PMII Gelar Demo, Tuntut Disperindag Revisi Perda nomer 13 tahun 2011

Gresiknews1,Gresik - Puluhan orang yang tergabung dalam Pimpinan Cabang Pergerakan Mahasiswwa Islam Indonesia (PC-PMII) Gresik melakukan aksi unjuk rasa di depan kantor Disperindag Pemda Gresik Jl.Wahidin Sudiro Husodo No 245 Gresik, Selasa (30/6).

Masa yang tergabung dalam aktivis PMII tersebut mendesak dinas terkait segera merevisi ketetapan perda nomer 13 tahun 2011 agar dievaluasi kembali karena dianggap tidak berpihak kepada masyarakat. Dan mereka yang punya usaha kecil harus bertarung dalam sistem monopoli capital yg hanya menguntungkan para pemodal.

"Kita sangat tidak setuju adanya perda nomer 13 tahun 2011, itu hanya menguntunngkan sepihak untuk mereka yang punya usaha besar saja, maka dari itu kami mendesak perda tersebut untuk segera di revisi," ujar Budi Arianto Korlap aksi.

Selain itu massa yang tergabung PMII juga melakukan orasi di depan aula Kantor Disperindag degan beberapa tuntutan diantaranya, Segel Pasar Modern tanpa Izin dan melanggar Perda no.13 thn 2011, Tingkatkan Kualitas Produk Lokal, Berikan Ruang untuk Produk Lokal, Lindungi Ekonomi Rakyat dari Monopoli Kapital, Evaluasi Kinerja Diskoperindag dan BPMP.

"Tanggapan dari Perwakilan Disperindag Kab Gresik dalam hal ini tidak kami masih belum bisa menerima jawaban tesebut, dan apa bila dalam waktu dekat tidak segera di revisi maka kami akan datang lagi dengan masa yang lebih banyak," pungkasnya.arz

BNN Kabupaten Sidoarjo Gelar Pemilihan Duta Anti Narkoba

Gresiknews1,Sidoarjo - Setelah melalui beberapa tahapan seleksi yang cukup ketat, akhirnya terpilih 20 peserta masuk Grand Final Pemilihan Duta Anti Narkoba tahun 2015. 20 finalis yang terdiri dari 10 laki-laki dan 10 perempuan  kembali diuji kemampuannya di pendopo Delta Wibawa Sidoarjo. Tim juri dari Dinas Pemuda, Olahraga, Kebudayaan dan Pariwisata Sidoarjo, Bagian Humas dan Protokol Setda Kabupaten Sidoarjo serta dari mantan Duta Anti Narkoba Sidoarjo disiapkan melakukan penilaian terhadap 20 finalis tersebut. Sebelumnya Bupati Sidoarjo H.Saiful Ilah, SH, M.Hum membuka malam Grand Final Pemilihan Duta Anti Narkoba yang diikuti oleh pelajar SMA sederajat di Sidoarjo tersebut.

Bupati Sidoarjo H.Saiful Ilah dalam sambutannya menyambut baik diselenggarakannya Grand Final Pemilihan Duta Anti Narkoba tahun ini. Ia katakan kegiatan tersebut dapat menjadi wadah bagi generasi muda untuk berprestasi tanpa Narkoba. Untuk itu, ia ucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Badan Narkotika Nasional (BNN) Kabupaten Sidoarjo yang rutin menyelenggarakan kegiatan kali ini.

Dalam kesempatan tersebut Bupati Sidoarjo H.Saiful Ilah mengatakan bahwa pemilihan Duta Anti Narkoba merupakan salah satu upaya bagi kalangan muda untuk mewujudkan Indonesia dan pemuda bebas dari narkoba. Melalui kegiatan tersebut akan tersampaikan pengetahuan dan pemahaman dampak dari bahaya penyalahgunaan Narkoba. Dengan begitu diharapkan akan tercipta lingkungan yang bersih dan terbebas dari penyalahgunaan dan peredaran gelap Narkoba.

Untuk itu pada kesempatan tersebut ia berpesan kepada generasi muda untuk tidak mendekati Narkoba. Pasalnya bahaya dan pengaruh Narkoba sangat besar dan dapat menghancurkan masa depan generasi muda dari berbagai lapisan masyarakat.

Bupati Sidoarjo H.Saiful Ilah juga mengatakan bahwa aksi Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkoba (P4GN) merupakan tanggung jawab bersama. Pemerintah dan masyarakat diharapkan dapat ikut serta dalam P4GN demi menyelamatkan masa depan dan kejayaan Bangsa Indonesia.

Masih dikatakan Bupati Sidoarjo H.Saiful Ilah bahwa korban Narkoba atau pecandu Narkoba harus mendapatkan perhatian serius dari semua pihak. Mereka harus diobati, disembuhkan dan direhabilitasi agar mempunyai masa depan yang cerah. Selain itu mereka juga perlu dibimbing untuk dapat kembali ditengah-tengah masyarakat agar dapat kembali berkarya seperti sedia kala. 

“Solusinya bukan Lapas,tapi pusat rehabilitasi. SedangkanUpaya penegakan hukum bagi pengguna dan pengedar narkoba adalah untuk membongkar, menjaring, menjerat pelaku kejahatan narkoba,”ujarnya. 

Untuk itu dalam kesempatan tersebut Bupati Sidoarjo H.Saiful Ilah mengajak kepada semua pihak untuk berjuang bersama dan bekerja sekuat tenaga dalam mewujudkan tahun 2015 sebagai tahun bebas Narkoba. Kepada para Duta Anti Narkoba yang nantinya terpilih, ia berpesan agar dapat menjadi pioneer serta penggerak bagi teman sebayanya. Ia berharap para Duta Anti Narkoba tetap menjadi pioner-pioner muda yang cerdas, ramah dan sehat bebas dari Narkoba. Tularkan pengetahuan dan pemahaman tentang dampak dari penyalahgunaan Narkoba di masyarakat.

“Lanjutkan perjuangan, selamatkan bangsa kita dan buktikan bahwa Kabupaten Sidoarjo warganya cerdas dan sehat, aktif dan hebat, serta bebas dari Narkoba,”serunya kepada para finalis Duta Anti Narkoba tahun 2015 .

Kepala BNN Kabupaten Sidoarjo AKBP Supriyanto SH berharap kegiatan yang dilakukannya dapat menjadi wadah yang positif bagi pelajar Sidoarjo. Kegiatan tersebut merupakan upaya mencegah penyalahgunaan Narkoba di kalangan pelajar. Ia juga katakan bahwa pecandu atau korban Narkoba saat ini harus mendapatkan rehabilitasi. Hal tersebut sesuai apa yang dicanangkan Presiden R.I.

AKBP Supriyanto mengungkapkan ada 100 ribu pecandu Narkoba di Indonesia yang memerlukan rehabilitasi. Pemkab Sidoarjo sendiri sudah memberikan sarana rehabilitasi bagi para pecandu. Seperti dengan menunjuk klinik Cendikia Husada untuk melakukan perawatan para pecandu. Pihaknya juga menggandeng Lembaga Swadaya Masyarakat dalam upaya merehabilitasi para pecandu tersebut.

“Lapas Sidoarjo juga ada tempat rehabilitasi yang sudah diresmikan oleh menteri Hukum dan HAM,”ujarnya.

Untuk itu AKBP Supriyanto berharap kepada masyarakat untuk segera melapor ke instansinya apabila ada keluarganya yang menjadi korban Narkoba. Hal tersebut penting dilakukan agar pecandu Narkoba dapat segera dilakukan rehabilitasi.

Sementara itu salah satu dewan juri dari Bagian Humas dan Protokol Setda Sidoarjo Anita Inggit mengatakan bahwa penilaian terhadap finalis Duta Anti Narkoba meliputi pengetahuan terhadap Narkoba, kemampuan dalam berbicara didepan publik/publik speaking serta ketangkasan dalam menjawab. Sikap dan prilaku sebagai Duta Anti Narkoba juga menjadi salah satu kreteria penilaiannya. Dan tidak kalah pentingnya adalah visi dan misi yang harus dimiliki Duta Anti Narkoba dalam mencegah dan memberantas penyalagunaan Narkoba. Untuk itu dalam kesempatan tersebut tiap-tiap peserta diminta menjabarkan visi misinya dihadapan dewan juri.

Dalam pemilihan Duta Anti Narkoba tahun 2015, juara pertama putra disandang oleh Ilham Devara Hendar siswa SMAN 2 Sidoarjo. Sedangkan juara pertama putri disandang Agil Yuan Primaniarta siswi SMK Kesehatan Mitra Sehat Mandiri Sidoarjo. Untuk juara dua putra disandang M. Afrizal Alfarisi siswa SMAN 1 Gedangan yang berpasangan dengan Ayusnita Gebby Maharani Tarigan siswi SMAN 2 Sidoarjo yang menjadi juara kedua. Dan untuk juara ketiga putra diberikan kepada Manggala Senda Dewangga siswa SMAN 2 Sidoarjo dan

I.A.N.S.L. Govinda D.S.P siswi SMAN 2 Sidoarjo sebagai juara 3 putri.

Dalam pemilihan tersebut juga dinobatkan Duta Persahabatan kepada Dimas Audi Putra Pradana siswa SMK Kesehatan Mitra Sehat Mandiri Sidoarjo dan Celentya Larasati Sheilla Hadi siswi SMA Antartika Sidoarjo.

Para pemenang pemilihan Duta Anti Narkoba tahun 2015 akan mendapatkan tropy serta uang pembinaan dari BNN Kabupaten Sidoarjo. Pada kesempatan tersebut Bupati Sidoarjo H.Saiful Ilah juga memberikan tambahan hadiah kepada seluruh finalis. Secara pribadi bupati Sidoarjo memberikan uang pembinaan sebesar Rp. 10 juta kepada 20 finalis yang telah masuk Grand Final Pemilihan Duta Anti Narkoba tahun 2015.bam

Polda Jatim Gelar Hasil Tangkapan Narkoba

Gresiknews1,Surabaya - Jajaran aparat kepolisian daerah jawa timur khususnya, ditresnarkoba mengelar hasil tangkapan kasus tindak pidana tentang penyalah gunaan narkotika siang tadi (29/6/15).

Pengungkapan penyalah gunaan ini mewujudkan program 100 hari Kapolri,yang di mulai dari medio april hingga juni. Prestasi team 3 adalah progres Polda Jatim yang patut di banggakan pasalnya, dalam masa tiga bulan, team 3 bidang narkoba telah meringkus tersangka pengguna dan pengedar narkoba adalah guna menekan peredaran narkoba yang semakin hari sepertinya tak pernah mati. 

