Tampilkan postingan dengan label Kesehatan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Kesehatan. Tampilkan semua postingan

Pemeriksaan gratis,warnai HUT DWP ke-17

GRESIK,infojatim.com - Peringatan HUT Dharma Wanita Persatuan ke -17 Kab Gresik yang dilaksanakan di Gedung Putri mijil (15/12/2016) dilaksanakan secara sederhana dan diwarnai dengan pemeriksaan kesehatan bagi seluruh anggota DWP, dari hasil pemeriksaan 90 % anggota DWP masuk pada kategori indek masa tubuh lebih artinya obesitas selain kolesterol menghantuinya, memang wajar jika ibu-ibu yang masuk usia 40 tahun keatas masuk kategori tersebut, jangankan orang tua, anak-anak remaja saat ini menunjukkan trendnya meningkat terkait resiko penyakit tidak menular tersebut, penyakit tidak menular lainnya seperti Diebetes, Hipertensi, jantung, asam urat, strock, paru-paru dll, penyakit-penyakit tersebut di Gresik trendnya meningkat, tidak hanya di derita oleh orang tua saja, namun remaja sudah mulai terjangkit, demikian disampaikan Nur farida SKM.MM, Kasi pengawasan pencegahan penyakit dari Dinas Kesehatan. Usai melakukan pemeriksaan, pada gerakan masyarakat deteksi dini faktor resiko penyakit tidak menular.

Diakuinya bahwa saat ini  penyakit tidak menular di gresik trendnya meningkat dari tahun ke tahun, artinya bergeser ke usia muda, jadi tak perlu menunggu umur tua. hal ini di karenakan gaya hidup masyarakat kurang memperhatikan kesehatan atau tak sehat, seperti kurangnya makanan sayur dan buah-buahan,masyarakat cenderung mengkonsumsi makanan siap saji, ini sangat berhaya bagi kesehatan.

Untuk mencegahnya Dinas Kesehtan Kab Gresik telah mendirikan pos pembinaan terpadu penyakit tidak menular, saat ini baru 86 pos dari 356 desa, di harapkan nantinya seluruh desa terdapat 1 pos sehingga, kami juga mendirikan pos khusus di sekolah, ponpes, ojek dll. Dan  mengubah pola hidup CERDIK  (kesehatan secara teratur, Enyahkan asap rokok, Rajin olag raga, Diet seimbang, Istirahat cukup, dan Kelola Stres) jika ini dilakukan insya'allah terhindar penyakit tidak menular.

Sementara itu Ketua DWP Kab Gresik Nyonya ning esthi djoko sulistio hadi menjalaskan, pemeriksaan kesehatan bagi ibu-ibu anggota sangat penting, mengingat ibu-ibu yang usianya di atas 40 tahun ini biasanya rawan penyakit, agar terhindar dengan hal tersebut maka sangat bermanfaat jika terdeteksi dini segala penyakit. Selain pemeriksaan kesehatan gratis, HUT DWP ke 17 ini juga di warnai dengan pemotongan tumpeng.

Arz/team/d2g

PHBS tingkatkan derajat kesehatan masyarakat

GRESIK - Kesehatan adalah Universal, sehat adalah keinginan setiap manusia, karena dengan sehat kita bisa beraktivitas, sehat bisa meliputi sehat fisik dan mental.

Derajak kesehatan manusia itu di tentukan oleh 4 faktor, diantaranya faktor lingkungan, faktor perilaku, faktor keturunan dan faktor pelayanan, demikian disampaiakan ketua I Tim Penggerak PKK Kab Gresik saat membuka sosialisasi PHBS sebagai antisipasi pencegahan penyakit menular dan tidak menular, di gedung Putri mijil, hari rabu (27-07-2016).

Ketua I TP PKK Kab Gresik Zumrotus Sholehah Qosim juga mengingatkan agar setiap individu hendaknya selalu memperhatikan  bahkan meningkatkan derajat kesehatan secara mandiri.

Dengan pelaksana dan sosialisasi PHBS (perilaku hidup bersih dan sehat) bisa di jadikan pintu masuk untuk selalu hidup bersih dan sehat, dengan selalu memberisihkan tangan sebelum dan sesudah makan, atau selalu memperhatikan lingkungan agar tetap bersih dan sehat.

PHBS adalah salah satu upaya menurunkan angka kematian dan meningkatkan haparan hidup, di Gresik saat ini harapan hidup sudah mencapai 72 tahun.
Hj, Zumrotus sholehah qosim menginagtkan kepada seluruh peserta sosialisasi agar terus mengikuti apa yang diberikan nara sumber, karena ini bisa  menentukan arah kehidupan kita menuju keluarga sehat dan sejahtera.

Karena tujuan sosialisasi ini yaitu meningkatkan pengetahuan, kesabaran dan  kemampuan masyarakat untuk hidup bersih  k tiaemaangka sehat, untuk itu diperlukan peran serta aktif masyarakat, sehingga derajat kesehatan meningkat. disamping itu menurun angka kematian, serta kemampuan dan ketrampilan masyarakat agar mampu meningkatkan kesehatan secara mandiri.

Jadi PHBS harus dilaksanakan untuk kesehatan optimal dan  harus merata di setiap Kecamatan. Saat ini semua desa/kelurahan se Kab Gresik telah melaksanakan program PHBS. Tegasnya.

Sosialisasi PHBS sebagai antisipasi pencegahan penyakit menular dan tidak menular, menghadirkan nara sumber dr. Khusna dari Dinas Kesehatan dan Wulan purbani S.Psi dari Badan KB dan PP Kab Gresik, dengan di ikuti 72 peserta yang terdiri dari Ketua TP PKK Kecamatan, kader Posyandu dan Kader PHBS kecamatan se Kab Gresik.

Asz/team/d2g

Pemandian Air Panas Dipercaya Mampu Sembuhkan Penyakit Kulit

Gresik - Pemandian air panas yang terletak di desa Kepuhlegundi Kecamatan Tambak Pulau Bawean memiliki satu keistimewaan. Pemandian tersebut dipercaya dapat menyembuhkan penyakit kulit seperti gatal, iritasi dan penyakit kulit lainnya. Disisi lain, pemandian tersebut juga memiliki suasana alam yang tenang sehingga cocok untuk melalukan relaksasi karena padatnya aktifitas.

Pagi tadi, Kamis (26/05) pemandian air panas tersebut diresmikan oleh Wakil Bupati Gresik Moch. Qosim bersama muspika Tambak dan pejabat terkait dilingkungan Pemkab Gresik. Peresmian ditandai dengan penandatanganan batu prasasti oleh Wabup Qosim sebagai wujud bahwa pemandian tersebut sudah dapat dinikmati oleh masyarakat umum setelah melalui proses pembangunan.

Menurut Wabup Qosim, pihaknya telah memberikan bantuan sebesar Rp. 10 juta untuk pembangunan dan pengembagan wisata pemandian air panas tersebut. "Kami sudah berikan bantuan sebesar Rp. 10 juta untuk pengembangan wisata ini. Dan Alhamdulillah, kurang dari 3 bulan, komitmen masyarakat desa Kepuhlegundi dalam mengembangkan wisata ini nampak terlihat jelas," kata Wabup Qosim.

Dirinya juga mengatakan bahwa wisata pemandian tersebut awalnya hanya ada 2 kolam. Namun, melalui dana bantuan yang diberikan beberapa bulan yang lalu, dirinya meminta agar dibuatkan 1 kolam tambahan dengan tingkatan suhu yang berbeda. "Dulu saya perintahkan kepada camat Tambak agar dibuatkan 1 kolam tambahan, dengan suhu yang berbeda, yakni panas, hangat dan hangat kuku. Dan kini sudah terealisasi," tambahnya.

Sementara itu, Miswadi selaku sekdes setempat menuturkan bahwa pihaknya bersama masyarakat akan berupaya melakukan pengelolahan objek wisata tersebut sebaik mungkin. "Kami ingin, objek wisata pemandian air panas ini dapat menjadi destinasi wisata yang menarik bagi wisatawan local maupun asing yang akan berkunjung ke Bawean. Dan kami berharap, dengan adanya wisata tersebut, masyarakat desa setempat dapat lebih meningkat perekonomiannya," terangnya.

Dirinya sangat mengapresiasi dan berterima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Gresik yang selalu memperhatikan peningkatan perekonomian masyarakat di Pulau Bawean terutama di desa Kepuhlegundi. Terbukti dengan dibangunnya sarana dan prasarana serta insfrastruktur untuk menunjang pariwisata di Bawean.

