Sosialisasi Gerakan Jatim Bermasker Pada Tatanan New Normal.

 Gresik, gresiknews1.com - Motto Berani Mengungkap Membantu Yang Belum Terungkap. 


Sosialisasi Gerakan Jatim Bermasker  dan Pembagian Masker yang dilaksanakan oleh Anggota Koramil 0817/01 Driyorejo, Polsek dan Satpol- PP Kecamatan Driyorejo Kab Gresik,  agar masyarakat terbiasa dalam pola hidup Tatanan New Normal baru dalam situasi Pandemi Covid - 19. 

Kegiatan yang  dilaksanakan bersama Anggota Koramil 0817/01 Driyorejo, Polsek dan Satpol- PP Kecamatan Driyorejo Kabupaten Gresik bertempat di perempatan Jl.Raya Legundi Kec.Driyorejo pada hari Senin tanggal 31 Agustus 2020 Pukul 09.30 WIB. 


Adapun aparat atau anggota yang terlibat  dalam kegiatan tersebut antara lain: 
1. Kanit Intel Polsek Driyorejo Ipda Sutamat.
2. Babinsa Cangkir Serda Ustakaulis
3. Kasi trantib  Kecamatan Driyorejo Sunoko beserta Anggota
4. Anggota Polsek Driyorejo Bripka Bambang.

Dalam kegiatan tersebut untuk Aparat yang berkumpul di Perempatan Jalan Raya legundi  Driyorejo Desa Krikilan Kec. Driyorejo. Selanjutnya kegiatan Sosialisasi Giat Jatim Bermasker serta Pembagian Masker, " Pungkas, " aparat yang terkait . 

Sementara itu dalam Sosialisasi Gerakan Jatim Bermasker dan Pembagian Masker yang dibagikan bagi pengendara yang melintas  baik R2 ataupun R 4  sekaligus dan memberikan sosialisasi kepada pengendara yang lewat agar masyarakat terbiasa dengan pola hidup dalam Tatanan New Normal pada saat ini, " Ujar, "Babinsa Cangkir 


Kegiatan pembagian masker dilaksanakan agar masyarakat terbiasa dalam pola hidup Tatanan New Normal baru dalam situasi Pandemi Covid.19.



Penulis: Dimas Z 
Pendiri Penanggung jawab redaksi infojatim.com,gresiknews1.com : Arifin S.Zakaria

Pemakaman Jenazah Warga.Ds Tanjungan Kec Driyorejo Secara Protokol Covid -19

Gresik,  gresiknews1.com - Motto Berani Mengungkap Membantu Yang Belum Terungkap. 


Pemakaman jenazah  warga Ds Tanjungan RT 04/ RW 01 Kec Driyorejo Kabupaten Gresik secara protokol COVID-19 atas nama Almarhumah Sdri Supena  (52 Thn) , pemakaman yang bertempat TPU Ds Tanjungan Kec Driyorejo Kab Gresik pada hari Senin. 31 Agustus 2020 pukul 10.45 WIB. 

Hadir Dalam  prosesi Pemakaman  sbb: 
1. Nanang Sumantri (Kepala Desa Tanjungan)
2. Babinsa Desa Tanjungan Kopda Jamal
3. Babinkamtibmas Bripka Beny
4. Ketua BPD H. Nur
5. Kasun Desa tanjungan dan perangkat Desa Tanjungan.
6. Modin Tanjungan.
7. Pihak Medis Rumah sakit Unair  dan Puskesmas karang andong.
8. Kerabat dan keluarga.


Adapun riwayat Almarhumah atau  Pasien Sdri. Supena memiliki Riwayat pheunomonia+ diabet + probable covid 19, sebelumnya almarhumah Pada hari jumat tanggal 28 Agustus 2020 masuk rumah sakit Anwar Medika karna kondisi sesak napas dan lemas, ' Ujar, " dari salah satu keluarga. 

Dan Pada hari jumat  tanggal 28 Agustus 2020 Pukul. 19.00 WIB langsung masuk ICU dan langsung di tangani petugas mediis. 
  
Selanjutnya Pada hari senin tanggal 31 Agustus 2020 Pukul. 04.30 almarhumah dinyatakan meninggal dunia, " Ujar, " dari  tim medis. 


Sementara itu dari pihak rumah sakit melakukan pemakaman secara Protokol kesehatan penanganan Covid-19 Karena hasil test Swab hasilnya positif dan  dimakamkan di pemakaman  Umum Desa  Tanjungan dalam keadaan aman dan tertib.

