PERKEMBANGAN SITUASI KONDISI AKTIVITAS GUNUNGAPI SEMERU DI KABUPATEN LUMAJANG.

Lumajang, gresiknews1.com - Motto Berani Transparan Mengungkap Membantu Yang Belum Terungkap. 

Perkembangan Situasi Kondisi Pada hari Minggu 26 Desember 2021 dalam monitoring dari koordinasi dengan dinas KESDM telah dilaksanakan monitoring dan koordinasi dengan dinas KESDM, Badan Geologi bahwa Pos Pengamatan Gunungapi Semeru di pos pantau gunung Sawur  Dsn. Poncokusumo Desa Sumberwuluh Kecamatan Candipuro Kabupaten Lumajang terkait aktivitas harian Gunungapi Semeru. 


Dengan rincian data aktivitas Gunungapi Semeru sbb ;  Gunungapi Semeru dengan ketinggian 3676 mdpl terletak dengan posisi geografis di Latitude -8.108°LU, Longitude 112.92°BT Kabupaten Lumajang dan Kabupaten Malang, Provinsi Jawa Timur.

Adapun di sekitar Gunungapi Semeru saat ini Cuaca Cerah dan berawan, angin bertiup lemah, sedang ke arah barat dan selatan dengan 
Suhu udara 22-26 °C, " Katanya, ". 


Dengan tingkat aktivitas 
Gunungapi Semeru termonitor pada Level III jadi kita tetap waspada dan  (SIAGA), tidak 
melakukan aktivitas apapun di sektor tenggara di sepanjang Besuk Kobokan, sejauh 13 km dari puncak (pusat erupsi). Di luar jarak tersebut, masyarakat tidak melakukan aktivitas pada jarak 500 meter dari tepi sungai (sempadan sungai) di sepanjang Besuk Kobokan karena berpotensi terlanda perluasan awan panas dan aliran lahar hingga jarak 17 km dari puncak, " Ujarnya, " 

Sepanjang radius 5 km tidak beraktivitas dari kawah/puncak Gunung Api Semeru karena rawan terhadap bahaya lontaran batu (pijar).


Tetaplah mewaspadai potensi awan panas guguran (APG), guguran lava, dan lahar di sepanjang aliran sungai/lembah yang berhulu di puncak Gunung Api Semeru, terutama sepanjang Besuk Kobokan, Besuk Bang, Besuk Kembar, dan Besuk Sat serta potensi lahar pada sungai-sungai kecil yang merupakan anak sungai dari Besuk Kobokan, " Tandasnya, " 

Mewaspadai juga terhadap letusan sekunder dari material panas yang bercampur dengan air sungai sehingga dapat memicu hujan abu vulkanik serta gas Karbon yang dapat menggangu jarak pandang serta sesak nafas.



Bahwa situasi hujan yang tidak menentu di Puncak Gunungapi Semeru, serta gundulnya hutan diseputaran lereng gunungapi semeru akibat dari dampak erupsi pada tanggal 4 Desember 2021, mengakibatkan datangnya banjir lahar dingin dengan skala yang cukup besar, " Tegasnya, " 
Hingga Berita ini diturunkan Senin ( 27/12/2021)  ( Ari Kurniawan Z )  




Pendiri Penangung Jawab Redaksi
Arifin S.Zakaria

No comments:

Post a Comment

Penemuan Benda Yang Diduga GRANAT Nanas Di depan Yayasan AL Munawaroh Di Kab. Pamekasan.

Pamekasan ,  gresiknews1.com  - Motto Berani Transparan Mengungkap Membantu Yang Belum Terungkap.  Penemuan benda Granat Nanas yang telah di...