Berita Terbaru

Subscribe

Subscribe

Subscribe

Subscribe

Subscribe

Subscribe

Berita Populer

GRESIK - Tim volly kecamatan Kedamean berhasil menyabet juara I dalam turnamen bola volly puteri U-13 kebawah yang diadakan oleh Persatuan Wanita Olahraga Seluruh Indonesia (PERWOSI) Kabupaten Gresik, dan berhak membawa pulang piala bergilir Perwosi.

Pada pertandingan final yang digelar di lapangan bola Volly kantor Pemkab Gresik, Rabu (31-08-2016), permainan cepat dan akurasi, membuat tim yang mengenakan kostum ungu tersebut mampu merepotkan pertahanan tim volly dari kecamatan Benjeng Gresik.

Menurut Asisten Pelatih tim volly kecamatan Kedamean melalui Kabag Humas Pemkab Gresik Suyono, keberhasilannya ini tidak lepas dari upaya atlet yang terus berlatih dan dukungan orang tua yang selalu memberi support. "Kami berlatih setiap hari dan syukurlah kami dapat meraih juara satu," katanya.

Sedangkan Perwosi Kabupaten Gresik, Hj. Zumrotus Sholihah Qosim mengatakan, para pemain sudah bermain maksimal dan berupaya meraih kemenangan. "Anak-anak sudah bermain maksimal, namun dalam suatu pertandingan,pasti ada yang menang dan ada yang kalah, terus tingkatkan prestasi dan teruslah berlatih," kata ketua Perwosi tersebut.

Sementara itu, Wakil Bupati Gresik Dr. H. Moh. Qosim yang saat itu hadir langsung memberikan semangat bagi para pemenang. Dirinya juga mengatakan, bahwa sebagai atlet yang siap membanggakan kota Gresik, harus bermental sehat.

"Selamat bagi para pemenang, dan bagi yang kalah jangan berputus asa. Jadikan Gresik kedepan sebagai lading medali emas dan siap mengharumkan nama kabupaten Gresik dikancah Provinsi maupun nasional," kata wabup Qosim.

Selain itu, juara I tim volly U-40 tahun keatas berhasil diraih kecamatan Manyar, juara II kecamatan Kebomas, Juara III kecamatan Menganti dan juara harapan I diraih tim volly asal kecamatan Gresik.

Harapannya, para atlet harus berlatih. Selain itu, tujuan utama diadakan kejuaraan bola volly antar kecamatan se-kabupaten Gresik, untuk menggelorakan semangat olahraga di kalangan perempuan.

Asz/team/d2g

GRESIK - PT Petrokimia Gresik menduduki peringkat teratas dalam pembayaran Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) Tahun 2016. BUMN produsen pupuk ini telah menyetorkan pembayaran PBB perusahaan/badan sebesar Rp. 4, 9 milliar. Disusul oleh PT Semen Gresik yang membayar PBB sebesar Rp. 4,7 milliar. PT PLN PJB Gresik Rp. 1,2 milliar, PT Wilmar Nabati Rp. 643 juta dan PT Smelting Rp. 532 juta.

 

Bupati Gresik Dr. Sambari Halim Radianto menyampaikan terima kasih untuk para Wajib Pajak (WP) terutama para perusahaan besar ini yang telah membayar pajaknya sebelum jatuh tempo. Untuk tahun 2016 ini, Dinas Pendapatan, Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah ditarget PBB untuk Perusahaan/badan sebesar Rp. 82 milliar lebih tinggi disbanding tahun lalu yakni Rp. 75 milliar.

 

Sedangkan untuk penerimaan sampai hari ini sebesar Rp. 48,2 milliar atau sebesar 58,75%. "Meski saat ini belum tercapai, namun saya optimis pada pada batas akhir pembayaran nanti bisa terlampaui" ujar Bupati Sambari memotivasi pada saat memberikan sambutan pada acara bulan panutan pelunasan PBB bagi perusahaan/badan dan perorangan yang berlangsung di Ruang Mandala Bakti Praja kantor Bupati Gresik pada Selasa (30-08-2016).

 

Rasa optimis ini terkait kebijakan Sambari-Qosim yang selama 6 tahun masa pemerintahannya belum pernah menaikkan nilai jual obyek pajak (NJOP). "Kalaupun ada kenaikan PBB, itu karena adanya tambahan bangunan pada bidang tanah tersebut. Sehingga ada tambahan nilai pajak bangunannya" papar Sambari menjelaskan tentang item yang terkait nominal pembayaran PBB.

