Berita Terbaru

Subscribe

Subscribe

Subscribe

Subscribe

Subscribe

Subscribe

Berita Populer

GRESIK,infojatim.com - Menjelang akhir tahun 2016 ini, Bupati Gresik Dr. Sambari Halim Radianto didaulat sebagai penerima penghargaan dari Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia.

Penghargaan tersebut merupakan apresiasi pemerintah pusat atas upaya pemerintah kabupaten Gresik dalam membina dan mengembangkan kabupaten Gresik menjadi kabupaten yang peduli terhadap Hak Asasi Manusia. 

Reward ini diberikan, setelah kabupaten Gresik melewati penilaian sebagai salah satu daerah yang peduli terhadap penegakan nilai-nilai HAM sepanjang tahun 2015 lalu.

Penghargaan tersebut diberikan langsung oleh Menteri Hukum dan HAM RI, Yasonna H. Laoly kepada Bupati Gresik Dr. Sambari Halim Radianto saat memperingati Hari Hak Asasi Manusia Sedunia ke-68 yang berlangsung di Gedung Grahadi Surabaya, Kamis (08/12/2016).

Usai menerima penghargaan, Bupati Sambari mengaku bersyukur atas penghargaan yang telah diraih tersebut.

Dirinya mengatakan bahwa Kemenkum HAM melakukan penilaian atas 5 (lima) indikator utama, seperti hak untuk hidup, hak mengembangkan diri, hak kesejahteraan, hak atas rasa aman dan hak perempuan.

"Alhamdulillah,kabupaten Gresik kembali meraih penghargaan.Kami sangat bersyukur atas penghargaan yang diraih.Dan penghargaan kali ini tak lepas dari peran masyarakat sebagai unsur dalam Impelemntasi terhadap Hak Asasi Manusia. Dan peran aktif pemerintah kabupaten Gresik serta Forkopimda dalam memberikan pelayanan terbaik terhadap masyarakat," ujar Bupati Sambari.

"Semoga kedepan kedepan dukungan masyarakat dalam pemenuhan dan penegakan hukum dan HAM di Gresik semakin meningkat," lanjutnya.

Arz/team/d2g

GRESIK,infojatim.com - Program Lomba lingkungan Sekolah Sehat (LLSS) tahun 2016 mulai bergulir. Dua tahun lalu secara berturut-turut Kab Gresik meraih juara Nasional LLSS tingkat Taman Kanak-Kanak kategori Best Performance, tahun ini Kab Gresik di tingkat Provinsi menjagokan empat sekolah yang di anggap layak mewakili Gresik di tingkat Provinsi, sekolah itu antara lain, TK Alibro, SD Muhammadiyah 1 GKB, MTs metatu Benjeng dan SMAN1 Kedamean.

5 orang Tim penilai dari Provinsi Jatim yang diketua oleh eyang santo berkunjung di Gresik di terima langsung oleh Bupati Gresik serta anggota Forpimda Gresik, ini membuktikan bahwa forpimda Gresik sangat mendukung pelaksanaan Program LLSS.

Bupati Gresik Dr.H. Sambari Halim Radianto di hadapan Tim Juri menjelaskan bahwa, kehadiran lomba ini sangat di nantikan, pasalnya dengan kita terus mengikuti lomba maka berdampak pada peningkatan pembangunan yang terus maju, dua tahun berturut-turut Gresik meraih juara Nasional, seperti kami masih belum merasa puas dengan keberhasilan ini, semoga tahun ini Gresik meraih lagi juara di tingkat Nasional.

Terus terang kami sangat mendukung program UKS/M ini karena UKS dapat menciptakan anak didik yang sehat dan berkwalitas, dan UKS mampu menumbuhkan kesadaran hidup sehat dan meningkatkan derajat kesehatan anak didik, termasuk masyarakat sekitarnya. 

