*PIMPIN UPACARA HUT KORPI KE 50, HUT PGRI KE 76, HARI GURU NASIONAL DAN HARI KESEHATAN NASIONAL 2021, INI PESAN WABUP GRESIK*

Gresik, gresiknews1.com - Motto Berani Transparan Mengungkap Membantu Yang Belum Terungkap. 

Wakil Bupati Gresik Dra. Aminatun Habibah, M.Pd Pimpin Upacara di halaman Kantor Bupati kali ini merupakan bagian dari peringatan HUT Korpri ke 50, HUT PGRI ke 76 Hari Guru Nasional dan Hari Kesehatan Nasional di lingkungan pemerintah Kab. Gresik, Senin (29/11/21), Upacara diikuti seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkup Pemkab Gresik.


Saat memberikan sambutan Bu Min Sapaan akrab Wabup Gresik berpesan tetap jaga kebersamaan dan kekompakan sebagai anggota Korpri, PGRI,dan Tenaga Kesehatan pada momentum ini menjadi media untuk instropeksi diri dan evaluasi terhadap tugas dan kewajiban masing masing sehingga lebih bijak dan mengedepankan sisi humanis dalam mewujudkan pelayanan kepada masyarakat sesuai tugas pokok dan fungsinya.

Selaku pembina Korpri Wabup mendorong para ASN khususnya anggota Korpri untuk adaptif dan kompeten dalam menggunakan teknologi terutama disaat Pandemi saat ini,"terangnya. dihadapan peserta apel.


Menurut Wabup Bu Min di era Pandemi saat ini adalah momentum sebagian besar birokrat harus mempercepat transformasi digital menjadikan aparat birokrasi lebih adaptif dan terampil memanfaatkan teknologi dengan mengedepankan inovasi dan kreatifitas.

Transformasi digital menjadi salah satu upaya akselerasi reformasi birokrasi yang kini tengah dilakukan pemerintah.


Tidak hanya reformasi Birokrasi tetapi reformasi struktural harus segera diimplementasikan untuk memangkas pengambilan keputusan yang berbelit sehingga dapat memberikan pelayanan publik yang prima, konsekuensinya adalah kompetensi ASN harus menyesuaikan keadaan dan pola pikir aparatur negara harus berorientasi pada hasil serta memberi kesempatan yang ahli untuk memecahkan masalah dan memberi pelayanan terbaik kepada masyarakat,"sambungya.

Tugas ASN sebagai simpul pemersatu bangsa yang selalu mengamankan dan mengamalkan nilai nilai Pancasila, disisi lain pun ASN harua menjadi motor pembangunan dan perubahan serta harus bisa menjadi contoh bagi masyarakat dalam penerapan disiplin protokol kesehatan guna memutus mata rantai penyebaran Covid 19,"tandasnya.


Peringatan HUT ke 76 PGRI dan HGN tahun 2021 adalah momentum kebangkitan para Guru untuk menjadi Guru yang lebih profesional dalam menghadapi tantangan yang cukup berat di masa Pandemi dan sekaligus tantangan di era revolusi industri 4.0 semoga di HUT ke 76 PGRI dan HGN tahun ini memberikan motivasi dan inspirasi begitu begitu pentingnya soliditas dan solidaritas Guru dalam membesarkan Marwah PGRI sebagai organisasi profesi sesuai dengan tema tahun ini yaitu Bangkit Guruku, Maju Negeriku, Indonesia Tangguh, Indonesia Tumbuh,"sambungnya.

Peringatan Hari Kesehatan Nasional merupakan momentum untuk kita bersyukur karena Indonesia menjadi salah satu negara yang berhasil menurunkan lonjakan kasus Covid 19 yang disebabkan adanya mutasi Virus.


Capaian penurunan kasus Covid 19 di Indonesia saat ini sebaiknya tetap membuat kita waspada apalagi penyebaran virus Corona dimana banyak memunculkan banyak varian yang tidak bisa di Prediksi oleh karena itu dibutuhkan kepatuhan masyarakat dalam menerapkan protokol kesehatan disetiap kegiatan dan peningkatan 3 T serta pelaksanaan Vaksinasi.

Dengan mengangkat tema "Sehat Negeriku, Tumbuh Indonesiaku" diharapkan menjadi penyemangat bagi pelaku pembangunan termasuk masyarakat umum dan khususnya para penggiat sektor kesehatan untuk terus bangkit dari kondisi Pandemi Covid 19 agar Indonesia Bangkit Indonesia Tumbuh.


Dalam agenda hari dari tim redaksi infojatim.com - gresiknews1.com ikut memantau dan monitoring di lingkup Pemkab Gresik. 

Selamat HUT ke 50 Korpri, HUT ke 76 PGRI, Hari Guru Nasional dan Hari Kesehatan Nasional tahun 2021, Semoga Semakin Jaya,"pungkasnya. ( Rsk Az.) 



Pendiri Penangung Jawab Redaksi
Arifin S.Zakaria

Khofifah Targetkan Pesantren di Jawa Timur Hasilkan 1.000 Produk pada 2023

GRESIK, gresiknews1.com - Motto Berani Transparan Mengungkap Membantu Yang Belum Terungkap. 

Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa menargetkan pondok pesantren di seluruh Jawa Timur menghasilkan 1.000 produk pada tahun 2023. Hal ini disampaikan saat penutupan acara One Pesantren One Produk (OPOP) 2021 di Icon Mall, Minggu (28/11/2021). 

"Pada tahun 2023 ada 1.000 produk yang dilahirkan dari pesantren," ucap Khofifah, kepada awak media selepas penutupan expo OPOP. 


Dikatakannya, produk yang dihasilkan dari pondok pesantren dapat meningkatkan perekonomian dan kemandirian pesantren tersebut. 

OPOP merupakan program peningkatan kesejahteraan masyarakat berbasis pesantren, baik melalui pemberdayaan santri, pesantren serta alumni. 

Pesantren asal Jawa Timur yang sudah berhasil mengekspor produk yang mereka hasilkan adalah Ponpes Pomosda di Kabupaten Nganjuk. Khofifah berharap, pondok Pesantren Modern Sumber Daya At Taqwa (Pomosda) yang berada di Nganjuk, dapat menjadi inspirasi dan motivasi bagi pesantren lain yang ada di Jawa Timur. 


Saat ini memang baru sebanyak 150 produk yang terdapat dalam katalog. Namun sebenarnya, produk yang sudah dihasilkan oleh pesantren-pesantren di seluruh Jawa Timur melebihi jumlah dalam katalog. Sudah ada 450 produk yang sudah siap dikurasi. Kurasi produk adalah proses penyeleksian terhadap produk UKM/IKM yang telah Anda daftarkan sebelum produk tersebut dapat diekspor.  

"Sehingga akan lebih indah, bila nantinya pada tahun 2023 nanti dapat melebihi 1.000 item atau produk yang ditargetkan," terangnya. 

Khofifah juga berterima kasih kepada pemerintah daerah dan kota di Jawa Timur, yang telah mendukung penguatan ekonomi dan kesejahteraan pesantren melalui OPOP. Termasuk, kepada Bank Indonesia, Kementerian dan institusi lain yang telah banyak membantu dalam agenda ini. 


Expo OPOP yang digelar di Icon Mall Gresik ini, berlangsung selama tiga hari mulai dari tanggal 26 sampai 28 November 2021. Dengan agenda pameran, menampilkan produk unggulan dari pondok pesantren yang ada di Jawa Timur. 

