Tampilkan postingan dengan label Pendidikan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Pendidikan. Tampilkan semua postingan

PANTAU KESIAPAN UNAS, KADISPENDIK GRESIK LAKUKAN SIDAK


GRESIK,(gresiknews1.com) - Untuk memastikan kesiapan sekolah-sekolah dalam melaksanakan Ujian Nasional (Unas) secara online, Kepala Dinas Pendidikan kabupaten Gresik, Mahin melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke sejumlah sekolah, salah satunya di SMP Negeri 1 Sidayu.

Didampingi kabag Humas dan Protokol pemkab Gresik Suyono dan ditemui langsung oleh Kepala Sekolah SMPN 1 Sidayu Drs. Ahsan, Mahin langsung menuju laboratorium computer dan melihat kondisi fisik computer yang akan dipergunakan untuk Unas secara online tersebut.

Menurutnya, setiap sekolah yang siap melaksanakan Unas secara online harus benar-benar siap dalam segala hal, termasuk pembenahan sarana prasarana dan jaringan internet selama ujian berlangsung.

“Saya tegaskan kepada sekolah yang siap menjalankan unas secara online, agar tidak menganggap remeh bahwa tidak aka nada masalah yang timbul saat penyelenggaraan unas berlangsung. Bisa saja muncul permasalahan meskipun itu kecil, dan semua harus bisa diantisipasi,” tegas Mahin saat sidak.

Selain masalah jaringan, Mahin juga menitikberatkan pada masalah pasokan listrik, SDM pengawas hingga teknisi.

Mahin menambahkan, pihaknya telah melakukan pemantauan dan pembinaan kesiapan sekolah seperti kesiapan alat. Selain itu, dirinya juga memberikan dukungan dan motivasi terhadap para siswa dan mengadakan pelatihan untuk pembiasaan penggunaan alat computer, melalui latihan-latihan.

“Setiap sekolah sepertinya sudah melakukan uji coba, mulai dari try out unas sampai pelaksanaan UTS (ujian tengah semester) maupun UAS (ujian akhir sekolah). Dan itu sangat saya apresiai,” terang Kadispendik Gresik.

Kabag Humas dan Protokol pemkab Gresik Suyono yang hadir dalam sidak tersebut juga memberikan himbauan kepada para murid agar belajar secara maksimal. “Dengan begitu hasilnya akan seperti apa yang diharapkan, yakni lulus dengan nilai yang memuaskan,” ujar Suyono.

Sementara itu, Rifki salah seorang siswa mengaku bahwa selama mengikuti latihan-latihan pengerjaan soal ujian secara online, menurutnya cukup efisien dan lebih mudah. Meskipun begitu, dirinya mengatakan bahwa pelaksanaannya tidak kalah ketat. “Meskipun secara online, tapi tidak bisa browsing untuk cari kunci jawaban. Pelaksanaannya cukup ketat,” ujarnya. Arz team

Unair Surabaya Buka Prodi DIII Keperawatan di Gresik

GRESIK, (gresiknews1.com) - Kabar gembira untuk masyarakat Gresik dan sekitarnya, pasalnya pada kalender akademik tahun 2017-2018 Akademi Keperawatan (Akper) Gresik akan di merger oleh Universitas Airlangga Surabaya. Penggabungan ini sekaligus pembukaan program study (Prodi) Diploma III Keperawatan Unair Surabaya yang berkampus di Gresik.

Kepastian ini disampaikan oleh Sekretaris Unair, Drs. Koko Srimulyo, M.Si setelah bersama para pejabat Universitas Surabaya bertemu dengan Bupati, Dr. Sambari Halim Radianto dan Wakil Bupati Gresik Dr. Mohammad Qosim di ruang rapat Bupati Gresik, Kamis (16/3).

Kedatangan para Pejabat Unair Surabaya ini dalam rangka fasilitasi serta persiapan penyusunan prodi D III Keperawatan Keperawatan Unair. “Kami menyatakan bahwa kampus di Gresik ini juga bagian dari kampus utama Unair Surabaya. Mungkin bisa disebut kampus E” ujar Koko Srimulyo kepada Kepala Bagian Humas Suyono usai pertemuan dengan Bupati.

Bergabungnya Akper Gresik menjadi bagian prodi Unair Surabaya ini tidak serta merta, karena sudah melalui beberapa proses tahapan dengan saling mengadakan kunjungan serta mempelajari secara lengkap dan menyeluruh. Beberapa hal yang perlu diperbaiki menurut Ketua Badan Penjamin Mutu Unair, Prof. Drh. Bambang Sektiari Lukiswanto, DEA.

“Saat ini Akper Gresik terakreditasi B, agar kita bisa selaras dengan prodi yang lai di Unair, maka akrediatasi harus A. Hal ini selain melengkapi sarana dan prasarana, maka jumlah dan kualifikasi dosen harus ditingkatkan. Semuanya itu untuk percepatan dari akreditasi B ke A” kata Bambang.

Menyikapi keadaan ini yang telah menuju kearah kebaikan, Bupati Sambari menyatakan bahwa pihaknya pasrah ‘bongkoan’. “Saya nurut aja apa yang disyararatkan pihak Unair yang penting semuanya bisa berjalan baik. Silahkan pihak Unair Surabaya membuat Memorandum of Understanding, saya siap menandatangani” ujar Sambari yang damping Wakil Bupati Gresim Mohammad Qosim. Arz team

Wahub ingatkan bahaya narkoba di kalangan pramuka

GRESIK - pelaksanaan Jambore ranting kwaran Tambak di Bumi perkemahan Desa kelompang gubug dalam rangka Hari Ulang Tahun ke-55 Pramuka berakhir sudah, penutupan jambore Ranting kwaran Tambak ini di tutup langsung oleh wakil Bupati Gresik di Bumi perkemahan desa kelompang gubug Kec Tambak. Selasa (16-08-2016).

Jambore ranting Kwaran Kec Tambak yang berlangsung mulai Tgl 14 s/d 16 agustus ini di ikuti  peserta dari SD/MI sebanyak 46 tenda Putri dan 46 tenda putra jadi total sebanyak 91 tenda dan peserta dari SMP/Mts sebanyak 10 tenda putri dan 9 tenda putra.

Wlaupun sudah dua hari mengikuti jambore ranting kwaran, namun wajah mereka tetap ceria dan bersemangat. Terlebih kak kwarcab Gresik yang juga wakil Bupati Gresik hadir langsung dalam penutupan apel besar jambore tersebut. 

Pada kesempatan tersebut wakil Bupati Gresik Dr. H. Moh Qosim mengingatkan kepadsa seluruh peserta Jambore, agar selalu behati-hati dalam pergaulan, anda semua ini merupakan calon pemimpin masa depan Bangsa, tentunya banyak tantangan yang harus kalian hadapi, untuk menhadapi tantangan tersebut tentu harus di bekali ilmu pengetahuan, karena ilmu merupakan syarat mutlak untuk mengantar anda menjadi orang yang sukses, banyak anak-anak kita yang pandai dan pintar, namun mereka  salah jalan dalam memilih/terpengaruh, sehingga mereka  tersesat di jalan yang salah/radikalisme.