Bahwa pemakaman Sdri Supena dilaksanakan sesuai prosedur Protokoler Covid 19 untuk menghambat laju penularan Virus Corona, " Ungkap, Nanang Sumantri ( Kepala Desa Tanjungan) "



Penulis: Dimas Z 
Pendiri Penanggung jawab redaksi infojatim.comgresiknews1.com : Arifin S.Zakaria

" PEMERINTAH INDONESIA BERBENAH CEGAH PENYEBARAN COVID 19 , KOTA GRESIK SIBUK SOSIALISASI KAMPANYE CABUP DAN CAWABUP ".

 Dilaporkan secara langsung oleh Tim Official Channel YouTube Info Jatim Grup dan Pendiri , Penanggung jawab infojatim.com - gresiknews1.com .

Gresik, gresiknews1.com - Motto Berani Mengungkap Membantu Yang Belum Terungkap. 

Disaat Pemerintah pusat gencar sosialisasi pencegahan penyebaran Covid 19 dan memulihkan perekonomian Indonesia.


Sungguh sangat disayangkan ditemukan beberapa baliho dan reklame Pasangan Cabup - Cawabup yang saling berlomba untuk mengenalkan calon Bupati dan wakil Bupati di beberapa kabupaten kota.Ditemukan di salah satu kota.Yaitu kota Gresik. Sampai berita ini diturunkan, Minggu 30 Agustus 2020. 



Mirisnya reklame tersebut ditemukan terpampang dan tersebar di pinggir pinggir jalan dan ditempel di pohon dan tempat tempat yang sungguh merusak keindahan kota Gresik.

Dilansir dari situs resmi KPU Gresik ( https://kab-gresik.kpu.go.id/2020/08/masa-kampanye-selama-pandemi-71-hari/. "Ketua KPU Gresik Ahmad Roni " mengatakan jika kampanye dalam pemilihan mendatang tidak ada yang dirubah. Masa kampanye tetap 71 hari. Yakni dimulai pada 26 September hingga 5 Desember 2020. Adapun sesuai aturan, kampanye pemilihan serentak , dapat dilaksanakan dengan metode. Antara lain, " Penyebaran bahan Kampanye kepada umum dan pemasangan Alat Peraga Kampanye (APK).pertemuan terbatas, pertemuan tatap muka, dialog, debat publik atau debat terbuka antar-Pasangan Calon.


Padahal saat memberikan Sambutan dalam kordinasi dan sosialisasi peraturan KPU bersama Forkopimda ,KPU Gresik , dan perwakilan Partai Politik. Bupati Gresik Dr,.Ir. Sambari Halim Radianto, ST, M.Si sudah pernah menjelaskan dan Meminta KPU dan parpol untuk menertibkan Pemasangan Alat Peraga Kampanye ( APK ). 

Jangan sampai gambar gambar Cabup dan Cawabup itu ditempel di tembok , Pohon ,atau tempat lain yang merusak Keindahan Kota.Selain itu Bupati juga berpesan agar dalam pelaksanaan seluruh tahapan pilkada nanti tetap mematuhi protokol kesehatan." Ujar Sambari Halim Radianto".


Penelusuran Tim infojatim.com - gresiknews1.com  dan official YouTube channel Info Jatim Grup  dibawah kepemimpinan Pendiri Penanggung Jawab Redaksi ( Arifin S.Zakaria)  menemukan ternyata masih banyak ditemukan reklame dan baliho yang diduga menyalahi Aturan yang di sosialisasikan KPU Gresik dan belum ada tindakan dari dinas dinas terkait di kabupaten Gresik , Entah itu disengaja atau memang belum ada penindakan terhadap reklame atau baliho tersebut yang merusak keindahan Kota di kabupaten Gresik ".

infojatim.com - gresiknews1.com   / Official Channel YouTube Info Jatim Grup.


Pendiri Penanggung jawab Redaksi: Arifin S .Z
Penulis : Rizki A.Z
Editor foto/video : Rizki A.Z / Dimas Z

Pelantikan Dan Pengukuhan Pengurus DPC ABPEDNAS Periode 2020 - 2025

 Gresik, gresiknews1.com  - Motto Berani Mengungkap Membantu Yang Belum Terungkap. 