Pada hari pertama usai pembukaan  digelar Seminar OPOP Smart Pesantren dengan mengahdirkan pembicara dari Bank Indonesia dan Ponpes Sidogiri Pasuruan. Dilanjutkan dengan festival kopi dan hadrah banjari. 

Hari kedua talkshow pembiayaan, workshop aplikasi santri, sosialisasi halal self declair, dan klinik bisnis manajemen. Pada hari ketiga atau terakhir akan digelar lomba mewarnai, literasi keuangan syariah, festival franchise, dan penutupan oleh Gubernur Jatim, Khofifah Indar Parawansa. Sekaligus seremoni ekspor virtual produk dari Ponpes Pomosda Nganjuk. Dilanjutkan penandatanganan perjanjian kerjasama dan penyerahan penghargaan 

Adapun penghargaan diberikan kepada Bupati atau Walikota yang mendukung OPOP dan OPD inovatif yang mengembangkan program OPOP.  


Salah satu penerima penghargaan adalah Bupati Gresik, Fandi Akhmad Yani. Pria akrab disapa Gus Yani mendukung penuh gelaran OPOP, berharap produk yang dihasilkan pondok pesantren bisa naik kelas menembus pasar internasional. Seperti UMKM Gresik naik kelas. 

"Mendorong OPOP, kedepan bisa naik kelas go interasional. Beberapa produk UMKM Gresik kami dorong ke internasional, ekspor terus," terangnya. 


Pada agenda penutupan expo OPOP di Icon Mall Gresik dari tim redaksi infojatim.com - gresiknews1.com memantau dan monitoring agenda tersebut. 

Dalam penutupan expo OPOP di Icon Mall juga dihadiri sejumlah kepala daerah di Jawa Timur.
Hingga berita ini diunggah, Senin ( 29/11/2021). ( Rsk Az) 


Pendiri Penangung Jawab Redaksi 
Arifin S.Zakaria

*Kunjungi Kecamatan Menganti, Bu Min Serahkan Bantuan Modal Untuk Muallaf dan Sampaikan Pentingnya Peran Perempuan.*

Gresik, gresiknews1.com - Motto Berani Transparan Mengungkap Membantu Yang Belum Terungkap. 

Wakil Bupati Kabupaten Gresik, Hj. Aminatun Habibah, hari Minggu (28/11) melakukan kunjungan ke beberapa desa di Kecamatan Menganti, Gresik. Dalam kunjungan tersebut, Bu Min, sapaan akrab Wabup Gresik, menghadiri kegiatan Peringatan Maulid Nabi Muhammad bersama Muallaf di Masjid Baitul Hamdi Kecamatan Menganti serta dilanjutkan dengan menghadiri kegiatan Haul dan Silaturahmi Muslimat-Fathayat Nahdlatul Ulama (NU) Anak Cabang Menganti di Desa Mojotengah.

Dalam kegiatan di Mesjid Baitul Hamdi Menganti, Bu Min bersama Ketua Baznas Kabupaten Gresik Abdul Munif dan Ketua PD BKMM Kabupaten Gresik Yetty Supriyati serta ketua PD DMI Zainal Abidin, memberikan bantuan modal kepada Muallaf lewat program Gresik Berdaya dari Baznas Kabupaten Gresik.


Bu Min dalam sambutannya mengucapkan terima kasih BKMN dan Baznas Kabupaten Gresik yang senantiasa memberikan perhatian kepada teman-teman muallaf.

"Mudah-mudahan ini tidak sekali ini saja, tetapi bisa terus berkesinambungan. Hal ini karena teman-teman muallaf ini adalah orang-orang yang istimewa," ujar Bu Min.


Selepas kegiatan Peringatan Maulid Nabi Muhammad bersama Muallaf di Masjid Baitul Hamdi Kecamatan Menganti, Bu Min langsung bergeser di Desa Mojotengah untuk menghadiri kegiatan Haul dan Silaturahmi Muslimat-Fathayat Nahdlatul Ulama (NU) Anak Cabang Menganti.

Bersama Ketua PAC Muslimat Fatayat NU Kecamatan Menganti, Sdri Muniroh, Ketua Tanfidziyah MWC NU Menganti, KH. Edris, dan juga Nyai Khusnul Khuluq yang hadir sebagai penceramah, Bu Min mengikuti jalannya kegiatan bersama jama'ah.

Dalam sambutannya dihadapan jama'ah, Bu Min menyampaikan bahwa peran ibu dalam keluarga sangat besar. Kaum ibu juga merupakan tumpuan bagi anak-anak mereka, karena seorang ibu ikut membentuk seorang anak menjadi anak yang baik dan sholeh sholehah. 

"Aktris dibalik berhasilnya anak anak yang sekarang telah menjadi tokoh masyarakat, karena ibu adalah tumpuan dari keluarga kecil yang ada di rumah," ujar Bu Min.


Lebih lanjut, Bu Min juga menyampaikan bahwa Muslimat NU yang saat ini memiliki lembaga pendidikan Taman Kanak-kanak (TK) harus dirawat dengan baik karena TK tersebut akan membentuk anak-anak yang akan menjadi generasi muda yang hebat bagi Indonesia khususnya Kabupaten Gresik.

"Pendidikan di TK yang dimiliki oleh Muslimat NU harus berdasarkan Islam Ahlussunnah wal Jama'ah agar nantinya anak-anak generasi muda menjadi generasi yang sholeh dan sholehah," lanjut Bu Min.

Di akhir sambutannya, Bu Min menyampaikan ucapan terimakasih kepada seluruh ibu-ibu Muslimat NU yang hadir. Bu Min juga mengapresiasi Muslimat NU yang ikut serta membantu Pemerintah dalam mensukseskan program Vaksinasi COVID-19. Bu Min juga berharap agar hubungan kerjasama Pemerintah Daerah dan Muslinat NU dapat menghasilkan sesuatu yang luar biasa untuk seluruh masyarakat Kabulaten Gresik.

"Muslimat NU adalah organisasi yang luar biasa, Muslimat MU merupakan kekuatan yang luar biasa bagi Kabupaten Gresik. Pemerintah mengucapkan terimakasih yang sebesar besarnya kepada ibu-ibu Muslimat NU yang ikut serta mengusahakan dan mendorong seluruh warga untuk mengikuti vaksinasi sehingga Kabupaten Gresik dapat mencapai PPKM Level 1," ujar Bu Min

Tak lupa, Bu Min juga mengajak jama'ah untuk mensosialisasikan kebijakaan pemerintah dalam menghadapi Natal dan tahun baru. Diinformasikan bahwa mulai tanggal 24 Desember 2021 hingga 2 Januari 2022, seluruh wilayah Indonesia akan menerapkan PPKM Level 3. Hal ini menurut Bu Min merupakan langkah preventif dalam mencegah meledaknya pandemi yang biasanya terjadi setelah libur panjang.( Rsk Az) 



Penulis Arifin S.Zakaria 
pendiri penangung jawab redaksi

Gus Yani Buka Perilisan Museum Masmundari, Pelopor Museum Digital di Kabupaten Gresik.*

Gresik, gresiknews1.com - Motto Berani Transparan Mengungkap Membantu Yang Belum Terungkap. 

