Tampilkan postingan dengan label Gresik. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Gresik. Tampilkan semua postingan

GERAKAN JATIM BERMASKER MENUJU JATIM SEHAT

Gresik, gresiknews1.com - Motto Berani Mengungkap Membantu Yang Belum Terungkap. 

Gerakan Jatim Bermasker yang ada di Kab Gresik dalam rangka menuju Gresik sehat yang diadakan oleh Polres Gresik dibawah kepemimpinan AKBP Arief Fitrianto, SH, S.I.K, M.H ( Kapolres Gresik)  bertempat di masjid Al - Amin Desa Sidorukun Kec.Kota Kab. Gresik yang di ikuti sekitar 150 orang, pada hari Kamis 6 Agustus 2020 pukul 16.02 s,d 17.20 WIB. 


Hadir dalam giat Gerakan Jatim Bermasker Menuju Jatim Sehat adalah: 
-  AKBP Hengky prayitno (KSPKT Polda Jatim).
-  Letkol Inf Taufik Ismail S.Sos .M.I .Pol (Dandim 0817/Gresik).
- AKBP Arief Fitriyanto, SH. S.I.K. M.H (Kapolres Gresik).
- Kapten Inf. Mashudi (Danramil 0817/05 Kota).
- Akp Inggit ( kapolsek kota)  
- Satriyo Utomo, S.Sos., MM ( Kabag Pembangunan Kab.Gresik )
- Aparat desa Sidorukun.
- Ibu fatayat dan muslimat desa sidorukun.
- Toga dan tomas.


*AKBP Arief Fitriyanto, SH. S.I.K. M.H (Kapolres Gresik) dalam. menyampaikan bahwa  " Giat Jatim Bermasker  " pada hari ini merupakan penjabaran gerakan dari perintah Presiden RI kepada Forkopimda Jatim dan diteruskan kepada satuan tingkat Polres dan Kodim dengan pelaksanaan pembagian sebanyak 2500 masker dari Polda kepada Polres dan akan disalurkan kepada masyarakat Gresik, " Ujar, " Kapolres Gresik. 


Pada Pandemi covid 19 yang ada di Wilayah Kab. Gresik belum selesai dan harus tetap melaksanakan protokoler kesehatan dengan  menggunakan masker dan memberikan sanksi bagi pelanggar disiplin di masyarakat agar bisa memberikan efek jera serta dapat meningkatkan pencegahan dan efektif dalam penanganan covid 19." Pungkasnya, "

Menghimbau kepada seluruh masyarakat Kab. Gresik untuk berdo'a bersama dan menjaga diri masing - masing agar terhindar dari Covid 19.

*Lebih lanjut dikatakan oleh Letkol Inf Taufik Ismail, S.Sos .M.I .Pol (Dandim 0817/Gresik)  bahwa " Gerakan Bermasker Menuju Jatim Sehat) bermula pada disiplin diri masing masing apabila kita bisa menerapkan hidup disiplin diri  insya Allah kita bisa menjaga diri sendiri, keluarga, dan masyarakat, " Ujar, " Dandim 0817 / Gresik. 


Serta Memohon do'a restu kepada masyarakat kota Gresik dalam mengemban tugas sebagai komandan kodim 0817/Gresik yang baru menjabat selama 2 hari dan semoga kota Gresik selalu aman dan kondusif.

Selanjutnya pemberian masker secara simbolis kepada ibu ibu PKK, Muslimat, Fatayat dan Komunitas, kepada perwakilan Ibu Persit, Bhayangkari, dan perwakilan Desa.


Agenda dilanjutkan dengan pelaksanaan Vidcon bersama Forkopimda Jatim.serta 
Launching " Gerakan Gresik Bermasker untuk Gresik Sehat " Karena sehat dimulai dari diri kita sendiri. 

Bahwa giat " Gerakan Jatim Bermasker  " yang ada di Kab. Gresik tersebut dalam rangka menuju Gresik sehat dalam memutus rantai penyebaran Covid 19.



Penulis Arifin S.Zakaria gresiknews1.com ( Pendiri Penanggung Jawab Redaksi)

Aliansi Pekerja Seni Kab Gresik Dalam Memperjuangkan Haknya Untuk Beraktifitas.

 

GRESIK, gresiknews1.com - Motto Berani Mengungkap Membantu Yang Belum Terungkap 


Ratusan masa Aksi Unjuk Rasa Damai oleh Aliansi Pekerja Seni Kab. Gresik mendatangi kantor DPRD Gresik Jl.KH. Wachid Hasyim No.5 Kel Kebungson Kec Gresik Kab Gresik dengan Korlap aksi Sdr Abdul Hamim dan kordinator Aliansi  Sdr Erno Setyo Utomo.

Adapun dalam aksi tuntutan yang mengatas namakan Aliansi Pekerja Seni Gresik adalah Secepatnya untuk diberikan ijin keramian untuk segala jenis hiburan, Dan Merevisi perbub 22 tahun 2020 pasal 16 ayat 4 huruf b tentang denda administrasi sebesar Rp 25.000.000 buat pihak penyelengara/yang punya hajat," Ujar, "Sdr Erno Setyo Utomo kordinator Aliansi. 

Dengan beberapa peralatan yang dipergunakan dalam Aksi Unjuk Rasa Damai, selanjutnya masa aksi unras berkumpul di Lapangan Metatu Benjeng bergabung dan bergerak menuju ke Kantor DPRD Gresik.Dengan pengawalan ketat dari pihak kepolisian dan membentangkan spanduk yang bertuliskan TERTIBKAN PERIZINAN HAJATAN dan HIBURAN KAMI SIAP PATUHI PROTOKOL KESEHATAN.

