Peninjauan Pelaksanaan Vaksinasi, Jelajah Kampung Dan Pesisir Yang Diselenggarakan oleh IKA Unair.

Gresik, gresiknews1.com- Motto Berani Transparan Mengungkap Membantu Yang Belum Terungkap. 


Dalam rangka Peninjauan Vaksin tahap III yang dilaksanakan oleh Forkopimda Gresik  dengan tema Jelajah Kampung dan Pesisir yang diselenggarakan oleh IKA UNAIR ( Ikatan Alumni Universitas Airlangga ) yang  bertempat di Edu Wisata Lontar Sewu Jl. Raya Hendrosari Kec Menganti kab Gresik, pada hari Sabtu ( 31/7/2021)  pukul 08.00 wib s, d selesai. 


Kegiatan Vaksin tahap III yang di laksanakan di mulai dari peserta yang ikut melaksanakan Vaksin melakukan registrasi dan di lakukan sesuai nomor urut antrian. 



Sebelum di selenggarakan acara Vaksin tersebut di mulai di laksanakan penyerahan bantuan sembako untuk warga kec Menganti,  dengan adanya bantuan tersebut untuk dapat meringankan beban perekonomian khususnya warga Menganti, " Ungkap Asno Hadi Saputro ( Lurah Ds Hendrosari) . 


Hadir dalam agenda tersebut 
Fandi Akmad Yani S. E ( Bupati Gresik ),  Aminatun Habibah ( Wakil Bupati Gresik ) , Drs. Abimanyu Poncoadmojo Iswinarno M. M ( Sekretaris daerah Kab. Gresik ) , AKBP Arief Fitrianto, SH,. SIK,. MM ( Kapolres Gresik ),  Letkol Inf Taufik Ismail, SOS, M.I.POL ( Dandim 0817/GRESIK ) , Akp Tatak Sutrisno S. H ( Kapolsek Menganti ) ,  Dr. Bambang S. Pog ( Ketua IKA UNAIR ) , Sujarto, M.Si ( Camat Menganti ) ,  Kapten Inf Mujianto ( Danramil Menganti ),   Drg. Saifudin Ghozali ( Kadinkes Kab. Gresik ) ,  Agustin Halomoan Sinaga ( Kepala Dinas Pariwisata Kab. Gresik ) , Asno Hadi Saputro ( Lurah Ds. Hendrosari ) , Peltu Hadi Santoso ( Bhabinsa Ds. Hendrosari ),  Bripka Riono ( Bhabinkamtibmas Desa Hendrosari ),  Satpol PP kab. Gresik., Tim Nakes Jajaran Dinkes Gresik, dan beberapa peserta Vaksin . 


Sementara itu  Fandi Akmad Yani S. E ( Bupati Gresik )  dalam agenda tersebut menyampaikan Ucapan  terimakasih atas bantuan dari Gubernur Jatim dan IKA UNAIR, " Ujar Bupati Gresik, ". 


Juga khususnya untuk Kec. Menganti trimakasih banyak berpartisipasi untuk vaksinasi sebagai bentuk ikhtiar untuk mengurangi wabah covid 19 serta mendukung program pemerintah dalam memutus mata rantai covid 19 di wil Kab Gresik , " Ujar beliaunya, ". 


Bahwa pelaksanaan serbuan Vaksin yang dilaksanakan di Edu wisata lontar sewu diutamakan undangan untuk wil Kec Menganti dan tetap melaksanakan protokol kesehatan harus benar-benar dilaksanakan, saya tau kalau masyarakat sudah bosan dalam hal memakai masker tetapi bagaimanapun semua itu untuk memutus mata rantai covid-19. Dalam agenda tersebut untuk Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa tidak bisa hadir karena masih dengan agenda yang sama di Jember. 



Semua masyarakat di Wil Kab. Gresik dalam hal program vaksinasi sangat antusias dan dalam bulan agustus ini muda-mudahan 70% masyarakat Gresik sudah divaksin semua., 
Insyallah kita bisa berpartisipasi di dalam covid-19 kita akan jadi pemenang dalam memerangi wabah covid - 19 ini harapan dari kita semua dapat terhindar dari wabah ini.