 

Sambari juga menyampaikan untuk kebijakan nominal PBB ini juga terkait zona nilai tanah (ZNT). Hal ini diberlakukan semata untuk melindungi tanah-tanah yang selama ini peruntukannya untuk pertanian, perkebunan serta tanah yang tidak ada kegiatan ekonomi. "Kami tetap melindungi tanah-tanah lahan pertanian yang dimiliki petani. Serta tanah yang ada di pelosok desa, makanya pengenaan PBB nya tidak seperti tanah untuk industry" katanya.

 

Selain meranking Perusahaan Pembayar PBB tertinggi dan telah lusan, Kepala Dinas Pendapatan, Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah, Yetty Sri Suparyati meranking jumlah perusahaan yang lunas pajak dengan pembayaran tertinggi tiap kecamatan. Kecamatan Gresik ada 9 perusahaan, Kebomas, 23 perusahaan,  Manyar 24 perusahaan, Wringinanom 9 perusahaan, Driyorejo 16 perusahaan, Menganti 9 perusahaan, Duduksampeyan, Panceng dan Ujungpangkah masing-masing 1 perusahaan.

 

"Total semua perusahaan yang sudah lunas PBB se Kabupaten Gresik sebanyak 93 Perusahaan. Jadi para wakil dari 93 perusahaan tersebut yang saat ini kami undang untuk mengikuti acara bulan panutan pelunasan PBB bagi perusahaan/badan dan perorangan. Merekalah yang juga berhak untuk ikut diundi melalui nomer SPTnya untuk mendapatkan hadiah sepeda motor, laptop, lemari es, lcd serta hadiah yang lain" jelas Yetty.

 

Asz/team/d2g

GRESIK - Setelah sukses meraih penghargaan swastisaba padapa tahun lalu di ajang verifikasi Kab sehat Tingkat Nasional,  Kab Gresik dengan sejumlah prestasi, tahun ini siap meraih penghargaan Swastisaba wiwerda di ajang yang sama, hari ini selasa (30-08-2016).


Tim verifikasi Kab sehat Tingkat Provinsi di terima langsung oleh Bupati Gresik didampingi forum  Kab Gresik sehat yang terdiri dari 9 Dinas terkait serta LSM, ketua TP PKK Kab Gresik, Ketua GOW, dan kepala Dinas terkait di ruang Graeta eka Praja Kantor Bupati Gresik.

 

Ketua Tim verifikasi Kohar Hari santoso bersama anggota menjelaskan bahwa kehadirah Tim verifikasi ini smenindak lanjuti peraturan bersama menteri dalam Negri dan Menteri Kesehatan, dengan tujuan memacu atau mendorong masyarakat hidaup sehat, kehadiran Tim disini hanya ingin mencocokan data yang telah kami peroleh dari Gresik, dengan harapan agar masyarakat bisa menerima manfaatnya, sudah banyak bukti yang telah kami terima terkait dengan program Kab sehat ini di Gresik, seperti sudah 97,3 % masyarakat Gresik sudah memakai closet saat buang air besar, banyaknya posyandu, inovasi di bidang kesehatan dan perhubungan  serta kawasan sejarah (heritage) yang  masih dipertahankan dan yang sangat menarik yaitu adanya kampung ASI diDesa Wedani dan inovasi lainnya, padahal Gresik terkenal sebagai daerah industri, namun komitmen Gresik untuk menjadikan masyarakatnya sehat sangat besar,  ini membuktikan bahwa Gresik sangat siap menuju Swasti saba Wiwerda.

 

Sementara itu Bupati Grersik Dr. H. Sambari Halim Radianto menjelaskan bahwa Gresik saat ini memang sebagai tempat atau tujuan lomba, dan selalu menjadi juara, ini telah kami rasakan bersama masyarakat.

 

Pemkab Gresik sangat komitmen dalam meningkatkan bidang kesehatan sebagai salah satu prioritas pembangunan selain pendidikan, karena sehat mandiri diawali dari bawah, maka kami telah memiliki sekitar 1.474 posyandu, 250 poskesda, 32 puskesmas serta mobil kesehatan keliling serta banyak lagi sarana dan prasanan untuk kesehatan, sudah banyak prestasi yang telah di raih Gresik, hingga Gresik seperti sekarang ini, kami terus berprestasi hingga masyarakat bisa menikmatinya. Banyak industri maupun investor yang hadir di Gresik, namun komitmen kami untuk menuju Kab Gresik sehat terus kami kembangkan.

 

Usai di terima Bupati, rombongan langsung menujun lokasi tujuan yaitu IPAL Komunal dan sale (sayur dan lele) di kelurahan gending, HIPPAM di desa Doudo, UKS TK Petro, Kampung ASI Ds Wedani, wisata religi Suna maulana Malik Ibrahim, kampung kemasan dan gajah mungkur. Di kelurahan gending salah satu Tim penilai menyempatkan diri untuk panen sayur sawi dan terong.