Selanjutya Ratusan masa melakukan orasinya di depan Kantor DPRD Kab Gresik bahwa - Kami Aliansi Pekerja seni meminta agar Peraturan Bupati nomor 22 tahun 2020 pasal 16 ayat 4 huruf b tentang denda administrasi sebesar Rp 25.000.000 buat pihak penyelengara/yang punya hajat dicabut atau direvisi, "Terang, " kordinator Aliansi juga dalam aksi tersebut. Dan juga Kami merasakan sangat terbebani dengan adanya Peraturan Bupati Nomor 22/2020 Pasal 16 ayat 4 huruf b Hal inilah yang membatasi aktivitas pekerja seni.

Dampaknya, diantara kami banyak yang tidak mendapatkan pemasukan, apalagi menghidupi keluarga,dan kebutuhan lainya,kami sudah lima bulan tidak ada penghasilan dan Kami meminta bisa pentas lagi seperti dulu sehingga kami dapat mencukupi kebutuhan sehari hari.

Adapun kami Aliansi pekerja seni meminta untuk segera dikeluarkannya izin hajatan dan pernikahan, harapan kami agar hajatan dan musik hiburan dapat digelar kembali hingga tingkat kampung," Ungkap, " dari Aliansi Pekerja Seni. Kab Gresik . 

Kalau kami dilarang, semuanya ya harus dilarang. Kerumunan pasar, dan acara apa pun harus dilarang, Serta Kami harus kembali turun jalan dengan massa lebih banyak lagi,andai saja DPRD tidak segera merevisi Perbup nomor 22 Pasal 16 ayat 4 huruf b tahun 2020, " Ungkap, " Aliansi Pekerja Seni Kab Gresik tersebut. 

Selang beberapa waktu kemudian perwakilan Aksi melakukan Mediasi dengan Ketua DPRD. di Ruang Rapat Ketua DPRD Gresik, selanjutnya dari perwakilan tersebut di temui oleh Ketua DPRD Gresik Fandi Akhmad Yani, SE dan Ketua Komisi IV Muhammad bersedia menemui para Aksi, dalam mediasi menyampaikan bahwa - hari senin akan diadakan pertemuan dengan tiga Pilar dalam hal ini POLDA,KODAM dan DPRD termasuk pekerja seni untuk berunding, " Terang," Fandi Akhmad Yani. 


- Dan Kita dari pihak DPRD Memfasilitasi para pekerja seni agar supaya bisa beraktifitas kembali dan tidak ada lagi yang disalahkan dan menyalahkan baik pihak Pemerintah dan para pekerja seni.

- Untuk itu bagaimana caranya pekerja seni bisa aktif kembali seperti sebelumnya, dengan catatan tetap memperhatikan dan mengutamakan Protokoler kesehatan.

Sementara itu para peserta Aksi melakukan Pementasan Tradisional Bantengan di depan kantor DPRD sembari menunggu Perwakilan Mediasi keluar dari Kantor DPRD Kab Gresik.

Lebih lanjut dikatakan dari perwakilan Aliansi pekerja seni sdr Reno ( Ketua Aliansi Pekerja Seni ) menyampaikan Hasil dari mediasi  tersebut yang pada intinya 
- Segera mengundang para ketua pekerja seni untuk duduk bersama melakukan perundingan dengan DPRD Gresik, jika dalam perundingan tidak akan menemui hasil yang kita inginkan, maka kita melakukan Aksi lanjutan dengan masa yang lebih besar, " Ungkap, " Reno  ( Ketua Aliansi Pekerja Seni) . 

Dari Komisi IV DPRD Gresik pada hari itu juga melaksanakan rapat membahas tentang Seni dan Pariwisata,paling lambat hari selasa kita sudah mendengar hasil keputusanya. Kalau sampai dengan hari selasa kita tidak dapat undangan dengan DPRD Gresik maka hari kamis kita akan lakukan aksi yang jumlah masa lebih Banyak lagi dari pada hari ini, " Pungkas " dari Abdul Hamim ( Korlap Aksi) ".

Bahwa aksi yang dilakukan oleh Aliansi Pekerja seni Kab. Gresik. Suatu bentuk kepedulian terhadap sesama kaum Seni dalam memperjuangkan haknya untuk bisa beraktifitas seperti dulu untuk dapat mencukupi kebutuhan hidup sehari - hari.

Dan Aliansi pekerja seni menganggap dalam Perbup nomor 22 Pasal 16 ayat 4 sangat merugikan Masyarakat pekerja seni pada umumnya, " Ujar, " dari masa Aliansi Pekerja Seni Kab Gresik. 

Dalam masa Aksi Unjuk Rasa Damai yang dilaksanakan di kantor DPRD Kab.Gresik yang mengatas namakan Aliansi Pekerja Seni Kab Gresik sempat terpantau langsung oleh Pendiri Penanggung Jawab Redaksi gresiknews1.com di lapangan. 


Penulis Arifin S.Zakaria gresiknews1.com ( Pendiri Penanggung Jawab Redaksi)

Pekerja Seni Gresik Menjerit Tuding Polisi Tebang Pilih Beri Izin.

Gresik,  gresiknews1.com - Motto Berani Mengungkap Membantu Yang Belum Terungkap. 


Ratusan massa pekerja seni se-Kabupaten Gresik yang mengatasnamakan Aliansi Pekerja Seni Gresik mendatangi Gedung DPRD Gresik. Menuntut diperbolehkanya izin menggelar kembali segala pertunjukan seni di massa transisi new normal.


