SELAMAT HARI RAYA IEDUL FITRI 1432 H

Kami Insan Pers Media GresikNews1.blogspot.com dan Proteksionline.co.cc
Mengucapkan 

"MINAL AIDZIN WAL FAIZIN 
MOHON MAAF LAHIR BATHIN"  

KEBAKARAN PT SMART TEAK AKIBAT KELALAIAN

 
Video Kebaran PT Smart Teak

Gresik| GresikNews1 -
             Telah terjadi kebaran yang melalak lantahkan Pabrik kayu PT Smart Teak pada hari senin pada pukul 08.00 Wib sampai selasa siang sekitar jam 12.00 Wib. akibat kebakaran tersebut pihak perusahaan mengalami kerugian miliaran rupiah dikarenakan kalalaian dari pihak pengawas yang tidak memperhatikan dan segera mengambil tindakan dan akhirnya terjadi kebakaran tersebut. pihak polsek kebomas menerima laporan kebakaran dan langsung menindak lanjuti bersama kapolsek dan anggotanya langsung menghubungi PMK Pemda Gresik dan PMK Semen Gresik berhubung kedua PMK tersebut kewalahan dalam menanggulangi kebakaran tersebut maka pihak polsek meminta bantuan dari pihak PMK surabaya.
             dalam kebakaran tersebut Bapak Bupati hadir langsung ke TKP dan berkomentar kepada media proteksigresik online team  apa yang di sampaikan kesuara surabaya ( SS ) yang seakan-akan menyudutkan PMK Pemda Gresik itu semua tidak benar atas tuduhan dan informasi melalui komentarnya Bapak Cipto selaku penanggung jawab di perusahaan PT Smart Teak sampai saat ini pimpinan perusahaan tidak dapat dimintai keterangan dikarenakan Trauma akibat kejadian tersebut.
     Bapak Camat Kebomas tak ketinggalan untuk melihat langsung kejadian sampai dengan jam 22.00 WIB dan kembali setelah Bapak Bupati H.Sambari Halim Radianto meninggalkan TPK. dari pihak kepolisian akan menyelidiki terkait kebakaran tersebut hasil komentar dari KASINTEL Bambang Polres Gresik. TR Team BERSAMBUNG.

Ultrasmania Duduki Pendopo Kabupaten Gresik

GRESIK| GresikNews1 - Ribuan suporter kesebelasan Gresik United (GU) Ultrasmania menduduki pendopo Kabupaten Gresik, kemarin. Mereka menuntut Ketua Umum GU sekaligus Bupati Gresik, Sambari Halim Radianto terkait kejelasan nasib GU menghadapi kompetisi PSSI.
Tuntutan itu disampaikan karena GU terancam dicoret dari kompetisi gara-gara belum siap dalam pendanaan dan pembentukan badan hukum (PT). Mereka mendatangi pendopo pukul 16.00 dengan mengerahkan atribut. Mereka ditemui langsung oleh Sambari Halim Radianto, sementara sejumlah pengurus lainnya tidak ikut hadir.
Menurut Madun, Ketua Ultrasmania, mereka khawatir GU tidak kompetisi PSSI level satu. Itu terjadi karena hingga saat ini GU belum mendapat kepastian pendanaan dan kepengurusan.
“Kami juga meminta pengurus GU mempertahankan pemain lokal. Kemudian mentargetkan GU bisa tampil dan bisa juara kompetisi Level 1,” ujar Junaidi, Koordiantor Ultrasmania.
Junaidi menambahkan, pihaknya meminta GU segera membentuk tim. Diantaranya mengikat pemain. Kalau bisa pemain lama GU dikontrak kembalu. “Jangan sampai GU tidak punya manajemen yang akan diverifikasi di Surabaya. Kami minta segera bentuk tim,” ucap Junaidi.
Menjawab tuntutan suporter, Sambari beralasan Senin, GU baru ikut verifikasi tim di Surabaya. Dalam verifikasi itu, GU masih bahas pembentukan PT. Dalam pembahasan itu dianggarkan Rp 5 miliar untuk modal dasar GU dan sudah ditunjuk direktur yang akan mengelola PT atau badan usaha GU.
“Insya Allah besok badan usaha sudah terbentuk dan siap didaftarkan. Nanti saya sendiri yang akan menjadi manajer tim,” ujar Sambari.
Soal pemain, bupati berjanji akan memakai pemain asal Gresik yang merumput di kesebelasan lain. Nanti GU juga akan menarik pemain asing yang berbobot.
“Soal pelatih kami sudah menugaskan Imam Supardi untuk melobi pelatih asing di Surabaya. Cuma saya tidak sebutkan namanya karena disini banyak wartawan,” seloroh Sambari Halim Radianto. (TR TEAM)

