Tampilkan postingan dengan label bisnis. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label bisnis. Tampilkan semua postingan

Puluhan Angkat Gresik Masuk Daftar Antrian Pemasangan Konverter Kit

Gresik - Setelah 9 angkot yang siap dipasang converter kit bahan bakar gas (bbg) gratis, ternyata masih ada puluhan angkot lagi yang antre ingin dipasang juga. Hal ini diakui oleh Kepala Bagian Administrasi Sumber Daya Alam Setda Gresik Adiana Setiawati. "Saat ini kami hanya mendata saja selanjutnya akan kami ajukan proporsal ke Kementerian ESDM melalui PGN Gagas" ujarnya saat sosialisasi konversi bbm ke bbg yang berlangsung di kantor Bupati Gresik, Kamis (14/4/2016).

Acara yang dilaksanakan oleh Pemkab Gresik bekerjasama dengan PGN Gagas, beberapa narasumber dan tehnisi automotif serta tehnisi bidang gas. Para narasumber ini mengedukasi penggunaan BBG kepada beberapa kepala divisi kendaraan yang ada di perusahaan, para awak angkot serta para koordinator lyn angkutan yang ada di Kabupaten Gresik.  

Beberapa pemilik angkot penasaran terkait keinginan untuk menggunakan BBG, sementara kendaraannya buatan tahun 90an. Hal ini disampaikan coordinator angkutan kota Romli, "Apakah bisa kendaraan converter kit BBG dipasang di kendaraan 'tua'. Mengingat angkot di Gresik rata-rata buatan antara tahun 1988 – 2008" Tanya Romli penasaran.

Setelah dijawab bisa, maka Romli dan kawan kawan seakan mendapat angin segar. "Memang sebaiknya mobil yang tidak terlalu tua. Karena converter kit yang kami berikan ini bisa bertahan lama. Terlalu sayang kalau dipasang di angkot tua. Belum berapa lama ternyata ada peremajaan" ujar tehnisi yang disiapkan oleh PGN Gagas.

Sementara sopir angkot yang lain sempat menanyakan tentang legalitas saat uji kir kendaraan bermotor. mendapat pertanyaan tersebut, Asisten Perekonomian dan Pembangunan, Achmad Nuruddin yang memimpin kegiatan ini berjanji akan mencari aturan dan undang-undangnya. "Untuk hal ini perlu study banding dulu kepada daerah yang sudah melaksanakan kebijakan ini lebih dulu" ujar mantan Kepala Dinas Perhubungan. 

Melihat animo masyarakat Gresik terutama pemilik angkot yang begitu besar untuk memakai BBG. Koordinator wilayah II PGN Gagas, M. Hakim Haryono sedikit memberikan solusi agar bisa mendapat converter kit gratis. "Sebaiknya para sopir ini membentuk paguyuban pemakai gas, nantinya setelah terbentuk akan kami ajukan ke pusat. Atau kalau mungkin masuk pada program kami yaitu semacam kontrak dengan pemakaian minimal 10 lsp sehari" ujarnya.  (sdm/arifin sz/team)

Total Ada 81 Unit Mobil Di Pemkab Gresik Yang Menggunakan BBG

Gresik - Upaya Pemerintah Kabupaten Gresik untuk menciptakan udara bersih dan sehat seakan tak pernah henti. Seperti yang dilakukan oleh Bagian Administrasi Sumber Daya Alam (SDA) Setda Gresik yang sangat getol untuk memasyarakatkan penggunaan bahan bakar gas (BBG). Yang paling anyar yaitu memfasilitasi pemasangan converter kit gratis untuk kendaraan angkot yang beroperasi di Gresik. Pemasangannya sudah dimulai hari ini, Rabu (13/4/2016) sampai beberapa hari kedepan.

Menurut kepala Bagian Administrasi SDA, Adiana Setiawati melalui kabag Humas Suyono, pemasangan awal converter kit berkapasitas 10 liter setara premium (lsp) digratiskan untuk angkot. Harga alat tersebut saat ini mencapai Rp. 15 juta per unit. Namun sayang converter kit gratis ini hanya bisa dinikmati oleh 9 angkot. " Untuk tahap awal kami hanya dijatah 9 unit yang didanai CSR PT PGN Gagas. Setiap tahun akan kami usulkan untuk ada pemasangan lagi" katanya.

Sebelum pemasangan, pada tahap awal pihak Pemkab Gresik dan PGN Gagas melakukan sosialisasi. "Kami meyakinkan kepada mereka tentang penggunaan gas yang aman dan hemat secara ekonomi" kata Demi Yamiardi (32) dari PGN Gagas. "Mulanya banyak yang pingin pasang, tapi karena para supir tidak punya kewenangan terhadap kendaraannya, maka hanya Sembilan angkot yang siap dipasang" tambahnya lagi.

Pemasangan tabung dan seperangkat alat pada angkot dilaksanakan di tempat parkir belakang kantor Bupati Gresik. masih menurut Demi Yamiardi, Pihaknya memasang alat tersebut sesuai standard operasional dan keamanan yang telah ditetapkan. "Untuk memasang satu unit converter kit type I ini membutuhkan waktu kurang lebih dua jam" jelas Demi.

Abdul (38) warga perumahan Bunder Asri pemilik kendaraan kijang tahun 2003 lyn SG yang dapat jatah pemasangan converter kit gratis menyatakan, sudah sejak lama pihaknya ingin menggunakan BBG. Dia pernah memakai kendaraan berbahan bakar BBG beberapa saat lalu saat di Jakarta. Dia juga tidak tahu kalau di halaman kantor Bupati Gresik ada stasion pengisian BBG umum untuk kendaraan. "Kalau tahu mungkin sudah sejak dahulu saya memasang. Alhamdulillah saat ini dapat alatnya gratis" katanya.

Sesuai data dari Bagian Administrasi SDA Kabupaten Gresik sampai akhir April nanti, total kendaraan yang telah terpasang converter kit BBG ada 81 kendaraan. Masing-masing, kendaraan dinas milik Pemkab Gresik sebanyak 51 unit, kendaraan milik Yayasan Petrokimia Gresik 2 unit,  kendaraan milik PT Smelting 1 unit, kendaraan milik PT PJB Gresik sebanyak 18 unit dan kendaraan angkot 9 unit. (sdm/arifin sz/team)

Pembukaan Pasar Rakyat Di PGIM Gresik Diisi Hiburan Orkes Dangdut

Gresik - Pasar Grosir Ikan Modern (PGIM) baru yang berlokasi di jalan raya Lamongan Desa Ambeng-ambeng tepatnya sebelah selatan Terminal Bunder Gresik yang telah diresmikan pada tanggal 7 Maret lalu oleh Bupati Gresik Sambari Halim Radianto, Senin (11/4) malam adakan pembukaan 'Pasar Rakyat' yang akan digelar selama 2 bulan berturut-turut.

Untuk meramaikan acara pasar rakyat tersebut dibuka dengan acara orkes dangdut serta melekkan semalam suntuk oleh panitia dan sejumlah orang yang ingin memiliki stan di lokasi tersebut.

Acara tersebut bertujuan memasarkan dan memperkenalkan keberadaan Pasar Grosir Ikan Modern kepada masyarakat luas dan untuk melihat respon pengunjung khususnya masyarakat Kabupaten Gresik.

Kegiatan-kegiatan yang akan dilaksanakan dalam acara tersebut antara lain diakannya pasar rakyat, pasar malam dan kegiatan menujang lainnya yakni audisi lomba lagu dangdut, lagu pop dan sholawat yang akan digelar mulai 11 April mendatang dan akan dilaksanakan 24 jam selama 2 bulan berturut-turut dan untuk bulan Ramadhan juga akan dibuka audisi Qotimul Quran.

