Tampilkan postingan dengan label PSSI. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label PSSI. Tampilkan semua postingan

Manajemen Gresik United Janji Tak Intervensi Liestiadi

Gresiknews1,Gresik - Manajemen Gresik United berjanji akan memberikan kuasa penuh terhadap pelatih Liestiadi. Manajemen juga berjanji tidak akan mengintervensi kerja Liestiadi dalam mengatur roda organisasi di dalam timnya.

Menurut manajer Gresik United, Bagoes Cahyo Yuwono, pihaknya akan memberikan kuasa penuh terhadap Liestiadi untuk memilih pemain. "Kami tak akan mengintervensi soal pemain. Sebab itu menjadi ranahnya Coach Lies," ujar penggemar motor besar ini.

Sementara Liestiadi juga berjanji tak ada pemain titipan dalam timnya. Liestadi menjelaskan bahwa pemain yang akan terpilih adalah mereka yang benar-benar layak untuk membela tim berjuluk Laskar Joko Samudro, julukan klub kebanggaan Ultras Gresik ini.

"Saya tegaskan tak ada pemain tutupan di tim ini. Jika ada pemain Medan di sini, itu bukan titipan saya," tutup mantan pelatih Persiba Balikpapan ini. Rencananya, Gresik United akan mengikat 23 pemain untuk kompetisi musim depan.(bd)

Pemain Asing Gresik United Akan Isi Pos Vital

Gresiknews1,Gresik - Regulasi anyar seputar pemain asing membuat Gresik United harus cermat untuk mendatangkan pemain. Manajemen Laskar Joko Samudro akan menempatkan pemain impor di pos-pos vital.

Manager Gresik United Bagoes Cahyo Yuwono mengaku bahwa manajemen tak mempermasalahkan dengan regulasi baru tentang pemain asing di Indonesia Super League (ISL). Gresik United akan siap menjalankannya.

Bagoes menambahkan, manajemen mencari pemain asing yang akan ditempatkan di posisi striker, playmaker, dan stopper. Ketiga sektor ini merupakan titik-titik penting dalam sebuah tim. "Tapi tidak menutup kemungkinan ada opsi lain," tutur Bagoes.

Kemungkinan tersebut terwujud bila tim kebanggaan Ultras Gresik ini mampu mendapatkan pemain lokal yang kualitasnya di atas rata-rata. Sejauh ini Gresik United mengaku sudah mendapatkan kesepakatan dengan 18 pemain. (Bd)

Gresik United Ngebet Gustavo Lopez

Gresiknews1,Gresik - Tidak sulit untuk menebak siapa pemain Arema Cronus yang sangat diinginkan oleh Gresik United. Satu di antara dua nama yang dibidik oleh Gresik United mengarah ke sosok Gustavo Lopez.

Publik Kota Pudak memang sangat menginginkan gelandang serang asal Argentina ini bergabung dengan Gresik United. Kualitas seorang Gustavo diyakini mampu mengangkat prestasi Laskar Joko Samudro di kompetisi Indonesia Super League (ISL) musim 2015 mendatang.

Sinyal ketertarikan semakin menguat lantaran Gustavo adalah pemain favorit Sambari Halim Radianto, pembina Gresik United yang juga merupakan Bupati Gresik. Apakah Gustavo adalah pemain Arema yang diincar oleh Gresik United.

Sekali lagi, manager Gresik United, Bagoes Cahyo Yuwono masih enggan memberikan keterangan terlalu panjang. "Nanti saja. Kurang tepat kalau sekarang," elak Bagoes. Diyakini manajemen masih bergerilya untuk mendapatkan tanda tangan eks pemain Persela Lamongan itu.(Zak)

Eduard Tjong Tentukan Masa Depan di Medio November

Gresiknews1,Gresik - Di mana dan siapa klub yang akan dilatih oleh Eduard Tjongmasih tanda tanya. Mantan pelatih Persela Lamongan ini dikaitkan dengan banyak klub. Namun Eduard memilih untuk bungkam.

Moncer bersama Persela membuat nama Eduard meroket. Ia dikaitkan dengan beberapa klub Indonesia Super League (ISL), seperti Gresik United hingga Persija Jakarta. Edu memilih menghadapinya dengan santai.

Edu, sapaan akrabnya, memilih untuk menikmati masa libur bersama keluarganya di Solo. Rencananya Edu akan mengumumkan masa depannya pada November ini. "Sekitar pertengahan bulan nanti," ungkap Edu.

Seperti yang diketahui bersama, keputusan Eduard mundur dari Persela sudah diproklamirkan sejak bubar pertandingan lawan Persipura Jayapura, 29 Oktober lalu. Saat itu, Eduard secara teguh membulatkan tekad untuk angkat kaki dari Lamongan.(Gus)

Siap Buka Negosiasi

Gresiknews1,GRESIK - Ketika jaminan dana sudah tak ada masalah Persegres Gresik United, siap memulai perburuan pemain untuk musim depan. Manajemen siap membuka negosiasi dengan calon pemain anyar yang sudah masuk daftar incar.

Setelah babak delapan besar Indonesia Super League (ISL) usai, manajemen sudah berancang-ancang menjalin komunikasi intensif dengan calon pemain anyar. Sesuai dengan target manajemen yang mulai merekrut pemain pada November ini.

