qosim menyampaikan banyak keberhasilan pembangunan yang telah dicapai selama ini. Sambari juga pamit dan meminta maaf apabila selama ini masih ada yang kurang. “Sebentar lagi kita akan membangun beberapa hotel berbintang serta mall. Sebentar lagi kita akan meresmikan Stadion terbesar dan mengundang banyak Kyai untuk dimintakan pendapat tentang penamaan Stadion” katanya. (sdm/arz)

Perubahan Tarif Parkir Berlaku Mulai 1 Agustus 2015

Gresiknews1,Surabaya - Sesuai dengan Peraturan Walikota Surabaya No. 36 dan No. 37 Tahun 2015, tarif retribusi parkir Tepi Jalan Umum (TJU) dan retribusi parkir Tempat Khusus Parkir (TKP) akan berubah untuk beberapa jenis kendaraan. 

Peraturan Walikota tersebut merupakan peninjauan atau penyesuaian terhadap tarif parkir sebagaimana diatur dalam pasal 9 ayat 3 Perda No. 8 dan No. 9 Tahun 2012 yaitu Peninjauan tarif retribusi sebagaimana dimaksud pada ayat (2) ditetapkan dengan Peraturan Kepala Daerah.

Perwali tersebut disahkan pada tanggal 9 Juli 2015 dan mulai berlaku efektif pada tanggal 1 Agustus 2015. Retribusi parkir yang mengalami perubahan antara lain untuk parkir TJU, Sepeda Motor menjadi Rp. 1.000 dari sebelumnya Rp. 500 untuk satu kali parkir. Sepeda motor yang parkir ditempat insidentil menjadi Rp. 2.000 dari sebelumnya Rp. 1.500. Sedangkan sepeda motor yang parkir ditempat parkir zona tidak mengalami perubahan yaitu tetap Rp. 2.000

Ketentuan tarif parkir Mobil pribadi menjadi Rp. 3.000 yang sebelumnya Rp. 1.500 untuk satu kali parkir serta untuk yang parkir ditempat insidentil menjadi Rp. 4.000 dari sebelumnya Rp. 2.500. Sedangkan yang parkir ditempat parkir zona tidak mengalami perubahan yaitu tetap Rp. 5.000.bam

Bentuk Forum Komunikasi Lembaga Kursus dan Pelatihan per Rumpun Tingkatkan Mutu LKP

Gresiknews1,Gresik - Masih adanya beberapa lembaga kursus dan pelatihan yang belum mempunyai ijin serta belum maksimalnya pelayanan pembinaan dan peningkatan mutu pendidik dan tenaga kependidikan pada LKP yang disebabkan terbatasnya tenaga lapangan menuntut Dinas Pendidikan Kota (Dispendik) Surabaya membentuk sebuah forum komunikasi lembaga kursus dan pelatihan per rumpun.

Kasi Pendidikan Masyarakat (Penmas) Thussy Aprilliyandari, SE menuturkan forum per rumpun ini bertujuan membantu program Dispendik dalam peningkatan mutu pendidik dan tenaga kependidikan kursus dan pelatihan seklaigus sebagai mediasi fasilitasi dalam info-info terkini tentang kursus dan pelatihan.

Thussy menambahkan, terdapat antara forum komunikasi dengan organisasi mitra (Ormit) forum komunikasi rumpun kursus. Jika Ormit ORMIT dibentuk dan bertanggung jawab secara terstruktur kepada Level Organisasi di atasannya, maka pada forum komunikasi per rumpun ini dibentuk oleh Dispendik dan bertanggungjawab kepada Dispendik sesuai dengan kebutuhan.

Tidak hanya itu, dalam waktu dekat ini Dispendik akan menggelar Apresiasi LKP dan PKBM 2015.

Thussy tadi siang (27/07) di ruang Dr. Wahidin Sudirohusodo mengatakan, selama empat hari yakni 27-31 Juli para pengurus LKP akan dilatih melalui forum ini.

Sementara itu, Ketua HISPPI jatim Ali Wafa S. Kom mengungkapkan sementara ini ada sembilan rumpun yang akan dibentuk Dispendik diantaranya, rumpun teknik dan rekayasa, pembelajaran, kesenian dan kerajinan, jasa, kerumahtanggaan, pertanian, bahasa, pariwisatan dan kesehatan.

