Tampilkan postingan dengan label Politik. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Politik. Tampilkan semua postingan

Keajaiban Di Posko Kemenangan Qosim - Alif Dengan Munculnya Ular Sanca

 Gresik, gresiknews1.com - Motto Berani Mengungkap Membantu Yang Belum Terungkap.


Seorang pengusaha sukses Sdr Sueb Abdullah  dan juga Relawan dari tim sukses Dr. Moh. Qosim, M.Si -. dr Asluchul Alif, M.Kes dalam pencalonan Cabup - Cawabup di wilayah Kabupaten Gresik pada 9 Desember 2020. 


Sejarah tentang munculnya ular Sanca/ Piton yang diberi nama Otong dengan panjang 4.5 M dan berat badan 65 kg, menurut komentar dari Sdr Sueb Abdullah bahwa ular tersebut bermula muncul dengan tiba- tiba dari belakang Caffe kemenangan Qosim - Alif  di Jl.Siti Fatimah Binti Maimun,  sekitar tanggal 28 Agustus 2020 pukul 07.00 WIB. 


Masih dari komentar beliau dengan singkat padat ular tersebut dengan tiba - tiba dari belakang Caffe sekitar jam 07.00  masuk ke area Caffe , dengan terkejut nya pegawai dari Sdr Sueb di Caffe SEKBER kemenangan Qosim - Alif yang juga pawang ular dan ditangkapnya ular tersebut dan sudah di amankan dalam perawatan. 

Menurut dari sesepuh Jawa perlambang munculnya ular Otong pertanda kekuasaan, kalau memang Qosim - Alif ini jadi Bupati dan wakil Bupati Gresik jadilah pelayanan yang terbaik,  seperti ular yang hidup dan jangan menguasai, " Ujar, " tim sukses Sdr Sueb Abdullah ( Tim relawan Qosim - Alif) . 


Lanjut dari Sdr Sueb Abdullah yang mempertaruhkan untuk kemenangan Qosim - Alif dalam pemilihan Cabup - Cawabup Gresik,  harapan beliau layanilah masyarakat dengan baik,  karena  di Gresik tidak ingin ada kekuasaan ,  pada intinya jadilah pelayan yang baik dan merubah Gresik ke depan makin lebih baik dan makin dipercaya oleh masyarakat " Ucap, " Sueb Abdullah. 

Dan untuk hari minggu 6 September 2020 start dari Posko masing - masing sekitar jam 07.00 WIB,  Qosim - Alif bersama 5 orang cukup tidak perlu banyak orang karena mengingat  situasi kondisi Covid - 19 untuk menuju Masjid Agung Gresik untuk menjalankan sholat dhuha bersama,  karena  bagaimanapun Gresik merupakan kota Santri /  Kota Wali  dan tetap menerapkan protokol kesehatan. 


Karena tidak harus pengawalan orang banyak karena untuk menghindari kemacetan khususnya bagi pengguna jalan di Jl Dr wahidin Sudirohusodo Kec Kebomas Kab Gresik khususnya,  setelah itu menuju ke KPU untuk mendaftarkan sebagai Cabup - Cawabup Gresik pada Pilkada mendatang pada 9 Desember 2020 dan diiringi oleh simpatisan yang sudah diatur oleh tim relawan Qosim - Alif,  juga terpantau langsung dari tim redaksi infojatim.com - gresiknews1.com group. 
Sampai berita ini diturunkan Sabtu 5 September 2020. 


Penulis Arifin S.Zakaria infojatim.comgresiknews1.com ( Pendiri Penanggung Jawab Redaksi)

" PEMERINTAH INDONESIA BERBENAH CEGAH PENYEBARAN COVID 19 , KOTA GRESIK SIBUK SOSIALISASI KAMPANYE CABUP DAN CAWABUP ".

 Dilaporkan secara langsung oleh Tim Official Channel YouTube Info Jatim Grup dan Pendiri , Penanggung jawab infojatim.com - gresiknews1.com .

Gresik, gresiknews1.com - Motto Berani Mengungkap Membantu Yang Belum Terungkap. 

Disaat Pemerintah pusat gencar sosialisasi pencegahan penyebaran Covid 19 dan memulihkan perekonomian Indonesia.


Sungguh sangat disayangkan ditemukan beberapa baliho dan reklame Pasangan Cabup - Cawabup yang saling berlomba untuk mengenalkan calon Bupati dan wakil Bupati di beberapa kabupaten kota.Ditemukan di salah satu kota.Yaitu kota Gresik. Sampai berita ini diturunkan, Minggu 30 Agustus 2020. 



Mirisnya reklame tersebut ditemukan terpampang dan tersebar di pinggir pinggir jalan dan ditempel di pohon dan tempat tempat yang sungguh merusak keindahan kota Gresik.

Dilansir dari situs resmi KPU Gresik ( https://kab-gresik.kpu.go.id/2020/08/masa-kampanye-selama-pandemi-71-hari/. "Ketua KPU Gresik Ahmad Roni " mengatakan jika kampanye dalam pemilihan mendatang tidak ada yang dirubah. Masa kampanye tetap 71 hari. Yakni dimulai pada 26 September hingga 5 Desember 2020. Adapun sesuai aturan, kampanye pemilihan serentak , dapat dilaksanakan dengan metode. Antara lain, " Penyebaran bahan Kampanye kepada umum dan pemasangan Alat Peraga Kampanye (APK).pertemuan terbatas, pertemuan tatap muka, dialog, debat publik atau debat terbuka antar-Pasangan Calon.