Dari jumpa pers, tampak begitu banyak tersangka yang di hadirkan,ada sekitar 71 yang terklasifikasi, 2 perempuan dan 69 lelaki untuk tingkat jajaran Polda Jatim sedangkan, tangkapan dari jajaran polres terdapat sebanyak 726 tersangka diantaranya,710 lelaki dan 16 perempuan, bila di jumlahkan total tersangka ada 797 orang yang turut disertai barang bukti (BB) dengan jenis,sabu sebanyak 450,08 gram,ektasi 29 butir,obat daftar G berjumlah 1.250.980 butir serta golongan IV hanya 10 butir. Pada jajaran polres telah mengamankan barang bukti (BB) berupa ganja seberat 42.359.86 gram plus tanaman ganja 14 pohon,sabu 13.690.806 gram,ektasi 118 butir juga obat-obatan daftar G,336.560 butir dan okerbaya 11.320 butir. 

Para tersangka dapat di sangkakan pasal 114 ayat (2) atau pasal 112 ayat (2) UU RI tahun 2009 tentang penyalah gunaan narkotika.met

Produk Pahlawan Ekonomi Mencapai Luar Negeri

Gresiknews1,Surabaya - Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya kembali menggelar Pahlawan Ekonomi. Kali ini, kegiatan tersebut di gelar di Kecamatan Sukolilo, Kegiatan tersebut selain memberdayakan usaha kecil menengah (UKM) juga sebagai persiapan diri menyambut masyarakat ekonomi asean (MEA) 2015.

Walikota Surabaya, Tri Rismaharini dalam sambutannya mengatakan, kualitas produk para peserta pahlawan ekonomi semakin baik awal dimulainya kegiatan tahun 2010. Bahkan produk-produk dari perserta kegiatan ini sudah menarikperhatian berbagai kalangan baik dari dalam maupun luar negeri.

Walikota perempuan pertama Surabaya ini mengimbau agar warga khususnya pengusaha UKM agar terus berusaha dan tidak menyerah karena semuanya mungkin. Jangan sampai suplai kebutuhan pokok yang seharusnya dapat dipenuhi sendiri nantinya akan diambil oleh asing.

Menurut Walikota Risma, pengusaha Surabaya termasuk yang mampu bersaing. Hal tersebut terbukti saat dunia termasuk Indonesia terkena imbas krisis ekonomi, pengusaha Surabaya termasuk yang dapat bertahan bahkan bangkit kembali. Hal tersebut salah satu bukti bahwa warga Surabaya tidak kalah dengan asing.bam

Satpol PP Tindak Tegas Bangunan Tak Berijin

Gresiknews1,Surabaya - Waspada bagi pemilik Bangunan yang tidak memiliki Izin Mendirikan Bangunan (IMB) di Kota Surabaya, karena Petugas Satpol PP akan menindak tegas jika terbukti tidak memiliki Izin Mendirikan bangunan (IMB). 

Ini membuktikan Tugas Satpol PP Kota Surabaya tak hanya anti rakyat kecil yang sukanya ngobrak Pedagang Kaki Lima (PKL) saja, akan tetapi Satpol PP sebagai Penegak Peraturan Daerah Kota Surabaya yang Notabennya memiliki beban tugas yang multifungsi. 

Seperti yang terjadi di kawasan Jalan Diponegoro Nomor 28 Surabaya, Senin (23/6) bangunan ini tidak memiliki Izin Mendirikan Bangunan (IMB) sesuai dengan ketentuan Pasal 5 ayat 1 Peraturan Daerah Kota Surabaya Nomor 7 Tahun 2009 Tentang Bangunan sebagaimana telah diubah dengan Peraturan Daerah Kota Surabaya Nomor 6 Tahun 2013, sehingga dari pihak Satpol PP Kota Surabaya melakukan tindakan represif kepada Bangunan tersebut. Giat berjalan dengan lancar, aman dan tertib serta disaksikan petugas, Dinas PU Cipta Karya dan Tata Ruang serta Kecamatan Wonokromo.bam

Pengadaan barang /Jasa Pemkot Surabaya Adalah Ladang Subur Bagi Benalu Dan lintah



Gresiknews1 - Di dunia kerap kali ditemui godaan-godaan maupun tekanan,beragam godaan dan tekanan terjadi karena sebuah alasan.Sosok-sosok jiwa yang lumer seperti coklat dipastikan mudah terseret arus ke nuansa konspirasi yang berbuah korupsi. Seperti halnya,disektor pengadaan barang dan jasa ini pula-lah yang menjadi sarana legal para unsur penyelenggara pemerintah khususnya pemkot surabaya untuk menggeruk anggaran yang ujung-ujungnya bermuara ke kantong pribadi. Kepentingan substansi diluar pemerintahan lebih dominan berperan guna mempengaruhi evaluasi proposal tender agar penyesuaian mekanisme bisa berjalan lapang demi kemenangan CV atau PT yang terafiliasi terhadap ULP,PA,PPK,secara otomatis akan berkurang objektifnya dalammelakukan evaluasi untuk penentuan pemenang. Dari pantauan team G1N dilapangan,banyaknya dan kerap kali para kontraktor pelaksana mengabaikan kewajiban atau tanggung jawab bahkan melakukan penyimpangan pekerjaan seperti tidak sesuainya bahan material paving,tidakmemasang papan nama,membangun direksi keet serta tidak memasang castil. 

Area pekerjaan yang sangat rentan dengan penyimpangan tampak pada dilokasi jalan bambe dukuh menanggal,tambak madu II,perak serta dinoyo,beberapa lokasi tersebut,seperti menjadi hal yang biasa bagi Pimpro atau PPK.Secara terpisah saat team G1N menemui salah satu Pimpro Tri Indrasto,mengatakan,''ia pun juga serba salah sebab para kontraktor pelaksana ada beberapa bagian orang dekat dan sempat berceloteh beberapa Dewan pun meminta pekerjaan proyek yang telah di anggarkan, wes!,aku pusing juga mas.''ujarnya. Bersambung. met.

Korupsi Kadin: Kejati Jatim "Bunuh Diri" Demi Selamatkan La Nyalla Mattalitti ???

Gresiknews1,Surabaya - Rakyat Anti Korupsi, mempertanyakan penanganan kasus dugaan korupsi dana hibah APBD propinsi Jatim ke Kadin (Kamar Dagang & Industri) Jatim tahun anggaran 2010-2014, sebagaimana ramai diberitakan media massa bahwa hasil audit BPKP (Badan Pemeriksa Keuangan & Pembangunan) bahwa dari total dana hibah sejumlah Rp. 60 milyar, yang diduga dikorupsi adalah sebesar Rp. 26 milyar.

Yang dipertanyakan RAPI adalah kenapa ketua Kadin Jatim, La Nyalla Mattalitti tidak dijadikan tersangka? Karena sebenarnya dalam peraturan dana hibah, sudah jelas bahwa penerima hibah harus menandatangani pakta integritas, bahwa dana hibah harus dipergunakan sebagaimana mestinya. Dan dalam pakta integritas jelas tertulis bahwa penandatangan pakta integritas adalah bertanggungjawab secara mutlak secara hukum, jika dana hibah tersebut dalam penggunaan terjadi penyelewengan.

"Dan yang menandatangani pakta integritas dalam dana hibah Kadin ini adalah ketua Kadin Jatim, La Nyalla Mattalitti. Oleh karenanya patut dipertanyakan, kenapa La Nyalla Mattalitti tidak dijadikan tersangka oleh Kejati Jatim, ada apa?", ujar Ardy Budiman ketua RAPI.

Hal lain menurut Ardy, bahwa terungkap di media massa bahwa dana hibah tersebut sebagiannya sempat dipinjam dengan adanya surat pengakuan hutang yang ditandatangani oleh La Nyalla Mattalitti. Dan setelah kasus ini mulai diusut oleh Kejati Jatim, maka dana tersebut barulah dikembalikan, dan dilengkapi dengan surat pelunasan hutang. Jika kasus ini tidak diusut, apakah mungkin dana tersebut dikembalikan?

"Tentunya beberapa hal tersebut seharusnya sudah bisa dijadikan alat bukti awal untuk menetapkan La Nyalla sebagai tersangka,apalagi ditambah alat bukti stempel palsu, kwitansi palsu dan kegiatan fiktif lain. Juga diketahui bahwa dana hibah itu baru bisa dicairkan setelah ditandatangani oleh Ketua Kadin. Tanpa tandatangan La Nyalla Mattalitti, maka dana itu tidak bisa dicairkan. Akan tetapi hal-hal tersebut tampaknya seolah sengaja diabaikan oleh Kejati Jatim, ada apakah gerangan?:, tutur Ardy

Memang dalam pengusutan kasus ini sudah ditetapkan adanya tersangka, yakni para wakil ketua Kadin Jatim yakni Diar Kusuma Putra (DKP) & Nelson Sembiring (NS), akan tetapi dari regulasi yang, tampak adanya indikasi bahwa DKP & NS hanyalah orang yang dikorbankan, agar jangan sampai kasus ini menyentuh pihak-pihak yang lebih bertanggungjawab atas dugaan korupsi dana hibah tersebut.

Apalagi terkesan bahwa Kejati jatim secara terburu-buru menetapkan bahwa hanya 2 (dua) orang ini saja sebagai tersangka, lalu segera melakukan penahanan terhadap mereka berdua. Dan terbaca kemudian dengan alasan bahwa masa penahanan kedua orang tersangka itu hampir habis, maka berkas perkara ini dengan terburu-buru segera akan dilimpahkan ke pengadilan tipikor (tindak pidana korupsi).

Dengan adanya indikasi bahwa Kejati Jatim tanpa menggali lebih lanjut dan atau mengabaikan alat-alat bukti lain yang ada, ketika kasus ini secara terburu-buru dilimpahkan ke pengadilan tipikor, tentunya cukup 2 (dua) orang ini saja yang dijadikan korban, sehingga penanganan kasus bisa dianggap telah tuntas.

Semua ini bisa menimbulkan tuduhan masyarakat bahwa dalam pengusutan dugaan korupsi dana hibah ini, Kejati Jatim berupaya menyelamatkan La Nyalla agar tidak jadi tersangka. Bisa saja kemudian muncul indikasi adanya penghilangan barang bukti dan keterangan agar kasus ini tidak sampai menjangkau ketua Kadin jatim yang seharusnya lebih bertanggungjawab. Jika ini terjadi tentunya akan menimbulkan pertanyaan lebih lanjut, ada motif apakah Kejati jatim melakukan hal itu?

Apapun motifnya, jika hal ini terjadi, sebenarnya bisa saja muncul tudingan bahwa Kejati Jatim melakukan bunuh diri atau mencemarkan nama lembaga kejaksaan sendiri hanya demi untuk menyelamatkan La Nyalla Mattalitti dari jerat hukum.

Apakah hal ini merupakan perilaku oknum-oknum di Kejati Jatim yang bertugas menyidik kasus ini, atau merupakan tindakan yang terorganisir dalam lembaga Kejati Jatim, atau melibatkan juga oknum petinggi di Kejaksaan Agung? Yang jelas jika hal demikian ini terjadi, bisa mencemarkan nama lembaga kejaksaan. Dan bisa muncul anggapan bahwa lembaga kejaksaan sebagai lembaga penegak hukum, dengan kekuasaan yang dimilikinya bisa digunakan secara sewenang2 untuk membebaskan orang yang bersalah dan bisa menghukum orang yang bisa saja merupakan pihak yang tak bersalah.

