Headlines News :





close



Media Online Partner

Facebook Pages

Popular Posts

Penangkapan pecinta/pengguna ganja

Gresiknews1,Gresik - pada hari jumat tanggal 23 juli 2014 jam 19.00 wib telah ditangkap iwan junaidi alias nawi, 41 tahun alamat jl. kh. hasyim ashari, kel. kroman gresik di warung kopi daerah sumber kecamatan. kebomas, gresik karena kedapatan membawa 1 linting ganja siap pakai, penangkapan tersebut dilakukan oleh reserse narkoba polres gresik karena mendapat info dari masyarakat bahwa iwan djunaidi alias nawi adalah penggila atau pemakai berat narkotika jenis ganja, dan juga iwan alias nawi adalah salah seorang yang pernah demo melegalkan ganja di surabaya dan gresik pada tahun 2013 silam, dari info tersebut selanjutnya dilakulan penangkapan terhadap iwan alias nawi dengan bb 1 linting ganja, selanjutnya perkara dikembangkan dan berhasil menyita bb 8 pot isi tanaman ganja umur 1 bulan dan 1 bungkus ganja kering 500 gr, yang ditemukan di dalam rumah apung yang ada di area telogo dowo desa kembangan kecamatan kebomas, gresik.

Setelah dilakukan pemerilsaan oleh penyidik iwan alias nawi mengaku bahwa 8 pot isi tanaman ganja tersebut adalah benar miliknya dan 1 bungkus ganja berat 500 gr tersebut didapat membeli dari temanya yg ada di aceh via TIKI JNE di surabaya 1 bulan yang lalu dengan harga Rp. 1.500,000, selanjutnya iwan mengaku ganja tersebut digunakan sendiri dan tidak diperjual belikan.

Gubernur Jatim perintahkan Bupati Gresik gusur 21 rumah


Gresiknews1,Gresik - Sejumlah jalur di Jawa Timur diprediksi akan mengalami kemacetan luar biasa saat arus mudik Lebaran nanti karena banyaknya pengendara. Kawasan Duduk Sampeyan-Gresik yang menjadi salah satu akses jalur Pantura diprediksi akan menjadi simpul kemacetan lantaran adanya penyempitan jalan dari empat lajur menjadi hanya dua lajur.
Tak hanya itu, di titik ini juga terdapat perempatan yang tidak ada traffic light-nya. Meski selalu ada polisi yang menjaga dan mengatur, namun kondisi ini diyakini tetap akan menambah keruwetan jalur sibuk ini. Di jalur Pantura Surabaya-Babat hanya di kawasan Duduk Sampeyan yang hingga saat ini masih menjadi masalah.
Karena itulah Gubernur Jatim, Soekarwo, meminta pelebaran jalan harus segera tuntas. Bahkan Bupati Gresik, Sambari Rudianto sudah diminta segera menggusur 21 rumah yang hingga saat ini tidak mau lahannya dibebaskan untuk pelebaran jalan. ”Kalau di Duduk Sampeyan itu problemnya ada di 21 rumah yang masih tidak mau dibongkar. Permasalahan ini sudah hampir tujuh tahun lebih. Seharusnya Pak Bupati menempuh jalur konsinyasi saja biar bisa digaruk rumahnya,” tegasnya.
Soekarwo menilai, lambatnya pembebasan lahan ini karena Bupati Gresik menggunakan cara humanis tanpa paksaan dalam membebaskan lahan. “Maklum, tahun depan kan beliaunya mau nyalon lagi, jadi menggunakan cara humanis,” tuturnya.
Sementara terkait daerah rawan macet lainnya, Gubernur Jatim juga sudah menginstruksikan Dinas PU Bina Marga Provinsi Jatim melakukan penambalan jalan. Langkah ini ditempuh sebab jalan yang rusak tidak semuanya jalan provinsi, tapi juga ada jalan nasional.
Berdasarkan data dari Dinas Perhubungan dan LLAJ Provinsi Jatim, dari 12 jalur utama terdapat 44 lokasi rawan yang perlu diwaspadai pemudik. Ke-44 lokasi rawan itu secara umum dikategorikan menjadi tiga jenis, yakni rawan macet, rawan bencana, dan rawan kecelakaan. “Penyebabnya banyak. Dari kondisi jalan, pasar tumpah, kontur tanah, hingga perlintasan kereta api,” tutur Wahid Wahyudi, Kepala Dishub dan LLAJ Provinsi Jatim.
Sedangkan untuk lokasi rawan macet, antara lain adalah jalur Surabaya-Mojokerto-Madiun-Magetan-Ngawi, yakni di simpang Medaeng-Kletek. Di jalur itu, volume lalu lintas melebihi kapasitas jalan, di simpang Kenanten Mojokerto ada penyempitan jalan, di jalur Guyangan-Bagor-Wilangan-Saradan, ada empat perlintasan KA dan kepadatan lalu lintas dua lajur.
Untuk lokasi rawan bencana antara lain ada di jalur Surabaya-Lamongan-Tuban-Bulu. Di sana ada dua wilayah rawan banjir yakni di Tambakboyo dan Widang. Di jalur Surabaya-Mojokerto-Madiun-Magetan-Ngawi, hanya ada satu lokasi rawan bencana berupa kabut, yakni di Mojokerto.
Sementara itu, lokasi rawan kecelakaan, di antaranya ada di jalur Surabaya-Malang-Blitar-Tulungagung, tepatnya di Jl Sunandar Priyo Sudarmo dan Jl Raya Desa Pojok Kecamatan Garum Blitar. Di jalur Surabaya-Probolinggo-Situbondo-Banyuwangi, kecelakaan rawan terjadi di Jl Raya Arjosari Rejoso Pasuruan. ”Kami sudah berkoordinasi dengan dinas perhubungan di 38 kabupaten/kota di Jawa Timur, untuk melengkapi rambu peringatan di lokasi tersebut, dan menyiapkan jalur alternatif,” tukas Wahid.(Arz/Tim)