Padahal saat memberikan Sambutan dalam kordinasi dan sosialisasi peraturan KPU bersama Forkopimda ,KPU Gresik , dan perwakilan Partai Politik. Bupati Gresik Dr,.Ir. Sambari Halim Radianto, ST, M.Si sudah pernah menjelaskan dan Meminta KPU dan parpol untuk menertibkan Pemasangan Alat Peraga Kampanye ( APK ). 

Jangan sampai gambar gambar Cabup dan Cawabup itu ditempel di tembok , Pohon ,atau tempat lain yang merusak Keindahan Kota.Selain itu Bupati juga berpesan agar dalam pelaksanaan seluruh tahapan pilkada nanti tetap mematuhi protokol kesehatan." Ujar Sambari Halim Radianto".


Penelusuran Tim infojatim.com - gresiknews1.com  dan official YouTube channel Info Jatim Grup  dibawah kepemimpinan Pendiri Penanggung Jawab Redaksi ( Arifin S.Zakaria)  menemukan ternyata masih banyak ditemukan reklame dan baliho yang diduga menyalahi Aturan yang di sosialisasikan KPU Gresik dan belum ada tindakan dari dinas dinas terkait di kabupaten Gresik , Entah itu disengaja atau memang belum ada penindakan terhadap reklame atau baliho tersebut yang merusak keindahan Kota di kabupaten Gresik ".

infojatim.com - gresiknews1.com   / Official Channel YouTube Info Jatim Grup.


Pendiri Penanggung jawab Redaksi: Arifin S .Z
Penulis : Rizki A.Z
Editor foto/video : Rizki A.Z / Dimas Z

Deklarasi Dukungan Paslon Fandi Akhmad Yani - Aminatun Habibah Dalam Pilkada Serentak tahun 2020

 Gresik, gresiknews1.com  - Motto Berani Mengungkap Membantu Yang Belum Terungkap. 



Pilkada serentak pada tahun 2020 dalam pemilihan Cabup - Cawabup khususnya di Gresik, pasangan dari Paslon Fandi Akhmad Yani, SE dan Dra Aminatun Habibah M.Pd menggelar Deklarasi dukungan Kedua pasangan tersebut dalam Pilkada serentak tahun 2020, deklarasi kepada Dukungan Paslon Fandi Akhmad Yani SE - Dra Aminatun Habibah M.pd , yang bertempat di Kantor DPC PPP Jl Abdul Karim No.80 Kel Pekauman Pekelingan Kab Gresik. dengan Penanggung jawab Achmad Nadhir ( Ketua DPC PPP Kab Gresik) , pada hari Kamis 20 Agustus  2020 Pukul 11.00 s.d 12.40 WIB. 


Hadir dalam giat  tersebut antara lain. :
1.Ahmad Nadhir (Ketua DPC PPP Gresik)
2. Fandi Akhmad Yani, SE (Ketua DPRD Kab. Gresik/ Bakal Calon Bupati Gresik)
3. Dra. Aminatun Habibah M.Pd (Bakal Calon Wakil Bupati Gresik)
4. Sdri Lilik Hidayati (Anggota DPRD Kab. Gresik Fraksi PPP)
5. Agus (Nagrash) (Pengurus DPC PPP Gresik)
6. Perwakilan PAC PPP Se- Kab. Gresik.

Dalam giat terhadap dukungan Paslon  tersebut dengan susunan rangkaian giat sbb: 
a. Pembukaan
b. Santunan anak yatim
c. Menyanyikan lagu Indonesia raya.
d. sambutan - sambutan 


*Selanjutnya  Paslon  Fandi Akhmad Yani, SE - Dra.  Aminatun Habibah M.Pd dalam Pilkada serentak tahun 2020 mengatakan bahwa Mengucapkan selamat datang kepada seluruh undangan yang hadir dalam kegiatan Deklarasi dukungan di kantor DPC PPP, " Ujar " dari Fandi Akhmad Yani SE. 

Juga Mengucapkan terima kasih atas kepecayaan kepada Paslon Fandi Akhmad Yani, SE - Dra.  Aminatun Habibah M.Pd dalam Pilkada serentak tahun 2020 yang diberikan kepada DPC Partai PPP Gresik. 


Bahwa dalam pelaksanaan Pilkada tahun 2020 ini kami Paslon Fandi Akhmad Yani, SE - Dra. Aminatun Habibah M.Pd meminta dukungan kepada semuanya agar kami bisa mengubah Gresik yang lebih baik dari sebelumnya " Pungkasnya, ". 

*Selanjutnya apa yang disampaikan oleh Sdr Achmad Nadir (Ketua DPC PPP Kab. Gresik) dengan Mengucapkan terima kasih atas kehadiran seluruh undangan dalam kegiatan Deklarasi dukungan terhadap pasangan calon Fandi Akhmad Yani, SE - Dra. Aminatun Habibah M.Pd. di kantor DPC PPP Gresik, " Ucap, " Ketua DPC PPP Gresik. 

Bahwa kami mengajak bersama-sama untuk bekerja maksimal agar pasangan calon Fandi Akhmad Yani, SE - Dra.  Aminatun Habibah M.Pd dapat memenangkan Pilkada serentak tahun 2020 dan merubah Gresik yang baik karena dukungan masyarakat Gresik sangat penting bagi kemenangan Fandi Akhmad Yani, SE - Dra.  Aminatun Habibah M.Pd, " Ungkapnya, " 


Bahwa giat tersebut merupakan bentuk dukungan dari DPC PPP Gresik kepada paslon Fandi akhmad yani S.E dan  Dra.  Aminatun habibah M.pd dalam rangka Pemilihan BACABUP dan BACAWABUP di Pilkada Kabupaten Gresik tahun 2020



Penulis: Dimas Z 
Pendiri Penanggung jawab redaksi infojatim.com gresiknews1.com  : Arifin S.Zakaria

Masyarakat Lamongan Pantura Tumplek Blek Dukung Kompak Calon Independen

LAMONGAN , gresiknews1.com - Motto Berani Mengungkap Membantu Yang Belum Terungkap. 