RAPI berharap semoga apa yang dilakukan Kejati jatim ini tidak menambah pesimisme di masyarakat pada peran aparat hukum yang sudah digaji oleh uang rakyat.bam

Gelar Uji Kompetensi, Siap Hadapi MEA 2015

Gresiknews1,Surabaya - Peningkatan mutu dan kualitas pendidikan non formal meruapakan sebuah hal penting yang menjadi satu kesatuan mewujudkan pendidikan Surabaya lebih baik. Melalui uji kompetensi diharapkan para warga belajar di lingkungan Lembaga Kursus dan Pelatihan (LKP) mampu untuk bersama meningkatkan kompetensinya sekaligus sebagai upaya menghadapi MEA.

Kemarin (25/6), bertempat LKP Aliefa Jl. Juwono Surabaya Dinas Pendidikan (Dispendik) adakan tes uji kompetensi kepada 30 warga belajar. Tes uji kompetensi tersebut meliputi tes rias pengantin jogja menggunakan Paes Ageng, tes rias pengantin Solo Basahan, dan tes rias pengantin Solo Putri.

Kepala Bidang Kesenian, Olahraga, dan PLS, Dakah Wahyudi menuturkan setidaknya ada beberapa LKP rias pengantin yang mengikuti uji kompetensi ini. Mereka berasal dari LKP Sekar Emas, LKP Yashinta, LKP Aliefa, LKP Frida dan LKP Noeralita.

Sementara itu, Kasi Pendidikan Masyarakat (Penmas) Thussy Apriliyandari menjelaskan melalui uji kompetensi ini peserta didik diharapkan mempunyai sertifikasi sebagai ahli tata rias pengantin yang siap terjun ke masyarakat. Selain itu, uji kompetensi ini juga dapat menambah pengetahuan dan wawasan guna menyiapkan masyarakat Surabaya untuk berkompetisi dalam menghadapai Masyarakat Ekonomi Asean (MEA).

Thussy menambahkan, dengan semakin meningkatnya mutu dan kualitas LKP maka secara otomatis penghasilan tambahan bagi keluarga juga akan semakin meningkat pula serta dapat memberikan sumbangan kepada yang berarti kepada kota pada umumnya dan ekonomi keluarga pada khususnya. Sertifikasi kompetensi ialah salah satu komponen penting untuk menilai kompetensi seseorang dalam bidang tat arias pengantin.bam

Tingkatkan Pelayanan, Gelar Pembekalan Pegawai Kecamatan Genteng

Gresiknews1,Surabaya - Bertempat di Kantor Kecamatan Genteng, digelar kegiatan pembekalan pegawai dan staff lingkungan Kecamatan Genteng. Acara tersebut bertujuan sebagai membentuk sumber daya manusia khususnya di lingkungan Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya agar mampu memberikan pelayanan yang lebih baik lagi kepada masyarakat.

Eddy Christijanto, Kepala Bagian Pemerintahan dan Otonomi Daerah, mengimbau kepada peserta yang hadir agar dalam menjalankan tugas selalu tekun, ulet, berkeyakinan, selalu berusaha dan loyal. selain itu, ia mengimbau agar dalam bekerja harus selalu teliti dan berhati-hati.

Mia Santi Dewi, Kepala Badan Kepegawaian dan Diklat (BKD) dalam sambutannya menitikberatkan kepada disiplin dalam bekerja khususnya dalam hal kehadiran. Terkait dengan adanya telepon yang mengatasnamakan BKD yang menawarkan posisi jabatan tertentu, kepada camat dan lurah yang hadir ia berpesan agar melakukan konfirmasi terlebih dahulu. Jika memang terdapat pemberitahuan terkait kepegawaian, BKD akan melakukan pemberitahuan secara resmi.

Sementara itu, Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Dinkominfo), Antiek Sugiharti mengimbau terkait dengan e-kios agar para pegawai tahu dan paham apa saja pelayanan yang ada agar dapat lebih optimal dalam memberikan pelayanan. Selain e-kios, ia juga membahas tentang pelayanan informasi, pejabat PPID yang ada di kelurahan wajib memberikan jawaban dan permintaan informasi kepada pemohon jika memang informasi tersebut bukan informasi yang dikecualikan.

Seusai pembekalan, acara dilanjutkan dengan pemeriksaan kesehatan dimana pegawai dan staff kecamatan dan lurah yang hadir diperiksa urine.bam

Penipuan Marak, BKD Imbau PNS Pemkot Surabaya Waspada

Gresiknews1,Surabaya - Nama Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya acapkali dicatut dalam aksi penipuan oleh pihak-pihak tidak bertanggung jawab yang ingin mendapatkan keuntungan pribadi. Tidak hanya mengincar masyarakat umum, aksi penipuan ini juga menyasar internal lingkungan pemerintah kota. Modus penipuan yang dipakai adalah kabar gembira pengangkatan dalam jabatan struktural di lingkungan Pemkot Surabaya yang mengatasnamakan pejabat struktural di Badan Kepegawaian dan Diklat (BKD) Kota Surabaya plus permintaan transfer uang ke rekening salah satu pejabat struktural di BKD dengan berbagai alasan.

Menyikapi hal itu, Badan Kepegawaian dan Diklat (BKD) Kota Surabaya, mengimbau pegawai di lingkungan Pemkot Surabaya untuk lebih berhati-hati terkait maraknya penipuan di Lingkungan Pegawai Negeri Sipil Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya.

Kepala BKD Kota Surabaya, Mia Santi Dewi mengatakan, penipuan yang dilakukan melalui telepon tersebut, mengincar para pegawai yang berada di lingkungan kelurahan dan juga kecamatan di Kota Surabaya.

Mia Santi Dewi, ketika dihubungi, Kamis (25/6) mengatakan, para pegawai dijanjikan mendapatkan jabatan struktural tertentu, atau dinaikkan jabatannya. Modusnya dengan meminta dan men-transfer sejumlah uang ke nomor rekening bank tertentu.

BKD, jelas Mia Santi Dewi, merasa perlu memberikan statement resmi dikarenakan upaya penipuan melalui telepon kepada PNS di lingkungan Pemkot Surabaya, terutama kepada pegawai kelurahan dan kecamatan terkait pengangkatan dalam jabatan struktural, kini semakin marak.

Dia berharap, agar pegawai tidak sekadar percaya tetapi memiliki sikap curiga terhadap segala iming-iming atas promosi kenaikan jabatan maupun rotasi jabatan struktural. Menurutnya, terkait promosi ataupun rotasi di lingkungan Pemkot Surabaya, sama sekali tidak ada pungutan biaya. 

Mia menambahkan, Pemerintah Kota Surabaya tidak pernah meminta imbalan dalam bentuk apapun dalam kaitannya dengan promosi ataupun rotasi dalam jabatan struktural dan urusan kepegawaian lainnya.

Oleh karena itu, Mia mengimbau kepada seluruh jajaran SKPD Kota Surabaya, agar selalu waspada. Tidak hanya waspada secara personal, tetapi juga memberitahukan kepada seluruh stafnya untuk tidak mudah percaya terhadap usaha penipuan baik berupa telpon maupun SMS atau yang lainnya yang dilakukan oleh orang-orang yang tidak bertanggung jawab. Pihaknya berharap seluruh PNS di lingkungan Pemkot Surabaya untuk senantiasa waspada dan berhati-hati terhadap upaya penipuan tersebut.bam

Persiapan Angkutan Lebaran 2015, Dishub Surabaya Periksa Armada Bus di Terminal Purabaya

Gresiknews1,Surabaya - Dalam rangka menyambut lebaran tahun 2015 Dinas Perhubungan Kota Surabaya melaksanakan kegiatan Pemeriksaan Teknis dan Laik Jalan Serta Perlengkapan Darurat Armada Angkutan Lebaran Tahun 2015. 

Dishub Surabaya melakukan pemeriksaan armada bus AKAP dan AKDP di Terminal Purabaya. Ir. Irvan Wahyudrajat, M.MT selaku Kepala Dinas Perhubungan Kota Surabaya hadir dan memantau secara langsung kondisi bus yang ada di Terminal Purabaya, Rabu (24/06). 

Kegiatan ini dimaksudkan agar armada bus AKAP dan AKDP memenuhi persyaratan teknis dan laik jalan serta dilengkapi dengan perlengkapan tanggap darurat. Sehingga penyelenggaraan Angkutan Lebaran 2015 (1436 H) dapat terlaksana dengan aman, selamat, nyaman, tertib dan lancar. 

Sebanyak 36 armada bus AKAP dan AKDP diperiksa dalam kegiatan ini. Pemeriksaan armada bus meliputi surat-surat administrasi kendaraan, perlengkapan kendaraan bermotor dan kondisi kendaraan. Surat administrasi kendaraan meliputi ijin trayek, PKS dan STUK. Pemeriksaan perlengkapan kendaraan bermotor antara lain sabuk keselamatan, ban cadangan, dongkrak dll. Sedangkan kondisi kendaraan yang diperiksa seperti lampu, klakson, dan kipas kaca.bam

Isi Kegiatan Libur Sekolah Dengan Pesantren Kilat dan Bagikan Takjil

Gresiknews1,Surabaya - Kegiatan libur sekolah yang bertepatan dengan bulan Puasa Ramadhan merupakan sebuah momentum yang tepat untuk meningkatkan keimanan dan ketaqwaan kepada Tuhan YME para siswa. Melalui Pesantren Kilat diharapkan dapat membentuk akhlak para generasi muda bangsa yang berbudi luhur.

Selama kurang lebih seminggu SDN Bulak Rukem I adakan kegiatan pesantren kilat, kegiatan tersebut diikuti oleh para siswa kelas II s.d Kelas VI. Makna puasa, zakat, dan bacaan sura-surat pendek Al-Quran menjadi menu setiap hari kegiatan pesantren kilat di sekolah tersebut. Pembelajaran berlangsung di kelas dengan materi diambil dari KKG PAI kota Surabaya.

Kepala SDN Bulak Rukem I Rudy Prayitno mengemukakan khusus siswa kelas VI, peningkatan ketakwaan tidak hanya dilaksanakan di dalam sekolah namun juga di luar sekolah. Para siswa belajar tentang tanaman dan hewan dengan datang langsung menemui obyek dan narasumber di Mini Agrowisata - Dinas Pertanian Kota Surabaya di Jalan Pagesangan. Hal ini dimaksudkan agar siswa dapat mencintai lingkungan alam ciptaan Tuhan yang tiada habisnya. 

Pesantren kilat SDN Bulak Rukem I pada malam harinya kemudian dilanjutkan dengan sholat Ashar sampai Tarawih di Masjid Akbar Surabaya, sebelumnya puluhan siswa beserta guru pendamping melakukan pembagian takjil gratis di jalan.