Mulai dari penyanyi dangdut, pemilik sound system, pemilik panggung dan puluhan paguyuban seni se-kabupaten Gresik melakukan orasi. Akibat tidak adanya izin menggelar pertunjukan, mereka merasa hilang pendapatannya, Kamis 6 Agustus 2020.


"Kami mengadu kesini agar ada solusi sebagai ganti hilangnya pencarian kami sebagai pekerja seni, dan merevisi Peraturan Bupati nomer 22 tahun 2020. Dimana memperbolehkan adanya pertunjukan di masa transisi ini, namun dilarang oleh pihak Kepolisian," terang koordinator Aliansi, Reno Setyo Utomo.

Beberapa waktu kemudian massa ditemui Ketua DPRD Gresik, Fandi Ahmad Yani yang mempersilahkan beraudiensi dengan menunjuk 10 orang perwakilan. Perwakilan beraudiensi di ruang komisi bersama ketua dan anggota komisi IV DPRD Gresik.

Dalam audiensi diterangkan perwakilan aksi bahwa adanya kesan tebang pilih dari pihak Kepolisian untuk memberi izin sebuah pertunjukan. Dicontohkan pagelaran wayang kulit di Desa Pandu Kecamatan Cerme, Gresik, namun tidak bagi mereka pekerja seni ini (demonstran).

"Sudah hampir satu bulan surat permohonan izin bagi pekerja seni pada dinas terkait, dan dinyatakan boleh dengan ketentuan protokol kesehatan Covid-19. Namun dilarang oleh pihak Kepolisian, lantas bagaimana sikap kami?," ungkap A'an.


Dari audiensi, Ketua DPRD memberikan kepastian untuk memanggil pihak  yang  terkait seperti pemerintahan dan juga Kepolisian. "Senin besok kita adakan pertemuan mencari titik temu dengan kebijakan pemerintah daerah dan juga kepolisian. Kemudian kami undang teman-teman untuk kembali beraudiensi," tukas Fandi Ahmad Yani.


Lebih lanjut dikatakan dalam beraudiensi  tersebut yang mengatas namakan Aliansi Pekerja Seni Gresik tetap berharap dan berjuang untuk mendapatkan izin agar mereka dapat menggelar kembali segala pertunjukan seni yang selama ini pendapatannya hilang untuk memenuhi kebutuhan sehari hari akibat dampak dari Pandemi Covid - 19,  dalam agenda tersebut sempat terpantau langsung oleh Pendiri Penanggung Jawab Redaksi gresiknews1.com di gedung DPRD Gresik Jatim. 


Penulis : Dimas Z 
Pendiri Penanggung jawab redaksi gresiknews1.com : Arifin S.Zakaria

PT ORELA SHIPYARD TIDAK MENTAATI UNDANG - UNDANG PENGGUNAAN JALAN

GRESIK, gresiknews1.com  - Motto Berani Mengungkap Membantu Yang Belum Terungkap. 


*Dari Hasil Pemantauan Redaksi gresiknews1.com  Banyak Pengaduan  Masyarakat  yang masuk Ke redaksi ( gresiknews1.com  ) Terkait Kendaraan Truk Trailer  yang berlalu lalang  mengangkut  Lempengan Besi Baja Ke PT.Orella  dengan alamat Jl.Raya Ngemboh  No.02  Cabean Ngimboh Ujungpangkah Kab Gresik Yang Melalui Desa Sekapuk , Desa Gosari ,Desa Banyu urib dan Desa  Ngembo Kec.Ujung Pangkah Kabupaten Gresik . 


*Selanjutnya juga Truk Tronton yang mengangkut baik  bahan baku pupuk ataupun pupuk yang mau di Ekspor,  di Tkp tersebut sempat di datangi oleh pihak Polsek Ujungpangkah terkait penggunaan jalan Truk Trailer /  Tronton yang melalui jalan desa/Kabupaten tersebut tipe C, sampai pada saat ini baik dari PT ORELA dan juga para kelompok pengusaha pupuk di wilayah Kec Ujungpangkah ataupun Kec Panceng tidak mematuhi penggunaan klas jalan Berdasarkan Undang-Undang  No.22 thn 2009 tentang Lalu lintas klas jalan angkutan barang umum dan khusus pasal 162 (1) huruf e beroperasi yang tidak mengganggu pada waktu yang tidak mengganggu keamanan, keselamatan, kelancaran, dan ketertiban lalu lintas dan angkutan jalan bagi pengguna jalan, dan harus mendapatkan rekomendasi dari instansi yang terkait.


* Warga Banyak  Yang Komplain Akibat Jalan Rusak ,  akhirnya melaporkan kepada Pemda Gresik berdasarkan data video dan foto sebagai pendukung,  begitu data masuk ke Pemda Gresik dan mendapatkan tanggapan serius dari Bupati Gresik Dr,Ir,Sambari Halim Radianto, ST. M.Si,  Bupati Gresik segera memerintahkan Dinas PU Gresik untuk segera ditindak lanjuti untuk Cros Cek ke lapangan agar jalan tersebut tidak rusak parah akibat Truk Trailer/Tronton truk yang  lewat jalan tersebut " Ujar, " Bupati Gresik saat dikonfirmasi oleh  Redaksi gresiknews1.com 

*Selanjutnya Redaksi gresiknews1.com  konfirmasi kepada Kepala Dinas Perhubungan Gresik Nanang Setiawan pada hari Rabo 5 Agustus 2020 Sekitar Pukul 11.00 WIB di ruang Dinasnya,  beliau berkomentar  batas fungsi Dinas Perhubungan tidak dapat memberikan tindakan menilang bagi  Truk Trailer/ Tronton baik yang mengangkut Lempengan Besi atau pupuk,  hanya dapat memasang Rambu- rambu jalan,   sedangkan yang berhak menilang dari kepolisian jika ada pelanggaran " Ujar, " Nanang Setiawan Kep Dinas Perhubungan Gresik kepada Redaksi gresiknews1.com 


*Sedangkan untuk pemasangan Rambu rambu selanjutnya kita juga harus berkordinasi kepada dinas yang terkait,  kepada Dinas PU dan Polres Gresik, agar tidak terjadi kesalahan pahaman. 