Tak disangka dan tak diduga,ternyata masyarakat pantura Lamongan tumplek blek dukung pasangan calon bupati dan wakil bupati yang  membawa jargon Lamongan kompak, Calon Bupati dari jalur independen dengan jargon Lamongan Kompak tak henti-hentinya  melakukan blusukan ke Desa-Desa untuk mendapatkan dukungan dan mohon do'a restu kepada semua lapisan  masyarkat,ini di lakukan dalam rangka sosialisasi, sillaturrahmi,dan ta'aruf,agar masyarakat bisa kenal secara dekat,tidak sekedar tau lewat foto-fotonya di benner saja.


Bila masyarakat Pantura mendukung calon Bupati dan Wakil Bupati dari jalur  Independen, Ir. H. Suhandoyo, S.P., dan Drs. Muhammad Su'uddin, S.H,. M.H., M.M., itu sangatlah  tepat sekali, sebab itulah yang di idam-idamkan oleh masyarakat Lamongan sejak dulu,yang menginginkan perubahan dan kemajuan.


Mengapa demikian? Karena Sdr Suhandoyo adalah representasi dari masyarakat Lamongan bagian Selatan dan Sdr Su'uddin adalah representasi dari masyrakat Lamongan bagian Pantura. Tidak hanya itu saja, Sdr Suhandoyo adalah orang NU dan Sdr Su'uddin adalah orang Muhammadiyah, bila  digabung antara Lamongan Selatan dan Lamongan Utara lahirlah "Lamongan Kompak" atau yang ideal disebut dengan istilah "Muhammad NU". Sebab calonya adalah orang dari NU dan Muhammadiyah. 


Malam ini Calon Wakil Bupati dari jalur Independen Bapak Su'uddin bersama Tim Suksesnya di Pantura melakukan sosialisasi dan blusukan di Desa Sendangagung, Kecamatan Paciran, Kabupaten Lamongan, tepatnya di kediaman Bapak Soniman. Dalam sambutannya beliau menyampaikan terimakasih atas semua dukungan dan do'a yang diberikan kepada Lamongan Kompak, semoga Lamongan Kompak dengan izin Allah benar-benar bisa terpilih. 


"Mohon dukungan dan do'anya dari semua yang hadhir,sampaikan pada keluarga,jangan lupa dukung kami Lamongan kompak,yaitu Bpk Suhandoyo dan saya sendiri Muhammad Suuddin sebagai wakilnya,saya tadi diperjalanan mau masuk kedesa sini itu mau menyampaikan apa, alhamdulillah saya ingat,sebenarnya nenek moyang saya ini asal usulnya juga dari keluarga besar desa Sendangagung dan desa Sendangduwur sini, yaitu Mbah Rum dan keluarga besar Mbah Modin,disini saya juga banyak teman, mereka yang ikut ngebrik di RAPI dan ORARI,juga teman sepak bola,dll,


Jadi  kehadiran saya malam ini disini bukan merasa sebagai orang asing, melainkan bagian dari keluarga besar Sendangagung dan Sendangduwur" tuturnya saat memberikan sambutan dihadapan masyarakat Sendangagung, (15/08/2020).




Hal senada disampaikan oleh Abah Condro penasehat Lamongan Kompak, bahwa, "Sendangagung dan Sendangduwur ini adalah satu rumpun, begitu juga dengan Sedayulawas Brondong,sebab ceritanya pada zaman dahulu ada Ulama' besar dari Baghdad yang bernama Syekh Abdul Qohar berdakwah ke negeri ini kemudian ditengah perjalanan beliau terdampar di pantai Sedayulawas, tak disengaja Raja Sedayulawas bernama Tumenggung Joyo Sumitro bersama Permaisurinya saat jalan-jalan ditepi pantai menemukan sesosok lelaki yang tergeletak ditepi pantai, kemudian didekati ternyata lelaki itu masih hidup lalu diajaklah ke Istananya,oleh Tumenggung  kemudian lelaki tersebut di nikahkan dengan putrinya, beberapa waktu kemudian lahirlah bayi laki-laki yang bernama Raden Noer Rachmat, yang selanjutnya saat beliau dewasa diberi tugas untuk melanjutkan dakwa orang tuanya,dan memilih berdakwah  dan mendirikan masjid di wilayah Gunung Amintuno, yang sekarang disebut desa Sendangduwur. Jadi, bila dilihat dari segi aspek sejarah dan spiritual Pak Udin ini secara emosional sangat dekat sekali ikatan bathinnya dengan desa Sendangduwur dan desa Sendangagung, oleh karena itu bila  melihat jasa dan perjuangan Sunan Sendangduwur yang begitu besar, patutlah Bapak Udin yang mendampingi Bapak Suhandoyo ini kita dukung untuk menjadi pemimpin di Lamongan, agar bisa meneruskan perjuangan Sunan Sendangduwur di Pantura dan Lamongan pada umumnya". Ungkapnya.


Lebih lanjut Abah Condro menambahkan, "Pasangan Suhandoyo-Su'uddin adalah satu-satunya calon bupati dari jalur independen,dari rakyat oleh rakyat dan untuk rakyat,makanya harus kita dukung bersama,agar Lamongan ada perubahan" ,terangnya.