Rudy menambahkan momen bulan Puasa, sangat cocok melatih segala potensi siswa untuk berbagi, beramal, dan mengamalkan Ilmu yang didapat di bangku sekolah. Praktik nyata adalah hal terpenting dari kegiatan peningkatan ketakwaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa lewat Pesantren Kilat.bam

Dishub Surabaya Gelar Operasi Gabungan di jl. Tenggilis Sier

Gresiknews1,Surabaya - Dinas Perhubungan Kota Surabaya bekerjasama dengan Polrestabes Kota Surabaya, Polsek Tenggilis dan Gartap III kembali mengadakan Operasi Gabungan. Operasi gabungan ini bertujuan untuk memeriksa surat kendaraan meliputi STNK, SIM, Surat Tanda Uji Kendaraan (STUK), dan Kartu Pengawasan. 

Bagi kendaraan yang tidak bisa menunjukkan kelengkapan surat tersebut akan ditilang. Trio Wahyu B, A.Md LLAJ, SE, MM selaku Kepala Seksi Penertiban Bidang Pengendalian dan Operasi Dinas Perhubungan Kota Surabaya turut hadir dalam Operasi Gabungan ini. 

Dishub Surabaya menilang 8 kendaraan, Polsek Tenggilis menilang 2 kendaraan, dan Timsus Polrestabes Surabaya menilang 2 kendaraan. Kendaraan yang ditilang tersebut akan diproses lebih lanjut. Dishub Surabaya akan terus melakukan kegiatan serupa sebagai upaya penertiban kendaraan di Surabaya.bam

MULAI 2015 ANGGOTA KORPRI MENINGGAL DUNIA DAPAT SANTUNAN KEMATIAN



Gresiknews1,Gresik - Korpri Kabupaten Gresik, siap memberikan kesejahteraan anggotanya, tidak hanya saat masih hidup saja, namun di saat anggotannya meninggla Dunia ahli warispun mendapat santunan kematian, memang tidak besar, namun bisa meringankan beban keluarga. Program pemberian santunan kematian bagi PNS yang meninggal ini baru di luncurkan 1 januari 2015. Terhitung dari bulan Januari 2015, sudah ada 15 PNS yang meninggal Dunia, dan masing-masing ahli waris mendapat santunan kematian sebesar Rp 1.500.000,-

Pemberian Santunan kematian baru pertama kali di berikan kepada ahli waris saat apel Bulanan Korpri di halaman Kantor Bupati Gresik, dengan di saksikan anggota korpri di lingkuan Pwemerintah Kab Gresik.

Bupati Gresik Dr. H. Sambari Halim Radianto menyambut baik Program yang di gagas dan sudah terlaksanan ini, namun beliau berharap tidak hanya santunan kematian yang di berikan kepada ahli waris, namun bagaimanan bisa menciptakan kebersamaan dan kerukunan antar PNS dengan mengadakan rekreasi keluarga PNS secara bergiliran, untuk mekanismenya kita serahkan saja kepada Korpri yang lebih tahu.

Sementara itu Ketua Korpri Ir. H. Nadjib menjelaskan bahwa program korpri demi mensejahterakan anggoatanya, selain santunan kematian, sebelumnya juga kita berikan pendampingan hukum, di mana saat mereka terkena kasus hukum, pihak korpri siap memberikan bantuan hukum bagi Anggotanya, terkait usulan Bupati agar di laksanakan rekreasi keluarga, Ir. H. Nadjib yang juga skretaris Daerah Kab Gresik, merespon positif usulan tersebut, usul dari Bapak Bupati akan kami respon dengan baik, dan kami akan melakukan koordinasi dengan pengurus lainnya, semoga apa yang menjadi harapan Bapak Bupati terlaksana dengan baik dan lancar. (dwi/arz)

GRESIK SIAP MELAKSANAKAN PILKADES SERENTAK DI 49 DESA

Gresiknews1,Gresik - Bupati Gresik, Dr. Sambari Halim Radianto menetapkan pelaksanaan Pemilihan Kepala Desa untuk 49 desa di Gresik serentak dilaksanakan pada 9 Agustus 2015.

Namun penetapan itu menurut Sambari sifatnya tentative, karena sesuai rencana yang sudah ditetapkan dalam APBD, Pilkades dilaksanakan hanya untuk 49 desa. Tapi diperjalanan ada tambahan 2 desa lagi yang bakal diikutkan dalam pilkades serentak. Hal itu mengemuka saat rapat Forpimda yang berlangsung di Ruang Mandala Bakti Praja, Rabu (24/6/2015).

“Kami masih akan koordinasikan keadaan ini kepada semua elemen termasuk ke Jakarta agar penambahan desa dalam pelaksanaan Pilkades ini tidak melanggar aturan. “Bisa saja kami membagi biaya 49 Pilkades tersebut menjadi 51, namun hal itu kan tidak diperkenankan. Karena anggaran itu by name by address”ungkap Sambari pada rapat yang dihadiri oleh semua unsur Forpimda Gresik.

Tentang pelaksanaan Pilkades serentak ini, Bupati sudah menerbitkan Peraturan Bupati nomer 23 tahun 2015 tentang Peraturan Pelaksanaan Peraturan Daerah Kabupaten Gresik nomer 12 tahun 2015 tentang pedoman pencalonan Pemilihan, Pengangkatan dan Pemberhentian Kepala Desa. Terkait Perbup tersebut, Bupati mengingatkan agar seluruh unsure terkait untuk memperhatikan tahapan-tahapannya.


Tahapan tahapan Pilkades sesuai Perbup tersebut yaitu, pada bulan Juni - Juli adalah tahap persiapan. Bulan Juli – Agustus adalah tahap Pencalonan dan pelaksanaan. Bupati berharap agar semua pihak yang terlibat untuk senantiasa mengadakan kesepakatan hitam diatas putih. Selain itu panitia dilarang memungut beaya kepada masyarakat termasuk kepada calon. “Semuanya dibiayai APBD, dan Pikades serentak ini harus tuntas pada Agustus 2015” harap Bupati. (sdm/arz)

Polres KP 3 Ungkap Kasus Penganiayaan

Gresiknews1,Surabaya - AS bin KD,saat santai duduk di dekat sang mertua di depan rumah jalan kunti no 14 surabaya,secara tiba-tiba di datangi 6 orang yang tidak di kenal, ke enam orang tadi langsung mengatakan,''arep opo koen'' (mau apa kamu) sembari mengayunkan sebuah clurit dari belakang yang tepat mengenai kening AS. Amukan ke 6 orang yang tidak dikenal tadi, menyasar hingga ke tempat dagangan di saat mertua AS hendak merapikan dagangannya,melihat kejadian tersebut,secara spontan HJ sayumi sang mertua berlari mendekati dan menyeret AS guna masuk ke dalam rumah,setelah di dalam rumah dan mendapati sebilah clurit, AS kemudian berlari keluar rumah dengan maksud mengejar pelaku pengeroyokan,namun sayang para pelaku sudah pergi dan hanya tinggal salah satu dari mereka tampak berjalan paling belakang.

Dikejarlah oleh AS,tanpa pikir panjang AS langsung menghujamkan cluritnya,hingga berulang-ulang dari belakang yang tepat mengenai punggung,lengan dan paha sebelah kiri hingga tewas. Dari informasi yang berhasil dihimpun dilapangan,tewasnya salah satu dari ke enam pelaku penggeroyokan AS, diduga secara tidak langsung karena hutang piutang seorang teman AS kepada pria yang berinisial M,sedangkan AS sendiri juga tidak mengetahui kenapa sampai dirinya yang menjadi sasaran amukan dari kelompok M. Atas peristiwa tersebut, AS kini di amankan jajaran Polres KP3.met

Dispendik Mulai Buka PPDB Surabaya Melalui Jalur Prestasi

Gresiknews1,Surabaya - Dinas Pendidikan Kota (Dispendik) Surabaya mulai membuka pendaftaran Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) 2015 pada Jalur Khusus, Senin (22/06). Pendaftaran pada Jalur Khusus tersebut meliputi jalur prestasi baik akademis, non akademis, maupun olahraga.

Kepala Bidang Kesenian, Olahraga dan PLS Drs. Dakah Wahyudi, mengungkapkan pendaftaran jalur prestasi olahraga yang diterima oleh Dispendik yakni, prestasi pada POR SD, POPDA, dan O2SN di luar itu pendaftaran secara offline tersebut dilakukan KONI. Tidak hanya itu, verifikasi dan pendaftaran pada jalur khusus tersebut dilakukan mulai 22-26 Juni sedangkan pengumuman pada Jalur Khusus tersebut dilakukan pada 27 Juni melalui website PPDB Surabaya dan sekolah-sekolah.

Ketua PPDB Surabaya Ir. Yusuf Masruh, MM mengemukakan PPDB Surabaya 2015 terdapat tiga jalur, yakni Jalur Khusus, Jalur Kawasan, dan Jalur Reguler. Adapun yang dimaksud dengan Jalur khusus yaitu jalur yang diperuntukkan bagi siswa berprestasi baik prestasi akademik maupun non akademik, mitra warga, serta inklusif.

Khusus pendaftaran prestasi bidang akademis dan non akademis dilakukan pada kantor Dinas Pendidikan Kota (Dispendik) Surabaya. Untuk jalur prestasi olahraga pendaftaran melalui KONI. KONI kemudian diverifikasi oleh Dispora, sedangkan penempatan anak nantinya ditentukan oleh Dispendik hal tersebut mengacu pada indikator nilai UN untuk SMP dan nilai US untuk SD, tempat tinggal, serta tempat latihan.

Sementara itu, Jordan Eza atlit bola voli yang menjuarai O2SN tingkat provinsi 2014 lalu berupaya mendaftarkan dirinya pada salah satu SMA negeri di wilayah kec. Wonocolo, menurutnya walaupun ia lulusan SMPN 2 Klakah Lumajang namun masih memiliki kesempatan bersekolah di Surabaya karena telah memiliki KK Surabaya sebelum bulan Desember 2014.

Jordan mengatakan, ia sangat berharap masuk ke SMAN tersebut karena banyak teman yang ada di sana.

Sesuai dengan ketentuan juknis PPDB bahwa siswa yang memiliki prestasi juara I, II, dan III baik itu, O2SN, POPDA dan POPDA tingkat provinsi memiliki kesempatan mengikuti PPDB Jalur Khusus, dan paling lambat memiliki KK Surabaya sebelum bulan Desember 2014.

Pendaftaran PPDB jalur prestasi tersebut menempati ruang Dewan Pendidikan Surabaya kantor Dispendik, suasana juga terlihat ramai di berbagai sudut aula kantor Dispendik. Sekretaris Dispendik Drs. Aston Tambunan, M. Si menjelaskan dalam rangka mensukseskan pelaksanaan PPDB di Surabaya Dispendik akan berupaya optimal melayani warga masyarakat yang membutuhkan informasi terutama terkait PPDB.

Aston menambahkan, pihaknya telah membuka pelayanan PPDB melalui Pelayanan Satu Atap Dispendik dan untuk mutasi siswa menggunakan aula belakang.bam

Kunjungan Kerja Komite II DPD RI, Surabaya Aman Dari Kenaikan Harga

Gresiknews1,Surabaya - Melonjaknya harga kebutuhan pokok dan barang penting menjelang Ramadan dan Lebaran 1436 H dikhawatirkan akan memberikan dampak besar kepada masyarakat. Hal ini yang menjadi latar belakang kunjungan kerja Komite II Dewan Pimpinan Daerah Republik Indonesia (DPD RI) ke Kota Surabaya, pagi kemarin (22/6).