Selanjutnya pelaksanaan Vaksin dilakukan secara Simbolis, dan dilanjutkan dengan foto bersama baik dari anggota Puskesmas Legundi,  Karangandong,  Menganti dengan pengurus IKA ( Ikatan Alumni Universitas Airlangga). 
Dalam agenda  tersebut  terpantau langsung oleh Arifin S.Zakaria sebagai Pendiri Penanggung Jawab Redaksi infojatim.com - gresiknews1.com bersama tim di tempat tersebut. 



Penulis ; Arifin S.Zakaria 
(Pendiri Penanggung Jawab Redaksi)

Tambang Galian C, Di duga Tanpa Mengantongi Izin Di tertibkan Oleh Satuan Anggota Polres Gresik

Gresik, gresiknews1.com  - Motto Berani Transparan Mengungkap Membantu Yang Belum Terungkap. 

Gresik - Barang bukti kendaraan dump truk Colt Diesel 7 unit yang di amankan di lapangan parkir depan Mapolres Gresik,  pada hari Selasa 27' Juli 2021 3 unit kendaraan dikeluarkan dari lapangan depan Mapolres Gresik di  Jl.Dr Wahidin Sudirohusodo Kec Kebomas Kab Gresik.,  dan pada hari Rabo 28 Juli 2021 4 unit kendaraan tersebut di keluarkan dari lapangan parkir depan Mapolres Gresik. Sebelumnya, dump truk Colt Diesel yang masih bermuatan tanah ini menjadi barang bukti pemeriksaan dalam perkara dugaan galian c yang di duga tidak mengkantongi izin yang beroperasi di wilayah Kab Gresik. 


Sebelumnya dari tim awak media infojatim.com - gresiknews1.com Arifin S.Zakaria bersama LSM FPSR di bawah pimpinan Aries Gunawan dalam perkara ini, sebanyak 7 dump truk diamankan oleh anggota Satreskrim Polres Gresik pada saat penggrebekan di lokasi tambang pada Kamis (22/7/2021).


Selain dump truk, juga diamankan dua unit ekskavator dan sejumlah orang termasuk operator backhoe serta sejumlah surat jalan. Lokasi galian c diduga tidak mengkantongi izin yang berada di Desa Jatirembe dan Desa Jatiroboh, Kecamatan Benjeng, Kabupaten Gresik.


Saat kendaraan 7 unit yang di tahan di depan lapangan Mapolres Gresik tim awak media infojatim.com - gresiknews1.com dan LSM FPSR sempat wawancara langsung dengan sebut saja inisiatl Mf dan KL beliau berkomentar saat ini masih dalam pemeriksaan menunggu perkembangan selanjutnya.  " Ujar, " pemilik ekskavator dan pemilik kendaraan. 


Dari keterangan yang dihimpun,tambang diduga tidak Mengantongi izin ini mampu menghasilkan Rp 1.900.000 per hari atau 38 rit dalam satu harinya. Angka tersebut terbilang dalam kondisi sepi karena dampak pandemi Covid-19. Saat itu, Unit Tipidter Sat Reskrim Polres Gresik dipimpin Iptu Suparlan.


"Kegiatan ini adalah penertiban galian - galian yang tidak mengkantongi izin atau ilegal mining. Yang jelas-jelas perbuatan melanggar hukum dan merusak alam sekitar," ungkap Kapolres Gresik, AKBP Arief Fitrianto, ketika dikonfirmasi.oleh tim LSM dan awak media, Jumat (23/7/2021) 


Diketahui, pemilik kedua tambang yang tanpa mengkantongi izin itu berinisial Mf dan KL . Mereka disangkakan pasal 158 jo pasal 35 Undang-undang RI nomor 3 tahun 2020 tentang perubahan atas Undang-undang nomor 4 tahun 2009 tentang Pertambangan Mineral dan Batubara.