Kabag Humas Suyono juga mengatakan bahwa Pemkab Gresik akan selalu berupaya mengembangkan pariwisata yang ada di Pulau Bawean. Namun dalam pengembangan pariwisata tersebut, pemkab Gresik akan tetap mempertahankan culture atau kearifan local masyarakat Bawean yang terkenal agamis. ia/arifin sz/ team


300 Warga Masyarakat Bawean, Ikut Pengobatan Gratis

Gresik - Pemerintah Kabupaten Gresik sangat memperhatikan aspek kesehatan masyarakatnya. Terbukti Pagi tadi, Rabu (25/05) Wakil Bupati Gresik Moch. Qosim bersama BAZNAS yang didukung RSUD Ibnu Sina, Palang Merah Indonesia (PMI) serta didukung rumah sakit di wilayah setempat yakni RS Umar Mas'ud mengadakan pengobatan gratis di Dusun Menara Desa Gunungteguh Kecamatan Sangkapura, Gresik.

Pengobatan gratis sekaligus pemberian bantuan sembako tersebut dihadiri tidak kurang dari 300 warga masyarakat desa Gunungteguh Sangkapura, yang sebagian besar dari mereka adalah lansia. Tetapi tidak jarang dari mereka yang masih berusia balita.

Dalam kesempatan tersebut, Wakil Bupati Gresik Moch. Qosim mengatakan, bahwa Pemkab Gresik telah berupaya agar menjadikan Gresik yang berkualitas dengan memprioritaskan kesehatan.

"Kemarin kami, Pemerintahan Bapak Sambari Qosim, sudah melakukan pembangunan Rumah Sakit Umar Mas'ud, kedepan kami akan terus meningkatkan dan menguatkan rumah sakit tersebut secara kelembagaan," kata Wabup Qosim.

Sebagai komitmen akan penguatan kelembagaan RS Umar Mas'ud, Wabup Qosim berjanji akan meningkatkan sarana dan prasarana di rumah sakit tersebut. "Dalam peningkatan pelayanan kesehatan masyarakat Bawean, Pemkab Gresik nantinya akan menyiapkan alat kesehatan yang memadai, dan kami kirim dokter ahli untuk melayani masyarakat Bawean," sambungnya.

Camat Sangkapura Abdul Adim sangat mengapresiasi kegiatan pengobatan gratis dan bakti sosial yang diadakan oleh Pemkab Gresik tersebut, menurutnya kegiatan ini adalah untuk menyisir peyakit yang diderita oleh warga di Desa Gunungteguh.

Senada dengan Camat Sangkapura,  Abdul Haris selaku kepala desa setempat mengungkapkan bahwa kegiatan pengobatan gratis ini rutin diadakan oleh pemerintah melalui BAZNAS dan dinas kesehatan Kabupaten Gresik. Selain itu, antusiasme warga dalam mengikuti pengobatan gratis ini sungguh luar biasa.

"Saya pantau sejak jam 08.00 pagi tadi, ratusan warga sudah berdatangan, itu membuktikan bahwa antusiasme warga terhadap pengobatan gratis yang diadakan oleh pemerintah tersebut mampu memberikan jaminan kesehatan bagi masyarakat sekitar. Dan mayoritas yang hadir dalam pengobatan gratis kali ini adalah lansia yang mengeluhkan penyakit diantaranya asam urat, kolesterol, gula dan penyakit lainnya," ujar Abdul Haris.

Sementara itu menurut Kabag Humas Pemkab Gresik Suyono mengatakan, kegiatan pengobatan gratis sekaligus bakti sosial ini merupakan rangkaian kegiatan yang dilaksanakan Wakil Bupati Gresik Moch. Qosim dalam kunjungannya ke kepulauan Bawean. "Kegiatan ini sebagai bentuk apresiasi pemerintah terhadap masyarakat di kepulauan Bawean. Rencananya, kegiatan pengobatan gratis dan bakti sosial tersebut juga akan diadakan di kecamatan Tambak keesokan harinya," pungkas Kabag Humas Suyono. ia/arifin sz/team

Uji Emisi, BLH Gresik Jaring 230 Kendaraan Roda Empat

Gresik - Uji emisi kendaraan bermotor di Halaman Kantor Bupati Gresik pada Selasa (24/5/2015), Badan Lingkungan Hidup siapkan ratusan surat rekomendasi perbaikan untuk kendaraan yang bernilai buruk.

Surat rekomendasi perbaikan ini yang dikeluarkan oleh BLH Kabupaten Gresik untuk kendaraan yang tidak lolos uji emisi. "Kami rekomendasikan untuk perbaikan gratis, karena kami bekerjasama dengan salah satu perusahaan otomotif. Pemilik mobil hanya mengganti pembelian spare part sedangkan ongkos perbaikannya gratis" ungkap Kepala bidang Pengendalian Dampak Lingkungan BLH Gresik, Budi Raharjo.

Pada uji emisi tahun 2016 oleh BLH Kabupaten Gresik kali ini menyasar pada 230 kendaraan roda empat. Tak hanya kendaraan Dinas plat merah, kendaraan pribadi yang masuk areal halaman kantor Bupati Gresik langsung dijaring masuk untuk diperiksa gas buangnya. Untuk kendaraan berbahan bakar bensin pembuatan 2007 keatas gas buang Carbondioksida (CO) angka maksimal 1,5 dan gas Hidrocarbon (HC) angka maksimal 200. Kendaraan pembuatan dibawah tahun 2007 angka maksimal CO 4,5 dan HC 1200.

Untuk kendaraan berbahan bakar solar tahun 2010, BLH membatasi gas buang opasita. Untuk kendaraan pembuatan tahun 2010 nilai opasitas maksimum 50, sedangkan kendaraan dengan pembuatan  dibawah tahun 2010 nilai opasitas maksimum tak boleh lebih dari nilai 70. "Kalau nilainya lebih dari ambang batas, maka kendaraan kami rekomendasikan untuk di perbaiki" ujar Suhartono dari BLH yang selalu mendampingi petugas pemeriksa.

Tentang pelaksanaan uji emisi kali ini, Kepala BLH Sumaeno melalui kasubag Pemberitaan Driatmiko Herlambang menyatakan, pelaksanaannya di Kabupaten Gresik dilakukan setiap tahun. "Hal ini untuk menjaga kualitas udara di wilayah Kabupaten Gresik. Meski dari jumlah kuantitas yang kami perika tidak terlalu berpengaruh dibanding jumlah kendaraan yang ada, namun hal ini untuk memotivasi masyarakat agar selalu rutin melakukan pemeriksaan kendaraannya secara rutin dan berkala" katanya.

Sumarno mengaku, kedepan pihaknya akan melaksanakan uji emisi ini tidak hanya setahun sekali. Namun bisa lebih intens. "Kalau bisa setahun dua kali atau lebih serta bisa menguji lebih banyak kendaraan. Sehingga gemanya bisa lebih bergaung dimasyarakat serta uji emisi kendaraan bermotor ini bisa menjadi kebutuhan yang harus dilaksanakan bagi pemilik kendaraan" katanya lagi. sdm/arifin sz/team

Warga Gresik Jika Sakit Cukup Di Puskesmas, RSUD Hanya Untuk Warga Daerah Lain


Gresik - Jumlah Puskesmas di Kab Gresik 32 Puskesmas, untuk rawat inap sebanyak 12 puskesmas dan rawat jalan 20 puskesmas, juga di dukung 74 puskesmas pembantu dan 247 Ponkesdes, ini sumua sebagai upaya pemerintah untuk meningkatkan derajat kesehatan masyarakat.

Jadi saya berharap agar warga Gresik jika sakit cukup berobat di Puskesmas, sedang RSUD Ibnu Sina jadikan sebagai Rumah sakit rujukan  bagi daerah sekitar Gresik seperti Bojonegoro, lamongan tuban dan mojokerto,  saya tidak ingin warga Gresik berobat di RSUD biar RSUD Ibnu sina di penuhi warga luar Daerah, demikian disampaikan Bupati Gresik saat membuka Pendidikan dan pelatihan manajemen Puskesmas di ruang Putri cempo selasa (24/5), di klat yang rencananya berlangsung mulai tanggal 24 sampai dengan 1 juni, diikuti 40 peserta yang terdiri dari Kepala UPT 31, Dinas kesehatan 6 dan Kepala Tata Usaha 3 peserta.