Saat ini anda masih jadi pramuka yang telah mendapat ilmu dan pengetahuan yang luar biasa, manaatkan ilmu tersebut dengan baik dan benar, kami yakin anda akan menjadi para pemimpin yang amanah, dan pemimpin yang membanggakan, namun jangan lupa tantangan ke depan sangat berat, seperti kenakalan remaja, narkoba, pergauan bebas.

Hati-hati dengan Narkoba, sudah banyak pelajar yang terjerumus Narkoba yang menjadikan mereka berbuat sesat, putus sekolah bahkan tindak kriminalitas.

Asz/team/d2g

Bupati sambari ingatkan pentingnya keselamatan berlalu lintas

GRESIK - Bupati Gresik Dr. Ir. H. Sambari Halim Radianto mengajak para pemuda untuk menjadi pelopor tertib dan utamakan keselamatan ber-lalu lintas.

Ajakan tersebut diungkapkan oleh Bupati Sambari dihadapan 1000 anggota Satuan Karya (Saka) Bhayangkara gerakan pramuka se-Jawa Timur, saat mengikuti kegiatan perkemahan dalam rangka Hari Pramuka ke-55 di Bumi Perkemahan Semen Gresik, Minggu (14-08-2016).

Selain mengajak untuk menjadi pelopor berlalu lintas, Bupati Sambari juga mengapresiasi kegiatan pendidikan kebhayangkaraan didalam gerakan pramuka, pasalnya, kegiatan tersebut merupakan inovasi sebagai bentuk upaya untuk mengurangi terjadinya lakalantas di jalan raya.

"Sebab, kebanyakan korban maupun pelakunya adalah mereka yang berusia produktif. Maka sangat disayangkan jika di usia produktif, kehidupan mereka terkendala akibat kecelakaan", kata Bupati Sambari.

Bupati Gresik yang sekaligus Ketua Majelis Pembina Cabang (Mabincab) Pramuka Kwartir Cabang Gresik tersebut juga mengungkapkan bahwa Saka Pramuka Bhayangkara sebagai wadah untuk mendidik para pemuda, terlebih khusus para pramuka penegak dan pandega.

"Kelak adik-adik akan menjadi masyarakat pecinta keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) khususnya meningkatkan kesadaran tertib berlalu lintas dimasyarakat," ucap Bupati Sambari.

Sementara itu, Ketua Pelaksana kegiatan pramuka Saka Bhayangkara AKBP Totok Heri Susilo melalui Kabag Humas Pemkab Gresik Suyono mengatakan bahwa pentingnya kesadaran berlalu lintas sangat diperlukan oleh pemuda saat ini. Oleh sebab itu, sangat disayangkan apabila kegiatan semacam ini tidak diikuti dengan baik.

"Jika sudah menjadi pelopor keselamatan, diharapkan adik-adik bisa menularkan ilmunya kepada orang tua, saudara mereka d rumah hingga teman-teman di sekolah," ujar Kasubdit Dikyasa Polda Jatim tersebut.

Asz/team/d2g

Songsong pasar bebas,SMK karya bhakti jalin kerjasama dengan pt smelting

GRESIK - SMK Karya Bhakti Gresik resmi menjalin kerjasama dengan PT Smelting dibidang pendidikan. Kerjasama ini sebagai upaya penyiapan lulusan SMK yang siap menyongsong pasar bebas.

Kepala SMK Karya Bhakti Lina Surjawati mengatakan bahwa nota kesepahaman atau MoU dengan pihak PT Smelting telah diteken dan pelatihan tersebut sudah resmi dimulai.

Dirinya mengatakan bahwa saat ini pelatihan yang diberikan PT Smelting dibidang industri meliputi berbagai cara pengolahan logam. Dan pelatihan / workshop tersebut akan diberikan kepada siswa SMK Karya Bhakti yakni 1 (satu) bulan sekali selama 1 (satu) semester.

"Alumnus SMK Karya Bhakti Gresik harus mampu mendominasi tenaga kerja terdidik. Melalui pendidikan dibidang industri, siswa kami nantinya bisa menjadi teknisi, salah satunya dalam bidang pengolahan logam. Dengan menggandeng PT. Smelting sebagai salah satu perusahaan berskala internasional," kata kepala SMK Karya, Sabtu (13-08-2016).

Lebh lanjut, Lina mengatakan bahwa nantinya siswa yang lulus dalam pelatihan, akan mendapat sertifikat yang nantinya dapat membantu alumnus SMK Karya Bhakti dalam melamar pekerjaan. "Sertifikat pelatihan ini sangta membantu sekali dalam melamar pekerjaan, oleh sebab itu, diharapkan siswa mampu mengikuti pelatihan ini dengan baik," katanya.

Dengan adanya kerja sama ini, bisa meningkatkan kompetensi baik kelembagaan guru, maupun siswanya. Harapannya lulusan SMK Karya Bhakti mampu bersaing dengan lulusan SMK yang lain, apalagi menyongsong era pasar bebas tahun 2016.

Kedepan, pihaknya akan terus meningkatkan kerja sama dengan PT Smelting. "Untuk tahun ini kerjasama kami dengan PT Smelting masih terkait pengolahan logam, namun tidak menutup kemungkinan, yang menjadi terget kami ditahun mendatang adalah peningkatan kerja sama dengan memberikan pelatihan industri dibidang Las," ujar Lina Surjawati.

Asz/team/d2g

Babinsa 05/Kwanyar Latih Pramuka MA Cendana Kwanyar

BANGKALAN - Guna meningkatkan rasa cinta tanah air dan wawasan kebangsaan, Babinsa Koramil 05/Kwanyar jajaran Kodim 0829/Bangkalan Serda Sukriyanto dan Serda Hadi S melatih Pramuka para siswa MA Sunan Cendana Kwanyar di halaman MA Sunan Cendana Kwanyar, Rabu (27-06-2016).

Menurut Danramil 05/Kwanyar Kapten Inf Mediono, tujuan dari latihan ini adalah sebagai wadah pembinaan karakter dan jatidiri melalui metode belajar dan bermain. Selain itu untuk menciptakan rasa cinta tanah air dan bela negara melalui pengetahuan dan pengamalan Pancasila dan UUD 1945.

Latihan Pramuka yang rutin dilakukan 2 x dalam seminggu, yaitu hari Rabu dan Minggu merupakan pelajaran ekstrakurikuler sekolah. Materi yang diajarkan juga meliputi Krida dalam Saka Wira Kartika, yaitu Krida Navrat, Krida Pioneer, krida Mountenering, Krida Survival dan Krida Penanggulangan Bencana Alam.

Para Siswa sangat antusias mengikuti latihan ini, terlihat banyaknya siswa yang berdatangan mengikuti latihan, ini membuktikan bahwa latihan ini disukai oleh para siswa.