Terkait dilepaskannya barang bukti sejumlah dump truk Colt Diesel tersebut, Kasatreskrim Polres Gresik, AKP Bayu Febriyanto Prayoga saat dikonfirmasi oleh LSM FPSR Aris Gunawan dan awak media , melalui sambungan Whatsapp, memilih diam.

Sedangkan Aris Gunawan, Ketua Umum LSM Generasi Muda Peduli Aspirasi Masyarakat (GEMPAR), ketika dikonfirmasi oleh tim redaksi infojatim.com - gresiknews1.com Arifin S.Zakaria beliau berkomentar menyayangkan dilepaskannya barang bukti tersebut.


Aris tak mau berprasangka banyak, namun menurutnya, dilepaskannya dump truk itu dikhawatirkan bisa menghilangkan barang bukti,  dalam tempo 1 minggu proses untuk unit unit kendaraan dump truk Colt diesel tersebut sudah di keluarkan semua. 

"Kami sangat apresiasi atas tindakan hukum dari Polres Gresik. Namun dilepaskannya beberapa dump truk Colt Diesel ini dikhawatirkan menghilangkan bukti-bukti untuk kepentingan pembuktian dalam penyidikan, penuntutan dan peradilan," kata Aris Gunawan, yang juga Ketua LSM Front Pembela Suara Rakyat (FPSR) ini.

Bagaimana barang bukti tersebut pinjam pakai?  

Menjawab pertanyaan tersebut, Aris menyebut Peraturan Kepala Kepolisian Republik Indonesia (PERKAP) Nomor 10 Tahun 2010 tentang Tata Cara Pengelolaan Barang Bukti di Lingkungan Kepolisian Republik Indonesia.

Menurut Aris, pada tahap penyidikan, barang bukti tersebut dapat dipinjam pakai pihak yang berhak dan mengajukan permohonan permohonan untuk pinjam pakai tersebut. 

Adapun barang bukti tersebut dapat diserahkan kepada Pejabat Pengelola Barang Bukti yang selanjutnya di singkat PPBB adalah anggota Polri yang mempunyai dan wewenang untuk menerima,  menyimpan, mengamankan,  merawat. mengeluarkan dan memusnahkan benda sitaan dari ruang atau tempat khusus penyimpanan barang bukti. 



Aris menegaskan, akan terus mengawal  perkara tersebut bersama tim awak media yang tergabung di dalamnya hingga naik ke tuntutan di Pengadilan, " kata Aris, " dengan singkat padat. 
Sampai berita ini diturunkan, Kamis ( 29/7/2021) . 



Sumber Berita: Partner Mitra 
Pendiri Penanggung Jawab Redaksi 
Arifin S.Zakaria

POSKO PENGENDALIAN PPKM DARURAT KEBOMAS UNTUK BANTUAN BERGULIR

Gresik, gresiknews1.com - Motto Berani Transparan Mengungkap Membantu Yang Belum Terungkap. 


Wabah Covid - 19 sampai saat ini masih  berdampak di negara kita., khususnya  dampak yang di rasakan oleh warga Gresik dengan adanya PPKM Darurat yang tidak bisa leluasa untuk bekerja,  hari ini agenda bantuan sembako yang di laksanakan di Posko pengendalian PPKM Darurat di Kecamatan Kebomas Gresik terus bergulir,  Pendiri redaksi infojatim.com - gresiknews1.com Arifin S.Zakaria memantau langsung di lapangan bantuan untuk warga.


Adapun bantuan sembako.tersebut yang terdiri dari beras, minyak, telur yang di berikan kepada warga yang mengalami isolasi mandiri (isoman) dan warkop-warkop yang terdampak tidak dapat mendapatkan penghasilan yang tidak tetap akhirnya mendapat bantuan dari pemerintah gresik, "" Ujar Zainul Arifin S, STP,  Sekcam Kebomas Gresik,  kepada tim redaksi infojatim.com - gresiknews1.com pada hari Jum,at tanggal 23 juli 2021 pukul 10.00 s,d selesai. 