"Kami peduli terhadap masyarakat Kabupaten Gresik, supaya dengan adanya kegiatan audisi ini bisa menjadi jalan untuk menunjukan bakat terpendam yang dimilikinya," jelas Muhammad Sholeh, Direktur PT Lumbung Putra Kalimantan selaku investor pasar Ikan Modern itu.

Selain itu, Dia mengatakan kegiatan tersebut bertujuan agar masyarakat sekitar khususnya masyarakat Kabupaten Gresik tahu dan bangga bahwa di Gresik telah memiliki pasar Grosir Ikan Modern.

"Kami berharap dengan adanya kegiatan-kegiatan ini dapat merespon minat masyarakat untuk lebih mengetahui keberadaan pasar ikan modern terbesar di Kabuapaten Gresik ini dan semoga hubungan kami dengan masyarakat Gresik akan semakin erat baik dibidang budaya, perdagaan dan lainnya," jelasnya saat ditemuai wartawan di kantornya.

Sementara itu, Ia juga mengucapkan puji  syukur kepada Allah SWT atas izin karunia dan ridhonya hingga sampai seperti saat ini, dari kegiatan yang akan dilakukan itu pihaknya berharap semua kalangan masyarakat  Kabupaten Gresik ikut dan datang kelokasi untuk meramaikan acara tersebut. "Semoga seluruh masyarakat Kabupaten Gresik menyaksikan langsung acara yang akan dihelat siang dan malam selama 2 bulan ini," harapnya.

Selain mengadakan kegiatan-kegiatan tersebut pihaknya juga akan miningkatkan pelayanan seperti pengelolaan pembayaran serta kualitas dan mutu barang yang layak di jual.
"Pelayanan akan terus kami tingkatkan, untuk kedepannya pasar Ikan Modern ini tidak hannya menjual ikan saja namun juga bahan-bahan pokok lainnya," pungkasnya. arifin sz/team

Untuk Meningkatkan Minat Pengunjung, Pasar Ikan Modern Adakan Lomba Audisi Dangdut

Gresik - Untuk memasarkan dan memperkenalkan keberadaan pasar Ikan Modern kepada masyarakat luas, Direktur PT Lumbung Putra Kalimantan, Muhammad Sholeh akan mengadakan kegiatan audisi lomba lagu dangdut, pop dan sholawat. Kegiatan itu untuk melihat respon pengunjung khususnya masyarakat Kabupaten Gresik, Kamis (7/4/2016).

Pasar Ikan Modern tersebut berlokasi di jalan raya Lamongan desa Ambeng-ambeng tepatnya sebelah selatan Terminal Bunder sudah diadakan peresmian atau launching pada tanggal 7 Maret bulan lalu.

Kegiatan-kegiatan yang akan dilaksanakan dalam acara tersebut antara lain diakannya pasar rakyat, pasar malam dan kegiatan menujang lainnya yakni audisi lomba lagu dangdut, lagu pop dan sholawat yang akan digelar mulai 11 April mendatang dan akan dilaksanakan 24 jam selama 2 bulan berturut-turut dan untuk bulan Ramadhan juga akan dibuka audisi Qotimul Quran.

"Kami peduli terhadap masyarakat Kabupaten Gresik, supaya dengan adanya kegiatan audisi ini bisa menjadi jalan untuk menunjukan bakat terpendam yang dimilikinya," jelas Muhammad Sholeh, Direktur PT Lumbung Putra Kalimantan selaku investor pasar Ikan Modern itu.

Selain itu, Dia mengatakan kegiatan tersebut bertujuan agar masyarakat sekitar khususnya masyarakat Kabupaten Gresik tahu dan bangga bahwa di Gresik telah memiliki pasar Grosir Ikan Modern.

"Kami berharap dengan adanya kegiatan-kegiatan ini dapat merespon minat masyarakat untuk lebih mengetahui keberadaan pasar ikan modern terbesar di Kabuapaten Gresik ini dan semoga hubungan kami dengan masyarakat Gresik akan semakin erat baik dibidang budaya, perdagaan dan lainnya," jelasnya saat ditemuai wartawan di kantornya.

Sementara itu, Ia juga mengucapkan puji  syukur kepada Allah SWT atas izin karunia dan ridhonya hingga sampai seperti saat ini, dari kegiatan yang akan dilakukan itu pihaknya berharap semua kalangan masyarakat  Kabupaten Gresik ikut dan datang kelokasi untuk meramaikan acara tersebut.

"Semoga seluruh masyarakat Kabupaten Gresik menyaksikan langsung acara yang akan dihelat siang dan malam selama 2 bulan ini," harapnya.

Demi kelancaran acara tersebut PT Lumbung Putra Kalimantan mengandeng beberapa seponsor yang mendukungnya.

Selain mengadakan kegiatan-kegiatan tersebut pihaknya juga akan miningkatkan pelayanan seperti pengelolaan pembayaran serta kualitas dan mutu barang yang layak di jual.

"Pelayanan akan terus kami tingkatkan, untuk kedepannya pasar Ikan Modern ini tidak hannya menjual ikan saja namun juga bahan-bahan pokok lainnya," pungkasnya. arifin sz/team
 

Jelang MEA, Pemkab Gresik Fasilitasi UMKM Dengan Berbagai Sertifikat Dan Pelatihan

Gresik - Bangga dan senang ketika Pemerintah Propinsi Jawa Timur menawari Nur Komari (32) tahun asal Desa Tanjangawan Kecamatan Ujungpangkah untuk mengisi gerai pamer produk Indonesia di Singapura. Dengan sedikit keraguan, Nur Komari yang punya usaha produk olahan berbahan dasar ikan laut menyanggupi untuk menjadi salah satu dari 800 macam produk yang akan dipamerkan.

Keraguan pemilik produk bermerk Hamila Food ini terkait produk olehan yang berupa otak-otak, nugget, bakso ikan, kripik kulit ikan, abon lele dan lain lain produksinya ternyata masih terdapat banyak kekurangan. Nur Komari mengaku dari sisi kemasan, produknya masih kalah dari produk sejenis dari Negara lain. Selain itu beberapa persyaratan lain misalnya tidak adanya barcode, merk yang terdaftar, serta sertifikat kesehatan dan sertifikat halal membuat Nur Komari agak sedikit ragu.

Namun sayang, selama ini Nur Komari tidak bisa berproduksi secara kontinyu. Dia hanya mendandalkan pesanan saja. "Lumayan, dalam seminggu bisa menghasilkan produk rata-rata satu kwintal" ujarnya. Bapak dua orang anak ini mengaku pemasaran hasil produksinya sudah sampai ke Mataram (NTB), Bandung dan Jogjakarta. Dalam usahanya, Nur Komari mengaku dibantu oleh  3 orang tetangganya."Ya kalau banyak pesanan, kami meminta bantuan tenaga dari tetangga yang lain" ujarnya.

Melihat kenyataan itu, Dinas Koperasi, Usaha Kecil Menengah, Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Gresik memfasilitasi keinginan Nur Komari beserta 45 orang pelaku UMKM lain di Desa Tanjangawan Kecamatan Ujungpangkah. Dengan menggandeng dari beberapa Instansi yaitu Dinas Kesehatan, PJB Gresik, PT Kelola Mina Laut memberikan semacam pelatihan standarisasi mutu industry.

Acara yang berlangsung di Balai Desa Tanjangawan sejak Senin (14/3/2016) ini diikuti oleh 45 pelaku UMKM desa setempat. Beberapa paket pelatihan mulai dari fasilitasi pemberian sertifikasi kesehatan serta syarat syarat produksi sesuai standard kesehatan yang harus dilaksanakan para pelaku UMKM. Selain itu pelatihan juga pada pengemasan produk, pemasaran serta permodalan. "Kami juga memfasilitasi untuk pengurusan berbagai perijinan. Hal ini penting, jelang berlakunya MEA kami harus mempersiapkan para UMKM "ujar Kabid Perindustrian Ilmul Yaqien melalui kabag Humas Suyono.