Menurut Ali, keanggotaan secara otomatis mutlak wajib dan keanggotaan yang dikelompok-kelompokkan per rumpun.

Ali Wafa menambahkan, FKR – LKP juga membantu anggota per rumpun ataupun masyarakat dalam mempermudah pengurusan perijinan baik prinsip maupun operasional sekaligus sebagai evaluasi keaktifan pelaksanaan program kegiatan serta mendorong kolaborasi antar anggota dalam rumpun ataupun lintas rumpun.

Masih menurut Ali, namun yang paling penting ialah menyiapkan Lembaga Kursus dan Pelatihan sesuai dengan 8 Standar Nasional Pendidikan untuk menyambut MEA Desember 2015.bam

BUM DESA SEKAPUK PUNYA ASET 558 JUTA, NOMINATOR TERBAIK JATIM

Gresiknews1,Gresik - Kepala Badan Pemberdayaan Masyarakat Gresik Agus Budiono merilis perkembangan Badan Usaha Milik (BUM) Desa Sekapuk Gresik. Dalam Rilisnya tercatat , modal awal saat berdiri pada 16 Maret 2009 yang lalu sebesar Rp. 338,5 juta, saat ini modal tersebut sudah berkembang menjadi Rp. 558.426.629,- . “Prestasi luar biasa ini dicapai oleh Badan Usaha Milik Desa (BUM) Desa Sekapuk Kecamatan Ujungpangkah Gresik” katanya.

Selama 6 tahun kiprah BUM Desa Sekapuk ini berjalan telah mampu menggerakkan perekonomian Desa. Berbagai bidang usaha yang dapat menyerap ratusan tenaga pemuda warga desa setempat. Mulai dari usaha simpan pinjam, usaha angkutan darat dan air, usaha dibidang kelistrikan, usaha produksi dan perdagangan umum bahkan pengelolaan bahan galian.

Hal ini seperti yang diinginkan Wakil Bupati Gresik Drs. Mohammad Qosim, M.Si agar Badan Usaha Milik Desa (BUM) Desa dapat menjadi motor penggerak perekonomian desa. Keinginan Qosim ini disampaikan di Ruang Puteri Cempo Senin (27/7/2015) saat menerima tim penilai Badan Usaha Milik Desa tingkat Propinsi Jawa Timur yang diketuai Mohammad Yasin.

Lebih jauh Qosim memberikan motivasi kepada BUM Desa agar mencontoh BUMD yang ada di Gresik. “BUMD Gresik Migas, dari yang sebelumnya mengalami devisit. Saat ini Gresik Migas sudah mampu menyumbang Pendapatan Asli Daerah (PAD) Gresik sebesar Rp. 15 milyar dari total aset sebesar Rp. 150 milyar. Sedangkan Bank Gresik kemampuan modalnya mencapai Rp 25 milyar dan saat ini mampu memberikan PAD sebesar Rp. 1,25 milyar” ungkap Qosim.

Ketua Tim Penilai BUM Desa tingkat Propinsi Jawa Timur yang diketuai Mohammad Yasin menyatakan bangga dengan kiprah BUM Desa Sekapuk yang telah menjadi penggerak perekonomian desa. “Selain menjadi mesin uang, agar BUM Desa bisa menjadi institusi penting dalam pembangunan di Indonesia. Hal ini seperti yang diharapkan Gubernur Jawa Timur” katanya.

Tentang BUM Desa Sekapuk yang sudah mampu mengelola Sumber daya alam, Yasin berharap agar para pemuda bisa lebih berkiprah untuk menggandeng pihak ketiga untuk pengelolaan tersebut. “Kalau BUM Desa sudah mapan, niscaya kedepan Alokasi dana Desa sudah tidak dibutuhkan lagi. Karena pembangunan insfratruktur sudah bisa dilakukan oleh BUM Desa” ungkapnya sebelum melaksanakan penilaian lapangan.sdm/arz

Tekan Inflasi, Sambari Berharap Agar TPID Terus Pantau Harga Pasar

Gresiknews1,Gresik - Untuk kestabilan indeks Pertumbuhan ekonomi di Gresik, Bupati Sambari Halim Radianto memerintahkan Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) agar selalu memantau perkembangan harga sembako. Hal ini disampaikan oleh Kabag Humas Pemkab Gresik Suyono usai bertemu Bupati di kantornya Jum’at (24/7/2015).

