Tingkatkan Kapasitas Kepala Desa, Bu Min Wabup Gresik Tekankan Kepala Desa Jangan Anti Kritik

 Gresik, infojatim.com -  Berani Transparan Mengungkap Membantu Yang Belum Terungkap.

Foto : Wakil bupati gresik Aminatun Habibah saat memberikan sambutan di kegiatan Peningkatan Kapasitas Kinerja Kepala Desa dan Perangkat Desa Se-Kecamatan Sangkapura kabupaten gresik di Hotel Horison,Senin malam (16/05/2022)

Dalam rangka meningkatkan Kapasitas Kinerja Kepala desa dan Perangkat desa Se-kecamatan Sangkapura kabupaten gresik, Wakil bupati gresik Aminatun Habibah membuka secara resmi kegiatan Peningkatan Kapasitas Kepala Desa dan Perangkat Desa Se-Kecamatan Sangkapura Bawean Anggaran 2022, yang dilaksanakan di Hotel Horison gresik, Senin malam (16/05/2022).

Foto : Wakil bupati gresik bersama Kepala Desa dan Perangkat Desa Se-Kecamatan Sangkapura Bawean kabupaten gresik

Dalam Agenda Kegiatan itu dihadiri Kepala Desa dan Perangkat Desa Se-Kecamatan Sangkapura Bawean kabupaten gresik.


Dalam sambutannya, Bu Min sapaan akrab Wabup Gresik mengatakan, bahwa kegiatan tersebut sebagai salah satu sarana atau cara untuk menyatukan persepsi, menyatukan pandangan dalam menjalankan roda pemerintahan dan pembangunan di desa.

Foto : Bu Min sapaan akrab Wabup Gresik saat memberikan sambutan, dalam kegiatan tersebut menekankan, agar setiap Kepala Desa  menerima segala kritik yang membangun atau kritik yang positif

“Kita jangan anti kritik, kalau memang masyarakat punya kritik itu benar, maka kita harus lakukan itu sesuai kritikan mereka. Karena banyak kritik yang bermanfaat, ada banyak kritik yang baik dan ada banyak kritik yang berguna untuk memperbaiki kita, karena tidak semua kritik itu karena sentimen. Tapi yang paling penting adalah kerja sama Pemerintah Kabupaten Gresik dengan Pemerintah desa untuk membangun Kabupaten Gresik ini ,” tegasnya. Dikutip melalui Humas Pemda Gresik, Selasa (17-05-2022)


"Saya selaku Pemerintah Kabupaten Gresik hanya bisa melihat Gresik secara umum saja. Kalau pun kami bisa melihat bagian yang kecil tetapi tidak secara terperinci, itu harus dilakukan oleh kepala desa,” ungkapnya.


Ia juga menambahkan, dalam kegiatan peningkatan kapasitas kepala desa ini jangan dianggap enteng, kegiatan ini untuk menyatukan bagaimana penglihatan Pemerintah Kabupaten Gresik, dengan seluruh aturan-aturannya, dan itu dipadukan dengan apa yang bapak kepala desa lihat, rasakan, dan alami, sehingga segala pihak bisa melangkah maju. Selain itu juga untuk meningkatkan etos kerja agar semakin baik kedepannya dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.


"Kegiatan ini jangan dianggap enteng, namun menjadi bagian yang sangat penting demi peningkatan kinerja para kepala desa dan juga para perangkatnya. Kami berharap agar setelah dilakukan kegiatan ini dapat semakin memberikan pelayanan yang terbaik bagi masyarakat di desa," imbuhnya.


Selanjutnya, Pada kesempatan itu pula Bu Min meminta untuk setiap Kepala Desa agar menerima segala kritik yang membangun atau kritik yang positif, dan abaikan kritik yang menghambat kinerja.


“Kita jangan anti kritik, kalau memang masyarakat punya kritik itu benar, maka kita harus lakukan itu sesuai kritikan mereka. Karena banyak kritik yang bermanfaat, ada banyak kritik yang baik dan ada banyak kritik yang berguna untuk memperbaiki kita, karena tidak semua kritik itu karena sentimen. Tapi yang paling penting adalah kerja sama Pemerintah Kabupaten Gresik dengan Pemerintah desa untuk membangun Kabupaten Gresik ini ,” tegasnya.


