Tampilkan postingan dengan label Surabaya. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Surabaya. Tampilkan semua postingan

Ditreskrimsus Polda Jatim, Bongkar Perdagangan Satwa Dilindungi Di Facebook

Surabaya , gresiknews1.com - Motto Berani Transparan Mengungkap Membantu  Yang Belum  Terungkap  .


Subdit IV Tipidter Ditreskrimsus, Polda Jatim, bekerja sama dengan Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) membongkar tindak pidana konservasi Sumber Daya Alam (SDA) Hayati dan Ekosistemnya, melalui media sosial Facebook. 

Dari penangkapan tersebut, polisi berhasil mengamankan tiga orang tersangka dengan lokasi berbeda. Tersangka pria berinisial NR (26) tahun, bertempat tinggal di Dusun Binting, Desa Suko, Kecamatan Sidoarjo, Kabupaten Sidoarjo, Jawa Timur. 


Kabid Humas Polda Jatim, Kombes Pol Gatot Repli Handoko mengatakan, praktik jual beli satwa langka dan dilindungi itu berhasil dibongkar pada Senin (1/2/2021) lalu. 

"Kami menangkap tersangka pertama (NR) beserta barang buktinya," kata Kabid Humas Polda Jatim, dihadapan awak media, pada Rabu (17/2/2021).

Kombes Pol Gatot Repli Handoko menambahkan, kronologi penangkapan bermula pada hari Minggu (31/1/2021) sekitar pukul 20.00 WIB. Anggota Unit I Subdit IV Tipidter Ditreskrimsus Polda Jatim menemukan adanya informasi terkait penjualan satwa yang dilindungi di media sosial Facebook. 

Selanjutnya, berkoordinasi dengan BBKSDA untuk memastikan kebenaran postingan itu. Selang sehari kemudian, Senin (1/2/2021) dinihari sekitar pukul 01.00 WIB. Anggota Unit I Subdit IV Tipidter, Ditreskrimsus, Polda Jatim. Bersama petugas BKSDA langsung menuju ke rumah NR. Sesampainya dilokasi, petugas gabunga tersebut mendapati kebenaran satwa yang dilindungi. 

Dari hasil penggeledahan, petugas berhasil menemukan satwa yang dilindungi, yakni 15 ekor Kakatua Maluku dengan nama latin Cacatua Moluccensis.


NR terbukti melanggar pidana, lantaran sejumlah satwa itu tak memiliki dokumen, dan Undang-Undang (UU) yang sah. Selanjutnya, Kakaktua itu dibawa oleh BBKSDA Jatim. Sedangkan, NR beserta barang bukti 2 sangkar besi, 30 buah paralon bekas tempat satwa,14 buah keranjang plastik bekas tempat satwa, hingga 1 unit Handphone Iphone 6s Plus warna silver diamankan ke Polda Jatim untuk proses lebih lanjut.

Menurut pengakuan tersangka NR, dihadapan penyidik. Mengaku tak mengantongi legalitas yang sah terhadap 15 ekor Kakatua Maluku itu. NR mengakui hanya menjualnya melalui media sosial Facebook dengan nama akun @zein-zein.

Kasubdit IV Tipidter Ditreskrimsus Polda Jatim AKBP Jimmy Tana, mengungkapkan, dari hasil pengembangan terhadap tersangka NR, bahwa ada kasus serupa yang masih satu jaringan dengan tersangka NR, yang juga menjual satwa langka dan dilindungi melalui media sosial Facebook dengan nama akun; Enno Arekbonek Songolaspitulikur. 

Selanjutnya, petugas gabungan memburu pelaku dengan mendatangi rumah VPE pada Senin (8/2/2021) siang, sekitar pukul 13.00 WIB. Di Perum Permata Biru, Kelurahan Pakunden, Kecamatan Pesantren, Kota Kediri.
 
Petugas gabungan mendapati seorang pria berinisial VPE (29) dan istrinya berinisial NK (21). Saat itu, VPE dan NK, yang terbukti memelihara satwa dilindungi berupa seekor Elang Brontok (Spizaetus cirrhatus) dan 8 ekor Lutung Budeng (Trachypithecus Auratus) dirumahnya. 

"Modus tersangka (VPE dan NK) adalah memelihara dan menjual satwa dilindungi, kami temukan Elang Brontok dan Lutung Budeng yang akan dijual melalui media online Facebook, dengan nama akun Miidha dan Enno Arekbonek songolaspitulikur, dengan cara satwa diposting," terangnya sembari menunjukan barang bukti.


Jimmy menegaskan, pihaknya terpaksa tak menahan NK, istri dari VPE. Karena sedang hamil. "Yang bersangkutan tidak kami tahan, karena sedang hamil," imbuhnya. 

Kepada penyidik, para pelaku mengaku sebagai penadah satwa langka itu, lalu menjualnya ke penadah atau konsumen lainnya di sejumlah lokasi. Harga yang dibandrol pun bervariatif, mulai Rp 2 juta rupiah, sampai puluhan juta rupiah.

AKBP Jimmy Tana mengimbau, apabila masyarakat menemukan hal serupa untuk segera melapor kepada pihak kepolisian maupun BKSDA. Sebab, dengan laporan dan penanganan cepat, diharap bisa menyelamatkan populasi satwa langka yang tengah diambang kepunahan.


"Bila masyarakat mendapat informasi terkait penjualan, bisa segera lapor ke kami," katanya.

Akibat perbuatannya itu, 3 tersangka dijerat dengan pasal 40 ayat (2) juncto pasal 21 ayat (1) dan ayat (2) serta pasal 33 ayat (3), juncto Pasal 21 ayat (2) huruf a dan c dengan pidana penjara paling lama 5 tahun dan denda maksimal Rp 100 juta.



Sumber Berita : Humas Polda Jatim  

Pendiri Penanggung Jawab Redaksi 
Arifin S, Zakaria

Orang Tua Kandung Tega Mengusir Dan Menelantarkan Anaknya Sendiri

Surabaya , gresiknews1.com – Motto Berani,  Transparan, Mengungkap Yang Belum Terungkap. 


Halideh warga Sampang, Madura, Jawa Timur didampingi Wakil Sekretaris Pusat LPK-LI Lembakum Indonesia, Dodik Firmansyah, dan Advokat Imam Gozali, S.H., Kapimkorwil Lembakum Lawyer Club’ (LLC) Jawa Timur, mendatangi SPKT Polda Jatim. Rabu (27/1/2021) siang.


Tujuan Halideh datang ke SPKT Polda Jatim untuk melaporkan mantan suaminya bernama Makwin, dan istrinya bernama Nonik, atas dugaan penelantaran anak.

Dari Laporan tersebut Halideh menerima surat Tanda Laporan Polisi nomor: TBL-B/ 44/ I/ RES.1.24./ 2021/ UM/ SPKT Polda Jatim tertanggal 27 Januari 2021, dengan dugaan tindak pidana penelantaran anak sebagai mana dimaksud dalam rumusan pasal 49 UU KDRT No. 23 tahun 2004 tentang KDRT.

Dodik Firmansyah, saat di temui awak media usai mendampingi Halideh melakukan pelaporan, menjelaskan kronologi terkait dugaan penelantaran anak.

“Tahun 2013, Makwin dan Halideh bercerai, dari pernikahan mereka mempunyai satu anak berinisial Y. Pada tahun 2019, Y yang berusia 11 tahun mendatangi rumah ayahnya di Jalan Banyu Urip Surabaya. Pada saat Y tinggal disana selama 4 bulan, ada kejadian Makwin dan istrinya bernama Nonik menuduh Y mencuri uang Rp 400 ribu dan gula 1 kg di kios milik Makwin. Y karena tidak mengambil dia menyangkal kalau melakukan pencurian seperti yang dituduhkan, akhirnya Makwin dan Nonik mengusir Y,” ujar Dodik.


“Y yang pada waktu itu umur 11 tahun, diusir dari rumah Banyu Urip, hanya membawa baju yang dibungkus sarung. Dan sambil menangis Y berjalan menuju pangkalan bemo line W. Disitu ketemu dengan pak Giman. Karena kasihan pak Giman membawa Y kerumahnya,” ujar Dodik.

Dodik juga menerangkan, karena rumah pak Giman kecil, akhirnya pak Giman menitipkan Y tinggal  dirumah tetangganya bernama Disanto Nugroho.


“Saat dirumah Disanto, Y saat ditanya permasalahan nya apa, sampai dia menangis di pangkalan bemo. Y tidak mau menjawab dan hanya diam saja. Setelah beberapa Minggu tinggal dirumah Disanto, Y diajak jalan-jalan oleh Disanto, dan akhirnya Y menceritakan kalau rumahnya tidak jauh dari rumah Disanto, berjarak kurang lebih 1 Km,” lanjut Dodik.

“Akhirnya Y menceritakan kalau dia dituduh mencuri dan diusir oleh ayahnya dan  ibu tirinya. Dan juga menceritakan bahwa ia mempunyai kakek di daerah Kebraon. Dan akhirnya Disanto menghubungi kakek Y dan kakek Y datang ke rumahnya Disanto dan membawa Disanto kerumah ibunya di Madura,” tambahnya.

Terkait kasus penelantaran anak ini, di Balai Wartawan Kabid Humas Polda Jatim Kombes Pol Gatot Repli Handoko menuturkan laporan akan ditindaklanjuti, “Laporan tetap diterima dan akan ditindak lanjuti penyidik. Khususnya penyidik PPA,” tuturnya. Rabu (27/01/2021)


Ditempat terpisah, Dirkrimum Polda Jatim Kombes Pol Totok Suharyanto menerangkan, tugas kepolisian adalah mengayomi masyarakat. “Kami akan selidiki dan tindak lanjuti,” terangnya. Rabu (27/1/2021).


Sumber Berita: Partner redaksi infojatim.com - gresiknews1.com group 

Pendiri Penanggung Jawab Redaksi: Arifin S.Zakaria 

KRIMSUS POLDA JATIM BERHASIL UNGKAP KASUS PROSTITUSI ONLINE ANAK DIBAWAH UMUR

 Surabaya, gresiknews1.com - Motto Berani, Transparan, Mengungkap Yang Belum Terungkap. 



Kasus  Prostitusi Online, kali ini korbannya anak dibawah umur, usia 15 tahun 10 bulan. Kabid Humas Polda Jatim Kombes Pol Gatot Repli Handoko didampingi Wadireskrimsus Polda Jatim AKBP Zulham dan Kasubdit V Siber Polda Jatim AKBP Wildan Albert, menggelar ungkap kasus di Balai Wartawan Mapolda Jatim Jalan Ahmad Yani Surabaya, Selasa (26/01/2021). 

Berdasarkan LP-A/ 4/ V/ RES.2 5/ 2020/ SUS/SPKT Polda Jatim tanggal 21 Januari 2021, Pelapor Kompol Yusuf Wahyudiono, S.I.K (Kanit IV Subdit V Siber Ditreskrimsus Polda Jatim), berhasil menangkap tersangka AP (22) warga di Tambakrejo RT 05 RW 08 Kelurahan Tambakrejo Kecamatan Waru Sidoarjo yang juga mengenal saudari Nadia  dan Safitri. 


Kemudian AP sepakat dengan ND dan SF untuk menawarkan korban dengan cara BO ( Boking Order)  melalui online media Facebook, dan ketika ada pengguna lalu Tsk AP mengatur pertemuan mereka biasanya dilakukan diparkiran hotel. dan sebelumnya sudah tersangka AP menyampaikan berapa tarif dan aturan mainnya . 

Setelah itu dan korban ceck - in di hotel yang dibayar terlebih dahulu, setelah dikamar hotel pengguna membayar tarif terlebih dahulu kepada korban, kemudian setelah selesai tersangka di beri upah uang dari jasanya. 

Wadirkrimsus Polda Jatim AKBP Zulham didampingi Kombes Pol Gatot Repli Handoko menuturkan, tersangka di tangkap dari laporan anggota melalui 3 aplikasi yang ada di media sosial.



AKBP Wildan menambahkan, kronologi kejadian bermula saat ada patroli Siber di awal bulan Januari 2021. Kemudian anggota melakukan analisa dan penyelidikan, sehingga hari Kamis tanggal 21 Januari 2021 Subdit V Siber Polda Jatim berhasil menangkap pelaku yang diduga sebagai mucikari.

“Sangat disayangkan korban adalah anak dibawah umur, disini korban bernama bunga yang masih berusia 15 tahun 10 bulan,” terangnya.

Ini tindak pidana murni diperkuat dengan 3 orang Ahil: Ahli Pidana (Sapta Aprilianto, S.H., M.H., LLM – (Unair Surabaya), Anil (TE (Aulia Bahar Pemama, S.Kom., M.ISM – Diskominfo Provinsi Jatim), Ahli Agama (Drs. Saiful Jazil, S.Ag., M.Ag. – Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya).


Adapun barang bukti yang berhasil disita dalam kasus tersebut antara lain KTP an AP, 1 unit HP merek Azus tipe Z012DB warna hitam, IMEI 1 ; 357061070490090 simcard Xl, 1 unit HP merek Xiomi model Redmi note 9 'warna hitam IMEI 1: 863883050390975 simcard 1 Xl dan simcard 2 simpati. 

Kepada tersangka Prostitusi secara online dapat di jerat UU RI No. 19 Tahun 2016 tentang Perubahan Atas UU RI No. 11 Tahun 2008 tentang informasi dan Transaksi Elektronik dan/atau Pasal 296 KUHP. Pasal 27 ayat (1) jo Pasal 45 ayat (1). Ancaman pidana penjara paling lama 6 tahun dan/atau denda paling banyak Rp. 1 Milyar rupiah 



Sumber Berita : Bidhumas Polda Jatim Ditreskrimsus Polda Jatim

Pendiri Penanggung Jawab Redaksi infojatim.com - gresiknews1.com group: Arifin S.Zakaria

Pelapor Mencari Keadilan Dan Kepastian Laporan 2018 Di Polrestabes Surabaya Di Ungkap Kembali.

SURABAYA, gresiknews1.com – Motto Berani Mengungkap Membantu Yang Belum Terungkap 

Adanya laporan Sdri Soemiati yang sempat tidak ditangani oleh Polrestabes Surabaya tahun 2018 silam, tidak ditangani secara serius,  akhirnya pada hari Rabo 30 Desember 2020 perkara tersebut di ungkap kembali dan dibeberkan oleh beberapa awak media. 


Perkara tersebut di ungkap kembali Iptu Fauzy, dan pihak pelapor sangat senang diungkap kembali perkara ini demi menegakkan keadilan yang seadil-adilnya, " Ungkap," Pelapor Sdri Soemiati kepada awak media. 


Pihak pelapor berharap kepada Kanitreskrim PPA dan Kasatreskrim bersama Kapolrestabes Surabaya  yang menjabat saat ini supaya benar-benar perkara ini di ungkap dengan terang benderang supaya keadilan itu ditegakkan,  bukan karena ada sesuatu, dan teman-teman mediapun mengawal,  memantau, dan monitoring perkara ini sampai tuntas untuk mendapatkan kejelasan, salah satu satunya dari awak media tim infojatim.com - gresiknews1.com group, " Tandasnya,  "


Sekarang dengan di ungkapnya kembali perkara tersebut  sangat membantu pelapor supaya ada ujungnya atau kejelasan sampai dimana perkara tersebut di ungkap kembali,  karena diduga ada oknum – oknum yang bermain di penderitaan orang. 

Perkara tersebut sudah viral dan banyak yang tau karena dua tahun lebih  perkara tersebut tidak di tangani dengan serius,  ironisnya perkara tersebut selama dua tahun tidak tertangani dengan serius alias berhenti  di tengah jalan di Polrestabes Surabaya,  dan pihak Mabes pun sudah tau terkait perkara tersebut sudah di ketahui dari kalangan Komnasham dan Mabes Polri. 


Pelapor atau korban berharap kepada Kanit dan Kasat untuk menuntaskan perkara ini agar segera memanggil terlapor  untuk dimintai keterangan karena hukum sama di hadapan undang- undang, tidak ada pilih kasih yang salah tetap salah, yang benar tetap benar, saya berharap sebagai Pelapor atau korban kepada penegak hukum di Polrestabes Surabaya yang menangani perkara tersebut,  agar hukum di tegakkan dengan seadil-adilnya, " Ucap, " Sdri Soemiati. 

Pelapor pun berharap  kepada Kapolda Jatim dan Mabes Polri tetap mengawasi penanganan perkara ini yang sempat berhenti atau jalan ditempat, Komnasham dan perlindugan anak segera turun  mengecek perkara ini, " Ujar,  dari Sdri Soemiati. 


Sementara itu dalam perkara tersebut yang di mulai di ungkap kembali di Polrestabes Surabaya sempat terpantau langsung oleh  tim redaksi infojatim.com - gresiknews1.com group Arifin S.Zakaria. 
( Bersambung). 


Penulis Arifin S.Zakaria 
(Pendiri Penangung Jawab Redaksi)

Tim Kuasa Hukum Ahli Waris Anton Hery Wibawa SH Datang Ke Polrestabes Surabaya

  Surabaya,  gresiknews1.com - Motto Berani Mengungkap Membantu Yang Belum Terungkap. 


Tim kuasa hukum dari ahli waris Anton Hery Wibawa SH datang ke Polrestabes Surabaya pada hari Selasa 22 Desember 2020 untuk melaporkan lanjut terkait pengroyokkan dan penganiayaan yang menggunakan sajam,  Tkp Citra Permata Regency Blok C No.2 Surabaya pada hari Senin 21 Desember 2020 Sekitar pukul 21.00 WIB,  ketika korban pulang dari  mengawal ahli waris di polres Gresik terkait sengketa lahan yang ada di Jl.panglima sudirman Gresik, sampai video ini diturunkan, Kamis ( 24/12/2020) Bersambung














Penata releasan infojatim.com - gresiknews1.com group :
Arifin S.Zakaria  ( Pendiri Penanggung Jawab Redaksi)

Pengurus DPD PJI - Demokrasi Jatim Resmi Dilantik

Surabaya - gresiknews1.com - Motto Berani Mengungkap Membantu Yang Belum Terungkap. 