Somasi Bupati Desak Hentikan Galian C Perum GKB

KEBOMAS| GresikNews1 - Kegiatan pengerukan tanah di bukit Bunderan GKB dan Bukit Gunung Anyar disoroti LSM Forum Kota (Forkot). Mereka mengirim somasi ke Bupati Gresik Sambari Halim Radianto. Isi somasi itu meminta bupati menghentikan usaha penggalian di tanah karena merusak lingkungan hidup.
Salinan surat somasi nomor: 110/FORKOT/VIII/2011 yang ditandatangani Hasanudin Farid juga diberikan ke sejumlah wartawan, kemarin. Mereka menilai proyek galian di kawasan Perumahan GKB Randuagung Kebomas Gresik diminta untuk dihentikan.
“Kami mewakili masyarakat berdasarkan pertimbangan kelestarian lingkungan. menuntut bupati menghentikan proyek,” kata Hasanudin Farid dalam somasi kepada Bupati Gresik Sambari Halim Radianto.
Forkot menilai banyak hal yang bisa dijadikan pertimbangan eksekutif dan penegak hukum untuk menghentikan proyek galian itu. Dari sisi lingkungan pertimbangan kelestarian ekosistem alam dan ketersediaannya media lingkungan yang ada di Gresik jadi alasan utama Forkot menyampaikan somasi.
“Selain itu banyak pertimbangan peraturan perundangan yang bisa dijadikan acuan. Diantaranya UU no 26 tahun 2007 tentang tata ruang, UU nomor 4 tahun 2009 tentang pertambangan mineral dan batubara, UU no 32 tahun 2009 tentang perlindungan dan pengelolaan Lingkungan Hidup,” tegas dia.
Selain itu disinggung juga Perda KAbupaten Gresik nomor 20 tahun 2005 tentang rencana tata ruang wilayah kabupaten Gresik tahun 2004 sampai dengan 2014.
Koordinator Biro Hukum dan Pemerintahan Forkot Gresik Hasanudin Farid menyebut salah satu alasan penolakan bahwa sampai saat ini Perda tentang pengolahan pertambangan mineral bukan logam batuan dan batubara belum disahkan. Karenanya pemberian ijin pada proyek galian di GKB itu perlu dipertanyakan. “Kami menyampaikan somasi agar Bupati menghentikan segala aktivitas pertambangan serta mencabut segala bentuk ijin yang dimiliki penambang,” ujar Farid, Senin (15/8).
Proses galian di lokasi perumahan GKB sehari-hari memang bisa dilihat terus berjalan. Beberapa alat berat berada di lokasi untuk mengeruk bagian bukit dan memasukkan material tanah ke truk. Truk-truk jenis engkel itu selanjutnya membawa material galian keluar perumahan milik PT Bumi Lingga Pertiwi.
Kabag Hukum Pemkab Gresik Suprihasto saat dikonfirmasi terkait somasi itu menyatakan jika terkait galian kemungkinan penanganannya dihadapi langsung oleh leading sektornya. “Kalau urusan ijin galian ini bisa saja langsung dilimpahkan ke Badan Perijinan dan Penanaman modal, kalau terkait angkutannya bisa langsung ke Dishub sedangkan pengawasannya ke Satpol PP,” terang Suprihasto.
Sebelumnya, Kepala Badan Perijinan dan Penanmann Modal Agus Mualif mengaku belum mengetahui secara pasti tentang proyek galian yang dimaksud. “Saya tidak ingat satu per satu, nanti coba saya periksa datanya,” jelas Agus. GresikNews1/Team