Dalam mendukung program Pemerintah yang setiap 5 tahun sekali dilaksanakan untuk mendukung tugas pokok pemerintah Kab Gresik,  telah dilaksanakan video Conference Pelantikan dan Pengukuhan  pengurus DPC ABPEDNAS Gresik periode 2020 - 2025, yang bertempat di ruang Rapat Graita Eka lantai II Kantor Pemerintah Kabupaten Gresik Jl.Dr Wahidin Sudirohusodo 245 Kec.Kebomas Kab.Gresik ,  pada hari Sabtu 29 Agustus 2020 pukul  13.35 s,d. 14.50 WIB yang diikuti sekitar 10 orang dengan Penanggung jawab Dr. Ir. Sambari Halim Radianto, ST., M.Si (Bupati Gresik)

Hadir dalam agenda tersebut antara lain: 
1.Dr. Ir. Sambari Halim Radianto, ST., M.Si (Bupati Gresik)
2. Tursilowanto Hariogi, S.IP., MM (Asisten I Setda Kab.Gresik)
3. Edi Hadisiswoyo, S.H., MM (Kepala Inspektorat Kab.Gresik)
4.Drs. Darman, MM (Kepala Kantor Kesatuan Bangsa dan Politik Kab.Gresik)
5. A.M Reza Pahlevi, A.P (Kabag Humas dan Protokol Kab.Gresik)
6.Yazid (Dinas PMD Kab.Gresik)
7.Iskandar, S.Sos (Kasi Kewaspadaan Kantor Kesbangpol Kab.Gresik)
8. Heri Yuwono, S.Sos., M.Si (Kasubag Tata Usaha Kantor Kesbangpol Kab.Gresik)


Selanjutnya dalam acara ABPEDNAS tersebut dengan menyanyikan lagu Indonesia raya dan dilanjutkan dengan Mars ABPEDNAS

Sementara itu dilanjutkan dengan Pembacaan SK DPC ABPEDNAS Jatim oleh Sdri Dwi Rahayu Ningsih, dan dilanjutkan dengan prosesi Pelantikan dan Pengukuhan, " Ujar, " Dwi Rahayu Ningsih. 

Dari prosesi Pembacaan Ikrar Pengukuhan, dan Penandatanganan Berita Acara Pelantikan dan pengukuhan dan dilanjutkan dengan Penyerahan bendera Pataka 


*Dalam kesempatan tersebut apa yang disampaikan oleh Hendry (Ketua DPC ABPEDNAS Gresik), 
 - Dengan mengucapkan terimakasih atas waktu dan kesempatan kepada pemerintah Kabupaten Gresik kami dapat menyelenggarakan acara ini sesuai protokol kesehatan dan dengan keadaan sehat Wal afiat, " Ungkap, "Hendry. 

- Mudah mudahan kita dapat bersinergi dan berkolaborasi dengan kepala Desa nya juga berkonsultasi dengan Pemerintah Kabupaten serta berkoordinasi dengan baik agar terselenggara dan tercipta kinerja pemerintah yang baik," Ucap, " beliaunya. 

- Juga BPD  akan terus meningkatkan kapasitas BPD sesuai dengan tupoksinya, karena BPD adalah mitra Kepala Desa sehingga harus seiring sejalan dalam membangun desa. 


* Agus Budi Sampurno, SE (Ketua ABPEDNAS Prov Jatim) mengatakan bahwa 
a.) yang kami hormati Bapak Bupati Gresik Bapak Wakil Bupati Gresik Ketua DPRD Gresik dengan jajaran serta DPC ABPEDNAS Kab Gresik 

b.) Di harapkan dengan di lantiknya dan pengukuhan DPC ABPEDNAS Gresik kedepan dapat bersinergi dengan pemerintahan di tingkat desa untuk membantu tugas pokok desa.

c.) Dalam pelaksanaan tugas kedepan hendaknya untuk selalu  Konsolidasi terlebih dahulu, dalam memutuskan sikap dan kebijakan dan berkordinasi dengan pemkab Gresik terkait regulasi dan kebijakan yang ada di Pemkab Gresik.

d.) Sekecil apapun tugas diberikan kepada Bapak Ibu sekalian akan begitu amanah jika dapat dilakukan dengan baik dan sungguh sungguh 


*Sementara itu Penyampaian dan Pengarahan dari Dr. Moh. Qosim, M.Si (Wakil Bupati Gresik) yang pada intinya 
- BPD bukanlah Badan Pelengkap Desa namun BPD adalah menyerap,menampung dan menyampaikan aspirasi kepada Masyarakat Disinii peran BPD juga mengontrol,mengawasi dan mengevaluasi, " Ujar, " Wakil Bupati Gresik. 

