Berita Terbaru

Subscribe

Subscribe

Subscribe

Subscribe

Subscribe

Subscribe

Berita Populer

GRESIK - Markas Besar Kepolisian Republik Indonesia (Mabes Polri), melalui Asisten Kapolri bidang Sumber Daya Manusia (SDM) meneken 5 nota kesepahaman atau MoU dengan perusahaan BUMN PT Petrokimia Gresik (PG). 

Bertempat di Gedung Wisma Kebomas PT. Petrokimia Gresik kedatangan Irjen Pol Eko Indra Heri. S. bersama rombongan yaitu SSDM Polri BRIJENPOL Drs. Subiyanto Karojiantra dan Kabagjakdiklat Rojianstra SSDM Polri, Kombespol Mardiyono,S.I.K.,M.Si beserta staf Biro Jianstra, Kabagkhirdin Rowatpers SSDM Polri Kombespol Ucu Kuspriyadi,S.I.K, beserta staf Biro Watpers, Karo SDM Polda Jatim Kombespol Ikhsan Amin,S.I.K.,M.Si. beserta staf Biro SDM Polda Jatim disambut langsung Kapolres Gresik AKBP Wahyu S Bintoro, SH SIK MSi bersama Wakapolres Gresik Kompol Dhyno Indra Setyadi., SIK., M.si dan Kabagsumda Polres Gresik Kompol Budi Idayati beserta staf Polres Gresik. 

Acara tersebut merupakan penandatangan Memorandum of Understanding (MoU) antara Kepolisian Republik Indonesia (Polri) dengan PT Petrokimia Gresik (PG), Jumat (22/3/2019). Dalam MoU itu Mabes Polri yang diwakili Asisten Kapolri bidang Sumber Daya Manusia (SDM), Irjen Pol Eko Indra Heri. S. sedangkan dari PT.Petrokimia Gresik langsung diwakili oleh Dirut Rahmad Pribadi. 

Tujuan kerjasama ini untuk meningkatkan pengamanan operasional perusahaan demi kelancaran penyediaan Pupuk Nasional, dan pengembangan perusahaan menuju Solusi Agroindustri. Selain itu juga untuk pengamanan data informasi, penegakan hukum, pendampingan hukum, serta peningkatan kapasitas SDM. 

Dirut PT. Petrokimia Gresik, Rahmad Pribadi menyampaikan, pengamanan PT. Petrokimia Gresik membutuhkan pendekatan khusus, karena merupakan Objek Vital Nasional yang lokasinya berada di tengah permukiman. PT. Petrokimia Gresik merupakan perusahaan pupuk terlengkap di Indonesia anggota holding PT Pupuk Indonesia (Persero) yang berperan mendukung Pemerintah mewujudkan kedaulatan pangan nasional. 

"PT. Petrokimia Gresik berkomitmen maju bersama masyarakat. Selama ini telah dibantu Polda Jatim dan Polres Gresik terkait pengamanannya. Nota kesepahaman ini harus segera ditindaklanjuti karena memberikan manfaat bagi kedua belah pihak," ujar Dirut. 

Inspektur Jenderal Polisi Eko Indra Heri S mengungkapkan, MoU bersama Petrokimia Gresik ini yang pertama di Indonesia, dan merupakan langkah awal Polri untuk bisa menjalin kerjasama dengan perusahaan lain. 

"Di era industri 4.0 tidak bisa berdiri sendiri, harus bekerjasama dengan stakeholder dan masyarakat. Ini adalah bagian dari sebuah kemitraan. Sebuah kerjasama yang harus saling menguntungkan, saling memberikan manfaat demi melayani masyarakat dengan sesungguhnya," pungkas Irjen Pol Eko Indra Heri. S. 

Penandatanganan Nota Kesepahaman (MOU) antara Kepolisian Negara Republik Indonesia dengan PT. PETROKIMIA GRESIK oleh AS SDM POLRI dan Dirut PT. Petrokimia Gresik dilanjutkan dengan tukar menukar naskah MOU serta pemberian Cinderamata dari Pihak Polri dan PT. PETROKIMIA Gresik. Sampai berita ini diturunkan, Sabtu ( 23/3). 