Acara sosialisasi ini dihadiri oleh ratusan orang dan disambut dengan gembira oleh tuan rumahnya yaitu Sdr Soniman sekeluarga, juga turut hadir para tokoh masyarakat, tokoh agama, generasi milenial, tim sukses Kecamatan, tim sukses Desa, dan juga  insan Pers. Acara dikemas dengan sesimple mungkin karena malam ini ada di tiga ititik pertemuan,yaitu di desa  Sendangagung,desa Kandangsemangkon,dan desa Sedayulawas.


Komposisi acara  diawali dengan pembukaan dan pembawa acara oleh Sdr Drs. Nasihin, kemudian dilanjutkan dengan sambutan Calon Wakil Bupati Lamongan Drs. Muhammad Su'uddin, S.H., M.H., M.M., lalu diakhiri dengan tausiyah sosial dan politik oleh Orator nasional Abah Condro,selaku  Penasehat Lamongan Kompak, dan ditutup dengan do'a,Pungkasnya. Sampai berita ini diturunkan, Senin 17 Agustus 2020. 

Partner Mitra Media Arifin S.Zakaria gresiknews1.com ( Pendiri Penanggung Jawab Redaksi)

Gus Fik: Sejarah Perpolitikan di Gresik Tidak Lepas dari Peran Behind The Scene, Abah Khozin

GRESIK, gresiknews1.com - Motto Berani Mengungkap Membantu Yang Belum Terungkap. 

Sejarah perpolitikan di Gresik tidak lepas dari peran behind the scene, H Moh Khozin Ma'sum Abdul Karim, sang dermawan luar biasa putra asli Gresik.



Abah, demikian beliau dipanggil, merupakan kawakan berpengalaman kenyang makan asam garam dalam blantika dunia perpolitikan di Gresik. Pengalaman mengawal dari KH Robbach, dan sebelumnya, bahkan pasca KH Robbach, merupakan untold story, yang tidak banyak generasi milenial tahu.

Kebersamaan Gus Fik, Rachmad Rofik, dengan beliau pasca deklarasi dukungan ke QA (Qosim-Alif) merupakan momen tak terlupakan bertambahnya pengalaman dan wawasan sejarah dunia perpolitikan di Gresik.

"Momentum ini semakin membuat saya makin mantap menjatuhkan dukungan total terhadap paslon QA," ungkap Gus Fik , Rabu (5/8/2020).

Relawan yang demikian loyal dan kedermawanan H Moh Khozin yang memiliki 300 hektar aset tanah produktif ini, membuat Gus Fik terharu, karena kecintaan luar biasa yang di tunjukkan relawannya.

Menururnya, Abah Khozin merupakan salah satu arsitek peta politik di Gresik yang low profile dan kepedulian kepada kemanusiaannya sangat tinggi, di luar kebiasaan orang kaya Gresik lainnya.

"Panjang umur Abah, tetap berbuat baik tak harap peniliaian dan balasan manusia. Semoga kami yang muda kelak bisa melanjutkan misi dan visi kebaikan yang sudah Abah lakukan," pungkas pemilik akun FB Mas Bejo Kemayangan ini. 


Penulis: Ddk 
Pendiri penanggung jawab redaksi gresiknews1.com : Arifin S.Zakaria

Temukan Banyak Pelanggaran, Bawaslu Gresik Bakal Audit Hasil Coklit

GRESIK,  gresiknews1.com  -  Motto Berani Mengungkap Membantu Yang Belum Terungkap. 

Badan pengawas pemilihan umum (Bawaslu) Kabupaten Gresik bakal mengerahkan petugas pengawas kelurahan desa (PKD) bersama Panwaslu Kecamatan untuk melakukan audit terkait tahapan pencocokan dan penelitian (Coklit) daftar pemilih dalam Pilkada Gresik 2020. Audit dilakukan karena Bawaslu menemukan banyak pelanggaran selama pengawasan tahapan coklit yang telah dilaksanakan hampir dua pekan ini. 


Beberapa temuan Bawaslu Kabupaten Gresik selama tahapan coklit sejak 15 Juli 2020 hingga 28 Juli 2020 telah menemukan hasil pengawasan. Diantaranya, adanya petugas pemutakhiran data pemilih (PPDP) dalam coklit ke rumah-rumah warga tidak menggunakan alat pelindung diri (APD) secara lengkap. Seperti tidak memakai masker dan sarung tangan yang sudah diberikan oleh KPU Kabupaten Gresik. 


Selain itu, ada beberapa PPDP saat coklit tidak meminta dokumen kependudukan. Seperti Kartu Keluarga (KK) dan Kartu Tanda Penduduk (KTP).  

“Ada juga coklit yang tidak dilakukan langsung oleh PPDP.  Ini menjadi temuan saat pengawasan. Bahkan, Bawaslu telah memberikan peringatan dan memberikan sanksi untuk coklit ulang,” beber M Syafi’ Jamhari, Koordinator Divisi Pengawasan dan Hubungan Antar Lembaga, Kamis (30/7/2020).

Guna menindaklanjuti temuan tersebut, lanjut Jamhari, Bawaslu Kabupaten Gresik membuat jadwal pengawasan secara sampling hasil coklit PPDP. Metodenya, PKD bersama Panwascam mendatangi beberapa rumah yang sudah selesai dicoklit oleh PPDP. Hal ini, untuk memastikan bahwa coklit betul-betul dilaksanakan secara benar dan sesuai prosedur protokol kesehatan. 


Menurut Jamhari, sampling hasil coklit PPDP dilakukan di 18 Kecamatan se-Kabupaten Gresik, sebanyak 232 desa, 1.564 TPS (tempat pemungutan suara) dan 12.936 rumah.