Bertempat di Ruang Sidang Walikota, hadir Ketua Komite II DPD RI Parlindungan Purba bersama anggota, Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini beserta seluruh Jajaran Forpimda Kota Surabaya melakukan pembahasan dengan agenda pengawasan atas pelaksanaan UU No.7/2014 tentang perdagangan.

Walikota menjelaskan, untuk menekan naiknya harga kebutuhan pokok. Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya, terlebih dahulu melakukan operasi pasar sebelum bulan Ramadan datang dan mengadakan pasar bayangan di balai-balai RW di seluruh kecamatan di Surabaya.

Walikota menuturkan, pihaknya juga mengadakan bazaar Ramadan yang rencananya digelar di 20 titik tahun ini. Hal ini juga pihaknya gunakan sebagai langkah antisipasi pengendalian stabilitas harga bahan kebutuhan pokok menjelang natal dan tahun baru.

Parlindungan Purba mengatakan bahwa pengendalian harga di Kota Surabaya cenderung terjaga dengan baik. Ia mengharapkan seluruh kabupaten kota bisa meniru cara Pemkot Surabaya dalam melakukan pengendalian harga.

Parlindungan mengatakan, hal yang membahagiakan bagi saya adalah, Kota Surabaya tidak memiliki Tim Pemantau Inflasi Daerah (TPID). Dinas masing-masing sebagai pemantau, sehingga setiap hari walikota bisa memantau naik- turunnya harga kebutuhan pokok.

Disinggung tentang kiat sukses Pemkot Surabaya dalam Penataan dan Pemberdayaan sentra PKL, Walikota menjelaskan bahwa relokasi sentra PKL di Surabaya tidak hanya asal-asalan. Untuk pedagang makanan pemilihan lokasi sengaja dipilih tidak jauh dari lokasi asal para pedagang berjualan. Untuk pedagang jasa seperti jasa permak ataupun berjualan ikan, para PKL ditempatkan di sentra khusus.

Walikota juga sempat menjelaskan rencana dibangunnya Jalan Lingkar Luar Timur (JLLT) dan Jalan Lingkar Luar Barat (JLLB). JLLT yang dilakukan secara bertahap jangka panjang, dibangun dari akses ke Jembatan Suramadu sampai dengan Gunung Anyar, sementara pembangunan JLLB dibangun membentang melewati Romokalisari, Pakal, Sememi dan Lakarsantri.

Sebelumnya anggota Komite II ditemani Walikota Surabaya, melakukan sidak ke pasar-pasar tradisional untuk melakukan peninjauan langsung terhadap harga bahan kebutuhan pokok dan menikmati suasana pagi hari di Taman Harmoni, Keputih. Dari hasil pantauan ke beberapa pasar tradisional, tidak ditemukan kenaikan harga seperti yang ramai diberitakan.bam

SAFARI RAMADHAN, BUPATI GELONTOR BANTUAN 2 MILYAR LEBIH DAN 600 PAKET SEMBAKO

Gresiknews1,Gresik - Putaran pertama Safari Ramafhan yang berlangsung di Masjid Al Islah Sidorukun Gresik, Senin (22/6), Bupati Gresik Dr. Sambari Halim Radianto gelontor bantuan Rp. 2,12 milyar.

Bersama Forpimda serta Ketua TP PKK Kabupaten Gresik, Sambari menyapa masyarakat yang hadir memenuhi halaman Masjid Al-Islah. Tak hanya masyarakat Sidorukun, kegiatan Safari Ramadhon Bupati yang dihelat untuk pertama kalinya ini dijubeli masyarakat dari Kecamatan Gresik, Kecamatan Kebomas dan Kecamatan Manyar.

Tampak beberapa undangan dari unsur Perusahaan di sekitar lokasi yang juga turut berpartisipasi. Seluruh Muspika dari Kecamatan Gresik, Manyar dan Kebomas juga hadir bersama para tokoh masyarakat yang lain dari Wilayah masing-masing. Mereka khusuk mendengarkan tausiah dari Ulama setempat serta sambutan Bupati Gresik Dr. Sambari Halim Radianto pada kegiatan Safari Ramadhan dan silaturahmi tersebut.

Pada sambutannya, Sambari berpamitan kepada masyarakat yang hadir.”Sebagai manusia, saya meminta maaf atas segala kekurangan serta kesalahan Saya selaku Bupati dan Pak Qosim selaku Wakil Bupati selama kami memimpin. Kami telah banyak berupaya untuk mewujudkan keinginan masyarakat. Beberapa telah kami bangun dan terwujud untuk kesejahteraan masyarakat” katanya.

Sambari juga menyadari, tak ada gading yang tak retak. Dia berjanji, segala kekurangan atau semua yang belum selesai akan diselesaikan pada waktunya. “Insyaallah, Kalau Allah mengijinkan. Saya bersama pak Qosim bisa memperbaiki semuanya dan memenuhi segala kekurangan yang ada sekarang dan belum selesai. Namun kali ini saya pamit, dan sekali lagi mohon maaf atas segala kekurangan” ucapnya berulang. 

Secara simbolis, Bupati menyerahkan bantuan untuk 41 masjid dan Mushollah senilai Rp.555 juta. Bantuan untuk 2152 anak yatim senilai Rp. 430.400.000,- dan bantuan untuk 5.663 janda miskin serta veteran sebesar Rp. 1.132.600.000,-. Selain itu Bupati juga membagikan paket sembako hasil sumbangan beberapa perusahaan PDAM Gresik, PT Gresik Migas, PT Gresik Samudera, PD BPR Bank Gresik, Pelindo III dan PT. Swadaya Graha.

Menurut Kabag Humas Suyono, bantuan tersebut berasal dari dana Corporate social responbility (CSR) dari 6 perusahaan tersebut. Total bantuan paket sembako sebanyak 600 paket dan dibagikan untuk masyarakat sekitar. “Sedangkan bantuan Pemerintah senilai Rp. 2,12 milyar diperuntukkan untuk 3 kecamatan masing masing kecamatan Gresik, Kebomas dan Manyar. Bantuan tersebut untuk masjid, musholla, yatim dan janda miskin serta janda veteran”tambah Suyono. (sdm/arz)

Manfaatkan Air Lindi Sebagai Nutrisi Tanaman


Gresiknews1,Surabaya - Surabaya yang memasuki musim kemarau tentunya berpengaruh pada kondisi tanaman di taman-taman yang tersebar di Kota Pahlawan. Melihat kondisi tersebut, Dinas Kebersihan dan Pertamanan (DKP) Surabaya berinisiatif untu membuat pupuk cair yang disiramkan ke tanaman agar tidak kering.

Chalid Buhari, Kepala DKP mengungkapkan, pemberian pupuk cair tersebut berfungsi agar tanaman tidak kering sekaligus sebagai nutrisi tambahan agar tanaman dapat bertahan menghadapi panas matahari musim kemarau.

Pembuatan pupuk cair tersebut cukup mudah yakni dengan memanfaatkan air sisa rendaman sampah sayur yang biasa didapat dari komposter di pasar-pasar. Air limbah yang biasa disebut lindi tersebut dikumpulkan oleh petugas DKP di Bratang.

Eddy Wahyu Tjandra, Kepala UPTD Kompos DKP mengatakan, pengumpulan air lindi tersebut agar memudahkan petugas dalam mengambil air lindi. Sebelum disiramkan, air lindi tersebut ditampung lebih dahulu di truk tangki. Satu truk tangki dengan kapasitas 4.000 hingga 5.000 liter dapat dicampurkan dengan air lindi sebanyak 40 hingga 50 liter.

Sejak Maret, DKP telah memanfaatkan air lindi untuk menyiram tanaman yang ada di seluruh Surabaya. Persediaan air lindi juga masih cukup banyak yakni sekitar 20 tong berkapasitas 200 liter. Setiap tiga hari sekali, ada petugas yang siap mengambil tong tersebut untuk mengisinya kembali dengan air lindi.

Melalui Pahlawan Ekonomi, Jadikan Warga Surabaya Tuan Rumah di Kota Sendiri


Gresiknews1,Surabaya - Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya kembali menggelar Pahlawan Ekonomi. Kali ini, kegiatan tersebut di gelar di Rungkut Asri Barat, Kecamatan Rungkut, Kegiatan tersebut selain memberdayakan usaha kecil menengah (UKM) juga sebagai persiapan diri menyambut masyarakat ekonomi asean (MEA) 2015.

Walikota Surabaya, Tri Rismaharini dalam sambutannya mengatakan, kualitas produk para peserta pahlawan ekonomi semakin baik dalam waktu 4 tahun. Ia mengajak warga yang hadir jika belum bergabung agar segera bergabung. Pemkot akan memberikan solusi dan fasilitasi bagi minat warga yang ingin berwirausaha.

Warga Surabaya, lanjut Walikota Risma, diharapkan dapat bersaing dengan produk dan para pekerja dari luar negeri. Karena itu, Pemkot Surabaya telah mempersiapkan berbagai inovasi salah satunya dengan memberdayakan generasi muda dalam industri kreatif yang saat ini semakin berkembang. Walikota Risma berharap agar warga Surabaya tidak menjadi penonton pada saat MEA 2015 namun bisa menjadi tuan rumah di kota sendiri. Jangan sampai kesempatan yang ada direbut oleh asing.

8.000 Bikers Deklarasikan Anti Kekerasan

Gresiknews1,Surabaya - Melihat dari kejadian beberapa waktu lalu yang mencatut oknum biker sebagai pelaku penganiayaan hingga tewasnya pengguna jalan, menjadi pelajaran berharga bagi pihak Kepolisian. Salah satunya, bagaimana cara menjembatani beberapa komunitas motor atau klub agar namanya tak tercoreng hanya gara-gara segelintir orang yang menamakan dirinya geng motor.

Untuk mewujudkan keinginan itu, sebanyak 400 klub motor atau dengan jumlah anggota 8.000 orang se-Gerbang Kertasusila menghadiri apel dan ikrar bersama dengan mengambil tema Bikers Jempolan Anti Kekerasan (BIJAK) di area Pagoda Ken Park.

Komunitas motor dari berbagai kalangan itu tumplek blek, dan diharapkan pasca deklarasi tersebut bisa membantu kerja Kepolisian, menjadi pelopor tertib berlalu lintas, dan tak melakukan hal yang anarkis di jalan.

“Semua ini untuk mencermati dan mendatakan komunits motor pasca kejadian yang mengakibatkan salah satu pengguna meninggal karena pengeroyokan. Maka dengan kegiatan ini mereka bisa tahu apa-apa saja yang tak boleh dilakukan para bikers,” terang Wakapolda Jatim Brigjen Pol Eddy Hariyanto didampingi Direktur Lalu Lintas Kombes Pol Verdianto Iskandar Baticaca.

