Masyarakat Lamongan Pantura Tumplek Blek Dukung Kompak Calon Independen

LAMONGAN , gresiknews1.com - Motto Berani Mengungkap Membantu Yang Belum Terungkap. 


Tak disangka dan tak diduga,ternyata masyarakat pantura Lamongan tumplek blek dukung pasangan calon bupati dan wakil bupati yang  membawa jargon Lamongan kompak, Calon Bupati dari jalur independen dengan jargon Lamongan Kompak tak henti-hentinya  melakukan blusukan ke Desa-Desa untuk mendapatkan dukungan dan mohon do'a restu kepada semua lapisan  masyarkat,ini di lakukan dalam rangka sosialisasi, sillaturrahmi,dan ta'aruf,agar masyarakat bisa kenal secara dekat,tidak sekedar tau lewat foto-fotonya di benner saja.


Bila masyarakat Pantura mendukung calon Bupati dan Wakil Bupati dari jalur  Independen, Ir. H. Suhandoyo, S.P., dan Drs. Muhammad Su'uddin, S.H,. M.H., M.M., itu sangatlah  tepat sekali, sebab itulah yang di idam-idamkan oleh masyarakat Lamongan sejak dulu,yang menginginkan perubahan dan kemajuan.


Mengapa demikian? Karena Sdr Suhandoyo adalah representasi dari masyarakat Lamongan bagian Selatan dan Sdr Su'uddin adalah representasi dari masyrakat Lamongan bagian Pantura. Tidak hanya itu saja, Sdr Suhandoyo adalah orang NU dan Sdr Su'uddin adalah orang Muhammadiyah, bila  digabung antara Lamongan Selatan dan Lamongan Utara lahirlah "Lamongan Kompak" atau yang ideal disebut dengan istilah "Muhammad NU". Sebab calonya adalah orang dari NU dan Muhammadiyah. 


Malam ini Calon Wakil Bupati dari jalur Independen Bapak Su'uddin bersama Tim Suksesnya di Pantura melakukan sosialisasi dan blusukan di Desa Sendangagung, Kecamatan Paciran, Kabupaten Lamongan, tepatnya di kediaman Bapak Soniman. Dalam sambutannya beliau menyampaikan terimakasih atas semua dukungan dan do'a yang diberikan kepada Lamongan Kompak, semoga Lamongan Kompak dengan izin Allah benar-benar bisa terpilih. 


"Mohon dukungan dan do'anya dari semua yang hadhir,sampaikan pada keluarga,jangan lupa dukung kami Lamongan kompak,yaitu Bpk Suhandoyo dan saya sendiri Muhammad Suuddin sebagai wakilnya,saya tadi diperjalanan mau masuk kedesa sini itu mau menyampaikan apa, alhamdulillah saya ingat,sebenarnya nenek moyang saya ini asal usulnya juga dari keluarga besar desa Sendangagung dan desa Sendangduwur sini, yaitu Mbah Rum dan keluarga besar Mbah Modin,disini saya juga banyak teman, mereka yang ikut ngebrik di RAPI dan ORARI,juga teman sepak bola,dll,


Jadi  kehadiran saya malam ini disini bukan merasa sebagai orang asing, melainkan bagian dari keluarga besar Sendangagung dan Sendangduwur" tuturnya saat memberikan sambutan dihadapan masyarakat Sendangagung, (15/08/2020).




Hal senada disampaikan oleh Abah Condro penasehat Lamongan Kompak, bahwa, "Sendangagung dan Sendangduwur ini adalah satu rumpun, begitu juga dengan Sedayulawas Brondong,sebab ceritanya pada zaman dahulu ada Ulama' besar dari Baghdad yang bernama Syekh Abdul Qohar berdakwah ke negeri ini kemudian ditengah perjalanan beliau terdampar di pantai Sedayulawas, tak disengaja Raja Sedayulawas bernama Tumenggung Joyo Sumitro bersama Permaisurinya saat jalan-jalan ditepi pantai menemukan sesosok lelaki yang tergeletak ditepi pantai, kemudian didekati ternyata lelaki itu masih hidup lalu diajaklah ke Istananya,oleh Tumenggung  kemudian lelaki tersebut di nikahkan dengan putrinya, beberapa waktu kemudian lahirlah bayi laki-laki yang bernama Raden Noer Rachmat, yang selanjutnya saat beliau dewasa diberi tugas untuk melanjutkan dakwa orang tuanya,dan memilih berdakwah  dan mendirikan masjid di wilayah Gunung Amintuno, yang sekarang disebut desa Sendangduwur. Jadi, bila dilihat dari segi aspek sejarah dan spiritual Pak Udin ini secara emosional sangat dekat sekali ikatan bathinnya dengan desa Sendangduwur dan desa Sendangagung, oleh karena itu bila  melihat jasa dan perjuangan Sunan Sendangduwur yang begitu besar, patutlah Bapak Udin yang mendampingi Bapak Suhandoyo ini kita dukung untuk menjadi pemimpin di Lamongan, agar bisa meneruskan perjuangan Sunan Sendangduwur di Pantura dan Lamongan pada umumnya". Ungkapnya.


Lebih lanjut Abah Condro menambahkan, "Pasangan Suhandoyo-Su'uddin adalah satu-satunya calon bupati dari jalur independen,dari rakyat oleh rakyat dan untuk rakyat,makanya harus kita dukung bersama,agar Lamongan ada perubahan" ,terangnya.




Acara sosialisasi ini dihadiri oleh ratusan orang dan disambut dengan gembira oleh tuan rumahnya yaitu Sdr Soniman sekeluarga, juga turut hadir para tokoh masyarakat, tokoh agama, generasi milenial, tim sukses Kecamatan, tim sukses Desa, dan juga  insan Pers. Acara dikemas dengan sesimple mungkin karena malam ini ada di tiga ititik pertemuan,yaitu di desa  Sendangagung,desa Kandangsemangkon,dan desa Sedayulawas.


Komposisi acara  diawali dengan pembukaan dan pembawa acara oleh Sdr Drs. Nasihin, kemudian dilanjutkan dengan sambutan Calon Wakil Bupati Lamongan Drs. Muhammad Su'uddin, S.H., M.H., M.M., lalu diakhiri dengan tausiyah sosial dan politik oleh Orator nasional Abah Condro,selaku  Penasehat Lamongan Kompak, dan ditutup dengan do'a,Pungkasnya. Sampai berita ini diturunkan, Senin 17 Agustus 2020. 

Partner Mitra Media Arifin S.Zakaria gresiknews1.com ( Pendiri Penanggung Jawab Redaksi)

No comments:

Post a Comment

Diduga Sopir Menggantuk Dan Kurang Waspada, Rombongan Bus Wisata Alami Kecelakaan Di Tol Sumo

Mojokerto,  gresiknews1.com - Motto Berani Transparan Mengungkap Membantu Yang Belum Terungkap. Foto : Bus Pariwista PO Ardiansyah nopol S 7...