Sementara itu ketua Tim Juri Eyang santo menejlaskan saat ini ada 21 sekolah dari 38 Kab/ota se jatim  telah lolos ferivikasi termasuk Gresik yang mencalonkan 4 sekolah sekaligus, ini luar biasa, dan ini membuktikan kalau UKS/M di Gresik berjalan dengan baik, terlebih kehadiran para pejabat tinggi di Gresik, membuktikan Gresik sangat komitmen dengan UKS/M.

Keberhasilan inilah menjadikan Gresik  barometer Nasional. Dan Gresik tetap menjadi Kabupaten UKS/M.

Eyang santo juga berharap bahwa program UKS jangan hanya di jadikan lomba saja, tapi jadikan sebuah kebutuhan, kebutuhan untuk hidup sehat dengan dimulai dari saya.  Jangan puas sebagai juara UKS tapi jadilah Model UKS secara International. Tahun depan kami akan memprogramkan camat teladan UKS tingkat Provinsi.

Usai diterima di Kantor Bupati rombongan Tim penilai Provinsi langsung menuju lokasi lomba dianataranya di sektap Kabupaten, sektap kecamatan dan di empat sekolahan yang berlomba di LLSS UKS/M 2016.

Hadir dalam acara tersebut yaitu, anggota Forpimda, ketua TP PKK dan anggota, pejabat terkait dan seluruh Camat se Kab Gresik.

Arz/team/d2g

Berawal dari pemberhentian secara sepihak oleh Kepala desa kepatihan bpk.Nemu atas jabatan bpk Eko nyoman Hermanto sebagai ketua RW-06 dusun bendil desa kepatihan kecamatan menganti gresik. Merasa tidak bersalah,atas kesewenang-wenangan kepala desa kepatihan,ketua RW-06 mengajukan gugatan ke PTUN surabaya. Dengan upaya hukum tersebut ketua RW-06 menang dengan putusan No.138/G/2015/PTUN/SBY dan berhak atas semua hak-haknya kembali.

Namun demikian sampai saat ini untuk haknya yang berupa uang kas RW-06 senilai kurang lebih 500 juta belum juga di kembalikan oleh Kasun Bendil Sunardi sebagai penanggung jawab untuk pengembalian uang  kas RW-06 dusun Bendil yang telah di ambilnya dari bendahara RW-06 tanpa melalui persetujuan ketua RW-06. 
Terjadi pada saat proses peradilan di PTUN sedang berlangsung.

Dengan memaksakan kehendak kasun sunardi berinisiatif membentuk struktur kepengurusan dusun tanpa ada dasar hukum yang jelas untuk mengambil alih seluruh kegiatan dan uang kas RW-06. Dan hanya berbekal adat saja  kasun Sunardi berani mengesahkan kepengurusan ke-kasunan tersebut.

Merasa uang kasnya di ambil dengan cara tidak syah oleh kepala dusun Sunardi, maka bpk Eko nyoman hermanto sebagai ketua RW-06 melapor ke pihak  kepolisian untuk mencari keadilan demi untuk mempertanggung jawabkan uang kasnya terhadap warganya.

Terbukti kasun telah mengambil uang kas dari bendahara RW-06 tanpa melalui persetujuan ketua RW-06 dusun Bendil . Hanya ber-bekal surat kepengurusan dusun yang telah ditanda tanganinya , Kasun berhasil mengambil dengan tidak syah atas seluruh uang kas RW-06 dusun Bendil Kepatihan menganti tersebut. Terjadilah gelar perkara atas laporan tersebut.Sesuai dengan hasil gelar perkara pihak kepolisian menyarankan untuk di selesaikan dengan kekeluargaan di desa.

Diadakanlah beberapa kali pertemuan antara kedua belah pihak , yang juga pernah melibatkan tokoh masyarakat dan kepala desa menganti untuk menjembatani penyelesaian permasalahan tersebut dan disaksikan oleh perangkat desa Kepatihan. 

Alhasil sia-sia usaha penyelesaian secara kekeluargaan. Karena merasa di dholimi dan dirugikan atas permasalahan uang kas RW-06 dusun bendil , sekaligus takut akan pertanggung jawaban keuangan secara administrasi ke depannya, maka ketua RW-06 dusun Bendil dengan tekat bulat melanjutkan laporannya atas dugaan perampasan , penggelapan uang kas RW-06 dan dugaan rekayasa administrasi tentang penggunaan uang kas RW-06 ke Polda Jatim.