- Dan Ada 3 S yang sering disampaikan oleh teman teman dalam bekerja yaitu SDM sebagai tolak ukur keberhasilan yang kedua Sistem manajemen bisa dikelola dengan baik kemudian S yang terakhir yakni Sistem sarana dan Prasarana perkantoran sebagai penunjang kinerja.," Pungkasnya, " 

- Mudah mudahan pengabdian kita semua mendapatkan ridho dari Allah SWT agar kita dapat menjalankan tugas dengan sebaik baiknya dan Amanah. 

*Dalam kesempatan yang sama  juga apa yang disampaikan oleh Dr. Ir, Sambari Halim Radianto, ST., M.Si (Bupati Gresik), Bahwa 
- Perlu saya sampaikan terkait Pandemi Covid 19 yang melanda hampir seluruh Dunia saya Apresiasi dengan Adanya Asosiasi ini mudah mudahan Asosiai ABPEDNAS diharapkan dapat membantu Pemerintah Kabupaten Gresik dalam Penanganan Protokol Covid 19 untuk memutus penyebarannya melalui BPD yang ada di desa, " Ujar, " Bupati Gresik. 

- Saya berharap setelah acara pengukuhan dan pelantikan ini segera dilaporkan Kepada Kantor Kesbangpol karena ini Asosiasi maka Pemerintah Kabupaten Gresik harus tahu sesuai dengan peraturan perundang undangan yang berlaku, " Tambah, " Bupati Gresik. 

- Pemerintah Kabupaten Gresik tentu siap dalam berkoordinasi maupun kerjasama serta jangan sampai ada suatu persaingan dalam kepemimpinan di Desa 

- Saya berharap sepenuhya dengan adanya asosiasi ini bagaimana kita dalam penanganan Pandemi Covid ini dari hari ke hari dari Masalah kasus terkonfirmasi dengan kasus sembuh masih seimbang

- Saya minta mari kita secara terus menerus memberikan sosialisasi memberikan edukasi kepada masyarakat dengan gerakan mencuci tangan dengan sabun selalu memakai masker serta menjaga jarak 

- Zona di Kabupaten Gresik mudah mudahan sudah bisa sama dengan Kabupaten / Kota lain dimana kita sudah sudah berada di Zona Kuning harapan saya dari zona merah orange dan kuning kita tinggalkan dan kita masuk ke Zona Hijau agar Kab Gresik bebas dari Kesulitan dan Kemiskinan kehidupan bisa tenang dengan bekerja dan kegiatan belajar mengajar sekolah dapat diselenggarakan kembali seperti semula. 

- Mudah mudahan pengurus yang sudah dikukuhkan pada hari ini dapat bekerja dengan baik dengan terus meningkatkan Desa tangguh pasar tangguh agar Pandemi Covid di Kabupaten Gresik segera sirna dari permukaan bumi Indonesia. 


Selama kegiatan Video Conference Bupati Gresik dalam rangka pelantikan dan pengukuhan DPC ABPEDNAS Kab Gresik periode 2020 - 2025 selesai berjalan aman lancar dan tertib. 

Bahwa dengan adanya Acara Video Conference Pelantikan dan Pengukuhan DPC ABPEDNAS Kab. Gresik Periode tahun 2020 - 2025 merupakan program Pemerintah yang setiap 5 tahun dilaksanakan untuk mendukungk tugas Pokok Pemerintah Kab. Gresik. 


Dalam agenda video Conference  Pelantikan dan Pengukuhan DPC ABPEDNAS Kab Gresik periode tahun 2020 - 2025 sempat terpantau langsung oleh Tim redaksi infojatim.com - gresiknews1.com group. 





Penulis Arifin S.Zakaria infojatim.comgresiknews1.com ( Pendiri Penanggung Jawab Redaksi)

Ditemukan Seorang Meninggal Dunia Diduga Akibat Tersengat Aliran Listrik Dari Perangkat Tikus .

 Gresik, gresiknews1.com - Motto Berani Mengungkap Membantu Yang Belum Terungkap. 


Telah terjadi seorang yang meninggal dunia diduga akibat tersengat aliran listrik, atas kejadian tersebut Ka SPK dan Kanit Reskrim Polsek Ujungpangkah telah mendapatkan informasi dari masyarakat bahwa telah ditemukan orang mati tersengat listrik. 


