Berita Terbaru

Subscribe

Subscribe

Subscribe

Subscribe

Subscribe

Subscribe

Berita Populer

TUBAN - Ribuan pengunjung memadati halaman Musholla Al-Muhlishin, sebuah desa yang lokasinya dekat dengan Mbah Sunan Geseng, Santri Sunan Kalijaga itu, tepatnya di desa Gesing, kecamatan Semanding, kabupaten Tuban, Jawa  timur, mereka berbondong-bondong datang itu tujuanya adalah untuk menghadiri pengajian umum dalam rangka Halal bihalal dikampungnya, pengajian umum tersebut menghadirkan pembicara tunggal Prof.Dr.Kyai,M.Muzakkin,M.pdi,MH (Gus Zakky) Pengasuh pondok pesantren khusus rehabilitasi sakit jiwa dan narkoba "Dzikrussyifa' Asma'berojomusti" dari Lamongan.

Promotor acara Bpk Sutar, sengaja menghadirkan Mbah Yai yang satu ini disamping faktor keilmuanya, ceramah beliau dikenal banyak orang di jawa timur dan jawa tengah bisa diterima semua kalangan, mulai tingkat elit, menengah, hingga orang awampun juga mengerti, dan itu alhamdulillah benar-benar terbukti tadi  malam, semua hadirin merasa senang sekali,"Ceramahnya Mbah Yai Muzakkin, benar-benar mannnntab dan hebat, sebab sejak mulai salam hingga di tutup dengan do'a sama mbah yai, saya pantau pengunjung tidak ada satupun yang mengantuk, semua serius menyimak ceramahnya dan ngeklek tertawa glegar, karena mbah yai dalam menyampaikan ceramahnya itu santai, tepat sasaran, dan mbanyol, sehingga masyarakat yang hadhir masih terasa kurang, semoga tahun depan panitia bisa mengundang beliaunya lagi, Amin" Tuturnya saat ditemui awak media ditempat acara,(Senin 18/06/18).

Acara di awali dengan Pembacaan Ayat Suci Alqur'an, Bacaan Tahlil dan do'a bersama, di lanjutkan dengan Pembacaan Sholawat nabi dan Marhabanan, kemudian Sambutan oleh Panitia dan Bapak Kepala desa setempat, adapun acara inti adalah pengajian umum dalam rangka halal bihalal, disampaikan oleh Bpk Prof.Dr.Kyai.M.Muzakkin,M.pdi,MH. dari Lamongan Jawa Timur.

Kyai Muzakkin (Gus Zakky) dalam ceramahnya menyampaikan  sebagai berikut,
Pertama, menerangkan tentang nasibnya orang hidup didunia ini tidak sama, ada yang apes (sial) dan ada yang bejo (beruntung),
Kedua, menerangkan besuk di dihari kiamat itu ada orang yang bangkrut,
Ketiga, menerangkan tentang isi Hadits Hudsi, dari ketiga materi ini disampaikan dalam waktu 1 jam lebih, menurutnya, "Materi ngaji seperti ini penting disampaikan kepada ummat, karena di zaman akhir ini banyak godaan dan fitnah, yang sulit untuk dibendung, akibat dampak dari kemajuan teknologi yang canggih di dunia ini, bila tidak kuat imanya, pasti akan rusak moral bangsa  ini" terangnya,

Selain itu, kata Gus Zakky Pria yang juga ketua umum JCW (Jatim Corruption Watch) Provinsi jawa timur ini "Ngaji itu penting, agar rohani ini terisi dengan ilmu agama, orang yang dangkal ilmu dan imanya, pasti akan mudah tergoda dengan godaan syetan dan iming-iming yang melanggar hukum, dengan mengaji akan bisa mengetahui mana yang haq dan mana yang bathil", Tuturnya.

Demikian kata Gus Zakky, yang juga ketua pusat BPAN RI (Badan Penyelamat Aset Negara Republik Indonesia) ini dalam mengakhiri ceramahnya.


Suara JCWnews / Partner ARZ TEAM

GRESIK - Senin18 Juni 2018 Pimpinan Polri Ketiga Polda Jatim Kombespol Sutardjo bersama Kapolres Gresik AKBP Wahyu S Bintoro, S.H., S.I.K., M.Si.,  melakukan ziarah makam wali yang ada di Kabupaten Gresik pada lebaran hari ketiga Idul Fitri 1439, Minggu (17/6/2018).

Kedatangan Kombespol Sutardjo dan rombongan di sambut hangat oleh Kapolres Gresik AKBP Wahyu S Bintoro, S.H., S.I.K., M.Si., beserta PJU Polres Gresik dan jajaran pukul 10.00 wib di makam Sunan Giri.

Di makam sunan giri Kombespol Sutardjo dan rombongan didampingi AKBP Wahyu S Bintoro, S.H., S.I.K., M.Si.,  langsung melakukan doa dan tabur bungah di makam Sunan Giri. Kemudian dilanjutkan ziarah ke Sunan Prapen.

Tak hanya melakukan ziarah di dua makam sunan tersebut, Kombespol Sutardjo dan rombongan melanjutkan perjalanan menuju Makam Wali Songo Sunan Malik Ibrahim. Tak langsung menuju makam Kombespol Sutardjo mengambil air wudhu terlebih dahulu.

Diikuti rombongan juga ikut berwudhu, pasalnya rombongan tiba di lokasi bertepatan waktu sholat dzuhur dan adzan tengah berkumandang. Usai mengambil air wudhu Kombespol Sutardjo dan rombongan melaksanakan Pos Sajam (Polisi Sholat Berjamaah) yang menjadi program Kapolres Gresik.

" Sholat berjamaah merupakan perintah agama, sudah menjadi kewajiban kita untuk melaksanakannya disela-sela tugas dilapangan"

Di makam Syech Maulana Malik Ibrahim tidak berlangsung lama. Usai berdoa di makam tokoh ulama besar tersebut Kombespol Sutardjo bersama AKBP Wahyu S Bintoro, S.H., S.I.K., M.Si.,  tabur bunga.

Sebelum kembali Kombespol Sutardjo mengatakan, kedatangannya di Gresik selain ziarah. Juga untuk memantau situasi keamanan di daerah ini menjelang Pilkada 2018.

"Wilayah Gresik masih terpantau aman, jelang Pilkada situasi sekitar makam wali juga bersih dari premanisme" Pungkasnya.  


ARZ Team

GRESIK - Sabtu 16 Juni 2018. Berbekal media sosial, Unit Tipidter Satuan Reskrim Polres Gresik, Kamis, (13 Juni 2018) berhasil mengungkap kasus perdagangan hewan Satwa yang dilindungi. 

Hasilnya, 1 ekor burung Nuri Kepala Hitam berhasil diamankan dari pemiliknya AI (36) di toko sembako jl. Gubernur suryo no. 118 Kecamatan Gresik Kabupaten Gresik, pada Kamis, 13 Juni 2018.

Kapolres Gresik AKBP Wahyu S Bintoro, S.H., S.I.K., M.Si., melalui Kasat Reskrim Polres Gresik AKP Tiksnarto Andaru Rahutomo, S.H., S.I.K.,  mengatakan modus penjualan hewan langka via media sosial ini tergolong baru.

"Dulu kegiatan satwa dilindungi ini menggunakan toko kemudian pakai kurir tetapi sekarang ini sudah berubah sesuai dengan perkembangan teknologi," kata Tiksnarto Andaru Rahutomo, S.H., S.I.K., kepada media ini (16/6/18).

Menurutnya, dari hasil penyidikan sementara hewan satwa dilindungi tersebut, pola penjualanya menggunakan media sosial facebook milik tersangka AI (36).

"Guna mempertanggungjawabkan perbuatannya, kini pelaku beserta barang bukti berupa satu ekor burung Nuri Kepala Hitam diamankan di Polres  Gresik" jelas Kasat Reskrim.

Barang bukti berupa satu ekor burung Nuri Kepala Hitam itu akan diserahkan ke Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) untuk dilepas kembali ke habitat asal. Pelaku dijerat dengan Pasal 40 ayat (2) jo pasal 21 ayat (2) UU RI Nomor 5 Tahun 1990 tentang Konservasi Sumber Daya Alam Hayati dan Ekosistemnya.


ARZ TEAM

GRESIK - Jum'at 15 juni 2018 Unit 1 Opsnal Satresnarkoba Polres Gresik berhasil mengamankan seorang tersangka pengedar narkotika jenis Shabu,  Selasa, tanggal 12 Juni 2018, Jam 11.00 wib.

Kapolres Gresik AKBP Wahyu S Bintoro, S.H., S.I.K., M.Si., melalui media ini menjelaskan dari hasil penyelidikan diduga tersangka UM alias Kentung (41) akan melakukan transaksi di warung kopi milik Asmoro warga Desa Mulung Kecamatan Driyorejo, Gresik. 

"Penyelidikan di lakukan berdasarkan laporan masyarakat yang masuk selanjutkan kami tindaklanjuti" jelas Kapolres Gresik.

Usai ditangkap diketahui pelaku UM alias Kentung (41) warga Dusun Paras Desa Mulung Kecamatan Driyorejo, Gresik.

Saat ditangkap tersangka UM alias Kentung didapati membawa  satu plastik kecil bening berisi bubuk putih yang diduga shabu.

"Saat dilakukan interogasi tersangka UM alias Kentung mengakui perbuatannya selanjutkan oleh Unit 1 Opsnal Satresnarkoba  Polres Gresik pelaku diamanankan di Rutan Polres Gresik" pungkas AKBP Wahyu S Bintoro.

Sementara barang bukti lain berupa Dua buah HP merk Nokia warna Hitam dan HP merk OPPO warna putih diamankan guna proses penyidikan lebih lanjut.

"Pelaku dijerat dengan Pasal 114 ayat (1) UU RI No. 35 tahun 2009 tentang Narkotika" tutur  Kapolres Gresik kepada wartawan.


ARZ TEAM