Bupati Gresik Sambari Halim Radianto mengingatkan bahwa Puskesmas merupakan garda terdepan dalam pelayanan dasar kesehatan masyarakat, disamping pengembangan taman Posyandu dan polindes yang juga berfungsi sebagai percepatan pelayanan kesehatan masyarakat. perhatian pemerintah Kab Gresik terhadap Kesehatan paling utama, karena program Gresik yaitu menyehatkan masyarakat dan setelah sehat masyarakat dipinterkan, percuma jika pendidikan bagus, infrastruktur baik, tapi masyarakatnya tak sehat kan percuma saja.

Puskesmas merupakan pusat pemberdayaan masyarakat/kesehatan, jadi Puskesmas mempunyai peran dan tanggungjawab besar terhadap peningkatan derajat kesehatan masyarakat, begitu penting peran Puskesmas saya berharap kepada peserta Diklat agar mengikuti dengan baik dan benar, nantinya peserta harus bisa membuat perencanaan kerja dan penggalangan Tim antar Puskesmas.

Sementar itu kepala Badan Diklat Provinsi Jatim Akmal Boedianto manta PJ Bupati Gresik mengatakan bahwa materi Diklat berupa ceramah, diskusi, dan observasi, di harapkan selama mengikti Diklat,  peserta agar terus mengikuti dengan baik dan benar, karena Diklat Puskesmas ini sangat perlu dan penting dalam meningkatkan Sumber Daya Manusia agar ke depan ada penibgkatan derajat kesehatan masyarakat.

Untuk mengawali Pelaksanaan Diklat, mantan Pj Bupati Gresik Akmal Boedianto di berikan kesempatan pertama oleh Bupati Gresik untuk mengkalungkan tanda peserta Duklat dan dilanjutkan oleh seluruh peserta Diklat. dwi/arifin sz/team

Marak Kasus Demam Berdarah, UTD PMI Gresik Butuh Alat Refrigenerator Centrifuge

Gresik - Banyaknya kasus demam berdarah (DB) di Gresik, Unit Transfusi Darah UTD Palang Merah Indonesia (PMI) Gresik butuh refrigenerator centrifuge yaitu sebuah alat untuk memisahkan komponen thrombocyt dari sel darah merah. Pernyataan ini disampaikan oleh ketua PMI Gresik, Ir. Nadjib, MM saat Sosialisasi pelayanan pelaksanaan transfusi darah yang aman dan efektif pada Jum'at (18/3/2016).

Acara yang dihadiri oleh Bupati Gresik, Dr. Sambari Halim Radianto dan Wakil Bupati Gresik, Dr. Mohammad Qosim. Acara yang berlangsung di Ruang Rapat Kantor Bupati Gresik ini juga menghadirkan Kepala Unit Transfusi Darah PMI Pusat, Dr, Ria Syafitri M.Bio Med. Turut hadir juga para Kepala UTD PMI dari beberapa Kabupaten kota dari wilayah Pantura dan Gerbangkertasusila Jawa Timur.

Terkait kebutuhan alat refrigenerator centrifuge, mantan Sekda Gresik ini berharap agar kebutuhan alat tersebut bisa dicukupi dari dana corporate social responbility dari perusahaan yang ada di Gresik. Nadjib juga menyatakan sudah banyak bantuan Pemerintah Kabupaten Gresik yaitu Pembangunan Gedung PMI senilai Rp. 5 miliar dan Bus layanan donor darah serta beberapa sarana perlengkapan lain.

Selain Gedung PMI yang sudah sangat representative, beberapa kemajuan PMI Gresik yaitu adanya alat blood bank (bank darah) bantuan Rotary Club.  Nadjib juga melaporkan, dari bulan dana PMI dan biaya pengganti pengolahan dari mulai tahun 2011 sampai 2015 kami mendapat dana sebesar Rp. 1,489 miliar. "Dari dana tersebut berhasil dibelikan 2 unit penyimpan darah, 2 unit penyimpan trombocyt serta sarana prasarana lain" ujarnya.

Dalam kinerjanya sejak tahun 2011 sampai tahun 2015, UTD PMI Gresik sudah melaksanakan pengambilan darah sebanyak 33.173 kantong darah. Darah tersebut disalurkan kepada 46 Rumah Sakit di Gresik dan wilayah Pantura Jawa Timur maupun Rumah Sakit Gernbangkertasusila. Sejak tahun 2011 sampai 2015 sudah tersalur sebanyak 31.739 kantong.

"Sebanyak 44 pendonor Gresik berhasil meraih penghargaan yaitu 14 orang pendonor 50 kali mendapat penghargaan dari Bupati Gresik. sebanyak 11 orang pendonor 75 kali mendapat penghargaan Gubernur Jawa Timur dan 19 pendonor 100 kali mendapat penghargaan Presiden RI", tambah Nadjib.

Bupati Gresik, Sambari Halim Radianto menyambut baik atas prestasi dan kinerja UTD PMI Gresik yang banyak mengalami kemajuan. "Pada dasarnya kami sangat mendukung seluruh upaya dalam mendukung kebijakan kesehatan Pemerintah Kabupaten Gresik. Dukungan kami ini bisa dilihat jumlah dana kesehatan dalam APBD dan tiap tahun semakin meningkat" katanya.

Terkait permintaan bantuan pemisah komponen thrombocyt dari sel darah merah, Wakil Bupati Gresik Mohammad Qosim optimis bantuan itu bisa terealisasi. "Silahkan buat aja proporsal dan sampaikan ke Bupati atau saya, niscaya banyak perusahaan yang siap membantu. Saya yakin karena bantuan ini sifatnya social dan sangat dibutuhkan masyarakat untuk pelayanan kesehatan" ungkap Qosim. (sdm/arifin sz/team)

PIN Gresik, Berharap Sukses 100 Persen

Dengan meneteskan vaksin kepada sejumlah para balita yang hadir Bupati Gresik, Dr. Sambari Halim Radianto beserta ketua TP PKK Kabupaten Gresik, Ny. Maria Ulfa Sambari menandai dimulainya Pekan Imunisasi Nasional (PIN) Polio di Kabupaten Gresik 2016. Pencanangan Pin yang dihadiri oleh ratusan balita ini dilaksanakan di Halaman Pendopo Bupati Gresik Selasa (8/3/2016).

Untuk mensukseskan Pin yang berlangsung mulai tanggal 8 sampai 15 Maret 2016, Sambari meminta kepada semua ibu-ibu yang hadir diacara pencanangan itu untuk memberitahukan kepada ibu yang lain untuk hadir di pos pin terdekat. "Tolong tetangga dikanan dan kirinya yang mempunyai balita agar diberitahu untuk ikut pin. Vaksin pin ini gratis" ujar Bupati.

Meski sudah dinyatakan WHO, Indonesia sudah bebas polio sejak tanggal 14 Meret 2014. Namun Bupati tetap berharap agar pelaksanaan Pin polio tahun 2015 ini bisa sukses dan tuntas "Kalau bisa sejumlah 101.855 balita di Gresik ini bisa di vaksin semua dan sukses seratus prosen. Agar tujuan Gresik bebas Polio tahun 2020 tercapai" katanya serius.

Selain melaksanakan penetesan vaksin polio dilokasi pencanangan, saat perjalanan menuju suatu acara di Balongpanggang Bupati Sambari menyempatkan diri mampir pada salah satu pos Pin yang ada di depan Pasar Balongpanggang. Disini, Sambari menyempatkan diri untuk mampir sekedar meneteskan vaksin pin kepada balita yang mampir ke pos Pin ditempat itu. "Sudah dapat berapa Balita ?" Tanya Bupati kepada petugas disana. "Ada 46 pak" jawab petugas Pin.

Tentang pelaksanaan Pin tahun 2016 di Kabupaten Gresik, Kepala Dinas Kesehatan dr. Sugeng Widodo menjelaskan. Pelaksanaan Pin di Kabupaten Gresik dilayani pada 1.848 tempat. Selain Rumah sakit dan Puskesmas Dinkes Gresik juga memberikan pelayanan di Pustu, Polindes dan Posyandu. "Bahkan pos Pin dibuka dibeberapa tempat keramaian misalnya pasar, terminal dan lain lain" katanya.