Sukses Gresik dalam menstabilkan harga sembako utamanya beras sejak sebelum lebaran sampai setelah lebaran ini, Bupati memerintahkan agar kestabilan ini terus di jaga dan dipertahankan. “Pak Bupati memerintahkan Kepala Dinas Koperasi, UKM, Perindustian dan Perdagangan Gresik M. Najikh. Agar apabila terjadi lonjakan harga segera melakukan kebijakan misalnya operasi pasar.

Memang, sejak sebelum bulan Ramadhan, Dinas Koperasi, UKM, Perindustian dan Perdagangan Gresik bersama Pemprov Jawa Timur mengadakan operasi pasar. Beberapa komoditi yaitu beras, gula, minyak goring dan tepung terigu dijual dibawah harga dari atas truk. Dengan operasi pasar tersebut, harga beberapa komoditi stabil baik saat Ramadhan sampai setelah lebaran.

Harga beras dikisaran Rp. 8600 ribu sampai yang terbaik mencapai Rp. 11 ribu perkilogram. Harga ini tetap bahkan harga beras rajalele cenderung turun dari Rp. 9000 menjadi 8600 setelah lebaran. Harga daging masih bertengger di kisaran antara 95 ribu sampai 100 ribu, harga daging ayam ada dikisaran Rp. 30 ribu. “Harga ini tetap seperti harga sebelum lebaran”, ujar Kepala Dinas Koperasi, UKM, Perindustian dan Perdagangan Gresik M. Najikh melalui kabag Humas, Suyono.

Najikh memperkirakan, harga kebutuhan pokok ini akan terus terkoreksi sampai keadaan normal. “Seiring waktu, apabila produksi maupun distribusi sudah sepenuhnya lancar, maka harga akan sedikit turun. Utamanya sayur-mayur. Saat ini pasokannya masih terganggu dengan distribusi yaitu tidak diperbolehkannya truk beroperasi dan juga petani belum turun ke sawah” katanya.

Seperti data yang disampaikan Kabid perdagangan harga harga bawang merah turun dari Rp. 22 ribu menjadi Rp. 20 ribu perkilogram. Harga wortel hari ini mencapai Rp. 14 ribu perkilogram, Sementara harga komoditi yang lain juga tetap tidak berubah seperti sebelum lebaran misalnya bawang putih tetap bertengger diharga Rp. 20 ribu/kilogram. Data harga tersebut didapat di beberapa pasar di Gresik pada Jum’at (24/7/2015) diantaranya pasar baru, pasar kota dan pasar sidomoro.

Najikh mengaku pihaknya akan selalu memantau. “Atas perintah Bupati Gresik kami selalu memantau harga sembako, serta mengambil kebijakan apabila terjadi lonjakan harga. Sejak sebelum, saat Ramadhan dan sebelum lebaran maupun sesudahnya. Kami selalu mengadakan pemantauan harga. Harga sembako sampai saat ini masih dalam taraf wajar dan bisa ditoleransi” katanya lagi.sdm/arz


GRESIK MEMILIH 6 UKM TERBAIK DARI 16 YANG SUDAH TERSELEKSI.

Gresiknews1,Gresik - Sebanyak 16 pelaku UKM muda di Gresik terpilih dan masuk nominator dalam meraih UKM Award 2015 Pemerintah Kabupaten Gresik Tahun 2015.

Menurut Kepala Bagian Administrasi Perekonomian Malahatul Fardah melalui kabag Humas Suyono, Minggu (12/7). Selaku ketua Panitia pelaksana pemilihan UKM Award Tahun 2015. Pihaknya akan menseleksi kembali 16 UKM tersebut dan mencari 6 UKM terpilih yang akan mendapatkan hadiah beserta thropy.

Hadiah berupa uang tunai Total empat puluh dua juta rupiah. Untuk juara I mendapat 10 juta rupiah, Juara II mendapat 9 juta rupiah dan pemenang ke tiga mendapat 8 juta rupiah. Untuk 3 pemenang juara harapan masing-masing mendapat 6 juta, 5 juta dan 4 juta rupiah.