Kapten Inf Mediono berharap dengan latihan pramuka ini dapat menciptakan kecintaan terhadap tanah air, sehingga kedepan para remaja menpunyai jati diri dan karakter yang kuat.
Sumber berita Kpendam

Asz/team/d2g

Angka gugatan perceraian guru PNS di gresik masih tinggi

GRESIK - Dihadapan 110 orang Guru baru yang diangkat dari jalur K2, Kepala Badan Kepegawaian Daerah Kabupaten Gresik Nadhif menyatakan prihatin. Keprihatinan ini terkait masih tingginya angka gugatan perceraian oleh PNS. Meski tanpa menyebutkan angka, Nadhif menyatakan "Gugatan perceraian tertinggi PNS di Gresik dilakukan oleh guru. Selanjutnya Bidan" katanya.

Pernyataan keprihatinan Kepala BKD ini disampaikan saat dia memberikan sambutan pada Pembinaan teknik Penilaian Angka Kredit (PAK) Jabatan Fungsional Guru di Lingkungan Pemerintah Kabupaten Gresik yang berlangsung di Ruang Rapat Mandala Bakti Praja Kantor Bupati Gresik, Selasa (26-07-2016).

"Saya tidak tahu apakah gugatan cerai itu karena semakin sejahteranya para guru dengan berbagai tunjangan atau hal lain, namun sesuai Data angka gugatan cerai tertinggi dilakukan oleh guru" katanya.

Dalam pesannya, Nadhif yang mewakili Bupati Gresik berharap Kepada PNS terutama guru, agar jangan berlaku hidup hedonic tredmill, yaitu semakin tinggi penghasilan semakin tinggi gaya hidup. 

Terkait dengan pembinaan, Mantan kepala Dinas Pendidikan ini berpesan agar mengubah mainset pembelajaran. "Jangan mengajar seenaknya. Hanya datang, menerangkan rumus, memberi soal lalu ditinggal pergi.

Guru yang demikian saat ini sudah tidak jamannya lagi" papar Nadhif kepada para guru yang baru diangkat dari jalur K2 tersebut.

Kepala BKD yang mengawali karir sebagai Guru ini mensinyalir masih ada guru yang hanya mengandalkan cetakan Lembaran Kerja Siswa (LKS). "Mereka hanya membagikan LKS lalu ditinggal pergi. Hal ini jangan sampai terjadi terutama guru mata pelajaran matematika. Guru harus kreatif menciptakan pembelajaran yang lebih baik agar kualitas pendidikan semakin baik" harapnya.

Terkait edaran Bupati tentang disiplin PNS, Nadhif mengingatkan bahwa saat ini semua SKPD maupun sekolah telah melaksanakan absensi elektronik. Disini tak hanya kehadiran 100% tapi ada nilai indeks kedisiplinan. "Bila kehadirannya seratus persen yang ditandai dengan absen masuk atau keluar, tapi kalau waktunya tidak sesuai aturan maka akan mengurangi nilai kedisiplinan" katanya.

Asz/team/d2g

Wadanramil Krembangan Bekali Materi Wasbang Pada Murid Baru SMPN 2 Surabaya

SURABAYA - Wakil Komandan Rayon Militer (Wadanramil) 0830/01 Krembangan jajaran Kodim 0830/Bangkalan Kapten Inf Hery Mulyono turun ke sekolah memberikan pembekalan materi tentang wawasan kebangsaan, kedisiplinan TUB (Tata Upacara Bendera) dan latihan PBB (Peraturan Baris Berbaris) bagi 300 orang siswa-siswi baru di SMPN 2 Surabaya, Jawa Timur, Kamis (21-07-2016).

Dalam pemberian pembekalan wawasan kebangsaan terhadap murid, Wadanramil 0830/01 Krembangan Kapten Inf Hery Mulyono, menjelaskan arti secara umum pemahaman tentang wawasan kebangsaan. Ia berharap para murid akan mengerti dan tumbuh jiwa nasionalisme.

"Pemberian materi pembahasan tentang wawasan kebangsaan ini kita lakukan ke para murid yang baru masuk sekolah atau murid baru," ujarnya.

Menurutnya, pembekalan mental siswa diperkukan dalam menghadapi ngetahuan tentang kebangsaan untuk menjadi putra dan putri bangsa turut ikut membangun pembangunan bangsa.

"Sejak dini wawasan kebangsaan dapat dibekali terhadap murid-murid disekolah. Pembekalan yang didapatkan berupa materi tentang sejarah, karakter, dan serta membantu dalam proses belajar mengajar para siswa," ungkapnya.

Selain itu, diharapkan pelajar dapat meningkatkan motivasi dalam belajar serta pengetahuan tentang sejarah. Di antara pengetahuan sejarah bagaimana cara hidup sesuai berbhineka tunggal ika dan mengamalkan nilai-nilai Pancasila.
Sumber berita Kpendam

Asz/team/d2g

Bupati Sambari Pimpin Upacara Harkitnas

Gresik - Bupati Gresik Sambari Halim Radianto memimpin upacara Hari Kebangkitan Nasional (Harkitnas) ke 108 di halaman Pemkab Gresik pagi tadi, Jumat (20/05). Dalam upacara yang diikuti oleh jajaran forkopimda dan seluruh kepala Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) tersebut, Bupati Sambari membacakan sambutan Menteri Komunikasi dan Informatika Rudiantara.

Dalam pidatonya, Bupati Sambari menyampaikan pesan Rudiantara bahwa perkembangan teknologi berkembang pesat. Disamping itu, ancaman terhadap keutuhan Negara Kesatuan Negara Indonesia semakin terbuka.

"Oleh sebab itu, kita harus menerapkan prinsip dan nilai-nilai nasionalisme dalam kehidupan sehari-hari, sehingga kita siap melindungi dan memelihara tegaknya NKRI,"  ujar Sambari membacakan pidato Rudiantara.

Bupati Sambari juga menyampaikan sejarah singkat Hari Kebangkitan Nasional. Melalui tema Harkitnas 'Mengukir makna Kebangkitan Nasional Dengan Mewujudkan Indonesia Yang Bekerja Nyata, Mandiri dan Berkarakter', menunjukkan bahwa tantangan apapun yang dihadapi saat ini harus dijawab dengan memfokuskan diri pada kerja nyata secara mandiri dan berkarakter.

Dirinya menghimbau kepada Pegawai Negeri Sipil agar semakin meningkatkan kinerja untuk senantiasa melayani masyarakat sebaik mungkin. Serta mengedepankan disiplin waktu. ia/arifin sz/team

Kemeriahan Parents Gathering Hadirkan Charly Van Houten

Gresik - Kehadiran vokalis Setia Band Charly Van Houten mampu membius ribuan pramuka dalam semarak Parents Gathering (parenting) Indonesia Scout Chalenge (ISC) tadi malam, Selasa (10/05) di Halaman Pemkab Gresik. Mantan vokalis band ternama ST12 tersebut saat ini menjadi Duta Pramuka 2016.

Acara parenting yang bertajuk 'Melalui Indonesia Scout Chalenge (ISC) Kita Tumbuhkan Generasi yang Berkarakter' tersebut juga menghadirkan Wakil Gubernur Jawa Timur Saifullah Yusuf yang sekaligus menjadi Ketua Kwarda Jatim sebagai pemateri. Dirinya menyatakan bahwa Kabupaten Gresik adalah Kabupaten ke 11 yang menjadi jujukan Charly Van Houten dalam parenting untuk memasyarakatkan pentingnya Gerakan Pramuka.