Pada pelaksanaan pin 2016 kali ini, Dinkes Gresik mengerahkan 1282 orang petugas yang dibantu oleh 6650 kader posyandu. "Kami ditarget 90 persen balita, untuk itu kami dijatah sebanyak 5.650 vial vaksin dengan harapan pin di Kabupaten Gresik ini bisa sukses. Kalau bisa melebihi 90 persen dan bahkan seratus persen" harap dr Sugeng. (sdm/arifin sz/team)   

Pemkab Gresik Butuh 44 Perawat Untuk Ponkesdes

GRESIK-Untuk memenuhi kebutuhan perawat ditiap desa, Pemerintah Kabupaten Gresik butuh 44 (empat puluh empat) Perawat baru sebagai Pegawai Tidak Tetap (PTT). Perawat baru tersebut akan ditempatkan di Pondok Kesehatan Desa (Ponkesdes) di beberapa wilayah di Kabupaten Gresik. Seleksi 44 perawat baru tersebut dimulai hari ini, Senin sampai Jumat, 24 – 28 Agustus 2015.  
Meski sudah diumumkan sejak Jum'at lalu melalui webset Pemkab Gresik, namun pada hari pertama pendaftaran perawat baru Pondok Kesehatan Desa (Ponkesdes) terlihat masih sepi. "Pendaftar sudah banyak yang datang, tapi berkasnya belum lengkap. Hanya empat orang pendaftar yang sudah kami berikan nomer Pendaftar" ujar Kepala Badan Kepegawaian Daerah Kabupaten Gresik, Nadlif melalui Kasubag PIP, Driatmiko Herlambang ditempat Pendaftaran, Kantor Bupati Gresik  Senin (24/8/2015).
Pihaknya yakin, mulai besok sampai hari terakhir nanti pendaftar akan membludak. Keyakinan Nadlif ini karena saat ini para calon pendaftar masih mengurus surat kelengkapan administrasi. "Kami bersama panitia sudah siap apabila nantinya pendaftar membludak. Kami menempatkan pendaftaran di Ruang khusus di lantai III Kantor Bupati Gresik" katanya.   
Menurut Nadlif, seleksi Perawat PTT ini nantinya untuk memenuhi pelayanan Kesehatan bagi masyarakat di tingkat desa. Penempatannya di Pondok Kesehatan Desa. Hal ini berdasarkan Peraturan Gubernur Jawa Timur Nomer 4 tahun 2010 tentang Pondok Kesehatan Desa di Jawa Timur.
Sebanyak 44 Perawat tersebut akan ditempatkan di beberapa desa di 12 Kecamatan yaitu Kecamatan Gresik, Kebomas, Benjeng, Balongpanggang, Manyar, Sidayu, Dukun, Panceng, Menganti, Driyorejo, Bungah dan Duduksampeyan. "Untuk informasi lengkap silahkan datang ketempat pendaftaran atau bisa melihat di Webset BKD Gresik atau Webset Pemkab Gresik" urai Nadlif. Arifin


Setelah RS Pendidikan, Kejar Sertifikasi Akreditasi dari KARS

Gresiknews1,Surabaya - Perjuangan RSUD dr M. Soewandhie menjadi rumah sakit (RS) pendidikan ditentukan hari ini, Jumat (7/8). RS milik pemkot yang berlokasi di Jl. Tambahrejo itu akan dinilai kelayakannya oleh tim dari Kementerian Kesehatan (kemenkes) RI yang beranggotakan enam orang.

Ketua tim penilai, dr. Ina Rosalina Dadan, SP.A, M.Kes, MH.Kes mengatakan, para anggota tim yang akan melakukan assessment datang dari berbagai latar belakang, di antaranya dari unsur pemerintahan dalam hal ini kementerian maupun para akademisi dan praktisi.

Rosalina menyadari bahwa RSUD dr M. Soewandhie sudah dimanfaatkan sebagai tempat menimba ilmu para dokter muda maupun senior sejak 1998. Mereka umumnya mencoba menggali kasus yang terjadi di masyarakat. Dengan demikian, pemahaman ilmu kedokteran akan semakin berkembang.

Untuk itu, Rosalina menambahkan, tanggung jawab pihaknya selanjutnya adalah melakukan akreditasi RS pendidikan terhadap RSUD dr M. Soewandhie. Perempuan yang juga menjabat Kasubdit Bina Yankes Rujukan, Dirjen Bina Upaya Kesehatan (BUK), Kemenkes RI ini juga menerangkan, kalau ada kekurangan langsung pihaknya sampaikan kepada pihak rumah sakit agar segera dibenahi. Jika semuanya lancar, izin penetapan RS pendidikan akan turun dalam waktu dekat.

Walikota Surabaya Tri Rismaharini menyatakan, di Kota Pahlawan banyak universitas dengan fakultas kedokteran. Oleh karenanya, tempat praktik bagi para dokter muda sangat diperlukan untuk meningkatkan wawasan mereka. Menurutnya, seseorang tidak bisa hanya belajar dari teori saja. Mereka butuh studi kasus yang nyata di lapangan. Bagi para dokter, mereka perlu banyak terlibat di rumah sakit.

Mantan kepala bappeko tersebut lantas membagi pengalamannya saat berkunjung ke Korea Selatan (Korsel). Di Negeri Ginseng itu, dunia kedokteran sudah sangat maju. Menurut Risma, keberhasilan tersebut dikarenakan pemerintah Korsel mampu menggabungkan unsur teori dan praktik lapangan dengan baik. Ia menambahkan, semakin banyak menjumpai kasus di masyarakat, dokter itu akan semakin berpengalaman.

Guna mempercepat peningkatan status RSUD dr M. Soewandhie menjadi RS pendidikan, Risma bahkan sempat menghadap Menteri Kesehatan RI pada pertengahan tahun ini. Tujuannya, agar akreditasi RS pendidikan dapat segera dilaksanakan.

Sementara itu, Kadinkes Surabaya Febria Rachmanita menjelaskan, usulan penetapan RS pendidikan sejatinya sudah diajukan sejak awal Mei 2015. Awalnya, RSUD dr M. Soewandhie mengajukan untuk RS pendidikan utama. Namun, aturan mewajibkan peningkatan status harus bertahap, sehingga RSUD dr M. Soewandhie harus berlabel RS pendidikan satelit dulu. Setelah dua atau tiga tahun baru bisa naik menjadi RS pendidikan utama.

Pejabat yang akrab disapa Fenny ini mengatakan, meski dijadikan tempat pembelajaran oleh para dokter muda, namun mereka (dokter muda,red) belum boleh menangani pasien secara langsung. Dokter muda hanya diperbolehkan observasi dengan didampingi dokter senior.

Fenny melanjutkan, adapun antara RS pendidikan dan non-pendidikan memiliki sejumlah perbedaan mendasar. RS non-pendidikan tidak memerlukan dokter klinis. Di samping itu juga tidak ada penelitian. Sedangkan RS berlabel pendidikan memperbolehkan dilaksanakannya penelitian akan suatu kasus penyakit. Jika sudah berstatus RS pendidikan, maka pihak RS tentu juga meningkatkan sumber daya manusia (SDM) para dokternya menjadi dokter klinis.

Fenny menambahkan, dengan adanya penelitian, setiap penyakit akan didiskusikan. Dari hasil itu, wawasan para dokter akan bertambah sehingga hal itu berdampak positif terhadap pelayanan kesehatan masyarakat.

Dari sisi usia pensiun dokter spesialis di RS pendidikan juga lebih panjang, yakni 65 tahun. Sedangkan dokter spesialis pada RS non-pendidikan pensiun pada 60 tahun.

Lebih lanjut, Fenny memaparkan, aspek-aspek yang akan dinilai dalam assessment oleh kemenkes meliputi jumlah dokter, sarana/prasarana, buku pedoman ajar mahasiswa, serta laporan progres dokter muda. Fenny mengatakan, sebelumnya pihak RSUD dr M. Soewandhie telah melakukan self-assessment. Hasilnya, sudah memenuhi prinsip RS pendidikan sebanyak 80 persen. Lebih lanjut Fenny mengatakan, rumah sakit pihaknya ini minimalis, tapi semua sudah terpenuhi. Seperti ruang diskusi dan ruang kuliah juga sudah ada di sini. Oleh karenanya pihaknya optimis dapat mengantongi izin penetapan RS pendidikan dari kementerian.

Izin penetapan RS pendidikan bukanlah target terakhir yang dibidik RSUD dr M. Soewandhie. Pada Oktober mendatang, RS yang kini tengah menggenjot pembangunan gedung baru ini akan mengejar sertifikasi akreditasi RS versi 2012 dari Komite Akreditasi Rumah Sakit (KARS). 

Menurut Fenny, persyaratan sertifikasi tersebut lebih berat karena penilaian lebih detail dan komprehensif. Obyek penilaian mulai dari pasien, satpam, cleaning service, dokter, perawat serta pihak manajemen. Parameter hak-hak pasien juga akan disoroti lebih detail dan terperinci.