Lanjut Eddy, diharapkan mereka bisa sama-sama bertanggungjawab dan melaporkan ke pihaknya jika mengetahui hal-hal yang mengganggu pengguna jalan. “Mereka inilah yang kita harapkan memberikan laporan-laporan kalau ada balapan liar. Sehingga anggota bisa langsung menindaklanjuti dan menuju ke lokasi yang dimaksud,” terang pati dengan pangkat satu bintang di pundak ini lagi.

Sementara itu Dirlantas Polda Jatim Kombes Pol Verdianto Iskandar Baticaca menambahkan, selama ini kegiatan yang dilakukan para komunitas motor atau klub motor ini banyak yang bersifat sosial.

“Jangan hanya gara-gara kejadian kemarin mereka dinilai sebagai geng motor dan penilainya selalu negatif. Padahal selama ini mereka juga sering melakukan kegiatan sosial,” jelasnya.

Disinggung soal penggunaan rotator dan modifikasi pada komunitas klub?Verdianto menegaskan akan segera menertibkannya, dan berupaya mengembalikan itu semua ke standar asli motor. “Kalau memang melakukan touring tak perlu menggunakan rotator, cukup koordinasi dengan pihak kita akan dilakukan pengawalan di jalan. Sekali-sekali PJR kita juga diikut sertakan dalam touring tersebut,” ujarnya.bam

KPP Desak Usut Korupsi Pendidikan Kabupaten Jember

Gresiknews1,Jember - Direktur produsen peraga pendidikan Global Incorporation beserta para karyawannya dijebloskan ke tahanan oleh kejaksaan negeri Ponorogo, Jawa Timur dengan tuduhan tindak pidana korupsi (tipikor) dana pendidikan tahun 2012 - 2013 di Ponorogo.

Ini dikarenakan produk peraga pendidikan tersebut tidak memenuhi spesifikasi alias mengurangi kualitas dan kuantitas yang ditetapkan kementrian pendidikan, sehingga terjadi dugaan mark-up harga yang cukup bisa menyeret tersangka ke persidangan. 

Berkaitan dengan hal tersebut KPP (Komunitas Pemerhati Pendidikan) juga meminta aparat hukum, baik pihak kepolisian, kejaksaan atau KPK (Komisi Pemberantasan Korupsi) untuk mengusut dugaan korupsi pendidikan yang ada hingga tuntas.

Biaya Untuk Pandidikan yang dikorupsi tersebut antara lain adalah, pengadaan alat peraga pendidikan SD sebesar Rp. 7,9 milyar, pengadaan peraga SD Rp. 4,1 milyar dan pengadaan peraga pendidikan SMP sebesar Rp. 7,1 milyar di Jember yang dilaksanakan pada tahun 2013.

Itu karena produk alat peraga pendidikan Kabupaten Jember yang disediakan adalah dari produsen yang sama dengan yang ada di Kabupaten Ponorogo yakni dari Global Inc.

KPP berharap pengusutan dugaan korupsi ini bisa berlangsung tuntas. Karena selama ini pengusutan kasus korupsi di Jember di indikasikan berjalan tidak sesuai dan setengah hati.

Saat dikonfirmasi Kadisdik Kabupaten Jember ( Bpk Bambang H ) terkesan masa bodoh dan enggan menjawab saat dihubungi melalui ponselnya.bam

Dugaan Korupsi Dana Pendidikan di Jember Dilaporkan

Gresiknews1,Jember - Adanya dugaan korupsi pada pengadaan alat peraga/praktik untuk sekolah SD pada tahun 2014 di dinas pendidikan kabupaten Jember, senilai Rp. 3,32 milyar dilaporkan ke Kejaksaan Tinggi Jawa Timur (Kejati Jatim), oleh lembaga Wardana.

Menurut Wardana, dugaan korupsi ini terjadi karena penyedia barang, yakni CV. Ardin Karya Bersama, yang beralamat di. Jl. RA Kartini RT 02/ RW 07, desa Dinoyo, kecamatan Jatirejo, Kabupaten Mojokerto, Jawa Timur dalam mengirim barang ternyata mengurangi jumlah dan kualitas barang yang ditentukan didalam dokumen pengadaan.

"Ini bisa dilihat dan diperiksa oleh aparat hukum agar diketahui bahwa sampai sekarang barang yang dikirim diindikasikan banyak yang berupa kardus atau kemasan kosong tidak ada isinya. Diduga hal ini adalah untuk mengelabui bahwa seolah-olah barang sudah dikirim sesuai jumlah yang ditentukan dalam dokumen pengadaan, akan tetapi sebenarnya hanya dikirim separuhnya saja", tutur Choirul koordinator Wardana

Menurut lembaga yang berkantor di daerah Kalibutuh Surabaya ini, meskipun barang hanya dikirim separuh, akan tetapi oleh PPK dan PPTK dalam pemeriksaan menyatakan bahwa barang sudah dikirim sebanyak jumlah yang ditentukan dalam dokumen pengadaan. Dan penyedia barang akhirnya dibayar 100% meskipun barang yang dikirim hanya 60%, akan tetapi dibuat pelaporan bahwa seolah-olah barang sudah dikirim 100%.

"Ini menandakan ada indikasi bahwa penyedia barang dan dinas pendidikan yakni PPK (pejabat pembuat komitmen) serta PPTK (pejabat pelaksana teknis) melakukan persekongkolan untuk mencari keuntungan dan memperkaya diri dengan merugikan keuangan negara melalui cara mengurangi jumlah barang yang ditentukan dalam dokumen pengadaan", ujar choirul yang wanti-wanti agar alamat lengkap lembaganya tidak dipublikasikan

"Selain diduga mengurangi jumlah barang, diduga penyedia barang bersama PPK dan PPTK juga diindikasikan mengurangi kualitas yang ditentukan oleh petunjuk teknis DAK pendidikan, ini bisa dilihat diantaranya pada papan basket, dimana seharusnya papan terbuat dari kayu, akan tetapi yang dikirim adalah papan dari triplek. Akibatnya papan basket tidak bisa digunakan sebagaimana mestinya, karena dengan papan dari triplek, bola tidak bisa memantul", ujar koordinator Wardana - warga peduli dana pendidikan ini.

"Ini sama saja dengan mubazir dan merupakan pemborosan uang negara, karena membeli barang yang tidak bisa dipakai karena barang yang dikirim dikurangi kualitasnya", tambahnya

Selain itu menurut Wardana, juga bisa diperiksa bahwa barang-barang lain yang dikirim hampir semua dikurangi jumlah dan kualitasnya.

Lebih lanjut Wardana menjelaskan bahwa dugaan persekongkolan ini sebenarnya tampak sejak awal dimulainya pelelangan, dimana PPK dan panitia pengadaan menempatkan syarat yang aneh2 agar bisa menjadi pemenang atau penyedia barang, misalnya untuk bola sepak harus mendapat sertifikat FIFA, padahal dalam petunjuk teknis DAK hanya disebut bahwa bola harus berstandard FIFA.

Dengan memasang ketentuan harus bersertifikat FIFA hanyalah alasan untuk menggugurkan peserta lelang yang lain. Padahal pemenang lelang yang akhirnya ditunjuk menjadi penyedia barang itu sendiri, produknya juga tidak mempunyai sertifikat FIFA. Karena produk bola yang ditawarkan dan dikirim oleh penyedia bukan produk yang sudah mendapat sertifikat FIFA.

Selain itu juga ada syarat agar peserta lelang bisa menjadi penyedia, yakni bahwa produk dari produsen yang ditawarkan harus sudah mendapatkan rekomendasi dari PSSI

Hal ini menimbulkan pertanyaan, apakah memang ada pabrik/produsen bola di Indonesia yang produknya sudah diuji oleh FIFA dan mendapat sertifikat dari FIFA? dan apakah memang benar PSSI mengeluarkan rekomendasi bahwa hanya produk dari produsen tertentu saja yang boleh dijual di masyarakat?

Kepala Dinas Pendidikan kabupaten Jember, bapak Bambang Hariono ketika dikonfirmasi pada ponselnya 081336150999 belum memberi jawaban terkait laporan dari Wardana ini.bam

ANTISIPASI IJASAH PALSU, BUPATI SUDAH KUMPULKAN SKRIPSI SERTA IJASAH BERLEGALISIR

Gresiknews1,Gresik - Rame-rame tentang ijazah palsu yang mencuat dibeberapa media akhir-akhir ini, Pemkab Gresik sudah mengantisipasi sejak awal. Hal ini seperti disampaikan Bupati Gresik saat mengumpulkan para Kepala SMP dan SMA Negeri se Kabupaten Gresik di Ruang Graita Eka Praja, Jum’at (19/6/2015).

Sambari menyatakan pihaknya sudah mengawali dan mengantisipasinya dengan memerintahkan seluruh PNS se Kabupaten Gresik untuk mengumpulkan tugas akhir, skripsi, thesis, disertasi serta dilampiri juga oleh semua ijazah yang dimiliki serta dilegalisir. “Kebijakan ini sudah kami jalankan setahun lalu” ujar Bupati bangga. Saat itu, Bupati Gresik Dr. Sambari Halim Radianto mengeluarkan edaran bernomor 800/2168/437.73/2014 tertanggal 20 Oktober 2014.

Edaran yang disampaikan kepada semua PNS se Kabupaten Gresik melalui SKPDnya masing-masing tersebut segera mendapat respon positif. Semua PNS mengumpulkan salinan semua ijazah yang telah dilegalisir serta laporan tugas akhir pendidikan berupa skripsi, thesis maupun disertasi. Edaran yang ditandatangani Bupati Gresik tersebut berperihal, Penataan dokumentasi Kepegawaian PNS di Lingkungan Pemerintah Kabupaten Gresik.

Keadaan itulah yang disampaikan kepala BKD, Nadhif saat mengikuti rapat kepegawaian di tingkat Propinsi. “Mungkin cara Gresik ini akan ditiru banyak Kabupaten lain untuk mengantisipasi ijasah palsu” ungkap Nadhif yang mendampingi Bupati dihadapan para Kasek SMP dan SMA Negeri se Kabupaten Gresik. “Dari penelitian pada ijasah 9678 PNS se Kabupaten Gresik, sampai saat ini belum menemukan ijasah palsu. Hanya penulisan gelar yang tidak sesuai aturan dikti, tapi ijasahnya asli” tegasnya.

Untuk keadaan tersebut, pihaknya sudah bersurat kepada beberapa perguruan tinggi dimana ijasah tersebut dikeluarkan. Dalam surat yang dikirimkan kepada beberapa perguruan tinggi tersebut menurut Nadhif mendapat sambutan positif. “Kami meminta agar pihak perguruan tinggi mengganti gelar yang tertulis dan tidak sesuai agar diganti dan disesuaikan dengan aturan pendidikan tinggi (dikti)”.