Ketua HKTI: Pemerintah Harus Ganti Kerugian Petani Akibat Gagal Panen

BALONGPANGGANG| GresikNews1 – Peristiwa gagal panen yang dialami para petani padi di Kabupaten Gresikpada dua musim tanam tahun ini, harus disikapi pemerintah sebagai bencana alam. Konsekuensinya, pemerintah harus ikut menanggung kerugian yang dialami petani karena kegagalan tersebut. Hal itu dikemukakan Asikin, ketua Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI) kabupaten Gresik, Selasa (16/8).

sawah yang gagal panen akibat banjir (ft:istw)
‘’Karena kegagalan panen yang dialami petani pertama faktor banjir dan kedua hama wereng. Ini artinya karena faktor alam,’’ tegas Asikin.
Pemerintah melalui dinas terkait dalam hal ini Dinas Pertanian maupun Badan Penanggulangan Bencana Kabupaten, menurut Asikin,  harus turun tangan meringankan beban petani.
‘’Minimal menyediakan bibit tanaman padi untuk musim tanam mendatang, syukur kalau kemudian dijamin adanya ketersediaan pupuk dan obat pembasmi hama,’’kata dia.
Dalam dua kali musim tanam padi kali ini, petani padi di Gresik– terutama di Gresiik selatan– gagal panen karena luapan banjir Kali Lamong akhir tahun 2010 hingga awal tahun ini. Akibatnya sebagian besar padi yang baru ditanam puso. Pada musim tanam berikutnya, petani sawah tadah hujan harus merelakan padinya nyaris habis disedot hama wereng.
’’Petani hanya bisa memanen sekitar 30 persen lahan padinya sisa serangan hama wereng, kalau pemerintah tidak turun tangan pada musim tanam depan, mereka bakal semakin terpuruk,’’pungkas ketua HKTI versi Prabowo ini penuh harap.(TR TEAM)

