Tampilkan postingan dengan label pemkab. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label pemkab. Tampilkan semua postingan

Sumpah Janji 252 Pegawai ASN Gresik Mengabdi, Berbakti Untuk NKRI




GRESIK,(gresiknews1.com) - Saat mengambil sumpah dan janji 252 Pegawai Aparat Sipil Negara (ASN), Bupati Gresik, Dr. Sambari Halim Radianto mengingatkan agar semuanya mengikuti ucapan sumpah dan janji yang dibacakan.

"Saya masih melihat ada Pegawai ASN yang hanya diam, atau sekedar menggerakkan bibir. Saya berharap agar selain diucapkan, sumpah ini agar di camkan dalam hati dan ada niat untuk melaksanakan dengan sungguh-sungguh. Sumpah yang kita ucapkan ini mengandung makna bahwa kita bersama berjanji, mengabdi dan berbakti kepada Negara Kesatuan Republik Indonesia" tegasnya saat membacakan sambutan.

Ada 252 Pegawai ASN yang mengikuti sumpah dan janji. Mereka adalah 129 Pegawai golongan IV, 101 Pegawai Golongan III dan 22 Pegawai Golongan II. Selain Pegawai yang melaksanakan sumpah janji, acara yang dilaksanakan pada Senin (17/4) di Ruang Mandala Bakti Praja juga diikuti oleh seluruh Kepala Organisasi Perangkat Daerah Pemkab Gresik. Saat itu Bupati didampingi Wakil Bupati Dr. Mohammad Qosim serta Sekda Gresik Djoko Sulistiohadi.

Kepada Pegawai ASN yang disumpah, Bupati kembali mengingatkan agar melayani dengan ikhlas dan tidak mengharapkan imbalan apapun. "Saya sudah merekomendasikan kepada Inspektorat dan BKD serta baperjakat agar Pegawai ASN yang telah melakukan pelanggaran tetap diproses. Tunggu saja sangsinya, saya tidak main-main" tegas Sambari.


Sementara Sekda Gresik melalui kabag Humas dan Protokol Suyono mengatakan, jumlah Pegawai ASN yang disumpah kali ini lebih banyak dari golongan IV. Mereka kebanyakan adalah para guru. "Mungkin saja mereka memang belum pernah melaksanakan sumpah janji atau mungkin mereka sudah melaksanakan tapi tapi dokumen sumpah dan janjinya hilang" katanya.ARZ

PEMKAB GRESIK PERINGATI HARI ULANG TAHUN DENGAN ISTIGHOSAH DAN DOA BERSAMA


GRESIK,(gresiknews1.com) - Hari Ulang Tahun Pemerintah Kabupaten (pemkab) Gresik yang ke 43 dan Hari Jadi Kota Gresik yang ke 530 diperingati dengan berbagai kegiatan semarak dan menarik. Tak hanya diisi dengan kegiatan hiburan rakyat, namun juga diadakan kegiatan yang bertajub religi yakni istighosah dan doa bersama.

Kegiatan yang berbau keagamaan tersebut merupakan bentuk ungkapan rasa syukur atas keberhasilan dan capaian yang diraih oleh pemerintah kabupaten Gresik serta terciptanya situasi yang kondusif selama ini. Oleh sebab itu pemkab Gresik melakukan istighosah dan doa bersama di Halaman Kantor Bupati Gresik, Jumat (31/03/2017).

Kegiatan tersebut dihadiri langsung oleh Bupati Gresik Dr. H. Sambari Halim Radianto, Wakil Bupati Dr. H. Moh. Qosim, para pejabat dan karyawan di lingkungan pemkab Gresik serta jajaran Forkopimda, istighosah kubro tersebut juga diikuti oleh ribuan masyarakat dari berbagai kalangan.

Istighosah Kubro tersebut menurut Bupati Sambari adalah ungkapan rasa syukur atas keberhasilan pembangunan prestasi yang diraih oleh pemerintah kabupaten Gresik yang diiringi dengan situasi yang kondusif, sehingga berdampak positif bagi kehidupan perekonomian dan kesejahteraan masyarakat kabupaten Gresik.

“Pembangunan di kabupaten Gresik akan berhasil dengan baik bila dibantu oleh semua pihak, baik dari unsur pemerintahan itu sendiri, doa dan dukungan ulama serta masyarakat dan semua elemen yang ada di kabupaten Gresik. Dan harus disertai dengan Sumber Daya Manusia yang handal, terutama akhlak yang mulia mengingat Gresik adalah kota wali dan kota santri,” Kata Bupati Sambari saat memberikan sambutan.

Wakil Bupati Dr. H. Moh. Qosim saat mendampingi Bupati menjelaskan bahwa melalui kegiatan istighosah ini juga memohon doa restu para Tokoh Masyarakat, ulama / tokoh agama untuk mendoakan agar Pemerintah Kabupaten Gresik mampu memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat Gresik.

“Melalui kegiatan ini, kami ingin menjadikan momentum untuk saling mendoakan agar kedepan kegiatan di pemerintah kabupaten Gresik terutama dalam memberikan pelayanan terhadap masyarakat dapat semakin maksimal seperti apa yang diharapkan,” ujar Wabup Qosim.

Kabag Humas dan Protokol pemkab Gresik menuturkan bahwa selain mengadakan istighosah dan doa bersama, pemkab Gresik juga memberikan santunan kepada anak yatim serta memberikan tali asih kepada 750 Khufad yang ada di kabupaten Gresik. “Hal tersebut merupakan wujud kepedulian pemerintah kabupaten Gresik kepada masyarakat. Dan upaya mewujudkan kehadiran pemerintah kabupaten Gresik di tengah masyarakat,” pungkas Suyono. ARZ Team

BUPATI GRESIK HADIRI PUNCAK HPN 2017


GRESIK,(gresiknews1.com) - Pemerintah kabupaten (pemkab) Gresik mendukung kegiatan Peringatan Hari Pers Nasional (HPN) 2017 yang dilaksanakan dengan berbagai kegiatan sejak beberapa waktu yang lalu.

Dan pada hari ini, Kamis (30/3/2017) telah dilaksanakan puncak HPN yang di selenggarakan di Balai Wartawan jalan Basuki Rahmad Gresik.

Pada kesempatan itu dihadiri oleh Bupati Gresik Dr. H. Sambari Halim Radianto didampingi sejumlah kepala OPD termasuk Kabag Humas dan Protokol Pemkab Gresik Suyono.

Tak hanya pejabat pemkab Gresik saja, namun Wakil Gubernur Jawa Timur Syaifullah Yusuf juga hadir bersama pejabat pemkab Gresik.

“Kami mewakili pemerintah kabupaten Gresik dan segenap masyarakat Gresik mengucapkan selamat HPN. Semoga insan Pers selalu meningkatkan kegiatan yang bersentuhan langsung dengan masyarakat. Serta menjadi pers yang berperan aktif dalam pembangunan kabupaten Gresik,” ujar Bupati Sambari, Kamis (30/03/2017).

Beliau juga mengatakan bahwa kinerja jurnalis harus ditingkatkan agar bisA memberikan informasi yang membangun. Baik ke pemda dan masyarakat secara umum.