Terkait pengumpulan karya tulis dan karya ilmiah saat itu, Sambari menyatakan bahwa pihaknya bisa mengukur kwalitas dari penulis tersebut. “Kalau tidak punya karya tulis berarti saya meragukan kredibilitas sekolah yang meluluskannya” katanya. Selain mengukur kwalitas, pengumpulan karya tulis tersebut untuk menurut Sambari untuk memberikan kontribusi kepada masyarakat Gresik terutama para mahasiswa untuk membantu memberikan refrensi dalam penyusunan tugas akhir studynya.

Kumpulan skripsi, thesis, disertasi maupun tulisan lainnya sudah di tempatkan di Perpustakaan Daerah yang berada di Jalan Jaksa Agung Suprapto Gresik. (sdm/arz)

AJAK AWAK MEDIA, SAMBARI WARNING KASEK SMP DAN SMA NEGERI TERKAIT PPDB

Gresiknews1,Gresik - Bupati Gresik Dr. Sambari Halim Radianto mewarning Kepala Sekolah Se Kabupaten Gresik agar dalam melaksanakan Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) Tahun ajaran 2015/2016 harus sesuai pagu dan aturan yang sudah ditetapkan. “Para Kasek dan semuanya yang terlibat harus bekerja lebih teliti, professional dan sesuai aturan yang ditetapkan.” Ujarnya dihadapan para Kepala SMP dan SMA Negeri se Kabupaten Gresik.

Memang untuk lebih meningkatkan kwalitas penerimaan peserta didik baru (PPDB) tahun 2015/2016, Bupati mengumpulkan para Kasek SMP dan SMA se Kabupetan Gresik. Bertempat di Ruang Rapat Bupati, para Kepala SMP dan SMA Negeri tersebut dikumpulkan bersama Kepala Dinas Pendidikan Gresik, Mahin dan Kepala BKD Gresik.

Pada kesempatan ini Sambari mengajak serta beberapa awak media. Hal ini diungkapkan Bupati katanya, “Rapat ini juga dihadiri beberapa awak media, kalau memang ada ketidak benaran maka teman-teman media ini tidak segan-segan untuk menulis. Untuk itu kami berharap agar PPDB tahun ini jangan sampai terjadi permasalahan”. Katanya.

Bupati juga menyampaikan tentang adanya berita yang sampai kepadanya, katanya dulu ada anak seorang penjual bakso. Mereka diterima disalah satu sekolah negeri. Tapi karena kurang perhatian dia terlambat daftar ulang sehingga ditolak. “Hal-hal seperti ini jangan sampai terjadi lagi di Gresik. kita harus lebih berpihak kepada siswa yang miskin” tegas Bupati.


Selain PPDB, Sambari juga mengingatkan terkait akan penarikan sumbangan kepada wali murid. “Sampai saat ini saya masih melarang penarikan sumbangan kepada siswa. Apalagi sampai menentukan jumlah dan nominalnya, Hal itu jangan sampai terjadi”, ungkapnya serius. “Kalau bisa siswa yang miskin dan berprestasi harus kita upayakan mendapat beasiswa dan segala kemudahan” katanya lagi. (sdm/arz)

Wardana Laporkan Dugaan Korupsi Pendidikan di Jember

Gresiknews1,Jemnber - Adanya dugaan korupsi pada pengadaan alat peraga/praktik untuk sekolah SD pada tahun 2014 di dinas pendidikan kabupaten Jember, senilai Rp. 3,32 milyar dilaporkan ke Kejaksaan Tinggi Jawa Timur (Kejati Jatim), oleh lembaga Wardana.

Menurut Wardana, dugaan korupsi ini terjadi karena penyedia barang, yakni CV. Ardin Karya Bersama, yang beralamat di. Jl. RA Kartini RT 02/ RW 07, desa Dinoyo, kecamatan Jatirejo, Kabupaten Mojokerto, Jawa Timur dalam mengirim barang ternyata mengurangi jumlah dan kualitas barang yang ditentukan didalam dokumen pengadaan.

"Ini bisa dilihat dan diperiksa oleh aparat hukum agar diketahui bahwa sampai sekarang barang yang dikirim diindikasikan banyak yang berupa kardus atau kemasan kosong tidak ada isinya. Diduga hal ini adalah untuk mengelabui bahwa seolah-olah barang sudah dikirim sesuai jumlah yang ditentukan dalam dokumen pengadaan, akan tetapi sebenarnya hanya dikirim separuhnya saja", tutur Choirul koordinator Wardana

Menurut lembaga yang berkantor di daerah jalan Kalibutuh Surabaya ini, meskipun barang hanya dikirim separuh, akan tetapi oleh PPK dan PPTK dalam pemeriksaan menyatakan bahwa barang sudah dikirim sebanyak jumlah yang ditentukan dalam dokumen pengadaan. Dan penyedia barang akhirnya dibayar 100% meskipun barang yang dikirim hanya 60%, akan tetapi dibuat pelaporan bahwa seolah-olah barang sudah dikirim 100%.

"Ini menandakan ada indikasi bahwa penyedia barang dan dinas pendidikan yakni PPK (pejabat pembuat komitmen) serta PPTK (pejabat pelaksana teknis) melakukan persekongkolan untuk mencari keuntungan dan memperkaya diri dengan merugikan keuangan negara melalui cara mengurangi jumlah barang yang ditentukan dalam dokumen pengadaan", ujar choirul yang wanti-wanti agar alamat lengkap lembaganya tidak dipublikasikan

"Selain diduga mengurangi jumlah barang, diduga penyedia barang bersama PPK dan PPTK juga diindikasikan mengurangi kualitas yang ditentukan oleh petunjuk teknis DAK pendidikan, ini bisa dilihat diantaranya pada papan basket, dimana seharusnya papan terbuat dari kayu, akan tetapi yang dikirim adalah papan dari triplek. Akibatnya papan basket tidak bisa digunakan sebagaimana mestinya, karena dengan papan dari triplek, bola tidak bisa memantul", ujar koordinator Wardana - warga peduli dana pendidikan ini.

"Ini sama saja dengan mubazir dan merupakan pemborosan uang negara, karena membeli barang yang tidak bisa dipakai karena barang yang dikirim dikurangi kualitasnya", tambahnya

Selain itu menurut Wardana, juga bisa diperiksa bahwa barang-barang lain yang dikirim hampir semua dikurangi jumlah dan kualitasnya.

Lebih lanjut Wardana menjelaskan bahwa dugaan persekongkolan ini sebenarnya tampak sejak awal dimulainya pelelangan, dimana PPK dan panitia pengadaan menempatkan syarat yang aneh2 agar bisa menjadi pemenang atau penyedia barang, misalnya untuk bola sepak harus mendapat sertifikat FIFA, padahal dalam petunjuk teknis DAK hanya disebut bahwa bola harus berstandard FIFA.

Dengan memasang ketentuan harus bersertifikat FIFA hanyalah alasan untuk menggugurkan peserta lelang yang lain. Padahal pemenang lelang yang akhirnya ditunjuk menjadi penyedia barang itu sendiri, produknya juga tidak mempunyai sertifikat FIFA. Karena produk bola yang ditawarkan dan dikirim oleh penyedia bukan produk yang sudah mendapat sertifikat FIFA.

Selain itu juga ada syarat agar peserta lelang bisa menjadi penyedia, yakni bahwa produk dari produsen yang ditawarkan harus sudah mendapatkan rekomendasi dari PSSI

Hal ini menimbulkan pertanyaan, apakah memang ada pabrik/produsen bola di Indonesia yang produknya sudah diuji oleh FIFA dan mendapat sertifikat dari FIFA? dan apakah memang benar PSSI mengeluarkan rekomendasi bahwa hanya produk dari produsen tertentu saja yang boleh dijual di masyarakat?

Kepala Dinas Pendidikan kabupaten Jember, bapak Bambang Hariono ketika dikonfirmasi pada ponselnya 081336150999 belum memberi jawaban terkait laporan dari Wardana ini.arz/bam

Polsek Benjeng Abaikan Laporan Penggelapan Dan penipuan Mobil

Gresiknews1,Gresik – Kasus penipuan dan penggelapan BPKB yang di lakukan Sampuri warga dusun kedungdalem Rt 001 Rw 002 desa suko kecamatan tikung kabupaten lamongan dan Seorang korban bernama Abdul Aziz warga desa gluranploso kecamatan benjeng melaporkan kasus ini ke Kepolisian polsek benjeng lantaran melihat tak ada iktikad baik dari Sampuri untuk mengembalikan BPKB yang di gadaikan sebesar Rp 60 Juta, dan kasus penipuan dan penggelapan sudah di laporkan oleh korban nya dengan LP/05/VIII/2014 tanggal 8 agustus 2014, tapi sayang tindakan yang di lakukan oleh pihak kepolisian polsek benjeng kasus tersebut sudah satu tahun berjalan belum membuahkan hasil untuk menangkap pelaku kejahatan penipuan dan penggelapan hingga korban di rugikan hingga Rp 60 juta oleh pelaku.

Abdul Aziz saat di temui wartawan  gresiknews1 membeberkan saya ini sudah capek sekali masalah kasus penipuan dan penggelapan yang kami laporkan di polsek benjeng seakan gak ada hasil nya sampai saat ini,hampir satu tahun berjalan pihak polsek benjeng belum ada bukti upaya menangkap sampuri,saya ini sudah gak percaya lagi dengan polisi kata nya polisi melayani dan melindungi masyarakat itu bohong sama sekali justruh polisi polsek benjeng seakan melindungi penjahat penipuan penggelapan BPKB kami, kenapa saya bilang begitu sebab ada bocoron kalau pelaku penipuan dan penggelapan itu sudah main mata dengan polisi alias main uang agar kasus tersebut tutup usia? Abdul Aziz menambahkana ke wartawan masa setiap kali melakukan penggrebek di rumah pelaku selalu bocor,aneh nya lagi setiap melakukan penggrebekan tidak langsung menuju sasaran malah mampir di cafe untuk mabuk-mabukan dengan kejadian ini saya batin aja semua yang bayar kami,hampir tiga kali saya ikut grebek pelaku waktu kapolsek nya AKP Imam Syafi’i dan kanit reskrim Aiptu Ahmad Zen,tapi sekarang sudah tidak menjabat lagi di polsek benjeng, ujar Abdul Aziz dengan wajah penuh kemarahan.

AKP Jannah kapolsek benjeng saat di konfirmasi wartawan gresiknews1 terkait masalah kasus penipuan dan penggelapan, maaf saya tidak tau dengan ada nya kasus tersebut karena kami masih baru menjabat kapolsek sini,kasus itu masih jaman nya kapolsek Iman syafi’i, kalau kasus penggelapan dan penipuan di tindak lanjutin kami senang sekali karena itu tugas kami untuk membratas kejahatan yang ada di wilayah hukun kita,kami tidak main-main pasti pelaku nya akan kita jebloskan di penjaran,dan kami selalu siap melayani dan melindungi masyarakat sebab itu tugas kepolisian yang selalu kita jaga,ungkap AKP Jannah,ternyata ketegasan AKP Jannah kapolsek benjeng yang satu ini layak di acungi jempol. arz

HARGA CABE MERAH MEROKET TAJAM, SEDANGKAN HARGA BERAS TERTEKAN OPERASIPASAR

Gresiknews1,Gresik - Ketika disidak oleh Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) Kabupaten Gresik pada awal Ramadhan ini justeru sejumlah harga sembako yaitu beras dan minyak goreng turun dibanding beberapa hari lalu. Hanya harga Cabe besar yang meroket naik yaitu Rp. 35 ribu/kg dari harga sehari sebelumnya Rp.26 ribu/kg. Keadaan ini dijumpai di Pasar Baru Gresik pada Kamis (18/6/2015).