 “Jika nanti ditemukan ada rumah yang sudah ditempel stiker tapi tidak dilakukan oleh PPDP, maka patut dicurigai bahwa yang coklit bukan PPDP. Sehingga, bisa direkomendasi untuk coklit ulang,” ancamnya. 


Tidak hanya tahapan coklit, saat ini Bawaslu Kabupaten Gresik juga aktif memantau bakal calon bupati dan bakal calon wakil bupati Gresik. Hal ini untuk mencegah terjadinya permasalahan di masyarakat. 

“Walaupun belum ada calon bupati dan calon wakil bupati, kita sama-sama menjaga ketenangan di masyarakat. Kita berharap Pilkada Gresik 9 Desember mendatang benar-benar aman, lancar,  bersih, jujur, adil, dan damai," tegas Ketua Bawaslu Gresik Moch Imron Rosyadi didampingi Kordiv Pengawasan Jamhari, Kordiv Penindakan Nadhori, Kordiv Hukum Rofa'atul dan Kordiv SDM Maslukhin ,  sampai berita ini diturunkan, Jum.at 31 Juli 2020. 



Sumber Berita: Ddk 
Penulis penanggung jawab redaksi  gresiknews1.com  Arifin S.Zakaria

Bawaslu Gresik Tegur KPU, Proses Coklit Amburadul Tidak Sesuai Aturan

GRESIK , gresiknews1.com -. Motto Berani Mengungkap Membantu Yang Belum Terungkap. 

Gelaran Pilkada Gresik yang memasuki tahapan coklit (pencocokan dan penelitian) mendapat perhatian serius dari Badan pengawasan pemilihan umum (Bawaslu) Kabupaten Gresik. 

Sesuai jadwal, tahapan coklit dimulai sejak 15 Juli 2020 sampai dengan 13 Agustus 2020 yang dilakukan oleh Petugas Pemutakhiran Data Pemilih (PPDP) berdasarkan SK dari Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Gresik.


Sayangnya, sejak dimulai coklit sampai hari ini, Selasa (21/7/2020), Bawaslu Gresik menemukan banyak pelangaran yang dilakukan oleh PPDP. Diantaranya, ada PPDP yang belum melakukan coklit sama sekali.

"Kami menemukan ada 11 PPDP dari Kecamatan Menganti yang belum melakukan coklit. Rinciannya, 4 petugas dari Desa Drancang, 4 dari Desa Kepatihan, 2 dari Desa Pelem Watu, dan 1 dari Desa Hendrosari," beber Syafi' Jamhari, Kordiv PHL (Pengawasan dan Hubungan antar Lembaga) Bawaslu Gresik, Selasa (21/7/2020).

Tidak hanya itu, lanjut Jamhari, pihaknya juga menemukan PPDP yang tidak menggunakan APD (Alat Pelindung Diri) saat coklit.  Hal itu  terjadi di Kecamatan Dukun, Desa Lowayu TPS 09. Sedangkan di TPS 01 Desa Pedagangan Kecamatan Wringin Anom ditemukan dugaan pelanggaran coklit tidak dilakukan oleh PPDP, tetapi dilakukan orang lain. 

"Kami juga menemukan PPDP yang tidak meminta dokumen kependudukan saat coklit. Diantaranya Kecamatan Benjeng Desa Metatu TPS 09, Kecamatan Kebomas Desa Kawisanyar TPS 02, dan Kecamatan Gresik Desa Gapuro Sukolilo TPS 03," ungkapnya. 


Diungkap Jamhari, temuan pelanggaran lainnya terjadi di Kecamatan Wringinanom Desa Pedagangan TPS 01 adanya stiker AA2 KWK yang ditempelkan oleh Ketua RT di rumah-rumah warga tanpa melakukan coklit dan tanpa ditandatangani oleh pemilik rumah. 

"Ada juga PPDP yang tidak menyandingkan KK pemilih dengan A-KWK. Hal ini kami temukan di Kecamatan Benjeng Desa Metatu TPS 09, Kecamatan Kebomas Desa Kawisanyar TPS 02, dan Kecamatan Gresik Desa Gapuro Sukolilo TPS 03," imbuh Jamhari. . 

Terkait temuan ini, Ketua Bawaslu Gresik Moch Imron Rosyadi menegaskan, pihaknya sudah memberikan teguran sekaligus menyurati KPU agar secepatnya  memperbaiki proses coklit yang sudah dilakukan PPDP. 


"Kita tegak lurus. Kita kirim saran perbaikan secara tertulis, baik Panwascam mengirim saran perbaikan ke PPK, maupun Bawaslu mengirim saran perbaikan ke KPU, agar tidak menjadi masalah di kemudian hari," tandasnya serius. 


Untuk itu, pihaknya telah mengerahkan jajaran Bawaslu Gresik menempel terus petugas pemutakhiran data pemilih guna memastikan prosedur coklit dilaksanakan sesuai aturan. 


Sumber Berita ; Ddk 
Pendiri penanggung jawab redaksi gresiknews1.com ; Arifin S, Zakaria

Deklarasi Dukungan Dari DPD Partai Nasdem Kepada Pasangan Cabup - Cawabup Pilkada Serentak tahun 2020

GRESIK, gresiknews1.com - Motto Berani Mengungkap Membantu Yang Belum Terungkap. 

Deklarasi Dukungan Pasangan calon Fandi Akhmad Yani, SE  & Dra. Aminatun Habibah M.Pd yang bertempat di kantor DPD partai Nasdem Gresik Jl Veteran Kec Kebomas Kab Gresik,  dalam Pilkada serentak tahun 2020 yang diikuti sekitar 150 orang dengan penanggung jawab Sdr Syaiful Anwar (Ketua DPD Nasdem Gresik), pada hari Minggu 19 Juli 2020. 