Gus Ipul sapaan akrab Saifullah Yusuf mengungkapkan melalui ISC bisa dijadikan sarana membentuk generasi yang berkarakter. Selain itu, kegiatan pramuka juga akan menghasilkan generasi muda yang berbudi pekerti yang baik dan berjiwa tangguh. "Tentunya dengan ajang ISC bisa mencetak generasi muda yang kompetitif. Saat ini di Jawa Timur terdapat sekitar 170.000 anak-anak yang tergabung dalam Gerakan Pramuka," ungkap Gus Ipul.

Disamping manyampaikan pemahaman tentang pramuka sebagai pendidikan karakter kepada orangtua dan wali murid, Gus Ipul juga memberikan edukasi meminimalisir kekerasan yang terhadap anak. "Mengingat banyaknya anak-anak yang menjadi korban kekerasan, bahkan dari orang terdekat sekalipun, oleh karena itu kita sebagai orang tua mempunyai tugas tambahan untuk selamatkan anak-anak kita, karena anak-anak merupakan aset bangsa," pungkasnya.

Gus Ipul juga mengatakan bahwa Jawa Timur merupakan Provinsi sebagai pilot project terkait Gerakan Pramuka di Indonesia. Dan terbukti sudah 6 (tujuh) Provinsi yang sudah mulai bergairah menggelorakan Gerakan Pramuka.

Sementara itu, Bupati Gresik Sambari Halim Radianto menyambut positif ajang ISC tersebut. "Selain sebagai pendidikan karakter, pramuka juga sebagai wahana kaderisasi. Dan saya berharap mampu tercipta pemimpin masa depan yang berjiwa mulia," jelas Bupati Sambari.

Bupati Sambari juga mengingatkan, bahwa harapan tersebut perlu dukungan semua pihak. Dia beranggapan pentingnya pramuka sebagai bimbingan moral.

Ditambahkan Wakil Bupat Gresik Moch. Qosim, dirinya menghimbau kepada seluruh peserta ISC agar selalu berjiwa sportif, kompetitif dan penh keyakinan. Selain itu harus mempunyai semangat tinggi dalam berlomba. "Saya berharap kepada semua peserta ISC untuk selalu sportif dan selalu optimis untuk bisa merebut tiket ke Amerika," ujar Wabub Qosim.

Disisi lain, Charly Van Houten dalam penampilannya mampu menyuntikkan semangat kepada peserya ISC dengan menyanyikan lagu bertajub pramuka. Tidak ketinggalan, lagu-lagu hits seperti Jangan Pernah Berubah, Cari Pacar Lagi, Isabella, Kebesaranmu mampu memaksa Gus Ipul, Bupati Sambari, Wabub Qosim dan jajaran forkopimda untuk bernyanyi bersama. ia/arifin sz/taem

Limbah Sarung Tenun Disulap Menjadi Aneka Kerajinan Rumah Tangga


Gresik - Bertempat dibalai Desa Klampok Kecamatan Benjeng Gresik Jawa Timur, Dinas Koperasi, Usaha Kecil Menengah, Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Gresik, melatih warga Desa Klampok untuk memanfaatkan limbah industry sarung tenun.

Pelatihan yang berlansung sejak kemarin, hari ini Selasa (3/5) ditinjau oleh Kabid Perindustrin Dinas Koperasi, Usaha Kecil Menengah, Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Gresik.

Sebagai salah sentra industry sarung yang dihasilkan dari alat tenun bukan mesin (ATBM) Desa Klampok Kecamatan Benjeng Kabupaten Gresik Jawa Timur memang tidak diragukan lagi. Bila kita masuk Dusun Karangploso dan Kalipang didesa tersebut yang jaraknya sekira 20 km dari arah Gresik ke Selatan.

Tentu akan terdengar suara yang dikeluarkan dari ATBM yang dioperasikan warga setempat. Suara-suara tersebut akan terdengar disepanjang jalan didusun bahkan sampai keluar dusun.

Maklumlah, hampir semua warga dari kedua dusun di desa klampok ini menjadikan rumahnya sebagai tempat pembuatan sarung. 

Kenyataan ini diakui oleh Ngadi (51) Kepala Desa setempat yang katanya rumah terutama di dusun Karangploso dan Kalipang mengoperasikan ATBM di rumahnya. "Sebanyak 930 KK yang ada diwilayah ini berusaha pada industry sarung tenun" ungkapnya.

Tentu saja sarung yang dihasilkan untuk tujuan pasar ekspor ini tak semuanya baik. Dari setiap 12 kodi sarung yang dihasilkan, ada 6 potong kain sarung yang diafkir. Menurut Kades Ngadi, ada beberapa yang masih dimanfaatkan untuk sarung anak-anak atau sebagai bahan baju, namun ada kalanya yang tidak bisa dipakai sama sekali.

"Yang tidak bisa dipakai banyak sekali pak, karena tidak ada harganya seringkali hanya sebagai sampah" tutur Ngadi yang juga sebagai pelaku Usaha sarung tenun.

Dari sisa limbah industry pembuatan sarung tenun tersebut, Dinas Koperasi, Usaha Kecil Menengah, Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Gresik merasa tertantang untuk memanfatkan pembuatan handicraft dan menghias peralatan rumah tangga dengan kain sarung. Didatangkanlah instruktur untuk pelatihan pembuatan peralat rumahtangga berbahan dasar sarung.

"Kami bekerjasama dengan salah satu Lembaga Kursus dan Pelatihan untuk menyulap limbah ini menjadi barang yang punya nilai ekonomis" ungkap Kabid Perindustrian Ilmul Yaqien.

Rupanya, respon masyarakat setempat untuk ikut pelatihan ini sangat bagus. Tak hanya para ibu dan remaja putri, bahkan dari 35 peserta ada 8 orang peserta bapak-bapak. 

Hal ini karena adanya bahan baku limbah kain sarung yang melimpah. Juga barang yang dihasilkan sangat dibutuhkan oleh banyak orang. Ada bross, tempat tissue, taplak kulkas, taplak meja, menghias rak mini  minumam gelas, pelapis gelas dan toples serta berbagai barang yang banyak kita jumpai sehari hari. 

Sepasang peserta yakni  bapak Sukiadi (57) yang hadir bersama isterinya tampak kompak menghias rak mini untuk minuman gelas. Sukiadi yang juga pengusaha pembuatan boneka kecil ini tampak telaten mengikuti pelatihan.

Dengan telaten dia mengelem bahan yang terbuat dari logam sementara isterinya dibantu kelompok yang lain menggunting spon tipis dan menyiapkan pelapisnya dari kain sarung. Hanya dalam waktu 40 menit, rak mulanya hanya terbuat dari kerangka besi tampilannya sudah berubah. Kali ini rak tersebut sekaligus sebagai hiasan meja. "Ini sudah hampir jadi mas" ungkap Sukadi puas.