Manajemen tak menampik sudah ada list alias daftar pemain yang bakal dihubungi dalam waktu dekat. Sayang belum ada bocoran siapa saja yang menjadi target potensial bagi tim berjuluk Laskar Joko Samudro. Pihak Persegres masih merahasiakan pemain incaran.

"Ya, kami siap melakukan negosiasi dengan pemain yang masuk daftar rekrut. Kami menunggu hingga babak delapan besar ISL selesai, karena ada beberapa pemain yang timnya bermain di sana. November ini targetnya sudah ada pemain baru," ujar Manajer Persegres Bagoes Cahyo Yuwono.

Selain membuka negosiasi dengan pemain buruan, manajemen juga memikirkan ekstensi kontrak pemain lama yang dipertahankan. Rencananya beberapa pemain lokal yang bermain reguler musim lalu bakal tetap dipakai di Stadion Petrokimia Putra.

"Persoalan dana tidak ada masalah. Kami sudah memiliki dana untuk negosiasi kontrak, baik dengan pemain baru maupun pemain lama. Tapi saya belum menyebutkan dana total untuk belanja pemain. Yang pasti cukup untuk membangun tim baru," tambah Bagoes.

Soal pelatih, tampaknya tim kuning tidak terburu-buru memutuskan siapa yang nantinya bekerja di Stadion Petrokimia. Walau sempat dikaitkan dengan beberapa nama lokal, belum ada keputusan bulat yang diambil menajemen.

Persegres sempat dikaitkan dengan eks pelatih Persela Eduard Tjong yang memutuskan hengkang dari Lamongan. Tapi belum ada sumber kredibel yang memastikan rumor tersebut. Sementara manajemen juga belum membenarkan soal rencana rekrutmen Eduard Tjong.

Berdasar proyeksi manajemen, pelatih anyar baru didatangkan ke Kota Pudak pada Desember mendatang. Rencana ini sedikit aneh karena pelatih biasanya direkrut lebih dulu untuk menyusun rencana pembentukan tim.(Gua)

Pelatih Klub Delapan Besar ISL Melamar Ke Gresik United

Gresiknews1,Gresik - Terseok-seok di kompetisi musim ini, rupanya tidak melunturkan citra Gresik United. Buktinya, jajaran manajemen Laskar Joko Samudro mengklaim, jika banyak pelatih yang sudah menawarkan diri, untuk menjadi arsitek tim pada Indonesia Super League (ISL) musim depan.

"Kami juga sempat tidak percaya, jika banyak pelatih yang tertarik menangani Gresik di musim depan," ucap Bagoes Cahyo Yuwono, manajer Gresik United.

Ia menjelaskan, ada sekitar sepuluh pelatih yang telah mengajukan lamaran untuk menjadi arsitek Gresik United di musim depan. Bahkan, beberapa nama tersebut, ada yang tercatat masih aktif menjadi pelatih di klub yang berlaga di babak delapan besar ISL 2014.

Hanya saja, Bagoes belum mau membeberkan siapa saja nama pelatih dari klub yang berlaga di babak delapan besar tersebut, dengan alasan etika. Ia menyatakan, menghormati ikatan kontrak sang pelatih dengan tim yang dilatihnya saat ini.

"Dari beberapa tawaran yang masuk, memang ada pelatih dari klub yang berlaga di babak delapan besar. Sekitar dua sampai tiga nama, yang kini membawa timnya berlaga di babak delapan besar," jelasnya.

Meski demikian, pihaknya belum bisa menentukan siapa yang akan menjadi arsitek Gresik United di musim depan. Sebab, selain harus mengenal karakter Laskar Joko Samudro, pelatih baru juga diharapkan mempunyai wawasan luas di bidang sepakbola, serta mampu bertindak sebagai motivator tim.

"Untuk saat ini, meskipun banyak yang sudah melamar, kami tidak mau terburu-buru dengan penentuan pelatih untuk musim depan. Karena kami harus membicarakan ini lebih detail, bersama dengan jajaran manajemen yang lain," papar Bagoes.

Dengan kondisi finansial yang relatif stabil, ditengarai beberapa pihak menjadi faktor pemicu banyak pelatih yang mengajukan tawaran ke Gresik United. Terlebih, meski terseok-seok di kompetisi musim ini, Laskar Joko Samudro adalah salah satu kontestan ISL 2014 yang ‘tertib’ dalam melunasi tanggung jawabnya kepada pemain dan pelatih.

Gresik United memang berambisi menembus papan atas di kompetisi musim depan. Untuk itu, mereka akan coba membangun tim yang kuat, baik dari segi materi pemain maupun pelatih, agar bisa mewujudkannya.

"Kami juga memantau pemain-pemain bagus, yang berlaga di babak delapan besar, yang bermain di semua posisi. Hanya sebagai gambaran saja, siapa tahu ada yang cocok bermain untuk Gresik di musim depan," pungkasnya.(Tim)


Tim Futsal Gresik Tak Takut Nama Besar Sidoarjo

Gresiknews1,GRESIK - Tim futsal Kota Gresik tak silau dengan nama besar Sidoarjo, yang berstatus juara bertahan di Kejurprov 2014, di Banyuwangi, 22-26 Okotober.

Menurut Munir Khan, manajer Gresik, timnya optimis bisa menaklukkan Sidoarjo, di babak penyisihan grup C.
Gresik satu grup bersama Sidoarjo dan Pacitan.