Satu lagi terobosan baru lahir di Kabupaten Gresik. Dengan memadukan antara perkembangan teknologi digital dan pelestarian budaya, lahirlah Museum Digital Masmundari yang resmi di buka Sabtu (27/11) oleh Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani (Gus Yani) di Gedung Putri Mijil Pendopo Kabupaten Gresik.

Museum Digital Masmundari ini merupakan representasi dari kepedulian Yayasan Gang Sebelah terhadap aset Kebudayaan Gresik utamanya damar kurung, melalui museum digital Masmundari ini akan disajikan karya-karya maestro Masmundari dalam bentuk digital dan tentunya dikemas secara interaktif sehingga menarik untuk disimak.


Gagasan untuk mendokumentasikan karya Masmundari dicetuskan oleh Hidayatun Nikmah, Ayuningtyas, dan Dewi Nastiti dengan dukungan dan bantuan Yayasan Gang Sebelah. Tim yang dikomandani tiga perempuan ini kemudian mampu membuka kunci-kunci informasi dari berbagai pihak, dan dengan potensi "puan"-nya menghadirkan karya yang estetik.

"Museum Digital Masmundari ini merupakan sebuah inovasi yang luar biasa dengan bermodalkan kreatifitas," ungkap Gus Yani dalam sambutannya.

Menurut Gus Yani, semua kalangan dari berbagai lapisan masyarakat harus dapat beradaptasi di era digitalisasi ini, apalagi dengan adanya pandemi Covid-19 yang semakin mempercepat laju digitalisasi dalam berbagai bidang.


"Yayasan Gang Sebelah sudah beradaptasi dengan kemajuan teknologi, terbukti dengan dihadirkannya Museum Digital Masmundari yang merupakan contoh kecil dari kemajuan teknologi," tuturnya.


Selain Gus Yani, tampak hadir pula mengikuti acara putri almh Masmundari Rokayah, perwakilan dari Kemendikbud Ristek Yeni Lasmawati, Ketua DPRD Kabupaten Gresik Abdul Qodir yang mengikuti secara daring, dan juga Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Elestianto Dardak yang memberikan ucapan selamat secara daring.

Sebagai informasi, Masmundari merupakan maestro seniman damar kurung yang merupakan salah satu ikon dari Kabupaten Gresik. Hasil karyanya yang mengambil objek kehidupan sehari-hari untuk ditorehkan dalam damar kurung mendapatkan banyak penghargaan secara luas.


Untuk mengakses museum virtual ini, masyarakat bisa mengakses melalui website di museummasmundari.com. 
Sebagai warga Gresik kita bangga dan kita dukung dengan lahirnya Museum Digital Masmundari yang merupakan aset kebudayaan Damar Kurung yang ada di Kabupaten Gresik. 

Dalam agenda tersebut terpantau oleh tim redaksi infojatim.com - gresiknews1.com di Gedung Putri Mijil Pendopo Kabupaten Gresik, hingga berita ini diunggah, Minggu ( 28/11/2021)  


Penulis Arifin S.Zakaria 
Pendiri penangung jawab redaksi 

*HADIRI FORUM AKD, WABUP GRESIK MEWANTI-WANTI PENGELOLAAN APBDes AGAR TERHINDAR DARI JERATAN HUKUM*

Gresik, gresiknews1.com - Motto Berani Transparan Mengungkap Membantu Yang Belum Terungkap. 

Bertemu dengan forum Asosiasi Kepala Desa (AKD) Se-Kecamatan Cerme, Wakil Bupati Gresik, Aminatun Habibah (Bu Min) mewanti-wanti kepala desa agar berhati-hati dalam mengelola anggaran APBDes. 

Bu Min berpesan agar penggunaan APBDes dikelola dengan baik sehingga tidak terjadi penyimpangan atau bahkan sampai berurusan dengan hukum. 


"Kita harus berkaca pada sejumlah perkara yang pernah terjadi. Saya menghimbau agar kejadian seperti itu tidak terjadi lagi di tempat bapak atau ibu para kepala desa. Tolong berhati-hati dalam mengelola anggaran," kata Bu Min, Sabtu (27/11/2021). 

Bu Min menambahkan, agar tidak terjerat hukum, para petinggi harus memegang komitmennya untuk mengelola anggaran desa, sesuai dengan aturan yang ada. Khususnya bagi para petinggi baru, jangan malu untuk terus belajar. Ini untuk menghindari kesalahan-kesalahan yang bisa berujung pada masalah hukum. Hal ini semata untuk memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat di tingkat desa. 

“Aja rumangsa pinter lan bener dhewe dalam mengelola keuangan desa. Jika belum paham jangan malu untuk bertanya,” kata dia. 


Bu Min meyakini, jika Sumber Daya Manusia (SDM) di pemerintah desa sudah mumpuni untuk melakukan pengelolaan keuangan dengan baik. Akan tetapi, pemahaman terhadap regulasi maupun tertib dan disiplin harus terus ditingatkan. 

Untuk memotivasi desa dan masyarakatnya untuk lebih gereget lagi dalam membangun desanya, Bu Min sangat mendukung gagasan Gus Yani (Bupati Gresik) untuk menjadikan desa digital demi kemajuan desa. 

"Desa yang maju adalah desa yang melek teknologi. Desa yang mau beradaptasi dengan era kemajuan digitalisasi. Sebab, dengan digitalisasi desa, maka akan berdampak positif bagi kinerja aparatur desa hingga mempermudah pelayanan kepada masyarakat," pungkas Bu Min.


Bahwa dalam agenda tersebut terpantau oleh tim redaksi infojatim.com - gresiknews1.com dan  Gresiknews1.com , hingga berita ini diunggah, Minggu ( 28/11/2021). ( Rsk Az ) . 



Pendiri Penangung Jawab Redaksi
Arifin S.Zakaria

*BUPATI GRESIK APRESIASI CAPAIAN DESA LUNAS PAJAK 2021 SE KECAMATAN TAMBAK*

Gresik, gresiknews1.com - Motto Berani Transparan Mengungkap Membantu Yang Belum Terungkap. 

Kecamatan Tambak menggelar pelatihan peningkatan kapasitas Kepala Desa dan perangkat Desa, Sabtu malam (27/11/21) di Hotel Horison GKB Jl. Kalimantan Kecamatan Manyar Kabupaten Gresik. 

Sebelum dimulainya acara Bupati Gresik memberikan Penghargaan Piagam Lunas Pajak tahun 2021 secara simbolis Kepada Kepala Desa Diponggo Kec. Tambak Bawean.


Acara dibuka Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani, SE tersebut dihadiri Asisten I Drs. Abu Hassan, SH.,MM Kepala Dinas (Kadis) PMD Gresik Dra. Malahatul Fardah, MM, Camat Tambak Drs. Subhan, M.Kes para Kades serta perangkat Desa se Kecamatan Tambak.

Camat Tambak Subhan mengatakan berdasarkan UU No 6 tahun 2014 tentang Desa dengan tujuan  penyelenggaraan desa dan pemberdayaan desa maka Kecamatan Tambak melalui Asosiasi Kepala Desa (AKD) Mengadakan Kegiatan Peningkatan Kapasitas Kepala Desa dan Aparatur Desa se Kecamatan Tambak, kali ini diikuti oleh 13 Kepala Desa, 13 Sekdes, 13 Kaur Umum dan TU serta 13 Operator Seskeudes dengan total sebanyak 52 orang peserta.