Gugat Hasil Pilpres, Prabowo-Hatta Ke MK Sore Ini

Gresiknews1,Jakarta - Habiburokhman mengatakan Prabowo dan Hatta akan datang ke Mahkamah Konstitusi untuk mengajukan gugatan pemilu presiden sore ini. "Prabowo dan Hatta nanti ke Mahkamah Konstitusi sekitar pukul 17.00 WIB," kata anggota tim advokasi Prabowo Subianto dan Hatta Rajasa itu, Jumat pagi, 25 Juli 2014.

Prabowo dan Hatta akan langsung menuju ke MK. Sedangkan tim advokasi akan berangkat dari Dewan Pimpinan Pusat Partai Keadilan Sejahtera pukul 15.00 WIB. "Kami nanti akan bertemu di MK," ujarnya. 

Tim Prabowo-Hatta mengklaim telah memiliki banyak bukti kecurangan yang siap diajukan ke MK. Menurut dia, hingga saat ini, banyak laporan kecurangan dari berbagai daerah yang terus dilaporkan oleh relawan Prabowo-Hatta. 

Berdasarkan keputusan Komisi Pemilihan Umum pada Selasa, 22 Juli 2014, calon presiden dan wakil presiden nomor urut 2, Joko Widodo dan Jusuf Kalla, ditetapkan sebagai pemenang pemilu presiden 2014.

Jokowi-JK meraup 70.997.883 suara atau 53,15 persen, sedangkan Prabowo-Hatta hanya memperoleh 62.576.444 suara atau 46,85 persen.

Namun Prabowo menolak hasil rekapitulasi KPU karena dianggapnya melanggar aturan dan mengabaikan rekomendasi Badan Pengawas Pemilu.

Selain itu, tim advokasi Prabowo-Hatta juga menyatakan akan menggunakan empat jalur untuk mengungkap pelanggaran ini, yakni MK, Bawaslu, Dewan Kerhormatan Penyelenggara Pemilu, dan kepolisian.(Evan)

Dewan Tuding KIG Sidayu Mainkan RDTK

Gresiknews1,Gresik - Komisi B DPRD Gresik menuding Pembangunan Kawasan Industri Gresik (KIG) Sidayu, diduga memainkan Rencana Detail Tata Ruang Kawasan (RDTRK) yang tahun ini batal diajukan untuk ditetapkan menjadi peraturan daerah (perda).

Berdasarkan data yang dihimpun, saat ini Pemkab Gresik hanya memiliki Peraturan Daerah (Perda) nomor 8 tahun 2011 tentang Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW). Terkait dengan itu RDTRK yang memperdetail RTRW belum juga diajukan pemkab untuk dijadikan perda. Padahal, anggaran untuk pembuatan dokumen RDTRK sudah ada sejak tahun 2012.