Selanjutnya Ka SPK dan Kanit Reskrim dan anggota Polsek Ujungpangkah menuju ke Tkp di Kebun Jagung milik Sdr EDI SISWANTO termasuk Desa Bolo Rt 1/1  Kec Ujungpangkah Kab Gresik, pada hari Jum.at 28 Agustus 2020 Sekitar Pukul 08.00 Wib. 

Akhirnya mendapati korban yang kemudian diketahui korban bernama Edi Prabowo dengan panggilan Sdr PA'O usia 55 tahun dengan alamat Desa Wadeng Kec Sidayu Kab Gresik, " Ujar, ' dari anggota Reskrim Polsek Ujungpangkah Gresik. 


Lebih lanjut dikatakan korban di Tkp tersebut sudah didapati dalam keadaan terlentang meninggal dunia, didapati luka lecet / bakar pada jari jempol kaki kiri dan pergelangan tangan kanan menyentuk kawat kabel aliran listrik perangkap tikus diduga korban meninggal akibat tersengat aliran listrik, ' Ucap, " dari para saksi yang melihat atas kejadian tersebut. 

Adapun saksi saksi yang mengetahui atas kejadian tersebut Sdri Khalimatus Sakdiyah, Ibad,  dan Muflikhun. 

Atas Kejadian tersebut dari anggota Polsek Ujungpangkah Dibawah kepemimpinan  Akp Sujito SH ( Kapolsek Ujungpangkah) ,  telah mengambil langkah - langkah yang tepat dengan mendatangi TKP, mengamankan barang bukti berupa potongan kawat /kabel penghantar listrik,  Mengefakuasi korban ke rumah sakit Ibnu Sina Bunder Gresik untuk dimintakan Visum,  juga mencari saksi saksi,  dan proses sidik.


Dari kejadian diatas untuk korban di larikan ke rumah sakit Ibnu Sina Bunder Gresik untuk dimintakan Visum / Otopsi guna penyelidikan dan penyidikan lebih lanjut . 



         

Penulis Arifin S.Zakaria infojatim.comgresiknews1.com ( Pendiri Penanggung Jawab Redaksi)

Si Jago Merah Mengamuk Di Pergudangan Milik UD Kembar Group JL.Raya Veteran Gresik.

 Gresik,  gresiknews1.com - Motto Berani Mengungkap Membantu Yang Belum Terungkap. 



Si Jago Merah Mengamuk lagi diduga kebakaran berasal dari bekas bakaran sampah di dekat lahan kosong dan menjalar ke alang-alang menjalar ke tumpukan serbuk,  kebakaran yang terjadi di pergudangan milik UD. Kembar Group Jl. Raya Veteran Kec. Kebomas Kab. Gresik, pada hari Kamis 27 Agustus 2020 pukul 13.04 s,d 14.15 WIB. 


Adapun Kronologi  saat kejadian kebakaran api pertamakali diketahui oleh saksi Sdr. Sodiq pekerjaan pegawai SPBU di Jl. Veteran Kebomas Gresik keadaan api sudah membakar alang-alang di sebelah SPBU dan api cepat membesar dikarenakan tiupan angin yang sangat  kencang, " Ujar, " Sodiq pegawai SPBU. 

Selanjutnya dengan tindakan tegas dan  tanggap 3 unit mobil PMK Pemkab Gresik tiba dilokasi kebakaran langsung melaksanakan upaya pemadaman kebakaran dari sisi samping SPBU.


Sementara api Sudah mulai mengecil dan terus dilakukan penyemprotan oleh petugas PMK Pemkab Gresik dan selanjutnya dilaksanakan pembasahan di area bekas serbuk kayu yang terbakar, " Pungkas, " dari petugas PMK 

Akibat dari kejadian kebakaran tersebut  tidak ada korban jiwa  dan Matriel  terbakarnya sisa serbuk kayu di pergudangan kerugian di taksir antara 20 jt Rupiah, "Tuturnya, ". 

Untuk itu Langkah - langkah yang harus diambil  dalam penanganan kebakaran tersebut  mendatangi lokasi , meminta bantuan ke PMK,  mengamankan lokasi kejadian ,  
meminta keterangan saksi. 


Bahwa kebakaran tersebut diduga berasal dari bekas bakaran sampah di dekat lahan kosong dan menjalar ke alang-alang sehingga api dengan cepat membakar sisa serbuk kayu yg ada di lokasi tersebut.

Dengan adanya  Peristiwa kebakaran tersebut sedang di tangani oleh Polsek Kebomas untuk dilaksanakan penyelidikan lebih lanjut.