Camat yang akrab disapa Subhan juga menyampaikan Kecamatan Tambak sudah melaksanakan kepengurusan administrasi kependudukan sudah dilakukan cetak di tempat serta ketersediaan lahan sudah di Realisasikan dan Kecamatan Tambak sudah berhasil lunas PBB dari 13 Desa sejak Akhir September,"tegasnya.


Sementara, Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani mengatakan, pelatihan tersebut penting untuk diselenggarakan. 

Untuk itu, dia berharap, melalui kegiatan peningkatan kapasitas kepala desa dan aparatur desa menjadi langkah awal berinovasi di era teknologi dan digitalisasi untuk kemajuan desa sesuai program Nawa Karsa.

Gus Yani sapaan akrab Bupati Gresik Mengapresiasi sebuah progres yang mana sudah berjalan dari pelunasan PBB walaupun nilainya tidak begitu banyak capaian itu yang dinilai bukan dari capaian angka,"ungkapnya.


Ada beberapa persoalan serius di bawean yakni sampah dan sinyal menjadi problem akan jadi prioritas pembenahan juga nantinya.

Saat ini kita dihadapkan 3 tantangan yang pertama teknologi digitalisasi dimana OSS yang dianggap Kab/Kota lain tidak berhasil namun di Kab Gresik ternyata sebuah platform yang berhasil dalam percepatan kepengurusan perijinan melalui OSS tersebut.

Memantau seluruh syarat perijinan dan diarahkan apa yang menjadi keluhan atau kekurangan dalam kepengurusan dimana di era Digitalisasi kita dituntut dalam Kompetensi Kreatifitas Inovasi sebab 2 hal tersebut menjadi percepatan, di tahun 2022 tantangan kita semakin luar biasa,"tambahnya.


Dengan kemudahan dan percepatan kepengurusan perijinan akan menarik Investasi dimana investasi tidak hanya dari perusahaan maupun luar negeri, UKM juga investasi sedangkan potensi UKM tidak hanya didorong namun didampingi sampai Go Internasional dari kepengurusan perijinan sampai dengan pemasaran."tegasnya.

Tantangan ke 2 yaitu Pandemi Covid 19 yang kita lakukan yaitu Vaksinasi, Alhamdulillah capaian Vaksinasi di Kab  Gresik sudah 80% dan lansia sudah mencapai 60% berkat kerjasama, sinergitas dan kolaborasi semua pihak Kabupaten Gresik sudah berada di level 1

Pihaknya juga menyampaiakan dalam percepatan pertumbuhan ekonomi diperlukan kerjasama sinergitas semua pihak dalam mengendalikan Pandemi Covid 19 tanpa itu semua jangan harap pertumbuhan ekonomi tercapai.

Tantangan ke 3 yakni Generasi Milenial,
Hari ini kita tidak boleh bermalas malasan dan harus berubah, dimana Karakter ASN juga dinilai dari pusat masih diruang lingkup zona aman,"tambahnya.

Tinggalkan gerbong lama dan kita butuh lokomotif yang modern pihaknya berharap anggaran dan perencanaan harus dalam satu platform teknologi ini terangkum dalam 1 E Digital.

Dengan harapan dari pantauan dan monitoring tim redaksi infojatim.com dalam agenda tersebut usai acara ini tanpa  kerja keras dan dukungan kita semua tiada berarti. Berkat kerjasama, sinergitas dan kolaborasi semua pihak untuk menuju Gresik perubahan baru di bawah kepemimpinan Fandi Akhmad Yani SE ( Bupati Gresik) . 

"Saya berharap, kepada kepala desa dan aparatur desa melalui kegiatan ini dapat meningkatkan kapasitas sumber daya manusia dalam menghadapi era teknologi digitalisasi,"terangnya," . 
Hingga berita ini diunggah, Minggu ( 28/11/2021)  
( Rsk Az ) . 



Pendiri Penangung Jawab Redaksi 
Arifin S.Zakaria

Hadiri Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW di Desa Petiken, Bu Min Sampaikan Terima Kasih.

Gresik, gresiknews1.com - Motto Berani Transparan Mengungkap Membantu Yang Belum Terungkap. 

Semarak peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW di Kota Santri terus bergema. Hari ini, Sabtu (27/11) giliran Dusun Rejosari Desa Petiken, Kecamatan Driyorejo menggemakan sholawat untuk memperingati peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW. Bertempat di Musholla Sabilillah, acara yang dihadiri oleh Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah ini berlangsung dengan penuh khidmat.


Kehadiran Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah atau yang akrab disapa Bu Min sudah dinanti oleh jama'ah, semua tampak antusias menyimak pesan-pesan yang disampaikan. Dalam kesempatan ini, Bu Min mengucapkan terima kasih atas dukungan dari masyarakat, khususnya di Desa Petiken yang sudah bersama-sama mensukseskan kegiatan vaksinasi untuk menanggulangi pandemi Covid-19.

"Saya atas nama pemerintah Kabupaten Gresik mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada panjenengan semua yang sudah mensukseskan vaksinasi di Kabupaten Gresik. Sehingga saat ini Kabupaten Gresik sampun masuk level 1," ujar Bu Min.

Bu Min berharap dengan memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW, masyarakat juga sadar akan kebersihan lingkungan sekitar. Hal ini tentunya berhubungan dengan dampak lingkungan berupa bencana banjir yang akan muncul jika kebersihan lingkungan diabaikan.

"Terima kasih juga kepada masyarakat bersama Pak Camat yang kemarin sudah mendukung program-program Kabupaten Gresik untuk menanggulangi banjir, salah satunya kemarin program normalisasi Kali Avoor. Disamping normalisasi panjenengan juga jangan buang sampah sembarangan nggih, karena kebersihan sebagian dari iman," pesan Bu Min.

Bu Min menambahkan bahwa esensi dari peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW sesungguhnya adalah untuk meneladani setiap pikiran, ucapan dan tindakan Nabi Muhammad SAW.

"Kita sebagai umatnya Nabi Muhammad ini merupakan umat yang beruntung. Sehingga sudah seharusnya kita patut meneladani buah pikiran yang cerdas dan jernih, ucapan yang santun dan lembut dari Rasulullah SAW sebagai bentuk cinta kita," ungkapnya.

Tak lupa, dihadapan jama'ah Bu Min meminta doa dan restu agar bisa terus amanah dalam mengemban kepercayaan yang sudah dititipkan kepada Gus Yani dan Bu Min untuk terus berjuang demi kesejahteraan masyarakat.

Di sela sela acara Maulid Nabi Muhammad SAW berlangsung dari tim redaksi infojatim.com - gresiknews1.com juga memantau dan monitoring dalam agenda tersebut. 

Acara peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW ini juga diisi dengan ceramah agama oleh KH M. Husain Rifa'i dari Ponpes Jabal Noer dan lantunan Sholawat dari Habib Sholeh Bin Muhammad Al Aydrius. Tampak hadir mendampingi Bu Min, Camat Driyorejo Narto dan Muspika, serta Kades Petiken Mardi Utomo, hingga berita ini di unggah, Minggu ( 28/11/2021) . ( Dms Az) 



Pendiri Penangung Jawab Redaksi
Arifin S.Zakaria

Bupati Gresik Buka Rapat Kerja Cabang, Seminar dan Workshop Perizinan Apotek.