Sertifikasi akreditasi yang berlaku tiga tahun ini, kata Fenny, sangat penting karena sebagai salah satu persyaratan perpanjangan izin operasional sebuah rumah sakit. Menurut Fenny, sejauh ini pihaknya tetap optimistis menyongsong akreditasi dari KARS ini karena itu menjadikan motivasi demi peningkatan kualitas mutu pelayanan kesehatan bagi masyarakat.bam

Tingkatkan Manajemen Puskesmas Dengan Akreditasi

Gresiknews1,Surabaya - Dinas Kesehatan Kota Surabaya mengadakan pelatihan bagi Puskesmas yang akan melaksanakan akreditasi Puskesmas di tahun 2015 ini. Terdapat tiga Puskesmas yang melaksanakan pelatihan ini, yakni Puskesmas Sememi, Gayungan dan Puskesmas Tambak Rejo.

Kepala Seksi Pendidikan dan Pelatihan SDM Kesehatan Dinkes Kota Surabaya Hariyanto, SKM mengatakan, pelatihan yang dilaksanakan selama lima hari kerja mulai tanggal 1-7 Juli 2015 ini bertujuan untuk melaksanakan persiapan Puskesmas Akreditasi.

Dalam pelatihan ini, masing-masing Puskesmas mengirimkan lima orang perwakilan untuk mengikuti pelatihan ini yang terdiri dari Kepala Puskesmas, Kepala TU, staf Puskesmas lain yang mewakili Pokja Administrasi Manajemen, Pokja Pelayanan Klinis, dan Pokja Upaya Kesehatan Masyarakat yang masing-masing sebanyak satu orang.

Dalam pelatihan ini, instansi pemerintah yang beralamatkan di Jl. Raya Jemursari No. 197 Surabaya ini juga mendatangkan tim pendamping independen sebanyak 10 orang untuk mendampingi Puskesmas yang akan melaksanakan akreditasi tersebut, sehingga diharapkan pelatihan akan berjalan maksimal.

Lebih lanjut Hariyanto menguraikan, materi pelatihan meliputi Kebijakan Puskesmas, standar dan instrument akreditasi, studi kasus, langkah persiapan akreditasi dan pelaksanaan akreditasi Puskesmas, tata laksana survei, dan self assessment.

Rencananya, ketiga Puskesmas yang telah mendapatkan pelatihan akreditasi akan menyiapkan dokumen pelatihan dan administrasi selama kurun waktu 3,5 bulan.

Jika Puskesmas tersebut sudah siap dokumen dan diakreditasi, imbuhnya, maka akan ditetapkan akreditasi sesuai dengan kriteria yang ditetapkan oleh Kementerian Kesehatan RI.

Hariyanto menambahkan, Puskesmas yang telah mendapatkan akreditasi tentu tingkatannya sudah beda daripada yang belum terakreditasi. Pasalnya yang belum diakreditasi masih belum memiliki dokumen yang jelas terkait dengan upaya kesehatan masyarakat termasuk pelayanan klinis dan manajemen. Karena diperlukan dokumen untuk melakukan aktifitas sesuai dengan Standar Operasional Prosedur (SOP).

Hal ini dikarenakan tuntutan terkait meningkatkan manajemen pelayanan Puskesmas dan juga BPJS Kesehatan yang mensyaratkan agar fasilitas kesehatan tingkat pertama diakreditasi agar lebih tertata dalam manajemen pelayanannya.

Untuk tahun depan, akan ada empat Puskesmas yang mengikuti akreditasi, yakni Puskesmas Dupak, Balongsari, Medokan Ayu dan Puskesmas Jagir. Dinkes Kota Surabaya menargetkan, sampai tahun 2019 diharapkan seluruh Puskesmas yang ada di Kota Surabaya sudah mendapatkan akreditasi dari Kementerian Kesehatan.bam

Pelayanan Kesehatan Wajib Menjangkau Daerah-Daerah Terpencil



GRESIK NEWS 1 GNG SUARA GEGANA INDONESIA ,JAKARTA - Kementerian Kesehatan meluncurkan program Indonesia Sehat sebagai upaya Kementerian Kesehatan mewujudkan pelayanan kesehatan bagi masyarakat yang tinggal di daerah-daerah terpencil. Program ini disampaikan dalam forum tematis Badan Koordinasi Hubungan Masyarakat pemerintah (Bakohumas)-Kemenkes yang diselenggarakan oleh Pusat Komunikasi Publik Kemenkes (31/03). Kemenkes memberikan pelatihan kepada tenaga kesehatan yang baru lulus agar siap ditempatkan di lokasi-lokasi perintis tersebut.

Hubungan masyarakat diberdayakan untuk melakukan komunikasi publik perihal kebijakan-kebijakan pemerintah. Dalam hal ini program unggulan Kementerian Kesehatan adalah Program Indonesia Sehat yang menargetkan terwujudnya perbaikan pelayanan kesehatan pada daerah-daerah terpencil Indonesia.

Kepala Pusat Komunikasi Publik Kemenkes, Murti Utami menyampaikan perlunya Humas pemerintahan untuk meniru karakter Presiden Republik Indonesia Joko Widodo yang suka berdialog dengan rakyat. “Sebisa mungkin kita selalu berdialog serta melibatkan peran serta masyarakat dalm proses pengambilan kebijakan maupun program. Kita undang lembaga swadaya masyarakat, serta media,” katanya.

Murti menambahkan, pentingnya humas pemerintah untuk selalu jeli dalam memantau pendapat masyarakat mengenai kebijakan yang sangat dibutuhkan oleh mereka. “Setelah kebijakan itu kita lempar ke masyarakat Humas juga perlu tahu bagaimana feed back dari masyarakat,” ujarnya.

Kepala Pusat Informasi dan Humas Kementerian Komunikasi dan Informatika Ismail Cawido menambahkan dalam melakukan sosialisasi program, seperti ini diperlukan adanya barisan humas pemerintahan yang memiliki skill individu dalam mengelola serta memberikan informasi kepada publik. “Selain itu harus ada data yang cukup dan harus dimiliki oleh Humas,” imbuhnya.

Ismail meyebutkan, saat ini ada sekitar 300 juta orang Indonesia yang memiliki handphone aktif. Sementara itu, 91 juta orang Indonesia yang terhubung ke internet setiap harinya. Dari 91 juta orang Indonesia yang terhubung ke internet itu, 75 persen di antaranya merupakan generasi muda. “Yang mana anak muda itu sekarang inginnya eksis, untuk itu sangat penting bagi Humas untuk memanfaatkan pola ini. Misalnya dengan memanfaatkan sosial media untuk sosialisasi program dan kebijakan,” kata dia.

(arz team)


Daftar 130 Obat Batuk yang Akan Ditarik per Akhir Juni

Gresiknews1,Jakarta - Badan Pengawasan Obat dan Makanan Republik Indonesia (BPOM) berencana menarik 130 merek obat yang mengandung desktrometorfan tunggal per akhir Juni 2014. Sebab, obat yang seharusnya bermanfaat untuk menekan batuk, justru dimanfaatkan untuk menggeser posisi putaw dan shabu di kalangan remaja.

Menurut Direktur Utama Pengawasan Napza Badan POM, Dra. Sri Utami Ekaningtyas, Apt, MM, penarikan ini seharusnya sudah dilakukan sejak tahun lalu. Hanya saja, hal itu terhambat karena obat-obat itu sudah terlanjur dijual bebas di pasaran.

"Tapi, bila setelah 30 Juni 2014 masih ada yang memproduksi atau bahkan menjual obat-obat ini, akan diberi sanksi sesuai dengan UU Kesehatan," kata Sri Utami.

Di Swedia, kata Sri menambahkan, pada 2006 obat berjenis desktro telah dikategorikan sebagai narkotika. Sedangkan di negara tetanga, Singapura, obat jenis bisa didapatkan asalkan sesuai dengan resep dokter. 

Penggunaan putaw, shabu, dan ganja pada usia muda mengalami pergeseran. Saat ini, justru penyalahgunaan zat berbahan dekstrometorfan tunggal pada masyarakat usia muda mengalami peningkatan, dan mencapai kondisi yang mengkhawatirkan serta cukup memprihatinkan. 

Fenomena penyalahgunaan dekstro tablet ini tengah menjadi tren pada anak-anak 5 tahun terakhir ini. Sebenarnya, obat ini memiliki efek pusing dan sering digunakan sebagai obat batuk. Saking kreatifnya, obat ini justru digunakan untuk hal yang tidak-tidak," kata dia menjelaskan. 