“Jurnalis atau yang akrab disebut sebagai wartawan juga diharapkan mampu meningkatkan kinerjanya sebagai penyalur informasi kepada masyarakat. Segala bentuk kritikan yang sifatnya membangun tentu dengan senang hati kami terima demi terciptanya kemajuan dan keberhasilan pembangunan di kabupaten Gresik,” imbuhnya.

Kabag Humas dan Protokol pemkab Gresik Suyono juga mengatakan bahwa segala bentuk kegiatan yang positif memang harus didukung, yang penting tidak bertentangan dengan hukum dan tidak meresahkan masyarakat. “Semua kegiatan yang arahnya positif perlu kita dukung bersama. Kegiatan Hari Pers Nasional ini sangat baik,” pungkas Suyono. ARZ Team

Bupati Sambari Targetkan PDRB 2021 Sebesar Rp. 83 Triliun


GRESIK, (gresiknews1.com) - Bupati Gresik Dr. Sambari Halim Radianto mentargetkan saat mengakhiri masa jabatannya nanti pada 2021, Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) Gresik mencapai Rp. 83 triliun. Pernyataan Bupati Sambari tersebut disampaikan saat membuka Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Gresik tahun 2018 yang berlangsung di Ruang Mandala Bakti Praja, Rabu (29/3).

“Saat awal saya menjabat dahulu tahun 2010, PDRB Gresik hanya tujuh trilyun setahun. Pada tahun 2015 PDRB kita mencapai dua puluh tiga trilyun. Sesuai itung-itungan perkiraan kita pada tahun 2021 PDRB kita akan meningkat sampai delapan puluh tiga triliun. Nilai tersebut disumbang oleh bidang manufaktur yaitu sebesar empat puluh Sembilan persen.” katanya di depan para undangan.

Saat ini di wilayah Kabupaten Gresik tercatat ada 6000 lebih industry dan 53 diantaranya adalah termasuk industri besar. Dari jumlah itu ada sekitar 1383 Industri yang berorientasi ekspor. “Mereka telah berhasil secara intens melakukan ekspor hasil produksinya. Dengan demikian manufaktur di Gresik telah berhasil menyumbangkan devisa untuk negara” tambahnya bangga.

Pada Musrenbang kali ini peserta membahas Rencana Kerja Pemerintah Daerah tahun 2018. Acara ini dihadiri oleh sekitar 300 orang peserta. Mereka terdiri dari Seluruh elemen mulai dari Jajaran pemerintah Daerah, Anggota legislative, berbagai elemen masyarakat mulai dari LSM, Pers, perwakilan dari organisasi masyarakat, Perguruan tinggi, Pengusaha, perwakilan dari berbagai Perusahaan yang ada di Gresik.

Menurut Kepala Bappeda Kabupaten Gresik, Tugas Husni Syarwanto melalui kabag Humas dan Protokol Suyono. Ada 6 skala Prioritas pembangunan yang dibahas yaitu rancangan RKPD tahun 2018 yaitu Penguatan atribusi layanan dasar kesehatan dan pendidikan. Pembangunan yang berwawasan lingkungan dengan ketersediaan air minum layak, pengentasan kawasan kumuh, pelayanan sanitasi dasar, konektivitas daerah, permukiman inklusif dan pengendalian banjir.


Kemandirian ekonomi dan ketahanan pangan. Peningkatan kesejahteraan social melalui penanggulangan kemiskinan, pengembangan tenaga kerja, kondusifitas daerah, penegakan HAM, dan pengarustamaan gender. Peningkatan pelayanan public dan kualitas data pembangunan didukung sistim inovasi daerah. Kemandirian Desa. ARZ team

BUPATI DAN RATUSAN MASYARAKAT IKUT DEKLARASI MASYARAKAT ANTI HOAX

GRESIK,(gresiknews1.com) - Maraknya persebaran informasi berbau fitnah, hasutan ‘Hoax’ di media social membuat resah berbagai kalangan masyarakat. Berangkat dari situ, diadakan deklarasi masyarakat anti Hoax dan kabupaten Gresik ikut ambil bagian dalam deklarasi tersebut.

Bupati Gresik Dr. H. Sambari Halim Radianto bersama jajaran forkopimda serta masyarakat hadir bersama sejumlah tokoh nasional yakni, Karopenmas DivHumas Mabes Polri Brigjen Pol. Drs. Rikwanto, Staf ahli Menteri Kominfo sekaligus guru besar Unair Henri Subiakto, Direktur Pengawasan & Keimigrasian Hekemkum dan HAM Zaeroji dan sejumlah tokoh lainnya yang dilaksanakan di Graha Sarana Petrokimia Gresik, Rabu (29/03/2017).

Bupati Sambari mengatakan, deklarasi itu penting untuk mengingatkan masyarakat agar lebih selektif dalam mengkonsumsi infomasi.

“Secara Nasional, terjadi permasalahan dis-informasi yang menyebabkan perpecahan di lingkungan keluarga, masyarakat hanya gara-gara informasi beredar luas lewat digital,” ucap Orang nomor satu di Gresik itu.

Beliau juga mengatakan bahwa atas kerjasama pemerintah, masyarakat, unsur TNI, Polri dan forkopimda lainnya, kabupaten Gresik yang menjadi jujukan para investor saat ini terbilang kondusif. Oleh sebab itu, Bupati menghimbau kepada semua masyarakat untuk tidak mudah menerima informasi yang memicu keresahan.

“Kita harus jadi pembaca yang cerdas berita, harus dilihat dan dicek kebenarannya. Kalau menimbulkan keresahan dan tidak terbukti kebenarannya, bisa dikatakan itu hoax. Bila informasi tersebut dapat memicu terjadinya konflik, segera laporkan kepada pihak yang berwajib,” himbaunya.

Disisi lain, Bupati Sambari dinobatkan sebagai penerima penghargaan Giri Pancasuar Award 2017 atas prestasi dan inovasi dalam peningkatan investasi di kabupaten Gresik. “Sekali lagi ini merupakan kerjasama semua pihak termasuk masyarakat kabupaten Gresik, kami sangat bersyukur atas penghargaan yang kami terima saat ini,” ucap Bupati Sambari.

Usai deklarasi, para tokoh tersebut menandatangani piagam masyarakat anti Hoax serta mensosialisasikan bahaya penyebaran Hoax yang mengancam keutuhan bangsa dan cara menangkal persebaran informasi yang tidak bertanggung jawab melalui acara yang dikemas melalui Bincang Tokoh Nasional. ARZ TEAM

BUPATI GOWES BARENG RIBUAN MASYARAKAT DAN MELAUNCHING KOMUNITAS SEPEDA BERNAMA SQ-BC


GRESIK,(gresiknews1.com) - Bupati Gresik Dr. H. Sambari Halim Radianto bersama Wakil Bupati Dr. H. Moh. Qosim, para kepala OPD dan sejumlah unsur Forkopimda melakukan gowes bareng ribuan masyarakat dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gresik yang ke 43 dan Hari Jadi Kota Gresik yang ke 530 pagi tadi, Minggu (26/03/2017).