Penulis Arifin S.Zakaria infojatim.comgresiknews1.com : Arifin S.Zakaria

Kepala Dinas Kelautan Dan Perikanan Gresik Choirul Anam Berkomentar Kepada Redaksi infojatim.com Terkait Reklamasi Pantai Campurejo Kec.Panceng Kab.Gresik di Duga Tak Berizin dan Saling Lempar

 


REKLAMASI PANTAI CAMPUREJO GRESIK TAK KANTONGI IZIN.

 GRESIK, gresiknews1.com - Motto Berani Mengungkap Membantu Yang Belum Terungkap. 


Reklamasi pantai kian marak di wilayah pesisir utara Gresik. Kali ini, sebuah lahan direklamasi di Desa Campurejo Kecamatan Panceng. Pemilik lahan mengaku sudah mendapatkan izin dari kepala desa hingga kepala dinas kelautan.

Imbas dari pengurukan lahan itu membuat plengsengan atau penahan ombak yang berada di wilayah tersebut sengaja dirobohkan agar keluar masuk kendaraan berat bisa dilakukan.


Ketika dikonfirmasi oleh  Hasanudin ( Reporter wartawan  infojatim.com gresiknews1.com group ) para hari Rabo  26 Agustus  2020 , Pemilik Lahan Rofiq mengaku ia sudah mengantongi izin dari beberapa pihak mulai. Bahkan, ia mencatut nama Kepala Desa, Satpol PP, Polsek hingga Kepala Dinas Perikanan. Rofiq menjelaskan, tanah yang diuruk 6.000 meter persegi, 

"Ini kan memang tanah saya. Milik orang tua, dulu tambak garam lalu sempat abrasi. Saya juga sudah ke Pak Choirul Anam (Kepala Dinas Perikanan Gresik), Satpol PP, Polsek dan kepala desa," kata Rofiq.

Dari informasi yang dihimpun, proses pengurukan atau reklamasi itu merupakan kerjasama antara pihak ketiga yakni Mujib dan Tohari yang merupakan pengusaha galian Asal Desa Kemantren Paciran.

Tohari mengaku, setelah sukses melakukan pengurukan di tepi Pantai Campurejo, ia mengaku dijanjikan oleh pemilik lahan kemudian dijadikan tempat kuliner. 

"Iya saya memang kerjasama dengan Pak Rofiq. Nanti tanahnya dibagi, itu buat kafe di pinggir pantai. Aslinya itu kurang ke utara menjorok ke laut, tapi melihat samping kanan kiri, saya kira biar pas aja. Gak enak sama samping kanan," tambah Tohari ketika dikonfirmasi melalui telepon oleh wartawan infojatim.com gresiknews1.com group. 


Sementara itu, komentar berbeda dilontarkan Kepala Desa Campurejo Amudi. Menurutnya membeberkan lahan tersebut merupakan milik Pak Rofiq. Sesuai surat Petok D ternyata luas lahan 11 ribu meter persegi atau 1,1 Hektare.

Lahan itu awalnya merupakan tambak garam kemudian abrasi sehingga sejak beberapa tahun menjadi laut. Pada tahun 2020 awal, Amudi menjelaskan jika pemilik lahan berusaha melakukan pengembalian lahan yang terkena abrasi dengan cara pengurukan.


"Ya itu miliknya Pak Rofiq, memang lahannya. Itukan karena hak milik, kemarin itu dari pihak desa dimintai ijin untuk reklamasi ya saya bilang monggo, pihak provinsi pernah turun kesini" tambah dia.

Dicatut oleh pemilik lahan, Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Gresik Choirul Anam mengelak. Ia mengaku hanya menerima surat rekomendasi aktivitas itu. Bukan berarti itu izin, karena bukan wewenang daerah.


"Jadi saya gak ada berikan izin. Tapi memang ada surat pemberitahuan masuk ke dinas. Bahkan sudah saya laporkan ke provinsi juga perihal itu. Provinsi sudah melakukan survei" tambah dia.