Bagi warga masyarakat yang terdampak Covid - 19  tersebut dapat untuk melalui koordinasi ke wilayah desa setempat masing-masing mulai Rt, Rw dan Lurah setempat dan beserta identitas pendukung seperti Ktp dan Kartu Keluarga. 



Pada hari Jumat 23 Juli 2021 di Posko Puskesmas Kebomas.Gresik dengan penuh pelayanan prima untuk gerak cepat dan mobil ambulance yang sudah standby segera menanggulangi pasien. Pasien dari puskesmas desa indro  kecamatan kebomas,ketika dikonfirmasi oleh tim redaksi infojatim.com - gresiknews1.com dinas kesehatan membenarkan terkonfirmasi positif dan pasien perempuan tersebut positif covid dan dirujuk ke puskesmas kebomas Gresik,  dan warga masyarakat yang enggan disebutkan namanya memberikan tambahan komentar berterimah kasih kepada Pemerintah Kab Gresik atas bantuan dan perhatiannya dibawah Kepemimpinan Bupati Gresik Fandi Ahmad Yani.,SE dengan panggilan  akrabnya Gus Yani.


Bagi warga yang terdampak PPKM darurat di usahakan akan mendapatkan bantuan juga,  untuk itu apabila masyarakat yang lebih mampu ingin berkontribusi membantu yang lebih membutuhkan di masa pandemi Covid - 19 ini,  monggo bisa bantuannya di salurkan lewat Posko PPKM Darurat Kebomas Gresik, " Ungkap Zainul, " Sekcam Kebomas Gresik kepada tim redaksi infojatim.com - gresiknews1.com



Penulis ; Arifin S.Zakaria, Ard 
Pendiri Penanggung Jawab Redaksi 

Posko PPKM Darurat Memberikan Bantuan Sembako di 3 kecamatan Gresik

Gresik, gresiknews1.com - Motto Berani Transparan Mengungkap Membantu Yang Belum Terungkap. 


Agenda bantuan di Posko PPKM Darurat memberikan bantuan sembako yang di laksanakan di 3 Kecamatan Gresik terdiri dari kecamatan Kebomas Gresik di bawah kepemimpinan Nur Hudah sebagai camat Kebomas Gresik, dan di dampingi oleh Sekcam Sdr Zainul,  agenda yang di laksanakan pada hari  Kamis ( 22/7/2021)  pukul 08.00 wib s,d selesai 





Penanggulangan Posko PPKM darurat  juga dilaksanakan juga  meliputi di 3 desa Kecamatan Gresik di antaranya ; 
1. Kecamatan Manyar 
2. Kecamatan Kebomas 
3.Kecamatan Gresik Kota. 
Dalam pembagian tersebut terdiri dari beras,  telor, dan minyak, di peruntukan warga yang sudah tertata secara administrasi, " Ungkap, " Nur Hudah, " sebagai Camat. Kebomas. 


Lebih lanjut dikatakan dalam agenda tersebut yang terpantau langsung di lapangan oleh Arifin S.Zakaria sebagai Pendiri Penanggung Jawab Redaksi infojatim.com - gresiknews1.com


Agenda Posko PPKM Darurat tersebut juga di hadiri oleh para tamu undangan Bupati Gresik Muhammad Yani dengan panggilan akrabnya ( Gus Yani) ,   dan tim Dandim 0817,Kepala Dinas Pmd Ibu Fardah,  Kapolres Gresik AKBP Arif Fitrianto. 


Saat pembagian sembako yang salah satunya di laksanakan di kecamatan Kebomas pada ketika camat Kebomas Gresik diwawancarai oleh redaksi infojatim.com - gresiknews1.com mengatakan dengan agenda seperti ini dengan penuh kebanggaan dan mendapatkan kepercayaan pada penempatan pengendalian posko dikantor kecamatan kebomas Gresik dan juga penempatan posko di puskesmas sudah terlaksana dengan baik untuk sistem pelayanan dan terkendali dengan baik. 