Tak kurang dari 8 ribu orang berbaur menjadi satu di halaman Gelora Joko Samudro dan melibatkan setidaknya seratus komunitas sepeda onthel dan masyarakat di kabupaten Gresik. Tak hanya warga Gresik yang antusias dengan gowes pagi tadi, namun terlihat sejumlah club sepeda dari luar kabupaten Gresik yang tak kalah antusias memeriahkan gowes bareng tersebut.

Dalam kesempatan itu pula, Bupati Sambari didampingi Wakil Bupati Moh. Qosim disaksikan masyarakat juga me-launchingclub sepeda yang diberi nama SQ-BC (Sambari-Qosim Bicycle Club) dan dikomandani oleh Kapolres Gresik AKBP. Borowindu Danandito.

Dalam sambutannya, Bupati Sambari sangat mengapresiasi antusias masyarakat yang telah berbondong-bondong untuk mengikuti gowes bareng tersebut sejak pagi.

Beliau mengatakan bahwa gowes bareng ini juga untuk menggugah kesadaran masyarakat khususnya masyarakat di kabupaten Gresik terutama generasi muda dalam menjaga kesehatan.

“Kami berharap dengan kegiatan ini, masyarakat semakin sadar akan kesehatan. Baik kesehatan batin maupun dhahir. Sehingga diharapkan, generasi muda mampu membangun bangsa ini. Dalam raga yang sehat, pasti terdapat jiwa yang sehat pula,” ujar Bupati Sambari sebelum melepas ribuan peserta gowes.

Orang nomer satu di Gresik itu juga menyatakan bahwa di era yang modern ini, bahaya narkoba semakin merajalela. Oleh sebab itu, Bupati Sambari menyatakan narkoba harus diperangi sampai ke akar-akarnya. “Stop narkoba, tingkatkan prestasi. Karena generasi muda yang mampu membangun bangsa adalah generasi muda yang bebas narkoba,” tegasnya.

Wakil Bupati Dr. H. Moh. Qosim berharap kepada masyarakat bahwa untuk menggapai kesehatan, perlu usaha dan kemauan yang tinggi. “Jadi tidak hanya mengikuti kegiatan seperti ini saja, namun kegiatan bersepeda perlu digalakkan setiap pagi sebelum memulai aktifitas. Dengan begitu kebugaran dan kesehatan tubuh kita dapat terhjaga,” kata Wabup Qosim.

Wabup menambahkan bahwa pemkab Gresik melalui kegiatan gowes bareng kali ini telah menyiapkan berbagai doorprice menarik seperti sepeda gunung, lemari es, mesin cuci. Dan hadiah utama adalah satu unit sepeda motor.

Kabag Humas dan protokol pemkab Gresik Suyono menuturkan bahwa ribuan peserta gowe tersebut melewati rute sejauh kurang lebih 10 kilometer. “Start dimulai dari halaman Gelora Joko Samudro, lanjut ke jalan Mayjen Sungkono hingga perempatan Kebomas, lurus menuju jalan Dr. Soetomo, belok kanan menuju jalan Jaksa Agung Soeprapto, belok kanan menuju jalan Panglima Sudirman dan kembali ke jalan Veteran hingga finish di Halaman Gelora Joko Samudro,” papar Suyono. ARZ team

Pemkab Gresik Terima Hibah Barang Sitaan Bea Cukai Gresik


GRESIK, (gresiknews1.com) - Selain dimusnahkan dengan cara dibakar, hasil penindakan kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea dan Cukai tipe Madya Pabean B Gresik tahun 2015-2016 juga dihibahkan ke Dinas Sosial Gresik.

Adapun barang-barang yang dimusnahkan dengan cara dibakar yaitu sebanyak 1,1 juta batang rokok, 30 handy talkie, 3 karton bantal, hanger baju dan sprei senilai Rp. 1 miliar. Sedangkan baranglain berupa karpet sebanyak 84 lembar, kapak 932 buahdan 3 unit berbagai mesin diserahkan kepada Dinas Sosial Gresik untuk dimanfaatkan untuk masyarakat yang membutuhkan.

Pemusnahan pembakaran tersebut dan penyerahan hibah barang sitaan tersebut dilakukan dalam sebuah acara yang berlangsung di halaman kantornya di Jalan Jaksa Agung Suprapto Gresik, Kamis (23/3). Selain Wakil Bupati Gresik, tampak hadir perwakilan dari Forkupimda Gresik, Kepala Dinas Sosial Gresik Sentot Supriyohadi, Kepala Kanwil DJBC Jawa Timur I Decy Arifinsyah.

Wakil Bupati Gresik Dr. Mohammad Qosim turut menjadi saksi penyerahan hibah barang serta pembakaran di kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea dan Cukai tipe Madya Pabean B Gresik. Dalam sambutannya Wabup Qosim menyampaikan rasa terima kasih atas penyerahan sejumlah barang sitaan tersebut. “Meski ini untuk yang pertama kalinya, kami selaku pemerintah daerah merasa bahagia atas penyerahan barang sitaan ini. Kami yakin barang-barang ini akan bisa dimanfaatkan untuk kesejahteraan masyarakat Gresik” katanya.

“Akan ada sejumlah anak-anak yatim piatu di panti asuhan yang sangat membutuhkan dan akan senang memanfaatkan barang-barang ini. Atau sejumlah mushollah yang ada di desa-desa akan menikmati manfaat barang-barang hasil sitaan ini. Kalau perlu hibah barang ini juga akan kami kirimkan ke beberapa mushollah yang ada di Pulau Bawean”, ujar Qosim.

Kepala kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea dan Cukai tipe Madya Pabean B Gresik Indra Gautama Sukiman kepada kabag Humas Suyono mengatakan, dari total barang yang dimusnahkan ini senilai Rp. 1 milyar. “Dari sejumlah barang yang dimusnahkan tersebut terdapat kerugian negara sebesar tiga ratus lima puluh juta rupiah” ungkapnya.

Sesuai harapan Wabup Qosim agar ada hibah lagi barang sitaan dari kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea dan Cukai tipe Madya Pabean B Gresik, Indra Gautama Sukiman menyatakan akan mengupayakan. “Terkait hibah barang sitaan kami tidak keberatan, tentunya sesuai prosedur yang berlaku yaitu harus ada izin persetujuan dari KPKNL” tandasnya.



Sementara Kepala Kanwil DJBC Jawa Timur I Decy Arifinsyah yang hadir pada kesempatan itu mengatakan bahwa pungutan pajak dan cukai tahun 2016 di wilayahnya yaitu Jawa Timur I mencapai Rp. 49 trilyun. Sedangkan total pungutan Jawa Timur I dan II mencapai Rp. 77 trilyun “Jumlah ini adalah yang terbesar di Indonesia”, ungkapnya. Arz team

Menganggap Saudara, Wabup Pakpak Bharat Sumut mengalungkan Ulos


GRESIK,(gresiknews1.com) - Terkesan dengan penerimaan Bupati, Wakil Bupati Pakpak Bharat Sumatera Utara, Maju Ilyas Padang meminta agar Bupati Gresik, Dr. Sambari Halim Radianto bersedia dikalungi ulos yaitu selendang khas dari Sumatera Utara.