Selain memberikan semacam pelatihan, tim dari Dinas Koperasi, Usaha Kecil Menengah, Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Gresik juga meninjau tempat usaha Nur Komari. Beberapa peralatan, bahan, kemasan serta kolam ikan lele sebagai tempat penampungan ikan sementara sebelum diolah menjadi produk. (sdm/arifin sz/team) 

Bupati Sambari Lakukan Panen Raya Di Balongpanggang Gresik

Disela acara Sambungrasa yang berlangsung di Desa Wonorejo Kecamatan Balongpanggang Kabupaten Gresik, Bupati Gresik pada Selasa (8/3/2016). Dr. Sambari Halim Radianto memulai panen raya padi.  Panen yang dilakukan Sambari ini sebagai awal dimulainya panen raya pada areal padi seluas 72 hektar untuk seluruh Wilayah Desa Wonorejo.

Dalam keterangannya, Bupati merasa bangga di era industrialisasi yang mana Gresik sudah di plot sebagai daerah industry, ternyata areal padi masih tetap tinggi dan bahkan meningkat. "Luas areal padi yang pada tahun 2015 mencapai 67.197 hektar. Pada tahun 2016 ini sudah diproyeksikan areal padi mencapai 67.900 hektar" katanya.

Bupati berpesan kepada Labat Wibowo kepala Bapeluh Gresik, agar terus mencari lahan lahan tidur, atau lahan kering untuk diolah dan ditanami. "Setidaknya lahan itu bisa ditanami polowijo dan ketela pohon" katanya. "Utamanya lahan yang punya ketebalan kesuburan sampai 40 cm, tentu lahan itu bisa diolah" ujarnya menstimulasi para Penyuluh Pertanian yang tergabung dalam Bapeluh Gresik. 

Meski banyak pabrik-pabrik, ternyata produksi padi di Gresik masih tetap tinggi. "Produksi padi di Gresik mencapai 402 ribu ton gabah kering giling. Ini merupakan bukti bahwa Gresik masih tetap surplus" kata Sambari bangga. Sambari berharap kepada Kapala Sub divre Dolog Surabaya Utara, Suharto Jabbar yang hadir pada acara tersebut untuk mendirikan gudang di tiap kecamatan agar hasil padi petani bisa terbeli.
  
Sementara Kepala Bapeluh Gresik Labat Wibowo melalui kabag Humas Suyono mengatakan, "Sesuai perhitungan, petani desa Wonorejo ini akan untung sekitar 10 juta rupiah setiap hektar. Hal ini kami asumsikan setiap hektar menghasilkan gabah kering panen sebesar 8 ton. Harga gabah kering panen mancapai 3500 rupiah per kilogram" ujar Labat. (sdm/arifin sz/team)

Pasar Grosir Ikan Modern Gresik, Diresmikan

Gresik - Kata Wakil Bupati Gresik: "Lamogan itu Kecil, pasar ikan mereka hanya tak seberapa Seperti yang dikali utik atau brondong itu, Gresik ini lebih besar dari lamongan, jadi mari kita tingkatkan potensi kita sebagai kawasan laut nelayan". Hal itu disampaikan Wakil Bupati Gresik saat meresmikan Grosir Ikan Modern di ruko ambeng-ambeng dekat terminal bunder. Senin (7/3/2016)

Bupati Sambari Halim Radianto Dan Wakil Bupati M. Qosim berharap jumlah pembeli ikan di gedung baru Pasar Ikan ruko ambeng-ambeng, Kecamatan bunder, Kabupaten Gresik ini meningkat drastis.

"Gedung baru ini kita harapkan dapat meningkatkan daya saing pedagang terhadap pasar-pasar modern?, ikan yang dijual di sini memiliki keunggulan lebih segar karena baru didapat langsung dari hasil melaut nelayan," Kata Bupati Gresik

Menurutnya, pembangunan gedung baru Pasar Ikan modern sudah direncanakan sejak sebelumnya, menurutnya agar masyarakat Gresik tidak lagi harus bersusah-susah menjual ikan ke lamongan.

"Selama ini masyarakat malas ke pasar ikan tradisional karena tempatnya yang jorok, becek, berdesak-desakan, dan bau, dengan keberadaan gedung baru Grosir Ikan Modern ini saya harap pandangan itu berubah," lanjut Bupati

Lebih lanjut, Keduanya (SQ-red) meminta seluruh jajaran pengusaha tidak usah ke kota tetangga lagi, seperti lamongan itu. Sebab, Gresik dirasa sekarang sudah mempunyai nilai yang lebih.

"Penataan dan pembenahan merupakan kewajiban mutlak untuk mencapai tujuan tersebut, dimulai dari pembangunan dan perbaikan infrastruktur jalan, penambahan taman dan ruang hijau, serta perluasan lahan parkir bagi pengunjung, semua demi kesejahteraan nelayan dan pedagang ikan juga membuat pembeli nyaman," kata Bupati.

Keduanya mengaku akan meningkatkan lagi fasilitas yang ada hubungannya dengan perekonomian Gresik. Selain kawasan Grosir ikan modern, Bupati juga akan meningkatkan pembangunan infrastruktur lainnya.

Dalam peresmian ini, Drs Langu Pindingara M.Si Selaku Kepala Dinas Perikanan dan Kelautan Gresik mengucapkan Selamat dan sukses Atas peresmian Grosir Ikan Modern.

"Semoga lancar & Sukses," kata Drs. Langu

Peresmian ini juga dihadiri oleh Muspida beserta rombongan, para pengusaha juga masyarakat yang ikut berpartisipasi dalam acara tersebut. arifin sz/team

Pahlawan Ekonomi Surabaya Go Online

Surabaya-Ibu-ibu pelaku Usaha Kecil Menengah (UKM) yang selama ini tergabung dalam Pahlawan Ekonomi Kota Surabaya, diimbau untuk terus belajar mengembangkan produk yang mereka produksi, serta berani melakukan ekspansi pemasaran.  Termasuk melalui pemasaran produk via pasar online yang tidak mengenal batas teritorial (borderless). Terkait "go online" ini, warga Kota Pahlawan didorong untuk belajar soal branding dan cara mengemas produk yang menarik.

Imbauan tersebut disampaikan Wali Kota Surabaya, Tri Rismaharini di acara kopi darat komunitas Bukalapak Surabaya bersama para Pahlaan Ekonomi Surabaya di Balai Kota, Minggu (23/8/2015). Acara tersebut dihadiri ratusan Pahlawan Ekonomi dan juga seller yang berjulaan online di Bukalapak.com.

"Tentunya harus mau belajar. Seperti misalnya cara men-foto produk yang dijual agar tampilannya menarik. Di awal mungkin sulit. Tetapi tidak ada yang tidak bisa dilakukan. Kalau sejak awal sudah bilang nggak bisa, ya nggak akan bisa selamanya," tegas Tri Rismaharini.

Wali kota mengingatkan, era Masyaraka Ekonomi ASEAN (MEA) 2015 akan segera datang dalam hitungan bulan. Karenanya, para pelaku UKM harus terus melakukan inovasi untuk mengembangkan produk sehingga kelak bisa menjadi tuan dan nyonya di kota sendiri. Dan salah satu alternatif dalam meningkatkan kelas UKM adalah dengan melakukan pemasaran secara digital sehingga dapat memberikan dampak yang lebih luas lagi dalam meningkatkan daya saing UKM di daerah. 