Gresik, gresiknews1.com - Motto Berani Transparan Mengungkap Membantu Yang Belum Terungkap 

Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani membuka Rapat Kerja Cabang, Seminar dan Workshop Perizinan Apotek, Serta Pengisian Melalui Aplikasi Online Single Submission Risk Based Approach (OSS-RBA) dan Aspek Hukum Bagi Apoteker, Sabtu (27/11) di hotel Aston Inn Gresik. 


Turut hadir mendampingi Bupati Yani, Plt Kepala Dinas Penanaman Modal dan PTSP Kabupaten Gresik A.M. Reza Pahlevi, Plt Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Gresik dr. Mukhibatul Husnah, Gemparing Bayu Wiyoto selaku Ketua Ikatan Apoteker Indonesia Kabupaten Gresik, serta Ketua Majelis Etik dan Disiplin Apoteker Indonesia Daerah Jawa Timur, Apt. Sugiyartono.

Bupati Yani dalam sambutannya mengatakan bahwa Apotek diharapkan bisa bersinergi dengan Pemerintah Kabupaten Gresik utamanya dalam hal vaksinasi Covid-19 untuk terus menekan kasus positif yang kini kian melandai.


Ia menginginkan vaksinasi di laksanakan di 120 apotek yang ada di Kabupaten Gresik. "120 ini jumlahnya cukup besar, kita pasang 3 relawan di tiap apotek, jadi kalau ada yang mau beli obat, vaksin dulu." usul Bupati Yani.

Untuk saat ini persentase vaksinasi sudah mencapai 80% untuk dosis pertama, 65% untuk dosis kedua, dan 60% untuk lansia. Bupati Yani juga menambahkan bahwa untuk menuntaskan sisa 20% yang belum di vaksin ini tidaklah mudah. 

"Kita sudah melakukan vaksinasi di tempat-tempat umum, tapi yang hadir tiap hari rata-rata tidak sampai 10 orang," ujarnya. 


Lebih lanjut, Bupati Yani menekankan kepada Dinas Kesehatan dan Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil untuk berkolaborasi membuat suatu inovasi dalam bentuk platform atau software yang dapat digunakan untuk menyisir masyarakat yang belum di vaksin, dan menuntaskan vaksinasi di akhir 2021.

Dalam kesempatan ini, Bupati Yani juga menyampaikan bahwa Kabupaten Gresik kemarin mendapatkan penghargaan kabupaten terbaik  anugerah layanan investasi kabupaten di tingkat nasional. 


Penghargaan ini juga menjadi alasan untuk semua pihak berbenah dan bagaimana caranya pelayanan perizinan lebih dipermudah. "Pelayanan perizinan itu dijadikan pelayanan dasar. Ojo sing ribet, ojo sing angel, ojo sing suwi, dan ojo sing larang," tegasnya. 

Dari tim redaksi infojatim.com - gresiknews1.com juga memantau dan monitoring dalam agenda Rapat Kerja Cabang, Seminar dan Worshop Perizinan Apotek di Hotel Aston Inn Gresik.  

Kita patut bangga sebagai masyarakat Gresik karena Gresik telah mendapatkan penghargaan Kabupaten terbaik dalam anugerah layanan investasi kabupaten di tingkat nasional,  hingga berita ini di unggah, Minggu ( 28/11/2021) . ( Rsk Az)  



Pendiri Penangung Jawab Redaksi 
Arifin S.Zakaria

Latih Pribadi Anak Sejak Dini, Gerakan Pramuka Kwarcab Gresik Adakan Pesta Siaga.

Gresik, gresiknews1.com - Motto Berani Transparan Mengungkap Membantu Yang Belum Terungkap. 

Celoteh anak terdengar riang di Gedung Pramuka Kwarcab Gresik,  Sabtu (27/11). Hari ini, Gerakan Pramuka Kwarcab Gresik mengadakan kegiatan Pesta Siaga. Kegiatan yang diikuti oleh pelajar sekolah dasar dari seluruh kecamatan yang ada di Kabupaten Gresik ini dibuka secara resmi oleh Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah yang juga sebagai Ketua Kwartir Cabang Gerakan Pramuka Gresik.


Bu Min, panggilan akrab Wakil Bupati Gresik dalam sambutannya memberikan apresiasi penuh terhadap para peserta dan kakak pembina yang bersemangat dan bergembira mengikuti kegiatan.

"Alhamdulillah, hari ini kita semua bisa hadir disini dan begitu bersemangat untuk mengikuti kegiatan Pesta Siaga dengan riang gembira," ujar Bu Min.


Selanjutnya, Bu Min juga mengingatkan kepada adik-adik peserta Pesta Siaga untuk selalu mematuhi protokol kesehatan dan memakai masker, kepada kakak pembina Bu Min juga berpesan agar tidak lelah untuk mengingatkan adik-adiknya apabila tidak memakai masker. 

Lebih lanjut, Bu Min juga mengajak adik-adik Pramuka agar berani disuntik vaksin Covid-19 jika nanti vaksin untuk anak-anak sudah siap. Hal ini tentu saja bertujuan agar anak-anak juga memiliki kekebalan tubuh yang lebih sehingga terhindar dari virus Covid-19.


"Sebentar lagi adik-adik Pramuka siaga akan di vaksin, mau apa tidak?" tanya Bu Min kepada peserta Pesta Siaga.

Terkait Pesta Siaga yang diselenggarakan hari ini, Bu Min berharap agar Pesta Siaga ini menjadi pembelajaran bagi para peserta agar menjadi anak-anak hebat. “Pesta Siaga ini menjadi pembelajaran bagi kita semua agar menjadi anak yang disiplin dan hebat,” tambahnya. 


Begitu juga dalam kegiatan  Pesta Siaga yang di ikuti anak anak Sekolah dasar dengan semangat dan riang gembira yang tergabung dalam Gerakan Pramuka Kwarcab Gresik terpantau oleh tim redaksi infojatim.com - gresiknews1.com di Gedung Pramuka Kwarcab Gresik. 

Karenanya, Bu Min merasa bahwa kegiatan seperti ini harus terus diadakan disamping untuk mengurangi penggunaan gawai yang berlebihan pada anak-anak, juga untuk melatih anak-anak menjadi pribadi yang hebat dan membanggakan bagi keluarga dan negara.( Rsk Az ) . 


Pendiri Penangung Jawab Redaks
Arifin S.Zakaria

Piala Bupati Untuk Videography Terbaik Ajang Awarding Kidtion Gresik 2021

Gresik , gresiknews1.com - Motto Berani Transparan Mengungkap Membantu Yang Belum Terungkap .

Pada event Awarding Kidtion 2021 Kabupaten Gresik, Fandi Akhmad Yani Bupati sebagai Bupati Gresik  menganugerahkan Penghargaan berupa Piala dan hadiah Rp. 5 juta rupiah kepada wakil dari kelompok Young Generation (Y-Gen) sebagai juara 1 kategori usia 13-15 tahun. Kelompok ini mempersembahkan kreasi videography yang berjudul ‘Untuk Sena’

Hal yang sama juga diterimakan kepada wakil dari kelompok Project Nusa yang juga meraih juara 1 lomba pembuatan videography yang bertemakan stop kekerasan terhadap anak. Kelompok kategori usia 16-17 tahun ini mempersembahkan videography yang berjudul ‘Sintas’.