"Kami sangat optimis bisa meraih kemenangan atas Sidoarjo, dan lolos ke babak selanjutnya," kata Munir.

Munir mengatakan, Sidoarjo boleh memiliki nama besar di dunia futsal Jatim. Bahkan Sidoarjo merupakan juara bertahan di ajang yang dulunya bernama kejuaraan antar Pengcab itu.

Namun menurut Munir, saat ini kondisinya tentu berbeda.

Gresik telah melakukan persiapan yang cukup panjang, dan yakin bisa lolos ke final Kejurprov.

"Kami yakin dengan komposisi tim ini, sehingga bisa lolos ke babak selanjutnya," kata Munir.

Mengenai Pacitan, Munir mengaku belum tahu terlalu banyak dengan dunia futsal di Pacitan. Apalagi Pacitan merupakan tim pendatang baru.

"Kalau Pacitan saya tidak terlalu tahu bagaimana kekuatan mereka," tambah Munir.

Rencananya tim Gresik akan berangkat ke Banyuwangi, Selasa (21/10).

Dalam rombongan Gresik, terdapat 14 pemain dan enam official. Dari 14 pemain tersebut, pemain andalan Gresik Agus 'Congor' Maulidian juga turut serta. 
Congor sebelumnya sempat mengalami cedera, namun kini telah pulih dan bisa berlaga di Kejurprov.

Alumni SMA NU 2 Gresik itu menjadi andalan Gresik di Kejurprov. Di tim Gresik Congor, yang paling menonjol.

Selain masuk Puslatda Jatim untuk persiapan Pra PON, Congor juga pernah menjadi pemain terbaik di kategori pelajar KIT Futsalismo nasional.(Gus)

Timnas U-19 Gagal Lolos, Evan Dimas Minta Maaf

Gresiknews1,Yangoon - Kapten tim nasional sepak bola Indonesia U-19, Evan Dimas, meminta maaf kepada seluruh masyarakat karena gagal membawa timnya lolos ke Piala Dunia 2015. Permintaan maaf itu ia sampaikan setelah Indonesia U-19 dipastikan gagal lolos babak penyisihan grup B setelah kalah 0-1 melawan Australia U-19.

"Kami mengucapkan beribu maaf tidak bisa membawa bendera Merah Putih berlaga ke Piala Dunia," ucap Evan dalam wawancara seusai pertandingan, Minggu, 12 Oktober 2014.

Pada pertandingan yang berlangsung di Stadion Thuwunna, Yangoon, Myanmar, hari ini, Evan bersama rekan-rekannya bermain sangat baik pada awal-awal pertandingan hingga istirahat turun minum. Banyak peluang tercipta dari Paulo Oktavianus dan kawan-kawan yang gagal berbuah gol.

Pada saat para pemain asuhan Indra Sjafri itu sedang bersemangat menjebol gawang Australia, malapetaka datang menghampiri. Pemain gelandang Australia, Jaushua Sotirio, berhasil mengecoh pemain belakang Indonesia sehingga bebas tanpa kawalan masuk ke kotak penalti dan melesatkan tendang ke sudut gawang Ravi Murdianto. Gol tersebut terjadi pada menit ke-66.

Setelah gol tersebut, permainan tim nasional Indonesia menurun. "Kita tertekan waktu tertinggal 0-1," kata Evan. "Beginilah sepak bola, ada nangis dan senang. Kami minta maaf kepada seluruh masyarakat Indonesia.". 

Sebelumnya, pada pertandingan laga pertama babak penyisihan, Indonesia U-19 takluk 1-3. Dengan kekalahan atas Australia 0-1, Indonesia sudah pasti tersingkir dari Piala Asia 2014. Tanpa satu pun kemenangan, posisi Indonesia U-19 berada di juru kunci grup B tanpa memperoleh satu pun poin.(Gus)

Persegres Target Papan Atas di ISL 2015

Gresiknews1,SURABAYA - Direktur Utama PT Persegres Jaka Samudra, H. Saiful Arif menuturkan, akan memperbaiki prestasi tim Persegres Gresik United yang musim ini tak memuaskan karena berada di papan bawah atau posisi ke-9 wilayah barat dengan mengantongi 21 poin.

Bahkan dua laga tandang di akhir musim, Laskar Joko Samudro hanya mampu meraih hasil imbang 0-0 dengan Persijap dan melawan Persik menelan kekalahan, 0-3. "Maka dari itu, kami berusaha berbenah dan lebih serius membentuk tim solid dan loyal," ujarnya, Jumat (10/10/2014).

Terkait hal ini, pihaknya berencana merekrut pemain dan pelatih yang punya tanggung jawab, semangat tinggi serta loyal atau merasa ikut memiliki klub. "Sebab menurut penilaian kami, terpuruknya prestasi yang diraih Persegres Gresik United selama ini akibat pemain dan pelatih tak punya tanggung jawab terhadap klub yang dibelanya," paparnya.

Pria yang akrab disapa Kaji Ipong ini juga menambahkan, hal inilah yang menjadi akar masalah selama ini sehingga prestasi Persegres Gresik United tak pernah sesuai harapan. Padahal manajemen selama ini sudah memenuhi semua hak pemain dengan baik.

"Jika ini ditunjang oleh tim yang punya motivasi tanding tinggi, yang mau kerja keras sepanjang laga, tak kenal lelah dan penuh semangat, Insya Allah target kami ada di papan atas ISL musim depan akan terwujud," paparnya.

