Dugaan Pungli Di lapas Kelas IIB Lamongan Akhirnya Dilaporkan Ke Kanwil Kemenkumham Jatim

Surabaya, gresiknews1.com – Motto Berani Transparan Mengungkap Membantu Yang Belum Terungkap.

Aktivis Penggiat Anti Korupsi Baihaki Akbar Sekjen Lembaga Advokasi Rakyat Merdeka Gerakan Anti Korupsi (LARM-GAK) yang sekaligus sebagai Sekjen Himpunan Putra Putri Madura (HIPPMA) resmi mengadukan atau melaporkan Kepala Lapas Kelas IIB Lamongan dan semua pejabat pimpinan Lapas Kelas IIB Lamongan, ke Kanwil Kemenkumham Jawa timur, terkait adanya dugaan Pungli dan jual beli kamar di dalam Lapas Kelas IIB Lamongan, Selasa , (15/2/2022).


Bahaiki Akbar Sekjen Larm-Gak dan Hippma, mengadukan atau melaporkan Kepala Lapas Kelas IIB Lamongan beserta jajarannya terkait dugaan Pungli dan jual beli kamar  di dalam Lapas Kelas IIB Lamongan.

Kepada awak media tim redaksi infojatim.com , gresiknews1.com Baihaki Akbar berkomentar ,” Laporan kami di terima oleh sekretariat Kanwil Kemenkumham Jawa timur, dan kami juga meminta kepada Pak Purba untuk segera menindaklanjuti laporan dari kami”. ucap Baihaki .


Baikaki menginginkan agar semua lapas khususnya dapat melayani dengan sebaik-baiknya dan tidak menyalah gunakan yang di harapkan , " Ujarnya ," 

Dalam hal ini Baihaki Akbar juga menyampaikan kepada Kanwil Kemenkum HAM Jawa Timur bahwa sudah menyiapkan bukti dan para saksi korban.

“Bukti dan Saksi sudah kami siapkan, kami siap kapan saja untuk di mintai keterangan sebagai pelapor”. Tegas Baihaki.


Baihaki juga dengan tegas meminta kepada kepala kanwil Kemenkumham Jawa Timur untuk memberikan sanksi tegas terhadap terlapor bahkan pemecatan, karna menurutnya hal ini ada dugaan faktor kelalaian dalam menjalankan tugas dan tanggung jawabnya sebagai petugas.

“Hal ini bukan sebuah kelalaian yang biasa, kami menduga praktek pungli di lapas ini sudah menjadi tradisi di lapas IIB Lamongan, Maka kami akan mengawal kasus ini bersama tim redaksi infojatim.com , gresiknews1.com  hingga tuntas demi tegaknya kebenaran”. Tandas Baihaki


Bahkan Pemuda Madura ini juga akan melaporkan hal tersebut yakni mengirim surat ke Presiden RI, Komisi III DPR RI, Kemenkumham RI dan Ombudsman RI.

Saat awak media konfirmasi ke kalapas kelas IIB Lamongan Mahrus, menyampaikan.

"Kami akan memperbaiki itu semua dan kami juga butuh waktu untuk memperbaiki itu semua dan tidak semudah membalikkan telapak tangan," ujar kalapas kelas IIB Lamongan.




Sumber Berita : Partner Mitra 
Pendiri penangung jawab redaksi

No comments:

Post a Comment

Diduga Sopir Menggantuk Dan Kurang Waspada, Rombongan Bus Wisata Alami Kecelakaan Di Tol Sumo

Mojokerto,  gresiknews1.com - Motto Berani Transparan Mengungkap Membantu Yang Belum Terungkap. Foto : Bus Pariwista PO Ardiansyah nopol S 7...