Dari 2 hari pelatihan sejak kemarin, ternyata sudah puluhan item yang dihasilkan. Produk-produk hasil karya mereka di gelar dimeja yang menurut panitia dari Dinas Koperasi, Usaha Kecil Menengah, Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Gresik hasil tersebut akan dilombakan. Dengan iming-iming lomba dan hadiah, masyarakat tampak sangat bersemangat untuk menghasilkan yang terbaik.

Dikesempatan lain, Kepala Dinas Koperasi, Usaha Kecil Menengah, Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Gresik,  Najikh mengatakan Sarung tenun ATBM ini merukapak produk khas Gresik yang sudah ditetapkan oleh Pemerintah Pusat.

"Kementerian Perindustria menerbitkan surat penetapan Kompetansi Inti Industri Daerah (KIID) No. 95 tahun 2015 bahwa Gresik sebagai sentar sarung tenun ATBM. Di Jawa timur hanya ada 5 daerah yang mendapatkan KIID, tentu dengan sentra produk yang berbeda" katanya.

Najikh mengungkapkan, pihaknya kedepan akan memikirkan industry sarung tenun ATBM  ini yang tidak hanya dipakai untuk sarung. Tapi bisa dipakai untuk mendukung industry yang lain misalnya sebagai bahan pakaian jadi dan kerajinan yang lain.

"Tentu saja masih menggunakan sarung tentun sebagai bahan baku utamanya. Kami masih menjajaki terobosannya kearah sana" jelas Najik. sdm/arifin sz/team

Kecamatan Bungah Sabet Juara Umum MTQ ke XXVII

Akhirnya perjuangan kafilah dari kecamatan Bungah dalam penyelenggaraan Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) ke XXVII se-Kabupaten Gresik tahun 2016 tersebut membuahkan hasil. Mereka berhasil menyabet juara umum karena telah menyingkirkan 17 kontingen dari 17 kecamatan se-Kabupaten Gresik.

Penyelenggaraan MTQ sejak tanggal 27-29 April 2016 tersebut, secara resmi ditutup oleh Wakil Bupati Gresik Moch. Qosim, Jumat (29/04) pukul 22.00 WIB, di halaman pondok pesantren Al Ibrahimi Kecamatan Manyar Gresik yang sekaligus sebagai tempat penyelenggaraan MTQ XXVII tahun 2016.

Dalam kesempatan itu, Wabup Qosim menyerahkan piala bergilir kepada Camat Bungah Roeddy Poerwanto dan berpesan agar semakin meningkatkan prestasinya.

"Kepada kontingen yang berhasil menjadi yang terbaik, saya ucapkan selamat atas prestasi yang telah dicapai. Jangan mudah berpuas diri, jadikan keberhasilan ini sebagai motivasi untuk meningkatkan prestasinya pada MTQ tingkat Provinsi Jawa Timur di Pasuruan mendatang. Kita bertekad mempertahankan juara umum pada MTQ ke 26 yang berlangsung di Banyuwangi lalu," ujar Wabup Qosim.

Dirinya juga menjelaskan bahwa terselenggaranya MTQ tersebut bertujuan memahami makna yang terkandung dalam Al Quran. Dan menjadikan Al Quran sebagai pedoman untuk menata kehidupan dan menjalankan aktivitas di masyarakat.

"Dengan kemajuan teknologi saat ini, saya berharap dapat memanfaatkan teknologi sebaik mungkin, jangan sampai kita terbius dengan kemajuan teknologi, maka dari itu tetap jadikan Al Quran sebagai pedoman berkehidupan. Agar nilai-nilai yang terkandung dalam Al Quran dapat membimbing kita di era yang modern seperti saat ini," pungkasnya.

Sementara itu, Kepala Kementerian Agama Kabupaten Gresik Haris Hasanudin mengungkapkan apresiasinya atas kesuksesan pelaksanaan MTQ ke XXVII di Kabupaten Gresik.

"Kita ucapkan selamat kepada panitia, LPTQ dan pemerintah Kabupaten Gresik yang sukses menyelenggarakan MTQ ini. Semoga MTQ yang akan datang dapat dilaksanakan lebih sukses dan meriah," tukasnya.

Dikatakan Camat Bungah Drs. Roeddy Poerwanto kepada Kabag Humas Pemkab Gresik Suyono bahwa pihaknya bersyukur dan bangga atas prestasi yang diraih kafilahnya. Dan berharap nantinya dapat mempertahankan prestasinya saat ini.

Lebih lanjut, selain pengumuman juara umum, Kabag Humas Suyono juga mengatakan bahwa terdapat 5 (lima) kecamatan terbaik dalam pelaksanaan MTQ kali ini, yakni kecamatan Bungah, Manyar, Ujungpangkah, Sidayu dan kecamatan Dukun. ia/arifin sz/team

1000 Anak di Gresik, Meriahkan Hari Anak Nasional

Gresik - Ucapan selamat dan rasa bangga terhadap anak-anak yang merupakan aset bangsa dilontarkan Kepala Dinas Kabupaten Gresik Mahin ketika menghadiri Gebyar Hari Anak Nasional (HAN) 2016 di alun-alun Gresik pagi tadi, Rabu (27/4/2016).

Perayaan yang digelar di alun-alun Gresik tersebut berlangsung cukup meriah karena dihadiri 1000 murid PAUD dan TK se-Kabupaten Gresik. mereka secara kompak melakukan gerakan senam yang dibimbing oleh guru mereka masing-masing usai upacara HAN.

Menurut Mahin, pihaknya selalu memberikan motivasi kepada anak dan guru atas minat dan bakat yang dimiliki.

"Berbagai lomba juga diadakan oleh panitia dalam memeriahkan HAN ini, diantaranya lomba tingkat PAUD non formal yakni baca puisi tingkat PAUD, membuat permainan edukatif oleh guru tingkat PAUD, cipta kreasi dolanan tradisional guru paud," katanya.

Masih menurut Mahin, selain itu juga diadakan lomba tingkat TK, yakni membuat gambar dari pola dasar, kreasi media bahan alam, lomba lukis dengan jari dan juga lomba pantonim. 

Lomba tersebut diikuti sebanyak 252 guru, 54 murid PAUD non formal dan TK se-Kabupaten Gresik . "Semua demi memberikan hiburan sekaligus edukasi kepada anak-anak generasi penerus bangsa," pungkasnya.

Sementara itu Komandan Kodim 0817 Gresik Letkol Arm. Hendro Setyadi mengatakan, dalam perayaan HAN 2016 ini sekaligus upaya memberikan hak anak secara maksimal sebagai generasi penerus bangsa. "Upaya tersebut dimaksudkan untuk menjamin hak anak tanpa diskriminasi, menjamin semaksimal mungkin kelangsungan hidup anak. Pemenuhan hak anak tidak hanya dipenuhi pemerintah tetapi juga orang tua dan masyaraka," ungkapnya.

Peran pemerintah dalam pemenuhan hak anak diwujudkan terjaminnya hak anak terkait fisik yang sudah ditangani oleh Dinas Kesehatan, dalam bidang pendidikan sudah ditangani oleh Dinas Pendidikan. Tujuannya adalah agar anak dapat terpenuhi haknya dan dapat tumbuh kembang secara optimal.