Pengalungan ini sekaligus penobatan Bupati Gresik sebagai saudara dekat masyarakat Pakpak Bharat. “Semoga dengan pengalungan ulos ini, Bapak Sambari bisa terkenang dengan saudaranya di Pakpak Bharat dan sudi berkunjung ke Wilayah kami” pinta Maju Ilyas Padang yang diamine oleh semua anggota rombongan termasuk Ketua DPRD Pakpak Bharat, Sonny P. Brutu.

Bupati Sambari menerima kunjungan kerja Rombongan Pemerintahan Kabupaten Pakpak Bharat Propinsi Sumatera Utara di Ruang Puteri Cempo (23/3) kantor Bupati Gresik.

Tampaknya pombongan yang dipimpin Wakil Bupati Pakpak Bharat Sumatera Utara, Maju Ilyas Padang sangat bangga karena bisa diterima langsung Bupati. “Biasanya kalau di daerah lain, kami hanya di terima oleh asisten atau Pejabat di bawah Bupati. Tapi di Gresik ini kami diterima langsung Bupati lengkap beserta Sekda dan Pejabat pimpinan Organisasi Perangkat Daerah”, katanya.

Ditambahkan oleh Wabup Pakpak Bharat, bahwa kunjungannya ke Gresik ini ingin belajar kepada Bupati bagaimana mengelola Pemerintahan sekaligus belajar untuk menarik investor. “Wilayah kami sangat luas dan sebagian besar adalah hutan lindung” katanya kepada Sambari yang Saat itu didampingi oleh Sekda Gresik Djoko Sulistiohadi beserta jajaran Pejabat yang lain.

Beberapa hal lain juga ditanyakan oleh Kabupaten yang berdiri sejak 13 tahun yang lalu itu. “Kami juga ingin belajar banyak tentang pengolahan perikanan baik perikanan tangkap maupun perikanan budidaya” tambah beberapa pejabat asal Pakpak Bharat tersebut.

Setelah Bupati beserta Kepala OPD yang lain menjelaskan tentang berbagai hal yang ditanyakan, maka anggota rombongan yang terdiri dari Wakil Bupati, Kepala OPD, Ketua DPRD beserta anggota DPRD yang lain meminta berbagai Salinan perundangan terkait program yang ditanyakan. “Kami akan mengetrapkan ilmu yang kami peroleh disini ke daerah kami. Sebagai Kabupaten baru, kami juga ingin bisa lebih cepat maju” ungkap Sonny P Brutu Ketua DPRD Pakpak Bharat dari Fraksi democrat. Arz team

PESAN BUPATI, PETUGAS PEMADAM KEBAKARAN HARUS SIAGA 24 JAM


GRESIK,(gresiknews1.com) - Bupati Gresik Dr. H. Sambari Halim Radianto berharap personel Pemadam Kebakaran (Damkar) kabupaten Gresik senantiasa siaga 24 jam.

Hal tersebut disampaikan Bupati Sambari dalam upacara memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-98 Pemadam Kebakaran di halaman kantor Bupati Gresik, Kamis (23/03/2017).

“Saya berharap kepada seluruh satuan Pemadam Kebakaran (Damkar) untuk selalu siaga, tidak lengah, cepat dan tanggap dalam mengemban tugas,” pesan Bupati Sambari dihadapan para petugas Damkar.

Menurutnya, petugas pemadam harus memberikan layanan kepada masyarakat serta merealisasikan tugas pokok dan fungsi pemadam kebakaran yang dikenal dengan Panca Dharma. Berupa pencegahan dan pengendalian kebakaran, pemadaman kebakaran, penyelamatan, pemberdayaan masyarakat dan penanganan kebakaran Bahan berbahaya dan beracun.

Jika ditemukan tanda-tanda kebakaran, Bupati menghimbau untuk segera melakukan tindakan darurat serta sesegera mungkin lapor kepada kepala desa setempat dan segera melaporkan kepada pihak terkait yakni Pemadam Kebakaran.

Selain itu, di Hari Ulang Tahunnya ke-98, Damkar mengusung tema ‘PANTANG MENYERAH SEBELUM API PADAM WALAUPUN NYAWA TARUHANNYA’. Bupati Sambari juga menyampaikan bahwa petugas pemadam kebakaran dikenal dengan sebutan Branweer yang telah melaksanakan perjuangan dan pengorbanan yang dilakukan oleh petugas pemadam kebakaran dalam melakukan perlawanan terhadap kobaran api. Baik di pemukiman penduduk, bangunan gedung public, pabrik/industry, pasar serta tempat-tempat lainnya.

Diakhir sambutannya, orang nomor satu di Gresik tersebut mengucapkan selamat Hari Ulang Tahun kepada Pemadam Kebakaran. “Selamat Hari Ulang Tahun kepada Pemadam Kebakaran yang saat ini genap berusia Sembilan puluh delapan tahun, selalu semangat dalam mengemban tugas dan pantang pulang sebelum api padam,” tegas Bupati Sambari.

Kabag Humas dan Protokol pemkab Gresik Suyono menghimbau kepada semua lapisan masyarakat untuk selalu waspada terhadap bencana, seperti halnya kebakaran.

Pada kesempatan itu juga digelar simulasi penanggulangan bencana kebakaran di hadapan Bupati Gresik, Wakil Bupati Gresik, jajaran forkopimda, para kepala OPD yang dilakukan oleh para petugas pemadam kebakaran. Arz team

BUPATI SAMBARI TERIMA KUNJUNGAN KOMITE II DPD RI


GRESIK, (gresiknews1.com) - Bupati Gresik Dr. H. Sambari Halim Radianto mengatakan bahwa saat ini di kabupaten Gresik masih surplus beras sebanyak 130.000 ton.

Hal tersebut dikatakan Bupati Sambari yang didampingi oleh para kepala dinas terkait di lingkungan pemerintah kabupaten (pemkab) Gresik saat menerima kunjungan kerja Wakil Komite II (dua) DPD RI Ahmad Nawardi bersama sejumlah pengurus HKTI (Himpunan Kerukunan Tani Indonesia) di ruang Graita Eka Praja pagi tadi, Rabu (22/03/2017).

Menurut Nawardi, kunjungannya bersama para anggota HKTI tersebut ingin membahas pembangunan insfrastruktur, pertanian dan industry serta industry pertanian di kabupaten Gresik. “Kami ingin membahas lebih jauh terkait hal tersebut,” kata Nawardi.

Dirinya juga mengatakan bahwa saat ini pemerintahan dibawah kepemimpinan presiden Jokowi, membuat DPD RI semakin bersemangat untuk meningkatkan pangan Nasional khususnya di Wilayah Jawa Timur.

Bupati Sambari mengatakan bahwa pemerintah kabupaten Gresik melakukan peningkatan terhadap produktifitas padi, jagung, kedelai dan tanaman holticultura.

Selain itu, pihaknya juga telah menyiapkan lahan untuk peningkatan produktifitas mangga chokanan yang dibudidayakan dengan teknik penyambungan atau okulasi.