Para nominator yang saat ini sudah terseleksi tersebut sebanyak16 UKM berasal dari masing-masing kecamatan, yaitu Gresik (3), Kebomas (5), Cerme(3), Dukun, Duduksampeyan, Benjeng, Menganti dan Balongpanggang masing-masing(1). Hal ini disampaikan Fardah

Pada UKM Award tahun 2015 ini, pihak panitia memang membidik wirausaha muda. Hai ini untuk penguatan pendataan UKM di Kabupaten Gresik khususnya sektor pemuda, Menggerakkas sektor kepemudaan, Membangkitkan sektor ekonomi kreatif yang sebagian besar pelakuknya adalah kalangan muda. Dan menginventarisir serta memberikan stimulant pada entrepreneur muda.

Sebelumnya Fardah mengaku sudah mensosialisasikan kegiatan ini kepada para pelaku UKM. Sosialisasi kami lakukan sejak bulan April2015 lalu” katanya. Pada saat sosialisasi ada sekitar 150 pelaku UKM hadir.

Diperjalanan waktu ternyata setelah diseleksi hanya 49 (empat puluh sembilan) yang bisamendaftar dan masuk ke meja panitia. Dari 49 tersebut terpilihlah 16 UKM yang kemudian kami kerucutkan menjadi hanya 6 pemenang, yaitu juara 1, II dan IIIserta 3 UKM sebagai juara harapan.

Tentang peserta UKM award 2015, peserta terbanyak berasal dari Kecamatan Bungah yaitu 15 UKM peserta.dan dari kecamatan Kebomas sebanyak 10 UKM. “Untuk para juara ini akan diumumkan di panggung pada saat gelar pasar bandeng Tradisional Gresik 2015 yang berlangsung di Jalan Gubernur Rabu malam. Mereka sekaligus menerima hadiah” ujar Fardah kepada Suyono. (sdm/arz)

Jalankan UKM, Eks Penghuni Liponsos Miliki Tabungan Jutaan Rupiah

Gresiknews1,Surabaya - Pemerintah Kota Surabaya berkomitmen dalam mengembangkan UKM dan IKM di kota Surabaya. Salah satunya serangkaian Pahlawan Ekonomi yang digelar di Teluk Aru Utara, Kecamatan Pabean Cantikan, Sabtu (4/7). Dalam kesempatan tersebut hadir UKM dan IKM di lingkungan Kecamatan Pabean Cantikan. 

Suwarno, Ketua LKMK Pabean Cantikan dalam laporannya mengatakan, ia mengucapkan terima kasih kepada segala pihak yang menyempatkan hadir. Menurutnya, Roadshow Pahlawan Ekonomi tersebut sebagai bukti bahwa Pemkot Surabaya telah melakukan langkah konkret yang melibatkan UKM.

Tri Rismaharini, Walikota Surabaya dalam sambutannya mengatakan, ia mengajak ibu-ibu ke Roadshow Pahlawan Ekonomi agar dapat mengikuti training. Menurutnya, melalui training peserta dapat mengenal perpaduan warna dan pengemasan. Berharap agar UKM dan IKM ikut berkompetisi di pasar menengah atas. 

Walikota mencontohkan kisah sukses yang dialami Farida, Pahlawan Ekonomi. Farida berhasil membangun UKM dengan modal satu mesin jahit. Kini Farida memiliki sekitar 100 mesin jahit, menyerap lebih dari 100 pegawai dan memenuhi 400 baju gamis dan berhasil mengekspor ke luar negeri. 

Walikota menyemangati ibu-ibu agar pantang menyerah, mengingat akan datang era Masyarakat Ekonomi Asean. Ia menghimbau agar masyarakat Surabaya tidak menjadi penonton di negeri sendiri. Ia tidak mau warganya untuk menjadi pengemis.

Di sela-sela sambutan walikota, Suhermin dan Ekowati, eks penghuni Liponsos Keputih dengan gangguan kejiwaan hadir berbagi kisah sukses sambil dipandu walikota. Suhermin dan Ekowati memiliki usaha kerajinan keset dan alas meja. Mereka mengaku keset yang dijual dengan modal Rp 5.000 dijual kembali dengan harga Rp 50.000 dan kini memiliki tabungan jutaan rupiah.

Usai sambutan, walikota mengunjungi satu persatu stan yang ada pada Roadshow Pahlawan Ekonomi sembari berdialog dengan pemilik UKM dan IKM.bam

GRESIK KEMBANGKAN JAHE MERAH, PILOT PROJECT DI DESA KEDANYANG, KEBOMAS

Gresiknews1,Gresik - Tingginya harga dan permintaan jahe merah (zingiber officinale var rubrum) dipasaran, membuat Badan Pelaksana Penyuluhan Pertanian, Perikanan dan Kehutanan (BP4K) Gresik mengadakan budidaya produk tersebut.