Sementara Manajer Persegres Bagoes Cahyo Yuwono mengucapkan rasa terima kasihnya atas dukungan dan masukan yang dilontarkan para supporter kepada tim Laskar Joko Samudro pada ISL 2014, baik melaui media sosial maupun web site Persegres.

"Bagaimanapun, rasa terima kasih ini layak ditujukan pada seluruh warga Gresik, karena telah memberi semangat dan dukungan pada tim," pungkasnya.(Gus)

Futsal Gresik Butuh Uji Coba Lagi

Gresiknews1,SURABAYA – Kejuaraan Provinsi (Kejurprov) Futsal 2014 kian dekat. Peserta kejuaraan futsal terbesar di Jatim ini mulai memasuki babak akhir persiapan, termasuk Tim Futsal Kabupaten Gresik.

Gresik mulai memantapkan diri sebelum terjun di Kejurprov yang akan digeber di Banyuwangi, 19-26 Oktober mendatang. Pekerjaan rumah terakhir yang belum diselesaikan Gresik adalah, mencoret satu pemainnya. Pasalnya, saat ini Gresik masih menyisakan 15 pemain, sedangkan kuota pemain di Kejurprov maksimal adalah 14 pemain.

Memang, untuk melakukan pencoretan ini, bukanlah pekerjaan mudah. Pelatih Agung Pambudi butuh waktu untuk merenung sebelum melakukannya. "Kami butuh uji coba lagi, untuk melihat kemampuan para pemain. Setelah uji coba terakhir ini, kami akan mencoret satu pemain,” tegas Agung Pambudi, pelatih Tim Futsal Kabupaten Gresik, Minggu (5/10/2014).

Rencananya, ungkap Agung, Gresik akan melakukan uji coba di Surabaya sekaligus acuan untuk menilai kualitas para pemainnya. Pemain yang dianggap menurun kualitasnya, maka akan dicoret.

Di uji coba terakhir, Gresik sempat menjajal kekuatan HFS Sparta Gresik, di Lapangan SD Muhammadiyah GKB Gresik, Jumat (3/10/2014) lalu. Hasilnya, Gresik dibekuk Sparta dengan skor 1-4. “Kami kalah telak, banyak hal yang harus dibenahi,” tegasnya.

Dijelaskan Agung, Gresik masih lemah dalam hal finishing touch. Dari sekian peluang yang didapat, Gresik hanya mampu mengemas satu gol ke gawang Sparta. Tak hanya itu, konsentrasi pemain juga masih labil, khususnya ketika kehilangan bola. "Saat kehilangan bola, konsentrasi pemain mudah hilang. Ini bisa berakibat fatal," kata Agung.

Ditambahkannya, bermula dari labilnya konsentrasi inilah, permainan Gresik selalu mengekor ritme permainan Sparta. Akibatnya, dominasi permainan sering dikendalikan Sparta. "Padahal penguasaan bola kami lebih bagus ketimbang Sparta. Kami kebobolan empat gol dari Sparta karena penjagaan yang lemah,” imbuhnya.(Gus)

Sepakbola Jatim Kisruh Lagi

Gresiknews1,Surabaya - Pekan Olahraga Pelajar Daerah (Popda) Jatim memang telah usai. Namun kisruh yang melibatkan tuan rumah Gresik dengan Surabaya masih berlanjut. 

Kali ini Surabaya meminta Gresik tanding ulang di cabor sepakbola. Namun permintaan itu ditolak.

Menurut pelatih tim sepakbola Surabaya, Mursyid Efendi Popda yang seharusnya menjadi ajang pembinaan, justru malah merusak mental pemain. Menurut mantan bek Persebaya ini, banyak azaz fair play yang dilanggar di Popda.

"Pemain sudah fair play, tapi orang di luar lapangan yang malah merusak pemain. Kasihan pemain yang selama ini sudah berlatih keras," tuding Mursyid.

Mursyid pun menuntut agar pertandingan final antara Gresik dengan Surabaya diulang sejak awal. Bukan melanjutkan penalti. "Bukan semata-mata kita ambisi juara. Opsi juara bersama itu terakhir, jika pertandingan tidak bisa diulang," imbuhnya.

Sekretaris Asosiasi PSSI Gresik Syamsul Arifin mengatakan bahwa Gresik menolak usulan yang dilontarkan kubu Kota Pahlawan. "Tentu saja kami menolak keinginan pihak Surabaya. Kalau tanding ulang itu salah satu alasannya adalah adanya force majeur," ucap Syamsul.

"Tapi, yang kemarin itu bukan force majeur. Apalagi tim sepakbola Gresik sudah mendapatkan medali emas. Kami akan tetap mempertahankan emas ini bukan semata-mata haus prestasi," sambung Syamsul.(Gus)

Pekan Ini, Futsal Gresik Coret Satu Pemain

Gresiknews1,GRESIK – Tim Futsal Kabupaten Gresik proyeksi Kejurprov 2014 sudah sampai tahap akhir dalam pembentukan tim. Saat ini, Gresik sudah mengantongi sebanyak 15 pemain dan akan dikerucutkan menjadi 14 pemain sesuai dengan kuota pemain yang ditetapkan Panpel Kejurprov. Artinya, Gresik tinggal mencoret satu pemain lagi.