Dengan majunya teknologi dirinya mengingatkan "jangan sampai anak-anak kita menjadi tamu di negeri sendiri, dan orang tua merupakan komponen terpenting dalam mendidik anak," imbuhnya. ia/arifin sz/team

Santri Asal Darut Taqwa Juarai Lomba Kitab Kuning Fraksi PKS

Gresik - Salah satu santri dari Pondok Darut Taqwa Gresik yang bernama Muhammad Alfian Hadis Saputra (21) berhasil menjadi Juara Harapan Satu dalam ajang lomba membaca kitab kuning tingkat wilayah yang digelar oleh Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Jawa Timur dalam rangka menyambut Milad PKS yang ke 18, bertempat di Kantor DPW PKS Jawa Timur Sabtu kemarin.

Alfian yang merupakan mahasiswa semester 6 di STAIDA sangat senang dengan mengikuti lomba yang diadakan PKS tersebut "lomba yang sangat bergengsi dan dangat menantang, tidak hanya menerangkan kitab kuning, akan tetapi juga dituntut menjelaskan kalimat perkalimat, dengan kaidah bahasa arab dan menerangkan" ujar Alfian ketika dikunjungi Pengurus DPD PKS Gresik di Pondoknya, Minggu (17/4).

Para pengurus DPD PKS Gresik yang diwakili oleh Wakil Ketua Suharmaji, Sekretaris Edi Erma, dan Bidang Pembangunan Umat Anwar Mahzumi menyerahkan langsung piala, piagam dan uang pembinaan sebesar 3 juta kepada Alfian  di Pondok Darut Taqwa yang berlokasi di Desa Suci, Kecamatan Manyavr Gresik.

Lomba kitab kuning sendiri merupakan tradisi tahunan di PKS, dan pada tahun ini ditingkatkan menjadi lomba tingkat nasional dan akan menjadi acara puncak di Jakarta bersamaan dengan acara Milad PKS yang akan diikuti juara masing masing propinsi, Jawa Timur sendiri dimenangkan oleh santri dari Pondok Darul Ulum Magetan.

Acara lomba tersebut merupakan salah satu bentuk dukungan PKS untuk mendorong tradisi keilmuan yang mulai dilupakan. daniel/arifin sz/team

Komisi 10 DPR RI Lakukan Sidak UNBK Ke Gresik

Gresik - Komisi 10 DPR RI melakukan pemantauan persiapan Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) tingkat SMP, SMA dan SMK, Jum'at (8/4). Komisi yang membidangi urusan pendidikan ini mendatangi tiga sekolah. Hal Ini untuk memastikan persiapan UNBK maupun UN manual.

Pada inspeksi mendadak (sidak) ini Komisi 10 mendatangi SMPN I Gresik yang didaulat menjadi peserta UNBK Kemudian, juga mendatangi SMPN 4 Gresik yang masih melakukan Ujian Nasional secara manual dan yang terahir ke SMA 1 juga dilihat persiapan yang sudah dilakukan di masing-masing sekolah.

Anggota Komisi 10 DPR Ri, Ferdiansyah mengatakan sidak kali ini meninjau persiapan sekolah. Jangan sampai ada trouble saat berlangsungnya Ujian Nasional. "Hanya melakukan pengecekan, mulai sistem hingga perangkat yang akan digunakan untuk UNBK di Sejumlah Sekolahan di Gresik." ujarnya saat di Gedung Dispendik Gresik.

Menurut dia, dari hasil sidak ini, setelah UN tidak dijadikan penentu kelulusan, siswa siswi sudah tidak ada beban, dan merasa tertekan. Dan saat mengerjakan soal-soal bisa lebih Enjoy. seluruh persiapan sudah diselesaikan masing-masing sekolah. Sehingga pihaknya berharap tidak ada persoalan saat UNBK berlangsung. "Komputer sudah datang, server juga sudah konek dengan pusat. Jadi kemungkinan bisa lancar," kata dia.

Hal senada disampaikan Mahin, Selaku Kepala Dinas Pendidikan kabupaten Gresik, pihaknya mengaku bangga atas kunjungan dari komisi 10 DPR RI yang dilakukan. "luar biasa saya senang sekali, beliau sudah turun ke Gresik sudah ngecek dan monitoring persiapan pelaksanaan UNBK untuk sekarang ini"

Masih kata Mahin, Pihaknya berharap Gresik nanti dalam melaksanakan ujian nasional bisa berintregitas semakin baik. " Semoga dalam UNBK kali ini, Gresik bisa berjalan dengan baik dan berintregitas." Pungkasnya. arifin sz/team

Muscab Gerakan Pramuka Cabang Gresik Kembali Digelar

Gresiknews1.com - Musyawah Cabang (Muscab) Gerakan Pramuka Kwartir Cabang Gresik kembali dgelar pada Kamis (24/03), bertempat di gedung pusdiklatcab Gresik yang berlokasi di jalan DR. Wahiddin Sudirohusodo 104 B Gresik.

Acara tersebut dihadiri oleh beberapa pengurus Gerakan Pramuka Provinsi atau KWARDA (Kwartir Daerah) Jawa Timur dan Kabupaten seperti Bupati Gresik Dr. Ir. H. Sambari Halim Radianto yang dalam hal ini bertindak sebagai MABINCAB (Majelis Pembimbing Kwartir Cabang) Kabupaten Gresik, Ketua KWARDA yang dalam hal ini diwakili oleh Ir. AR Purmadi selaku Wakil Ketua KWARDA Jawa Timur. Dan juga ketua KWARCAB Gresik DR. H. Moch. Qosim dan beberapa pengurus Kwartir Ranting yang terdiri dari 18 Kecamatan yang ada di Kabupaten Gresik.

Dalam sambutannya, Bupati Gresik Dr. Ir. H. Sambari Halim Radianto menyampaikan bahwa "Kegiatan Musyawarah Cabang ini adalah kesempatan yang baik untuk melakukan evaluasi kinerja gerakan Pramuka dalam menjalankan misi yang telah ditempuh selama ini. Serta jadikan momentum Muscab gerakan Pramuka kali ini untuk memanfaatkan semaksimal mungkin guna merumuskan langkah-langkah srategi bagi panduan dimasa yang akan datang," ungkapnya.

Ditambahkannya bahwa ketua Kwartir Ranting di masing-masing kecamatan juga harus bertanggung jawab membantu Kwartir Cabang untuk menggerakkan kegiatan-kegiatan Pramuka. "Agar kuantitas gerakan pramuka semakin baik," imbuhnya.

Sementara itu Ketua Kwartir Daerah Ir. AR. Purmadi mengatakan bahwa Gresik adalah KWARCAB terbaik menurut catatan di KWARDA. "Gresik pada tahun 2009-2015 menjadi Barometer di Jawa Timur karena secara kuantitatif, Gresik masuk dalam the best four atau urutan keempat se-Jawa Timur," katanya.