Karena di nilai tidak syah secara hukum atas pengambilan dan proses pembelanjaanya yang tanpa ada laporan pertanggung jawaban secara administrasi dengan rinci,maka saya menilai semua ini hanya rekayasa saja untuk menghabiskan uang kas RW-06 demi keuntungan orang-orang tertentu jelas bapak ketua RW -06 yang kini juga masih menjabat sebagai ketua RW-06 dusun bendil desa Kepatihan. BERSAMBUNG  TPKTL Arifin SZ/Team Info Jatim

GRESIK,infojatim.com - Sukses membawa prestasi dan nama Baik Daerah di PON IXX Jabar,menjadikan 19 atlet berprestasi ini mendapat apresiasi dari Pemerintah Kab Gresik,apreasiasi yang di berikan Pemkab Gresik yaitu pemberian Reword bagi peraih mendali emas  di janjikan Bupati masuk sebagai tenaga Honorer Daerah/honda,ada sekitar 7 peraih mendali emas di ajang PON IXX Jawa barat kemarin,mereka adalah Nurul fajar fitriayati (renang) mendapat 4 emas,Della Dinasari H (Loncat Indah) periah 1 emas,Akbar Huda wardana (panjat tebing) 1 emas, M Try saputro (senam) 3 emas, Fatha (sepak takrow) 1 emas, Boyke santoso/official (pencak silat) 3 emas dan Tutur Jatmiko/Official (tarung derajat) 1 emas.

Bupati Gresik Dr.H. Sambari Halim Radianto merasa bangga dengan prestasi pelaku olah raga Gresik, saya sangat bangga dengan keberhasilan pelaku olah raga yang telah berkiprah di ajang PON IXX Jabar pekan lalu.

Dengan agggaran yang terbatas, ternyata anak-anak kita mampu berkiprah dan berprestasi membawa nama baik Daerah, apalagi ada salah satu atlet kita yang langsung di rekrut menjadi anggota TNI angkatan darat.Ini sebuah kebanggan tersendiri bagi kami, namu yag lainnya jangan berkecil hati, Pemkab juga siap memberikan peluang kerja bagi peraih mendali emas menjadi tenaga Honorer Daerah.

Kepedulian Pemkab tidak hanya sampai disini saja, Pemkab bersama legislatif untuk tahun depan akan menganggarkan dana cukup. Karena sudah terbukti akalu anak-anak kita mampu berprestasi di ajang PON lalu. Ini semua sebuah perhatian pelaku olah raga dalam membela dan mengharumkan nama baik daerah.

Terkait dengan terbatasnya dana, Bupati berharap anggaran yang terbatas ini agar di manfaatkan seefisien mungkin, mungkin lebih baik membina 5 orang tapi berprestasi, dari pada membina 45 orang tapi tidak berprestasi, tapi ke 45 orang ini tetap menjadi perhatian tersendiri, himbau Bupati
Sementara itu ketua KONI Kab Gresik Eko Priyono menjelaskan bahwa kontingen Jatim di PON IXX Jabar ini mendapat peringkat ke-2  setelah Jakarta. Dan Gresik pengirim terbanyak atlet, sekitar 10 % dari 38 Kab/Kota se jatim.

Pemberian apresiasi pelaku olah raga Kab Gresik yang berprestasi diajang PON IXX Jabar, 
untuk mendali emas di berikan hadiah uang sebesar Rp 2.500.000 sedang perak Rp 2.000.000 dasn perunggu Rp 1.500.000, juga diterimakan reward  bagi Deyna riski Ramadhan (Juara umum Indonesia 76 Downhill Nasional 2016), marching band SMA darul islam (runner Up International Marching band open competition 2016 di jember), Kharisma ragil rakasiwi (iuara I Boulder active international di singapura) dan Basuki Rahmat (pembina panjat tebing Gresik).

Arz/team/d2g