KONDISI BANJIR LAHAR DINGIN PASCA ERUPSI GUNUNG SEMERU DI WILAYAH KAB.LUMAJANG

Lumajang, Jatim, gresiknews1.com - Motto Berani Transparan Mengungkap Membantu Yang Belum Terungkap. 

Situasi kondisi Erupsi Gunung Semeru sampai saat ini membutuhkan perhatian di karenakan sampai saat ini, telah dilaksanakan monitoring perihal banjir lahar dingin pasca erupsi gunungapi semeru yang disebabkan curah hujan tinggi di seputaran lereng gunungapi semeru dan sebagian besar Wilayah Kab.Lumajang pada hari Selasa ( 21/12/2021).  

Adapun getaran banjir yang terekam dalam seismograf pos pantau gunungapi semeru di gunung sawur  dengan skala amak 8 mm,  berlanjut selang waktu 30 menit getaran banjir menjadi skala amak 28 mm begitu dan seterusnya. 


Bahkan selang waktu sekitar +-1 jam 
getaran banjir Over Skala (Melebihi ambang batas seismograf). 

Bahwa dalam kejadian banjir lahar dingin pasca Erupsi Gunung semeru bersamaan dengan turunnya APG (awan panas guguran) sehingga menyebabkan kepulan asap vulkanik yang menyebar di seputaran lereng gunungapi semeru dan wilayah Kec. Pronojiwo dan Kec. Candipuro Kabupaten Lumajang, " Ungkapnya, " 

Dalam Kejadian banjir lahar dingin membawa material panas yang hanyut bersama aliran sungai dan mengarah ke aliran sungai besuk Kobok'an. 


Dalam hal ini kita tetap mewaspadai jebolnya tanggul sudetan di dusun Kamar kajang yang berdampak material panas bercampur air merendam desa Sumber wuluh khususnya dusun Kamar kajang, dusun Bondeli, serta dusun Kampung renteng di Kecamatan Candipuro.

Tidak menutup kemungkinan adanya banjir lahar dingin susulan, sebab curah hujan dilereng gunungapi semeru dan wilayah Kab.Lumajang sangat tinggi

Sampai dengan saat ini situasi seputaran aliran curah kobok'an menuju aliran dusun Kampung renteng aman terkendali dan masyrakat dihimbau untuk menghindari jalur aliran lahar dingin sebab aliran lahar dingin membawa material awan panas yang berdampak pada pernafasan, " Harapnya, ". 


Perlu mewaspadai dengan Getaran banjir yang disertai  turunnya APG (awan panas guguran) disebabkan terbatasnya visual pemantauan gunungapi semeru tertutup kabut (awan mendung). 

Sampai dengan saat ini monitoring dilapangan dan pos PVMBG gunungsawur banjir lahar dingin masih dalam pemantauan, " Ujarnya, ". 
( Ari Kurniawan Z)  



Pendiri Penangung Jawab Redaksi 
Arifin S.Zakaria

No comments:

Post a Comment

BUPATI GRESIK LANTIK 402 PEJABAT GRESIK DAN LEBUR SEJUMLAH OPD.

Gresik,  gresiknews1.com  - Motto Berani Transparan Mengungkap Membantu Yang Belum Terungkap.  Bupati Gresik, Fandi Akhmad Yani (Gus Yani) k...