Hadir dalam kegiatan deklarasi tersebut 
-  Ach Fadil Muzakki Syah, S.Pd.I. (anggota DPR RI Dapil Jatim III).   - Dr. Suyoto, M.Si (Mantan Bupati Bojonegoro periode 2008-2018/ Wakil Ketua DPP Nasdem Prov Jatim) . 
- Ahmad Iwan Zunaih (Anggota DPRD Prop. Jatim Fraksi Nasdem). 
- Saiful Anwar (Ketua DPD Nasdem Gresik). 
- Fandi Akhmad Yani, SE (Ketua DPRD Kab. Gresik/ Bakal Calon Bupati Gresik)
-  Dra. Hj. Aminatun Habibah, M.Pd (Bakal Calon Wakil Bupati Gresik) , 
- Sdr. Ainul Fuad. MM (Sekretaris DPD Nasdem)
- Sdr. Musa (Anggota DPRD Kab. Gresik fraksi Nasdem)
- Sdr. M. Nasir (Anggota DPRD Kab. Gresik fraksi Nasdem)
- Sdr Mahmud (Anggota DPRD Kab. Gresik fraksi Nasdem)
-  Sdr. Nurhudi Didin. A (Anggota DPRD Kab. Gresik fraksi Nasdem)
-  Sdr. Catur Dadang Raharjo (Anggota DPRD Kab. Gresik fraksi Nasdem) . 

* Lebih lanjut dikatakan dalam kegiatan tersebut yang dimulai dengan Santunan anak yatim, dan dilanjutkan dengan  apa yang disampaikan oleh Fandi Akhmad Yani, SE dan Dra. Aminatun Habibah, M.Pd dalam Pilkada serentak tahun 2020 bahwa  dengan mengucapkan selamat datang kepada seluruh undangan yang hadir dalam kegiatan deklarasi dukungan Nasdem, " Ujar, " Fandi Akhmad Yani, SE

 

- Mengucapkan terima kasih atas kepecayaan kepada Paslon Fandi Akhmad Yani, SE dan Dra. Aminatun Habibah, M.Pd dalam Pilkada serentak tahun 2020 yang diberikan kepada Partai Nasdem, Pungkasnya, ".



* Juga dari Ketua DPD Nasdem Gresik menyampaikan degan 
mengucapkan terima kasih atas kehadiran seluruh undangan dalam kegiatan Deklarasi dukungan terhadap pasangan calon Fandi Akhmad Yani, SE dan  Dra.Aminatun Habibah, M.Pd, " Ujar, " beliaunya 

-Dan Mengajak bersama-sama untuk bekerja secara maksimal agar pasangan calon Fandi Akhmad Yani, SE dengan Dra. Aminatun Habibah, M.Pd dapat memenangkan Pilkada serentak tahun 2020 di Kabupaten Gresik, Tutunya, ". 



Selama pelaksanaan kegiatan berjalan aman dan lancar.
Bahwa giat tersebut merupakan bentuk dukungan dari DPD Partai Nasdem Gresik kepada pasangan calon Fandi Akhmad Yani, S.E dan  Dra. Aminatul habibah M.pd dalam rangka pilkada serentak tahun 2020 yang akan datang. 



Penulis Arifin S.Zakaria gresiknews1.com ( Pendiri,  Penangung Jawab Redaksi )

Jelang Pilkada Gresik, Kades Sekapuk: Jika Ada Kades Tidak Netral, Itu Berarti Kades Abal-abal

GRESIK -   gresiknews1.com   - Motto Berani Mengungkap Membantu Yang Belum Terungkap 


Kerawanan Pilkada tahapan pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Gresik 2020 diantaranya adalah netralitas ASN, TNI-Polri,  termasuk Kepala Desa dan Perangkat Desa. 

Untuk itu, sebagai langkah antisipasi dan pencegahan terkait kerawanan Pilkada tersebut, Badan pengawas pemilihan umum (Bawaslu) Kabupaten Gresik gencar melakukan himbauan. Salah satunya dengan menggelar sosialisasi himbauan kepada Kades dan Perangkat Desa Sekapuk Ujungpangkah di wisata alam Setigi. 



Giat cerdas Bawaslu Gresik ini mendapat dukungan dan apresiasi positif dari Kades Sekapuk Abdul Halim. Pihaknya menyerukan kepada AKD (Asosiasi Kepala Desa) Kabupaten Gresik agar menginstruksikan kepada seluruh kades dan perangkat desa untuk menjaga netralitas dalam Pilkada Gresik.

"Saya Abdul Halim, Kades Sekapuk Ujungpangkah di hadapan Ketua Bawaslu Gresik Moch. Imron Rosyadi siap bersikap Netral dalam Pilkada Gresik. Jika sampai ada Kades yang tidak netral, itu berarti Kades Abal-abal," tegas Abdul Halim, salah satu Kades yang dikenal vokal dan lantang menyuarakan kebenaran ini, Selasa (14/7/2020).



Menanggapi komitmen yang luar biasa ini, Ketua Bawaslu Gresik Moch Imron Rosyadi menyampaikan penghargaan dan terima kasih kepada Kades Sekapuk serta seluruh perangkatnya yang siap menjaga netralitas dalam Pilkada Gresik 9 Desember mendatang. 

Dijelaskan Imron, netralitas ASN, TNI-Polri, Kepala Desa dan Perangkat Desa ini sudah diatur dalam UU Nomor 10 Tahun 2016, UU Nomor 7 Tahun 2017, UU Nomor 5 Tahun 2014, Peraturan Pemerintah Nomor 42 Tahun 2004, serta Peraturan Bawaslu Nomor 21 Tahun 2018 tentang Pengawasan Penyelenggaraan Pemilihan Umum. 