Wali kota juga menekankan pentingnya komunitas seperti yang ada di Bukalapak. Bahwa pilihannya ada dua: mau sukses sendiri atau sukses bersama-sama. "Kenapa kita perlu bentuk komunitas? Karena lewat komunitas, orang lain bisa kasih saran. Dan itu ibarat suara konsumen yang sebenarnya. Jangan bayangkan MEA nanti, yang datang itu perusahaan besar. Tapi justru yang datang modal kecil seperti UKM. Dan kita harus bisa survive," terang wali kota perempuan pertama di Surabaya ini.

Kepala Badan Pemberdayaan Masyarakat dan Keluarga Berencana (Bapemas KB), Kota Surabaya, Nanis Chairani mengatakan, sekarang ini sudah banyak pelaku UKM Pahlawan Ekonomi Surabaya yang sudah lama ataupun baru mulai belajar berjualan via online. Apalagi, Bapemas KB memang menyelenggarakan pelatihan khusus bagi ibu-ibu UKM Pahlawan Ekonomi. "Kalau untuk pemasaran online sudah banyak yang ikut. Kita setiap minggu juga ada pelatihan di Kapas Krampung Plaza seperti pelatihan membuat jenis produk baru, kemasan dan pemasaran online," ujar Nanis.

Sementara CEO dan Co-Founder Bukapalak.com, Achmad Zaky menyampaikan bahwa Bukalapak menyelenggarajab Kopdar komunitas Bukalapak Surabaya bersama Pahlawan Ekonomi dengan harapan ibu-ibu Pahlawan Ekonomi Surabaya bisa saling bertukar informasi dan menambah wawasan seputar bisnis dan usaha dengan para top seller yang sudah sukses berjualan online di Bukalapak.

"Kami berharap ibu-ibu UKM Pahlawan Ekonomi Surabaya bisa semakin sukses berjualan di Bukalapak setelah mendapatkan kiat-kiat berjualan online dari para top seller Bukalapak di Surabaya," tegas Zaky.

Zaky menambahkan, Bukalapak telah membantu ibu-ibu UKM yang tergabung dalam Pahlawan ekonomi Surabaya dengan memberikan serangkaian pelatihan bagaimana caranya berjualan secara online di Bukalapak.com. 

Pelatihan tersebut mendapatkan sambutan luar biasa. Ibu-ibu UKM di Surabaya sangat antusias belajar berjualan secara online di Bukalapak. Pria kelahiran Sragen ini menyebut, mulai Senin (24/8/2015), Bukalapak akan hadir lebih dekat dengan masyarakat Surabaya dengan pembukaan kantor di Spazio, Surabaya per Senin (24/8) 2015. 

"Kantor ini kami buka dengan harapan agar lebih mudah dalam membantu memajukan UKM di Surabaya, khususnya ibu-ibu UKM Pahlawan Ekonomi di Surabaya," sambung Zaky.(*)    

Solar Ilegal Dikirim ke Pertamina

Gresiknews1,Bojonegoro - Komandan Kodim (Dandim) 0813 Bojonegoro, Letkol Kav. Donova Pri Pamungkas, mengatakan telah mengirimkan 16.000 liter solar ilegal asal Desa Wonocolo, Kecamatan Kedewan, hasil tangkap tangan Satgas Pengamanan TNI, ke Pertamina EP Asset IV Field Cepu, Jawa Tengah, lantaran Polres setempat menolak penanganan kasus tersebut.

"Kami sudah mengirimkan solar ilegal sebanyak 16.000 liter itu ke Pertamina EP Asset IV Field Cepu, pekan lalu," kata Komandan Kodim 0813 Bojonegoro Letkol Kav. Donova Pri Pamungkas di Bojonegoro, Rabu (12/08/2015).

Ia mengaku tidak mempermasalahan kasus solar ilegal 16.000 liter dengan dua tersangka hasil tangkap tangan petugas Satgas Pengamanan TNI, ditolak polres. "Kami tidak ada masalah dengan polres, meskipun polres menolak penyerahan kasus tersebut," katanya, menegaskan.

Ia juga memahami polres menolak penyerahan kasus penangkapan pelaku kasus solar ilegal itu, karena menjalankan perintah pimpinan. Begitu pula, Satgas Pengamanan TNI melakukan penangkapan pelaku di lahan produksi sumur minyak tua, juga memiliki alasan yaitu menjalankan perintah pimpinan.

Oleh karena itu, ia meminta Pertamina EP, menjalin nota kesepahaman dengan Mabes Polri, dalam penanganan pengamanan lapangan sumur minyak tua. "Kalau sudah ada nota kesepahaman antara Pertamina EP dan Mabes Polri, nantinya polres bisa memproses pelaku kasus penangkapan solar "ilegal"," jelasnya.

Dari keterangan yang diperoleh bahwa dua truk tangki dengan Nopol. M 8088 UA dan S 8901 UQ tersebut, diamankan Satgas Pengamanan TNI di jalan raya Kecamatan Kedewan, Kamis (6/8) lalu. Dua truk tangki tersebut mengangkut masing-masing 8.000 liter solar hasil sulingan secara tradisional produksi minyak mentah dari penambangan sumur minyak tua di Desa Wonocolo, Kecamatan Kedewan.

"Sampai saat ini masih ada 89 personel TNI yang mengamankan lapangan sumur minyak tua di Kecamatan Kedewan dan Malo," ucapnya.

Ia menyebutkan personel TNI yang terlibat dalam pengamanan sumur minyak tua di sejumlah desa di Kecamatan Kedewan dan Malo yaitu dari Brigif 16 Kediri, Korem 082 Mojokerto, Polisi Militer (PM) dan Kodim 0813.

"Targetnya menjaga kondisi penambangan sumur minyak tradisional berjalan kondusif, termasuk mencegah agar tidak ada pengeboran sumur minyak baru secara ilegal, yang dilakukan investor," katanya.

Sekadar diketahui, berdasar data dari Pertamina EP Asset 4 Field Cepu, Jawa Tengah, di sejumlah desa di Kecamatan Kedewan dan Malo, terdapat 550 sumur minyak, baik sumur minyak tua maupun sumur minyak baru.bam

Dishub Surabaya Akan Terapkan Sistem Parkir Elektronik

Gresiknews1,Surabaya - Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Surabaya bersama dengan pihak swasta hari ini (5/8) mengadakan pertemuan dalam rangka Sosialisasi Penggunaan Alat Pembayaran E-Money di Tempat Parkir Swasta Tentang Kenaikan Tarif Retribusi Parkir. Hadir dalam pertemuan ini Otoritas Perbankan (Bank Indonesia), Perwakilan Bank, Pengelola Pusat Perbelanjaan, Pengelola Hotel, Restoran dan Rumah Sakit serta Pihak Operator Parkir.

Dishub Kota Surabaya berusaha menjembatani antara pihak pemerintah dengan pihak swasta untuk menggunakan parkir E-Money. Dengan membayar parkir menggunakan E-Money sekaligus mendukung Gerakan Nasional Non Tunai (GNNI) yang dicanangkan oleh Bank Indonesia guna mendorong Less Cash Society untuk melakukan berbagai transaksi dalam kegiatan-kegiatan ekonomi. Dengan adanya gerakan ini maka ada sederet keuntungan yang bisa didapatkan diantaranya lebih praktis dan aman, hemat waktu, terhindar dari uang palsu dan menghindari petugas bersentuhan langsung dengan uang.

Pertemuan ini akan ditindaklanjuti dengan pertemuan berikutnya yang dimotori oleh Bank Indonesia dengan mengumpulkan para perbankan untuk mendukung program ini. Diharapkan Kota Surabaya dapat bersaing dengan kota lain dalam mempersiapkan Masyarakat Ekonomi Asean (MEA) dengan pelayanan berbasis elektronik.