Kenaikan juga diikuti oleh harga daging ayam potong yang mencapai Rp. 30 ribu/kg. Padahal pada minggu sebelumnya masih Rp. 26 ribu dan 3 hari yang lalu naik menjadi Rp 28 ribu. “Saya juga susah mas akibat kenaikan ini pembelinya semakin berkurang”ungkap Udin yang membuka lapaknya didekat kantor Pasar Baru. Kenaikan harga juga dialami telur ayam yang saat inimencapai Rp. 20.500 dari harga sebelumnya Rp. 19.500.

Meski ada kenaikan beberapa kebutuhan pokok ditingkat pengecer di Pasar Baru Gresik. namun ada juga beberapa harga sembako mengalami penurunan yaitu beras, minyak goreng dan gula. Rata-rata komoditas sembako tersebut turun antara Rp. 500 – 1500. Kenyataan ini ditanggapi gembira oleh anggota Tim PID Kabupaten Gresik.

Menurut salah satu anggota TPID yaitu Kepala Dinas Koperasi, UKM, Perindustrian dan Perdagangan Gresik,Najikh kepada Kabag Humas Suyono. Penurunan ini merupakan upaya Pemerintah seiring dengan pelaksanaan Operasi pasar sembako. “ Untuk menekan harga kebutuhan pokok, Kami melaksanakan Operasi pasar sekitar sebulan penuh mulai 16 Juni sampai 15 Juli menjelang lebaran. Ada empat komoditas yaitu beras, gula, minyak goreng kemasan, dan tepung terigu. Lokasi operasi pasar ini tepat di depan Pasar Baru” ujarnya.

Tentang harga Najikh menjamin dibawah harga pasar, karena ada subsidi dari Pemerintah. Untuk harga beras dipatok Rp. 8500, minyak goreng Rp.10 ribu/liter, gula curah Rp. 10.750/kg serta tepung terigu Rp. 7500/kg. “Transaksinya dari atas truk dalam bentuk paket. Biasanya truk yang beroperasi sejak jam06.00 ini pada jam 10 pagi sudah ludes. Setiap operasi ada 750 kg beras, 750 kggula, 600 liter minyak goreng dan 400 kg tepung terigu” tambah Najikh.

Terbukti sejak adanya operasi pasar ini harga sembako terutama empat macam komoditas yang merupakan kebutuhan pokok masyarakat bisa ditekan. Najikh juga berharap tidak ada lonjakan harga kebutuhan pokok
selama Ramadhan dan Idul Fitri ini, sehingga kami dapat membantu menekan inflasi didaerah, ujarnya melalui kabag Humas Suyono. (sdm/arz)

Masih VI SD, Cewek Kecil di Surabaya ini Sudah Ketagihan Seks

Gresiknews1,Surabaya - Seorang siswi sekolah dasar (SD) di Surabaya Timur mengaku kerap dicabuli pacar ibunya. Meski tidak sampai hamil, dia dinyatakan mengalami ketagihan seks atau sex addict. Siswi SD tersebut tinggal berdua bersama ibunya yang telah lama bercerai dengan suaminya di sebuah rumah kost di Surabaya timur.

Ibu siswi SD itu memiliki kedekatan khusus dengan seorang pria yang sering bermain ke rumahnya. "Dia (siswi SD) juga sering melihat ibunya dengan pria itu berhubungan intim, Saat ibunya tidak ada, lanjut Isa, pacar ibunya itu kerap merayunya dengan iming-iming barang menarik. Dengan bujuk rayu itu, korban beberapa kali mengalami pelecehan seksual.

Kini, siswi yang duduk di kelas VI SD itu ditangani jejaring lembaga swadaya masyarakat pemerhati anak Surabaya. Korban ditempatkan di shelter khusus.

"Dia mendapatkan program pemulihan psikis, serta untuk menghilangkan ketagihan seksnya," jelasnya, Rabu (17/06).

Meski berada di shelter khusus, siswi SD berusia 14 tahun tersebut dijamin tidak akan kehilangan hak pendidikannya. Dia tetap belajar, dan secara administrasi, tetap tercatat sebagai siswi kelas VI di sekolahnya. "Hanya tempat pendidikannya saja yang dialihkan sementara di shelter," jelasnya.
Sebelumnya, LPA Jatim juga menemukan siswi SD yang hamil lima bulan.

Kasus yang menimpa siswi SD di Surabaya utara itu kini sudah ditangani Polres Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya.yud

DISIPLIN PNS DAPAT SOROTAN BUPATI

Gresiknews1,Gresik - Kemajuan pembangunan kabupaten Gresik yang sudah ada adalah hasil kerja kita bersama dengan dukungan seluruh elemen masyarakat, namun pembangunan ini akan terus berjalan jika kita mampu meningkatkan disiplin dalam bekerja. 

Menurut pantauan masih banyak para PNS yang hanya masuk, keluar entah kemana, lalu masuk lagi untuk adsen/cek lock atau di kenal sistem 07-00-03 artinya jam 07.00 masuk kantor. Setelah itu keluar entah kemana dan masuk kantor lagi pukul 03.00 antauk absen/chek clok, kondisi inilah yang harus di rubah jika kita mau maju dan berprestasi, demikian di sampaikan Bupati Gresik saat memimpin apel Korpri Bulanan di halaman kanor Bupati pagi tadi kamis (17/6).

Disipilin Pegawai sangat penting dalam menentukan arah kebijakan dan pembangunan Daerah, sangat di sayangkan kalau aktif masuk kantor, namun indek Prestasinya kecil, tentunya ini akan menjadi pertanyaan ada apa dia. Jelanya.Masih terjkait dengan kedisiplinan PNS,Bupati Gresik Dr. H. Sambari halim radianto juga mengingatkan kepada seluruh peserta Apel Bulanan Korpri, untuk berhati-hati saat mengikuti pendidikan dijenjang lebih tinggi, karena maraknya ijasah palsu. 

Kami mohon kepada seluruh PNS yang telah menempuh jenjang pendidikan baik itu D1, S1, S2 dan seterusnya agar melakukan konfirmasi dengan sekolah yang bersangkutan, setelah itu konfirmasi juga ke BKD Kab Gresik, agar apa yang telah di dapat, tidak menimbulkan permasalahan di kemudian hari, ini sangat penting.

Mengapa beberapa bulan lalu Kami meminta mengumpulkan hasil tulisan akhir/skripsi/tesis, hal ini selain untuk mengatisipasi hal-hal yang tidak kita inginkan, juga nantinya bisa bermanfaat bagi anak-anak kita sebagai bahan bacaan untuk menambah ilmu.

Usai apel Bulanan Korpri, Ketua Korpri kabGresik Ir. H. Nabjid memberikan santunan kepada istri-istri PNS yang telah ditinggal suaminya meninggal Dunia. Program ini mulai berlaku sejak 1 januari 2015 jelas Ir.H. Nabjid. (dwi/arz)

BERIKAN TIPS UNTUK DPRD CILACAP

Gresiknews1,Gresik - Adanya rencana pembangunan pabrik semen di Cilacap,rombongan anggota DPRD Cilacap berguru ke Pemerintah Kabupaten Gresik. Rombongan yang dipimpin oleh Ketua Komisi B yang membidangi Perekonomian dan keuangan Tasman, diterima oleh Asisten I,Tursilowanto Hariogi. Mereka diterima diruang Graita Eka Praja, Senin (15/6).

Dalam keterangannya, Tasman menyampaikan bahwa pihaknya ingin belajar ke Kabupaten Gresik karena berdasarkan pengalaman Kabupaten Gresik sudah lebih dulu ada Pabrik Semen. “Saya ingin tahu banyak hal tentang reklamasi, serta pengelolaan dana corporate sosial responbility (CSR) dari perusahaan. Apakah dikelola pemerintah atau swasta”ungkap Tasman.

Masih menurut Tasman, mulanya datang ke Gresik ingin tahu masalah Reklamasi dan CSR. Tapi ketika mengetahui Pendapatan Gresik yang begitu tinggi yaitu mencapai Rp. 2,5 trilyun maka kami ingin tahu juga bagaimana cara mendapat pendapatan tersebut. “Kami punya wilayah lebih luas dan jumlah penduduk lebih banyak” katanya.

Tursilo yang dibantu oleh staf Ahli Bupati Indah Sofiana mengakui masih ada sisa bekas galian pabrik semen. Terutama diwilayah perkotaan dan sampai saat ini lahan tersebut masih dikuasai oleh pihak pabrik semen. Untuk pendapatan Gresik yang tinggi, Tursilo mengatakan banyak hal.

“Ada banyak sumber yang ikut membantu peningkatan pendapatan yaitu BPHTB, pajak galian serta pajak daerah yang lain” katanya.

Tentang reklamasi sebagai calon lahan baru industri, Tursilo mengaku Pemkab Gresik melakukan reklamasi di sekitar pantai. Hal itu sudah diatur sesuai Perda yaitu atas seijin Pemerintah pihak investor mereklamasi sendiri sesuai yang kesepakatan perijinan yang direncanakan. “Mereka membayar sewa kontrak tanah tersebut ke Pemkab Gresik sesuai perjanjian yang sudah disepakati bersama. Pembayaran sewa tersebut juga masuk ke Pendapatan Pemerintah Kabupaten Gresik” katanya.

Tentang pengelolaan CSR di Gresik, Indah Sofiana yang pernah sebagai salah satu anggota tim pengelola CSR menyatakan, di Gresik ada anggota tim khusus selain dari dinas juga dari unsure perusahaan. “Biasanya Perusahaan diundang untuk survey dan maping wilayah, disanalah ditentukan program apa yang akan dilaksanakan dengandana CSR tersebut” kata Indah.

Ada kalanya perencanaannya dibahas saat pembahasan Musrenbang.”Apabila ada usulan pembangunan yang tidak diadopsi oleh anggaran Pemerintah maka perencanaan tersebut ditawarkan kepada CSR perusahaan.Dari sanalah CSR tersebut bisa melaksanakan programnya. Yang harus diingat bahwa bantuan dana CSR tersebut tidak dalam bentuk tunai melainkan bentuk program,kegiatan dan fisik” pungkasnya. (sdm/arz)

Pandemi Belum juga Sirna, NH Zakatkita Bagikan Beras 100 Ton untuk Masyarakat Prasejahtera

GRESIK,  gresiknews1.com  -  Motto Berani Mengungkap Membantu Yang Belum Terungkap.  Pandemi Covid-19 yang hingga kini belum juga sirna, kia...