Ketua Fraksi Kebangkitan Bangsa (F-KB) DPRD Gresik Moh Syafi’ AM mengaku memang awal tahun 2014 lalu, Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) akan mengajukan dokumen RDTRK untuk dijadikan Perda. Namun, aku dia, Bappeda membatalkannya dengan berbagai alasan. "Saya tidak tahu kenapa Bappeda tidak jadi mengajukan RDTRK yang seharusnya tahun ini selesai," katanya, Rabu (23/7/2014).

Ia menambahkan, belum adanya perda tentang RDTRK ini memang menjadi peluang bagi penguasa untuk melakukan floting desa-desa dengan mengorbankan RTRW untuk menyesuaikan dengan para pengusaha rekanan. "Kalau tidak adan RDTRK ini memang memungkinkan adanya permainan kawasan-kawasan dalam RTRW dalam pembangunan KIG Sidayu," paparnya.

Syafi AM menuturkan, soal RDTRK ini setiap tahun Bappeda ditarget empat kecamatan harus selesai. Sehingga, lanjut dia, kalau pembuatan dokumen itu dimulai pada 2012, maka saat ini sudah ada 12 kecamatan yang siap untuk diperdakan. "Sampai sekarang tak satupun belum ada RDTRK yang selesai dan diajukan untuk menjadi perda," ungkapnya.

Sebelumnya, anggota Komisi B DPRD Gresik. Abdul Qodir meminta Pemda bertindak tegas atas pengajuan proyek KIG. Kalau memang tidak sesuai dengan RTRW-nya harus ditangguhkan dulu. "Kalau aturannya sudah salah Pemkab Gresik harus membatalkan," tandasnya.(tim)

Kapolda Jatim Sidak Kantor KPU Gresik


Gresiknews1,Gresik - Kapolda Jawa Timur Irjen Pol Unggung Cahyono mendatangi kantor KPU Gresik, 22 Juli 2014. Hal ini merupakan inspeksi mendadak (sidak) patroli gabungan dalam skala besar untuk menciptakan keamanan, ketertiban dalam masyarakat tetap kondusif. Ribuan personel akan ditempatkan di sejumlah titik yang dinilai rawan dan berpotensi adanya unjuk rasa saat rekapitulasi penghitungan surat suara.

"Kami juga akan menggelar patroli skala besar, guna antisipasi Kamtibmas agar kondusif," ujarnya di sela-sela inspeksi mendadak (sidak) di depan Kantor KPU Gresik.

Kapolres Gresik AKBP.E.Zulpan yang mendampingi Kapolda Jatim menyatakan akan semaksimal mungkin dalam mengamankan jalannya pengumuman hasil rekapitulasi Pemilu Pilpres 2014. " Polres Gresik sudah mensiagakan 327 personil untuk pengamanan, diantaranya 120 personil di Mapolres bersiaga guna pengamanan pengumuman hasil rekapitulasi dari KPU Pusat", ungkap AKBP. E Zulpan.

Himbauan agar untuk tidak melakukan euvoria berlebih juga diucapkan oleh Kapolres Gresik, "kita himbau jangan ada yang berkonvoi atau euvoria yang berlebihan, karena itu akan menimbulkan panasnya suasana bagi yang tidak suka", tutup AKBP. E Zulpan.

Sebanyak 120 Personil dari Polres Gresik akan disebar ke titik-titik basis pendukung Capres dan Cawapres. Penempatan personil di posko pemenangan kedua Capres juga disiagakan, dan dibantu oleh TNI.(gus)

Buat Alat Perlintasan KA Otomatis

Gresiknews1,GRESIK - Kecelakaan yang disebabkan tak ada palang pintu maupun kelalaian penjaga perlintasan kereta api (KA) menjadi isnpirasi bagi siswa SMK Muhammadiyah Bungah untuk mengurangi kecelakaan dengan mencipatakan alat sebagai pengganti palang pintu ataupun penjaga perlintasan. 
Alat yang diciptakan siswa kelas XI yakni Moh Afrizal dan Moh Mujiburrohman ini, tiap paketnya seharga Rp 6 juta dan dinamai palang kereta api otomatis. 
Sitim bekerjanya alat yang dipasang 1,5 kilometer menjelang perlintasan, kemudian dipasang sensor sehingga palang menutup otomatis ketika ada kereta lewat. Begitu juga setelah kereta meninggalkan perlintasan dan melewati sensor , maka otomatis palang pintu akan membuka kembali. " Alat yang kita butuhkan tidak rumit dan hanya perlu kejelian serta ketelitian. Kalau alat ini bisa di pasang pada semua persimpangan kereta api , tentu tidak ada kecelakaan yang sampai masinis meninggal,"jelas Mujib (17) siswa. Kelas XII, Sabtu (18/7). 
Kepala SMK Muhammadiyah Bungah, Imam Syafii mengaku bangga punya siswa yang kreatif. 
"ini kan tugas akhir siswa kelas XI nanti saat kelas XII, kita suruh sempurnakan. Dan rasanya penemuan ini sangat bermanfaat bagi pengguna lalu lintas di jalan raya , " jelasnya.(arb/gus)