Irvan Wahyudrajat, Plt Kepala Dishub Kota Surabaya mengatakan, tahun depan Dishub Surabaya akan kembangkan mesin parkir dengan sistem pembayaran e-money untuk Parkir Tepi Jalan Umum dan Tempat Khusus Parkir. Saat ini Dishub Surabaya telah mengembangkan layanan parkir berbasis web atau E-Parkir yang dapat diakses di www.dishub.surabaya.go.id sehingga sistem informasi tentang parkir dapat diketahui oleh masyarakat secara terbuka. Nantinya, parkir di Surabaya akan dilengkapi dengan sistem informasi di masing-masing ruas jalan sehingga dapat diketahui kapasitas ruang parkir yang tersedia dan dapat diketahui oleh pengguna jalan secara real time.bam

Menggali Kekayaan Alam Picu Potensi Pertanian Optimal

Gresiknews1,Gresik - Ketika kaki menapaki sebuah desa Banyu Urip Sekapuk,rasa ingin tahu kami seolah terbang dari sangkarnya.Kedatangan kami disambut dengan hilir mudik truck yang beraktivitas mengangkut batu kapur kaya kandungan.Kegiatan penambangan di sekitar kawasan konservasi seluas 365,525 hektar ini di ekpolitasi guna menghasilkan pupuk organik,tentu nya di lengkapi taat aturan dan rekomendasi lain dari Pemkab Gresik. 
 
Aspek lain hidupnya perekonomian warga sekitar atas dasar perekrutan karyawan di area tersebut, juga menghasilkan pupuk organik. Kondisi ini menjadi berkah bagi negara kita dalam pengembangan kekayaan alam khususnya batu kapur kaya kandungan berupa lingstone,dolomit adalah salah satu bahan pokok untuk produksi kosmetik,pasta gigi,aluminium selain dari pupuk. 
 
Sementara sejumlah produk pupuk yang di produksi PT Polowijo Gosari tersusun di dalam gudang seolah inggin memberikan pesan bahwa produksi yang dihasilkan mampu mengcover kebutuhan pupuk diluar jawa maupun kebutuhan pupu di negara negara lain.Arz

Tambang Ilegal Ganggu 5 Desa di Gresik

Gresiknews1 - Tambang galian C di Kematan Wringin Anom Kabupaten Gresik mengundang protes kalangan DPRD Jatim. Mereka mendesak kepada Pemprov Jatim untuk segera menutup proses ekploitasi alam itu sesegera mungkin.

Desakan ini disampikan menyusul proses penambangan yang membahayakan warga setempat. Selain kemiringan yang mencapai 45 derajat, galian C seluas kurang lebih 4 hektare (Ha) tersebut juga hanya berjarak 1-1,5 meter dari perkampungan warga. “Kondisinya memprihatinkan sekali. Ini karena posisinya yang berada di perkampungan warga. Dengan kemiringan 45 derajat dan kedalaman lebih dari 10 meter, galian C ini rawan longsor. Sudah semestinya penambangan ini dihentikan,” tegas Kartika Hidayati Anggota Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (FPKB) seusai meninjau lokasi galian.

Apalagi, belakangan diketahui bahwa penambangan yang dilakukan PT Semeru Harapan Mulia (SHM) tidak memiliki izin dari Badang Lingkungan Hidup (BLH) Jatim. Bukan itu saja, sejak ekplorasi dua tahun lalu, tambang yang ditengarai milik pejabat di Kabupaten Gresik ini juga tidak pernah memberikan Corporate Social Rensponsibility (CSR) kepada warga setempat.

Padahal, tambang tersebut sudah menyebabkan kerusakan infrastruktur setempat, terutama jalan. “Akses jalan di sana rusak karena puluhan dump truk lewat setiap hari. Imbas paling buruk adalah masyarakat di lima desa di sana terisolasi karena jalan penghubung antar desa dikeruk. Yakni di Desa Wringin Anom, Samben kulon, Sembung, Sumber Waru, dan Kepuh Klagen,” ungkapnya.

Praktik ini lanjut Kartika harus segera dihentikan. Pemprov Jatim, selaku pemilik otoritas perizinan harus mengambil sikap. Menutup dan menghentikan proses tambang di sana. “Pemprov Jatim punya wewenang penuh atas penghentian ini. Apalagi sejak munculnya UU 23/2014 tentang Pemerintah daerah,” tegas anggota Komisi E DPRD Jatim ini.

Salah seorang warga setempat, Herman, menambahkan, proses penambangan liar di Wringin Anom tidak hanya merugikan masyarakat dari sisi materi saja (karena transportasi ekonomi masyarakat terganggu). Tetapi juga dampak sosial lain yang juga parah.

Herman menjelaskan, sejak adanya tambang tersebut, debit air menurun, akses penghubung antar desa juga terputus, termasuk juga akses warga ke tempat umum. “Tambang itu jaraknya hanya 1-1,5 meter dari makam kampung. Sehingga untuk sekadar pergi ke sawah saja, warga harus memutar kiloan meter. begitu juga anak-anak yang mau ke sekolah. Ini karena akses utama berubah menjadi jurang akibat penambangan,” urainya.*jap*

Kemkominfo Peringatkan 235 Penyelenggara Pos Belum Lapor Operasional Semester II 2014

GRESIK NEWS 1 GNG SUARA GEGANA INDONESIA, Jakarta, - Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemkominfo) kembali memberi peringatan kepada ratusan penyelenggara pos (jasa kiriman) karena belum memenuhi kewajiban untuk menyampaikan laporan kegiatan operasional semester II 2014.

Peringatan yang diberikan itu, merupakan peringatan yang kedua kalinya bagi 235 penyelenggara pos yang hingga saat ini belum memenuhi kewajiban untuk menyampaikan laporan kegiatan operasional semester II tahun 2014, kata Kepala Pusat Informasi dan Humas Kemkominfo Ismail Cawidu di Jakarta, Jumat (27/3).

Menurut Ismail ke-235 penyelenggara pos (jasa kiriman) telah melanggar ketentuan Peraturan Perundang-undangan di bidang Pos sesuai Pasal 21 Peraturan Pemerintah Nomor 15/2013 tentang Pelaksanaan UU Nomor 38/2009 tentang Pos, dan Pasal 19 Peraturan Menteri Komunikasi dan Informatika Nomor 32/2014 tentang Persyaratan dan Tata Cara Pemberian Izin Penyelenggaraan Pos.

Untuk itu, Kemkominfo memberikan jangka waktu hingga 12 Mei 2015 untuk menyampaikan laporan kegiatan operasional semester II 2014 ke Direktorat Pengendalian Pos dan Informatika, Kemkominfo, ujarnya.

Ia menjelaskan, berdasarkan ketentuan pasal 38 ayat (2) Peraturan Pemerintah No 15/2013 tentang Pelaksanaan Undang-Undang No 38/2009 tentang Pos, sanksi teguran tertulis disampaikan melalui surat atau website, dan sanksi teguran tertulis yang disampaikan melalui surat dilakukan untuk teguran pertama dan teguran kedua.