Penulis ; Arifin S.Zakaria 
( Pendiri Penanggung Jawab Redaksi )

Nasib Pekerja PT Newera Rubberindo Di ujung Tanduk, Pihak Pengusaha Masih Tidak Mau Menyelesaikan Dengan Pekerja.

Gresik,  - gresiknews1.com - Motto Berani Transparan Mengungkap Membantu Yang Belum Terungkap 


Rencana pemberian subsidi upah dari Pemerintah Kabupaten Gresik, kepada ribuan pekerja di PT Newera Rubberindo,  masih terganjal dari perusahaan, sebab dalam mediasi kedua secara online, perusahaan tidak hadir, Jumat (2/7/2021). Dari dua kali gagal mediasi tersebut, diharapkan ada ketegasan Pemkab Gresik. 

Wakil Ketua Pengurus Unit Kerja (PUK) PT Newera Rubberindo, Nono Sumanto, mengatakan, mediasi kedua yang diadakan Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Gresik bersama manajemen PT Newera Rubberindo dan PUK SP KEP KSPI PT Newera Rubberindo secara daring tidak membuahkan hasil. Sebab, dari manajemen perusahaan tidak ada yang hadir. 

Padahal, dalam mediasi kedua ini untuk memastikan pihak manajemen PT Newera Rubberindo memberikan  kepastian bisa membayar 75 persen dari upah yang belum dibayarkan. Termasuk uang tunjangan hari raya (THR) idul Fitri tahun 2020 dan tahun 2021 yang masih kurang pembayarannya. 

"Kalau dirata-rata, masing-masing pekerja bisa mendapat Rp 20.000 Juta dari upah yang belum diterima sejak Januari 2021. Ada 1.200 pekerja," kata Nono Sumanto, saat di Markas Syariah DPC FSP KEP KSPI Kabupaten Gresik komplek Terminal Bunder. 

Padahal, dari  Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Gresik telah memberikan saran kepada perusahaan untuk tetap mempekerjakan para pekerja, sambil proses pembayaran upah lunas. Tapi, perusahaan tidak mau memberikan upah sesuai perjanjian bersama. "Dalam perjanjian bersama itu sudah jelas. Para pekerja dibayar dan para pekerja bisa kembali bekerja," kata imbuhnya. 

Saat ini, PT Newera Rubberindo masih bisa mengirim sandal dan sepatu ke toko-toko dari sisa prosuksi sebelum para pekerja unjuk rasa. "Berarti masih ada uang masuk ke perusahaan. Kenapa upah pekerja tidak dibayarkan," katanya. 


Terpisah, Ketua Federasi Serikat Pekerja Kimia Energi Pertambangan Minyak Gas Bumi dan Umum (FSPKEP - KSPI ) Kabupaten Gresik Apin Sirait, mengatakan, dari gagalnya mediasi tahap dua tersebut, Pemkab Gresik harus berani mengambil tindakan tegas. Sebab, tawaran subsidi upah yang ditawarkan Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani (Gus Yani) tidak bisa terlaksana. 

Akibatnya, nasib ribuan pekerja di pabrik sandal dan sepatu tersebut terancam pemutusan hubungan kerja (PHK). "Pemkab Gresik sudah memberikan solusi terbaik, sementara pihak pengusaha masih tidak mau menyelesaikan masalah. Maka, harus ada langkah tegas dari Pemkab Gresik," kata Apin Sirait didampingi Ketua PUK  PT Newera Rubberindo, Ahmad Agus M. 
Sampai berita ini diturunkan, Senin ( 5/7/ 2021)  



Sumber Berita ; Partner Mitra LSM SABER
Pendiri Penanggung Jawab Redaksi 
; Arifin S.Zakaria

Pelaksanaan PPKM Darurat Yang Dilaksanakan Serentak Oleh Forkopimda Gresik

Gresik, gresiknews1.com  – Motto Berani Transparan Mengungkap Membantu Yang Belum Terungkap. 


Forkopimda Gresik menyisir sejumlah kafe dan mall. Memastikan pelaksanaan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat. Warga yang nekat membandel, langsung dibubarkan petugas gabungan TNI-Polri dan Sat Pol PP. Minggu (4/7/2021).