Sementara itu dari Arifin S,Zakaria pimred redaksi infojatim.com / gresiknews1.com juga menambahkan, semoga dalam agenda Peningkatan Kapasitas Kinerja Kepala Desa dan Perangkat Desa tersebut dapat bermanfaat, karena sebagai seorang pemimpin atau sebagai kepala desa sangatlah memang harus memperhatikan jika ada saran kritik yang masuk yang dapat untuk memperbaiki dan membangun desanya, entah itu warga masyarakat ataupun rekan media pers.

Karena masyarakat ataupun dari rekan-rekan media pers juga berperan penting dalam melakukan Pengawasan, kritik, koreksi, dan saran terhadap hal-hal yang berkaitan dengan kepentingan umum, dan  Juga untuk Gresik menuju perubahan baru, "Ungkapnya, (Rz) Hinggah berita di unggah, Selasa (17/05/2022).


Sumber Berita : Humas Pemda Gresik

Pendiri Penanggung Jawab Redaksi infojatim.com / gresiknews1.com : Arifin S,Zakaria

Editor : Rizki

Diduga Sopir Menggantuk Dan Kurang Waspada, Rombongan Bus Wisata Alami Kecelakaan Di Tol Sumo

Mojokerto, gresiknews1.com - Motto Berani Transparan Mengungkap Membantu Yang Belum Terungkap.

Foto : Bus Pariwista PO Ardiansyah nopol S 7322 UW Alami Kecelakaan tunggal di Jalan Tol Surabaya-Mojokerto (Sumo) KM 712, Senin (16/5/2022).

Diduga Sopir bus mengantuk dan kurang nya kewaspadaan dalam berkendara, menyebabkan Kecelakaan lalu-lintas yang terjadi di Jalan Tol Surabaya-Mojokerto (Sumo) KM 712, Senin (16/5/2022).


Sebuah bus pariwisata PO Ardiansyah nopol S 7322 UW mengalami kecelakaan tunggal terguling di jalur arah Madiun ke Surabaya, bus pariwisata yang hendak  membawa rombongan dari Dieng Wonosobo  menuju ke Surabaya.


Tragedi bus pariwisata PO Ardiansyah yang membawa 33 penumpang termasuk sopir dan kernet di KM 712.400A Tol Surabaya-Mojokerto (Sumo), dalam kejadian kecelakaan tersebut jumlah korban diperkirakan sebanyak 14 korban meninggal dunia.


Bus yang membawa mayoritas warga Jalan Benowo tersebut baru saja pulang dari wisata di Dieng dan hendak menuju Surabaya.


Dari informasi yang dihimpun tim gresiknews1.com, setidaknya 14 korban jiwa mulai anak-anak dan dewasa tewas dalam kejadian tersebut. Sedangkan, masih ada 19 orang yang dirawat secara intensif di berbagai rumah sakit di Mojokerto.


Berikut adalah daftar korban meninggal.

Titis Hermi Yuni / Jl. Benowo Gang 2 No 11 (MD)

Ainur Rofiq / Jl. Benowo Gang 3 No 29 (MD)
Dedy Purnomo / Jl. Benowo (MD)
Diany Asterelia/ Kauman Mo. 25 RT 03 RW 02 Kel. Benowo (MD)
Nita Ning Agustin (MD)
Gibran, Laki-laki 7 th (MD)
Andik (MD)
Asminah, Jl. Benowo Gg 3 (MD)
Fitasari, Jl. Benowo Gg 3 (MD)
Suprayito (MD)
Cholifah (MD)
Maftukah, 51 thn (MD)
Steven Arthur A, 10 th (MD)
Stevani Grasio, 14 Th (MD)
Andrian Maulana/ Benowo Surabaya (Penanganan)
Nanik Lestari/ Benowo Surabaya (Penanganan)
Jefri Adi Wijaya/ Benowo Surabaya (Penanganan)
Suudi/ Benowo Surabaya (Penanganan)
Yati/ Benowo Surabaya (Penanganan)
Sujono/ Bulorejo Gresik (Penanganan)
Ade Firmansyah/ Benowo Surabaya (Penanganan)/Pengemudi yang terlibat laka
Mujiana/sri rahayu, usia 44 th, alamat Benowo 3 002/003 (Penanganan)
M Noval al hafiz,usia 16 th, alamat benowo gg 3 no 14 (Penanganan)
Nurai, usia 54 th, alamat benowo 3 002/003 (Penanganan)
Krisnu Feri, 8 th (Penanganan)
Febio Indrawan (Penanganan)
Pella Patricia / Jl. Benowo Gang 2 No 11 (Penanganan)
Septian Adi / Jl. Benowo Kraja Gang 3 No 15 (Penanganan)
Cipto Parogo / Jl. Benowo (Penanganan)
Nailiatul (Penanganan)
Mrs. Y (Penanganan)
Sakila/ Benowo Surabaya (Penanganan)