Penyelenggara Pos yang dimaksud diberikan jangka waktu sampai dengan tanggal 12 Mei 2015 untuk segera menyampaikan Laporan Kegiatan Operasional Semester II Tahun 2014 kepada Direktorat Pengendalian Pos dan Informatika, Wisma ITC Lt.4, Jl. Abdul Muis No.8 Jakarta Pusat 10110 Telp/Fax. 021-34832531,
34832532 atau melalui surat elektronik ke alamat monevpos.ppi@mail.kominfo.go.id .
(arz team)

Inflasi Maret 2015 Tercatat Sebesar 0,17 Persen

GRESIK NEWS 1 GNG SUARA GEGANA INDONESIA, Jakarta, - Badan Pusat Statistik (BPS) mencatatkan inflasi yang terjadi pada Maret 2015 adalah sebesar 0,17 persen dengan Indeks Harga Konsumen (IHK) sebesar 118,48. Dari data yang dilansir pada Rabu (1/04), 54 kota mengalami inflasi dan 28 kotan mengalami deflasi. Inflasi tertinggi terjadi di Manokwari sebesar 0,84 persen dengan IHK 113,44 dan terendah terjadi di Padang dan Cilacap sebesar 0,01 persen dan IHK masing-masing 120,99 dan 120,74. Sementara untuk deflasi tertinggi terjadi di Tanjung Pandan sebesar 1,97 persen dan IHK 123,59 dan terendah terjadi di Medan, Padangsidimpuan, dan Tarakan sebesar 0,01 persen dengan masing-masing IHK 118,63, 116,24 dan 126,43.
Inflasi terjadi karena kenaikan harga beberapa indeks kelompok pengeluaran yaitu kelompok makanan jadi, minuman, rokok dan tembakau 0,61 persen; kelompok perumahan, air, listrik, gas dan bahan bakar sebesar 0,29 persen; kelompok kesehatan sebesar 0,64 persen; kelompok pendidikan, rekreasi, dan olah raga sebesar 0,10 persen; serta kelompok transpor, komunikasi dan jasa keuangan sebesar 0,77 persen. Sementara untuk kelompok pengeluaran yang mengalami penurunan indeks yaitu kelompok bahan makanan sebesar 0,73 persen dan kelompok sandang sebesar 0,08 persen.
Tingkat deflasi tahun kalender (Januari-Maret) 2015 adalah sebesar 0,44 persen dan tingkat inflasi tahun ke tahun (Maret 2015 terhadap Maret 2014) adalah sebesar 6,38 persen. Komponen inti pada Maret 2015 mengalami inflasi sebesar 0,29 persen. Sementara itu, tingkat inflasi komponen inti tahun kalender (Januari-Maret) 2015 adalah sebesar 1,25 persen, dan tingkat inflasi komponen inti tahun ke tahun (Maret 2015 terhadap Maret 2014) adalah sebesar 5,04 persen.
sumber : kemenkeu.go.id
(ARZ) GRESIK NEWS 1 GNG SUARA GEGANA INDONESIA

Mark Zuckerberg Tahu Penyebab Internet Indonesia Lambat

Gresiknews1,JAKARTA — Trafik data seluler di Indonesia terus mencatat pertumbuhan, tetapi tak semua pelanggan menikmati akses internet berkecepatan tinggi.

Data dari lembaga Internet.org, misalnya, menunjukkan bahwa 75 persen pengguna data seluler Tanah Air masih harus mengandalkan jaringan 2G GSM/EDGE yang kecepatannya jauh tertinggal dari jaringan 3G, apalagi 4G.

Karena itulah, ketika hadir di Jakarta, Senin (13/10/2014), pendiri Facebook, Mark Zuckerberg, mengaku mengetahui permasalahan internet di Indonesia.

"Di sini (Indonesia), salah satu masalah paling besar adalah efisiensi," kata Zuckerberg saat lokakarya Internet.org yang dihadiri KompasTekno di Hotel Four Seasons, Jakarta.

Menurut miliarder berusia 30 tahun ini, Indonesia harus punya strategi khusus agar internetnya lebih baik. Salah satu strategi yang diusulkannya adalah penyedia konten onlinedi Indonesia harus bisa menekan penggunaan data seluler untuk semaksimal mungkin memanfaatkan bandwidth yang tersedia untuk mobile.

"Makanya fokus kami adalah persoalan ekonomi dan efisiensi data. Contohnya saja, ukuran file aplikasi Facebook di Android telah menyusut 50 persen sehingga menghemat bandwidth," kata Zuck setengah berpromosi.

Facebook bersama Internet.org berusaha mendorong efisiensi penggunan data seluler di Indonesia. Caranya dengan mengoptimalkan jaringan dan membuat aplikasi yang mampu menggunakan bandwidth internet dengan lebih hemat.

"Pada akhirnya, koneksi internet ini amat penting, bukan hanya untuk pertumbuhan ekonomi Indonesia, melainkan juga bagi iklim budaya dan inovasi di seluruh dunia," tutup Zuckerberg.

Efisiensi penggunaan data pun menjadi tema besar lokakarya bertajuk "Mobile Efficiency Developer Workshop" yang terselenggara melalui kerja sama dengan Facebook, Ericsson, dan operator seluler XL Axiata itu. Di sini, sebanyak 40 pengembang aplikasi dari berbagai bidang belajar meningkatkan efisiensi penggunaan data seluler dari aplikasi masing-masing.

Senada dengan Zuckerberg, Presiden Direktur XL Hasnul Suhaimi yang turut hadir di lokasi acara menekankan pentingnya efisiensi penggunaan data oleh aplikasi pada era mobile internet seperti saat ini. 

"Punya handphone, jaringan, dan aplikasi, apakah pengalaman pengguna langsung bagus? Kalau dulu, zamannya voice dan SMS, bisa langsung bagus. Sekarang belum tentu karena ada macam-macam protokol yang tidak match," ujar Hasnul.

Hasnul mengaku bahwa pihaknya masih merugi 10 persen dari hasil penjualan setiap 1 GB data karena penggunaan data internet yang tidak efisien di jaringan. "Ini karena volumenya tidak cukup. Konsumen tidak merasakan, tetapi beban jaringannya tinggi," pungkas Hasnul.

Tahun lalu, bekerja sama dengan Ericsson dan Facebook, XL Axiata meneliti metode analisis, pemantauan, dan peningkatan kinerja jaringan secara end-to-end dengan aplikasi mobile Facebook. Penyesuaian-penyesuaian yang dilakukan berdasarkan temuan dari metode ini disebut telah meningkatkan kinerja jaringan XL Axiata sebesar 70 persen. 

Efisiensi bandwidth bisa jadi hanya salah satu faktor penyebab lambatnya akses internet di Indonesia. Pemerataan infrastruktur, regulasi, dan dukungan pemerintah juga disebut sebagai biang keladi permasalahan ini. 

Soal lambatnya kecepatan internet di Indonesia ini bakal menjadi pekerjaan rumah bagi menkominfo kabinet Jokowi-JK. Laporan terbaru Akamai menyebutkan, Indonesia hanya menempati peringkat ke-101 di dunia dengan kecepatan internet rata-rata sebesar 2,5 Mbps.(Tim)

BBM Bersubsidi Langka di Sejumlah Daerah, Ini Kata Kepala BPH Migas

Gresiknews1,Jakarta - Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi (BPH Migas) menilai ada kesalahan strategi penyaluran bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi. Akibatnya, terjadi antrean panjang di Stasiun Pengisian Bahan Bakar Minyak (SPBU) di sejumlah wilayah.

Kepala BPH Migas Andy Noorsaman Sommeng mengakui memang pemerintah mengurangi jatah atau kuota konsumsi BBM bersubsidi tahun ini dari 48 juta kiloliter menjadi 46 juta kiloliter. Namun jika penyalurannya tepat, dia menyebutkan sebetulnya tidak perlu sampai ada antrean.

"Itu yang saya bingung kenapa ada antrean. Berati ada penyaluran yang tidak seimbang," kata Andy di Gedung DPR/MPR/DPD, Jakarta, Senin (25/8/2014).

Kesalahan ini, menurut Andy, karena kuota yang disalurkan hanya dibagi berdasarkan SPBU. Padahal seharusnya jumlah konsumen juga diperhitungkan seperti daerah dengan konsumsi tinggi, kuota BBM habis lebih cepat.