Pada Kamis Pagi, (2/7/2015) Kepala BP4K, Labat Wibowo bersama Camat Kebomas, Jairrudin serta Muspika Kecamatan Kebomas dan Masyarakat Petani Desa Kedanyang secara simbolis mengadakan penanaman tunas jahe kedalam polybag maupun lahan yang telah disediakan. Selanjutnya, para petani anggota Gapoktan Desa Kedanyang siap melanjutkan melaksanakan penanaman 2000 (dua ribu) tunas bibit tanaman jahe.

Menurut Kepala BP4K tentang Bududaya produk pertanian jahe merah karena kami banyak sekali permintaan. Beberapa pihak telah menyatakan siap untuk menampung produksi dan membeli jahe merah asal Desa Kedanyang ini. Labat melihat ini sebuah peluang yang harus ditindaklanjuti. Setelah itu pihaknya menemukan Desa Kedanyang sebagai tempat yang cocok untuk komoditi ini. “Ini contohnya baru beberapa minggu saja sudah setinggi ini” ujarnya sambil menunjuk tunas-tunas yang sudah agak tingi.

Penanaman di dalam polybag ukuran 50 cm, menurut labat lebih mudah dan menguntungkan. Selain perawatannya lebih mudah, juga dalam masa pembesaran rimpangnya selama 10 bulan sampai setahun akan tumbuh tunas-tunas baru. “Dalam kurun waktu ada sekitar 30 tunas baru tumbuh. Tunas inilah yang bisa dipakai bibit kembali, juga laku dijual seharga seribu limaratus dan sudah ada yang menampung” ujar Labat Optimis. 

Dalam waktu 10 bulan sampai setahun, petani bisa memanen rimpang jahe merah antara 5 – 10 kg tiap polybag dengan harga ditingkat Rp. 10 ribu per kilogram. Namun labat menyatakan, harga jahe merah dipasaran yaitu ditingkat pengecer sangat fluktuatif, tergantung demand and suply. “Saat ini harga ditingkat pengecer mencapai duapuluh ribu perkilogram, namun pernah mencapai delapan puluh ribu rupiah perkilogram” tandasnya. 

Pada tahap awal budidaya Jahe merah kali ini masyarakat petani desa kedanyang mendapat bantuan Bibit jahe merah dari Corporate social responbility (CSR) PT Pertamina EP. Pihak Pertamina EP berjanji siap membantu untuk menjadi pendamping petani sampai program ini berhasil. Hal ini disampaikan oleh perwakilannya, Isye Widyasari melalui kabag Humas Pemkab Gresik, Suyono saat ikut menjadi saksi penanaman perdana Jahe merah di desa Kedanyang.

Sementara Camat Kebomas Jairudin berharap agar produk ini menjadi produk andalan Kecamatan Kebomas. “Kalau produk ini berhasil, saya yakin semua wilayah di Kabupaten Gresik serta Kabupaten lain akan menjadikan Kebomas sebagai percontohan. Mereka akan membeli jahe merah dari kita. Apalagi produk jahe merah dari sini berkwalitas bagus”. Katanya. Jairrudin juga mengaku, Bupati Sambari sangat tertarik dengan komoditi ini sehingga dia mengusulkan agar nantinya ada produk jahe merah kemasan yang berasal dari Kebomas. Hal ini disampaikan Bupati Sambari kepada Camat Kebomas Jairrudin saat melaporkan kegiatan penanaman jahe merah ini. (sdm/arz)

Produk Pahlawan Ekonomi Mencapai Luar Negeri

Gresiknews1,Surabaya - Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya kembali menggelar Pahlawan Ekonomi. Kali ini, kegiatan tersebut di gelar di Kecamatan Sukolilo, Kegiatan tersebut selain memberdayakan usaha kecil menengah (UKM) juga sebagai persiapan diri menyambut masyarakat ekonomi asean (MEA) 2015.

Walikota Surabaya, Tri Rismaharini dalam sambutannya mengatakan, kualitas produk para peserta pahlawan ekonomi semakin baik awal dimulainya kegiatan tahun 2010. Bahkan produk-produk dari perserta kegiatan ini sudah menarikperhatian berbagai kalangan baik dari dalam maupun luar negeri.