Bertempat di Gedung Wisma Remaja, Dukuh Kupang, Surabaya, Pengurus DPD PJI-Demokrasi (Dewan Perwakilan Daerah Perkumpulan Junalistik Indonesia - Demokrasi Jawa Timur sudah resmi dilantik dan dikukuhkan untuk masa bakti periode 2020-2024 secara sah, Pada Rabu Siang (02/12/2010).

"Alhamdullilah, acara pelantikan dan pengukuhan pengurus DPD PJI-Demokrasi  berjalan lancar tanpa kendala apapun," ujar Achmad Anugrah yang baru terlantik sebagai Ketua DPD PJI - Demokrasi ini.

 
Dalam sambutannya, Achmad Anugrah menyatakan, bahwa Organisasi Jurnalistik yang baru dikukuhkan ini, sudah mempunyai program-program yang akan di laksanakan kedepannya. 

"Setelah agenda pelantikan pengurus ini, Kita tidak berhenti disini saja, masih banyak program ke depannya yang sudah dipersiapkan," papar Achmad Garad panggilan akrabnya. 

Lebih lanjut Achmad menyatakan,  kegiatan yang sudah direncanakan sebelumnya ini bertujuan mempersatukan dan menjaga Profesionalisme kinerja jurnalis.  


"Ya itu, program nya nanti mampu menjaga Profesionalisme jurnalis yang bekerja dilapangan, dengan meningkatkan  mutu dan kualitas sumber daya manusia nya, itu yang paling utama," tukasnya. 

Ditempat yang sama, Ketua DPP PJI-Demokrasi, M. Mayusni Talau menjelaskan, ingin menampung aspirasi para jurnalistik yang bekerja di media yang berkapital skala kecil. 

"Tujuannya agar bisa menampung suara-suara dari media skala kecil aga dapat perhatian," ujarnya. 

Selain itu, Gatot selaku Pimpinan Redaksi Media siber, Panji Nasional.com , dan Pendiri Penanggung Jawab Redaksi infojatim.com - gresiknews1.com Arifin S.Zakaria bersama sama mengatakan bila organisasi DPD PJI-Demokrasi ini agar bisa melaksanakan sesuai dengan amanahnya sebagai lembaga yang dapat mengayomi para jurnalistik. 


"Segala sesuatu yang terjadi pada para wartawan yang bekerja dilapangan, jika mengalami kendala saat peliputan berita baik itu dengan birokrasi ataupun dengan kepolisian, lembaga ini mampu membantunya," katanya. 

Lanjut Gatot,   untuk segala kegiatan yang dilakukan organisasi ini dengan melibatkan pihak wartawan lainnya, agar dipermudah kebutuhan adminitrasinya. "Kami berharap dalam kegiatan yang melibatkan wartawan lain, untuk biaya nya terjangkau sebab pendapatan wartawan tidak menentu," imbuhnya. 

Setali tiga uang, konsultan hukum, Nata Saeha Saputra SH mengatakan, bahwa profesi wartawan sangat rawan dengan hukum. Sebab, segala bentuk tulisan harus bisa dipertanggungjawabkan. 


"Profesi wartawan itu riskan, jika penulisan beritanya tidak sesuai dengan kode etik bisa bersentuhan dengan hukum, tapi masih bisa diselesaikan sesuai mekanismenya,"ujarnya. 

Namun yang perlu diperhatikan, selalu meningkatkan kewaspadaan terhadap oknum yang ingin menjebak idealisme jiwa wartawan tersebut. 


"Hati-hati terhadap oknum yang di beritakan dengan ingin menjebak memberikan sesuatu, agar wartawan itu bisa di tangkap dengan unsur pemerasan, " tutup Nata.
atau temuan temuan dilapangan sebaiknya kordinasi terlebih dahulu kepada pihak pihak yang terkait,  karena wartawan sebagai ujung tombak peran utama untuk menyebar luaskan informasi yang akurat yang dapat dipertanggungjawabkan dengan berpedoman UU Pers No:40 thn 1999. Sampai berita ini diturunkan dari redaksi infojatim.com - gresiknews1.com, Kamis ( 3 / 12 /  2020) . 


Sumber Berita: Partner infojatim.com - gresiknews1.com group 
Pendiri Penanggung Jawab Redaksi: Arifin S.Zakaria

Sinergitas Polri dan BNN Provinsi, Berantas Peredaran Narkoba di Jatim

Surabaya, gresiknews1.com - Motto Berani Mengungkap Membantu Yang Belum Terungkap. 



KAPOLDA, Jawa Timur Irjen Pol Dr. Mohammad Fadil Imran, M.S,i bersama Pejabat Utama (PJU) Polda Jatim dan didampingi Kabid Humas Polda Jatim Kombes Pol Trunoyudo Wisnu Andiko, Rabu (11/11/2020) siang, Menerima audiensi dari Badan Narkotika Nasional (BNN) Provinsi Jawa Timur, di Gedung Tribrata lantai II, Mapolda Jawa Timur.


Dalam sambutannya, Kapolda Jawa Timur menjelaskan, bahwa pihaknya siap dan sinergitas dengan Badan Narkotika Nasional (BNN) Provinsi Jawa Timur, dalam melakukan pemberantasan peredaran Narkoba di wilayah Jawa Timur. Karena, peredaran narkoba di jatim ini sangat meresahkan masyarakat. Terutama jika peredaran narkoba ini menyasar anak - anak didik di jawa timur, khusunya di Kota Surabaya.

"Kita Polri khususnya Polda Jatim siap sinergitas dengan BNN Provinsi Jatim. Dalam upaya melakuka  pemberantasan narkoba di wilayab jawa timur. Karena peredaran narkoba ini meresahkan masyarakat," kata Kapolda Jatim, saat audiensi dengan kepala BNNP, Rabu (11/11/2020) siang.


Sementara itu pemberantasan narkoba baik kurir maupun  pengedar harus diberantas. Karena, peredaran narkoba sudah banyak merugikan masyarakat terutama generasi muda. "Baik kurir narkoba maupun bandar, harus kita kejar dan tangkap hingga ke akarnya, sehingga jatim bebas dari peredaran dari narkoba," tambah Kapolda.