"Bahkan, sesuai ketentuan Pasal 71 UU No 10 Tahun 2010, pejabat Aparatur Sipil Negara, anggota TNI/POLRI dan Kades dilarang membuat keputusan atau tindakan yang menguntungkan salah satu pasangan calon. Bagi ASN, unsur keamanan dan Kades yang sengaja melanggar ketentuan tersebut akan dipidana dengan sanksi penjara,” tandasnya serius. 


Sumber berita: Ddk
Pendiri dan penanggung jawab redaksi  gresiknews1.com  : Arifin S.Zakaria

SUASANA JELANG PILGUB JATIM 2018 MAKIN MEMANAS

LAMONGAN gresiknews1.com - Sebentar lagi di jawa timur akan punya gawe besar sebuah pesta demokrasi yang setiap lima tahun sekali di laksanakan, kondisi ini semakin hari semakin memanas, karena masing-masing calon sedang gencar-gencarnya meraih simpati rakyat, banyak anggota Muslimat yang mengatakan bahwa perempuan sudah saatnya memimpin jawa timur, alasanya Perbandingan pemimpin laki-laki dan perempuan di sejumlah daerah baik di level Kabupaten/Kota ataupun di tingkat provinsi masih sangat timpang. 

Hanya ada segelintir perempuan yang menjadi gubernur atau bupati dan walikota. Dari 400-an pemimpin se-Indonesia, ke semuanya di dominasi oleh kaum Adam. Itu, seolah menjadi kongklusi itu "Saatnya Perempuan Memimpin".
Pernyataan itulah yang terlontar dari mulut Arumi Bachsin, artis yang juga istri Calon Wakil Gubernur (Cawagub) Jawa Timur (Jatim) Emil Elistianto Dardak yang berpasangan dengan Khofifah Indar Parawansa di Pemilihan Gubernur (Pilgub) Jatim.
"Alangkah lebih baik, bisa sekali saja Jawa Timur mempunyai gubernur perempuan," kata Arumi, seusai istiqosah akbar yang digelar Muslimat NU, Kabupaten Lamongan, di Gedung Olahraga (GOR), Sabtu (30/12). 

Menurut Arumi, perempuan memiliki naluri keibuan yang selalu ingin memberikan terbaik untuk anak-anaknya. Pemimpin perempuan itu, sambungnya lebih empati dan lebih peka dalam mendengar jeritan rakyat.
"Sebagai seorang ibu, sudah terbiasa melayani, memperhatikan anak-anaknya, suaminya. Perempuam itu punya naluri untuk mengabdi," ujar Arumi. 

Khofifah merupakan salah satu kader NU yang memiliki kecerdasan dan peka akan masalah sosial yang terjadi, khususnya di Jawa Timur. Tak hanya peduli pada kaum perempuan, Khofifah yang menjabat sebagai Ketua Umum PP Muslimat ini peduli pada semua lapisan masyarakat.
Atas mengalirnya dukungan elemen masyarakat pada Khofifah untuk memimpin Jawa Timur yang terus mengalir, Ia berharap Khofifah-Emil keluar sebagai pemenang dalam Pilgub Jatim. 
"Mohon doa restu, mohon dukungan. Nyiwung pangdonganipun ibu-ibu (minta doanya ibu-ibu)," ucap Arumi. 

Lebih lanjut Arumi, Arumi mengaku, akan senantiasa mendukung suaminya yang maju sebagai Cawagub. "Saya doakan sebagai isteri, apapun keputusan suami sebagai isteri harus support," tuturnya. 

Bahkan, Arumi juga menyatakan kesiapannya apabila pasangan ini terpilih sebagai Gubernur dan Wakil Gubernur Jatim. "Doakan saja, dengan berjalannya waktu, mental dan fisik juga harus kita siapkan," ungkapnya.

Lain lagi dengan pendapat pengamat politik jawa timur, Menurut Prof.Dr.K.M.Muzakkin,M.pdi,MH, pengamat Politik dari JCW (Jatim Corruption Watch) Provinsi jawa timur, "Kalkulasi politik bahwa kemenengan sudah ada didepan mata adalah sah-sah saja, namanya pendapat dalam percaturan politik itu wajar karena juga di lindungi oleh undang-undang, namun yang terpenting itu adalah bagaimana meyakinkan warga Muslimat itu sendiri, agar tidak pudar, karena yang sering terjadi itu ditengah perjalanan banyak dari mereka yang tidak komitmen dan konsisten terhadap apa yang jadi pilihanya, contohnya semula mereka sudah mantab dengan pilihanya ini, namun begitu tau bahwa tim suksesnya adalah orang yang reputasinya tidak baik dimasyarakat, akhirnya berpaling kecalon lain, hal demikian ini sering terjadi di negeri kita ini, memang kelihatanya sepele tapi ternyata adalah virus, jadi seleksi untuk mengangkat seseorang menjadi tim sukses adalah bagian dari hal yang terpenting dan tidak bisa diabaikan begitu saja, karena tim sukses adalah bagian dari ruh pilkada itu sendiri, kebanyakan masyarakat yang ada dikelas bawa itu tidak melihat siapa calonya, tapi melihat figur atau tim sukses yang dilingkunganya itu sendiri, kalau figur atau tim suksesnya yang dibawa ini orang mendem, mana mungkin bisa mengajak dan mempengaruhinya",Demikian tutur Kyai Muzakkin (Gus Zakky) yang juga pengasuh pondok pesantren Rehabilitasi sakit jiwa dan narkoba "Dzikrussyifa' Asma'berojomusti" di Sekanor, Sendangagung Paciran Lamongan Jawa timur ini, dalam mengakhiri pembicaraanya. 