Hypermarket Ancam Pasar Tradisional Sidomoro

KEBOMAS| GresikNews1 - Rencana pembukaan pasar modern Hypermarket di perempatan Sentolang Jl Veteran dipersoalkan Komisi B DPRD Gresik. Sebab, pasar modern tersebut berdiri persis berdampingan dengan pasar tradisional Sidomoro. Hal ini dikhawatirkan bisa mematikan pedagang pasar tradisional Sidomoro, karena pembeli bakal lari ke Hypermarket semua.
“Dari pengamatan kami, Hypermarket hanya berjarak kurang lebih 20 meter dari Pasar Sidomoro. Ini jelas melanggar Peraturan Presiden (Perpres) No: 112/2007 tentang Penataan dan Pembinaan Pasar Tradisional, Pusat Perbelanjaan dan Toko Modern. Khususnya pasal 4 ayat (1)b, soal jarak pasar modern dengan pasar tradisional,” kata Moch Syafi’ AM, Anggota Komisi B DPRD Gresik, kemarin.
Dikatakan, Perpres mengatur zonasi pasar tradisional dan modern. Pasar modern sekelas hypermarket tidak boleh berlokasi pada sistem jaringan jalan lingkungan dan tidak boleh berada pada kawasan pelayanan lingkungan di dalam kota dan perkotaan. Hal Aturan ini juga dipertegas dalam UU 26/2007 tentang penataan ruang.
“Zonasi antara pasar tradisional dan pusat perbelanjaan modern ini harus diatur dengan tegas. Jika Hypermarket dibiarkan mendirikan usaha yang berdekatan dengan pasar Sidomoro, maka pembeli di pasar tradisional beralih ke toko modern. Sehingga hal ii semakin membenamkan nasib pasar tradisional ke jurang kepunahan,” tegas Moch Syafi’ AM.
Hal senada disampaikan Sujono, Anggota Komisi D DPRD Gresik. Sujono mengatakan, pihaknya sudah didatangi sejumlah pedagang Pasar Sidomoro. Mereka curhat sekaligus mengkhawatirkan kelangsung usahanya di Pasar Sidomoro, jika Hypermarket benar-benar dibuka sebelum Lebaran nanti.
“Diakui atau tidak, langkah Bupati Gresik mengizinkan pendirian Hypermarket berdampingan dengan pasar Sidomoro akan mematikan mata pencaharian para pedagang Sidomoro. Pedagang takut pelanggan mereka bakal pindah ke Hypermarket yang menyediakan kenyamanan dan kemudahan dalam berbelanja,” terang Sujono.
Wakil Ketua DPRD Gresik Susianto mendesak Pemkab Gresik mengevaluasi izin pendirian Hypermarket di Jl Veteran. Pihaknya tidak tahun jika Hypermarket nantinya akan menjual sayur mayur, daging dan kebutuhan pokok seperti yang dilakukan pedagang Pasar Sidomoro.
“Saya pikir seperti Matahari jualan baju atau sepatu. Kalau dagangannya sama dan mengancam kelangsungan pedagang Pasar Sidomoro, harus dipertimbangkan lagi izin Hypermarket itu. Sebab kalau tidak, kami akan membawa masalah ini dalam laporan pertanggungjawaban,” tandas politisi Fraksi Demokrat ini.
Dijelaskan, pihaknya tidak menghambat upaya bupati dan jajarannya mendatangkan investasi di Gresik. Namun kalau investasi itu akan mematikan pendapatan warga lainnya dan melanggar ketentuan, hal ini tentunya tidak bisa ditoleransi.(TR TEAM)

Sosialisasi Program e-KTP Mulai September

17 August 2011

PEMKAB| GresikNews1 – Program Kartu Tanda Penduduk  elektronik (e-KTP) bagi penduduk Kabupaten Gresik bakal segera dilaksanakan. Kebetulan Gresik merupakan salah satu  diantara 12 Kabupaten/Kota di Jatim yang dipilih pemerintah pusat melaksanakan program KTP elektronik berbasis Nomor Induk Kependudukan (NIK) yang berlaku secara nasional tersebut.

Kadis Kependudukan,Capil dan Soosial
Kepala Dinas Kependudukan, Catatan Sipil dan Sosial Kabupaten Gresik, Hermanto TH Sianturi, kepada GresikNews1 menuturkan, pelaksanaan program tersebut tahun ini baru memasuki tahap sosialisasi dan persiapan perangkat lunak mupun perangkat kerasnya. Sedangkan secara teknis baru dimulai awal tahun 2012, menunggu alat dari pemerintah pusat datang.
‘’Tahap sosialisasi kepada aparat terkait, hingga ke masyarakat baru mulai September mendatang, diikuti tahapan persiapan teknis maupun SDM yang ada, baru kalau semua piranti lunak dan piranti keras siap akan dilanjutkan dengan teknis pembuatan e-KTP,’’ papar Herman—saapaan akrab Kepala Dinas Kependudukan Catatan Sipil dan Sosial, Selasa (16/8).
Sasaran program e-KTP semua warga yang memiliki KTP Gresik, baik yang masih berlaku, sudah habis masa berlakunya atau mereka yang wajib waktunya memiliki KTP berdasarkan usianya. ’’KTP yang masih berlaku nanti ditukar dengan KTP elektronik,’’ujar Herman.
Program ini, imbuh Herman untuk pengadaan alatnya didanai dari pemerinatah pusat. Sementara Pemkab Gresik dibebani beaya sosialisasi, pelatihan dan up grade peralatan hingga di tingkat kecamatan. Kebetulan anggaran untuk program ini sudah diluluskan melalui PAPBD 2011 ini. Peralatan e-KTP dari kementerian dalam negeri tersebut rencananya masing-masing 2 unit untuk setiap kecamatan, untuk Kabupaten dan perangkat mobile.
Herman menambahkan, pada tahap pelaksanaan nanti, akan dilakukan tahapan mobilisasi massa. Dimana warga setelah mendapatkan pemberitahuan dari RT setempat datang ke lokasi yang ditunjuk untuk pendaftaran sekaligus membuat pemindai sidik jari dan kornea mata. ‘’Menunggu undangan berikut untuk verifikasi/crosscheck data dengan data yang ada di pusat, baru kalau lolos verifikasi data akan dibuatkan KTP elektronik pengganti KTP lama,’’ jelas Herman.
Dengan adannya KTP Elektronik berbasis NIK ini, diharapkan nanti tidak ada lagi kepemilikan KTP ganda. ‘’KTP Elektronik menghindarkan warga dari tindak kejahatan perbankan, terorisme dan banyak manfaat lainnya,’’pungkas alumni UGM Yogyakarta tersebut. TR Team