Menurut Ketua Pelaksana Musyawarah Cabang Gerakan Pramuka Kwartir Cabang Gresik kepada Kabag Humas Pemkab Gresik Suyono bahwa acara 5 tahunan sekali ini mengagendakan pertanggung jawaban Kwartir Cabang Gerakan Pramuka 2011-2016 dan menetapkan Rencana Kerja Kwarcab Gerakan Pramuka Kabupaten Gresik masa bakti 2016-2021.

Agenda ini juga merupakan amanah organisasi yang harus dilakukan sebagai pertanggung jawaban pelaksana dan evaluasi kerja lima tahun dan penyusunan rencana kerja lima tahun Gerakan Pramuka Kwartir Cabang Gresik, sehingga dalam mencapai sasaran program dapat deselenggarakan secara efektif dan efisien.

Bupati Gresik Dr. Ir. Sambari Halim Radianto kembali berpesan kepada siapun yang nantinya ditugaskan kembali menjadi Ketua KWARCAB Gresik beserta segenap pengurus, agar melaksanakan tugas dengan sungguh-sungguh sesuai dengan kewenangannya. (ia /arifin sz/team)

Sumpah Kejujuran Untuk Panitia Dan Pengawas Ujian Nasional 2016

Gresik - Usai dilantik oleh Wakil Bupati Gresik Dr. Mohammad Qosim, 126 panitia dan pengawas Ujian Nasional Kabupaten Gresik tahun 2016 disumpah kejujuran. Selain sumpah, Qosim juga menyiapkan naskah pakta integritas untuk ditandatngani. Prosesi tersebut berlangsung di Aula kantor Dinas Pendidikan Gresik pada Rabu pagi (16/3/2016).

Dalam sambutannya, Wabup Qosim berharap agar dalam pelaksanaan Ujian Nasional 2016, Panitia dan pengawas lebih mengedepankan kejujuran. "Karena kejujuran 36 lembaga sekolah kita mendapat penghargaan Nasional sebagai sekolah berintegritas" ujar Qosim bangga. Masih kata Qosim, Ujian Nasional merupakan umpan balik untuk mengevaluasi program pendidikan kita. Selanjutnya kita bisa selalu memperbaiki.

Kalau pada ujian nasional tahun-tahun sebelumnya, Kabupaten Gresik selalu menempatkan setiap lulusan pada ranking 1,2 dan 3. Wabup berharap agar tahun ini Gresik dapat ambil bagian pada ranking atas di tingkat Provinsi tersebut. " Syukur-syukur kalau prestasi tersebut bisa diperbaiki ditingkatkan menjadi prestasi Nasional" katanya berharap.

Dengan bangga Qosim mengatakan bahwa pada Ujian Nasional tahun 2016. Kabupaten Gresik dapat meningkatkan kepesertaan Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK). "Kalau tahun 2015 lalu hanya 5 lembaga yang melaksanakan Ujian Nasional Berbasis Komputer. Tahun 2016 ini meningkat, ada 26 lembaga yang melaksanakan UNBK" tambah Qosim.

Kepala Dinas Pendidikan Gresik, Mahin menjelaskan untuk tahun 2016 jumlah Peserta Ujian Nasional Kabupaten Gresik mencapai 35.213 dari 56 lembaga sekolah setingkat SMP dan SMA. Masing-masing untuk tingkat SMTP yaitu SMP 10.932 peserta, MTS 8024 peserta, SMPLB 9 peserta, dan paket B 577 peserta. Untuk tingkat SMTA yaitu SMA 5.562 peserta, MA 3.897 peserta, SMALB 14 peserta, SMK 5.154 peserta dan paket c 1.044 peserta.

Terkait Ujian Nasional berbasis computer, Kepala SMA Negeri Gresik Suswanto melalui kabag Humas Suyono menyatakan bahwa pelaksanaan Ujian Nasioanal tahun 2016 sudah lebih siap disbanding tahun sebelumnya. Menurutnya, kesiapan ini selain dari siswa yang sudah berkali-kali melaksanakan try out dan hasilnya bagus. Juga sarana dan prasarananya. "Kalau tahun lalu kami masih sewa computer, untuk tahun ini computer sudah milik kami sendiri yaitu sejumlah 121 unit" paparnya. (sdm/arifin sz/team)

Peserta Diklat Diharap Tetap Pakai Seragam Hitam Putih

Gresik - Bupati Gresik Dr. H. Sambari Halim Radianto berharap agar saat masa Diklat Kepemimpinan para peserta tetap memakai seragam diklat yaitu putuh hitam. Hal ini menurut Bupati agar ada perbedaan antara peserta dengan pegawai biasa. Dan tetap merasa sebagai siswa Diklat. Pernyataan Bupati ini disampaikan saat 40 orang peserta Diklatpim IV angkatan 87 Pemerintah Kabupaten Bojonegoro ketika mengadakan 'benchmarking to best practice' ke Pemerintah Kabupaten Gresik, Kamis (10/3/2016).

Alasan yang mendasari pernyataan orang nomer satu di Gresik ini karena,"Sering saya melihat ketika masa jeda diklat dan peserta melaksanakan tugasnya sebagai pejabat, mereka masih tetap melaksanakan tugasnya dengan menerapkan pola lama. Padahal ilmu pelayanan pola baru yang didapatkan pada saat diklat yang lebih baik sering dilupakan.  Dengan tetap memakai seragam diklat mereka bisa menjadi pejabat baru yang berubah kearah yang lebih baik" katanya.

Dihadapan para peserta Diklat yang dipimpin oleh Asisten II Pemkab Bojonegoro Yayan Rochman, Sambari menyampaikan berbagai hal tentang perbedaan pelaksanaan Diklat oleh Pemerintah Kabupaten Gresik. "Kalau di Gresik, Saya menguji sendiri semua peserta. Saya panggil satu-persatu dan saya Tanya sesuai tupoksi masing-masing. Peserta memang agak berkeringat ketika diuji. Tapi ada kepuasan dan secara langsung dapat meningkatkan kwalitas karena mereka akan mendalami tupoksinya". Akunya.

Sementara asisten III Pemkab Bojonegoro, Yayan Rochman mengatakan para peserta Diklatpim ini adalah pejabat eselon IV di Pemkab Bojonegoro. "benchmarking to best practice sebagai bagian dalam diklat dimana mereka akan memadukan ilmu yang didapat dengan membandingkan dengan keadaan terutama diluar Daerah". Jelasnya.

Sementara Kepala BKD Gresik, Nadhif mengatakan, beberapa bidang yang akan menjadi pembelajaran yaitu terkait pembangunan bidang kesehatan, bidang penanaman modal, perijinan, serta bidang perindag UKM. "Mereka akan belajar langsung ke tiga instansi tersebut yaitu ke Dinas Kesehatan, BPMP dan Dinas Koperasi, UKM, Perindustrian dan Perdagangan Gresik", ungkap Nadhif. (sdm/arifin sz/team)

Fikri Dan Rizky Menangi Lomba Karya Cipta Inovasi Energi Baru Gresik 2016

Muhammad Ali Fikri mahasiswa ITS asal Sidayu Gresik dan R. Rizky Agung Pratama Putra asal SMK Negeri I Driyorejo berhasil memenangi  Lomba Karya Cipta Inovasi Energi Baru Terbarukan dan Konversi Energi Pemerintah Kabupaten Gresik tahun 2016.