Sementara itu, Brigjen Pol Idris Kadir, Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) Provinsi Jawa Timur. Menyebutkan, sinergitas Polri jajaran Polda Jatim dengan BNN Provinsi Jawa Timur, harus bersinergi untuk mengungkap peredaran narkoba di jatim. Kita tidak bisa bekerja sendiri - sendiri, sehingga perlu ada sinergi untuk mengungkap peredaran narkoba.


"Sinergi Polri dan BNN harus terjalin dengan baik, sehingga kedepan bisa mengungkap kasus peredaran narkoba. Sehingga, Jawa Timur terbebas dari peredaran narkoba," ucapnya.



Sumber Berita: Humas Polda Jatim 
Pendiri Penanggung Jawab Redaksi
Arifin S.Zakaria

241 Anggota Polda Jatim Ikuti Upacara Tradisi Wisuda Purna Bhakti Dengan Menerapkan Protokol Kesehatan

Surabaya, gresiknews1.com - Motto Berani Mengungkap Membantu Yang Belum Terungkap. 


WAKAPOLDA, Jawa Timur Brigjen Pol Slamet Hadi Supraptoyo, didampingi Pejabat Utama (PJU) Polda Jatim serta Kabid Humas Polda Jatim Kombes Pol Trunoyudo Wisnu Andiko, Selasa (10/11/2020) pagi, menggelar Upacara Tradisi Wisuda Purna Bhakti Polda Jatim Tahun 2020, di Gedung Mahameru, Mapolda Jawa Timur.


Sebanyak 241 Anggota Polda Jatim memasuki Purna Bhakti, namun berhubung masih dalam masa pandemi Covid 19, hanya 28 perwakilan yang mengikuti Upacara Tradisi Wisuda Purna Bhakti Polda Jatim. Hal ini dilakukan sebagai upaya memutus mata rantai penyebaran Covid-19.

Sebelum kegiatan ini dilaksanakan, peserta atau wisudawan yang mengikuti upacara tradisi, wisuda purna bhakti polda jatim diharuskan mengikuti protokol kesehatan yang sudah ditetapkan, mulai dari mencuci tangan, rapid tes, jaga jarak serta wajib menggunakan masker.


Menurut Wakapolda Jawa Timur Brigjen Pol Slamet Hadi Supraptoyo, menyatakan saat ini kita masih menghadapi situasi pandemi covid-19. Namun demikian, upacara pelepasan purnawirawan Polri tetap dilaksanakan dengan menerapkan protokol kesehatan.

Bagi para purnawirawan, momentum ini merupakan tanda keberhasilan perjalanan panjang dalam menjalankan tugas kebaktian kepada Nusa dan Bangsa serta kepada Institusi Polri, dengan sukses dan tanpa cacat. Dalam kesempatan ini diserahkan piagam dari pimpinan Polri kepada purnawirawan polri sebagai simbol ungkapan rasa hormat, terima kasih setingi tingginya dari institusi polri terutama polda jatim atas segala jasa dan pengabdian yang telah diberikan, " Ujar, " Wakapolda Jatim. 


"Saat ini semua Negara masih di massa pandemi covid-19, termasuk Negara Indonesia. Namun demikian, Upacara Tradisi, Wisuda Purna Bhakti Polda Jatim. Masih digelar dengan mengikuti protokol kesehatan," kata Wakapolda Jatim, Brigjen Slamet Hadi Supraptoyo, Selasa (10/11/2020) pagi.

"Momentum ini sebagai tanda keberhasilan perjalanan panjang dalam menjalankan tugas, sehingga institusi polri khususnya polda jatim, memberikan piagam penghargaan sebagai rasa hormat, atas jasa serta pengabdian selama bertugas," tambahnya.


Kedepan diharapkan para purnawirawan polri, tetap jaga kesehatan khususnya dimasa pandemi Covid 19, serta pandai membaca peluang untuk melakukan aktivitas sosial kemasyarakatan.



Sumber Berita: Humas Polda Jatim 
Pendiri Penanggung Jawab redaksi
Arifin S.Zakaria

IRWASDA POLDA JATIM SAMBUT KEDATANGAN ROMBONGAN PUSLITBANG POLRI

Surabaya, gresiknews1.com - Motto Berani Mengungkap Membantu Yang Belum Terungkap. 


Bertempat di Loby Tribrata Mapolda Jawa Timur,  Irwasda Polda Jawa Timur  Kombes Pol Drs. Sungkono sambut kedatangan rombongan dari  Pusat Penelitian dan Pengembangan (Puslitbang) Polri , di bawah kepemimpinan Irjend Pol Dr M.Fadil Imran S.I.K M.Si sebagai Kapolda Jatim, agenda yang diselenggarakan pada hari Senin ( 09/11/2020)  


Adapun rombongan dari Puslitbang Polri kali ini dipimpin langsung oleh Kombes Pol Drs. Azis Saputra  selaku Ketua Tim Peneliti, beserta anggota tim. Yaitu AKBP. Hanafiah Nembo, Dr. Vita Mayastinasari, S.E., M.Si. dan Penata Triyanti, S.E. sebagai anggota dan Supervisi di Pimpin oleh Kombes Pol. Drs. Iswyoto Agoeng Lesmana Doeta, M.Si. beserta Kompol Rusdi, A.Md.


Adapun maksut dan tujuan dari kedatangan rombongan Puslitbang Polri ke Polda Jawa Timur kali ini guna melaksanakan Penelitian dan Supervisi tentang  "Optimalisasi Fungsi Penegakan Hukum dalam Menjamin Pemerataan Layanan Kepolisian untuk  Masyarakat" T.A. 2020 di wilayah Polda  Jawa Timur dan jajaran pada tanggal  9 sd 12 November 2020 dan Maksud dan tujuan dari kegiatan penelitian ini sendiri adalah untuk menganalisis, memperoleh data, fakta dan informasi, serta masukan dari anggota Polri terkait dengan Optimalisasi fungsi penegakan hukum  di Polsek dalam menjamin pemerataan layanan  kepolisian untuk masyarakat, " Ujar, " Kombes Pol Drs Azis Saputra selaku ketua tim peneliti. 