Partner Infojatim.com ( Pendiri dan Penanggung jawab)

LAMONGAN - Polri gandeng Pondok Pesantren, Tokoh Masayarakat, santri dan Mahsiswa di Kab. Lamongan dalam Harkamtibmas pada Tahapan Pileg dan Pilpres 2019. 

Para santri di Pondok Pesantren di Kabupaten Lamongan diharapkan mampu menjaga situasi kondusif pada saat pemilihan legislatif, pemilihan presiden 2019 yang akan berlangsung di Kabupaten Lamongan. Pesan ini diungkapkan Kasubdit II Kamneg BIK Mabes Polri, Kombes Pol. DR. H. Kasmen, ME saat road show sosialiasasi Pileg dan Pilpres 2019 di Kabupaten Lamongan Jawa Timur, yang di Hadiri oleh Pengurus Ponpes AL IKHLAS, Ponpes Karangasem, tokoh masyarakat, dan mahasiswa di Kab. Lamongan - Jatim. 

Menurut Kombes Kasmen, untuk menjaga keamanan dan kondusifitas pra dan pasca Pileg/Pilpres 2019, Polri khususnya para anggota Polres Lamongan di bawah pimpinan Akbp Feby DP.Hutagalung sebagai Kapolres Lamongan untuk dapat menjalin bekerjasama dengan pemerintah setempat khususnya di wilayah Kabupaten Lamongan Karang Taruna, Pondok Pesantren dan institusi lainnya, dengan harapan masyarakat tetap menjaga kondusifitas daerahnya masing-masing tanpa ada gesekan meski berbeda pilihan, sampai berita ini diturunkan, Sabtu (23/3).

Kapolres Lamongan Akbp Feby DP.Hutagalung ketika di wawancarai oleh Infojatim.com beliau mengatakan selalu siap siaga untuk para anggotanya di lapangan dalam pengamanan menjelang Pileg dan Pilpres 2019 sampai pelaksanaan pesta demokrasi berjalan aman dan kondusif. 


Partner Infojatim.com ( Pendiri dan Penanggung jawab)

GRESIK - Kepolisian Resort Gresik menggelar Apel Gelar Pasukan Operasi Mantap Brata Semeru tahun 2019 dalam Rangka Pengamanan Menghadapi Pemilu yaitu Pilpres dan Pileg Tahun 2019. 

Apel gelar pasukan yang dilaksanakan dihalaman kantor Pemkab Gresik pada hari Jum'at (22/3/19) pagi, dihadiri Bupati Gresik DR Ir. H. Sambari Halim Radianto, ST, MS.i, Kapolres Gresik AKBP Wahyu S Bintoro SH, SIK.,Msi, Dandim 0817 GresiK Letkol Inf Budi Handoko S.Sos., Ketua KPU Kabupaten Gresik Akhmad Roni., Ketua Bawaslu Gresik M. Imron Rodyadi S.Thi., Anggota DPRD Gresik Noto utomo, Ketua PD Muhammadiyah Gresik Taufiqullah Ahmady, Ketua LDII Gresik Abdul muis, OPD se-Kabupaten Gresik dan seluruh anggota Polres Gresik dan jajaran. 

Kapolres Gresik AKBP Wahyu S Bintoro sebagai pimpinan apel menyampaikan kegiatan ini dilaksanakan secara serentak dan masif di seluruh Indonesia tingkat provinsi dan kabupaten/kota dengan melibatkan TNI-Polri dan komponen masyarakat. Pemilu serentak tahun 2019 ini merupakan sejarah demokrasi yang pertama dilaksanakan sehingga nantinya menjadi sorotan dunia terkait pelaksanaan pemilu, Pilpres dan Pileg tahun 2019. 

Apel ini lanjut AKBP Wahyu S Bintoro merupakan wujud kesiapan TNI-Polri dalam melaksanakan pengamanan pemilu tahun 2019 yang didukung oleh seluruh elemen masyarakat dan diharapkan dapat dilaksanakan dengan penuh dedikasi dan tanggung jawab untuk menjaga jalannya pemilu diwilayah Gresik. 

Dirinya juga menghimbau seluruh anggota TNI-Polri yang terlibat dalam pemilu 2019 untuk mewujudkan sinergitas bersama masyarakat agar setiap permasalahan yang muncul di lapangan dapat diatasi, dikoordinasikan bersama sehingga selesai tanpa ada imbas yang buruk. 