“Jumlah pemain saat ini ada 15 orang. Pekan ini kami akan mencoret satu pemain dan mendapatkan 14 pemain yang fix kami bawa ke Kejurprov,” tegas Agung Pambudi, pelatih Tim Futsal Kabupaten Gresik, Selasa (30/9/2014).

Kejurprov Futsal 2014 adalah event tahunan yang digelar Asosiasi Futsal Daerah (AFD) Jatim. Kejurprov adalah kelanjutan dari turnamen Antar-Pengcab 2012 lalu. Kejurprov tahun ini digelar di Kabupaten Banyuwangi, 19-26 Oktober mendatang. Venue Kejurprov dilakukan di Lapangan Futsal Scudetto, Jl Letjen Sutoyo, Banyuwangi.

Menyongsong Kejurprov ini, Gresik sudah melalui persiapan matang dan panjang. Gresik memantau pemain-pemain yang berlaga di cabor futsal Porkab Gresik belum lama ini. Selain itu, Gresik juga memanfaatkan kompetisi Liga Futsal Amatir (LFA) Jatim untuk memantau pemain.

Dari LFA Jatim, Gresik mendapatkan beberapa pemain yang kini masuk ke dalam skuad berisikan 15 pemain tersebut. Di antaranya adalah kiper Lucky Darmawan dari Baskhara Surabaya dan Agus ‘Congor’ Mauludin dari HFS Sparta Gresik.

Untuk mengetahui kemampuan ke-15 pemain yang terjaring ini, Gresik pun melakukan uji coba dengan sejumlah tim lokal asal Gresik. Terhangat adalah Gresik usai mengalahkan Juventini Gresik dengan skor 7-2, Minggu (28/9/2014) lalu.

“Dari uji coba kami bisa mengetahui sejauh mana kemampuan para pemain. Saat mengalahkan Juventini Gresik, kami mengantongi beberapa kelemahan mereka. Ini akan menjadi acuan untuk melakukan pencoretan,” papar Agung.

Agung pun mengaku masih memeras otak untuk melakukan pencoretan ini. Pasalnya, kemampuan para pemain sangat merata. Antara satu pemain dengan pemain yang lainnya memiliki kualitas yang hampir sama.

“Kalau secara tim, saya melihat mereka belum rapi dalam melakukan transisi permainan. Selain itu, mereka belum bisa memanfaatkan momentum dalam counter attack,” tandas Agung.

Event resmi terakhir yang diikuti Gresik adalah Porprov 2013 lalu. Di event ini, Gresik terhenti di babak delapan besar. Ini setelah Gresik dikalahkan Sidoarjo dengan skor tipis 2-3.(Gus)

Pelatih Asal Serbia Ramaikan Bursa Pelatih Persegres

Gresiknews1,Gresik - Nama pelatih asal Serbia, Misha Radovic luput dari pantauan media. Padahal, eks pelatih Pelita Jaya musim 2011 dan Putra Samarinda musim 2012 itu, masuk kandidat kuat sebagai pelatih Persegres Gresik musim depan untuk kategori pelatih asing.

Sebelumnya, sejumlah pelatih lokal dan eks timnas telah mengajukan lamarannya ke Persegres. Namun, sampai saat ini manajemen PT Persegres Joko Samudro selaku pengelolahnya masih merahasiakan siapa pelatih untuk musim depan.

Sedangkan nama Misha Radovic memang tidak asing bagi pesepak bola di tanah air. Dari tangan dinginnya, kesebelasan Pelita Jaya yang saat itu dihuni sejumlah pemain muda mampu bersaing dengan tim-tim berpengalaman dari ISL. 

Saat menangani Putra Samarinda, pelatih yang mengaku mengantongi lisensi kepelatihan dari UEFA itu membawa Putra Samarinda lolos dari zona degradasi kendati hanya paruh musim.

Menurut sumber yang enggan disebut namanya, di musim depan manajemen Persegres menginginkan bisa meraih prestasi yang lebih baik. Bahkan, untuk mewujudkan hal itu manajemen juga melakukan pendekatan dengan pengelolah Arema Cronous terkait dengan perekrutan pemain.

Selain Misha Radovic, pelatih musim lalu asal Argentina Alfredo Angel Vera juga masuk nominasi. Hingga saat ini, manajemen Persegres masih menampung semua lamaran pelatih baik pelatih asing maupun lokal.

"Kami menunggu evaluasi dan rapat dengan pemilik klub dulu. Baru kemudian kami umumkan pelatih maupun pemain musim depan. Jadi sabar dulu pasti diberitahu," ujar sumber yang enggan disebut namanya, Sabtu (27/9/2014).(Gus)

Persegres Minta Bantuan CEO Arema Cari Pemain Terbaik

Gresiknews1,Gresik - Manajemen Persegres Gresik meminta bantuan CEO Arema Cronous, Iwan Budianto mencari pemain terbaik buat musim depan.

Informasi yang beredar manajemen Persegres sudah melakukan komunikasi dengan CEO tim Singo Edan Arema beberapa hari lalu.

"Iya saya sudah komunikasi dengan mas Iwan terkait pemain Persegres musim depan," kata Manager Bagoes Cahyo Yuwono, Jumat (26/9/2014).