*Tidak Sampai disitu Redaksi gresiknews1.com  melangkah ke Dinas PU Gresik pada hari Rabo 5 Agustus 2020 Sekitar Pukul 14.00 WIB diterima Sdri Dian sebagai Kep Kasi PU Gresik dan memerintahkan kepada Sdr Syaiful Arif Syamsul Sakera Kepala satuan kordinator URC PU Gresik untuk membuat surat panggilan / teguran kepada pihak PT ORELA SHIPYARD, " Ujar, " Kepala satuan kordinator URC Syaiful Arif Syamsul Sakera kepada Redaksi gresiknews1.com 




*Jika tidak Ada Penanganan Serius dari pihak pihak yang terkait warga segera akan turun Jalan Dan Di Pantau Oleh Awak Media, 

*Stakeholder terkait harus segera mengambil tindakan baik Dinas Perhubungan, Dinas PUTR maupun Dinas yang terkait untuk mengambil langkah komprehensif sebab dari segi kendaraan tidak pada tipe nya sebab yang dilalui merupakan jalan Desa/Kabupaten dengan volume kontainer. 

*Selain itu untuk proses perizinan dari PT. ORELLA SHIPYARD yang terletak di pesisir pantai Desa Ngimboh No.02 Cabean Kecamatan Ujung Pangkah juga perlu dipertanyakan secara intensif baik dari segi ijin maupun yang lain sebab ijin mendirikan bangunan maupun izin reklamasi pantai di wilayah Kec Ujungpangkah dan Kec Panceng harus mengetahui Pemerintah Daerah Kabupaten Gresik dalam hal ini Bupati Gresik,  karena Kendaraan jenis tronton / trailer yang keluar masuk wilayah tersebut  pada tengah malam  lepas dari pengawasan.


*Setelah semua pihak pihak dari Dinas yang terkait sudah mengetahui berdasarkan data foto video terkait penggunaan jalan yang keluar masuk dengan Volume besar untuk sementara kegiatan dihentikan sambil menunggu tindak lanjut dari pemilik perusahaan atau PT. ORELLA SHIPYARD yang menangani  DOK KAPAL tersebut,  sampai berita ini diturunkan, Kamis 6 Agustus 2020, ( Bersambung) . 



Penulis:  Hasanudin ( Korwil Reporter Liputan Jatim)  
Pendiri Penanggung Jawab Redaksi gresiknews1.com : Arifin S.Zakaria

Penyerahan Penyaluran ( BLT - JPS) Tahap 2 Desa Betoyokauman Kec Manyar Kab Gresik

GRESIK, gresiknews1.com - Motto Berani Mengungkap Membantu Yang Belum Terungkap. 


Dalam penyerahan / penyaluran bantuan langsung tunai jaring sosial ( BLT - JPS)   untuk membantu atau meringankan perekonomian warga masyarakat yang terdampak Covid - 19. 

Bertempat di Balai Ds. Betoyokauman Kec. Manyar Kab. Gresik telah dilaksanakan penyerahan/penyaluran dana Bantuan Langsung Tunai Jaring Pengaman Sosial ( BLT - JPS ) Tahap 2 tahun 2020 kepada 182 KK terdampak COVID -19 sebesar Rp. 600.000,- ( Enam ratus ribu rupiah ),  pada hari Rabo 5 Juli 2020 Pukul 10.00 WIB sd selesai. 


Hadir dalam giat penyaluran/penyerahan ( BLT - JPS )  
- H. M. Ali Mansyur ( Kepala Ds. Betoyokauman ) 
- Sertu Moh. Mansyur ( Babinsa Ds. Betoyokauman ) 
- Bripka Sujatmiko ( Babinkamtibmas Ds. Betoyokauman )
- Perangkat Ds.  Betoyokauman
- Warga Ds. Betoyokauman 182 KK.

Dalam giat tersebut acara  yang dimulai dengan pembacaan doa semoga yang diharapkan untuk penyerahan / penyaluran BLT - JPS dapat membantu warga masyarakat dan tepat sasaran, " Ujar, " dari H.M Ali Mansyur ( Kades Betoyokauman) . 


Selanjutnya penyerahan/penyaluran dana Bantuan Langsung Tunai Jaring Pengaman Sosial ( BLT - JPS ) secara simbolis kepada perwakilan warga Ds. Betoyokauman,  dan tetap melaksanakan Protokol Kesehatan dalam agenda tersebut, " Ungkap, " Kades  .

Lebih lanjut dikatakan dalam penyerahan/penyaluran dana Bantuan Langsung Tunai Jaring Pengaman Sosial ( BLT - JPS ), selama kegiatan berlangsung berjalan dengan tertib,  aman dan terkendali, " Ucap, " dari Babinsa Betoyokauman Kec Manyar Kab Gresik. 


Bahwa penyerahan/penyaluran Bantuan Langsung Tunai Jaring Pengaman Sosial ( BLT - JPS ) tersebut adalah program pemerintah untuk meringankan beban warga masyarakat karena dampak dari Covid 19. Dan diharapkan warga masyarakat dapat memanfaatkan dana tersebut dengan sebaik - baiknya untuk kebutuhan sehari - hari




Penulis: Dimas Z 
Pendiri Penanggung jawab redaksi gresiknews1.com : Arifin S.Zakaria

LEPAS SAMBUT DANDIM 0817 LAMA DAN DANDIM 0817 YANG BARU

 GRESIK, gresiknews1.com - Motto Berani Mengungkap Membantu Yang Belum Terungkap. 