Arifin S Zakaria Partner
Sumber : SuaraJCW.news (KikiJCW)

Susun Perda Kawasan Industri DPRD Situbondo, Berguru Ke Gresik

Gresik - Investor silahkan masuk, untuk zonasi disesuaikan dengan lingkungan. Pernyataan ini disampaikan oleh Bupati Gresik Sambari Halim Radianto saat menerima rombongan anggota DPRD Kabupaten Situbondo yang berkunjung Ke Pemerintah Kabupaten Gresik, Selasa (24/5/2016).

Rombongan anggota Komisi III DPRD Kabupaten Situbondo tersebut berjumlah 11 orang. Mereka dipimpin oleh Wakil Ketua Komisi III, Zainiyah. Dalam pernyataannya Zainiyah mengungkapkan kehadiran mereka kali ini pada kali ke dua. "Pada kehadiran kami kali ini  dalam rangka penyusunan Perda inisiatip terintegrasi kawasan industry di Kabupaten Situbondo" katanya.

Zainiyah mengaku terkesan saat kunjungan pertama dulu, kali ini Zaniyah mengaku hanya membawa rombongan kecil. "Kunjungan kali ini agar lebih focus dalam mendalami terkait dalam rangka penyusunan Perda tersebut. Memang kalau dilihat lebih jauh ada perbedaan dalam Rencana Tata Ruang wilayah antara Gresik dan Situbondo. Perbedaan ini yang akan kami minta pendapatnya kepada bapak Bupati Gresik" katanya memohon.

Beberapa hal tentang RTRW di Gresik dijelaskan oleh Sambari yaitu tentang zonasi  yang ditandai dengan warna-warna. "Tapi tidak menutup kemungkinan adanya himpitan warna yang missal tidak mungkin dalam satu wilayah itu misalnya Kecamatan Kebomas disitu zona indistri. Tapi kan juga ada pertanian dan pemukiman" kata Bupati. "Kami tidak mengatur sampai detil kecamatan dan desa" timpal Sambari.

Hal ini yang ditanyakan lebih jauh oleh Zainiyah, Kalau di Situbondo zonasi yang tertera pada perda sampai pada desa dan kecamatan. Hal ini yang menyulitkan kami. "Misal untuk Kecamatan Panarukan yang masuk wilayah Pendidikan, padahal disana daerah yang punya potensi perikanan. Sehingga investor mau membangun cold storage saja tidak bisa" Keluh Zainiyah.

Beberapa hal yang juga terungkap tentang kawasan industry di Gresik, yaitu tentang pembangunan kawasan misalnya KIG, Kawasan Maspion. "Kawasan Maspion ini yang mulanya hanya 264 hektar saat ini telah berkembang menjadi sekitar 500 hektar" tambah Sambari. sdm/arifin sz/team

Bupati Gresik Resmikan Kantor PDAM Giri Tirta

Gresik - PDAM Giri Tirta Gresik diharapkan mampu memberikan nilai tambah bagi perkembangan dan kemajuan daerah. Karena semakin lengkapnya fasilitas perkantoran di suatu daerah, menjadi salah satu indikator bahwa daerah tersebut semakin berkembang dan maju, sehingga berpengaruh kepada peningkatan masyarakatnya.

Hal tersebut diungkapkan Bupati Gresik Sambari Halim Radianto yang didampingi Wakil Bupati Gresik Moch Qosim dan sejumlah pejabat terkait saat meresmikan kantor PDAM yang berlokasi di Jl. Jaksa Agung Suprapto, Sabtu (21/05).

Bupati Sambari menegaskan, bahwa pelayanan PDAM terhadap masyarakat harus lebih ditingkatkan dan mampu mencukupi kebutuhan dimasyarakat. "Karena air merupakan kebutuhan vital dimasyarakat, karena itu pelayanan terhadap masyarakat harus dilakukan sebaik mungkin," ujar Sambari.

Dirinya juga memberikan statement tegas terhadap Dirut PDAM Muhammad, bahwa apabila pelayanan PDAM tidak lancar hingga pertengahan tahun 2018, dirinya akan memberikan sanksi tegas terhadap Dirut PDAM tersebut.

Hal itu sontak membuat Muhammad semakin dituntut untuk bekerja ekstra dalam peningkatan pelayanannya. "Kami akan selalu berupaya memberikan pelayanan terbaik dimasyarakat. Dan dalam jangka waktu 5 (lima) tahun mendatang, dirinya akan meningkatkan kapasitas air menjadi 2000 liter perdetik," pungkasnya.

Sementara itu, Wakil Bupati Gresik Moch. Qosim juga mengatakan bahwa PDAM dan Pemerintah selalu berjalan beriringan agar masyarakat mendapat kenyamanan dalam menggunakan air yang termasuk dalam kebutuhan sehari-hari. "Renovasi gedung ini adalah bagian dari penguatan kapasitas kelembagaan, sekaligus wujud ikhtiar Pemerintah Kabupaten Gresik dalam meningkatkan pelayanan terhadap masyarakat," ujar Qosim.

Kabag Humas Pemkab Gresik Suyono juga berharap agar nantinya PDAM Giri Tirta untuk selalu menjaga kualitas dan kuantitas air baku dengan menjaga kualitas lingkungan sumber airnya. ia/arifin sz/team


Giat Vaksisnasi Terhadap Para Sopir Angkutan Dan Pelayanan Transportasi.

Gresik,  gresiknews1.com  - Motto Berani, Transparan, Mengungkap, Membantu, Yang Belum Terungkap.  Berbagai upaya telah dilaksanakan agar ki...