Seperti mangga pada umumnya chokanan akan berbuah pada Oktober-Januari. Namun, karena bersifat genjah (cepat berbuah), chokanan bisa berbuah hingga tiga kali dalam setahun. “Dengan begitu bisa menghasilkan 20 kilogram sekali panen, dari situlah terdapat upaya pemerintah dalam meningkatkan perekonomian masyarakat di kabupaten Gresik,” ujar Bupati. ARZ Team

BUPATI SAMBARI LAKUKAN SIDAK KE PERUSAHAAN DI WILAYAH WRINGINANOM


GRESIK, (gresiknews1.com) - Bupati Gresik Dr. H. Sambari Halim Radianto mewanti-wanti seluruh perusahaan yang beroperasi di Gresik untuk memperhatikan kewajibannya. Seperti masalah perizinan dan pemenuhan hak tenaga kerja. Sebab, Bupati Gresik dan jajarannya saat ini tengah gencar-gencarnya melakukan pengawasan langsung ke sejumlah perusahaan.

Seperti yang dilakukan Bupati didampingi kabag Humas dan Protokol pemkab Gresik Suyono serta sejumlah pimpinan SKPD terkait, Rabu (15/03/2017) siang yang melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke salah satu perusahaan di wilayah Wringinanom, Gresik.

Menurut Bupati, pihaknya ingin melihat sejauh mana perusahaan bisa memenuhi kewajibannya, baik terhadap perda, terhadap lingkungan maupun karyawannya. Sebab, sejauh ini masih banyak laporan Dinas terkait atas kewajiban perusahaan yang belum dipenuhi.

“Kita juga datang ke sini untuk mengetahui proses perizinan perusahaan,” katanya.

Selain itu, Beliau pun menghimbau agar pihak perusahaan dan pemerintah saling bersinergi dalam meningkatkan kualifikasi masyarakat Gresik dengan pembekalan keahlian yang dapat dilakukan dalam kegiatan CSR, seperti pembinaan

Kabag Humas dan Protokol pemkab Gresik Suyono mengatakan bahwa saat ini pak Bupati lebih focus melakukan pemantauan di luar kantor. “Ya seperti halnya sidak seperti ini. Hampir tujuh puluh persen beliau di lapangan untuk melakukan pemantauan dan sisanya di kantor. Terutama yang ada kaitannya dengan kesejahteraan masyarakat, beliau ingin berjalan sesuai dengan apa yang diharapkan,” kata Suyono. Arz team

BUPATI AJAK NOTARIS UNTUK BERIKAN PELAYANAN TERBAIK KEPADA MASYARAKAT


GRESIK, (gresiknews1.com) - Pengurus Daerah Ikatan Notaris Indonesia (INI) Gresik beraudiensi dengan Bupati Gresik Dr. H. Sambari Halim Radianto di ruang kerja Bupati, Kamis (16/03/2017). Pengurus yang beraudiensi antara lain Ketua Farah Nuran Tjinong, Wakil Ketua Raditya, Sekretaris Amir Aditya.
Turut hadir dalam pertemuan tersebut Kepala Bidang Pajak Bumi dan Bangunan, Bea Perolehan Hak Atas Tanah dan Bangunan M. Mukhtar serta Kabag Humas dan Protokol pemkab Gresik Suyono.

Dalam kesempatan itu, Ketua PD INI Gresik Farah Nurani Tjinong menjelaskan maksud dan tujuan melakukan audiensi dengan Bupati Gresik adalah dalam rangka perkenalan dan silaturrahmi sekaligus mem membahas berbagai permasalahan yang dialami oleh para notaris atau PPAT dalam pelaksanaan tugasnya. Selain itu juga untuk menguatkan sinergitas dengan pemerintah Kabupaten Gresik.

Selain itu, dirinya megatakan bahwa dalam pelaksanaan tugasnya sangat dibutuhkan sinergitas dengan pemerintah kabupaten Gresik, terutama dalam kegiatan pengurusan izin penggunaan tanah. Dimana dalam kegiatan tersebut notaris dan PPAT adalah salahs atu stakeholder.

Bupati dalam sambutannya mengatakan bawa pihaknya komit memberikan pelayanan yang terbaik kepada seluruh masyarakat dalam rangka percepatan pelayanan. “Mari kita berikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” ajak Bupati.

Untuk mewujudkan hal tersebut, I.N.I kabupaten Gresik memerlukan kepemimpinan yang visioner, yaitu pemimpin yang memiliki wawasan jauh kedepam, mempunyai kapasitas manajerial yang memadai, mempunyai loyalitas, intergeritas dan dedikasi yang tinggi serta tanggap terhadap dinamika perubahan

Pemkab Gresik juga menyambut baik keberadaan INI di Kabupaten Gresik dalam membantu percepatan pelayanan kepada masyarakat. “Terkait dengan administrasi pengurusan hak atas tanah dan bangunan masyarakat. Pada prinsipnya Pemkab Gresik tidak menginginkan adanya permasalahan dalam kegiatan yang dilaksanakan oleh notaris,” ujar Bupati Sambari. Arz team

Kyai dan Masyarakat Mendukung Berdirinya Kawasan Religi Islamic Centre Gresik


GRESIK, (gresiknews1.com) - Sejumlah Kyai, Anggota Dewan, tokoh masyarakat, Budayawan mendukung berdirinya Kawasan Religi Islamic Centre di alun-alun kota Gresik. Pernyataan mendukung ini disampaikan saat sosialisasi yang berlangsung di Ruang Rapat Puteri Mijil komplek Pendopo Bupati Gresik, Kamis (16/3).

Mereka sangat mendukung setelah melihat penayangan gambar-bambar dua dimensi dari arsitektur bakal bangunan Islamic Centre serta gambar tiga dimensi yang berbentuk animasi tersebut.

Kemegahan gedung Islamic Centre yang terkoneksi dengan Masjid Jami’ Gresik melalui dua jembatan kembar ini tampak sangat megah. Gedung berlantai dua terlihat artistic karena dikelilingi jalan melingkar dengan pagar di kanan kirinya.

“Kami berharap semua proyek Islamic Centre ini bisa rampung total pada tahun 2018” kata Bupati Gresik Sambari Halim Radianto yang didampingi Wakil Bupati Gresik Mohammad Qosim serta Sekda Gresik Djoko Sulistiohadi dan Kepala Dinas Pekerjaan Umum Gresik Bambang Isdianto.

Dari total anggaran bangunan Islamic Centre tersebut direncanakan menelan biaya Rp. 28 Miliar. Pada tahun 2017 anggaran yang disiapkan sebesar Rp. 20 miliar. Sisanya akan diselesaikan pada tahun anggaran 2018. “Kami berharap seluruh bangunan konstruksi selesai semua pada tahun 2017. Dan pada 2018 tinggal beberapa finishing” ujar Bupati.

Keseriusan Bupati Gresik membangun Kawasan Religi Islamic Centre. Menurutnya, selain ini merupakan program unggulan yang sudah dijanjikamn. Program ini bisa memagari masyarakat santri Gresik dari pengaruh budaya luar. “Saya sadar, pengaruh investasi, industry, Pelabuhan international secara tidak langsung dapat mempengaruhi budaya masyarakat Gresik. Cara inilah yang kami upayakan untuk melindungi masyarakat Santri” katanya.

Melihat pemaparan Bupati serta para Konsultan Proyek, Ketua Majelis Ulama (MUI) Kabupaten Gresik, KH. Mansyur Shodiq menyatakan sangat senang dan mendukung. “Saya menginginkan pertemuan ini tak hanya sekali ini saja, tapi ada pertemuan lanjutan dengan para Kyai dan alim ulama di wilayah Gresik” katanya untuk lebih menguatkan kebijakan tersebut.

Ketua MUI serta para Kyai yang hadir juga mengusulkan beberapa hal lain, yaitu agar Kawasan Religi tersebut menghidupkan kembali fungsi sumur bersejarah yang ada di tempat itu. Sementara Kyai yang lain meminta agar Pemerintah memikirkan relokasi PKL.

Mendengar beberapa permintaan tersebut, Bupati siap melaksanakan termasuk akan mempertemukan dengan beberapa Kyai yang lain di Gresik. Arz team

Unair Surabaya Buka Prodi DIII Keperawatan di Gresik

GRESIK, (gresiknews1.com) - Kabar gembira untuk masyarakat Gresik dan sekitarnya, pasalnya pada kalender akademik tahun 2017-2018 Akademi Keperawatan (Akper) Gresik akan di merger oleh Universitas Airlangga Surabaya. Penggabungan ini sekaligus pembukaan program study (Prodi) Diploma III Keperawatan Unair Surabaya yang berkampus di Gresik.

Kepastian ini disampaikan oleh Sekretaris Unair, Drs. Koko Srimulyo, M.Si setelah bersama para pejabat Universitas Surabaya bertemu dengan Bupati, Dr. Sambari Halim Radianto dan Wakil Bupati Gresik Dr. Mohammad Qosim di ruang rapat Bupati Gresik, Kamis (16/3).

Kedatangan para Pejabat Unair Surabaya ini dalam rangka fasilitasi serta persiapan penyusunan prodi D III Keperawatan Keperawatan Unair. “Kami menyatakan bahwa kampus di Gresik ini juga bagian dari kampus utama Unair Surabaya. Mungkin bisa disebut kampus E” ujar Koko Srimulyo kepada Kepala Bagian Humas Suyono usai pertemuan dengan Bupati.

Bergabungnya Akper Gresik menjadi bagian prodi Unair Surabaya ini tidak serta merta, karena sudah melalui beberapa proses tahapan dengan saling mengadakan kunjungan serta mempelajari secara lengkap dan menyeluruh. Beberapa hal yang perlu diperbaiki menurut Ketua Badan Penjamin Mutu Unair, Prof. Drh. Bambang Sektiari Lukiswanto, DEA.

“Saat ini Akper Gresik terakreditasi B, agar kita bisa selaras dengan prodi yang lai di Unair, maka akrediatasi harus A. Hal ini selain melengkapi sarana dan prasarana, maka jumlah dan kualifikasi dosen harus ditingkatkan. Semuanya itu untuk percepatan dari akreditasi B ke A” kata Bambang.

Menyikapi keadaan ini yang telah menuju kearah kebaikan, Bupati Sambari menyatakan bahwa pihaknya pasrah ‘bongkoan’. “Saya nurut aja apa yang disyararatkan pihak Unair yang penting semuanya bisa berjalan baik. Silahkan pihak Unair Surabaya membuat Memorandum of Understanding, saya siap menandatangani” ujar Sambari yang damping Wakil Bupati Gresim Mohammad Qosim. Arz team

BUPATI SAMBARI INGINKAN 70% PENYERAPAN TENAGA KERJA HARUS WARGA LOKAL


GRESIK, (gresiknews1.com) - Gresik merupakan kawasan Industri yang menjadi jujukan para investor, baik dalam negeri maupun luar negeri.

Oleh sebab itu, Bupati Gresik Dr. H. Sambari Halim Radianto berharap penyerapan tenaga kerja lokal mencapai 70% seiring pesatnya peningkatan sector industry di kabupaten Gresik. Hal tersebut bertujuan agar dapat meningkatkan perekonomian masyarakat Gresik serta mengurangi angka kemiskinan.

Bupati Sambari mengatakan bahwa wilayahnya merupakan daerah tujuan investasi yang menarik bagi perusahaan-perusahaan untuk mengembangkan usahanya. Dikatakannya, permintaan kuota itupun masih wajar lantaran warga menjadi pihak yang paling merasakan dampak pembangunan hingga oprasional pabrik.

“Tidak perlu mencari tenaga kerja asal luar Gresik, karena di Gresik masih banyak tersedia. Menurut kami, warga Gresik mampu memenuhi kebutuhan tenaga kerja,” ujar Bupati Sambari usai meresmikan salah satu pabrik di wilayah Driyorejo, Rabu (15/03/2017).

Bupati juga mengatakan bahwa perusahaan yang telah berinvestasi di Gresik saat ini mencapai 1.383 perusahaan dan 53 perusahaan diantaranya merupakan perusahaan yang memiliki kualitas ekspor.

“Kami menginginkan rekruitmen pekerja tujuh puluh persen asli penduduk Gresik, dan juga lingkungan hidup diperhatikan jangan sembarangan membuang limbah yang nantinya dapat mencemari lingkungan,” ujar Bupati Sambari.

Selain itu, terkait pesatnya pertumbuhan industry di kabupaten Gresik ini, Bupati Sambari mengaku situasi di kabupaten Gresik sampai saat ini terbilang kondusif.

Terkait hal itu pula, Bupati Sambari juga berharap agar kebersamaan antara pemerintah kabupaten Gresik, perusahaan, Apindo dan Serikat Pekerja Serikat Buruh dapat terjalin dengan baik. Dengan begitu, kabupaten Gresik akan semakin kondusif. “Saya harap semuanya kerjasama untuk semua sector,” imbuh Bupati Sambari.



Ditambahkan Bupati, mengingat kabupaten Gresik adalah kota wali dan kota santri, beliau mewajibkan setiap perusahaan yang ada di Gresik harus memiliki tempat ibadah seperti halnya musholla atau masjid. ARZ team

WABUP QOSIM BERHARAP PENINGKATAN PEREKONOMIAN MASYARAKAT DESA DAPAT TERWUJUD MELALUI PASAR DESA


GRESIK, (gresiknews1.com) - Pasar desa Sukomulyo kecamatan Manyar, Gresik esok mulai beroperasi usai diresmikan oleh Wakil Bupati Gresik Dr. H. Moh. Qosim pagi tadi, Senin (13/03/2017).
Dalam sambutannya, Wabup Qosim menyatakan bahwa pasar desa Sukomulyo ini merupakan pasar ke 103 dari keseluruhan pasar yang tersebar di Gresik saat ini. Diharapkan nantinya mampu mendorong peningkatan perekonomian di masyarakat sehingga kesejahteraan masyarakat semakin terjamin.
“Kami berharap semoga keberadaan pasar yang nantinya dikelola oleh Bumdes (Badan Usaha Milik Desa) ini dapat meningkatkan ekonomi masyarakat, terutam,a masyarakat desa Sukomulyo,” ujarnya.
Disampaikan Wabup, pasar desa ini diharapkan dapat menjadi salah satu sumber pemasukan bagi desa Sukomulyo dari retribusi yang ditarik sesuai dengan kewenangan yang dimiliki desa, sehingga dapat menjadi Pendapatan Asli Desa.
Wabup juga berkeinginan agar seluruh pasar yang ada di Gresik mampu menerapkan prinsip ‘Pasar Sehat dan ‘Pasar Santun’, sehingga masyarakat merasa nyaman saat berbelanja di pasar desa.
Sementara itu, Kepala Desa Sukomulyo Subiyanto mengucapkan terima kasih atas dukungan pemerintah dalam peningkatan perekonomian melalui pembangunan pasar ini. Selain itu peran perusahaan melalui kegiatan CSR (Corporation Social Responbility) juga berjalan sesuai dengan apa yang diharapkan.
Dirinya juga mengatakan bahwa jumlah stand yang ada di pasar desa Sukomulyo berjumlah 48 stand. “Sistem penjualannya dibagi menjadi dua session, yakni pagi sampai siang dan sore sampai malam,” ujar Subiyanto.
Selain dihadiri oleh Wakil Bupati Gresik, peresmian pasar tersebut juga dihadiri oleh Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Tursilowanto Hariogi, Camat Manyar Abdul Hakam, segenap pimpinan perusahaan di sekitar desa Sukomulyo dan tokoh masyarakat desa setempat. ARZ

BANGGA, ABDUL IRSYAD SABET JUARA I LOMBA FOTO YANG DIADAKAN PEMKAB GRESIK

GRESIK,(gresiknews1.com) - Abdul Irsyad Maulana (25) berhasil menyabet juara I lomba foto yang diadakan oleh Humas pemkab Gresik yang bekerjasama dengan Komunitas Tukang Photo (KTP) Gresik. Lomba tersebut diadakan dalam rangka perayaan HUT pemkab Gresik yang ke 43 tahun dan Hari Jadi Kota Gresik ke 530.

Wakil Bupati Gresik Dr. H. Moh. Qosim menyerahkan secara langsung hadiah berupa uang tunai senilai Rp. 3 (tiga) juta rupiah kepada Abdul Irsyad bersamaan dengan pesta rakyat yang diadakan di halaman kantor pemkab Gresik, Minggu (12/03/2017).

Beliau sangat mengapresiasi karya Foto hasil jepretan Abdul Irsyad dengan obyek foto Gelora Joko Samudro. “Hasil fotonya menunjukkan salah satu objek pembangunan kebanggan masyarakat Gresik yakni Gelora Joko Samudro. Maka layaklah Ananda Irsyad memperoleh juara pertama dalam lomba yang diadakan Humas pemkab Gresik dan komunitas KTP ini,” kata Wabup Qosim.

Sementara itu Abdul Irsyad M. sangat bersyukur lantaran foto hasil karyanya terpilih sebagai juara pertama. “Alhamdulillah, tidak sia-sia perjuangan saya memotret Gelora Joko Samudro dari atas ketinggian sehingga menghasilkan foto yang bagus dan terpilih sebagai juara pertama,” katanya.

Sementara itu Kabag Humas dan Protokol pemkab Gresik Suyono mengatakan bahwa lomba foto kali ini bertemakan ‘Gresik Bisa Semakin Baik’ dengan antusiasme masyarakat yang lumayan besar.

“Menurut data, ada 216 (dua ratus enam belas) foto yang telah dikirimkan. Namun hanya tiga foto yang berhasil menjadi juara. Serta dua puluh foto terbaik dipajang di lobby kantor Bupati untuk dipamerkan,” ujar Suyono. ARZ





ISLAMIC CENTRE KEMBALIKAN KEJAYAAN ISLAM GRESIK SETELAH PENOBATAN PRABU SATMOTO 530 TAHUN LALU

GRESIK,(gresiknews1.com) - ‘Sunan Giri’ dan ‘Maulana Malik Ibrahim’ menyatakan pembangunan Islamic Centre Gresik yang akan dibangun di sekitar alun-alun Gresik segera dimulai. Tekad Bupati Gresik Dr. Sambari Halim Radianto dan Wakil Bupati Gresik Dr. Mohammad Qosim ini disampaikan saat keduanya tengah bersiap untuk memerankan Kanjeng Sunan Giri serta Maulana Malik Ibrahim dalam Kirab Budaya HUT Kota Gresik ke 530.

Saat itu, Bupati, Wakil Bupati Gresik serta seluruh anggota Forkopimda Gresik berada di Pendopo Bupati Gresik, Kamis (9/3/2017). Mereka yang berpakaian jubah lengkap dengan surbannya, saat itu tengah menemui dan menjawab pertanyaan beberapa wartawan terkait pembangunan Islamic Centre.

“Kamis depan kami akan mengumpulkan Alim Ulama dan Tokoh Masyarakat sekitar untuk mensosialisasikan pembangunan Islamic Centre tersebut. Dan pada bulan ini juga, proses lelang proyek Islamic Centre senilai 20 milliar rupiah ini akan kami laksanakan” tegas Sambari yang didampingi oleh Wakil Bupati Mohammad Qosim serta seluruh anggota Forkopimda Gresik.

Rupanya, gema pembangunan Islamic Centre ini semakin menggairahkan semangat Bupati beserta anggota Forkopimda dan para petinggi Gresik lainnya. Hal ini karena mereka tengah memerankan tokoh-tokoh penyebar Islam. Mulai Bupati Sambari yang memerankan Raden Paku alias Ainul Yaqien alias Prabu Satmoto atau Kanjeng Sunan Giri.

Prosesi penobatan Prabu Satmoto (Sunan Giri) yang terjadi pada 9 Maret 1487 lalu. Saat ini direkontruksi kembali di Masjid Sunan Giri. Kejadian itulah yang dijadikan tonggak sebagai hari Jadi kota Gresik. Sampai saat ini sudah masuk usia yang ke 530 tahun.

Pada kirab Budaya ke enam kalinya semasa Pemerintahan Sambari Qosim ini terjadi perubahan Pemeran. Kalau sebelumnya Wakil Bupati Gresik memerankan sebagai Syekh Gerigis. Kali ini Mohammad Qosim memerankan Syekh Maulana Malik Ibrahim. Ketika ditanya tentang peran-peran tersebut Sambari mengatakan bahwa pembagian peran itu sudah di plot oleh para ahli sejarah Gresik.

Kirab Budaya yang berlangsung setelah Penobatan Prabu Satmoto seusai sholat Dhuhur Berjemaah di Masjid Sunan Giri Gresik ini menyertakan sebanyak 120 ekor kuda. Selain menarik tiga buah kereta kencana yang diatangkan khusus tersebut, kuda-kuda ini akan menjadi tunggangan Camat dan Kepala Desa se Kabupaten Gresik. Tampak Kapolres Gresik AKBP Boro Windu Danandito yang berada di depan yang diikuti oleh kereta kencana serta ‘pasukan’ berkuda yang ada di belakangnya.

Dalam keterangannya Kepala Bagian Humas Suyono mengatakan, Kirab kali ini seakan memberikan gairah baru dalam untuk memulai pembangunan Islamic Centre. “Sesuai tekad Bupati sejak awal, Pembangunan Islamic Centre ini akan dimulai tahun ini. Prosesnya akan segera dimulai dengan bersosialisasi kepada Alim Ulama dan tokoh masyarakat sekitar” katanya.

Melihat animo masyarakat yang sudah menunggu sejak awal, ternyata kirab ini sangat dinantikan. Hal ini terlihat dari berjubelnya masyarakat pada jalanan meski kirab belum dimulai. “Memang kirab ini adalah puncak pada rangkaian acara. Namun demikian masih banyak acara menarik lainnya berupa hiburan yang mendatangkan artis Nasional dari Jakarta. Bahkan acara hiburan ini akan disiarkan secara langsung oleh Televisi swasta Nasional” katanya.ARZ

SAMBARI-QOSIM AJAK PEJABAT DAN FORKOPIMDA ZIARAH WALI

GRESIK,(gresiknews1.com) - Hari ini, Rabu (08/03/2017) para pejabat pemerintahan di lingkungan pemkab Gresik melakukan ziarah ke sejumlah makam waliyullah penyebar ajaran Islam di kota Gresik masa lampau. Ziarah kali ini dipimpin langsung oleh Bupati Gresik Dr. H. Sambari Halim Radianto didampingi Wakil Bupati Dr. H. Moh. Qosim, Sekda Gresik Drs. Kng. Djoko Sulistio Hadid an diikuti oleh para pimpinan SKPD serta unsur forkopimda di lingkup pemerintahan kabupaten Gresik.

Bupati Sambari beserta rombongan berangkat dari kediamannya di Pendopo Alon-alon Gresik menuju Komplek makam Sunan Giri yang berlokasi di desa Giri kecamatan Kebomas Gresik sekitar pukul 07.00 WIB.

Sesampainya disana, rombongan bergegas menuju pusara Makam Sunan Giri dan berdoa bersama yang dipimpin oleh kyai setempat. Semua nampak khusyuk dalam berdoa .

Sunan Giri (Raden Paku) adalah salah satu diantara Walisongo (Sembilan Wali) yang menyebarkan ajaran Islam di Indonesia. Dan wilayah penyebarannya adalah di Gresik dan pernah memimpin pemerintahan di kerajaan Giri di masa lampau selama 20 (dua puluh) tahun dan bergelar Prabu Satmata.

Setelah berziarah ke Makam Raden Paku (Sunan Giri .red), rombongan lantas bergerak menuju Makam Sunan Prapen dan berdoa bersama disana.

Usai berziarah ke di komplek Makam Sunan Giri, lantas rombongan Bupati Sambari langsung menuju Makam Maulana Malik Ibrahim.

Sama halnya dengan Sunan Giri, Sunan Maulana Malik Ibrahim juga termasuk salah satu dari Walisongodan merupakan waliyullah penyebar ajaran islam di tanah Jawa. Beliau juga mengajarkan cara-cara bercocok tanam. Beliau wafat pada tahun 1419 dan dimakamkan di desa Gapurosukolilo, kecamatan Gresik.

Tak berhenti sampai disini, usai berziarah ke makam Maulana Malik Ibrahim, Bupati Sambari, Wabup Qosim, Forkopimda dan para pejabat juga menyempatkan diri untuk berziarah ke Makam Bupati pertama Gresik, yakni KRT Poesponegoro yang letaknya tidak jauh dari pemakaman Maulana Malik Ibrahim. Beliau Bupati pertama Gresik yang menjabat pada tahun 1669 hingga tahun 1732 masehi.

Pada kesempatan itu, Bupati menyatakan, agar kita selalu ingat kepada para leluhur kita. “Makannya setiap tahun saat kita peringati hari jadi kota Gresik, kita selalu bersama-sama berziarah ke makam para Auliya di Gresik,” kata Bupati Sambari.

Wakil Bupati Gresik Dr. H. Moh. Qosim juga menambahkan kegiatan ini mulai dari Syukuran di Giri Kedaton, penobatan Sunan Giri, Kirab Budaya. “Ini bagian dari syiar Islam. Dan melalui kegiatan ini, kami mengajak masyarakat untuk menghormati para leluhur,” ujar Wbaup Qosim.ARZ

Macet, 120 kuda Akan Lewati Jalanan, Pemkab Gresik Mohon Maaf

GRESIK,(gresiknews1.com) - Kamis besok, dipastikan jalan di Gresik mengalami kemacetan. Karena jalanan akan dilalui kirab budaya Gresik dengan menyertakan 120 ekor kuda.

“Atas nama Pemerintah, Kami mohon maaf yang sebesar-besarnya kepada pengguna jalan di Gresik yang mengalami kemacetan. Karena kami sedang merayakan kirab budaya dalam Hari Ulang Tahun Gresik yang ke 430.” Pernyataan ini disampaikan Kepala Bagian Humas Suyono, Rabu (8/3/2016) disela mempersiapan acara kirab esok siang.

Seperti biasanya, kirab budaya diawali dengan sebuah fragmen sejarah yang mengisahkan penobatan Prabu Satmoto (Sunan Giri) di Masjid Sunan Giri (Kompleks Makam Sunan Giri). Setelah penobatan, selepas Sholat Duhur atau sekitar jam 13.00 wib, Prabu Satmoto yang diperankan oleh Bupati Gresik Dr. Sambari Halim Radianto akan dikirab menuju Pendopo Bupati Gresik. (sekitar Alun Alun Gresik).

Selain kendaraan kirab yang lain, ada 120 kuda yang akan meramaikan jalanan mulai dari Jalan Sunan Giri-Jalan Dokter Sutomo-Jalan Jaksa Agung Suprapto-Jalan Pahlawan- dan berakhir di alun-alun Gresik. Kuda-kuda itu selain sebagai penarik tiga kereta kencana yang dinaiki Bupati beserta Forkopimda. Kuda-kuda itu menjadi tunggangan para Camat.

“ada delapan belas kecamatan yang masing-masing kecamatan akan membawa enam ekor kuda. Selain dinaiki Camat, kuda-kuda itu ada juga yang dinaiki para Kepala Desa” tutur Suyono. Ditambahkan oleh Suyono, pada kirab besok ada tiga budaya daerah yang akan berpartisipasi pada acara kirab masing-masing dari Kabupaten Lamongan, Kabupaten Malang dan Kabupaten Kediri.

Maksud diadakan acara yang setiap tahun dilaksanakan setiap merayakan hari jadi kota Gresik yaitu penobatan Prabu Satmoto dan kirab. “Penobatan Prabu Satmoto terjadi pada 9 Maret 1487, kejadian itulah yang direkontruksi kembali. Tujuannya, agar generasi yang sekarang lebih memahami sejarah berdirinya kota Gresik yang seiring dengan penobatan Prabu Satmoto atau Sunan Giri” papar Suyono. ARZ

Pandemi Belum juga Sirna, NH Zakatkita Bagikan Beras 100 Ton untuk Masyarakat Prasejahtera

GRESIK,  gresiknews1.com  -  Motto Berani Mengungkap Membantu Yang Belum Terungkap.  Pandemi Covid-19 yang hingga kini belum juga sirna, kia...