Sidak Mamin Temukan AMDK Ilegal

Gresiknews1,Gresik - Tim pemantau menemukan beberapa produk makanan dan minuman yang menyalahi ijin edar di salah satu swalayan Kawasan Jalan Kartini Gresik, Selasa (22/7).

Produk tersebut berupa air minuman dalam kemasan (AMDK) 600 ml. Menurut pemilik swalayan, Antin Yusnia, produk AMDK yang bermerek O2 ini produk lokal. Dalam kemasan produknya tertera Depkes RI No. L 13003953. Ketika dikonfirmasi kepada Kepala Dinas Kesehatan Gresik, Sugeng Widodo yang ikut dalam tim pemantauan, ijin yang tertera tersebut tidak sah. “Untuk ijin AMDK mestinya berlabel MD dan syaratnya harus SNI” ujar Sugeng. 

Selain menemukan AMDK yang tidak layak edar, Tim Dinas Kesehatan Gresik beserta Balai Besar POM Jawa Timur juga menemukan beberapa produk yang tidak layak jual diantaranya pentol bakso kemasan, produk kue kering yang tak berlabel kadaluarsa serta tak mencantumkan komposisi serta satu bungkus bakery yang berjamur. Sedangkan pada pemeriksaan parcel lebaran, tim juga menemukan beberapa produk yang sudah mendekati masa kadaluarsa. “Mestinya isi parcel minimal 6 bulan sebelum kadaluarsa” tutur Sugeng Widodo.

Pemantauan di lokasi lain yakni pada swalayan yang berada di Jalan Dr. Sutomo Gresik. Di Swalayan yang selama ini melayani grosir ini memang tidak menemukan barang kadaluarsa. Namun demikian, tim menemukan beberapa barang tampak kemasannya rusak (penyok). Penyimpanan barang yang kurang bagus. Kebersihan serta penataan barang yang tidak teratur sangat tidak sesuai dengan kaidah kesehatan. “Kami sarankan agar penataan dan kebersihan lebih disempurnakan. Kalau dalam waktu tiga bulan tidak ada perubahan, kami akan mengambil tindakan” tegas Kabid Pelayanan Kesehatan, drg. Hari Titik Rahayu.

Dari hasil pemantauan tersebut, Tim menarik beberapa produk untuk disita dan dimusnahkan. Untuk AMDK serta pentol bakso kemasan disita oleh pihak BB Pom Jawa Timur untuk ditindak lanjuti. Sedangkan temuan pelanggaran yang lain, pihak Dinkes Gresik merekomendasikan agar barang tersebut ditarik dan tidak diperjualbelikan kembali atau dimusnahkan. (arb)

Lebaran NU-Muhammadiyah Diprediksi Bareng 28 Juli


Gresiknews1,Surabaya - Koordinator Tim Rukyatul Hilal PWNU Jatim, H Sholeh Hayat memprediksi pelaksaaan Idul Fitri 1 Syawal 1435 Hijriyah kemungkinan besar akan bersamaan antara Nahdlatul Ulama (NU) maupun Muhammadiyah yakni pada Senin 28 Juli 2014.

Prediksi ini berdasarkan aspek hitungan (hisab) astronomi yang dijadikan patokan warga nahdliyin. Sedikitnya terdapat 7 hasil hitungan dengan 7 sistem yang hasilnya mendekati kebersamaan tentang saat terjadi Ijtimak unnayyiren. "Dari 7 kitab rujukan ini posisi hilal sudah imkanurrukyat diatas 3 derajat," kata Sholeh Hayat, Selasa (22/7/2014).

Dia menjelaskan, pertanda astronomi awal lahirnya hilal diantaranya, kitab Sullamun Nayiren bahwa ijtimak terjadi jam 04,45, irtifak (ketinggian hilal) 6,42 derajat. Kitab Fathurrouf fil Mannan ijtimak jam 4,27, irtifak hilal 6,27 derajat. Kitab Irsyadul murid, ijtimak terjadi jam 5,43, irtifak hihal 3,28 derajat. Kitab Irsyadul Jadid, ijtimak terjadi jam 5,33, irtifak hilal 3,35 derajat.