Dalam dokumen yang  didapatkan dari Direktur Pengawasan Nafza BPOM RI, Robby Nuzly, disebutkan 130 daftar obat yang mengandung desktrometorfan tunggal yang akan ditarik dari pasaran;

Afidex, Kemasan: Botol Plastik 1000 Tablet, Pendaftar: Afifarma Indonesia
Dextromethorphan, Kemasan: Botol 60 ML, Pendaftar: Afifarma Indonesia
Dextromethorphan, Kemasan: Botol Plastik 1000 Tablet Salut Selaput, Pendaftar: Armoxindo Farma Indonesia
Dextromethorphan, Kemasan: Dus 10 BLS @ 10 Tablet Salut Selaput, Pendaftar Armoxindo Farma Indonesia
Romilar, Kemasan: Dus 25 Catch Cover @ 1 Strip @ 6 Tablet Salut Gula, Pendaftar: Bayer Indonesia
Dextromethorphan, Kemasan: Dus Botol Plastik 100 ML, Pendaftar: Berlico Mulia Farma Indonesia
Dextromethorphan, Kemasan: Botol Plastik 60 ML, Pendaftar: Berlico Mulia Farma, Indonesia
Dextromethorphan, Kemasan: POT Plastik 1000 Tablet, Pendaftar: Berlico Mulia Farma, Indonesia
Dextromethorphan, Bentuk Kemasan: Dus 10 Strip @ 10 Tablet, Pendaftar: Berlico Mulia Farma Indonesia
Dextromethorphan, Kemasan: Botol 1000 Tablet Salut Selaput, Pendaftar: Bernofarm Indonesia
Dextromethorphan, Kemasan: Botol 100 ML, Pendaftar: Bernofarm Indonesia
Dextromethorphan, Kemasan: Botol Plastik 60 ML, Pendatar: Bernofarm-Indonesia
Dextromethorphan, Kemasan: Dus, 10 Strip @ 10 Tablet Salut Selaput, Pendaftar: Bernofarm-Indonesia
Komix DT, Kemasan: Dus, 10 Sachet @ 7 ML, Pendaftar: Bintang Toedjoe, Jakarta – Indonesia
Komix DT, Kemasan: Dus, 30 Sachet @ 7 ML, Pendaftar: Bintang Toedjoe, Jakarta – Indonesia
Komix DT, Kemasan: Hanger, 15 Sachet @ 7 ML, Pendaftar: Bintang Toedjoe, Jakarta – Indonesia
Komix DT, Kemasan: Dus, 3 Tube Botol @ 7 ML, Pendaftar: Bintang Toedjoe, Jakarta – Indonesia
Komix DT, Kemasan: Dus, 6 Tube Botol @ 7 ML, Pendaftar: Bintang Toedjoe, Jakarta – Indonesia
Bisolvon Antitusif, Kemasan: Dus, Botol 125 ML, Pendaftar: Boehringer Ingelheim-Indonesia
Bisolvon Antitusif, Dus, Botol 60 ML, Pendaftar: Boehringer Ingelheim-Indonesia
Dextrobat, Kemasan: Dus, Botol 60 ML, Pendaftar: Candra Nusantara Jaya-Indonesia
Dextrobat, Kemasan: Dus, Botol 100 ML, Pendaftar: Candra Nusantara Jaya-Indonesia
Dextromethorphan, Kemasan: Botol 60 ML, Pendaftar: Cendo, Jakarta-Indonesia
Citosiv, Kemasan: Botol 100 ML, Pendaftar: Ciubros Farma-Indonesia
Dextromethorphan, Kemasan: Botol 60 ML, Pendaftar: Ciubros Farma-Indonesia
Dextromethorphan, Kemasan: Dus, 10 Strip @ 10 Tablet Salut Selaput, Pendaftar: Ciubros Farma-Indonesia
Dextromethorphan, Kemasan: Botol 1000 Tablet Salut, Pendaftar: Ciubros Farma –Indonesia
Starex, Kemasan: Botol 200 Tablet, Pendaftar: Combiphar-Indonesia
Starex, Kemasan: Dus, 10 Strip @ 10 Tablet Salut Selaput, Pendaftar: Combiphar-Indonesia
Starex, Kemasan: Botol 60 ML, Pendaftar: Combiphar-Indonesia
Dextromethorphan, Kemasan: Botol 1000 Tablet Salut Selaput, Pendaftar: Combiphar-Indonesia
Dextromethorphan, Kemasan: Dus, 10 Strip @ 10 Tablet Salut Selaput, Pendaftar: Combiphar-Indonesia
Dextromethorphan, Kemasan: Botol Plastik 60 ML, Pendaftar: Combiphar Indonesia
Dextromethorphan, Kemasan: Botol Plastik 1000 Tablet Salut Selaput, Pendaftar: Coronet Crown-Indonesia
Dextromethorphan, Kemasan: Botol Plastik 60 ML, Pendaftar: Coronet Crown-Indonesia
Calmerphan-L, Kemasan: Dus, Botol 90 ML, Pendaftar: Darya Varia Laboratoria-Indonesia
Vicks Formula 44 DT, Kemasan: Dus, Botol Plastik 27 ML, Pendaftar: Darya Varia Laboratoria-Indonesia
Vicks Formula 44 DT, Kemasan: Dus, Botol Plastik 30 ML, Pendaftar: Darya Varia Laboratoria-Indonesia
Vicks Formula 44 DT, Kemasan: Dus, Botol Plastik 120 ML, Pendaftar: Pendaftar: Darya Varia Laboratoria-Indonesia
Vicks Formula 44 DT, Kemasan: Dus, Botol Plastik 54 ML, Pendaftar: Darya Varia Laboratoria-Indonesia
Vicks Formula 44 DT, Kemasan: Dus, Botol Plastik 60 ML, Pendaftar: Darya Varia Laboratoria-Indonesia
Vicks Formula 44 DT, Kemasan: Dus, 12 Sachet @ 6,7 ML, Pendaftar: Darya Varia Laboratoria-Indonesia
Vicks Formula 44 DT, Kemasan: Dus, 5 Sachet @ 6,7 ML, Pendaftar: Darya Varia Laboratoria-Indonesia
Vicks Formula 44 DT, Kemasan: Dus, Botol Plastik 100 ML, Pendaftar: Darya Varia Laboratoria-Indonesia
Dextrodef, Kemasan: Botol 60 ML, Pendaftar: Dasa Esa Farma-Indonesia
Detusif, Kemasan: Dus, Botol @ 100 ML, Pendaftar: Dexa Medica-Indonesia
Dextromethorphan, Kemasan: Botol 60 ML, Pendaftar: Dexa Medica-Indonesia
Dextromethorphan, Kemasan: Dus, 10 Strip @ 10 Tablet, Pendaftar: Dexa Medica-Indonesia
Dextromethorphan, Kemasan: Dus, 10 Blister @ 10 Tablet Salut Selaput, Pendaftar: Dexa Medica-Indonesia
Dextromethorphan, Kemasan: Botol 60 ML, Pendaftar: Erela-Indonesia
Erla Code, Kemasan: Botol 100 ML, Pendaftar: Erela-Indonesia
Erla Code, Kemasan: Botol 60 ML, Pendaftar: Erela-Indonesia
Erpha Methor, Kemasan: Dus, 10 Catch Cover @ 10 Tablet, Pendaftar: Erlimpex-Indonesia
Erpha Methor, Kemasan: Dus, Botol 500 Tablet, Pendaftar: Erlimpex-Indonesia
Dextromethoprhan, Kemasan: Botol Plastik 60 ML, Pendaftar: Errita Pharma-Indonesia
Dextromethorphan, Kemasan: Botol Plastik 1000 Tablet, Pendaftar: Errita Pharma-Indonesia
Dextromethorphan, Kemasan: Botol Gelas 60 ML, Pendaftar: First Medifarma-Indonesia
Dextromethorphan, Kemasan: Botol Plastik 1.000 Tablet Salut Selaput, Pendaftar: First Medifarma-Indonesia
Dextromethorphan, Kemasan: Dus, 10 Strip @ 10 Tablet Salut Selaput, Pendaftar: First Medifarma-Indonesia
Milaro, Kemasan: Dus, 10 Strip @ 10 Tablet Salut Selaput, Pendaftar: Firsti Medifarma Indonesia
Milaro, Kemasan: Botol Plastik 1000 Tablet Salut Selaput, Pendaftar: First Medifarma Indonesia
Dextromethorphan, Kemasan: 60 ML, Pendaftar: Gratis Husada Pharma-Indonesia
Dextromethorphan, Kemasan: Dus, 10 Strip @ 10 Tablet Salut Selaput, Pendaftar: Gratis Husada Pharma-Indonesia
Dextromethorphan, Kemasan: Botol Plastik 1000 Tablet Salut Selaput, Pendaftar: Gratia Husada Pharma-Indonesia
Dextromethorphan, Kemasan: Botol 60 ML, Pendaftar: Harsen-Indonesia