Choirul Anam ( kepala Dinas Perikanan  Gresik ) ketika Pendiri penanggung jawab   redaksi  infojatim.com gresiknews1.com pada hari Rabo 26 Agustus  2020 sekitar pukul  13.00 wib diruang dinasnya bersamaan dengan Trans-7 .Times  Indonesia   di Kantor Perikanan  di jl. Dr Wahidin Sudirohuso Gresik beliau berkomentar  trkait Reklamasi Pantai Campurejo kec Panceng kab Gresik   ( Bersambung) 


Penulis: Hasanudin ( Reporter wartawan infojatim.com gresiknews1.com group)  

Pendiri Penanggung Jawab Redaksi infojatim.comgresiknews1.com : Arifin S.Zakaria

Pembagian Sembako Dan Masker Kepada Masyarakat Desa Pangkah Wetan Kec Ujungpangkah Kab Gresik

 Gresik, gresiknews1.com  - Motto Berani Mengungkap Membantu Yang Belum Terungkap. 



Dalam rangka kegiatan bersama Muspida Kec Ujungpangkah telah membagikan Sembako dan masker kepada masyarakat Desa Pangkah Wetan dan Desa Banyu Urip Kec. Ujung Pangkah Kab. Gresik.Pada hari Minggu 23 Agustus 2020 Pukul 13.00 s,d selesai. 

Dalam agenda tersebut dihadiri oleh :
1. Muspika Ujung Pangkah.
2. Anggota Koramil 0817/13 Ujung Pangkah.
3. Anggota Polsek Ujung Pangkah.
4. Anggota Satpol PP Kec Ujung Pangkah.
5. Relawan Covid -19.


Sebelum  kegiatan dimulai dilakukan  pengecekan kesiapan kegiatan oleh Sertu Samsul Babinsa Pangkah Wetan bersama relawan Covid-19, setelah itu dilanjutkan dengan pembagian  Sembako dilaksanakan kepada masyarakat nelayan bertempat di Kampung nelayan Tangguh Desa Pangkah Wetan Kec. Ujung Pangkah.


Lebih lanjut dikatakan,  anggota Babinsa Kopda Diarto bersama anggota Polsek melaksanakan pemantauan dan memberikan himbauan kepada warga di Pos Check Point Covid-19 Desa Banyu Urip untuk mematuhi Protokol Kesehatan dan membagikan masker kepada masyarakat yang belum memakainya, " Ungkap, " Ipda Diarto. 

Dengan adanya pembagian masker dan sembako ersebut selama kegiatan berlangsung berjalan tertib, aman dan lancar. 


Kegiatan pembagian Sembako dan masker kepada masyarakat secara langsung untuk mengetahui kepatuhan masyarakat terhadap himbauan pemerintah dalam wajib bermasker yang tertuang pada Perbub No. 22 Tahun 2020.," Ucap, " Muspika Kec Ujungpangkah Kab Gresik 



Penulis: Dimas Z 
Pendiri Penanggung jawab redaksi: Arifin S.Zakaria infojatim.com  gresiknews1.com

Dibangun dari Dana Desa, Drainase Desa Bolo Diduga Salahi Aturan

 GRESIK, gresiknews1.com - Motto Berani Mengungkap Membantu Yang Belum Terungkap. 


Kondisi drainase yang berada di jalan penghubung antar desa di Desa Bolo Ujungpangkah Gresik diduga menyalahi aturan karena lebih tinggi dari permukaan jalan. Drainase itu dibangun melalui dana desa pada tahun 2019.

Langkah yang diambil Pemdes Bolo ini dinilai tanpa kajian yang jelas. Adanya drainase itu membuat banjir ketika hujan. Bahkan, kondisinya penuh sampah sehingga tak berfungsi dengan semestinya. 


Selain itu, di jalan yang menghubungkan Desa Bolo dan Kebonagong itu kondisinya sangat memprihatinkan. Anehnya malah diuruk dengan limston atau batu bongkahan putih.

Kerusakan jalan sangat menyulitkan aktivitas transportasi masyarakat dan mengancam lumpuhnya roda perekonomian. Kondisi itu amat terasa bisa musim hujan datang.

"Ya kalau secara administrasi itu salah, apalagi kondisi drainase lebih tinggi dari permukaan jalan. Akan kita cek lagi" kata Kasi Preservasi Jalan dan Jembatan, Dinas PUTR Femi Husada, Minggu (23/08/2020).

Diungkapkan lebih jauh oleh Femi, sebenarnya jika jalan tersebut merupakan wewenang pekerjaan jalan juga pemerintah kabupaten, dan bukan desa.


Terkait kondisi tersebut, Femmy secepatnya akan melakukan survei ke lokasi. Dari hasil penelusuran, ternyata drainase itu dibangun melalui dana desa pada tahun 2019.

"Jadi secara administratif salah dan gak sesuai dengan kita yang punya wewenang. Tapi masih kita cek terlebih dahulu" imbuhnya.