"Dalam penyaluran ini ada kuota harian dan mingguan. Jangan di outlet, tapi diukur dari si penerima," tuturnya.

Sementara itu, Jusuf Kalla, wakil presiden terpilih, menyatakan kelangkaan BBM bersubsidi di sejumlah daerah merupakan dampak dari sifat boros masyarakat sendiri. Konsumsi BBM boros karena harga murah akibat diberi subsidi ratusan triliun rupiah per tahun.

"Kelangkaan BBM itu risiko akibat terlalu besar subsidi. Kemudian orang yang menghamburkan dan boros," tegas JK.

JK mewacanakan menaikkan harga BBM agar ada penghematan anggaran untuk belanja yang lebih produktif seperti infrastruktur, kesehatan, dan pendidikan. "Selain itu, konsumsi penggunaan BBM juga turun," ujarnya.(Tim)

Kawasan terpadu Gresik berjalan 2015

Gresiknews1,JAKARTA - Proyek pembangunan kawasan pelabuhan dan industri terpadu alias Java Integrated Industrial and Ports Estate (JIIPE) di Gresik, Jawa Timur terus berjalan. Kabar terbaru, pengoperasian pelabuhan tahap pertama, dan kawasan industri tahap satu sudah bisa beroperasi mulai awal tahun 2015.

Perlu diketahui, pembangunan kawasan terpadu itu hasil kongsi dua perusahaan, yakni PT Pelabuhan Indonesia (Pelindo) III dan PT AKR Coorporindo Tbk melalui dua anak usahanya masing-masing. Pelindo III menunjuk anak usaha bernama PT Berlian Manyar Sejahtera (BMS) sedangkan anak usaha AKR adalah PT Berkah Kawasan Manyar Sejahtera (BKMS).

Proses pengerjaan kawasan ini dilakukan keduanya dengan skema kerja sama yang berbeda di tiap wilayah. "Kawasan industri 60% dikerjakan oleh AKR dan 40% oleh Pelindo III. Sebaliknya kawasan pelabuhan 60% digarap Pelindo III dan 40% oleh AKR. Pembagian porsi pembangunan ini karena melihat pada spesialisasi saja," ujar Edi Priyanto, Kepala Humas Pelindo III kepada KONTAN, Selasa (19/8).

Sampai saat ini infrastruktur pelabuhan mulai dibangun. Targetnya, tahap pertama pelabuhan ini sudah tuntas beroperasi pada awal tahun 2015. Adapun pembangunan pelabuhan ini akan dibagi dalam dua tahap alias berkala.

Tahap pertama meliputi pelabuhan untuk menerima kapal yang mengirim mesin industri. Tujuannya untuk menunjang pembangunan kawasan industri JIIPE. Sedangkan pembangunan pelabuhan tahap kedua meliputi pembangunan dermaga untuk mengirimkan barang yang dihasilkan kawasan industri.

Artinya pada tahap ini aktivitas bongkar dan muat barang ke kapal, baik pengiriman maupun penerimaan sudah bisa berjalan. Tahap kedua ditargetkan selesai dan berjalan akhir tahun 2016. "Kami ingin menjadikan JIIPE sebagai jalur distribusi Asia Pasifik," katanya.

Saat ini pelaksana proyek tengah mengejar penyelesaian pelabuhan tahap pertama agar target pengoperasian di awal 2015, bisa berjalan. Sebab periode ini mesin-mesin yang akan dipasang untuk pabrik di kawasan industri diperkirakan mulai berdatangan. "Agar barang yang dibutuhkan industri bisa hemat ongkos logistik karena pengiriman langsung menuju ke kawasan yang sama," ungkapnya.

Sebagai gambaran, total lahan di kawasan JIIPE sekitar 2.933 hektare (ha). Perinciannya kawasan pelabuhan memiliki luas sekitar 406 (ha), sedangkan untuk kawasan industri mencapai 2.526 ha. Dari kawasan industri ini, akan terbagi menjadi dua, kawasan industri sekitar 1.761 ha dan residensial seluas 766 ha.(Evan)

Semen Indonesia Jadikan Kantor Eks Semen Gresik Sebagai Kantor Pusat

Gresiknews1,Gresik - PT Semen Indonesia Tbk akan menjadikan eks kantor PT Semen Gresik di Jalan Veteran Gresik sebagai kantor pusatnya. Sementara kantor PT Semen Gresik akan dipindahkan ke Tuban yang lokasinya berdekatan dengan operasional pabrik Tuban.

Dirut PT Semen Indonesia Tbk, Dwi Sutjipto, mengatakan pemindahan kantor Semen Gresik ke Tuban ini rencananya akan mulai dilakukan Jumat (8/8). Pada saat sama, eks kantor Semen Gresik akan dijadikan kantor pusat holding PT Semen Indonesia Tbk. "Setelah resmi dioperasionalkan semua kegiatan usaha dan administrasi Semen Gresik tak lagi di Gresik, melainkan di Tuban" ujarnya di sela acara Halal Bihalal di Gresik Rabu (6/8).

Lebih lanjut Dwi menjelaskan, pemanfaatan kantor eks Semen Gresik di Gresik sebagai kantor holding PT Semen Indonesia Tbk akan mendukung berbagai langkah strategis ke depan. Setidaknya kantor itu akan menjadi tempat kebutuhan bersama yang bersifat strategis terutama terkait dengan kebijakan pemasaran, riset SDM dan kontrol kualitas. Kantor itu juga akan digunakan merancang bisnis ke depan.

"Karena ke depan, kami tak hanya menaruh perhatian pasa masalah hulu, tapi juga industri hilir bidang persemenan. Kami punya kemampuan baik itu di bisnis hulu maupun hilir. Khusus hilir kami siap mengembangkan kendati masih dalam tahap kajian," tuturnya.

Menurut Dwi, selain sebagai kantor pusat holding PT Semen Indonesia, eks kantor Semen Gresik yang memiliki 8 lantai ini juga bisa dimanfaatkan oleh masyarakat atau perusahaan lain agar tidak terjadi kekosongan."Kalau ada perusahaan maupun masyarakat yang berminat menyewa untuk perkantoran silakan saja," katanya.

Dwi menambahkan, ke depan Semen Indonesia akan terus menjaga kontinuitas bisnis dengan melakukan ekspansi secara terukur di berbagai wilayah potensi pasar. Diantaranya, di luar negeri dan dalam negeri. Salah satu contohnya adalah perseroan tengah membangun pabrik di Rembang (Jateng), dan Padang (Sumbar). Saat ini, desain kapasitas semua pabrik perseroan adalah 31,8 juta ton. Dengan ekspansi berkelanjutan, desain kapasitas ditargetan mencapai 40,8 juta ton dalam tiga tahun ke depan.

Selama semester pertama 2014, Semen Indonesia membukukan laba bersih Rp 2,78 triliun, meningkat 8,61% dibanding periode yang sama tahun sebelumnya sebesar Rp2,56 triliun. Sedangkan dari sisi pendapatan, Semen Indonesia juga membukukan pendapatan sebesar Rp12,88 triliun, meningkat 12,8% dibanding tahun lalu sebesar Rp11,42 triliun.(Arb)

Mulai 6 Agustus, Premium Tak Dijual di SPBU Jalan Tol

Gresiknews1,Jakarta - Pemerintah akan mulai membatasi konsumsi BBM di sejumlah wilayah Indonesia per 1 Agustus. BBM jenis premium akan ditiadakan di SPBU di jalan tol.

"Per 1 Agustus menghapus layanan minyak solar di wilayah Jakarta Pusat. Kemudian pada 6 Agustus, dengan koordinasi bersama Pemda (SKPD), volume minyak solar untuk nelayan bisa ditekan sebesar 20 persen. Sejalan dengan itu, pada 6 Agustus, layanan premium di tol juga dihilangkan," kata perwakilan Komite Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi (BPH Migas), Ibrahim Hasyim, Kamis (31/7).