Sedangkan 19 orang masih dirawat secara intensif di rumah sakit. 8 orang di RS Citra Medika Mojokerto, dan 4 orang di RS Emma Mojokerto, 1 orang di RSUD Dr Wahidin Sudiro Husodo, dan 3 orang dirawat RS Gatoel Mojokerto. Berikut daftarnya.

Berikut adalah daftar korban meninggal.

Titis Hermi Yuni / Jl. Benowo Gang 2 No 11 (MD)
Ainur Rofiq / Jl. Benowo Gang 3 No 29 (MD)
Dedy Purnomo / Jl. Benowo (MD)
Diany Asterelia/ Kauman Mo. 25 RT 03 RW 02 Kel. Benowo (MD)
Nita Ning Agustin (MD)
Gibran, Laki-laki 7 th (MD)
Andik (MD)
Asminah, Jl. Benowo Gg 3 (MD)
Fitasari, Jl. Benowo Gg 3 (MD)
Suprayito (MD)
Cholifah (MD)
Maftukah, 51 thn (MD)
Steven Arthur A, 10 th (MD)
Stevani Grasio, 14 Th (MD)


Sedangkan 19 orang masih dirawat secara intensif di rumah sakit. 8 orang di RS Citra Medika Mojokerto, dan 4 orang di RS Emma Mojokerto, 1 orang di RSUD Dr Wahidin Sudiro Husodo, dan 3 orang dirawat RS Gatoel Mojokerto. Berikut daftarnya.


Bayu Ardianto/ Benowo Surabaya (Penanganan)
Andrian Maulana/ Benowo Surabaya (Penanganan)
Nanik Lestari/ Benowo Surabaya (Penanganan)
Jefri Adi Wijaya/ Benowo Surabaya (Penanganan)
Suudi/ Benowo Surabaya (Penanganan)
Yati/ Benowo Surabaya (Penanganan)
Sujono/ Bulorejo Gresik (Penanganan)
Ade Firmansyah/ Benowo Surabaya (Penanganan)/Pengemudi yang terlibat laka
Mujiana/sri rahayu, usia 44 th, alamat Benowo 3 002/003 (Penanganan)
M Noval al hafiz,usia 16 th, alamat benowo gg 3 no 14 (Penanganan)
Nurai, usia 54 th, alamat benowo 3 002/003 (Penanganan)
Krisnu Feri, 8 th (Penanganan)
Febio Indrawan (Penanganan)
Pella Patricia / Jl. Benowo Gang 2 No 11 (Penanganan)
Septian Adi / Jl. Benowo Kraja Gang 3 No 15 (Penanganan)
Cipto Parogo / Jl. Benowo (Penanganan)
Nailiatul (Penanganan)
Mrs. Y (Penanganan)
Sakila/ Benowo Surabaya (Penanganan)


Kasat Lantas Polresta Mojokerto, AKP Heru Budi Santoso mengatakan, dugaan sementara kemungkinan sopir mengantuk saat membawa rombongan wisata dari Yogyakarta hendak kembali ke Surabaya.

Foto : Kasat Lantas Polresta Mojokerto, AKP Heru Budi Santoso mengatakan, kecelakaan yang terjadi di Tol Sumo KM 712-200 merupakan kecelakaan tunggal.


“Sehingga saat di lokasi kejadian, mengalami kecelakaan tunggal menabrak tiang papan reklame,” ungkapnya.


Kasat Lantas Polresta Mojokerto, AKP Heru Budi Santoso mengatakan, kecelakaan yang terjadi di Tol Sumo KM 712-200 merupakan kecelakaan tunggal.


