Tampilkan postingan dengan label bencana. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label bencana. Tampilkan semua postingan

Ditinggal Mancing, Rumah Totok Kebakaran

Bojonegoro - Rumah milik seorang warga Desa Sukorejo Kecamatan Bojonegoro Kota ludes terbakar, Sabtu (19/3) sore tadi. Kebakaran tersebut diduga karena kebocoran tabung gas elpiji setelah sang pemilik meninggalkan rumah usai memasak di dapur.

Rumah milik Totok Sumartono (56), beralamat di Jalan Brigjen Sutoyo, Gang H. Mucsin RT 01 RW 01, Desa Sukorejo Kecamatan Bojonegoro Kota tersebut dilahap api setelah ditinggalkan oleh sang pemilik seusai memasak. Totok pergi memancing dan meninggalkan rumahnya dalam keadaan kosong.

Peristiwa terbakarnya rumah Totok tersebut diketahui pertama kali pukul 15.30 WIB oleh Mualim (59), warga setempat. Sore itu, Mualim bersama beberapa warga tengah lewat di sekitar rumah korban. Suasana yang tadinya tenang tiba-tiba gaduh, lantaran Mualim mendapati api tengah berkobar di bagian belakang rumah, lalu berteriak memanggil warga lain. Warga kemudian bergotong royong memadamkan  api dengan peralatan seadanya.

"Pemilik rumah tidak ada saat rumahnya terbakar, saat itu pemilik rumah sedang memancing. Lalu saya menjemputnya di tempat pemancingan," begitu Mualim menjelaskan.

Setelah mendapat kabar bahwa rumah miliknya terbakar, korban segera pulang dan benar, ia mendapati si jago merah, dengan bringas, tengah melahap dapur rumahnya. Sementara tidak jauh dari tempatnya berdiri, tiga unit mobil damkar dari Pos BPBD Kota Bojonegoro tengah dikerahkan untuk memadamkan si jago merah. Hingga kemudian api dapat dipadamkan pukul 16.00 WIB.

"Diduga api berasal dari kebocoran gas elpiji 3 Kg yang ditinggalkan pemilik rumah usai dipakai," ungkap Kompol M. Usman, Kapolsek Bojonegoro Kota, yang sore tadi turut mendatangi lokasi kebakaran.

Kompol M. Usman mengungkapkan, menurut keterangan korban, sekitar pukul 15.00 WIB, korban sedang memasak di dapur rumahnya. Dan setelah memasak kompor dimatikan lalu ditinggal pergi untuk mencari cacing yang akan dipakai memancing. "Korban menerangkan bahwa pada saat mencari cacing itulah datang tetangganya memberitahukan rumahnya terbakar," jelas Kapolsek kepada awak media.

Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Namun kerugian materi ditaksir mencapai sekitar Rp25 juta. arifin sz/team

Polres Lamongan Menggalang Dana Untuk Korban Bencana Gunung Kelud

Gresiknews1.blogspot.com  
Pada hari sabtu tepat tanggal 15 maret 2014 pukul 19.30 WIB Polres Lamongan menggelar acara penggalangan dana untuk membantu korban bencana Gunung Kelud. Acara yang bertempat dihalaman Polres Lamongan tersebut berjalan lancar. Dalam Pidatonya AKBP Solehan selaku Kapolres Lamongan menghimbau kepada segenap masyarakat khususnya Jajaran kepolisian agar selalu tanggap dan peduli terhadap suatu kejadian atau bencana khususnya bencana yang saat ini dirasakan oleh saudara-saudara kita yang berada di pemukiman akibat meletusnya Gunung Kelud di Kediri Jawa Timur. Tak lupa juga AKBP Solehan juga menghimbau kepada seluruh Jajaran Kepolisian untuk dalam menjalankan tugasnya harus disiplin dan tegas tanpa mengurangi rasa kemanusiaan kepada seluruh masyarakat.

Operasi Pasar Bersama Wabup Gresik Untuk Meninjau Dan Mengecek Harga Sembako Dimasa New Normal Dan Membagi Masker

  Gresik,  gresiknews1.com     . - Motto Berani Mengungkap Membantu Yang Belum Terungkap.  Pandemi Covid - 19  pada saat ini belum juga sirn...