Pelaksanaan penelitian dilakukan dengan cara penyebaran kuesioner kepada anggota Reskrim dan wawancara mendalam kepada  Penyidik/ penyidik pembantu. Adapun Sasaran dari kegiatan penelitian ini adalah anggota Reskrim, Penyidik , penyidik pembantu di wilayah hukum Jawa timur dengan sampel penelitian yaitu Mapolda Jawa Timur , Polresta Sidoarjo, Polres Gresik, Polres Mojokerto, Polres Jombang, Polrestabes Surabaya, dalam pelaksanaan penelitian ini menayangkan  company profile Puslitbang Polri.



Sumber Berita ; Humas Polda Jatim 
Pendiri Penanggung Jawab Redaksi
Arifin S.Zakaria

Rapat Pelantikan Dewan Perwakilan Daerah Jawa Timur Perkumpulan Jurnalis Indonesia Demokrasi.

Surabaya,  gresiknews1.com - Motto Berani Mengungkap Membantu Yang Belum Terungkap. 



Rapat pemantapan pengukuhan dan pelantikan Dewan Perwakilan Daerah Jawa Timur Perkumpulan Jurnalis Indonesia Demokrasi(DPD PJI-Demokrasi Jatim) Minggu,01 November 2020 bertempat di Cafe Malbar Shisa Karang Rejo X/9 Surabaya.


Sebagai pemimpin rapat dan juga ketua DPD Jatim,Achmad Anugrah atau yang akrab dipanggil Achmad Garad pemimpin redaksi media Rakyat-Demokrasi. Orang tampak khidmat dan lancar,dengan dihadiri anggota dan pengurus DPD PJI-Demokrasi Jatim.Dalam rapat pemantapan,Herman Firmansyah wartawan dari Lingkaran.net didapuk menjadi sekretaris",sesuai hasil rapat,rencana awal pelantikan 21 November di undur tanggal 02 Desember 2020,untuk konsep acaranya,rencana akan dikemas seperti pelantikan organisasi dan juga nantinya diselingi dengan hiburan musik",ujar Achmad Garad.


Masih Achmad Garad,Saya berharap,acara pelantikan nanti bisa berjalan dengan lancar dan sesuai dengan apa yang menjadi cita cita bersama,kedepan pastinya,PJI-Demokrasi bisa benar benar menjadi organisasi yang menaungi para jurnalis ini bisa berkembang dan menjadi manfaat kepada masyarakat ",imbuh Achmad Garad.

Sedangkan Firman selaku sekretaris mempunyai harapan besar terkait PJI-Demokrasi di Jawa Timur",PJI-Demokrasi ini nantinya menjadi wadah buat rekan-rekan wartawan dan untuk meningkatkan SDM wartawan,supaya bisa sesuai dengan kode etik jurnalis dalam mencapai kan pemberitaan yang berimbang sesuai visi misi",tutur Firman Koorlip Lingkaran.Net yang didapuk menjadi sekretaris DPD PJI-Demokrasi Jatim.

Di sela sela agenda kegiatan tersebut harapan dari pendiri dan penanggung jawab redaksi infojatim.com - gresiknews1.com Arifin S.Zakaria dalam rapat pemantapan pengukuhan dan pelantikan dewan perwakilan daerah Jawa Timur untuk para jurnalis dapat meningkatkan kinerja sebagai seorang jurnalis yang profesional dengan dibekali/di dasari bukti fakta yang akurat berdasarkan UU Pers No.40 thn 1999. 

Seperti yang telah diberitakan beberpa waktu lalu, perkumpulan Jurnalis Indonesia Demokrasi (PJI-Demokrasi) ini adalah, organisasi yang sudah berdiri sejak tahun 2015 lalu. 
Sampai berita ini diturunkan, Senin ( 2/11/2020). 




Sumber Berita : Lingkaran.net 
Pendiri Penanggung Jawab Redaksi 
Arifin S.Zakaria.

Penertiban Dan Perubahan Di Rutan Kelas 1 Surabaya

Sidoarjo, gresiknews1.com - Motto WANI "WORK, ACTIVE, NIMBLE dan INTEGRITY Mengungkap Membantu Yang Belum Terungkap. 



Dengan adanya kedatangan seorang pemimpin yang baru di Rutan  Kelas 1 Surabaya sistem penertiban dan perubahan di Rutan Kelas 1 Surabaya harus ada sistem perubahan dari sebelumnya harus makin lebih baik ke depannya. 

Dipimpin Plh Kepala Rutan kelas I Surabaya Sdr Wahyu Indarto yang dipercayakan oleh Kakanwil Jatim untuk menata dan melakukan berbagai pembenahan mulai dari memindahkan narapidana ke Lapas yang ada di seluruh Jawa Timur dalam waktu rentan 3 minggu beliau menjabat jabatan baru sebagai Plh Kepala Rutan Kelas I Surabaya, " Ujar, " Wahyu. 


Selama rentan waktu Kurang lebih 3 minggu sudah 576 narapidana yang sudah dipindahkan baik ke Lapas I Surabaya, Lapas 1 Madiun,  Lapas pemuda Madiun,  Lapas Pasuruan, Lapas Lumajang, Lapas Pamekasan,  dan Lapas Lapas  yang ada di Jawa Timur, " Ujar, " Plh Kepala Rutan Klas I  Sdr Wahyu.

Dari sistem perubahan  tersebut menuju peningkatan mutu layanan makan yang sebelumnya menggunakan termos,  saat ini sudah disediakan tempat makan untuk satu narapidana menggunakan tempat makan satu orang satu,  sudah berbentuk box langsung diterima warga binaan sehingga tidak sampai terjadi berebutan makan, "  ucap, " Plh Kepala Rutan Kelas 1 Surabaya saat dikonfirmasi langsung oleh Tim redaksi infojatim.com - gresiknews1.com di ruang dinasnya. 


Lebih lanjut menuju pembenahan kebutuhan air minum di setiap blok hunian sudah disiapkan galon beserta standingnya juga air minumnya,  jadi warga binaan tidak perlu ngantri ke depan dengan membawa botol untuk mengambil air minum. 

Juga melakukan beberapa kali sidak di blok hunian yang di pimpin oleh Plh Kepala Kesatuan Pengamanan Rutan Prayogo Mubarak masih ditemukan barang barang terlarang,  harapan dari kepala Plh Rutan Klas I Surabaya tetap akan berusaha untuk pembenahan di Rutan Kelas I Surabaya, " Pungkas, " Plh Kepala Rutan Kelas I Surabaya. 

Saat tim dari redaksi infojatim.com - gresiknews1.com  Arifin S.Zakaria wawancara langsung  di ruang dinasnya dengan Plh Kepala Rutan Kelas I Surabaya, Sdr Wahyu Indarto pada hari Rabu ( 28/10/2020) apabila di temukan warga binaan melakukan pelanggaran tentunya harus segera diberikan sanksi tutupan sunyi atau strap sel selain itu juga bisa kita pindahkan ke Lapas  yang ada di Jawa Timur. 


Harapan sebagai Plh Kepala Rutan Medaeng di Surabaya Sdr Wahyu Indarto tentunya imej sarang Narkoba di Rutan Kelas I Surabaya ini sudah tidak ada,  karena kami sudah berkomitmen dan berupaya semaksimal mungkin untuk melakukan pembenahan dan sosialisasi kepada seluruh warga binaan agar tidak menyalah gunakan narkoba baik dari kami berkomitmen juga dengan kepala kamar untuk menjaga agar di Rutan Medaeng ini terbebas dari peredaran atau penyalahgunaan Narkoba, " Tandas, " Plh Kepala Rutan I Surabaya.

Kegiatan yang saat ini dilaksanakan setiap pagi senam pagi dilapangan instruktur dari tenaga pegawai yang punya skill, setelah itu kita bagikan bubur kacang hijau untuk meningkatkan imun apalagi disaat situasi Pandemi Covid - 19.

Juga dilakukan kegiatan Rohani sesuai dengan agama dan kepercayaan masing masing,  kegiatan Ketrampilan yang diberikan tidak bisa kepada seluruh warga binaan dikarenakan terkait dengan anggaran,  untuk ketrampilan  diberikan kepada  warga binaan  yang mau bebas untuk pembekalan di luar nantinya setelah bebas dapat diterima di masyarakat dan setidaknya kalau sudah diluar harus sudah ada perubahan perilaku yang lebih baik lagi ,  " Tandasnya.


Jumlah warga binaan di Rutan Medaeng dalam pengawasan Sdr Wahyu Indarto  Plh Kepala Rutan Medaeng Surabaya 1787 orang,  untuk jumlah pegawai 171 orang, pejabat struktural 10 orang,  regu pengamanan 88 orang, untuk selebihnya staf administrasi. mohon doa agar Rutan Medaeng Klas I ini dapat menjadi yang lebih baik untuk menjadi percontohan bagi Rutan Rutan yang lain, sampai berita ini diturunkan, Sabtu ( 31/10/2020). 


Penulis : Arifin S.Zakaria 
(Pendiri Penangung Jawab Redaksi)

PATROLI SKALA BESAR OPERASI AMAN NUSA II SEMERU 2020 POLDA JATIM

Surabaya, gresiknews1.com- Motto Berani Mengungkap Membantu Yang Belum Terungkap. 



Polda Jatim di masa Adaptasi Kebiasaan Baru melaksanakan Patroli  yang tergabung dalam Ops Aman Nusa II di wilayah Kota Sidoarjo (Jumat 30 Oktober 2020).Kegiatan ini diawali dengan apel persiapan di bawah Gedung Patuh Polda Jatim.


Selesai melaksanakan apel persiapan, rombongan petugas patroli mendatangi beberapa tempat di wilayah Sidoarjo diantaranya :

1.  Angkringan Mas Bro dan Warkop Joko Bonek di jalan raya Kletek  Sidoarjo.
2.  Setara Kopi di jalan Bringin Kulon Trosobo Sidoarjo. 
3.  Warkop Cokro jalan Bringin Kulon Trosobo Sidoarjo. 
4. Warkop Mas Cepy 360 jalan raya Kletek Sidoarjo. 


Didapati sebagian  dari mereka belum melaksanakan protokol kesehatan yang dianjurkan pemerintah dengan baik guna untuk mencegah penularan covid - 19, yaitu pengunjung masih duduk bergerombol dan tdk menjaga jarak serta sebagian dari mereka tidak menggunakan masker.


Petugas menghimbau pengunjung/pembeli untuk  menjalankan Protokol Kesehatan agar terhindar dari penularan Virus covid - 19- para pembeli juga diberikan edukasi tentang bahayanya Covid-19,  Petugas juga menyarankan kepada pengunjung maupun pemilik usaha agar melakukan pembatasan secara sosial (social distancing) dan menjaga jarak pisik satu sama lain, menggunakan masker saat keluar rumah serta sering cuci tangan menggunakan sabun dan air mengalir.


Selesai pelaksanaan Patroli dilanjutkan Apel konsolidasi di bawah Gedung Patuh Polda Jatim. Sampai berita ini diturunkan, Sabtu ( 31/10/2020) 


Sumber Berita: Humas Polda Jatim 
Pendiri Penanggung Jawab Redaksi
Arifin S.Zakaria

Antisipasi Keributan , Ratusan Napi Pindah Ke Sejumlah Lapas Di Jawa Timur

Surabaya, gresiknews1.com - Motto Berani Mengungkap Membantu Yang Belum Terungkap. 

Sebanyak 171 Narapidana (Napi) di Rumah Tahanan (Rutan) Klas I Medaeng dipindah ke sejumlah Lapas di Jawa Timur (Jatim). Hal ini untuk mengantisipasi berbagai permasalahan di dalam tahanan seperti keributan.


Mereka yang dipindah meliputi ke Lapas IIA Pamekasan sejumlah 30 orang, Lapas Klas I  Porong Surabaya 10 orang, Lapas IIB Pasuruan 11 orang, Lapas Klas II Narkotika 30 orang, dan Lapas Klas I Lowokwaru Malang 60 orang.