Bupati yang juga didampingi Kepala Dinas Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Syaifudin Ghozali, juga menyerahkan hadiah kepada para pemenang juara 2, 3 dan harapan pada event  Awarding Kidtion 2021 Kabupaten Gresik berlangsung di Ruang Mandala Bakti Praja Kantor Bupati Gresik pada Sabtu (27/11/2021).

Dengan diserahkannya hadiah dan penghargaan maka, usai sudah gelaran Videography Competition yang dihelat oleh Komunitas Anak Gresik di bawah naungan Dinas Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan dan dan Perlindungan Anak (KBPPPA) Kabupaten Gresik tahun 2021 ini.



Bupati Gresik dalam sambutannya mengaku bangga atas antusias dan kreatifitas para pelajar Gresik dalam pembuatan videography yang bertemakan stop kekerasan terhadap anak.

“Ada beberapa tantangan yang harus dihadapi oleh anak-anak ini kedepan dan hal ini harus difasilitasi oleh Dinas KBPPPA untuk membekali anak-anak dan remaja ini melalui program-program yang ada” kata Bupati.

Beberapa tantangan yaitu, tantangan kemajuan teknologi, tantangan pandemic covid yang belum usai, tantangan ekonomi dan tantangan milenial.

“Para milenial ini tidak bisa loyal, tapi dalam kinerja dan penguasaan teknologi para milenial ini sangat ahli. Dalam menghadapi milenial, kita perlu memberikan target-target yang sesuai untuk dijalankan. Hasilnya tentu akan sangat memuaskan” kata Bupati memuji para generasi milenial yang hadir pada kesempatan itu.



Kepada para muda, Bupati berpesan agar prestasi ini tak sekedar berhenti pada event kali ini, tapi terus berlanjut dan terus berkreasi untuk lebih baik lagi.

Tentang lomba videography ini Kadis KBPPPA Gresik, Syaifudin Ghozali mengatakan lomba yang dibuka sejak awal Agustus 2021 ini diikuti oleh 139 anak dan remaja pelajar se Kabupaten yang terbagi dalam 27 tim.  Event yang bertajuk Awarding Kidtion 2021 Kabupaten Gresik ini merupakan ajang kompetisi kreasi pembuatan video oleh pelajar anak dan remaja se Kabupaten Gresik.



Melihat antusias peserta yang mengikuti acara lomba ini serta kualitas produksinya, mantan Kadinkes Gresik ini menyatakan puas.

“Dari video yang masuk ke meja panitia, ternyata para peserta telah banyak memahami tema Stop Kekerasan Terhadap anak. Melalui video tersebut mereka banyak yang memberikan solusi dari sudut pandang anak-anak itu sendiri. Semoga mereka kedepan akan semakin baik” katanya.

Pada kesempatan ini, mantan Kadinkes Gresik ini mengaku bahwa selama ini Dinas KBPPPA telah banyak menelorkan pemuda berbakat melalui ajang Generasi Berencana (Genre). Hasilnya para pemuda yang tergabung dalam Komunitas Duta Genre Gresik ini sudah banyak membantu KBPPPA dalam segala aktifitas.

Sementara Ketua Panitia Ricky Adit Maulana didampingi Kabid Perlindungan Perempuan, anak dan pengarustamaan hak Anak Soerati Mardiyaningsih mengatakan total peserta sebanyak 139 anak dan remaja pelajar se Kabupaten yang terbagi dalam 27 tim.

Peserta terbagi dalam 2 kategori yaitu kategori anak usia 13-15 tahun (pelajar SMP) diikuti oleh 15 tim. Juara 1 oleh tim Youg generation (Y-Gen) dengan judul untuk sena, juara 2 rapid production dengan judul Sejak Pandemi dan juara oleh spydasa crew yang berjudul Ayah, aku bukan ambisimu.

Kategori usia 16-17 tahun diikuti 12 tim. Juara 1 Project Nusa, video berjudul Sintas, Juara 2 SG FM Crew video yang berjudul Risak dan Juara 3 tim Mulda dengan video berjudul Under Pressure.

“Panitia juga memberi hadiah kepada Juara harapan 1, 2 dan 3” pungkasnya.

Dari agenda atau event Awarding Kidtion 2021 Kabupaten Gresik yang terpantau dan termonitoring oleh tim redaksi infojatim.com - gresiknews1.com di Ruang Mandala Bakti Praja Kantor Bupati Gresik . ( Rsk AZ ) 


Pendiri penanggung jawab redaksi 
infojatim.com - gresiknews1.com
Arifin S,Zakaria   - Motto Berani Transparan Mengungkap Membantu Yang Belum Terungkap .

Pada event Awarding Kidtion 2021 Kabupaten Gresik, Fandi Akhmad Yani Bupati sebagai Bupati Gresik  menganugerahkan Penghargaan berupa Piala dan hadiah Rp. 5 juta rupiah kepada wakil dari kelompok Young Generation (Y-Gen) sebagai juara 1 kategori usia 13-15 tahun. Kelompok ini mempersembahkan kreasi videography yang berjudul ‘Untuk Sena’

Hal yang sama juga diterimakan kepada wakil dari kelompok Project Nusa yang juga meraih juara 1 lomba pembuatan videography yang bertemakan stop kekerasan terhadap anak. Kelompok kategori usia 16-17 tahun ini mempersembahkan videography yang berjudul ‘Sintas’.

Bupati yang juga didampingi Kepala Dinas Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Syaifudin Ghozali, juga menyerahkan hadiah kepada para pemenang juara 2, 3 dan harapan pada event  Awarding Kidtion 2021 Kabupaten Gresik berlangsung di Ruang Mandala Bakti Praja Kantor Bupati Gresik pada Sabtu (27/11/2021).

Dengan diserahkannya hadiah dan penghargaan maka, usai sudah gelaran Videography Competition yang dihelat oleh Komunitas Anak Gresik di bawah naungan Dinas Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan dan dan Perlindungan Anak (KBPPPA) Kabupaten Gresik tahun 2021 ini.

Bupati Gresik dalam sambutannya mengaku bangga atas antusias dan kreatifitas para pelajar Gresik dalam pembuatan videography yang bertemakan stop kekerasan terhadap anak.

“Ada beberapa tantangan yang harus dihadapi oleh anak-anak ini kedepan dan hal ini harus difasilitasi oleh Dinas KBPPPA untuk membekali anak-anak dan remaja ini melalui program-program yang ada” kata Bupati.

Beberapa tantangan yaitu, tantangan kemajuan teknologi, tantangan pandemic covid yang belum usai, tantangan ekonomi dan tantangan milenial.

“Para milenial ini tidak bisa loyal, tapi dalam kinerja dan penguasaan teknologi para milenial ini sangat ahli. Dalam menghadapi milenial, kita perlu memberikan target-target yang sesuai untuk dijalankan. Hasilnya tentu akan sangat memuaskan” kata Bupati memuji para generasi milenial yang hadir pada kesempatan itu.


Kepada para muda, Bupati berpesan agar prestasi ini tak sekedar berhenti pada event kali ini, tapi terus berlanjut dan terus berkreasi untuk lebih baik lagi.

Tentang lomba videography ini Kadis KBPPPA Gresik, Syaifudin Ghozali mengatakan lomba yang dibuka sejak awal Agustus 2021 ini diikuti oleh 139 anak dan remaja pelajar se Kabupaten yang terbagi dalam 27 tim.  Event yang bertajuk Awarding Kidtion 2021 Kabupaten Gresik ini merupakan ajang kompetisi kreasi pembuatan video oleh pelajar anak dan remaja se Kabupaten Gresik.