Sementara itu, Kepala Desa Bolo Moh Gholib ketika dimintai keterangan mengindahkan. Bahkan, berulang kali jurnalis infojatim.com  gresiknews1.com melakukan telepon melalui selular namun tak diangkat. 

"Drainase tinggi, tidak berfungsi. Kayaknya dibangun pada tahun kemarin. Kondisinya memprihatinkan. Apalagi kalau hujan, air ke pemukiman warga sekitar," kata warga Syafi'i.

Syafi'i menyatakan sudah lama warga terganggu dengan kondisi jalan itu. Apalagi, jika hujan turun maka kondisinya sangat licin sehingga membahayakan pengendara yang melintas.

"Bahkan banyak yang jatuh di jalur itu. Kami berharap agar segera diperbaiki bukan hanya diuruk saja," harapnya. 


Penulis: Hasanudin ( Korwil Reporter Jatim)  
Pendiri Penanggung Jawab Redaksi: Arifin S.Zakaria infojatim.com  gresiknews1.com

Pastikan Protokol Kesehatan, Kapolres Gresik Tinjau Dua Wisata

 GRESIK, gresiknews1.com -  Motto Berani Mengungkap Membantu Yang Belum Terungkap. 


Untuk memastikan protokol kesehatan dijalankan di lokasi wisata, Kapolres Gresik AKBP Arief Fitriyanto meninjau Wisata Setigi (Selo Tirto Giri) di Desa Sekapuk Ujungpangkah dan Wisata Pantai Delegan Kecamatan Panceng.Kab.Gresik. 


Didampingi pejabat utama Kasatlantas dan Kasatreskrim serta Kapolsek Ujungpangkah, orang nomor satu di lingkup Polres Gresik ini membagikan sejumlah masker kepada pengunjung serta pengelola wisata.

"Kami ingin memastikan agar protokol kesehatan. Kebetulan di Wisata Setigi dan Pantai Delegan pengunjung sudah patuh. Kami tidak ingin di tempat wisata menjadi kluster penyebaran Covid-19," kata Kapolres Gresik, Minggu (23/8/2020).


Kapolres Arief menambahkan kegiatan pembagian masker ke masyarakat ini juga bentuk menyukseskan program Gresik bermasker sebagai upaya memutus mata rantai penyebaran Covid-19.


"Kami membagikan sejumlah masker, kami terus berupaya menyukseskan program ini sebagai langkah antisipasi dalam penyebaran Covid-19," imbuhnya, menambahkan. 

Sementara itu, Pengelola Wisata Setigi Abdul Halim menerangkan jika pihaknya sejak awal sudah menerapkan protokol kesehatan ketat dengan mewajibkan pengunjung memakai masker serta meminta agar sering cuci tangan.



Selain itu, Halim yang juga Kepala Desa Sekapuk ini menambahkan di Setigi merupakan arena wisata alam terbuka. Bahkan, tata letak fasilitas didesain dengan konsep berjarak agar tetap Physical Distancing.

"Sejak buka lagi saat new normal, Wisata Setigi sudah menerapkan protokol kesehatan dan mewajibkan bermasker. Pengelola juga mengatur pengunjung agar tetap menerapkan Physical Distancing," imbuhnya usai mendampingi Kapolres Gresik berkunjung ke lokasi wisata,  dalam kunjungan Kapolres Gresik di Wisata Setigi tersebut dengan agenda membagikan masker sesuai Perbup No.22 tahun 2020. 


Adapun Perbup No.22 tahun 2020 yang isinya: setiap orang yang melaksanakan kewajiban menggunakan masker pada saat beraktifitas berkegiatan di luar rumah sebagaimana dimaksud dalam pasal 7 ayat (3) huruf a, dikenakan sanksi kerja sosial berupa membersihkan sarana fasilitas umum atau denda administratif sebesar Rp. 150.000 ( seratus lima puluh ribu rupiah)  


Penulis: Hasanudin ( Korwil Reporter Jatim )  
Pendiri Penanggung Jawab Redaksi: Arifin S.Zakaria infojatim.com  gresiknews1.com

Memperingati Harkitnas, Gubernur Jatim Pimpin Ziarah Ke Makam DR. Soetomo, Khofifah ingatkan 3 Pedoman Kepada Warga Jatim

Surabaya, gresiknews1.com -  Berani Transparan Mengungkap Membantu Yang Belum Terungkap. Foto : Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa...