Berita Terbaru

Subscribe

Subscribe

Subscribe

Subscribe

Subscribe

Subscribe

Berita Populer


GRESIK,(gresiknews1.com) - Bupati Gresik Dr. H. Sambari Halim Radianto bersama Wakil Bupati Dr. H. Moh. Qosim, para kepala OPD dan sejumlah unsur Forkopimda melakukan gowes bareng ribuan masyarakat dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gresik yang ke 43 dan Hari Jadi Kota Gresik yang ke 530 pagi tadi, Minggu (26/03/2017).

Tak kurang dari 8 ribu orang berbaur menjadi satu di halaman Gelora Joko Samudro dan melibatkan setidaknya seratus komunitas sepeda onthel dan masyarakat di kabupaten Gresik. Tak hanya warga Gresik yang antusias dengan gowes pagi tadi, namun terlihat sejumlah club sepeda dari luar kabupaten Gresik yang tak kalah antusias memeriahkan gowes bareng tersebut.

Dalam kesempatan itu pula, Bupati Sambari didampingi Wakil Bupati Moh. Qosim disaksikan masyarakat juga me-launchingclub sepeda yang diberi nama SQ-BC (Sambari-Qosim Bicycle Club) dan dikomandani oleh Kapolres Gresik AKBP. Borowindu Danandito.

Dalam sambutannya, Bupati Sambari sangat mengapresiasi antusias masyarakat yang telah berbondong-bondong untuk mengikuti gowes bareng tersebut sejak pagi.

Beliau mengatakan bahwa gowes bareng ini juga untuk menggugah kesadaran masyarakat khususnya masyarakat di kabupaten Gresik terutama generasi muda dalam menjaga kesehatan.

“Kami berharap dengan kegiatan ini, masyarakat semakin sadar akan kesehatan. Baik kesehatan batin maupun dhahir. Sehingga diharapkan, generasi muda mampu membangun bangsa ini. Dalam raga yang sehat, pasti terdapat jiwa yang sehat pula,” ujar Bupati Sambari sebelum melepas ribuan peserta gowes.

Orang nomer satu di Gresik itu juga menyatakan bahwa di era yang modern ini, bahaya narkoba semakin merajalela. Oleh sebab itu, Bupati Sambari menyatakan narkoba harus diperangi sampai ke akar-akarnya. “Stop narkoba, tingkatkan prestasi. Karena generasi muda yang mampu membangun bangsa adalah generasi muda yang bebas narkoba,” tegasnya.

Wakil Bupati Dr. H. Moh. Qosim berharap kepada masyarakat bahwa untuk menggapai kesehatan, perlu usaha dan kemauan yang tinggi. “Jadi tidak hanya mengikuti kegiatan seperti ini saja, namun kegiatan bersepeda perlu digalakkan setiap pagi sebelum memulai aktifitas. Dengan begitu kebugaran dan kesehatan tubuh kita dapat terhjaga,” kata Wabup Qosim.

Wabup menambahkan bahwa pemkab Gresik melalui kegiatan gowes bareng kali ini telah menyiapkan berbagai doorprice menarik seperti sepeda gunung, lemari es, mesin cuci. Dan hadiah utama adalah satu unit sepeda motor.

Kabag Humas dan protokol pemkab Gresik Suyono menuturkan bahwa ribuan peserta gowe tersebut melewati rute sejauh kurang lebih 10 kilometer. “Start dimulai dari halaman Gelora Joko Samudro, lanjut ke jalan Mayjen Sungkono hingga perempatan Kebomas, lurus menuju jalan Dr. Soetomo, belok kanan menuju jalan Jaksa Agung Soeprapto, belok kanan menuju jalan Panglima Sudirman dan kembali ke jalan Veteran hingga finish di Halaman Gelora Joko Samudro,” papar Suyono. ARZ team

GRESIK,(gresiknews1.com) - Untuk memastikan kesiapan sekolah-sekolah dalam melaksanakan Ujian Nasional (Unas) secara online, Kepala Dinas Pendidikan kabupaten Gresik, Mahin melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke sejumlah sekolah, salah satunya di SMP Negeri 1 Sidayu.

Didampingi kabag Humas dan Protokol pemkab Gresik Suyono dan ditemui langsung oleh Kepala Sekolah SMPN 1 Sidayu Drs. Ahsan, Mahin langsung menuju laboratorium computer dan melihat kondisi fisik computer yang akan dipergunakan untuk Unas secara online tersebut.

Menurutnya, setiap sekolah yang siap melaksanakan Unas secara online harus benar-benar siap dalam segala hal, termasuk pembenahan sarana prasarana dan jaringan internet selama ujian berlangsung.

“Saya tegaskan kepada sekolah yang siap menjalankan unas secara online, agar tidak menganggap remeh bahwa tidak aka nada masalah yang timbul saat penyelenggaraan unas berlangsung. Bisa saja muncul permasalahan meskipun itu kecil, dan semua harus bisa diantisipasi,” tegas Mahin saat sidak.

Selain masalah jaringan, Mahin juga menitikberatkan pada masalah pasokan listrik, SDM pengawas hingga teknisi.

Mahin menambahkan, pihaknya telah melakukan pemantauan dan pembinaan kesiapan sekolah seperti kesiapan alat. Selain itu, dirinya juga memberikan dukungan dan motivasi terhadap para siswa dan mengadakan pelatihan untuk pembiasaan penggunaan alat computer, melalui latihan-latihan.

“Setiap sekolah sepertinya sudah melakukan uji coba, mulai dari try out unas sampai pelaksanaan UTS (ujian tengah semester) maupun UAS (ujian akhir sekolah). Dan itu sangat saya apresiai,” terang Kadispendik Gresik.

Kabag Humas dan Protokol pemkab Gresik Suyono yang hadir dalam sidak tersebut juga memberikan himbauan kepada para murid agar belajar secara maksimal. “Dengan begitu hasilnya akan seperti apa yang diharapkan, yakni lulus dengan nilai yang memuaskan,” ujar Suyono.

Sementara itu, Rifki salah seorang siswa mengaku bahwa selama mengikuti latihan-latihan pengerjaan soal ujian secara online, menurutnya cukup efisien dan lebih mudah. Meskipun begitu, dirinya mengatakan bahwa pelaksanaannya tidak kalah ketat. “Meskipun secara online, tapi tidak bisa browsing untuk cari kunci jawaban. Pelaksanaannya cukup ketat,” ujarnya. Arz team

GRESIK, (gresiknews1.com) - Selain dimusnahkan dengan cara dibakar, hasil penindakan kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea dan Cukai tipe Madya Pabean B Gresik tahun 2015-2016 juga dihibahkan ke Dinas Sosial Gresik.

Adapun barang-barang yang dimusnahkan dengan cara dibakar yaitu sebanyak 1,1 juta batang rokok, 30 handy talkie, 3 karton bantal, hanger baju dan sprei senilai Rp. 1 miliar. Sedangkan baranglain berupa karpet sebanyak 84 lembar, kapak 932 buahdan 3 unit berbagai mesin diserahkan kepada Dinas Sosial Gresik untuk dimanfaatkan untuk masyarakat yang membutuhkan.

Pemusnahan pembakaran tersebut dan penyerahan hibah barang sitaan tersebut dilakukan dalam sebuah acara yang berlangsung di halaman kantornya di Jalan Jaksa Agung Suprapto Gresik, Kamis (23/3). Selain Wakil Bupati Gresik, tampak hadir perwakilan dari Forkupimda Gresik, Kepala Dinas Sosial Gresik Sentot Supriyohadi, Kepala Kanwil DJBC Jawa Timur I Decy Arifinsyah.

Wakil Bupati Gresik Dr. Mohammad Qosim turut menjadi saksi penyerahan hibah barang serta pembakaran di kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea dan Cukai tipe Madya Pabean B Gresik. Dalam sambutannya Wabup Qosim menyampaikan rasa terima kasih atas penyerahan sejumlah barang sitaan tersebut. “Meski ini untuk yang pertama kalinya, kami selaku pemerintah daerah merasa bahagia atas penyerahan barang sitaan ini. Kami yakin barang-barang ini akan bisa dimanfaatkan untuk kesejahteraan masyarakat Gresik” katanya.

“Akan ada sejumlah anak-anak yatim piatu di panti asuhan yang sangat membutuhkan dan akan senang memanfaatkan barang-barang ini. Atau sejumlah mushollah yang ada di desa-desa akan menikmati manfaat barang-barang hasil sitaan ini. Kalau perlu hibah barang ini juga akan kami kirimkan ke beberapa mushollah yang ada di Pulau Bawean”, ujar Qosim.

Kepala kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea dan Cukai tipe Madya Pabean B Gresik Indra Gautama Sukiman kepada kabag Humas Suyono mengatakan, dari total barang yang dimusnahkan ini senilai Rp. 1 milyar. “Dari sejumlah barang yang dimusnahkan tersebut terdapat kerugian negara sebesar tiga ratus lima puluh juta rupiah” ungkapnya.

Sesuai harapan Wabup Qosim agar ada hibah lagi barang sitaan dari kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea dan Cukai tipe Madya Pabean B Gresik, Indra Gautama Sukiman menyatakan akan mengupayakan. “Terkait hibah barang sitaan kami tidak keberatan, tentunya sesuai prosedur yang berlaku yaitu harus ada izin persetujuan dari KPKNL” tandasnya.



Sementara Kepala Kanwil DJBC Jawa Timur I Decy Arifinsyah yang hadir pada kesempatan itu mengatakan bahwa pungutan pajak dan cukai tahun 2016 di wilayahnya yaitu Jawa Timur I mencapai Rp. 49 trilyun. Sedangkan total pungutan Jawa Timur I dan II mencapai Rp. 77 trilyun “Jumlah ini adalah yang terbesar di Indonesia”, ungkapnya. Arz team

GRESIK,(gresiknews1.com) - Terkesan dengan penerimaan Bupati, Wakil Bupati Pakpak Bharat Sumatera Utara, Maju Ilyas Padang meminta agar Bupati Gresik, Dr. Sambari Halim Radianto bersedia dikalungi ulos yaitu selendang khas dari Sumatera Utara.

Pengalungan ini sekaligus penobatan Bupati Gresik sebagai saudara dekat masyarakat Pakpak Bharat. “Semoga dengan pengalungan ulos ini, Bapak Sambari bisa terkenang dengan saudaranya di Pakpak Bharat dan sudi berkunjung ke Wilayah kami” pinta Maju Ilyas Padang yang diamine oleh semua anggota rombongan termasuk Ketua DPRD Pakpak Bharat, Sonny P. Brutu.

Bupati Sambari menerima kunjungan kerja Rombongan Pemerintahan Kabupaten Pakpak Bharat Propinsi Sumatera Utara di Ruang Puteri Cempo (23/3) kantor Bupati Gresik.

Tampaknya pombongan yang dipimpin Wakil Bupati Pakpak Bharat Sumatera Utara, Maju Ilyas Padang sangat bangga karena bisa diterima langsung Bupati. “Biasanya kalau di daerah lain, kami hanya di terima oleh asisten atau Pejabat di bawah Bupati. Tapi di Gresik ini kami diterima langsung Bupati lengkap beserta Sekda dan Pejabat pimpinan Organisasi Perangkat Daerah”, katanya.

Ditambahkan oleh Wabup Pakpak Bharat, bahwa kunjungannya ke Gresik ini ingin belajar kepada Bupati bagaimana mengelola Pemerintahan sekaligus belajar untuk menarik investor. “Wilayah kami sangat luas dan sebagian besar adalah hutan lindung” katanya kepada Sambari yang Saat itu didampingi oleh Sekda Gresik Djoko Sulistiohadi beserta jajaran Pejabat yang lain.

Beberapa hal lain juga ditanyakan oleh Kabupaten yang berdiri sejak 13 tahun yang lalu itu. “Kami juga ingin belajar banyak tentang pengolahan perikanan baik perikanan tangkap maupun perikanan budidaya” tambah beberapa pejabat asal Pakpak Bharat tersebut.

Setelah Bupati beserta Kepala OPD yang lain menjelaskan tentang berbagai hal yang ditanyakan, maka anggota rombongan yang terdiri dari Wakil Bupati, Kepala OPD, Ketua DPRD beserta anggota DPRD yang lain meminta berbagai Salinan perundangan terkait program yang ditanyakan. “Kami akan mengetrapkan ilmu yang kami peroleh disini ke daerah kami. Sebagai Kabupaten baru, kami juga ingin bisa lebih cepat maju” ungkap Sonny P Brutu Ketua DPRD Pakpak Bharat dari Fraksi democrat. Arz team