Plh Karutan Klas I Surabaya Wahyu Indarto mengatakan, pemindahan narapidana atau istilahnya dilayar dilakukan dengan pengawalan ketat Staf Registrasi Pemindahan. 


Selama kegiatan pemindahan ini dilakukan juga dengan Protokol kesehatan Covid-19 dan telah dilakukan rapid test dengan hasil 171 orang Non Reaktif, " Ujar, " Wahyu Indarto saat di konfirmasi oleh Pendiri Penanggung Jawab Redaksi infojatim.com - gresiknews1.com Arifin S.Zakaria. 

“Rombongan narapidana ini tiba ke Lowokwaru sekitar pukul 21.30 WIB kemarin malam, dengan menggunakan 2 armada Bus transpas yang mana transportasi memang dikhususkan untuk pemindahan warga binaan,” kata Wahyu, Minggu (25/10/2020).


Sedangkan untuk pemindahan narapidana ke Madura,  para Napi tiba di tempat pada pukul 07.30 WIB pagi ini. Narapidana dipindahkan ke 2 Lapas di Pamekasan yaitu 30 orang di Lapas kelas IIA dan 30 Lapas kelas IIA Narkotika.


“Selama pemindahan Narapidana ini di kawal ketat oleh personil Brimob dan petugas pemasyarakatan dari Rutan Klas 1 Surabaya,” tandasnya. 

Dan dalam kegiatan penggeledahan di blok hunian seminggu minimal  2 kali oleh Satgas kamtib Rutan Medaeng,.Mengantisipasi barang - barang yang terlarang sajam, handphone,  narkoba,, kegiatan berlangsung selama sekitar 90 menit oleh Plh Ka KPR. 


Dalam pemindahan dan pengawalan para narapidana berjalan lancar aman sampai tujuan. 


Penulis Partner Mitra: Humas Rutan Medaeng Surabaya 

Pendiri Penanggung Jawab Redaksi infojatim.com - gresiknews1.com Group
 Arifin S.Zakaria

Kapolda Jatim Pulangkan Ratusan Pelajar, Pasca Ditangkap dan Diamankan di Mapolda

SURABAYA, gresiknews1.com - Motto Berani Mengungkap Membantu Yang Belum Terungkap.


Pasca terjadinya aksi unjuk rasa di depan Gedung Negara Grahadi Surabaya, ratusan orang yang disinyalir membuat onar dan bertindak anarkis pada waktu demo menolak UU Cipta Kerja diamankan di Polda Jatim, untuk dilakukan pendataan.


Ratusan orang tua juga sudah terlihat antri ingin menjemput anak mereka untuk bisa kembali pulang ke rumah. Mulai jumat pagi hingga sore, mereka masih menunggu giliran untuk dilakukan pendataan terlebih dahulu oleh polisi.


Kapolda Jawa Timur Irjen Pol Moch. Fadil Imran, melihat secara langsung proses pemeriksaan terhadap ratusan pemuda yang telah diamankan setelah menggelar aksi unjuk rasa di depan Gedung Negara Grahadi Surabaya, pada hari Kamis ( 8/10/2020). 


Kapoldaa Jatim menyebutkan, bahwa Polda akan memulangkan mereka yang sudah ditangkap oleh pihak kepolisian. Setelah melakukan aksi unjuk rasa pada hari Kamis kemarin sore.

Mereka yang ditangkap ini kebanyakan masih pelajar, baik Mahasiswa maupun masih sekolah. Polri mempersilahkan bagi siapapun untuk mengutarakan dan menyampaikan aspirasi ke publik. Namun, jika ada yang melakukan tindakan anarkis, Polri tidak akan berikan toleransi bagi siapapun dan akan kami tindak tegas sesuai hukum yang berlaku.

"Saya akan pulangkan mereka yang sudah kita amankan, dan akan dikembalikan ke orang tua. Namun saya tidak akan beri toleransi bagi siapapun, jika terbukti melakukan tindakan anarkis," kata Kapolda Jatim, Irjen Pol Moh Fadil Imran, Jumat sore (9/10/2020).


Tambah Fadil, mereka yang disinyalir sebagai pembuat onar maupun provokasi saat aksi unjuk rasa di depan Gedung Negara Grahadi Surabaya. Pihaknya akan memberi tindakan tegas, banyak fasilitas umum yang rusak, seperti melakukan pembakaran fasum, bahkan ada yang merusak mobil polisi dan milik masyarakat umum.

"Saya akan proses hukum bagi mereka yang melakukan pengerusakan fasum dan memprovokasi terjadinya kericuhan saat demo di Grahadi. Karena saya yakin yang melakukan pengerusakan bukan mahasiswa dan pelajar, namun ada kelompok lain yang sengaja memprovokasi," tambah Kapolda.

Saya berharap, setelah ratusan pelajar ini kita serahkan dan kembalikan ke orang tua. Mereka bisa dilakukan pembinaan lebih baik dan diberi nasehat. Selain itu, Polda juga telah melakukan Rapid Test dan Swab Test terhadap ratusan orang yang sudah diamanakan. Hal ini sebagai bentuk antisipasi penyebaran covid-19.

"Saya harap orang tua nanti bisa memberi nasehat kepada anak anaknya, agar tidak ikut dalam aksi apapun jika memang tidak mengerti maksud dan tujuannya. Selain itu, kita lakukan rapid dan swab sebagai bentuk antisipasi penyebaran covid-19," ucapnya.


Setelah menemui ratusan orang tua, Kapolda membagikan masker kepada orang tua dan juga memberikan vitamin.



Sumber Berita: Humas Polda Jatim 
Pendiri Penanggung Jawab Redaksi infojatim.com - gresiknews1.com group: Arifin S.Zakaria

Usut Tuntas Penyimpangan Dan Penyalahgunaan Di Kantor PDAM Giri Tirta Kab Gresik.

Gresik,  infojatim.com   - Motto Berani, Transparan, Mengungkap, Membantu, Yang Belum Terungkap.  Gerakan Penolak Lupa ( GEPAL)  mendukung l...