Selain itu dalam pemilu serentak 2019 yang akan dilaksanakan, AKBP Wahyu S Bintoro, harus mampu untuk mendewasakan masyarakat dalam berdemokrasi sehingga tidak mudah untuk terprovokasi dengan isu-isu dan berita bohong (hoax) yang berdampak kerusuhan. 

Dalam upacara tersebut Kapolres Gresik sebagai pimpinan apel didampingi Bupati Gresik DR Ir. H. Sambari Halim Radianto Msi dan Dandim 0817 Gresik membacakan amanat Menkopolhukam RI yang berisi beberapa penekanan bahwa pada Pemilu kali ini " kita semua diarahkan bahwa ajang ini bukanlah untuk membenturkan satu pihak dengan pihak yang lain atau ajang konflik antara kubu yang satu dengan kubu yang lain. Namun sejatinya Pemilu Serentak Tahun 2019 memilih pemimpin dan bukan mengadu pemimpin, momen ini harus menjadi ajang unjuk kompetensi, program dan kapabilitas untuk mendapatkan kepercayaan rakyat yang akan memilihnya menjadi pemimpin nasional" tegasnya. 

Kapolres Gresik juga mengajak para Babinsa dan Bhabinkamtibmas serta perangkat pemerintahan pada tingkat desa/kelurahan karena wilayah bersangkutan merupakan wilayah kerjanya dalam pemilu 2019 mendatang. 

Polri dengan dibantu TNI dan stakeholder terkait harus bisa menangani secara profesional dan berkelanjutan berbagai ancaman dan potensi kerawanan. 

Usai pelaksanaan apel, dilanjutkan dengan patroli skala besar dikawasan Gresik kota. "Patroli skala besar tersebut sebagai wujud Show of force bahwa TNI POLRI PEMDA dan komponen bangsa lainnya siap memberikan Jaminan keamanan saat Pemilu serentak 2019 berlangsung khususnya saat pemungutan suara tgl 17 April 2019", pungkas Kapolres Gresik AKBP Wahyu S Bintoro. 


Partner Infojatim.com ( Pendiri dan Penanggung jawab)

GRESIK - Polsek Panceng menangkap LLK yang kedapatan mencuri HP milik Mukhlis, warga desa Doudo, Kecamatan Panceng. Dari tangan tersangka, anggota Unit Reskrim Polsek Panceng berhasil mengamankan satu unit HP merk Oppo dan sejumlah uang dengan total Rp 100 ribu, Jum.at (22/3). 

Kapolres Gresik AKBP Wahyu S Bintoro SH SIK MSi melalui Kapolsek Panceng AKP Soleh Lukman Hadi menjelaskan bahwa pelaku yang merupakan mantan penjaga warung milik korban datang ke warung dan bertemu Dwi yang sedang jaga. Pelaku diajak masuk ke ruang tamu rumah korban untuk mengobrol karena sedang sepi pembeli. "Saksi penjaga warung pamitan istirahat dan pelaku sempat pamitan pulang," jelasnya. 

Kemudian, pada sore hari pelaku kembali ke rumah korban dan bertemu dengan saksi Musdalifah yang merupakan istri korban. Keduanya saling mengobrol dan ketika saksi Musdalifah masuk ke dalam rumah, pelaku dengan cepat mengambil HP dan uang yang berada di atas meja. Setelah mendapatkan barang curian, pelaku pamit pulang. "Korban menyadari ponsel dan uangnya hilang kemudian berlari mengejar, tapi pelaku sudah terlanjur menghilang," kata AKP Soleh. 

Lebih lanjut, AKP Soleh mengatakan bahwa korban mendapati pelaku sedang berada di desa Ngimboh, Kecamatan Ujungpangkah. Saat ditanya terkait HP dan uang, pelaku mengakui telah mengambilnya. Saat itu juga, korban menghubungi Unit Reskrim Polsek Panceng Polsek Panceng untuk dilakukan upaya penangkapan. "Pelaku sudah ditetapkan tersangka dan sekarang anggota masih melengkapi berkas penyidikan dengan memeriksa sejumlah saksi. Tersangka dijerat pasal 362 KUHP tentang pencurian," pungkas perwira dengan tiga balok di pundak itu. 


Partner Infojatim.Com (Pendiri dan Penanggung jawab)