Berita Terbaru

Subscribe

Subscribe

Subscribe

Subscribe

Subscribe

Subscribe

Berita Populer

GRESIK gresiknews1.com - Motto Berani Mengungkap Membantu Yang Belum Terungkap.
Polres Gresik menerima kunjungan Tim Puslitbang Polri dalam rangka Penelitian dan Supervisi tentang standarisasi dan evaluasi kualitas mutu bahan pakaian dinas harian (PDH), Kegiatan Tim Puslitbang ini dilaksanakan di Aula Parama Satwika 98 Polres Gresik.Selasa (25/02/2020). 

Tim Puslitbang Polri tersebut di pimpin ketua tim Brigjen Pol Drs. Guntur Setyanto MSi bersama Ketua Tim Peneliti Kombes Pol Drs. Syamsudin Djanieb, MM beserta pendamping Kabag Stragement Rorena Polda Jatim AKBP Dra. Yulia dan Kasubag Stragement Rorena Polda Jatim Kompol Rony Edy Yusuf, SH. 

Kedatangan Tim Puslitbang Polri di pimpin ketua tim Brigjen Pol Drs. Guntur Setyanto MSi beserta rombongan disambut langsung Kapolres Gresik AKBP Kusworo Wibowo, SH SIK MH., bersama Pejabat  Utama Polres Gresik. 

Dalam sambutannya Kapolres Gresik  mengucapkan selamat datang serta ucapan apresiasi atas kedatangan Tim Puslitbang Polri di Polres Gresik. 

"Selamat datang kepada Tim penelitian dan supervisi di Polres Gresik, untuk kegiatan penelitian dan supervisi tentang standarisasi dan evaluasi kualitas mutu bahan pakaian dinas harian (PDH) pada hari ini. Kunjungan ini merupakan suatu kebanggaan tersendiri bagi kami di Polres Gresik," ujar Kapolres. 

Sementara itu Ketua Tim Brigjen Pol Drs. Guntur Setyanto MSi, menyampaikan bahwa kegiatan penelitian ini laksanakan sebagai pendataan guna bahan analisa dan evaluasi serta kajian terkait kualitas permasalahan pakaian dinas harian dan faktor- faktor yang mempengaruhinya.

"Kegiatan penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas bahan baku pakaian dinas harian Polri yang sesuai dengan tingkat keselamatan, keamanan, kenyamanan, kesehatan,keandalan dan ketahanan," ungkap Brigjen Pol Drs. Guntur Setyanto MSi. 

Dalam kegiatan ini dilaksanakan pengisian kuesioner online dan tanya jawab untuk mengevaluasi tentang kualitas mutu bahan pakaian dinas harian (PDH) Polri guna mendukung tugas pokok Polri. 


Partner Mitra Arifin s.zakaria Infojatim.com ( Pendiri dan Penanggung jawab redaksi)
GRESIK gresiknews1.com - Motto Berani Mengungkap Membantu Yang Belum Terungkap.
Dalam rangka menekan pelanggaran lalu lintas yang menimbulkan potensi terjadinya laka lantas Polsek Menganti Polsek Gresik menggelar razia kendaraan bermotor dengan Sistem Potensial Point Target (SPPT) berupa tindakan terhadap masyarakat pelanggar berlalulintas, Selasa (25/2/2020). 

Razia dengan sistem SPPT yang dipimpin Kanit Lantas Polsek Menganti Iptu Teguh P Berlangsung di jalan raya Domas Kecamatan Menganti Kabupaten Gresik dengan sasaran Surat-surat Kendaraan pada pengendara roda dua maupun roda empat. 

Menurut Kapolsek Menganti AKP Tatak melalui Kanit Lantas Polsek Menganti Iptu Teguh P, jumlah kendaraan dari tahun ke tahun jumlahnya terus meningkat, selain itu pola pengemudi yang kurang tertib berlalu lintas menyebabkan angka kecelakaan cenderung naik diwilayah Gresik. 

Oleh sebab itu gencar dilakukan operasi kendaraan. "Kegiatan ini rutin dilaksanakan dalam rangka menekan angka laka lantas diwilayah hukum Polres Gresik" ungkapnya. 