Dalam pelaksanaan Lepas Sambut oleh Letkol. Inf. Budi Handoko, S. Sos (Dandim 0817/Gresik Lama) dan Letkol Inf Taufik Ismail S.Sos .M.I .Pol (Dandim 0817/Gresik Baru)  yang bertempat di Makodim 0817 / Gresik,  yang diikuti sekitar 400 orang dengan penanggung jawab Mayor Arh. Suwanto (Kasdim 0817/Gresik) pada hari Rabo 05 Agustus 2020 Pukul 08.30 S,d 09.35. 


Hadir dalam kegiatan lepas Sambut antara lain: 
-  Dr. Ir. H. Sambari Halim Radianto, ST., M.Si (Bupati Gresik).
-  Para Danramil jajaran Kodim 0817/Gresik.
-  Para Pasidim 0817/Gresik.
-  Para Perwira, Bintara dan Tamtama serta PNS Kodim 0817/Gresik.
-  Ketua Persit Chandra Kirana  Kodim 0817/Gresik beserta perwakilan Persit Chandra Kirana Kodim 0817/Gresik.


kegiatan yang di mulai seluruh personil anggota Kodim 0817/Gresik melaksanakan persiapan di lapangan Makodim, selanjutnya pejabat lama Dandim 0817 menuju  ke lapangan tempat acara tersebut diselenggarakan. 

*Dengan serangkaian acara  pengalungan bunga dan buket kepada pejabat lama Dandim 0817 ( Letkol Inf Budi Handoko, S.Sos,  juga apa yang disampaikan oleh beliau  bahwa dengan Mengucapkan banyak terimakasih kepada kasdim,perwira, bintara dan tantama anggota kodim 0817/Gresik yang selama ini sudah mendukung dalam pelaksanaan tugas kami sebagai komandan kodim 0817/Gresik, " Ujar, " dari Letkol Inf Budi Handoko S.Sos. 


Selama kepemimpinan kami di kodim 0817/Gresik apabila ada kesalahan kami memohon maaf dan di harapkan hubungan persaudaraan dan komunikasi tetap terjalin, " Ungkap, " beliaunya. 

Setelah acara pelepasan pejabat lama di ruang loby makodim 0817/Gresik, yang tak lepas juga dengan pembacaan doa senantiasa kita semua selalu diberi kesehatan. 

acara dilanjutkan dengan menaiki kereta kencana bagi pejabat lama diiringi perwira staf dan Danramil., serta Letkol. Inf. Budi Handoko, S. Sos (Dandim 0817/Gresik Lama) beserta ibu juga memasuki mobil.

Bahwa acara penerimaan pejabat baru Dandim 0817/Gresik Letkol Inf Taufik Ismail S.Sos .M.I .Pol dengan pengalungan bunga dan pemberian Buket bunga kepada Pejabat Baru dengan dilanjutkan acara jajar kehormatan kepada pejabat baru.


Sementara itu Letkol Inf Taufik Ismail S.Sos .M.I .Pol (Dandim 0817/Gresik Baru) beserta ibu menuju ke Joglo Makodim 0817/Gresik.

*Dalam agenda lepas sambut tersebut tak lupa juga  Letkol Inf Taufik Ismail S.Sos .M.I .Pol (Dandim 0817/Gresik Baru) menyampaikan dengan Mengucapkan terima kasih kepada anggota kodim 0817/Gresik dalam acara penyambutan pejabat baru dan mohon dukungan serta kerjasama untuk melanjutkan progam dari dandim lama letkol Inf. Budi handoko S.Sos," Ujar, " dari Dandim 0817 yang baru. 

Dalam pelaksanaan tugas kedepan apabila ada yang kurang tepat mohon untuk di luruskan dan saling mengingatkan agar pelaksanaan tugas dapat berjalan dengan baik sesuai dengan tugas dan tanggung jawab kita sebagai prajurit, dan berbuat yang terbaik di kodim 0817/Gresik," Tuturnya, " 

Juga menghimbau kepada personil kodim 0817/Gresik beserta PNS dan keluarga untuk tetap mematuhi aturan sesuai dengan protokol kesehatan Covid 19 untuk keamanan diri dan keluarga dalam pelaksanaan tugas sehari hari agar personil kodim 0817/Gresik beserta PNS dan keluarga dapat terhindar dari penyebaran Covid 19, " Ucap, " dari Letkol Inf Taufik Ismail S.Sos. M.I. Pol ( Dandim 0817 Gresik Baru. 


Bahwa kegiatan tradisi lepas sambut Dandim 0817/Gresik merupakan tradisi satuan dalam penerimaan pejabat baru dan pelepasan pejabat lama.


Penulis: Arifin S.Zakaria gresiknews1.com ( Pendiri Penanggung Jawab Redaksi)

OPERASI MASKER DAN PEMBAGIAN MASKER GRATIS KEPADA MASYARAKAT DI WIL KEC. DUDUKSAMPEYAN KAB. GRESIK

GRESIK, gresiknews1.com  - Motto Mengungkap Membantu Yang Belum Terungkap. 