Dextromethorphan, Kemasan: Dus, Botol Cokelat 60 ML, Pendaftar: Hexparm Jaya-Indonesia
Dextromethorphan, Kemasan: Botol 100 ML, Pendaftar: Holi Pharma-Indonesia
Dextromethorphan, Kemasan: Botol 100 ML, Pendaftar: Imfarmind Farmasi Industri-Indonesia
Dextromethorphan, Kemasan: Botol 60 ML, Pendaftar: Indofarma-Indonesia
Dextromethorphan, Kemasan: Botol 1000 Tablet Salut Selaput, Pendaftar: Indofarma-Indonesia
Dextromethorphan, Kemasan: Dus, 10 Blister @ 10 Tablet Salut Selaput, Pendaftar: Indofarma-Indonesia
Dextromethorphan, Kemasan: Botol 100 ML, Pendaftar: Infar Arispharma-Indonesia
Dextromethorphan, Kemasan: Botol 60 ML, Pendaftar: Infar Arispharma-Indonesia
Dextromethorphan, Kemasan: Dus, 10 Strip @ 10 Tablet, Pendaftar: Intijaya Meta Ratna Farma-Indonesia
Dextromethorphan, Kemasan: Botol Plastik 1000 Tablet Salut Selaput, Pendaftar: Intijaya Meta Ratna Farma-Indonesia
Dextromethorphan, Kemasan: Dus, 10 Blister @ 10 Tablet Salut Selaput, Pendaftar: Intijaya Meta Ratna Farma-Indonesia
Metadex, Kemasan: Botol 100 ML, Pendaftar: Intijaya Meta Ratna Farma-Indonesia
Metadex, Kemasan: Botol Plastik 1000 Tablet, Pendaftar: Intijaya Meta Ratna Farma-Indonesia
Dextromethorphan, Kemasan: Botol Plastik 1000 Tablet Salut Selaput, Pendaftar: Itrasal-Indonesia
Dextromethorphan, Kemasan: Kaleng 1000 Tablet Salut Gula, Pendaftar: Kimia Farma, Bandung-Indonesia
Dextromethorphan, Kemasan: Botol Palstik 1000 Tablet, Pendaftar: Kimia Farma, Bandung-Indonesia
Dextromethorphan, Kemasan: Dus, 10 Strip @ 10 Tablet, Pendaftar: Kimia Farma, Bandung-Indonesia
Dextromethorphan, Kemasan: Botol @ 60 ML, Pendaftar: Kimia Farma, Bandung-Indonesia
Siladex Antitussive, Kemasan: Dus, Botol Plastik 30 ML, Pendaftar: Konimex Indonesia
Siladex Antitussive, Kemasan: Dus, Botol Plastik 60 ML, Pendaftar: Konimex Indonesia
Camidex, Kemasan: Dus, Botol 100 ML, Pendaftar: Lucas Djaya Indonesia
Dextromethorphan, Kemasan: Botol 60 ML, Pendaftar: Lucas Djaya, Indonesia
Dextromethorphan, Kemasan: Botol Plastik 1000 Tablet, Pendaftar: Marin Liza Farmasi-Indonesia
Dextromethorphan, Kemasan: Dus, 10 Strip @ 10 Tablet, Pendaftar: Marin Liza Farmasi-Indonesia
Dextromethorphan, Kemasan: Kaleng A 1000 Tablet Salut Selaput, Pendaftar Meprofarm-Indonesia
Dextromethorphan, Kemasan: Dus, 10 Strop @ 10 Tablet Salut Selaput, Pendaftar: Mersifarma Tirmaku Mercusana-Indonesia
Xepafan, Kemasan: Botol 100, Pendaftar: Metiska Farma-Indonesia
Dextromethorphan, Kemasan: Dus, 1 Botol 60 ML, Pendaftar: Molex Ayus-Indonesia
Dextromethorphan, Kemasan: Botol 60 ML, Pendaftar: Mutifa Industri Farmasi-Indonesia
Dextromethorphan, Kemasan: Botol Plastik 60 ML, Pendaftar: Novapharin-Indonesia
Dextromethorphan, Kemasan: Botol 1000 Tablet Salut Selaput, Pendaftar: Novapharin-Indonesia
Dextronova, Kemasan: Botol Plastik 1000 Tablet, Pendaftar: Novapharin-Indonesia
Dextromethorphan, Kemasan: Botol Plastik 60 ML, Pendaftar: Nufarindo-Indonesia
Dextromethorphan, Kemasan: Botol Plastik 60 ML, Pendaftar: Pabrik P.I.M Indonesia
Dextromethorphan, Kemasan: Botol 60 ML, Pendaftar: Phapros-Indonesia
Dextromethorphan, Kemasan: Dus, 10 Strip @ 10 Tablet Salut Selaput, Pendaftar: Phapros-Indonesia
Dextromethorphan, Kemasan: Botol 1000 Tablet Salut Selaput, Pendaftar: Phapros-Indonesia
Dextromethorphan, Kemasan: Botol 60 ML, Pendaftar: Phyto Kemo Agung Farma-Indonesia
Dextromethorphan, Kemasan: Botol @ 60 ML, Pendaftar: Rama Emerald Multi Sukses-Indonesia
Dextromteorfan HBR, Kemasan: Dus, 10 Strip @ 10 Tablet, Pendaftar: Saka Farma-Indonesia
Dextromethorphan, Kemasan: Botol Plastik 1000 Tablet, Pendaftar: Sampharindo Perdana-Indonesia
Dextromethorphan, Kemasan: Botol Plastik 60 ML, Pendaftar: Sampharindo Perdana-Indonesia
Dextromethorphan, Kemasan: Botol Coklat 60 ML, Pendaftar: Sanbe Farma-Indonesia
Dextromethorphan, Kemasan: Botol Coklat 100 ML, Pendaftar Sanbe Farma-Indonesia
Dextromethorphan, Kemasan: Botol 60 ML, Pendaftar: Sandai Farma-Indonesia
Dextromethorphan, Kemasan: Botol 100 ML, Pendaftar: Sandai Farma-Indonesia
Dextromethorphan, Kemasan: Botol 60 ML, Pendaftar: Sandoz Indonesia-Indonesia
Seletorfan, Kemasan: Dus, Botol Plastik 100 Tablet, Pendaftar: Sejahtera Lestari Farma
Seletorfan, Kemasan: Botol 1000 Tablet, PEndaftar: Sejahtera Lestari Farma
Dextromethorphan, Kemasan: Botol 60 ML, Pendaftar: Tempo Scan Pacifik Tbk-Indonesia
Dextromethorphan, Kemasan: Botol Plastik 1000 Tablet, Pendaftar: Triman-Indonesia
Dextromethorphan, Kemasan: Dus, 10 Strip @ 10 Tablet, Pendaftar: Triman-Indonesia
Dextromethorphan, Kemasan: Botol Plastik 60 ML, Pendaftar: Tropica Mas-Indonesia
Tropibat, Kemasan: Botol 60 ML, Pendaftar: Tropica Mas-Indonesia
Dextromethorphan, Kemasan: Dus, Botol 60 ML, Pendaftar: Yanthi Utama Indonesia
Dextromethorphan, Kemasan: Dus, Botol Plastik @ 60 ML, Pendaftar: Yarindo Farmatama-Indonesia
Dextromethorphan, Kemasan: Dus, 10 Strip @ 10 Tablet Salut Selaput, Pendaftar: yarindo Farmatama-Indonesia
Dextromethorphan, Kemasan: Botol Plastik 1000
Tablet Salut Selaput, Pendaftar: yarindo Farmatama-Indonesia
Yekadex, Kemasan: Botol Plastik 1000 Tablet, Pendaftar: Yekatria Farma-Indonesia
Yekadex, Kemasan: Dus, 20 Catch Cover @ 4 Tablet, Pendaftar: Yekatria Farma-Indonesia
Dexitab, Kemasan: Botol Kaca 400 Tablet, Pendaftar: Zenit Parmaceutical – Indonesia
Dexitab, Kemasan: Dus, 10 Strip @ 10 Tablet, Pendaftar: Zenith Parmaceutical – Indonesia
Zenidex, Kemasan: Botol 15 ML, Pendaftar: Zenith Parmaceutical-Indonesia
Zenidex, Kemasan: Botol 100 ML, Pendaftar: Zenith Parmaceutical-Indonesia
Zenidex, Kemasan: Botol 60 ML, Zenith Parmaceutical-Indonesia
(ARZ)

Polsek Cerme, Kabupaten Gresik, berhasil mengamankan 336 botol miras

Gresik (Gresiknews1.blogspot.com) - Jajaran Satreskrim Polsek Cerme, Kabupaten Gresik, berhasil mengamankan 336 botol miras (minuman keras) jenis cukrik yang disita di dalam mobil Isuzu Panther nopol Nopol S 596 HI  milik Purwanto (32), warga Desa Gedong, Kecamatan Semanding, Tuban di wilayah hukum Polsek Cerme.