Walikota perempuan pertama Surabaya ini mengimbau agar warga khususnya pengusaha UKM agar terus berusaha dan tidak menyerah karena semuanya mungkin. Jangan sampai suplai kebutuhan pokok yang seharusnya dapat dipenuhi sendiri nantinya akan diambil oleh asing.

Menurut Walikota Risma, pengusaha Surabaya termasuk yang mampu bersaing. Hal tersebut terbukti saat dunia termasuk Indonesia terkena imbas krisis ekonomi, pengusaha Surabaya termasuk yang dapat bertahan bahkan bangkit kembali. Hal tersebut salah satu bukti bahwa warga Surabaya tidak kalah dengan asing.bam

Kunjungan Kerja Komite II DPD RI, Surabaya Aman Dari Kenaikan Harga

Gresiknews1,Surabaya - Melonjaknya harga kebutuhan pokok dan barang penting menjelang Ramadan dan Lebaran 1436 H dikhawatirkan akan memberikan dampak besar kepada masyarakat. Hal ini yang menjadi latar belakang kunjungan kerja Komite II Dewan Pimpinan Daerah Republik Indonesia (DPD RI) ke Kota Surabaya, pagi kemarin (22/6).

Bertempat di Ruang Sidang Walikota, hadir Ketua Komite II DPD RI Parlindungan Purba bersama anggota, Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini beserta seluruh Jajaran Forpimda Kota Surabaya melakukan pembahasan dengan agenda pengawasan atas pelaksanaan UU No.7/2014 tentang perdagangan.

Walikota menjelaskan, untuk menekan naiknya harga kebutuhan pokok. Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya, terlebih dahulu melakukan operasi pasar sebelum bulan Ramadan datang dan mengadakan pasar bayangan di balai-balai RW di seluruh kecamatan di Surabaya.

Walikota menuturkan, pihaknya juga mengadakan bazaar Ramadan yang rencananya digelar di 20 titik tahun ini. Hal ini juga pihaknya gunakan sebagai langkah antisipasi pengendalian stabilitas harga bahan kebutuhan pokok menjelang natal dan tahun baru.

Parlindungan Purba mengatakan bahwa pengendalian harga di Kota Surabaya cenderung terjaga dengan baik. Ia mengharapkan seluruh kabupaten kota bisa meniru cara Pemkot Surabaya dalam melakukan pengendalian harga.

Parlindungan mengatakan, hal yang membahagiakan bagi saya adalah, Kota Surabaya tidak memiliki Tim Pemantau Inflasi Daerah (TPID). Dinas masing-masing sebagai pemantau, sehingga setiap hari walikota bisa memantau naik- turunnya harga kebutuhan pokok.

Disinggung tentang kiat sukses Pemkot Surabaya dalam Penataan dan Pemberdayaan sentra PKL, Walikota menjelaskan bahwa relokasi sentra PKL di Surabaya tidak hanya asal-asalan. Untuk pedagang makanan pemilihan lokasi sengaja dipilih tidak jauh dari lokasi asal para pedagang berjualan. Untuk pedagang jasa seperti jasa permak ataupun berjualan ikan, para PKL ditempatkan di sentra khusus.

Walikota juga sempat menjelaskan rencana dibangunnya Jalan Lingkar Luar Timur (JLLT) dan Jalan Lingkar Luar Barat (JLLB). JLLT yang dilakukan secara bertahap jangka panjang, dibangun dari akses ke Jembatan Suramadu sampai dengan Gunung Anyar, sementara pembangunan JLLB dibangun membentang melewati Romokalisari, Pakal, Sememi dan Lakarsantri.

Sebelumnya anggota Komite II ditemani Walikota Surabaya, melakukan sidak ke pasar-pasar tradisional untuk melakukan peninjauan langsung terhadap harga bahan kebutuhan pokok dan menikmati suasana pagi hari di Taman Harmoni, Keputih. Dari hasil pantauan ke beberapa pasar tradisional, tidak ditemukan kenaikan harga seperti yang ramai diberitakan.bam

HARGA CABE MERAH MEROKET TAJAM, SEDANGKAN HARGA BERAS TERTEKAN OPERASIPASAR

Gresiknews1,Gresik - Ketika disidak oleh Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) Kabupaten Gresik pada awal Ramadhan ini justeru sejumlah harga sembako yaitu beras dan minyak goreng turun dibanding beberapa hari lalu. Hanya harga Cabe besar yang meroket naik yaitu Rp. 35 ribu/kg dari harga sehari sebelumnya Rp.26 ribu/kg. Keadaan ini dijumpai di Pasar Baru Gresik pada Kamis (18/6/2015).