Dalam mencegah terjadinya penyebaran Covid - 19 dan mematuhi protokol kesehatan,  telah dilaksanakan operasi masker dan pembagian masker sebanyak 150 biji masker gratis bertempat di Jl.Raya Duduk Sampeyan Kec Duduksampean Kab Gresik oleh Muspika Kec. Duduk Sampeyan dalam rangka menertibkan warga masyarakat yang tidak memakai masker untuk mencegah terjadinya penyebaran Covid-19 yang diikuti sekitar 20 orang dengan penanggung jawab Iptu Sugeng Arif Putra (Kapolsek Duduksampeyan),  pada hari Selasa 4 Agustus 2020 Pukul 09.00 s,d 11.00 WIB 


Dalam agenda Kegiatan operasi masker dan pembagian masker gratis di ikuti oleh: 
- Kapolsek Duduksampeyan Iptu Sugeng Arif Putra beserta anggotanya. 
-  Camat Duduksampean Suropadi  beserta perangkatnya 
- Danramil dan
-  Muspika Kec Duduksampean 


Sebelum  rangkaian kegiatan dimulai dengan persiapan dan pembagian tugas di Kantor Kec. Duduksampeyan,  yang mana dalam kegiatan pembagian masker di mulai di Jl. Duduksampeyan Kab. Gresik bagi pengendara R2 yang sedang melintas sekaligus diberikan percontohan untuk memasang masker tersebut untuk menghindari dari debu debu di jalan karena kesehatan sangat penting nilainya karena sehat dimulai dari diri kita sendiri," Ujar, " dari  Iptu Sugeng Arif Putra 

Bahwa tujuan pembagian masker gratis terhadap masyarakat di wilayah Gresik untuk mencegah terjadinya penyebaran Covid-19 karena untuk menghindari terjadinya penyebaran Covid-19 untuk mematuhi protokol kesehatan, " Ungkap, " dari Suropadi sebagai Camat Duduksampeyan Gresik. 


Dan diwajibkan seluruh elemen masyarakat mematuhi semua peraturan yang sudah disahkan oleh pemerintah daerah Kab.Gresik yaitu Perbub No: 22 tahun 2020. 

Adapun dalam Perbup No.22 tahun 2020  yang intinya setiap orang yang tidak melaksanakan kewajiban menggunakan masker pada saat beraktifitas berkegiatan di luar rumah sebagaimana dimaksud dalam pasal 7 ayat (3) huruf a,  dikenakan sanksi kerja sosial berupa membersihkan sarana fasilitas umum atau denda administratif sebesar Rp.150.000 ( seratus lima puluh ribu rupiah).  


Selama kegiatan pembagian masker gratis selesai berjalan dengan tertib dan aman. 



Penulis : Dimas Z 
Pendiri Penanggung jawab redaksi: Arifin S.Zakaria gresiknews1.com 

Sosok Pengusaha PT Polowijo Gosari Yang Mempunyai Kepedulian Sangat Tinggi

GRESIK,  gresiknews1.com - Motto Berani Mengungkap Membantu Yang Belum Terungkap. 


Pengusaha yang juga pemilik dan komisaris PT Polowijo Gosari Group Achmad Djauhar Arifin tutup usia. Ia mengembuskan nafas terakhir usai dirawat intensif di RS National Hospital Kota Surabaya pada Pukul 13.40 Wib Minggu, 26 Juli 2020.


Semasa hidupnya beliau sangat mempunyai kepedulian yang sangat tinggi terhadap warga di sekitar PT Polowijo Gosari di Desa Gosari Kec Ujungpangkah Kab Gresik. Juga pembangunan masjid yang beliau dirikan untuk melaksanakan ibadah  Sholat juga untuk tempat persinggahan para musafir di sepanjang jalan pantura tepatnya di Jl. raya Dendles Desa Sekapuk Kec Ujungpangkah Kab Gresik. 

( Masjid Akbar Moed'Har Arifin Gresik )

Kabar menghembuskan nafas terakhir itu dibenarkan oleh salah satu anak dari Achmad Djauhar Arifin, Deddy Harnoko Sucahyo. Menurut dia, ayahnya meninggal karena penyakit jantung. Achmad Djauhar Arifin meninggal pada usia 69 tahun. "Telah meninggal dunia ayahanda kami, pada 26 Juli 2020 tepat jam 13.40 di rumah sakit National Hospital Surabaya akibat penyakit jantung,"  Ujar, " dari Koko yang kerap dengan Panggilan akrabnya dari Dedy Harnoko.

Sosok pengusaha yang dikenal ringan tangan ini dimakamkan di pemakaman keluarga di Desa Gosari Kecamatan Ujungpangkah Kabupaten Gresik Jawa Timur pada Senin 27 Juli 2020 lalu 

Mewakili pihak keluarga, Koko yang juga CEO Polowijo Grup ini menyampaikan permintaan maaf jika semasa hidup almarhum ada kesalahan serta mohon dimaafkan." Ungkap, " dari Koko mewakili keluarga. "Kami selaku wakil dari keluarga besar mengucapkan banyak terima kasih atas bantuan dan dukungan bapak atau ibu selama ini dan juga mohon dibukakan pintu maaf yang sebesar-besarnya kepada Almarhum," imbuh Koko.

( Generasi Penerus PT.Polowijo Gosari Group PANDAWA LIMA )

Saat pemakaman Achmad Djauhar Arifin,  dihadiri ratusan pelayat mulai dari kolega, pejabat, warga desa dan lain sebagainya. Meski begitu pelayat menerapkan protokol kesehatan,  warga desa merasa kehilangan sosok seorang Pengusaha yang begitu mempunyai kepedulian yang sangat besar terhadap warganya juga lingkungan di mana beliau tinggal di Desa Gosari Kec Ujungpangkah Kab Gresik, dengan duka yang sangat dalam Almarhum di ampuni segala dosanya di terima amal baiknya " Ujar, " dari salah satu warga yang tidak mau disebutkan namanya. Sampai berita ini diturunkan, Senin 3 Agustus 2020. 