Ibrahim mengatakan, sejumlah pengendalian diterapkan pemerintah untuk menjaga agar kuota BBM bersubsidi tidak jebol pada tahun ini.

"Pengendalian merupakan respons dari penetapan kuota BBM bersubsidi dalam APBN-P 2014 yang turun dari 48 juta kiloliter (KL) menjadi 46 juta KL," lanjut Ibrahim.

Sebagaimana diketahui, APBN-P 2014 sudah "menggembok" bahwa volume BBM bersubsidi tidak boleh lebih dari kuota. Oleh karena itu, dalam rangka pengendalian, BPH Migas juga telah merevisi kuota kabupaten/kota.

Ibrahim menegaskan, surat edaran yang menjadi payung hukum terkait hal ini telah disampaikan kepada badan usaha dan instansi terkait dan sudah melalui pembahasan intensif dengan Kementerian ESDM, Kementerian Keuangan, dan Pertamina.

"Apabila ada badan usaha menjual minyak solar dan premium melebihi dari 46 juta kiloliter, maka subsidinya tidak akan dibayarkan pemerintah," sebut Ibrahim.(Evan)

Wedani, Desa Sarung Tenun di Gresik

Gresiknews1,Gresik - Tak salah bila Gresik dikenal dengan sebutan kota santri. Selain sebagai pusat penghasil songkok, Gresik juga merupakan penghasil sarung tenun yang menjadi simbol identitas kaum santri.

DI kota ini, selain banyak berdiri perusahaan sarung tenun besar yang menggunakan alat tenun mesin (ATM) semacam PT Behaestex, juga banyak dijumpai indutri rumah tangga (home industry) sarung tenun dengan alat tenun bukan mesin (ATBM). Tentunya pengerjaannya masih dilakukan secara tradisional. Meskipun pengerjaannya tradisional, mutu sarung tenun yang dihasilkan tidak kalah bahkan lebih baik bila dibandingkan dengan sarung tenun produk mesin (ATM).

Harga sarung tenun tradisional harganya jauh lebih mahal dibanding dengan sarun tenun ATM. Tidak hanya dari segi mutu, corak serta motif yang lebih bernuansa alam tampaknya menjadikan pesona tersendiri bagi para konsumennya sehingga banyak yang rela merogoh kantongnya untuk membeli dengan harga yang mahal.

Di Kabupaten Gresik, sentra penghasil sarung tenun tradisional ini banyak tersebar di Kecamatan Cerme dan Benjeng. Ada yang merupakan cabang usaha (binaan) dari perusahaan sarung tenun besar semacam PT Behaestex seperti yang terletak di Desa Ngembung dan Dungus, Kecamatan Cerme. Ada juga yang merupakan usaha mandiri keluarga yang banyak dijumpai di Desa Wedani, Kecamatan Cerme. Di Desa Wedani ini, tak kurang dari 25 unit usaha keluarga (home industry) sarung tenun tradisional, baik yang berskala kecil (± 10 orang tenaga kerja) sampai skala yang agak besar (± 100 orang tenaga kerja).

Pembuatan sarung tenun tradisional ini membutuhkan keterampilan tersendiri. Namun, bagi penduduk Desa Wedani keterampilan seperti ini tidak memerlukan pendidikan khusus karena dipelajari secara turun-temurun. Bahan yang dibutuhkan untuk pembuatan sarung tenun ini terdiri atas dua bahan pokok, yaitu benang dan bahan pewarna.

Untuk benang terdiri dari dua macam (ukuran). Yaitu benang boom (ukuran 210) sebagai bahan dasar dan benang yang dipakai untuk bahan corak (pakan) berukuran lebih besar, yaitu 140. Sedangkan pewarna berupa pewarna sintetis khusus untuk pewarna kain (benang).

Proses pembuatan sarung tenun ini diawali dari proses pencucian benang baik benang boom maupun benang pakan sehingga dihasilkan benang yang benar-benar putih. Kemudian, benang boom dicelup dalam larutan pewarna sintetis dalam kondisi panas (dimasak). Karena digunakan sebagai bahan dasar, maka warna benang disesuaikan dengan warna dominan kain sarung yang akan dihasilkan. Sedangkan benang pakan belum diwarna karena akan dimotif terlebih dahulu.

Selanjutnya benang boom dikeringkan dan di’kloos’ (digulung). Untuk membuat motif, benang pakan di- ‘medang’, pada kayu berukuran 50×50 cm, kemudian motifnya digambar dengan pensil dan diwarna. Pekerjaan ‘ngkloos’ dan ‘medang’ ini dilakukan secara terpisah pada waktu yang bersamaan.

Sesudah dilakukan ‘kloos’ pada benang boom, maka benang di-’skir’, yaitu disusun berdasarkan motif dasar yang dikehendaki. Kumpulan benang hasil ‘skiran’ tadi kemudian digulung kembali menggunakan alat bantu yang dinamakan ‘boom’.

Makanya, benang untuk bahan dasar tadi lebih dikenal dengan nama benang ‘boom’ , karena digulung dengan alat yang bantu bernama ‘boom’. Satu gulungan ‘boom’ bisa menghasilkan 21-25 lembar sarung dengan jumlah serat benang per lembar sarung ±1.950 benang.

Pada saat proses ‘skir’ dilakukan, benang yang sudah di-”medang” tadi dicelup dalam larutan pewarna yang warnanya sama dengan warna dasar. Agar motifnya tidak ikut terwarnai saat dilakukan pencelupan, maka pada motif yang sudah diwarna saat di-‘medang’ diikat dengan tali rafia.

Sesudah selesai tahapan pekerjaan pada benang boom maupun benang pakan, maka selanjutnya benang-benang tersebut disusun pada alat tenun. Kemudian dilakukan penenunan dengan motif yang berbeda-beda. Untuk satu orang pekerja tenun, bisa menghasilkan 1,5 lembar sarung setiap hari. Rata-rata mereka menerima upah sejumlah Rp 17.500 s/d Rp 21.000 untuk tiap lembar sarung. Sehingga penghasilan yang diperoleh para penenun ini berkisar Rp 26.000 s/d Rp 35.000 per hari dengan jam kerja antara pukul 08.00 WIB s/d pukul 17.00 WIB.

Berdasarkan penuturan Siti Fathonah, pemilik salah satu unit usaha pembuatan sarung tenun di Desa Wedani, usaha yang sudah dilakukan sejak 1976 ini dalam kondisi normal memiliki omzet produksi rata-rata 10 kodi atau 200 lembar sarung perminggu. Berarti dalam satu bulan sekitar 40 kodi atau 800 lembar sarung.

Bila harga jual per lembar sarung sekitar Rp 100.000 s/d Rp 125.000, maka dalam satu bulan bisa dihasilkan pemasukan kotor sebesar Rp 80.000.000 s/d Rp 80.000.000. Artinya, Fathonah bisa memperoleh keuntungan bersih sekitar Rp 20.000.000 s/d Rp 30.000.000 per bulan.

Dari hasil tenun sarung ini pula, keluarga Fathonah dengan suaminya Tasripin mampu mengantarkan anak sulungnya menjadi dokter. Sedangkan satu anaknya yang lain saat ini sebagai mahasiswa salah satu perguruan tinggi negeri ternama di Kota Malang.(Evan)

Pandemi Belum juga Sirna, NH Zakatkita Bagikan Beras 100 Ton untuk Masyarakat Prasejahtera

GRESIK,  gresiknews1.com  -  Motto Berani Mengungkap Membantu Yang Belum Terungkap.  Pandemi Covid-19 yang hingga kini belum juga sirna, kia...