Kenaikan juga diikuti oleh harga daging ayam potong yang mencapai Rp. 30 ribu/kg. Padahal pada minggu sebelumnya masih Rp. 26 ribu dan 3 hari yang lalu naik menjadi Rp 28 ribu. “Saya juga susah mas akibat kenaikan ini pembelinya semakin berkurang”ungkap Udin yang membuka lapaknya didekat kantor Pasar Baru. Kenaikan harga juga dialami telur ayam yang saat inimencapai Rp. 20.500 dari harga sebelumnya Rp. 19.500.

Meski ada kenaikan beberapa kebutuhan pokok ditingkat pengecer di Pasar Baru Gresik. namun ada juga beberapa harga sembako mengalami penurunan yaitu beras, minyak goreng dan gula. Rata-rata komoditas sembako tersebut turun antara Rp. 500 – 1500. Kenyataan ini ditanggapi gembira oleh anggota Tim PID Kabupaten Gresik.

Menurut salah satu anggota TPID yaitu Kepala Dinas Koperasi, UKM, Perindustrian dan Perdagangan Gresik,Najikh kepada Kabag Humas Suyono. Penurunan ini merupakan upaya Pemerintah seiring dengan pelaksanaan Operasi pasar sembako. “ Untuk menekan harga kebutuhan pokok, Kami melaksanakan Operasi pasar sekitar sebulan penuh mulai 16 Juni sampai 15 Juli menjelang lebaran. Ada empat komoditas yaitu beras, gula, minyak goreng kemasan, dan tepung terigu. Lokasi operasi pasar ini tepat di depan Pasar Baru” ujarnya.

Tentang harga Najikh menjamin dibawah harga pasar, karena ada subsidi dari Pemerintah. Untuk harga beras dipatok Rp. 8500, minyak goreng Rp.10 ribu/liter, gula curah Rp. 10.750/kg serta tepung terigu Rp. 7500/kg. “Transaksinya dari atas truk dalam bentuk paket. Biasanya truk yang beroperasi sejak jam06.00 ini pada jam 10 pagi sudah ludes. Setiap operasi ada 750 kg beras, 750 kggula, 600 liter minyak goreng dan 400 kg tepung terigu” tambah Najikh.

Terbukti sejak adanya operasi pasar ini harga sembako terutama empat macam komoditas yang merupakan kebutuhan pokok masyarakat bisa ditekan. Najikh juga berharap tidak ada lonjakan harga kebutuhan pokok
selama Ramadhan dan Idul Fitri ini, sehingga kami dapat membantu menekan inflasi didaerah, ujarnya melalui kabag Humas Suyono. (sdm/arz)

PUNCAK HARI KOPERASI, WABUP QOSIM BAGI-BAGI HADIAH

Gresiknews1,Gresik - Puncak Hari Koperasi ke 68 yang berlangsung di Gedung Wahana Ekspresi Pusponegoro (WEP) Gresik Jum’at (12/6), Wakil Bupati Gresik Drs.Mohammad Qosim, M.Si memberikan penghargaan kepada 3 tokoh pengabdi Koperasi. Penghargaantersebut diberikan kepada Hj. Amiek Sri Slameto, Drs. Suwaji dan Parsono, B.Sc.

Penerima penghargaan pengabdi Koperasi di Gresik inidiberikan 3 (tiga) orang yang boleh dikata termasuk manula. “Atas jasa-jasabeliau, Koperasi di Gresik bisa berkembang dengan baik. Anggotanya semakin banyak dan tingkat kesejahteraan masyarakat anggota koperasi semakin baik. Maka dalam rangka hari Koperasi ini Kami memberikan sedikit penghargaan sebagai rasaterima kasih” ujar Qosim.

Pada kesempatan itu, Wabup Qosim juga menyerahkan berbagai hadiah kepada orang-orang yang berprestasi didunia perkoperasian di Gresik. Masing-masing penghargaan dan hadiah diberikan kepada KPRI Karya Husada RS. Ibnu Sina, Kopwan Cempaka Wangi Pelem Watu Menganti,Kopkar Dian Sejahtera dan Koperasi Siswa SMA Negeri I Manganti.