Dipimpin langsung Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani, SE bersama Dandim 0817 / Gresik, Letkol Inf. Taufik Ismail, S.Sos, Mi.Pol, Kapolres Gresik, AKBP. Arief Fitrianto, SH, SIK, MM dan Kasatpol PP Abu Hassan.

Juga didampingi Kadishub Gresik Nanang Setiawan dan Kadinkes drg. Saifudin Ghozali melakukan pengecekan yang di pusatkan di perbelanjaan seperti Gress mall, dalam pelaksanaan PPKM Darurat hanya tempat makan saja yang boleh beroperasi. Itupun tidak melayani makan ditempat, hanya bisa take away . 

Karena untuk menghindari hal - hal kemungkinan agar masyarakat sadar betapa pentingnya kesehatan karena sehat di.mulai dari diri kita sendiri. 

Tiga Pilar Kota Santri ini juga melakukan patroli dan memberikan himbauan di kafe-kafe yang masih menyediakan makan ditempat.

“Bisa dibungkus/take away guna menghindari kerumunan,” ucap Bupati Gresik Gus Yani ( panggilan akrabnya) . 

Sementara Kapolres Gresik, AKBP. Arief Fitrianto mengungkapkan, kegiatan yang menimbulkan kerumunan akan langsung dibubarkan saat itu juga. 

Pihaknya menegaskan, melanggar ketentuan PPKM Darurat akan langsung diamankan di kantor Polisi.

Menyisir sebuah kafe penyedia makanan dan minuman di Jalan Brotonegoro, Desa Suci, Kecamatan Manyar, pertemuan organisasi yang menimbulkan kerumunan terciduk Forkopimda.

“Selanjutnya panitia dan pihak penanggung jawab diamankan ke Mapolres Gresik karena sudah melanggar PPKM Darurat,” tegasnya.

Penerapan kebijakan pemerintah ini untuk mencegah penyebaran virus Covid-19 yang belakangan mengalami peningkatan.

Alumnus Akpol 2001 ini menggulirkan gerakan “GRESIK JAMAN NOW.” Singkatan dari Gresik ‘JAngan kemana-mana Nang Omah Wae’.

Agar masyarakat mengurangi mobilitas, guna mencegah penularan virus jahat asal wuhan, China, juga mendukung ikhtiyar pemerintah dalam memutus rantai penyebaran Covid-19. 


Pendiri Penanggung Jawab Redaksi 
Arifin S.Zakaria

Menurunkan Berita Stop Pers Titik Hartiningsih infojatim.com - gresiknews1

Gresik - gresiknews1.com - Berani Transparan Membantu Mengungkap Yang Belum Terungkap 


Saya atas nama Pimpinan Redaksi infojatim.com - gresiknews1 telah berupaya Stop Pers pada tanggal 23 Juni 2021 Atas Nama titik hartiningsih sebagai editor atau wartawan dari redaksi infojatim.com - gresiknews1.


Dikarenakan dalam Stop Pers tersebut berdasarkan UU Pers nomor 40 Tahun 1999 tidak terbukti melakukan kesalahan-kesalahan atau penyalahgunaan di redaksi infojatim.com - gresiknews1 .

Saya atas nama Pimpinan pada tanggal 03 Juli 2021 memulihkan kembali nama baik Titik Hartiningsih ke box redaksi infojatim.com - gresiknews1 sebagai mana mestinya apa yang di laksanakan sebagai editor . 

Dan mohon maaf buat segenap para sahabat mitra media online tanpa kecuali jika ada kekurangan yang saya lakukan di redaksi infojatim.com - gresiknews1

Pendiri Penangung Jawab Redaksi 
Arifin S. Zakaria 

Diduga Sopir Menggantuk Dan Kurang Waspada, Rombongan Bus Wisata Alami Kecelakaan Di Tol Sumo

Mojokerto,  gresiknews1.com - Motto Berani Transparan Mengungkap Membantu Yang Belum Terungkap. Foto : Bus Pariwista PO Ardiansyah nopol S 7...