“Pengemudi bus saat terjadi kecelakaan merupakan bus cadangan, bukan pengemudi aslinya. Saat kejadian, sopir asli istirahat di bangku belakang bus. Dimungkinkan sopir mengantuk sehingga terjadi laka lantas. Sopir selamat,” katanya.


Diketahui bahwa, Sopir yakni atas nama Ade Firmansyah (29) warga Dusun Sememi RT 2 RW 4, Kecamatan Benowo, Kota Surabaya. kronologi kejadian Bus menabrak tiang papan reklame yang ada di sisi kiri jalur A. Diduga sopir mengantuk dan tidak bisa mengendalikan laju kendaraannya.


“Bus menabrak tiang papan reklame di sisi kiri jalan kemudian terguling. Pengemudi bus saat terjadi kecelakaan merupakan supir bus cadangan, bukan pengemudi aslinya. Saat kejadian, sopir asli istirahat di bangku belakang bus. Dimungkinkan sopir mengantuk sehingga terjadi laka lantas,” Ujar AKP Heru Budi Santoso. (Rz)


Pendiri Penanggung Jawab Redaksi infojatim.com / gresiknews1.com : Arifin S,Zakaria

Editor : Rizki

Ini Yang Disampaikan Bupati Gus Yani dan Wabup Ning Min, Saat Hadiri Halal Bi Halal AKD Se-Kabupaten Gresik

Gresik, gresiknews1.com - Motto Berani Transparan Mengungkap Membantu Yang Belum Terungkap.

Foto : Bupati Gresik Fandi akhmad Yani dan Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah saat memberikan sambutan di acara Halal Bihalal yang diadakan Asosiasi Kepala Desa (AKD) kabupaten gresik di hotel Purnama Kota Batu, Jum'at (13/05/2022 ).

Dalam rangka mempererat silahturahmi antar AKD (Asosiasi Kepala Desa) kabupaten gresik, Bupati Gresik Fandi Akhmad Akhmad Yani, SE didampingi Wakil Bupati Dra. Aminatun Habibah, M.Pd hadiri Halal Bihalal yang digelar Asosiasi Kepala Desa se-kabupaten gresik bertempat di hotel Purnama Batu, Jum'at (13/05/2022 ) hingga Sabtu (14/05/2022).


Kegiatan itu turut dihadiri Sekretaris Daerah Kabupaten Gresik, Achmad Washil Miftahul Rachman, Ketua TP PKK Kabupaten Gresik Nurul Haromaini Ali Akhmad Yani, Asisten I yang juga Plt Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Suyono, Kepala Inspektorat Edi Hadisiswoyo dan Kepala Desa Se-Kabupaten Gresik.

Adapun tema dalam kegiatan tersebut untuk mempererat silaturahmi antar (AKD) Gresik bersama Gus Bupati dan Wakil Bupati Demi Terwujudnya Gresik Baru Yang Berkelanjutan.

Dalam sambutannya Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani menyampaikan dalam momen Halal Bihalal ini dengan kerendahan hati menyampaikan permohonan maaf saya, baik secara pribadi maupun atas nama pemerintah Kabupaten Gresik. barangkali tidak sengaja ada salah atas Bupati maupun Wakil Bupati mohon dimaafkan.

"Dalam kesempatan yang baik ini spirit idul Fitri yaitu hari kemenangan kita kembali Fitri, kembali suci sehingga kesalahan-kesalahan selama ini mari kita perbaiki pelayanan kepada masyarakat yang belum maksimal, Mari ditingkatkan pembangunan yang belum tertuntaskan mari kita lanjutkan, "terang Bupati Gus Yani.


Lebih lanjut, Gus Yani juga mengungkapkan terkait Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) pada hewan ternak yang lagi merebak di 5 Kabupaten di Jawa Timur salah satunya yang terjadi di Kabupaten Gresik, "sambungnya. 


Dikatakan Gus Yani Perbup terkait PMK sudah ditandatangani serta akan memberikan Vitamin dan Vaksin untuk Hewan Ternak selain itu juga akan dilakukan mitigasi, Sapi yang terpapar tidak boleh dibawa ke RPH namun harus dipotong ditempat dengan uang ganti rugi sebesar 10 juta melalui Dana Tidak Terduga (DTT)."terangnya.


"Sasaran PMK adalah pada sapi yang masih kecil dengan tingkat kematian 50 sampai dengan 60 persen, sedangkan tingkat kematian pada sapi Dewasa hanya 1 sampai 2 persen saja dan daging sapi yang terpapar PMK masih aman di Konsumsi."tutur Bupati Gus Yani.


"Ini harus disampaikan kepada seluruh masyarakat agar yang mempunyai hewan ternak untuk tidak panik, "tandasnya.


Sementara itu, Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah dalam sambutannya menyampaikan, dalam setiap kegiatan kita manfaatkan UMKM dengan kita beli sendiri produk lokal sehingga Gresik dapat dikenal dengan cinta produk-produk lokalnya dan memotivasi ke masyarakat agar tidak membeli barang dari luar Gresik biar produk yang ada di Kabupaten Gresik semakin berkembang, "ujar Wabup.

"Kita promosikan kemana mana hasil produk Desa masing-masing, sehingga inovasi daerah sangat penting berperan dalam meningkatkan perekonomian masyarakat, "ungkapnya.


Terlebih, Kabupaten Gresik memiliki banyak potensi UMKM yang dapat dikembangkan, apalagi kemudahan memasarkan produk di zaman sekarang yang dapat dilakukan via daring.


“Kalau semua berjalan baik, maka UMKM ini juga tentunya akan memberikan pemasukan yang baik untuk Kabupaten Gresik,”tuturnya.


Sementara itu, Ketua TP PKK Kabupaten Gresik, Nurul Haromaini Ali Akhmad Yani menyampaikan agar penanganan kasus Stunting di Kabupaten Gresik harus diturunkan bersama sama dengan saling berkolaborasi dengan stakeholder terkait.

Selain itu, Ning Nurul juga mengapresiasi terkait pengurangan sampah plastik, selain dipilih dan dipilah juga dapat diolah menjadi menjadi barang yang dapat dipakai seperti yang sudah dilakukan oleh Desa Banjarsari Kecamatan Cerme, "ungkapnya.


Untuk diketahui, bahwa BumDes Banjarsari memiliki potensi inovasi yang lain daripada desa yang lain, dapat memanfaatkan olahan sampah lebih maju. Sampah plastik diolah menjadi produk yang digunakan sehari-hari seperti tas dan juga sandal, "tuturnya.


"Produk UMKM Desa Banjarsari terpilih menjadi 14 besar lomba desa se-Jawa Timur. Satu-satunya wakil Kabupaten Gresik."tutup Ning Nurul.


Sementara itu, Ketua Asosiasi Kepala Desa (AKD) Nurul Yatim menyampaikan kegiatan Halal Bihalal yang diselenggarakan oleh AKD (Asosiasi Kepala Desa) Kabupaten Gresik ini dalam rangka demi Mempererat silaturrohmi antar AKD dengan Bupati dan wakil bupati beserta jajaran Forkopimda kabupaten gresik.


Salah satu agenda Halal Bihalal adalah sosialisai pengamanan aset desa yang masih mempunyai kewajiban tanggungan sejak tahun 1994 - 2022. upaya ini ikut serta membantu Pemkab Gresik untuk merealisasikan target pendapatan daerah mulai dari PBB, BPHTB atau pajak yang lain, Sehingga dapat terwujud pembangunan Gresik baru yang dapat di rasakan semua masyarakat di kabupaten Gresik, "pungkasnya.


Selain itu, selain Halal Bihalal kegiatan tersebut juga diisi dengan sosialisasi aset desa dengan pemateri dari Kejaksaan Negeri, Sekda dan BPPKAD Gresik serta Program Bunda Paud yang disampaikan dari Dinas Pendidikan Kabupaten Gresik.


Sementara itu, Arifin S,Zakaria pimred redaksi infojatim.com / gresiknews1.com mengatakan dengan adanya kegiatan Halal Bi Halal ini  semoga dapat saling mempererat tali silaturahmi, "ungkapnya. Hinggah berita ini di unggah, Sabtu (14/05/2022). (Rz)

Sumber Berita : Humas Pemda Gresik 

Pendiri Penanggung Jawab Redaksi infojatim.com / gresiknews1.com : Arifin S,Zakaria

Editor : Rizki

Keterangan Pers Menkes, Imunisasi Anak Akan Terdata Digital Di Aplikasi PeduliLindungi

Jakarta, gresiknews1.com - Motto Berani Transparan Mengungkap Membantu Yang Belum Terungkap

Foto : Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin saat memberikan keterangan Pers melalui Channel Youtube Kementerian Kesehatan, Kamis (12/05/2022).

Sebagai bagian dari transformasi digital kesehatan bidang layanan kesehatan, Kementerian Kesehatan akan melakukan digitalisasi data imunisasi anak di Indonesia, belajar dari kesuksesan program vaksinasi COVID-19, nantinya sistem pendataan imunisasi anak tidak lagi dilakukan manual, melainkan langsung tersimpan di aplikasi PeduliLindungi.


Hal tersebut disampaikan Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin, melalui keterangan pers yang ditayangkan, kamis (12/05/2022) di kanal YouTube Kementerian Kesehatan (Kemenkes), Dikutip Jumat (13/05/2022).


“Terkait dengan imunisasi, kami akan melakukan digitalisasi penuh, sehingga semua anak-anak yang nanti kita lakukan imunisasi akan terekam individunya,” ucap Menkes.


Dalam Keterangannya, Budi menilai upaya digitalisasi data imunisasi ini akan memudahkan orang tua untuk mengakses data imunisasi anak setiap saat, bahkan sampai belasan tahun kedepan tanpa perlu khawatir hilang, tercecer ataupun rusak, seperti kartu atau buku KIA yang selama ini digunakan untuk mencatat data imunisasi anak.


"Setiap anak akan memiliki sertifikat elektronik yang disimpan secara digital, jadi kalau sewaktu-waktu dibutuhkan, baik 15 tahun lagi atau 20 tahun lagi, data itu tetap tersimpan dengan aman di Kementerian Kesehatan," ucapnya.


Lebih lanjut, dalam Keterangannya, Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin mengungkapkan, pihaknya tengah melakukan sejumlah persiapan untuk mengimplementasikan sistem ini.


''Sekarang dalam persiapan, diharapkan sebentar lagi sudah siap dan bisa digunakan untuk mendukung peningkatan cakupan program imunisasi rutin pada anak se-indonesia,'' ujanya.(Rz)


Sumber Berita : Biro Komunikasi dan Pelayanan Publik, Kementerian Kesehatan RI.

Laman Resmi : Kementerian Kesehatan RI

Youtube Channel : Kementerian Kesehatan RI

Pimpinan dan Penanggung Jawab Redaksi infojatim.com / gresiknews1.com : Arifin S Zakaria

Editor : Rizki

8 Kontainer Siap Ekspor Ke Timor Leste Berhasil Digagalkan Polda Jatim Bersama Bareskrim Polri

Surabaya, gresiknews1.com - Motto Berani Transparan Mengungkap Membantu Yang Belum Terungkap.

Foto : Kabareskrim Polri Komjen Agus Andrianto bersama Irjen Pol Nico Afinta Kapolda Jawa Timur mengecek salah satu kontainer yang berisi minyak goreng yang hendak diselundupkan ke timor leste, (12/05/2022)

Sebanyak delapan kontainer berisi 162.642,6 liter atau 121,985 ton minyak goreng yang akan diekspor dari Jawa Timur ke Timor Leste berhasil digagalkan Bareskrim Polri bersama dengan Polda Jawa Timur, Kamis (12/05/2022).


Dalam keterangan pers gelar perkara, Kabareskrim Polri Komjen Agus Andrianto mengungkapkan, bahwa delapan kontainer tersebut berisikan 162.642,6 liter atau 121,985 ton minyak goreng siap ekspor, menurutnya hal ini bertentangan dengan kebijakan Pemerintah soal larangan ekspor minyak goreng, demi memenuhi kebutuhan dalam negeri.

Foto : Gelar perkara pengungkapan kasus penyelundupan minyak goreng dari Surabaya ke Timor Leste.

Lebih lanjut, Irjen Pol Nico Afinta Kapolda Jawa Timur, mengatakan bahwa penggagalan Penyeludupan ini bermula dari informasi yang diberikan masyarakat kepada Polres Tanjung Perak.