Menurut Bagoes, alasan manajemen meminta bantuan Iwan Budianto karena mantan Manager Persik Kediri itu sudah berpengalaman dan dinilai mampu menjadi mediator (menjembatani) keinginan manajemen Persegres dalam hal perekrutan pemain.

"Kami belajar banyak dari sosok Mas Iwan Budianto, terlebih lagi musim depan manajemen menginginkan Persegres harus lebih baik dibanding musim lalu," tuturnya.

Rumor yang beredar, manajemen Persegres sangat berhasrat sekali membidik sejumlah pemain Arema Cronous untuk mengisi skuad laskar 'Joko Samduro' julukan tim asal Gresik.

Tidak tanggung-tanggung sejumlah pemain Arema Cronous sudah masuk kantong manajemen Persegres kendati masih malu-malu menyebutkan siapa saja pemain yang batal direkrut. (Arz)

Widodo Bantah Besut Gresik United

Gresiknews1,Gresik - Asisten pelatih Timnas Indonesia, Widodo C Putromembantah bahwa dirinya akan pulang kampung untuk membesut Gresik United. Menurut Widodo, kabar tersebut hanya pepesan kosong belaka.

Widodo mengaku tak pernah mengutarakan masa depannya ke siapapun. Termasuk kemungkinan ia kembali melatih Gresik United. "Saya tidak pernah ngomong. Itu sekadar kandidat aja, tak ada komunikasi," akunya.

Menurut Widodo, bukan hanya Gresik United yang dikaitkan dengannya, tapi beberapa tim Indonesia Super League (ISL) juga dikabarkan berminat menggunakan jasa mantan pemain Petrokimia Putra Gresik ini.

"Di Sriwijaya juga begitu, Persija juga begitu. Tapi itu sekadar kandidat saja," sebut pelatih yang pernah mengoyak jala SS Lazio ini.

Meski membantah akan merapat ke Gresik United, namun Widodo mengaku kenal dengan manajer Laskar Joko Samudro, yakni Bagoes Cahyo Yuwono.

"Saya juga kenal manajernya sejak masih pemain. Dulu sering main ke mess. Kalau telepon sekadar tanya kabar kan ya ada lah," tutupnya.(Gus)

GRESIK RAIH PENGHARGAAN KABUPATEN PEDULI OLAHRAGA

Gresiknews1,Gresik - Kabupaten Gresik dinobatkan sebagai Kabupaten Kota peduli Olahraga, Selain itu, Drs. Mohammad Qosim, M.Si terpilih sebagai Tokoh yang peduli Olahraga timgkat Propinsi Jawa Timur. Penghargaan penobatan ini diberikan oleh Gubernur Jawa Timur, Dr. Soekarwo pada perhelatan Hari Olah Raga Nasional XXXI dan Pembukaan Pekan Olahraga Pelajar Daerah (PORDA) X tingkat Propinsi Jawa Timur yang berlangsung di Sarana Olahraga (SOR) Petrokimia Gresik, Kamis (25/9).

Selain Kabupaten Gresik, 2 (dua) Kabupaten lain yakni Kabupaten Sampang dan Kabupaten Banyuwangi, yang juga dinobatkan sebagai Kabupaten peduli olahraga seperti halnya Kabupaten Gresik. Beberapa tokoh, atlet serta perusahaan dari berbagai daerah juga disebut sebagai peraih penghargaan olah olah raga dari Gubernur. 

Pada kesempatan itu, Gubernur Jawa Timur Soekarwo mengajak semua pihak untuk untuk mendukung dalam memajukan olahraga di wilayahnya.”Swasta juga harus ikut serta berpartisipasi” tegasnya. Seperti yang diharapkan Menteri Pemuda dan Olahraga dalam pidato yang dibacakan oleh Gubernur, agar setiap daerah fokus pada satu atau 2 cabang olahraga yang bisa berprestasi di tingkat Nasional. 

PORDA X Jawa Timur yang berlangsung di Kabupaten Gresik sejak 23 – 28 September 2014, diikuti oleh 38 Kabupaten Kota se Jawa Timur. Pada POPDA X Gresik kali ini mempertandingkan 14 Cabang Olah raga (cabor). 12 (dua belas) cabang olahraga yang di pertandingkan di Gresik yaitu, atletik, renang, karate, gulat, pencak silat, bola voli, bola basket, sepak bola, sepak takraw, tenis lapangan, tenis meja dan bulu tangkis. Sedangkan 2 (dua) cabor lainnya dipertandingkan di Surabaya yaitu panahan dan senam. (Tim)

Manajemen Laskar Joko Samudro tidak ingin ada pergantian pelatih di tengah jalan seperti di ISL musim 2014.

Gresiknews1,Gresik - Manajer Gresik United Bagoes Cahyo Yuwono menampik rumor yang menyebutkan mereka bakal merekrut asisten pelatih tim nasional Indonesia Widodo C Putro sebagai arsitek Laskar Joko Samudro di Indonesia Super League (ISL) musim mendatang.

Bagoes menegaskan, pihaknya saat ini belum memastikan pelatih yang akan menukangi Gresik United di kompetisi musim mendatang. Apalagi Widodo sedang sibuk menjalankan tugasnya sebagai asisten pelatih timnas senior.

