Berita Terbaru

Subscribe

Subscribe

Subscribe

Subscribe

Subscribe

Subscribe

Berita Populer


GRESIK - Berkat kekompakan dan kekuatan Smash tim volley, tim bola voli Kecamatan Kebomas menjadi juara kejuaraan bola voli wanita usia 40 keatas memperebutkan piala PERWOSI Kabupaten Gresik. dibabak final, tim voli Kecamatan Kebomas mengalahkan tim voli Kecamatan Manyar yang berlangsung sengit di Gedung WEP, Kamis (16/08/2018).


Dengan keberhasilan tersebut, tim Kecamatan Kebomas berhasil membawa pulang piala bergilir Perwosi dan hadiah uang tunai sebesar Rp. 1,5 juta rupiah.


Wakil Bupati Gresik Dr. H. Moh. Qosim saat menyaksikan pertandingan tersebut menyampaikan ucapan selamat bagi para pemenang pertandingan bola voli tersebut.


"Saya mewakili Pemerintah Kabupaten Gresik mengucapkan selamat kepada para pemenang. Semoga kemenangan saudara sekalian tidak menjadikan kita takabur, sombong dan merasa lebih dari yang lain," kata Wabup Qosim.


Yang kalah, sambung Wabup, jangan sampai berkecil hati dan tetap semangat dalam mengikuti pertandingan-pertandingan yang akan dating.


"Yang belum berhasil, jangan berputus asa dan terus berlatih. Karena pada hakekatnya, kekalahan adalah kemenangan yang tertunda. Yang penting adalah silaturrahmi, kebersamaan dan kekompakan tetap terjalin dengan adanya pertandingan ini," katanya.


Seperti diketahui bahwa kompetisi ini digelar untuk menggerakkan wanita tetap cinta olahraga. Selain itu, pertandingan ini bertujuan memupuk semangat dan sportifitas jiwa keolahragaan bagi wanita, serta sebagai ajang uji ketangkasan dan persahabatan antar peserta, pemerhati dan pecinta olahraga voli. 



ARZ Team

SURABAYA - Gubernur Jatim Dr. H. Soekarwo menekankan pentingnya pembangunan yang berkelanjutan atau sustainable and change. Dengan konsep pembangunan ini maka perubahan juga dilakukan terhadap nilai-nilai yang dirasa kurang atau tidak sesuai lagi dengan kondisi sekarang.

"Yang terpenting dalam membangun itu harus sustainable and change, karenanya antar program harus berkaitan satu sama lain tidak boleh terputus," ujar Pakde Karwo sapaan akrab Gubernur Jatim  menjawab pertanyaan media, usai Rapat Paripurna Istimewa di DPRD Prov. Jatim, Jl. Indrapura Surabaya, Rabu (15/08).

Menurutnya, pembangunan berkelanjutnya ini harus dilakukan karena munculnya disparitas akibat adanya gelombang liberalisme. Oleh sebab itu, pertumbuhan ekonomi yang baik harus diikuti oleh berkurangnya disparitas, pengangguran dan kemiskinan. 

"Tiga hal ini sangat penting, karena akan berdampak pada meningkatnya IPM, usia harapan hidup, dan berkurangnya gizi buruk dan stunting," terang Pakde Karwo sembari menambahkan bahwa stunting tidak selalu karena gizinya buruk tapi juga kurangnya pengetahuan tentang asupan makanan yang baik.

Kegiatan Rapat Paripurna Istimewa DPRD Prov. Jatim ini dihadiri, antara lain Pimpinan DPRD Prov. Jatim, Pj. Sekdaprov Jatim, Forkopimda Prov. Jatim, dan para pejabat di lingkup Pemprov Jatim.

Presiden Ajak Seluruh Masyarkat Bersyukur

Sementara itu, Presiden RI Ir. Joko Widodo saat membacakan Pidato Kenegaraan dalam rangka HUT ke-73 Proklamasi Kemerdekaan RI, mengajak seluruh masyarakat Indonesia untuk bersyukur atas kebhinekaan dengan ciri khas budayanya masing-masing. Kebhinekaan beserta kearifan lokal ini telah menjadi sumber energi kemajuan bangsa, sumber inspirasi seluruh anak  bangsa, dan sumber kreatifitas untuk mengharumkan nama bangsa dalam pentas persaingan global.

"Kita harus bersyukur memiliki Pancasila sebagai sumber ideologis bangsa, yang memandu seluruh anak bangsa dalam mewujudkan janji-janji kemerdekaan," tukas Jokowi sapaan akrab Presiden RI.

Ditambahkan, masyarakat juga  patut bersyukur karena Indonesia merupakan negara Muslim terbesar di dunia, sekaligus negara demokrasi keempat terbesar di dunia. Bangsa Indonesia telah berhasil lepas dari ketakutan terhadap ancaman instabilitas dan kekerasan politik dalam setiap regenerasi kepemimpinan nasional dan daerah. 

"Sebanyak 101 pemilihan kepala daerah/pilkada serentak di tahun 2017 dan 171 pilkada serentak di tahun 2018 telah berhasil kita laksanakan dengan aman dan damai," ujar Presiden Jokowi.

Rakyat Indonesia lanjutnya, menyambut pesta demokrasi dengan penuh kegembiraan, antusiasme yang tinggi, dan kedewasaan politik yang semakin matang. Oleh sebab itu, pihaknya yakin dengan pengalaman politik yang panjang dalam berdemokrasi Pemilu Legislatif dan Pemilu Presiden secara serentak di tahun 2019 akan berlangsung aman, damai, dan demokratis.

Menurutnya, ekosistem demokrasi, ideologi Pancasila, Bhineka Tunggal Ika, dan semangat gotong royong harus ditopang dengan tata kelola pemerintahan yang baik. Karenanya, upaya untuk membebaskan Indonesia dari jeratan korupsi, menggerogoti anggaran negara, dan merusak sendi perekonomian harus terus dilakukan. 

"Pemerintah akan terus mendukung KPK untuk memberantas korupsi. Pemerintah juga memberikan prioritas tinggi pada upaya pencegahan sebagaimana halnya dengan upaya penindakan," terang Presiden Jokowi.

Lewat kondisi tata pemerintah yang kondusif, lanjutnya, maka akan bisa memperkokoh stabilitas makro ekonomi dan meningkatkan kualitas pertumbuhan. Selain itu, akan memastikan tercapainya keadilan ekonomi, menyiapkan pembangunan ekonomi yang berkesinambungan dalam jangka panjang, serta reformasi struktural untuk peningkatan daya saing ekonomi.

Pada akhir sambutannya, Presiden Jokowi mengingatkan, bahwa dua hari lagi Indonesia akan mendapat kesempatan emas untuk memukau dunia dengan keunggulan dan prestasi Indonesia melalui Asian Games 2018, ajang olahraga terbesar di Asia. Para putra putri Indonesia akan berjuang untuk mengibarkan sang Merah Putih. Kontingen yang hadir dari 45 negara, melibatkan 11 ribu atlet dan 5.500 official, terbesar sepanjang sejarah Asian Games. 

"Saya mengajak seluruh rakyat Indonesia bekerja bersama untuk menyukseskan penyelenggaraan Asian Games dan Asian Para Games agar sukses sebagai tuan rumah dan sukses dalam prestasi," pungkasnya.


Partner ARZ TEAM

SURABAYA - Kamis 16 Agustus 2018, Gubernur Jawa Timur Dr. H. Soekarwo menekankan kepada seluruh generasi muda khususnya Pasukan Pengibar Duplikat Bendera Pusaka (Paskibraka) untuk terus mampu belajar ilmu pengetahuan dan teknologi (iptek) yang diperkuat dengan rasa iman dan takwa (imtak). 

Demikian disampaikannya saat memberikan arahan pada prosesi pengukuhan Paskibraka yang berlangsung secara khidmat  di Gedung Negara Grahadi Surabaya, Rabu (15/8) malam. 

Dijelaskannya, seiring dengan kemajuan zaman, mereka yang besar dan kuat bukan lagi menjadi pemenang melainkan mereka yang mampu bertindak dan berbuat secara cepat. Untuk itu, iptek sangat menentukan perkembangan sekaligus tantangan bagi kemajuan zaman. Akan tetapi, kemajuan yang diraih itu harus dibekali oleh kemampuan imtak yang kuat.

"Generasi muda saat ini telah masuk pada zaman digital iptek yang besar, dimana orang menjadi mesin atau mekanik. Namun, kondisi tersebut bisa merubah seseorang untuk menjadi humanis, jika keimanan dan ketaqwaan yang dimiliki pada basis agama kuat di dalamnya," ujarnya.

Menurutnya, teknologi bisa memberi manfaat. Namun, penggunaan teknologi yang salah bisa menghancurkan generasi muda kita. Oleh sebab itu, basis imtak harus diperkuat agar jadi filter dalam membangun etika dan moralitas generasi muda. "Anak anak muda yang sangat menggandrungi teknologi akan tergelincir secepat teknologi itu, kalau imtak tidak kuat," imbuhnya. 

Tanamkan Rasa Cinta Tanah Air

Dihadapan, 74 orang Paskibraka yang hadir didampingi oleh orang tua dan pelatih, Pakde Karwo sapaan akrab Gubernur Jatim itu menyebut, bahwa Paskibraka Prov. Jatim Tahun 2018 ini, adalah anak anak terpilih melalui proses belajar yang panjang. Bukan saja tentang kecerdasan yang dinilai, juga terbentuknya nilai nilai integritas, etika dan moralitas serta jiwa disiplin dan menanamkan rasa cinta tanah air.

Anak anak yang terpilih menjadi Paskibraka diberi materi yang paling mendasar tentang nasionalisme terutama dalam menumbuhkan Aku Cinta Indonesia (ACI) yang  diimplementasikan melalui sikap disiplin, pembentukan karakter hinga menumbuhkan etika dan moralitas. "Anak anakku di Paskibraka harus mengetahui sejarah bangsa. Semua proses yang ada hingga hari ini, dilalui oleh para pahlawan kita dengan perjuangan serta pengorbanan darah dan air mata. Bukan semata mata pemberian dari para penjajah," tegasnya. 

Di akhir sambutannya, Pakde Karwo berpesan untuk selalu membawa nilai nilai cinta tanah air dalam diri seorang Paskibraka. "Esok setelah bertugas menjadi Paskibraka dan kembali pulang, yakinlah bahwa anak anakku akan menjadi lilin dalam kegelapan di daerah masing-masing dengan membawa nilai nilai cinta kepada tanah air," tutupnya. 

Kukuhkan 74 Paskibraka 

Dalam kesempatan itu, Gubernur Jawa Timur mengukuhkan 74 Pasukan Pengibar Duplikat Bendera Pusaka (Paskibraka). Paskibraka yang terpilih tersebut terdiri dari 74 putra dan putri terbaik se-Jatim dan akan bertugas menjadi pasukan pengibar bendera pada upacara peringatan Hari Kemerdekaan RI pada tanggal 17 Agustus 2018 esok lusa di Gedung Negara Grahadi. 

Diantara Paskibraka yang dikukuhkan antara lain pembawa baki dan bendera sang saka merah putih yang berasal dari alumni Paskibraka 2017 antara lain Gayatri Safa Ramadhanty (SMAN 1 Bojonegoro), Dimas Lucky Rochmansyah (SMAN 2 Batu), Rafi Maulana Arya Putra (SMAN 1 Surabaya), Govinda Bagus Tirta Kusuma (SMAN 1 Kota Mojokerto), Alfian Budi Setiawan (SMAN 2 Bojonegoro) dan Imelda Halim. 

Turut mendampingi Gubernur Jatim antara lain, Forkopimda Prov. Jatim, Pj. Sekdaprov Jatim, Kadispora Prov. Jatim, Kadinkes Prov. Jatim, Kadispendik Prov. Jatim, Karo Kessos dan Karo Umum Setdaprov Jatim. 


Partner ARZ TEAM

GRESIK - Tiga pengacara memberikan pengawalan hukum Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Gresik. Bersama Kepala Dinas Kesehatan Gresik, dr. M Nurul Dholam mendatangi pemanggilan Kejaksaan Negeri Gresik guna dimintai keterangan terkait dugaan korupsi dana kapitasi.  Pemeriksaan dimulai pukul 09:00 hingga sore hari, sementara tiga pengawalnya (pengacara) hanya menunggu diluar ruangan pemeriksaan.

Agenda pemanggilan Kadinkes oleh Kejari Gresik menyusul telah dilakukanya pemanggilan 64 Kepala Puskesmas dan Bendahara, Kepala BPJS Kesehatan Cabang Gresik, 3 petinggi Dinkes dan seorang mantan bendahara Dinkes. Namun demikian pihak Kejari Gresik dalam hal ini tim Pidsus belum bisa banyak memberikan hasil selama pemeriksaan. Meski janji Kejari akan memastikan adanya tersangka pada kasus diatas.

"Kapasitas kami hanya mendampingi saja," ucap Hari Purwanto satu dari tiga pengacara Kadinkes Gresik, Kamis 16/8/2018.

Pantaun dilapangan pemeriksaan selesai dilakukan tepat pukul 17:40. Diketahui, tiga akademisi merupakan pengacara yang sengaja dibawah oleh kepala Dinas Kesehatan untuk memenuhi panggilan Kejari Gresik. "Saya sebagai Aparatur Sipil Negara akan mengikuti prosedur yang ada. Kenapa membawa pengacara? Biar ramai saja," singkatnya sembari memasuki mobil dinasnya, Kamis petang 16/8/2018.

Sementara itu, Kasi Pidsus Kejari Gresik Andre Dwi Subianto saat ditanya hasil pemeriksaan dan mengarah ke salah satu tersangka. Ia belum bisa menjawab, alasannya masih ada pemanggilan lagi yang ditujukan ke Kadinkes yang masih kurang. Ia juga mengaku ada 25 pertanyaan yang diajukan dengan fokus seputar dana kapitasi.

"Masih dalam proses pendalaman saksi. Total pemanggilan sudah 72 orang yang kita mintai keterangan. Kita akan cari teknis pemotongan dan penentu kebijakan pelanggaran pemotongan dana tersebut. Untuk tersangka, belum mengarah kesitu tunggu nanti, minggu depan kita akan lanjutkan pemanggilan kembali," pungkas Andre.

Diketahui dugagaan penyiimpangan itu pada dana kapitasi di jasa pelayanan yang dipotong sebesar 10 persen. Kapitasi sensiri dibagi dua, jasa pelayanan sebesar 60 persen dan operasional 40 persen. Pemotongan sensiri pada jasa pelayanan periodeisasi 2016 hingga 2018 dengan kerugian sementara 500 juta rupiah dari hasil penggeledahan minggu lalu (6/8). 


ARZ TEAM