“Jajaran Polres Tanjung Perak mendapatkan informasi pada tanggal 28 April 2022 adanya dugaan pengiriman migor ke luar negeri. Tim menemukan adanya 3 kontainer yang akan dikirim ke luar negeri,” kata Nico, mengutip situs Polda Jatim, Jumat (13/5/2022).



Diduga terdapat 11 kontainer berisikan minyak goreng siap ekspor. Namun, tiga kontainer telah berada di Negara Timor Leste dan saat ini polisi sedang berkoordinasi dengan Ditjen Bea Cukai, untuk melakukan penarikan tiga kontainer tersebut.


Saat menemukan tiga kontainer yang siap kirim tersebut, pihaknya kemudian menelusuri kelengkapan dokumen. Dari hasil pengembangan tersebut, petugas menemukan lagi lima kontainer yang akan dikirimkan ke luar negeri.



“ total Delapan kontainer yang berisikan minyak goreng dengan merek Linse, Tropis, dan Tropical telah diamankan oleh Polres Pelabuhan Tanjung Perak, dan akan kami dalami kelengkapan surat-surat izin Ekspornya” Ungkap Kabareskrim Polri Komjen Agus Andrianto kepada awak media.


Dalam kasus ini polisi menetapkan dua orang sebagai tersangka yaitu inisial (R) 60 tahun dan (E) 44 tahun, diduga meraka berperan sebagai eksportir minyak goreng ditengah berlangsungnya kebijakan larangan ekspor.


“Peran R adalah pembeli barang yang untuk diekspor, jadi dia membeli dari satu tempat kemudian meminta bantuan E untuk mengurus dokumen,” ucapnya.


Dalam melancarkan aksinya, kata Agus, para pelaku mengelabui petugas Bea Cukai dengan memasukkan barang yang tidak sesuai dengan pos tarif atau HS dan invoice Persetujuan Ekspor Barang (PEB) yang mana dokumen ekspor dengan Pos Tarif/HS dan Invoice tertulis barang-barang seperti engsel pintu, cat, genteng, glass block mulia, alat-alat pipa, pipa pvc, Sika vix tile adhisive, tong besi tutup lebar, snack, sterefoam, sendok bebek plastik, komputer, sparepart mobil.


Dalam pengungkapan tersebut petugas mengamankan barang bukti yaitu tiga lembar surat jalan, lima dokumen kontainer yang telah terbit PEB, tiga unit kontainer berisi minyak goreng (3.900 karton merek Tropis dan 1.119 karton merek Linsea), lima unit kontainer di terminal Teluk Lamong berisi minyak goreng (1.714 karton merek Tropis, 3.501 karton merk Linsea, dan 45 pack minyak goreng merek Tropical).

Foto : Barang bukti dalam keterangan pers gelar perkara terkait penyeludupan minyak goreng dari surabaya ke timor leste, (12/05/2022).

Sehingga total barang bukti minyak goreng yang diamankan sebanyak 162.642,6 liter atau 121,985 ton terdiri dari minyak goreng merek Linsea 7.401 karton (133.218 liter atau 99,916 ton), merek Tropis 2.833 karton (28.896,6 liter atau 21,73 ton) dan merek  Tropical 44 karton (528 liter atau 0,396 ton).


Atas perbuatannya, kepada kedua tersangka dikenakan Pasal 112 Jouncto Pasal 51 Undang Undang Nomor 7 Tahun 2014 tentang perdagangan Jouncto Permendag Nomor 22 Tahun 2022 tentang larangan ekspor sementara Crude Palm Oil, Renfined, Blenched and Deodorized Palm oil.

Hinggah Berita Ini unggah, kedua tersangka masih dalam proses penyelidikan lebih lanjut melalui Jajaran Kepolisian Polda Jawa Timur dibawah Kepemimpinan Irjen Pol Nico Afinta. (Rz)


Sumber Berita : BidHumas Polda Jawa Timur

Pimpinan dan Penanggung Jawab Redaksi infojatim.com / gresiknews1.com : Arifin S Zakaria

Editor : Rizki

Tingkatkan Kapasitas Kepala Desa, Bu Min Wabup Gresik Tekankan Kepala Desa Jangan Anti Kritik

 Gresik, infojatim.com -  Berani Transparan Mengungkap Membantu Yang Belum Terungkap. Foto : Wakil bupati gresik Aminatun Habibah saat membe...