 


Penulis:  Hasanudin 
Pendiri Penanggung Jawab Redaksi gresiknews1.com : Arifin S.Zakaria

Aksi Unjuk rasa Damai Dengan Tuntutan Tolak Dan Hentikan Pembahasan RUU OMNIBUSLAW

GRESIK, gresiknews1.com - Motto Berani Mengungkap Membantu Yang Belum Terungkap

 kegiatan Aksi Unjuk Rasa Damai ( Gerakan Tolak Omnibuslaw ) oleh Presidium Serikat bersama Gresik ( SEKBER ) Kab. Gresik.yang bertempat di depan Kantor Pemerintah Kabupaten Gresik Jl.Dr Wahidin Sudirohusodo 245 Kec.Kebomas Kab.Gresik,  yang diikuti sekitar 500 orang dengan Korlap Sdr.Ali Muksin ( Ketua LEM SPSI ) dan Sdr. Agus salim SH. ( Ketua SEKBER Gresik ), pada hari Rabo 29 Juli 2020 Pukul 12.45 s/d 15.10 WIB. 


*Adapun Dengan tuntutan aksi Unras sbb: 
- Tegakkan Hukum Ketenagakerjaan di wilayah Kab.Gresik.

- Tolak dan Hentikan pembahasan RUU OMNIBUSLAW Cipta kerja.

*Sebagai perlengkapan unjuk rasa atau  Peralatan aksi  unjuk rasa dengan  
- 3 Mobil Komando, sepeda motor spanduk,poster,bendera,sound system,megaphone,hand sanitizer,masker

*Dengan rangkaian kegiatan bahwa masa aksi yang tiba di depan kantor pemkab Gresik dengan membentangkan spanduk yang bertuliskan DPC FSPKEP Kab.Gresik tolak Omnibuslaw, 9 bahaya Omnibuslaw Ciker bagi Buruh. selanjutya melakukan orasi secara bergantian yang intinya Bahwa banyak nasib kawan kawan dari buruh yang sudah di PHK dan juga dirumahkan dampak dari Covid 19 namun tidak ada bentuk perhatian dan kepedulian dari pemerintah, " Ujar, " dari para pendemo saat melaksanakan orasinya. 

Presidium Sekretariat bersama ( SEKBER ) Gresik. menyatakan menolak Omnibus Law RUU Cipta Kerja, kami menilai penyusunan RUU Cipta Kerja tidak melibatkan partisipasi publik dan Presidium Sekretariat bersama ( SEKBER ) Gresik Menolak dengan tegas pengesahan RUU Cipta Kerja, karena bertentangan dengan UU No 15 Tahun 2019 tentang perubahan atas UU No 12 Tahun 2011 tentang Pembentukan Peraturan Perundang-undangan.

Dan Kami menolak upaya sentralisasi kekuasaan yang dinilai tercermin dalam naskah draf RUU Cipta Kerja, juga 
Kami menolak segala bentuk penghapusan hak-hak pekerja sebagaimana tertuang dalam UU Ketenagakerjaan No 13/2003.Selain itu, kami menyoroti soal pasal-pasal tentang lingkungan hidup dalam RUU Cipta Kerja yang dianggap hanya menguntungkan para pemilik modal atau investor, " Ucap, " dari para pendemo bersama Ketua SEKBER Gresik. 


Menolak penyederhanaan izin investasi yang berdampak pada kerusakan lingkungan sesuai dengan UU No 32 tahun 2009 tentang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup.

Dan Dampak di sektor Agraria adanya omnibus law akan menghilangkan ijin lingkungan dan menghilangkan Analisa mengenai dampak lingkungan.Serta Dampak disekitar perburuhan omnibus law akan meniadakan upah minimum kabupaten/kita(UMK) diganti dengan upah perjam dengan perluasan kerja.

Kontrak (outsourching) pengahapusan pesangon,serta penghapusan jaminan kerja yang berakibat PHK. 
Oleh karena itu, kami mendesak agar DPR dan pemerintah membuka ruang partisipasi publik dalam pembuatan undang-undang, khususnya RUU Cipta Kerja.

Mendesak pemerintah membuka ruang partisipasi untuk masyarakat dalam setiap penyusunan dan perubahan kebijakan. Bahwa apa yang di lakukan buruh suatu perjuangan untuk menolak pembahasan Omnibuslaw yang di anggap ada klausul yang merugikan buruh di dalamnya, " Imbuhnya, " 

*Selanjutnya Massa aksi melaksanakan mediasi dengan di temui oleh. Drs. Darman, MM (Ka Kesbangpol Kab.Gresik),  Ir. Ida Lailatussa'diyah, MM (Asisten II Setda Kab.Gresik), Dra. Ninik Asrukin, MM (Ka Disnaker Kab.Gresik) 


* Dalam Mediasi  tersebut dimulai dengan Penyampaian Drs. Darman, MM (Ka Kesbangpol Kab.Gresik) bahwa  permohonan maaf yang sebesarnya besarnya pada siang hari ini Bapak Bupati Gresik tidak bisa hadir dikarenakan ada pertemuan terkait penanganan Covid 19 secara masif di Pangdam V Brawijaya, " Ujar, " dari Ka Kesbangpol Kab.Gresik. 