Melihat antusias peserta yang mengikuti acara lomba ini serta kualitas produksinya, mantan Kadinkes Gresik ini menyatakan puas.

“Dari video yang masuk ke meja panitia, ternyata para peserta telah banyak memahami tema Stop Kekerasan Terhadap anak. Melalui video tersebut mereka banyak yang memberikan solusi dari sudut pandang anak-anak itu sendiri. Semoga mereka kedepan akan semakin baik” katanya.

Pada kesempatan ini, mantan Kadinkes Gresik ini mengaku bahwa selama ini Dinas KBPPPA telah banyak menelorkan pemuda berbakat melalui ajang Generasi Berencana (Genre). Hasilnya para pemuda yang tergabung dalam Komunitas Duta Genre Gresik ini sudah banyak membantu KBPPPA dalam segala aktifitas.

Sementara Ketua Panitia Ricky Adit Maulana didampingi Kabid Perlindungan Perempuan, anak dan pengarustamaan hak Anak Soerati Mardiyaningsih mengatakan total peserta sebanyak 139 anak dan remaja pelajar se Kabupaten yang terbagi dalam 27 tim.

Peserta terbagi dalam 2 kategori yaitu kategori anak usia 13-15 tahun (pelajar SMP) diikuti oleh 15 tim. Juara 1 oleh tim Youg generation (Y-Gen) dengan judul untuk sena, juara 2 rapid production dengan judul Sejak Pandemi dan juara oleh spydasa crew yang berjudul Ayah, aku bukan ambisimu.

Kategori usia 16-17 tahun diikuti 12 tim. Juara 1 Project Nusa, video berjudul Sintas, Juara 2 SG FM Crew video yang berjudul Risak dan Juara 3 tim Mulda dengan video berjudul Under Pressure.

“Panitia juga memberi hadiah kepada Juara harapan 1, 2 dan 3” pungkasnya.

Dari agenda atau event Awarding Kidtion 2021 Kabupaten Gresik yang terpantau dan termonitoring oleh tim redaksi infojatim.com - gresiknews1.com di Ruang Mandala Bakti Praja Kantor Bupati Gresik . ( Rsk AZ ) 


Pendiri penanggung jawab redaksi 
Arifin S,Zakaria

*AGAR KIAN MAJU, BUPATI GRESIK MENDORONG DESA TERAPKAN DIGITALISASI*

Gresik , gresiknews1.com - Motto Berani Transparan Mengungkap Membantu Yang Belum Terungkap .

Bupati Gresik, Fandi Akhmad Yani mendorong desa-desa di Gresik untuk mengimplementasikan digitalisasi dalam upaya mendorong semakin dinamisnya sistem informasi di tingkat pedesaan. 

Selain juga sekaligus sebagai upaya meningkatkan pelayanan dan mewujudkan pembangunan desa digital. 


Hal tersebut diungkapkan Gus Yani sapaan akrab Bupati Gresik saat menghadiri forum diskusi bersama Kepala Desa se-Kecamatan Menganti dan BPD se-Kecamatan Cerme, Sabtu  (27/11/2021). 

Gus Yani mengungkapkan, kendati pandemi Covid-19 belum berakhir, namun Gus Yani mengajak semua masyarakat untuk bisa beradaptasi ditengah pandemi yang diimbangi dengan menciptakan inovasi baru yang modern. 


"Meskipun ditengah pandemi saat ini, jangan menyurutkan semangat kita untuk maju. Kita harus mampu beradaptasi. Ditambah lagi seiring perkembangan zaman saat ini, kita harus memiliki inisiatif untuk dapat mengikuti arus teknologi," kata Gus Yani. 


Menurut Gus Yani, merupakan hal yang penting bagi desa-desa untuk membuat platform atau kanal berbasis web untuk digunakan memajukan desa. Terutama dalam hal basis data penduduk agar dapat diketahui kondisi penduduk tersebut secara cepat dan akurat dengan mengacu pada digitalisasi yang ada. 

"Desa harus mulai berbenah, bikin sebuah platform dan mulai melakukan pendataan valid. Dengan platform tersebut bisa dimasukkan data-data misalnya, terkait kondisi penduduk, status vaksinasi, tingkat kemiskinan atau juga terkait aset-aset yang dimiliki desa. Jadi semua bisa akses dan mengontrol secara luas," katanya. 


Namun, lanjut Gus Yani, data yang diinput harus benar-benar valid. 

Selain itu, Gus Yani juga berpesan agar ada kerjasama yang baik antara Kepala Desa dan BPD. Sebab kemajuan desa akan terwujud jika keduanya menjalin komunikasi dan kerjasama yang baik. "Ini demi kemajuan desa dan demi kemaslahatan masyarakat di desa masing-masing," pungkas Gus Yani .

Dalam pantauan dan monitoring bahwa agenda tersebut terpantau oleh tim redaksi infojatim.com - gresiknews1.com .( Rsk AZ )



Pendiri penanggung jawab redaksi 
Arifin S,Zakaria

BUKA OPOP EXPO 2021 BU MIN OPTIMIS GRESIK AKAN EKSPOR BANYAK PRODUK UNGGULAN PESANTREN

Gresik , gresiknews1.com - Motto Berani Transparan Mengungkap Membantu Yang Belum Terungkap .

Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah mengaku optimis bahwa Jawa Timur khususnya Kabupaten Gresik bisa menjadi eksportir produksi unggulan pondok pesantren yang lagi digencarkan oleh Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani. Rasa optimis tersebut juga diperkuat oleh peran Pondok Pesantren bersama para alumninya melalui gerakan One Pesantren One Produk (OPOP)._

Saya rasa kita memiliki semangat, energi dan potensi untuk itu. Oleh karenanya pondok pesantren melalui OPOP menjadi kekuatan pendorong pertumbuhan ekonomi yang perlu mendapatkan pendampingan berkelanjutan,"ungkapnya saat membuka OPOP EXPO 2021 di lantai 2 Icon Mall Gresik, Jum'at (26/11/21)._


Bu Min Sapaan akrab Wakil Bupati Gresik turut berterima kasih sebesar besarnya kepada pemerintah provinsi Jawa timur yang menjadikan Gresik dipercaya sebagai tuan rumah pada acara OPOP EXPO 2021 dimana salah satu program Ibu Gubernur Jatim untuk mengangkat produk produk unggulan Pondok Pesantren,"ungkapnya._

Tak hanya itu, Wabup Gresik Aminatun Habibah sangat mengapresiasi atas program Pemprov Jatim yang mengikhtiarkan pesantren menjadi pelaku ekonomi melalui One Pesantren One Produk (OPOP),"tambahnya._


Mudah mudahan adanya Event yang diselenggrakan oleh OPOP  ini menjadi motivasi Pondok Pesantren seluruh Kab. Gresik untuk mempunyai suatu produk produk unggulan yang dapat bersaing dan diekspor yang lagi digencar gencarkan oleh Bupati Gresik termasuk salah satunya hasil produk dari pesantren serta dapat memberikan kemaslahatan kepada masyarakat."tandasnya._

Dalam kesempatan itu, Dr. Ir. Jumadi, MMT Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setda Prov Jatim Mewakili Gubernur Jawa Timur mengatakan, Hari ini merupakan momentum yang dicanangkan Ibu Gubernur dan Kab Gresik yang kental dengan Pondok Pesantren maka diharapkan mampu bersaing dengan produk produk lain dengan kebijakan fiskal  dan memiliki nilai lebih maka Kabupaten Gresik dijadikan garda produk berkualitas melalui pondok pesantren."terangnya._

Menurutnya dalam rangka pembukaan OPOP Expo 2021 kali ini akan dilaksanakan mulai 26 s.d 28 November 2021 di Atrium Icon Mall Gresik dengan sebanyak 30 Peserta UKM Binaan OPOP Provinsi Jatim,_



Potensi ekonomi pondok pesantren di Jawa Timur tercatat 24,35% secara nasional diadakannya OPOP EXPO 2021 ini merupakan suatu kesempatan untuk melihat produk kualitas pesantren yang masih bangkit dalam mendorong pertumbuhan inklusif pertumbuhan yang dirasakan masyarakat,"tandasnya._

Dari tim redaksi infojatim.com - gresiknews1.com dalam agenda OPOP.EXPO 2021 di lantai 2 Icon Mall Gresik ,dalam pantauan dan monitoring dalam agenda tersebut .