 

Pada program Kab sehat (Swastisaba wiwerda) 2016 ini ada dua tambahan tatanan yaitu pariwisata sehat dan ketahanan pangan dan gizi, sebelumnya dua tatanan yang telah diverifikasi yaitu tatanan pemukiman dan tatanan kesehatan mandiri. Program Kab/kota sehat ini dilaksanakan dua tahun sekali dengan tujuan memacu atau mendorong masyarakat sehat.

 

Asz/team/d2g

GRESIK - Saat mendapingi Bupati Gresik Dr. Sambari Halim Radianto, Kapolres Gresik AKBP Adex Yudiswan tanpa diduga tiba-tiba menelpon salah seorang warga suci Kecamatan Manyar Gresik. Telephone Kapolres sengaja diperdengarkan kepada 250 orang undangan yang hadir memadati ruang Mandala Bakti Praja, Jum'at (26-08-2016) pada acara analisa dan evaluasi (Anev) pelaksanaan tugas Tim Gajah Mada Polres Gresik.

 

Tanpa menyebut diri sebagai kapolres, Adex Yudiswan menanyakan beberapa hal tentang kegiatan anggotanya di lapangan. "Bagaimana apa ada anggota Polisi yang datang ? apa yang dilakukan Polisi saat datang kesana. Ada berapa orang yang datang ?" tanya Adex berurutan. "Ya ada pak dua orang. Lalu oleh orang orang diantarkan ke Pak RT. Selanjutnya kumpul masyarakat di Balai RW " papar seseorang warga Suci tersebut Kepada Kapolres.

 

Pertanyaan Kapolres tersebut memastikan kinerja anak buahnya yang tergabung dalam Tim Gajah Mada Polres Gresik. Mereka sebanyak 100 orang anggota ditugaskan melakukan Anev di 4 desa di Kecamatan manyar yaitu desa Suci, Romo, Sukomulyo dan Manyar Sidorukun. Setiap Desa berkekuatan 25 orang anggota yang dibagi pada beberapa RW dan RT di wilayah tersebut.

 

Setelah mendengar jawaban seseorang yang ditelepon, Adex Yudiswan memberikan beberapa petunjuk kepada Ketua Tim IV Gajah Mada yang bertugas di desa Suci, Iptu Sujito. "Mestinya tidak ke RT atau RW. Anda harus mengunjungi masyarakat satu persatu. Lakukan pendekatan, dengarkan keluhannya. Catat kebutuhannya dan cari permasalahan yang ada di masyarakat setempat" papar Kapolres.

 

"Intinya tugas kalian semua ini jangan malah merepotkan masyarakat. Anda yang harus datang ke masyarakat dengan mendatangi rumahnya satu persatu. Jangan masyarakat yang malah disuruh berkumpul di Balai RT atau Balai RW. Bikinlah masyarakat itu merasa nyaman dan terlindungi dengan kehadiran anda. Jangan dibuat takut dan justeru melayani anda". Ujar Adex memberi petunjuk.  

   

Bupati Gresik Dr. Sambari Halim Radianto, menyambut baik program analisa dan evaluasi (ANEV) yang dilakukan oleh jajaran Polres Gresik ke beberapa Desa di Wilayah Gresik. "Ini kegiatan yang inovatif yang dilakukan oleh Kapolres Gresik bersama anak buahnya. Dalam program yang melibatkan banyak pihak yang tergabung dalam Forpimda Gresik sangat besar manfaatnya bagi masyarakat. Saya hanya bisa menyampaikan terima kasih" ungkap Sambari.

 

Selain Kapolres Gresik yang mendampingi Bupati, tampak Dandim 0817 Gresik Letkol Arm. Hendro Setyadi dan Ketua MUI Gresik KH. Mansyur Shodiq. Tampak juga anggota DPRD Gresik dan para Pejabat Pemkab Gresik ikut hadir pada kegiatan anev tersebut.

Sementara koordinator Tim Gajah Mada, AKP Zunaedi melalui kabag Humas Suyono mengatakan. Tentang program anev ini sudah dilaksanakan selama 2 kali. Untuk kali kedua yang eavaluasinya dilaksanakan saat ini berlangsung di wilayah Kecamatan manyar sejak Senin lalu. "Tujuannya menggali potensi permasalahan yang ada di wilayah setempat" jelasnya.

 

Selanjutnya apabila ada permasalahan tentang Kamtibmas, kami beserta Kodim 0817 Gresik akan menindaklanjuti. "Bila permasalahan terkait hal sosial kemasyarakatan dan Pembangunan maka kami rekomendasikan kepada Pemerintah Kabupaten Gresik sesuai pokok permasalahannya. Bila masalah kesehatan tentunya Dinas Kesehatan yang memberikan pelayanan" ujar koordinator yang juga Kasat Binmas Polres Gresik.

 

Asz/team/d2g