Apa yang sudah menjadi aspirasi yang disampaikan teman teman sudah di follow up dan ditindak lanjuti sebagai kontrol yang sejalan dan seiring di pemerintah  Kabupaten Gresik


Mengingat kondisi yang tidak memungkinkan mengenai Pandemi Covid 19 maka dari itu mari kita ikut serta memutus mata rantai Covid 19 baik dikalangan masyarakat, pemerintah maupun perusahaan dengan menerapkan prosedur protokol kesehatan sebagaimana ada dalam perbup 22 tahun 2020

Jangan sampai ada Cluster baru di Kabupaten Gresik seperti di Kabupaten sumenep dimana cluster baru dari sebuah perusahaan 

Terkait dengan nasib kawan kawan buruh yang di rumahkan baik terkait dampak Covid 19 maupun yang di PHK dalam hal ini tolong di dukung dengan data dan fakta sesuai dilapangan, dan 
apa yang diperjuangkan teman teman tetap akan kami respon khususnya dalam hal ini terkait tuntutan dalam penegakan hukum ketenagakerjaan serta Omnibuslaw yang sudah disetujui oleh Bapak Bupati nantinya akan disampaikan ke pemerintah pusat, "Ujar, "Ka Kesbangpol Kab.Gresik. 

* Lebih lanjut dikatakan Penyampaian Sdr Sunandar (Ketua SP KSN) bahwa  Omnibuslaw merupakan ancaman kecemasan dari persoalan persoalan kawan buruh terkait isi di dalamnya sangat tidak berpihak kaum buruh dari segi Upah, BPJS, serta hak hak yang lain, " Ucap, " dari Ketua SP KSN. 

Dan Omnibuslaw menjadi tanggung jawab kita bersama maka dari itu kepedulian serta solusi terhadap teman teman yang bekerja di perusahaan perusahaan adalah bagian dari perhatian pemerintah daerah, mudah mudahan dalam pertemuan ini ada solusi dimana permasalahan yang dianggap menindas kawan kawan buruh harus kita pecahkan bersama sama,  'Tuturnya, " 

* Sementara itu Penyampaian Sdr Ali Muchsin, SH (Ketua LEM SPSI Gresik) bahwa mohon maaf jika kita melaksanakan aksi dalam kondisi Pandemi ini dalam penyampaian aspirasi bentuk persoalan dari teman teman serikat buruh ada ketegasan dan hadirnya pemerintah daerah dalam penegakan hukum ketenagakerjaaan di Kabupaten Gresik, " Ujar, " dari ketua LEM SPSI Kab Gresik. 

Terkait Covid 19 adalah ancaman yang nyata dalam hal ini perusahaan perusahaan juga terkena dampak yang imbasnya banyaknya PHK masal maupun sepihak dari perusahaan terhadap buruh dan pekerja ditambah lagi dengan persoalan Omnibuslaw yang nantinya mengancam nasib kawan kawan pekerja dan buruh perusahaan, " Pungkasnya, "

* Ketua FSPKEP Sdr Apin Sirait dalam penyampaiannya bahwa 
tuntutan SEKBER ada 2 yakni terkait penegakan hukum serta persoalan Omnibuslaw , 
dalam hal ini saya mohon dengan sangat melihat kondisi dampak dari Covid 19 tidak hanya yang terpapar sakit dampaknya juga kepada teman teman serikat buruh yang sudah dirumahkan dan di PHK namun terkait hal dan upahnya yang belum terbayar, "Ungkap,  " dari ketua FSPKEP. 


Maka disini peran pemerintah daerah bukan hanya memutus mata rantai namun tindak lanjut dari pemerintah terhadap perusahaan perusahaan yang sudah merumahkan dan me PHK karyawanya. 

* Juga Penyampaian Sdr Agus Salim (Ketua KAHUTINDO bahwa 
terkait penegakan hukum saya harap Disnaker Kab Gresik mempunyai tim yang bagus dalam menyikapi permasalahan teman kaum buruh 

Lebih lanjut dikatakan oleh Ketua KAHUTINDO, bahwa  tugas pemerintah bukan hanya memutus rantai Covid 19 namun pemerintah juga harus mengambil sikap daripada pemecahan persoalan penegakan hukum ketenagakerjaan juga Omnibuslaw yang akan mengancam nasib serikat buruh dan pekerja ,

Akhir Pertemuan Mediasi telah selesai, dan dilanjutkan dengan  Pembacaan Perihal : Meneruskan Aspirasi  SEKBER SP-SB Kabupaten Gresik oleh. Drs. Darman, MM (Ka Kesbangpol Kab.Gresik)

Dari rangkaian giat Aksi Unjuk rasa damai oleh Presidium Serikat bersama Gresik ( SEKBER ) dan masa aksi membubarkan diri dengan tertib, lancar, dan aman dengan pengawalan dari Kepolisian, TNI Pol dan Forkopimda Kab Gresik. 


*Bahwa aksi yang dilakukan oleh Sekretariat bersama ( SEKBER ) Gresik. Suatu bentuk kepedulian terhadap sesama kaum buruh dalam Penegakan hukum ketenagakerjaan dan penolakan RUU Omnibuslaw.

*SEKBER menganggap dalam RUU Omnibuslaw Cipta Kerja ini hanya menguntungkan para pemilik modal atau investor,dan sangat merugikan Masyarakat buruh pada umumnya,


* Dalam kegiatan aksi Unras unjuk rasa damai ( Gerakan.Tolak Omnibuslaw)  sempat terpantau langsung oleh pendiri penanggung jawab redaksi gresiknews1.com di lapangan. 


Penulis Arifin S.Zakaria Pendiri penanggung jawab redaksi gresiknews1.com

PANEN RAYA TANAMAN PADI MUSIM KEMARAU PERTAMA DI DESA KARANGTINGGIL KEC. PUCUK KAB. LAMONGAN*

LAMONGAN,  gresiknews1.com  - Motto Berani Mengungkap Membantu Yang Belum Terungkap.  kegiatan Panen Raya tanaman Padi MK I (Musim Kemarau P...