Khitanan Umum / SuNatan MassaL di SOR PT. PetroKimia Gresik

PESERTA SUNATAN MASSAL / KHITANAN UMUM DARI BERBAGAI KOTA TERMASUK DARI LAMONGAN SAAT MENUNGGU GILIRAN DISUNAT

Khitanan Umum / SuNatan MassaL di SOR PT. PetroKimia Gresik

PT. PETROKIMIA GRESIK – GEDUNG SERBA GUNA TRI DHARMA – GEDUNG SOR PETROKIMIA GRESIK

FOTO PESERTA SUNATAN MASSAL / KHITANAN UMUM DI SOR PT PETROKIMIA GRESIK DARI WILAYAH GRESIK DAN DARI BERBAGAI KOTA TERMASUK DARI LAMONGAN SAAT MENUNGGU GILIRAN DISUNAT
Gresik| GresikNews1 - (Sabtu, 26 juni 2011) Benar Benar Hari yang mendebarkan Bagi sebagian anak yang akan mengikuti Acara Sunatan massal / khitanan Umum di SOR Petrokimia Gresik.
Pagi ini Nampak Beberapa Mobil Mewah dan Beberapa Bus Angkutan Perusahaan Masuk ke Area SOR PT. Petrokimia Gresik dengan Mengangkut Sejumlah anak akan yang berusia akhil Baliq dengan memakai  baju koko dan memakai sarung.
Ratusan anak yang mendekati remaja tersebut ternyata mau di potong ujung “Anu” nya.. heheheehe… :lol:     (Maksudnya Kang…???)
Yaaa…, Bener Banget…. Ujung “Itunya” yang mau di potong… Nggak sedikit Loh yang Takut saat Pak Dokter tunjukin Jarum Suntik dan Alat Pemotongnya….
Nggak tanggung Tanggung Loh… Hari ini, yang mau disunat (mengikuti sunatan massal / khitanan umum) di pt petrokimia gresik lebih dari 200 orang…
Bayangkan saja… Dapat berapa Kilo tuch.. daging hasil potongannya…  Heheheheeh…  JusTkiddiNg…  :lol:
Acara ini sebenarnya termasuk agenda tahunan PT Petrokimia Gresik, sekaligus peringatan Ulang Tahun PT. Petrokimia Gresik. Begitu Informasi yang Kang Yudhie dengar dari Orang Orang Petro…

Pemakaman Jenazah Warga Desa Tebalo Kec Manyar Kab Gresik

  Gresik,   gresiknews1.com     - Motto Berani Mengungkap Membantu Yang Belum Terungkap.  Pemakaman jenazah Almh Dewi Jusniawati ( 44 tahun ...