Kemudian sistem Ephimeris hisab rukyat, ijtimak terjadi jam 05,33 pagi, irtifak hilal setinggi 3,49 serajat. Sistem Ephimeris, ijtimak terjadi jam 5,44 dan irtifak ketinggian hilal 3,30 derajat. Sistem Accurate time, ijtimak sebagai konjungsi astronomi saat ketika bulan dan matahari berada pada bujur astronomi yang sama, terjadi jam 05,42 dan irtifak ketinggian hilal 3,5 derajat.

Meski dari 7 rujukan kitab/sistem Falak, posisi ketinggian hilal sudah imkanurrukyat diatas 3 derajat, namun bagi Nahdliyin masih diperlukan satu tahap lagi sesuai perintah Syariat yakni melakukan Rukyatul Hilal dan untuk Jatim dilakukan di 12 lokasi.

Ke-12 lokasi tersebut adalah Pantai Ambet Pamekasan, Gebang Bangkalan, Nambangan Surabaya, Bukit Condrodipo Gresik, Tanjung Kodok Lamongan, Pantai Serang Blitar, Ngliyep Malang Selatan, Gili Ketapang Probolinggo, Nyamplong Jember, Kalbut Pasir Putih, Srau Pacitan dan Tanjung Awar-Awar Tuban.

Dia tetap mengimbau masyarakat untuk menunggu pengumuman resmi dari pemerintah, karena keputusan terahir ada di sidang Isbath Menteri Agama pada Minggu sekitar pukul 19.30 WIB. "Insya Allah rukyat berhasil di antara 61 lokasi rukyatul hilal di seluruh Indonesia," pungkasnya. (Zak)

Polisi Gresik Belum Tetapkan Tersangka Kasus Penggelonggongan Sapi

Gresiknews1,GRESIK - Kasus sapi gelonggongan di Dusun Miru, Desa Banyuurip, Kecamatan Kedamean terus bergulir dan hingga kini dalam tahap pemeriksaan saksi-saksi. Polisi kembali memeriksa dua saksi tambahan, Selasa (22/7/2014).

Kasatreskrim Polres Gresik AKP Ayub Diponegoro Azhar mengatakan, polisi melakukan pemeriksaan dua saksi untuk menentukan tersangka.

"Ada dua orang saksi lagi diperiksa yaitu Hasan dan Udin selaku pekerja di tempat Abdullah selaku pengusaha ternak sapi potong," kata Ayub.

Setelah pemeriksaan tersebut, rencananya dilakukan gelar perkara kemudian ditetapkan tersangka. "Setelah panggilan Hasan dan Udin baru gelar dan tetapkan tersangka," katanya.

Jajaran Polres Gresik mengungkap tempat penggelonggongan sapi di Dusun Miru, Desa Banyuurip, Kecamatan Kedamean, Kamis (17/7/2014). Setiap hari rata-rata 5 sampai 6 sapi jenis limosin digelonggong kemudian dipotong dan disalurkan ke pasar-pasar tradisional. Operasi ini sudah berjalan sejak Januari sampai sekarang.(Arz/Tim)

Rekapitulasi 33 Provinsi Selesai, Jokowi-JK Menang dengan 53,15 Persen


Gresiknews1, Jakarta — Komisi Pemilihan Umum telah menyelesaikan rekapitulasi penghitungan suara dari 33 provinsi. Dari hasil tersebut, pasangan calon presiden-calon wakil presiden Joko Widodo-Jusuf Kalla meraih suara sebanyak 53,15 persen.

Rapat pleno rekapitulasi penghitungan suara tingkat nasional di Gedung KPU, Jalan Imam Bonjol, Jakarta, itu selesai kira-kira pukul 17.15 WIB, Selasa (22/7/2014). 

Hasilnya, Jokowi-JK memperoleh 70.633.576 suara (53,15 persen). Adapun pasangan Prabowo Subianto-Hatta Rajasa memperoleh 62.262.844 suara atau 46,85 persen) atau berselisih 8.370.732 suara dari Jokowi. Jumlah suara sah sebanyak 132.896.438 suara.(Evan)
 
Support : Creating Website | Johny Template | Mas Template
Copyright © 2011. Gresik News 1 - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Mas Template
Proudly powered by Blogger