“Masih banyak yang harus dibahas, sebelum menentukan pelatih untuk musim depan. Apalagi rencana untuk merekrut Widodo. Kami belum ada arah ke sana,” ungkap Bagoes 

Bagoes memperkirakan isu tersebut berkembang merujuk dari ucapannya beberapa waktu lalu. Saat itu, Bagoes sempat menyatakan, Gresik United akan menggunakan jasa pelatih muda, namun memiliki kemampuan mumpuni.

“Yang penting, pelatih itu masih muda tapi punya wawasan ilmu kepelatihan yang luas. Dan itu bukan berarti Widodo saja. Sebab, banyak juga pelatih asing dan lokal yang mempunyai predikat itu,” jelasnya.

Bagoes menjelaskan, pihaknya akan lebih dulu membahas calon arsitek anyar Gresik United musim depan secara matang. Sebab, Laskar Joko Samudro tidak ingin kembali mengulangi pengalaman di kompetisi sebelumnya, yang kerap bergonta-ganti pelatih dalam satu musim kompetisi.

“Pengalaman-pengalaman sebelumnya banyak memberi kami pelajaran untuk menentukan pelatih di musim depan. Jadi, banyak pertimbangan yang perlu kami bahas secara matang sebelum mengambil keputusan," papar Bagoes.

“Kami juga sedang bergerilya untuk mendapatkan pemain bagus yang layak membela Gresik di musim depan. Saat ini, ada sekitar sepuluh pemain yang masuk dalam daftar incaran kami.”

“Ada yang dari tim ISL, tapi ada juga beberapa pemain dari klub Divisi Utama. Karena musim ini belum selesai, maka proses gerilya pemain juga dilakukan secara pelan-pelan. Yang pasti, pemain itu nantinya harus loyal pada klub, dan mau kerja keras dalam memberikan yang terbaik,” pungkasnya. (Gus)

Komposisi Pemain 50 Persen Asli Gresik

Gresiknews1,GRESIK - Meski hasil evaluasi tim masih belum ditentukan, namun Persegres Gresik United sudah merancang komposisi pemain 50 persen asli Gresik untuk menghadapi putaran kompetisi Indonesia Super League (ISL) musim mendatang.

"Kami berusaha mengakomodasi pemain-pemain dari Gresik sebagai identitas Persegres. Mungkin 50:50, dimana yang non Gresik juga diisi pemain asing berkualitas," ujar Manajer Persegres Gresik United, Bagoes Cahyo Yuwono, Selasa (23/9/2014).

Selain mengamati dan menginventarisir pemain-pemain asli Gresik yang memperkuat Persegres musim lalu, pihaknya juga memantau pemain-pemain U-21. "Kami memantau pemain yang sudah ada dan mencari tambahan pemain U-21," katanya.

Untuk pemain U-21, pihaknya sudah memantau beberapa laga babak 12 besar ISL U-21 yang masih berlangsung. Ketika Persegres U-21 bertanding di Kediri dan melawan beberapa tim seperti Persik Kediri U-21 dan Persebaya U-21, dia menilai ada beberapa pemain yang punya talenta lumayan. "Pantauan tak hanya di Persegres saja, tapi di klub lain," ujarnya.

Dia melihat ada tiga pemain yang bagus namun untuk proses rekrut, pihaknya akan membahas dengan manajemen. Yang pasti, pihaknya memang butuh pemain U-21 untuk regenerasi pemain Persegres. "Kami masih memantau ini," tegasnya.

Mengenai proses evaluasi pelatih dan pemain pada ISL 2014, pihaknya mengaku akan segera melakukan. Hanya saja, untuk kepastian waktu, tentu akan dibahas lebih lanjut dengan manajemen.

"Yang penting ketika evaluasi nanti, pelatih dan manajemen tak saling menyalahkan dan bisa membahas Persegres ke depan lebih detil," pungkasnya.(Arb)

Widodo C Putro merapat ke Gresik United?

Gresiknews1,Gresik - Asisten pelatih Timnas Indonesia, Widodo C Putro disebut-sebut menjadi kandidat terkuat calon pelatih Gresik United. Sayangnya, manajemen masih tutup mulut terkait kabar ini.

"Mas Widodo memang menjadi salah satu pelatih masuk bursa," sebut sumber di internal Gresik United. Banyak alasan yang membuat Widodo layak menangani tim berjuluk Laskar Joko Samudro ini. Salah satunya adalah kapasitas eks pelatih Timnas U-21 ini.

Pada musim 2012, Widodo yang kala itu masuk di tengah musim, berhasil mengantarkan Gresik United ke papan tengah, tepatnya di posisi kedelapan. Setelah ditinggal Widodo, prestasi Gresik United justru meredup dan hampir terdegradasi di musim ini.

Selain itu, Widodo juga doyan dengan pemain muda dan asli Gresik, seperti David Faristian dan Dedi Indra. Ketika dikonfirmasi, manajemen Gresik United masih enggan berkomentar terlalu banyak. Menurut mereka, ada empat nama yang sudah dikantongi manajemen.

"Siapa-siapa saja mereka, untuk sementara masih rahasia ya. Sabar," ungkap manajer Gresik United, Bagoes Cahyo Yuwono. (Arb)

Dibantai Thailand Setengah Lusin Gol, Indonesia Jumpa Korut

Gresiknews1,Incheon - Tim Nasional Indonesia takluk 0-6 dari Thailand pada pertandingan terakhir penyisihan Grup E cabang sepak bola Asian Games 2014, di Incheon Football Stadium, Senin (22/9/2014). Hasil ini membuat Garuda Muda lolos ke babak 16 besar sebagai runner-up Grup E dengan merangkum enam poin. Indonesia pun harus melawan juara Grup F, Korea Utara, pada babak 16 besar di Goyang Stadium pada 26 September 2014. 