Atas prestasinya tersebut mereka mendapat masing masing berhak mendapat hadiah berupa penghargaan dan thropy serta uang tunai sebesar 8.5 juta rupiah, sebagai juara I tingkat Umum dan Mahasiwa. Sedangkan untuk juara I tingkat pelajar SMP/SMA dan SMK mendapat uang tunai 7,5 juta rupiah. Hadiah dan Thropy diserahkan oleh Wakil Bupati Gresik, Dr. Mohammad Qosim saat penutupan Gresik Fair yang berlangsung di Halaman Wahana Ekspresi Pusponegoro, Sabtu malam, (5/3/2016).

Keduanya meyakinkan Dewan juri yang beranggotakan para pakar dari perguruan Perguruan tinggi diantaranya Prof. Heri Suryoatmojo, PH.D, Prof Hardy, dan Imam Asyari dari Dinas ESDM Provinsi Jawa Timur yang juga Doktor dibidang tehnik. Dengan karyanya tersebut keduanya berhasil menyisihkan puluhan peserta lain yang berlaga di Kantor Bupati Gresik Sabtu kemarin.  

Muhammad Ali Fikri mempresentasikan karyanya yang berjudul Hellio-g :Hybrid electric Generator. Menurutnya, karyanya tersebut adalah sebuah generator yang memanfaatkan radiasi cahaya. Sedangkan R. Rizky Agung Pratama Putra menyatakan dirinya berhasil meraih juara pertama setelah mengikutkan karyanya yang berjudul kompor changer teknologi termo listrik.

Menanggapi karya dua putera Gresik yang berhasil meraih juara pertama tersebut, Kepala Administrasi Sumber Daya Alam, Adiana Setiawati melalui kabag Humas Suyono mengatakan, sebuah prestasi baik meski diikuti oleh beberapa siswa dari luar, namun putera Gresik masih bisa eksis. Terbukti dua karya putera Gresik bisa menjadi juara.

"Semoga keberhasilan ini bisa memberikan motivasi kepada yang lain terutama putera Gresik untuk lebih berprestasi. Tak hanya itu, penciptaan  dan inovasi Energi Baru Terbarukan dan Konversi Energi di Kabupaten Gresik bisa berjalan dan berkembang terus. Sehingga masyarakat tidak terhantung dengan energy yang hanya dihasilkan dat fosil atau BBM" ungkap Adiana.

Pihaknya bertekad untuk terus mengembangkan kreatifitas masyarakat dengan menyelenggarakan lomba-lomba serupa. "Tentu dengan peningkatan kualitas lomba serta peningkatan hadiah  dengan harapan terciptanya sinergitas antara program pemerintah, kebutuhan masyarakat dan ketersediaan alam serta kesiapan masyarakat memanfaatkan sumber daya alam dengan sebaik baiknya dan seefisien mungkin" jelasnya panjang lebar. (sdm/arifin sz/team)

Berlomba Menciptakan Energi Baru Terbarukan Di Kantor Bupati Gresik

Puluhan ragam karya peserta pada Lomba Karya Cipta Inovasi Energi Baru Terbarukan dan Konversi Energi Pemerintah Kabupaten Gresik tahun 2016 ini. Lomba dalam rangka memeriahkan HUT Pemkab Gresik ke 42 dan Hari Jadi Kota Gresik ke 529 diikuti oleh 22 karya siswa sekolah setingkat SMP/SMA dan SMK. Sedangkan 15 karya lain dipersembahkan oleh peserta mahasiswa dan Umum.

Satu persatu karya didemonstrasikan oleh kelompok peserta di ruang kantor Bupati Gresik, Sabtu (5/3/2016).  Satu diantara anggota kelompok tersebut mempresentasikan karyanya dihadapan dewan juri. Tak hanya mendengar, anggota Dewan juri yang merupakan para pakar dari Perguruan tinggi diantaranya Prof. Heri Suryoatmojo, PH.D, Prof Hardy, dan Imam Asyari dari Dinas ESDM Provinsi Jawa Timur yang juga Doktor dibidang tehnik sering mengajukan pertanyaan kepada peserta terkait karyanya. 

"Berapa banyak tebu yang dibutuhkan untuk menghasilkan bahan bakar pengganti premium ini ? Andai karya anda ini digunakan di daerah yang tidak menghasilkan tebu bagaimana solusinya ? pertanyaan ini disampaikan Imam Asyari saat menilai karya yang berjudul "Bio etanol tebu solusi lain bahan bakar premium" karya Apri Sugian Hady dari Gresik.

Beberapa interaksi yang lain ditunjukkan oleh SMK Islamic Qon Gresik yang menyertakan karya Bahan bakar alternative ramah lingkungan. Juru bicara kelompok tersebut Muhammad Alifiandi PYP menyampaikan bahan bakar alternative yang dibuat dari jagung. "Jagung diblender lalu sarinya difermentasi dan hasilnya dicampur premium. Maka campuran itu akan mengurangi timbal yang ada dalam premium" katanya.

Menanggapi keragaman karya para peserta Lomba Karya Cipta Inovasi Energi Baru Terbarukan dan Konversi Energi Pemerintah Kabupaten Gresik tahun 2016 ini, Imam Asyiari menyatakan puas. "Peserta sudah banyak yang memahami akan maksud lomba ini. Meski karya itu remeh dan murah yang penting karya itu inovatif, bermanfaat untuk masyarakat" paparnya. 

Dia optimis kedepan Gresik merupakan salah satu Kabupaten yang bisa diandalkan untuk mewakili Jawa Timur dalam lomba serupa di tingkat Nasional. "Kabupaten Gresik satu-satunya yang aktif mengadakan kegiatan inovasi dibidang energy yang terbarukan" ujarnya.

Sementara Kepala Administrasi Sumber Daya Alam, Adiana Setiawati melalui kabag Humas Suyono menyatakan lomba kali ini merupakan lomba-lomba bidang hemat energy sebelumnya. "Tahun sebelunya kami menyelenggarakan lomba poster dan pameran karya hemat energy. Saat ini karya tersebut dilombakan. Bila karya tersebut dirasa bisa dimanfaatkan masyarakat, maka Pemerintah siap mengaplikasikannya " jelasnya.

Dari data peserta, ternyata lomba ini juga banyak diminati oleh peserta dari luar Gresik. Beberapa peserta dari luar yang ikut dengan mengatasnamakan perguruan tingginya. Ada dari Unesa, ITS, UISI, UPN, Politeknik Negeri Surabaya dan bahkan ikut secara pribadi. sdm/arifin sz/team

Pandemi Belum juga Sirna, NH Zakatkita Bagikan Beras 100 Ton untuk Masyarakat Prasejahtera

GRESIK,  gresiknews1.com  -  Motto Berani Mengungkap Membantu Yang Belum Terungkap.  Pandemi Covid-19 yang hingga kini belum juga sirna, kia...