Selain itu Qosim juga menyerahkan hadiah kepada Kopwan Kebomas pemenang lomba paduan Suara antar Kopwan, Kelompok Cepat-tepat asalSidayu. Berbagai bantuan dan hibah juga diserahkan masing-masing kepadaKoperasi tahu tempe, KUD Mina Giri, Kopwan Fathonah Manyar, koperasi perumahanserta hibah dari Propinsi Jatim kepada beberapa kelompok pengajian dan JamiyahYasin Tahlil.

Sementara Kepala Dinas Koperasi, UKM, Perindustrian danPerdagangan M. Najikh menyerahkan bantuan berupa gerobak yang terbuat dari Aluminium untuk PKL makanan masing-masing secara simbolis diberikan kepada Anwar Saifudin penjual bakso, Saiful Affandi penjual gorengan dan Arif Purnomo penjualminuman.

Tentang penghargaan kepada tokoh pengabdi Koperasi, menurut Najikh orang tersebut memang pantas mendapat penghargaan tersebut. “Saya tahu,mereka sejak saya awal masuk PNS di Gresik mereka sudah menjadi pengurus koperasi” katanya.

Ketika di konfirmasi secara terpisah, Parsono salah seorang penerima penghargaan mengaku lupa sudah berapa tahun dirinya menjadi pengurusKoperasi Wartani. “Seingat saya sejak saya masuk Dinas Pertanian, sejak saat itu saya sudah menjadi pengurus Koperasi Wartani” katanya yang saat ini sudah pensiundan sudah berumur 71 tahun. (sdm/arz)

Jelang Ramadhan Harga Daging Ayam Melonjak Tajam Hingga RP. 32 Ribu Rupiah

Gresiknews1,Gresik - Sejumlah harga kebutuhan pokok,(sembako) di pasar tradisional gresik- jawa timur, terus merangkak naik. Setelah beras, kini kenaikan terjadi pada daging ayam dan telor ayam, yang naik hingga mencapai 15 hingga 20 persen. Melonjaknya harga membuat para pedagangan cemas, lantaran khawatir sepi pembeli.

Satu kilogram daging ayam potong, yang semula dijual seharga 25 ribu hingga 26 ribu rupiah, merangkak tajam menjadi 32 ribu rupiah perkilogramnya, atau naik 20 persen.

Sumini, pedagang ayam daging ayam mengaku, kenaikan harga terjadi hampir tiap hari, dengan kisaran harga perhari naik sebesar seribu rupiah perkilogramnya," Pokoke tiap hari naik mas, pedagang ya gelisah kalau naik terus, takutnya sepi pembeli." ujar sumini.

Kenaikan serupa juga terjadi pada komuditas telor ayam horen, sebelumnya perkilogram dijual 19 ribu rupiah, naik menjadi 20 ribu rupiah perkilogramnya.

Kasurip salah satu pedagang beras dipasar sentral kota gresik, mengatakan, kenaikan harga beras terjadi hampir tiap hari secara terus menerus sejak sebulan yang lalu, hingga membuat para pedangan kelimpungan karena sepi pembeli.

Untuk beras kwalitas sedang, sebelumnya dijual tujuh ribu tujuh ratus rupiah perkilonya/ naik menjadi delapan ribu rupiah. Kenaikan yang sama juga terjadi pada harga beras kwalitas istimewa, yang mengalami kenaikan rata - rata sebesar lima ratus rupiah perkilogramnya. Sebelumnya dijual 10.500 rupiah perkilonya, naik menjadi sebelas ribu perkilogramnya," biasanya lah mas, mau puasa dan lebaran, semua barang biasanya mengalami kenaikan," sambungnya.

Lonjakan harga juga terjadi pada sejumlah kebutuhan bahan pokok lainnya, seperti gula pasir. Harga gula pasir sebelumnya dijual dengan harga sepuluh ribu lima ratus rupiah perkilogramnya, naik menjadi 12 ribu perkilogramnya.

Kondisi tidak stabilnya harga ini, diperkirakan akan terus terjadi, hingga usai lebaran nanti.bib

GERAKAN 500 RIBU MASKER DAN PENCANANGAN GRESIK BERMASKER

  Gresik,   gresiknews1.com     - Motto Berani Mengungkap Membantu Yang Belum Terungkap.  Berbagai macam cara terus dilakukan untuk memutus ...