Pelatih Aji Santoso melakukan rotasi besar pada pertandingan ini, mengingat Indonesia sudah memastikan lolos ke 16 besar. Aji tak memainkan Ramdani Lestaluhu, Dedi Kusnandar, Andritany, Manahati Lestusen, Achmad Jufriyanto, Alfin Tuasalamony, dan Ferdinand Sinaga.

Tanpa sejumlah pemain inti, Indonesia harus kebobolan lebih dulu oleh gol cepat Pombubpha Chananan saat laga berjalan enam menit.

Gol berawal dari penetrasi salah satu pemain Thailand yang berhasil masuk ke dalam kotak penalti Indonesia dan melepaskan umpan kepada Pombubpha Chananan.

Penyerang bernomor punggung 19 tersebut dengan mudah melepaskan tembakan keras yang tak mampu dibendung kiper Teguh Amiruddin. Sayangnya, Pombubpha melakukan kesalahan fatal saat selebrasi sehingga ia mengalami cedera. Pombubpha pun akhirnya digantikan Kraisorn Adisak.

Belum sempat memberikan ancaman, Indonesia untuk kedua kalinya kebobolan lewat aksi Kraisorn Adisak. Proses gol ini sama halnya dengan gol pertama.

Salah satu pemain Thailand berhasil memanfaatkan lemahnya sektor kiri pertahanan Indonesia. Begitu menguasai bola, Kraisorn melepaskan tembakan keras yang berujung gol.

Tertinggal 0-2, Indonesia terlihat semakin kesulitan. Rasyid Bakrie dan kawan-kawan terlihat lebih sibut meredam gempuran lawan. Meski begitu, Indonesia mampu menjaga pertahanannya sehingga tak kebobolan hingga akhir babak pertama.

Selepas jeda, pelatih Aji Santoso melakukan perubahan di lini belakang dengan memasukkan Achmad Jufriyanto untuk menggantikan Zaenuri. Namun, pertahanan Garuda Muda terus menjadi bulan-bulanan lawan. 

Puncaknya, kiper Teguh Amiruddin untuk ketiga kalinya harus memungut bola di gawangnya sendiri karena gagal membendung tembakan Chanathip Songkrasin pada menit ke-56. 

Gol berawal dari sepakan keras dari salah satu pemain Thailand yang berhasil ditepis Teguh. Chanathip yang berdiri bebas menyongsong bola liar tersebut dengan sepakan keras yang mendatar. Bola bergulir kencang ke pojok kanan bawah gawang Indonesia.

Thailand pun semakin gencar menyerang pertahanan Indonesia. Tim besutan Kiatisuk Senamuang tersebut lebih banyak mengeksploitasi sisi kiri pertahanan Indonesia yang dijaga Dani Saputra. 

Benar saja, Thailand berhasil memanfaatkan lemahnya sisi kiri pertahanan Indonesia yang berujung gol Thawikan Kroekrit pada menit ke-76. 

Empat kemudian, Aji sepertinya ingin timnya mencetak gol dengan memasukkan Ferdinand Sinaga. 

Belum sempat memperbaiki permainannya, Indonesia untuk kelima kalinya kebobolan oleh tembakan keras Pinyo Inpinit. 

Pada injury time, Thailand mencetak gol keenam berkat gol yang diciptakan Adisak. Gol ini sekaligus mengunci kemenangan Thailand 6-0. 

Kemenangan ini memastikan Thailand sebagai juara Grup E dan akan berhadapan dengan runner-up Grup F, Tiongkok, pada babak 16 besar. Tiongkok meraih tiket babak 16 besar setelah menang 1-0 atas Pakistan pada laga terakhir. 


Susunan Pemain
Indonesia: 1-Teguh Amiruddin, 2-M Zaenuri (Achmad Jufriyanto 46), 3-Dani Saputra, 4-Victor Igbonefo, 16-Syaiful Indra Cahya; 9-Syakir, 14-Rasyid Bakrie, 18-Rizky Pellu, 20-Novri Setiawan (Ferdinand Sinaga 80), 23-Bayu Gatra; 10-Yandi Sofyan Munawar
Pelatih: Aji Santoso

Thailand: 1-Thamsatchanan Kawin; 2-Notechaiya Perapat, 13-Weerawatnodom, 16-Promrak; 4-Thawikan Kroekrit, 6-Yooyen Sarach, 7-Chappuis Charyl (A Nan Pokklaw 62), 17-Kesarat Tanaboon; 12-Sriyankem Nurul (Inpinit Pinyo 63), 18-Songkrasin Chanathip, 19-Pombubpha Chananan (Kraisorn Adisak)
Pelatih: Kiatisuk Senamuang

Wasit: Arumughan Rowan
(Gus)

PANEN RAYA TANAMAN PADI MUSIM KEMARAU PERTAMA DI DESA KARANGTINGGIL KEC. PUCUK KAB. LAMONGAN*

LAMONGAN,  gresiknews1.com  - Motto Berani Mengungkap Membantu Yang Belum Terungkap.  kegiatan Panen Raya tanaman Padi MK I (Musim Kemarau P...