Kapolsek Cerme AKP Irianto mengatakan, selain mengamankan tersangka Purwanto, polisi juga mengamankan rekan tersangka, yakni Sutaham (31), dan M.Taufik (31), semuanya warga Desa Gedong, Semanding, Tuban.

"Saat kami periksa berdasarkan pengakuan tersangka ratusan botol cukrik tersebut dibeli dari temannya Wahyudi warga Desa Nggumanting, Kecamatan Semanding, Tuban sebelum dijual ke Slamet warga Benowo Surabaya dengan harga Rp 8300 per botol dari harga semula Rp 5000 per botol," katanya, Minggu (23/03/2014).

Lebih lanjut AKP Irianto mengatakan, kronologis penangkapan ini bermula dari informasi masyarakat adanya miras cukrik yang dijual warga Tuban ke Surabaya melintas di wilayah Cerme. Mendapat informasi itu, aparat kepolisian melakukan penghadangan terhadap mobil tersangka.

Hasilnya, berhasil mengamankan 336 botol miras cukrik siap edar. "Guna pemeriksaan lebih lanjut ketiga tersangka sudah kami amankan untuk pengembangan penyidikan," tuturnya.

Ia menambahkan, miras jenis cukrik merupakan pemicu terjadinya tindak kriminalitas. Dengan memberantas miras, maka angka kriminalitas dapat ditekan. Apalagi miras tersebut sudah banyak menelan korban.(ARZ)

Rajin Berjemur, Pria Lebih Perkasa

GresikNews1 - Ada cara mudah dan murah untuk meningkatkan keperkasaan pria, yakni dengan rajin berjemur. Menurut penelitian, paparan sinar matahari dan jumlah vitamin D yang cukup akan meningkatkan produksi testosteron, hormon yang mempengaruhi libido.

Dalam studi yang dimuat dalam Journal Clinical Endocrinology terhadap lebih dari 2.299 pria diketahui pria yang memiliki kadar vitamin D yang tinggi ternyata memiliki level hormon seks yang tinggi pula.

Kadar hormon testosteron yang rendah akan memengaruhi libido pria dan menurunkan kadar energi. Testosteron juga berperan penting, baik pada pria atau wanita, untuk menjaga kekuatan otot dan kepadatan tulang.

Peneliti dari Medical University of Graz, Austria, menemukan pria yang memiliki kadar vitamin D kurang dari 30 nanogram per milimeter darah, memiliki testosteron lebih tinggi dibandingkan dengan mereka yang kekurangan vitamin D.

Karena para responden dalam penelitian tersebut adalah pria yang tinggal di negara empat musim, maka diketahui level testosteron mereka memuncak di bulan Agustus dan turun drastis di musim dingin, terutama di bulan Maret.

Profesor Winfriend Marz, yang melakukan riset ini, menyebutkan bahwa fokus penelitian para ilmuwan saat ini adalah mencari tahu apakah suplemen vitamin D memiliki efek yang sama pada level testosteron.

Kendati begitu, para ahli kanker mengingatkan bahwa terlalu banyak paparan sinar matahari berakibat buruk pada kesehatan.

"Secara medis sebenarnya kita bisa meningkatkan kadar libido pria melalui pemberian terapi suplemen testosteron," kata Allan Pacey, pakar andrologi.

Disarankan Tak Langsung Gosok Gigi Usai Makan

GresikNews1 Menggosok gigi merupakan kegiatan yang harus rutin dilakukan. Namun tak sekedar menyikat, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan.
 
Dokter gigi mengingatkan agar tidak menggosok gigi setelah makan atau minum yang mengandung asam karena bisa merusak gigi. Sebaiknya menunggu setengah hingga satu jam sebelum membersihkan gigi.
 
Makanan, terutama minuman seperti soda, mengandung kadar asam tinggi yang bisa mengkikis enamel gigi. Dan jika menggosok gigi segera, berisiko merusak lapisannya.
 
“Dengan menggosok, Anda justru mendorong asam lebih dalam ke enamel gigi,” terang Dr Howard R Gamble, Presiden Akademi Gigi Umum seperti dilansir Asia One.
 
Tusuk gigi pun tak jarang menjadi pilihan usai makan. Padahal tusuk gigi justru bisa merobek gusi dan membuka jalan bagi bakteri, menyebabkan infeksi. (Asia One)

Tips Memilih Bra yang Pas

GresikNews1 – Bra merupakan perangkat wajib yang harus dimiliki seorang perempuan. Selain berfungsi menyangga payudara, bra juga berpengaruh pada gaya berpakaian seseorang.
 
Gok Wan, konsultan fashion asal Inggris menyebut perempuan selalu memulai berpakaian dengan pakain dalamnya. “Sayang banyak perempuan yang tidak mengenakan bra dengan ukuran yang tepat,” ujar Gok Wan seperti dikutip Female First, Selasa (26/6/2012).
 
Cara tradisional untuk mengukur payudara kini sudah tidak dipakai lagi, mengingat tubuh perempuan banyak berubah semenjak bra ditemukan tahun 1930an. Sehingga ketika membeli bra, seorang perempuan harus mencoba ukuran bra yang berbeda untuk menjadi bra yang pas.
 
Peneliti di University of Portsmouth mengungkapkan, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan ketika membeli bra. Mulai dari panjang lingkaran, bentuk kawat, seberapa pas kaitan bra, seberapa pas cup dan bagaimana posisi bra di tulang payudara.
 
“Penemuan ini menemukan fakta, jika bra yang pas tergantung kenyamanan si pengguna saat memakainya,” kata Malcolm Ball dari Asosiasi Suplier Industri Pakaian Inggris.

Lima Perangkat Make Up Yang Wajib Dimiliki

GresikNews1 – Alat kecantikan membantu seorang perempuan agar terlihat cantik dan bersinar. Namun, banyaknya produk yang dijual di toko make up tak jarang membuat bingung. Semakin banyak make up yang dibeli artinya biaya yang dikeluarkan ikut membengkak.
 
Nah, berikut lima produk yang harus dimiliki tanpa harus merogoh kocek banyak seperti dilansir Female First, Kamis (21/6/2012).
 
Pelembab dengan sedikit warna
Alas bedak mungkin terlalu tebal, terutama di kala cuaca panas menyengat. Sehingga pilihannya bisa jatuh ke pelembab dengan seikit warna (tinted moisturizer). Pelembab ini lebih ringan dibanding alas bedak, berwarna senada dengan kulit dan membuat wajah terlihat cerah
 
Pewarna pipi
Ada banyak pilihan warna untuk pipi, namun cobalah warna pink cerah. Bubuhkan sedikit warna pink cerah untuk mempertegas tulang pipi dan meciptakan kesan wajah yang lebih lembut.
 
Gel eyeliner
Dalam cuaca apapun, Anda tentu ingin mata terlihat lebih besar dan bersinar. Cobalah mengaplikasikan gel eyeliner dengan kuas kecil. Selain lebih mudah, kuas ini tidak membuat hasilnya belepotan.
 
Maskara
Membuat mata terlihat lebih tegas dengan bulu mata yang panjang. Saat cuaca panas, bubuhkan sedikit maskara agar mata terlihat tegas, tanpa harus menggunakan make up tebal.
 
Lip balm berwarna
Selain membuat bibir tetap lembab, lip balm berwarna akan membuat bibir terlihat seksi tanpa harus memoleskan lipstik. (Female First)

GERAKAN 500 RIBU MASKER DAN PENCANANGAN GRESIK BERMASKER

  Gresik,   gresiknews1.com     - Motto Berani Mengungkap Membantu Yang Belum Terungkap.  Berbagai macam cara terus dilakukan untuk memutus ...