Hadir dalam kesempatan ini, Sekda Gresik selaku Ketua OPOP Kab. Gresik, (Ir. H. Achmad Washil Miftahul Rachman, MT), Sekjen OPOP Prov Jatim, (Mohammad Ghofirin), Diskoperindag Prov Jatim (Ny. Andromeyda), Kadiskoperindag Gresik, (Ir. Agus Budiono,MM), Kadispendik Gresik, (Haryanto, S.Pd., M.Pd) Kepala PD BPR Bank Gresik, (Al Kusani, SE.,MM), dan Penggiat Pondok Pesantren di Kab. Gresik. 
Hingga berita ini di  turunkan ,Sabtu ( 27/11/2021 ) ,( Dms ).




Pendiri penanggung jawab redaksi
Arifin S.Zakaria

Biadab ! Anak Pemilik Kos Tega Merenggut Kegadisan Mahasiswi Baru, Akhirnya Diciduk Polisi.

Polres Bangkalan, gresiknews1.com -  Motto Berani Transparan Mengungkap Membantu Yang Belum Terungkap. 

Perlakuan biadab MJE (28 tahun) yang melakukan kejahatan asusila atau yang tega merenggut kegadisan terhadap salah satu mahasiswi baru dari salah satu kampus terkemuka di Kabupaten Bangkalan , secara manusiawi biadab perbuatan yang di lakukan ibarat bungah yang baru mekar,  akhirnya perbuatan anak pemilik kost terungkap. Timsus Satreskrim Polres Bangkalan akhirnya membekuk anak pemilik kost di Kecamatan Kamal, Bangkalan. Kejadian keji tersebut terjadi pada 14 november 2021 kemarin.

Diakui oleh MJE dihadapan awak media ini  dan petugas pada release  yang diungkap oleh Satreskrim Polres Bangkalan pada Kamis, (25/11/2021) kemarin menjabarkan jika MJE memperkosa mahasiswi cantik asal Banyuwangi yakni MH sejak dinihari hingga pagi lantaran MH takut akan ancaman MJE. 


Kepada awak media, Kapolres Bangkalan AKBP Alith Alarino, S.I.K. menjelaskan jika kejadian bermula ketika MH bercerita kepada temannya perihal dirinya yang diperkosa oleh MJE. Mendengar hal tersebut, teman MH lantas bercerita kepada orang tuanya dan langsung melaporkan kejadian ini kepada aparat yang berwajib. 

Mendengar laporan dari teman korban, Timsus Satreskrim Polres Bangkalan langsung bergerak dan tak lama kemudian menangkap MJE yang merupakan anak dari pemilik kost  dimana MH tinggal. "

Pelakunya adalah pemilik kost,  MH juga baru tinggal di kos tersebut karena dia merupakan mahasiswi baru dari Banyuwangi," ujar AKBP Alith. 

Yang lebih parahnya lagi, tersangka melakukan perbuatan bejadnya saat korban sedang menstruasi. "Ya, benar. Korban sedang menstruasi. Dan tersangka memaksa korban untuk melakukan hal keji tersebut. 


Berdasarkan hasil visum, mahasiswi tersebut mengalami luka lebam di beberapa bagian tubuhnya dan adanya sobekan di selaput dara korban," lanjut mantan Pamen Bareskrim tersebut. 

Ketika ditanya lebih lanjut pasal yang menjerat perilaku biadab tersangka, AKBP Alith menjelaskan jika tersangka dikenakan pasal 81 ayat (1) UU RI Nomor 17 tahun 2016 tentang perubahan kedua Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak. "

Adapun untuk Ancaman hukumannya maksimal 15 tahun penjara," tutup AKBP Alith yang menggelar Konferensi Pers didampingi Kasatreskrim AKP Sigit Nursiyo Dwiyogo, S.H., M.H. dan Kasihumas Iptu Sucipto, S.H. di Mapolres Bangkalan. Sampai berita ini diturunkan.,Jum,at ( 26/11/2021) 



Penulis: Hms Polres Bangkalan 
Pendiri Penangung Jawab Redaksi 
Arifin S.Zakaria

PIMPIN APEL, GUS YANI MINTA JAJARAN DISHUB UNTUK SERIUS KAWAL PROGRAM E-PARKIR

Gresik, gresiknews1.com - Motto Berani Transparan Mengungkap Membantu Yang Belum Terungkap. 

Bupati Gresik, Fandi Akhmad Yani (Gus Yani) meminta kepada seluruh jajaran Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Gresik untuk kawal pelaksanaan program e-parkir (parkir non-tunai). 


Pernyataan itu diungkapkan Gus Yani saat memimpin apel dengan jajaran Dishub Gresik, Jumat (26/11/2021). 


Menurut Gus Yani, Dishub berperan penting dalam mengawal pelaksanaan program ini sebab sebagai pelaksana langsung dilapangan. Gus Yani melanjutkan, melalui sistem pembayaran non tunai, dinilai jauh lebih baik dibandingkan tunai menggunakan karcis parkir. 


"Di era digitalisasi saat ini, kita harus bisa mengimbangi dengan berbagai inovasi. Salah satu inovasi tersebut adalah penerapan parkir non tunai atau secara elektronik," kata Gus Yani. 


Menurut Gus Yani, dengan diberlakukannya sistem tersebut, maka pendapatan daerah dapat di kontrol secara akuntabel dan transparan. "Selain memudahkan masyarakat, sistem ini juga memberi kemudahan pemerintah dalam mengontrol pendapatan daerah dibidang retribusi parkir. Pendapatan daerah dapat kita ketahui lebih transparan," tuturnya. 


Oleh sebab itu, dirinya berharap kepada seluruh jajaran dishub untuk serius mengawal dan mengawasi. Masyarakat juga diharapkan dapat mendukung sepenuhnya terhadap apa yang menjadi kebijakan pemerintah ini. 


Sumber Berita Partner Mitra 
Pendiri Penangung Jawab Redaksi
Arifin S.Zakaria

Diduga Sopir Menggantuk Dan Kurang Waspada, Rombongan Bus Wisata Alami Kecelakaan Di Tol Sumo

Mojokerto,  gresiknews1.com - Motto Berani Transparan Mengungkap Membantu Yang Belum Terungkap. Foto : Bus Pariwista PO Ardiansyah nopol S 7...