Dari hasil razia yang dilakukan petugas berhasil melakukan tindakan tilang pada 26 pengendara yang tidak melengkapi surat-surat kendaraan 


Partner Mitra Arifin s.zakaria Infojatim.com ( Pendiri dan Penanggung jawab redaksi)
GRESIK gresiknews1.com - Motto Berani Mengungkap Membantu Yang Belum Terungkap.
Pilkada Gresik yang bakal digelar pada 23 September 2020 mendatang dipastikan tanpa diikuti calon perseorangan. Pasalnya, hingga resmi ditutup, KPU Gresik tidak menerima satu pun calon Bupati-Wakil Bupati yang mendaftar melalui jalur Independen.

"Hingga resmi ditutup, calon perseorangan zonk alias tidak ada satu pun yang mendaftar. Padahal, kami berharap ada calon dari perseorangan. Alhasil, Pilkada Gresik kurang asyik," ujar Ketua Badan pengawas pemilihan umum (Bawaslu) Gresik Imron Rosyadi, Senin (24/2/2020). 

Lebih lanjut, Ketua Bawaslu yang akrab disapa Cak Im ini menandaskan, proses demokrasi itu kan pilihan rakyat. Kalau ada calon perseorangan, maka bisa bermacam macam pilihan, sesuai banyaknya calon. "Namun demikian, mudah-mudahan nantinya tetap terpilih yang terbaik," harapnya. 

Terkait tidak adanya calon perseorangan ini, Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Gresik, Akhmad Roni mengatakan, dengan tidak adanya bakal pasangan calon perseorangan yang menyerahkan dokumen dukungan hingga penutupan, maka Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Gresik 2020 hanya diikuti oleh calon dari jalur partai politik atau gabungan partai politik saja. 

Untuk diketahui, syarat pencalonan Bupati dan Wakil Bupati jalur perseoramgan harus mengantongi dukungan minimal 7,5 persen dari jumlah DPT Kabupaten Gresik, yakni 69.529 pendukung, dan berkas di input melalui Silon yang telah disiapkan oleh KPU. 


Penulis Ddk Pendiri dan Penanggung jawab redaksi infojatim.com Arifin s.zakaria
GRESIK gresiknews1.com - Motto Berani Mengungkap Membantu Yang Belum Terungkap.
Tingginya angka kecelakaan lalu lintas (Laka Lantas) akibat pelanggaran oleh pengguna jalan di wilayah hukum Polres Gresik, mendapat tanggapan serius jajaran Satlantas Polres Gresik. Hari Minggu kemarin (23/02/2020) anggota Satlantas di jajaran Polres Gresik gencar menggelar operasi kendaraan di Jalan Raya Manyar, Kecamatan Manyar, Kabupaten Gresik, Jawa Timur. 

Kasat Lantas Polres Gresik AKP Erika Purwana Putra melalui Kanit Patroli Ipda Darwoyo menjelaskan, operasi kendaraan digelar secara rutin. Semua kendaraan yang terjaring akan diperiksa. Mulai dari pemakaian helm yang tidak standar SNI dan truk yang muatannya melebihi ketentuan.

Polisi dengan satu balok di pundak itu mengakui jika banyak pengendara yang tidak berani melintas saat operasi digelar. Hal itu menunjukkan jika masih banyak masyarakat yang tidak mempunyai kelengkapan surat berkendara di jalan raya.

"Akhirnya kami arahkan anggota untuk membubarkan pengendara yang berhenti di pinggir jalan," ungkap mantan Kanit Dikyasa tersebut, Senin (24/02/2020). 

Pihaknya menambahkan, para pengendara yang sempat berhenti di bahu jalan banyak yang tidak mempunyai surat izin mengemudi (SIM) dan surat-suratnya mati. Ada juga yang tidak mengenakan helm SNI.

"Totalnya ada 207 pengendara yang kami sanksi tilang. Tujuh diantaranya kendaraan besar yang over dimensi dan over load," pungkasnya. 


Partner Mitra Arifin s.zakaria Infojatim.com ( Pendiri dan Penanggung jawab redaksi)